You are on page 1of 42

KUISIONER TENTANG KEEFEKTIFAN PEMBIMBING PRAKTEK KEBIDANAN

Tempat praktik

: Puskesmas Mangkang

Tingkat/semester

: II

Tanggal periode praktik

: 1-14 JUNI 2016

Nilailah keefektifan pembimbing klinik terakhir Anda dengan menggunkan skala yang tersedia.
Skala ini merupakan suatu rangkaian kesatuan dimana skala tersebut mengartikan :
1

: Tidak pernah melakukan /memberikan bimbingan

2

: Memberikan bimbingan tetapi frekukensinya sangat jarang

3

: Memberikan bimbingan tetapi frekuensinya Jarang

4

: Memeberikan bimbingan tetapi frekuensinya kadang-kadang

5

: Memberikan bimbingan tetapi frekuensinya sudah sering

6

: Memberikan bimbingan tetapi frekuensinya sangat sering

7

: Selalu memeberikan bimbingan

1. Menerangkan dengan Jelas

1

2

3

4

5

6

TIDAK PERNAH

7
SELALU

2. Menekankan pada hal-hal penting

1

2

3

4

TIDAK PERNAH

3. Mendorong siswa untuk tertarik dengan pokok persoalan

5

6

7
SELALU

1

2

3

4

5

TIDAK PERNAH

6

7

SELALU

4. Mudah ditemui/didatangi
1

2

3

4

5

6

TIDAK PERNAH
5

SELALU

Mendemonstrasikan prosedur dan tekhni praktik
1

2

3

4

5

6

TIDAK PERNAH
6

SELALU

2

3

4

5

TIDAK PERNAH

7

SELALU

2

3

4

5

TIDAK PERNAH

6

7

SELALU

Pengajar/pe,bombing disiapkan dengan baik
1

2

TIDAK PERNAH

9

6

Memberikan bantuan khusus ketika terjadi kesukaran
1

8

7

Membantu siswa dalam mengenal dan menggunakannnya dalam kesempatan praktik

1

7

7

Senang mengajar

3

4

5

6
SELALU

7

1

2

3

4

5

6

TIDAK PERNAH

7

SELALU

10 Mendorong keaktifan peserta dalam diskusi

1

2

3

4

5

6

TIDAK PERNAH

7

SELALU

11 Membekali petunjuk-petunjuk pada siswa agar siap dalam praktik
1

2

3

4

5

6

TIDAK PERNAH

7

SELALU

12 Mengerti apa yang ditanyakan dan dikatakan siswa
1

2

3

4

5

TIDAK PERNAH

6

7

6

7

SELALU

13 Menjawab dengna hati-hati dan tepat, pertanyaan yagn diajukan siswa
1

2

3

4

5

TIDAK PERNAH

SELALU

14 Bertanya pada siswa untuk mendapat alasan yang mendasar

1
TIDAK PERNAH

2

3

4

5

6
SELALU

7

15 Membantu mengorganisisr cara berfikir siswa tentang masalah pasien
1

2

3

4

5

TIDAK PERNAH

6

7

SELALU

16 Mendukung siswa untuk mandiri

1

2

3

4

5

TIDAK PERNAH

6

7

SELALU

17 Memperagakan ketrampilan praktik denga cara benar
1

2

3

4

5

6

TIDAK PERNAH

7
SELALU

18 Menunjukan ketrampilan berkomunikasi

1

2

3

4

5

TIDAK PERNAH

6

7

SELALU

19 Menampakkan sedikit membaca dalam bidang yang diminati
1

2

3

4

5

TIDAK PERNAH

6

7

SELALU

20 Mendiskusikan perkembangan terabru dalam bidangnya

1
TIDAK PERNAH

2

3

4

5

6
SELALU

7

21 Menunjukan kepada siswa sumber bacaan yang bermanfaat dalam kebidanan 1 2 3 4 5 6 TIDAK PERNAH 7 SELALU 22 Terlihat luas pengetahuannya dalam kebidanan 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 23 Mengenali keterbatasannya 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 24 Bertanggung jawab atas segala tindakannya sendiri 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 25 Adalah seorang contoh/role model yagn baik 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 26 Menyenangi kebidanan 1 2 3 4 TIDAK PERNAH 27 Memberikan saran-saran khusus untuk peningkatan 5 6 SELALU 7 .

1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 28 Memberikan masukan yang membangun dari pelaksanaan kerja siswa 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 29 Mengidentifikasikan kelebihan dan keterbatasan seiswa secara objektif (tidak berat sebelah) 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 30 Mengamati pelaksanaan kerja siswa 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 31 Berkomunikasi seperti yang diharapkan siswa 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 32 Seperti yang diduga oleh siswa 1 2 TIDAK PERNAH 3 4 5 6 7 SELALU 33 Memberikan penguatan posistif (pujian) kepada siswa dalam keikutsertaan observasi dan pelaksanaan kerja .

1 2 3 4 5 6 TIDAK PERNAH 7 SELALU 34 Memperbaiki kesalahan siswa tanpa meremehkan 1 2 3 4 5 6 TIDAK PERNAH 7 SELALU 35 Tidak mengkritik siswa didepan orang lain 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 36 Memberikan support dan dorongan kepada siswa 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 37 Mudah ditemui 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 38 Mendrorong suasana saling menghormati 1 2 3 TIDAK PERNAH 39 Mendengarkan dengan penuh perhatian 4 5 6 SELALU 7 .

1 2 3 4 5 6 7 TIDAK PERNAH SELALU 40 Menunjukan ketertarikan diri pada siswa 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 41 Menunujukan rasa empati & ikut merasakan apa yang dirasakan orang lain) 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 42 Menujukan semangant besar (antusiasme) 1 2 3 4 5 TIDAK PERNAH 6 7 SELALU 43 Adalah seorang yang penuh semangat 1 2 3 4 5 6 TIDAK PERNAH 7 SELALU 44 Mempunyai rasa percaya diri 1 2 3 4 5 6 TIDAK PERNAH 7 SELALU 45 Melakukan kritik yang membangun dalam pengajaran 1 2 TIDAK PERNAH 3 4 5 6 7 SELALU 46 Pemikiranya terbuka dan tidak memaksakan pendapatnya kepada orang lain .

. 4 5 6 SELALU Semarang..................) 7 .......... Menyebabkan lebih jelas (tidak membingungkan) 1 2 3 TIDAK PERNAH Keterangan : 0 = tidak dilakukan 1= dilakukan tidak sempurna 2= dilakukan dengan sempurna Nilai Batas Lulus : 76 Nilai Akhir : Total Nilai X 100 336 Nilai :...1 2 3 4 5 6 TIDAK PERNAH 7 SELALU 47 Mempunyai selera humor yang baik 1 2 3 4 5 6 TIDAK PERNAH 7 SELALU 48...... Juni 2016 Penilai (Mentee) (......................

kognitif. efektif 8 Memberikan reinforcement positif mengenai rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh mahasiswa 9 Memberikan kesempatan peserta didik untuk saling berdiskusi dan memberikan umpan balik nilai 1 2 .alat. tempat dan waktu kegiatan serta hal hal yang diperlukan untuk menunjang kegiatan /jika ada Pelaksanaan bimbingan pre conference 5 Memulai kegiatan 6 Menjelaskan pada peserta didik tentang hasil yang diharapkan dari kegiatan pre conference. psikomotor. 7 Menanyakan dan mendiskusikan persiapan mahasiswa untuk melakukan praktek hari tersebut/ persiapan seragam. waktu dan topik pembahasan.CEK LIST KEGIATAN BIMBINGAN PRE CONFERENCE No Kegiatan 0 Persiapan bimbingan pre conference 1 Mempersiapkan tempat yang kondusif/cukup baik sesuai dengan peserta didik 2 Menyiapkan SAP untuk kegiatan pre conference 3 Menyiapkan absen mahasiswa dan format penilaian kegiatan pre conference/jika ada 4 Menginformasikan pada penanggung jawab lahan praktek/bimbingan dari rumah sakit mengenai kegiatan pre conference.

. 7 Menanyakan dan mendiskusikan hasil kegiatan hari tersebut 8 Mendiskusikan dengan mahasiswa mengenai apa yang dirasakan mahasiswa setelah melewati praktek hari tersebut 9 Memberikan reinforcement positif mengenai hasil kegiatan yang telah Nilai 1 2 .. 10 Juni 2016 Penilai (Farida Sukowati SsiT.......... M... tempat dan waktu kegiatan serta hal hal yang diperlukan untuk menunjang kegiatan /jika ada Pelaksanaan bimbingan post conference 5 Memulai kegiatan 6 Menjelaskan pada peserta didik tentang hasil yang diharapkan dari kegiatan post conference... waktu dan topik pembahasan. tempat dan siapa saja yang terkait 14 Mengakhiri kegiatan pre conference Jumlah Keterangan : 0 = tidak dilakukan 1= dilakukan tidak sempurna 2= dilakukan dengan sempurna Nilai Batas Lulus : 76 Nilai Akhir : Total Nilai X 100 28 Nilai Semarang...10 Memberikan kesempatan untuk bertanya pada peserta didik mengenai topik yang didiskusikan Evaluasi kegiatan pre conference 11 Menyimpulkan kegiatan pre conference 12 Memberikan reinforcement pada peserta didik 13 Menyampaikan rencana bimbingan selanjutnya mengenai topik.Kes) :. Evaluasi Kompetensi CEK LIST BIMBINGAN POST CONFERENCE No Kegiatan 0 Persiapan bimbingan post conference 1 Mempersiapkan tempat yang kondusif/cukup baik sesuai dengan peserta didik 2 Menyiapkan SAP untuk kegiatan post conference 3 Menyiapkan absen mahasiswa dan format penilaian kegiatan post conference/jika ada 4 Menginformasikan pada penanggung jawab lahan praktek/bimbingan dari rumah sakit mengenai kegiatan post conference.. waktu.....

dilakukan Memberikan kesempatan peserta didik untuk saling berdiskusi dan memberikan umpan balik 11 Memberikan penugasan dirumah atau yang berkaitan dengan kegiatan untuk tugas jaga selanjutnya 12 Memberikan kesempatan untuk bertanya pada peserta didik mengenai topik yang didiskusikan Evaluasi kegiatan post conference 13 Menyimpulkan kegiatan post conference 14 Memberikan reinforcement pada peserta didik 15 Rencana kegiatan tindak lanjut mengenai pengalaman yang diperlukan untuk membantu peserta didik meningkatkan kemampuannya / memberikan tugas 16 Menyampaikan rencana bimbingan selanjutnya mengenai topik......Kes) 10 Nilai Akhir : Total Nilai X 100 34 Nilai :......... waktu..... 10 Juni 2016 0 = tidak dilakukan Penilai 1= dilakukan tidak sempurna 2= dilakukan dengan sempurna Nilai Batas Lulus : 76 (Farida Sukowati SsiT... Evaluasi Kompetensi:.............. waktu tujuan dari demontrasi (dilakukan tidak didepan pasien) 8 Menjelaskan pada peserta didik tentang hasil yang diharapkan dari demontrasi (dilakukan tidak didepan pasien) 9 Menjelaskan pada peserta didik alat yang digunakan untuk demontrasi(dilakukan tidak didepan pasien) 10 Mengajak peserta didik menuju ruang pasien Nilai 1 2 .. M...... tempat dan siapa saja yang terkait 17 Mengakhiri kegiatan post conference Jumlah Keterangan : Semarang.. CEK LISTPENILAIAN BIMBINGAN BED SIDE TEACHING NO Kegiatan 0 Persiapan bimbingan bed side teaching 1 Mempersiapkan SAP kegiatan bimbingan 2 Mempersiapkan tempat yang cukup baik sesuai dengan peserta didik 3 Memilih pasien yang membutuhkan tindakan keperawatan yang akan didemontrasikan serta minta ijin pasien 4 Menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk kegiatan demontrasi 5 Mengatur lingkungan fisik untuk demontrasi sehingga mudah dilihat dan didengar pesrta didik Pelaksanaan bimbingan bed side teaching 6 Membuka kegiatan bed side teaching 7 Menjelaskan pada peserta didik tentang kegiatan.....

......... 10 Juni 2016 Diperiksa Oleh Ketua Program Studi DIV Kebidanan Semarang Triana Sri Hardjanti Semarang... M...... HALAMAN PENGESAHAN Laporan Praktik Klinik MK : Metodik Khusus ( BD: 6.11 Memulai kegiatan demontrasi sesuai dengan prosedur dan menggunakan tahap-tahap interaksi pada pasien 12 Memberikan komentar yang jelas mengenai prosedur yang dilakukan 13 Memberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi pada peserta didik mengenai kegiatan yang telah dicontohkan 14 Memberikan kesempatan redemiontrasi pada peserta didik dan membantu mahasiswa bila diperlukan 15 Memberikan reinforcement pada pasien atas kerjasama dalam melaksakan kegiatan Evaluasi kegiatan bed side teaching 16 Memberi kesempatan pada peserta didik untuk self evaluasi mengenai kegiatan yang telah dilakukan (tdk didepan pasien) 17 Memberikan reinforcement pada peserta didik 18 Mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan peserta didik 19 Rencana tindak lanjut mengenai pengalaman yang diperlukan untuk membantu peserta didik meningkatkan kemampuannya 20 Menutup kegiatan bed side teaching dengan cara yang baik Jumlah Keterangan : Semarang... Semarang......312 ) telah dilakukan bimbingan dan ujian pada tanggal 10 Juni 2016 dan dinyatakan telah memenuhi syarat untuk diterima...Mid Pembimbing dan Penguji (Farida Sukowati SsiT......Kes) ...... Evaluasi Kompetensi:.... M. M...Kes) Nilai Akhir : Total Nilai X 100 40 Nilai :. 10 Juni 2016 0= tidak dilakukan Penilai 1= dilakukan tidak sempurna 2= dilakukan dengan sempurna Nilai Batas Lulus : 76 (Farida Sukowati SsiT.......

Bed Side Teaching + N.Pre Conference + N.NIP. 197411141998032001 PROGRAM STUDI DIV KEBIDANAN SEMARANG KELAS KERJASAMA IBI KOTA SEMARANG JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES SEMARANG REKAPITULASI NILAI UJIAN KLINIK PERCEPTORSHIP MENTORSHIP N o 1 Nama Nilai Pre Nilai Bed Side Nilai Post Nilai Akhir Mahasiswa Conference Teaching conference Uswatun Khasanah Nilai Akhir : ( N.Mid NIP.M. 198201082005012002 NIP.Post Conference ) / 3 TTD Penguji . 196703171989032002 Mengetahui Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Semarang Runjati.

PROGRAM STUDI DIV KEBIDANAN SEMARANG KELAS KERJASAMA IBI KOTA SEMARANG JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES SEMARANG REKAPITULASI NILAI KEEFEKTIFAN BIMBINGAN PRAKTEK KLINIK PERCEPTORSHIP MENTORSHIP NO NAMA MAHASISWA 1 Uswatun Khasanah NILAI AKHIR Semarang. Keb ) . 10 Juni 2016 Pembimbing ( Ike Saraswati Am.

00 PULANG 06.1/6/2016 20.00 2 Kamis.PROGRAM STUDI DIV KEBIDANAN SEMARANG KELAS KERJASAMA IBI KOTA SEMARANG JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES SEMARANG DAFTAR ABSENSI KEGIATAN PRAKTIK KLINIK PERSEPTORSHI MENTORSHIP PRODI DIV KEBIDANAN SEMARANG KELAS KERJASAMA IBI KOTA SEMARANG NAMA MAHASISWA: USWATUN KHASANAH NIM : P1337424415097 TEMPAT PRAKTEK : PUSKESMAS MANGKANG KOTA SEMARANG NO HARI/TGL TTD MHS JAM DATANG JAM TTD PEMBIMBING 1 Rabu.3/6/2016 07.00 3 Jum’at.00 14.2/6/2016 20.00 .00 06.

00 12 13 14 Minggu.00 8 Rabu.13/6/2016 Selasa.14/6/2016 07.00 6 Senin. Keb) NB: Dilengkapi dengan Stempel Puskesmas PROGRAM STUDI DIV KEBIDANAN SEMARANG KELAS KERJASAMA IBI KOTA SEMARANG JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES SEMARANG LAPORAN KEGIATAN HARIAN PRAKTIK KLINIK PERSEPTORSHIP MENTORSHIP TANGGAL : 1 JUNI – 14 JUNI 2016 TEMPAT : PUSKESMAS MANGKANG KOTA SEMARANG NO HARI/TANGGAL DAN JAM JENIS KEGIATAN KETERANGAN .00 06.00 5 Minggu.00 14.11/6/2016 13.00 10 Jum’at.10/6/2016 07.5/6/2016 07.00 Siang 14.Kes) (Ike Saraswat i Am.8/6/2016 Libur 9 Kamis/9/6/2016 07.7/6/2016 20.00 14. M.00 14.00 11 Sabtu.4 Sabtu.00 14.00 Pembimbing Institusi Semarang.00 07.6/6/2016 Libur 7 Selasa.00 14.00 20.12/6/2016 Senin.14 Juni 2016 (Farida Sukowati SsiT.4/6/2016 07.

di bedside teaching kurang menyimpulkan tentang hasip praktek mente 6 Senin.00 5 Minggu.6/6/2016 Libur .BST.4/6/2016 kegiatan dengan sedikit evaluasi Fieldtrip ke posyandu Perum Kandri Mahasiswa mampu melakukan Pesona Asri pemantauan tumbuh kembang Jam 07. Evaluasi: untuk proses pre bed side teaching conference dan post conference sudah baik.1 2 Rabu.5/6/2016 Jam 11.Post Conference 3 Jum’at.3/6/2016 pemeriksaan fisik ibu hamil Jam 07. mentee Jam 21.00 dan kontrak belajar 9 hari ke depan belajar bimbingan Pre conference.00 4 Sabtu.00 bidan katim libur Kamis. post conferen.00 Mahasiswa mampu melakukan balita Ujian pre conference.1/6/2016 Orientasi kegiatan rawat inap dengan Orientasi telah dilakukan.2/6/2016 Orientasi dengan mahasiswa bimbingan Mahasiswa menyetujui kontrak Jam 21.

dan Mentee telah mampu melakukan Jam 20. M.14/6/2016 perawat jaga siang Siang Semarang.Kes NIP.00 hamil baik. antusias dalam kegiatan Bimbingan pembuatan laporan dan bimbingan pelayanan KIA Diskusi dengan pembimbing Sabtu. 198201082005012002 .12/6/201 Sharing informasi dengan perawat dan bidan puskesmas 6 Pelayanan KIA.7/6/2015 Pre Conference.9/6/2016 conference Imunisasi dan Pemberian Mentee telah melakukan dengan Jam 07. Finishing laporan Diskusi dan evaluasi pembimbing Jam 07.10/6/2016 conference Pemeriksaan Leopold Ibu Mente telah melakukan dengan Jam 07.00 Bedsite teaching tentang penkes penkes penkes dengan baik gizi pada ibu hamil dengan HEG 8 9 10 11 Rabu. 11/6/2016 Jam 07.Bedsite teaching. Pembimbing Institusi Farida Sukowati SsiT. 14 Juni 2016 Disahkan Oleh Disiapkan Oleh Pembimbing Lahan Mahasiswa Ike Saraswati Am.00 lahan dan evaluasi Pelayanan rawat inap dan IGD 12 13 14 Minggu. Post Conference. Keb Uswatun Khasanah Mengetahui.00 Selasa.00 praktek lahan dan mohon ijin pamitan Pelayanan rawat inap dan IGD Pamitan dengan bidan dan Senin. Post klien dengan baik Jum’at.00 suntik KB baik dan berinteraksi dengan Pre conference.7 Selasa. Bedsite teaching.8/6/22016 Libur Pre conference. Post Kamis.13/6/2016 Jam 07.

Tujuan Teknik Menyusui yang baik dan benar serta hal-hal yang harus diperhatikan agar teknik menyusui baik dan benar. 2. Kebutuhan belajar praktik .POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) PRE CONFERENCE 1. percepti diharapkan mampu mengidentifikasi tujuan teknik menyusui yang baik dan benar serta halhal apa saja yang harus diperhatikan agar teknik menyusui baik dan benar. Mata Kuliah/Skill : Praktik Klinik Kebidanan Tempat : Puskesmas Mangkang Nama Mentee : Semester (Mentee) : VI Nama Mentor : Uswatun Khasanah Waktu Pertemuan : Minggu. Memahami kebutuhan belajar praktik pada hari itu e. 2. Pokok Bahasan Demonstrasi Teknik Menyusui yang Baik dan Benar C. 8. 3. 7. Meneyesuaikan diri adanya perubahan jadwal atau kondisi klinik c. Perubahan jadwal/kondisi klinik c. Peranan dan tanggung jawab percepti d. Mengetahui keterampilan apa saja yang diinginkan percepti B. 4. 5. Tujuan Instruksional 1. b. Sub Pokok Bahasan a. Tujuan Instruksional Umum Setelah mengikuti kegiatan bimbingan pre conference. 6. Memahami peranan mahasiswa dan tanggung jawab pada hari itu termasuk tugas dan jadwal d. Merumuskan tujuan teknik menyusui yang baik dan benar serta hal-hal yang harus diperhatikan agar teknik menyusui baik dan benar b. 05 Juni 2016 Pertemuan Ke : III Kompetensi : Demonstrasi Teknik Menyusui yang Baik dan Benar A. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti pre conference percepti diharapkan mampu: a.

2 Tahap/ Waktu Tahap Persiapan/Pe mbukaan + 5 menit Tahap Pelaksanaan + 20 menit Kegiatan Mentor Kegiatan Mentee Metode Media 1.e. Mendiskusikan dengan percepti tentang kebutuhan belajar tentang teknik menyusui yang baik dan Menyimak dan berdiskusi dengan pembimbing Diskusi . Menjelaskan hasil yang diharapkan dari kegiatan pre conference. yaitu ketrampilan dalam mendemonstrasikan teknik menyusui yang baik dan benar. waktu dan topic pembahasan Menjawab salam Ceramah SAP 2. Melakukan presensi mahasiswa Memperhatikan Ceramah 3. Keterampilan yang ingin dikuasai. D. Apresiasi pada mahasiswa tentang dilakukannya pre conference Mengisi Presensi Tanya Jawab Lembar Presensi 4. Mendiskusikan persiapan yang dilakukan percepti mengenai pembelajaran yang ingin diketahui Menyampaikan pendapat Diskusi Leaflet dan alat peraga 5. Memberi salam. Kegiatan Pembelajaran No 1. Memberikan reinforcement positif tentang rencana kegiatan Diskusi Diskusi 1.

Menyampaikan rencana selanjutnya. Mengakhiri pre conference Menjawab salam Evaluasi Menyepakati untuk praktik hari ini sesuai dengan keinginan percepti: 1. Tahap Evaluasi/Penu tup + 5 menit 2. Bersama percepti menyimpulkan kegiatan pre conference Menyimpulkan hasil pre conference bersama pembimbing Diskusi 2. Memberi kesempatan bertanya pada percepti mengenai kesulitan atau masalah tentang teknik menyusui yang baik dan benar Bertanya hal-hal yang belum jelas Diskusi 1. Memberikan reinforcement kepada percepti Memperhatikan Ceramah 3. Menyiapkan SAP . yaitu bed side teaching demonstrasi teknik menyusui yang baik dan benar Mencatat dan menyimak 4.benar 3 E. Memastikan kegiatan belajar yang akan diambil Diskusi Tanya jawab 3. Evaluasi persiapan a. Meyiapkan tempat conference b.

Mata Kuliah/Skill : Praktik Klinik Kebidanan Tempat : Puskesmas Gunung Pati Nama Mentee : Satry Zalmah Semester (Mentee) : VI Nama Mentor : Puspita Ayu Nurcahyani Waktu Pertemuan : Minggu. Rulina. 2012.ST Puspita Ayu Nurcahyani Mengetahui.c. Pembimbing Institusi Sri Sumarni. 3. M.Buku Bacaan Manajemen Laktasi. 2. Percepti berperan aktif dan kooperatif dalam kegiatan pre conference b.Jakarta:Perinasia. S. NIP POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) POST CONFERENCE 1. 05 Juni 2016 Pertemuan Ke : III . 6. Percepti mengerti tentang teknik menyusui yang baik dan benar dan mampu mendemonstrasikan menggunakan phantom. Menyiapkan presensi 2.Mid. Percepti mampu menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan demonstrasi teknik menyusui yang baik dan benar. Kegiatan pre conference berjalan lancar 3. b. 5. 05 Juni 2016 Disahkan oleh Pembimbing Lahan Disiapkan oleh Mahasiswa Sittaningrum. Pengajaran Klinik Perceptorship dan Mentorship. Suradi. 4. Proses a. 7.2013. Semarang. F. Elisa. Referensi Ulfiana. Hasil a.

c. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti post conference ini mahasiswa diharapkan mampu: a. Tujuan Instruksional Umum Setelah mengikuti post conference ini mahasiswa diharapkan mampu memahami. Kompetensi : Mampu memahami. 2. waktu dan topic Kegiatan Mentee Menjawab salam Metode Media SAP . Pokok Bahasan Hasil belajar praktik percepti (demonstrasi teknik menyusui yang baik dan benar) C. Menjelaskan pada percepti tentang hasil yang diharapkandari kegiatan post conference. mengevaluasi. dan mengaplikasikan kembali praktek demonstrasi teknik menyusui yang baik dan benar. D. Sub Pokok Bahasan Demontrasi teknik menyusui yang baik dan benar. Membuat rencana tindak lanjut kegiatan praktik selanjutnya bersama pembimbing B. Memberi salam 2. mengevaluasi dan mengaplikasikan dalam praktek demonstrasi teknik menyusui yang baik dan benar. Mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan praktik yang sudah dilaksanakan hari ini. Kegiatan Pembelajaran No 1 Tahap/Jenis Kegiatan Waktu Tahap Persiapan/ Pembukaan 5 menit Kegiatan Mentor 1. Mengevaluasi kegiatan hari ini b.8. A. Tujuan Instruksional 1.

Menanyakan dan mendiskusikan hasil kegiatan pada hari tersebut Menjawab dan mendiskusik an Tanya jawab dan diskusi SAP 2. Memberikan kesempatan untuk bertanya pada percepti Bertanya tentang hal yang belum jelas Tanya jawab . Memberikan reinforcement positif mengenai hasil kegiatan yang telah dilakukan Memperhatik an Ceramah 4. Memberikan penugasan di rumah atau yang berkaitan dengan kegiatan untuk tugas jaga selanjutnya Memperhatik an Ceramah 6. Tahap Pelaksanaan 20 menit 3. Mendiskusikan dengan mahasiswa mengenai apa yang dirasakan mahasiswa setelah melewati praktik hari tersebut Diskusi Tanya jawab 3. Melakukan presensi mahasiswa Mengisi presensi Tanya jawab Lembar presensi 1. Memberi kesempatan bertanya pada percepti untuk berdiskusi dan memberikan umpan balik Bertanya hal-hal yang belum jelas Diskusi 5.pembahasan 2.

Bersama percepti menyimpulkan kegiatan post conference Menyimpulk an hasil post conference bersama pembimbing Ceramah 2. Persiapan a. Menyampaikan rencana bimbingan selanjutnya (topic. Menyiapkan SAP Ceramah SAP . waktu dan tempat) Menyimak 5. Memberikan penugasan pada percepti tentang rencana selanjutnya (mempersiapka n pelaksanaan tindakan) Melaksanak an tugas yang diberikan 6. Evaluasi Menyepakati untuk praktik hari ini dengan keinginan percepti 1.mengenai topic yang didiskusikan 3 Tahap Evaluasi/Penu tup 5 menit 1. Memberi rencana tindak lanjut mengenai rencana yang diperlukan untuk membantu percepti meningkatkan kemampuannya Memperhatik an Ceramah 4. Mengakhiri post conference Menjawab salam E. Memberikan reinforcement pada percepti Memperhatik an Ceramah 3. Meyiapkan tempat post conference b.

Rulina. Pembimbing Institusi Sri Sumarni. a.ST Disiapkan oleh Mahasiswa Puspita Ayu Nurcahyani Mengetahui. a.Mid. 05 Juni 2016 Disahkan oleh Pembimbing Lahan Sittaningrum. 2012. Percepti mampu mengevaluasi segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran yang telah dilakukan F. M.2013. Elisa. Suradi. b.Jakarta:Perinasia G. Materi Terlampir Semarang. Pengajaran Klinik Perceptorship dan Mentorship. 2. S.c. 3.Buku Bacaan Manajemen Laktasi. Menyiapkan presensi Proses Percepti berperan aktif dan kooperatif dalam kegiatan post conference Kegiatan post conference berjalan lancar Hasil Percepti mengerti tentang pembelajaran yang telah dilakukan b. NIP. Referensi Ulfianan. .

Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti kegiatan bed side teaching ini persepti diharapkan mampu: a. Tujuan Instruksional 1.POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) BED SIDE TEACHING 1. B. 4. b. Menerapkan teknik menyusui yang baik dan benar. Mata Kuliah/Skill : Praktik Klinik Kebidanan Tempat : Puskesmas Gunung Pati Nama Mentee : Satry Zalmah Semester (Mentee) : VI Nama Mentor : Puspita Ayu Nurcahyani Waktu Pertemuan : Minggu. c. 05 Juni 2016 Pertemuan Ke : III Kompetensi : Demonstrasi teknik menyusui yang baik dan benar A. 5. 7. 3. Melakukan prosedur demonstrasi teknik menyusui yang baik dan benar. Tujuan Instruksional Umum Setelah mengikuti kegiatan bed side teaching mahasiswa mampu melakukan demontrasi teknik menyusui yang baik dan benar 2. 8. 6. Menjelaskan komponen dalam teknik menyusui yang baik dan benar. Pokok Bahasan Aplikasi pengetahuan teoritis tentang pelayanan laktasi (teknik menyusui yang baik dan benar) . 2.

Mengajak peserta didik menuju ruang pasien Menuju ruang pasien Tahap 1. Kegiatan Bed Side Teaching No 1. Memperhatikan Ceramah 3. Menjelaskan pada peserta didik tentang hasil yang diharapkan dari demonstrasi Memperhatikan Ceramah 4. Menjelaskan pada percepti tentang kegiatan waktu dn tujuan dari bed side teaching kebidanan yaitu demonstrasi teknik menyusui yang baik dan benar. D. Sub Pokok Bahasan Teknik Menyusui yang Baik dan Benar.C. 2 Jenis Kegiatan/ Waktu Tahap persiapan/ Pembukaan + 10 menit Kegiatan Pengajaran Kegiatan Mahasiswa Metode 1. Memulai Pelaksanaan kegitan bed + 40 menit side teaching kebidanan yaitu berupa Memperhatikan Media SAP Praktik . Menjelaskan kepada peserta didik tentang alat yang digunakan untuk demonstrasi Memperhatikan Ceramah 5. Memberi salam Menjawab salam 2.

Memberikan kesempatan bertanya dan berdiskusi pada percepti Bertanya Tanya jawab 4.demonstrasi teknik menyusui yang baik dan benar. Mengevaluasi kegiatan yang dilakukan percepti Memperhatikan Diskusi . Memberikan reinforcement pada pasien atas kerja sama dalam melaksanakan kegiatan Memperhatikan Ceramah 1. Memberikan kesempatan redemonstrasi pada peserta didik dan membantu mahasiswa bila diperlukan Mendemonstrasi kan Praktik 5. Memberikan komentar yang jelas mengenai prosedur yang dilakukan Memperhatikan Ceramah 3. Memberikan reinforcement pada percepti Memperhatikan Diskusi 3. 3 Tahap Evaluasi/ Penutup + 10 menit 2. Memberi kesempatan pada percepti untuk self evaluasi mengenai kegiatan yang telah dilakukan Mengevaluasi Dsikusi 2.

Jakarta: Perinasia. Elisa. Menutup kegiatan bed side teaching Menjawab salam Ceramah E. Membuat rencan tindak lanjut mengenai pengalaman yang diperlukan untuk membantu percepti untuk meningkatkan kemampuan Memperhatikan 5. Persiapan a. Percepti mampu mengetahui rencana tindakan dari pasien tersebut dan perkembangannya F. Suradi. Percepti berperan aktif dan kooperatif dalam kegiatan bed side teaching demonstrasi teknik menyusui yang baik dan benar. Evaluasi Menyepakati untuk praktik hari ini sesuai dengan keinginan percepti 1. Mendapatkan data tentang pasien 2.2013. 2012. G. Menyiapkan SAP c. Percepti mampu menjelaskan tentang kebutuhan pasien c. Kegiatan bed side teaching berjalan lancar 3.4. Hasil a. Percepti mampu menjelaskan keadaan pasien b. Proses a. b. Pengajaran Klinik Perceptorship dan Mentorship.Buku Bacaan Manajemen Laktasi. Pasien bersedia bekerja sama dengan pelaksanaan bed side teaching c. Referensi Ulfianan. Rulina. Menyiapkan tempat b. Materi Terlampir .

M.ST Puspita Ayu Nurcahyani Mengetahui. 2013). payudara semakin padat karena retensi air. 05 Juni 2016 Disahkan oleh Pembimbing Lahan Disiapkan oleh Mahasiswa Sittaningrum. lemak serta berkembangnya . Pada kehamilan. Pembimbing Institusi Sri Sumarni. Lampiran-Lampiran Teknik Menyusui Yang Benar Pengertian Teknik Menyusui Yang Benar Teknik Menyusui Yang Benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar (Perinasia. Pembentukan dan Persiapan ASI Persiapan memberikan ASI dilakukan bersamaan dengan kehamilan.Semarang.Mid. NIP. S.

berdiri atau berbaring. Persiapan memperlancar pengeluaran ASI dilaksanakan dengan jalan : 1. dan aerola mamae makin menghitam. Payudara makin besar. Bersamaan dengan membesarnya kehamilan. Puting susu ditarik-tarik setiap mandi. Gambar 1. Posisi menyusui sambil berdiri yang benar (Perinasia. sehingga menonjol untuk memudahkan isapan bayi. pembuluh darah makin tampak. 2. Bila puting susu belum menonjol dapat memakai pompa susu atau dengan jalan operasi. perkembangan dan persiapan untuk memberikan ASI makin tampak. puting susu makin menonjol.kelenjar-kelenjar payudara yang dirasakan tegang dan sakit. 3. sehingga epitel yang lepas tidak menumpuk. 2013) . Posisi dan perlekatan menyusui Terdapat berbagai macam posisi menyusui. Membersihkan puting susu dengan air atau minyak. Cara menyususi yang tergolong biasa dilakukan adalah dengan duduk.

Bayi diletakkan disamping kepala ibu dengan posisi kaki diatas. Posisi menyusui sambil duduk yang benar (Perinasia. Posisi menyusui sambil rebahan yang benar (Perinasia.Gambar 2. Pada ASI yang . dipayudara kiri dan kanan. 2013) Gambar 3. 2013) Ada posisi khusus yang berkaitan dengan situasi tertentu seperti ibu pasca operasi sesar. Menyusui bayi kembar dilakukan dengan cara seperti memegang bola bila disusui bersamaan.

2013) Gambar 5. dengan posisi ini bayi tidak tersedak. Posisi menyusui balita pada kondisi normal (Perinasia.memancar (penuh). bayi ditengkurapkan diatas dada ibu. Posisi menyusui bayi baru lahir yang benar di ruang perawatan (Perinasia. tangan ibu sedikit menahan kepala bayi. 2013) . Gambar 4.

2013) Gambar 7. Posisi menyusui bayi baru lahir yang benar di rumah (Perinasia. Posisi menyusui bayi kembar secara bersamaan (Perinasia.Gambar 6. Posisi menyusui bayi bila ASI penuh (Perinasia. 2013) Langkah-langkah menyusui yang benar Cuci tangan yang bersih dengan sabun. 2013) Gambar 8. duduk dan berbaring dengan santai. . perah sedikit ASI dan oleskan disekitar putting.

2013) Gambar 10. . 2013) Bayi diletakkan menghadap ke ibu dengan posisi sanggah seluruh tubuh bayi. kepala dan tubuh bayi lurus.Gambar 9. dekatkan badan bayi ke badan ibu. sehingga hidung bayi berhadapan dengan puting susu. menyetuh bibir bayi ke puting susunya dan menunggu sampai mulut bayi terbuka lebar. jangan hanya leher dan bahunya saja. Cara memegang payudara (Perinasia. Cara meletakan bayi (Perinasia. hadapkan bayi ke dada ibu.

Cara merangsang mulut bayi (Perinasia. mulut bayi terbuka lebar dan bibir bawah bayi membuka lebar. Gambar 12. 2013) Segera dekatkan bayi ke payudara sedemikian rupa sehingga bibir bawah bayi terletak di bawah puting susu. Cara melekatkan mulut bayi dengan benar yaitu dagu menempel pada payudara ibu. Perlekatan benar (Perinasia.Gambar 11. 2013) .

. Mulut bayi terbuka lebar. 3. Dagu bayi menmpel pada payudara ibu. Puting susu tidak terasa nyeri. Sebagian areola masuk kedalam mulut bayi. Perlekatan salah (Perinasia. Bayi tampak tenang. 7. 2013) Cara pengamatan teknik menyusui yang benar Menyusui dengan teknik yang tidak benar dapat mengakibatkan puting susu menjadi lecet. areola bawah lebih banyak yang masuk. 5. 2. Apabila bayi telah menyusui dengan benar maka akan memperlihatkan tanda-tanda sebagai berikut : 1. Badan bayi menempel pada perut ibu. ASI tidak keluar optimal sehingga mempengaruhi produksi ASI selanjutnya atau bayi enggan menyusu. Bayi nampak menghisap kuat dengan irama perlahan.Gambar 13. 4. 6.

Menyusui yang dijadwal akan berakibat kurang baik. Kepala bayi agak menengadah.8. Ibu harus menyusui bayinya bila bayi menangis bukan karena sebab lain (kencing. Ibu . Pada awalnya. sehingga tindakan menyusui bayi dilakukan di setiap saat bayi membutuhkan. Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus. Dengan menyusui tanpa jadwal. 9. kepanasan/kedinginan atau sekedar ingin didekap) atau ibu sudah merasa perlu menyusui bayinya. Gambar 14. bayi tidak memiliki pola yang teratur dalam menyusui dan akan mempunyai pola tertentu setelah 1 – 2 minggu kemudian. sesuai kebutuhan bayi akan mencegah timbulnya masalah menyusui. Teknik menyusui yang benar (Perinasia. 2013) Lama dan frekuensi menyusui Sebaiknya dalam menyusui bayi tidak dijadwal. karena isapan bayi sangat berpengaruh pada rangsangan produksi ASI selanjutnya. karena bayi akan menentukan sendiri kebutuhannya. Bayi yang sehat dapat mengosongkan satu payudara sekitar 5-7 menit dan ASI dalam lambung bayi akan kosong dalam waktu 2 jam.

agar produksi ASI menjadi lebih baik.yang bekerja dianjurkan agar lebih sering menyusui pada malam hari.05 JUNI 2016 NAMA MAHASISWA : PUSPITA AYU NURCAHYANI NIM : P1337424415080 PRE CONFERENCE BEDSIDE TEACHING POST CONFERENCE . Bila sering disusukan pada malam hari akan memicu produksi ASI. DAN POST CONFERENCE PRAKTIK KLINIK KEBIDANAN PERSEPTORSHIP DAN MENTHORSHIP PRODI DIV KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES SEMARANGA MINGGU. tetapi tidak terlalu ketat. Kutang (BH) yang baik untuk ibu menyusui (Perinasia. Gambar 15. Setiap kali menyusui. Selama masa menyusui sebaiknya ibu menggunakan kutang (BH) yang dapat menyangga payudara. dimulai dengan payudara yang terakhir disusukan. 2013) ABSENSI KEGIATAN PRE CONFERENCE. Pesankan kepada ibu agar berusaha menyusui sampai payudara terasa kosong. BEDSIDE TEACHING. Untuk menjaga keseimbangan besarnya kedua payudara maka sebaiknya setiap kali menyusui harus dengan kedua payudara.

MiD) (SRI SUMARNI.MiD) MENTEE MENTOR PENGUJI .TIA) (NY. TIA) (SARTY ZALMAH) (SARTY ZALMAH) (SARTY ZALMAH) (PUSPITA AYU N) (PUSPITA AYU N) (PUSPITA AYU N) (SRI SUMARNI. M. TIA) (NY.PASIEN (NY. M. M.MiD) (SRI SUMARNI.