You are on page 1of 8

ARA KERJA, PENGERTIAN DAN BAGIAN-BAGIAN MIXER

Mixer merupakan salah satu jenis ARTL yang masuk dalam klasifikasi ARTL mekanis yang
fungsinya sebagai pengaduk adonan Kue dan semacamnya. Mixer sering digunakan untuk
mengaduk adonan kue yang menggunakan campuran telur, tepung, dan larutan tertentu sehingga
ibu rumah tangga sering mengistilahkannya sebagai pengaduk telur. Tungkai pengaduknya
digerakkan oleh sebuah motor listrik melalui kopel roda-roda gigi. Variasi kecepatan putar dapat
diatur dengan sebuah saklar pilih yang diletakkan sedmikian rupa hingga mudah dijangkau oleh ibu
jari atau jari telunjuk yang sedang menggenggam gagang mixer.

Pemeriksaan komponen yang ada pada bagian dalam cukup melepaskan tiga sekrup pengikat
badan mixer. Dua sekrup di bagian depan, satu pada bagian belakang. Tungkai pengaduk yang
terdiri atas dua buah dapat dilepaskan dengan menekan tombol pelepas kait tungkai. Tombol ini
juga diletakkan sedemikian rupa sehingga mudah dijangkau dan berdampingan dengan saklar
pemilih kecepatan. Untuk mempermudah pengenalan komponen mixer tersebut.

(Bagian – Bagian Luar Mixer) (Bagian – Bagian Dalam Mixer) .

Prosedur Penggunaan Mixer 1. dan L3 sebesar 14 ohm. L2 sebesar 20 ohm. Kapasitor dan resistor tersebut berfungsi sebagai peredam frekuensi interferensi yang ditimbulkan oleh motor mixer saat berputar. keluar ke sikat2. Posisikan saklar pemilih kecepatan mixer pada posisi ‘0’ . masuk ke beliatan utama lalu kembali sumber listrik. L2 dan L3 yang terhubung seri menuju ke sikat1. Gambar tersebut menunjukkan bahwa sumber listrik yang diperlukan untuk menjalankannya adalah tegangan AC 220 ~ 230 V pada frekuensi kerja 50 – 60 Hz. Sementara itu resistansi belitan stator (L4) dan rotor motor (LR) masing-masing 17 ohm dan 44 ohm. Sementara daya listrik yang akan diserap sebesar 170 watt. Kemudian. masuk ke belitan rotor (LR). Nilai resistansi L1 sebesar 24 ohm. Pengaturan kecepatan mixer dilakukan dengan memindahkan posisi saklar pemilih kecepatan (SW) antara posisi ‘0’ hingga posisi ‘3’. karena posisi-posisi kecepatan yang ditunjukkan oleh SW berhubungan dengan belitan pengatur kecepatan dan belitan bantu motor L1. Pengaturan kecepatan ini dapat dilakukan dengan SW. rangkaiannya dilengkapi dengan kapasitor dan resistor yang dipasang paralel.(Diagram Single Line) Gambar tersebut memperlihatkan rangkaian kelistrikan mixer merek Philips type HR 1500/A1.

Posisikan saklar pemilih kecepatan mixer pada posisi ‘1’. masuk ke sikat1. lalu masuk ke ujung sikat1. Sementara putaran motor pada posisi 2 harus lebih cepat daripada saat saklar pemilih kecepatan berada pada posisi pilih ‘1’. Ulangi langkah empat untuk posisi saklar pemilih kecepatan 2 dan 3. Perhatian! Jangan terlalu lama menjalankan motor mixer. hingga melebihi satu jam tanpa berhenti. ke komutator. Jika prosedure langkah 4 dan 5 tidak sukses 6. komutator. Ketika mixer dijalankan. Perhatian! Besaran ini tidak boleh dilanggar. belitan rotor.2. maka arus listrik dari sumber listrik akan mengalir masuk ke dalam mixer melalui tusuk kontak. ke sikat2. Putaran motor pada posisi 3 harus lebih cepat dari pada posisi 2 dan 1. belitan bantu dan utama pada sisi satu. Perputaran motor mixer ini terjadi karena adanya pengaliran arus listrik dari sumber listrik menuju terminal saklar posisi ‘1’. belitan L3. Masukkan kedua tangkai pengaduk adonan pada lubangnya 3. dan berakhir kembali ke sumber listrik (terminal netral) 5. Pelanggaran terhadap besaran listrik ini dapat menyebabkan kerusakan fatal pada mixer 4. kemudian masuk pada belitan utama dan bantu pada . Di dalam bodi mixer terdapat motor dan rangkaian kelistrikan mixer. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan motor mixer terbakar 7. Perhatian! Bodi mixer tidak boleh dicuci. Bersihkan atau cuci bersih semua komponen mixer kecuali bodinya sesaat setelah digunakan agar tidak berjamur. 50 ~ 60 Hz. Tusukkan ‘tusuk kontak’ pada stop kontak sumber listrik AC tegangan 220 ~ 230 volt. Motor mixer harus berputar bersama kedua tangkai pengaduk adonan. saklar pemilih kecepatan. kemudian ke belitan L2. ke komutator. masuk ke ujung belitan utama. masuk ke ujung belitan L1. Jalankan mixer hingga adonan dianggap baik untuk dihentikan pengadukannya. Pemakaian yang melibihi satu jam tanpa berhenti akan meningkatkan suhu panas motor dan akan berakibat fatal. masuk ke belitan rotor.

Motor mixer harus berputar bersama kedua tangkai pengaduk adonan. hingga melebihi satu jam tanpa berhenti. langkah demi langkah. Kecerobohan ini dapat merusak lidah-lidah kontak saklar pemilih kecepatan mixer. Jangan langsung menggunakan posisi tinggi (posisi 3). Kondisi tersebut dapat mengakibatkan motor mixer terbakar. f) Atur kecepatan mixer dengan perlahan. c) Masukkan kedua tangkai pengaduk adonan pada lubangnya dengan tepat hingga terdengar suara ‘klek’. maka periksa semua titik-titik yang dilalui arus listrik tersebut. Ada yang tidak beres pada salah satu atau beberapa titik-titik aliran arus tersebut. Dari cepat ke lambat. Perhatian! Besaran ini tidak boleh dilanggar. ke sikat2 dan kembali ke sumber. Pelanggaran terhadap besaran listrik ini dapat menyebabkan kerusakan fatal pada mixer. Pegang dengan baik ujung tusuk kontak (bukan kabel penghantarnya) saat menusukkan dan melepaskan tusuk kontak ke dan dari stop kontak e) Posisikan saklar pemilih kecepatan mixer pada posisi ‘1’. d) Tusukkan ‘tusuk kontak’ dengan benar pada stop kontak sumber listrik AC tegangan 220 ~ 230 volt.sisi dua. . Penjelasan selanjutkan akan dibahas pada sub pokoki bahasan perawatan dan perbaikan mixer Cara Penggunaan Mixer a) Periksa dan cocokkan kebutuhan tegangan suplei dan frekuensi kerja dengan tegangan terpasang dan frekluensi kerja di tempat anda akan menggunakan mixer b) Posisikan saklar pemilih kecepatan mixer pada posisi ‘0’. atau dari lambat ke cepat. jika mixer tidak jalan saat dihubungkan pada sumber listrik. Pemakaian yang melibihi satu jam tanpa berhenti akan meningkatkan suhu panas motor dan akan berakibat fatal. 50 ~ 60 Hz. g) Perhatian! Jangan terlalu lama menjalankan motor mixer. Oleh karena itu. Jangan menekan atau menggeser saklar pemilih kecepatan dengan serampangan.

Kerusakan Pada Mixer dan Cara Memperbaikinya Motor mixer tidak berputar Motor mixer tidak berputar karena tidak ada arus listrik yang masuk ke dalam motor mixer. tetapi berdengung Kondisi atau kerusakan yang menyebabkan motor mixer tidak berputar. dan (2) Periksa . Pencucian bodi mixer akan membasahi motor dan rangkaian kelistrikan mixer. seperti: tusuk kontak. kabel pengantar. Kondisi ini disebabkan oleh adanya kerusakan pada bagian-bagian yang dilalui arus listrik yang menuju ke dalam kumparan atau belitan motor. komutator. atau ganti kumparan rotor motor mixer. motor berdengung hingga bergetar. saklar pengubung kontak atau pemilih putaran. tetapi mengeluarkan percikan bunga api Kerusakan ini terjadi karena hubungan kontak antara sikat dan komutator tidak rata atau kurang pas. Jika kondisi ini dibiarkan berlangsung lama sekitar 10 – 30 menit. Motor mixer berputar. Demikian pula halnya jika belitan rotor motor mixer ada yang hubung singkat. Hal ini dapat mengakibatkan motor mixer dan rangkaian kelistrikan mixer terhubung singkat (korsleting). Dampak selanjutnya adalah motor dan rangkaian kelistrikan motor akan terbakar ketika dijalankan kembali. jangan sampai sikat sudah tidak pas menutup atau menyambungkan kontak sikat dengan lamel komutator dengan baik. i) Perhatian! Bodi mixer tidak boleh dicuci.h) Bersihkan atau cuci bersih semua komponen mixer kecuali bodinya sesaat setelah digunakan agar tidak berjamur. tetapi berdengung yaitu belitan medan bantu atau medan putar atau medan utama stator ada yang hubung singkat. dan kumparan motor. Di dalam bodi mixer terdapat motor dan rangkaian kelistrikan mixer. sementara itu arus listrik tetap mengalir. maka belitan stator dan rotor dapat terbakar. Langkah perbaikannya adalah ganti kumparan bantu atau kumparan utama stator motor. Motor mixer tidak berputar. Hubung singkat pada belitan stator atau rotor motor mixer menyebabkan motor mixer kehilangan momen putar. Langkah perbaikannya adalah : (1) Periksa sikat motor. sikat. Akibatnya.

tetapi pengaduk adonan tidak ikut berputar Motor mixer berputar. Pengertian dan Bagian-Bagian Mixer  Prinsip Kerja. tetapi mengeluarkan suara kasar pada umumnya disebabkan oleh kerusakan pada bearing as rotor.& . Motor mixer berputar..kondisi sikat.. tetapi pengaduk adonan tidak ikut berputar dapat dipastikan bahwa kerusakpan terjadi pada gigi kopel yang berfungsi menggenggam tangkai pengaduk dan terhubung dengan gigi putar rotor sudah aus. .  Prinsip Kerja. tetapi mengeluarkan suara kasar Motor mixer berputar. Tolong bantu saya klik Tombol Vote ini.. Satu-satunya langkah penanggulangan terhadap kerusakan ini adalah mengganti dengan yang baru. Motor mixer berputar. Sejarah dan Pengertian Rice CookerRice Cooker atau penanak nasi merupakan alat rumah tangga listrik yang berguna untuk memasak nasi. Ada salah satu atau beberapa dari peluruh bearing yang terlalu aus terhadap lingkaran bearing atau sudah pecah. ganti jika sudah terlalu pendek sehingga kecekungan permukaannya tidak lagi menutupi atau menyambung hubungan antara sikat dengan lamel-lamel komutator rotor.. Kerusakan ini memberi peluang rotor mengalami sentakan atau lentingan terhadap lingkaran dalam bearing saat motor berputar hingga mengeluarkan bunyi gemerincing yang kasar... penemu . Sejarah Dan Bagian-Bagian Setrika ListrikA. Sejarah Ditemukannya SetrikaSiapakah Orang yang Berperan Menemukan Setrika?Pada dasarnya. Share : Facebook Twitter Google+ Irfandy Rahman | 8:49 AM | Artikel Terkait : Cara Kerja.

 Fungsi dan Bagian-Bagian Elektrik Toaster | Pemanggang RotiPada dasarnya pemanggang roti atau elektrik toaster adalah miniature dari oven listrik. Pengertian dan Bagian-Bagian Mesin CuciMesin cuci merupakan peralatan rumah tangga listrik yang terdiri dari komponen-komponen listrik yan . Sejarah dan Pengertian Vacuum CleanerVacuum Cleaner (Penghisap Debu) adalah peralatan modern yang sangat membantu pekerjaan Rumah Tangga .. Pengertian dan Bagian-Bagian Microwave OvenMicrowave adalah sebuah gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang antara 1 milimeter sampa ..  Cara Kerja. p ... Pemanggang . Prinsip Kerja. Pengertian Dan Bagian-Bagian Kipas AnginKipas angin dipergunakan untuk menghasilkan angin.  Prinsip Kerja.  Fungsi... Fungsi yang umum adalah untuk pendingin udara. Pengertian dan Bagian-Bagian BlenderBlender merupakan salah satu alat rumah tangga listrik (ARTL) yang digunakan untuk menghancurkan at ....  Prinsip Kerja... ..