You are on page 1of 14

MAKALAH ANALISA PANGAN

SPEKTROSKOPI UV-VIS

Dosen Pembimbing: Diny Agustini S.

Disusun oleh :
Kelompok
Kinanty Praha Saputri

20133400

Dwi Febriyani

20133400

Mirza Ali Zelhas

2013340043

Rachmat Darmawan

20133400

UNIVERSITAS SAHID JAKARTA
JAKARTA
2016

Penulis merasa makalah ini masih jauh dari sempurna.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT. Jakarta. Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk rekan-rekan mahasiswa serta dapat menambah ilmu analisa pangan. Ibu Diny Agustini S. sehingga kami akan menerima kritik dan saran dari semua pihak yang akan membantu penyempurnaan pembuatan makalah ini. yang telah memberikan tugas ini. sehingga kami dapat menambah wawasan lebih luas tentang analisa kuantitatif pangan khususnya dengan alat intrumen spektrofotometer. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Dosen pembimbing kami. . Mei 2015 Penyusun. Penulis menyadari bahwa makalah ini dapat terselesikan karena usaha dan kerjasama penulis serta kemahakuasaan-Nya. Makalah ini berjudul “Spektroskopi UV-VIS” yang merupakan salah satu metode analisa pangan secara instrumen. karena dengan rahmat dan bimbingan-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Analisa Pangan serta menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa dalam mempelajari mata kuliah ini.

Latar Belakang Para kimiawan telah lama menggunakan warna sebagai bantuan dalam mengenali zatzat kimia. Spektrofotometri sesuai dengan namanya adalah alat yang terdiri dari spectrometer dan fotometer. maupun pengukuran absorpsi terisolasi pada panjang gelombang tertentu (Day dan Underwood. Dengan mengantikan mata manusia dengan pelacak-pelacak lain dari radiasi dimungkinkan studi dari absorpsi diluar daerah terlihat spektrum. Kelebihan spektrofotometer dibandingkan fotometer adalah panjang gelombang . Dalam penggunaan dalam masa sekarang. direfleksikan atau diemisikan sebagai fungsi dari panjang gelombang. Spektrofotometri dapat dianggap sebagai perluasan suatu pemeriksaan visual. istilah spektrofotometrik mengingatkan pengukuran berapa jauh energi radiasi diserap oleh suatu sistem sebagai fungsi panjang gelombang dari radiasi. 1999). Spectrometer menghasilkan sinar dari spektrum dengan panjang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan atau yang diabsorpsi. dan seringkali percobaanpercobaan spektrofotometrik dapat dilakukan secara otomatik. Jadi spektrofotometer digunakan untuk mengukur energi secara relatif jika energi tersebut ditransmisikan. Spektroskopi adalah suatu studi mengenai aksi antara energi radiasi (cahaya) dengan materi (senyawa = organik dan anorganik). Adapun istilah spektrofotometri dalam Harjadi (1884) adalah suatu pengukuran seberapa banyak energi radiasi diserap (diadsorpsi) atau dipancarkan (diemisi) oleh suatu materi sebagai suatu fungsi panjang gelombang dari radiasi tersebut. yang dengan studi lebih mendalam dari absorpsi energi radiasi oleh macam-macam zat kimia memperkenankan dilakukannya pengukuran ciri-cirinya serta kualitatifnya dengan ketelitian yang lebih besar.BAB I PENDAHULUAN A.

1994). melainkan suatu trayek panjang gelombang 30-40 nm. 1993). Ir intensitas sinar terpantulkan. It intensitas sinar diteruskan. dapatlah dinyatakan bahwa 4% cahaya masuk akan dipantulkan.. sel pengabsorpsi untuk larutan sampel dan blangko dan suatu alat untuk mengukur perbedaan absorpsi antara sampel dan blangko ataupun pembanding (Khopkar. Ir biasanya terhapus dengan penggunaan suatu control. seperti misalnya sel pembanding. setelah melewati analat. sebagian diserap oleh medium itu. Intensitas cahaya sebelum dan sesudah melewati bahan diukur dan dari situ dapat ditentukan jumlah bahan yang bersangkutan (Harjadi. Sedangkan pada spektrofotometer. monokromator. . maka: Io = Ia + Ir + It Untuk antar muka udara-kaca sebagai akibat penggunaan sel kaca. grating. Jika intensitas sinar masuk dinyatakan oleh Io. ataupun celah optis. Bila cahaya (monokromatik maupun campuran) jatuh pada suatu medium homogen.dari sinar putih dapat lebih terseleksi dan ini diperoleh dengan alat pengurain seperti prisma. dan sisanya diteruskan. panjang gelombang yang benar-benar terseleksi dapat diperoleh dengan bantuan alat pengurain cahaya seperti prisma. 2003). Ia intensitas sinar yang diserap. Pada fotometer filter. intensitas cahaya berkurang sebanding dengan banyaknya molekul analat yang menyerap cahaya itu. Cara-cara ini didasarkan pada pengukuran fraksi cahaya yang diserap analat. tidak mungkin diperoleh panjang gelombang yang benar-benar monokromatis. sebagian dari sinar masuk akan dipantulkan. jadi: Io = Ia + It (Basset dkk. sinar dengan panjang gelombang yang diinginkan diperoleh dengan berbagai filter dari berbagai warna yang mempunyai spesifikasi untuk melewatkan trayek panjang gelombang tertentu. Suatu spektrofotometer tersusun dari sumber spektrum tampak yang kontinyu. Pada fotometer filter. Prinsipnya : seberkas sinar dilewatkan pada analat.

2011 dalam Shabrina..all.all.. Masing – masing radiasi elektromagnetik memliki daerah spektrum yang berbeda. 2013). sinar Infra merah (IR). refleksi dan transmisi radiasi elektromagnetik oleh atom-atom atau senyawa molekul dalam suatu materi (Widarsih et. sinar Ultra Violet (UV).. b. emisi. 2011 dalam Shabrina. Cahaya merupakan suatu bentuk energi dan merupakan radiasi elektromagnetik. 2013). Tujuan . Sinar Ultra Violet (UV) Sinar tampak (VIS) Sinar infra merah (IR) = = = 200 – 380 nm 380 – 780 nm > 780 nm . gelombang mikro dan gelombang radio (Widarsih et. c.B.. Radiasi elektromagnetik terdiri dari sinar X. Spektrofotometer UV-VIS Spektrofotometri adalah suatu metode analisis instrumental yang berdasarkan interaksi antara cahaya dan materi. 2013 dalam Shabrina... BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. Didalam spektrofotometer spektrum tersebut dibagi menjadi tiga daerah yaitu : a. Interaksi tersebut meliputi proses absorpsi. sinar tampak (VIS).

2011 dalam Shabrina.. Media I0 Ia It Keterangan : Gambar 1.all. 2011 dalam Shabrina. 2013) . 2013). Dasar hukum yang digunakan untuk metode spektrofotometri adalah hukum LambertBeer. Spektrofotometer dapat mengukur energi relatif bila energi tersebut ditransmisikan. Spektrofotometer berfungsi sebagai penghasil spektra dengan panjang gelombang tertentu. direfleksikan. Diagram a. 2011 dalam Shabrina.all. sedangkan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan atau diabsorbsi. Keterangan : A = Absorbansi larutan = Koefisien absorptivitas molar (mol/L) t = Tebal media c = Konsentrasi larutan Spektrofotometer UV-VIS merupakan alat yang terdiri dari dua komponen utama yaitu spektrofotometer dan fotometer. 2013)..  Komponen spektrofotometri Sumber Cahaya monokromator 2. dan diemisikan sebagai fungsi dari panjang gelombang (Widarsih et. 2013) In I0 = Intensitas cahaya mula-mula Ia = Intensitas cahaya yang diabsorbsi It = Intensitas cahaya yang ditransmisikan In = Intensitas cahaya yang dipantulkan Berdasarkan hukum Lambert-Beer banyaknya sinar yang diabsorb oleh suatu senyawa tergantung konsentrasi contoh dan tebal media..Interaksi antara suatu zat kimia yang menyerap sinar UV/VIS dapat menyebabkan elektron molekul zat tersebut berpindah dari tingkat dasar (ground stated) ke tingkat energi yang lebih tinggi (tereksitasi) (Widarsih et.all. 2011 dalam Shabrina. Prinsipnya adalah jika seberkas sinar dengan intensitas I0 melalui suatu materi.Gambar Sumber cahayaalir instrumentasi sel detektor rekorder (sumber : Widarsih et..all. Percobaan lambert-beer (sumber : Widarsih et. maka sejumlah sinar akan diabsorbsi dan sebagian lain dipantulkan dan ditransmisikan.

all. 2011 dalam Shabrina.  Grating Gambar 4.. Prisma (sumber : Widarsihadalah salah satu jenis monokromator yang berdasarkan pada prinsip pembiasan. 2013). 2011 dalam Shabrina.Sumber cahaya pada spektrofotometer mempunyai dua fungsi yaitu. 2013) Grating adalah salah satu jenis monokromator yang berdasarkan pada prinsip pemantulan sinar. 2013).all. Besarnya indeks bias yang dihasilkan tergantung pada panjang gelombang. Grating (sumber : Widarsih et. untuk memberikan energi pada daerah panjang gelombang dan memepertahankan intensitas sinar yang tetap selama pengukuran. Monokromator memiliki dua jenis alat yang berbeda prinsipnya yaitu:  Prisma Prisma et. 2013) Gambar 3. Hasil dari pembiasan adalah cahaya dengan panjang gelombang tertentu dari cahaya awal (Widarsih et. Cahaya dengan panjang gelombang pendek akan dibiaskan lebih jauh daripada radiasi dengan panjang gelombang yang lebih panjang.all. Sumber cahaya untuk sinar UV adalah deutrium (D2) dan untuk sinar tampak (VIS) adalah wolfram.. b.all. Sinar yang datang melalui prisma akan dibiaskan... Grating dapat mendifraksikan berbagai sinar pada sudut . 2011 dalam Shabrina. Monokromator Monokromator berfungsi untuk memperoleh sinar monokromatis (sinar dengan satu panjang gelombang) dari sinar polikromatis (sinar dengan banyak panjang gelombang). Selanjutnya sinar yag dipancarkan akan dipusatkan pada cermin datar (Widarsih et. 2011 dalam Shabrina.

dan respon yang stabil pada daerah panjang gelombang pegamatan. Hasilnya adalah dispersi yang sama untuk semua panjang gelombang (Widarsih et. %T dapat dirubah ke dalam satuan absorbansi dengan rumus : .. 2013). Detektor Detektor berfungsi untuk mengubah cahaya yang ditransmisikan atau yang diteruskan menjadi besaran yang terukur.. 2013) Sel (kuvet) adalah tempat menyimpan larutan contoh yang akan diukur serapannya. Syarat kuvet untuk analisis adalah : 1. Rekorder Rekorder berfungsi untuk merubah sinyal listrik yang dihasilkan oleh detektor dengan mengkonversikan sinyal listrik ke dalam bentuk absorbansi atau %Trasmitan (%T) (Widarsih et.all. 2011 dalam Shabrina. Umumnya detektor pada spektrofotometer mengubah energi cahaya menjadi energi listrik (arus listrik). perbandingan sinyalnoise yang tinggi.all. Pada dasarnya detektor ideal harus memiliki kepekaan yang tinggi. Sel (kuvet) Gambar 5. terjadi penyerapan sejumlah cahaya. sementara sebagian lainnya diteruskan ke detektor (Widarsih et. Mempunyai bentuk (design) yang sederhana d. Umumnya detektor yang digunakan pada spektrofotometer adalah photo tube (Widarsih et. 2013). Kuvet spektrofotometer jenis kubus (sumber : Widarsih et. 2011 dalam Shabrina... Tidak bereaksi dengan bahan kimia 4. 2011 dalam Shabrina. 2011 dalam Shabrina.all.. Tidak rapuh 5. Permukaannya harus sejajar 3. c. Galur tesebut berfungsi sebagai pusat pemencar bagi sinar yang mengenai grating tersebut. Grating mengandung banyak galur (lekukan sejajar) dan jumlahnya 1500-3000 untuk daerah UV dan VIS.all.difraksi yang berbeda. 2013). Tidak berwarna 2. 2011 dalam Shabrina.all. 2013). e. Pada saat cahaya monokromatis melalui sel.

hal ini dilakukan agar menghindari kesalahan pengukuran yang disebabkan adanya matriks lain dalam cuplikan yang akan diukur (Widarsih et. Cara kerja spektrofotometri UV-VIS monokromator detektor rekorder Sumber Cahaya (sumber : Widarsih et. sinar tersebut ada yang diserap.all. Diagram alir instrumentasi Berdasarkan diagram alir di atas. 2013) sel Gambar 2. Sinar yang diteruskan akan masuk ke detektor dan sinyal detektor akan disampaikan melalui rekorder dalam bentuk read out. b. 2011 dalam Shabrina. Pembacaan cuplikan dilakukan setelah pengukuran blanko secara bergantian. Pembacaan blanko. Monokromator akan menyeleksi panjang gelombang berkas yang diinginkan untuk memasuki sel. Spektrofotometer double beam (berkas ganda) . 2013) Pada spektrofotometer tersebut hanya terdapat satu berkas sinar yang dilewatkan melalui kuvet.  Jenis spektrofotometer Berdasarkan sistem optiknya terdapat 2 jenis spektrofotometer yaitu : a. dipantulkan dan di transmisikan (diteruskan). maka sinar akan masuk ke dalam sistem monokromator melalui slit..all. 2011 dalam Shabrina.all. 2013). Selanjutnya sinar monokromatis akan masuk melewati sel yang berisi larutan cuplikan. 2011 dalam Shabrina. Seleksi panjang gelombang dilakukan dengan memutar tombol pengatur panjang gelombang pada alat.. deret standar dan sampel dilakukan secara bergantian. Spektrofotometer single beam (berkas tunggal) Gambar 1. Diagram alir spektrofotometer single beam (sumber : Widarsih et.. berikut ini adalah penjelasan cara kerja spektrofotometer: Bila seberkas cahaya keluar dari sumber sinar.

. Pada alat ini pengukuran blanko dan contoh dapat dilakukan secara bersamaan.all.  Prosedur kerja alat Spektrofotometer Spektrovotometer UV-VIS DR/4000 1) Hubungkan alat dengan sumber arus 2) Nyalakan power pada alat. tunggu hingga posisi main menu 3) Diatur panjang gelombang yang diinginkan pada menu lamda (panjang 4) 5) 6) 7) gelombang). Diagram alir spektrofotometer double beam Pada spektrofotometer tersebut sinar dari sumber cahaya dibagi menjadi dua berkas oleh cermin yang berputar (chopper). Masukkan blanko. kemudian tekan tobol zero Masukan deret standar sampai sampel kemudian tekan tombol read. Lampu akan UV-VIS otomatis menyala.Gambar 2. sinar pertama melalui kuvet berisi blanko dan sinar ke dua melalui kuvet berisi standar atau sampel. 2013). Bila sudah selesai tekan exit dan kembali ke main menu Matikan power on/off . 2011 dalam Shabrina. Sinar yang masuk ke dalam detektor adalah sinar dari larutan contoh yang telah dikoreksi oleh blanko (Widarsih et. Sinar monokromatis dari monokromator akan melewati kuvet berisi blanko dan sampel secara bergantian.

0 g ammonium metavanadat ke dalam 125 mL aquadest panas. Pereaksi molibdatvanadat. . CONTOH ANALISA KADAR FOSFOR DALAM MAKANAN BAYI DENGAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS Preparasi Larutan asam klorida (1:3). melarutkan 1. melarutkan 250 mL HCl 38% ke dalam 750 mL aquadest.BAB III PEMBAHASAN 1. melarutkan 20 g ammonium malibdat ke dalam 200 mL aquadest panas kemudian dinginkan. dan mendinginkannya kemudian menambahkan 160 mL HCl.

7874 g KO2PO4 dan mengeringkannya selama 2 jam pada suhu 105oC kemudian memindahkannya secara kuantitatif ke dalam labu ukur 1 liter. Setelah sampel jadi abu. larutan ini dibuat segar pada waktu analisa. menambahkan 40 mL HCl (1:3) dan beberapa tetes HNO3. pertama memasukan larutan vanadat kemudian menambahkan larutan molibdat sambil diaduk dan terakhir menambahkan aquadest sampai tanda batas. memasukan sampel kedalam tanur pengabuan pada suhu maksimum 600oC sampai bebas karbon (3-4 jam) dan didinginkan. Preparasi sampel Menimbang dengan seksama 10. larutan baku kerja (0. menambahkan ± 750 mL aquadest sebagai pelarut sampai tanda batas kemudian dinginkan dalam lemari pendingin. hal ini dilakukan untuk membebaskan fosfor yang terkandung dalam sampel. hal ini dilakukan bertujuan untuk proses dekstruksi sampel. Larutan standar fosfor larutan baku induk (2 mg P/mL). memanaskan dalam water bath. menimbang ± 8. Pada bubur bayi diperkirakan mengandung banyak fosfor. melarutkan 50 mL larutan baku induk dengan aquadest ke dalam labu ukur 1 liter. larutan baku yang dipergunakan untuk membandingkan kandungan fosfor dalam sampel adalah larutan baku kerja KH2PO4.dan memasukannya ke dalam labu ukur 1 liter. dan panaskan selama 1 jam dalam penangas air. kemudian dipindahkan secara kuntitatif kedalam beaker glass dan ditambahkan dengan HCl (1:3) sebanyak 40 mL dan HNO3 beberapa tetes. menambahkan aquadest sampai tanda batas. dinginkan dalam lemari pendingin.1 mg P/mL). Pembahasan Sampel yang diipergunakan dalam analisa fosfor dengan menggunakan spektrofotometer adalah bubur bayi rasa beras merah merk Nestle. setelah sampel selesai didekstruksi. sebelum ditimbah KH2PO4¬ dikeringkan terlebih dahulu selama 2 jam dengan suhu 105oC. Sebelum dianalisa sampel terlebih dahulu diarangkan dan diabukan. ini dilakukan untuk menghilangkan kadar air (H2O) yang . semua proses preparasi sampel ini dilakukan di ruang asam.0 mg P) ke dalam cawan porselen dan mengarangkannya diatas api bunsen.0 g sampel (mengandung 4. maka selanjutnya dimasukan secara kuantitatif kedalam labu ukur 100 mL dan ditambahkan dengan aquadest sampai tanda batas. dan didinginkan memindahkan secara kuantitatif ke dalam labu ukur 100 mL. proses pengabuan memakan waktu ± 2 hari atau sampai sampel menjadi abu berwarna putih yang menunjukan bahwa proses pengabuan sempurna.

larutannya berubah menjadi warna kuning. 8. dari hasil pengukuran standar baku kerja. 0.3291. dan ditera dengan menggunakan aquadest. dan larutan monovanadat dibuat dengan cara menimbang dengan teliti monovanadat sebanyak 1. Panjang gelombang maksimum tidak diketahui. setelah larutan baku kerja dan sampel disiapkan. larutan ini kemudian dimasukan kedalam labu 1 liter dan ditambahkan dengan larutan ammonium molibdat. akan tetapi karena labu ukur yang dipergunakan adalah 50 mL. larutan baku kerja ini didapatkan dari mengencerkan standar baku dengan cara memipet sebanyak 0. Larutan ammonium molibdat dibuat dengan cara menimbang sebanyak 20 g ammonium hepta molibdat dan dimasukan ke dalam labu 200 mL.1900. hal ini dikarenakan larutan baku kerja yang dipergunakan 0. selanjutnya adalah menambahkan pereaksi molibdatvanadat sebanyak 20 mL. hal ini dikarenakan penambahan pereaksi molibdatvanadat yang berlebihan kedalam suatu volume kecil larutan yang mengandung fosfat.1050.5951. setelah itu ditambahkan dengan larutan HCl (1:3) sebanyak 160 mL. maka dapat diketahui absorbansi dari standar baku kerja adalah -0.0 . standar baku kerja yang . 0. sehingga setiap pereaksi yang ditambahkan dikurangi setengahnya.8. Konsentrasi dari larutan baku kerja yaitu 0. pada saat penambahan pereaksi molibdatvanadat ini kedalam masing-masing labu yang berisi larutan baku kerja dan larutan sampel. 0.5 . 10. selanjutnya ditambahkan dengan aquadest sampai tanda batas.7631.terkandung dalam bahan untuk menghindari terjadinya reaksi komplaksometri yang lain dari pereaksi molindatvanadat dengan air tersebut.0 g yang dilarutkan dengan aquadest panas yang sudah didinginkan sebanyak 125 mL. 0. 1.5 mg/mL. 0.0 mL larutan standar baku dan didapatkan larutan standar baku kerja dengan konsentrasi yang meningkat tadi. saat praktikum juga dilakukan penentuan replika standar sebanyak 6 kali. 0. yang dinyatakan dengan rumus (NH4) [PMo12O40) atau (NH4)3[p(Mo3O10).0. 1.8 mg/mL memiliki peak yang tinggi sehingga panjang gelombang maksimum tidak dapat terdeteksi.0. maka pereaksi molibdatvanadat yang ditambahkan adalah 10 mL.0. kemudian dilakukan pengukuran dengan menggunakan spektrofotometer dengan sinar tampak (Visible) pada panjang gelombang 400 nm. pereaksi ini didapatkan dari mencampurkan ammonium hepta molibdat (yang sudah dicampur dengan HCl (1:3)) dengan larutan monoavanadat kedalam labu ukur 1 liter. Setelah masing-masing labu yang berisi larutan baku kerja dan sampel.0.0. 15. 5. kemudian ditera dengan aquadest yang sebelumnya dipanaskan dan dibiarkan sampai suhu ruang. Larutan baku kerja dan larutan sampel dimasukan ke dalam labu ukur 50 mL. maka akan menghasilkan endapan ammonium fosfomolibdat yang berwarna kuning kristalin.

CV 0. dan CV Horwitz 0.0024. Bogor: SMK-SMAK Bogo Ade et.5803. Jakarta . Laporan Praktik Kerja Industri di Departemen Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian – IPB.blogspot. http://bluishcaramelpillow. 1995. Kosasih. dan nilai CV-nya 0. 2004. Firda. BUKU TEKS ANALISIS ANORGANIK KUALITATIF MAKRO DAN SEMI MIKRO edisi 5.00196. ASAS PENGEMBANGAN PROSEDUR ANALISIS edisi pertama. 1988.5803.2988. all. Surabaya : Airlangga University Press Vogel (refisi) Svela. pengukuran untuk sampel juga dilakukan sebanyak 6 kali. CV Horwitz 1.0018.1 mg/mL dan nilai rata-ratanya adalah 1.0018. dengan rata-rata hasil 3715. Daftar Pustaka Shabrina.com/2011/01/analisis-protein- secara. dari nilai data ini dapat diketahui bahwa nilai CV lebih kecil dari CV Horwitz.2988. G. dengan standar deviasi 0. 2008 Olson E Robert (et al) . dari data tersebut dapat diketahui bahwa nilai CV lebih rendah dari CV Horwitz.html [11 Mei 2015] Modul SPEKTROFOTOMETRI.9993. KESIMPULAN Hasil pengukuran kadar fosfor dalam makanan bayi dengan menggunakan spektrofotometri dengan sinar tampak (Visible) pada panjang gelombang 400 nm menghasilkan data rata-rata kandungan fosfor adalah 3715.00196. dari data tersebut dapat diketahui bahwa nilai CV lebih rendah dari CV Horwitz.76 mg dan SD 7. PENGETAHUAN GIZI MUTAKHIR. dan CV Horwitz 0. Jakarta : Gramedia Satiadarma.76 mg.dipergunakan memiliki konsentrasi 0. 2013. 2011. Analisis protein pada putih telur ayam negeri menggunakan metode spektrofotometri. dan SD 7. CV 0.