You are on page 1of 10

LAPORAN

Pengukuran Suhu & Resistansi
Menggunakan Sensor NTC
Disusun Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Sistem Telemetri
DOSEN PEMBIMBING :
Achmad Setiawan, ST,MT

PENYUSUN :
Kelompok 3 - JTD 3B
Intan Rahmania R.

1441160036

10

Muhammad Abror

1441160104

13

Novan Ferdiansyah

1441160096

16

Yuni Imanniarti

1441160006

23

PROGRAM STUDI JARINGAN TELEKOMUNIKASI DIGITAL

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

POLITEKNIK NEGERI MALANG
2016

Mampu melakukan pengukuran resistansi sensor NTC terhadap perubahan suhu 3. Namun Thermitor komersil pertama yang dapat diproduksi secara massal adalah Thermistor ditemukan oleh Samuel Ruben pada tahun 1930. yaitu Thermistor NTC (Negative Temperature Coefficient) dan Thermistor PTC (Positive Temperature Coefficient). Teori Dasar Thermistor adalah salah satu jenis Resistor yang nilai resistansi atau nilai hambatannya dipengaruhi oleh Suhu (Temperature). Sedangkan untuk Thermistor PTC. Komponen Elektronika yang peka dengan suhu ini pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan inggris yang bernama Michael Faraday pada 1833. Termometer raksa 3. semakin tinggi pula nilai resistansinya (berbanding lurus / Positif). Seperti namanya. Sensor NTC 102 2. semakin tinggi suhu disekitarnya. Alat da nBahan 1. Thermistor terdiri dari 2 jenis. Mencari persamaan garis lurus dari data atau grafik yang diperoleh B. Mengetahui karakteristik dari sensor NTC 2. Michael Faraday menemukan adanya penurunan Resistansi (hambatan) yang signifikan pada bahan Silver Sulfide ketika suhu dinaikkan. Thermistor merupakan singkatan dari “Thermal Resistor” yang artinya adalah Tahanan (Resistor) yang berkaitan dengan Panas (Thermal). .A. Thermistor yang ditemukannya tersebut merupakan Thermistor jenis NTC (Negative Temperature Coefficient).NTC adalah resistor yang nilai resistansinya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan temperature terhadapnya. Tujuan 1. Multimeter analog 4. Membuat grafik dari data pengukuran 4. Solder 5. Jika temperaturnya makin tinggi maka nilai resistansinya kecil dan sebaliknya bila temperaturnya makin rendah maka nilai resistansinya semakin besar. Samuel Ruben adalah seorang ilmuwan yang berasal dari Amerika Serikat. Selotip C. Nilai Resistansi Thermistor NTC akan turun jika suhu di sekitar Thermistor NTC tersebut tinggi (berbanding terbalik / Negatif).

dan kita bias memperoleh harga termistor NTC standart yang kita perlukan. Jadi seandainya dari seluruh kombinasi resistor yang telah kita lakukan kita tidak mendapat harga NTC standart yang kita butuhkan. kadang – kadang jauh lebih ekonomis bila beberapa NTC digabung atau diadaptasikan harga .kadang. . Dalam suatu rangkaian dimana terdapat suatu NTC. maka rangkaian resistor tambahan sering kali banyak manfaatnya.harga resistansi yang sudah ada dalam rangkaian dengan salah satu atau lebih termistor NTC yang kita punyai. dengan menambah resistor seri dan parallel dengan NTC. Keterangan : a. Bentuk fisik NTC b. maka dalam hal ini kita perlu mencari NTC sesuai dengan spesifikasi yang kita butuhkan.Gambardansimbol NTC Perubahan resistansi yang diakibatkan oleh non linieritas dari NTC ditunjukkan dalam bentuk diagram resistansi dengan temperatur. seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini. Kadang . Seandainya tidak bias maka kita perlu mencari type termistor NTC khusus yang kita butuhkan. Grafik nilai tahanan NTC akibat suhu Karakteristik NTC (Negative Coefisien Temperature) Bilamana memungkinkan untuk menemukan termistor NTC untuk memenuhi seluruh harga NTC yang dibutuhkan. Simbol NTC c.

kita tak perlu cemas sebab masalah ini bias kita atasi dengan satu buah NTC standart dan dua buah resistansi biasa .Contoh berikut ini akan menunjukkan dan menjelaskan suatu hasil kombinasi antara NTC dengan resistor biasa . kebutuhan kita akan resistansi pada temperatur 30 oC dan pada temperatur 100 oC akan bias terpenuhi . Grafik resistansi fungsi temperatur . Tentunya perlu diingat bahwa kombinasi dari koefisien temperature akan selalu lebih kecil daripada yang tercantum untuk harga NTC itu sendiri bila dipasang sendirian.Anggap saja sekarang kita sedang membutuhkan termistor NTC dengan harga yang berkisar antara 50Ω pada 30 oC dan 10 Ω pada 100 oC . lalu coba kita pasang dengan kombinasi seri dan parallel dengan sebuah resistor biasa sebesar 6 dan resistor lain sebesar 95 . seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut. Suatu adaptasi dari kombinasi ini harus dihitung pada setiap kejadian. Sekali pun demikian . Tentunya type standart yang mempunyai karakteristik demikian tidak terdapat dalam program kita .Untuk lebih jelasnya coba bandingkan gambar grafik NTC standart dengan kurva hasil kombinasi NTC standart dengan dua buah resistansi biasa pada gambar diatas. Rangkaian Karakteristik Deviasi NTC Dari kombinasi ini . Seandainya sekarang yang terdapat sebuah NTC dengan tahanan dingin sebesar 130 Ω. Kejadian ini bisa dilihat dengan nyata pada gambar dibawah.

Dalam gambar diatas bias kita lihat grafik dari perubahan resistansi akibat perubahan temperature untuk berbagai harga dari kombinasi dalam seri dan paralel . Gambar diatas merupakan grafik temperature dengan resistansi dari hasil kombinasi seri – parallel sebuah NTC dengan resistor biasa. D. Atur Avometer pada ohm meter 2. pada dasarnyadigunakan sebagai “Threshold detector“. Mengatur suhu pada thermometer 6. Langkah Percobaan 1. Menempelkan sensor NTC pada thermometer dengan menggunakan selotip 5. Mengamati Jarum pada Avometer untuk menunjuk nilai resistansi tertentu 8. NTC pada dasarnya digunakan untuk pengaturan dan penggukuran. Mengkalibrasi Avometer analog 3. Menghubungkan ke-dua terminal NTC pada prob Multimeter 7. Mengamati dan mencatat nilai suhu pada thermometer dan nilai resistansi pada multimeter untuk setiap perubahan suhu 9. Mengukur nilaidari sensor NTC 4. NTC dengan variasi resistansi yang sangat tinggi dalam daerah temperatur yang agak terbatas. Membuat grafik dari hasil pengukuran perubahan resistansi terhadap suhu dan cari persamaan garis lurus dari grafik yang telah dibuat .

8 0.9 1.6 0.95 1.78 0.38 Grafik Hasil Pengukuran Grafik Hasil Pengukuran Sensor NTC 1.94 0.55 0.78 0.89 0.89 0.65 0.2 0 29.7 0.65 0.38 R Mean (kΩ) R3 (kΩ) 0.78 0.82 0.82 0.58 0.87 0.81 0.1 1.8 0.58 0.89 1.1 1.65 0.6 0.41 R4 (kΩ) 0.93 0.4 50 ˚ 48 ˚ 46 ˚ 44 ˚ 42 ˚ 40 ˚ 38 ˚ 36 ˚ 34 ˚ 29.1 1.E.7 0.1 1.58 0.7 0.8 0.94 1 1.5˚ R2 (kΩ) 0.36 0.4 1.89 0. Data Hasil Percobaan Hasil Pengukuran Suhu Terhadap Resistansi Temperatur (ºC) Resistansi R1 (kΩ) 0.1 1.92 0.6 1.81 0.4 0.78 0.7 0.5 34 36 38 40 42 Rtotal 44 46 48 50 .78 0.65 0.94 1 1.7 0.2 1 0.65 0.

4 1.5 34 36 38 40 42 44 46 48 50 50 .4 0.6 1.5 34 36 38 40 42 44 46 48 50 R2 1.4 0.6 0.R1 1.2 0 29.6 0.8 0.2 1 R1 0.6 1.4 1.2 1 R2 0.2 0 29.8 0.

2 1 R4 0.2 0 29.4 1.5 34 36 38 40 42 44 46 48 50 R4 1.6 1.6 0.4 1.4 0.4 0.5 34 36 38 40 42 44 46 48 50 .8 0.2 0 29.2 1 R3 0.6 1.R3 1.6 0.8 0.

Kita ambil nilai minimum “x = 40 dan y = 340” Y = mx + c 1. Max (0.039x + 2.039  Substitusi dengan memasukkan salah satu nilai.Persamaan Garis Lurus  Untuk mencari persamaan garis Lurus.5305 .38 = -1.039 .38 = -0.38K) .5305  Jadi Persamaan garis lurusnya adalah Y = mx + c Y =-0.5) .5 = −0. mengambil garis linier antara minimum dan maksimum Suhu : Min (29.5 + c 1.58K) Y= mx+c m= ∆Y ∆X m= Ymax−Ymin Xmax−Xmin = 0.8 20. Max (50) R : Min (1. 29.38 50−29.58−1.5 = -0.1505 + c c = 2.

Referensi http://elektronika-dasar.33 WIB) http://zonaelektro.id/tranducer-sensor-dengan-perubahan-resistansi/ (06/12/2016 – 07.37 WIB) G.F.30 WIB) http://teknikelektronika.com/pengertian-thermistor-ntc-ptc-karakteristik/(06/12/2016 – 07. Lampiran .web.net/ntc/ (06/12/2016 – 07.