Amelia Z.

Siregar, dkk

Biologi
Pertanian
SMK

Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional
Dilindungi Undang-undang

Biologi
Pertanian
Untuk SMK
Penulis

SIR
b

: Amelia Zuliyanti Siregar
Utut Widyastuti Suharsono
Hilda Akmal
Hadisunarso
Sulistijorini
Nampiah Sukarno
Anja Merdiyani
Tri Heru Widarto
Raden Roro Dyah Perwitasari

SIREGAR, Amelia Zuliyanti
Biologi Pertanian untuk SMK/oleh Amelia Zuliyanti Siregar, Utut
Widyastuti Suharsono, Hilda Akmal, Hadisunarso, Sulistijorini, Nampiah
Sukarno, Anja Merdiyani, Tri Heru Widarto, Raden Roro Dyah Perwitasari. ---Jakarta : Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah,
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan
Nasional, 2008.
v. 505 hlm
Daftar Pustaka : 505

Diterbitkan oleh
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2008

KATA SAMBUTAN

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia
Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah
Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2008, telah melaksanakan
penulisan pembelian hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis untuk
disebarluaskan kepada masyarakat melalui website bagi siswa SMK.
Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar
Nasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK yang
memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran
melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 tahun 2008.
Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh
penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada
Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para
pendidik dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia.
Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen
Pendidikan Nasional tersebut, dapat diunduh (download), digandakan,
dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk
penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi
ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkannya soft
copy ini akan lebih memudahkan bagi masyarakat untuk mengaksesnya
sehingga peserta didik dan pendidik di seluruh Indonesia maupun sekolah
Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar
ini.
Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Selanjutnya,
kepada para peserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat
memanfaatkan buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini
masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat
kami harapkan.

Jakarta,
Direktur Pembinaan SMK

PENGANTAR
Perkembangan ilmu biologi pada masa ini berkembang sangat
cepat

seiring

perkembangan

teknologi.

Untuk

mengupas

tuntas

permasalahan biologi, diperlukan kecerdasan, keuletan, kesabaran, dan
berpikir kritis sehingga diperoleh konsep-konsep dasar ilmu biologi.
Penyusunan buku ini berdasarkan atas Permendiknas Nomor 22
Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Permendiknas Nomor 23 Tahun
2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. Oleh karena itu pihak
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
mengupayakan penerbitan buku ini bekerjasama dengan dunia akademik
Buku Biologi Pertanian mengajak Anda mengenal dan memahami
biologi secara lengkap dan mendalam. Buku ini disajikan materi meliputi:
penelitian dalam biologi, struktur dan fungsi sel, sistem metabolisme sel,
hereditas pada organisme, prokariot dan virus, fungi, plantae, animalia,
ekosistem dan konservasi, pencemaran lingkungan, serta bioteknologi
dan peranannya bagi kehidupan. Materi yang disajikan bersifat up to
date, apersepsi disertai rangkuman dan latihan agar pengguna
memperoleh pemahaman.
Penulis mengucapkan terimakasih kepada editor Dr. Nampiah
Sukarno dan

Dr. Utut Widyastuti dari Departemen Biologi, FMIPA IPB

atas keikhlasan, kesabaran dan bantuannya dalam mengedit buku ini.
Selain itu penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Prof. Nuryani
Rustaman atas saran dan masukannya sehingga buku ini menjadi lebih
baik. Penulis juga mengucapkan penghargaan yang tinggi kepada
Akhmad Amirullah dan Isnan Prasetyo Widodo atas dedikasinya di dalam
membantu penyelesaian buku ini. Akhir kata, penulis berharap buku ini
akan memberi manfaat bagi pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan
bidang Pertanian mengenal Biologi dan aplikasinya dalam kehidupan
sehari-hari. Experience is a good teacher for us!
Medan dan Bogor, Januari 2008

SINOPSIS
Buku

Biologi

Pertanian

mengajak

Kalian

mengenal

dan

memahami biologi secara lengkap dan mendalam. Materi yang disajikan
bersifat up to date, apersepsi dan psikomotorik disertai tujuan
pembelajaran, kata-kata kunci, gambar, rangkuman dan latihan untuk
mengupas tuntas permasalahan biologi, dengan kecerdasan, keuletan,
kesabaran, dan berpikir kritis sehingga diperoleh suatu konsep-konsep
dasar ilmu biologi.
Materi buku ini mencakup model penelitian biologi, struktur dan
fungsi sel, sistem metabolisme sel, hereditas pada organisme, monera,
protista, fungi, plantae, animalia, ekosistem dan konservasi, pencemaran
lingkungan, serta bioteknologi dan peranannya bagi kehidupan.
Buku ini disusun untuk menumbuhkembangkan kewirausahaan,
etos kerja, memupuk sikap ilmiah (jujur, objektif, terbuka, ulet, berpikir
kritis, dapat bekerja sama dengan orang lain) pada diri sendiri. Disamping
pengembangan pengalaman untuk dapat mengajukan dan menguji
hipotesis melalui percobaan dan dikomunikasikan secara lisan dan
tulisan oleh siswa.
Kemampuan berpikir analitis, induktif dan deduktif dengan konsep
dan prinsip biologi untuk membentuk beberapa kecakapan seperti:
personal, akademik, vokasional, dan sosial dalam bentuk unjuk kerja
meningkatkan pemahaman biologi melalui eksprimen. Apresiasi terhadap
keanekaragaman hayati menggugah kesadaran untuk mengenal potensi,
cara pemeliharaan dan meningkatkan kesadaran dan peran dalam
menjaga kelestarian lingkungan, didukung penerapan pengetahuan dan
keterampilan aplikasi bioteknologi sederhana secara tepat guna.

ii

DAFTAR ISI
I. PENELITIAN DALAM BIOLOGI (PERTANIAN)
1.1 Biologi Sebagai Ilmu Pengetahuan
1.2. Metode Ilmiah
1.3. Cabang-Cabang dan Manfaat Ilmu Biologi
1.4. Tahap-Tahap Klasifikasi
1.5. Kunci Determinasi
1.6. Macam-Macam Klasifikasi

(1)
(2)
(4)
(9)
(11)
(14)
(16)

II. STRUKTUR DAN FUNGSI SEL
2.1. Struktur Sel Prokariotik dan Eukariotik
2.2. Struktur dan Fungsi Organel Sel
2.3. Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan
2.4. Ciri-Ciri Mahluk Hidup

(25)
(26)
(29)
(33)
(34)

III. METABOLISME SEL
3.1. Katabolisme: Respirasi
3.2. Anabolisme: Fotosintesis
3.3. Enzim dan Peranannya

(39)
(47)
(51)
(60)

IV. HEREDITAS PADA MAKHLUK HIDUP
4.1. Struktur Kimia Materi Genetik
4.2. Pembelahan Mitosis dan Meiosis
4.3. Hereditas Menurut Hukum Mendel dan Penyimpangannya
4.4. Mutasi
4.5. Peranan Manusia Dalam Revolusi Hijau dan Revolusi Biru
4.6. Penemuan Bibit Unggul

(71)
(72)
(86)
(94)
(120)
(126)
(127)

V. VIRUS DAN PROKARIOT
5.1. Ciri, Sifat, dan Keragaman Virus
5.2. Ciri, Sifat, dan Keragaman Prokariotik

(139)
(140)
(155)

VI. PROTISTA
6.1. Ciri, Sifat, dan Keragaman
6.2. Peranan Protista Dalam Kehidupan

(181)
(182)
(194)

VII. FUNGI
7.1. Sifat, Ciri, dan Keragaman
7.2. Klasifikasi dan Peranan Cendawan

(201)
(202)
(204)

VIII. PLANTAE
8.1. Jaringan Tumbuhan
8.2. Organ Tumbuhan
8.3. Sistem Jaringan Penyusun Tubuh Tumbuhan
8.4. Transportasi Pada Tumbuhan
8.5. Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
8.6. Gerak Pada Tumbuhan
8.7. Reproduksi Pada Tumbuhan
8.8. Klasifikasi Tumbuhan

(219)
(221)
(228)
(232)
(237)
(249)
(259)
(265)
(275)

iii

8.9. Pertanian Organik

(281)

IX. ANIMALIA
9.1. Jaringan Pada Hewan
9.2. Sistem Organ Pada Hewan
9.3. Klasifikasi Hewan (Invertebrata dan Vertebrata)
9.4. Reproduksi Hewan
9.5. Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan
9.6. Mekanisme Gerak Hewan

(297)
(298)
(310)
(312)
(347)
(348)
(352)

X. EKOSISTEM DAN KONSERVASI
10.1. Makhluk Hidup dan Lingkungan
10.2. Komponen Penyusun Ekosistem
10.3. Tipe-tipe Eksosistem
10.4. Suksesi dan Klimaks
10.5. Perubahan Lingkungan

(377)
(378)
(387)
(391)
(401)
(403)

XI. PENCEMARAN LINGKUNGAN
11.1. Ciri, Sifat, Macam Polusi dan Limbah
11.2. Dampak Polusi Terhadap Kesehatan Manusia
11.3. Pengelolaan Limbah Organik

(413)
(414)
(428)
(431)

XII. EVOLUSI
12.1. Pencetus Teori Evolusi
12.2. Hukum Hardy-Weinberg
12.3. Seleksi Alam
12.4. Terbentuknya Spesies Baru
12.5. Fosil
12.6 Teori asal usul kehidupan

(443)
(445)
(447)
(450)
(451)
(456)
(459)

XIII. BIOTEKNOLOGI DAN PERANANNYA BAGI KEHIDUPAN
13.1. Ciri dan Sifat Mikroorganisme
13.2. Ilmu-Ilmu Yang Digunakan Dalam Bioteknologi
13.3. Dampak Pengembangan Bioteknologi
13.4 Kultur sel dan jaringan
13.5 Rekayasa Genetik
13.6 Penanggulangan Dampak Negatif Bioteknologi

(467)
(468)
(469)
(472)
(487)
(491)
(496)

DAFTAR PUSTAKA

(501)

GLOSARI

(505)

iv

PETA KOMPETENSI
TIU: Setelah menyelesaikan pelajaran ini, siswa akan dapat
mengidentifikasi, mendeskripsikan, menganalisis serta melatih
keterampilan memahami konsep biologi dengan kecerdasan, keuletan,
kesabaran, berpikir kritis dan unjuk kerja di bidang pertanian

13

Bioteknologi dan
peran di kehidupan

12

Evolusi

11

Pencemaran
Lingkungan

10

Ekosistem dan
konservasi

5

6

7

8

9

Virus dan
Prokariot

Protista

Fungi

Plantae

Animalia

4

3

Hereditas pada
Organisme

Metabolisme sel

2

Struktur dan
fungsi sel

1

model penelitian
biologi

BAB I
PENELITIAN DALAM BIOLOGI (PERTANIAN)

Gambar 1.1. Pengelompokan buah-buahan.
Buah-buahan, sayuran dan ikan yang tertata rapi di pasar atau
supermarket umumnya disusun berdasarkan jenisnya (Gambar 1.1).
Kalian dapat melihat buah jeruk berbeda dari apel, pir, atau
semangka, bahkan antara sekelompok anggur yang satu dengan
kelompok anggur lainnya. Demikian juga halnya dengan makhluk
hidup di alam ini. Dalam suatu golongan, individu yang satu dengan
individu yang lain memiliki kemiripan, tetapi dengan golongan individu
yang lain akan memiliki banyak perbedaan. Perbedaan morfologi,
anatomi, biokimia, tingkah laku dan peranannya menjadi dasar dalam
klasifikasi makhluk hidup.
Standar Kompetensi
Memahami hakekat biologi sebagai ilmu.
Kompetensi Dasar
Mengidentifikasi ruang lingkup biologi.
Mendeskripsikan objek
dan permasalahan biologi di berbagai
tingkat
organisasi kehidupan (molekul, sel, jaringan, organ,
individu, populasi, ekosistem, dan bioma).
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari Penelitian dalam Biologi (Pertanian), kalian
diharapkan dapat:

1

• Mengidentifikasi karakteristik biologi sebagai pengetahuan dan
produk ilmiah.
• Mengidentifikasi langkah-langkah dalam metode ilmiah untuk
menemukan konsep biologi.
• Mengidentifikasi sikap ilmiah seorang biologiwan dalam menemukan
konsep biologi.
• Mendeskripsikan dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup.
• Mendeskripsikan tujuan dan manfaat klasifikasi makhluk hidup.
• Melakukan klasifikasi makhluk hidup dengan menggunakan kunci
determinasi sederhana.
Kata-Kata Kunci
Applied science
Determinasi
Dikotomi
Herba
Hipotesis
Kingdom
Klasifikasi
Pencandraan
Pure science

Resisten
Semak
Spesies
Taksonomi
Takson
Terna
Variabel bebas
Variabel bergayut
Variabel

Pernahkah kalian melakukan suatu penelitian ilmiah? Apa saja yang
harus kalian lakukan selama proses penelitian berlangsung? Penelitian
hanya dapat dilakukan oleh seseorang yang memiliki sikap ilmiah. Rasa
ingin tahu yang tinggi merupakan sikap ilmiah yang mendorong
seseorang untuk melakukan penelitian. Sikap ilmiah akan menuntun
seseorang
untuk melalui tahapan-tahapan terencana dan sesuai
prosedur dalam melakukan percobaan (penelitian). Penelitian itu sendiri
digunakan untuk memperoleh konsep-konsep suatu ilmu. Biologi, fisika,
dan kimia merupakan contoh ilmu pengetahuan alam. Dalam bab ini
kalian
akan mempelajari penelitian dalam biologi yang akan
mempelajari hakikat biologi sebagai ilmu.
1.1. Biologi sebagai ilmu pengetahuan
Tahukah kalian apakah biologi itu? Biologi berasal dari kata bios,
artinya hidup dan logos, artinya ilmu. Biologi adalah ilmu yang
mempelajari segala sesuatu tentang makhluk hidup. Biologi mengalami
perkembangan yang sangat pesat dan dapat membantu manusia
memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan seharihari. Salah satu penelitian model biologi dilakukan dengan
menggunakan Sarcocystis singaporensis yang berasal dari feses ular
Phyton untuk mengontrol populasi tikus sawah seperti pada Gambar
1.2.

2

Adapun ekologi merupakan ilmu yang mempelajari makhluk hidup dalam tingkatan individu (spesies dan koloni). kimia. Kajian biologi mencakup berbagai tingkat organisasi kehidupan. Dengan demikian. Misalnya kedokteran. kita dapat mengetahui tingkat-tingkat metabolisme berbagai jenis makhluk hidup. Jaringan tubuh makhluk hidup memperoleh perhatian khusus para ahli bidang histologi. untuk mengontrol populasi tikus sawah. Biologi sebagai ilmu murni berperan dalam pengembangan ilmu terapan (applied science). individu. Penelitian biologi menggunakan Sarcocystis singaporensis yang berasal dari feses ular piton. dan farmasi. bahkan sampai dengan bioma. Kedudukannya sama dengan fisika. Tingkat molekul dipelajari dalam biologi molekuler.Laboratorium Sarcocystis singaporensis Feces Ular Piton Tempat penelitian Ular piton Phyton reticulatus Gambar 1. meliputi sel. Jadi kalian tidak mungkin dapat menguasai ilmu terapan tersebut tanpa 3 . Tingkat organisasi kehidupan berupa organ dapat dipelajari dengan ilmu anatomi dan fisiologi. populasi. dokter dapat memperbaiki wajah yang rusak karena terbakar melalui operasi. berkat adanya ketekunan para ilmuwan yang mengkajinya. pertanian. Biologi merupakan kelompok ilmu murni (pure science). jaringan. Dengan mempelajari histologi. Biologi sel merupakan ilmu yang membahas organel-organel yang terkandung dalam sel berkaitan dengan fungsi dan peranannya bagi kehidupan. ekosistem. organ. serta bioma (gabungan berbagai ekosistem). dan matematika.2. populasi (kumpulan individu dalam suatu tempat dan waktu yang sama). ekosistem (hubungan timbal balik antara faktor biotik dan abiotik lingkungan).

penyaringan sporosit. Sebelum menetapkan bentuk penyelidikan yang akan dilaksanakan. dan pengumpulan data yang relevan untuk menjawab rasa keingintahuan tersebut (Gambar 1.2. pengamatan. 1. Untuk menemukan suatu konsep atau teori maka harus dilakukan suatu penyelidikan ilmiah. Setelah data awal terkumpul.2. Untuk menemukan konsep atau teori biologi dari metode eksperimen.sporosit Sarcocystis. Setelah menentukan tujuan penelitian. Gambar 1. dibuat dugaan atau jawaban sementara yang disebut hipotesis. e. f. Disebut penyelidikan ilmiah jika dilakukan dengan metode ilmiah. Pengamatan sporosit . Percobaan dibuat dengan memperhatikan pembanding atau kontrol dan variabel yang berkaitan terhadap masalah tersebut. seseorang akan terdorong melakukan perencanaan. a. langkah-langkah berikut disusun sedemikian rupa sehingga memudahkan peneliti untuk menghimpun data awal penelitian. Kalian telah mengetahui bahwa biologi berkedudukan sebagai ilmu pengetahuan. Jawaban sementara makin meningkatkan rasa ingin tahu sehingga peneliti melakukan percobaan untuk membuktikan dugaannya.3). b.1. penyimpanan sporosit dalam lemari es. kalian harus mengikuti langkah-langkah sebagai berikut. c. peneliti harus merumuskan tujuan penelitian. Pembanding (kontrol) 4 . Prosedur dalam metode ilmiah: menentukan Sarcosystis sp. d.sporosit disentrifugase. Perencanaan penyelidikan ilmiah Diawali dengan rasa ingin tahu yang tinggi.3.menguasai biologi. Metode ilmiah Metode ilmiah dalam biologi dibedakan menjadi eksperimen dan metode observasi. 1. pemberian label.

Setelah mengetahui macam variabel.4. Diagram Alur Penelitian Observasi terhadap suatu masalah (rumusan masalah) Hipotesis baru/ alternatif untuk permasalahan sama Dugaan yang Mungkin timbul Prediksi untuk Penelitian lanjutan Diuji eksprimen Penjelasan valid (teori. Gambar 1.4. Kesimpulan yang kalian ambil dapat 5 . Variabel dapat berupa variabel yang dikendalikan variabel terikat maupun variabel perlakuan (variabel bebas). Berdasarkan tujuan penelitian pula. Variabel yang dikendalikan disebut juga variabel bergayut (variabel respons) berkait dengan perubahan yang akan diteliti. Diagram alur penelitian. Instrumeninstrumen itu akan diperoleh dengan memprediksikan cara menganalisis hubungan antara variabel dan tujuan penelitian tersebut. Ingat. adapun variabel merupakan suatu faktor yang mempengaruhi suatu percobaan. hukum. model) Hipotesis diterima Penelitian lanjutan Hipotesis ditolak Gambar 1. Adapun variabel bebas adalah perlakuan yang ingin dilihat pengaruhnya. Apabila alat dan bahan telah tersedia. Nantinya apabila kalian melaksanakan penyelidikan ilmiah tersebut secara eksperimen. variabel bergayut merupakan variabel yang berfungsi sebagai tanggapan terhadap respon yang diberikan. kalian telah menentukan suatu hipotesis. kalian menetapkan instrumen yang sesuai untuk mendapatkan data yang konkret. maka kalian dapat mengambil suatu kesimpulan.merupakan suatu perangkat percobaan. pada perencanaan penyelidikan ilmiah. kalian harus segera menentukan instrumen penelitian. kalian dapat menentukan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk mendukung bahan percobaan sesuai dengan tujuan penelitian.

1. kalian dapat mengidentifikasi metode penelitian yang tepat untuk memecahkan masalah tersebut. Hipotesis kalian ditolak (hipotesis nol) apabila hasil analisis penelitian tersebut bertolak belakang dengan hipotesis kalian. perlu dilakukan suatu percobaan awal dan pengulangan perlakuan (replikasi).2. kalian perlu membatasi penyelidikan pada satu jenis nyamuk tertentu. atau gabungan dari keduanya. percobaan. SARS dan flu burung. Apabila telah mendapatkan informasi yang lengkap mengenai hal-hal yang berhubungan dengan nyamuk. Pengolahan dan analisis data 6 . Berdasarkan hal itu. Dalam permasalahan nyamuk modern. kalian akan mengetahui sifat dan ciri khas nyamuk yang dimaksud. Teknik pengumpulan data antara lain dengan cara pengamatan. kalian dapat menyimpulkan bahwa hipotesis kalian tersebut diterima atau ditolak. Pelaksanaan penyelidikan ilmiah dalam bidang biologi Sebelum merencanakan suatu penelitian.ditarik dari hipotesis yang telah kalian tetapkan di awal penelitian. Setelah itu kalian dapat menentukan suatu hipotesis. Dari hasil pengulangan tersebut akan kalian dapatkan data mentah. kalian dapat merumuskan suatu masalah baru mengenai nyamuk. misalnya yang berkaitan dengan macam obat anti nyamuk atau berkaitan dengan dosis dan kandungan zat yang ada di dalamnya. Setelah mempersiapkan bahan dan alat yang diperlukan. Metode penelitian yang kalian pilih membutuhkan alat dan bahan tertentu yang menunjang tercapainya tujuan penelitian.2. kalian dapat melakukan pengumpulan data dengan cara yang tepat. atau masalah yang sederhana seperti munculnya nyamuk yang kebal (resisten) terhadap obat anti nyamuk. Diagram alur pada suatu penelitian dapat dilihat pada Gambar 1. Dari batasan tersebut. Untuk memperoleh hasil yang maksimal.4. Data mentah yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis sesuai dengan keperluan jenis penelitian. Dengan melihat hasil analisis data. terlebih dahulu diidentifikasi masalah-masalah nyata yang ingin diteliti. termasuk cara perkembangbiakannya. Hipotesis kalian diterima apabila hasil analisis penelitian tersebut mendukung hipotesis kalian. Masalahmasalah itu dapat berupa peristiwa yang sedang hangat dibicarakan seperti penyakit DBD. Kalian dapat mengambil contoh masalah nyamuk modern tersebut untuk diselidiki melalui penelitian ilmiah.

peneliti juga harus dapat menyajikan pola hubungan dari peta konsep yang ditemukan kemudian dianalisis lebih lanjut. Selain metode eksperimen. Setelah itu. Laporan hasil penelitian dapat disajikan menggunakan metode yang sesuai. peneliti harus mendeskripsikan kecendrungan hubungan. Dari perhitungan statistika tersebut kalian sudah dapat menarik suatu kesimpulan. yaitu metode observasi dengan variabel bebas dan metode observasi tanpa variabel bebas. dan simbol harus sesuai dengan standar internasional dan gunakan secara benar. Begitu pula dengan cara mengolah dan menganalisis data harus diinformasikan secara lengkap. biologi dan tingkah laku masyarakat perlu juga diikutsertakan. 1. Hasil penelitian diinformasikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan disampaikan dengan jelas dalam bentuk laporan ilmiah. Selanjutnya. 7 . Mengkomunikasikan Hasil Penyelidikan Ilmiah Hasil penelitian harus dapat secara rasional diterima oleh masyarakat luas. Prosedur penelitian tersebut juga harus diinformasikan dengan jelas agar orang lain dapat melaksanakan penelitian seperti yang kalian kerjakan. Umumnya para peneliti mengkomunikasikan penelitiannya dalam suatu jurnal. Perhitungan statistika menunjukkan apakah perlakuan memberi pengaruh atau memperlihatkan perbedaan yang cukup berarti. diagram alur (flow chart). Hasil pengolahan data dapat disajikan dalam bentuk tabel. hubungan.dilakukan dengan perhitungan statistika. peneliti harus dapat menjelaskan data secara lisan dengan baik. dari kalangan awam sampai kalangan ilmuwan. Hasil penemuan kalian harus disampaikan menggunakan bahasa dan istilah biologi yang standar atau dibakukan dalam kode internasional sehingga mudah dimengerti oleh peneliti di seluruh dunia. dan keterkaitan variabel yang telah dibuat. Dengan media tersebut. Di samping itu pengaruh faktor lingkungan. dan peta konsep. model. grafik. Di dalam laporan hasil penelitian.2. kalian dapat memperoleh konsep biologi dengan melakukan penelitian metode observasi yang dibedakan menjadi dua. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat mampu melanjutkan penelitian tersebut dengan menggali permasalahan dan mengadakan penelitian mendalam.3. pola. Berdasarkan hal-hal tersebut peneliti merumuskan rekomendasi hasil penelitiannya kepada masyarakat.

8 .3. Hal itu menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di sekelilingnya. Pada metode eksperimen. Akan tetapi. ataupun langsung (lisan) kepada masyarakat sekelilingnya. kalian dapat melakukan observasi terhadap cara hewan memelihara anaknya.2. Perbedaan metode observasi ini dengan metode eksperimen adalah pada tipe pengaruh perlakuan yang dikenakan pada objek. Dia juga harus dapat mempertanggungjawabkan usulan tersebut. lain halnya bebek dengan jenis hewan yang lain. Hasil penelitian disampaikan secara tertulis pada jurnal. Berdasarkan hasil penelitian. kalian dapat mengamati akibat yang ditimbulkan oleh pengaruh “perlakuan” tersebut terhadap objek yang kalian teliti. pengaruh “perlakuan” tersebut tidak dapat kalian kendalikan. Metode observasi dengan variabel bebas juga memiliki persamaan dengannya. Misalnya. seorang peneliti harus mengusulkan perbaikan atas suatu usaha atau kondisi yang tidak sesuai dengan hasil penelitiannya.1. Metode observasi tanpa variabel bebas Metode ini berbeda dengan metode sebelumnya sebab dilakukan tanpa melibatkan variabel bebas. buletin.Metode observasi dengan variabel bebas Metode observasi dengan variabel bebas membutuhkan adanya suatu pengaruh “perlakuan”. Contohnya ketika kalian mengadakan pelatihan di lapangan. misalnya belut.2. Dengan adanya pengaruh “perlakuan”.1. kalian dapat mengatur konsentrasi pupuk Phospat terhadap beberapa kelompok tanaman yang kalian teliti. kalian akan mendapati cara bebek memelihara anaknya. Semua pendapat yang dikemukakan haruslah ilmiah dan kritis. Argumentasi dan pertanyaan diajukan dengan berani dan santun. Meskipun terdapat perbedaan dengan metode eksperimen. pengamatan yang dilakukan dapat menggunakan lebih satu objek.3. Misalnya. Misalnya. perlakuan yang dilakukan dapat kalian kendalikan. Oleh karena itu. Seorang peneliti harus peka terhadap lingkungan sekitarnya. 1.2. Adapun dalam metode observasi. Apabila induk yang memelihara bebek adalah induk betina maka induk jantan belutlah yang mengerami dan memelihara telur-telur hasil perkawinan dengan induk betina. Misalnya. majalah. Secara umum. kalian tidak dapat mengatur jumlah curah hujan di suatu areal persawahan pada musim hujan. pada metode observasi ini diperlukan perlakuan dengan suatu pengulangan sehingga akan diperoleh objek-objek apa saja yang dipengaruhi oleh perlakuan dan apa saja yang tidak.

Berdasarkan tingkat organisasi a. c. seorang peneliti harus dapat bekerja sama dengan pihak atau orang lain agar memperoleh data yang benar dan akurat. b. Cabang-cabang dan manfaat ilmu biologi 1. f. sitologi : ilmu yang mempelajari susunan dan fungsi bagian–bagian dari sel. zimologi : ilmu yang mempelajari kehidupan khamir. 1.3.1. Proses penelitian harus dilakukan dengan tekun sampai mendapatkan hasil penelitian. b. histologi : ilmu yang mempelajari susunan dan fungsi jaringan tubuh makhluk hidup. Kerja sama yang baik akan memudahkan pengumpulan data. Biologi berkembang menjadi cabang – cabang ilmu yang khusus mempelajari sesuatu yang khas.3. zoologi : ilmu yang mempelajari seluk – beluk hewan. g. Berdasarkan objek studi a. terbuka. Kondisi yang sebenarnya di lingkungan dan merupakan hasil penelitian jangan sampai dimanipulasi sehingga menjadi suatu kesimpulan hasil penelitian yang sesuai dengan harapannya. Artinya.1. 9 .2. Cabang-cabang biologi Biologi mengalami perkembangan yang sangat pesat. mikrobiologi : ilmu yang mempelajari kehidupan mikroorganisme (makhluk renik). Adapun biologi dikelompokkan menjadi beberapa cabang biologi sebagai berikut : 1. c. h. 1. objektif. Sebab hal itu akan merugikan peneliti itu sendiri dan masyarakat pada umumnya.1. baik hewan maupun sel tumbuhan. berpikir kritis dan bertanggung jawab dengan mengulang penelitiannya kembali. Cabang-cabang ilmu lainnya adalah sebagai berikut: d. botani : ilmu yang mempelajari seluk – beluk tumbuhan. virologi : ilmu yang mempelajari kehidupan virus dan pengaruhnya terhadap makhluk hidup lain. jujur.3. e. entomologi : ilmu yang mempelajari kehidupan serangga. bakteriologi : ilmu yang mempelajari kehidupan bakteri dan pengaruhnya terhadap makhluk hidup lain. Satu sikap yang juga harus dimiliki oleh seorang peneliti adalah jujur terhadap fakta. organologi : ilmu yang mempelajari organ – organ makhluk hidup.3. ulet. dia telah membohongi diri sendiri dengan hasil penelitiannya tersebut.1.Selama proses penelitian. mikologi : ilmu yang mempelajari seluk – beluk jamur (fungi). Apabila hasil penelitian tidak menunjukkan hasil maka seorang peneliti harus sabar.

e. b. Anatomi e. f. Organologi d. d.3.1.1. Penggolongan biologi berdasarkan objek: tumbuhan dan hewan Berdasarkan objek studi Berdasarkan tingkat organisasi dan persoalan a. 10 Botani Zoologi Mikrobiologi Mikologi Entomologi Virologi Bakteriologi Zimologi a. anatomi : ilmu yang mempelajari struktur tubuh mahluk hidup. Tabel 1. evolusi : ilmu yang mempelajari perkembangan mahluk hidup dari bentuk–bentuk yang sederhana menjadi bentuk yang paling rumit (sempurna). Embriologi h. Fisiologi g. Sitologi b. e. fisiologi : ilmu yang mempelajari proses normal dan fungsi metabolisme (faal) serta kegiatan hidup makhluk hidup g. g. h. Berdasarkan persoalan/tema pokok a. biologi dapat juga dibedakan sebagaimana terlihat pada tabel 1. patologi : ilmu yang mempelajari penyakit dan pengaruhnya terhadap makhluk hidup. taksonomi : ilmu yang mempelajari penggolongan makhluk hidup. e.1. 1. g. ekologi : ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara mahluk hidup dan lingkungannya. Ekologi i. Morfologi f. Histologi c. c. Evolusi i. f. Genetika . b. genetika : ilmu yang mempelajari cara-cara pewarisan sifat individu kepada keturunannya.3.Cabang-cabang ilmu lainnya adalah sebagai berikut: d. f. morfologi : ilmu yang mempelajari struktur luar dan fungsi organ suatu mahluk hidup. Selain digolongkan berdasarkan hal-hal di atas. c. paleontologi : ilmu yang mempelajari fosil dan bentuk-bentuk kehidupan di masa lampau. higiene : ilmu yang mempelajari cara-cara pemeliharaan kesehatan suatu makhluk hidup. embriologi : ilmu yang mempelajari perkembangan makhluk hidup dari telur sampai menjadi embrio (calon individu baru). d. terutama manusia.

Bahkan rekayasa genetika. 1. kemajuan teknologi alat pertanian. Makhluk hidup yang beraneka ragam jenis ini memiliki persamaan dan perbedaan ciri khas.2. dan kloning dengan menghasilkan embrio di luar uterus (rahim) induk betina dalam jumlah tertentu semakin berkembang.3. Contohnya. Higiene l.3. 1. Taksonomi n.2. Pengobatan penyakit dahulu umumnya tidak membuahkan hasil yang memuaskan. sekarang sudah dapat disembuhkan berbagai macam penyakit. Sekarang. Bidang peternakan Dengan kemajuan ilmu biologi. misalnya penyakit jantung. Tahap-tahap klasifikasi Apabila kalian cermati. penyakit malaria berasal dari kata mala yang artinya buruk dan aria yang berarti udara. orang modern akan mencari tahu penyebab penyakit tersebut dan mengusahakan pengobatan atau pencegahannya. pemeliharaan dan pembudidayaan tanaman secara modern (kultur jaringan dan genetika) semakin terkendali. makhluk hidup dapat digolongkan kepada golongan tertentu. dan farmasi. inseminasi buatan (kawin suntik).3. 1. Bidang kedokteran Dahulu orang menganggap penyakit merupakan suatu kutukan dari tuhan atau karena udara buruk. pertanian. Berdasarkan hal itu.2. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi kedokteran yang sangat pesat. misalnya kedokteran. Patologi k.2. kalian akan melihat makhluk hidup di alam ini beraneka ragam. penggunaan pupuk secara tepat dan pemilihan bibit unggul. Kemajuan ilmu biologi diharapkan dapat menurunkan tingkat kematian dan meningkatkan gizi makanan. teknik kloning. dan tumor. Manfaat biologi dalam berbagai bidang Biologi juga dapat dimanfaatkan dalam bidang keilmuan lainnya. Kemajuan bidang kedokteran tidak lepas dari dukungan lmu biologi dan ilmu-ilmu lainnya. Proses pengaturan atau penggolongan makhluk hidup dalam kategori golongan yang bertingkat disebut klasifikasi. Bidang pertanian Kemajuan ilmu biologi berperan dalam peningkatan sumber daya pangan. kanker. Hasil dari proses 11 . Paleontologi 1. 1.2.3.4.3. fertilisasi in vitro.j.1.

1.2. Contohnya. Berdasarkan peranannya dalam kehidupan manusia Pengelompokan makhluk hidup dapat dilakukan berdasarkan peranannya dalam kehidupan manusia. kelompok tanaman hias: mawar. padi. Bulu Perbedaan: 1. Sebagai contoh kelompok tanaman peneduh: akasia. Artinya.2. beracun. Persamaan dan perbedaan ciri morfologi Ciri-Ciri Persamaan: 1.4. pangan. dan sagu dikelompokkan dalam tumbuhan sumber bahan pangan. Tetapi keduanya juga memiliki perbedaan. keduanya dikelompokkan dalam unggas karena adanya persamaan ciri morfologi. Tabel 1. mahoni. obat-obatan. asem. mengamati dan mempelajari satu jenis makhluk sudah mewakili semua makhluk yang berada dalam satu tingkat pengelompokan. jagung.2.tersebut berupa sistem klasifikasi. dan beringin. talok. Cabang biologi yang khusus mempelajari klasifikasi disebut taksonomi. dan suplir. Tulang Belakang 2. kambing dan ayam. Contoh lain. yaitu menguntungkan atau merugikan. Berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri morfologi Coba kalian amati ayam dan bebek yang berada di lingkungan sekitar kalian. 12 . Pengelompokam makhluk hidup berdasarkan aturan tertentu dikatakan sebagai klasifikasi. Jantung 4. Adapun dasar-dasar yang dapat digunakan dalam klasifikasi makhluk hidup seperti berikut ini. Kaki Ayam Bebek 1. melati. sehingga ayam dan bebek merupakan golongan berbeda seperti terlihat pada tabel 1. atau dapat juga berdasarkan fungsinya sebagai tanaman sayuran.4. singkong. anggrek. Klasifikasi mempermudah kita dalam mempelajari dan menyederhanakan obyek studi. Klasifikasi atas dasar peranannya dapat dilakukan oleh siapa saja asalkan pengelompokan tersebut jelas. Jumlah kaki 3. yang tergolong hewan ternak antara lain sapi. Paruh 2.1.

3. Sifat biokimia ini dimulai dari molekul. Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup agar mudah dikenali. Berdasarkan ciri anatomi suatu makhluk hidup Klasifikasi berdasarkan ciri anatomi lebih ditekankan pada ciri-ciri yang terdapat dalam organ tubuh makhluk hidup atau pada struktur penyusun tubuhnya. a. b. 1. misalnya jambu. Hewan juga dapat diklasifikasikan berdasarkan ciri anatomi.1. misalnya jagung. Misalnya.4. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri.4. Mengurutkan proses evolusi/ perkembangan suatu makhluk hidup berdasarkan hubungan kekerabatan dengan golongan lain. d. Artinya. DNA. Tumbuhan memiliki kambium pada batang sehingga batang dapat bertambah besar. mangga. dan membran sel yang dapat digunakan sebagai dasar pengelompokan. dan rumput. jati. Tumbuhan yang tidak memiliki kambium batang sehingga batang tidak dapat bertambah besar. Menyederhanakan objek studi.6.5. Berdasarkan ciri biokimia Perkembangan ilmu pengetahuan mendorong perkembangan klasifikasi makhluk hidup. 1. Tujuan klasifikasi adalah: a. Tujuan klasifikasi Dasar pengelompokan makhluk hidup antara sistem klasifikasi yang satu dengan yang lain mungkin saja berbeda. klasifikasi pada hewan berdasarkan ada tidaknya tulang belakang terbagi menjadi Avertebrata (tidak bertulang belakang) dan Vertebrata (bertulang belakang). Apabila kita akan mempelajari sesuatu tidak perlu semua makhluk hidup yang ada di muka bumi diteliti satu persatu. b. pada umumnya klasifikasi makhluk hidup tersebut mempunyai tujuan dan manfaat yang hampir sama. klasifikasi juga bermanfaat untuk kepentingan manusia. Namun. Manfaat klasifikasi Selain memiliki tujuan. Adapun manfaat klasifikasi antara lain sebagai berikut. rambutan. Melihat hubungan kekerabatan antar anggota kelompok makhluk hidup dalam klasifikasi tersebut. 1. namun dapat juga berdasarkan sifat biokimia dalam tubuh makhluk hidup tersebut. dan jeruk. Sebagai contoh. Makin banyak persamaan satu golongan dengan golongan lain artinya kedua golongan tersebut memiliki hubungan kekerabatan makin dekat. tidak hanya ciri-ciri yang mudah diamati saja digunakan untuk klasifikasi. klasifikasi berdasarkan anatomi batang tumbuhan: a. c. padi. tetapi cukup dengan sampel atau perwakilan dari objek tersebut yang dianggap 13 .4.

Misalnya. Pencandraan (identifikasi) Pencandraan atau identifikasi merupakan pengamatan ciri-ciri atau sifat-sifat makhluk hidup. Misalnya. b. Data tersebut menunjukkan ciri khas makhluk hidup yang tergolong mamalia. kelinci. Dengan melihat hubungan pengelompokan\klasifikasi tersebut dapat diketahui hubungan kekerabatannya. dan pemberian nama kelompok. Artinya. kalian dapat menggunakan kunci determinasi. Untuk mempermudah mencari nama makhluk hidup yang belum kalian kenal. memuat ciri-ciri yang bertentangan satu sama lain. dan tingkah laku. apabila suatu makhluk hidup memiliki ciri-ciri yang satu. Pengelompokan Setelah pencandraan. berkaki empat. 1. berarti ciri yang lain 14 . Kunci determinasi yang baik adalah kunci yang dapat digunakan dengan mudah. Misalnya untuk mempelajari serangga atau lebah dengan karekteristik yang mewakili serangga tersebut. cepat serta hasil yang diperoleh tepat.sudah mewakili semua. a. identifikasi. kromosom. memiliki dua mata. anatomi. Kunci determinasi Kunci determinasi digunakan untuk mencari nama tumbuhan atau hewan yang belum diketahui. fisiologi. Pemberian nama Berdasarkan contoh pengelompokan di atas. Diketahui hubungan kekerabatan. Para ahli taksonomi telah melakukan penelitian terhadap berbagai jenis hewan dan tumbuhan di dunia ini. ayam lebih dekat hubungan kekerabatannya dengan bebek daripada dengan ular. b. dan memiliki kelenjar mammae di dada. kambing. 1. Mereka telah melakukan tahap-tahap klasifikasi dan akhirnya mampu memberikan nama terhadap makhluk hidup tersebut. Hal-hal yang diamati meliputi morfologi. Pada umumnya kunci disusun secara menggarpu (dikotom). langkah berikut ialah mengelompokkan makhluk hidup yang memiliki banyak kesamaan berdasarkan pencandraan dalam kelompok yang sama. Setelah itu.8. nama kelompok hewan-hewan tersebut adalah mammalia herbivor.7 Tahapan klasifikasi Tahapan klasifikasi meliputi pencandraan/ pengelompokan. yaitu pemberian nama kelompok. kuda. dan sapi termasuk dalam satu kelompok karena sama-sama merupakan hewan pemakan tumbuhan. Contoh pencandraan dengan memperlihatkan data-data berupa: tubuh ditumbuhi rambut. c. masuk pada tahap yang ketiga.

..........................a.............. Kepala putik satu........ b.. yang mudah dilihat secara makroskopis dan bersifat tetap......................a......... Contoh Tabel Pembanding No..... Daun berseling...4 4......................... Buah berbiji banyak......a......3 2.......... Daun berhadapan 4..................Althernanthera 2. Bunga uniseksual...............Celosia 1....Buah berbiji tunggal 3..................... Hindarkan pengukuran yang tumpang tindih (overlapping)....Gomphrena b.............. Susunan berhadapan daun 3...Allmania 3.................. Bunga biseksual................... Kepala putik bercabang dua. Contoh kunci determinasi paralel: 1...................................... Hindarkan pemakaian kalimat yang bersifat negatif............Jumlah 7 benangsari Spesimen 2 semak berseling Spesimen 3 herba roset Spesimen 4 semak berhadapan 5 5 3 4 10 5 15 .............. pakailah istilah yang paralel dan bersifat komparatif.pasti gugur.... Daun berseling 2. Kepala putik bercabang dua............... Siapkan Tabel Pembanding (lihat contoh) c..... Habitus liana 2........ a............................. Dikenal dua macam kunci determinasi............. d....a........... Pada setiap pasang pernyataan............................. Daun berhadapan................................................Allmania 4.............Amaranthus Tugas: buat kunci determinasi (bentuk takik maupun paralel) dari spesimen yang disediakan.............................. Contoh kunci determinasi bertakik: 1..... Bunga uniseksual....... Pilihlah ciri-ciri khas yang dapat merupakan ciri kontras dari spesimen yang akan dibandingkan.....................Amaranthus 2..Althernanthera 4......................................................... Buah berbiji tunggal.b......Jumlah 7-10 daun kelopak 4............... Bunga biseksual........... Perhatikan petunjuk pembuatannya sebagai berikut: a............2 1..........b...Celosia 3... Spesimen 1 1...........Gomphrena 3............Buah berbiji banyak................b...b...... Kepala putik satu................. yaitu kunci determinasi bertakik (Idented Key) dan kunci determinasi paralel (Bracketed Key)............................

.. Kunci paralel 1... tinggi/pendek..b................. antara lain warna...............................9....... Kunci bertakik 1.... Daun berseling...spesimen 4 1........... Daun roset.....spesimen 1 3.. Pengamatan dilakukan menggunakan mata telanjang dengan mengamati bentuk luar tubuh suatu makhluk hidup.............2 1.............spesimen 3 2...... ada tidaknya mahkota bunga.. di antaranya sistem klasifikasi alami............spesimen 3 2....... bentuk kaki dan bentuk batang........... ukuran tubuh..... benangsari 10.... 16 ....... benangsari 5..... Macam-macam klasifikasi Klasifikasi bermanfaat untuk mengetahui hubungan kekerabatan antara makhluk hidup yang beraneka ragam.. Daun berseling.... Herba 2..............1 Sistem klasifikasi alami Merupakan suatu cara pengelompokan makhluk hidup berdasarkan banyaknya persamaaan ciri morfologi yang dimiliki.................................. benangsari 10.............. a.. sistem klasifikasi buatan dan sistem klasifikasi filogenik......... Daun roset........a...... Aristoteles seorang ahli filsafat Yunani yang mengelompokkan tumbuhan berdasarkan jumlah kotiledon..... Theophrastus (370-285 SM) yang disebut Bapak Botani dengan karyanya berjudul “History of Plants” yang berisi pembagian dunia tumbuhan menjadi empat kelompok. benangsari 7... Daun berhadapan........................... Penganut sistem ini adalah Aristoteles (384-322 SM)....spesimen 2 1... Herba atau liana......... benangsari 5........... bentuk daun. misalnya pohon mangga dan pohon jeruk........ Daun berhadapan.................spesimen 2 b.... Daun berhadapan. Liana atau semak 3...................... benangsari 7.. benangsari 5............. Herba.... Selain beliau...b.....9.. benangsari 5.....5..........spesimen 1 3...b...3 2.. Hewan atau tumbuhan yang masih dekat hubungan kekerabatannya mempunyai banyak persamaan ciri morfologi................. dan letak bakal buah................. Daun berhadapan. antara lain: Pohon: tumbuhan yang memiliki batang berkayu..a......spesimen 4 3... bentuk paruh......a..................... 1... Ada beberapa macam sistem klasifikasi....Tipe buah kotak buni kotak kotak Berdasarkan Tabel Pembanding dapat dibuat kunci bertakik dan kunci paralel sebagai berikut..

2. berisi 1800 jenis tumbuhan yang menggunakan ciri bunga. 1.1. misalnya tanaman pagar atau teh-tehan. Sistem klasifikasi filogenik Pengelompokan berdasarkan jauh dekatnya hubungan kekerabatan antar takson (kelompok). Selain itu. Penganut sistem klasifikasi ini adalah John Ray (1627-1705). Kelebihan sistem klasifikasi ini adalah dapat diketahui adanya hubungan filogenik antar makhluk hidup yang berada dalam satu kelompok. memiliki banyak ranting dan bercabang pendek. batang dan akarnya.9. Sistem ini juga relatif lebih stabil karena tidak akan berubah oleh perubahan perkembangan pengetahuan. Dasar pemikiran Darwin adalah setiap makhluk hidup mengalami perubahan sehingga sifat/cirinya berbeda dengan sifat/ciri nenek moyangnya.1.9.Semak/Perdu: tumbuhan berkayu. misalnya anggota kelompok dapat ditambah dengan mudah dan kebanyakan makhluk hidup dalam kelompok memiliki ciri dasar yang diturunkan. dasar yang digunakan untuk pengelompokan antar orang yang berbeda akan berbeda pula.1. Dengan demikian. 1. Misalnya kupukupu dan kelelawar merupakan satu kelompok karena keduanya dapat terbang. Sistem klasifikasi buatan Sistem klasifikasi buatan (artifisial) adalah pengelompokan makhluk hidup yang didasarkan atas adanya beberapa persamaan ciri morfologi. Pengelompokan makhluk hidup yang kurang dikenal masih mungkin dilakukan dalam sistem klasifikasi ini. dan daerah penyebarannya tanpa memperhatikan kesamaan struktur yang mungkin memperlihatkan hubungan kekerabatan. Kelebihan sistem ini adalah semua orang dapat melakukan pengelompokan makhluk hidup dengan menentukan sendiri aturan yang digunakan. misalnya tanaman cabai dan tanaman melati. banyak informasi yang dapat diperoleh. kangkung atau sawi. Setengah Semak/Setengah Perdu: tumbuhan berbatang rendah dengan percabangan banyak dan mudah patah. 17 . alat reproduksi. Herba/Terna: tanaman yang memiliki batang berair atau berbatang lunak. Kelebihan sistem ini ialah identifikasi yang mudah. misalnya tanaman bayam. lingkungan tempat tumbuh. Klasifikasi ini kurang teratur dan tidak disertai dengan tata nama. Charles Robert Darwin (1859) dalam bukunya “ On the Origin of Species by Means of Natural Selection” mengkaitkan antara klasifikasi dan evolusi. seorang naturalis Inggris yang menuangkan pendapatnya dalam “Historia Plantarum”.

sarjana kedokteran dari Swedia yang sangat besar perhatiannya terhadap bidang botani.Klasifikasi tumbuhan dan hewan Tumbuhan Plantae Spermatophyta Angiospermae Dicotyledoneae Rutales Rutaceae Citrus C. menganut sistem klasifikasi buatan. nama ilmiah melinjo adalah Gnetum gnemon yang berasal dari bahasa Melayu gnemu. Ketentuan penamaan tersebut adalah sebagai berikut: a. kangaroo (Kangguru) Linnaeus juga memelopori cara pemberian nama makhluk hidup menggunakan sistem penamaan yang dikenal dengan sistem binomial nomenklatur (sistem tata nama ganda). b. Anggota-anggota dalam tingkatan takson yang semakin tinggi mempunyai persamaan semakin sedikit.3 tentang contoh klasifikasi pada tumbuhan dan hewan. sedangkan kata kedua menunjukkan keterangan jenis/spesies (misalnya mammosum= seperti 18 . keprok) Takson Kingdom Phylum/Division Sub Phylum/Sub Division Classis Ordo Familia Genus Species Hewan Animalia Chordata Vertebrata Mammalia Theria Marsupialia Marcapus M. Tabel 1. mengenal adanya tingkatan pengelompokan makhluk hidup yang disebut takson.3. Kata pertama menunjukkan nama genus. maka semakin banyak persamaannya. Setiap nama jenis terdiri atas dua suku kata. Nama ilmiah makhluk hidup ditulis dalam bahasa Latin atau bahasa asing yang dilatinkan.Carolus Linnaeus (1707-1778). Sebaliknya. Contohnya. Linnaeus menyatakan bahwa makhluk hidup yang memiliki persamaan paling banyak digolongkan dalam tingkatan yang sama. makin rendah tingkatan takson. Umumnya kelompok (takson) dari tinggi ke rendah adalah sebagai berikut: Kingdom (Dunia) Phylum (Filum) atau Division (Divisi) Classis (Kelas) Ordo (Bangsa) Familia (Suku) Genus (Marga) Species (Spesies/Jenis) Berikut ini adalah Tabel 1.macrocarpa (J.

Sistem klasifikasi berdasarkan data sekuen dari RNA ribosom (rRNA) membagi makhluk hidup hidup ke dalam tiga domain yaitu Bakteria. Whittaker (1969). sistem tiga dunia. Sistem ini terdiri atas kingdom protista (mikroorganisme). kingdom fungi (cendawan). Anggota domain Bakteria dan Archaea ialah makhluk hidup prokariot.mammae). Archaea dan Eukarya. misalnya tigris dan sativa. struktur organisasi sel. Adapun huruf pertama pada kata kedua ditulis dengan huruf kecil. kingdom protista. sedangkan domain Eukarya ialah makhluk hidup eukariot. sistem empat dunia. c. makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari. inti sel tidak bermembran = ganggang hijau biru dan bakteri). meliputi kingdom monera (prokariotik. Sistem dua dunia dikategorikan dalam dunia hewan (animalia). Klasifikasi disusun berdasarkan struktur organisasi internal sel. yaitu nama lain padi varietas ketan. e. dan dunia tumbuhan (plantae). makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri. Sistem tiga dunia disusun berdasarkan cara makhluk hidup memperoleh makanan yang dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1866. misalnya Oryza sativa atau dapat juga digarisbawahi. misalnya Felis tigris. 19 . Contohnya nama ilmiah harimau adalah Felis tigris dan nama ilmiah padi adalah Oryza sativa. kingdom plantae dan kingdom animalia. dan dapat melakukan gerak berpindah tempat. Nama jenis makhluk hidup dicetak miring. misalnya Oryza sativa glutinosa. d. fungi. misalnya Felis dan Oryza. Beberapa alternatif sistem klasifikasi menggunakan sistem dua dunia. dan animalia. yaitu protista. kelompok ini tidak dapat berpindah tempat meskipun dapat melakukan gerak yang terbatas. mengubah senyawa anorganik menjadi senyawa organik. dan sistem lima dunia. dan tipe nutrisi sel. Nama varietas ditulis sebagai kata ketiga. chromista. Sistem ini yang paling sering digunakan untuk mengklasifikasikan makhluk hidup hidup. Domain Eukarya terdiri dari 5 dunia. memerlukan makhluk hidup lain sebagai sumber makanannya. Huruf pertama pada kata pertama ditulis dengan huruf kapital. plantae. Sistem lima dunia dikemukakan oleh Robert H. Bangsa Jerman). kingdom plantae dan kingdom animalia.

Setiap satu spesies memiliki satu nama untuk tiap tingkatan takson. Klasifikasi menurut Carolus Linnaeus menggunakan sistem peralihan alami > buatan. dan sistem lima dunia. perencanaan percobaan berdasarkan hasil observasi. protista. Sistem klasifikasi berdasarkan pendekatannya dibedakan menjadi sistem alami. fungi (cendawan). Beberapa alternatif sistem klasifikasi menggunakan sistem dua dunia. kingdom(dunia) dan domain. Langkah-langkah penelitian disebut metode ilmiah. yaitu pencandraan (identifikasi). terdiri atas: identifikasi masalah. fungi. dan dalam melakukan penelitian harus tekun agar hasil yang diperoleh maksimal. Urutan takson dari tingkat rendah sampai yang tinggi adalah spesies (jenis). Sistem dua dunia dikategorikan dalam hewan (animalia) dan tumbuhan (plantae). menyusun hipotesis (jawaban sementara). Linnaeus menyertakan tatacara dalam pengelompokan dengan aturan pemberian tata nama ganda yang dikenal sebagai Binomial Nomenklatur. dan lain-lain) berdasarkan aturan tertentu. plantae dan animalia. ordo(bangsa). pengumpulan data dan analisis. kelas. berani dan santun. Selanjutnya tahap terakhir adalah kesimpulan. Sikap ilmiah dalam kinerja ilmiah bermanfaat untuk menentukan konsep-konsep biologi. divisi/filum. plantae dan animalia. organisme. sesuai dengan fakta. Sistem tiga dunia terdiri atas protista (mikroorganisme). Dalam klasifikasi ini. sistem empat dunia. Klasifikasi adalah suatu cara mengelompokkan segala sesuatu (objek. dan pemberian nama. sistem tiga dunia. observasi atau pengumpulan data informasi. Pelaksanaan suatu penelitian tidak pernah lepas dari langkah-langkah yang mendukung hasil penelitian. memiliki rasa ingin tahu. pengelompokan. Sikap ilmiah yang harus dimiliki oleh seorang biologiwan antara lain jujur. 20 .Rangkuman Biologi merupakan ilmu murni. sistem buatan dan sistem filogenik. familia(suku). plantae dan animalia. Biologi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang menyangkut makhluk hidup. genus (marga). Tujuan klasifikasi adalah menyederhanakan objek (penelitian). Tahap klasifikasi.Sistem empat dunia terbagi atas monera. dan sistem lima dunia terbagi atas monera. Objek tingkat organisasi dan persoalan/tema yang dipelajari dalam biologi mulai dari tingkat kecil berupa susunan molekul dan sel sampai tingkat tertinggi yaitu bioma.

.jaringan b. a.. molekul . merumuskan masalah 2.. di setiap lokasi diambil sampel lima tanaman yang sama. mengemukakan teori c.sel – jaringan c. serangan hama wereng e.. farmakologi 4... menyusun hipotesis e. Namun. a.Soal Latihan A. diameter mahkota bunga b. melakukan eksprimen b. a.. Di antara gejala-gejala berikut yang termasuk gejala biologi adalah . timbulnya wabah penyakit b. bencana kelaparan d. c.. kerusakan lingkungan 3. atau e untuk jawaban yang tepat! 1. sel – jaringan – organ 21 ... Berilah tanda silang (x) pada huruf a. d. taksonomi c.mengadakan observasi untuk mengumpulkan informasi d... a. hasil penelitian menunjukkan umbi akar alang-alang dapat digunakan sebagai bahan baku obat-obatan. botani b.. gulmasida d. Orang yang melakukan penelitian tersebut merupakan ahli dalam bidang . b. sel – organ . Dalam pengamatan bunga kembang sepatu (Hibiscus rosasinensis) dilakukan pengukuran diameter dan panjang mahkota yang dibuat pada lokasi berbeda. langkah pertama yang harus dilakukan adalah .. Tingkatan organisasi kehidupan yang paling rendah dan merupakan ciri suatu makhluk hidup ditunjukkan oleh . Untuk memecahkan masalah hama kutu loncat yang menyerang tanaman lamtoro gung. bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) 5. peledakan jumlah penduduk c.. lokasi yang berbeda d. panjang mahkota c. zoologi e. Dari pengamatan tersebut yang dikatakan sebagai variabel bebas adalah . Imperata cylindrica (alang-alang) merupakan jenis gulma yang banyak merugikan petani. a. setiap lokasi lima tanaman e.

.. enam dunia d. menunjukkan gambaran evolusinya d. a.. morfologi d.. Berikut ini macam makhluk hidup . individu – populasi – komunitas e. sel – organ – sistem jaringan 6. sistem tiga dunia e. (1) dan (2) b.. Hal-hal berikut dapat digunakan sebagai dasar klasifikasi buatan antara lain . Sistem pengelompokan yang paling mudah dan semua orang dapat melakukannya adalah .. memanfaatkan makhluk hidup yang berguna bagi manusia 8. a. sistem alami c.. cara perkembangbiakannya e..... a... tiga dunia c. (1) dan (4) 22 .. delapan dunia 9.. dua dunia b.d. tingkah lakunya 7. Berikut ini yang bukan termasuk manfaat mempelajari klasifikasi . (1) Manihot utilissima (2) Hibiscus rosa-sinensis (3) Solanum tuberosum (4) Manihot tuberosum (5) Oryza sativa Di antara makhluk hidup tersebut. Sistem klasifikasi yang telah mulai menggolongkan Archaebacteria dan Eubacteria menjadi kingdom yang berbeda merupakan sistem klasifikasi .. menunjukkan hubungan kekerabatan makhluk hidup c. menunjukkan ciri-ciri makhluk hidup e. a. sistem dua dunia d. untuk menyederhanakan objek b. sistem artifisial 10. persamaan/perbedaan ciri yang ada b. yang paling dekat hubungan kekerabatannya antara .. tujuh dunia e. sistem filogenik b. a. tempat hidupnya c..

Mengapa biologi disebut sebagi pure science? 4. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar! 1. Atas dasar apa pengelompokan makhluk hidup dibedakan menjadi dua dunia? 10. Jelaskan bagaimana C. (2) dan (4) B. Jelaskan persiapan yang harus dilakukan seorang peneliti! 2. (3) dan (5) e. (3) dan (4) d. Jelaskan tahapan dalam metode ilmiah! 5. Jelaskan suatu hipotesis dikatakan sebagai hipotesis nol! 3.c. Sebutkan tujuan dilakukan klasifikasi! 7. Sebutkan dasar-dasar makhluk hidup! yang 8. Laveran menemukan penyakit malaria! 6. Sebutkan nama lima orang ilmuwan yang berjasa dalam klasifikasi makhluk hidup! 23 . Jelaskan langkah-langkah klasifikasi makhluk hidup! digunakan yang dalam ditempuh klasifikasi dalam teknik 9.

2.1.BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI SEL Sel merupakan kesatuan dasar sruktural dan fungsional makhluk hidup. reproduksi. Standar Kompetensi Mengidentifikasi sel dan jaringan makhluk hidup Kompetensi Dasar 2. Mengidentifikasi sel prokariotik dan sel eukariotik 2. ekskresi dan lainnya) pada makhluk hidup bersel tunggal dan bersel banyak berlangsung di dalam tubuh yang dilakukan oleh sel. digestivus. Mengidentifikasi struktur dan fungsi organel sel 2. Sebagai kesatuan struktural berarti makhluk hidup terdiri atas sel-sel. Makhluk hidup yang terdiri atas satu sel disebut makhluk hidup bersel tunggal (uniseluler = monoseluler) dan makhluk hidup yang terdiri dari banyak sel disebut makhluk hidup multiseluler. Mengidentifikasi perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Struktur dan Fungsi Sel. Sel sebagai unit fungsional berarti seluruh fungsi kehidupan/aktivitas kehidupan (proses metabolisme. Kata-Kata Kunci Adaptasi Ekskresi Eukariotik Iritabilitas Krista Kloroplas Kromoplas Leukoplas Noktah Nutrisi Plasmodesmata Prokariotik Regulasi Reproduksi Sekresi Sintesis 25 .3. iritabilitas. kalian diharapkan dapat memahami dan mengidentifikasi perbedaan struktur dan fungsi sel tumbuhan dan hewan dalam kehidupan.

Semua sel mengandung kromosom. terdapat berbagai macam organel (organ kecil). seorang anatomi mengemukakan protoplasma merupakan dasar fisik kehidupan. Ilmuwan Inggris. Felix Durjadin meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam rongga sel yang penyusunnya disebut sarcode. Perkembangan pengetahuan tentang sel tidak terlepas dari perkembangan ilmu di bidang lainnya. Berdasarkan keadaan intinya. Pada sel prokariotik.2. terungkap bahwa di dalam sitoplasma. Contoh sel prokariotik ialah bakteri. seorang biolog Perancis. dan Mathias Schleiden (1804-1881). menemukan benda kecil yang melayang-layang dalam protoplasma. Benda tersebut diberi nama Inti (Nukleus). yaitu: sel prokariotik dan sel eukariotik. Robert Brown (1831). meneliti secara cermat dan intensif sel-sel hewan. Semua sel mempunyai sifat-sifat dasar secara umum. pada tahun 1665 yang berarti ruangan kosong. Semua sel dibatasi oleh membran plasma. Dengan teknik pewarnaan secara histokimia dan penggunakan mikroskop elektron.1. Semua sel mengandung ribosom yang merupakan organel kecil yang berfungsi membentuk protein menurut instruksi dari gen. Pada tahun 1839. Theodore Schwann (1801-1881). asam nukleat deoksiribosa). yang membawa gen-gen (DNA. Ia meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop yang terdiri atas ruangan-ruangan yang dibatasi oleh dinding. Dengan demikian sel merupakan kesatuan hereditas. tidak berisi. Berdasarkan hasil pengamatannya. Johanes Purkinje (1789-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi protoplasma. sel dibedakan dalam dua macam. seorang pakar zoologi Jerman. materi inti (DNA) terdapat dalam nukleoid yang tidak dibatasi oleh membran inti. pakar botani Jerman meneliti sel-sel tumbuhan. Hal tersebut benar karena sel-sel gabus merupakan sel-sel yang telah mati sehingga di dalam sel tersebut kosong. Sedangkan Rudolf Virchow mengatakan sel berasal dari sel “Omnis Cellula Cellula”. kedua peneliti tersebut mengemukakan bahwa baik tubuh hewan maupun tubuh tumbuhan terdiri atas sel-sel. seorang biolog Skotlandia. dan gangang biru yang termasuk 26 . Max Schultze (1825-1874). Struktur sel prokariotik dan eukariotik Istilah sel pertama kali dikemukakan oleh Robert Hooke. Di dalamnya terdapat bahan semicair yang dinamakan sitosol yang mengandung organel-organel.

Gambar 2. Demikian juga 27 .2). dan Protista. Sel bakteri dibatasi oleh membran plasma.1 Di sebelah luar dari membran plasma terdapat dinding sel yang disusun oleh peptidoglikan (kompleks gula dan protein). Hewan. yang memisahkan materi inti (DNA dan protein histon membentuk kromosom) dari sitoplasma.1 Sel bakteri prokariotik (Campbell et al. Pada sebagian bakteri sel tersebut dibungkus oleh kapsul (disusun oleh gula). Sedangkan pada sel eukariotik terdapat membran inti. juga terdapat sistem membran dalam (internal) yang membatasi organelorganel di bagian dalam sel dengan sitoplasma (lihat Gambar 2. Pada bakteri fotosintetik dan ganggang hijau biru terdapat klorofil yang tersebar dalam sitoplasma. Sel eukariotik dijumpai pada Tumbuhan. tanpa membran yang membatasinya dengan bagian sel lainnya. Di dalamnya terdapat nukleoid (DNA) tanpa dibatasi oleh membran inti. selain membran plasma yang membatasi sel dengan lingkungan luarnya. Pada permukaan sel bakteri terdapat pili yang dapat digunakan untuk menempel pada substratnya. Jadi. Sel prokariotik mempunyai ukuran yang jauh lebih kecil (kurang lebih sepersepuluhnya) dari sel eukariotik. Pada sel tumbuhan. Vakuola terpisah dari sitoplasma karena dibatasi oleh membran (tonoplas). sel prokariotik ada yang mempunyai klorofil tetapi tidak dalam kloroplas (plastid yang berwarna hijau). Nukleus (inti) dibatasi oleh membran inti sehingga bahan-bahan yang ada di dalamnya terpisah dari sitoplasma. Cendawan. 2006). Bakteri mempunyai alat gerak berupa flagel. dan sel eukariotik lainnya. dan ribosom (lihat Gambar 2.Monera. sel hewan.

sel eukariotik telah mengalami kompartementasi.2. Sel eukariotik dengan organelnya (Campbell et al. terbagi dalam beberapa ruang. 28 . Dengan kata lain. Sel Tumbuhan B.pada organel bermembran lainnya. A. 2006). Sel Hewan Gambar 2. yang terpisah satu sama lain sehingga masing-masing organel menyelenggarakan reaksi-reaksi kimia secara terpisah.

protista. Sel somatik merupakan sel-sel penyusun tubuh. yaitu sel somatik dan sel reproduktif. berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk tubuh. Bagian sel ada yang bersifat hidup dan ada yang mati. Sel ini dibentuk melalui proses meiosis sehingga mempunyai jumlah kromosom n (haploid).1. dengan jumlah kromosom 2n (diploid). Bagian mati berupa dinding sel dan isi vakuola.Secara ringkas.(tidak ada).1. Sel reproduktif berfungsi untuk perbanyakan makhluk hidup secara seksual. dan fungi. Dalam proses pertumbuhan makhluk hidup multiseluler sel somatik mengalami proses pembelahan mitosis. perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik dapat dilihat pada Tabel 2. + (ada) Berdasarkan jumlah kromosom dan fungsinya. sedangkan pada mikroorganisme ada yang eukariotik misalnya protozoa. Kelompok makhluk hidup tersebut mempunyai sel dengan bentuk yang jelas dan 29 . Sel-sel yang mempunyai dinding sel antara lain: bakteri.2. dan tumbuhan. 2. sel dibedakan ke dalam dua kelompok. Struktur dan fungsi organel sel Sel merupakan kesatuan struktural dan fungsional penyusun makhluk hidup yang dapat memperbanyak diri. Aktivitas yang ada dalam sel terjadi dalam organel-organel yang mendukung fungsi-fungsi tertentu. Ada pula yang bersifat prokariotik misalnya pada bakteri dan ganggang biru. cendawan. Sel-sel pada tubuh hewan dan tumbuhan termasuk dalam golongan sel eukariotik. Adapun fungsi dari bagian-bagian penyusun sel adalah sebagai berikut: 2.1 Tabel 2. ganggang (protista). Dinding sel Dinding sel bersifat permeabel. Perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik Struktur Membran nukleus Membran plastida Nukleus Plastida Mitokondria Badan Golgi DNA RNA Histon Pigmen Prokariotik + + + + Eukariotik + + + +/+ + + + + + Keterangan: . terdiri atas inti dan sitoplasma. Bagian sel yang hidup dikenal sebagai protoplasma.2.

proten. 2.3 Noktah pada batang pinus (A) dan Plasmodesmata (B) (Campbell et al. RE terbagi dua macam. Pada bagian tertentu dari dinding sel tidak ikut mengalami penebalan dan memiliki plasmodesmata (Gambar 2. Membran plasma disusun oleh fosfolipid. Membran plasma Membran plasma membatasi sel dengan lingkungan luar. dan transport aktif. noktah Gambar 2. tidak kaku. 2.kaku (rigid). disebut noktah (titik). Pada protozoa (protista) dan hewan tidak mempunyai dinding sel. 2006). terdiri atas air dan zat-zat yang terlarut serta berbagai macam organel sel hidup. osmosis. Organel-organel yang terdapat dalam sitoplasma antara lain:: a. sehingga bentuk selnya kurang jelas dan fleksibel. Sitoplasma Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di luar inti. Retikulum Endoplasma (RE) berupa saluran-saluran yang dibentuk oleh membran (Gambar 2. kolesterol. dl.3).2. 30 .4). bersifat semi/selektif permeabel. yaitu RE halus dan RE kasar.3.2. berfungsi mengatur pemasukan dan pengeluaran zat ke dalam dan ke luar sel dengan cara difusi.2.

Lisosom berupa butiran kecil/bundar. Ribosom ada yang menempel pada RE kasar dan ada yang terdapat bebas dalam sitoplasma. Ribosom terdiri atas dua unit yang kaya akan RNA. membentuk 31 . Membran dalam berlekuk-lekuk disebut krista yang berfungsi untuk memperluas bidang permukaan agar proses penyerapan oksigen dan pembentukan energi lebih efektif. c. Mitokondria (Campbell. Di antara kedua membran tersebut terdapat ruang antar membran. Sedangkan pada RE halus tidak terdapat ribosom. berfungsi sebagai tempat sintesis dari sekret (seperti getah pencernaan. et al 2006).5. berisi enzim pencerna yang berfungsi dalam pencernaan intrasel. Mitokondria memiliki membran rangkap. berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Pada bagian membran dalam terdapat enzim ATP sintase yang berfungsi sebagai tempat sintesis ATP. b. berperan dalam sintesis protein. Aparatus Golgi (Badan Golgi) berupa tumpukan kantung-kantung pipih. Pada RE kasar terdapat ribosom. d.Gambar 2. et al 2006). Fungsi mitokondria ini adalah tempat respirasi aerob. Gambar 2. banyak ditemukan pada sel kelenjar). e. membran luar dan membran dalam. berfungsi sebagai tempat sintesis lipid.4 Retikulum Endoplasma (Campbell.

karena adanya pigmen: melanin (hitam).6.Kromoplas adalah plastida berwarna selain hijau. mengandung benangbenang kromatin dan nukleolus (anak inti sel). fikosianin (biru). terdiri atas: klorofil a (warna hijau biru=C55H72O5N4Mg) dan klorofil b (warna hijau kuning=C55H70O6N4Mg). kinin pada kina. likopersin pada tomat. piperin pada lada. dan fikoeritrin (coklat). Plastida Berbentuk bulat cakram yang ditemukan pada tumbuhan. yang mengandung berbagai macam zat sesuai pada jenis selnya. xantophil (kuning). Benang-benang kromatin akan memendek pada waktu proses pembelahan sel membentuk kromosom. minyak eteris pada kayu putih dan mawar. Membran inti terdiri atas dua lapis dan mempunyai pori. terpentin pada damar. et al 2003). h. Nukleus (Inti sel) dibatasi oleh membran inti. karena mengandung zat hijau daun (klorofil). tanin pada sel-sel kulit kayu. Kloroplas (Campbell. f. serta membentuk dinding dan membran sel.7). likopin (merah). g. Misalnya dapat berisi garam nitrat pada tanaman tembakau. . terbagi atas tiga macam: . nikotin pada tembakau. Gambar 2. 32 .protein dan asam inti (DNA/RNA). . Nukleus berfungsi mengatur segala aktivitas yang terjadi dalam sel (Gambar 2. karoten (jingga).Leukoplas = Amiloplas: plastida yang tidak berwarna. berisi senyawa kimia tertentu atau sisa produk metabolisme sel.Kloroplas merupakan plastida berwarna hijau. dapat membentuk dan menyimpan butir-butir zat tepung/pati. Vakuola berbentuk rongga bulat.

Nukleus dan Retikulum Endoplasma kasar (Campbell. Perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan Data observasi dengan menggunakan mikroskop cahaya pada sediaan sel daun tumbuhan (Elodea sp) dan sel epitel pipi manusia diperoleh hasil sesuai Tabel 2. dan inti sel Elode terletak di pinggir dekat ke dinding sel.7. yaitu bagian-bagian yang dijumpai pada sel Elodea tetapi tidak dijumpai pada sel epitel pipi. yaitu bagian-bagian yang dijumpai pada sel Elodea dan epitel pipi (sebutkan!) Demikian juga kalian dapat mengetahui ciri-ciri khas tumbuhan. Perbandingan sel Elodea dan sel epitel pipi No 1 2 3 4 5 Bagian sel Sitoplasma Inti/nukleus Kloroplas Dinding sel Membran sel Elodea.Gambar 2. sedangkan pada sel 33 .3. Tabel 2. et al 2006). Dengan adanya kloroplas pada sel Elodea maka tumbuhan ini dapat mensintesis makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Jika kalian amati secara cermat. Hal ini disebabkan dibagian tengah dari sel tumbuhan terdapat adanya vakuola besar yang terletak di tengah-tengah sel (disebut vakuola sentral). 2.2.2. kloroplas. Hydrilla.2 kalian dapat mengetahui persamaan antara sel hewan dan sel tumbuhan. Valesneria Ada Ada Ada Ada Ada Sel epitel pipi Ada Ada Tidak ada Tidak ada Ada Dari Tabel 2. Demikian juga adanya dinding sel pada sel Elodea menjadikan bentuk selnya lebih jelas dibandingkan pada sel pipi.

Organel ini tidak dijumpai pada sel tumbuhan. Gamet jantan pada hewan mempunyai flagel. iritabilitas. bernafas (respirasi). regulasi. sedangkan pada pada tumbuhan tingkat tinggi tidak berflagel. Perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan Ciri Dinding sel Bentuk sel Butir plastida Asal energi Vakuola Sentriol Flagel Sel tumbuhan Ada Tetap Ada Fotosintesis Vakuola besar (Sentral) Tidak ada Tidak ada Sel hewan Tidak ada Bervariasi Tidak ada Makanan Lisosom Ada Ada 2. terdiri dari sel. reproduksi. Tabel 2.4. a. Organel ini umumnya tidak terdapat pada sel tumbuhan. Apabila kita mengamati reproduksi seksual pada sel hewan dan sel tumbuhan maka pada saat proses pembelahan sel terdapat adanya sentriol dekat inti sel hewan. serta bentuk dan ukuran tertentu. Dalam sel hewan. Karena sel hewan tidak mempunyai kloroplas (plastid) maka tidak dapat melakukan fotosintesis sehingga energi yang diperolehnya bukan dari cahaya matahari. Perbedaan kedua makhluk hidup tersebut dapat dilihat pada Tabel 2. karena ukuran vakuolanya kecil. organel yang disebut lisosom (karena ukurannya kecil maka tidak dapat diamati dengan mikroskop cahaya) berfungsi mencerna makanan yang diabsorbsi oleh sel.hewan tidak teramati adanya vakuola sentral. 34 . Makanan yang diperlukan untuk melaksanakan aktivitas hidup disebut nutrisi. dan mengganti bagian yang rusak. adaptasi. tetapi berasal dari makanan.3. ekskresi. penyusun sel-sel. interaksi dengan lingkungan. kita dapat menyebutkan perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan. Makanan tersebut akan mengalami proses pemecahan secara enzimatis untuk mendapatkan energi dalam melakukan aktivitas. Nutrisi Makhluk hidup memerlukan makanan dan memilih jenis makanan yang sesuai dengan kondisi tubuhnya. sintesis. Ciri-ciri makhluk hidup antara lain: memerlukan makanan (nutrisi). Berdasarkan pengamatan dan keterangan tersebut. tumbuh dan berkembang. antara hewan dan tumbuhan juga mempunyai banyak persamaan yang merupakan ciri makhluk hidup. Ciri-ciri mahluk hidup Selain ada perbedaan.3.

Regulasi Pengaturan baik secara kuantitas maupun kualitas pada setiap saat terhadap sruktur suatu sistem metabolisme dalam makhluk hidup disebut dengan regulasi. f. Pernafasan dapat terjadi secara: * Aerob (memerlukan oksigen) * Anaerob (tidak menggunakan oksigen. Perkembangan adalah pertumbuhan yang diikuti dengan berubah sifat menuju kedewasaan. Sintesis Dalam tubuh terjadi perubahan dari suatu senyawa ke senyawa lain untuk kepentingan penyusun tubuh. i.b. c. Adaptasi Penyesuaian diri dengan keadaan lingkungan pada waktu yang relatif pendek disebut toleransi. e. Penyusunan senyawa kimia dalam tubuh untuk aktivitas hidup dinamakan sintesis. dan bila terdapat dalam tubuh akan bersifat toksik (meracuni). sedangkan toleransi yang berlangsung dalam waktu yang relatif panjang disebut adaptasi. melalui proses fermentasi). dan mempertahankan tubuh dalam berinteraksi dengan lingkungan. 35 . d. h. Pertumbuhan dan perkembangan Pertumbuhan merupakan proses bertambahnya volume dan jumlah sel serta jumlah senyawa kimia dalam tubuh yang bersifat irreversible (tidak kembali ke asal) pada jangka waktu tertentu. g. memelihara kelangsungan hidup. Sedangkan diferensiasi adalah pertumbuhan sel diikuti dengan spesialisasi (fungsi khusus) sel. Iritabilitas Iritabilitas dimaksudkan sebagai kemampuan makhluk hidup menerima rangsang dan sanggup mengadakan respons terhadap rangsangan tersebut. Respirasi Respirasi atau pernafasan adalah proses penyederhanaan senyawa kimia dari zat makanan untuk mendapatkan energi. Reproduksi Proses bertambahnya jumlah individu yang berperan untuk kelestarian keturunannya disebut reproduksi. Ekskresi Pengeluaran senyawa-senyawa kimia sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tubuh makhluk hidup.

berdasarkan keadaan kromosom dan fungsinya (sel somatik dan reproduktif). Pada tahun 1839. Variasi dalam satu jenis tidak dapat menghilangkan bentuk spesifiknya. Rudolf Virchow mengatakan sel berasal dari sel “Omnis Cellula Cellula”. Johanes Purkinje (17891869) mengadakan perubahan nama sarcode menjadi protoplasma. Makhluk hidup memiliki bentuk dan ukuran tertentu. Robert Hooke (1665) dengan meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop yang terdiri dari ruangan-ruangan yang dibatasi oleh dinding disebut sel. Rangkuman Sel pertama sekali ditemukan Ilmuwan Inggris. k. Makhluk hidup memiliki kesamaan yaitu tersusun oleh sel. Persaingan terjadi dalam mendapatkan tempat hidup. Bagaimana dengan virus? Apakah virus merupakan makhluk hidup atau benda mati ? Virus terdiri dari asam nukleat (DNA/RNA) yang dibatasi oleh mantel protein. Interaksi Untuk menjaga stabilitas hidupnya atau mempertahankan hidupnya makhluk hidup harus bersaing dengan individu lain. diantaranya berdasarkan keadaan inti sel (sel eukariotik dan prokariotik). Oleh karena itu. bukan merupakan sel. cahaya dan lainnya. Virus memiliki sifat makhluk hidup.j. seorang biolog Skotlandia menemukan inti (nukleus). yaitu: dapat berkembangbiak dan beradaptasi dengan melalui mutasi. Namun demikian virus hanya dapat hidup dan berkembangbiak dalam tubuh makhluk hidup. Theodore Schwann (1801-1881). dan terdiri dari sel Makhluk hidup sangat bervariasi baik jenis maupun bentuk serta ukurannya. seorang biolog Perancis. Virus dapat dikristalkan (ciri benda mati). Robert Brown (1831). makanan. seorang pakar zoologi Jerman dan Mathias Schleiden (1804-1881). Sel dibedakan atas beberapa bentuk. tetapi setiap jenis menunjukkan bentuk yang spesifik serta ukuran tertentu pula. sebagian ahli biologi menempatkan virus sebagai ’jembatan’ antara yang mahkluk hidup dan benda mati. Dalam media buatan virus tidak dapat hidup dan berkembangbiak. berdasarkan sifatnya (bagian hidup dan bagian yang mati). seorang pakar anatomi mengemukakan protoplasma merupakan dasar fisik kehidupan. pakar botani Jerman mengemukakan bahwa tubuh hewan dan tumbuhan terdiri atas sel-sel. 36 . Felix Durjadin menemukan isi penyusun dalam rongga sel disebut sarcode. Max Schultze (1825-1874).

interaksi. ribosom. a.. Organel di bawah ini yang memiliki sistem membran rangkap adalah . b. sitoplasma dan organel-organel (retikulum endoplasma kasar dan halus. Sedangkan sel hewan bentuknya bervariasi. Sedangkan sel hewan terdiri atas membran sel.. sentrosom 3. lisosom 37 . Di bawah ini organel yang terdapat di dalam sel . dan vakuola sentral yang besar.. terdapat butir plastida. mitokondria.. terdiri dari dinding sel yang mengandung selulosa.. dinding sel 6. Perbedaan RE kasar dan RE halus dengan adanya . Perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan adalah sel tumbuhan bentuknya tetap. a. ekskresi. regulasi. lisosom dan ribosom d. vakuola dan sentrosom b. lisosom.. badan golgi c. reproduksi. vakuola kecil. adaptasi.. membran plasma. plastida. sintesis. iritabilitas. terdapat lisosom dan sentriol. transportasi. Berilah tanda silang (x) pada huruf a. membran sel dan ribosom b. aparatus golgi. Persamaan sel prokariotik dan sel eukariotik adalah keduanya memiliki . dinding sel dan kompleks golgi e. sitoplasma dan membran inti 4. Soal Latihan A. mitokondria 5. tidak ada butir plastida.. dan organel-organel (retikulum endoplasma kasar dan halus. ribosom. atau e untuk jawaban yang tepat! 1. vakuola sentral dan nukleus)..Sel tumbuhan terdiri atas: dinding sel. membran inti dan membran sel d. respirasi. serta terdiri dari sel. badan golgi dan RE kasar 3. vakuola 2. kloroplas 4. pertumbuhan dan perkembangan. d. sitoplasma.. Makhluk hidup memiliki ciri-ciri utama sebagai berikut: dapat melakukan nutrisi. a. apartus golgi. vakuola. c. Virus merupakan ’jembatan’ antara makhluk hidup dan benda mati. tidak ada lisosom dan sentriol. ribosom 2. dan nukleus). mitokondria. sentrosom e. memiliki bentuk dan ukuran tertentu.. kloroplas dan ribosom c. lisosom d. 1. mitokondria dan kloroplas e.. peroksisom dan sentriol c. mitokondria b.

. a. Irritabilitas adalah . Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar! 1. kromoplast e. 5 dan 6 c. 2. kemampuan makhluk hidup menerima rangsang dan berespons d.. fungsional b.. plastida d.Organel yang hanya dimiliki sel hewan adalah . karoten c. Dinding sel tidak dijumpai pada sel ... proses bertambahnya jumlah individu untuk kelestarian keturunan e. Aktivitas kehidupan makhluk hidup dapat tercermin melalui aktivitas sel.... eksresi e. pertumbuhan d. 5. klorofil d. respirasi c. 1... Apakah perbedaan ketiga plastida (leukoplas. Proses bertambahnya volume dan jumlah sel serta jumlah senyawa kimia dalam tubuh yang bersifat irreversible (tidak kembali ke asal) pada jangka waktu tertentu disebut dengan .3.. tumbuhan b. kromoplas. 4 dan 5 5. herediter e. dan kloroplas) pada tumbuhan? 38 . hewan c. a. proses pemecahan senyawa anorganik menjadi organik c.. leukoplast 8.. ribosom b. penyusunan senyawa kimia dalam tubuh untuk aktivitas hidup b. cendawan 10. kloroplas b. Plastid berwarna hijau disebut . 1. struktural d.. sintesis 9. regenerasi 6... dinding sel e. lisosom c.. pertumbuhan c. a. Hal ini sesuai dengan teori sel yaitu sel merupakan kesatuan . dan 6 e.. penyesuaian diri dengan keadaan lingkungan dalam waktu pendek B.. a. a. ganggang e. dan 5 b. bakteri d.. dan 3 d. a. vakuola 7. a. Yang bukan termasuk dalam organel sel tumbuhan adalah . nutrisi b.. 1.

nutrisi c. Pada makhluk hidup apa sajakah sel prokariotik ditemukan? 4. Gambarkan perbedaan anatomi sel hewan dan sel tumbuhan! 5. reproduksi d. Buatlah secara skematis perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan! 7. ribosom c. retikulum endoplasma e. mitokondria b. Tuliskan perbedaan sel eukariotik dan sel prokariotik! 6. Apakah yang dimaksud dengan Omnis Cellula Cellula? 8.vakuola f. plastida 3. lisosom d. adaptasi 39 . Apakah yang dimaksud dengan: a. 10. Tuliskan fungsi organel sel: a.2. Gambarkan inti sel dan sebutkan bagian-bagiannya. Sebutkan lima orang ilmuwan yang meneliti organel sel ! 9. metabolisme b.

2. Klasifikasi enzim dan peranannya Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Sistem Metabolisme Sel. artinya makhluk hidup tidak hanya mengambil zat-zat tertentu dari lingkungannya.1. • Mengidentifikasi enzim dan peranannya. Kata-Kata Kunci Anabolisme Autotrof Asimilasi Biokatalisator Enzim Fermentasi Fotosintesis Haustorium Heterotrof Hiperparasit Insectivor Katabolisme Kemosintesis Metabolisme Parasit Fakultatif Parasit Obligat Respirasi Setiap makhluk hidup mengadakan pertukaran zat dengan lingkungannya. Kompetensi Dasar 3. tetapi ia juga mengembalikan zat-zat tertentu kedalam lingkungannya.BAB III SISTEM METABOLISME SEL Standar Kompetensi Mengidentifikasi metabolisme dan enzim. Inilah yang disebut proses metabolisme. Anabolisme (Fotosintesis) 3. Metabolisme adalah reaksi kimia untuk pembentukkan 41 . kalian diharapkan dapat: • Mendeskripsikan proses katabolisme (respirasi) pada makhluk hidup • Mendeskripsikan proses anabolisme (fotosintesis) pada makhluk hidup. Katabolisme (Respirasi) 3.3.

kemoautotrof (mensintesis makanan sendiri dengan menggunakan energi dari reaksi kimia). fotoautotrof (mensintesis makanan sendiri dengan menggunakan energi cahaya matahari melalui proses fotosintesis). yaitu makhluk hidup yang hidupnya bergantung pada sisasisa makhluk hidup lainnya yaitu dengan menguraikannya sehingga disebut juga makhluk hidup pengurai. 2. Saprofit. 1. makhluk hidup heterotrof dapat dibedakan menjadi dua kelompok. yaitu penguraian senyawa kompleks menjadi senyawasenyawa sederhana. Proses ini menghasilkan energi. 2. Makhluk hidup memerlukan materi dan energi untuk pertumbuhannya. Berdasarkan cara hidupnya. Contohnya: bakteri Nitrosomonas. yaitu: 1. Proses ini memerlukan energi. Anabolisme. dan makhluk hidup berklorofil lainnya. Metabolisme dibedakan ke dalam anabolisme dan katabolisme. yaitu pembentukan senyawa-senyawa kompleks dari senyawa sederhana. Jadi makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanannya sendiri. Untuk membangun tubuh maupun sebagai sumber energinya. Makhluk hidup autotrof dapat mensintesis makanannya sendiri. fotoheterotrof (mengubah zat organik dengan bantuan energi matahari dijadikan makanannya. dan bakteri besi). setiap makhluk hidup dibedakan menjadi 4 kelompok. Katabolisme. Energi diperoleh dari matahari. Energi ini dapat digunakan oleh makhluk hidup untuk berbagai kegiatan.dan perombakan bahan organik. reaksi kimia. 3. Materi diperoleh dari tanah. bakteri sulfur. Jenis tumbuhan ini menggunakan energi yang tersimpan dalam sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati tersebut. sedangkan makhluk hidup heterotrof tidak dapat mensintesis makanannya sendiri. Contoh: tumbuhan. secara langsung atau tidak langsung. 42 . 4. Contohnya: bakteri purple/ungu. hidupnya bergantung pada makhluk lain. Contoh sebagian besar jamur dan bakteri. kemoheterotrof (mengubah zat organik dengan bantuan energi dari reaksi kimia. yaitu: 1. Berdasarkan cara mendapatkan materi dan energi. atau dari makanan. makhluk hidup heterotrof mengambil zat-zat organik dari lingkungannya. air. dan udara.

Simbion komensalisme. hidupnya bergantung sekali pada inang. parasit dibagi atas: a. b. kedua simbion yang hidup bersama ini mendapat keuntungan. Contoh tali putri (Cassytha filiformis). yaitu makhluk hidup makhluk hidup yang lain. Contoh: Phytophthora parasitica pada tembakau dan tomat. tetapi juga dapat hidup sebagai saprofit. Semi atau parasit (parasit setengah). sedang makhluk hidup yang lain tidak mendapat rugi maupun untung. Parasit obligat. air dan bahan-bahan yang terlarut. yang hidup bersama dengan a. Parasit adalah makhluk hidup yang sebagian besar atau seluruh kebutuhan hidupnya bergantung pada makhluk lain yang ditumpanginya (inang). Tubuh makhluk hidup disusun oleh materi. . yang satu (inang) dirugikan dan yang lain (parasit) mendapatkan keuntungan. Parasit sejati. yaitu parasit yang hidup pada parasit lainnya. tumbuhan ini mengisap makanannya dari inangnya dengan akar isap (haustorium). Berdasarkan cara hidupnya. Simbion helotisme = simbion parasitisme. Berdasarkan kebutuhan makanannya. Hiper parasit. 2. yaitu parasit yang sebagian dari kebutuhan makanannya diambil dari inangnya. Materi diperoleh dari udara (misalnya oksigen untuk pernafasan. Parasit fakultatif. c. b. Contoh: Vicum sp. karbon dioksida untuk fotosintesis). 1. tumbuh pada benalu. Simbion. dalam hidup bersama ini. kedua simbion hidup bersama. b. parasit yang seluruh kebutuhannya diambil dari inangnya. Contoh: Benalu. Simbion mutualisme. parasit dapat dibedakan atas: a. Nutrien adalah zat hara yang dibutuhkan setiap makhluk hidup untuk 43 . atau dari makanan. makhluk hidup yang satu mendapatkan keuntungan. Contoh: tali putri. Contoh : bakteri Rhizobium yang hidup pada bintil akar tumbuhan kacang-kacangan (legum) c. yaitu makhluk hidup yang hidupnya tidak hanya sebagai parasit.2. yaitu makhluk hidup yang hanya dapat hidup sebagai parasit saja.

Nutrient organik dapat dibuat dari nutrient anorganik bagi makhluk hidup autotrof. 2. yang artinya pemakan serangga.keperluan penyusun tubuhnya. kekurangan memperoleh nutrien tertentu. Pernahkah kalian melihat kantong semar (Nephentes). Tubuh tumbuhan disusun oleh berbagai macam zat. Tumbuhan yang dianalisis dikeringkan sampai 110ºC untuk mengetahui bobot keringnya. Unsur-unsur ini dapat dibedakan atas tiga golongan. O. Cara lain untuk mengetahui unsur-unsur penyusun tubuh tumbuhan adalah dengan Analisis Abu. Asimilasi dapat secara fotosintesis (asimilasi karbon) maupun secara kemosintesis (asimilasi nitrogen). yaitu unsur-unsur yang selalu terdapat pada tubuh tumbuhan dalam jumlah banyak dan harus ada di tubuh tanaman. apa fungsi kantong tersebut? Kantong ini berfungsi sebagai perangkap serangga. tetapi jumlahnya sangat kecil. kemudian dibakar serta diperiksa kadar abu serta gas-gas yang keluar. Tumbuhan pemakan serangga ini juga melakukan asimilasi karbon (C). N.unsur makro. terutama nitrogen. Lingkungan abiotik hanya menyediakan nutrient anorganik saja. Mg. Beberapa tumbuhan yang hidup di tempat gersang. untuk menunjukkan adanya berbagai macam unsur yang menyusun tubuh tumbuhan. Dalam jumlah banyak 44 . Unsur-unsur ini dikenal juga sebagai penyusun tubuh tumbuhan sehingga disebut unsur-unsur klasik atau unsur-unsur Sachs. yang umumnya sedikit dijumpai di daerah gersang. Prosesnya disebut asimilasi. S. H. Oleh karena itu. Ca. K. Unsur-unsur mikro. Serangga yang terperangkap akan menempel di dalamnya dan akhirnya mati. Serangga ini akan dicerna dan menghasilkan nutrisi bagi tumbuhan tersebut. Tahukah kalian. sesuai dengan nama penemunya. Cara untuk mengetahui unsur-unsur yang terdapat dalam tubuh tumbuhtumbuhan adalah dengan analisis kimia melalui kultur air atau kultur pasir. Tujuan dilakukan kedua kultur tersebut adalah: a. Unsur-unsur makro terdiri dari: C. tumbuhan ini disebut juga insektivora . Untuk mengetahui bentuk dan asal unsur-unsur tersebut diambil oleh tumbuh-tumbuhan. Setiap makhluk hidup membutuhkan nutrien organik maupun nutrien anorganik. P. yaitu: 1. Untuk mengetahui unsur-unsur yang diperlukan b. Fe. Unsur. yaitu unsur yang mutlak diperlukan oleh tumbuhan. Dinamakan kantong semar karena sebagian dari daun ada yang mengalami modifikasi membentuk piala (berbentuk seperti kantung).

Fungsi unsur-unsur tersebut untuk tumbuh-tumbuhan: C-H-O: Pembentuk karbohidrat. dan asam nukleat P : Pembentuk asam nukleat. Dahulu dianggap bahwa semua zat yang diperlukan tumbuhan diambil dari humus yang terdapat di dalam tanah. Zn. serta senyawa organik lainnya. Unsur C diambil dari udara dalam bentuk CO2. Al. Pendapat itu dikenal dengan teori humus. Unsur-unsur selain C yang diperlukan tumbuhan diambil dalam bentuk zat anorganik berupa ion-ion garam. dan Si. 3. Hal ini dapat dibuktikan dengan percobaan mengalirkan udara tanpa CO2 kepada tumbuhan. Fe : Sebagai katalisator. kadang-kadang dalam persentasi yang cukup tinggi misalnya. Ca : Pembentuk dinding sel. yaitu unsur yang hanya terdapat pada tumbuhan tertentu. Mo. Baik dalam bentuk anion maupun kation dalam larutan. Unsur-unsurnya adalah: Cl. tumbuhan mengambil zat-zat dari lingkungannya. Unsur-unsur tambahan. Mn. pertanyaan diatas dapat dijawab sebagai berikut. Semua unsur-unsur yang diperlukan diambil dari dalam tanah oleh akar dalam bentuk larutan garam mineral. B. Menurut hasil penelitian para ahli. Mg : Pembentuk klorofil. maka diketahui ada zat mutlak diperlukan (sebagai unsur esensial) dan ada yang tidak (non esensial).unsur ini dapat menyebabkan keracunan. protein. Dengan mengurangi zat-zat makanan dalam larutan secara bergantian. lemak. Bila zat yang mutlak diperlukan tidak diberikan. tumbuhan 45 . dan zat-zat apa yang berasal dari udara? Bagaimanakah cara mengetahui bahwa zatzat tertentu mutlak diperlukan oleh tumbuhan sedangkan zat-zat lainnya tidak begitu dibutuhkan tumbuhan? Dengan menjalankan percobaan menggunakan kultur air atau kultur pasir yang diberi zat makanan. K : Pembentuk enzim. ATP. ternyata pertumbuhannya berhenti. Sekarang timbul pertanyaan zat-zat apakah yang diambil dari tanah. Karbondioksida masuk melalui ke dalam tubuh tumbuhan melalui mulut daun (stoma) dan lentisel. asam nukleat (DNA dan RNA). ADP S : Pembentuk protein. dan Cu. Na. N : Pembentuk protein. Cl. kecuali CO 2 (untuk berfotosintesis) dan O 2 (untuk berespirasi) yang diambil dari udara dalam bentuk gas.

jika kekurangan unsur P. O. kadang-kadang gugur dan buahnya lekas gugur. buah tak sempurna. Kalium (K). Unsur-unsur C. yang disebut defisiensi. dan memperkuat serabut-serabut. unsur ini untuk mmembentuk vitamin B1. umbinya berkurang. kadangkadang tidak merata sehingga menjadi kekuning-kuningan. Kalau ion K mempertinggi permeabilitas dinding sel. dan N. Unsur ini digunakan untuk membentuk klorofil. dan batangnya juga lemah. tanaman menjadi kerdil. tanaman kerdil. Magnesium (Mg). maka 46 . ujung daun tepinya pucat (klorosis). memperlihatkan gejala klorosis pada tulang-tulang daun dan akhirnya menjadi kuning dan lemah. Unsur ini berguna mengatur permeablitas dinding sel. Unsur ini perlu untuk membentuk protein bersama unsur C. kering dan mati. kecil-kecil dan lekas masak. O. H. Kalsium (Ca). daun mula-mula berkerut. Selanjutnya dapat kita lihat fungsi unsur-unsur di atas dan gejala defisiensi yang muncul jika kekurangan unsur tersebut dialami oleh suatu tumbuhan. terutama pada daun tua. adalah warna daun menjadi hijau muda dan akhirnya kuning. H. menurunkan hasil biji. Unsur ini terutama dibutuhkan untuk pembentukan bunga dan buah. Defisiensi unsur ini memperlihatkan gejala pada daun tuanya. Unsur ini bersifat bergerak (mobil). proses asimilasi. Unsur ini banyak terdapat pada daun dan batang. atau lebih tua daripada biasanya. Selain itu. H. Protein banyak dibutuhkan pada bagian yang sedang tumbuh sehingga penting sekali untuk pertumbuhan vegetatif. pembentukan buah jelek. Peranannya adalah memperlancar pertukaran zat. Gejala kekurangan unsur N. Defisiensi unsur ini pada daun muda terlihat warnanya menjadi hijau muda. sehingga secara langsung memperkuat tubuh tumbuhan itu. O. Unsur-unsur ini mempunyai peranan dalam proses fotosintesis (asimilasi karbon) yang diambil dalam bentuk CO2 dari udara. Fosfor (P). tetapi kurang pada biji. pada daun tua terlihat gejala antara lain warna daun hijau tua. Defisiensi Mg terjadi pada daun tua. Unsur ini terutama dibutuhkan untuk membentuk protein bersama-sama dengan unsur C. yaitu menyebabkan tumbuhan menjadi layu. Nitrogen (N).akan memperlihatkan gejala sakit (kekurangan unsur). dan H2O dari dalam tanah. yakni pada bagian-bagian tanaman yang sedang dalam pertumbuhan. Sulfur (S). Kekurangan air berakibat fatal pada tumbuhan. juga penting untuk ketahanan dan pertumbuhan.

Hal ini mencegah terlalu banyaknya pengisapan air agar struktur koloid sitoplasma tidak menjadi rusak. Contoh katabolisme adalah proses pernafasan sel atau respirasi. Unsur ini penting untuk pembentukan hijau daun dan enzim-enzim pernapasan. Energi itu digunakan untuk melangsungkan reaksi-reaksi kimia. Unsur ini penting untuk mengaktifkan beberapa enzim dalam pembentukan asam indol asetat (hormon tumbuh tanaman). Respirasi adalah proses penguraian bahan makanan yang menghasilkan energi. Cuprum atau tembaga (Cu). Defisiensinya menyebabkan daun muda mengalami klorosis di antara tulang-tulang daun. Unsur ini merupakan katalisator pada pembentukan hijau daun. transportasi. Mangan (Mn).1.ion Ca sebaliknya. Respirasi dilakukan oleh semua sel penyusun 47 . Defisiensi Fe pada tanaman muda memperlihatkan klorosis diantara tulang-tulang daun dari daun muda dan kemudian menjadi kuning. Defisiensi Ca terjadi pada daun muda. terlihat gejala klorosis pada ujung dan tepi daun. pertumbuhan. Defisiensinya menyebabkan pertumbuhan meristem berkas pembuluh angkut terganggu. Boron (B). Kuncup dan pucuknya mati dan daun mengalami klorosis di tepinya. Selain itu kuncupnya akan mati. Zincum atau Seng (Zn). Unsur ini berguna dalam pertumbuhan jaringan. Selain itu berfungsi untuk pembentukan enzim-enzim pernapasan yang mengoksidasikan karbohidrat menjadi CO2 dan H2 O. Defisiensinya mengakibatkan pertumbuhan terganggu dan bila terlalu banyak akan menjadi racun. reproduksi. Energi akan diubah terlebih dahulu menjadi adenosin trifosfat (ATP) yang dapat digunakan oleh sel sebagai sumber energi terpakai. Unsur ini penting dalam mereduksi nitrat. Ferum atau besi (Fe). Katabolisme (Respirasi) Katabolisme adalah reaksi penguraian senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan enzim. Penguraian suatu senyawa dapat menghasilkan energi. Defisiensi seng mengakibatkan salah tumbuh pada ujung akar yang akhirnya menghambat pertumbuhan. kemudian ke tulang daun dan pucuk. Energi kimia yang terdapat dalam senyawa tidak dapat digunakan secara langsung oleh sel. dan merespons rangsangan. sedangkan tulang daunnya sendiri tidak. dan perakaran kurang sekali. 3.

Respirasi aerob (Campbell. respirasi internal dibagi menjadi respirasi aerobik (memerlukan oksigen) dan respirasi anaerobik (tidak membutuhkan oksigen). dan menghasilkan energi sebesar 38 ATP. siklus Krebs. dan transpor elektron (lihat Gambar3. pembebasan energi menggunakan oksigen bebas dari udara.1) Gambar 3. Reaksi-reaksi itu dapat dibedakan menjadi tiga tahapan. dan reaksi kimianya dapat digambarkan sebagai berikut: mthri C6H12O6 + 6 H2O + 6 O2 klorofil 6 CO2 + 12 H2O + 675 kal Dalam kenyataan. maupun sel hewan dan manusia. Respirasi dilakukan baik siang maupun malam. yaitu di dalam sitoplasma dan mitokondria. cendawan. Berdasarkan kebutuhan akan oksigen. hewan. dan manusia. Pada tumbuhan. oksigen yang dibutuhkan diperoleh dari udara melalui mulut daun dan lentisel. H2O.1. glukosa dioksidasi oleh oksigen. Ditinjau dari bentuknya respirasi terbagi dua macam. bakteri. baik sel-sel tumbuhan. 48 .1. Respirasi eksternal meliputi proses pengambilan oksigen dan pengeluaran karbondioksida dan uap air antara makhluk hidup dengan lingkungannya. yaitu respirasi eksternal (luar) dan internal (dalam). Respirasi internal disebut juga pernafasan seluler karena pernafasan ini terjadi di dalam sel. 3.makhluk hidup. Zat organik terutama karbohidrat dipecahkan. Pada pernapasan ini. Banyak tahapan reaksi yang terjadi dari awal hingga terbentuknya energi. protista. misalnya pada tumbuhan. 2006). Respirasi Aerob Respirasi aerob merupakan serangkaian reaksi enzimatis yang mengubah glukosa secara sempurna menjadi CO2. yaitu: glikolisis. reaksi yang terjadi tidak sesederhana itu.1. Dalam respirasi aerob.

Pada akhir transport elektron. Glikolisis Glikolisis adalah serangkaian reaksi enzimatis yang memecah glukosa (terdiri dari 6 atom C) menjadi asam piruvat (terdiri dari 3 atom C). Respirasi anaerob Pernahkah kalian membuat atau melihat cara membuat tape ? Tape dibuat dari singkong yang dikukus lalu ditaburi dengan ragi. Senyawa selain glukosa. Reaksinya adalah sebagai berikut: + 2 asam piruvat + 2 ATP + 2 NADH + 2H C6H12O6 Asam piruvat yang dihasilkan akan memasuki mitokondria untuk melakukan siklus Krebs. quinon. Dalam siklus ini. asam piruvat (3C) ini diubah terlebih dahulu menjadi asetil koA (2C) di dalam matriks mitokondria melalui proses dekarboksilasi oksidatif. oksigen akan mengoksidasi elektron dan ion H menghasilkan air (H20). manosa. Selanjutnya asam oksaloasetat memasuki daur menjadi berbagai macam zat yang akhirnya akan membentuk oksaloasetat lagi. mengapa demikian ? 49 .2.1. Hidrogen yang terdapat pada molekul NADH serta FADH2 ditranspor dalam serangkaian reaksi redoks yang melibatkan enzim. Pada siklus Krebs dihasilkan energi dalam bentuk ATP dan molekul pembawa hidrogen. Jika setelah diberi ragi singkong tersebut dibiarkan dalam udara terbuka maka kalian tidak mendapatkan tape yang diinginkan. 3. Seluruh tahapan reaksi dalam siklus Krebs terjadi di dalam mitokondria. sitokrom. dan flavoprotein. Glikolisis terjadi di sitoplasma dan tidak memerlukan oksigen.3. Namun sebelum memasuki siklus Krebs.3. Reaksi ini melepaskan energi untuk menghasilkan ATP dan NADH2. yaitu : NADH dan FADH2. galaktosa.1. Transpor Elektron Transpor elektron adalah serangkaian reaksi pemindahan elektron melalui proses reaksi redoks (reduksi-oksidasi). pirodoksin. Hidrogen yang terdapat dalam NADH dan FADH2 tersebut akan dibawa ke sistem transpor elektron.1. Siklus Krebs Siklus Krebs merupakan serangkaian reaksi metabolisme yang mengubah asetil koA yang direaksikan dengan asam oksaloasetat (4C) menjadi asam sitrat (6C). misalnya fruktosa.1.1. dan lemak dapat pula mengalami metabolisme melalui jalur glikolisis dengan bantuan enzim-enzim tertentu. Transport elektron terjadi pada membran dalam mitokondria.2.1.1.1. asetil koA dioksidasi secara sempurna menjadi CO2 3. 3.

yaitu 2 ATP. Pada manusia. disebut fermentasi atau peragian.Pembuatan tape merupakan salah satu contoh proses fermentasi yang menghasilkan alkohol. Misalnya setelah singkong beragi tersebut ditaruh dalam panci.2 Respirasi anaerob menghasilkan:asam laktat (A) atau etanol (B). Respirasi anaerob. singkong yang telah ditaburi dengan ragi tersebut disimpan dalam ruang tertutup yang tidak atau sedikit mengandung udara. sedangkan pada tumbuhan. respirasi anaerob menghasilkan asam laktat sehingga menyebabkan rasa lelah. yang tidak memerlukan oksigen. A B Gambar 3. Pada umumnya respirasi ini terjadi pada tumbuhan. fungi dan bakteri. kemudian panci tersebut dibungkus rapat dengan kain agar kondisinya menjadi anaerob. Proses fermentasi sering disebut sesuai dengan hasil akhir yang terbentuk. ragi. Oleh karena itu jika membuat tape. Respirasi anaerob merupakan serangkaian reaksi enzimatis yang memecah glukosa secara tidak sempurna karena kekurangan oksigen. Fermentasi alkohol merupakan proses respirasi anaerob. Respirasi anaerob hanya menghasilkan sedikit energi. reaksi ini menghasilkan CO2 dan alkohol. Misalnya: fermentasi alkohol bila hasil akhir fermentasi 50 .

Fotosintesis dilakukan oleh tumbuhan dan makhluk hidup yang mempunyai klorofil. maka fermentasi dibedakan atas: a. Karbon dioksida diambil dari udara. Pada respirasi aerobik dihasilkan 675kal. b. sedangkan pada respirasi anaerobik hanya dihasilkan 21 kal. Hal tersebut merupakan suatu kendala pada industri pembuatan alkohol. fermentasi alkohol pada ragi (khamir) dan bakteri anaerobik. Fotosintesis Lingkungan fisik menyediakan nutrien-nutrien anorganik. Oleh karena glukosa tidak terurai lengkap menjadi air dan karbon dioksida. Alkohol bersifat racun bagi sel-sel ragi. proses alkoholisasi (pembuatan alkohol) terhenti. fermentasi asam laktat pada umumnya di sel otot.berupa alkohol.. seperti reaksi dibawah ini: C6H12O6 2 C2H5OH + 2 CO2 + 21 kal Dari persamaan reaksi tersebut terlihat bahwa oksigen tidak diperlukan. H2O diambil dari tanah. dan energi. H2O. dan manosa. Sel-sel ragi hanya tahan terhadap alkohol pada kadar 9-18%. Ada yang dikembalikan dalam bentuk ekskret yang dihasilkan oleh makhluk hidup waktu bereksresi. Anabolisme (fotosintesis dan kemosintesis) 3. Infeksi tetanus dapat terjadi jika luka dalam atau tertutup sehingga memberi kemungkinan bakteri Clostridium tersebut tumbuh subur karena dalam lingkungan anaerob. galaktosa.2. maka energi yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan respirasi aerobik. Komponen-komponen yang diperlukan dalam fotosintesis adalah: CO2. disamping itu juga terdapat fruktosa. Lebih tinggi dari kadar tersebut.2. karbon dioksida. fermentasi asam sitrat pada bakteri heterotrof. Menurut hasil samping yang terbentuk. dan sisa-sisa makhluk hidup akan diuraikan (dekomposisi = demineralisasi) oleh makhluk pengurai (dekomposer) seperti cendawan dan bakteri kembali menjadi zat-zat anorganik. Hasil akhirnya adalah alkohol. Semua zat anorganik yang diambil makhluk hidup akan dikembalikan lagi pada lingkungannya. Peranan klorofil 51 . cahaya dan klorofil.1. Bahkan. c. Fotosintesis adalah peristiwa penyusunan zat organik (gula) dari zat anorganik (air. bakteri anaerobik seperti Clostridium tetani (penyebab tetanus) tidak dapat hidup jika berhubungan dengan udara bebas. Bahan baku respirasi anaerobik pada peragian adalah glukosa. 3. karbon dioksida) dengan pertolongan energi cahaya.

Ganggang ini mempunyai 52 . Jadi dapat dihitung bahwa energi yang jatuh pada daun hanya 2% yang digunakan untuk fotosintesis. Bagian tubuh tumbuhan yang melakukan asimilasi C (karbon) adalah bagian yang mengandung zat hijau daun.1. Proses pembentukan karbohidrat ini berlangsung secara bertingkat. Zat yang stabil yang mula-mula terbentuk adalah gula sederhana.1 Ingenhousz Orang yang peatama sekali menemukan fotosintesis adalah Jan Ingenhousz (1730-1799). sementara di dalam daun dapat terbentuk 1-2 gram gula. tumbuhan menyediakan makanan bagi makhluk hidup lain baik secara langsung maupun tidak langsung. T W Engelmann melakuakn percobaan menggunakan gangang Spyrogyra. T W Engelman Pada tahun 1822.dalam fotosintesis adalah untuk menyerap cahaya dan sumber elektron. Dengan fotosintesis. Tak lama kemudian muncul gelembung udara dari tumbuhan air. Bejana itu diletakkan di terik matahari. ternyata gelembung tersebut adalah oksigen. Beliau memasukkan tumbuhan air Hydrila verticilata ke dalam bejana yang diisi air. Setelah diuji.2. 3. Ingenhousz menyimpulkan fotosintesisis menghasilkan oksigen. Menurut percobaan setiap 1 m2 luas daun/jam dapat menyerap ± 200 kilo kalori.2. Bejana gelas itu ditutup dengan corong terbalik dan diatasnya diberi tabung reaksi yang berisi air hingga penuh. melalui proses biosintesis dengan melepaskan nH2O. Ini dapat diketahui berdasarkan uji menggunakan isotop oksigen yang dilakukan oleh Ruben dan Van Niel. Untuk pembentukan 1 gram gula ternyata sama dengan jumlah energi yang diperlukan dalam pembakaran 1 gram gula yaitu 675 kilo kalori.1. Cahaya yang paling efektif digunakan untuk mendapatkan hasil fotosintesis yang maksimum adalah cahaya merah dan biru. Secara singkat. O2 dibebaskan ke udara dan ini berasal dari H2O. Hasil lain fotosintesis. Banyak ilmuwan yang melakukan penelitian tetang fotosintesis. diantaranya adalah: 3. Kelebihan molekul-molekul gula sederhana akan disimpan dalam bentuk zat tepung (pati). persamaan reaksi fotosintesis yang terjadi di alam dituliskan sebagai berikut: 6CO2+12H2O cahaya matahari C6H12O6 + 6O2 + 6H2O klorofil Percobaan tentang Fotosintesis Fotosintesis merupakan suatu proses yang penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi. Inilah jumlah energi yang diperlukan dalam fotosintesis.2.

Elektron tersebut akan mengalami transport elektron melalui reaksi redoks. bagian yang tertutup oleh ketas timah tetap pucat. Selanjutnya daun tersebut dimasukkan ke dalam alkohol. proton (H ) dan elektron.1. Daun yang sebagian dibungkus kertas timah (kertas bungkus rokok) dipetik di sore hari.1. Fotolisis berlangsung dengan bantuan cahaya matahari sehingga disebut reaksi terang (lihat Gambar 3. kloroplas hanya berfotosintesis jika terkena cahaya 3.2. Warna biru kehitaman menandakan bahwa di bagian daun tersebut terdapat amilum. Persamaan reaksi terang adalah sebagai berikut: 12 H2O + ATP + 24 NADP + 6 O2 + ATP + 24 NADPH 53 . Peristiwa ini dikenal sebagai fotolisis yang merupakan tahap awal dari fotosintesis. agar klorofilnya larut sehingga daun tersebut menjadi pucat. reaksi terang juga menghasilkan ATP. Pada akhir + transport elektron elektron tersebut bersama dengan H akan + ditangkap oleh NADP sehingga terbentuk NADPH. Selain NADPH. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya bakteri suka oksigen yang berkerumun di bagian kloroplas yang terkena cahaya. Sachs membuktikan bahwa proses fotosintesis menghasilkan amilum.kloroplas seperti spiral.3. 3. Hanya kloroplas yang terkena cahaya yang mengeluarkan oksigen.2. Kloroplas yang tidak kena cahaya tidak mengeluarkan oksigen.4 Hill dan FF Blackman Hill pada tahun 1937 berhasil membuktikan bahwa energi sinar + yang diterima digunakan untuk memecah molekul air menjadi H dan O2. Saat daun itu ditetesi dengan iodium. molekul air (H2O) terurai menjadi molekul + oksigen (O2). Fotosintesis dilakukan oleh kloroplas b. Kesimpulan akhirnya adalah: a. Sachs Pada tahun 1860. daun tersebut direbus untuk dimatikan sel-selnya.3) Pada reaksi terang. setelah terkena matahari sejak pagi hari. sedangkan bagian daun yang tidak tertutup warnanya menjadi biru kehitaman.

2). Tilakoid adalah membran pipih berbentuk cakram yang membrannya mengandung klorofil. Blackman mengemukakan adanya reaksi gelap yang terjadi di stroma.3. Fotosintesis: Reaksi terang & Reaksi gelap. Di dalam stroma terdapat senyawa ribulosa bifosfat. Reaksi gelap tidak memerlukan cahaya. Proses pembentukan karbohidrat terutama glukosa dilakukan melalui beberapa langkah. ATP dan NADPH yang terbentuk pada reaksi terang digunakan untuk pembentukan glukosa dari karbon dioksida (lihat Gambar 3. tetapi tidak stabil 54 . merupakan matriks kloroplas tak berwarna yang mengandung grana.Gambar 3. pigmen fotosntesis. reaksi gelap hanya berlangsung jika tersedia energi kimia + (ATP dan NADPH) serta proton (H ) yang dihasilkan oleh reaksi terang. Dalam reaksi gelap. ribulosa bifosfat mengikat CO2 sehingga terbentuk senyawa 6C. terdapat di dalam kloroplas. Tanpa didahului reaksi terang. Grana berupa tumpukan tilakoid. suatu senyawa dengan 5 atom C. Reaksi terang terjadi pada membran tilakoid di grana. reaksi gelap tidak akan berlangsung. Persamaan reaksinya adalah sebagai berikut: 6 O2 + ATP + NADPH (CH2O)6 + 6 H2O Jika reaksi terang dan reaksi gelap tersebut digabungkan akan menghasilkan persamaan reaksi sebagai berikut: 6 O2 + 12 H2O + energi C6H12O6 + 6 H2O + 6 O2 Jadi..

Senyawa NADH dan ATP ini digunakan untuk sintesis gula (selanjutnya diubah menjadi amilum) yang akan digunakan sebagai cadangan makanan oleh tumbuhan. Sumber energi tidak hanya cahaya. bakteri nitrat (Nitrosobacter). Kemosintesis Cahaya digunakan sebagai sumber energi untuk memecah molekul air. Beberapa mikroorganisme ada yang dapat memperoleh energi dengan jalan mengoksidasi senyawa kimia. bakteri nitrit (Nitrosomonas). Energi tersebut digunakan untuk fiksasi CO2 menjadi karbohidrat. yaitu Melvin Calvin) 3. Bakteri belerang mengoksidasikan H2S untuk memperoleh energi.2. Thiotrix). Perhatikan reaksinya: 2H2S + O2 2 H2O + 2 S + energi Energi yang diperoleh lebih kecil jumlahnya daripada yang dihasilkan dari cahaya. dan bakteri besi (Cladotrix). Asam fosfogliserat diubah nenjadi gliseraldehid. Misalnya bakteri belerang (Begiota. maka disebut kemosintesis. energi cahaya diubah menjadi energi yang tersimpan dalam bentuk ikatan kimia.2. Elektron yang dihasilkan digunakan dalam proses transport elektron yang menghasilkan NADPH dan ATP. Proses penyusunan bahan organik itu menggunakan energi pemecahan senyawa kimia. kemudian akhirnya akan membentuk glukosa. Jadi. Selanjutnya energi yang diperoleh digunakan untuk melakukan asimilasi C. yang kemudian diubah menjadi dihidroksi aseton fosfat.sehingga terpecah menjadi 2 molekul masing-masing dengan 3 atom (asam fosfogliserat).6 difosfat. Senyawa ini berikatan dengan gliseraldehid 3 fosfat membentuk fruktosa 1. Dengan demikian. Bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus + mengoksidasi NH4 untuk memperoleh energi dengan reaksi berikut ini: + (NH4)2 CO3 + 3 O2 2 HNO2 + CO2 + 3H2O + Energi 55 . Gliseraldehid mengikat fosfat membentuk gliseraldehid 3 fosfat. Sebagian dari gula triosa fosfat diubah kembali menjadi ribulose difosfat sehingga membentuk siklus yang dinamakan siklus Calvin (untuk menghargai penemunya. reaksi selengkapnya adalah: CO2 + 2 H2S CH2O + 2S + H2O Bakteri besi memperoleh energi kimia dengan cara mengoksidasi + Fe2 menjadi Fe3 .

hasil pembakaran bahan-bahan organik. dan tumbuhan yang mati akan diuraikan oleh makhluk hidup pengurai menjadi amonium dan amoniak. Daur nitrogen Nitrogen atau zat lemas merupakan unsur yang diperlukan oleh setiap makhluk hidup. ternyata bakteri tersebut dapat hidup dan berkembang. Nitrat akan diserap lagi oleh tumbuhan. bangkai hewan. Ketika tumbuhan dimakan konsumer. dan aktivitas makhluk hidup lainnya. misalnya enzim pencernaan untuk mencernakan makanan. Selanjutnya bakteri nitrat Nitrosobacter akan mengubah nitrit menjadi nitrat. Apa fungsi nitrogen bagi tubuh makhluk hidup? Nitrogen merupakan salah satu pembentuk asam amino. daur air. Proses anabolisme dan katabolisme terjadi silih berganti. Apakah CO2 di alam akan habis karena dipakai tumbuhan untuk asimilasi C? Tentu saja jawabannya tidak. daur belerang dan daur fosfor. 56 .Demikian pula bakteri Nitrobacter melakukan kemosintesis untuk menghasilkan energi dengan reaksi sebagai berikut: Ca (NO2)2 + O2 Ca (NO3)2 + Energi Bakteri di atas dapat melakukan asimilasi C. Peristiwa pengubahan amonium menjadi nitrit dan nitrat disebut sebagai nitrifikasi. Kemampuan ini dapat dibuktikan dengan memelihara bakteri tersebut dan memberikan zat-zat anorganik saja. misalnya otot. melainkan dalam bentuk persenyawaan. CO2 yang terpakai untuk asimilasi tumbuhan dan makhluk hidup fotosintetik lainnya diganti dengan CO2 dari pernapasan semua makhluk hidup. nitrogen berpindah ke tubuh hewan. kegiatan gunung api. melibatkan lingkungan fisik di sekitarnya sehingga terjadi daur materi seperti: daur nitrogen. Protein merupakan senyawa yang berguna sebagai penyusun tubuh. Nitrogen tidak diperlukan dalam bentuk unsur. Reaksi– reaksi kimia yang terjadi dalam dunia kehidupan. Asam amino merupakan persenyawaan pembentuk protein. daging. Atmosfer bumi mengandung 79% gas nitrogen. Bakteri nitrit Nitrosomonas mengubah amonium menjadi nitrit. Urin. Tumbuhan menyerap nitrat dari tanah untuk dijadikan protein. daur karbon dan oksigen. nitrogen di atmosfer bersenyawa dengan oksigen membentuk nitrat (NO3). dan sebagai penggiat reaksi-reaksi metabolisme tubuh. Karena petir. Gas ini sulit bereaksi dan karenanya tidak dapat dimanfaatkan secara langsung oleh makhluk hidup.

dihasilkan lagi CO2. Karbon dioksida yang terbentuk dilepaskan ke udara. protein. Selanjutnya. glukosa disusun menjadi amilum. Hewan mendapatkan karbon setelah memakan tumbuhan baik secara langsung maupun tak langsung. Bila kalian menanam kedelai. yaitu biakan bakteri pengikat nitrogen yang saat ini sudah banyak dijualbelikan. Demikian pula daur oksigen. lemak. dan mineral oleh makhluk hidup pengurai. Oleh karena itu. Sebaliknya. hewan hanya dapat memanfaatkan karbon dalam bentuk persenyawaan organik. kemudian amilum diubah menjadi senyawa organik lainnya seperti. dan dijadikan persenyawaan organik. Contohnya bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan kacang-kacangan (kelompok Leguminosae) membentuk bintil akar dan mampu mengikat nitrogen dari udara. terjadi keseimbangan antara daur karbon dan oksigen. Daur karbon ini diawali oleh penyerapan CO 2 oleh tumbuhan. seperti glukosa. Unsur C dan O selalu terlibat dalam proses respirasi dan fotosintesis. Proses ini disebut sebagai denitrifikasi. karena dapat menyediakan nitrogen bagi tumbuhan inangnya dan juga dapat menyuburkan tanah.Ada pula bakteri yang mampu mengubah nitrat atau nitrit menjadi nitrogen bebas di udara. Daur karbon dan oksigen Unsur C (karbon) diserap tumbuhan dalam bentuk CO 2 . Akan tetapi ada pula yang dapat memanfaatkannya. air. dan vitamin. Tanah yang kekurangan bakteri Rhizobium dapat ditaburi dengan legin. Bakteri tersebut sangat menguntungkan para petani. yaitu dalam bentuk CO 2 dan O 2 . Daur karbon ini merupakan daur karbon terpanjang yang berlangsung melalui tumbuhan-hewan-pengurai-karbon dioksida di udaratumbuhan. melalui proses fotosintesis. Dalam ekosistem normal. tidak perlu memupuk (ZA. karena sebagian dari N tersebut akan dipenuhi oleh Rhizobium yang ada dalam bintil akar. Pada umumnya makhluk hidup tidak mampu memanfaatkan nitrogen secara langsung dari udara. Tumbuhan tidak dapat menyerapnya dalam bentuk gula atau zat tepung. daur karbon terpendek terjadi pada tumbuhan-lingkungan-tumbuhan. Pada proses pernafasan tumbuhan. Jika tanah tersebut pernah ditanami tanaman kacang-kacangan berarti tanah tersebut sudah mengandung Rhizobium. membahas daur karbon pada dasarnya juga melibatkan pembahasan daur oksigen. Dengan demikian. Oksigen diserap hewan dan tumbuhan untuk 57 . Demikian seterusnya daur karbon ini berlangsung. Tubuh hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan menjadi karbon dioksida. urea) dalam jumlah banyak.

Akan tetapi. Pengaruh suhu yang rendah mengakibatkan terjadinya kondensasi uap air menjadi titik-titik air hujan. Hewan dan manusia mendapatkan belerang dengan jalan memakan tumbuhan. karena gangguan terhadap daur air alami. 58 . dan sungai yang terkena cahaya matahari akan menguap. air bersih menjadi semakin langka karena pencemaran. Sungai yang menampung air. danau. Air yang meresap kedalam tanah bergerak menuju tempat-tempat yang rendah karena gravitasi bumi. Secara kuantitatif Indonesia seharusnya tidak kekurangan air. pariwisata. awan akan bergerak menuju ke permukaan daratan. Uap air akan membumbung ke atmosfer dan berkumpul membentuk awan. Karen tiupan angin. dan bahan baku untuk fotosintesis. Selain ini. Air hujan yang turun di permukaan. pengatur tekanan osmotik sel. Di dalam tubuh tumbuhan. Bagi manusia. Indonesia merupakan negara di daerah khatulistiwa memilki daur air alami. kuantitas air tidak terdistribusi sebagaimana mestinya. Jika tumbuhan dan hewan mati. mencuci. air bermanfaat untuk minum.respirasi dan hasilnya berupa karbon dioksida akan dilepaskan ke udara. sebagian meresap kedalam tanah. pada musim hujan terjadi banjir. sedangkan pada musim kemarau terjadi kekeringan. dan pembangkit tenaga listrik. Pada tempat tertentu muncul sebagai mata air yang akan mengalir sebagai sungai. Daur belerang Belerang (sulfur) merupakan unsur penyusun protein. sebagian dimanfaatkan tumbuhan dan hewan. maupun kelebihan air telah dimanfaatkan manusia akhirnya mengalir menuju laut. sebagian yang lain mengalir di permukaan tanah menjadi sungai-sungai. misalnya akibat penebangan hutan secara liar. Di alam terjadi daur air yang dapat diuraikan sebagai berikut. Daur air Air sangat penting artinya bagi makhluk hidup karena air berfungsi sebagi pelarut kation dan anion. dan sebagian lagi menguap menjadi uap air yang akan turun kembali bersama air hujan. Demikian juga. Akibatnya. belerang digunakan sebagai penyusun protein. irigasi. Tumbuhan 2mendapatkan belerang dari dalam tanah dalam bentuk sulfat (SO4 ). Karbon dioksida ini digunakan oleh tumbuhan untuk fotosintesis. baik dari air tanah. mandi. air dimanfaatkan lagi oleh biota sungai. Tumbuhan dan hewan juga mengeluarkan uap air. pengatur suhu tubuh. Air laut. air hujan. proses peresapan air terganggu sehingga timbul banjir. Di sungai.

terkandung fosfat anorganik yang dapat diserap tumbuhan. yang jatuh di tanah. Inilah salah satu alasan semakin kecilnya ekosistem air dalam yang tidak mempunyai arus air. misalnya Gunung Arjuno di Jawa Timur. RNA. Oleh bakteri.mikroorganisme akan menguraikannya menjadi gas berbau busuk 2yaitu H2S atau menjadi SO2 dan SO4 . Kotoran burung ini dijadikan sebagai pupuk organo. mengeluarkan belerang yang kemudian ditambang menjadi belerang batangan. Makanan tertimbun di dalam tubuh herbivor yang kemudian digunakan untuk berkembang biak tanpa kendali. Di dalam ekosistem air. Karena uap air hujan. Daur fosfor terjadi melalui proses berikut. feses. atau lautan. Akibatnya. sungai. Gas belerang dihembuskan ke udara. dalam bentuk SO2. belerang di udara juga berasal dari sisa pembakaran minyak bumi dan batubara. Apa yang terjadi kemudian. sangat sulit untuk diramalkan. Hewan mendapatkan fosfor setelah memakan tumbuhan. Di dalam tanah. Secara alami. Karena tidak ada pemangsa. Ini berarti kelestarian ekosistem akan terancam jika daur materi itu terganggu. fosfat organik akan di ubah menjadi fosfat anorganik yang dapat diserap tumbuhan. bahan makanan berkurang dan terjadilah kompetisi dalam memperebutkan makanan. semua predator mati. Beberapa gunung berapi. Semua makhluk hidup memerlukan fosfor karena digunakan sebagai pembentuk DNA. protein. juga terjadi daur fosfor. Suatu contoh. belerang terkandung di dalam tanah dalam bnetuk mineral tanah. Gas demikian banyak dihasilkan oleh asap kenderaan dan pabrik. Selain itu. daur materi terhenti. Tumbuhan dan hewan yang mati. 59 . Daur fosfor Fosfor merupakan bahan pembentuk tulang pada hewan. Pada tempat-tempat tertentu terjadi penimbunan fosfor karena pemupukan kotoran burung. dan senyawa organik lainnya. Lautan yang memiliki arus air mengakibatkan endapan fosfor teraduk dan menyuburkan ekosistem laut. di dalam ekosistem hutan. dan urinnya akan terurai menghasilkan fosfat organik. Daur materi sangat penting artinya bagi kelestarian makhluk hidup dan ekosistem. yakni tumbuhan hewan air → bakteri → fosfat anorganik. energi (ATP). Bagian tumbuhan yang jatuh ke dasar danau yang dalam atau lautan dalam akan membentuk endapan fosfor (batuan fosfor) yang tiak dapat dimanfaatkan kembali. Selanjutnya sulfat dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan atau ganggang. gas tersebut berubah menjadi sulfat.

maltosa dapat berubah menjadi glukosa dan glukosa dapat berubah menjadi maltosa. dan vitamin B.3. Susunan enzim Secara kimia. misalnya terpengaruh oleh suhu dan keasaman. maka reaksi berlangsung dari kanan ke kiri. Dengan kata lain reaksinya dua arah (reversible).3. Kofaktor berasal dari molekul anorganik. yaitu bagian protein dan bagian yang bukan protein. 3. koenzim A. enzim yang lengkap (holoenzim) tersusun atas dua bagian. misalnya pada suhu tubuh tumbuhan. dan seng. jika glukosa terdapat lebih banyak daripada maltosa. Sedangkan koenzim merupakan gugus prostetik terdiri atas senyawa organik kompleks. Berikut ini adalah contoh reaksi yang diatur oleh enzim. Dalam sel makhluk hidup. yaitu logam. yaitu : enzim. Katalisator adalah zat yang dapat mempercepat reaksi tetapi zat tersebut tidak ikut bereaksi. Enzim yang mengkatalisis adalah maltase. Reaksi tersebut dapat berlangsung ke arah sebaliknya. terdiri atas kofaktor atau koenzim. Bagian protein disebut apoenzim.3. Bahan baru atau materi yang dibentuk sebagai hasil reaksi disebut produk.1. Enzim dan peranannya Reaksi-reaksi yang berlangsung di dalam tubuh makhluk hidup bekerja secara optimal pada suhu 30°C (suhu ruang). Jika terdapat maltosa lebih banyak daripada glukosa. reaksi berlangsung dari kiri ke kanan. Enzim yang bekerja di kedua reaksi adalah maltase. Agar reaksi-reaksi berjalan lebih cepat diperlukan katalisator. 60 . FADH. Sedangkan di dalam tubuh hewan homoitermis berlangsung pada suhu 37°C. Contohnya: Enzim maltase Maltosa (substrat) 2 glukosa (produk) Bahan tempat enzim bekerja disebut substrat. Dalam contoh reaksi di atas substratnya adalah maltosa. Bagian yang bukan protein disebut gugus prostetik (aktif). Pada suhu tersebut proses oksidasi akan berjalan lambat. tembaga. reaksi. Enzim merupakan pengatur suatu reaksi. misalnya besi. misalnya NADH. Sebaliknya. bersifat labil (mudah berubah).reaksi kimia dapat berlangsung dengan cepat karena adanya katalisator hidup atau biokatalisator. Dalam contoh reaksi di atas hanya ada 1 produk yaitu glukosa.

Ciri-ciri enzim Enzim merupakan suatu protein yang bekerja secara khusus. dan enzim tersebut disimpan dalam lemari es. 3. karena enzim yang telah bekerja dalam reaksi tersebut dapat digunakan kembali.2. Suhu rendah tidak merusak enzim tetapi hanya menonaktifkannya saja.2. 61 . Kenaikan suhu di atas suhu 50°C tidak dapat meningkatkan reaksi yang dikatalisir oleh enzim. Hal ini disebabkan enzimnya rusak sehingga enzim tersebut tidak dapat bekerja. Enzim amilase dan selulase masing-masing bekerja secara khusus. meskipun mempunyai enzim amilase. Meskipun dalam jumlah sedikit.2. 3.2. dan dapat bekerja secara bolak-balik. Reaksi kimia akan meningkat dua kali lipat dengan kenaikan suhu sebesar 10oC.3. biasanya dikirim dalam pengepakan khusus dalam es kering agar tidak rusak dalam perjalanan. Bekerja secara khusus Enzim tertentu hanya dapat mempengaruhi reaksi tertentu.3. Dengan demikian sifat-sifat yang dimilikinya sama dengan sifat sifat protein. Demikian juga apabila kita memesan enzim-enzim dari luar negeri. diperlukan dalam jumlah sedikit. yaitu: menggumpal pada suhu tinggi dan terpengaruh oleh pH 3.4.3. Protein Sebagian besar enzim (kecuali ribozime). dapat digunakan berulangkali. rusak oleh panas tinggi. Kebanyakan enzim rusak pada suhu di atas 50°C.3. 3. Dapat digunakan berulang kali Enzim dapat digunakan berulang kali karena enzim tidak berubah pada saat terjadi reaksi. Sebaliknya manusia tidak dapat mencerna kayu. Rusak oleh panas Enzim adalah suatu protein yang dapat rusak oleh panas disebut denaturasi.3.2.2.3. terpengaruh oleh pH. adalah protein. tetapi justru menurunkan atau menghentikan reaksi tersebut.1. Sebagai contoh: di dalam usus rayap terdapat protozoa yang menghasilkan enzim selulase sehingga rayap dapat hidup dengan makan kayu karena dapt mencerna selulosa (salah satu jenis karbohidrat/polisakarida). adanya enzim dalam suatu reaksi yang dikatalisirnya akan mempercepat reaksi. dan tidak dapat mempengaruhi reaksi lainnya.3. yaitu enzim yang dapat mencerna amilum/pati (yang juga merupakan jenis polisakarida).

7. Biasanya enzim bersifat nonaktif pada suhu rendah (0°C atau di bawahnya). Sementara pada suhu tinggi. tetapi tidak rusak. Pada saat diperlukan. misalnya untuk pertumbuhan. pH. umumnya pada pH netral. dan sebaliknya dapat pula bekerja menyusun senyawa-senyawa itu menjadi senyawa semula. Pada tumbuhan. atau ada yang memiliki 62 .2. maka jumlah yang dipakai sebagai katalis tidak perlu banyak.3.2. Dapat bekerja bolak-balik Umumnya enzim dapat bekerja secara bolak-balik.1 Suhu Enzim bekerja optimal pada suhu 30°C atau pada suhu tubuh dan akan rusak pada suhu tinggi. maka glukosa tersebut diubah dan disimpan dalam bentuk pati. Kerja enzim dipengaruhi lingkungan Lingkungan yang berpengaruh pada kerja enzim adalah suhu.3. Semakin menumpuk hasil akhir. semakin lambat kerja enzim. Hasil akhir yang menumpuk menyebabkan enzim sulit “bertemu’ dengan substrat. 3.7. Diperlukan dalam jumlah sedikit Oleh karena enzim berfungsi sebagai mempercepat reaksi. pada penelitian/percobaan yang menggunakan enzim.7. selama molekul tersebut tidak rusak.4. suatu enzim dapat bekerja menguraikan suatu senyawa menjadi senyawa-senyawa lain. Jika suhunya kembali normal enzim mampu bekerja kembali. kerja enzim terhambat. yaitu dengan menggunakan larutan penyangga (buffer) 3. Hasil akhir Kerja enzim dipengaruhi hasil akhir. enzim rusak dan tidak dapat berfungsi kembali. 3. tetapi tidak ikut bereaksi.3. Agar enzim dapat bekerja secara maksimal. Satu molekul enzim dapat bekerja berkali-kali. Pada kondisi asam atau basa.3.3. pH Enzim bekerja optimal pada pH tertentu.2.2.2.2. kondisi pH larutan dijaga agar tidak berubah. Zat penghambat Zat yang dapat menghambat kerja enzim disebut zat penghambat atau inhibitor.2.3. dan zat penghambat. pati yang disimpan sebagai cadangan makanan tersebut diubah kembali menjadi glukosa. proses fotosintesis menghasilkan glukosa. Zat tersebut memiliki struktur seperti enzim yang dapat masuk ke substrat.3.5.7. 3. 3.3.7. Apabila glukosa yang dihasilkan dalam jumlah banyak.3.2.6. 3. Artinya. hasil akhir.

a. sehingga enzim sebagai anak kunci “keliru masuk ” ke anak kunci palsu. George Beadle dan Edward Tatum mendapat hadiah novel pada tahun 1958 atas jasa mereka menemukan gen pengendali sintesis protein dan enzim yang disimpulkan dalam suatu teori “one gene.4. menguraikan protein. yaitu: 63 . menguraikan maltosa menjadi glukosa. Karbohidrase merupakan suatu kelompok enzim. d. Ada dua cara penamaan enzim. . terdapat zat penghambat (inhibitor) yang: . Contohnya: ATP+ glukosa ADP+Glukosa 6-Fosfat Nama sistematik: ATP: Glukosa 6-Fosfat Nama trivial : Heksokinase Dengan berkembangnya ilmu genetika dan dilakukannya berbagai percobaan di bidang ini. Enzim protease. Termasuk di dalamnya amilase. Jika suatu molekul substrat menumbuk molekul enzim yang tepat. Ada 2 teori mengenai kerja enzim. Enzim lipase. Enzim selulase. Cara kerja enzim Molekul selalu bergerak dan bertumbukan satu sama lain. diberikan akhiran ase. menguraikan amilum menjadi maltosa dan maltase. menguraikan lipid atau lemak. Penamaan enzim Enzim diberi nama sesuai dengan substratnya. yaitu secara sistematis (berdasarkan atas reaksi yang terjadi) dan trivial (nama singkat). 3. Kemudian terjadi reaksi dan terbentuk molekul produk.3.Tempat menempelnya molekul substrat pada enzim disebut sisi aktif.struktur seperti substrat sehingga enzim salah masuk ke penghambat tersebut. dapat dibuktikan bahwa pembentukan enzim atau kelompok enzim diatur oleh gen atau kelompok gen dalam kromosom. Enzim karbohidrase. maka akan menempel pada enzim.strukturnya mirip anak kunci (enzim). Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: semisal enzim itu anak kunci. adalah enzim yang dapat menguraikan selulosa. one enzyme”.bentuknya mirip gembok kunci (substrat). c. 3. b.3. sehingga zat penghambat itu dapat masuk ke dalam gembok kunci (substrat).3. menguraikan karbohidrat.

Ikatan ini menyebabkan perubahan bentuk enzim sehingga sisi aktif enzim tidak sesuai lagi dengan substratnya.4B ) a. Perubahan pH juga mempunyai pengaruh yang sama. Hal itu menyebabkan enzim bekerja secara spesifik. Inhibitor nonkompetitif Inhibitor ini biasanya berupa senyawa kimia yang tidak mirip dengan substrat dan berikatan pada sisi selain sisi aktif enzim. 3. yang bersaing dengan substrat untuk berikatan dengan enzim suksinat dehidrogenase. Inhibitor kompetitif misalnya malonat dan oksalosuksinat. Ikatan antara enzim dan substrat dapat berubah menyesuaikan dengan substrat. Jika enzim mengalami denaturasi (rusak) karena panas. Contohnya antibiotik penisilin menghambat kerja enzim penyusun dinding sel bakteri. b. Inhibitor kompetitif Menghambat kerja enzim dengan menempati sisi aktif enzim.4 A) Substrat sesuai dengan sisi aktif seperti gembok kunci dengan anak kuncinya.3. Sisi aktif enzim lebih fleksibel dalam menyesuaikan struktur substrat. bentuk sisi aktif berubah sehingga substrat tidak sesuai lagi. Teori cocok terinduksi (induced fit). Inhibitor Merupakan zat yang dapat menghambat kerja enzim.a. Inhibitor ini besaing dengan substrat untuk berikatan dengan sisi aktif enzim.5. Inhibitor ini bersifat reversible tetapi tidak dapat dihilangkan dengan menambahkan konsentrasi substrat. yaitu enzim yang bekerja pada substrat oseli suksinat. Bersifat reversible dan irreversible. Teori gembok anak kunci (key-lock) Sisi aktif enzim mempunyai bentuk tertentu yang hanya sesuai untuk satu jenis substrat saja Gambar 3. Pengambatan bersifat reversibel (dapat kembali seperti semula) dan dapat dihilangkan dengan menambah konsentrasi substrat. 64 . Inhibitor reversible dibedakan menjadi inhibitor kompetitif dan nonkompetitif (Gambar 3. b.

65 . dan kemoheterotrof. Rangkuman Zat-zat yang masuk dalam tubuh makhluk hidup dapat dalam bentuk organik maupun anorganik. 2006) c. setiap makhluk hidup dibedakan menjadi 4 kelompok. yaitu: fotoautotrof. Pertukaran zat meliputi anabolisme (penyusunan senyawa-senyawa organik dari senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks dengan menggunakan energi) dan katabolisme (penguraian senyawa-senyawa organik yang kompleks menjadi sederhana dengan menghasilkan energi yang digunakan oleh makhluk hidup untuk berbagai kegiatan). dan komensalisme). Inhibitor irreversibel Inhibitor ini berikatan dengan sisi aktif enzim secara kuat sehingga tidak dapat terlepas. makhluk hidup heterotrof dapat dibedakan menjadi dua kelompok. A Kerja enzim seperti gembok-anak kunci B. Makhluk hidup memerlukan materi dan energi untuk pertumbuhannya. Contohnya. Makhluk hidup autotrof dapat mensintesis makanannya sendiri. Berdasarkan cara mendapatkan materi dan energi. diisopropilfluorofosfat yang menghambat kerja asetilkolin-esterase. mutualisme. yaitu: saprofit dan simbion (helotisme = parasitisme. Enzim menjadi tidak aktif dan tidak dapat kembali seperti semula (irreversible). Berdasarkan cara hidupnya. kemoautotrof.A B Gambar 3.4. Inhibitor kompetitif dan non kompetitif (Campbell. fotoheterotrof.

layu sampai mengalami kematian. Proses penyusunan bahan organik menggunakan energi pemecahan senyawa kimia.Penamaan enzim sesuai dengan substratnya. Pada peristiwa anabolisme terjadi suatu siklus yang memperlihatkan hubungan antara lingkungan abiotik dengan dunia kehidupan. disebut kemosintesis. siklus Krebs. Hill dan Blackman dengan reaksi terang dan reaksi gelap. kerja enzim dipengaruhi lingkungan (suhu. karbon dioksida) dengan pertolongan energi cahaya. Kemosintesis dilakukan oleh mikroorganisme seperti bakteri belerang (Begiota. daur air. asam laktat. George Beadle dan Edward Tatum 66 . dapat digunakan berulang kali. Katalisator adalah zat yang dapat mempercepat reaksi tetapi zat tersebut tidak ikut bereaksi. Kekurangan unsur-unsur hara tersebut akan menyebabkan gejalagejala klinis tanaman seperti tanaman menjadi kuning. Beberapa ilmuwan yang melakukan penelitian tetang fotosintesis adalah Ingenhousz. enzim yang lengkap (holoenzim) tersusun atas dua bagian. dapat bekerja bolak-balik. yaitu bagian protein dan bagian yang bukan protein. Tumbuhan juga melakukan katabolisme (respirasi) dan anabolisme (fotosintesis dan kemosintesis). unsur hara mikro dan unsur tambahan. Thiotrix). Secara kimia. misalnya enzim selulose adalah enzim yang dapat menguraikan selulosa. kultur air. dan bakteri besi (Cladotrix). bakteri nitrit (Nitrosomonas). atau asam sitrat. respirasi internal dibagi menjadi respirasi aerobik (memerlukan oksigen) dengan tiga tahap yaitu glikolisis. Ciri-ciri enzim merupakan protein. Sachs. dan zat penghambat). daur karbon dan oksigen. dan transpor elektron serta respirasi anaerobik (tidak membutuhkan oksigen) yang menghasilkan fermentasi alkohol. pH. Enzim merupakan biokatalisator yang mempercepat proses metabolisme pada tumbuhan dan hewan.Zat-zat penyusun tubuh tumbuhan diperoleh dengan analisis kimia. Berdasarkan kebutuhan akan oksigen. bekerja secara khusus. kultur pasir dan analisis abu yang menghasilkan unsur hara makro. Fotosintesis adalah peristiwa penyusunan zat organik (gula) dari zat anorganik (air. bakteri nitrat (Nitrosobacter). hasil akhir. seperti: daur nitrogen. T W Engelmann. rusak oleh panas. diperlukan dalam jumlah sedikit. kekeringan. daur belerang dan daur fosfor. Katabolisme adalah reaksi penguraian senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan enzim.

Perbedaan antara kemosintesis dan fotosintesis terletak pada . Pembuatan tape dari singkong dengan bantuan ragi merupakan proses . K c. 2C3H4O3+2H2 e.… a. Berilah tanda silang (x) pada huruf a.menemukan gen pengendali sintesis protein dan enzim yang dengan teori “one gene. c. atau e untuk jawaban yang tepat! 1. degradasi c. Zat yang dapat menghambat kerja enzim disebut inhibitor. one enzyme”. C. P. Gejala klorosis pada tumbuhan dapat dihindarkan jika tanah tempat tumbuhnya diberi pupuk yang mengandung . O 4. N. Fe dan Mg d. macam unsur yang digunakan b.… a. d. sumber energi yang dimanfaatkan c. dibedakan dalam dua kelompok. medium tempat hidup makhluk hidup e. C6H12O6 C2H5OH+CO2 b. fermentasi b. hidrolisis a. Fermentasi alkohol yang dilakukan oleh Saccharomyces dalam larutan yang mengandung glukosa dapat dituliskan dalam persamaan reaksi . respirasi b. dan inhibitor irreversibel. macam makhluk hidup yang bekerja d. b. inhibitor non kompetitif. H. zat hasil sintesisnya 3. Soal Latihan A. yaitu: inhibitor kompetitif. Fosfat e. urea b. fosforilasi 67 .… a. Cara kerja enzim seperti teori gembok dan anak kunci (key-lock) dan teori cocok terinduksi (induced fit).… a. C6H12O6 2C2H5OH+2CO+O2 d C6H12O6. C6H12O6 2C2H5OH+2CO2+28kkal c. C6H12O6 C2H5OH+2H2O+2CO2 2.

Mo. tanah. O2 d. cahaya. CO2 e. Manakah yang merupakan peristiwa awal dari proses fotosintesis . B. Cl. Ca c. Fotosintesis pada tumbuhan berklorofil akan berlangsung jika terdapat . cahaya. hiperparasit b. mentransfer energi matahari b. Fungsi klorofil pada proses fotosintesis adalah… a. Cl. terurainya molekul H2O 6. parasit obligat c. merupakan donor elektron d. Cl. ionisasi CO2 d. memfiksasi CO2 menjadi glukosa c. Zn. B. Cu. air.5. Cu. Dalam tanaman terkandung unsur-unsur makro dan mikro. Mo.. cahaya.. membentuk amilum dari glukosa e. Zn.… a.… a. cahaya. protease e. Mo. Mg e. S b. Tumbuhan yang dapat hidup sebagai parasit dan sebagai saprofit disebut . CO2 b. selulase 68 . O2 c. setengah saprofit d. terurainya CO2 b. Mo. amilose d. a. mutualisme 9. a. maltose b. cahaya. peristiwa fotolisis 10. tanah.. teraktivasinya klorofil e. B.… a.. Enzim yang dapat mengubah pati menjadi maltosa disebut . Mo.. Setelah diadakan analisis abu maka unsur-unsur yang ditemukan dalam jumlah sangat sedikit adalah .. tanah. terurainya klorofil c. air. parasit fakultatif e. Fe 8. air 7. Zn d. amylase c.

Respirasi anaerob dapat membentuk tiga macam fermentasi. Sebutkan unsur-unsur pada tumbuhan . atau lebih tua daripada biasanya. Berdasarkan kebutuhan makanannya parasit dapat dibedakan menjadi tiga. makro b. Enzim merupakan biokatalisator. Sebutkan lima jenis enzim yang berperan bagi kehidupan manusia! 7.. Apa maksudnya. Jelaskanlah! 3.B. 9.. Jelaskan pendapat kalian! 69 . a. Jelaskan proses analisis abu pada tumbuhan! 6. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar! 1. tambahan 5. mikro c.. Sebutkan macam-macam asimilasi beserta contoh-contohnya! 2. Salah satu sifat enzim seperti key-chain and lock.. pembentukan buah jelek. Mengapa demikian? Uraikanlah pendapat kalian! 10. tanaman kerdil. jelaskanlah! 8.. merugikan hasil/biji termasuk ciri tumbuhan kekurangan unsur . Coba kalian jelaskan siklus nitrogen yang terjadi pada tumbuhan! 4. Daun tua terlihat gejala antara lain warna daun hijau tua.

pembelahan mitosis dan meiosis. Mendeskripsikan mutasi dan faktor penyebabnya.1. 4.BAB IV HEREDITAS PADA MAKHLUK HIDUP Melalui persilangan resiprok yaitu persilangan dengan asal gamet jantan dan betina dipertukarkan. Waldayer. Istilah gen sebagai bahan keturunan diperkenalkan oleh W. telah diketahui bahwa gamet dari masing-masing induk (Parental =P) memberikan saham yang sama di dalam pewarisan sifat. penerapan Hukum Mendel dan penyimpangannya serta dasar-dasar pemuliaan tumbuhan dan hewan. Mengidentifikasi gen. Mendeskripsikan peranan manusia dalam revolusi hijau dan revolusi biru. 4.3.4. kromosom. sedangkan istilah kromosom diperkenalkan oleh W. menafsirkan. Kata-Kata Kunci Alel Antikodon Antisense Autosom Breeding Dihibrida Diploid Kromatin Kromomer Kromosom Kromosom homolog Kromosom kelamin Letal Lokus 71 .5.2. Johanse. Kalian diharapkan dapat memahami. 4. dan mengkomunikasikan pemahaman konsep hereditas. Menerapkan dasar-dasar pemuliaan (penemuan bibit unggul). Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Hereditas Pada Tumbuhan dan Hewan. 4. Menerapkan Hukum Mendel dan penyimpangannya. Bagian dari gamet induk yang bertanggung jawab dalam pewarisan tersebut adalah gen yang terdapat dalam kromosom. Standar Kompetensi Menerapkan prinsip-prinsip genetik tumbuhan dan hewan Kompetensi Dasar 4.

Asam nukleat ini (DNA) terdapat di dalam nukleus sebagai penyusun benang-benang kromatin yang pada waktu pembelahan sel akan memendek membentuk kromosom. DNA (Deoxyribose Nucleic Acid = Asam Deoksiribo Nukleat = ADN) dan RNA (Ribose Nucleic Acid = Asam Ribo Nukleat = ARN). lemak. yang menyelidiki susunan kimia nukleus.1. Nukleoplasma mengandung bermacam-macam bahan kimia. protein. seperti larutan fosfat.1. Frederich Miesher (1869). serta garam-garam mineral. RNA dibentuk oleh DNA. protein.1. Struktur DNA Analisis secara kimia sel menunjukkan bahwa di dalam sel terdapat senyawa-senyawa organik. Keduanya bertanggung jawab membentuk protein serta mengontrol sifat-sifat keturunan. yaitu DNA dan RNA. gula ribosa. Dari beberapa macam asam nukleat yang ada sangkut pautnya dengan hereditas ada dua macam. Struktur kimia materi genetik 4. membawa kode genetik yang akan ditranslasi dan menentukan urutan asam amino pembentuk protein. DNA merupakan materi genetik gen yang berada dalam lokus kromosom. Nukleoprotein dibangun oleh senyawa protein dan asam nukleat. Selain zat-zat tersebut. seperti karbohidrat. nukleotida. Protein fungsional (enzim) yang terbentuk akan menentukan dapat tidaknya suatu reaksi berlangsung. Zat yang mengandung fosfor sangat tinggi dalam nukleus mula-mula disebut nukleat. kita ketahui pula bahwa bahan dasar nukleus adalah protein yang khas yang disebut protein inti atau nukleoprotein. 72 . dan asam nukleat. Penemu DNA dan RNA adalah seorang ahli kimia berkebangsaan Jerman. asam nukleat.Dominan Double helix Ekson Epistasis Fenotipe Genotipe Genom kromosom Haploid Heterozigot Hipostasis Homozigot Intron Karier Kodon Kriptomeri Modifikasi Monohibrida Mutasi Nukleosida Nukleotida Pautan Pindah silang Replikasi Seleksi Sense Sistron Template Transkripsi Translasi Triplet 4.

Watson dan F. berupa: purin atau pirimidin.H. Pirimidin: Timin (T) dan Sitosin (C) Jadi.1.Dengan penelitian lebih lanjut diketahui bahwa asam nukleat tersusun atas nukleotida-nukleotida sehingga merupakan polinukleotida. guanin nukleotida = guanin deoksiribosa fosfat 3. dan fosfat. yaitu: 1. gula pentosa (deoksiribosa) 2. Asam deoksiribonukleat (DNA) merupakan molekul kompleks yang dibentuk oleh 3 macam molekul. J. sitosin nukleotida = sitosin deoksiribosa fosfat 4.C.1). Crick mengemukakan suatu model gen (1953). Gambar 4. basa nitrogen terdiri dari: a.D. timin nukleotida = timin deoksiribosa fosfat Berdasarkan hasil penelitian Franklin dan M. Struktur molekul DNA heliks ganda. 73 . Jadi. Sedangkan nukleosida terdiri dari sebuah gula pentosa (berkarbon lima) dan sebuah basa nitrogen. adenin nukleotida = adenin deoksiribosa fosfat 2. Satu nukleotida terdiri atas nukleosida dan fosfat (PO4).F. basa N. sedangkan nukleotida adalah nukleosida dengan fosfat. suatu molekul nukleotida yang menyusun DNA terdiri dari ikatan gula pentosa. yang terkenal dengan nama double helix (tangga tali berpilin ganda) (lihat Gambar 4. dapat berbentuk: 1. nukleosida adalah nukleotida yang tanpa fosfat. fosfat (PO4) 3. Purin: Guanin (G) dan Adenin (A) b.H. Watson dan Crick mendapatkan hadiah Nobel pada tahun 1962 atas penemuan tersebut. Wilkins pada DNA dengan menggunakan sinar X.

yang banyak diterima oleh sebagian besar ahli biologi. b. G berpasangan dengan C. Teori semi konservatif menyatakan bahwa dua pita dari double helix memisahkan diri dan masing-masing pita yang lama membentuk pita baru. dihubungkan oleh tiga ikatan (lemah) hidrogen. gula dan fosfat sebagai induk/ ibu tangga. Timidin ialah senyawa antara timin dan deoksiribosa. Peristiwa replikasi DNA pertama-tama diselidiki pada tahun 1957 oleh Taylor dan kawan-kawan dengan menggunakan nitrogen radioaktif N15 yang dilabelkan dalam timidin. Cara replikasi DNA berdasarkan percobaan Meselson dan Stahl ini disebut dengan cara semi konservatif (lihat Gambar 4. Proses replikasi DNA ini melibatkan beberapa enzim antara lain: a. untuk menyambung bagian-bagian rantai tunggal DNA yang baru terbentuk. basa nitrogen.Struktur kimia gen (DNA) menurut Watson-Crick berupa tangga berpilin tersusun atas: 1. untuk mempermudah membuka rantai ganda DNA menjadi dua buah rantai tunggal.2). urutan nukleotida kedua DNA yang baru dibentuk tersebut persis sama dengan urutan nukleotida pada DNA sebelumnya. proses ini disebut replikasi. Ligase. untuk menggabungkan deoksiribo nukleosida trifosfat. dengan pasangan tetapnya sebagai anak tangga. c. Selain itu DNA juga mempunyai kemampuan membentuk molekul kimia lain dari salah satu atau sebagian rantainya yang disebut kemampuan heterokatalitik. Helikase. Polimerase. sedangkan T berpasangan dengan A dihubungkan oleh dua ikatan (lemah) hidrogen DNA mempunyai kemampuan autokatalitik membentuk DNA baru yang sama persis dengan DNA asal. 74 . Pada proses replikasi. ternyata sel-sel anakan yang terbentuk mengandung bahan radioaktif itu pula. 2. Percobaan Taylor dan kawan-kawan ini diperkuat oleh penelitian Matthew Miselson dan Franklin Stahl (1958) dengan menggunakan N dalam bentuk N15O3 pada bakteri Escherichia coli. Replikasi berlangsung pada sel-sel yang sedang tumbuh. saat interfase (mitosis). Dengan demikian DNA yang dibentuk mempunyai satu utas DNA lama yang berpasangan dengan utas DNA yang baru dibentuk dan merupakan komplemennya.

A. Selain itu. dan basa nitrogen berupa purin (Adenin dan Guanin) serta pirimidin (Cytosin dan Urasil) yang menggantikan timin. RNA merupakan polinukleotida yang disusun oleh gula ribose (pentosa). Seperti halnya DNA. serta menyerap warna yang bersifat basa. B. Perbedaan antara DNA dan RNA secara ringkas dapat dilihat pada Tabel 4. fosfat. Replikasi menghasilkan DNA baru yang mempunyai urutan nukleotida persis sama dengan DNA lama.2 Proses replikasi DNA. Gambar 4. RNA merupakan utas tunggal. RNA mempunyai daya absorpsi maksimum terhadap sinar violet dengan panjang gelombang 260 milimikron. semikonservatif menghasilkan DNA baru yang mempunyai satu utas dari DNA pembentuknya.1. 75 .

berperan sebagai penyusun ribosom. Jika sebuah kodon hanya terdiri dari dari satu nukleotida saja. Kadarnya tidak dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein. 4.G. yaitu A. Fungsinya berhubungan erat dengan sintesis protein fungsional. 76 . berperan membawa asam amino. yaitu : 1. mitokondria. 6. RNA transfer (tRNA). 4. 3. Kadarnya dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein. 6. Kode genetik Kode genetik ialah suatu cara untuk menetapkan jumlah serta urutan nukleotida yang berperan dalam menentukan posisi yang tepat dari tiap asam amino dalam rantai peptida yang panjang (polipeptida). erat dan RNA dibentuk oleh DNA di dalam nukleus melalui proses transkripsi. yaitu (Adenin=A) dan (Guanin=G).C. pirimidin berupa (Timin=T) dan (Sitosoin=C). dan kloroplas. Ada tiga macam RNA. Komponen gula pentosanya adalah deoksiribosa. dan Holley tahun 1968 menerima hadiah nobel karena menciptakan kode genetik dengan membuat mRNA buatan yang hasilnya sebagai berikut: 1. 2. Fungsinya berhubungan dengan penurunan sifat sintesis protein. Khorona. 2. Komponen gula pentosanya adalah ribosa. Rantai pendek dan tunggal. Berapa jumlah nukleotida yang diperlukan untuk mengkode penempatan asam amino dalam polipeptida? Nerenberg.2. 3. dan U. 5. Ditemukan dalam sitoplasma (ribosom dan nukleus). padahal jumlah asam aminonya 20. kode ini tidak memenuhi syarat. Basa nitrogennya terdiri atas: purin.1. 3. Kode genetik yang menggunakan 1 nukleotida saja disebut kode singlet. Basa nitrogennya terdiri atas: purin.1. RNA ribosom (rRNA). 4.Tabel 4. ganda 1. Rantai panjang dan (double helix). 5. 6. RNA duta disebut juga mRNA (messenger RNA). yaitu (Adenin=A) dan (Guanin=G) dan pirimidin yaitu (Urasil=U) dan Sitosin=C). sebab baru mengkode 4 asam amino. Perbedaan DNA dan RNA DNA RNA 1. 2. berperan membawa kode genetik dari DNA. Hanya ditemukan dalam kromosom. maka akan didapatkan 4 kodon.

tetapi ini tidak menjadikan masalah karena satu macam asam amino dapat dikode oleh beberapa kodon (lihat Tabel 4. UAG. Sintesis polipeptida Kode genetik diekspresikan ke dalam bentuk sintesis protein. yaitu transkripsi dan translasi (lihat Gambar 4. Dengan kode triplet akan ada kelebihan 64-20= 44 kodon. Sintesis protein membutuhkan bahan dasar asam amino dan berlangsung dalam ribosom. Jika sebuah kodon terdiri dari tiga nukleotida. Dari 64 macam kodon.1. didapatkan 43 = 64 kodon disebut kode triplet.3. 3 kodon yaitu UAA. dan ribosom. Sintesis ini melibatkan DNA. dan UGA merupakan kodon nonsense (kodon stop). RNA. Sedangkan kodon UAG dengan terjemahannya metionin merupakan kodon awal (kodon start) yaitu kodon untuk memulai terjadinya sintesis protein. Secara garis besar ekspresi gen berlangsung melalui dua tahap. Tabel 4.3) 77 . yaitu kodon yang mengakhiri sintesis protein.2.2) Maka semakin jelas bahwa kode yang berlaku sampai sekarang adalah kode triplet. Kodon triplet pada mRNA 4.2.

Kode-kode tercermin pada susunan atau urutan basa nitrogen yang teratur dalam mRNA. RNA polimerase melekat pada molekul DNA menyebabkan sebagian dari double helix terbuka.Gambar 4. Ini berarti kode atau informasi adalah mRNA sendiri. 4. Proses transkripsi dan translasi. Transkripsi dengan enzim RNA polimerase. Proses transkripsi adalah sebagai berikut: a.1.4.3. Transkripsi Informasi genetik dicetak dalam bentuk kode oleh DNA di dalam inti sel. Pembawa informasi atau kode ini adalah mRNA (messenger RNA) atau RNA duta. Pencetakan mRNA (kode) berdasarkan DNA cetakan disebut transkripsi.3.1.4) Gambar 4. Transkripsi adalah pembentukan mRNA dari salah satu pita DNA (DNA cetakan) dengan bantuan enzim RNA polimerase (Gambar 4. 78 sehingga .

Basa Urasil RNA mengganti Timin DNA.1. . c.5). Biasanya berderet 4 atau 5 dan disebut polisom. DNA yang melakukan transkripsi adalah DNA sense/template. Ujung bebas tRNA mengikat asam amino tertentu yang telah diaktifkan.2. dan seterusnya. proses ini dipengaruhi oleh enzim amino asil sintetase.mRNA yang terbentuk tidak tinggal berpasangan dengan pita DNA pembuatnya. c. yang nantinya berpasangan dengan tiga basa yang disebut kodon pada pita mRNA.Replikasi DNA memberikan hasil yang tetap di dalam genom. Pemindahan asam amino dari sitoplasma ke ribosom dilakukan oleh tRNA. Hasilnya berupa Aminoil Adenosin Monofosfat (AA-AMP) dan fosfat organik. Dalam ribosom terdapat situs (tempat) melekatnya mRNA dan dan dua situs tRNA (P site dan A site) (lihat Gambar 4. AA-AMP diikat oleh tRNA untuk dibawa ke ribosom.b. . Translasi Ribosom akan membaca kode yang ada pada mRNA dengan bantuan RNA lain. d. sedangkan pembentukan molekul RNA berlangsung dan hasilnya digunakan langsung dalam waktu singkat untuk sintesis protein 4. mRNA yang sudah selesai dicetak akan meninggalkan inti sel menuju sitoplasma dan melekat pada ribosom. Anti kodon pada tRNA harus sesuai dengan pasangan basa dari kodon pada mRNA. sehingga memberi kesempatan pada basa-basa pasangannya menyusun mRNA. Misalnya.3. d. Akibat terbukanya pita DNA. b. Sitosin (C) dari DNA akan membentuk Guanin (G) pada mRNA. basa-basa pada salah satu pita menjadi bebas. Di bagian lengkungan terdapat tiga basa nukleotida yang disebut antikodon. Ribosom adalah granula-granula dalam sitoplasma yang berperan dalam sintesis protein. Asam amino terlebih dahulu diaktipkan dengan ATP (Adenosin Trifosfat). yakni RNA transfer (tRNA). Prosesnya adalah sebagai berikut: a. Timin (T) dari DNA akan membentuk Adenin (A) pada mRNA. asam-asam amino dan lebih dari 20 enzimenzim amino hasil sintetase. Jika asam-asam amino yang terdapat pada P site telah bergabung ke asam amino yang terdapat pada tRNA di A site 79 . hanya bedanya: . Di dalam sitoplasma banyak terdapat tRNA. Transkripsi ini mirip dengan replikasi DNA. tetapi melepaskan diri meninggalkan inti sel. Oleh karena enzim RNA polimerase bergerak di sepanjang pita DNA yang menjadi model.

e. Urutan singkat sintesis protein fungsional adalah sebagai berikut: 1. ribosom tRNA Asam amino (AA) mRNA P site A site Gambar 4. Jadi dalam ribosom berlangsung penerjemahan urutan nukleotida DNA ke protein. tRNA yang telah melepaskan asam amino kemudian meninggalkan ribosom. Translasi meliputi tiga tahapan.maka ribosom akan bergerak sepanjang mRNA ketiga basa berikutnya. 2. 3.5 Translasi melibatkan ribosom. tRNA ini bergabung dengan mRNA sesuai dengan kode pasangan basa N-nya yang seharusnya. sedangkan tRNA dengan rantai asam amino menempati P site. Perlu diingat bahwa pada setiap tahap diperlukan enzim dan dua tahap pertama memerlukan energi. dan asam amino. elongasi dan terminasi. tRNA datang membawa asam amino yang sesuai dengan kode yang dibawa oleh mRNA. yaitu: inisiasi. Demikian seterusnya sehingga dalam polisom terangkai bermacam-macam asam amino dan tersusun menjadi rangkaian polipeptioda yang selanjutnya akan membentuk protein fungsional. mRNA meninggalkan inti. tRNA berikutnya dengan asam amino akan datang ke ribosom ke P site. Proses translasi akan berakhir jika sampai ke kodon akhir. 80 . DNA membentuk mRNA untuk membawa kode sesuai urutan basa N-nya. pergi ke ribosom dalam sitoplasma. mRNA dan tRNA. bebas dalam sitoplasma untuk selanjutnya mampu mengikat asam amino lain semacam yang telah diaktifkan oleh ATP.

6) 5. 81 . Urutan asam amino pada protein (polipeptida). Asam–asam amino akan berjajar-jajar dalam urutan yang sesuai dengan kode sehingga terbentuklah rangkaian polipeptoda yang selanjutnya membentuk protein fungsional (lihat Gambar 4. DNA mRNA Gambar 4.4.1. akhirnya membentuk kromosom yang pendek dan tebal. ditentukan oleh urutan kodon triplet pada mRNA.4. benang kromatin memendek melalui proses spiralisasi membentuk selenoid.6. terlihat dalam bentuk dua belahan memanjang yang dinamakan kromatid (Gambar 4.7). Kromosom Kromosom adalah benang-benang halus (kromatin) dalam plasma inti (nukleoplasma) yang mengalami pemendekan dan perbesaran sewaktu sel mengalami proses pembelahan (mitosis dan meiosis). Protein yang terbentuk merupakan enzim yang mengatur metabolisme sel dan reproduksi. Pada saat metafase masing-masing individu kromosom dapat dilihat dengan jelas sehingga jumlahnya dapat dihitung. Kromatin itu sendiri terdiri atas protein histon yang dililit oleh DNA membentuk nukleosom. superkoil. Kromosom tersebut menyusun diri di bidang ekuator pada saat metafase. Pada waktu mitosis. 4.

Individu yang satu spesies mempunyai jumlah kromosom sama. Metasentrik: letak sentromer berada di tengah sehingga panjang masing-masing lengan sama.sentromer DNA Serat silindris dua kromatid superkoil histon Gambar 4. virilis Ascaris 42 40 40 34 26 28 28 16 12 24 8 10 12 2 nukleosom . yakni: 1. Sub metasentrik: letak sentromer agak jauh dari ujung kromosom dan biasanya membentuk huruf L atau J. Manusia misalnya. dan makhluk hidup lainnya seperti pada Tabel 4. 2. jumlah kromosom dalam setiap sel tubuhnya ada 46 kromosom (23 pasang).7 Kromosom terbentuk melalui spiralisasi. obscura D. Sehubungan dengan itu ada 4 macam bentuk kromosom menurut posisi sentromer. Lalat buah 8 kromosom. 3. Gorilla 48 kromosom.3. Telosentrik: letak sentromer di ujung. Tabel 4. domba 60 kromosom. 4. Akrosentrik: letak sentromer mendekati ujung.3. Jumlah kromosom makhluk hidup Manusia Gorilla Orang Utan Simpanse Siamang Kukang Marmot Kelinci Kuda Domba Kambing Sapi Anjing Kucing 82 46 48 48 48 50 50 60 44 60 60 60 60 78 38 Tikus (Rattus) Mencit (Mus) Ayam Kadal Katak Salamander Kumbang Nyamuk (Culex) Lalat (Musca) Belalang Drosophila melanogaster D. Setiap makhluk hidup mempunyai jumlah kromosom tertentu. Struktur kromosom dapat dilihat dengan jelas pada metafase saat inti sel membelah.

setiap sel tubuhnya (somatis) mengandung: 3 pasang autosom (6 autosom) + sepasang gonosom (XY). . Laki-laki: . Manusia mempunyai jumlah 46 kromosom (23 pasang).setiap sel tubuhnya (somatis) mengandung: 3 pasang autosom + sepasang gonosom pasang autosom (XX) . Autosom (Kromosom tubuh): kromosom yang selalu terdapat dalam pasangan sama pada individu jantan dan betina. Pada manusia dan kebanyakan hewan. terdiri : .1 pasang gonosom (2 gonosom) . . dan bertanggung jawab atas penentuan sifat jenis kelamin dan beberapa sifat yang berkaitan dengannya.setiap gamet mengandung: 3 autosom + X.22 pasang autosom (44 autosom). 2.setiap sel tubuhnya (somatis) mengandung: 22 pasang autosom (44 autosom) + sepasang gonosom (XY). 83 . kromosomnya terdiri atas: *) 1 pasang gonosom (kromosom seks) *) (n-1) pasang autosom (kromosom tubuh) Contoh: 1. Gonosom (allosom = kromosom seks = kromosom kelamin = kromosom pembeda): kromosom yang susunan pasangannya berbeda pada individu jantan dan betina. kromosom dapat dibedakan atas: 1. Lalat buah jantan: . Lalat buah Æ yang jumlah kromosomnya 8 (4 pasang) terdiri: .3 pasang autosom (6 autosom) Maka: a.setiap gamet mengandung: 3 autosm + X atau Y. 2.1 pasang gonosom (2 gonosom). dan tidak berperan dalam mengatur jenis kelamin. Maka: a. Lalat buah betina: . b.Jengkerik Cyclops Pakis Tomat Tembakau Kentang 24 4 44 24 48 48 Kecubung Bawang Jagung Gandum (wheat) Ercis Buncis 24 16 20 42 14 14 Menurut fungsi mengatur jenis gamet.

setiap gamet mengandung: 22 pasang autosom + X atau Y. 4. 2.setiap gamet mengandung: 22 autosom + X. disebabkan lalat memiliki sifat-sifat berikut ini: 1. Huruf kapital untuk karakter yang dominan dan huruf kecil untuk karakter yang resesif. mengandung informasi genetik c. mudah diperoleh.setiap sel tubuhnya (somatis) mengandung: 22 pasang autosom (44 autosom) + sepasang gonosom (XX). artinya dapat membentuk gen yang serupa sehingga dapat menyampaikan informasi genetik kepada generasi berikutnya. 5. - 84 Bulat Æ karakter dominan Æ B Kisut Æ karakter resesif Æ b (bukan k) Kuning Æ karakter dominan Æ K Hijau Æ karakter resesif Æ k (bukan h) .. merupakan senyawa kimia yang antara lain memiliki sifat-sifat: a. Untuk bahan standar dalam mempelajari tingkah laku dan susunan kromosom Drosophila melanogaster dijadikan sebagai objek penyelidikan. mempunyai 8 kromosom sehingga memudahkan penyelidikan. mudah dipelihara. Alel dan Alel Ganda Thomas Hunt Morgan menemukan bahwa gen tersimpan dalam lokus yang khas dalam kromosom. sebagai zarah tersendiri yang terdapat dalam kromosom b.1. . setelah 10-14 hari lalat sudah dewasa (siklus hidup singkat). Gen adalah substansi hereditas (DNA) yang mengkodekan suatu sifat makhluk hidup. Perempuan: . menyampaikan informasi genetik kepada generasi berikutnya melalui meiosis. Jadi lokus merupakan tempat kedudukan gen dalam kromosom. 2. b. cepat berkembang biak. 3. Gen-gen disimbolkan dengan huruf yang merupakan karakter yang diaturnya. yaitu: 1. 4. dapat menduplikasikan diri pada peristiwa mitosis. Gen. memiliki kromosom raksasa (besarnya sampai 100 X kromosom biasa).5. Gen mempunyai dua fungsi pokok. mengatur perkembangan dan metabolisme individu. lalat betina bertelur banyak.

Namun ada juga seri alel atau pasangan gen yang memiliki lebih dari 2 anggota alel. .Berapa pun banyaknya anggota seri alel ganda. Demikian pula halnya dengan gen b adalah setentang/selevel dengan gen b dari kromosom lain yang homolog. Contoh alel ganda: Untuk warna bulu pada kelinci. Wh. gen-gen pada kromosom digambarkan sebagai garis-garis pendek horizontal pada garis vertikal sebagai Gambaran dari kromosom (seperti pada Gambar 4.8. Wh dan w.Berkaitan dengan lokus sebagai tempat gen dalam kromosom.8). dimana pasangan itu merupakan pasangan huruf yang sama baik huruf kapital ataupun huruf kecil. sedangkan gen K adalah alel dari k dan sebaliknya. Jadi Alel adalah gen-gen yang terletak pada lokus yang bersesuaian pada pasangan kromosom yang sehomolog dan memiliki pekerjaan sama atau berbeda tetapi untuk satu tugas tertentu. Seri alel yang demikian disebut alel ganda (multiple alleles). B K b k Gambar 4.W : bulu normal 85 .kedudukan gen B di atas pada satu kromosom adalah setentang/selevel/setingkat/bersesuaian dengan gen B dari kromosom lain yang homolog. . . tetapi hanya dua anggota yang terdapat dalam suatu sel tubuh dan hanya satu anggota di dalam sel kelamin (gamet). Jadi alel merupakan bentuk alternatif suatu gen. Oleh karena itu gen B adalah alel dari b dan sebaliknya. pada 4 alel yang dirumuskan dengan gen W. dimana gen: . misalnya 3. Karena kromosom selalu berpasangan dalam sel tubuh (kromosom homolog) maka gen-gen itu pun ditulis berpasangpasangan. 4 sampai 20 atau lebih. Alel pada suatu lokus. .Gen-gen yang berada pada lokus yang setentang/selevel/bersesuaian pada kromosom yang homolog inilah yang disebut alel. Urutan dominasinya: W > Wk > Wh >w.Umumnya alel terdiri atas 2 anggota.

sedangkan yang satu bergerak kearah kutub yang berlawanan. yaitu: profase. IO. bersifat diploid (2n) dan pembelahan berlangsung secara bertahap melalui beberapa fase. Mitosis terjadi pada sel tubuh (sel somatik). Membran inti yang masih tampak pada profase awal kemudian segera terpecah-pecah.1. yang satu tetap berada di tempatnya. Kedua jenis reproduksi ini akan dijelaskan secara rinci sebagai berikut. Pembelahan mitosis Sel yang membelah secara mitosis akan menghasilkan dua sel anak.2. Profase Pada fase ini (lihat Gambar 4. Ww. WWh. telofase. Golongan darah A misalnya memiliki 2 kemungkinan kombinasi yaitu: IAIA dan IAIO. WWk. Pembelahan mitosis dan meiosis Pada makhluk hidup bersel eukariotik terdapat dua macam reproduksi sel. WKWh. yaitu: WkWk.Wk : bulu kelabu muda (Chinchlia) . yaitu: WW.9). yaitu mitosis dan meiosis. anaphase. Butiran kromatin memanjang menjadi 86 . Sedangkan golongan darah O dan AB hanya memiiliki 1 kombinasi yaitu IAIB dan IOIO. yang menghubungkan sentriol satu dengan lain. masing-masing memiliki sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya. 4. kemungkinan kemungkinan kemungkinan kemungkinan Untuk golongan darah manusia Gen yang bertanggung jawab dalam penentuan golongan darah untuk sistem ABO ada 3 alel yaitu IA. metafase. Masing-masing sentriol memencarkan serabut-serabut berupa filamen yang disebut benang gelendong pembelahan (benang spindle). .w : bulu albino (tidak berpigmen) Jadi: .Untuk ekspresi bulu kelabu muda memiliki 3 kombinasi gen. IB.Untuk ekspresi bulu himalaya memiliki 2 kombinasi gen yaitu: WhWh dan Whw. . 4.Untuk ekspresi bulu berwarna normal memiliki 4 kombinasi gen. Begitu juga dengan B memiliki 2 kemungkinan kombinasi yaitu: IBIB dan IBIO.Dan untuk ekspresi bulu albino hanya memiliki 1 kombinasi gen yaitu: ww. Urutan dominasinya adalah IA = IB > IO. dan interfase.Wh : bulu himalaya (putih) .. . Wkw. a. sel induk yang akan membelah memperlihatkan gejala terbentuknya dua sentriol dari sentrosom.2.

anak inti (nukleolus) mengecil dan tidak tampak atau menghilang. benang gelendong pembelahan ini terbentuk di antara dua titik yang disebut titik kutub.9 Profase Mitosis. kromosom berada di bidang ekuator. dengan sentromernya seolah kromosom berpegang pada benang gelendong pembelahan. selubung inti sel pecah dan setiap kromatid melekat di beberapa benang spindle di kinektor. Pada fase ini kromosom tampak paling jelas.benang kromatin. Pada sel tumbuhan yang tidak mempunyai sentriol.10. Metafase Periode selama kromosom di ekuatorial disebut metafase (Gambar 4. Selanjutnya kromosom berduplikasi membujur menjadi dua bagian yang masing-masing disebut kromatid. yaitu tempat mikrotubulus terikat. Tahap metaphase Mitosis. Benang kromatin kemudian memendek dan menebal menjadi kromosom. Membran inti sudah menghilang. kromatid benang spindle meluas keluar ke segala arah. Bersamaan dengan itu. Sentromer adalah bagian kromosom yang tidak bisa menyerap zat warna. disebut sebagai aster. 87 . Gambar 4. Dengan demikian. dengan bagian yang menggenting disebut sentromer.10). b. Masing-masing sentromer mengandung kinetokor. Di akhir pofase. Kromosom duplikat lalu meninggalkan daerah kutub dan berjajar di ekuator Gambar 4.

kromatid-kromatid mengumpul pada kutub-kutub yang berlawanan (Gambar 4. sedangkan pada sel hewan terjadi lekukan dari sebelah luar yang makin lama makin ke dalam hingga sel induk terbagi menjadi dua. Gambar 4.11. 88 . d. masing-masing mempunyai sifat dan jumlah yang kromosom yang sama dengan induknya. kromatid bergerak menuju kearah kutub-kutub yang berlawanan. sedangkan lengan kromosom mengikuti di belakang. kromatid memanjang kembali membentuk benangbenang kromatin. Gambar 4.c. Kinetokor yang masih melekat pada benang spindel yang berfungsi menunjukkan jalan. Pada fase ini kromosom tidak tampak.12). Kedua sel anak. tetapi sebutan ini kurang tepat karena justru pada saat ini sel mempersiapkan diri untuk pembelahan lagi dengan mengumpulkan materi dan energi.Tahap telofase Mitosis. Tahap Anafase Mitosis. di bidang ekuator terjadi pembentukan lempengan sel dari bagian tengah menuju ke luar. Benang gelendong menghilang. Pada sel tumbuhan. Membran inti dan nukleolus terbentuk kembali. Interfase Interfase disebut pula fase istirahat. Anafase Selama anafase (Gambar 4. Telofase Pada tahap telofase.12. e.11).

jumlah dan susunan kromosom masih tetap sama. Bagi makhluk hidup bersel satu menjadi dua secara mitosis berarti memperbanyak diri. yaitu tanaman yang digunakan sebagai tanaman bawah dan tanaman atas. Pada pembelahan ini terjadi pembagian inti (kariokinesis) dan pembagian plasma/sitoplasma (sitokinesis). kita menggabungkan dua sifat tanaman induk. sedangkan pada makhluk hidup bersel satu. dari sel diploid menghasilkan sel-sel diploid. Dengan praktek menyambung dan okulasi kita dapat memperoleh tanaman yang mempunyai perakaran baik dan tahan terhadap penyakit akar serta mempunyai produksi yang bagus. Pada okulasi dan menyambung. ubi jalar. meskipun produksi tidak baik. Tanaman yang kalian peroleh akan menghasilkan sifat-sifat yang sama dengan induknya. Tanaman bawah biasanya dipilih tanaman yang mempunyai sifat perakaran yang baik.13. Semuanya menghasilkan keturunan yang sama dengan induknya. Tanaman atas dipilih tanaman yang mempunyai produksi bagus tetapi tidak tahan terhadap penyakit akar. dan perbanyakan secara vegetatif. mitosis merupakan mekanisme memperbanyak sel atau pertumbuhan. tahan terhadap penyakit akar. Praktik okulasi dan menyambung banyak 89 . Hal ini disebabkan pada perbanyakan secara vegetatif prinsipnya melalui pembelahan secara mitosis. mitosis merupakan cara bereproduksi. cangkok.Gambar 4. Tahap interfase. atau tebu. pisang. penyembuhan luka. Pembelahan mitosis menghasilkan sel-sel yang mempunyai sifat sama dengan induknya. menyambung. Apabila kalian menanam ubi kayu. Perbanyakan vegetatif lainnya adalah dengan cara okulasi. kalian melakukan perbanyakan secara vegetatif. Pada makhluk hidup multiseluler. dan kultur jaringan. Akhirnya pembelahan secara mitosis menghasilkan dua sel anak yang masing-masing sel anakan memiliki jumlah dan sifat kromosom yang sama dengan sel induknya.

4. 90 . Metafase I Tetrad berkumpul di bidang ekuator.2.Zigonema: kromosom yang sama bentuknya atau kromosom homolog berdekatan dan bergandengan. Anafase I Benang gelendong pembelahan dari masing-masing kutub menarik kromosom homolog sehingga setiap pasangan kromosom homolog berpisah bergerak ke arah kutub yang berlawanan. Pembelahan meiosis Pembelahan sel ini berlangsung melalui dua tahap melalui interfase. sedangkan sentriol yang lain bergerak kea rah kutub yang berlawanan. sentromer belum membelah.2.dilakukan pada tanaman karet.Pakinema: setiap bagian kromosom homolog mengganda. 4.14 Meiosis I dan II. dikenal dengan meiosis I dan meiosis II (lihat Gambar 4.Leptonema: benang-benang kromatin menjadi kromosom. .2. Setiap pasang kromosom homolog disebut bivalen.1. Setiap kutub menerima campuran acak kromosom dari ibu dan bapak. manggis.14) Meiosis I Meiosis II Tanpa interfase Profase I Metafase I Anafase I Telofase I Profase II Metafase II Anafase II Telofase II Gambar 4. c. dan tanaman buah-buahan lainnya. b. durian. Satu sentriol tetap. Meiosis I Meiosis I. Profase I Profase terbagi lagi menjadi fase-fase sebagai berikut : . Membran inti dan nukleolus hilang.2. tetapi masih dalam satu ikatan sentromer sehingga terbentuk tetrad. fase-fasenya meliputi : a. . jeruk. . Empat kromatid bivalen tadi disebut tetrad dan terjerat oleh benang gelendong yang dibentuk oleh sentriol-sentriol.Diplonema: sentrosom membentuk dua sentriol yang masingmasing membentuk benang gelendong pembelahan.

selubung inti terbentuk. Benang gelendong lenyap. Satu sel induk yang diploid (2n) menghasilkan empat sel anakan yang bersifat haploid (n). kromatid berkelompok dua-dua. c. Spora tersebut 91 .2. Membran inti dan nukleolus lenyap. Hewan dan tumbuhan mengalami meiosis dan mitosis. Profase II Sentrosom membentuk dua sentriol yang letaknya pada kutub yang berlawanan dan dihubungkan oleh benang gelendong. Sebagai akibatnya terjadinya pengurangan jumlah kromosom menjadi setengahnya selama proses ini. fase haploid disebut generasi gametofit dan fase diploid disebut generasi sporofit. Pada tumbuhan lumut. fase diploid lebih dominan dibanding fase haploid. fase-fasenya meliputi : a. Metafase II Kromosom berada di bidang ekuator. sebelum pembentukan gamet didahului dengan proses meiosis menghasilkan megaspora atau mikrospora.2. Bersamaan dengan itu membrane inti dan anak inti terbentuk lagi. kemudian sitokinesis berlangsung. dan nukleous muncul lagi. b. kromatin berubah menjadi kromosom yang terjerat oleh benang gelendong. tumbuhan berbiji terbuka maupun tertutup. sentriol berperan sebagai sentrosom kembali. 4. Telofase I Kromatid memadat. Pada tumbuhan berpembuluh seperti paku-pakuan. Meiosis II Meiosis II. Antara pertama dan meiosis kedua tidak terdapat interfase. Anafase II Kromatid terkumpul pada kutub pembelahan lalu berubah menjadi kromatid kembali.d. kromatid muncul kembali. Pada sel tumbuhan. Pada hewan. Meiosis dapat disebut pula pembelahan reduksi yang berarti terjadi pengurangan jumlah kromosomnya. Pada sel tumbuhan. dan fungi.2. Pada manusia terjadi duplikasi 2 kromosom dari jumlah sehingga terbentuk 4 kromatid sehingga terbentuk 23 kromosom yang diduplikasi di setiap kutub. Belum terjadi pembelahan sentromer. dan sekat pemisah semakin jelas sehingga akhirnya terjadilah dua sel anakan. Pada pembelahan meiosis terjadi dua kali pembelahan. fase diploid lebih dominan dibandingkan dengan fase haploid. fase haploid lebih dominan dibanding fase diploid.

Pada perkembangan berikutnya bagian ini siap untuk dibuahi. Namun. Peristiwa pembentukan gamet jantan di atas disebut mikrosporogenesis. Putik terdiri dari kepala putik (stigma). Tiga inti lain berada di tempat yang berlawanan dengan mikropile sebagai antipoda. meiosis terjadi di sporangiumnya.2. hanya satu yang bertahan menjadi megaspora sedangkan tiga yang lain mengalami degerasi. Perbedaan mitosis dan meiosis Perbedaan antara mitosis dan meiosis dapat dilihat pada Tabel 4. Meiosis memegang peran penting dalam pembentukan sel kelamin/gamet dalam kelenjar kelamin (gonad). yaitu mikrosporosit (2n) yang kemudian membelah secara meiosis sehingga terbentuk empat mikrospora. Di tiap ruang ini terdapat sejumlah sel induk. benang sari terdiri atas kepala sari (anter) dan tangkai sari (filamen).selanjutnya mengalami mitosis membentuk gamet.3. 92 . membelah lagi menjadi empat. mengapa? Pada tumbuhan spermatophyta. Setiap sel mikrospora menjadi berkembang dewasa membentuk serbuk sari. Pada tumbuhan lumut. Tiap serbuk sari mengandung 1 sel tabung dan 1 inti generatif yang siap membuahi. yaitu dua sebagai sinegrid (pengiring) dan satu di tengah diapit sinegid sebagai ovum. Selanjutnya. 4. yaitu tumbuhan bunga (Anthophyta) atau angiospermae. Di ovarium terdapat sel induk (megasporosit) yang bersifat diploid. Dua inti bergabung di tengah sebagai inti kandung lembaga sekunder.4. Inti sel megaspora kemudian membelah menjadi dua. berikut ini. tiga inti berada di dekat pintu bakal biji (mikropile). Setelah membelah secara meiosis terbentuklah empat sel. Gamet jantan (serbuk sari) dibentuk di kepala sari. Di dalam kepala sari terdapat ruang serbuk sari yang jumlahnya tergantung spesiesnya. Kita juga mengenal bahwa spora yang terbentuk pada tumbuhan berspora sifatnya haploid. Dengan demikian sekarang kita telah mengetahui bahwa pada paku meiosis terjadi di sporangiumnya. membelah lagi sehingga terdapat delapan inti haploid. yang pada hewan jantan terjadi di testis dan pada hewan betina terjadi di ovarium. meiosis terjadi pada kepala sari dan kandung lembaga. Pada tumbuhan berbiji. tangkai putik dan ovarium yang berisi bakal biji (ovulum). Semua fase haploid ini dari spora hingga gamet disebut generasi gametofit. Pembuahan yang terjadi akan menghasilkan zigot bersifat diploid dan endospermae bersifat triploid.

Dua sel anakan yang memiliki jumlah kromosom seperti induknya (diploid). ujung akar. Gametogenesis dibedakan menjadi dua yaitu spermatogenesis (pembentukan sperma) dan oogenesis (pembentuikan ovum). Pada hewan terjadi di sel-sel somatik (sel tubuh). dan telofase I. metafase. dan kambium. misalnya di ujung batang. 4. dan interfase. Pada tumbuhan terjadi di benang sari dan putik Pada hewan terjadi di alat kelamin Terjadi dua rangkaian tahapan yaitu meiosis I dan meiosis II Meiosis I * Profase I (loptonema. diakenesis). Pada makhluk hidup multiseluer bertujuan untuk perbanyakan sel dan pertumbuhan. metafase I.Tabel 4. yaitu profase. zigonema. metafase II. Gametogenesis Proses pembentukan gamet disebut gematogenesis. Berfungsi megurangi jumlah kromosom agar keturunannya memiliki jumlah kromosom yang sama. bertujuan untuk memperbanyak diri (reproduksi). anafase. pakinema.2. diplonema. Perbedaan Mitosis dan Meiosis Faktor Pembanding Tujuan Tempat terjadi Tahap pembelahan Hasil Mitosis Pada makhluk hidup bersel satu. telofase. Secara prinsip keduanya melalui cara pembelahan yang sama. * Meiosis II Profase II. namun hasil akhirya berbeda. Pada tumbuhan terjadi di jaringan meristematis. Terjadi lewat rangkaian tahapan. Di bagian muka telah disinggung bahwa gametogenesis berlangsung di alat-alat kelamin baik pada tumbuhan maupun hewan. yaitu perkembangan dari hasil akhir meiosis yang tidak langsung menjadi gamet. Meiosis Pada makhluk hidup multiseluler untuk membentuk sel kelamin (gamet).4.4. 93 . Empat sel anakan yang memiliki setengah jumlah kromosom induknya (haploid). anafase I. anafase II dan Telofase II. yang berlangsung secara meiosis (pematangan).

a. Hereditas menurut hukum mendel dan penyimpangannya Untuk membuktikan kebenaran teorinya. hingga pada meiosis II terbentuk empat sel anakan yang disebut spermatid. sedangkan ootid mengalami perkembangan menjadi ovom. satu induk akhirnya membentuk satu ovum yang fungsional dan tiga sel badan kutub yang tidak fungsional (tidak terlibat dalam pembuahan). dan hasil anakan berupa dua sel badan kutub. Pada meiosis I. dalam pertumbuhannya spermatogonium membentuk sel spermatosit primer yang bersifat diploid pula. kemudian sel ini akan melakukan meiosis. Pada meiosis II. Sel spermatid dilengkapi dengan ekor sehingga spermatozoon dapat bergerak bebas bila berada pada medium cair. b. Tanaman yang dipilih adalah tanaman kacang ercis (Pisum sativum) karena memiliki kelebihan-kelebihan berikut: 94 . setiap sel tersebut menghasilkan dua sel anakan. Pada bagian tersebut terdapat sel-sel primordial yang bersifat tersebut berulang kali mengalami pembelahan secara mitosis. Namun sel badan kutub mengalami degenerasi dalam perkembangannya hingga akhirnya mati. yang satu kecil di sebut sel badan kutub. di antaranya membentuk spermatogonium yang dianggap sebagai induk sperma. yang satu selnya kecil disebut badan kutub primer. dihasilkan dua sel anakan yang bersifat haploid. Keduanya bersifat haploid karena telah terjadi reduksi pada kromosom. Spermatid bersifat haploid. yang dalam pertumbuhannya mengalami maturasi membentuk spermatozoon. yang satu lagi ootid yang berlangsung pada meiosis I juga berlangsung pada meiosis II. dalam pertumbuhannya terbentuk oosit primer yang bersifat diploid. Spermatogenesis Proses ini berlangsung dalam alat kelamin jantan. pada hewan disebut testis terdapat bagian yang disebut tubulus seminiferus. Kedua sel ini mengalami meiosis II. Sel primordial (asal) dalam ovarium yang bersifat diploid ialah oogonium. 4. Gregor Johann Mendel (1822-1884) melakukan eksperimen dengan membastarkan tanaman-tanaman yang memiliki sifat beda. Dengan demikian pada oogenesis.3. Hasil akhir dari spermatozoon (jamak: spermatozoa) fungsional dari satu sel induk yang mengalami meiosis. Spermatogonium bersifat diploid (2n). Pada sel oosit sekunder juga dihasilkan dua sel anakan. Oogenesis Oogenesis berlangsung dalam ovarium hewan atau kandung lembaga dalam bakal biji pada tumbuhan berbiji (gametofit betina). Sel ini mengalami meiosis I sehingga terbentuk dua sel anakan.

ukuran batang. warna biji: kuning atau hijau c. Gen resesif merupakan gen yang tidak mendominasi pasangannya seperti sifat keriput dengan simbol (b). misalnya: a. Berdasarkan hereditas menurut Mendel. Homozigot dominan adalah pasangan gen dengan sifat yang sama seperti BB dan bb.15. mudah melakukan penyerbukan silang 2.15. tinggi atau pendek g. cepat berbuah atau berumur pendek 5. mudah didapat 3. Heterozigot atau intermediet merupakan pasangan gen dengan sifat yang berbeda seperti Bb. letak bunga aksial (di ketiak daun) atau terminal (terletak di ujung batang) Keragaman sifat pada Ercis dapat dilihat pada Gambar 4. Gambar 4. dapat terjadi penyerbukan sendiri 6. warna buah (polong): hijau atau kuning d. kita harus mengenal beberapa istilah seperti gen dominan adalah gen yang mendominasi pasangannya. bentuk biji : bulat (licin) atau keriput e. mudah hidup atau mudah dipelihara 4.1. Sebelum mempelajari hereditas Mendel. Variasi karakter/sifat morfologi pada Pisum sativum. kulit biji: halus atau kasar f. seperti sifat B dikategorikan sebagai bulat. terdapat jenis-jenis yang memiliki sifat beda yang mencolok. warna bunga: ungu atau putih b. 95 .

Galur murni selalu bergenotipe homozigot dan disimbolkan dengan dua huruf yang sama. B (huruf kapital) dengan b (huruf kecil) atau R dan r merupakan pasangan gen yang masing-masing disebut alel. Contoh: 1. 96 . Sifat yang tampak dari luar atau sifat keturunan yang dapat kita amati disebut fenotipe. sifat pemarah adalah fenotipe. maka RR adalah genotipe. Pada perkawinan induk jantan dan induk betina disebut parental (tetua) dan disimbolkan dengan huruf P (huruf kapital). sedangkan bb dan rr adalah homozigot resesif. Genotipe ialah sifat tidak tampak yang ditentukan oleh pasangan gen dalam individu. 2. dengan demikian. alel adalah anggota dari sepasang gen yang memiliki pengaruh berlawanan. 2. Menurut Stern (1930). Sedangkan persilangan induk galur murni jantan F1 dengan individu betina F1 disebut F2. Misalnya BB (untuk sifat dominan) atau bb (untuk sifat resesif). Persilangan induk galur murni dengan induk galur murni disebut P1. sedangkan b tidak biru (putih misalnya) maka B merupakan alel dari b.mangga bergalur murni dengan sifat buahnya kecil namun rasanya manis. Misalnya: 1. genotipe dan faktor lingkungan dapat mempengaruhi fenotipe. dan filialnya disebut F1. dan sifat manis dominan terhadap sifat masam. sedangkan jika dilihat dari pengaruh gen pada fenotipe. R (pemarah) alelnya r (penyabar) jadi B bukan alel dari r demikian pula R bukan alel dari b. disimbolkan BB. Menurut letaknya alel adalah gen-gen yang terletak pada lokus yang bersesuaian di kromosom homolog. huruf kapital semua atau huruf kecil semua. Hasil persilangan parental disebut anak (Filial) dan disimbolkan dengan huruf F (huruf kapital). sifat warna biru pada bulu ayam adalah fenotipe. B menentukan sifat warna biru pada bulu ayam. Untuk mengetahui bahwa satu tanaman bergalur murni dapat dilakukan penyerbukan sendiri.dua genotipe yang sama dapat menunjukkan fenotipe yang berbeda apabila lingkungan bagi keduanya genotipe tersebut berlainan. dan seterusnya. Genotipe homozigot BB dan RR disebut homozigot dominan. kita akan dapat memperoleh jenis mangga hibrida (hasil pembastaran) dengan sifat buah yang besar dan rasanya manis. maka BB adalah genotipe. Tanaman bergalur murni akan selalu menghasilkan keturunan yang sifatnya sama dengan sifat induk meski dilakukan berulang kali dalam beberapa generasi.dengan syarat sifat besar dominan terhadap sifat kecil. disimbolkan RR.

Jika genotipe terdiri dari pasangan alel yang sama disebut homozigot.3. Contoh: RR fenotipenya pemarah . 4. rr dan sebagainya yang kita sebut genotipe. Gen dengan sifat dominan dituliskan dengan huruf kapital di depan dan sifat resesif alelnya ditulis dengan huruf kecil di belakang. Jika diamati pada pembentukan gamet dari tanaman heterozigot (F1). yang berarti selalu bergalur murni. bb. sedangkan gen yang tertutup alelnya disebut resesif dan disimbolkan dengan huruf yang sama dengan gen dominan. Jika fenotipe F1 sama dengan salah satu sifat gen yang diuji tadi. Gen-gen dominan (yang bersifat kuat sehingga menutupi pengaruh alelnya) disimbolkan dengan huruf kapital. besar dominan terhadap kecil dapat ditulis dengan simbol sebagai berikut: B x b b.1. Untuk mengetahui bahwa suatu gen bersifat dominan maka harus dilakukan monohibridisasi antara dua individu bergalur murni yang memiliki sifat kontras (alelnya). Jadi fenotipe sifat resesif selalu bergenotipe homozigot. zigot = hasil penyatuan gamet jantan dan gamet betina sampai terjadi pembelahan). Monohibrid dan dihibrid Monohibrid atau monohibridisasi adalah suatu persilangan dengan satu sifat beda. 2). R fenotipenya juga pemarah. Genotipe individu heterozigot dituliskan dengan dua huruf. tetapi huruf kecil. akan tetapi untuk genotipe penyabar selalu rr. dan ada gamet dengan alel t. Perlu difahami bahwa huruf-huruf BB. ternyata ada pemisahan alel. dengan fenotipe: warna biru X putih: sifat pemarah X penyabar. Beberapa konvensi lain adalah sebagai berikut: 1). merupakan suatu perjanjian yang disepakati bersama (suatu konvensi). Contoh: a. biru dominan terhadap putih dapat dituliskan dengan simbol: B x b. 97 . berarti jelaslah bahwa sifat itulah yang dominan. Monohibrid pada percobaan Mendel dilakukan dengan menyilangkan ercis berbatang tinggi dan ercis berbatang pendek. Prinsipnya pada pembentukan gamet pada genotipe induk yang heterozigot dengan pemisahan alel tersebut terkenal dengan Hukum Mendel yang disebut Hukum segregasi (pemisahan) gen secara bebas. RR. sehingga ada gamet dengan alel T.Jika genotipe suatu individu terdiri dari pasangan alel yang tidak sama maka disebut genotipe heterozigot (hetero = lain.

Alel dominan disimbolkan dengan huruf besar. maka individu F1 memiliki fenotipe seperti induknya yang dominan. menghasilkan keturunan yang memperlihatkan perbandingan fenotipe pada F2 = 3 tinggi : 1 3 1 tinggi dibanding rendah). melainkan mempunyai sifat fenotipe diantara kedua induknya. kedua bentuk alternatif ini disebut alel. 3. Contohnya BB untuk pasangan alel bulat dominan dan bb untuk pasangan tidak bulat atau keriput. Tiap sifat makhluk hidup dikendalikan oleh sepasang faktor keturunan (gen) satu dari induk jantan lainnya dari induk betina. kemudian pada proses fertilisasi. pasangan faktor-faktor keturunan memisah. Satu dari pasangan alel itu dominan atau menutup alel yang resesif bila keduanya bersama-sama. Jika dominansi tampak sepenuhnya maka perkawinan monohibrid (Tt X Tt). Jika sifat dominan tampak sepenuhnya. Setiap gamet menerima salah satu faktor dari pasangan itu. Pada pembentukan sel kelamin (gamet) yaitu proses meiosis. Semua individu F1 adalah seragam. Individu murni (galur murni) mempunyai dua alel yang sama. 2. 6. Dari data yang diperoleh dari percobaanpercobaannya Mendel menyusun hipotesis yang menerangkan hukum-hukum hereditas sebagai berikut: 1. 4. faktor-faktor itu akan berpasangan secara acak 5. bersifat resesif. 98 . sedangkan alel resesif disimbolkan dengan huruf kecil. 4 4 rendah (yaitu Jika sifat gen dominan tidak penuh (intermediate) maka fenotipe individu F1 tidak seperti salah satu fenotipe induk galur murni.Cara mencari macam dan jumlah gamet menggunakan diagram garpu. Misalnya cokelat atau putih. 7. dan t = rendah. bulat atau kisut. bila T= tinggi. dominan semua atau resesif semua. tetapi perbandingan 4 4 1 genotipenya 1(TT): 2(Tt): 1(tt) (yaitu TT dibanding 4 2 1 Tt dibanding tt ) . manis atau asam. Tiap pasangan faktor keturunan menunjukkan bentuk alternatif sesamanya.

Dihibrid atau dihibridisasi ialah suatu persilangan (pembastaran) dengan dua sifat beda. dan Y(kuning) dominan terhadap y (hijau). Hukum Mendel II ini disebut juga Hukum Pengelompokan Gen Secara Bebas.16) Akan tetapi dalam kenyataannya perbandingan yang diperoleh tidak persis seperti angka perbandingan di atas. sama dengan perbandingan genotipe F2nya. Jadi. dengan galur murni berbiji kisut berwarna hijau. melainkan mendekati perbandingan 3:1 atau 9:3:3:1.814 : 1 3 : 1 Pada dihibrid diperoleh perbandingan: Bulat kuning = 315 tanaman bulat hijau = 101 tanaman Kisut kuning = 108 tanaman Kisut hijau = 32 tanaman Angka-angka mendekati 9:3:3:1.Demikian pula perbandingan fenotipe F2nya tidak 3:1. Misalnya: Pada monohibrid diperoleh perbandingan keadaan batang tanaman: Tinggi : pendek 787 : 277 2. Untuk membuktikan Hukum Mendel II yang terkenal dengan prinsip berpasangan secara bebas. pada dihibrid RrYy. Dalam membuat perhitungan itu Mendel menganggap bahwa gen-gen pembawa sifat itu terpisah secara bebas terhadap sesamanya sewaktu terjadi pembentukan gamet. Mendel melakukan eksperimen dengan membastarkan tanaman Pisum sativum bergalur murni dengan memperhatikan dua sifat beda. melainkan 1:2:1. misalnya: Gen R mengelompok dengan Y Gen R mengelompok dengan y Gen r mengelompok dengan Y Gen r mengelompok dengan y gamet RY gamet Ry gamet rY gamet ry Angka-angka perbandingan fenotipe F2 monohibrid = 3:1. tersebut menunjukkan suatu perbandingan 99 . Gen R (bulat) dominan terhadap r (kisut). sedangkan perbandingan fenotipe F2 dihibrid = 9:3:3:1 (Gambar 4. yaitu biji bulat berwarna kuning.

16. 2. 3. Prinsip berpasangan bebas: pada pembuahan (fertilisasi).Gambar 4. Informasi genetik merupakan struktur nyata yaitu gen yang terkandung dalam kromosom. 100 . maka dapat kita simpulkan sebagai berikut: 1. Melalui gamet-gamet inilah informasi genetik dari kedua orang tua atau (induk) diturunkan kepada individu yang dibentuknya. gen-gen dari gamet jantan maupun gen-gen dari gamet betina akan berpasangan secara bebas. Prinsip segregasi bebas: pada pembentukan gamet pasangan gen memisah secara bebas sehingga tiap gamet mendapatkan salah satu gen dari pasangan gen (alel) tersebut. Persilangan dihibrid menghasilkan perbandingan fenotipe 9 bulat kuning : 3 bulat hijau: 3 keriput kuning: 1 keriput hijau. Jika prinsip-prinsip Mendel kita gabungkan. Prinsip hereditas menyatakan bahwa sifat-sifat makhluk hidup dikendalikan oleh faktor-faktor menurun (gen). Pada dihibridisasi intermediate (dominan tidak penuh) perbandingan fenotipe F1 tidak sama dengan salah satu fenotipe sel induk melainkan mempunyai sifat diantara kedua gen dominan dengan gen resesif. Setiap individu berkembang dari zigot yang merupakan penyatuan gamet jantan (spermatozooa) dan gamet betina (ovum).

epistasishipostasis dan pautan gen.2. komplementer. Untuk memahami peristiwa itu Nilson-Ehle 101 . Jika hasil testcross menunjukkan perbandingan fenotipe keturunan yang memisah 1:1. Perkawinan resiprok Prinsip-prinsip Mendel tersebut diatas mudah dibuktikan bila diadakan perkawinan (penyilangan) resiprok. Sedangkan pada prinsip dominasi tidak penuh. Perkawinan resiprok adalah penyilangan antara tetua harus homozigot dan dari satu individu berperan sebagai gamet jantan dan gamet betina sehingga menghasilkan keturunan. Pada masa kini hibridisasi sangat berperan dalam pencarian bibit unggul. Prinsip dominansi penuh atau tidak penuh (intermediate). fenotipe gen dominan akan menutupi pengaruh gen resesif. berarti heterozigot. Demikian pula penyakit keturunan pada manusia dapat diketahui pewarisannya. Penyimpangan semu Hukum Mendel (PSHM) Penyimpangan semu hukum mendel (PSHM) terjadi apabila munculnya perbandingan yang tidak sesuai atau menyimpang dengan dengan Hukum Mendel. 4. Jika hasil testcross 100% berfenotipe sama berarti individu yang diuji bergenotipe homozigot. Disebut dengan penyimpangan semu karena sebenarnya prinsip segregasi gen bebas tetap berlaku. Penyimpangan ini meliputi: polimeri.4. tetapi karena gen-gen yang membawa sifat memilki ciri tertentu maka perbandingan yang dihasilkan menyimpang dari Hukum Mendel (perbandingannya tidak 3:1 atau 9:3:3:1). a. maka dapat disimpulkan bahwa individu yang diuji bukan galur murni. Testcross adalah perkawinan F1 dengan salah satu tetua yang bersifat homozigot resesif. Testcross merupakan perkawinan antara F1 dengan tetua homozigot resesif. tetapi mempengaruhi bagian yang sama pada suatu makhluk hidup. disebut juga perkawinan pengujian (uji silang) karena bertujuan mengetahui apakah suatu individu bergenotipe homozigot (galur murni) atau heterozigot.3. fenotipe gen pada individu heterozigot berada diantara pengaruh kedua alel gen yang menyusunnya. Polimeri Polimeri adalah gen dengan banyak sifat beda yang berdiri sendiri-sendiri. Back coss dan test cross Backross adalah perkawinan antara individu F1 dengan salah satu induknya (induk dominan atau induk resesif).

jika terdapat bersama-sama akan saling melengkapi sehingga muncul fenotipe alelnya. Bila dalam satu kromosom terdapat lebih dari satu gen yang mengendalikan sifat yang berbeda (bukan alelnya) maka peristiwa itu disebut pautan gen (linkage=berangkai=pautan) A B C D E a b c d e meiosis → A B C D E dan a b c d e Pada skema di atas gen A terpaut dengan gen B. akan membentuk dua macam gamet saja. Jadi individu dengan genotipe AaBb yang mengalami pautan. sedangkan alelnya a terpaut dengan b. Gen-gen komplementer Gen komplementer adalah interaksi antara dua gen dominan. mengapa demikian? Menurut Sutton. 102 . c. hal tersebut dapat mengakibatkan di dalam satu kromosom terdapat lebih dari satu gen. ternyata keturunannya F1 semua normal. B terpaut dengan C. b terpaut dengan c. yaitu gandum bersekam merah dengan gandum bersekam putih. c terpaut dengan d. Pautan gen Gen yang ada dalam setiap makhluk hidup sangat banyak. Lebih-lebih gen yang berdekatan lokusnya cenderung memisah bersama-sama. C terpaut dengan gen D. dan d terpaut dengan e.mengadakan percobaan persilangan satu jenis gandum. Pada pembelahan sel secara meiosis. pembentukan sel gamet kromosom memisah secara bebas sehingga gen-gen yang terletak pada kromosom yang berlainan dapat memisah secara bebas. yakni gamet AB dan ab. Inhibiting gen (Epistasis-hipostasis) Inhibiting gen adalah penyimpangan semu yang terjadi karena terdapat dua gen yang dominan jika bersama-sama pengaruhnya akan menghambat pengaruh salah satu gen dominan tersebut sehingga perbandingan fenotipenya = 13:3. d . Dengan kata lain saling berpaut satu sama lain. gen-gen yang letaknya pada satu kromosom tidak dapat diturunkan secara bebas. padahal kromosom yang ada hanya sedikit. b. Bila salah satu gen tidak ada maka pemunculan sifat terhalang. Dalam peristiwa meiosis pada gen terpaut seperti diatas akan dihasilkan dua macam gamet dengan susunan gen ABCDE dan abcde. Contohnya: perkawinan pria bisu tuli dengan wanita bisu tuli. dan D terpaut dengan E pada kromosom yang sama.

Contoh: pada lalat Drosophila dikenal gen-gen C = gen untuk sayap normal c = gen untuk sayap keriput (lalat tak dapat terbang) S = gen untuk dada polos s = gen untuk dada bergaris-garis. dada polos homozigotik CCSS dikawinkan dengan lalat betina bersayap keriput. yaitu pertukaran segmen kromatid-kromatid dari pasangan kromosom homolog. Akibatnya pekawinan dua lalat dihibrid tidak akan menghasilkan keturunan F2 dengan perbandingan fenotipe 9:3:3:1 seperti Hukum Mendel. maka dari persilangan induk BBKK dengan bbkk akan diperoleh F1 dengan fenotipe Bulat Kuning (BbKk). Pindah silang (Crossing over) Pembentukan sel gamet jantan dan betina terjadi selama pembelahan meiosis.18). Kromatid yang bersilang melekat dan terputus di bagian kiasma. Untuk mengetahui adanya pautan antara dua gen dapat dilakukan testcross. Pada saat itulah terjadi peristiwa pindah silang (crossing over).3. Lalat-lalat F1 bersayap normal. Dua macam gamet yang memiliki gen seperti induknya (parental) disebut gamet tipe parental. Tempat persilangan dua kromatid disebut kiasma(Gambar 4. Makin dekat jarak antara gen. sehingga akan diperoleh empat macam gamet. Contoh: tanaman mangga berbuah Bulat (BB) dan berkulit Kuning (KK) dominan terhadap mangga berbuah Kisut (bb) warna Hijau (kk). Oleh karena ada pautan gen maka hibrid ini akan membentuk dua macasm gamet saja.3. Misalnya untuk lalat jantan bersayap normal. dada polos heterozigotik CcSs. dada bergaris-garis ccss. 4. Pada profase meiosis I. maka semakin erat pautan gen. Bila B dan K tidak terpaut demikian pula gen b dan k. masing-masing kromosom mengganda menjadi dua kromotid. persentase pautan merupakan indikator kuat lemahnya pautan gen. Setiap potongan kemudian melekat pada kromatid sebelahnya secara timbal balik. Bila dalam testcross ternyata kombinasi parental lebih besar 50% dan rekombinasi lebih kecil 50% maka dapat disimpulkan bahwa terjadi pautan gen. melainkan 3 lalat sayap normal dada polos : 1 lalat sayap keriput bergaris-garis = 3:0:0:1 = 3:1 Jarak antar gen mempengaruhi ke eratan sifat pautan ini. yaitu penyilangan individu F1 dengan tetua yang homozigot resesif. 103 . yaitu gamet CS dan gamet cs.

Jika digunakan lalat betina dihibrid akan dihasilkan lalat tipe parental dan rekombinasi. Penentuan jenis kelamin (determinasi seks) Jenis kelamin pada makhluk hidup dibedakan atas jantan dan betina. Gamet tipe parental tidak mengalami pindah silang sehingga dibentuk dalam jumlah yang lebih banyak. Terdapat dua macam peristiwa pindah silang.Gambar 4. Pindah silang pada kiasma. 104 .4. Dengan terbentuknya keturunan tipe parental dan rekombinasi besarnya nilai pindah silang (NSP) dapat dihitung.18. NSP adalah angka yang menunjukkan besarnya persentase kombinasi baru yang dihasilkan akibat terjadinya pindah silang. 4. Pindah silang ganda terjadi di dua tempat atau lebih. Dua macam gamet lainnya nerupakan gamet yang berbeda dengan induknya. Artinya dalam tubuh makhluk hidup tersebut dapat dihasilkan gamet jantan dan betina. Jika pada uji silang digunakan lalat jantan dihibrid. akibatnya adalah keturunan yang memiliki sifat seperti parental selalu lebih banyak dibanding dengan keturunan tipe rekombinasi. maka hanya dihasilkan dua macam fenotipe saja yang mirip lalat tipe parental. Terjadinya perbedaan seks pada makhluk hidup dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Percobaan Morgan dan Bridges pada lalat Drosophila melanogaster menunjukkan tidak adanya pindah silang pada lalat jantan. yaitu pindah silang tunggal dan pindah silang ganda. Gamet ini merupakan hasil peristiwa pindah silang.3. Pindah silang tunggal terjadi pada satu tempat. Tetapi di alam juga terdapat tumbuhan dan hewan tingkat tinggi yang hemafrodit. Gamet rekombinasi jumlahnya lebih sedikit. sehingga disebut gamet rekombinasi.

Adapun kromosom lainnya disebut kromosom seks (gonosom) sebab anggota dari sepasang kromosom ini tak sama bentuknya antara lalat jantan dan betina. Pada penelitian itu tidak ditemukan badan X berhubungan dengan penentuan jenis kelamin. Pada lalat buah. misalnya pada lalat buah. Tipe XY. Faktor genetik Faktor genetik ditentukan oleh komposisi kromosom yang mengandung bahan genetik. b. Henking seorang ahli biologi bangsa Jerman mengawali penelitian tentang hubungan kromosom dengan jenis kelamin. Dengan dasar di atas maka kromosom lalat Drosophila dapat ditulis untuk lalat betina = AAXX dan lalat jantan =AAXY. Delapan kromosom yang ada dalam inti sel itu dibedakan atas 6 buah kromosom (3 pasang) yang bentuknya sama pada jantan maupun betina.5.3. Dalam keadaan normal. Dalam penelitian yang dilakukan pada spermatogenesis beberapa serangga. Henking menyatakan. disebut autosom (kromosom tubuh) disingkat A.a. Karena lalat betina memiliki dua kromosom sejenis (yaitu kromosom X) maka dikatakan bersifat homogametik dan lalat jantan dikatakan bersifat heterogametik karena memiliki kromosom X dan kromosom Y. kedua kromosom X berbentuk batang lurus dan diberi simbol XX. Pada lalat betina. manusia dan mamalia. Faktor lingkungan Faktor lingkungan biasanya ditentukan oleh keadaan fisiologis. Kromosom gamet Pada tahun 1891. 4. dia berhasil ditemukan suatu struktur di dalam inti sel yang dinamakan “badan X”. beberapa tipe penentuan jenis kelamin yang dikenal adalah sebagai berikut: a. Bila kadar hormon kelamin dalam tubuh tidak seimbang dapat mempengaruhi penampilan fenotipenya sehingga jenis kelamin suatu makhluk dapat berubah. lalat betina membentuk satu macam sel telur 105 . Penelitian-penelitian selanjutnya menghasilkan kesimpulan bahwa badan X adalah sebuah kromosom. setengah jumlah kromosom pada sperma serangga mengandung struktur tersebut. sel tubuhnya hanya memiliki 8 kromosom (4 pasang). Oleh sebab itu badan X disebut sebagai kromosom X. Penelitian tersebut dilanjutkan pada tahun 1902 oleh McClung terhadap belalang. sedangkan kromosom lalat jantan memiliki sebuah kromosom X berbentuk batang dan sebuah kromosom Y yang lebih pendek dan ujungnya membengkok diberi simbol XY.

USA tahun 1960. sedangkan pada pria sebuah kromosom X dan sebuah kromosom Y. Cara baru berdasarkan kongres genetika international di Paris. XY. Bila spermatozoa yang membawa kromosom Y membuahi ovum akan dihasilkan anak lalat jantan (AAXY). wanita = 22AA XX dan pria = 22 AA XY. Kromosom manusia berjumlah 46 dapat diklasifikasikan berdasarkan ukurannya mulai dari yang terpanjang hingga terpendek. wanita = 46. Pada manusia kromosom dibedakan menjadi kromosom tubuh (autosom) dan kromosom gamet (gonosom). Perancis tahun 1971. Cara lama berdasarkan kongres genetika internasional di Denver. Pada wanita kromosom kelamin berupa dua kromosom X. 2. Perhatikan diagram di bawah ini : P : ♀ 3AA XX / \ 3A 3A X X ovum F1 : 3AA XX 3AA XX Lalat ♀ >< ♂ 3AA XY / \ 3A 3A X Y spermatozoa 3AA XY 3AA XY Lalat ♂ Dengan demikian kariotip dari setiap sel tubuh lalat buah adalah: * lalat betina 6A+XX atau 3AA+XX * lalat jantan 6A+XY atau 3AA+XY Pada meiosis lalat betina menghasilkan satu macam gamet dengan kariotipe 3A+X sedangkan lalat jantan menghasilkan dua macam gamet dengan kariotipe 3A+X dan 3A+Y. sehingga terbentuk sebuah kariotipe. 106 .haploid (AX). sehingga pada manusia normal kromosom dapat ditulis sebagai berikut: 1. Setiap sel tubuh manusia mengandung 46 kromosom terdiri dari 44 (22 pasang) autosom dan 2 gonosom (1 pasang). Sedangkan lalat jantan membentuk dua macam spermatozoa yang membawa kromosom X (AX) dan yang membawa kromosom Y (AY). XX dan pria= 46.

jadi burung betina adalah ZW (atau XY) sedangkan burung jantan ZZ (atau XX). Pewarisan sifat dari induk kepada anak-anaknya ditentukan oleh gen pada autosom tanpa membedakan jenis kelamin. misalnya warna mata. berlaku bagi banyak jenis serangga misalnya serangga. tetapi hanya memiliki sebuah kromosom gamet saja (ZO atau XO). 4. Morgan berhasil menemukan adanya pautan seks melalui percobaan dengan menggunakan lalat Drosophila melanogaster. warna rambut. Selain gen autosomal. a. Tipe ZW misalnya pada burung. Serangga betina memiliki dua buah kromosom X sehingga disebut XX. itik. Gen-gen yang terangkai pada kromosom gamet disebut gen terpaut kelamin/seks (sex linked gene). Drosophila XO merupakan lalat jantan steril.6. d. c. sedangkan F2 107 . sedangkan serangga yang jantan hanya memiliki kromosom X saja sehingga disebut XO. Pautan Seks Setiap makhluk hidup memiliki dua macam kromosom. Pada tahun 1901.3. Untuk menghindari kekeliruan dengan tipe XX-XY maka pada tipe ini dipakai Z dan W. Pada tipe ini yang heterogametik adalah hewan betina. yang dapat dibedakan menjadi gen terpaut-X (X-linked gene) dan gen terpaut-Y (Y-linked gene). berlaku pada unggas (ayam. Morgan mengawinkan lalat jantan bermata putih dengan lalat betina normal (bermata merah?) ternyata semua lalat F1 bermata merah. yaitu autosom dan kromosom gamet (gonosom). misalnya pada serangga. tipe Haplo-diploid. tipe ZO. Misalnya peristiwa darah sukar membeku pada luka yang diderita anak laki-laki. e. tetapi belalang berkromosom XO adalah jantan fertil. Tipe XO. Pautan seks pada Drosophila melanogaster Peristiwa yang menunjukkan adanya hubungan antara sifat keturunan dan sifat kelamin telah diketahui sejak tahun 600 SM.b. Pada tipe ini yang heterogametik adalah betina sedangkan yang jantan homogametik. kupu-kupu dan lain-lain. sedangkan yang jantan homogametik (ZZ atau XX). ada juga gen yang terdapat pada kromosom gamet yang disebut pautan seks (sex lingkage). albino dan sebagainya. Pada tipe ini makhluk hidup yang memiliki kromosom haploid adalah betina dan yang diploid adalah jantan. dan sebagainya).

Buta warna total Penderita buta warna total hanya melihat warna hitam dan putih. Seorang wanita memiliki dua kromosom X. Buta warna deutan lebih sering dijumpai daripada buta warna protan. Buta warna merah hijau Buta warna ini disebabkan atas: a. Buta warna deutan. Setengah jumlah lalat jantan bermata merah dan setengah lagi bermata putih. Sifat buta warna yang dimiliki ayah akan diwariskan kepada seluruh anaknya yang perempuan. b. Buta warna disebabkan oleh gen resesif c (dari kata “colour blind”) yang terpaut kromosom X. 2. apabila yang rusak atau lemah bagian mata yang peka terhadap warna hijau. hemofilia. apabila yang rusak atau lemah bagian mata yang peka terhadap warna merah. misalnya buta warna. Buta Warna 1. Dengan kata lain. buta warna protan. semua keturunan yang bermata putih adalah jantan. dan anadontia. atau buta warna homozigot (XcXc). P Gamet F1 108 : ♀ XC XC >< ♂ Xc Y (normal) (buta warna) : XC Xc . sehingga kemungkinannya hanya normal (XCY) atau buta warna (XcY). Pautan seks pada manusia Sekitar 150 sifat keturunan pada manusia yang kemungkinan besar disebabkan oleh gen-gen tersebut-X. a. Perhatikan diagram di bawah mengenai perkawinan antara seorang pria buta warna dengan wanita normal homozigot. maka kemungkinannya adalah seorang wanita dapat normal homozigot (XCXC).memperlihatkan semua perbandingan 3 1 bermata merah dan 4 4 bermata putih. b. selain itu lalat F2 yang bermata merah adalah betina. Tidak satupun anaknya yang laki-laki menderita buta warna dan seluruh anaknya perempuan normal carrier (pembawa sifat buta warna). Y C c : X X = perempuan normal (carrier) XC Y = laki-laki normal . normal heterozigot (XCXc). Seorang pria memiliki sebuah kromosom X.

tampak bahwa sifat ayah (normal) diwariskan kepada semua anak perempuan. maka semua anak perempuan normal tetapi carier (XC Xc) dan anak laki-laki semuanya buta warna. Cara pewarisan ini disebut cara pewarisan bersilang (criss-cross inheritance) yang merupakan ciri khas bagi pewarisan gen-gen terpaut-X. semua anak perempuan normal tetapi pembawa (carrier) gen resesif buta warna. 109 . Pada dua contoh diatas. sedangkan sifat ibu (buta warna) diwariskan kepada semua anak laki-laki. Perhatikan diagram berikut ! P Gamet F1 : ♀ Xc Xc >< ♂ XC Y (buta warna) (normal) : Xc XC . Xc F1 : XC Xc Xc Xc XC Y Xc Y >< ♂ Xc Y (buta warna) Xc. Bagaimanakah bila anak perempuan yang normal tetapi carrier melakukan perkawinan dengan laki-laki buta warna? Perhatikan diagram berikut! P Gamet : ♀ XC Xc (normal) (carrier) : XC.Bagaimanakah jika keadaannya terbalik? Perkawinan antara pria normal (XCY) dengan wanita buta warna (Xc Xc). Hemofilia Hemofilia adalah suatu penyakit keturunan yang mengakibatkan seseorang yang terluka darahnya sukar membeku. Y = perempuan normal (carrier) = 25% = perempuan buta warna = 25% = Laki-laki normal = 25% = Laki-laki buta warna = 25% b. Bila orang normal mengalami luka. Y C c : X X = perempuan normal (carrier) Xc Y = laki-laki buta warna Pada bagian diagram ini. Sehingga dapat mengakibatkan kematian karena kehabisan darah. darahnya akan segera mambeku dalam waktu 5-7 menit. sedangkan penderita hemofilia darahnya baru akan membeku antara 20 menit hingga 2 jam.

Xh XH . Perkawinan antara wanita normal homozigot (XHXH ) dengan pria hemofilia (XhY). dan gen h menyebabkan hemofilia seperti pada Tabel 4.Hemofilia semula dikenal di negara-negara Arab.pembawa hemofili) XHY = laki-laki normal Dari perkawinan dihasilkan 50% anak perempuan normal carrier dan 50% anak laki-laki normal. 2. Y H H F1 : X X = 25% perempuan normal XHXh = 25% perempuan carrier XHY = 25% laki-laki normal XhY = 25% laki-laki hemofilia Dari diagram-diagram diatas dapat disimpulkan bahwa: 110 . Hemofilia disebabkan oleh gen resesif yang terpaut seks pada kromosom X. Akan tetapi rahasia pewarisan penyakit ini baru terbuka ketika salah satu putra mahkota kerajaan inggris meninggal dunia karena hemofilia. Tabel 4. Y H h F1 : X X = 25% perempuan normal (carrier) XhXh = 25% peremnpuan hemofilia (letal) H X Y = 25% Laki-laki normal XhY = 25% Laki-laki hemofilia 3. Gen H menyebabkan sifat normal pada darah. P : ♀ XHXh >< ♂ XHY (carrier) (normal) Gamet : XH . Penyelidikan selanjutnya menunjukkan bahwa gen resesif diwariskan dari Ratu Victoria yang merupakan carrier untuk hemofilia dalam keluarganya.5. P : ♀ XHXh >< ♂ XhY (carrier hemofilia) (hemofilia) Gamet : XH : Xh Xh . XHXh (carrier) XHY H H Hemofilia XhXh XhY Perhatikan diagram perkawinan berikut ini: 1. Y H h F1 : X X = perempuan normal (carrier.5 berikut ini. Perkawinan antara wanita carrier dengan pria normal. Perkawinan antara wanita carrier dengan pria hemofilia. P : ♀ XHXH >< ♂ XhY (normal) (buta warna) Gamet : XH Xh . Gamet perempuan dan laki-laki penderita hemofilia Jenis kelamin Perempuan Laki-laki Normal X X .

1. tetapi hanya satu yang disebabkan gen resesif terpaut-X. Bickers dan Adams (1949) melaporkan adanya suatu keluarga yang selama dua generasi memiliki 7 bayi laki-laki penderita hidrosefali. Gigi cokelat Gigi cokelat disebabkan oleh gen dominan B terpaut kromosom X. Biasanya gigi cokelat mudah rusak karena kurang email. d. 2. Alel dominan A menentukan orang yang bergigi normal. Karena penderita tak mampu membentuk enzim Hipoxantin Guanin Phospho Ribosil Transferase (HGPRT) yang akan menyebabkan semakin aktifnya enzim Adenine Pospho Ribosil Transferase (APRT). Contoh kasus. Sindroma lesch-Nyhan Penyakit ini timbul karena adanya pembentukan purin yang berlebihan. e. Anadontia Anadontia merupakan kelainan menurun (herediter) yang disebabkan oleh gen resesif pada kromosom X. terutama basa guanin. cairan serebrospinal berguna menjaga gangguan otak dari goncangan. Dalam keadaan normal. alel resesif a menetukan orang yang anadontia. f. Hidrosefali terpaut-X Hidrosefali adalah penyakit yang ditandai dengan kepala membesar akibat penimbunan cairan serebrospinal di dalam otak. Alel resesif gen b menentukan gigi normal. sehingga gigi tidak akan tumbuh. misalnya kejang otot menggeliatkan anggota kaki dan tangan. tetapi bila cairan ini terlalu banyak menyebabkan tekanan pada otak yang dapat merusak jaringan otak sehingga penderita dapat meninggal dunia. suka menggigit bibir serta merusak jari-jari tangan. penderita anadontia tidak memiliki benih gigi di dalam tulang rahangnya. sukar menelan. tuna mental. c. Sesungguhnya ada 9 penyakit keturunan yang menunjukkan hidrosefali. perkawinan pria bergigi cokelat dengan wanita bergigi normal maka kemungkinan keturunannya adalah semua anak perempuan bergigi cokelat dan semua anak laki111 . dan sering muntah. Tidak ada wanita hemofilia yang bertahan hidup. tetapi wanita normal yang membawa sifat hemofilia (carrier). 3. Seorang ayah yang hemofilia mewariskan sifat hemofilianya kepada anak perempuannya. Kelainan ini lebih sering dijumpai pada pria. Penderita menjadi abnormal. Laki-laki hemofilia lahir dari perkawinan wanita carrier dengan pria normal atau pria hemofilia.

dan 25% kucing jantan kuning. Pada umumnya kucing calico adalah betina.25% kucing jantan hitam.kucing jantan hitam Jika persilangan dilanjutkan maka akan dihasilkan F2: . Penah ada kucing jantan calico yang terjadi karena peristiwa nondisjunction (gagal berpisah) sehingga berkromosom XXY dan steril. gigi cokelat XbY = laki-laki . Y B b F1 : X X = perempuan .25% kucing betina hitam. 25% kucing betina calico.laki bergigi normal. Disini tampak adanya criss cross inheritance (pewarisan gen bersilang). d.kucing betina belang tiga (hitam. . Contoh: gen yang menentukan warna rambut kucing terpaut pada kromosom X. Oleh karena itu hewan betina adalah XX. kuning. dan hewan jantan adalah XY. yaitu: B = gen yang menentukan warna hitam b = gen yang menentukan warna kuning. Perhatikan diagram di bawah ini: ♀ XbXb >< ♂ XBY (gigi normal) (gigi cokelat) Gamet : Xb XB . Bb = genotipe untuk kucing belang tiga. Perkawinan antara kucing jantan berwarna kuning dengan betina berwarna hitam homozigot akan menghasilkan keturunan sebagai berikut: . jarang dijumpai berjenis kelamin jantan. putih) disebut kucing calico . misalnya : B = gen untuk bulu bergaris-garis (blorok) b = gen untuk bulu polos Perkawinan antara ayam jantan berbulu polos dengan ayam betina blorok akan menghasilkan keturunan berupa ayam jantan blorok dan ayam betina blorok 112 . Ayam betina ZW dan ayam jantan ZZ. Pautan Seks Pada Ayam Penentuan jenis kelamin pada ayam mengikuti tipe ZW. gigi normal P : c. Pautan seks pada mamalia Penentuan jenis kelamin pada mamalia sama dengan manusia. Pada ayam dikenal gen-gen terpaut pada kromosom seks. yaitu mengikuti sistem XY.

Contoh : Ayam “creeper” Pada ayam ras dikenal adanya C = gen untuk ayam creeper (tubuh normal. Gen letal terdiri atas gen dominan letal dan resesif letal.7.c C. sehingga perkawinan 2 ayam creeper akan menghasilkan keturunan dengan perbandingan 2 creeper : 1 normal. a 113 . tikus mati pada waktu embrio.4. kaki pendek). Perkawinan 2 ekor tikus kuning menghasilkan keturunan dengan perbandingan 2 kuning : 1 hitam. Adanya gen letal pada suatu individu menyebabkan perbandingan fenotipe dalam keturunan menyimpang dari hukum Mendel.c F1 : CC = Letal (mati) Cc = creeper Cc = creeper cc = normal Jadi perbandingan fenotipe keturunannya creeper : normal = 2:1 Tikus kuning Pada tikus dikenal beberapa gen sebagai berikut : A* = warna kuning atau ada yang menggunakan simbol AY a = warna hitam Genotipe A*A* berakibat letal. c = gen untuk ayam normal.3. a. ♀ A*a (kuning) A* . sedangkan aa hitam. Gen letal Gen letal adalah gen yang dalam keadaan homozigot menyebabkan kematian individu. Gen dominansi letal Gen dominan letal adalah gen dominan yang bila dalam keadaan homozigot akan menyebabkan individu mati. Perhatikan persilangan berikut: P : ♀ Cc >< ♂ Cc (creeper) (creeper) Gamet : C. a P : Gamet : F1 : A* A* = letal (mati) A*a = kuning A*a = kuning >< ♂A*a (kuning) A* . Gen dominansi C bila hozigot CC berakibat letal. Tikus A*a adalah kuning.

Contohnya: tanaman jagung berdaun putih dan penyakit ichtyosis congenital. Gejala penyakit ini adalah penderita menunjukkan gejala abnormal. Pada tahun 1872. Perhatikan diagram berikut ini: 114 P : ♀ Gg (hijau) G.aa = hitam Perbandingan fenotipe keturunannya adalah: kuning: hitam = 2:1 Penyakit “Huntington’s Chorea/Huntington’s Disease” Penyakit “Huntington’s Chorea” diperkenalkan pertama kali oleh Waters pada tahun 1848.g . Gen resesif letal Gen resesif letal ialah gen resesif yang bila homozigot akan menyebabkan kematian individu. sehingga tak jarang pasien bunuh diri. Orang yang heterezigot Hh juga sakit tetapi tidak parah. kemudian oleh Lyon pada tahun 1863. Tanaman jagung Pada jagung (Zea mays) berdaun putih dikenal gen-gen : G = membentuk klorofil (zat hijau daun). Sistem saraf buruk dan sel-sel otak rusak sehingga menyebabkan depresi. Penyakit ini disebabkan oleh gen dominan letal H. kejang-kejang. g = tidak membentuk klorofil bila dalam keadaan homozigot resesif (gg). sedangkan yang bergenotipe hh adalah normal. sehingga daun kecambah tidak dapat menjalankan fotosintesis. tetapi umumnya mulai umur 25 tahun memperlihatkan gejala penyakit ini. makalah tentang penyakit ini dibawakan oleh George Huntington dan kini penyakit ini lebih dikenal sebagai Huntington’s Disease atau disingkat HD. Orang yang genotipenya homozigot HH mula-mula tampak normal. g Gamet : F1 : GG Gg Gg gg = hijau = = hijau = = hijau = = putih = >< 1 1 1 1 (mati) ♂Gg (hijau) G. b. dan kecambah mati dalam beberapa hari. dan sering membuang barang yang dipegangnya tanpa disadari.

Ini artinya gen resesif letal tidak menghasilkan keturunan dengan tidak menghasilkan keturunan dengan perbandingan seperti Hukum Mendel. biasanya bayi mati dalam kandungan/sewaktu lahir. penyakit genetik dibawa oleh gen yang bersifat resesif. E. Fenomena kelainan fisik pada manusia semakin lama semakin banyak jumpai. Jadi.i = normal = normal = normal = Ichtyosis Congenital (letal). dan dapat diusahakan agar terhindar.i I. Ichtyosis Congenital Ichtyosis Congenital merupakan penyakit keturunan pada manusia yang berakibat kematian (letal). Kelainan fisik ini berupa penyakit atau cacat bawaan. Hereditas pada manusia Sifat-sifat manusia diturunkan pada keturunannya mengikuti pola pewarisan sifat tertentu. Perhatikan diagram! P : Gamet F1 : : II Ii Ii ii ♀ Ii >< ♂Ii (normal) (normal) I. sedangkan alel dominan I menentukan bayi normal. yang normal semua karena keturunan yang homozigot (Ii) dapat hidup normal sedangkan yang homozigot (ii) letal sewaktu di dalam kandungan/waktu lahir. banyak luka berupa sobekan terutama daerah lekukan. akan muncul sebagai suatu penyakit atau cacat bila dalam keadaan resesif homozigot seperti pada Tabel 4. Penyakit genetik ini tidak menular.Dengan berperannya gen letal resesif pada tanaman jagung menyebabkan persilangan dua tanaman berdaun hijau heterozigot menghasilkan keturunan dengan perbandingan 3 berdaun hijau dan nol tanaman berdaun putih. Sifat turunan yang akan dibahas adalah cacat dan penyakit bawaan serta golongan darah. Ini terjadi karena bayi lahir berkulit tebal. Cacat dan penyakit bawaan dapat diwariskan melalui gen. melainkan diwarisi dari orang tua melalui gen.6. c. Sifat letal disebabkan adanya gen homozigot resesif. Penyakit ini bukan disebabkan infeksi kuman penyakit. Tanaman berdaun putih mati akibat tidak dapat menjalankan fotosintesis. Perkawinan dua menentukan F1. Pada umumnya. Sifat yang diturunkan ada yang tidak merugikan (normal). 115 .

b. yaitu sebagai berikut : a. seperti sinar matahari. botak. brakidaktili. dapat mewariskan sifat yang negatif kepada generasi selanjutnya. hipertensi. Contohnya adalah buta warna dan hemofilia. Cacat ini meliputi albino. Penyakit ini meliputi sindaktili. Sifat-sifat yang diturunkan dan ekspresinya. Cacat bawaan terpaut kromosom tubuh yang resesif. Penderita albino mudah silau. fenilketonuria (fku). Individu yang demikian dikatakan sebagai pembawa sifat (carrier). 2. Berikut ini akan kita bahas beberapa penyakit yang diturunkan. Albino Penderita albino ditandai dengan proses pigmentasi yang tidak normal pada kulit dan bagian tubuh yang lain. individu yang bersangkutan tidak menampakkan kelainan atau penyakit.Tabel 4. Cacat bawaan yang terpaut kromosom tubuh (autosom) Cacat tersebut dibagi menjadi dua.6. Cacat bawaan terpaut kromosom tubuh yang dominan. a. Sifat Rambut Warna rambut Rambut tubuh Rambut kepala Warna kulit Warna bola mata Penglihatan Penglihatan Ukuran bibir Ukuran mata Pendengaran Dominan Keriting Cokelat tua Kasar Botak (laki-laki) Normal Cokelat Rabun jauh (dekat) Normal Lebar Besar Normal Resesif Lurus Warna lain Halus Botak (wanita) Albino Biru (abu-abu) Normal Buta warna Tipis Sipit Tuli Untuk keadaan gen yang heterozigot. 1. sistis fibrosis. karena matanya sangat peka terhadap sinar yang memiliki intensitas tinggi. Cacat bawaan yang terpaut kromosom kelamin Cacat bawaan tipe ini biasanya bersifat resesif.Tay sach. polidaktili. Selain itu penderita albino juga memiliki kelemahan pada 116 . Individu yang bersifat carrier walaupun meampakkan fenotipe normal. hemofilia. anemia sel sabit (sickle cell). schizofreni. dan thalasemia. Cacat bawaan ada yang diturunkan lewat kromosom kelamin atau kromosom tubuh. dan Huntington.

Kemampuan memfokuskan sinar ke dalam bola mata kurang lebih 60%. Brakidaktili. maka dapat dipastikan akan melahirkan anak-anak yang albino. Akan tetapi. Penderita albino yang hidup di daerah beriklim dingin tidak terlalu bermasalah. akan tetapi bila hidup daerah beriklim tropis sangat mungkin terkena kelainanan kulit yang berbahaya. Jika kedua orangtuanya heterozigot. PP dan PP Normal : Albino (75%) (25%) PP P dan P Pederita albino juga dapat dilahirkan oleh orang tua normal carrier albino dan lainnya menderita albino : P : Gamet : F1 : Pp >< pp P dan p p Pp dan pp Normal (50%) dan albino (50%) Untuk mengetahui apakah seseorang normal pembawa sifat albino. penderia albino juga mengalami beban mental dalam kehidupannya seharihari. maka peluang anaknya sebagai penderita albino ada 25 %. Mata juga tampak kemerahan karena pembuluh darah tampak jelas. Disamping keadaan fisik yang menganggu. secara fisik memang tidaklah mudah. 117 . dan Polidaktili Cacat ini menyerang jari kaki dan tangan.jaringan saraf mata dibandingkan dengan orang normal untuk memfokuskan sinar. Sindaktili. Jika kedua orang tua merupakan penderita albino. Polidaktili adalah cacat yang menyebabkan jumlah jari lebih dari 5. b. Sindaktili adalah cacat yang menyebabkan jari-jari tangan atau kaki saling berlekatan. Perhatikan diagram berikut Bila gen P = normal P = albino P : Gamet : F1 : PP >< P dan P PP. jika salah satu orang tua normal homozigot maka anak-anaknya akan normal. satu-satunya jalan adalah dengan menggunakan peta silsilah. PP. Brakidaktili adalah cacat yang menyebabkan jari-jari menjadi pendek.

Jika pasangan suami istri yang istrinya normal tetapi carrier sedangkan suaminya normal. tetapi individu yeng bersangkutan membawa sifat buta (carrier). Wanita yang carrier buta warna memiliki penglihatan yang normal. Buta warna Penderita buta warna dapat mewarikan sifat buta warna dari orng tuanya. Bila ayah dan ibu buta warna maka dapat dipastikan semua anak-anaknya menderita buta warna cb P : Xcb X cb >< X Y cb cb Xcb . X X. tetapi sifat buta warna ini akan muncul pada keturunannya. Pewarisan buta warna ini disebabkan oleh gen yang terpaut kromosom X. 118 . Y Gamet : X X cb cb F1 : X X = wanita buta warna (50%) cb X Y = pria buta warna (50%) Buta warna dapat dibedakan menjadi dua yaitu: a.c. Buta warna sebagian (parsial) yaitu buta warna yang tidak dapat membedakan warna-warna tetentu saja. meskipun keadaan lahiriah kedua orang tua normal. sedangkan semua anak wanitanya normal. Yang buta warna adalah anak laki-lakinya. Gen-gen tersebut bersifat resesif ini berpasangan dengan kromosom X. : Genotipe XcbX menunjukkan wanita carrier buta warna Genotipe XcbXcb : menunjukkan wanita buta warna Genotipe X Y : menunjukkan laki-laki normal Genotipe XcbY : menunjukkan laki-laki buta warna. 25 % XY (laki-laki normal) 25 % XcbY (laki-laki buta warna) Kemungkinannya adalah 3 anak normal dan 1 anak buta warna. maka keturunan (anak-anaknya) adalah sebagai berikut P Gamet F1 : : : XcbX >< XY X cb .Y 25% XX (wanita normal). tidak menyebabkan buta warna. 25% XcbX (wanita pembawa). Untuk lebih jelasnya perhatikan genotipe dan fenotipe berikut : Genotipe XX : menunjukkan wanita normal. Apabila gen resesif berpasangan dengan kromosom y akan menyebabkan pria buta warna.

yaitu penderita yang tidak mampu membedakan semua warna. Buta warna total (akromatisme). Genotipe dan fenotipe penderita Sickle Cell Genotipe Fenotipe Keterangan SS Ss Ss Anemia sel sabit Carrier anemia sel sabit Normal Mati sebelum dewasa Tidak menderita anemia Sehat Pada penderita anemiasel sabit ini. Mortalitas penderita hemofilia tergolong tinggi terutama pada anak-anak.misalnya tidak dapat membedakan warna merah dan hijau. e. Kemudian anak-anak wanita keturunannya ini akan menurunkan hemofilia kepada sebagian anak laki-lakinya.7. yaitu penderita tidak memiliki faktor KPT (Komponen Plasma Tromboplastin). 119 . Hemofilia B. HbS (Hemoglobin sickle cell) mengendap pada daerah tertentu di erotrosit sehingga erotrosit bentuknya seperti bulan sabit dan affinitas terhadap oksigen rendah. f. maka dia akan menurunkan anakanak wanita yang normal namun membawa sifat hemofilia. Penyakit hemofili ada 2 jenis : a. Apabila penderita hemofilia terluka dan terjadi pendarahan. kecuali dasar hitam dan putih. hemofilia tergolong penyakit herediter yang terpaut kromosom kelamin (seks linkage). yaitu penderita tidak memiliki faktor pembeku darah yang disebut FAH (faktor anti hemofilia) atau fakta VIII. Bila pria penderita hemofilia bertahan hidup dan selamat hingga perkawinan. Anemia Sel Sabit (Sickle Cell) Kelainan ini disebabkan oleh agen homozigot dominansi seperti Tabel 4. dibawah ini. darah sukar membeku sehingga penderia kehilangan banyal darah dan dapat berakibat fatal. Hemofilia Hemofilia adalah sifat ketidakmampuan darah untuk membeku.7. sehingga sebagian anak laki-lakinya ada yang menderita hemofilia. d. Hemofilia A. b. Seperti juga buta warna. b. Tabel 4. Golongan darah Bagian ini akan bahas penggolongan darah dari segi hereditas.

L. Sedangkan A.4. R. IO A O F1 : I I = golongan darah A = 50% IBIO = golongan darah B = 50% Jadi anak-anaknya memiliki kemungkinan bergolongan darah A (50%) dan bergolongan darah B (50%). Y. kecuali bila perubahan itu amat jauh menyimpang dari individu semula dan dapat beradaptasi dengan lingkungannya. jadi persentasenya sama. Mutan tidak selalu berubah menjadi spesies baru. Stadler. kemungkinan golongan darah anakanaknya adalah berikut ini: P : AB >< O Genotipe : IAIB IOIO A B Gamet : I .8).*) Golongan darah sistem ABO Tinjauan secara genetika menurut hipotesis Bernstein (Jerman) dan Furuhata (Japan) pada tahun 1925 adalah bahwa golongan darah ditentukan oleh tiga macam alelnya. Eigsti dan B. ia melakukan percobaan pada bunga pukul empat Oenothera lamarckiana.8. Nebel merupakan sarjana yang melakukan eksperimen induksi mutasi kromosom dengan menggunakan kolkisin. dengan terbitnya buku “The Mutation Theory” tahun 1901. Tabel 4. merupakan pionir dalam menginduksi mutasi dengan menggunakan sinar X dengan sinar gamma pada tumbuhan. Mutasi Mutasi adalah perubahan organisasi materi genetika yang dapat direproduksi dan diwariskan kepada generasi berikutnya (Gambar 14. G. F. Avery. B. yaitu : IA. O. AB dan O (lihat Tabel 4.1). Contoh perkawinan antara suami yang bergolongan darah AB dengan istri yang bergolongan darah O. Ada empat macam fenotipe golongan darah . A. dan individu yang mengalami mutasi disebut mutan. Blakeslee. Faktor-faktor penyebab mutasi disebut mutagen. yaitu: golongan darah A. Fenotipe dan Genotipe golongan darah sistem ABO Fenotipe AB A B O Genotipe homozigot _ IAIA IBIB IOIO Genotipeheterozigot IAIB IAIO IBIO _ 4.I IO . yang diekstrak dari 120 . Istilah dan teori mutasi pertama kali dikenalkan oleh Hugo de Vries. IB dan IO (I = isoagglutinogen). J. terutama pada jagung dan jelai.

karena bermata sipit. Menurut kejadiannya. tetraploid (4n). disebut Mongolism. Perubahan pergandaan/aneusomi Pada peristiwa ini. poliploidi dapat dibagi menjadi 2: a. Dalam hal ini keadaan setnya dapat berkurang atau lebih dari normal (2n = diploid). trisomik pada autosom. sedangkan kromosom yang lainnya normal.4. . yaitu mutasi yang terjadi karena perubahan struktur dan susunan kromosom.Sindrom Down (47. dan berjalan agak lamban. bahkan juga dijumpai pada mammalia. Trisomi (2n+1) Salah satu kromosomnya bukan 2 tapi 3. Mutasi kromosom (aberasi) Mutasi kromosom. meliputi: a. jumlah autosom maupun gonosomnya dapat berkurang atau bertambah dari normal.1.0): Monosomik pada gonosom.Sindrom Klinifelter (47. kerusakan kromosom/fragmentasi A. perubahan set kromosom/aneuploidi b. yaitu kromosom no. 4. B.krokus colchicum autumnale. cacing gelang. Mutasi secara garis besar dapat dibedakan atas: mutasi kromosom dan mutasi gen. Kelainan ini meliputi: 1. Contoh: Sindrom Turner (45.dan heksaploid (6n).XXY). bintang laut. apel. Autopoliploidi: dalam hal ini genom (N) sendiri yang berganda karena gangguan waktu meiosis. pentaploid (5n). jeruk. 121 . Monosomi (2n-1) Dalam hal ini ada makhluk hidup yang satu kromosomnya 1. triploid (3n). Sedangkan perubahan set kromosom 3n ke atas juga digolongkan dalam poliploid. misalnya menjadi monoploid (n). Allopoliploidi: terjadi karena perkawinan antara spesies atau genus yang berbeda susunan kromosomnya. Keadaan N yang bermacam-macam ini (heteroploid) banyak dijumpai pada tanaman perdu. Perubahan set kromosom/aneuploidi Perubahan set kromosom merupakan perubahan pada jumlah Nnya atau pada pasangan set kromosomnya tidak benar.21. bit gula dan tebu. tomat.XY). Sedangkan pada hewan dapat pula ditemukan pada serangga. perubahan pergandaan/aneusomi c. b.XX atau 47. pada katak. kaki pendek. 2. Contoh: . trisomik pada gonosom. bulu babi.

Kerusakan kromosom/fragmentasi. 3. Tetrasomi (2n+2) Ada salah satu macam kromosomnya yang 4. 17. 18. Delesi: sesuai dengan nomor 2 diatas.XX atau 47.2. tengkorak lonjong.14. C. Sehubungan dengan itu mutasi gen dapat dibayangkan sebagai analog berita yang salah disampaikan. atau 2 macam kromosom yang masing-masing 3 (tiga). telinga tendah dan buruk. kepala kecil. Penggantian (substitution) Berita yang diniatkan: Dia ke toko membeli baju Berita kenyataan: Dia ke toko membeli baja 122 . (47. Inversi: terjadi karena kromosom berpilin dan bagian yang berpilin itu jadi terbalik. - Sindrom Patau (47. karena itu individunya kekurangan 2 kromosom.XY).XY). 4. 4. 2. 1.XX atau 47. sehingga kromosom homolog itu bertambah jumlah gennya dan itulah yang mengalami duplikasi. 4. Gen-gennya pun berpindah lokus. Translokasi: terjadi pertukaran gen antara dua kromosom yang tidak sehomolog. 13. tuli. dan kelainan jantung. serta 90% mati 6 bulan pertama sejak lahir. Contohnya adalah berikut. Mutasi ini dapat menimbulkan alel varietas baru. 0.XX atau 47. 3. Mutasi gen Mutasi Gen yaitu mutasi yang terjadi karena perubahan susunan molekul dari satu atau beberapa gen (ADN) dengan lokus gen tetap. mungkin kromosom no. mata kecil. dada pendek-lebar.1% kelahiran hidup. telinga rendah dan tak wajar. Nullisomi (2n-2) Ada yang 2 macam kromosomnya masing-masing hanya satu.- Sindrom Edwards (47. mungkin kromosom no. 16. Duplikasi: terjadi karena suatu kromosom patah dan patahan itu melekat pada kromosom homolognya. trisomik pada autosom. yang akan mengubah susunan asam amino yang dihasilkan. trisomik pada autosom. kromosom yang mengalami patahan kehilangan sebagian gen.15.4. Dapat dibagi atas 4 macam bentuk: 1.

3. Sebab-sebab mutasi Berdasarkan faktor-faktor dibedakan atas 2 bagian. misalnya pada epitel. Mutasi ini diwariskan dari generasi ke generasi. Hb B. Mutasi ini tidak diwariskan. Leusin leusin 4. mutasi dapat 123 . 2. dimana Hb jenis ini akan terbentuk bila asam amino asam glutamat pada urutan ke-6 dari Hb yang normal diganti dengan Valin.4. (Normal) (Sickle Cell Anemia ) Selanjutnya. 4. Mutasi pada gamet (gonosom = generatif). pada kedua rantai polipeptida b. Treonin treonin 5. yakni mutasi yang terjadi pada sel tubuh atau jaringan vegetatif.glutamat Hb A. jaringan ikat dan syaraf.2. otot. Pelenyapan (deletion) Berita yang diniatkan: Sediakan gulai untuknya Berita kenyataan: Sediakan gula untuknya 4. yaitu mutasi yang terjadi pada sel gamet yang terdapat dalam gonad.Glutamat valin 7. 1. Histidin histidin 3. Penyisipan (insertion) Berita yang diniatkan: Kasim belum baik lagi Berita kenyataan: Kasim belum balik lagi 3. yaitu: penyebabnya. As. Penyungsangan (inversion) Berita yang diniatkan: Antarkan ibu ke stasiun Berita kenyataan: Antarkan ubi ke stasiun Contoh mutasi gen: Pada pembentukan haemoglobin S.Glutamat as. berdasarkan pada daerah yang mengalami mutasi dapat dibedakan menjadi 2 bagian: 1. As. Rantai polipeptida b. Prolin prolin 6. Mutasi pada sel tubuh (somatis = vegetatif). Valin valin 2.

meson dan proton). natrium nitrit. Bahan fisika. elektron. positron.Makanan-minuman: kafein. uranium.Partikel yang dapat mengionisasi (netron. siklamat.J. Bahan kimia. murid Morgan. Mutasi buatan dapat disebabkan oleh: a. .Radiasi ionisasi internal dari bahan radioaktif yang mungkin terkandung dalam jaringan (lewat makanan atau minuman yang kena pencemaran radioaktif).Sesuatu yang tak jelas dalam metabolisme sehingga terjadi kekeliruan dalam sintesa bahan genetik. radium. H. Mutasi buatan (induksi) Mutasi yang disebabkan oleh usaha manusia.1. misalnya sebagai berikut: . . 2. Orang yang menjadi pelopor dan yang pertama memikirkan serta mencoba mengadakan penelitian mengenai mutasi ini adalah Herman Joseph Muller. . dan isotop kalium).Sinar kosmos yang berasal dari angkasa luar (foton.Obat: radiomimitik.Sinar ultraviolet matahari. terdiri dari: . .Sinar ultraviolet . dan isotop radioaktif . yaitu zat-zat kimia yang kerjanya sama dengan radiasi. amat lambat tetapi pasti.Batuan radioaktif (thorium. ahli genetika dari Amerika Serikat (1890-1945). Evolusi ini memungkinkan kelangsungan hidup suatu jenis di alam yang selalu berubah. (NaNO2). Aziridin . Penelitian mengenai mutasi ini sangat sukar karena terjadinya jarang dan lambat. proton. partikel a dan ion-ion berat) . terdiri dari: .Suhu yang tinggi b.Sinar X. 124 . sinar gamma. Mutasi alam menyediakan bahan baku terjadinya evolusi. sikloheksilamin. misalnya ion ferrum. Mutasi alam Mutasi yang disebabkan oleh alam. dapat mengadakan otooksidasi dalam udara menjadi senyawa ferri dengan melepaskan radikal bebas seperti sinar X.Pestisida: DDT. dan asam nitrit (HNO2). .Muller melakukan penelitian dengan jalan melakukan penyinaran sinar X terhadap lalat buah (Drosophila) dan hasil penyinaran ini menunjukkan bahwa lalat buah tersebut mengalami mutasi letal. Mutasi alam sangat jarang terjadi dan apabila terjadi adalah secara kebetulan.

2. perdagangan. penelitian. Misalnya dengan jalan menyuntikkan zat kimia kolkisin pada tanaman kol. Sekali pun angka laju mutasi sangat rendah yang mempengaruhi pertumbuhan spesies. 5. Tanaman poliploid ini mempunyai sifat: 1. benguk dan cacar juga dapat menimbulkan aberasi. mutasi buatan telah banyak dimanfaatkan orang untuk mendapatkan tanaman yang poliploid. Revolusi HIjau Revolusi hijau adalah pengembangan teknologi pertanian. jagung. untuk meningkatkan produksi bahan pangan dan serealia (makanan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia). kolkisin.1. dan industri.5. Program revolusi hijau diusahakan melalui pemuliaan tanaman untuk mendapatkan varietas baru yang melampaui daya adaptasi 125 . Penggunaan bahan kimia dalam makanan dan minuman atau obat-obatan yang dapat menyebabkan mutasi. padi.- Agen alkilasi (gas mustard.5. Gagal membentuk alat-alat generatif. 3. Bahan biologi Lebih dari 20 macam virus penyebab kerusakan kromosom. 3. tomat dan anggur. virus campak. beta propilakton. 2. Hodroksilamine (NH2OH) Gas metan. Kebocoran radiasi dari reaktor nuklir atau kendaraan bertenaga atom. Dapat pula ditambahkan. perbuatan manusia yang menambah radiasi dapat menyebabkan mutan. Ukurannya lebih besar dari tanaman normal. Angka laju mutasi yaitu angka yang menunjukkan berapa jumlah gen yang bermutasi diantara seluruh gamet yang dihasilkan oleh satu individu dari satu spesies. Penggunaan sinar X dalam pengobatan. Percobaan-percobaan yang menggunakan bom radioisotop. 4. dan digitonin. Kromosom selnya banyak. Ada virus hepatitis menimbulkan aberasi pada darah/sumsum tulang. c. demam kuning. 4. dan etil metan (sulfat). sehingga bila dipandang dari tanaman itu sendiri akan merugikan tanaman tersebut. Penggunaan zat-zat kimia yang radioaktif atau radioisotop. misalnya roket dan pembuangan sampah-sampah industri yang mengandung radioaktif. dimetil dan dietil sulfat. Misalnya: gandum. Peranan manusia dalam revolusi hijau dan revolusi biru 4. dan sorgum. misalnya: 1. Pada saat ini.

generasi muda harus menyadari bahwa masa depan kita terletak di laut. tahun 1950-an) dan pada tahun 1960-an dapat melepas varietas gandum unggul. dan ini berpengaruh terhadap perubahan lingkungan. 4.2.Merupakan sumber air tawar dengan menggunakan teknologi osmosis balik yaitu penghitungan garam dasar air laut (sudah diusahakan di Amerika Serikat dan Israel). dan peralatan medis. pestisida. irigasi. roket. Ca. Jadi revolusi biru adalah pengembangan teknologi pemanfaatan kekayaan laut yang dapat digunakan manusia. Au. responsif terhadap pengairan dan pemupukan serta tahan terhadap hama dan penyakit. . yaitu: a. drainase. Program peningkatan hasil pertanian tersebut dikenal dengan istilah Panca Usaha Tani.5. Varietas padi unggul hasil IRRI mulai diperkenalkan pada tahun 1966-1967 dan cara ini dengan cepat dapat diterima petani. Untuk masa yang akan datang kita perlu memanfaatkan jasa lautan yang kita kenal dengan istilah revolusi biru. Sn dan Fe. Oleh karena itu. Air laut Air laut mengandung unsur-unsur kimia. Varietas unggul yang baru akan lebih berhasil bila mempunyai adaptasi geografis yang lebih luas. . varietas padi unggul berdaya hasil tinggi telah ditanam pada lebih 50% total areal pertanian yang menghasilkan kenaikan produksi 75% dari total produksi. Revolusi biru Revolusi hijau telah mampu menyelamatkan sebagian besar penduduk dunia pada saat ini dari kelaparan. b. Salah satu akibat sampingan daripada revolusi hijau ialah bahwa pemakaian pupuk dan pestisida meningkat. Nodul di dasar laut Nodul ini berupa endapan logam seperti Mn. pupuk) maupun ekstensifikasi (perluasan lahan. mengingat hampir +70% permukaan bumi ini terdiri dari lautan. misalnya: .dari varietas yang telah ada. dan sebagainya). Adapun di Indonesia masalah penyediaan pangan kini telah digarap dengan Intensifikasi (meliputi: penggunaan bibit unggul. Di India.Mg untuk industri pesawat terbang. 126 .NaCl untuk pangan. Ni. Program ini dimulai di Mexico (Cymmyt. Selanjutnya IRRI (International Rice Research Institute) di Filipina pada tahun 1960 menemukan varietas padi unggul. Cu.

sistem-sistem logis dalam pemindahan dan fiksasi gen. 4. Penemuan bibit unggul 4. Revolusi biru digiatkan di Indonesia dengan alasan: a. 2. Mengusahakan meningkatkan produksi dengan tidak menimbulkan perubahan pada kondisi keseimbangan alam. 4.Kekayaan Cakalang (Ikan Tuna) yang paling besar terutama di laut Banda. 127 . Mekanisme penyebaran hasilnya kepada masyarakat. . Pantai Sulawesi Selatan. Energi Energi ini merupakan energi panas yang berasal dari matahari (OTEC=Ocean Thermal Convertion). Peningkatan produksi pangan dalam rangka memenuhi kebutuhan penduduk. Jadi diperlukan: 1. Jenis tumbuhan unggul Untuk pemuliaan tanaman maupun hewan. d. 3. e.1. tekstil.c. misalnya terdapat di seluruh pantai Sumatera ke Aceh. dan kosmetik. rasa enak. Adanya keragaman genetik. Pemuliaan tanaman atau hewan adalah suatu metode yang secara sistematik merakit keragaman genetik menjadi suatu bentuk yang bermanfaat bagi manusia. e. Bibit unggul adalah tumbuhan atau hewan yang memiliki sifat unggul (misalnya: ketahanan terhadap penyakit. sepanjang Selat Malaka. peranan penelitian untuk memperoleh bibit unggul sangat penting. produksi tinggi. Bahan pangan baik berupa tumbuhan maupun hewan .6. Saat ini penelitian dilakukan terhadap alga hijau (Chlorella sp) yang juga hidup di air tawar dan hasilnya memberi harapan baik untuk menjadi sumber pangan baru.6. Pemeliharaan tanaman untuk mendapatkan varietas baru yang mempunyai kemampuan adaptasi. Untuk memperoleh bibit tanaman dari laut yang dapat dimanfaatkan hasilnya. dan sebagainya).Kepiting dan penyu terdapat di laut Ambon. Bahkan diperkirakan mengandung cadangan paling besar di kawasan Asia Pasifik. Bahan industri Berjenis-jenis rumput laut dimanfaatkan untuk antibiotik. . Pemanfaatan sumber daya hayati laut yang terutama bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan b. selat Malekas. c. d.Sumber ikan dan udang. sekitar muncar dan selat Bali. pengolahan plastik. Konsepsi dan tujuan yang jelas. umur pendek.

tahan terhadap beberapa jenis hama.Jenis ayam unggul antara lain adalah Leghorn. Gambar 4. antara lain: . Atomita II dapat hidup baik di daerah asin.19. Mahakam. Barito.Jenis domba dan lembu unggul yaitu: Marino. Atomita I dan Atomita II merupakan contoh bibit unggul yang diperoleh melalui mutasi buatan.Padi unggul yang diperoleh melalui radiasi.19). . penelitian ini dikerjakan oleh BATAN (Badan Tenaga Atom Nasional). kemudian di Indonesia diubah menjadi PB5 dan PB8 karena alasannya dulu adalah dari padi jenis unggul Petak yang terdapat di Indonesia. Cisadane. . 128 . PB5 dan PB8 (Petak Baru) adalah padi ungul hasil penelitian IRRI. Nama padi ini sebenarnya adalah IR5 dan IR8 (Gambar 4. Atomita I dan II tahan wereng coklat. dan Barred-Plymouth. Padi jenis IR-8.Contoh-contoh bibit unggul 1.tanamannya pendek sehingga tidak mudah tertiup angin. Sebagai contoh adalah Atomita I dan Atomita II dihasilkan akibat radiasi sinar gamma yang berasal dari CO-60. Rhode Island Red. Klara. 2. Bogowonto. Pelita II. berasal dari padi jenis unggul Pelita I/1.umurnya lebih pendek. dan Shropsire (Gambar 4. . . C-4. dan Tondano. Jenis hewan unggul . Bengawan. Padi ini memiliki keunggulan. Jenis padi unggul .20). Pelita I. South Down. tahan terhadap penyakit hawar daun (Xanthomonas orizae).Padi unggul dapat diperoleh melalui hibridisasi dan seleksi seperti Sigadis.

Gambar 4. Sapi Unggul Fries Holland.Jenis sapi unggul. 129 . Gambar 4. . dan Short-Horn. antara lain adalah Guerney.Gambar 4. Fries-Holland (Gambar 4. . Kelinci Unggul.21).21.22.20. Lembu Unggul Shropsire.22).Jenis kelinci unggul yang digunakan sebagai sumber makanan (Gambar 4.

dan tanaman dapat diperbanyak secara vegetatif. Sedangkan yang kita inginkan adalah hibrid homozigot. Jika A dan B merupakan gen dominan dan diperbanyak dengan biji. Tanaman yang diperbanyak secara vegetatif misalnya : kentang. Misalnya kita mempunyai tanaman unggul dengan produksi tinggi.Bibit unggul dapat diperoleh melalui: 1. Misal tetua 1 mempunyai sifat unggul pertama (AA) tetapi tidak unggul dalam sifat kedua (bb) Sedangkan tetua 2 tidak mempunyai sifat unggul pertama tetapi memiliki sifat unggul ke dua (BB). Sumber sifat resisten biasanya terdapat pada tanaman liar yang juga mempunyai banyak sifat yang tidak dikehendaki sehingga metode yang digunakan adalah backcross. Proses selanjutnya bergantung pada cara perbanyakan. Usaha yang dilakukan adalah menyilangkan tanaman tersebut dengan tanaman yang resisten. yang unggul baik pada sifat pertama maupun sifat kedua. maka tanaman F1 sudah merupakan tanaman unggul terhadap kedua sifat tersebut. Perkawinan silang Perkawinan silang bertujuan untuk menggabungkan dua atau lebih sifat-sifat unggul yang terdapat pada dua tetua yang berbeda. Sebagian mempunyai kedua sifat unggul tetuanya. 130 . sedangkan sebagian lainnya tidak memiliki kedua sifat induknya. tetapi tidak resisten terhadap penyakit tertentu. sebagian lagi hanya memiliki salah satu sifat unggul tetuanya. ubi kayu. maka tanaman F1 merupakan tanaman hibrid unggul untuk kedua sifat tersebut. dan dipilih tanaman yang mempunyai sifat tersebut. ubi jalar. Pada F1 akan diperoleh turunan heterozigot (AaBb). F1 yang diperoleh disilangkan kembali dengan salah satu tetuanya (backcross). maka dalam memilih (menyeleksi) suatu jenis unggul harus hati-hati mengingat suatu hibrid ada yang bersifat heterozigot dan homozigot. maka usaha mencari bibit unggul ini diperlukan waktu 8-10 generasi. maka biji-biji yang dihasilkan belum tentu sama dengan induknya karena terjadi segregasi. Jika A dan B merupakan gen dominan. tebu. selanjutnya dapat diperbanyak secara vegetatif. Karena hibrid hasil perkawinan dengan silang memiliki sifat-sifat yang mirip dengan induknya. Jika tanaman unggul yang kita kehendaki mempunyai sifat homozigot. Contoh varietas hibrid misalnya pada jagung hibrida. Oleh karena itu kita harus menggunakan bibit F1 langsung dari pemulia (breeder). Jika F1 ditanam dan menghasilkan biji F2.

anggur. Misalnya perkawinan antara sapi Madura di pulau Madura. Bila hubungan famili sangat dekat disebut sebagai Closebreeding (silang dekat). Sehubungan dengan itu tanaman poliploid harus dibibitkan terus-menerus.23). Semangka poliploid. d. Inbreeding (Silang dalam): perkawinan antara ternak jantan dan betina yang masih ada hubungan famili (keluarga). b. bertujuan untuk mempertinggi sifat homozigot. Mutasi buatan Jenis unggul dapat juga diperoleh melalui mutasi buatan. Crossbreeding (Silang luar): perkawinan silang antara dua bangsa yang berdarah murni (galur murni) yang bertujuan untuk mendapatkan ras baru yang memiliki sifat-sifat menonjol. c.23. kubis. Misalnya perkawinan antara sapi Fries-Holland dengan sapi Madura. Cara ini banyak dilakukan pada tanaman-tanaman misalnya tomat. Sedangkan pada ternak terdapat beberapa cara untuk memperbaiki keturunan. yaitu: a. Upgrading: perkawinan antara pejantan yang diketahui mutunya (biasanya didatangkan dari luar negeri) dengan betina-betina setempat.2. 131 . dan gandum. Purebreeding (Silang murni): mengawinkan ternak jantan dan betina yang sama bangsanya. Perkawinan ini bertujuan untuk memperbaiki mutu ternak rakyat. jeruk. Tanaman hasil mutasi buatan ini pada umumnya adalah poliploid. Gambar 4. yaitu kromosomnya bertambah banyak (>2n) dan gagal membentuk alat generatif. Seperti tanaman semangka yang banyak digemari orang (Gambar 4.

Thymin. Guanin. dengan komponen gula ribosa (pentosa). Penyimpangan ini meliputi: polimeri. dan basa nitrogen Adenin. Prinsip dominan penuh atau tidak penuh (intermediate). epistasis-hipostasis dan pautan gen. Sedangkan pada prinsip dominan tidak penuh. Penyimpangan Semu Hukum Mendel (PSHM) terjadi apabila munculnya perbandingan yang tidak sesuai atau menyimpang dengan dengan Hukum Mendel. dan klorofil. gen-gen dari gamet jantan maupun gen-gen dari gamet betina akan berpasangan secara bebas. Menurut fungsi mengatur jenis gamet. RNA tersusun atas polinukleotida tunggal. Tumbuhan dan hewan liar tersebut merupakan kekayaan alam yang disebut dengan sumber gen atau plasma nutfah Rangkuman Struktur kimia DNA merupakan rantai double helix polinukleotida. kromosom dapat dibedakan atas: autosom (kromosom tubuh) dan kromosom kelamin (gonosom). fenotipe gen dominan akan menutupi pengaruh gen resesif. dan basa nitrogen: Adenin. Cytosin dan Urasil. yaitu transkripsi dan translasi. fosfat. komplementer. Prinsip hereditas menyatakan bahwa sifat-sifat makhluk hidup dikendalikan oleh faktor-faktor menurun (gen). fenotipe gen pada individu heterozigot berada di antara pengaruh kedua alel gen yang menyusunnya. Secara garis besar. Prinsip berpasangan bebas: pada pembuahan (fertilisasi). sintesis protein berlangsung melalui dua tahap. Sintesis protein membutuhkan bahan dasar asam amino dan berlangsung di dalam ribosom. fosfat. 132 . dan Cytosin.Usaha perbaikan mutu tumbuhan dan hewan piaraan dapat juga dilakukan dengan mengawinkan (membastarkan) hewan dan umbuhan liar dengan tumbuhan atau hewan peliharaan. mitokondria. Guanin. terdapat dalam kromosom (nukleus). Prinsip segregasi bebas: pada pembentukan gamet pasangan gen memisah secara bebas sehingga tiap gamet mendapatkan salah satu gen dari pasangan gen (alel) tersebut. terdiri atas gula deoksiribosa (pentosa).

Mutasi buatan seperti penggunaan fisik (sinar kosmos. mutasi buatan telah banyak dimanfaatkan orang untuk mendapatkan tanaman poliploid. x). Mutasi kromosom. minuman atau obat-obatan: percobaan-percobaan yang menggunakan bom radioisotop: kebocoran radiasi dari reaktor nuklir atau kendaraan bertenaga atom. Mutasi adalah perubahan organisasi materi genetika yang dapat direproduksi dan diwariskan kepada generasi berikutnya. bakteri. Berdasarkan faktor penyebabnya. perubahan pergandaan (aneusomi).Sekitar 150 sifat keturunan pada manusia yang kemungkinan besar disebabkan oleh gen-gen terpaut-X. Perbuatan manusia yang menambah radiasi dapat menyebabkan mutan. dan reaksi ionisasi internal. gas metan. hidrocephali. dan individu yang mengalami mutasi disebut mutan. terdiri dari sinar kosmos. anadontia. kolkisin dan digitonin). dan biologi (virus. misalnya roket dan pembuangan sampah-sampah industri yang mengandung radioaktif. obat radiomimitik. mutasi dapat dibedakan atas 2 bagian. Terdiri dari: substitusi. yaitu: mutasi somatis dan mutasi gamet. agen alkilasi. Sekarang ini. dan kerusakan kromosom (fragmentasi). bahan kimia (pestisida. dan duplikasi. Mutasi alami. misalnya buta warna. yaitu mutasi yang terjadi karena perubahan struktur dan susunan kromosom. Berdasarkan pada daerah yang mengalami mutasi dapat dibedakan menjadi 2 bagian. Faktor-faktor penyebab mutasi disebut mutagen. delesi. batuan radioaktif. dan jamur). inversi. hemofilia. Mutasi secara garis besar dapat dibedakan atas: mutasi kromosom dan mutasi gen. zat-zat kimia yang radioaktif atau radioisotop: bahan kimia dalam makanan. meliputi: perubahan set kromosom (aneuploidi). yaitu mutasi yang terjadi karena perubahan susunan molekul dari satu atau beberapa gen (DNA) dengan lokus gen tetap. sinar ultra violet. Sindroma lesch-Nyhan. Mutasi Gen. Misalnya dengan jalan 133 . dan gigi cokelat. misalnya: penggunaan sinar X. uv. hodroksilamine.

Jeruk berkulit keriput bersifat resesif terhadap jeruk berkulit halus. gen berikut dapat menyebabkan kematian. diperoleh keturunan berjumlah 36 batang. a. lumut d. 100% b. d.. poligen d.. 50% d. Hh x hh e. gen letal b. semangka. a. tomat. Bunga warna merah dominan terhadap bunga warna putih. 30 batang e. HH x HH 3. Berilah tanda silang (x) pada huruf a. 18 batang c.monera c. a. HH x hh b.. anggur. jeruk dan buah lainnya. Tipe kromosom X dan Y ditemukan pada tanaman . pautan d.menyuntikkan zat kimia kolkisin pada tanaman kol. 9 batang b. inti sel 7.. Apabila berada dalam keadaan homozigot. gen berpaut 4... kriptomeri c. fungi b. Angka laju mutasi yaitu angka yang menunjukkan berapa jumlah gen yang bermutasi di antara seluruh gamet yang dihasilkan oleh satu individu dari satu spesies. Gen tersebut adalah: a.. atau e untuk jawaban yang tepat! 1. 25% e. Lalat buah dengan kromosom XXX merupakan lalat betina super yang terbentuk akibat adanya . Soal Latihan A. kromosom seks e. Apabila bunga warna merah heterozigot disilangkan sesamanya. Keturunan yang dihasilkannya memiliki kemungkinan sama dengan induknya yang dominan sebesar . Apabila ingin dihasilkan banyak pohon jeruk berkulit halus.. gagal berpisah 6. c. pindah silang e. Hh x Hh c. a. maka persilangan manakah yang harus dilakukan? a.. alel ganda c. HH x Hh d.. paku 134 . membran inti b. spermatophyta e.. Disilangkan individu BB dengan Bb. gen intermediate e. b. 75% c. 35 batang 5. pautan seks b. Terbentuknya jenis kelamin pria dan wanita dipengaruhi oleh . Gen dominan c. Berapa batangkah yang berbunga warna merah? a. kromosom autosom d. 15% 2.. 27 batang d.

1 dan 3 c. crossbreeding 13. 1 dan 4 12.. rambut keriting d. sebagian perempuan b. 2 dan 4 e. 75% d. mengadakan rotasi 2. perempuan e... upgrading b... mengadakan reboisasi 3... Seorang petani menginginkan produksi tanamannya meningkat... 1 dan 2 b. a. pemberantasan hama 135 . lidah menggulung 9. inbreeding d.. maka mereka menanam jenis tanaman hasil hibridisasi. warna mata cokelat c. hidung melengkung e. Perbaikan mutu ternak rakyat melalui perkawinan antara betina setempat dengan pejantan telah diketahui kualitasnya disebut . laki-laki d. a. 80% e. Seorang wanita karier buta warna menikah dengan seorang pria normal. a. Kemungkinan anak mereka bergolongan darah O sebesar . Berikut ini yang bukan termasuk sifat dominan pada manusia . Sifat buta warna akan tampak pada anak . pembibitan e. bibir tebal b.... 25% b.. dalam hal ini kemajuan ilmu dan teknologi mendukung di bidang . a. Seorang wanita bergolongan darah A heterozigot dan suaminya bergolongan darah O. a.. membuat irigasi Usaha yang paling tepat dilakukan pada lahan kritis adalah .8. irigasi d. laki-laki dan perempuan c. 50% c... a. sebagian laki-laki 10.100% 11. closebreeding e. 2 dan 3 d. pemupukan b. menanam tumbuhan yang meningkatkan kesuburan tanah 4. Beberapa usaha tersebut dilakukan melaksanakan revolusi hijau: 1.. purebreeding c. pengolahan tanah c.

.. Berikut ini yang bukan membudidayakan laut adalah pengembangan dan pemeliharaan . anafase d.. biota laut upaya 15. udang e.. kromosom ZO d. anadontia e. Penyakit atau kelainan berikut ini yang tidak diwariskan melalui pola hereditas adalah . a. Bila antar bunga ungu dibastarkan maka rasio fenotipe ungu: merah: putih adalah .. ikan-ikan d. kromosom X b. 2 macam b. 16 macam e. sering terjadi saat ... hemofilia b. Pada pembastaran bunga merah AAbb dengan bunga putih aaBB dihasilkan keturunan ungu. telofase 136 . 9: 4: 3 17. a..14. 9: 6: 1 b. kromosom U 16. lepra 18. Pindah silang yang terjadi antar kromatid dari kromosom homolognya. a.. imbisil c. rumput laut b. a. kromosom y c. metafase c. 12: 3: 1 d. albino d. Individu yang memiliki susunan genotipe CcAANnTTIIKk. 8 macam d. 4 macam c. a.. kerang mutiara c... 6: 9: 1 c.. profase b. kromosom XO e.. Jenis kelamin manusia ditentukan oleh ada tidaknya ... 9: 3: 4 e. a. 32 macam 19.. saat meiosis akan menghasilkan gamet berjumlah ..

Perubahan jumlah kromosom seks .. Mengapa?Jelaskan secara skematis! 137 . seleksi. interfase 20. Sebutkan manfaat mempelajari genetika! 2. melibatkan kromosom Y b. tidak menyebabkan sindrom d. rekayasa genetika 8. Bila seseorang siswa bergolongan dari B mengalami kecelakaan. ayahnya pasti buta warna dan ibunya tidak selalu buta warna? 4. tidak melibatkan nondisjunction c. Tuliskan peranan manusia dalam revolusi biru? 6. mutasi buatan b. Mengapa seorang wanita buta warna. up breeding d. hibridisasi dan mutasi buatan merupakan cara-cara yang dilakukan manusia dalam rangka memperoleh jenis-jenis unggul. menyebabkan monosomi dan trisomi e. semuanya benar B. Jawablah dengan singkat dan tepat 1. Mengapa produk transgernik hasil radiasi dapat membahayakan kesehatan manusia? 9. Domestikasi. Mengapa perkawinan antar keluarga dekat sebaiknya dihindari? 3. Indonesia Negara agraris. maka dia dapat menerima donor darah dari golongan O. Sebutkan 3 macam penyakit yang terpaut kromosom Y! 10.. Jelaskan! 5.. a.e. Coba kalian jelaskan! 7. Apakah yang dimaksud dengan: a. mengapa kita mengimpor beras dari Negara tetangga Thailand dan Filipina. In breeding c.

• Mendeskripsikan perbedaan virus dan bakteri.BAB V VIRUS dan Prokaryot Pernahkah kalian terserang influenza? Influenza menyebabkan kalian menjadi pilek.1. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Mikroorganisme dan Peranannya. seperti virus (Gambar 5. pusing.1). sifat. Standar Kompetensi Mengidentifikasi mikroorganisme dan peranannya bagi kehidupan. dan keragaman dan virus. misalnya flu burung dan mosaik tembakau. dan kadang disertai demam. Beberapa penyakit pada hewan dan tumbuhan dapat disebabkan oleh virus. Gejala ini cukup mengganggu kegiatan kalian sehari-hari bukan? Influenza merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme. Kompetensi Dasar 5. Mengidentifikasi peranan virus dan prokaryot dalam bidang pertanian. • Mengkomunikasikan peranan virus dan prokaryot dalam bidang pertanian dan dalam kehidupan sehari-hari.2. kalian diharapkan dapat: • Mengidentifikasi virus dan prokaryot dengan pengamatan morfologi dan anatomi serta penafsiran gambar. 5. Kata-Kata Kunci Kapsomer Kapsid Daur litik Daur lisogeni Polisom Flagel Endospora Pembelahan biner Heterosista Autotrof Heterotrof Transformasi Transduksi Konyugasi Lisis Virion Akinet Asidofil 139 . Mengidentifikasi ciri.

Mengapa demikian? Hal itu karena penyebab AIDS adalah virus.1. Hasil pencobaannya menunjukkan bahwa patogen (penyebab penyakit) sebagai agen itu hanya dapat berkembang biak pada makhluk hidup. Virus berasal dari bahasa Latin. Beijerinck melakukan percobaan terhadap penyakit bintik kuning tersebut. sifat dan keragaman virus Selama hidupnya. Meyer menyelidiki penyakit bintik kuning pada tanaman tembakau sehat ternyata dapat menularkan penyakit bintik kuning. Ciri. seorang ilmuwan Jerman. flu burung. pada tahun 1883. sifat dan keragaman virus 5. hewan.5. disimpulkan bahwa penyebab penyakit itu berukuran lebih kecil dari bakteri karena lolos dalam saringan bakteri. Namun. contohnya HIV. patogen itu masih mampu menimbulkan penyakit jika disuntikkan pada tembakau yang sehat. mosaik tembakau.ciri dan sifat virus Virus bukan merupakan tumbuhan. Penelitian itu diulangi oleh Dmitri Ivanowsky pada tahun 1983. Pada tahun 1897. virus tampak seperti makhluk hidup hidup karena kemampuan berkembangbiaknya yang sangat luar biasa.1. Walaupun demikian. influenza. seorang ilmuwan Amerika Serikat bernama Wendelly Stanley. dan virus kentang. Oleh Ivanowsky. memperlihatkan berbagai macam virus a. virus bukanlah makhluk hidup dalam arti yang sesungguhnya. Sejarah penemuan virus Keberadaan Virus mulai diketahui sejak penemuan Adolf Meyer. seorang ahli mikrobiologi Belanda bernama Martinus W. Ciri. Walaupun telah dikristalkan. Hasil penyaringan itu masih menyebabkan penyakit kuning jika disuntikkan pada tanaman tembakau yang sehat. Virus merupakan salah satu faktor penyebab penyakit. berarti racun atau bersifat membunuh. Stanley memberi nama patogen tersebut tobacco mosaic virus atau TMV (virus mosaik tembakau). Salah satu sifat virus adalah mampu bertahan didalam sel/jaringan makhluk hidup dan kemudian menyerang sel/jaringan tersebut jika kondisi memungkinkan (misalnya. Namun. daya tahan tubuh menurun).1. ekstrak daun tembakau yang terkena penyakit kuning disaring dengan saringan bakteri. Gambar 5. 140 . atau mikroorganisme. Ciri. Berdasarkan hal itu. tahukah kalian seperti apakah bentuk virus itu? Makhluk hidupkah dia? Benda matikah dia? Marilah kita pelajari dalam bab ini. seseorang yang pernah terkena AIDS tidak akan bisa sembuh secara total dari penyakit tersebut. Pada tahun 1935.1.

01-0. virus tidak dapat menjalankan fungsi hidup untuk melakukan proses metabolisme. tidak tersusun atas sel-sel. Virus dapat bertahan hidup (tidak aktif) di luar sel inangnya. Virus tidak dapat menghasilkan atau menyimpan energi dalam bentuk ATP (adenosin trifosfat). (A) virus pada bakteri. Tanpa sel inang.4 µm).1. Virus tidak dapat mensintesis protein karena tidak mempunyai ribosom yang berperan sebagai ”mesin“ pembentuk protein. Struktur kapsid dan asam nukleat virus dinamakan Nukleokapsid (Gambar 5. virus harus menginfeksi sel inang dan menggunakan ribosom sel inang untuk mentranslasi duta ARN virus guna membentuk protein virus. Virus berukuran antara 10-400 nm (0. Untuk itu. Virus merupakan partikel berukuran sangat kecil dibandingkan dengan bakteri. Semua virus mempunyai senyawa asam nukleat (DNA atau RNA) sebagai bahan inti.2). Virus hanya dapat diamati dengan miskroskop elektron. Namun. Ukuran virus terlalu kecil untuk dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa dan lolos dari saringan bakteri. 2006) Gambar 5. (B) virus pada hewan. tetapi dapat berkembang biak dalam sel inang tertentu. 141 .Diselubungi Tidak diselubungi A B (Brock Biology of microorganisms. dan kumpulan kapsomerkapsomer yang membungkus asam nukleat tersebut dinamakan Kapsid. Komponen satuan protein struktur yang membungkus asam nukleat virus dinamakan kapsomer. suatu virus hanya mengandung DNA atau RNA. Beberapa jenis virus.

Virus memiliki sifat makhluk hidup karena mampu berkembang biak dan mempunyai asam nukleat. antara benda mati dan makhluk hidup. Contoh virus yang hanya menyerang satu jenis sel atau kumpulan sel (jaringan) pada makhluk hidup adalah influenza. Komponen virus. Beberapa partikel lain seperti virus disebut prion dan viroid. sebuah partikel virus disebut virion. sedangkan viroid adalah molekul utas tunggal RNA dan merupakan patogen terkecil yang diketahui. Setiap virion paling sedikit mengandung satu jenis asam nukleat (DNA atau RNA) sebagai bahan inti. misalnya bakteri Escherichia coli. Adapun virus yang menyerang bakteri.2. Beberapa virus merupakan parasit pada sel-sel hewan. Prion disusun oleh protein dan tidak memiliki asam nukleat. yaitu dapat dikristalkan dan tidak berprotoplasma. Virus memiliki sifat benda mati. Virion atau disebut juga benda seperti virus adalah pembawa penyakit (patogen) yang hanya mengandung asam nukleat (RNA) dan tidak mempunyai selubung protein. Virus influenza hanya menyerang sel-sel penyusun permukaan saluran pernapasan. Dalam bentuk yang tidak aktif atau berada diluar sel inang. tumbuhan.Nukleo -kapsid Kapsomer Selubung Kapsid Asam nukleat Asam nukleat Kapsid (disusun oleh kapsomer) Virus tanpa selubung Virus berselubung (Brock Biology of microorganisms. 142 . Virus disebut sebagai makhluk hidup peralihan. dan beberapa jenis mikroorganisme tertentu. disebut bakteriofag. 2006) Gambar 5.

Pelepasan virion dari sel inang. Replikasi virus. Awal infeksi. (Brock Biology of microorganisms. Virus hanya mampu berkembang biak di dalam sel makhluk hidup. Pada prinsipnya replikasi virus dapat dikatagorikan ke dalam 5 tahap (Gambar 5. Sintesis asam nukleat dan protein virus mulai dari awal sampai akhir infeksi. 4. protein struktural yang merupakan sub unit pembungkus virus (kapsomer) disintesis.3. 5. Penetrasi virion atau asam nukleatnya ke dalam sel inang 3. Penyusunan (Assembly) subunit struktural (dan komponen membran pada virus berselubung lipid) dan pengepakan asam nukleat menjadi partikel virus. 2006) Gambar 5. Penempelan/adsopsi virion pada inangnya 2. 143 . Akhir infeksi. Berdasarkan virulensinya ada 2 jenis virus bakteri yaitu virus virulen/litik dan virus temperate/lisogeni.Replikasi virus Virus mempunyai cara reproduksi yang berbeda dengan makhluk hidup lain. virus mengendalikan metabolisme sel untuk mensintesis asam nukleat dan protein virus baru.3) : 1.

Partikel-partikel virus yang baru (hasil perkembangbiakan) dikeluarkan sel inang melalui proses lisis. Daur litik Untuk mempelajari virus litik. a. 1. Daur litik meliputi beberapa fase. coli. Fase adsorpsi Penempelan serabut ekor bakteriofag T4 bagian reseptor E. yaitu absorpi.(Brock Biology of microorganisms. Lisis adalah pecahnya membran sel inang dan keluarnya sitoplasma. coli. dan lisis. 2006) Gambar 5. perakitan. kita ambil contoh perkembangbiakan bakteriofag T4 di dalam sel bakteri E. Dua jenis virus bakteri berdasarkan virulensinya. Proses lisis menyebabkan sel inang mati dengan cepat. Daur litik dapat berlangsung selama 20-40 menit. Selama satu kali daur litik dihasilkan 50-200 virus. 144 . penetrasi. karenanya bakteriofag T4 bersifat virulen.4. replikasi.

Hasil rakitannya berupa bakteriofag T4 baru yang masih bersifat virion.5. c.coli menyebabkan bakteri mati dan keluarnya virion-virion bakteriofag T4. daur litik pada virus. d. gen bakteriofag T4 mengarahkan sel E. e. coli. Fase ini disebut periode eklips. dan kepala. bakteriofag T4 membentuk enzim lisis untuk merusak dinding sel E. selanjutnya dirakit membentuk virus-virus baru. dinding sel E. 2006) Gambar 5.coli untuk memproduksi komponen-komponen virus. Serat ekor pin ekor membran luar peptidoglikan membran sitoplasma Genom T4 (Brock Biology of microorganisms. Fase lisis Setelah proses perakitan berakhir.b. Virion-virion ini akan menjadi bakteriofag T4 yang aktif setelah menginfeksi bakteri E. coli yang lain. Komponen-komponen tubuh virus yang berupa selubung protein. coli untuk mengode enzim hidrolitik guna menghancurkan DNA bakteri itu sendiri dan memperbanyak protein DNA serta enzim bakteriofag T4 melalui proses transkripsi dan translasi. 145 . yaitu virus yang belum aktif. Fase perakitan Setelah menguasai proses metabolisme bakteri E. Sebelumnya. Fase replikasi DNA bakteriofag T4 mengarahkan bakteri E. coli meluruh karena kerja enzim lisozim yang ada di lempeng (cakram) dasar bakteriofag T4. serabut ekor.coli. Fase penetrasi Selubung ekor virus berkontraksi dan menyuntikkan DNA bakteriofag T4 ke dalam sitoplasma bakteri E.

6. Gambar 5. DNA bakteriofag lamda yang menyisip pada materi genetik sel inang disebut profag. contohnya adenovirus (Gambar 5. Bentuk virus adenoviridae (adenovirus) contohnya penyebab gastroenteritis 146 .6). orang yang terinfeksi HIV dapat hidup tanpa menunjukkan virus penyebab AIDS itu ke orang lain. materi genetik virus bergabung dengan materi genetik sel inang. Ketika sel inang membelah. daur litik dapat melengkapi daur lisogenik.2. Daur lisogenik Beberapa virus. Beberapa virus dapat ”tidur” di dalam materi genetik sel inang selama beberapa tahun sebelum berkembang biak. materi genetik virus juga menggandakan dan diturunkan pada keturunannya. b. Berdasarkan jenis asam nukleat yang dimilikinya. misalnya pada bakteriofag lamda. antara lain herpes. Pada daur lisogenik. kemudian memasuki daur litik. 1. virus dapat dikelompokkan menjadi virus DNA dan virus RNA. Yang termasuk kelompok virus DNA adalah sebagai berikut. partikel-partikel virus yang baru dibentuk melalui daur litik. Karena materi genetik virus dilindung oleh selubung protein dan tidak dapat menjalankan sendiri proses biokimiawinya. Keragaman virus Virus dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis asam nukleatnya. Virus yang dapat menjalani daur litik dan lisogenik disebut temperate fag. Ketika memasuki daur lisogenik. HIV. coli. berkembang biak melalui daur lisogenik. Pengaruh dari luar dan sinyal dari materi genetik kemungkinan menyebabkan materi genetik virus berada di bawah pengaruh materi genetik sel inang. virus dapat hidup lama di dalam sel inang. Pada daur lisogenik. dan bakteriofag lamda. DNA bakteriofag lamda mengalami rekombinasi dengan kromosom E. Profag merupakan bahaya laten di dalam kromosom sel inang selama beberapa generasi yang suatu saat akan keluar dan memisahkan diri. Pada beberapa virus tertentu. Sebagai contoh. Adenoviridae.

4. 6.8). Hepadnaviriade. Gambar 5. contohnya virus rubella. 2. Togaviridae. Papovaridae. Poxviridae. Herpesviriade. Termasuk kelompok virus RNA.2.9). Parvoviridea. Caliciviridae.7). Flaviridae. Gambar 5. contohnya virus herpes simpleks pada manusia (Gambar 5. contohnya virus polio dan virus hepatitis A.8. Bentuk virus herpesviridae (herpes) 3. contohnya virus cacar. 5. 3. 4.7. contohnya virus hepatitis D. Bentuk virus hepadnaviridae (Hepatitis-B). contohnya virus demam kuning dan virus hepatitis C (Gambar 5. contohnya virus papilloma manusia. 147 . antara lain: 1. contohnya virus hepatitis B (Gambar 5. Picornaviridae. contohnya parvovirus.

Bentuk Flaviridae (hepatitis c) 5. Bentuk filoviridae (virus ebola).10.11).9. Bentuk virus Flaviridae (hepatitis c). 5. Filoviridae. 148 . contohnya virus ebola (Gambar 5. Filoviridae. Gambar 5. Gambar 5. contohnya virus Ebola (gambar 5.Gambar 5.10).10.

contohnya virus HIV 1 dan 2 serta HTLV (Gambar 5. contohnya virus flu burung (Gambar 5. 8. 10. Reoviridae. 9.12. contohnya Rotavirus A penyebab diare.11).12). contohnya virus rabies. Paramyxoviridae. Rhabdoviridae. contohnya virus gondong (parotitis) dan virus campak. Bentuk coronaviridae (corona). Retroviridae.6. Coronaviridae. 7. 149 .11. Gambar 5. Bentuk HIV-1 (AIDS). Gambar 5.

Cara menentukan galur bakteri dengan melihat tipe lisis setelah diinfeksi fag tertentu disebut penentuan tipe fag.11.13). • Untuk membuat interferon dari virus melalui rekayasa genetika. dan C (Gambar 5. akan tetapi sifat antigenitas tetap). Ketahanan dan kerentanan bakteri terhadap serangan bakteriofag dapat digunakan untuk menentukan galur-galur bakteri dalam sistem klasifikasinya. Namun. misalnya stafilokokus dan 150 . virus menyebabkan berbagai penyakit pada makhluk hidup. • Untuk membuat vaksin (mikroorganisme yang dilemahkan sehingga sifat patogenitasnya hilang.2. Orthomyxoviridae. • Untuk membuat peta kromosom. Bunyaviridae. Proses penentuan ini secara rutin dipakai untuk mengidentifikasikan bakteri patogen. 5.B. yaitu meningkatkan kesejahteraan manusia.13. Gambar 5. a. tidak semua virus merugikan. contohnya virus Bunyamvera. Setiap galur bakteri menunjukkan tipe lisis tertentu apabila terinfeksi oleh tipe fag tertentu pula. Peranan virus dalam kehidupan Pada umumnya. Penggunaan virus untuk medis Teknologi kedokteran telah menggunakan bakteriofag (fag virulen) untuk mengenal dan mengidentifikasikan bakteri patogen. 13. Beberapa virus sengaja dibudidayakan manusia untuk tujuan tertentu. Arenaviridae. contohnya virus limfosit koriomeningitis.1. Bentuk orthomyxoviridae (flu) 12. contohnya virus influenza A. Beberapa manfaat virus antara lain ialah: • Bakteri yang mengandung profag bermanfaat untuk pengobatan berbagai macam penyakit.

Penggunaan virus untuk mengukur dosis radiasi Kerentanan fag-fag tertentu terhadap radiasi yang telah diketahui dengan tepat digunakan untuk mengukur dosis radiasi. b. Dosis radiasi kemudian dapat dihitung dari derajat kerusakan yang dialami oleh bakteriofag itu. penyebab penyakit cacar. virus dapat digunakan sebagai biopestisida untuk membasmi hama tanaman budidaya. terutama karena dapat menyebabkan penyakit pada manusia. tanpa sengaja akan termakan oleh serangga hama. Bentuk virus polio 151 . Virus penyebab penyakit pada manusia Virus penyebab penyakit pada manusia: 1. Kerugian yang disebabkan oleh virus Selain bermanfaat. Pengunaan virus untuk membasmi hama tanaman Dalam bidang pertanian.basilus tifoid. fag merupakan alat untuk mendiagnosis suatu penyakit dan untuk mengikuti penyebaran penyakit di masyarakat.14. hewan. penyebab penyakit poliomielitis (Gambar 5. c. dan tumbuhan. a. virus juga dapat menimbulkan kerugian. Virus ini apabila disemprotkan pada tanaman budidaya. Lisogenik pada bakteri merupakan suatu model konseptual untuk menelaah virus onkogenik (virus penyebab kanker) karena virus-virus itu juga mempunyai kemampuan untuk mengekalkan materi genetiknya dalam sel – sel yang terinfeksi. Akibatnya. misalnya baculovirus. Jadi. 2. virus itu menyebar ke serangga lain melalui perkawinan dan menyebabkan kematian massal. Gambar 5. Virus polio. Hal itu dilakukan dengan cara mencampur fag ke dalam bahan yang akan diradiasi. Herpesvirus varicelae. Serangga hama menjadi sangat rakus dan sempat melakukan perkawinan.14).

Gambar 5.3. 152 . penyebab penyakit gondong. HIV (Human Immunodeficiency Virus). Paramyxovirus (virus parotitis).15. penyebab penyakit rabies. Virus morbili. 7. penyebab penyakit campak.16). Virus rabies. Virus influenza. Gambar 5. Virus H5N1. 5. penyebab penyakit flu burung (avian influenza) (Gambar 5. HIV dibawah mikroskop. Bentuk virus H5N1 (Avian influenza). 8. penyebab AIDS (Gambar 5.15). 4. penyebab penyakit influenza atau flu.16. 6.

5.17.17). menyerang tanaman padi. 2. penyebab penyakit mulut dan kuku pada ternak 4. menyerang tanaman kentang (Gambar 5. virus rabies (Rhabdovirus). penyebab penyakit rabies pada anjing. Beans Yellow Mosaic Virus (BYMV). tomat dan tembakau (Gambar 5. kucing dan monyet. Virus sarcoma (Rous Sarcoma Virus=RSV). menyerang tanaman kentang. Virus tungro. 153 . Virus bovine papilloma virus (BPV). penyebab penyakit cacar pada sapi. Cucumber Mosaic Virus pada ketimun (Gambar 5. virus FMD (Foot and Mouth Disease). penyebab penyakit tetelo pada ayam. penyebab tumor sapi. 5. 3. Citrus Vein Phloem Degeneratif (CVPD). menyerang jeruk. c. TMV pada kentang. menyerang buncis. Gambar 5. Virus mosaik. Potato Yellow Mosaic Virus (PYMV). virus NCD. 2.19). Virus penyebab penyakit tumbuhan Virus penyebab penyakit pada tumbuhan: 1.b. Virus penyebab penyakit pada hewan Virus penyebab penyakit pada hewan adalah: 1. 6. 4. virus cowpox. 3. (New Castle Disease). penyebab tumor ayam. 6.18).

20.20). PStV pada kacang tanah (Gambar 5. TMV pada tembakau. Gambar 5.18.Gambar 5. Gambar 5.19 Cucumber mosaic virus (timun). PStV pada daun kacang tanah. 7. Germinivirus pada Capsicum annum (cabe merah) 154 . 8.

dapat dikatakan bahwa sel prokariotik belum memiliki inti sejati. Sel-sel tubuh manusia merupakan sel eukariotik. Penyakit apa saja yang disebabkan oleh bakteri? Apa sajakah kegunaan bakteri? kalian ingin tahu lebih jauh tentang bakteri? Pelajarilah bab ini. Sel eukariotik sudah memiliki membran inti. Sel eukariotik dan sel prokariotik berbeda dalam hal ada tidaknya membran inti sel. ribosom pada sel prokariotik berukuran lebih kecil dan memiliki lebih sedikit subunit protein dibandingkan ribosom pada sel eukariotik. sel bakteri berbeda dengan sel-sel penyusun tubuh manusia.5. fungi. sifat. Apakah kuman itu? Kuman adalah makhluk hidup yang sangat kecil (mikroorganisme) yang dapat menyebabkan penyakit. meskipun begitu. langsung terbayang di kepala kita makhluk kecil penyebab penyakit. Seperti sel eukariotik. serta tumbuhan dan hewan.1. Ciri. termasuk manusia. Makhluk hidup eukariotik meliputi protista. baik yang bersifat merugikan misalnya penyebab berbagai penyakit maupun yang menguntungkan seperti bakteri bintil akar pada tanaman kacang-kacangan. Di bawah dinding sel terdapat membran plasma tipis yang menyelubungi sitoplasma. Belum lagi kalau kita membicarakan Escherichia coIi yang banyak terdapat di air kotor sebagai penyebab utama diare. atau 155 . Mikroorganisme mempunyai peranan yang sangat besar dalam kehidupan manusia. Sebagian besar makhluk hidup prokariotik bersel tunggal dan sebagian lagi membentuk rantai filamen. sel prokariotik juga memiliki ribosom.2.2. Pemahkah kalian terserang diare? Diare merupakan salah satu penyakit pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh kuman. Meskipun begitu. Jadi. Hampir semua sel prokariotik dilindungi oleh dinding sel yang kaku. Sel prokariotik tidak memiliki organel-organel bermembran. Kalau mendengar kata bakteri. sifat dan keragaman prokariotik 5. Perbedaan eukariotik dan prokariotik Bakteri merupakan makhluk hidup atau makhluk hidup sama halnya dengan manusia. Ciri. sel ini sudah memiliki organel-organel bermembran. dan keragaman bakteri Pernahkah kalian bertanya bagaimana sapi mencerna rumput atau kenapa makanan menjadi busuk? Kedua proses ini merupakan kerja dari mikroorganisme. Adapun sel prokariotik ialah sel yang belum memiliki membran inti sehingga materi genetiknya berada dalam sitoplasma. Dengan kata lain. sedangkan sel bakteri adalah sel prokariotik. la menyerang tubuh kita dan menggerogoti kesehatan dengan dayanya yang cenderung negatif. Seperti apakah bakteri itu. Apakah perbedaannya.

Hasil yang diperoleh adalah anggota kelompok prokariot sangat berkerabat dengan dan sangat mirip satu sama lain. Pada umumnya makhluk hidup prokariotik bereproduksi secara aseksual. yaitu: Eubacteria. Woese mengajukan pendapat bahwa sesungguhnya prokariot terdiri atas dua kelompok yang berbeda secara fundamental. Bakteri merupakan makhluk hidup yang umumnya tidak berklorofil. dan reaksinya terhadap pewarnaan gram. 156 . pada kedalaman 9-6 km di bawah permukaan laut serta di Kutub Selatan dan Kutub Utara. mempunyai diameter berukuran 0. Berdasarkan hasil klasifikasi yang dibuat dengan mengacu pada analisis variasi molekul rRNA tahun 1978.5-1 µm. Kendati sel-sel prokariotik berkelompok membentuk rantai. mereka mampu memperbanyak diri dengan sangat cepat. prokariotik dikelompokkan berdasarkan karakter fisiologi. dan Eukariot. Berdasarkan perbandingan rangkaian RNA ribosomnya. tidak ada organisasi jaringan yang nyata. Kini Eubacteria disebut bacteria dan Archaebacteria disebut Archaea. Contohnya. makhluk hidup prokariotik memiliki perbedaan morfologis yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan mereka.bentuk-bentuk kelompok lainnya. Meskipun merupakan makhluk hidup sederhana. komposisi molekuler. dan panjang 0. Kenyataan bahwa mereka sederhana secara struktural agak membatasi kemampuannya. sejumlah prokariotik uniseluler bergabung membentuk koloni yang dapat dilihat. masing-masing merupakan individu yang berdiri sendiri. tetapi di sisi lain merupakan satu keuntungan bagi mereka. yaitu Archaebacteria dan Eubacteria sehingga secara garis evolusioner kehidupan yang ditentukan berdasar analisis rRNA tersebut ada tiga.1-10 µm. yaitu dengan cara membelah diri. yaitu analisis sekuen rRNA sub unit kecil untuk mempelajari kekerabatan semua makhluk. Makhluk hidup prokariotik hidup di hampir semua lingkungan yang ada di muka bumi. Tidak seperti makhluk hidup lainnya. prokariotik mampu melakukan semua fungsi dasar kehidupan. Archaebacteria. Bakteri mampu hidup di berbagai media sehingga disebut bersifat kosmopolitan. yaitu kingdom Eubacteria dan kingdom Archaebacteria. Makhluk hidup prokariotik dapat ditemukan di palung samudra. yang dibandingkan berdasarkan hubungannya secara evolusi. para ahli membagi makhluk hidup prokariotik menjadi dua kingdom. Secara tradisional. Meskipun merupakan makhluk hidup mikroskopis. Carl Woese (1970-an) dari Universitas Ulions (USA) menggunakan teknik biologi molekuler. filamen atau koloni. Pada makhluk hidup prokariotik.

Kumpulan ribosom disebut polisom atau poliribosom. Berdasarkan Struktur dinding selnya. Materi genetik berupa struktur nukleoid yang berupa molekul DNA melingkar berisi beribu-ribu gen untuk mengendalikan aktivitas sel bakteri tersebut. dan cadangan makanan. Dinding sel yang kaku berfungsi mencegah sel membengkak dan pecah akibat tekanan osmosis. antara lain materi genetik. asam amino. Dinding sel yang kaku berfungsi mencegah sel membengkak dan pecah akibat tekanan osmosis. membran fotosintesis pada Rhodobacter dan Rhodospirillum. Bakteri memiliki dinding sel. Berdasarkan Struktur dinding selnya. membran sel. misalnya flagel pada Salmonella typhosa. dinding sel. asam amino. Membran permukaan sel memiliki sifat permeabel terhadap sebagian glukosa. plasma sel. beberapa bakteri memiliki Struktur tambahan. jika diletakkan pada larutan yang lebih rendah konsentrasinya (hipotonik).a. berfungsi memberikan bentuk kaku tubuh bakteri (Gambar 5. jika diletakkan pada larutan yang lebih rendah konsentrasinya (hipotonik). Membran permukaan sel memiliki sifat permeabel terhadap sebagian glukosa.21). bakteri dibagi menjadi kelompok bakteri gram positif dan bakteri gram negatif. DNA mengandung seperangkat informasi genetik. Selain struktur yang sudah ada. Struktur tubuh satu bakteri. ribosom.21. dan gliserol. Dinding sel Kapsul Ribosom Sitoplasma Mesosom Flagella DNA Membran plasma Gambar 5. dan gliserol. Ciri-ciri dan sifat bakteri Struktur tubuh yang selalu ada pada setiap bakteri. Ribosom bakteri berfungsi untuk sintesis protein dan tersusun atas protein dan RNA. serta 157 . bakteri dibagi menjadi kelompok bakteri gram positif dan bakteri gram negatif.

Adapun flagellum bakteri fotosintesis berguna untuk bergerak menuju ke arah datangnya cahaya. Fluorescens. Atrik tidak memiliki flagel. misalnya pada Streptococcus pneumoniae (penyebab radang paru-paru). 158 . Flagellum bakteri aerob berguna untuk bergerak menuju tempat yang mengandung oksigen.22). Bakteri lopotrik pada P.22. Lopotrik memiliki banyak flagel di salah satu ujungnya. minisalnya pada Pseudomonas tluorescens (Gambar 5. b. Gambar 5. bakteri monotrik. lopotrik. misalnya pada Aquaspirillum serpens. peritrik. Letak Flagela Bakteri Berdasarkan tipe flagellumnya. dan atrik. Kapsul memiliki struktur lebih tebal dan padat dibandingkan lapisan lendir. misalnya pada Salmonella typhosa (Gambar 5. Peritrik memiliki banyak flagel di seluruh tubuhnya. Kapsul dan lapisan lendir merupakan struktur tambahan pada bakteri. dibedakan menjadi Monotrik memiliki satu flagel yang terletak di salah satu ujungnya. misalnya pada Pseudomonas aeruginosa. amfitrik. Gerakannya menyerupai gerak alat pembuka tutup botol (gerak memutar). Kapsul dan lapisan lendir memberikan perlindungan tambahan pada bakteri.23). Flagellum merupakan struktur tambahan yang memungkinkan bakteri untuk bergerak (mobil).pilus yang digunakan saat konjugasi pada bakteri Escherichia coli. Amfitrik memiliki dua flagel pada kedua ujungnya.

Membran plasma Sitoplasma Dinding sel DNA Ribosom Pili Flagella Gambar 5. cara 159 . Pili (Jamaknya: Pilus) merupakan alat pelekat antara sel bakteri yang satu dan sel bakteri yang lain atau antara sel bakteri dan permukaan tubuh makhluk hidup lain. dan kebutuhan oksigen. morfologi. Endospora bersifat dorman (suatu keadaan sel yang tidak aktif dan proses metabolisme berkurang). Membran fotosintesis merupakan membran permukaan sel yang melekuk ke dalam dan mengandung alat fotosintesis. Di perairan Indonesia. Bakteri dapat dikelompokkan berdasarkan memperoleh makanan. Pilus F merupakan saluran penghubung dalam transfer DNA saat konjugasi. tepatnya di perairan Jepara terdapat cumi yang dapat memancarkan cahaya (Loligo duvaucelli). Cahaya yang dipancarkan ternyata merupakan bentuk simbiosis antara cumi dengan bakteri Photobacterium phosphoreum yang hidup dalam organ cahaya cumi. akan membentuk endospora (spora yang dihasilkan di dalam sel). misalnya Clostridium dan Bacillus. Membran fotosintetik adalah struktur yang khusus pada bakteri fotosintetik.23. Genus tertentu. Bakteri peritrik pada S. resistan terhadap panas (suhu lebih dari 80 oC). dan tahan terhadap radiasi gelombang pendek. Typhosa. tetapi merupakan usaha bakteri untuk melindungi diri dari keadaan yang kurang menguntungkan (kondisi ekstrem). Spora bakteri bukan merupakan alat perkembangbiakan.

Contoh: Azotobacter dan B. bakteri dapat dibedakan menjadi basil. casei. typhosa. L. 160 monobasil. Monobasil (batang tunggal). 1. dan streptobasil. kokus. coli.I. 3. 2. Contoh: E. dan spiral (Gambar 5. Berdasarkan morfologinya. Contoh: S. Variasi bentuk bakteri. Basil (batang) Bakteri berbentuk batang dibedakan menjadi diplobasil.24. anthracis. Streptobasil (rantai batang). Kokus Batang Spiral Spiroketa Hifa Filamen (Brock Biology of microorganisms. Diplobasil (batang berkelompok dua-dua).24). a. . 2006) Gambar 5.

Koma. thermophilus (bakteri pembuat yoghurt). pallidum (penyakit raja singa/ sifilis). Pertambahan jumlah koloni akan meningkatkan timbunan hasil buangan tersebut dalam media. Spirokaeta (spiral dan berekor). Contoh: M. 5. dan stafilokokus. 2. Hal itu dipengaruhi oleh suhu. a.Nutrisi (zat makanan) Jumlah nutrisi (zat makanan) yang tersedia dalam jumlah banyak akan meningkatkan jumlah koloni bakteri. kelembapan. berkurangnya nutrisi mengakibatkan koloni bakteri menyusut. antara lain ialah nutrisi (zat makanan). Kokus (bulat) Bakteri berbentuk bulat dibedakan menjadi monokokus. Sarkina (berbentuk kubus). Zat kimia tertentu akan membunuh koloni bakteri. b. dan predator. Monokokus (tunggal). Suhu yang terlalu tinggi atau rendah bagi pertumbuhan optimum bakteri akan menyebabkan kematian atau penghambatan perkembangan bakteri. pneumoniae (penyakit radang paru). Contoh: Staphylococcus aureus. Predator (pemangsa) bakteri Pemangsa bakteri biasanya adalah Amoeba dan Didinium.b. Spirilum (Spiral atau seperti huruf S) Bakteri berbentuk spiral terbagi atas: 1. 161 . 1. streptokokus. Faktor-faktor yang membatasi pertumbuhan bakteri. 4. Zat hasil ekskresi yang tertimbun dalam medium Metabolisme bakteri akan menghasilkan bahan buangan. c. c. Stafilokokus (gerombol seperti anggur). Streptokokus (bentuk rantai). dan oksigen. 2. Diplokokus (bola berkelompok dua-dua) Contoh: D. zat hasil ekskresi yang tertimbun dalam medium. gonorhoe (penyebab kencing nanah). Contoh: Vibrio cholerae (penyebab penyakit kolera). Timbunanhasil buangan tersebut dapat menggangu metabolisme bakteri yang kemudian akan menyebabkan penurunan jumlah koloni bakteri. Perkembangbiakan bakteri Pertumbuhan bakteri merupakan penambahan jumlah sel bakteri dalam suatu koloni dengan cara membelah diri. 3. misalnya antibiotik penisilin. bahkan akan mati dengan habisnya nutrisi yang tersedia. Contoh: S. Sebaliknya. Contoh: S. diplokokus.

Rekombinasi genetik pada bakteri dapat dibedakan menjadi transformasi. transformasi dapat terjadi pada bakteri Streptococcus pneumoniae. Bacillus. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. c. Haemophillus. b. transduksi dan konjugasi. Disamping itu. Berdasarkan cara memperoleh makanannya. Amatilah bagian akar yang menggelembung. dan Rhizobiurn. a. a. Neisseria gonorhoe. Ambillah tanaman kacang panjang yang telah berumur kira-kira 4 bulan. Namun. Bakteri autotrof Bakteri autotrof ialah bakteri yang dapat membuat makanannya 162 . Konjugasi Konjugasi merupakan pemindahan DNA secara langsung melalui kontak sel dengan menggunakan pilus F. bakteri dapat mengambil makanan secara langsung dari alam. Transduksi Transduksi merupakan pemindahan materi genetik dari sel bakteri yang satu ke sel bakteri yang lain dengan melalui perantara (berupa bakteriofag). Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian Norton Zinder dan Joshua Lederberg (1952). Menurut Frederick Griffith (1928). Cucilah bagian akarnya dengan hati-hati dengan cara mengalirkan air dari keran secara langsung. rekombinasi genetik dapat terjadi dengan cara penggabungan materi genetik yang berupa DNA antar bakteri. Dapatkah kalian temukan Rhizobium? Perkembangbiakan bakteri dapat terjadi secara aseksual dengan cara membelah diri menjadi dua (pembelahan biner). II. kemudian belahlah dan amatilah di bawah mikroskop. bakteri dibedakan menjadi bakteri autotrof dan heterotrof.Amoeba memakan mikroorganisme kecil. Transformasi Transformasi merupakan proses pemindahan materi genetik herupa DNA dari satu sel bakteri ke sel bakteri yang lain. Untuk mengamati bakteri dapat dilakukan langkah berikut ini. misalnya pada bakteri Escherichia coli. ada juga bakteri yang harus mengubah senyawa tertentu menjadi senyawa yang dibutuhkan. beberapa di antaranya adalah Protozoa dan Algae.

bakteri nitrogen. Berikut ini akan dibahas empat filum utama bakteri. Ada dua macam bakteri autotrof. 163 . contohnya bakteri nitrat (Nitrobacter) dan bakteri nitrit (Nitrosomonas). Proteobacteria. Berdasarkan kebutuhannya akan oksigen. misalnya bakteri belerang. Bakteri fotoautotrof adalah bakteri yang menggunakan cahaya sebagai sumber energinya. Bakteri kemoautotrof adalah bakteri yang menggunakan senyawa kimia sebagai sumber energinya. dan bakteri nitrat. yaitu bakteri fotoautotrof dan kemoautotrof. misalnya Mycobacterium tuberculosis (penyebab TBC). Berdasarkan hubungannya secara evolusi. yaitu Spirochaeta. Energi diperoleh dari penguraian senyawa-senyawa organik secara anaerob. bakteri dapat dikelompokkan menjadi 12 filum. Salah satu peranan bakteri anaerob adalah dalam peristiwa denitrifikasi yaitu proses penguraian nitrat/nitrit menjadi amonia. bakteri Gram positif. Clostridium desulfuricans. Bakteri patogen memperoleh makanan dengan cara mengambil senyawa organik kompleks dari makhluk hidup lain. a. Bakteri saprofit memperoleh makanan dari sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati atau limbah. Bakteri heterotrof dibedakan menjadi bakteri patogen dan saprofit. + NH4 + O2 Nitrasi Amonia Oksigen Nitrosomonas Nitrasi HNO2 + O2 HNO3 Nitrit Oksigen Nitrobacter Nitrat b. Bakteri aerob Bakteri aerob ialah bakteri yang membutuhkan oksigen bebas untuk keperluan hidupnya. misalnya bakteri hijau. dan Cyanobacteria (Cyanophyta). b. Bakteri nitrat dan bakteri nitrit melakukan proses nitrifikasi yang membutuhkan oksigen untuk mengoksidasi amonia menjadi nitrat. contohnya bakteri Micrococcus denitrificans. bakteri besi.sendiri dari zat-zat anorganik dan mengubahnya menjadi zat-zat organik. III. dan Clostridium tetani (penyebab tetanus). bakteri dibedakan menjadi bakteri aerob dan anaerob. Bakteri anaerob Bakteri anaerob adalah bakteri yang mendapatkan energi tanpa menggunakan oksigen. misalnya bakteri yang hidup di tempat sampah. Escherichia coli. Bakteri heterotrof Bakteri heterotrof ialah bakteri yang tidak dapat menyintesis makanannya sendiri.

Leptospiraceae (contoh: Treponema pallidum). Ketiga famili tersebut ialah: 1. tidak semua anggota filum ini merupakan bakteri Gram positif. satu gram toksin dapat membunuh lebih dari satu juta orang. atau sebagai patogen. Anggota bakteri Gram positif banyak yang menyebabkan penyakit pada manusia. Kebanyakan bergerak dengan flagela. tetapi memiliki bentuk bermacam-macam (batang. misalnya Clostridium botulinum. Antibiotik hanya mempengaruhi pertumbuhan bakteri tanpa membahayakan sel-sel tubuh manusia. Spirochaetales. antibiotik yang dihasilkan oleh bakteri dari kelompok Actinomycetes. 2. Antibiotik membunuh bakteri-bakteri Gram positif lainnya dengan cara mencegah bakteri tersebut membentuk protein. *) Proteobacteria Proteobacteria merupakan filum terbesar dalam Kingdom/Domain Eubacteria. *) Bakteri Gram Positif Meskipun namanya bakteri Gram positif. penyebab sifilis. Spirochaeta hidup secara bebas. dan mentega. Sejumlah kecil bakteri Gram negatif juga termasuk dalam filum ini karena mereka memiliki kesamaan secara molekuler dengan bakteri Gram positif. misalnya Streptococcus pneumoniae yang menyebabkan pneumonia (radang paru-paru). 164 . 3. Selain dapat menimbulkan penyakit dan menghasilkan racun. Anggota Spirochaeta ada yang hidup secara aerob dan ada yang secara anaerob. bulat. acar. Spirochaetaceae (contoh: Borelia burylorferi). botulinum sangat mematikan. dan spiral). Contohnya. Bakteri Gram positif digunakan untuk membuat yoghurt. Toksin yang dihasilkan oleh bakteri C. Ciri utama bakteri Gram positif adalah struktur dinding selnya sederhana. Filum ini dibagi menjadi tiga famili yang termasuk dalam satu ordo. Jika diberi pewamaan Gram. tetapi ada pula yang hidup sebagai dekomposer. Bakteri Gram positif banyak yang menghasilkan toksin.*) Spirochaeta Filum ini beranggotakan bakteri-bakteri Gram negatif yang berbentuk spiral. Brachyspiraceae (contoh: Brachyspira). Mereka bergerak dengan menggunakan flagela yang tertanam di dalam dinding sel. Semua Proteobacteria merupakan bakteri Gram negatif. bakteri Gram positif akan berwarna ungu. bersimbiosis. Bakteri Gram negatif merupakan bakteri yang memiliki lapisan lipopolisakarida tambahan di luar dinding selnya dan akan berwarna merah muda jika diberi pewarnaan Gram. tersusun atas peptidoglikan tanpa lapisan lipopolisakarida. keju. penyebab Lyme. bakteri Gram positif juga dapat menghasilkan bahan-bahan yang menguntungkan.

* Gamma (γ) Proteobacteria Gamma (γ) Proteobacteria terdiri atas kelompok-kelompok bakteri yang banyak digunakan untuk keperluan medis dan penelitian. Ada pula yang merupakan patogen pada hewan dan manusia. Nitrosomonas). Rhizobium sp) dan hewan. Contoh spesies patogen dalam kelompok ini adalah Neisseria gonorrhoea. contohnya Rickettsia prowazek. dan Epsilon (ε) Proteobacteria. yaitu Alpha (α) Proteobacteria. Helicobacter pylori yang menyebabkan tukak lambung dan Campylobacter jejuni yang menyebabkan gangguan gastrointestinal. Contoh lainnya adalah Agrobacterium tumefaciens dan Magnetospirilum magnerotuctlicum. Anggota Proteobacteria ada yang hidup bebas. ada pula yang merupakan patogen. hewan. Vibrio (kolera). Bakteri ini menyebabkan demam tifus jika berpindah dari kutu ke manusia. bakteri kemolitotrof (misalnya. Anggota kelompok ini ada yang bersimbiosis dengan tanaman (contohnya. Namun. Vibrio. Contohnya. Gamma (γ) Proteobacteria. yaitu Myxobacteria. Bakteri tersebut ditemukan di tanah dan bahanbahan organik yang membusuk. Delta (δ) Proteobacteria. * Epsilon (ε) Proteobacteria Dua anggota kelompok kecil ini merupakan patogen pada manusia.tetapi ada yang bergerak meluncur atau tidak dapat bergerak.dan Yersinia. Proteobacteria dibagi menjadi lima kelompok. * Beta (β) Proteobacteria Beta (β) Proteobacteria terdiri atas kelompok bakteri aerob fakultatif. serta bakteri fototrof (misalnya. Sebagian besar anggotanya termasuk mikroorganisme anaerob fakultatif atau obligat. * Delta (δ) Proteobacteria Kelompok ini terdiri atas bakteri pembentuk badan buah. misalnya Salmonella (tifus). dan tumbuhan. Berdasarkan rangkaian rRNA-nya. Beta (β) Proteobacteria. Rhodocyclus). contohnya Enterobacteri. * Alpha (α) Proteobacteria Alpha (α) Proteobacteria meliputi bakteri fototrof dan bakteri yang menggunakan senyawa C1. bersimbiosis ataupun sebagai patogen pada manusia. dan Pseudomonas. 165 .

Cyanophyta yang mampu mengikat nitrogen. tempat yang lembap. dan di perairan yang tercemar. Nostoc. Gloeocapsa mempunyai sel berselubung berwama biru. di kolam yang banyak mengandung bahan organik (nitrogen). dengan trikom (tabung). serta pigmen fikobilin (gabungan antara fikoeritrin (merah) dan fikosianin (biru) sehingga berwama hijau kebiru-biruan. hidup di batu'-batuan yang lembap atau epifit pada tumbuhan lain. Habitatnya adalah di air tawar. misalnya Oscillatoria. Fiksasi nitrogen mengubah nitrogen (N2) menjadi amonia (NH3) untuk digunakan tumbuhan sebagai bahan untuk mensintesis senyawa organik (asam amino). Chroococcus mempunyai ciri hidup di dasar kolam yang tenang. karotenoid. Macam-macam Cyanophyta Cyanophyta ada yang bersel satu dan ada yang bersel banyak. Polycystis memiliki ciri bentuk koloni seperti bola. air laut. Bentuk Cyanophyta yang lain adalah benang (filamen). menempel pada tumbuhan atau hewan. Cyanophyta bersel satu. Cyanophyta yang hidup secara berkelompok atau berkoloni. Oscillatoria memiliki ciri mampu membentuk trikom tidak bercabang. dan mampu mengikat N dari udara. Ganggang hijau-biru hidup secara soliter (sendiri) alau berkelompok (koloni). dan memiliki heterosista. serta berkembang biak dengan membelah diri dan fragmentasi melalui hormogonium pada trikomnya.*) Cyanophyta (Ganggang Hijau-Biru) Cyanophyta atau ganggang hijau-biru merupakan makhluk hidup prokariotik. tidak membentuk spora. hidup di tanah alkali dan batu-batuan yang lembap. di sumber air panas (suhu mencapal 80oC). misalnya Polycystis. Nostoc commune memiliki ciri trikom berbentuk bulat. Anabaena sp. dan Gloeocapsa. Pada umumnya Cyanophyta dapat mengikat nitrogen bebas di udara. tidak diliputi lendir. Makhluk hidup perintis adalah makhluk hidup pertama yang memberi kemungkinan hidup pada makhluk hidup lain di tempat yang sulit dijadikan tempat hidup. serta hidup di kolam yang airnya tenang. Cyanophyta merupakan makhluk hidup perintis. antara lain Anabaena. Individu yang berkoloni biasanya berupa benang (filamen). Pada 166 . memiliki struktur akinet (sel yang tidak aktif akan membentuk trikom baru setelah masa dorman selesai). Proses itu disebut fiksasi nitrogen. berkembang biak dengan membelah diri. dan Rivularia. misalnya Chroococcus dan Gloeocapsa. batu-batuan yang basah. berkembang biak dengan membelah diri dan fragmentasi. dan memiliki selubung. selubung berwama kuning/kecokelatan. Nostoc commune. Tubuhnya mempunyai klorofil.

Cyanophyta juga dapat merugikan. misalnya Microcystis. dan kesehatan pada manusia. Anabaena ayllae dan Anabaena cycadae mempunyai tubuh berselaput lendir dan trikomnya berbentuk bola (membentuk rantai). 5. Cyanophyta merupakan penyedia bahan pangan (produsen) bagi makhluk hidup di air. berkembang biak dengan fragmentasi dan heterosista. dan tidak memiliki akinet. Cyanophyta yang berbentuk filamen dapat melakukan reproduksi dengan cara fragmentasi dan pemutusan bagian sel yang lemah (hormogonium). misalnya Spirullina maxima. memiliki akinet. Rivularia mempunyai tubuh seperti bola diselubungi oleh lendir. Masing-masing sel akan tumbuh menjadi individu baru. Cyanophyta berperan sebagai penyedia oksigen bagi perairan.sel-sel tertentu dindingnya akan menebal membentuk heterosista untuk mengikat nitrogen. ada juga yang hidup bersimbiosis dengan makhluk hidup lain. sebagai fitoplankton. Cyanophyta merupakan penyedia oksigen terbesar di perairan.2. Cyanophyta pengikat nitrogen yang hidup bebas. misalnya pada Anabaena. hidup menempel pada tanaman air/batuan yang lembap. Cyanophyta berperan sebagai bahan makanan. misalnya Anabaena cycadae bersimbiosis dengan akar pakis haji (Cycas rumphii} dan Anabaena azollae bersimbiosis dengan akar tanaman paku-pakuan (Azolla pinnata}.2. heterosista dapat juga digunakan sebagai alat reproduksi. Peranan bakteri dalam kehidupan Bakteri ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan bidang pertanian. Perkembangbiakan Cyanophyta Reproduksi Cyanophyta pada umumnya adalah dengan cara membelah diri. Peranan Cyanophyta Karena mampu melakukan fotosintesis. Cyanophyta pengikat nitrogen yang hidup bebas mampu menyuburkan tanah. Selain itu. mampu menambat N. trikomnya meruncing. 167 . Spirullina banyak mengandung protein. Selain menguntungkan. dan hidup sebagai plankton. yaitu 45% 49% dari berat keringnya. Selama itu. menyebabkan blooming dan menghasilkan racun neurotoksin. Spirullina sudah lama digunakan sebagai bahan makanan oleh bangsa indian di Meksiko. misalnya Nostoc commune dan Gloeocapsa.

digunakan untuk membuat nata de coco. mengikat nitrogen bebas. digunakan untuk membuat keju. e. Acetobacter xylinum. c. Acetobacter sp.25). Bidang pertanian a.25. b. Streptococcus lactis.a. 3. menghasilkan antibiotik tiromisin (Gambar 5. menghasilkan antibiotik kloromisetin. d. Streptococcus thermophillus dan Lactobacillus bulgaricus. Bidang farmasi a. digunakan untuk membuat yoghurt. menghasilkan antibiotik streptomisin (membunuh bakteri penyebab TBC). b. menghasilkan nitrit yang Jenis-jenis bakteri yang menguntungkan tersebut dapat digunakan sebagai pupuk hayati. Azotobacter chlorococcum mampu menyuburkan tanah dengan mengikat nitrogen di udara. digunakan untuk membuat cuka. 2. Nitrosococcus. Bakteri yang menguntungkan 1. Streptomyces olivaceus. Streptomyces griceus. Bidang industri makanan a. Nitrosomonas dan menyuburkan tanah. d. Bakteri Bacillus brevis (antibiotik). c. untuk menghasilkan sianokobalamin vitamin B12. Streptomvces aureofaciens. akar tanaman kacang- b. c. 168 . Bacillus brevis. menghasilkan antibiotik aureomisin. Rhizobium leguminosorum pada kacangan. Streptomyces venezuelae. Gambar 5.

h. Clostridium acetobutylicum. Lactobacillus delbruecki. menghasilkan dekstran. 4. j.27. Escherichia coli di usus sapi.27). 169 . menghasilkan vitamin B12 (Gambar 5. Escherichia coli. i. membantu proses pembusukan makanan dalam kolon manusia dan pembentuk vitamin K (Gambar 5. Acetobacter aceti. menghasilkan aseton dan butanol. g. Xanthomonas campestris. Leucanostoc masenteroides.f. Pseudomonas denitrificans dan Propioni bacterium. k. menghasilkan polisakarida. Gambar 5. digunakan untuk membuat asam cuka. Pembuatan biogas dan pengurai a. penghasil asam laktat. Pseudomonas sp. Gambar 5.26).26.

menguraikan asam cuka (CH3COOH) menjadi metana (CH4) dan CO2. perubahan kasein karena pemanasan akan memberikan hasil akhir yang baik dengan kondisi yang seragam. d. Yogurt dapat diperoleh dengan melakukan fermentasi susu menggunakan biakan starter Lactobacillus bulgaricus dan Streptococus thermophilus. Thiobacillus denitrificans. Produk didinginkan hingga suhunya menjadi 5oC.95)%. Bakteri yang merugikan Bakteri dikatakan merugikan karena menyebabkan penyakit pada manusia. menguraikan nitrit dan menghasilkan N atau disebut denitrifikasi. hewan. b. Selanjutnya pada tahap yang kedua. gelas plastik. Desulfovibrio desulfuricans. 170 . Mycobacterium tuberculosis. e. termometer. c. Clostridium sporangeus. dan tumbuhan atau menghasilkan toksin. yogurt merupakan minuman yang baik untuk kesehatan sebab mengandung bakteri-bakteri yang melindungi tubuh dari bakteri penyebab penyakit. Methanobacterium omelianski dan Methanobacterium ruminatum. Usahakan pH pada kemasaman mencapal pH 4. kalian dapat mengemas produk yoghurt. susu didinginkan menjadi 43oC.35-0. susu dipanaskan pada suhu 90oC. Bakteri penyebab penyakit pada manusia a. Kalian tentu pernah minum yogurt? Seperti yang kalian ketahui. Lakukanlah kegiatan berikut agar kalian dapat menerapkan ilmu biologi yang kalian peroleh dalam kehidupan.b. Suhu campuran tersebut di biarkan selama 3 jam hingga diperoleh keasaman yang diinginkan (0. dan lemari es. Selain itu. Kalian telah mengetahui macam-macam bakteri yang menguntungkan.5. Untuk membuat yoghurt diperlukan bahan berupa susu sapi layak minum. penyebab penyakit TBC. menguraikan bangkai dan menguraikan sulfat di tempat becek dan menghasilkan H2S. menguraikan asam amino menjadi amonia. 1. Tahap pertama. kemudian diinokulasi dengan 2% biakan starter campuran Lactobacilus bulgaricus dan Streptoccocus thermophilus. Hal ini dilakukan untuk mencegah kontaminasi dan merupakan kondisi yang baik untuk inokulasi bakteri. Selanjutnya.

Pseudomonas cattleyae. serta radang usus manusia. d. Mycobacterium leprae. menjaga kebersihan badan (mandi dan mencuci tangan sebelum makan). menyerang tanaman pepaya. menyebabkan penyakit antraks pada temak.b. g. Campylobacterfetus sp. penyebab penyakit radang paru-paru. i. racun asam 171 . penyebab penyakit kolera. yaitu penyakit radang selaput otak (meninges). penyebab penyakit tifus. penyebab tumor pada tumbuhan dikotil. e. Bacterium papaye. Shigella dysentriae. Bacillus anthracis. k. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. c. dan istirahat. menyerang tanaman pisang. penyebab penyakit disentri. Klebsiella pneumoniae penyebab infeksi saluran pernapasan h. Bakteri penghasil toksin a. menghasilkan bongkrek pada tempe bongkrek. penyebab meningitis. Diplococcus pneumoniae. rnenyerang tanaman anggrek. c. b. penyebab penyakit sifilis (raja singa). Salmonella typhosa. Pseudomonas cocovenenans. Bakteri penyebab penyakit pada hewan a. 3. Pseudomnonas solanacearum. Bacillus anthracis. d. penyebab penyakit lepra. Treponema pallidum. penyebab keguguran kambing. j. 2. b. Bakteri penyebab penyakit pada tumbuhan a. pada sapi. f. melakukan olahraga secara teratur. penyebab penvakit antraks. 4. makan makanan bergizi. Neisseria gonorrhoea. Vibrio cholerae. Meningococcus. Agrobacterium tumefaciens. penyebab penyakit kencing nanah.

Bentuk Archaebacteria bervariasi. seperti Asaia bogariensis. Dinding sel Archaebacteria tidak memiliki peptidoglikan. Baru sekitar 0. Berdasarkan lingkungan tempat hidupnya. 172 . Misalnya di mata air panas dan di dasar samudra. yaitu metanogen. Archaebacteria sering disebut makhluk hidup ekstrimofil karena mampu hidup di lingkungan dengan kondisi yang ekstrem. atau tidak beraturan. Leuconostoc mesentroides. serta Kozakia baliensis (dari daerah Bali). Acetobacter tropicalis dan Acetobacter bogoriensis (dari daerah Bogor). Keenam spesies bakteri tersebut adalah Acetobacter cibinongensis (dari daerah Cibinong). ekstrem halofil. c. Acetobacter syzygii (dari buah sirsak). Asaia ialah salah satu bakteri yang penting untuk industri. kingdom ini dapat dibagi menjadi tiga kelompok. Archaebacteria Archaebacteria tidak dikenali sebagai bentuk kehidupan lain dari bakteri hingga tahun 1977 saat Carl Woese dan George Fox menunjukkan kingdom ini melalui analisis RNA. batang. membentuk tunas. ditemukan oleh peneliti Jepang. Beberapa spesies dapat dalam bentuk set tunggal. Reproduksinya dilakukan dengan cara membelah diri (pembelahan biner). menyebabkan makanan berlendir. Hal ini terbukti bahwa baru-baru ini 6 spesies baru bakteri ditemukan oleh Dr. sedangkan jenis lainnya berbentuk filamen atau koloni. Puspita Lisdayanti. Archaebacteria merupakan makhluk hidup tertua (rchae = purba) yang hidup di bumi. Mereka termasuk makhluk hidup prokariotik uniseluler. atau fragmentasi.b. dan termoasidofil. Oleh karena itu peluang penemuan spesies baru dari bakteri termasuk di Indonesia masih terbuka luas. yaitu bulat. Keanekargaman bakteri Bakteri sangat beragam dan sangat banyak jumlahnya. Selain itu beberapa spesies bakteri baru dari genus Asaia. Archaebacteria berbeda dari Eubacteria dalam hal dalam hal pelipatan 16SrRNA dan dalam hal komposisi membran plasma serta dinding selnya. spiral. Clostridium botulinum. meskipun secara struktural mirip prokariotik uniseluler.1% anggota bakteri yang telah diketahui dari jumlah spesies yang diperkirakan sekitar 3 juta spesies. Semua anggota Archaebacteria merupakan makhluk hidup non patogen. menghasilkan racun botulinurn pada makanan kaleng yang sudah rusak. Acetobacter indonestensis (dari Indonesia).

29. 1. dan saluran pencernaan hewan.28. 2006) Gambar 2. Reaksinya adalah sebagai berikut. 2006) Gambar 5. Dari reaksi tersebut. tempat penampungan limbah. Bakteri hidup di lingkungan yang anaerob. seperti dasar rawarawa. dihasilkan energi. Di dalam saluran pencernaan sapi.(Brock Biology of microorganisms. Keragaman morfologi metanogen. CO2 karbon dioksida + 4H2 hidrogen CH4 + 2H20 + energi metan uap air (Brock Biology of microorganisms. Metanogen Ciri khas makhluk hidup metanogen ialah memiliki kemampuan menggunakan hidrogen untuk mereduksi karbon dioksida menjadi gas metan. Methanobrevibacterrium ruminantium dan Methanosarcina barkerii. termasuk manusia. mereka 173 .

Makhluk hidup ini menggunakan garam untuk membentuk ATP. (Brock Biology of microorganisms. 2006) Gambar 5. 174 . terdapat pigmen rodopsin yang disebut bakteriorodopsin. antara lain Methanopyrus.30. Contoh lain Halobacteroides holobius. Contoh Archaebacteria metanogen. Bakteriorodopsin bertanggung jawab terhadap proses pembentukan ATP pada spesies tersebut. 2. seperti makanan yang diasinkan. dan Methanococcus. Ekstrim Halofil Makhluk hidup kelompok ekstrim halofil mampu hidup di lingkungan yang salinitasnya sangat tinggi (10 kali salinitas air laut). Habitat Arkea halofilik. Contoh anggota kelompok ini adalah Halobacterium halobium. metanogen digunakan untuk mengolah limbah dan menjemihkan air.menguraikan selulosa sehingga memungkinkan sapi memperoleh nutrisi dari tumbuhan. Methanobrevibacter. Di dalam membran plasma Halobacterium halobium. Dalam industri.

Daerah termofil tampat hidup archaea. (Brock Biology of microorganisms.3.31. misalnya di bawah gunung berapi dan lubang hidrotermal di dasar samudra. 2006) Gambar 5. menggantikan oksigen. Contohnya adalah Sulfolobus solfataricus dan Sulfolobus acidocaldarius. Sebagian besar kelompok ini merupakan makhluk hidup anaerob yang menggunakan belerang (sulfur) sebagai akseptor hidrogen untuk respirasi. Termoasidofil Anggota kelompok ini dapat ditemukan di lingkungan yang sangat masam dan bersuhu tinggi. Mereka dapat hidup di lingkungan yang bersuhu 110°C dengan pH di bawah 2. 175 .

flu burung. sel inang tidak mati karena inti sel inang dan sel virus bergabung membentuk profag. Tomato 2. Sedangkan daur lisogenik akan membntuk profag. mosaik tembakau. influenza. Makhluk hidup prokariotik merupakan makhluk hidup yang belum memiliki membran inti sel sehingga bahan asam nukleatnya tersebar di dalam sitoplasma. filamen. prokariotik dibagi menjadi dua kingdom. virus menyebabkan berbagai penyakit pada makhluk hidup. penetrasi. sel inang akan mati karena terjadi penguasaan inti sel inang oleh virus.Beberapa bakteri ditemukan merugikan di bidang pertanian karena dapat merusak pertumbuhan tanaman. Namun. yaitu fase adsorpsi. dan untuk membuat peta kromosom. atau koloni. replikasi. Diantaranya adalah bakteri yang mengandung profag bermanfaat untuk pengobatan berbagai macam penyakit. diantaranya adalah: 1. untuk membuat interferon dari virus melalui rekayasa genetika. untuk membuat vaksin (mikroorganisme yang dilemahkan sehingga sifat patogenitasnya hilang. contohnya HIV. Umumnya prokariotik merupakan makhluk hidup bersel tunggal. Pada daur litik. Eubacteria merupakan bakteri yang kita kenal pada umumnya. Virus merupakan salah satu faktor penyebab penyakit. Ralstonia solanacearum pada tanaman pisang 3. Anggota kingdom ini 176 . Eubacteria hidup secara aerob ataupun anaerob. dan lisis. Sedangkan pada daur lisogenik. beberapa virus sengaja dibudidayakan manusia untuk tujuan tertentu. Sebagian besar merupakan makhluk hidup heterotrof. yaitu meningkatkan kesejahteraan manusia. tetapi ada yang membentuk rantai. akan tetapi sifat antigenitas tetap). Pada umumnya. makhluk hidup metagenesis (peralihan mahkluk hidup dan benda mati). meskipun ada juga yang merupakan makhluk hidup fotosintetik dan kemotrof. Pseudomonas syringae pv. Xanthomonas campestris pv glycine Rangkuman Virus berukuran mikroskopis. dan virus kentang. Berdasarkan struktur ribosomnya. yaitu: Eubacteria dan Archaebacteria. perakitan. Virus melakukan reproduksi dengan proliferasi secara daur litik dan daur lisogenik. mempunyai asam nukleat (DNA atau RNA) sebagai bahan inti. Daur litik terdiri dari 5 fase. bentuknya kompleks.

dan manusia.. Ganggang b... dan Proteobacteria. c. zat hasil ekskresi yang tertimbun dalam medium. Makhluk hidup yang termasuk prokariotik yaitu . untuk bereproduksi hanya memerlukan bahan organik e. bertelur c. tidak memiliki protoplasma c. citrus vein phloem degeneration virus 4. atau sebagai patogen pada tumbuhan. bentuk dan ukurannya bervariasi d. melahirkan b. b. a. hanya memiliki satu macam asam nukleat (DNA atau RNA) b.. Berikut ini nama macam-macam virus : 1.. Cara bereproduksi makhluk hidup prokariotik yang sering dijumpai adalah . berspora 3. Berikut ini yang bukan sifat-sifat virus antara lain …. bakteri gram positif. atau e untuk jawaban yang tepat! 1. Spirochaeta.. Berilah tanda silang (x) pada huruf a. termoasidofil. foot and mouth disease virus Virus menyerang vertebrata antara lain . yaitu metanogen.. Bakteri dapat dikelompokkan berdasarkan morfologi. berdasarkan hubungannya secara evolusi. tobacco mosaic virus 3. manusia 2. fungi d. membelah diri d. bakteri c. d.. a. Soal Latihan A. virus gumboro 5. aktif pada makhluk hidup yang spesifik 4. dan ekstrim halofil. makhluk hidup ini dibagi menjadi tiga kelompok. new castle disease virus 2.ada yang hidup bebas. hewan. cara memperoleh makanan. Namun. dan predator. 177 . bersimbiosis. empat diantarnya adalah Cyanobacteria. virus tungro 6. bertunas e.. Berdasarkan tempat hidupnya. plantae e. Archaebacteria meliputi makhluk hidup prokariotik aerob dan anaerob yang beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang ekstrim. Faktor-faktor yang membatasi pertumbuhan bakteri. bakteri dibagi menjadi 12 filum. dan kebutuhan akan oksigen. antara lain ialah nutrisi (zat makanan). a.

Virus flu burung termasuk golongan … a. pemakaian jarum suntik bekas 178 . dari zat anorganik 8. a. d. Berikut ini yang bukan cara-cara penularan AIDS adalah …. Coronaviridae 7. Filoviridae d.. dengan cahaya c. bakteri yang menyerang mananusia d. memperbesar ukuran sel e. Piconaviridae b. bakteri yang menyerang virus b. Bakteriofag adalah …. bakteri nitrat termasuk bakteri autotrof yang dapat hidup. berjabat tangan c. virus yang menyerang manusia e.. Pada siklus reproduksinya DNA virus dapat melakukan replikasi. a. hubungan seksual b. (1)-(2)-(3) (1)-(4)-(5) (1)-(4)-(6) (2)-(3)-(5) (4)-(5)-(6) 5. Berdasarkan cara hidupnya. mampu melekatkan diri pada sel inang b. b. menyerang satu jenis sel makhluk hidup tertentu c. Retroviridae e. dari at organik e. c..a. tanpa cahaya b. ibu hamil kepada janinnya e. mampu memperbanyak diri 6. tanpa oksigen d. menyuntikkan materi genetik ke sitoplasma sel inang d. virus yang menyebabkan penyakit 9. transfusi darah d.. Herpesviriade c. e. virus yang menyerang bakteri c. artinya … a. a.

hidup di daerah dengan salinitas tinggi e. Acetobcter xylium Membuat nata de coco 179 . B12 e.(1)-(3)-(2)-(5)-(4) b. Azotobacter c. Berikut ini yang bukan merupakan karakter Archaea a. (1)-(5)-(6)-(3)-(4) 11.. dapat menghasilkan metan c.. Clostridium b..(1)-(4)-(5)-(6)-(2) c. Digunakan dalam pengawetan makanan 12. Spesies Fungsi a. hidup di daerah dengan suhu tinggi d. Berikut ini adalah tahap-tahap reproduksi bakteriofag : (1) menempelkan tubuh virus pada bakteri (2) sintesis DNA pada tubuh bakteri (3) DNA bakteri dihancurkan (4) Dinding sel bakteri hancur (5) DNA virus masuk ke dalam sel bakteri Tahap daur litik yang benar secara berurutan adalah … a. Escherichia coli Membuat Yoghurt d. (1)-(5)-(3)-(2)-(4) d. Clostridium acetobutylicum Menghasilkan vit. a. Berikut ini yang bukan merupakan sifat virus . Rhizobium 13. Pembuatan peta kromosom e. Bintil akar tanaman kacang-kacangan banyak mengandung bakteri yang dapat mengikat nitrogen bebas. Nitrosococcus e. Nitrosomonas d...10. Digunakan dalam pembuatan vaksin d.. Streptomyces venezuelae Menghasilkan aseton c.. hidup di daerah yang sangat asam 14.. Pasangan yang tepat tentang bakteri dengan fungsinva adalah .. Lactobacillus bulgaricus Menghasilkan antibiotik b. a. dinding selnya disebut peptidoglikan b. (1)-(5)-(6)-(2)-(4) e. Sebagai biopestisida c. Bakteri tersebut bemama . Mempelajari onkogen b.

Apakah virus dapat dilawan dengan antibiotik? Mengapa? 6. Apakah yang dimaksud dengan bakteriorhodopsin! 180 . Mengapa Archaebacteria lebih mirip dengan makhluk hidup eukariotik dibandingkan dengan bakteri? 9. Jelaskan cara reproduksi virus ! 2. Jawablah dengan singkat dan tepat! 1. Sebutkan perbedaan antara bakteriofag dan sel bakteri ! 4. Sebutkan macam ganggang hijau-biru yang dapat mengikat nitrogen! 7. Sebutkan perbedaan antara daur litik dan lisogenik ! 3. Sebutkan peranan Cyanophyta dalam kehidupan! 8. kapsomer. asam nukleat. Gambarkanlah sebuah virion sederhana dan tunjukkan struktur – struktur berikut : kapsid. dan selubung ! 5.B. Sebutkan ciri-ciri kelompok metanogen! 10. nukleokapsid.

6. Mengidentifikasi peranan protista (protozoa). dan jamur dalam memperoleh nutrisinya. algae. dan udara). sifat.2. Sebagai contoh. biolog Jerman. pada tahun1886). Berdasarkan kemiripan ciri-cirinya dengan hewan. tumbuhan. Protista merupakan makhluk hidup eukariotik uniseluler atau multiseluler. Protista dibedakan menjadi tiga subkingdom. Ditemukannya mikroskop dan dunia mikroorganisme mendorong para ahli untuk memperbaiki pengelompokan tersebut. 181 .BAB VI PROTISTA Pada awalnya makhluk hidup yang ada di bumi dikelompokkan oleh Aristoteles menjadi dua kingdom. • Mendeskripsikan perbedaan protozoa. dan subkingdom Myxomycotina (jamur lendir). air. Dalam pengelompokan tersebut. dan keragaman protista (protozoa). Protista belum memiliki diferensiasi jaringan. dan mampu bergerak seperti hewan. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Mikroorganisme dan Peranannya. Mengidentifikasi ciri. sedangkan tumbuhan dikelompokkan berdasarkan strukturnya (herba. yaitu Protista (diperkenalkan Ernst Haeckel. dan myxomycophyta dalam bidang pertanian. (algae). subkingdom Algae (protista mirip tumbuhan). hewan dikelompokkan berdasarkan tempat hidupnya (darat. dan myxomycophyta. Standar Kompetensi Mengidentifikasi mikroorganisme dan peranannya bagi kehidupan. yaitu subkingdom Protozoa (protista mirip hewan). Oleh karena itu perlu adanya kingdom ketiga.1. apakah Euglena termasuk kelompok hewan atau tumbuhan? Euglene mampu melakukan fotosintesis seperti tumbuhan. dan myxomycophyta. algae. yaitu kingdom Plantae (tumbuhan) dan Kingdom Animalia (hewan). algae. Kompetensi Dasar 6. kalian diharapkan dapat: • Mengidentifikasi protista (protozoa. dan pohon). semak. dan myxomycophyta) dengan pengamatan morfologi dan anatomi serta penafsiran gambar.

Protozoa dibedakan menjadi empat filum. protozoa hidup bebas sebagai zooplankton. Sebagian besar hidup bebas. laut. dan Sporozoa. Mastigophora. Protozoa Protozoa merupakan protista uniseluler yang bergerak dan mendapatkan makanan seperti hewan.• Mengkomunikasikan peranan protista dalam bidang pertanian dan dalam kehidupan sehari-hari. algae dan myxomycetes. Amoeba Paramecium Dunallella (Brock Biology of microorganisms. Berdasarkan alat geraknya. Ciri dan sifat protista Protista terbagai atas 3 kelompok. Berbagai protozoa.3. Protozoa parasit sering mengakibatkan penyakit serius pada manusia. A. tanah.1. dan keragaman 6. yaitu Rhizopoda. dan giardiasis. Ciri. 182 Plasmodium .1. Ciliata. maupun sebagai zoobentos. bahkan didalam tubuh makhluk hidup lain. sifat.1. disentri. yaitu protozoa. misalnya malaria. Dalam ekosistem perairan. Protozoa hidup di air tawar. 2006) Gambar 6. Kata-Kata Kunci Skizogoni Diatomae Epiteka Sporulasi Pirenoid Flagel Hipoteka Algae Sporogoni Rhizopodia Plantae Reseptakulum Sitoplasma Stigma Zigospora Zoospora Protozoa Sitostoma Ciliata Mastigophora 6. sedangkan lainnya adalah parasit.

2. dan Radiolaria sp. tubuhnya di tempeli pasir. dan aksopodia (teratur dari satu titik pusat). hidup di laut sebagai indikator adanya minyak bumi. Beberapa Mastigophora hidup sebagai parasit atau hidup bebas di habitat air laut dan air tawar. 183 . dapat merusak gigi. yaitu. hidup bebas dalam perairan tawar yang kaya bahan organik. hidup bebas. antara lain Amobea proteus. ada yang parasit. dan bentuk tubuh tidak tetap. Entamoeba histolytica. antara lain memiliki alat gerak berupa kaki semu (pseudopodia). Foraminifera sp. Difflugia sp. Entamoeba gingivalis. penyebab disentri amoeba (amoebiasis). hidup di air tawar. yaitu mempunyai flagel (bulu cambuk) sebagai alat gerak. Sumber: Brock Biology of microorganisms tahun 2006 Gambar 6. Permukaan tubuhnya dilapisi oleh kutikula sehingga bentuknya tetap. Mastigophora Ciri-ciri Mastigophora (Flagellata). hidup di air tawar. Contoh Rhizopoda. hidup di laut sebagai bahan penggosok. memiliki kerangka dari zat kitin. yaitu lobidia (dengan ujung tumpul). Entamoeba coli.1. hidupnya dalam usus halus manusia dan merusak jaringan darah atau getah bening. Mastigophora atau Flagellata terdiri atas Phytoflagellata dan Zooflagellata. Arcella sp. Ada beberapa macam kaki semu.2 Amuba memakan protozoa. ektoplasma (lapisan luar) yang memadat dan lapisan dalam berupa endoplasma yang berwujud agak encer. Rhizopoda Rhizopoda (Sarcodina) termasuk hewan bersel satu dengan ciriciri. Mastigophora memiliki dua macam protoplasma. filofidia (halus dan ujung meruncing). dapat membantu membusukkan makanan dan membentuk vitamin k.

3. dapat menghasilkan bioluminens sehingga pada malam hari apabila terjadi blooming spesies ini. Contoh Ciliata. dan Stylomychia koloninya berbentuk seperti cakar. 184 . antara lain: Paramecium caudatum (hewan sandal). air laut akan tampak bercahaya. Reproduksi aseksual dilakukan dengan cara membelah diri dan reproduksi seksual dilakukan dengan cara konjugasi. Ciliata Ciliata (Infusoria) mempunyai alat gerak berupa silia. Vorticella sp dengan bentuk tubuh seperti lonceng. memiliki cara reproduksi unik. hidup berkoloni. hidup pada usus besar manusia. Balantidium coli. Contoh flagellata lainnya adalah Leishmania tropica yang menyebabkan penyakit Leishmaniasis kulit di negaranegara AsiaTrypanosoma gambiense merupakan salah satu contoh zooflagellata yang menyebabkan penyakit tidur Afrika. Flagelata: Giardia (a) dan Trypanosoma dalam sel darah (b). berbentuk seperti bola dan dilapisi oleh lapisan lendir.Volvox sp (Chlorophyta. Contoh flagellata lainnya adalah Leishmania tropica yang menyebabkan penyakit Leishmaniasis kulit di negara-negara Asia. Perkembangbiakan Paramecium caudatum secara konjugasi adalah sebagai berikut. Stentor sp dengan bentuk tubuh seperti terompet. Didinum sp sebagai peredator di air tawar. phytoflagelata). Protozoa ini hidup bebas atau parasit. zooflagellata). (bulu getar).3. Noctiluca miliaris (Dinophyta. Trypanosoma gambiense merupakan salah satu contoh zooflagellata yang menyebabkan penyakit tidur Afrika. Zooflagellata bersifat heterotrof dan sebagian besar hidup sebagai parasit. penyebab diare berdarah. Bentuk tubuhnya tetap. Cara reproduksinya adalah aseksual dan seksual. A B Sumber: Brock Biology of microorganisms tahun 2006 Gambar 6.

Mikronukleus yang melebur membelah secara mitosis sebanyak tiga kali menghasilkan delapan mikronukleus identik. apakah masa sporulasi pada bebagai jenis penyakit malaria akan selalu sama? Contoh anggota Sporozoa adalah Plasmodium yang merupakan penyebab malaria pada manusia. Sporozoa hidup sebagai parasit dan menghasilkan spora (endospora) dalam daur hidupnya. 4.4 Siliata: Paramecium (kiri) dan Stentor (kanan). Sumber: Brock Biology of microorganisms tahun 2006 Gambar 6. penyebab malaria tropikana dengan masa sporulasi tidak 185 . Keempat jenis Plasmodium tersebut adalah Plasmodium falciparum. Cara aseksual dilakukan dengan pembelahan biner dan skizogoni. Pada penyakit malaria. h. Terdapat empat jenis Plasmodium yang masing-masing yang menyebabkan tipe penyakit malaria yang berbeda. Mikronukleus yang tersisa membelah menjadi dua. Kedua Paramecium memisahkan diri g. Empat mikronukleus lainnya tetap sebagai mikronukleus. b. mikronukleus yang lebih kecil dipertukarkan. Masing-masing mikronukleus mengalami meiosis menghasilkan makronukleus haploid. Tiga mikronukleus berdegenerasi. Paramecium membelah sebanyak dua kali untuk mendapatkan paramecium anak. Mikronukleus menghasilkan degenerasi. Dua Paramecium bersatu melalui lekukan mulut. i. Cara reproduksi sporozoa adalah dengan cara aseksual dan seksual.a. dan hanya satu mikronukleus yang tinggal. d. c. Sporozoa Sporozoa tidak mempunyai alat gerak. f. e. Tiga mikronukleus berdegenerasi. tetapi tidak sama besar. sedangkan cara seksual dilakukan dengan sporogoni. Dua mikronukleus pada masing-masing Paramecium membelah menjadi satu.

penyebab malaria yang memiliki masa sporulasi hampir sama dengan malaria tertina. Pemberantasan Plasmodium penyebab malaria dilakukan dengan cara memutus daur hidupnya. Plasmodium vivax.5. Algae berbeda dari protozoa karena mampu membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis. seperti tumbuhan. Reproduksi secara aseksual yang terjadi dalam eritrosit manusia disebut skizogoni dan secara seksual yang terjadi dalam lubang atau dinding usus nyamuk Anopheles. B. dan membakar). Plasmodium malariae. kalian dapat menggunakan kelambu waktu tidur dan obat atau lotion anti nyamuk. Hal itu karena Algae memiliki klorofil (Gambar 6. Keluarnya merozoit-merozoit baru dari eritrosit yang pecah menyebabkan suhu tubuh penderita malaria naik. dan Plasmodium ovale. 186 . Algae (ganggang) Algae atau ganggang merupakan makhluk hidup mirip tumbuhan yang termasuk kingdom Protista. juga terjadi peristiwa yang disebut sporulasi.tentu. penyebab malaria kuartana dengan masa sporulasi 72 jam. Adapun untuk pencegahan.2). Sumber: Brock Biology of microorganisms tahun 2006 Gambar 6. Sebagian besar Algae merupakan makhluk hidup uniseluler. disebut sporogoni. menimbun. Selain itu. yaitu fase dimana terjadi pecahnya sel darah merah karena terinfeksi oleh Plasmodium. Apikompleksan:Plasmodium. sebagian lagi merupakan makhluk hidup multiseluler yang berukuran besar. penyebab malaria tertina dengan masa sporulasi 48 jam. yaitu membersihkan lingkungan di sekitar kita yang dapat menjadi sarang nyamuk dengan gerakan 3M (menguras.

Algae berbeda dari tumbuhan karena tidak memiliki diferensiasi jaringan dan tidak memiliki akar. 187 .Namun. Chlamydomonas: alga hijau uniseluler Diatoms: Alga uniseluler Volvox: koloni alga hijau Dinoflagellata: Alga uniseluler Sumber: Brock Biology of microorganisms tahun 2006 Gambar 6. Berdasarkan dominasi pigmennya. Ada empat strukutur tubuh Algae.6. Algae dimasukkan dalam kingdom Protista. algae membentuk gamet di dalam terdapat gametangia yang multiseluler. yaitu uniseluler. koloni. dan multiseluler. Sebagian besar algae memiliki habitat di perairan. yaitu organ pembentuk dan penyimpanan amilum. daun. Tubuh ganggang disebut talus. filamentous. Struktur reproduksinya juga berbeda dari tumbuhan.atau batang yang sesungguhnya. Sel-sel Algae mengandung pirenoid. contoh-contoh alga. Oleh karena itu.

Hasil konjugasi Chlamydomonas berupa zigospora.Algae dibedakan menjadi enam filum. Ciri-cirinya. Air tawar merupakan habitat koloni ini. yaitu pemutusan bagian tubuh tumbuhan. Euglenophyta. contohnya Hidrodyction dengan ciri-ciri tubuh berbentuk seperti jala. dan perifiton serta juga dapat hidup di tanah yang basah atau lembab. Bentuk bulat dengan 2 flegella. Hidup soliter (sendiri). contohnya adalah Chlorococcum. protoplasma berbentuk seperti mangkuk. yaitu Chlorophyta. hidup di air tawar dan berkembang biak secara seksual dengan isogami. yaitu Volvox globator. dan Pyrophyta. memiliki 1 vakuola. dan di tempat-tempat basah. 1 inti. stigma (bintik mata). kloroplas. tubuh berbentuk seperti bola. Chlamydomonas berkembang biak dengan cara membelah diri dan konjugasi. dan di tanah. bersel satu dapat bergerak. Habitatnya di air tawar. Chlorophyta berkoloni tidak bergerak. yaitu penghubung antara satu sel dengan sel lain berupa benang-benang sitoplasma. berbentuk filamen (benang). bentos. berkoloni (berkelompok) berupa benang bercabang. ada yang bersel satu tidak dapat bergerak. Rhodophyta. air laut. sedangkan secara generatif berlangsung melalui peleburan dua sel yang disebut konjugasi. Hidrodyction yang berkembang biak dengan 188 . air laut. Chlorophyta Chlorophyta (ganggang hijau) merupakan makhluk hidup bersell tunggal atau banyak. dan mengandung protein tinggi sehingga merupakan alternatif sumber makanan baru. dan pirenoid yang merupakan pusat pembentukan zat tepung (amilum). Chlorophyta bermacam-macam. contohnya Chlamydomonas dengan ciri-ciri bersel tunggal (Gambar 6. 1. Chlorophyta bersel satu yang dapat bergerak. Habitat Chlamydomonas adalah di air payau. Chloropyhyta berkoloni dapat bergerak. atau berbentuk lembaran. Chrysophyta. Chlorophyta bersel satu yang tidak dapat bergerak. Dalam koloni diantara sel-sel Volvox globator ada plasmosdesmata. Phaeophyta. Reproduksi secara vegetatif berlangsung dengan fragmentasi.4). memiliki ciri-ciri koloni berbentuk seperti bola berflagel. Isogami adalah penyatuan dua sel kelamin (gamet) yang sama bentuk dan ukurannya. dan berbentuk lembaran. Contoh lain adalah Chlorella yang hidup di air tawar. Habitat di air sebagai plankton.

Chara mempunyai batang dan cabang yang beruas-ruas. Habitat makhluk hidup ini di perairan laut maupun perairan payau yang dangkal dengan cara menempel pada substrat berbatu dengan menggunakan holdfast. Contoh Chlorophyta yang berbentuk lembaran adalah Ulva (selada laut). seperti salep dan es krim. 2. habitatnya di air tawar. Phaeophyta ini mampu menghasilkan asam alginat yang sangat penting untuk bahan industri. yaitu organ yang berisi alat perkembangbiakan pada ujung lembaran yang fertil (subur). Contoh lain adalah Oedogonium yang hidup di habitat air tawar. Makhluk hidup ini berkembang biak secara vegetatif dengan spora berflagel 4 dan secara generatif dengan membentuk zigospora yang akan lepas menjadi individu baru. Apabila sel telur dan sperma berasal dari satu talus disebut homotalus dan apabila berlainan talus disebut heterothalus. Contoh yang lain adalah Chara yang hidup pada habitat air tawar dengan seluruh tuuh terendam air. Phaeophyta juga berkembangbiak secara generatif dengan membentuk reseptakulum. contohnya Spirogyra dengan ciri-ciri tubuh berbentuk benang. Phaeophyta berkembang biak secara vegetatif dengan membentuk zoospora berflagel. Pada reseptekulum terdapat konseptakulum yang menghasilkan sel telur 189 . Oedogonium berkembang biak secara vegetatif dengan zoospora berflagel banyak dengan cara generatif dengan penyatuan ovum dan sperma. Tumbuhan laut ini dikelompokkan ke dalam Phaeophyta (ganggang cokelat). Phaeophyta merupakan algae yang banyak ditemukan di daerah intertidal pantai berkarang laut tropis dan sub tropis. Chlorophyta berbentuk filamen (benang).fragmentasi akan membentuk zoospora. pada cabang akan terbentuk oogonium (alat kelamin betina) dan antheredium (alat kelamin jantan). Reproduksi generatif dengan membentuk zigospora yang akan lepas dan menjadi individu baru. Kelompok Phaeophyta memiliki tubuh berbentuk benang/lembaran. Phaeophyta Di pantai akan kita temukan tumbuhan laut yang memiliki semacam gelembung-gelembung udara. Tumbuhan itu berwarna cokelat dan biasanya bercabang-cabang. Pigmen dominan yang dimiliki ialah fukosantin (cokelat). sedangkan Hidrodyction berkembang biak dengan konjungsi akan membentuk zigospora. Spirogyra memiliki kloroplas berbentuk pita melingkar (spiral). Berkembang biak dengan fragmentasi dan konjugasi. Panjanya dapat mencapai beberapa meter sehingga bentuknya menyerupai tumbuhan tingkat tinggi.

Ganggang ini biasa dimanfaatkan untuk membuat agar-agar. Tubuhnya terdiri atas epiteka (bagian tutup) dan hipoteka (bagian kotak). Turbinaria. Chrysophyta Tumbuhan laut yang memiliki warna kuning keemasan terolong dalam Chrysophyta (ganggang keemasan). 3. Rhodophyta memiliki pigmen dominan fikoeritrin (merah).dan spermatozoid. antara lain Macrocystis. Vaucheria berkembang biak secara vegetatif dengan zoospora berflagel. contohnya Ohromonas dengan iri-ciri tubuh menyerupai bola dan memiliki kloroplas berbentuk lembaran melengkung berwarna kekuningan. serta memiliki 2 flagel tidak sama panjang. Rhodophyta berkembang biak secara generatif dengan spermatium (tidak berflagel) dan sel telur. Tubuhnya berbentuk benang. Navicula adalah contoh lain Chrysophyta bersel satu. Contohnya Phaeophyta. vakuola. perairan laut. Ganggang yang termasuk Rhodophyta adalah Eucheuma spinosum. contohnya Vaucheria. Naviula yang mati akan mengendap di dasar tanah menjadi tanah diatomea. 4. Chrysophyta yang bersel satu. sedangkan secara generatif dengan pertemuan antara oogonium dan spermatozoid. stigma. Ganggang keemasan ada yang bersel satu dan ada yang berbentuk filamen. Habitatnya di perairan tawar. mulai dari daerah intertidal sampai dengan perairan laut yang lebih dalam (zona fotik). perairan payau dan tanah yang basah atau lembab. antara lain bersel tunggal atau bersel banyak. Laminaria. dan pembuat saringan. Habitatnya di air tawar. Naiula ini lebih dikenal sebagai ganggang kersik (Diatomea). Chrysophyta bersel banyak yang berbentuk benang. Rhodophyta Rhodophyta (ganggang merah) mempunyai ciri-ciri tubuh bersel banyak menyerupai benang/lembaran. juga memiliki inti. Diatomae dapat berkembang biak secara aseksual dengan cara membelah diri atau secara seksual dengan cara isogami. Sargassum. isolator. Ochromonas berkembangbiak dengan membelah diri. Tanah ini dapat di manfaatkan sebagai bahan penggosok. Contoh lainnya adalah Gellidium dan Gracillaria 190 . Adapun ciri-ciri Chrysophyta. memiliki klorofil dan pigmen dominan karoten (keemasan). bahan pembalut dinamit. Rhodophyta sebagian besar hidup di perairan laut dengan substrat dasar berbatu. air laut dan air payau sebagai plankton. Selain itu. bercabang dan tidak bersekat. dan Fucus vesicolosus.

yang juga di gunakan untuk membuat agar-agar. Di bagian anterior terdapat bagian yang melekkuk pada bagian dalam disebut sitostoma (mulut) dan dibagian dasarnya terdapat kerongkongan. Dalam masa istirahat Euglena memiliki elastisitas. Contoh yang lain adalah Palmaria. 5) merupakan ganggang bersel satu. Euglenophyta Euglenophyta merupakan kelompok mahluk hidup antara hewan dan tumbuhan dengan ciri mempunyai kloroplas untuk fotosintesis dan alat gerak berupa bulu cambuk. runcing pada bagian anterior. Gambar 6. dan Euglena sanguinea (memiliki hematokrom).7. Hasil fotosintesis berupa paramilon yang disimpan dalam pirenoid. dan Polysiphonia. 5. Euglena viridis. 191 . dan tumpul pada bagian posterior. bentuk panjang. Euglena spirogyra (berbentuk besar dan tidak begitu aktif). Contoh kelompok ini adalah Euglena viridis. Bossiella. Nukleus berada dekat pertengahan tubuh dan memiliki vakuola kontraktil. Dekat akhir kerongkongan terdapat stigma (bintik mata merah) yang banyak mengandung hematokrom yang lebih peka terhadap sinar. Hewan ini melakukan reproduksi dengan membelah diri secara longitudinal. berupa tonjolan elastis yang dilapisi oleh suatu lapisan protoplasma. Euglena viridis (Gambar 6. Benang di bagian anterior Euglena disebut flagelum. Ganggang ini juga dapat hidup saprofit dengan mengabsorpsi zat-zat tertentu dari material organik yang larut dalam air melalui seluruh permukaan tubuhnya. diawali dengan pembelahan nukleus dan diikuti pembelahan seluruh tubuh. Euglena pisciformis (berbentuk gelendong).

Habitat Phyrophyta di perairan laut. terdapat sangat sedikit diferensiasi jaringan. 192 . tetapi sebagian besar berwarna kuning atau merah. Pada tahap makan mereka berbentuk seperti Amoeba. Di perairan tawar Phyrophyta banyak ditemukan di danau-danau di Pulau Jawa. kapang lendir dibagi menjadi 4 filum. ganggang. Myxostelida. perairan payau. kapang lendir berperan sebagai dekomposer. yaitu struktur pembawa spora. merupakan habitat kapang lendir. tubuh diselubungi kutikula yang tebal dan memiliki kromatofor. Pada saat berproduksi jamur lendir membentuk badan buah. Phyrophyta berkembang biak dengan membelah diri dan menghasilkan dua individu baru (pembelahan biner). Tubuh kapang lendir ada yang berwarna putih. Spesies-spesies tersebut antara lain adalah Nocticulum scintillan dan N. bertekstur seperti gelatin. Dinding sel tersebut dari selulosa yang bersambungan rapat serta mengandung plastida yang mengandung klorofil dan figmen cokelat kekuning-kuningan (xantofil dan karoten). dan Ceratium. Dalam daur hidupnya. kapang lendir mengalami dua tahap. Kapang lendir merupakan makhluk hidup eukariotik heterotrof yang multiselular (bersel banyak) atau multinukleus (berinti banyak). dan perairan tawar. Bebrapa spesies dari filum ini menghasilkan flouresens (mampu memancarkan cahaya pada malam hari). yaitu tahap makan yang bergerak dan tahap reproduksi yang menetap. dan fungi (cendawan). dan Dictyostelida. Gymnodinium. basah. Menurut sistematik dari B. Abyrinthulida. vermilarris. yaitu Dictyostelida. Dinamakan kapang lendir karena memiliki penampakan yang mengkilap. Tanah lembab. kayu lapuk. Sumatra. Dalam ekosistem. dan Bali. dan terlihat lebih mirip kapang daripada makhluk hidup lainnya. Pada kapang lendir. Beberapa generasi yang banyak ditemukan di perairan tawar antara lain adalah Parididium. Phyrophyta Kelompok Phyrophyta (ganggang api) merupakan makhluk hidup autotrof uniseluler dengan 1 flagel dan dapat bergerak aktif.6. Myxomycophyta (kapang lendir) Kapang lendir memiliki siklus hidup unik yang membedakannya dari protozoa. Hanya dua filum yang berperan pada manusia yaitu Dictyostelida dan Myxostelida. C. Biasanya. Kendrick.

Myxostelida Myxostelida (dahulu disebut Myxomycota). Jika badan buah tersebut pecah. Myxostelida membentuk suatu massa sitoplasma yang disebut plasmodium. Berbeda halnya dengan Dictyostelida yang memiliki pseudoplasmodium. Tiap spora akan berkembang menjadi satu sel amoeboid. Kebanyakan hidup di air tawar. plasmodium memiliki bermacam-macam warna dan bentuk yang berbeda pada tiap tahap kehidupannya. Plasmodium membentuk tubuh buah bertangkai di sebut sporangium yang berisi spora-spora haploid.1. Dictyostelida Dictyostelida (dahulu disebut Acrasiamycota) ialah kapang lendir seluler. Sering kali pseudoplasmodium menetap dan membentuk badan buah yang berisi spora haploid. Myxostelida telah memiliki plasmodium yang sebenarnya. Jika ada makanan. karena struktur tersebut tersusun atas sel-sel yang berkumpul yang menyerupai siput tanpa cangkang. Protista ini merupakan bentuk peralihan antara bentuk Amoeba dan badan buah penghasil spora. Plasmodium menyerap diatas tanah. 2. atau pada bagian tanaman-tanaman yang lapuk. Jika makanan atau air tidak mencukupi. Dalam kondisi yang sesuai. Pada Myxostelida. tanah lembab. Sel-sel tersebut bergerak sebagai satu kesatuan. 193 . Contoh spesies ini ialah Dyctiostelium. Saat makan. tetapi setiap sel merupakan struktur yang berdiri sendiri. angin akan menerbangkan spora-spora yang ada didalamnya. Tiap plasmodium memiliki banyak inti. Contoh makhluk hidup spesies ini ialah Physarum polycephalum. Dinamakan demikian. mereka akan menyatu membentuk struktur pseudoplasmodium (plasmodium palsu). memakan bakteri atau mikroorganisme lainnya dengan cara fagositosis. plasmodium bergerak kepermukaan yang terbuka dan mulai berproduksi. spora akan pecah dan menghasilkan sel-sel tidak mengalami sitokinesis sehingga berbentuk sitoplasma berinti banyak (plasmodium). batu-batuan atau kayu yang membusuk. Spora-apora tersebut sangat tahan terhadap kondisi yang buruk. dan terdiri atas ribuan sel.

2.Sel amubiod Koloni menyerupai siput Struktur reproduksi Gambar 6. tetapi dapat juga menimbulkan kerugian pada manusia. dan tumbuhan. 6. Protista yang menguntungkan Protista yang menguntungkan.2. 6. Protista dapat memberikan manfaat. Entemoeba coli.7. merupakan indikator polusi air sungai. a. misalnya Euglena virdis. digunakan sebagai indikator adanya minyak bumi. b. membusukkan makanan dan membentuk vitamin k pada saluran pencernaan manusia. c. 194 . Kapang lendir. Protista yang hidup bebas di air tawar sebagai plankton.1. Peranan protista dalam kehidupan Seperti dua sisi mata uang. Cangkang Radiolaria dan Foraminifera. antara lain sebagai berikut. hewan.

tablet. b. hati. menyebabkan disentri balantidium yang menyerang selaput lendir usus besar. 6. c. menyebabkan penyakit nagano di Afrika. bahan penggosok.d. Trypanosoma gambiense. a. yang d. menyebabkan penyakit tidur de daerah Afrika Tengah dan ditularkan oleh lalat tse tse jenis Glossina palpalis. Trypanosoma rhodesiense. Entamobea gingivalis. e. dan Fucus vesicolosus. antara lain sebagai berikut. hati. a. menyebabkan penyakit tidur di daerah Afrika Timur dan ditularkan oleh lalat tse tse jenis Glossina morsitans. f. Leishmania donovani menyebabkan penyakit kalaazar yang menyerang limpa. bahan penyekat dinamit (trinitragliserin=TNT). Balantidium coli. es krim. menyebabkan penyakit chagas menyerang kelenjar limfa. Plasmodium sp. Ganggang cokelat Turbinaria australis. Pada hewan Protista yang merugikan hewan. Trypanosoma rhodesiense lebih berbahaya karena penderita dapat meninggal dalam waktu yang singkat. Saprolegnia.2. Sargassum silquosum. Trypanosoma brucei.2. digunakan untuk membuat salep. Pada manusia Protista yang merugikan manusia. dan krim habis bercukur. antara lain sebagai berikut. Protista yang merugikan a. Navicula sp yang mati membentuk tanah diatomae yang berguna untuk bahan isolasi. h. b. 195 . e. untuk membuat saringan. Trypanosoma cruzi. dan sumsum tulang. g. f. dan kelenjar limfa. menyebabkan penyakit malaria. berperan sebagai pengurai dalam ekosistem air tawar. serta untuk campuran semen. Trichomonas foetus menyebabkan keguguran pada kambing. menyebabkan bau mulut.

Trypanosoma equiperdum menyebabkan penyakit pada kuda dan keledai. unta. Trypanosoma evansi menyebabkan penyakit surra pada kuda. Trypanosoma vivax menyebabkan penyakit pada kuda. dan sapi. c. d.b. Penyakit tersebut dutularkan nyamuk kandang (Stomoxys sp). 196 .

Abyrinthulida. Myxcomycophyta merupakan kelompok protista mirip jamur (kapang lendir) dibagi menjadi 4 filum. Rhodophyta. Zooflagellata. tetapi menimbulkan kerugian pada manusia. Protista dapat memberikan manfaat. protista mirip tumbuhan (algae=ganggang). Euglenophyta. dan Dictyostelida. yaitu: Sarcodina. dan Sprozoa. Protozoa merupakan kelompok protista yang bergerak dan memperoleh nutrisi seperti hewan. dan protista mirip jamur (Myxomycophyta =kapang lendir). Phaeophyta. protista dapat dikelompokkan menjadi tiga.Rangkuman Berdasarkan cara hidupnya. dan hewan dapat juga 197 . yaitu protista mirip hewan (protozoa). yaitu Dictyostelida. dan Phyrophyta. alga dikelompokkan menjadi enam filum. Algae merupakan kelompok protista yang mirip tumbuhan karena mampu membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Ciliata. Berdasarkan dominansi pigmennya. Hanya dua filum yang berperan pada manusia yaitu Dictyostelida dan Myxostelida. Chrysophyta. protozoa dibagi menjadi empat filum. Berdasarkan jenis alat geraknya. yaitu: Chlorophyta. Myxostelida.

Respirasi secara difusi 4. Rhizopoda 2. Satu mikronukleus berdegenerasi c. b. Sporozoa b. Euglena viridis c. atau e untuk jawaban yang tepat ! 1. Dua makronukleus b. Entamoeba gingivalis d.… a. Tubuh berbentuk bulat 2.. Volvox globator c. Tidak memiliki alat gerak 3. Reproduksi aseksual: membentuk spora Protista tersebut digolongkan dalam . Mikroorganisme tersebut adalah …. Empat Paramaecium anak 5... Reproduksi seksual: peleburan gamet 5.Soal Latihan a. c. Satu Paramaecium anak e. Phytophthora infestans b.Vorticella b. Plasmodium ovale e. a. Dalam tinja manusia ditemukan suatu makhluk hidup mikroskopis.. Mastigophora c.. Berikut merupakan ciri-ciri Protozoa: 1. Konjugasi yang terjadi pada Paramaecium menghasilkan . a. Berilah tanda silang (x) pada huruf a. a.. Trypanosoma evansi 3. Stentor 198 . Protista yang dapat menyebabkan penyakit surra pada ternak adalah .. d. Didinium d. Flagellata d. Balantidium coli b. a. Paramecium caudatum d. dan dapat menyebabkan gangguan perut. Protista berikut menyebabkan penyakit pada tanaman kentang . tidak berklorofil. Delapan makronukleus anak d. Balantidium e. Ciliata e... memiliki bulu getar (silia). Trypanosoma vivax e. Navicula monilifera 4.

Mengapa jamur lendir dimasukkan dalam kingdom Protista. vakuola kontraktil b. a. Sebutkan perbedaan antara phytoflagellata dan zooflagelata! 3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar ! 1. Jelaskan reproduksi pada jamur lendir (Myxomycota)! 4.c.. Sebutkan tiga macam protista yang menguntungkan! 10.. Tuliskan klasifikasi jamur lendir yang kalian kenal! 9. vakuola nonkontraktil b.. vakuola makanan e. Sebutkan lima manfaat ganggang bagi kehidupan manusia! 8. bukan kingdom Fungi? 6. Trypanosoma 6. Sisa metabolisme pada Protista dikeluarkan melalui . Jelaskan reproduksi secara seksual pada Plasmodium dan tempat terjadinya! 7. lisosom c. Mengapa Euglena dikatakan sebagai Protista peralihan?! 2. Gambarkan bagaimana gerakan plasma sel pada Amoeba saat mencari makanan! 5. ribosom d. Sebutkan lima macam Protista yang merugikan manusia! 199 .

contohnya ialah tempe. Mempelajari ciri dan sifat fungi (cendawan). keripik jamur merang dan sop jamur kuping. Apa saja peranan fungi dalam bidang pertanian ? Kalian akan dapat menjawab pertanyaan tersebut setelah memahami materi tentang cendawan dan sifat-sifatnya yang akan dijelaskan pada bab ini. oncom. • Memahami peranan fungi dalam bidang pertanian dan dalam kehidupan sehari-hari. Kata-Kata Kunci Artrospora Askokarp Basidiospora Blastospora Plasmogami Septa Senositik Sterigma Zigospora Khamir Konidium Basidium Piknidium Hifa bersekat Kariogami Kitin Klamidospora 201 . Mempelajari sistematika. • Mendeskripsikan perbedaan fungi (cendawan). keragaman dan (cendawan) dalam bidang pertanian. kalian diharapkan dapat: • Mengenal fungi (cendawan) dengan pengamatan morfologi dan anatomi serta penafsiran gambar. Kompetensi Dasar 7. Selain sebagai sumber bahan pangan. Standar Kompetensi Mengetahui fungi (cendawan) dan peranannya bagi kehidupan. cendawan juga mempunyai peranan penting dalam bidang pertanian. 7.2.BAB VII FUNGI (CENDAWAN) Di sekitar kita terdapat aneka makanan yang terbuat dari fungi atau cendawan.1. peranan fungi Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari fungi dan peranannya.

Jamur (mushroom) ialah cendawan yang tubuh buahnya berukuran besar dan sebaliknya kapang (moulds) ialah cendawan yang berukuran renik. melainkan merombak makanannya di luar tubuh secara enzimatik dan diserap melalui hifa. Gambar 7.1. hewan. Bahan organik yang digunakan dapat berupa bahan organik mati (saprotrof) atau bahan organik hidup (simbiosis). Cendawan mempunyai struktur somatik bersel satu atau banyak (multiseluler). Cendawan bukanlah tumbuhan atau hewan. Dalam definisi ini. Khamir (yeast) ialah cendawan bersel tunggal.7. Sebaliknya. kapang. dan mikroorganisme termasuk cendawan.1) dan mutualistik (Gambar 7. Cendawan tidak memiliki klorofil seperti tumbuhan sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis dan menyimpan karbohidratnya dalam bentuk glikogen bukan pati seperti pada tumbuhan. Hidupnya bersifat heterotrof dengan menggunakan bahan organik yang sudah tersedia. cendawan yang membentuk simbiosis mutualistik menguntungkan baik inang maupun cendawannya itu sendiri. 202 . serta berkembang biak secara seksual dan aseksual dengan membentuk spora. Ciri dan sifat fungi (cendawan) Fungi dalam bahasa Indonesia disebut cendawan. Inang untuk cendawan ialah tumbuhan.2). memperoleh nutrisi melalui absorbsi dan enegi simpanannya berupa glikogen.1. cendawan mencakup jamur. Cendawan tidak menelan dan mengunyah makanan seperti pada hewan. Cendawan yang melakukan simbioisis antagonistik dapat menyebabkan penyakit parasitik yang merugikan makhluk hidup inangnya. heterotrofik (tidak memiliki klorofil). dan khamir. kebanyakan berupa hifa dengan komponen utama dinding selnya ialah zat kitin. Simbionsis dapat bersifat antagonistik (Gambar 7. Ciri-ciri cendawan secara umum ialah makhluk hidup eukariotik. Cendawan Ustilago maydis parasit pada jagung yang menyebabkan penyakit gosong. Cendawan termasuk makhluk hidup eukariotik karena sudah memiliki inti sel yang terbungkus membran.

antara lain ialah konidium (jamak: konidia). Selain menyerap makanan. Pada cendawan yang hidup sebagai parasit terdapat hifa yang mengalami modifikasi menjadi haustoria. Ciri-ciri dari spora seksual digunakan dalam pengelompokan cendawan ke tingkat filum.Gambar 7. Cendawan simbiosis mutualistik antara cendawan endomikoriza dan akar tanaman hortikultura. Dinding sel hifa umunya tersusun atas kitin. Cendawan dapat berproduksi secara aseksual dan seksual dengan membentuk spora. Hifa merupakan tabung-tabung kecil berisi sitoplasma dan nukleus. Beberapa jenis cendawan memiliki hifa dengan sekat-sekat melintang yang dinamakan septa.3. Struktur somatik cendawan berupa sel tunggal (a). hifa septat (b) dan hifa aseptat (c).2. Terdapat bermacam-macam spora aseksual yang dibentuk oleh cendawan. sporangiospora (spora). Haustoria adalah hifa yang berfungsi sebagai organ penyerap makanan atau menempel pada inang. 203 .3). Kumpulan hifa akan membentuk jalinan yang disebut miselium. Pembentukan spora seksual melibatkan proses perkawinan. kariogami dan meiosis. Adapun hifa yang tidak memiliki sekat dinamakan asepta atau senositik (Gambar 7. Hifa yang memiliki sekat dinamakan hifa bersekat atau bersepta. Hifa senositik memiliki banyak inti. hifa dapat berkembang membentuk struktur reproduksi. Gambar 7. dan klamidospora. Struktur somatik cendawan multiseluler tersusun atas benangbenang yang disebut hifa.

filum Ascomycota.2. Protoctista dan Fungi. bukan kitin seperi pada cendawan sejati. biokimia dan molekuler untuk kriteria pembentukan takson maka kingdom (dunia) fungi ditata ulang. Proses peleburan sel telur dan anteridium menghasilkan oospora yang diploid. Selanjutnya zoospora akan tumbuh menjadi hifa baru yang diploid. keragaman. Cendawan yang dahulunya menempati satu kingdom yaitu fungi sekarang terpisah menjadi 3 kingdom. Kingdom Chromista (Cendawan semu) Filum Oomycota Oomycota atau cendawan air dikatakan sebagai cendawan yang memiliki telur. reproduksi seksual dilakukan dengan cara peleburan sel telur haploid dengan inti sel dari anteridium. Bahasan dalam buku ini utamanya mencakup cendawan anggota kingdom Fungi atau cendawan sejati dan sebagian anggota kingdom Chromista yang mempunyai peranan penting dalam bidang pertanian. dan peranan fungi (cendawan) dalam bidang pertanian Berdasarkan perkembangan sistematika cendawan terkini yang menggunakan ciri-ciri seperti evolusi. Oomycota merupakan cendawan yang tersusun atas hifa bercabang yang tidak bersekat. Setelah mengalami masa dorman. kingdom Chromista atau cendawan semu dan kingdom Fungi atau cendawan sejati dibagi dalam beberapa filum. Kingdom Chromista disebut cendawan semu atau pseudofungi.2. kingdom Protoctista disebut cendawan protozoa. filum Basidiomycota dan form-filum Deuteromycota. dan kingdom Fungi disebut cendawan sejati atau eufungi. Polisakarida penyusun utama dinding selnya ialah selulosa. 204 . Reproduksi secara aseksual dilakukan dengan cara pembentukan zoospora berflagel 2 di dalam zoosporangium pada ujung hifa. Cendawan sejati terdiri atas 5 filum yaitu Chytridiomycota.7. ultrastruktur. Peranan fungi (cendawan) dalam bidang Pertanian 7. filum Zygomycota.1 Sistematika. Zoospora akan tumbuh membentuk hifa-hifa baru. Ketiga kingdom ini ialah Chromista. Sementara itu. Oomycota berproduksi secara aseksual dan seksual. Kingdom Chromista terdiri dari 2 filum yaitu Hyphochytridiomycota dan filum Oomycota. oospora berkecambah membentuk zooosporangium yang menghasilkan zoospora diploid. Berdasarkan ciri reproduksi sebagai pembeda utama.

205 . Zoosporangium dan vesikel Pythium. (c) Oogonium. dan Phythium sebagai penyebab penyakit lapuk berbulu atau rebah semai (Gambar 7.Oomycota meliputi sejumlah makhluk hidup yang patogen pada tanaman (Gambar 7.edu Gambar 7. (a) Kentang yang terserang Phytophtora. b a c Sumber: www.ppath. Zoosporangium. (b) Sumber: Moore–Landecker 1996 Gambar 7. Anggota oomycota lainnya yang bersifat parasit pada tanaman ialah Plasmopara viticola menyebabkan penyakit pada tanaman anggur.5) yang menyerang pangkal kecambah beberapa tanaman pertanian.5. Contohnya ialah Phytophthora faberi hidup sebagai parasit pada tanaman karet.cornell.4. Cendawan Oomycota juga ada yang bersifat saprotrof yaitu Saprolegnia yang hidup pada bangkai hewan atau tumbuhan mati dalam air tawar (Gambar 7.6).4). vegetablemdonline. Phytophthora infestans menyebabkan penyakit karat putih pada tanaman kentang dan Phytophthora nicotinae menyerang tanaman tembakau.

Reproduksi secara seksual dilakukan dengan fusi hifa (+) dan hifa (-) membentuk progamentangium. yaitu hifa yang terletak di antara dua kumpulan sporangiofor (tangkai sporangium). oryzae secara umum. air laut. Cendawan ini ada yang digunakan untuk produksi makanan. oryzae dilakukan dengan cara membentuk sporangium yang di dalamnya terdapat sporangiospora. Kingdom Fungi (Cendawan sejati) 1.Gambar 7. oryzae terdapat stolon. yaitu dengan menguraikan senyawa organik. marilah kita pelajari ciri-ciri reproduksi kapang tempe. akan terjadi penyatuan plasma yang disebut plasmogami. Reproduksi seksual dilakukan dengan membentuk spora rehat. Reproduksi aseksual cendawan R. Setelah terbentuk gamentangium. Pada R. Progamentangium akan membentuk gametangium.6. Untuk lebih mengenal cendawan Zygomycota. Sebagian kitrid hidup di air tawar. dan lingkungan yang lembab. Reproduksi aseksualnya dilakukan dengan cara membentuk zoospora berflagela tunggal berbentuk whiplash. Filum Zygomycota Cendawan anggota filum Zygomycota banyak yang mempunyai nilai ekonomi penting. Filum Chytridiomycota Cendawan ini merupakan cendawan sejati yang paling sederhana dan sering disebut kitrid. hidup sebagai saprotrof. Synchytrium endobiotricum dapat menyebabkan penyakit pada tanaman kentang. Ciri-ciri R. Zygomycota yang digunakan untuk produksi makanan dan umum kita kenal ialah Rhizopus oryzae atau kapang tempe. Hasil peleburan plasma 206 . Kapang air tumbuh pada hewan dalam air. industri asam organik. 2. Pembuatan tempe dilakukan secara aerobik. Filum ini merupakan nenek moyang dari cendawan sejati lainnya. Salah satu kitrid yang bersifat parasit pada tumbuhan ialah genus Synchytrium. antara lain ialah hifa tidak bersekat (senositik). dan bersifat parasitik pada tanaman.

Mengapa demikian? Bandingkan dengan proses pembuatan tapai. ambillah bagian yang berwarna hitam dengan menggunakan tusuk gigi. Sumber: Alexopoulos 1996 Gambar 7. Di dalam sporangium kecambah setelah meiosis akan terbentuk spora (+) dan spora (-) yang masing-masing akan tumbuh menjadi hifa (+) dan hifa (-) (Gambar 7. Choaneophora parasit pada tanaman Curcubitaceae. Glomus dan Gigaspora. Zigospora yang telah tumbuh akan melakukan penyatuan inti yang disebut kariogami dan akhirnya berkembang menjadi sporangium kecambah.8). Daur hidup R.7).7. Oleh karena itu kedua cendawan tersebut digunakan sebagai pupuk hayati. stolonifer. 207 . Mengapa tapai yang dibuka sebelum fermentasi selesai tidak akan terbentuk? Anggota cendawan Zygomycota lainnya diantaranya ialah Pilobolus yang hidup pada kotoran ternak (Gambar 7. Jelaskan hasil pengamatan kalian! Dalam pembuatan tempe kedelai. Amati bagian tersebut menggunakan mikroskop. Glomus dan Gigaspora ialah cendawan yang membentuk simbiosis mutualistik mikoriza dengan berbagai macam tanaman termasuk tanaman pertanian yang mempunyai nilai ekonomi penting. tempe yang belum jadi apabila dibuka cendawannya masih dapat melangsungkan fermentasi atau kedelai tersebut tetap menjadi tempe.akan membentuk cigit yang kemudian tumbuh menjadi zigospora. Cunninghamella parasit pada pohon pinus. Coba ambil tempe yang dibungkus dengan daun.

tunas melepaskan diri dari induknya. dan ada yang bersel banyak dengan hifa bersekat. Cendawan yang memiliki sel banyak yang bersekat ada yang membentuk tubuh buah mikroskopis misalnya Talaromyces. Filum Ascomycota Kalian pernah makan tapai singkong atau tapai ketan? Tapai singkong atau tapai ketan yang dibuat dari bahan dasar singkong atau beras ketan merupakan hasil fermentasi khamir Saccharomyces cerevisiae. Cendawan Ascomycota hidup sebagai saprotrof. dan peranan cendawan Ascomycota. Reproduksi secara seksual dilakukan dengan membentuk askokarp. Setelah terjadi fertilisasi akan terbentuk askus yang mengandung inti diploid. Morchella ialah cendawan pangan dari Ascomycota. 3. beberapa Ascomycota berkembang biak dengan tunas.Gambar 7. Inti diploid pada askus muda akan mengalami meiosis membentuk 4 inti haploid yang setelahnya dapat mengalami proses mitosis berkali-kali. Cendawan kelompok ini melakukan reproduksi secara aseksual degan cara membentuk konidium. Prosesnya diawali dengan plasmogami antara elemen jantan (antheridium) dengan gametangium betina (askogonium). Struktur somatik cendawan Ascomycota ada yang bersel satu misalnya Saccharomyces sp. Inti tersebut akan diselubungi dinding dan 208 . simbiotik antagonistik. Setelah semua bagian sel terbentuk. Pilobolus pada kotoran ternak. yang disebut khamir. Konidium ialah spora tunggal yang dihasilkan dalam kantung (sporangium).8. cara reproduksi. dan simbiotik mutualistik. Marilah kita bahas lebih lanjut ciri-ciri. Tunas terbentuk dari percabangan sel. dan ada yang membentuk tubuh buah makroskopis misalnya Morchella dan Nectria. Selain itu.

Ganoderma yang digunakan sebagai jamur obat. misalnya kue apem atau roti tawar. Saccharomyces (khamir) merupakan cendawan bersel satu yang tidak memiliki hifa dan tubuh buah makroskopis. 209 . tetapi dibiarkan beberapa saat. Gas CO2 yang terperangkap dalam adonan membuat teksturnya menjadi berongga dan mengembang. dan jamur kuping (Auricularia auricula) (Gambar 7. Jamur tersebut merupakan jamur pangan yang telah umum dibudidayakan. Kemudian mengubah glukosa tersebut menjadi alkohol.9). (Gambar 7. Khamir juga digunakan dalam industri alkohol. Reproduksi khamir secara seksual dilakukan dengan cara persatuan dua sel yang akan membentuk askus menjadi askospora. Askospora yang matang akan keluar dari askus dan askokarp. Adonan yang sudah jadi tidak langsung diolah. dapat juga bersifat parasit terutama pada tanaman kelapa sawit yang sulit dikendalikan. jamur shiitake (Lentinula edodes). Apabila ditulis dengan rumus kimia. Filum Basidiomycota Pernahkah kalian makan keripik jamur merang yang terkenal dari daerah Karawang atau jamur kancing yang berasal dari Dieng Wonosobo di Jawa Tengah? Keripik jamur merang ini dibuat dari bahan dasar jamur yang termasuk ke dalam filum Basidiomycota. jamur merang (Volvariella volvaceae). Proses akhir untuk mendapatkan alkohol ialah dengan cara penyulingan. Saccharomyces dimanfaatkan untuk membuat tapai. contohnya Ganoderma sp. Selain digunakan sebagai jamur pangan. bir.10) yang sering disebut LingZhe. khamir akan mengubah karbohidrat menjadi glukosa. dan roti. Di alam. Dalam proses pembuatan bir. pernahkah kalian memakan jamur tiram (Pleurotus ostreatus). filum Basidiomycota juga ada yang dimanfaatkan untuk pengobatan. Askus dapat dibentuk dalam suatu wadah yang disebut askokarp. 4. Hal ini berfungsi untuk memberikan kesempatan pada khamir untuk melakukan proses fermentasi yang menghasilkan gas CO2. reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. C6H12O6 Æ 2C2H5OH + 2CO2 Saccharomyces juga dimanfaatkan untuk mengembangkan adonan roti. Selain kripik.berkembang menjadi askospora matang.

Jamur kuping. b. jamur tiram putih Basidiomycota hidup sebagai saprotrof.11. Gambar 7. (a) Jamur shitake. Variasi jamur tiram: a.9.11). dan kuping ialah jamur kayu yang sering dijumpai tumbuh pada batang pohon yang sudah lapuk. sedangkan jamur merang tumbuh pada jerami padi. Basidiomycota umumnya membentuk tubuh buah makroskopis yang disebut basidiokarp. Ganoderma sp. (b).(a) (b) Gambar 7. Jamur tiram (Gambar 7. (a) (b) Gambar 7. Di dalam basidiokarp terdapat basidium yang menyangga spora yang disebut basidiospora. dan simbiotik mutualistik pada tumbuhan. shiitake.10. simbiotik antagonistik. jamur tiram coklat. 210 .

Reproduksi seksual dimulai setelah terjadinya peleburan 2 miselium haploid atau 2 basidiospora yang serasi (n+n). Kelompok cendawan bermitospora yang digunakan dalam industri ialah Aspegillus (Gambar 7. tauco. asam sitrat. Bila cendawan ini membentuk reproduksi seksual maka akan berubah mejadi filum Ascomycota jika membentuk askospora dan filum Basidiomycota jika membentuk basidiospora. Cendawan ini digunakan untuk pembuatan oncom merah. Aspergillus wentii dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kecap. 5. Sel hifa haploid yang berinti 2 yang serasi disebut hifa haploid dikariotik. Setiap basidium dewasa biasanya menyangga 4 basidiospora. Cendawan ini banyak yang sudah digunakan untuk industri diantaranya ialah antibiotik. dan pupuk hayati. Spora aseksual lainnya dapat berupa blastospora (spora yang dibentuk secara bertunas) atau artrospora (spora yang dibentuk dari bagian-bagian hifa). Monilia sitophila membentuk reproduksi seksual dengan askospora sehingga cendawan seksualnya masuk ke dalam filum Ascomycota.12). Adapun reproduksi secara seksualnya belum diketahui. Contoh lain cendawan bermitospora ialah Monilia sitophila. Contoh dari cendawan yang berperan dalam industri antibiotik dan pangan ialah Penicillium. dan asam oksalat. Beberapa anggota cendawan ini ada yang membentuk tubuh buah yang berisi spora aseksual yang disebut piknidium. oncom merupakan makanan yang sangat digemari. pangan. Antibiotik penisilin pertama kali ditemukan oleh Alexander Fleming. Cendawan cendawan bermitospora banyak yang bermanfaat dan juga merugikan manusia. sake. Beberapa sel yang terdapat pada bagian fertil dari basidiokarp berkembang membentuk basidium muda yang kemudian melakukan kariogami menghasilkan inti diploid (2n). Penicillium roqueforti dan Penicillium camemberti sering digunakan dalam pembuatan keju. Hifa haploid dikariotik (n+n) terus tumbuh membentuk basidiokarp. (cendawan oncom) yang memiliki konidia berwarna merah jingga. Anggota genus Aspergillus juga ada yang bersifat 211 . Cendawan bermitospora Kelompok cendawan ini memiliki hifa bersekat dan melakukan reproduksi secara aseksual dengan konidium. Aspegillus niger digunakan untuk produksi asam sitrat atau pupuk hayati. Setiap inti diploid mengalami meiosis menghasilkan 4 inti haploid yang kemudian berkembang menjadi basidiospora yang dibentuk di ujung basidium. Di daerah Bandung. Penicillium chrysogenum dan Penicillium notatum digunakan sebagai penghasil antibiotik penisilin. Struktur yang menyangga basidiospora pada basidium disebut sterigma.

13).12. dan kayu yang lembab. Mikoriza Mikoriza ialah simbiosis mutualistik antara cendawan dengan akar tumbuhan. Curvularia. Cendawan bermitospora banyak yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan diantaranya ialah Fusarium. Cendawan simbiotik antagonistik atau sering disebut cendawan parasit merugikan produksi pertanian. cendawan mendapatkan unsur karbon dari tumbuhan. Ascomycota. sedangkan tumbuhan mendapatkan air dan mineral dari cendawan. terutama fosfat. Cendawan mikoriza termasuk ke dalam filum Zigomycota.merugikan. Simbiotik mutualistik cendawan yang mempunyai peran dalam pertanian diantaranya ialah mikoriza dan liken. Cendawan yang membentuk ektomikoriza ialah Ascomycota dan Basidiomycota. Gambar 7. mikoriza dibedakan menjadi ektomikoriza dan endomikoriza. Kolonisasi cendawan terbentuk secara interseluler dan membentuk hifa pada permukaan luar akar inangnya yang disebut mantel. Aspegillus flavus menghasilkan mikotoksin yang disebut aflatoksin. dan Cladosporium. Dalam bidang pertanian peranan cendawan dapat merugikan dan menguntungkan. Selain tumbuh di dalam akar hifa cendawan juga tumbuh 212 . Konidium Aspergillus sp. Berdasarkan tipe kolonisasinya.2 Peranan fungi (cendawan) lainnya dalam bidang pertanian Keberadaan fungi atau cendawan sangat berlimpah dan mempunyai peranan yang sangat penting di alam termasuk dalam bidang pertanian. Ektomikoriza Salah satu contoh ektomikoriza ialah simbosis mutualistik antara cendawan dengan akar pohon Pinus sp (Gambar 7. Aspergillus fumigatus dapat menimbulkan penyakit paruparu pada burung. Aspergillus sp dapat hidup pada makanan. dan Basidiomycota. Cendawan yang membentuk simbiosis mikoriza disebut cendawan mikoriza. buku. pakaian. Dalam simbiosis mikoriza. Hifa cendawan mengkolonisasi akar sampai korteks dan tidak menembus endodermis. 7.2. Hampir semua tumbuhan di dunia bersimbiosis membentuk mikoriza. sedangkan cendawan simbiotik mutualistik sangat menguntungkan.

Simbiosis mutualistik endomikoriza terbentuk antara cendawan dengan tanaman pertanian. Seperti halnya pada ektomikoriza. tanaman dari hutan tanaman industri. pada endomikoriza kolonisasi cendawan hanya sampai pada korteks. sengon. Meskipun disebut lumut kerak. Lumut kerak merupakan simbosis mutualistik antara cendawan dari kelompok Ascomycota atau Basidiomycota dengan ganggang 213 . Liken (lumut kerak) Di tembok-tembok. Cendawan mikoriza tidak mengkolonisasi endodermis akar seperti pada cendawan parasit. perkebunan. dan kunyit merupakan contoh tanaman yang bersimbiosis membentuk endomikoriza. coklat. genting atau pada batang pohon sering kita temukan struktur seperti sisik berwarna-warni.di dalam tanah yang berfungsi untuk menyerap air dan zat hara terutama fosfat sehingga mikoriza berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan akar. Sisik tersebut sebenarnya ialah lumut kerak (lichens/liken).13. jagung. Sumber: Moore-Landecker 1996 Gambar 7. Anggrek. alpukat. Endomikoriza Endomikoriza ialah mikoriza yang kolonisasi cendawannya terjadi secara intraseluler. namun makhluk hidup ini tidak termasuk ke dalam kelompok lumut. dan tanaman hias. Cendawan yang membentuk endomikoriza termasuk ke dalam filum Zigomycota. Peningkatan pertumbuhan tanaman Pinus yang bersimbiosis dengan cendawan membentuk ektomikoriza. melon.

Liken sangat sensitif terhadap beberapa jenis polutan yang berbahaya. Tepung itu adalah beberapa sel ganggang yang terbungkus hifa dan terdapat di permukaan lumut kerak yang disebut soredium (jamak: soredia). Dengan demikian liken tidak dapat hidup di lingkungan yang sudah tercemar. Soredium berfungsi untuk pembiakan secara vegetatif (fragmentasi). Pada liken. Sifat inilah yang membuat liken sering dipakai sebagai indikator pencemaran lingkungan. Dengan simbosis ini.14. Misalnya fluorid. zat radioaktif. Sumber: Biology: Concept and Connection 5th edition tahun 2006 Gambar 7. Liken membantu proses pembentukan tanah dengan cara menghancurkan batuan dengan unsur likenik (Gambar 7. Habitat liken sangat bervariasi dan dapat hidup pada daerah yang ekstrim. bahan kimia pertanian.hijau atau ganggang hijau biru (sianobakteri). sering ditemukan struktur seperti tepung. Usnea menghasilkan asam usnin yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit TBC. Liken dapat melekat pada batu atau tembok yang tidak dapat ditempati oleh makhluk hidup lain. Liken yang melekat pada batu. selain dengan spora dan membelah diri. sedangkan ganggang memperoleh air dan mineral dari cendawan. Liken yang bersimbiosis dengan sianobakteri dapat melkukan fiksasi nitrogen dari udara.14). 214 . Hal ini membantu siklus nitrogen yang ada di alam. kelembaban dan pelepasan zat kimiawi oleh liken menyebabkan permukaan batuan melapuk yang kemudian dipakai sebagai media tumbuh untuk hidup tanaman dan hewan-hewan kecil. Liken yang hidup melekat pada batu-batuan diantaranya ialah Graphis sp sedangkan yang tumbuh melekat pada batang pohon ialah Usnea dasipoga. cendawan memperoleh makanan dari hasil fotosintesis ganggang. Oleh karena itu liken disebut juga makhluk hidup pioner atau perintis. dan pestisida. logam berat. Perubahan cuaca.

Ascomycota merupakan cendawan yang memiliki hifa bersekat. Penicillium sp. Berdasarkan perkembangan sistematika cendawan terkini. Ascomycota. Contoh cendawan ini yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan ialah Fusarium. dan Monilia sitophila. dan form filum Deutromycota. Zygomycota. reproduksi seksual (dengan membentuk zigospora) dan aseksual (dengan membentuk sporangiospora). Contohnya Ascomycota ialah Sacharomyces cerevisiae yang dimanfaatkan dalam pembuatan tapai. Curvularia. Zygomycota merupakan cendawan yang memiliki hifa tidak bersekat (senositik). Ganoderma sp. simbiotik antagonistik. Form filum Deutromycota merupakan kelompok cendawan yang belum diketahui proses reproduksi seksualnya. dan jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Kingdom Chromista terdiri atas 2 filum diantaranya ialah Oomycota (cendawan air).Rangkuman Cendawan termasuk makhluk hidup eukariotik (inti sel bermembran). Sedangkan yang digunakan dalam industri asam organik. Basidiomycota. Contoh cendawan ini ialah Rhizopus oryzae (kapang tempe). dan Cladosporium. bersel satu atau banyak (multiseluler) dengan dinding sel umumnya dari zat kitin dan tidak berklorofil. Dapat bersifat saprotrof. dan bir. merupakan contoh Basidiomycota yang digunakan sebagai jamur obat. Reproduksi secara aseksual dengan membentuk konidium dan seksual membentuk basidiospora. dan Fungi (cendawan sejati). dan simbiotik mutualistik. Reproduksi aseksual membentuk konidium. Reproduksi aseksual dengan membentuk konidium sedangkan reproduksi seksual dengan askospora. dan Nectria. Sedangkan kingdom fungi terdiri atas 5 filum yaitu Chytridiomycota. antibiotik dan pangan ialah Aspergillus sp. Hifa cendawan mikoriza memperluas bidang 215 . kingdom (dunia) Fungi ditata ulang menjadi 3 kingdom yaitu Chromista (cendawan semu). Memiliki struktur somatik dan struktur reproduktif. Basidiomycota merupakan cendawan yang memiliki hifa bersekat. Contoh Basidiomycota yang digunakan sebagai jamur pangan ialah jamur merang (Volvariela volvaceae). jamur kuping (Auricularia auricula). Protoctista (cendawan protozoa). Hidupnya bersifat heterotrof. Bentuk simbiosis mutualistik antara fungi dan akar tumbuhan disebut mikoriza. Contoh lain Ascomycota ialah Morchella. roti.

a. Phytophthora faberi c. dan Usnea dasipoga. Soal Latihan A.… a.. Plasmopara viticola merupakan anggota cendawan semu yang hidup sebagai parasit pada tanaman . Salah satu produk pada proses peragian dengan Saccharomyces cerevisiae ialah .penyerapan air dan nutrisi yang dilakukan oleh akar tumbuhan.. aflatoksin e. Lumut kerak (likens) merupakan simbiosis mutalistik antara fungi (cendawan) dan algae (ganggang).. Penyakit rebah semai yang sangat merugikan para petani disebabkan oleh serangan . Spora kembar b..… a. Contoh lumut kerak ialah Graphis sp. Achilya 2. antibiotik d. Oospora c. Berilah tanda silang ( x ) pada huruf a. b. Phytum e. Askospora e. Zoospora d. Apel b.. Anggur c. Kubis 4. Mikoriza terdiri atas atas ektomikoriza dan endomikoriza. Stroberi d. Konidiospora 3. a. alkohol b. keju 216 . karbohidrat c. c.. Papaya e. Phytophthora infestans b. Reproduksi seksual Phytophthora ialah dengan cara membentuk . d. atau e untuk jawaban yang tepat ! 1. Saprolegnia d.

.. Kapang yang digunakan dalam pembuatan tempe ialah . hifa bersekat. Kapang yang tumbuh pada kacang tanah yang menghasilkan aflatoksin ialah . Jamur merang c. Basidiomycota yang digunakan sebagai jamur obat ialah . Zygomycota c. Shiitake 10. sedangkan reproduksi seksualnya belum diketahui. Rhizopus oryzae e.. a. a. Mega menyimpulkan bahwa makhluk hidup tersebut termasuk dalam filum ..... C6H12O6 Æ 2C2H5OH + 2CO2 d.. C6H12O6 + O2 Æ CO2 + H2O c. Jamur yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan ialah . CO2 + H2O Æ C6H12O6 + O2 b... Sacharomyces cerevisiae 6. Deuteromycota 9. terjadi reaksi . Saccharomyces cerevisiae e. a. reproduksi aseksual dengan membentuk konidium. Jamur tiram b. Jamur kuping d. Aspergillus wentii 7.. Ascomycota d.. LingZhe e. Oomycota b.. Aspergillus flavus c.Amanita aplanoides c. a.. Physarum debarianum 217 . Penicillium notatum b.. Seorang siswa bernama Mega menemukan makhluk hidup tidak berklorofil. CO2 + H2O Æ CH4 + O2 yang dilakukan oleh 8. a. a. d. Phytophtora infestans d... C6H12O6+ O2 Æ CO2 + H2O + E e. Aspergillus oryzae c. Rhizopus oryzae b. Berdasarkan ciri-ciri tersebut. Fusarium sp..Volvariela volvaceae b. Pada proses peragian (fermentasi) Saccharomyces sp. Basidiomycota e.5.

Jelaskan! 8. Apa perbedaan antara hifa bersekat dan hifa tidak bersekat? Bagaimana keadaan intinya? 3.Saccharomyces cerevisiae e. Jelaskan daur hidup cendawan Rhizopus stolonifer! 2. Aspergillus niger c. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar ! 1. Rhizopus oryzae 10. Mengapa liken disebut makhluk hidup pioner? Jelaskan! 9. Berdasarkan tipe simbosisnya. Penicillium chrysogenum e. Aspergillus fumigatus b. Sebutkan nama cendawan yang menyebabkan penyakit pada tanaman! 5. Jelaskan pembentukan spora seksual pada Basidiomycota! 6. Monilia sitophyla d. Sebutkan nama lumut kerak (liken) berdasarkan habitatnya! 7.d. Jelaskan pembentukan spora seksual pada Ascomycota! 4.Ganoderma aplanatum B. mikoriza dibedakan menjadi ektomikoriza dan endomikoriza. Sebutkan lima jenis cendawan yang merugikan pada bidang pertanian! 218 . Tuliskan produk yang dihasilkan dari cendawan di bawah ini: a.

sangatlah sulit bagi kita untuk membayangkan bahwa diperlukan waktu yang sangat lama untuk mencapai kondisi alam yang seperti itu. 2006). Tumbuhan kemungkinan berevolusi dari alga hijau yang hidup di perairan. tanpa jaringan pembuluh).1. dan Angiospermae (tumbuhan berpembuluh berbiji tertutup). Kenapa demikian? Dari fosil-fosil yang ditemukan serta hipotesis yang menyatakan kehidupan di bumi berasal dari bahan-bahan tak hidup yang terjadi secara spontan. mulai dari Bryophyta (tumbuhan lumut. Hutan hujan tropis (Campbell. 219 . dengan berbagai bentuk adaptasi terhadap kehidupan di darat. Gymnospermae (tumbuhan berpembuluh. Sehingga saat ini kita mengenal beragam tumbuhan.BAB VIII PLANTAE Gambar 8. maka kemungkinan kehidupan berawal dari lautan dan perairan. tumbuhan berpembuluh tanpa biji). daratan hutan yang dipenuhi oleh kehidupan makroskopik. berupa kehidupan mikroskopik. berbiji terbuka). Pteridophyta (tumbuhan paku. di sanalah diperkirakan kehidupan berevolusi selama 3 miliyar tahun. Ketika kita pergi ke hutan dan mengamati ke sekeliling yang dipenuhi oleh pohon-pohon yang tumbuh lebat dan subur.

klasifikasi dan peranan tumbuhan bagi kehidupan. 8. • Mengklasifikasikan jenis tumbuhan berdasarkan ciri dan sifat yang ada. jaringan. sistem jaringan pada organ . Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Plantae.2.Standar Kompetensi Mengidentifikasi ciri morfologi dan anatomi tubuh tumbuhan (sel. Mengidentifikasi ciri morfologi dan ciri anatomi tubuh tumbuhan (sel. organ). reproduksi dan pemencarannya. Mengidentifikasi proses tumbuh dan berkembang.4. jaringan. Kompetensi Dasar 8. 8. reproduksi serta pemencarannya pada tumbuhan. jaringan.3. Kata-Kata Kunci Alogami Amfiksis Anatomi Angiospermae Apomiksasis Aporogami Autogami Diferensiasi Difusi Dikogami Meristem Dikotil Dispersal Dormansi Ekstravaskuler 220 Herkogami Hibridisasi Hidroponik Higroskopis Heterostili Imbibisi Involunter Irreversibel Klasifikasi Konyugasi Monokotil Morfologi Morfogenesis Parenkim . proses tumbuh dan berkembang.1. organ). sistem jaringan pada organ. reproduksi serta pemencarannya pada tumbuhan. Mendeskripsikan peranan tumbuhan bagi kehidupan. Mengklasifikasikan jenis tumbuhan berdasarkan ciri dan sifat yang ada 8. • Mengkomunikasikan peranan plantae dalam bidang pertanian dan dalam kehidupan sehari-hari. dan organ) dengan pengamatan ciri morfologi dan anatomi serta penafsiran Gambar. kalian diharapkan dapat: • Mengidentifikasi penyusun tubuh tumbuhan (sel. sistem jaringan pada organ. • Mendeskripsikan perbedaan proses tumbuh dan berkembang.

pada tumbuhan terdapat pada titik tumbuh. khususnya sel yang memberikan kekuatan. Berkenaan dengan proses tersebut. Kebanyakan sel tumbuhan. Plasmodesmata merupakan saluran komunikasi dan sirkulasi di antara sel-sel tumbuhan yang berdampingan (Gambar 8. serta adanya dinding sel pada sel tumbuhan. sel-sel yang sejenis mengalami proses spesialisasi untuk membentuk jaringan embrional (meristem). dibedakan atas jaringan epidermis. pada tumbuhan dan hewan dijumpai berbagai macam jaringan. sel yang dewasa memiliki vakuola sentral yang besar yang berfungsi membantu memelihara turgiditas sel.1. 221 . yaitu jaringan meristem (embrionik = muda) dan jaringan dewasa. memiliki dua lapis dinding sel. melalui noktah inilah aliran sitoplasma sel-sel yang berdampingan (plasmodesmata) dapat saling berhubungan. dinding primer dan sekunder. Sel dan jaringan tumbuhan Perbedaan sel tumbuhan dari sel hewan ditunjukkan dari adanya kloroplas. Dinding sel tumbuhan terutama disusun oleh selulosa. jaringan penyokong (klorenkima dan sklerenkim). jaringan pembuluh (xilem dan floem).2) Pada makhluk hidup multiseluler. jaringan tumbuhan dibedakan atas dua macam. Berdasarkan perkembangannya. Pada dinding sel ada bagian-bagian yang tetap tipis disebut noktah. jaringan parenkim.Endonom Esionom Etiolasi Floem Fototropisme Gutasi Geitonogami Gymnospermae Partenogenesis Partenokarpi Porogami Transport Aktif Transpirasi Vaskuler Volunter 8. Jaringan embrional kemudian berdiferensiasi membentuk jaringan lainnya. serta jaringan gabus (periderm). Jaringan dewasa tidak lagi mengalami pembelahan sel.

2. Jaringan meristem Pada jaringan ini terjadi pembentukan sel-sel baru (aktif membelah).berikut. misalnya pada ujung akar.3 . yang terdapat di antara xilem dan floem disebut kambium pembuluh dan yang menggantikan fungsi epidermis sebagai jaringan protektif disebut jaringan gabus. a. 222 ..Noktah Gambar 8. Jaringan yang terdapat di ujung akar dan ujung batang disebut meristem ujung (apical meristem). Jaringan meristem terdapat pada titik tumbuh. Struktur sel tumbuhan (Campbell. disebut juga periderm seperti Gambar 8. 2006). ujung batang. maupun kambium.

kubus. umumnya terdiri dari selapis sel hidup dan tersusun rapat. Pada daun atau batang beberapa tumbuhan.4). Jaringan ini berfungsi melindungi jaringan yang terletak di dalamnya dari kerusakan fisik atau infeksi patogen. b. atau berlekuk. 2006). berbentuk pipih. Jaringan meristem pada akar (Campbell. yang terbentuk kemudian.3. sel-sel epidermisnya menghasilkan senyawa lilin yang disebut kutikula (apa fungsi kutikula?). prisma. Pada organ yang mengalami pertumbuhan sekunder fungsi perlindungan digantikan oleh jaringan gabus.lekuk (Gambar 8. 223 .Gambar 8. Jaringan epidermis Jaringan epidermis merupakan lapisan terluar dari organ tumbuhan.

terdiri atas sel-sel hidup. misalnya pada saat tumbuhan terluka. Pada daun dijumpai sel parenkim yang mengandung kloroplas yang disebut klorenkima. berperan penting dalam proses fotosintesis. Dijumpai pula sel-sel parenkim tanpa kloroplas pada umbi. mempunyai dinding yang tipis (Gambar 8. dapat mengandung pati. Kemampuan sel parenkim memperbanyak diri sangat penting untuk memperbaiki jaringan yang rusak. buah. umumnya berbentuk poligonal.4. Jaringan epidermis daun dikotil (Campbell. Sel parenkim memiliki vakuola besar. 1979 Gambar 8. kristal. 224 .Gambar 8.5. c. Sel parenkim dewasa dapat membelah dan berdiferensiasi menjadi tipe sel lainnya. biji. serta beragam hasil sekresi sel lainnya.6). 2006).. Epidermis permukaan daun Zea mays. minyak. yang berfungsi sebagai tempat cadangan makanan. Jaringan parenkim Jaringan parenkim merupakan jaringan dasar. Stomata Epidermis Sumber: Botany.

1992 Gambar 8. seperti kolenkim sudut dan kolenkim bidang. Ada dua tipe sklerenkim yaitu sklereid (sel batu. Sel kolenkim. Jaringan ini terbagi dua tipe. dinding tebal dan mengeras. yaitu kolenkim (sel hidup. pektin). Fungsinya sebagai jaringan penunjang organ-organ muda (Gambar 8. berperan mengokohkan batang muda yang belum berkayu. jaringan sklerenkim tersusun dari selsel yang berdinding tebal dan protoplasmanya mati atau tidak aktif. * Jaringan kolenkim Seperti halnya jaringan parenkim. tetapi dinding sel mengalami penebalan yang tidak merata sehingga dapat menghasilkan berbagai tipe kolenkim. bentuk bulat.7. sel-sel kolenkim tersusun dari sel-sel hidup. * Jaringan sklerenkim Berbeda dengan kolenkim.7). mengandung lignin (zat kayu). 2006). lignin). pada tempurung kelapa) dan serat (bentuk panjang dan kedua ujung meruncing. Sel parenkim (Campbell. terdapat pada permukaan batang kelapa).Noktah Butir amilum Gambar 8. Sumber: Biology of Plants 5th edition. penebalan dinding selulosa pada sudut-sudut sel. d. Adanya lignin menyebabkan dinding sel menjadi kaku dan keras.6. dan sklerenkim (sel mati. Jaringan sklerenkim yang dewasa 225 . Jaringan penyokong/penguat Jaringan penyokong berfungsi agar dapat mengokohkan berdirinya tubuh tumbuhan.

terdapat di daerah yang pertumbuhan memanjangnya sudah berhenti. Beberapa spesies tumbuhan mempunyai serat bernilai ekonomi tinggi. terdapat lempeng perforasi. dinding – dinding samping juga bernoktah. parenkim floem serta sel pengiring. noktah noktah Gambar 8. berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun. 2006). misalnya serat manila sebagai bahan dasar tali. Sel sklerenkim. sel tapis. jika batas di antara sel – sel penyusunnya tampak berlubang – lubang yang disebut noktah (pit).8). trakeid. Jaringan kedua ialah floem (pembuluh tapis dengan sel pengiring = companion cell). dikenal dua macam xilem. serat floem. jika dinding batas di antara sel-sel penyusunnya telah hilang dan yang lain. Sel sklereid berdinding tebal dan sangat keras. Pada umumnya. dijumpai sebagai penyusun kulit kacang dan kulit biji (dapatkah kalian mencari contoh serat dan sklereid lainnya?). serat.8. serat (kiri) dan sklereid (kanan) (Campbell. dinding berlignin). Dikatakan trakeid. jaringan pertama adalah xilem (pembuluh kayu: sel mati. Dikatakan trakea. Jaringan pengangkut Jaringan pengangkut. Berdasarkan sifat hubungan sel-selnya. Sel-sel jaringan tersebut panjang-panjang menyerupai serat. berfungsi sebagai pengangkut hasil asimilasi dari daun ke seluruh organ tubuh yang lain. Jaringan xilem Xilem merupakan jaringan kompleks yang berfungsi sebagai jaringan pengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun. Terdapat dua tipe jaringan sklerenkim yakni serat dengan sel-sel panjang dan ramping dengan ujung meruncing serta sklereid dengan sel-sel pendek agak membulat (Gambar 8. 226 . Floem tersusun atas: pembuluh tapis.9). tersusun atas trakea. dan parenkim xilem. e. yaitu trakea dan trakeid (Gambar 8.

di antara keduanya dihubungkan oleh sejumlah plasmodesmata.Noktah Trakea Trakeid Noktah Lempeng perforasi Gambar 8. sel tapis. zat yang diangkut umumnya senyawa organik hasil fotosintesis yang terjadi di daun.9. Floem terdiri dari pembuluh tapis. maka sel pengiring akan mati (kenapa demikian?). Komponen pembuluh tapis (floem) merupakan sel-sel yang hidup. melalui lubang-lubang tersebut protoplasma kedua sel dapat berhubungan secara langsung. 2006). parenkim. Komponen pembuluh tersusun dari sel-sel panjang yang ujung-ujungnya menyatu sehingga membentuk pembuluh. Dinding batas kedua sel berlubang-lubang seperti tapisan. apabila pembuluh tapis mati. serat dan sel pengirim (Gambar 8. Jaringan floem Jaringan floem termasuk jaringan kompleks dan berfungsi sebagai jaringan pengangkut.10). keduanya terbentuk dari sel induk yang sama. Sel pengiring sangat erat hubungannya dengan pembuluh tapis. Berbeda dengan xilem. 227 . Suatu keistimewaan dari bagian tersebut adalah bahwa nukleusnya hilang setelah sel dewasa sehingga sel-sel komponen pembuluh tapis berhubungan dengan satu atau beberapa sel pengiring. Jaringan xylem (Campbell.

Suatu keistimewaan dari bagian tersebut adalah bahwa nukleusnya hilang setelah sel dewasa sehingga sel-sel komponen pembuluh tapis berhubungan dengan satu atau beberapa sel pengiring. serta tempat menyimpan cadangan makanan. Jaringan floem(Campbell. Komponen pembuluh tapis (floem) merupakan sel-sel yang hidup. Pada umumnya. Tajuk terdiri dari batang dan daun. 8. mendukung daun-daun dan bunga. Jaringan xilem dan floem membentuk satu kesatuan fisiologis. Batang adalah bagian tumbuhan yang terdapat di atas tanah. maka sel pengiring akan mati (kenapa demikian?). 2006). berfungsi menutupi akar. Jaringan gabus terdapat pada tumbuhan dikotil. keduanya terbentuk dari sel induk yang sama. di antara keduanya dihubungkan oleh sejumlah plasmodesmata. Sel pengiring sangat erat hubungannya dengan pembuluh tapis. batang dan cabang dari gangguan fisik. batang meliputi batang pokok dan semua 228 .10. serta bunga (bunga merupakan adaptasi untuk reproduksi tumbuhan angiospemae). pengabsorbsi air dan mineral.Gambar 8. Jaringan periderm (jaringan gabus) Jaringan gabus (periderm) terdiri atas sel-sel gabus yang dihasilkan oleh kambium gabus (felogen). Pada pohon.2. Perhatikan Gambar 8. apabila pembuluh tapis mati. menggantikan fungsi epidermis sebagai pelindung.11! Akar berfungsi sebagai penopang berdirinya tumbuhan. Organ tumbuhan Tubuh tumbuhan terdiri dari akar dan tajuk yang dihubungkan secara kontinyu oleh jaringan pembuluh. f. xilem dan floem berdekatan letaknya dan dapat dengan mudah dibedakan dari bagian yang lain. Kedua jaringan kompleks tersebut membentuk jaringan pengangkut.

cabang-cabang. batang. Daun merupakan tempat utama berlangsungnya proses fotosintesis. Batang mempunyai buku sebagai tempat melekatnya daun. juga mempunyai ruas yang terdapat di antara dua buku. terdiri dari helai daun yang melebar (lamina) dan tangkai daun (petiol) yang menghubungkan helai daun dengan batang. termasuk ranting-ranting yang kecil. 2006). dan daun tersusun atas tiga sistem jaringan. dan sistem jaringan dasar.11. disebut tunas ujung (tunas apikal). Pada ujung batang terdapat tunas yang belum berkembang. Tubuh tumbuhan (dikotil) (Campbell. Sistem jaringan penyusun tubuh tumbuhan Akar. Gambar 8. yaitu epidermis. sistem berkas pembuluh.3. 229 . Pada ketiak daun terdapat tunas lateral yang nantinya dapat tumbuh membentuk cabang atau bunga. 8.

tempat cadangan makanan. akar tumbuhan dikotil tersusun dari lapisan penutup luar (epidermis). Di belakang daerah rambut akar merupakan tempat timbulnya akar lateral. berkembang dari jaringan meristem yang terdapat di ujung akar. Struktur akar tumbuhan dikotil dan monokotil Akar tumbuhan tersusun dari berbagai macam jaringan. melumasi akar utuk mengurangi gesekan antara ujung akar dan partikel tanah. menutupi permukaan akar. sebagai penguat atau penyokong tubuh tumbuhan. dan silinder pusat (stele) (Gambar 8. Air dan unsur garam (mineral) diserap oleh akar dari tanah melalui sel-sel epidermis. Keberadaan 230 . terutama tersusun dari parenkim. serta mengatur pertumbuhan bagian-bagian akar yang lain. Sistem jaringan dasar. Letak jaringan tersebut tidak tepat di ujung. kulit (korteks). Preparat tersebut dapat diperoleh dari bagian daerah rambut akar atau bagian yang lebih tua. sepanjang lebih kurang 1 cm terdapat bagian akar dengan permukaan yang halus. A.Epidermis berfungsi melindungi akar. Daerah itu dikenal sebagai daerah perpanjangan. Perhatikan Gambar di atas! Pada umumnya. Bagian tersebut berfungsi sebagai organ yang melindungi bagian meristem. tetapi terdapat juga kolenkim dan sklerenkim. mengisi daerah di antara sistem epidermis dan sistem pembuluh. Bagian itu disebut rambut akar. a. melainkan sedikit agak ke belakang dari bagian ujung. Sistem jaringan pembuluh (xilem&floem) berperan dalam transport air dan garam mineral serta hasil fotosintesis. Di belakang tudung akar. berfungsi untuk melindungi tumbuhan dari proses kehilangan air (pada tumbuhan yang hidup di habitat kering. memiliki fungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Letak yang demikian memungkinkan akar membentuk sel-sel baru untuk memperpanjang sumbu akar dan selsel yang akan menjadi tudung akar. bagaimana lapisan kutikulanya?). batang. dan daun yang masih muda dari kerusakan fisik atau infeksi patogen. Sel-sel hasil pembelahan jaringan meristem tumbuh dengan cepat dan menghasilkan perpanjangan akar. Dijumpai senyawa lilin. Susunan akar tumbuhan dikotil Untuk memperoleh Gambaran yang baik tentang struktur akar dikotil dapat dipelajari irisan melintang akar primer dewasa. disebut kutikula. Epidermis Epidermis tersusun dari selapis selapis yang tersusun rapat.12). Beberapa sel epidermis tumbuh menjulur membentuk rambut akar. Satu atau beberapa sentimeter dari titik tempat perpanjangan berhenti terdapat rambut-rambut halus yang menutupi permukaan akar.

Beberapa sel endodermis tetap berdinding tipis. terdapat sistem jaringan dasar yang membentuk korteks akar. Caspary. sejenis karbohidrat yang menyebabkan bagian tersebut tampak berbeda dengan bagian korteks yang lain. disebut sel peresap (apa fungsi sel peresap?). Cadangan makanan berupa pati biasanya ditimbun pada korteks akar. Pada bagian inilah tumbuh akar lateral. 1992 Gambar 8. b. Lapisan selsel korteks yang paling dalam tersusun rapat tanpa ruang antarsel dan terdiri atas sel-sel berbentuk kotak. Pita Caspary memiliki fungsi penting sebagai penghalang masuknya air serta mineral terlarut melalui jalur ekstraseluler. Satu atau beberapa lapisan sel korteks di bawah epidermis memiliki dinding sel yang dilapisi suberin. Perisikel terdapat di sebelah dalam endodermis. Ikatan pembuluh tersusun dari xilem dan floem yang berselang-seling pada bidang radial. Sumber: Biology of Plants 5th edition. Pita itu disebut pita Caspary. menentukan jenis-jenis mineral apa saja yang dapat memasuki xilem akar.rambut-rambut akar akan memperluas bidang permukaan sehingga penyerapan menjadi lebih efektif. Penampang melintang akar dikotil. sesuai dengan nama penemunya. Sel-sel endodermis mengalami penebalan suberin pada dinding-dinding radial dan vertikalnya sehingga membentuk semacam pita. Bagian korteks itu disebut eksodermis. Lapisan sel itu disebut endodermis. parenkim sebagai komponen utamanya. Sel-sel parenkim korteks susunannya longgar sehingga membentuk ruang-ruang antar sel.12. Korteks Di sebelah dalam epidermis. c. Stele Silinder pusat tersusun dari perisikel dan ikatan pembuluh. Perisikel tersusun dari sel-sel parenkim. Dalam penampang melintang tampak xilem 231 .

B. susunan jaringan pada akar tumbuhan monokotil adalah sama dengan akar tumbuhan dikotil. Penampang melintang akar monokotil (Zea mays).13). 1992 Gambar 8.13.mengelompok di tengah dan membentuk Gambaran seperti bintang. pelajarilah struktur batang tumbuhan jarak pagar (Jatropa curcas) sebagai contoh tumbuhan dikotil dan batang jagung (Zea mays) sebagai contoh tumbuhan monokotil. Pertumbuhan xilem tidak berbentuk bintang. Sumber: Biology of Plants 5th edition. antara lain: a. Endodermis sering membentuk dinding sekunder tebal sehingga mudah dikenali pada penampang melintang akar (Gambar 8. Antara xilem dan floem dipisahkan oleh sederetan parenkim yang dikenal sebagai parenkim penghubung. Beberapa perbedaan yang tampak. Lapisan sel itu disebut epidermis. Susunan akar tumbuhan monokotil Pada dasarnya. Susunan batang tumbuhan dikotil Bagian terluar batang dikotil berupa selapis sel-sel yang tersusun rapat dan tertutup kutikula. Floem tampak sebagai jalur-jalur di antara lengan-lengan bintang xilem. Ditengah silinder pembuluh terbentuk empulur yang berisi sel-sel parenkim.Struktur batang tumbuhan dikotil dan monokotil Batang merupakan suatu organ tumbuhan yang tersusun dari berbagai macam jaringan. Pada beberapa tempat jaringan tersebut robek dan membentuk lubang yang disebut lentisel. Di sebelah 232 . Di sebelah dalam lentisel terdapat ruang udara yang berhubungan langsung dengan sistem ruang udara antar sel parenkim. melainkan terpisah satu sama lainnya. Untuk memperoleh Gambaran yang baik tentang struktur batang.

terdiri atas jaringan parenkim longgar dengan ruang antar sel yang jelas berhubungan dengan ruang udara di bawah lentisel. 233 . terdiri atas jaringan parenkim dan kolenkim. xilem di dalam dan floem diluar. b. Akibat pertumbuhan tersebut maka struktur batang dikotil dewasa berbeda dengan struktur batang yang muda. Bagian itu disebut empulur. tetapi pada bagian lain tampak selapis sel-sel parenkim yang berhubungan erat dengan kolenkim dan berselang-seling atau saling berdesakan antara keduanya. bergantung pada jenis tumbuhannya. Dengan adanya kambium maka batang tumbuhan dikotil dapat melakukan penebalan sekunder. Diantara xilem dan floem terdapat meristem yang dikenal dengan kambium. disebut seludang pati. Korteks dalam. Pada tumbuhan jarak. Pada beberapa jenis tumbuhan. sehingga empulur tersebut berlubang. Pada beberapa tempat bagian tersebut tidak ada. Sel-sel kolenkim banyak mengandung klorofil yang memberi warna hijau pada batang.dalam epidemis terdapat korteks yang dapat dibedakan sebagai berikut: a. ikatan pembuluhnya bertipe kolateral. Dinding radial dan melintang dari bagian tersebut saling menempel erat sehingga tidak dijumpai ruang antar sel yang menghubungkannya dengan bagian lain dari korteks (Gambar 8. terutama batang yang masih muda. perpanjangan batang (pertumbuhan primer) menyebabkan robeknya empulur. Bagian paling dalam merupakan bagian pusat yang tersusun dari jaringan parenkim yang susunannya longgar.14). Sebelah dalam dari korteks adalah silinder pusat (stele). korteks luar. Pada bagian tersebut terdapat ikatan pembuluh dengan susunan yang bervariasi. Bagian terdalam korteks sering mengandung banyak pati sehingga mudah dikenali.

Di bawah epidermis. Jumlah ikatan pembuluh dapat mencapai 200 buah dengan susunan kolateral. terdapat satu atau beberapa lapis sel-sel serat yang menyusun korteks. Pada beberapa tumbuhan monokotil. Susunan batang tumbuhan monokotil Pada bagian terluar batang tumbuhan monokotil terdapat epidermis dengan stomata. berhubungan dengan lapisan serat tipis di bawah epidermis. xilem tersusun menyerupai huruf V atau Y dan floem terletak pada lengan V atau Y. 1996). Pada penampang melintang batang. Susunan batang utama tumbuhan dikotil dengan penebalan sekunder (Cecie.14. Bagian itu tidak dapat dibedakan secara jelas dengan bagian empulur. Selain itu. Setiap ikatan pembuluh dikelilingi seludang berkas yang umumnya tebal. Bagian itu terbentuk akibat proses pertumbuhan memanjang dari batang sehingga xilem yang terbentuk lebih awal akan robek dan meninggalkan lubang. terutama pada ikatan pembuluh perifer (perifer = tepi). Pada beberapa tumbuhan monokotil yang berbentuk pohon terdapat pita perifer parenkim di luar daerah penyebaran ikatan pembuluh.Empulur Gambar 8. ikatan pembuluh tersebut tebal dan rapat sehingga seludang berkasnya hampir membentuk silinder yang sempurna. Pada dasar V atau Y terdapat bagian yang kosong. Pada daerah korteks inilah terdapat 234 . ikatan pembuluh pada tumbuhan monokotil tersebar dalam empulur. disebut rongga protoxilem.

terutama di permukaan bawah membentuk venasi daun 235 . Dengan susunan demikian menimbulkan Gambaran seperti bunga karang dengan sistem rongga antarsel yang intensif. Pada beberapa jenis tumbuhan dikotil. seperti pada daun Nerium oleander. tepatnya pada tempat-tempat pertemuan antara jaringan tiang dengan jaringan bunga karang. Lapisan tersebut dapat mempertahankan kekakuan daun. Adanya lapisan lemak (kutin) pada sel-sel epidermis menimbulkan terbentuknya lapisan nonseluler yang tebal. yang disebut lapisan kutikula. Pada umumnya.kambium sehingga batang tumbuhan tersebut mampu melakukan pertumbuhan menebal sekunder. tetapi ada kalanya jaringan tersebut ditemukan pada kedua permukaan daun. Lapisan bunga karang terdiri atas sel-sel yang tersusun lepas. tetapi pada beberapa tumbuhan dikotil seperti bunga soka (Ixora sp. Umumnya dibedakan atas dua bagian. C. jaringan tiang terdapat pada permukaan atas daun.) memiliki beberapa lapis sel. Posisi jaringan tiang adalah tegak lurus dengan permukaan daun dan sel-sel penyusunnya penuh dengan kloroplas.). Jaringan tiang umumnya terdiri atas selapis sel. Sistem pembuluh pada daun membentuk sistem percabangan jala yang kompleks pada bagian mesofil. Mesofil merupakan daerah utama untuk berlangsungnya proses fotosintesis. misalnya oleander (Nerium oleander) mempunyai epidermis atas yang berlapis-lapis. Struktur daun tumbuhan dikotil dan monokotil Susunan daun tumbuhan dikotil Epidermis menutupi permukaan atas dan permukaan bawah daun yang dilanjutkan dengan epidermis batang. seperti pada daun kayu putih (Eucalyptus sp. selain melindungi daun dari penguapan yang berlebihan. Masuknya jalur yang lebih besar menyebabkan mesofil menonjol keluar. Bagian tersebut tersusun dari jaringan parenkim longgar dan berklorofil. umumnya bercabang tidak beraturan dan saling berhubungan di ujung-ujung percabangan. Akan tetapi. Kloroplas yang dikandung tidak sebanyak yang terdapat pada sel-sel jaringan tiang. yaitu jaringan tiang (palisade) dan jaringan bunga karang (spons). Tidak ada bagian lain dari tubuh tumbuhan yang mengandung kloroplas sebanyak yang terdapat pada sel-sel jaringan tersebut. ciri khas epidermis hanya lapisan terluarnya saja dan lapisan-lapisan sel di bawahnya berfungsi menampung air.

Sumber: Biology of Plants 5th edition tahun 1992 Gambar 8.15. Pola venasi daun: a. Sel-sel itulah yang berperan dalam penggulungan daun tumbuhan monokotil pada waktu udara kering. daun tumbuhan monokotil tersusun dari satu lapis sel yang terdapat di permukaan bawah daun. Dapatkah kalian menerangkannya? Diskusikanlah dengan teman atau kelompok 236 . venasi daun (a) (b) Gambar 8. Selain itu. menjala. disebut sel bulliform (Gambar 8. pada daun tumbuhan monokotil khususnya Graminae (rumput-rumputan) terdapat sekumpulan sel-sel epidemis yang susunannya seperti kipas.16). b. membentuk pertulangan menjala (Gambar 8.(pertulangan daun). Penampang melintang daun monokotil.15). Pada kebanyakan dikotil.16. Pada tempattempat tertentu di temukan stomata. Kelompok sel-sel ini tidak mempunyai lapisan kutikula sehingga dindingnya tipis. Susunan daun tumbuhan monokotil Pada umumnya. sejajar.

tempat biasanya berlangsung fotosintesis. Pada tumbuhan tingkat tinggi. Pada kebanyakan tumbuhan monokotil. Untuk pengambilan air dan garam mineral yang terlarut. karbon dioksida. venasi membentuk pertulangan sejajar. garamgaram mineral dan oksigen yang diambil dari lingkungan untuk fotosintesis. dan oksigen melalui alat-alat khusus. dapat ditanyakan kepada guru biologimu! Jaringan mesofil pada tumbuhan monokotil tidak berkembang sempurna seperti pada tumbuhan dikotil. tetapi air. Dapatkah kalian menerangkan mekanisme yang dimaksud? Tumbuhan tingkat tinggi memerlukan air. garam-garam mineral. misalnya akar. dilakukan oleh rambut-rambut akar dan akar yang masih muda dengan dinding yang belum bergabus. Jika tidak memperoleh jawaban yang pasti. Transportasi pada tumbuhan Tumbuhan dapat membuat makanan sendiri melalui suatu proses yang disebut proses fotosintesis. daun.17 dan 8. batang. Pertulangan daun terpecah pada dasar daun atau sepanjang ibu tulang daun dan akhirnya bertemu lagi di ujung daun. dan bunga sehingga transportasi tumbuhan dapat berlangsung dengan cepat dan efisien. dan senyawa hasil fotosintesis diangkut melalui jaringan pembuluh atau jaringan vaskuler (Gambar 8. garam mineral. seperti air. Pembuluh-pembuluh pengangkut berkelompok membentuk berkas ikatan pembuluh atau berkas pembuluh yang meluas ke seluruh organ tubuh. baik berupa ion maupun gas.belajarmu. Salah satu komponen alam yang dibutuhkan tumbuhan untuk proses tersebut adalah air.18). karbondioksida. gas diangkut melalui proses difusi.4. 237 . Tumbuhan yang hidup di darat mengambil zat-zat yang diperlukan dari lingkungannya. seluruh permukaan tubuhnya bersentuhan dengan air sehingga air dapat langsung menyerap zar-zat yang diperlukan. Penyerapan zat-zat hara Protista. 8. Melalui mekanisme tertentu air tersebut sampai ke daun. fungi dan tumbuhan yang hidup di dalam air. Air diperoleh tumbuhan dari dalam tanah.

difusi. osmosis dan transport aktif.17. Rute horizontal pengangkutan air dan garam mineral dari akar ke daun (Campbell. yaitu imbibisi. Pengambilan zat-zat berupa gas dilakukan melalui alat khusus yaitu stomata.Gambar 8. proses pengambilan zat-zat yang diperlukan dilakukan melalui proses kimia dan biologi. Pada tumbuhan yang hidup di dalam air maupun yang di darat. 238 . Pada tumbuhan darat (terestrial) stomata banyak ditemukan pada permukaan daun sebelah bawah (sisi abaksial) sedangkan pada tumbuhan air (akuatik) banyak ditemukan pada permukaan daun sebelah atas (sisi adaksial). 2006). Stomata adalah celah yang dibatasi oleh dua sel penutup.

Rute vertikal pengangkutan air dan garam mineral dari akar ke daun (Campbell. artinya setelah mencapai volume tertentu tidak dapat 239 . 1. Dalam hubungannya dengan pengambilan zat oleh tumbuhan imbibisi berarti kemampuan dinding sel dan plasma sel untuk menyerap air dari luar sel. 2006). yang berarti minum. Benda yang pada waktu imibibisi mengembang dengan terbatas.18. Benda yang dapat mengadakan imbibisi dibedakan menjadi dua golongan berikut.Gambar: 8. molekul-molekul air terikat di antara molekul-molekul dinding sel atau plasma sel. Akibatnya plasma sel mengembang. Air yang terserap disebut air imbibisi. Imbibisi Imbibisi berasal dari bahasa latin. imbibire. Pada peristiwa tersebut. a.

kacang tanah yang direndam air akan mengembang sampai volume tertentu. b.memembang lagi. sedangkan molekulmolekul gula tidak dapat keluar. pada sel hidup 240 . Berdasarkan dapat tidaknya selaput dilalui oleh molekul zat. 3. Selaput impermiabel. Benda yang pada waktu imbibisi mengembang dengan tidak terbatas. Osmosis Osmosis adalah perpindahan molekul-molekul air dari larutan berkonsentrasi rendah ke daerah berkonsentrasi tinggi atau dari daerah yang konsentrasi molekul-molekulnya airnya tinggi ke daerah yang konsentrasi molekul-molekul airnya rendah melalui selaput yang hanya dilalui oleh molekul air dan zat tertentu saja (selaput semipermiabel). artinya bagian-bagian yang menyusunnya akhirnya terlepas dan bercampur air menjadi koloid dalam fase sol. Misalnya. c. Dinding sel yang berlapiskan gabus merupakan selaput impermiabel. Selaput permiabel. Sel tumbuhan memiliki ketiga macam selaput tersebut. yaitu sebagai berikut: a. sedangkan yang hanya mengandung selulosa bersifat permiabel. Di sebelah dalam dinding sel terdapat membran sel. b. yaitu selaput yang dapat dilalui oleh molekul air dan zat yang larut di dalamnya. Misalnya roti yang direndam air akan mengembang dan akhirnya hancur dan larut dalam air tersebut. Misalnya. setetes tinta dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air maka warna biru akan menyebar ke seluruh penjuru dan akhirnya warna biru merata ke seluruh air dalam gelas. Selaput semipermiabel. Permukaan air di dalam pipa corong naik disebabkan molekulmolekul air yang berpindah dari gelas kimia dan masuk ke dalam corong lebih tinggi dari pada di luar corong. yaitu selaput yang tidak dapat ditembus oleh air maupun zat yang terlarut. 2. Difusi Difusi adalah pergerakan molekul-molekul zat dari daerah berkonsentrasi lebih tinggi (hipertonis) ke daerah berkonsentrasi lebih rendah (hipotonis). yaitu selaput yang dapat dilalui molekulmolekul air dan zat tertentu saja sehingga disebut juga selaput permiabel selektif. selaput dibedakan menjadi tiga macam.

Transport aktif Proses difusi dan osmosis yang telah dibahas adalah proses fisika. Fungsi selaput tersebut mengatur pertukaran zat yang masuk dan keluar sel. Seorang ahli bernama Pfeffer berhasil membuat selaput semipermiabel dengan mencampur K4Fe(CN)6 dengan CuSO4 di dalam sebuah pot tanah yang berpori. Besarnya tekanan yang ditimbulkan oleh daya isap larutan gula dapat dibaca pada manometer. Misalnya rambut akar juga dapat berubah. Peristiwa ini disebut plasmolisis. 4. Pada waktu sel menyerap air. Sel yang mempunyai turgesen mempunyai kekuatan tertentu. yaitu mempunyai daya isap dan tekanan osmosis yang dapat berubah-ubah. Keadaan tegang yang timbul antara dinding sel dan isi sel karena sel menyerap air disebut turgor. sedangkan dinding pot tanah itu sendiri bersifat permiable. Konsentrasi larutan gula lebih besar dari pada air. Tekanan isi sel pada dinding sel disebut tekanan turgor yang besarnya sama dengan tekanan dinding sel pada isi sel. akan kehilangan tegangan jaringan (layu). Oleh sebab itu. larutan tersebut mempunyai kemampuan untuk menyerap air yang ada di sekitarnya. Jika konsentrasi larutan di luar sel cukup tinggi maka sel akan kehilangan turgor. dinding sel tidak dapat mengerut lagi sehingga protoplasma akan lepas dari dinding sel. Tekanan tersebut dinamakan tekanan osmosis. dinding sel akan menggembung dan mengalami kenaikan tekanan. Sel yang mempunyai tekanan turgor tertentu disebut turgesen. yaitu molekul-molekul atau ion-ion bergerak dari daerah yang 241 . Jaringan yang terdiri atas sel-sel yang turgesen mempunyai kekuatan tertentu. misalnya karena proses penguapan. Jika sel berada pada larutan hipertonis terhadap cairan sel maka air akan keluar sel. Sel-sel tumbuhan dapat digambarkan seperti keadaan sel Pfeffer. Tumbuhan yang kehilangan air. Endapan Cu2 Fe(CN)6 yang terbentuk pada dinding sebelah dalam pot merupakan selaput semipermiabel. permiabilitasnya dapat berubah-ubah.bersifat semipermiabel atau permiabel selektif. Sel Pfeffer diisi dengan larutan gula yang diukur tekanan osmosisnya kemudian dimasukkan dalam bejana yang berisi air. Oleh karena itu. disebut tegangan jaringan. Suatu larutan yang mempunyai tekanan osmosis lebih besar daripada larutan lain disebut isotonis atau isosmostis. Alat itu dikenal sebagai Pfeffer dan jika dihubungkan dengan manometer terbuka merupakan alat yang dapat mengukur tekanan osmosis suatu larutan dibandingkan dengan air. Alat itu dikenal sebagai Osmometer dari Pfeffer.

Pengangkutan tersebut mulai dari rambut akar pada epidermis. yaitu molekul-molekul atau ion-ion bergerak dari daerah yang berkonsentrasi rendah ke daerah yang berkonsentrasi tinggi. berlangsung dari sel ke sel secara horizontal. Dalam proses biologi dapat terjadi sebaliknya. Bagaimanakah proses transpor aktif berlangsung? Salah satu hipotesis menyatakan bahwa dalam selaput plasma terdapat carrier yang dapat mengantar molekul-molekul atau ion-ion di permukaan luar selaput plasma ke permukaan dalam selaput plasma. Proses transport aktif dapat berhenti jika berada pada suhu rendah (misalnya. perisikel lalu ke pembuluh kayu. parenkim korteks. Pengangkutan zat seperti di atas memerlukan energi yang disebut transport aktif. tetapi membuang natrium (Na+). Pengangkutan ekstravaskuler Pengangkutan ekstravaskuler adalah pengangkutan air dan garam mineral di luar berkas pembuluh. air keluar dari pembuluh kayu masuk ke dalam sel-sel mesofil. banyak sel yang menimbun kalium (K+). yaitu : 1. Di dalam daun. Dengan demikian. carrier kembali ke permukaan luar dan mengulangi pekerjaannya. Pengangkutan air dan garam-garam mineral oleh tumbuhan Air dan garam-garam mineral diserap oleh tumbuhan kemudian diangkut ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.Pada tumbuhan transportasi berlangsung dengan dua cara. difusi Dari hasil penelitian. tetapi juga yang keluar sel. tetapi tidak dapat bagi zat-zat lain. air dengan mudah mengalir dari luar ke dalam secara osmosis. melainkan batas antara isi sel dengan lingkungannya yang dinamis. 2-40C). terutama ke daun. Setelah itu. Reaksinya adalah: Parenkim akar Parenkim batang osmosis. ada racun atau kehabisan energi. dapat disimpulkan bahwa selaput plasma bukan pelindung sel yang pasif. Misalnya. difusi mesofil daun osmosis. Perlu diingat pula bahwa selaput plasma dapat melalukan suatu zat tertentu. Proses transpor aktif memerlukan energi yang didapat dari pemecahan ATP menjadi ADP atau ADP menjadi AMP. Dengan demikian.berkonsentrasi tinggi ke daerah yang berkonsentrasi rendah. endodermis. Proses pengangkutan dari epidermis ke sel-sel korteks berlangsung secara difusi dan osmosis. Begitu pula setelah sampai di daun. nilai osmosis sel-sel korteks makin ke dalam makin tinggi. terjadi pengaturan pemasukan air karena dinding radial endodermis 242 . Selaput plasma tidak hanya mengontrol zat-zat yang masuk ke dalam sel. Setelah sampai di endodermis.

Pengangkutan vaskuler Pengangkutan vaskuler adalah pengangkutan air dan garamgaram mineral melalui pembuluh pengangkut. Transportasi vaskuler hanya ada pada Tracheophyta. endodermis daya isap daun. Oleh sebab itu.8 2.8 Lapis korteks 5 3. Nilai osmosis sel endodermis ternyata lebih rendah daipada nilai osmosis sel korteks di sebelah luarnya.mengalami penebalan dari gabus sehingga terbentuk lapisan gabus yang disebut pita Caspary. Nilai osmosis beberapa sel Sel yang diukur Nilai Osmosis (atm) Epidermis 0. Untuk itu. tingginya dapat mencapai 100 meter. Misalnya. Pada beberapa tumbuhan. ujung-ujung pohon tetap mendapat air yang cukup dari akar. pada pohon Eucalyptus regnaus di Victoria dan Tasmania.5 Lapis korteks 3 2.1 dibawah ini.0 Endodermis 1. dengan alur sebagai berikut: Parenkim akar sel endodermis trakea/trakeid mesofil daun osmosis.7 Perisikel 0. Zat anorganik ini dapat mengalir di sepanjang pembuluh karena adanya: tekanan akar.4 Lapis korteks 2 1. terus sampai ke daun. kohesi air pembuluh kapiler energi aktif Transportasi zat anorganik vaskuler Transportasi zat anorganik vaskuler diangkut melalui trakea dan trakeid yang terdapat pada xilem. endodermis dapat mendorong air masuk ke pusat silinder. pemasukan air hanya melalui dinding transversal saja. serta Sequoia gigantea di California.1 Lapis korteks 1 1. Meskipun demikian.1. Tabel 8. Pengangkutan tersebut melalui pembuluh xilem dari akar ke batang. jarak pengangkutan tersebut cukup jauh. difusi energi loncatan. diperlukan tenaga untuk pengangkutan. kohesi air dalam pembuluh kapiler dan terjadi secara aktif. Meski demikian. tekanan akar. Menurut Ursprung Nilai Osmosis Sel-sel Akar Kacang Babi (Vicia faba) dapat dilihat pada tabel 8.1 Lapis korteks 4 2. daya isap daun. Zat anorganik yang dapat ditransportasikan mulai dari akar sampai mesofil daun dengan jalur sebagai berikut: Tanah rambut akar parenkim akar (transportasi ekstravasikuler) 243 .

Tetesan air. malam hari diubah kembali menjadi glukosa lalu ditransportasikan ke seluruh tubuh. Tekanan akar Adanya tekanan akar dapat diamati dengan memotong batang tanaman pisang kemudian bagian tengahnya dilubangi. Dari dalam daun.7 1. Besarnya tekanan akar dapat diukur.4 46.2. Adanya tekanan akar dapat pula diamati pada tandan bunga enau atau kelapa yang dilukai sehingga keluar air gula yang dapat dibuat gula kelapa atau aren. daya kapilaritas. apabila uap air itu keluar melalui stomata.2 90-100 139 600 . prosesnya disebut transpirasi. a. Sedangkan evaporasi terjadi apabila uap air itu keluar melalui epidermis daun. Setelah satu hari maka akan terlihat air keluar dari permukaan potongan. hingga transportasi dapat tetap berlangsung. Beberapa tenaga pengangkutan air dipengaruhi oleh faktor berikut ini yaitu: tekanan akar. osmosis. prosesnya disebut gutasi.Tekanan Akar beberapa Jenis Tanaman Jenis tanaman Petuna hibrida Morus alba Ricinus communis Urtica dioca Vitis vinivera Betula alba Schirnolobium exelsum 244 Tanaman akar (cmHg) 0. dimana air akan keluar melalui gutatoda = emisarium dengan energi tekanan akar.2 33. Tabel 8.Imbisi. difusi aktif osmosis + difusi (transportasi vaskuler) Pada mesofil daun sebagian air dikeluarkan supaya sel di atas selalu hipertonis terhadap sel yang ada di bawahnya.2). Transportasi zat organik Karbohidrat hasil fotosintesis pada waktu siang hari disimpan sementara dalam bentuk amilum.7-2 atm (tabel 8. air dapat dikeluarkan dalam bentuk : Uap air. dan pengaruh sel-sel yang hidup. Gutasi terjadi pada saat udara lembab. rata-rata sekitar 0. daya isap daun. Keluarnya air akibat adanya tekanan yang mendorong air ke atas disebut tekanan akar.

Tabel 8. daya kapilaritas tidak cukup untuk menaikkan air sampai ke daun. a. d.b. angin. banyaknya pembuluh kayu dan keaktifan sel-sel dalam akar. Pengaruh sel-sel yang hidup Pembuluh-pembuluh kayu tersusun dari sel-sel yang mati. tetapi pengangkutan air dapat terlaksana karena adanya sel-sel hidup. Pipa kapiler yang diameternya 10 mikron. sebagai berikut: 1. Daya isap daun Daya isap daun terjadi sebagai akibat penguapan air di permukaan daun. Faktor luar.3. jauh lebih besar dibandingkan tekanan akar yang hanya mampu menaikkan air setinggi 18 meter (tabel 8. Daya isap daun mampu menaikkan air setinggi 100 meter..1 2.1 c. Kecepatan Pengangkutan air pada beberapa tumbuhan 245 . dapat menaikkan air sampai setinggi 3 meter. dan daun. sekat di antara sel-selnya telah lenyap sehingga merupakan saluran untuk jalannya air dari akar ke ujung batang. Bagi tumbuhan yang tinggi. Hal itu menyebabkan air naik dalam pembuluh kayu dari akar sampai ke daun.5 meter di atas tanah 0. Daya isap daun pada Hedera helix Jarak yang ditempuh 2. Kecepatan pengangkutan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Besarnya penguapan air bergantung pada luas permukaan daun. Pohon yang besar dengan jumlah daun yang banyak menyebabkan daya isap daun lebih besar dibandingkan pohon yang kecil dan daunnya sedikit.4).35 meter di atas tanah Akar tua di dalam tanah Daya Isap Daun (atm) 4. kecepatan pengangkutan pada berbagai macam tumbuhan tidak sama. banyaknya air dalam tanah (Tabel 8.2 2. 2. Makin luas permukaan daun makin besar daya isap daun. Faktor dalam.4. dan kelembaban udara. Kecepatan pengangkutan air Dari hasil percoban. Daya kapilaritas Pembuluh-pembuluh kayu merupakan pipa-pipa yang sangat kecil sehingga merupakan pipa kapiler. Perjalanan di dalam pembuluh akan menentang gaya berat maupun gesekan dinding sel. Tabel 8. misalnya sel-sel parenkim dan sel jejari empulur.3). batang. suhu.

246 . yaitu sebagai berikut: 1. Kemudian. Kecepatannya beberapa ratus kali kecepatan difusi. Supaya zat-zat tersebut dapat diangkut.5-1 meter per jam. Arah pengangkutannya dari atas ke bawah. zat tersebut akan diuraikan terlebih dahulu oleh enzim menjadi zat yang dapat larut dan dapat keluar dari sel sampai ke ujung pembuluh tapis (floem) (Gambar 8. Misalnya. Proses pengangkutan bahan organik pada pembuluh tapis disebut translokasi. zat-zat tersebut diangkut melalui pembuluh tapis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Pengangkutan hasil fotosintesis Zat organik sebagai hasil fotosintesis yang di bentuk di dalam daun dan diangkut ke seluruh bagian tubuh yang memerlukan.Tanaman Jagung Bunga matahari Pisang Tembakau Labu Kecepatan pengangkutan air (cm/jam) 36 63 100 118 600 b.19). Bagaimana mekanisme pengangkutan zat organik tersebut? Ada beberapa pendapat mengenai pergerakan bahan organik di dalam floem. pada tumbuhan berkisar antara 0. Beberapa ahli fisiologi berpendapat bahwa suatu aliran materi (mass flow) di dalam floem terjadi sebagai akibat adanya tekanan turgor yang lebih tinggi pada ujung pembuluh tapis yang mengandung timbunan bahan cadangan gula yang dihasilkan oleh daun yang secara aktif disekresikan atau di pompa ke dalam pembuluh tapis oleh sel-sel parenkim sekelilingnya.

247 . 2. yaitu benang-benang sitoplasma yang menghubungkan sel yang berdampingan.19. Rute pengangkutan hasil fotosintesis (fotosintat).Gambar 8. (Campbell. Para ahli fisiologi lain meyatakan bahwa aliran sitoplasma memegang peranan penting dalam pengangkutan bahan dari satu sel ke sel yang lain dengan bantuan difusi melalui plasmodesmata. 2006).

jumlah daun. yaitu penguapan melalui permukaan daun dengan menembus epidermis dan kutikula. Pengeluaran oleh zat tumbuhan Tumbuhan tidak hanya mengambil atau menyerap zat dari lingkungannya. tekanan udara. Zat yang dikeluarkan sebagai hasil proses pembakaran. Transpirasi Transpirasi adalah pengeluaran air tumbuhan yang berbentuk uap air ke udara bebas. Pendapat lain adalah proses pengangkutan disebabkan ada difusi aktif. misalnya air yang dikeluarkan pada peristiwa penguapan dan penetesan air. dan kelembaban. yaitu dengan menyayat batang pada bagian floemnya. 3. 2. yaitu aktivitas metabolisme dari sel hidup untuk mempercepat proses difusi. Setelah beberapa lama akan terjadi penggembungan pada bagian yang di sayat karena ada timbunan bahan organik. luas daun. 1. hampir semua penemuan pada translokasi dianggap sebagai keterangan yan dapat diterima. jika mengalami luka maka akan ada usaha untuk memperbaiki bagian tesebut dengan pembentukan kalus dan dengan bantuan hormon luka atau kambium luka (asam traumalin). Zat yang dikeluarkan pada eliminasi dapat dibedakan ke dalam tiga kelompok. Misalnya CO2 dan H2O dari proses pernapasan. Zat yang dikeluarkan sebagai hasil fotosintesis. 248 . jumlah stomata. xilem dibiarkan utuh. Namun demikian. Transpirasi daun dibedakan sebagai berikut: a. tetapi juga mengeluarkan zat kembali ke lingkungannya yang disebut pengeluaran zat (eliminasi). Besarnya penguapan dipengaruhi oleh faktorfaktor yakni suhu udara. Transpirasi kutikula. Translokasi dapat pula diamati pada pengeluaran getah pada proses penyadapan. meskipun masih perlu penelitian dan keterangan yang lebih lanjut. Pendapat di atas ada benarnya dan ada pula kelemahannya karena belum ada bukti yang memuaskan. yaitu: 1. Pada batang atau akar tumbuhan dikotil. Peristiwa translokasi dapat kita amati pada peristiwa mencangkok. Bagian bekas luka yang menggembung disebut kalus. misalnya madu yang dikeluarkan oleh kelenjar madu. Zat yang dikeluarkan sama dengan ketika diserap.3.

Tumbuhan dapat menghasilkan spora atau biji sebagai alat pembiakan. Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan Untuk mempertahankan jenisnya. dan manusia melakukan perkembangbiakan.b. Transpirasi substomata. lahir sebagai bayi. maupun 249 . tumbuhan. maupun jenis sel-sel penyusun organ-organ yang dimiliki oleh hewan atau manusia itu. disebut hidatoda atau gutatoda atau emisarium. Transpirasi stomata. Bertambah besar dan tingginya badan tubuh hewan atau manusia disebabkan bertambah banyaknya sel. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua hal yang selalu menandai suatu kehidupan. masa dari sel itu. yaitu penguapan melalui stoma. Pertumbuhan adalah peristiwa pertambahan volume yang mencakup pertambahan jumlah sel. 3. 2. Namun. yaitu penguapan melalui stoma dalam keadaan tertutup. penyadapan pohon karet. Biji akan tumbuh menjadi tanaman baru yang kecil dan terus tumbuh menjadi besar sampai menjadi dewasa. 8. Sebuah sel yang disebut zigot akan membelah lalu mengalami diferensiasi menjadi berbagai jenis sel yang menyusun jaringan-jaringan tubuh makhluk hidup. pertumbuhan dan perkembangan tidak terjadi begitu saja. c. volume sel.5. Misalnya. hewan. Penetesan (Gutasi) Gutasi adalah peristiwa pengeluaran air dalam bentuk tetes-tetes air melalui celah-celah yang terdapat pada tepi daun. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kedua kegiatan hidup tersebut. Faktor apa sajakah yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup? Demikian juga hewan dan manusia menghasilkan sel telur yang akan dibuahi oleh sperma (spermatozoa) kemudian tumbuh menjadi zigot. Perubahan yang terjadi pada tubuh tumbuhan. Hal itu terjadi jika udara jenuh uap air tetapi penyerapan oleh akar sangat intensif. jenis sel. dan manusia meliputi perubahan secara kualitatif maupun kuantitatif yang disebut pertumbuhan dan perkembangan. hewan. dan tumbuh menjadi dewasa. Perdarahan Perdarahan adalah pengeluaran zat oleh tumbuhan ke lingkungannya melalui luka atau hal-hal lainnya yang tidak wajar. embrio. dan pohon aren.

yang akan menjadi silinder pusat.Korpus. disebut pertumbuhan sekunder. Titik tumbuh terdiri dari : . Jaringan meristem pada tumbuhan terdiri atas: 1. 2.20). dapatkah kalian menentukan umur pohon tersebut dengan mengamati penampang melintangnya? 250 . Perkembangan dapat diartikan sebagai suatu proses menuju tercapainya kedewasaan. Hal inilah yang menyebabkan terbentuknya lingkaran-lingkaran konsentris pada batang yang disebut lingkar tahun (Gambar 8. yang akan menjadi epidermis . tidak dapat dinyatakan dengan ukuran-ukuran. Aktivitas kambium pembuluh menyebabkan terbentuknya lingkar tahun.Plerom.Titik tumbuh : Terjadinya pada ujung akar dan ujung batang. Pada akar dan batang Dikotil dan Gymnospermae. yang menjadi jaringan-jaringan. Pada Monokotil hanya terdapat pada batang tumbuhan tertentu misalnya Agave dan Peomele.Dermatogen.Teori Tunika Korpus dikemukakan oleh Schmidt.substansi yang terdapat di dalam sel dan bersifat irreversible (tak dapat kembali). Ada dua Teori titik tumbuh yaitu: a. ke arah dalam membentuk xilem sekunder dan ke arah samping tumbuh membentuk jaringan meristematis baru sehingga memperluas kambium. Perkembangan adalah suatu proses yang berjalan sejajar dengan pertumbuhan. . yang akan menjadi korteks . Kambium ini ke arah luar membentuk floem sekunder. yang memperluas titik tumbuh. Teori Histogen dikemukakan oleh Hanstein. Bila ada pohon yang telah ditebang. Jaringan yang tidak bertambah pada pertumbuhan sekunder adalah jaringan epidermis. dimana xilem yang dibentuk selama musim hujan mempunyai pembuluh yang lebar sedangkan yang dibentuk selama musim kemarau berpembuluh banyak tetapi diameter pembuluhnya sempit.Tunika. Titik tumbuh terdiri dari : . b.Periblem. disebut pertumbuhan primer.Kambium pembuluh (antara xilem dan floem). menyebabkan tumbuhan meninggi atau memanjang. yaitu xilem yang dibentuk oleh kambium dari satu musim ke musim yang sama pada tahun berikutnya. Kambium pembuluh meyebabkan pertumbuhan melebar.

Kambium gabus ke arah dalam membuat sel feloderm yang hidup. 1997). Kambium ini terbentuk pada permukaan luar organ tumbuhan yang epidermisnya pecah akibat pertumbuhan sekunder.Gambar 8. 5. 4. Kambium gabus (felogen). Faktor interseluler : hormon. Faktor intraseluler : faktor intraseluler yang mempengaruhi pertumbuhan adalah gen (= faktor hereditas) 2. 3. bersifat Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan: 1. Tumbuhan bertambah tinggi dan besar karena kegiatan titik tumbuh primer (pada ujung akar dan batang) yang menyebabkan 251 . seperti parenkim batang pohon palem raja. Perisikel (perikambium) Jaringan yang membentuk cabang-cabang akar maupun batang. Kambium ini ke arah luar membentuk sel gabus (felem) pengganti epidermis yang pecah untuk menutupi permukaan. Pada akar terletak pada permukaan silinder pusat (eksogen) dan pada batang sebelah dalam silinder pusat (endogen).20. Anatomi batang pohon(Campbell. karena itu kambium gabus disebut kambium felogen. Karena sel gabus tidak dapat di tembus udara. maka antar sel gabus terdapat celah/lubang untuk masuknya udara yang disebut lenti sel. Parenkim batang beberapa Monokotil ada yang meristematis.

b. daerah diferensiasi. c. yaitu faktor intraseluler (hereditas/gen) dan faktor interseluler yaitu makanan (nutrisi). Nutrisi (makanan) Tumbuhan yang diberi pupuk akan tumbuh lebih baik dan lebih cepat dibandingkan dengan tumbuhan yang tidak diberi pupuk. daerah pembelahan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh 2 faktor. gen. Hal itu membuktikan zat makanan (pupuk) mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan (Gambar 8. daerah pemanjangan.bertambah tingginya tumbuhan dan kegiatan titik tumbuh sekunder (kambium) yang menyebabkan bertambah besarnya tumbuhan. pemanjangan dan diferensiasi sel yang terjadi pada daerah titik tumbuh. terletak paling ujung.21) Gambar 8. sedangkan kambium merupakan daerah titik tumbuh sekunder. yaitu: a. Tanaman yang tercukupi unsur nitrogennya (kiri). defisiensi unsur nitrogen (kanan) (Campbell. Pertumbuhan pada tumbuhan dimulai dengan pembelahan sel. Hal itu disebabkan pada daerah titik tumbuh terdapat tiga daerah pertumbuhan dan perkembangan. . Perbedaan pertumbuhan pada tanaman jagung. a. 252 . Kecepatan pertumbuhan ujung batang dan akar di tiap-tiap bagian tidak sama. 2006). dan zat tubuh (hormon).21. merupakan daerah yang sel-selnya telah mengalami spesifikasi dan terletak paling belakang pada daerah titik tumbuh. lingkungan. terletak di bawah daerah pembelahan. Ujung batang dan ujung akar tumbuhan merupakan titik tumbuh primer.

5. akan membuat tanaman tumbuh.5. berikut ini.NH4+ Bentuk protein. Fosfor H2PO4-. aktivasi Magnesium Mg2+ enzim Komponen asam inti.Fe2+ H3BO3 Mn2+ Zn2+ Cu+. Contoh nutrisi yang diperlukan tumbuhan dapat dilihat Tabel 8.Pengaruh pemberian nutrisi pada tumbuhan juga dapat dilihat pada penanaman dengan cara hidroponik. Nutrisi yang dibutuhkan tumbuhan Unsur Bentuk Fungsi digunakan tumbuhan Mikro O2. dan bertambah besar. Kalium K+ membuka/menutup stomata Stabilitas dinding sel Kalsium Ca2+ Komponen klorofil. Cu2+ Mo4- Aktivasi fotosintesis dan air Aktivasi enzim Transportasi KH & asam inti Pembentukan asam amino Pembentukan klorofil & enzim Enzim reduksi oksidasi Pengikatan nitrogen 253 . Medium tanaman diberi larutan nutrisi yang sesuai dengan jenis tanaman yang ditanam. H2O Pembentuk zat organik Oksigen Pembentuk zat organik Karbon CO2 Pembentuk zat organik Hidrogen H2O Pembentuk asam inti Nitrogen NO3-. ATP. berkembang. Tabel 8. osmosis. koenzim HPO42Komponen protein dan koenzim Sulfur SO42Makro Klor Besi Boron Mangan Seng Tembaga Molibdenum ClFe3+.

2006). (a) daun normal. (b) defisiensi nitrogen. Suhu Tumbuhan dapat tumbuh baik jika berada dalam suhu yang optimum. b. (d) defisiensi potasium (Campbell. Hal ini disebabkan karena faktor pembawa sifat yang terkandung dalam biji kacang yang besar berbeda dengan yang dikandung oleh biji kacang yang kecil. Kondisi daun. Tumbuhan di daerah tropis mempunyai suhu optimum antara 22-27 0C. keduanya lalu ditanam pada kondisi tanah yag sama maka biji kacang yang besar-besar diharapkan akan tumbuh lebih baik daripada biji kacang yang kecil-kecil. kelompok yang pertama bijinya besarbesar. sedangkan suhu maksimum merupakan suhu tertinggi yang memungkinkan tumbuhan 254 . (c) defisiensi fosfat. cahaya atau sinar. air dan kelembaban. Suhu terendah yang memungkinkan tumbuhan masih dapat hidup disebut suhu minimum. Gen Gen adalah faktor pembawa sifat yang dimiliki oleh semua jenis makhluk hidup.a b c d Gambar 8.22. c. Kalau kita mengambil dua kelompok biji kacang. baik tumbuhan maupun hewan. 1). Lingkungan Lingkungan yang berada di sekitar tumbuhan dapat berupa suhu. sedangkan kelompok yang ke dua bijinya kecil-kecil.

cahaya memang sangat diperlukan untuk keperluan fotosintesis. Pada tumbuhan tropis. Air atau kelembaban Air sangat diperlukan Contohnya: oleh tanaman untuk pertumbuhan. Mengapa demikian? Sebenarnya pada daerah pertumbuhan terdapat zat tumbuh yang disebut auksin. suhu minimumnya sekitar 100C. sedangkan tumbuhan yang hidup di daerah dingin mempunyai suhu minimum sekitar 50C. 3). yang satu disiram dengan air dan yang lainnya tidak maka tanaman yang sering disiram akan tumbuh dengan baik. Jika ada dua tanaman dalam pot. Pada jenis tanaman tertentu kelebihan air dapat mengakibatkan kematiannya. yang satu dibiarkan terkena sinar matahari dan yang lainnya ditutup rapat agar tidak terkena sinar matahari maka tanaman yang tidak terkena sinar matahari atau sedikit menyerap cahaya matahari tidak akan mati akan tetapi tanaman akan menderita etiolasi. batangnya lemas karena defisiensi sinar matahari. auksin akan terurai atau berubah menjadi zat lain sehingga di daerah pertumbuhan tidak ada yang mempengaruhi untuk pembelahan selselnya. Coba cari contoh tanaman tersebut! b). tetapi terhadap pertumbuhan.24). Coba kalian letakkan beberapa biji kedelai pada kapas yang kering. Amatilah apa yang akan terjadi setelah tiga hari? Apakah yang dapat kalian simpulkan dari kegiatan tersebut? 255 . Sebagai bukti adalah jika ada dua macam kecambah (tanaman muda).masih dapat hidup. Suhu minimum maupun suhu maksimum dari berbagai jenis tumbuhan berbeda-beda. Cahaya Pada tumbuhan hijau. bahkan ada beberapa tanaman menggunakan air sebagai media pertumbuhan seperti tanaman Nymphea sp (Gambar 8. 2). cahaya bersifat menghambat. a). akibatnya pertumbuhan terhambat. Auksin berfungsi merangsang pembelahan sel untuk memperpanjang tubuh tumbuhan. Jika terkena sinar matahari. Tetapi perlu diketahui bahwa tanaman memerlukan air hanya pada batas tertentu saja. Biji-bijian jika berkecambah (tumbuh) juga memerlukan air.

256 . antara lain auksin. Air sebagai media pertumbuhan. giberelin. b. dominasi apikal (menghambat pertumbuhan kuncup samping/ketiak). f. sitokinin. e. d. Fungsi auksin. merangsang perpanjangan sel. merangsang pembentukan buah tanpa adanya penyerbukan yang dinamakan partenokarpi. merangsang pembelahan kambium pembuluh. merangsang perkembangan akar lateral dan akar serabut. Auksin banyak ditemukan pada ujung koleoptil (tudung pembungkus tunas) dari tumbuhan gandum (Avena sativa). 1). disebabkan karena auksin di bagian yang terkena sinar matahari mengalami penguraian sehingga pertumbuhan pada bagian tersebut terhambat. ditemukan di ujung tumbuhan yang sedang memanjang. merangsang titik tumbuh. c. h. Zat tumbuh (hormon) Ada beberapa zat tumbuh (hormon) pada tumbuhan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan organ-organ tertentu. g. Zat tumbuh tersebut. yaitu: a. Auksin Auksin merupakan senyawa indol asetat maupun turunannya. Pembelokan yang terjadi pada pertumbuhan tanaman yang terkena sinar pada satu sisinya.23. membengkokan batang. Contohnya: pisang.Gambar 8. meningkatkan perkembangan bunga dan buah. d. menyebabkan diferensiasi sel menjadi xilem. i. dan kalin.

2006).24). menyebabkan tanaman lebih cepat berbunga.4 D. tapi menghambat pertumbuhan akar. Giberelin Giberelin ditemukan pada Giberella fujikuroi (sejenis jamur parasit pada tanaman padi). d. Kecepatan pembelahan yang tidak sama antar kedua sisi tanaman tersebut menyebabkan tanaman membelok ke arah sinar (Gambar 8. Gambar 8. e. auksin pada sisi yang tidak terkena sinar tetap bekerja normal. c. memperbesar ukuran buah dan tanaman (Gambar 8. Peranan auksin berperan pada fototropisme (Campbell.Sebaliknya. b. Auksin menjauhi sinar matahari. f. Auksin juga dapat menyebabkan tumbuhan membentuk lapisan absisi yang menyebabkan buah dapat tumbuh sampai masak dan dapat merangsang perkembangan buah tanpa biji (tanpa fertilisasi). Auksin sintetik adalah 2. 2). Hormon auksin yang diisolasi dari tumbuhan adalah Indol Asam Asetat (IAA). 257 .25). dalam konsentrasi tertentu tidak berpengaruh pada golongan Graminae tetapi dapat mematikan tumbuhan lain. Auksin dengan konsentrasi tinggi merangsang pertumbuhan batang. menghambat pembentukan biji. merangsang pembentukan saluran serbuk sari dan pembentukan bunga. Fungsi giberelin adalah untuk : a.24. mempengaruhi perkembangan embrio. merangsang aktivitas kambium.

Pengaruh giberelin terhadap pertumbuhan buah. Sitokinin Sitokinin berfungsi untuk : a. memperkecil dominansi apikal. dan buah meningkatkan transpor makanan ke organ tersebut.25. 2006). dengan Gambar 8. 3). mengatur pembentukan bunga dan buah. Gambar 8. merangsang pembelahan sel dengan cepat. e. Berdasarkan organ yang dipengaruhinya. c. kaulokalin. Kalin Tumbuhan juga mempunyai hormon seperti pada hewan yang fungsinya merangsang pertumbuhan dari organ-organ tertentu. Pengaruh sitokinin terhadap pelebaran daun. mematahkan dormansi biji dan kuncup samping/aksiler. menunda pengguguran daun. disebut kalin. merangsang pelebaran daun (Gambar 8. (Campbell. dibedakan menjadi: a.g. b. f.26). 4).26. bunga. 258 . d. fungsinya merangsang pertumbuhan batang. merangsang daerah pucuk untuk tumbuh ke samping.

Gerak tersebut dijumpai pada pecahnya kulit buah polong. Gerakan pada tumbuhan dapat dibedakan berdasarkan bagian yang bergerak dan faktor-faktor yang mempengaruhi gerakan tersebut.6. rhizokalin. Auksin dihasilkan di dalam daun di tempat terjadinya pertumbuhan. 1. misalnya untuk merangsang pertumbuhan batang dan akar. dan gerak esionom.Went pernah meneliti pengaruh auksin terhadap pertumbuhan Avena (gandum) sehingga menghasilkan gandum yang lebih banyak. misalnya buah bunga merak (Caesalpinia pulcherima) terkena sinar matahari. fungsinya merangsang pertumbuhan daun (folium). Selain menumbuhkan. 259 . akan tetapi sebenarnya berupa pembengkokan bagian tumbuhan akibat pertumbuhan yang tidak seimbang atau akibat turgor jaringan yang tidak sama. fungsinya menghambat pertumbuhan bila kondisi buruk sehingga tanaman berada dalam keadaan dorman. 8. fungsinya merangsang pertumbuhan kalus pada batang dikotil yang dilukai. fungsinya merangsang pertumbuhan bunga. f.b. Pemanfaatan zat tumbuh (hormon) dalam bidang pertanian Dalam bidang pertanian. Hormon pada tumbuhan dapat pula berfungsi mengatur gugurnya daun dan buah. gerak endonom. dan kecepatan pembentukan buah. membuka dan menutupnya annulus pada sporangium paku. auksin juga berperan dalam mengatur tanggapan pertumbuhan mengikuti cahaya dan gaya berat.W. fungsinya merangsang pertumbuhan akar (rhizokalin identik dengan vitamin B1). Para ilmuwan telah menemukan bahwa penyemprotan auksin pada sisi tertentu tanaman apel dapat mencegah kerontokan buah sebelum waktunya. asam traumalin. perkembangan tanaman. anthokalin. Gerak higroskopis Gerak higroskopis adalah gerak karena perbedaan kadar air yang tidak merata pada bagian tubuh tumbuhan. c.F. Jika buah polong. Asam absisat. Penyemprotan zat anti auksin pada tanaman kapas dapat merontokkan daun sehingga mempermudah pemetikan kapas. serta membuka dan menutupnya gigi peristom pada sporangium lumut. Gerak pada tumbuhan Gerak pada tumbuhan tingkat tinggi bukan berarti pindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Macam gerak tersebut adalah gerak higroskopis. d. maka bagian yang kena sinar akan kehilangan air lebih banyak. zat tumbuh (hormon) dapat dimanfaatkan. e. fitokalin. Dr.

Rangasangan itu dapat berupa cahaya. Jadi. tetapi melipat dalam posisi vertikal jika matahari terbenam (Gambar 8. 2. Niktinasti Niktinasti adalah gerak menutupnya daun pada banyak spesies Leguminoceae ketika malam hari. yaitu nasti. terjadinya periode yang berselang antara terang dan gelap itulah yang mengatur gerakan tersebut.). 260 . dan air. Jenis rangsangan juga belum jelas sehingga ada pakar yang menyebutkan gerakan tersebut terjadi karena kemauan tumbuhan maka sering disebut gerak otonom. Perbedaan kadar air tersebut menyebabkan mengembang dan mengerutnya kulit buah menjadi tidak seimbang. Akibatnya. sedangkan ujung batang kacang panjang akan melilit ke arah kanan. maupun batang kacang panjang. Biji yang ada di dalamnya akan melenting. antara lain gerak sitoplasma pada sel umbi lapis bawang merah. Gerak endonom Gerak endonom adalah gerak bagian tubuh tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan dari dalam. Nasti a. dan taksis. gerak melingkar batang gadung (Dioscorea sp. sisi yang ikatannya kurang kuat akan pecah mendadak. Gerak esionom Gerak esionom adalah gerak berupa reaksi terhadap rangsang dari luar. Contoh gerak endonom. Pada sebagian besar peristiwa niktinasti. Mengapa demikian? 3. permukaan daun ada pada posisi horizontal dan menghadap ke matahari sepanjang hari. palmae. sentuhan. tropisme. Ujung batang gadung akan selalu melilit batang rambatannya ke arah kiri. senyawa kimia. gravitasi bumi.27). Gerak esionom dibedakan menjadi tiga. I.mengakibatkan terjadi perbedaan kadar air pada kedua sisi buah polong-polongan tersebut.

Gambar 8. Mekanisme dari gerak tersebut disebabkan oleh perubahan turgor pada pulvinus. Sebenarnya tidak semata-mata cahaya. gerakan ke atas anak daun pada pagi hari disebabkan oleh peningkatan turgor pada sel motor ventral dan penurunan turgor pada sel motor dorsal. Jika ion K+ dipompa keluar dari sel-sel pulvinus maka akan diikuti mengalirnya air keluar dari sel-selitu. Untuk lebih jelasnya. tetapi ada faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap membuka dan menutupnya bunga tersebut. b. seperti suhu maupun kelembaban udara. Hal itu menyebabkan turunnya tekanan turgor pada jaringan pulvinus di jaringan persendian daun sehingga tangkai daun menuju kebawah dan terjadilah gerak tidur.27. Gerak niktinasti pada Leguminoceae. Bagaimanakah pola gerakannya? c.28). Seismonasti Seismonasti adalah gerak menutupnya daun yang disebabkan oleh sentuhan (Gambar 8. Gerak niktinasti terjadi karena perubahan turgor suatu jaringan yang memiliki struktur khusus pada persendian tangkai daun (pulvinus). Perubahan yang sebaliknya terjadi ketika anak daun melipat dan menggantung pada waktu matahari terbenam. lakukanlah pengamatan gerak seismonasti pada si kejut (Mimosa pudica). Dengan demikian akan mengubah potensial air pada sel-sel tertentu. misalnya membukanya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) pada sore hari. Pada pohon ki hujan (Samanea saman) anak-anak daunnya menggantung pada malam hari. Fotonasti Fotonasti adalah gerak nasti karena rangsangan cahaya. 261 . sama seperti prinsip gerak tidur (niktinasti). Jaringan tersebut tersusun dari sel-sel khusus (sel motor) yang berfungsi sebagai pemompa ion K+ dari satu bagian ke bagian lainnya.

antara lain zat kimia. d. Dapatkah kalian menduga apa yang akan terjadi pada pertumbuhan batang tersebut? Fototropisme dapat dibedakan menjadi fototropisme positif dan fototropisme negatif.Gambar 8. Sebaliknya. Termonasti Termonasti adalah gerak nasti karena rangsang suhu. Jika arah gerak mendekati sumber rangsangan.28. Tropisme Tropisme ialah gerak tumbuh bagian tubuh tumbuhan dengan arah gerak yang ditentukan oleh arah datangnya rangsang. gerak tropisme dapat dibedakan menjadi gerak fototropi. Fototropisme Fototropisme adalah gerak tumbuh bagian tubuh tumbuhan karena rangsangan cahaya. disebut tropisme positif. jika menjauhi rangsangan disebut tropisme negatif. Bunga tersebut akan mengembang jika mendadak mengalami kenaikan temperatur dan akan menutup lagi jika temperatur menurun. Berbagai rangsangan tersebut. a.24). Berdasarkan cara perangsangannya. misalnya bunga tulip (di daerah dingin) yang membuka karena pengaruh temperatur. e. dimana cahaya hanya datang dari satu sisi (Gambar 8. Hal itu dapat kita lihat pada tanaman pot yang kita letakkan dekat jendela. Proses membukanya stomata daun pada siang hari dan menutup di malam hari merupakan contoh dari gerak tersebut. dan hidrotropi. Gerak kompleks Gerak kompleks adalah gerak nasti yang terjadi karena berbagai faktor rangsangan yang bekerja sama. tigmotropi. II. suhu. dan air. cahaya. geotropi. 1997). Gerak seismonasti pada Mimosa pudica(Campbell. Gerak tumbuh ujung batang menuju ke arah datangnya cahaya adalah contoh gerak 262 .

Orang pertama yang melakukan eksperimen untuk mempelajari pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan batang adalah Charles Darwin. Percobaan lain untuk menyelidiki gerak fototropi adalah dengan menggunakan klinostat! Tumbuhan yang ditempatkan pada klinostat diletakkan mendatar dan diputar secara perlahan-lahan sehingga bagian tumbuhan tersebut mendapat cahaya secara merata.29! Ke manakah arah pertumbuhan batang dan akar tumbuhan tersebut? Mengapa demikian? Gambar 8.29. c. Contohnya adalah gerak ujung batang atau ujung sulur pada famili Cucurbitaceae. 2006). Jika ujung sulur menyentuh ranting atau batang tumbuhan lain pada sisi kirinya maka sulur akan membelok melilit ke arah kiri.fototropisme positif. ujung sulur akan 263 . Geotropisme Geotropisme adalah gerak bagian tumbuhan menuju ke pusat bumi karena rangsangan gaya gravitasi bumi. Contoh gerak geotropisme positif adalah gerak pertumbuhan akar menuju ke arah pusat bumi. Akibatnya. misalnya mentimun dan markisa (Passiflora quadrangularis). Gerak geotropisme akar (Campbell. Jika tidak tersentuh.30). batang dan akar tumbuhan itu tetap mendatar. Perhatikan Gambar 8. Mengapa demikian? Dapatkah kalian meramalkan apa yang akan terjadi jika pemutaran dihentikan? Mengapa hal itu terjadi? b. sedangkan gerak pertumbuhan akar menjauhi sumber cahaya disebut fototropisme negatif. Gerak tersebut juga dapat dibedakan menjadi gerak geotropisme positif dan geotropisme negatif. biolog Inggris yang amat terkenal dalam mempelajari evolusi. Tigmotropisme (haptotropisme) Tigmotropisme atau haptotropisme adalah gerak membelok bagian tubuh tumbuhan sebagai akibat dari sentuhan atau persinggungan (Gambar 8.

Jika tersentuh pada sisi kanannya maka ujung sulur akan melilit memutar ke kanan.tumbuh lurus. 264 . dan gerak akar napas menuju ke tempat yang cukup O2 (Gambar 8. gerak ujung akar menuju ke lapisan tanah yang kaya unsur hara. Gerak tigmotropisme. Gambar 8. d.30.31. Gerak kemotropisme pteridophyta. Kemotropisme Kemotropisme adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena rangsangan zat kimia. Gambar 8.31). Arah gerak pertumbuhan akar menuju lapisan tanah yang cukup air juga merupakan contoh gerak tersebut e. Misalnya gerak tabung sari menuju tempat pembentukan sel telur. Hidrotropisme Hidrotropisme adalah gerak bagian tubuh tumbuhan menuju ke tempat yang lembab atau karena rangsang air.

Perkembangbiakan aseksual (vegetatif) Reproduksi aseksual (vegetatif) yaitu terjadinya calon individu baru tanpa peleburan gamet jantan dan gamet betina. Contoh gerak tersebut adalah gerakan spermatozoid ke arah sukrosa atau asam maleat pada arkegonium tumbuhan lumut atau paku dan gerakan bakteri aerob menuju ke tempat yang banyak O2. Reproduksi (re = ulang.7. Fototaksis Fototaksis adalah gerak yang disebabkan oleh cahaya.32. 2006). (kelangsungan hidup dan proses mempertahankan jenis) tumbuhan mengadakan perkembangbiakan dengan cara yang berbeda-beda menurut jenisnya masing-masing. b. Struktur bunga (Campbell. 8. Dispersal. 265 . Contoh gerak tersebut adalah gerakan Euglena menuju ke tempat yang bercahaya dan gerakan pemencaran spora dari sporangium jamur Pilobolus sp.III. Kemotaksis Kemotaksis adalah gerak yang disebabkan oleh rangsangan zat kimia. Untuk melestarikan jenisnya. mengandung arti perkembangbiakan. Alat perkembangbiakan pada tumbuhan lengkap seperti Gambar 8. Perkembangbiakan seksual 1.32. artinya pemencaran alat-alat perkembangbiakan. Perkembangbiakan aseksual 2. Taksis a. produksi = hasil). Perkembangbiakan pada umumnya dibedakan dalam dua cara berikut ini: 1. Reproduksi pada tumbuhan Gambar 8.

dan sawo manila. Keuntungannya ialah mendapatkan tanaman sesuai dengan sifat induknya dan cepat menghasilkan buah. Sedangkan kerugiannya ialah tumbuhan tidak kokoh dan tidak tahan hidup lama. * Fragmentasi (melepaskan sejumlah sel disebut homogonium).Perkembangbiakan vegetatif berdasarkan ada tidaknya campur tangan manusia dibagi menjadi dua kelompok. dapat menjadi individu baru). 266 . dan Liken. mengenten. menempel (okulasi). seperti jamur (fungi). Misalnya: * Pembelahan sel. seperti kentang. Contoh: Spermatophyta. * Umbi batang. b. seperti lengkuas. seperti alang-alang. dan stek. pada perkembangbiakan ini calon individu baru terjadi tanpa peleburan 2 buah gamet dan tanpa campur tangan manusia. merunduk. * Tunas adventif. * Pembentukan tunas/anakan. menyambung. seperti bawang merah (Allium cepa). Vegetatif buatan. seperti cocor bebek. Vegetatif alamiah. Reproduksi generatif dapat berlangsung dengan cara: * Konyugasi (peleburan dua sel yang belum terspesialisasi disebut zygospora). seperti ubi kayu. seperti pada Amoeba proteus. Perkembangbiakan seksual (generatif) Generatif (seksual). durian. 2. * Kormofita. seperti mangga. seperti bambu dan pisang. * Umbi akar. seperti Cyanophyceae. dan jahe. merupakan perkembangbiakan dengan bantuan campur tangan manusia. yaitu terjadinya calon individu baru didahului dengan peleburan sepasang gamet. * Geragih atau stolon (batang yang tumbuh menjalar di atas permukaan tanah). * Umbi lapis. yaitu: a. * Rizoma = rimpang (batang yang tumbuh sejajar di bawah permukaan tanah). * Fertilisasi (peleburan sepasang Contoh: Chrysophyta gamet membentuk zigot). Chlorophyceae. * Partenogenesis (ovum tidak dibuahi. Contoh: Chlorophyta. dan bakteri. Misalnya: mencangkok. * Pembentukan spora (sel terspesialisasi bereproduksi vegetatif dan spora terbentuk dari peleburan dua sel dilakukan secara generatif).

sederhana dan ringan. Penyerbukan dengan bantuan angin (anemogami) Ciri-ciri tumbuhannya ialah memiliki serbuk sari yang banyak. kering dan warna mahkota tidak perlu menarik perhiasan bunganya tidak ada dan kalau ada hanya kecil. 2. Pada tumbuhan berbiji. yaitu serbuk sari berasal dari individu lain yang spesiesnya sama. kepala putik terdapat pada putik I. Faktor yang menyebabkan serbuk sari sampai di tempat tujuan (dengan perantara). yaitu pada Angiospermae dan Gymnospermae. Polinasi hanya terdapat pada tumbuhan yang mempunyai serbuk sari dan bakal biji. Dibantu oleh air (hidrogami). 267 . Contoh: Cormophyta. 3. 2. lembut. yaitu serbuk sari berasal dari bunga lain pada satu individu. Asal serbuk sari. misalnya terjadi pada Hydrilla sp. yaitu serbuk sari berasal dari bunga yang sama. yaitu serbuk sari berasal dari bunga tumbuhan yang berbeda spesies. dibedakan atas: 1.* Metagenesis (pergiliran keturunan dimana reproduksi vegetatif bergantian dengan generatif). b. Macam-macam penyerbukan (Polinasi) Polinasi (penyerbukan) adalah jatuhnya serbuk sari yang berisi sperma ke tempat bakal biji yang berovum. Penyerbukan dibagi berdasarkan: a. Penyerbukan silang (alogami). Penyerbukan sendiri (autogami). serbuk sari sampai di tetes penyerbukan pada bakal biji dan pada Angiospermae terjadi bila serbuk sari sampai di kepala putik. pembuahan didahului oleh peristiwa penyerbukan atau persarian. Penyerbukan terjadi apabila serbuk sari sampai pada tempat tujuannya. Kalau penyerbukan terjadi selagi bunga belum mekar disebut kleistogami. Penyerbukan tetangga (geitonogami). 4. Berhubungan dengan peristiwa penyerbukan dan pembuahan ini maka tumbuhan berbiji memiliki alat penyerbukan yaitu serbuk sari dan kepala putik. Pada Gymnospermae. Serbuk sari/tepung sari terdapat pada benang sari. Misalnya: pada padi-padian dan berbagai jenis rumputrumputan. Penyerbukan bastar. yaitu: 1.

yaitu masaknya serbuk sari dan putik tidak bersamaan. karena di alam tidak ada perantara yang cocok dalam proses penyerbukannya. Protogini. Penyerbukan dengan bantuan serangga (entomogami). Inti generatif membelah menghasilkan dua inti sperma. Penyerbukan siput (malakogami) Terjadi pada tumbuhan yang sering mendapat kunjungan dari siput. Herkogami. berukuran besar. Protandri.3. Ciri tumbuhannya: memiliki mahkota yang menarik (berwarna warni). Contoh: jagung. Penyerbukan dengan bantuan kelelawar (kiropterogami). Contoh: salak. Dibantu oleh manusia (antropogami). misalnya pada tumbuhan vanilli. melinjo. menghasilkan madu. Ciri tumbuhannya: bunganya mekar pada malam hari. b. serbuk sari membentuk buluh serbuk dan di dalamnya mengandung dua inti yaitu inti tabung dan inti generatif. Heterostili Yang terjadi pada serbuk sari setelah penyerbukan : ¾ Eksin pecah. dapat dibedakan atas: a. yaitu serbuk sari dan putik terletak pada individu yang berbeda. b. Faktor-faktor yang menyebabkan tumbuhan tidak dapat mengadakan penyerbukan sendiri (autogami) adalah: (i) Dioseus (berumah dua). Penyerbukan dengan bantuan burung (ornitogami) Ciri tumbuhannya: bunganya mengandung banyak madu. 268 . Contoh: cokelat. Dibantu oleh hewan (zoidogami) dibedakan atas: a. 4. d. (ii) Dikogami. alpokat. d. c. atau serbuk sari. yaitu serbuk sari suatu bunga masak lebih dulu. yaitu putik matang lebih dulu. c. yaitu serbuk sari tidak dapat jatuh ke kepala putik (vanili). Buluh serbuk memanjang menuju mikropil.

Pada gymnospermae. bila lembaga bukan berasal dari hasil peleburan ovum dan sperma. sedangkan pada angiospermae terjadi pembuahan ganda. Pembuahan tunggal pada Gymnospermae Pembuahan tunggal terjadi bila setiap pembuahan (satu kali pembuahan) menghasilkan embrio. ƒ Embrionik adventif. a. II. embrio berasal dari sel di luar bakal biji tanpa dibuahi. embrio berasal dari ovum yang tidak dibuahi. sering terdapat pada biji mangga dan jeruk. Pembuahan Pembuahan (fertilisasi) adalah peristiwa terjadinya peleburan antara gamet jantan dan betina. terjadi pembuahan tunggal. Cara terbentuknya lembaga (bakal tumbuhan baru) dilakukan dengan: • Amfiksis. Cara masuknya inti sperma ke dalam bakal biji dibedakan menjadi: • Porogami : bila inti sperma masuk melalui mikropil • Aporogami: bila inti sperma masuk tidak melalui mikropil. bila lembaga berasal dari hasil peleburan ovum dan sperma. Inti sperma lainnya melebur dengan dua inti kutub membentuk inti triploid yang akan berkembang menjadi endosperm = tempat makanan cadangan untuk lembaga ( fertilisasi ganda pada Angiospermae). ¾ Dalam bakal biji satu inti sperma melebur dengan ovum. embrio berasal dari bagian lain dari luar kandung lembaga tanpa dibuahi misalnya dari sinergid. Apomiksis dapat menyebabkan terbentuknya lebih dari satu embrio (poliembrioni) dalam biji. Apomiksis dapat terjadi secara : ƒ Partenogenesis. • Apomiksis. ƒ Apogami.¾ Sinergid membantu inti sperma memasuki bakal biji melalui mikropil. Tumbuhan yang melaksanakan pembuahan ini mempunyai alat perkembang biakan yang berkumpul 269 . misalnya melalui kalaza disebut Kalazogami. hasilnya adalah zigot diploid. Terdapat perbedaan pembuahan pada gymnospermae dan angiospermae. Pada Gymnospermae semua inti sperma melebur dengan ovum (fertilisasi tunggal).

270 . Pembuahan ganda pada Angiospermae Pembuahan ganda terjadi dua kali pembuahan yang menghasilkan satu embrio dan endosperm (Gambar 8. selanjutnya sel vegetatif lenyap. 2.Sel spermatogen kemudian membelah lagi membentuk dua sperma yang berambut getar. Kemudian masing-masing membelah lagi 2 kali berturut-turut sehingga terbentuk 8 inti. Di dekat mikropil terdapat 3 inti yang menempatkan diri pada dinding disebut antipoda. Perubahan pada putik a. b. antara lain: 1. Di ruang bakal biji (ovul) sel kandung lembaga dalam nuselus membelah menjadi 4. 3. sedangkan strobilus betina besar disebut makrosporofil.pada satu badan yang disebut strobilus (kerucut). sedangkan sel sperma yang berambut getar membuahi ovum yang terdapat pada ruang arkegonium dan akhirnya terbentuklah zigot. b. Jalannya pembuahan tunggal 1. Serbuk sari ini terdiri dari sel generatif atau sel anteridium (kecil) dan sel vegetatif atau sel tabung (besar). Sedangkan inti yang satu lagi menuju ke tengah bergabung dengan satu inti yang lain dan membentuk inti kandung lembaga sekunder (polar nuclei = inti polar). Strobilus jantan kecil disebut mikrosporofil. terlebih dahulu ada perubahanperubahan pada benang sari dan pada putik. serbuk sari (mikrospora) yang sampai di tetes penyerbukan (pada strobilus betina) terisap masuk ke ruang serbuk sari melalui mikropil. Pada saat itu sel generatif membelah menjadi dua yaitu sel dinding (dislokator) dan sel spermatogen. c. Dalam keadaan seperti inilah putik siap dibuahi. Jalannya pembuahan ganda Sebelum pembuahan ini terjadi. serbuk sari yang berada di ruang serbuk kemudian tumbuh membentuk buluh serbuk sari menuju ruang arkegonium. sel pengapitnya disebut sinergid. Inti sel calon kandung lembaga primer membelah menjadi 2 dan masingmasing menuju kutub. Di dekat mikropil terdapat 3 inti yang menempatkan diri pada dinding bagian tengah disebut sel telur.33). 3 di antaranya kemudian menyusut dan yang satu lagi menjadi sel calon kandung lembaga primer.

Gambar 8.33. 2006). Perkembangan gametofit dan pembuahan ganda pada Angiospermae(Campbell. 271 .

yaitu pembentukan embrio tanpa didahului oleh peleburan sperma dan ovum. b. Inti generatif yang di depan disebut inti generatif I (di belakang inti vegetatif) dan inti generatif yang berada di belakang inti generatif I disebut inti generatif II (inti sperma II). yaitu pembentukan embrio dari sel telur yang tidak dibuahi. inti generatif II membuahi inti kandung lembaga sekunder menjadi endosperm. Porogami. Serbuk sari ini mempunyai 2 inti yakni. Berkaitan dengan proses penyerbukan dan pembuahan di atas. Ampomiksis. Perkembangan berikutnya inti generatif membelah lagi menjadi 2 inti generatif (inti sel sperma) tanpa rambut getar. Partenogenesis. Amfiksis. beberapa hal yang perlu diketahui antara lain: a.2. Endosperm berperan sebagai cadangan makanan bagi perkembangan embrio kelak. Kalazogami. 272 . Selanjutnya inti generatif I dan inti generatif II bergerak menuju ruang kandung lembaga. Perubahan pada serbuk sari Setelah proses meiosis berlangsung dalam kotak sari maka akan dihasilkan butir serbuk sari (polen). yaitu masuknya sperma ke dalam kandung lembaga melalui mikropil. d. Sedangkan bila tidak melalui mikropil disebut aporogami. Jadi pada buluh serbuk (tabung serbuk sari) sekarang dijumpai 3 inti dan telah siap untuk mengadakan pembuahan. Ektinnya pecah dan intin membuat buluh serbuk sari (pollen tube=buluh serbuk sari). c. Saat-saat pembuahan Melalui tabung buluh serbuk sari. Jadi dalam buluh serbuk sari terdapat inti vegetatif pada bagian depan dan inti generatif di bagian belakang. yaitu masuknya sperma ke dalam kandung lembaga melalui kalaza. Terjadi karena: a. Serbuk sari mempunyai 2 membran. inti vegetatif akan sampai ke mikropil dan seketika lenyap. membran luar (ektin) dan membran dalam (intin). Inti generatif l melebur dengan inti sel telur membentuk zigot yang akan berkembang menjadi embrio (bakal individu baru). merupakan peleburan ovum dan sperma yang kemudian berkembang menjadi embrio. Serbuk sari yang jatuh di kepala putik setelah beberapa saat akan berkecambah (tumbuh). inti vegetatif (inti tabung) dan inti generatif.

b. Apogami, yaitu pembentukan embrio dari bagian lain kandung
lembaga tanpa perkawinan. Misalnya dari sinergid, antipoda.
c. Embrio adventif, yaitu embrio yang terjadi dari sel-sel lain
kandung lembaga. Misalnya dari nuselus.
Apomiksis menyebabkan terdapatnya lebih dari satu embrio
dalam biji dan kejadian ini disebut poliembrio. Misalnya pada jeruk,
mangga, atau duku.
III. Pemencaran alat perkembangbiakan
Berdasarkan luasnya areal penyebaran, tumbuhan dapat
dibedakan menjadi :
¾ Tumbuhan
Kosmopolit,
yaitu
tumbuhan
yang
areal
penyebarannya luas (terdapat di mana-mana). Contohnya Lumut.
¾ Tumbuhan Endemik, tumbuhan yang daerah penyebarannya
terbatas, hanya terdapat di daerah tertentu saja. Contohnya
Raflesia arnoldii hanya ada di daerah Bengkulu.
Untuk memperluas tempat tumbuhnya, (areal atau daerah
distribusi), calon individu baru dari suatu tumbuhan dilepaskan atau
meninggalkan induknya (dipencarkan atau didispersalkan) dengan
atau tanpa bantuan faktor-faktor lain. Pemencaran terbagi dua
macam, yaitu: tanpa bantuan faktor luar dan dengan bantuan faktor
luar.
Tanpa Bantuan Faktor Luar
Pemencaran alat perkembangbiakan tanpa bantuan faktorfaktor luar, misalnya:
1. Rhizoma. Rhizoma tumbuh menjalar dalam tanah, dan pada suatu
jarak tertentu dari induknya tunas rhizoma muncul di atas
permukaan tanah menjadi tumbuhan baru. Misalnya pada bunga
tasbih (Canna) dan berbagai jenis jahe-jahean (zingiberaceae).
2. Pembentukan tunas-tunas (anakan) yang tetap berada dekat
induknya sehingga terjadi rumpun. Misalnya pada bamboo
(Bambusa), pisang (Musa) dan lain-lain.
3. Tumbuhan induk pada geragih (stolon), pada jarak tertentu dapat
menghasilkan tumbuhan baru. Misalnya pada pegagan (Centela
asiatica), rumput teki (Cyperus rotundus).

273

4. Gerak higroskopis. Gerak ini menyebabkan biji terpelanting.
Misalnya pada : jarak (Ricinus sp) , kembang merak (Caesalpinia
pulcherrima) dan lain-lain.
Dengan Bantuan Faktor Luar
Pemencaran alat perkembangbiakan dengan bantuan faktor luar,
antara lain :
1. Dengan perantaraan angin (anemokori).
Ciri
tumbuhannya:
alat
perkembangbiakannya
mudah
diterbangkan oleh angin. Contoh tanamannya ialah:
a. Anggrek (orchidaceae): biji kecil dan ringan.
b. Lalang (Imperata cylindrica), kapuk (Ceiba pentandra), biduri
(Calotropis gigantea): bijinya kecil, mempunyai rambut dan
bulu-bulu.
c. Mahoni (Swietenia): biji bersayap.
d. Meranti, tengkawang: buah bersayap.
2. Dengan perantaraan air (hidrokori)
Ciri tumbuhannya alat perkembangbiakan ringan, massa jenis
lebih besar dari satu, mempunyai pelindung (perikarp/kulit buah)
yang baik bagi calon individu baru. Contoh:
a. Kelapa mempunyai tiga lapisan perikarp:
* Eksokarp merupakan lapisan yang tipis, licin , mengkilap,
tidak mudah basah, tidak mudah tembus air.
* Mesokarp merupakan lapisan yang tebal dan banyak ronggarongga udaranya.
* Endokarp merupakan lapisan yang keras, kuat, dan berfungsi
sebagai pelindung terhadap embrio.
3. Dengan perantaraan hewan (zookori)
Berdasarkan jenis hewan perantaranya dibedakan atas:
a. Entomokori, yaitu pemencaran dengan bantuan serangga.
Ciri tumbuhannya: biji kecil dan mengandung lemak, misalnya
tembakau (Nicotiana).
b. Ornitokori, yaitu
pemencaran dengan bantuan burung. Ciri
tumbuhannya: biji tidak dapat dicerna misalnya beringin
(Ficus), dan benalu (Loranthyus).
c.

274

Kiropterokori, yaitu pemencaran dengan bantuan kelelawar.
Ciri tumbuhannya memiliki bagian buah yang dapat dimakan,
sedangkan bijinya tidak dapat dicerna. Misalnya: jambu biji
(Psidium guajava), dan jambu air (Eugenia javanica).

d.

Mamokori, yaitu pemencaran melalui mamalia. Ciri
tumbuhannya: memiliki buah atau biji yang dapat menempel
pada tubuh mamalia, misalnya rumput jarum (Andropogon
aciculatus) pada kelelawar, biji kopi (Coffea) oleh musang.

4. Perantara manusia (antropokori), secara:
* Sengaja, membantu pemencaran biji-biji tumbuhan dengan
sengaja karena penting bagi kehidupan manusia. Misalnya
kina dan pala dari Amerika selatan, kopi dan kelapa sawit dari
Afrika.
* Tidak sengaja, yaitu menempel dan melekat pada pakaian,
tercampur dengan bahan-bahan tumbuhan yang didatangkan
dari daerah lain. Contoh rumput jarum dan pulutan.
5. Dengan bantuan panas
Panas dapat meningkatkan tekanan udara ruang dalam buahbuahan, sehingga ketika tekanannya maksimum buah tersebut
meledak dan biji-bijinya terpental keluar.
8.8. Klasifikasi Tumbuhan
Awal periode evolusi tumbuhan memperlihatkan bahwa tumbuhan
berasal dari nenek moyang makhluk hidup akuatik, kemungkinan
ganggang hijau, dengan berbagai bentuk penyesuaian terhadap
kehidupan di darat.
Tumbuhan merupakan makhluk hidup eukariotik multiseluler yang
dapat membuat molekul organik dari bahan-bahan anorganik melalui
proses fotosintesis.
Keanekaragaman tumbuhan modern diwakili oleh empat
kelompok besar tumbuhan yakni Bryophyta ( lumut),Pteridophyta
(paku-pakuan),Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka) dan
Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup).
Bryophyta mirip dengan tumbuhan lain karena memiliki kutikula
serta embrio yang berkembang dalam gametangia, tetapi berbeda
dalam hal tidak memiliki xilem dan floem. Tanpa xilem dan floem,
lumut (Bryophyta) tidak memiliki pendukung internal yang kaku.
Coba kalian amati lumut yang terhampar di tanah atau di tebingtebing yang lembab, sebetulnya mereka terdiri atas banyak tumbuhan
yang tumbuh rapat. Lumut tersebut bersifat seperti spons, dapat
menyerap sekaligus menahan air. Masing-masing tumbuhan lumut
275

memiliki batang serta daun kecil dan melekat ke tanah dengan sel-sel
yang memanjang atau perpanjangan seperti akar. Lumut memiliki
sperma berflagel, sperma tersebut harus berenang untuk mencapai
telur dan membuahinya, berarti proses pembuatannya memerlukan
adanya air.
Pada lumut, generasi gametofit merupakan generasi yang lebih
dominan dibandingkan generasi sporofitnya.
Paku-pakuan (Pteridophyta) termasuk tumbuhan berpembuluh
tanpa biji, telah mempunyai akar yang berkembang baik dan batang
yang kaku. Pada banyak spesies, daun paku yang umum disebut
ental (frond), tumbuh dari batang yang menjalar di bawah tanah. Ciri
khas tumbuhan paku ditunjukkan dengan daun muda (ental) yang
menggulung. Tumbuhan paku umumnya hidup di tempat teduh,
keragamannya tinggi di daerah tropik. Seperti halnya lumut,
tumbuhan paku juga mempunyai sperma berflagel yang memerlukan
lapisan air untuk terjadinya pembuahan.
Tumbuhan berbiji (Angiospermae dan Gymnospermae) memiliki
keragaman yang tinggi, mencakup hampir 90% dari sekitar 265.000
spesies tumbuhan hidup. Beberapa kunci adaptasi mendasari
keberhasilan tumbuhan berbiji, pertama mereka menghasilkan biji
sebagai bentuk adaptasi kehidupan di darat, kedua tumbuhan berbiji
tidak memerlukan lapisan air untuk proses pembuahan. Tumbuhan
berbijii menghasilkan pollen, suatu kendaraan yang mentransfer sel
pembentuk sperma tak berflagel ke bagian gametangium betina.
Pollen dibawa secara pasif oleh hewan atau angin, dan sampainya
pollen pada bagian betina (misalnya putik) disebut penyerbukan.
Pembuahan terjadi beberapa saat setelah penyerbukan.
Tumbuhan berbiji yang ada paling awal adalah Gymnospermae
(Yunani: gymnos=telanjang; sperma=biji). Biji Gymnospermae
dikatakan telanjang karena tidak dilindungi oleh daun buah.
Sekarang, konifer/pinus, dan banyak pohon lain dengan kerucut
pembawa biji dan dengan daun seperti jarum merupakan kelompok
terbesar dari Gymnospermae.
Tumbuhan berbiji yang secara evolusi bercabang dari garis
Gymnospermae disebut tumbuhan berbunga atau Angiospermae
(Yunani:angeion=pembuluh;sperma=biji). Bunga merupakan struktur
reproduksi yang kompleks yang mengembangkan biji. Sebagian
besar tumbuhan modern berupa Angiospermae yaitu sekitar 235.000
spesies.

276

1.Lumut (Bryophyta)
Pada lumut, generasi gametofit merupakan generasi yang lebih
dominan dibandingkan dengan generasi sporofit. Lumut yang kalian
lihat sehari-hari umumnya berada dalam generasi gametofit. Generasi
ini mempunyai masa hidup yang panjang, ukurannnya lebih besar
daripada generasi sporofit.
Generasi sporofit pada lumut bergantung pada generasi
gametofit dalam hal makanan, masa hidupnya lebih pendek. Contoh
lumut misalnya Marchantia (lumut hati/liverwort), Anthoceros (lumut
tanduk/hornwort), dan Polytrichum (lumut daun/mosses) (Gambar
8.34). Lumut termasuki tumbuhan pionir dalam ekosistem dan secara
kolektif dapat berfungsi sebagai reservoir karena memiliki kantungkantung untuk menampung air. Selain itu di Amerika Utara, biomassa
lumut juga dimanfaatkan sebagai sumber energi penghasil panas.

Gambar 8.34. Keanekaragaman lumut, (a) lumut hati, (b) lumut daun, (c)
lumut tanduk (Campbell, 2006).
2.Paku-pakuan (Pteridophyta)
Tumbuhan paku-pakuan adalah tumbuhan berpembuluh yang
berkembangbiak dengan spora. Tubuh tumbuhan paku dapat
dibedakan menjadi akar, batang, dan daun. Tumbuhan ini tidak
memiliki bunga maupun biji.
Paku-pakuan dapat hidup di tanah, air, pada cabang pohon
(epifit), bahkan dapat menempel di bebatuan. Paku yang hidup di
tanah ada yang menyukai tempat yang lembab dan terlindung ada
juga yang hidup di daerah terbuka dan panas. Paku epifit banyak
dijumpai di hutan-hutan dengan penyinaran matahari yang tak terlalu
277

panas. Anggota paku air tidak sebanyak paku tanah dan epifit, hidup
mengapung bebas di air atau berakar dalam tanah tapi sebagian
tubuhnya terdapat di air. Tumbuhan paku mempunyai daerah
penyebaran yang luas, dari tepi pantai sampai pegunungan, bahkan
di daerah dingin atau dekat kawah. Di daerah pegunungan
keragamannya jauh lebih banyak dibandingkan di dataran rendah.
Bila kalian jalan-jalan ke hutan kalian dapat menjumpai berbagai
tumbuhan paku misalnya paku kawat (Lycopodium), paku gajah
(Angiopteris), paku pohon (Dicksonia dan Cyathea), paku rane
(Selaginella) dan berbagai suplir (Adiantum) (Gambar 8.35).
Tumbuhan paku telah banyak digunakan untuk berbagai
keperluan, antara lain sebagai tanaman hias, obat-obatan, media
tumbuh anggrek, sebagai sayuran, bahkan batangnya dapat
digunakan sebagai penyangga rumah (jenis paku pohon).

Gambar 8.35. Tumbuhan paku (Pteridophyta) (Campbell, 1997).
3.Gymnospermae
Kelompok Gymnospermae yang dominan pada saat sekarang
adalah konifer (tumbuhan berbiji terbuka yang menghasilkan kerucut),
contohnya pohon pinus. Pohon pinus berdaun seperti jarum tahan
terhadap kekeringan karena mempunyai sedikit area permukaan
untuk transpirasi. Kutikula yang tebal yang menutupi permukaan daun
juga membantu menahan air. Pohon pinus termasuk generasi
sporofit, generasi gametofitnya tumbuh di dalam kerucutnya. Terdapat
dua macam kerucut, kerucut betina berukuran lebih besar daripada
kerucut jantan, mempunyai sisik yang keras, masing-masing sisik
membawa sepasang bakal biji (ovul). Kerucut jantan umumnya kecil,
lebih lunak dibanding kerucut betina dan masa hidupnya pendek.
Gametofit jantan (butir pollen) berkembang dari spora. Bila kerucut
278

jantan matang, sisiknya terbuka dan melepaskan jutaan pollen. Pada
butir pollen, terdapat sel yang akan berkembang menjadi sperma.
Sperma memerlukan waktu berbulan-bulan untuk berkembang di
dalam butir pollen. Pembuahan baru akan terjadi lebih dari setahun
sejak terjadinya penyerbukan. Setelah pembuahan, keseluruhan ovul
berkembang menjadi biji.
Biji mengandung cadangan makanan untuk perkembangan
embrio, mempunyai kulit biji yang kuat. Pada pinus, biji dilepaskan
dari kerucut betina sekitar dua tahun setelah penyerbukan.
Gymnospermae dibedakan ke dalam empat divisi, yakni
Coniferophyta, Cycadophyta, Ginkgophyta, dan Gnetophyta (Gambar
8.36). Dari keempat divisi ini yang terbesar adalah Coniferophyta,
yaitu konifer. Konifer mendominasi hutan di belahan bumi utara.
Hampir semua konifer adalah evergreen (selalu hijau, tidak gugur).
Divisi Cycadophyta menyerupai palem, memiliki biji terbuka yang
terdapat dalam sporofil, yaitu daun yang terspesialisasi untuk
reproduksi. Ginkgo adalah satu-satunya spesies yang masih hidup
dari divisi Ginkgophyta. Tumbuhan ini memiliki daun seperti kipas
yang warnanya berubah keemasan dan rontok pada musim gugur,
suatu sifat yang tidak umum pada Gymnospermae. Divisi Gnetophyta
terdiri atas tiga genus, yang kemungkinan tidak berkerabat dekat satu
sama lain, contohnya Gnetum gnemon (melinjo), tumbuh di daerah
tropis.
Berbagai manfaat diperoleh dari Gymnospermae antara lain
penggunaan batang pohon sebagai bahan bangunan, sebagai bubur
kertas, penghasil resin, bahan makanan, obat-obatan, dan lain-lain.
4.Angiospermae
Saat ini Angiospermae merupakan tumbuhan yang
keanekaragamannya paling tinggi dan secara geografis tersebar
palinh luas. Dewasa ini dikenal sekitar 250.000 spesies
Angiospermae, mencakup hampir 80% dari semua tumbuhan.
Angiospermae mensuplai hampir semua makanan kita dan juga serat
untuk tekstil. Butir-butir sereal, meliputi gandum, jagung, serta buahbuahan seperti halnya mangga, jeruk, pepaya, juga sayuran, rami,
kapas, semuanya merupakan tumbuhan Angiospermae. Kita juga
menanam Angiospermae untuk mendapatkan obat-obatan, bahan
parfum, pewarna, pemanis, bahan penyamak kulit, dan lain-lain

279

Gambar 8.36. Keanekaragaman Gymnospermae
(Campbell, 2006).
Ada beberapa adaptasi unik untuk keberhasilan Angiospermae.
Daun-daun dari kebanyakan spesies lebar dan rata, suatu bentuk
yang membuat mereka menjadi pengumpul energi matahari yang
efektif.
Semua Angiospermae ditempatkan dalam satu divisi tunggal,
Anthophyta (Yunani:Antho=bunga;phyta=tumbuhan). Anthophyta
dibagi menjadi dua kelas: Monokotiledon (monokotil), dan Dikotiledon
(dikotil), terutama berdasarkan jumlah keping bijinya (kotiledon)
(Gambar 8.37). Contoh-contoh monokotil adalah anggrek, palem,
rumput-rumputan, dan lain-lain, contoh dikotil meliputi kacangkacangan, tumbuhan bergetah, tanaman hias, dan lain-lain.

280

Gambar 8.37. Keanekaragaman Angiospermae
(Campbell, 2006)..

Gambar 8.38. Perbedaan tumbuhan monokotil dan dikotil.
(Campbell, 2006).
8.9. Pertanian organik
Memasuki abad 21, masyarakat dunia mulai sadar bahaya yang
ditimbulkan oleh pemakaian bahan kimia sintesis dalam pertanian.
Orang semakin arif dalam memilih bahan pangan yang aman bagi
kesehatan dan ramah lingkungan. Gaya hidup sehat dengan slogan
281

back to nature telah menjadi trend baru meninggalkan pola hidup
lama yang menggunakan bahan kimia non alami, seperti pupuk
sintesis, pestisida kimia, dan hormon tumbuh dalam produksi
pertanian. Pangan yang sehat dan bergizi tinggi dapat diproduksi
dengan metode baru yang dikenal dengan pertanian organik.
Pertanian organik adalah teknik budi daya pertanian yang
mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan-bahan
kimia sintesis. Tujuan utama pertanian organik adalah menyediakan
produk-produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi
kesehatan produsen dan konsumennya, serta tidak merusak
lingkungan. Gaya hidup demikian telah melembaga secara
internasional yang mensyaratkan jaminan bahwa produk pertanian
harus beratribut aman dikonsumsi (food safety attributes), kandungan
nutrisi tinggi (nutritional attributes) dan ramah lingkungan (ecolabelling attributes). Preferensi seperti ini menyebabkan permintaan
produk pertanian organik dunia meningkat pesat.
Indonesia memiliki kekayaan sumberdaya hayati tropika yang
unik. Kelimpahan sinar matahari, ketersediaan air dan tanah, serta
budaya masyarakat yang menghormati alam, mendukung potensi
pertanian organik yang sangat besar. Pasar produk pertanian organik
dunia meningkat 20% per tahun, oleh karena itu pengembangan
budidaya pertanian organik perlu diprioritaskan pada tanaman bernilai
ekonomi tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan
ekspor.
Peluang pertanian organik di Indonesia
Luas lahan yang tersedia untuk lahan organik di Indonesia sangat
besar. Dari 75,5 juta ha lahan yang dapat digunakan untuk usaha
pertanian, baru sekitar 25,7 juta ha yang telah diolah untuk sawah
dan perkebunan (BPS, 2000). Pertanian organik menuntut agar lahan
yang digunakan tidak atau belum tercemar oleh bahan kimia dan
mempunyai aksesibilitas yang baik. Kualitas dan luasan menjadi
pertimbangan dalam pemilihan lahan. Lahan yang belum tercemar
adalah lahan yang belum diusahakan, tetapi secara umum lahan
demikian kurang subur. Lahan yang subur umumnya telah
diusahakan secara intensif dengan menggunakan bahan pupuk dan
pestisida kimia. Menggunakan lahan seperti ini memerlukan masa
konversi cukup lama, yaitu sekitar 2 tahun.
Di samping itu, volume produk pertanian organik mencapai 5-7%
dari total produk pertanian yang diperdagangkan di pasar
internasional. Sebagian besar disuplai oleh Negara-negara maju
seperti Australia, Amerika dan Eropa. Di Asia, pasar produk pertanian
282

06 Sumber : IFOAM. Kelembagaan petani 283 . dan Korea.6. Potensi pasar produk pertanian organik di dalam negeri sangat kecil. sehingga petani enggan memproduksi komoditas tersebut. Oleh sebab itu komoditas– komoditas eksotik seperti sayuran. tanam tanpa olah tanah. 2002. Areal tanam komoditas pertanian organik di Asia dan Afrika masih relatif rendah.7 juta ha.06 juta ha (tabel 8. Pengembangan pertanian organik di Indonesia harus ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar global. 3) belum ada kepastian pasar. karena sistem ini sama halnya dengan pertanian intensif seperti saat ini. Indonesia merupakan pengekspor terbesar ke dua setelah Brasil. Sayuran. kopi dan teh mendominasi pasar produk pertanian internasional di samping produk peternakan. perlu segera dikembangkan. PC-TAS. Areal tanam pertanian organik di negara Australia dan Ocenia mempunyai lahan terluas yaitu sekitar 7. Pengembangan pertanian organik di Indonesia belum memerlukan struktur kelembagaan baru. 2002 Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk bersaing di pasar internasional walaupun secara bertahap.2 juta. yaitu sekitar 0.hasil perkebunan seperti kopi dan teh yang memiliki potensi ekspor cukup cerah.09 juta dan 0.09 0. 3. antara lain : 1) Banyak sumber daya lahan yang dapat dibuka untuk mengembangkan sistem dan teknologi untuk mendukung pertanian organik seperti pembuatan kompos.70 4.3 juta ha.Luas areal tanam lahan pertanian organik di dunia No 1 2 3 4 5 6 Nama negara Australia dan Ocenia Eropa Amerika latin Amerika utara Asia Afrika Luas areal tanam (juta ha) 7.70 1.20 3. 2) perlu investasi mahal pada awal pengembangan karena harus memilih lahan yang benar-benar steril dari bahan agrokimia.7 juta dan 1. pestisida hayati dan lain-lain. Amerika Latin dan Amerika Utara masing-masing 4. Berbagai kendala yang dihadapi antara lain : 1) belum ada insentif harga yang memadai untuk produsen produk pertanian organik. tetapi sangat disayangkan di pasar internasional kopi Indonesia belum memiliki merek dagang. Hal ini karena berbagai keunggulan komperatif yang ada. hanya terbatas pada masyarakat menengah ke atas.30 0. Produk kopi misalnya. Eropa. Tabel 8.6).organik lebih banyak didominasi oleh negara-negara timur jauh seperti Jepang. Taiwan.

biokimia dan lain-lain. Namun yang paling penting lembaga pertanian tersebut harus dapat memperkuat posisi tawar petani. Pertanian organik modern berkembang memproduksi bahan pangan yang aman bagi kesehatan dan sistem produksi yang ramah lingkungan. Beberapa komoditas prospektif yang dapat dikembangkan dengan sistem pertanian organik di Indonesia antara lain tanaman pangan. Dengan makin berkembangnya pengetahuan dan teknologi kesehatan. Penekanan sementara ini lebih kepada meninggalkan pemakaian pestisida sintesis. Pengendalian OPT dengan menggunakan biopestisida. biologi molekuler. Tim untuk merumuskan sertifikasi nasional sudah dibentuk oleh departemen pertanian dengan melibatkan perguruan tinggi dan pihakpihak lain yang terkait. Sertifikasi produk pertanian organik dapat dibagi menjadi dua kriteria sebagai berikut: a). lingkungan hidup. b) sertifikasi internasional untuk pangsa ekspor dan kalangan tertentu di dalam negeri. karena masih ditemukan kandungan residu pestisida maupun bahan kimia lainnya. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain ialah masa konversi lahan. namun sudah sangat membatasi penggunaan pestisida sintesis. sertifikasi lokal untuk pangsa pasar dalam negeri. bibit. Tetapi secara umum konsep pertanian organik modern belum banyak dikenal dan masih banyak dipertanyakan. Seringkali satu produk organik harus dikembalikan ke negara pengekspor. maupun agensia hayati. kimia. mikrobiologi. 284 . asosiasi atau korporasi masih sangat relevan.seperti kelompok tani. pupuk dan pestisida serta pengolahan hasilnya harus memenuhi persyaratan tertentu sebagai produk pertanian organik. varietas toleran. Banyaknya produk-produk yang diklaim sebagai produk pertanian yang tidak disertifikasi membuat keraguan dipihak konsumen. tempat penyimpanan produk organik. Petani organik modern Beberapa tahun terakhir. Kegiatan pertanian ini masih mentolerir penggunaan pupuk kimia sintesis dalam jumlah yang minimal atau low external input sustainable agriculture (LEISA). Pertanian organik terus berkembang. koperasi. termasuk ke Indonesia. pertanian organik modern masuk dalam sistem pertanian Indonesia secara sporadis dan kecil-kecilan. Misalnya sertifikasi yang dikeluarkan oleh SKAL maupun IFOAM. Dalam sistem pertanian organik modern diperlukan standar mutu yang diberlakukan oleh negara-negara pengimpor dengan sangat ketat.

perkebunan kelapa. nasi yang berasal dari beras organik beraroma wangi. tidak berlubang. pala. jeruk.7). perkebunan. dan manggis. karena biasanya sayuran yang betul-betul mulus tanpa cela menunjukkan si petani menggunakan pestisida berlebihan. dan temu-temuan lainnya.hortikultura. Table 8. Bagaimana menentukan keorganikan produk organik? Keyakinan dan kepercayaan menjadi landasan konsumen memilih produk organik. Sayuran organik seperti kacang panjang. kubis merah. diharapkan pertanian organik Indonesia sudah dapat mengekspor produknya ke pasar internasional. oyong dan baligo. cengkeh. tidak berulat bila proses perawatan dan monitoringnya dilakukan dengan baik. peternakan susu.7. Bila terdapat lubang atau berulat. Tetapi dari fakta lapangan menunjukkan bahwa budidaya pertanian dapat menghasilkan produk yang mulus. telur dan daging Bagaimana mengenali produk organik di pasaran? Ada pendapat bahwa untuk mengenali produk organik dapat dilihat dari penampakan daun. tetapi juga terdapat produk segar (olahan) dari ternak atau perikanan. Sedangkan. vanilli. tanaman rempah-rempah. caisin. Komoditas produk unggulan dengan sistem pertanian organik No 1 2 3 4 5 Kategori komoditi tanaman pangan padi hortikultura sayuran :brokoli. buah-buahan: nangka. kesegarannya juga lebih tahan lama. Cara di atas hanya memberikan informasi awal untuk mengetahui keorganikan produk. mangga. labu siyam. mete. tanaman obatobatan serta peternakan (tabel 8. lada. tetapi bukan jaminan keorganikan produk organik. dan kopi. durian. Selain itu produk organik yang dipasarkan tidak hanya produk pertanian segar. jambu. bayam daun. rempah dan obat: jahe. menandakan bahwa tanaman tersebut menggunakan hanya sedikit atau tanpa pestisida. empuk dan lebih awet. cho putih. Sebaliknya sayuran yang daunnya berlubang atau batangnya berulat menandakan petani menggunakan hanya sedikit atau tanpa pestisida. salak. kubis tunas. buah atau batang tanaman. petsai. Keorganikan suatu produk organik ditentukan bukan 285 . kunyit. Menghadapi era perdagangan bebas (tahun 2010). buncis dan wortel terasa manis dan renyah. temulawak.

contoh uji bukan hanya pada produk akhir saja. Apabila memenuhi prinsip dan kaidah organik. Bila dilakukan pengujian laboratorium. tapi juga air dan tanah yang dipergunakan dalam proses pengolahan produksinya. yang tentunya memberatkan produsen dan petani itu sendiri. Pengujian dilakukan setiap saat pada tiap tahap proses sehingga biaya pengujian laboratorium menjadi amat besar. Bagaimana mengetahui keorganikan produk organik bila jarak konsumen dan produsen jauh sehingga konsumen tidak mengetahui siapa dan bagaimana proses produksinya? Jika produsen memiliki orientasi pemasaran yang makin luas (pasar nasional atau ekspor). dan konsumen tidak dapat diorganisir secara langsung. 286 . Apa sertifikasi organik itu? Proses untuk mendapatkan pengakuan bahwa proses budidaya pertanian organik atau proses pengolahan produk organik dilakukan berdasarkan standar dan regulasi yang ada disebut dengan sertifikasi organik.berdasarkan produknya tetapi bagaimana produk tersebut diproses (organically produced). bahwa produk tersebut benar-benar organik. produsen dan atau pengolah akan mendapatkan sertifikasi organik dan berhak mencantumkan label organik pada produk yang dihasilkan dan pada bahan-bahan publikasinya. Konsumen sebaiknya mengetahui bagaimana proses untuk menghasilkan produk organik yang di konsumsi dengan berkunjung ke lahan budidaya pertanian organik. Apakah untuk menentukan keorganikan produk diperlukan pengujian laboratorium? Pengujian laboratorium untuk menentukan keorganikan produk organik diperlukan bila terdapat kecurigaan terjadinya praktek yang melanggar prinsip dan kaidah pertanian organik yang dilakukan pada proses budidaya atau pada proses pengolahan produksi. maka diperlukan sertifikasi atau pelabelan produk organik untuk memberikan keyakinan dan kepercayaan kepada konsumen bahwa produk tersebut benar-benar organik. sehingga konsumen menjadi yakin dan percaya.

maupun substansi yang terdapat di dalam sel dan bersifat irreversible (tak dapat kembali). Melalui noktah ini aliran sitoplasma sel-sel yang berdampingan (plasmodesmata) dapat saling berhubungan. daun. berbeda dalam struktur morfologi dan anatominya. dan meristem sekunder yang ditemukan pada batang tumbuhan dikotil. cabang. Perkembangan adalah suatu proses yang berjalan sejajar dengan pertumbuhan. tidak dapat dinyatakan dengan ukuran.mirotubul. Organ pada tumbuhan monokotil dan dikotil (akar. volume sel. Berkas pengangkut berkelompok membentuk berkas pembuluh atau berkas pembuluh yang meluas ke seluruh organ tubuh. 287 . plastida. Jaringan dewasa tersusun dari sel-sel yang kompleks. jaringan penyokong (klorenkim dan sklerenkim). dan bunga sehingga transportasi tumbuhan dapat berlangsung dengan cepat dan efisien.Rangkuman Sel tumbuhan terdiri atas: dinding sel. gen. gerak endonom. vakuola) dan nukleus. Di dalam tubuh tumbuhan terdapat dua jenis jaringan utama. ribosom. dan gerak esionom. batang. Pertumbuhan adalah peristiwa pertambahan volume yang mencakup pertambahan jumlah sel. terdiri atas meristem primer yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang. lingkungan. Organ pada tumbuhan terdiri atas tajuk (batang. batang dan daun). Gerak pada tumbuhan dapat dibedakan berdasarkan bagian yang bergerak dan faktor-faktor yang mempengaruhi gerak tersebut. Macam gerak tersebut adalah gerak higroskopis. yaitu faktor intraseluler (hereditas/gen) dan faktor interseluler yaitu makanan (nutrisi). dan daun) serta akar. Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh 2 faktor. sitoplasma (retikulum endoplasma. mitokondria. epidermis. akar. yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa. aparatus golgi. Jaringan adalah kelompok sel-sel yang struktur dan fungsinya sama. dan jaringan gabus (periderm). dan zat tubuh (hormon). jenis sel. berupa parenkim. Sel tumbuhan bentuknya tetap karena memiliki dinding sel yang mengandung selulosa. Pada dinding sel tumbuhan dijumpai struktur khusus yang disebut noktah. Jaringan meristem adalah jaringan yang aktif membelah. jaringan pengangkut (xilem dan floem). Perkembangan dapat diartikan sebagai suatu proses menuju tercapainya kedewasaan.

umbi akar. Reproduksi vegetatif terbagi dua yaitu alami (pembentukan spora. Pertanian organik adalah teknik budi daya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sintesis. dengan berbagai bentuk adaptasi terhadap kehidupan di darat. tunas. fragmentasi. yaitu: tanpa bantuan faktor luar (rizoma. dan stek). rizoid. sedangkan kerugiannya ialah batang tidak kokoh dan tidak tahan hidup lama. 288 . tunas. mengenten. serta tidak merusak lingkungan. Reproduksi generatif pada tumbuhan berlangsung melalui tiga tahap yaitu polinasi. Tumbuhan kemungkinan besar berevolusi dari ganggang hijau yang hidup di perairan.Perkembangbiakan pada umumnya dibedakan dalam dua cara yaitu perkembangbiakan aseksual (vegetatif). serta perkembangbiakan seksual (generatif). Tumbuhan merupakan makhluk hidup eukariot multiseluler yang dapat membuat molekul organik dari molekul anorganik melalui proses fotosintesis. dan panas). dan higroskopis). Keuntungan reproduksi vegetatif ialah mendapatkan tanaman sesuai dengan sifat induknya dan cepat menghasilkan buah. tunas adventif. dan Angiopermae (tumbuhan berbiji tertutup). umbi daun) dan buatan (mencangkok. stolon.serta dengan bantuan faktor luar (angin. pembuahan. menempel/okulasi. yakni Bryophyta (lumut). kandungan nutrisi tinggi (nutritional attributes) dan ramah lingkungan (ecolabelling attributes). geragih/stolon. dan pemencaran alat perkembangbiakan. Gaya hidup demikian telah melembaga secara internasional yang mensyaratkan jaminan bahwa produk pertanian harus beratribut aman dikonsumsi (food safety attributes). Tujuan utama pertanian organik adalah menyediakan produk-produk pertanian. terutama bahan pangan yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumennya. merunduk. hewan. Keanekaragaman tumbuhan modern dewasa ini diwakili oleh empat kelompok besar. air. manusia. Pemencaran terbagi dua macam. Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka). umbi batang. menyambung. rizoma. Pteridophyta (paku-pakuan).

Di antara jaringan-jaringan di bawah ini yang bukan jaringan tumbuhan adalah . Proses ini disebut dengan . jumlah selnya e. keadaan dindingnya c.. batang b. ujung akar e.. parenkim e. kolagen d.imbibisi b. bunga c. kolenkim e. Lapisan gabus pada batang suatu tumbuhan disebut dengan ... a.Soal Latihan A. bentuknya d. a.. sklereid c. parenkim c.. a. ukurannya b... a. a.. prokambium b. absorbsi e.. Sel-sel yang dapat membelah terdapat pada . b. Dengan adanya rambut-rambut akar maka terjadi proses penyerapan air dan garam-garam mineral dari dalam tanah oleh tanaman. kolenkim b. kepadatan selnya 289 . xilem b. Sel tumbuhan yang memberi kekuatan pada tempurung kenari dan kelapa adalah ..respirasi c. Berilah tanda silang (x) pada huruf a. reasorpsi 4. perisikel c. buah yang masak d.. perikambium 2. c... Yang membedakan antara sel kolenkim dan sel sklerenkim adalah .. a. felem d. xylem 5. atau e untuk jawaban yang tepat! 1.. epitel 3. difusi d. jaringan permanen 6.. d. floem d. felogen e..

. jaringan spons c.. akar e.. struktur kambium e. a.7. C6H12O6 2C2H5OH+2CO+O2 d C6H12O6. a. kandungan klorofil e.. sel epidermis atas e.. 2C3H4O3+2H2 e. C6H12O6 C2H5OH+2H2O+2CO2 12. a. struktur penyusun b. Perbedaan antara kemosintesis terletak pada . biji 9. pembuluh xilem dan floem dapat dibedakan menurut . a.daun b.. medium tempat hidup makhluk hidup 290 . a. bentuk sel parenkim 10.. epidermis bawah b. kecuali . percabangan pada batang b. jaringan dasar d. C6H12O6 2C2H5OH+2CO2+28kkal c. Umumnya sel epidermis tumbuhan tidak mempunyai klorofil. Selain letak dan fungsinya. warna c. lapisan epidermis 11. batang d.. jaringan palisade d. Bukan perbedaan batang monokotil dan dikotil ialah . C6H12O6 C2H5OH+CO2 b.buah c.. sel penutup stomata 8. sumber energi yang dimanfaatkan c.... macam unsur yang digunakan b. lokasi empulur d. susunan jaringan pembuluh c... Fermentasi alkohol yang dikerjakan oleh Saccharomyces dalam larutan yang mengandung glukosa dapat dituliskan dalam persamaan reaksi .. Dari modifikasi organ apakah organ bunga pada tumbuhan dibentuk? a. macam makhluk hidup yang bekerja d.

. O 14.. membuka stomata d... fermentasi d. arah gerak ditentukan sumber rangsang d. a.. a. C. hidrotropi b. fosforilasi 15. Fosfat e. H.e. K c. P. urea b.. gerak kloroplas ke sisi sel yang dikenai matahari b. a. N. Fe dan Mg d.. Persamaan antara gerak tropi dan taksis adalah bahwa kedua macam gerak tersebut . hidrolisa c. menutup stomata e. a. spermatozoid menuju sel telur c.. geraknya menjuhi sumber rangsang c. tigmotropi c.. dipengaruhi suhu 17. Pembuatan tape dari singkong dengan bantuan ragi merupakan proses . fototropi e.. Gejala klorosis pada tumbuhan dapat dihindarkan jika tanah tempat tumbuhnya diberi pupuk yang mengandung .. Di antara gerak berikut ini yang termasuk fotonasti adalah .. geotropi d. batang kecambah 291 . dipengaruhi oleh cahaya b. Gerak melilit sulur tanaman markisa pada ranting tanaman lain termasuk gerak .. a. zat hasil sintesisnya 13... respirasi b. otonom 16. degradasi e. gerak tidak bebas e.

. kapok e.. seismonasti c.. kecil dan mengandung lemak b. pemutaran mencegah rangsangan dalam e.. fotonasti b.. kecil dan mempunyai sayap e. a. Tumbuhan yang penyebarannya dibantu dengan angin antara lain . Gerakan itu disebut . termonasti d.. Pada waktu sore hari kita sering melihat daun-daun famili Leguminoceae menutup.. a. kopi c. pemutaran mencegah rangsangan luar c. anggrek 22.. a. meranti d. vanili e. Salah satu di antara tumbuhan di bawah ini yang penyebaran alat perkembangbiakannya dibantu dengan air adalah . a. pemutaran tersebut meniadakan pengaruh cahaya matahari d... dapat dimakan dan ringan d.. kelapa b. mempunyai rambut-rambut 21. jambu biji c. nasti e.18. jika pot tersebut diputar terus-menerus maka batangnya tetap horizontal karena ... Sebuah tanaman dalam pot diletakkan horizontal dalam ruang gelap akan terlihat batangnya tumbuh ke atas. pemutaran tersebut meniadakan gaya tarik bumi 20. a.. anggrek 292 . padi d. kecil dan ringan c. Penyebaran alat perkembangbiakan secara entomokori terjadi pada tumbuhan yang bijinya . pemutaran menolong pertumbuhan ke arah horizontal b.. Akan tetapi. niktinasti 19. mahoni b.

kleistogami c.23. asam absisat d. kepala putiknya besar 24. a. protandri e. air b. serangga 26. masaknya benang sari dan daun buah adalah sangat penting. secara mikroskopis dapat digunakan reagen …. metilen biru b.. apogami 25. tetangga c.... Pertumbuhan biji diawali dengan penyerapan . mengeluarkan bau yang khas e. asetokarmin 293 . karbondioksida e. herkogami b. a. Cara penyerbukan yang tidak mungkin terjadi pada bunga tersebut adalah penyerbukan . oksigen d. Pada reproduksi tumbuhan berbunga. serbuk sarinya banyak c.. tiroksin c. Untuk mempermudah pengamatan jaringan penyusun batang.. letak kepala sari lebih rendah dari kepala putik. Pada bunga kembang sepatu. mineral 28. Hormon berikut tidak termasuk hormon pertumbuhan pada tumbuhan .. auksin e.. Bila masaknya benang sari lebih dahulu dari bakal buah maka bunga demikian dinamakan . cahaya c.. kecuali . a. sendi e. sitokinin b. protogini d. giberellin 27. tidak memiliki mahkota b... a. Berikut ini adalah ciri-ciri bunga tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh angin. silang b.. millon d.. benedict e. a. a... baster d. serbuk sarinya ringan d.

a.. Tujuan mencangkok tumbuhan adalah .. ekskresi 32. asam traumalin 30.. a. menghasilkan spesies tumbuhan baru c. filokalin b. air b.. zodiogami d. Proses pembentukan embrio dari sel telur tanpa pembuahan disebut . Penyerbukan pada tumbuh-tumbuhan yang dibantu oleh burung disebut . apogamik b. reproduksi e.. parthenogenesis d. anthokalin c. kaulokalin d. melindungi varitas liar supaya tidak punah e. a. a. kiroptogami 33... suhu 31. neoteni c. malakogami b... anilin 29. a.... cahaya d. gen e.. nutrisi c. respirasi d. yaitu . inspirasi b. apomiksis 34. a. Hormon yang berfungsi untuk mempengaruhi penyembuhan luka pada batang mangga. transportasi c.. rhizoklain e. Di antara fungsi makhluk hidup di bawah ini yang erat kaitannya dengan fungsi kelestarian jenis. yaitu . menghasilkan keturunan yang sama dengan induknya d.. menghasilkan spesies yang unggul 294 .c. ornitogami c. Di bawah ini yang bukan faktor interseluler pertumbuhan tumbuhan adalah . amfiksis e... menghasilkan keturunan yang mewarisi sifat gabungan dari induk jantan dan betina b. entomogami e..

kecil dan ringan c. Penyebaran alat perkembangbiakan entomokori terjadi pada tumbuhan yang bijinya . pembuahan c. stek f. Berdasarkan pengetahuan tentang difusi auksin pada batang dan pengaruh cahaya. Apakah jika padi itu jatuh terbalik atau sebaliknya akan menimbulkan masalah terhadap arah pertumbuhan batang dan akar padi tersebut? Jelaskanlah pendapatmu! 3. mempunyai rambut-rambut B. kemotaksis h. penyerbukan b. Buktikanlah bahwa pertumbuhan akar dan batang masing-masing dipengaruhi oleh gaya berat bumi dan matahari! 4. jelaskanlah pendapatmu jika pertumbuhan batang tanaman pot diletakkan di dekat kaca akan membelok ke luar? 5. geotropisme i. a. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar! 1. pemencaran d. dapat dimakan dan ringan d... esionom k... Para petani dalam menyebar benih padi tidak pernah memperhatikan jatuhnya biji padi mereka di tanah. Jelaskan beserta contohcontoh yang termasuk pembiakan vegetatif alami! 295 . okulasi e..35. kecil dan mempunyai sayap e. Mengapa tumbuhan yang diletakkan pada klinostat dan diputar. a. Apakah yang dimaksud dengan . arah pertumbuhan batangnya tetap mendatar? 2.. niktinasti g. higroskopis 6. kecil dan mengandung lemak b. endonom j. Pembiakan vegetatif berdasarkan ada tidaknya campur tangan manusia dibedakan atas dua kelompok.

Coba Kalian jelaskan beserta contohnya! 12. Vegetatif berdasarkan ada tidaknya campur tangan manusia dibedakan atas dua kelompok. Tuliskan ciri-ciri tumbuhan yang pemencarannya dibantu oleh angin (anemogami)! 10.7. Sebutkan keuntungan dan kerugian yang diperoleh Tanti apabila menggunakan pembiakan vegetatif buatan dalam memperbanyak tanaman Manilkara kauki (sawo kecik)! 8. Tuliskan ciri-ciri tumbuhan yang pemencarannya dengan bantuan air(hidrokori)! 296 . Penyerbukan pada vanili harus dilakukan oleh manusia. Jelaskan beserta contoh-contoh yang termasuk vegetatif alami! 13. Pembiakan pada serangga dapat terjadi secara partenogenesis. Gambarkan alat-alat pembiakan generatif pada tumbuhan! 11. Mengapa? Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan tumbuhan tidak dapat mengadakan penyerbukan sendiri? 9.

dan peranan hewan bagi kehidupan. 9. • Mengkomunikasikan peranan hewan dalam bidang pertanian dan dalam kehidupan sehari-hari. sebagian besar hewan yang hidup di muka bumi termasuk kedalam kelompok invertebrata. 9. proses tumbuh dan berkembang. organ. • Mengklasifiksikan hewan invertebtrata dan vertebrata. klasifikasi. 9. reproduksi. bagaimanakah menurut Kalian tentang pendapat ahli biologi tersebut? Dapatkah Kalian sebutkan hewan-hewan yang temasuk invertebrata. dan hewan –hewan yang tergolong vertebrata? Bagimanakah dan apakah peranan hewan bagi manusia dan kehidupan di alam? Standar Kompetensi Mengidentifikasi penyusun tubuh hewan (jaringan. Hewan yang bertulang belakang (vertebrae) disebut hewan vertebrata. Ametabola Apterygota Faset Kata-Kata Kunci Membran timfanum Oselus Ovipositor 297 . Mengidentifikasi proses tumbuh dan berkembang. Kompetensi Dasar 9. Mereka adalah hewan yang tak memiliki tulang belakang. sistem organ). organ.1.3.2.4. • Mendeskripsikan perbedaan proses tumbuh dan berkembang. Kalian diharapkan dapat: • Mengidentifikasi penyusun tubuh hewan (jaringan. Mengklasifikasikan hewan invertebrata dan vertebrata. Mengidentifikasi proses reproduksi pada hewan Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Animalia.BAB IX ANIMALIA Menurut para ahli biologi. Mengidentifikasi penyusun tubuh hewan (jaringan. Nah. sistem organ). sistem organ) dengan pengamatan morfologi dan anatomi serta penafsiran Gambar. organ. serta reproduksi pada hewan.

dan saluran di dalam tubuh (Gambar 9. 2) jaringan ikat. jaringan epitel ini dapat dibedakan menjadi : 298 . sebagai bagian dari kelenjar. Berdasarkan bentuknya.1. Epitel berlapis tunggal Jaringan epitel ini hanya memiliki satu lapisan sel. Berdasarkan bentuknya. 3) jaringan otot.1. Fungsinya sebagai pelindung jaringan yang terdapat di sebelah dalamnya. Misalnya lambung tersusun dari berbagai macam jaringan tersebut seperti terlihat pada Gambar 9. Macam-macam jaringan hewan 9. Jaringan hewan terdiri dari 1) jaringan epitel. Jaringan epitel Jaringan ini melapisi permukaan tubuh sebelah luar (kulit). dan 4) jaringan syaraf.1. jaringan epitel dibedakan atas: 1. dan sebagai tempat penyerapan.Flame Cell Ganglion Gizzard Hemimetabola Holometabola Invertebrata Kopulasi Metamorfosis Pseudoselom Pterygota Spermateka Spirakel Stilus Trakeolus Vertebrata 9. berbagai rongga.2). Fungsi lambung adalah untuk membantu proses pencernaan secara mekanik dan kimiawi. Jaringan pada hewan Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk yang sama dan melakukan suatu fungsi tertentu. Gambar 9. berikut. Berbagai jenis jaringan tersebut menyatu dalam berbagai organ dan memunculkan fungsi–fungsi tertentu pada organ tersebut.1.1.

selaput mukosa usus (dinding usus sebelah dalam). ginjal. Epitel kubus Sel-selnya berbentuk kubus dan terdapat pada lapisan saluran kelenjar. kelenjar tiroid. iv.i. lambung. bronkus). Epitel silindris berambut getar Sel-selnya berbentuk silindris dengan permukannya berambut getar (silia). dinding alveolus.2. lensa mata. saluran pembuluh darah dan limfe. iii. Jaringan ini terdapat pada lapisan permukaan sebelah dalam batang dan cabang tenggorokan (trakea. Gambar 9. selaput jantung dan peritonium (selaput rongga perut) ii. saluran telur dan saluran sperma. Macam-macam jaringan epitel 299 . Sel-selnya berbentuk silindris seperti batang dan terdapat pada kelenjar pencernaan. Epitel silindris. Epitel pipih Sel-selnya berbentuk pipih dan terdapat pada lapisan yang melapisi usus.

Contoh : epitel silindris bersilia di saluran pernafasan. epitel mempunyai banyak fungsi. diantaranya : 1.2. Contoh : epitel kolumnar yang terdapat di saluran pencernaan. 5. Berbentuk silindris. Sel-sel penyusun epitel ini berbentuk silindris. ii. iii. Sel-sel penyusun epitel ini berbentuk silindris seperti batang dan terdapat pada laring. Melapisi seluruh kelenjar pencernaan yang menghasilkan hormon (kelenjar endokrin) dan menghasilkan ludah atau keringat (kelenjar eksokrin). Contoh : epitel kulit. saluran kelenjar minyak dan keringat kulit. Menghasilkan mukus (lendir) untuk menangkap partikel debu yang terhirup. telapak kaki dan vagina. Epitel berlapis banyak Jaringan epitel ini memiliki lebih dari satu lapisan sel. Contoh : epitel pipih selapis pada pembuluh darah. 2. Melindungi jaringan dibawahnya dari kerusakan yang disebabkan oleh gesekan. radiasi ultra violet. rongga hidung. bronkus). Beberapa jaringan ini sel-sel penyusunnya berambut getar. Berdasarkan bentuknya. testis. dan menyerap sari makanan hasil pencernaan. saluran telur dan saluran sperma. faring. Contoh : epitel kelenjar. Secara khusus. dan serangan bakteri. esofagus. 4. Memproduksi enzim pencernaan ke dalam usus. dan trakea. 300 . Jaringan ini terdapat pada lapisan permukaan sebelah dalam batang dan cabang tenggorokan (trakea. jaringan epitel berlapis banyak ini juga dapat dibedakan menjadi : i. 3. Berbentuk kubus Sel-sel penyusun epitel ini berbentuk kubus dan terdapat pada permukaan ovarium (indung telur). Membantu pengangkutan zat makanan ke dan dari jaringan dan organ. Berbentuk pipih Sel-sel penyusun epitel ini berbentuk pipih dan terdapat pada rongga mulut.

2. Zat penyusun matriks berupa bahan dasar dan serat-serat. Matriks Matriks adalah zat yang dihasilkan sel-sel penyusun jaringan ikat dan tersebar di antara sel-sel tersebut (ekstraseluler). tipis bercabang-cabang. 2) serat elastin yang berwarna kuning dan sangat lentur. mengisi rongga-rongga yang kosong. Sel tiang (mast cell) : sel ini menghasilkan heparin (zat antikoagulan atau anti pembekuan darah) dan histamin (zat dihasilkan sebagai reaksi alergi terhadap suatu zat). namun daya regangnya tinggi. v. serta garam-garam mineral. terdapat pada tendon. Jaringan ikat tersusun dari sel-sel yang hidup dan matriks (bahan tak hidup). kuat.6. Seratnya dapat berupa 1) serat kolagen yang berwarna putih. Serat-serat penyusun jaringan ikat sangat kuat dan memberi bentuk jaringan. serta berfungsi untuk menopang jaringan ikat. Sel-sel penyusun jaringan ikat dapat berupa : i. proteoglikan (gabungan protein dan karbohidrat). Bahan dasar ini merupakan bahan yang homogen dan semicair yang mengandung serat protein. Sel plasma : sel ini menghasilkan anti bodi untuk perlindungan tubuh iv. Sel lemak : sel khusus untuk menyimpan lemak iii. Fibroblas : sel yang berbentuk serat dan mensekresi serat protein ii.1. menyimpan lemak (sumber energi). 3) serat retikuler seperti serat kolagen dengan kelenturan rendah. 9. Contoh : epitel kecambah di tubulus seminiferous testis. virus atau sel-sel yang mati. terdapat pada limpa dan hati. Sel makrofag : sel ini memiliki bentuk yang mudah berubah-ubah yang berfungsi untuk menelan (fagosit) benda asing seperti bakteri. kelenturan rendah. menyokong dan melindungi bagianbagian tubuh. tulang dan kulit. Jaringan ikat Jaringan ikat adalah jaringan yang berfungsi untuk mengikat sel-sel sehingga membentuk suatu jaringan dan mengikat suatu jaringan dengan jaringan lainnya. terdapat pada pembuluh darah dan ligamen. Menghasilkan sel gamet untuk reproduksi. dan untuk transposrtasi. 301 .

Sel dan cairan ekstraselnya sedikit. Jaringan tulang : adalah jaringan yang berfungsi sebagai penunjang dan pelindung tubuh. ligamen (penghubung dan pengikat tulang dengan tulang). sebagai pengatur kehilangan panas sehingga temperatur tubuh dapat terjaga. iii.3 Macam-macam jaringan ikat Jenis-jenis jaringan ikat meliputi : i. Sel-sel ini tidak menghasilkan matriks atau serat. Jaringan lemak juga berfungsi untuk bantalan peredam benturan. Jaringan ini dibedakan atas jaringan tulang rawan (kartilago) dan jaringan tulang sejati (osteon). ii. Jaringan ikat padat : adalah jaringan ikat yang didominasi oleh serat kolagen.Gambar 9. Jaringan lemak : adalah jaringan ikat yang tersusun dari sel-sel yang khusus untuk menyimpan lemak sebagai sumber energi saat dibutuhkan. iv. Jaringan ikat longgar : adalah jaringan ikat yang didominasi oleh matriks dengan ketiga jenis serat di atas. 302 . Semua jenis sel ada pada jaringan ikat ini dan ditemukan misalnya pada mesenterium (pengikat usus) dan pada pembungkus pembuluh darah dan di bawah epitel saluran pencernaan. Misalnya tendon (penghubung dan pengikat otot dengan tulang).

ditemukan diantara tulang-tulang belakang (vertebrae) dan pada simfisis pubis (tulang kemaluan). tulang rawan dikelompokkan menjadi 1) tulang rawan hialin: berwarna putih kebiru-biruan dan transparan. Tersusun dari sel-sel tulang rawan (kondrosit) yang berkembang dari bakal sel tulang rawan (kondroblas). yaitu proses pengubahan 303 . hidung dan antara ujung tulang rusuk dan tulang dada. merupakan penunjang utama tubuh saat embrio (bayi). Antara saluran Havers saling terhubungkan oleh Saluran Volkman. seperti: Ca3(PO4)2 = 85%. 2) tulang rawan elastis: berwarna kuning dengan serabut elastin pada matriksnya. dan senyawa anorganik. Berdasarkan matriksnya. ditemukan pada daun telinga. berwana gelap.4) yang mengandung pembuluh darah (vena. epiglotis dan tuba eustachius. arteri. matriksnya mengandung banyak serat kolagen berdaya lentur yang tinggi. saraf. Jaringan tulang rawan (kartilago) adalah jaringan yang banyak ditemukan pada bayi dan anak-anak. Antara satu osteosit dengan osteosit lainnya di dalam lakuna terhubungkan oleh saluran halus yang disebut kanalikuli. kapiler). MgCl2. 3) tulang rawan fibrosa. matriksnya mengandung lebih banyak serat kolagen dibanding tulang rawan hialin. MgSO4. Lakuna dan osteositnya tersusun secara konsentris (melingkar) disebut lamela. Di tengah lamela terdapat saluran sentral mikroskopis disebut Saluran Havers (Gambar 9. Osteosit terletak di dalam lakuna.a. sedangkan pada saat dewasa hanya ditemukan di persendian. senyawa organik (protein). Kondrosit meghasilkan matriks. CaCO3 = 10%. b. saluran pernafasan. agak kaku tapi elastis. dan FeSO4. Tulang merupakan jaringan yang sangat keras yang matriksnya tersusun dari : serat kolagen. Tulang dewasa adalah tulang rawan yang telah mengalami mineralisasi. CaCl2. laring. Jaringan tulang sejati (osteon) adalah jaringan ikat yang tersusun atas sel-sel tulang (osteosit) yang berkembang dari bakal sel tulang (osteoblas). dan pembuluh getah bening (limfe).

Lapisan tulang paling luar disebut periostium (berfungsi untuk memperbaiki keretakan/kerusakan tulang). Saluran Havers dikeliling oleh osteosit yang terdapat di dalam lakuna. Peristiwa penyerapan kembali (resorpsi) bagian tulang yang rusak dan pembentukan sel tulang baru disebut osifikasi. Jaringan darah : adalah jaringan yang zat dasarnya atau matriksnya berupa cairan yang disebut plasma darah. Bila tulang rusak. jaringan lama akan diserap oleh sel tulang berinti banyak (osteoklas) dan digantikan oleh sel tulang baru yang dihasilkan oleh osteoblas.4. Gambar 9. 304 .bahan organik tulang menjadi bahan anorganik tulang. matriks ini tidak dihasilkan oleh sel-sel darah penyusun jaringan darah. v. Mineral utama penyusun tulang adalah kalsium dan fosfor. Tidak seperti jaringan ikat lainnya.

mengangkut O2 dari paru-paru dan nutrisi (sarisari makanan) dari sistem pencernaan untuk di edarkan ke seluruh tubuh 3. jaringan ini berfungsi sebagai alat gerak. Tulang sebagai alat gerak pasif dan otot sebagi alat gerak aktif. Jaringan otot Bersama-sama jaringan tulang.Gambar 9.5. leukosit dan trombosit) dan fibrinogen Sel darah pada mamalia terdiri dari eritrosit (sel darah merah). plasma darah membantu pengaturan suhu tubuh 6.3.1. Setiap miofibril mengandung beberapa sarkomer dengan protein aktomiosin (gabungan antara filamen halus aktin 305 . Beberapa fungsi utamanya adalah 1. beberapa jenis sel darah (eritrosit. sel darah putih dan antibodi menjadi dari bagian sistem pertahanan dan kekebalan tubuh 9. Jaringan darah tersusun dari plasma darah. mengangkut limbah (CO2 dan urea) dari berbagai jaringan tubuh ke organ pembuangan (paru-paru dan ginjal) 4. Darah memiliki banyak fungsi dan sangat penting bagi tubuh. yaitu dapat berkontraksi (berkerut) dan berelaksasai (mengendur) karena adanya miofibril (serabut otot).5). trombosit dan fibrinogen berperan penting dalam pembekuan darah 5. leukosit (sel darah putih) dan trombosit (keping darah. Jaringan otot bersifat khusus. dan serabut protein (fibrinogen) (Gambar 9. mengangkut berbagai jenis sel darah ke seluruh tubuh 2.

Macam-macam jaringan otot hewan Ada tiga jenis otot yang menyusun tubuh hewan. tidak seperti otot jantung dan otot lurik (kerangka). otot lurik dan otot jantung. yaitu otot polos. Mereka bekerja tidak dibawah kendali kesadaran kita. otot ini mampu bekerja dalam waktu yang lama.dan filmen kasar miosin). dan setiap sel memiliki satu inti di tengah. Untuk itu. dan juga mengosongkan urin dari kantung kemih (urin). Meskipun lambat. Otot jantung dan otot lurik menampakkan adanya pita-pita gelap bersalang. Otot polos merupakan otot Otot polos menyebabkan kebanyakan organ dalam tubuh mampu berkontraksi secara lambat di bawah pengendalian sistem saraf otonom. Disebut otot polos karena penampakannya yang ”polos” di bawah mikroskop. Jaringan otot mempunyai plasma yang disebut sarkoplasma (=membran plasma sel otot) dan selaput otot yang disebut sarkolema. Otot polos mangendalikan aliran darah di dalam pembuluh darah. Ini dapat terjadi karena filamen- 306 . Mereka berbentuk gelendong panjang. Ketika kontraksi.seling dengan pita terang (lurik) ketika diamati di bawah mikroskop (Gambar 9. sel otot mempunyai struktur yang khusus di dalam sitoplasma yang dikenal dengan serabut kontraktil.6. Sel-sel otot polos adalah yang paling sederhana.7). dan kembali ke posisi semula ketika relaksasi. Gambar 9. Misalnya. kontraksi otot polos menggerakkan makanan melalui saluran pencernaan. sarkomer menjadi pendek.

rahim Jantung Tubuh.filamen aktin dan miosin tersusun secara beraturan sehingga terlihat lurik.1.1. berlurik. Memiliki serabut otot ang lebih tebal dari otot polos. Perbedaan otot polos. Kontrasi Tak sadar Tak sadar Sadar Terdapat Lambung. terusmenerus. 307 . Otot kerangka (otot lurik) adalah otot-otot yang melekat pada kerangka tubuh. uterus. tidak berlurik Sel otot bercabang. namun tidak dapat berkontraksi dalam waktu yang lama.7 dibawah ini. Perbedaan ketiga jenis otot dapat dibaca pada tabel 9. Sedangkan pada otot polos. Otot ini bereaksi cepat terhadap rangsang. berlurik Gerakan lambat. lama cepat. Otot jantung tersusun dari sel-sel otot membentuk seperti anyaman bercabang-cabang. Keistemewaan otot ini adalah mampu berkontraksi secara ritmis dan terus-menerus dalam waktu yang lama tanpa mengenal lelah. kantong urin. tidak mampu lama Kerja saraf otonom. mampu lama ritmis. otonom. rangka. Otot jantung hanya ditemukan di organ jantung. memiliki lebih dari satu intu dan terletak di tepi sel. inti satu di tengah beraturan. Serabut ototnya tidak beraturan. susunan kedua filamen itu tidak beraturan. somatik. Sedangkan perbedaan antara jaringan otot bila dilihat di bawah mikroskop dapat dilihat pada pada Gambar 9. otot lurik dan otot jantung Otot Polos Otot Jantung Otot Lurik Bentuk Polos. Sel-sel yang menyusun otot ini berbentuk silinder panjang. banyak inti sel di tepi. tidak beraturan. pembuluh darah. mampu bereaksi cepat terhadap rangsang dan tidak berada di bawah kendali kesadaran kita. berinti satu ditengah. Sel otot jantung memiliki inti di tengah. Ukuran sel panjang. Tabel 9. saling berhubungan satu dengan lainnya. dan anggota gerak Beraturan.

Pada kasus pertama. Otot lurik Gambar 9. Badan sel saraf dapat terletak di sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). disebut inti. tetapi menunjang kerja neuron. Dendrit adalah penjuluran bercabang-cabang dari badan sel yang berfungsi untuk menerima sinyal untuk diteruskan ke badan sel saraf. dapat pula di luar sistem saraf pusat. yaitu dendrit. yaitu neuron (sel saraf) dan neuroglia (penyokong neuron). 308 . sedangkan kumpulan badan sel di luar sistem saraf pusat disebut ganglion (simpul saraf). Namun pada dasarnya jaringan ini terdiri dari dua jenis sel saja.(a) otot polos (b) otot jantung c. dan neurit (akson). Neuron hewan terlihat di bawah mikroskop Neuron terdiri dari beberapa bagian. Akson adalah penjuluran memanjang dari badan sel yang berfungsi untuk meneruskan sinyal-sinyal dari badan sel ke neuron yang lain atau ke efektor.8. Fungsinya seperti kabel telepon. Gambar 9.7 Jenis-jenis otot. badan sel. adalah sel yang tidak ikut berperan dalam transmisi impuls. Jaringan saraf Jaringan saraf adalah jaringan yang sangat rumit )kompleks). 9.1. Badan sel adalah bagian utama neuron yang mengandung inti. Neuroglia itu seperti ’jaringan ikat’ untuk sistem saraf.4. Sedangkan neuroglia. Neuron adalah sel yang berfungsi sebagai pembawa dan pengirim pesan/rangsang/sinyal (impuls saraf) dan merupakan unit utama dari sistem saraf.

Karena perjalanan sinyal sepanjang akson berlangsung dengan cara melompati daerah-daerah yang bermyelin. 2. Neuron ini disebut juga neuron ajustor. berfungsi menghantarkan tanggapan (respons) dari sistem saraf pusat ke efektor (otot atau kelenjar). Kedua sel tersebut menghasilkan selubung myelin. Gambar 9. Myelin berfungsi seperti selubung isolator pada akson. Pada sinapsis. karena berfungsi mengolah informasi yang di terimanya untuk kemudian diteruskan sebagai respon ke efektor. berfungsi menghubungkan neuronneuron motorik dan sensorik. Myelin tidak membungkus seluruh akson. Macamnya lebih banyak dari neuron. neuron konektor/interneuron. Pertemuan antara ujung-ujung akson suatu neuron dengan neuron lain atau dengan efektor disebut sinapsis. Adanya myelin perjalanan sinyal jauh lebih cepat. Sinyal yang sampai di ujung 309 . tetapi pada sistem saraf pusat. neuron motorik. Dua diantaranya adalah sel Schwan yang membungkus akson pada sistem saraf tepi. ada celah yang memisahkan dua neuron.9. Bagian akson yang terbuka ini disebut nodus Ranvier. dan sel oligodendrosit yag juga membungkus akson. Neuron dan bagian-bagiannya Berdasarkan fungsinya neuron dibedakan menjadi: 1. 3. Kecepatannya dapat mencapai 150 meter per detik. Fungsinya adalah menyokong.Neuroglia tidak ikut berperan secara langsung dalam pengiriman sinyal. terletak di dalam sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). berhubungan dengan reseptor (indra dan organ sensoris lainnya) untuk menghantarkan rangsang (stimulus) dari reseptor ke sistem saraf pusat. merawat dan melindungi neuron. neuron sensorik.

antar jaringan perlu adanya kerjasama. laring. dan usus. Salah satunya bernama asetilkolin. Senyawa ini penting dalam memori. Beberapa contohnya : paru-paru. belajar dan berfikir. jantung. Kerjasama antara sel itulah yang memungkinkan berlangsungnya aktivitas kehidupan. Senyawa ini berkaitan dengan stres. zat penghantar untuk saraf sadar. Lambung sebagai organ merupakan kumpulan dari berbagai jaringan. pankreas.10. . Hidung. Lambung merupakan salah satu contoh organ dalam sistem pencernaan. Kumpulan jaringan yang saling bekerja sama untuk melaksanakan fungsi tertentu disebut organ. Contoh lainnya adalah epinefrin. limpa. Kita sudah pelajari sel-sel yang sama bentuk dan fugsinya membentuk jaringan. Sistem organ pada hewan Seluruh hewan multiseluler tersusun atas lebih banyak sel. Ia adalah suatu senyawa yang dihasilkan oleh ujung akson. Organ-organ tersebut kemudian juga bekerja sama untuk melaksanakan fungsi atau tugas tertentu. Untuk dapat melaksanakan tugas yang lebih kompleks. 9. antara lain jaringan epitel.2. Di dalam tubuh sel-sel tersebut tidak bekerja sendiri-sendiri. jaringan ikat. hati. Jaringan epitel sebagai penghasil getah lambung yang diperlukan dalam proses pencernaan secara enzimatis. Keempat jaringan tersebut bersama-sama melakukan satu kesatuan fungsi. paru-paru adalah organ-organ yang membentuk sistem (organ) pernafasan. jaringan otot. trakea. Organ-organ apa sajakah yang menyusun sistem pencernaan pada hewan? Gambar 9. sebagai penghantar saraf tidak sadar. lambung. dan jaringan saraf.akson akan diteruskan dengan bantuan neurotransmiter. Lambung tersusun dari beberapa jaringan. jaringan otot 310 . Kumpulan organ-organ tersebut kita sebut sistem organ. melainkan membentuk suatu sistem kerjasama. denyut jantung dan tekanan darah. Bermacam jaringan menyusun tubuh.

Sistem organ pada manusia dan hewan pada dasarnya hampir sama. gigi. selain sistem pencernaan terdapat juga sistem–sistem organ lainnya. seperti mulut.11. sistem pernafasan yang menyuplai oksigen dan membuang zat-zat sisa berupa gas. Misalnya. dan jaringan saraf agar dapat merasakan adanya zat-zat makanan di dalam lambung. Dapatkah kalian sebutkan sistem organ yang lainnya. hati. Dapatkah kalian sebutkan sistem organ pada Gambar di atas ? 311 . jaringan ikat sebagai bantalan (jaringan lemak). maupun alat transportasi (jaringan darah). Organ-organ tersebut merupakan satu kesatuan fungsional yang utuh dan tidak dapat dipisah-pisahkan. dan pankreas. kerongkonga. faring. lambung harus bekerjasama dengan organ-organ lain dalam sistem pencernaan.untuk gerakan peristaltik. lidah. kita sebut sebagai sistem pencernaan Pada tubuh hewan. sebutkan organ-organ penyusunnya dan jelaskan fungsi-fungsinya ? Gambar 9. Untuk dapat melaksanakan fungsinya dalam sistem pencernaan. usus.

anemon laut). yaitu ektoderm (di sebelah luar) dan endoderm (di sebelah dalam). Berdasarkan jumlah lapisan lembaga. dan padang pasir (gurun). cacing tambang. disebut hewan aselomata. • aktif bergerak (motil) pada tahap (fase) tertentu dalam siklus hidupnya. Para saintis menempatkan hewan pada dua katergori utama. Sel-sel penyusun blastula kemudian melekuk kedalam sehingga terbentuklah dua lapis lembaga. air tawar. ada hewan yang hanya memiliki dua lapis dalam perkembangannya (ekto dan endoderm). di kutub. vertebrae = tulang belakang) dan vertebrata (bertulang belakang). sebagaimana kita ketahui adalah hasil pembuahan sel telur oleh sel sperma. Beberapa ciri yang dimilki oleh hewan adalah : • bersel banyak (multiseluer) yang sel-selnya memiliki inti bermembran (eukariotik) • tidak dapat membuat makanan sendiri (tidak berfotosintesis).12a) atau cacing gilig (misalnya cacing kremi. Misalnya Platyhelminthes atau cacing pipih (Planaria dan cacing pita). darat.3. Zigot.9. Sedangkan vertebrata adalah hewan tingkat tinggi dan memiliki tulang belakang. delapan. tetapi hanya sebagian yang dibatasi oleh mesoderm. Mesoderm berkembang diantara ekto dan endoderm. Rongga tubuh ini disebut 312 . • bereproduksi secara aseksual dan seksual • sel penyusun tubuhnya tidak memilki dinding sel dan plastida. Mesoderm berkembang menjadi otot. Sedangkan endoderm berkembang menjadi organorgan dalam. Invertebrata adalah hewan tingkat rendah dan tidak memiliki tulang belakang. Mereka dapat hidup di laut. 16 sel dan terus bertambah banyak menjadi blastula yang bentuknya menyerupai bola. cacing Ascaris) telah memiliki rongga tubuh. Ektoderm berkembang menjadi kulit dan otak serta jaringan syaraf. Misalnya Coelenterata (ubur-ubur. hewan pembentuk terumbu karang. yaitu ekto. Zigot kemudian membelah menjadi dua. Ada hewan yang tak mempunyai rongga tubuh. empat. meso dan endoderm. yaitu: invertebrata (in = tanpa. Sedangkan pada Nemathelminthes (Gambar 9. disebut diploblastik. Hewan triploblastik dapat dibedakan berdasarkan rongga tubuhnya. Klasifikasi hewan (invertebrata dan vertebrata) Hewan merupakan makhluk hidup yang telah teradaptasi dengan berbagai lingkungan. Hewan bersel banyak berkembang dari zigot bersel satu. Ketiga lapis kecambah tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai macam organ. • dapat merespons dengan cepat terhadap rangsang. Sedangkan hewan lainnya memiliki tiga lapis kecambah. Mereka disebut hewan triploblastik.

Mereka memiliki rongga tubuh yang seluruhnya dibatasi dengan mesoderm. Yang termasuk selomata adalah seluruh hewan dari Annelida sampai dengan Mamalia (Gambar 9. Mollusca.rongga tubuh semu (peudoselom) sehingga mereka disebut hewan pseudoselomata. Selom pada Annelida. Pada bab ini kita akan membahas klasifikasi dan karakteristik Platyhelminthes.1. 9. dan Echinodermata . Invertebrata Invertebrata terdiri dari filum Porifera. Nemathelminthes. Pseudocelomata pada Nemathelminthes Gambar 9. Annelida. Arthropoda. Platyhelminthes. Annelida. Coelentrata.12a. Hewan-hewan yang memiliki rongga tubuh sejati (selom) disebut hewan selomata.1b.12b). Gambar 9.3. dan 313 . Nemathelminthes.

triploblastik. 314 . Tiga yang pertama sering dikelompokan kedalam Vermes (cacing). Pada reproduksi seksual terjadi penyatuan sel sperma dan sel telur (fertilisasi=pembuahan). Karenanya disebut sel api. Contohnya Planaria sp. Filum Platyhelminthes (cacing pipih) Tubuhnya pipih. Sel-sel api berentuk seperti bola lampu dengan silia di dalamnya. Jadi mereka melakukan pembuahan silang (cross fertilisation). simetris bilateral (bila tubuhnya dibelah dua. dan tidak punya anus. ada yang bersegmen-segmen. Reproduksinya seksual dan aseksual. 9.1. Potongan-potongan tubuhnya itu kemudian mengalami regenerasi menjadi individu baru.3. Namun untuk berkembang biak tetap diperlukan dua individu. Oksigen dan sari-sari makanan diedarkan keseluruh tubuh dengan cara difusi.2 berikut ini Gambar 9. Demikian pula dengan pengangkutan CO2 ke permukaan tubuh. sisi kiri dan kanan sama). ada yang tidak.Arthropoda yang berkaitan dengan bidang pertanian. habitat diperairan. yaitu dalam satu tubuh memiliki organ reproduksi jantan (testis) dan betina (ovarium). Sistem pencernaan dengan mulut. Sebagian bersifat hermaprodit. Respirasi menggunakan permukaan tubuh untuk pertukaran gas. (Gambar 9. Sistem saraf ini terdiri dari sepasang ganglia (simpul saraf). Sistem saraf tangga tali. tidak memiliki selom.13. Reproduksi aseksual dilakukan dengan cara pembelahan tubuh atau fragmentasi. bukan pembuahan sendiri (autofertilisation). usus. Bentuk tubuh Planaria sp.13). dua tali saraf memanjang yang terhubung oleh tali saraf melintang sehingga membentuk seperti tangga tali.1. Sistem ekskresinya berupa organ sederhana yang disebut protonefridia yang dilengkapi dengan flame cell (sel api). Silia ini bergerak-gerak seperti gerakan nyala api untuk mengalirkan cairan tubuhnya. faring. Sistem repirasi dan sistem peredaran darahnya tidak punya. Klasifikasi dibagi menjadi tiga kelas seperti tabel 9. daratan (tanah) atau hidup sebagai parasit.

Siklus hidup F. Lalu redia berkembang menjadi serkaria. Kemampuan regenerasinya tinggi. Proglotid termakan sapi/babi (inang perantara). Di otot ini akan berubah menjadi kista. berkembang menjadi sporokist. tak bersegmen. Sistem pencernaan tidak sempurna (tak ada anus). Contohnya: Clonorchis sinensis (cacing ikan). makanan diserap dari usus inag melalui seluruh permukaan tubuh. Reproduksi aseksual dengan fragmentasi. dan Cestoda. Onkosfer menembus dinding usus menuju pembuluh darah dan limfa lalu ke otot lurik. Daging tersebut dimakan manusia. Paragomphus westermani (cacing isap. Sporokist akan pecah menghasilkan larva kedua disebut redia. Contoh: Planaria sp. Di dalam tubuh inang utamanya adalah fase seksual. Tidak bersifat parasit. Tabel 9. maka sistiserkus berkembang dan hidup kembali sebagai taenia. Panjang 2-5 cm. Schistosoma japonicum (cacing darah. Fasciola buski (cacing isap). Taenia solium (babi) Siklus hidup Taenia: Proglotid melepaskan diri. dan rangkaian segmen tubuh (proglotid). Memiliki dua alat isap (saker). Ukuran 15-18 mm.Filum Platyhelminthes dikelompokan ke dalam tiga kelas. tidak bersegmen. Bersifat parasit. Contohnya: Taenia saginata (sapi). ukuran tubuhnya ±1 mm. Hidup sebagi parasit. hidup ditempat basah). bergerak dan menempel pada tumbuhan air atau rumput. tidak bersilia. Tubuh bersegmen. hepatica: Ada dua inangnya. Sistem pencernaan tidak sempurna ( tak ada anus). Fasciola hepatica (cacing hati). membentuk kista disebut metaserkaria. Pada skoleks terdapat alat isap dan alat kait (rostelum). Pembagian kelas dari Filum Platyhelminthes Kelas Turbelaria Kelas Trematoda Kelas Cestoda Tubuh pipih ditutupi silia. tidak bersilia. di inang perantara adalah fase aseksual. Sistem pencernaan tidak ada (tidak ada mulut). panjang 2-3 cm. paru-paru). Metaserkaria yang termakan ternak akan berubah menjadi Fasciola dewasa di hati ternak dan bertelur di organ ini. lalu masuk ke tubuh siput air (Lymnaea sp) yang menjadi inang perantaranya. terdiri dari kepala (skoleks). Bentuk tubuh seperti daun. Alat reproduksi terpisah (bersifat gonokoris). Reproduksi seksual: dengan fertilisasi. yaitu Turbelaria. Alat reproduksi menyatu dalam satu tubuh (hermaprodit). Bagian anterior tumpul dan posterior tajam. masuk ke ususnya dan berkembang menjadi embrio onkosfer (hexacanth) dengan enam alat kait.2. memiliki stigma (bintik mata). disebut strobilasi bersama feses inang. 315 . Habitat: hidup bebas di air tawar. dan hermaprodit. Trematoda. hidup di pembuluh darah balik perut). lebar ±1 cm. Serkaria keluar dari tubuh siput. yang disebut sistiserkus. Telur yang terdapat di dalam feses ternak menetas menjadi mirasidium (larva pertama bersilia. leher (strobila). Memiliki alat isap untuk melekat pada inang.

9. . Sistem transportasi menggunakan cairan tubuh. runcing dan membengkok pada jantan (Gambar 9. betina berukuran lebih besar daripada jantan. berlangsung difusi melalui seluruh permukaan tubuh. dan memiliki anus). Tidak ada sistem respirasi. Cacing: a. umumnya mikroskopis. Bentuk tubuh seperti benang. seksual).14. Beberapa contoh Nemathelminthes parasit pada Gambar 9.1. dan permukaan tubuh dilapisi kutikula. triploblastik. warna putih kekuningan.3. selom semu. faring.14. namun ada yang mencapai panjang 1 meter. Betina bertelur Betina berukuran 8-13 mm.5 cm. Tubuh dengan ujung ekor lurus dan tumpul pada betina. Ukurannya bervariasi. Wucheria sp Tabel 9.Jantan berukuran 2-5 mm. ujung ekornya lurus. usus. air atau hidup parasit pada manusia. Ascaris b. Oxyuris sp c.2. ekor panjang.3.3.14). dan tabel 9. berikut ini. Siklus hidup beberapa jenis cacing Nematoda 316 Ascaris lumbricoides (cacing perut) Ancylostoma sp dan Necator sp (cacing tambang) Enterobius/Oxyuris vermicularis (cacing kremi) Wucheria bancrofti (cacing filaria) Betina berukuran 20-40 cm. (a) (b) (c) Gambar 9. Filum Nematoda atau Nemathelminthes (Cacing gilig atau cacing tambang) Bentuk tubuh giling seperti tali atau tambang. Sistem saraf tangga tali (ganglion). runcing. tidak bersegmen. Sistem pencernaan lengkap (mulut.14). Habitat di tanah. mulut dengan alat kait (skoleks). hewan dan tumbuhan. simetris bilateral (Gambar 9. Reproduksi secara fertilisasi internal (gonokoris. Testis dan ovarium terpisah pada individu yang berbeda (gonokoris). Jantan berukuran Berukuran 1-1.

lalu tumbuh dan berkembang. larva meninggalkan usus masuk ke peredaran darah sehingga sampai ke jantung dan paru. dengan ekor melingkar. tertelan oleh si penderita (autoinfeksi). Ketika digaruk. terutama pada anak-anak. Akar bereaksi dengan membentuk “tumor” atau “parut” seperti bekas luka. menetas menjadi larva. Siklus hidup: Larva mikrofilaria masuk melalui gigitan nyamuk menuju pembuluh limfa. Selanjutnya larva menginfeksi akar dan masuk ke dalam akar dan makan jaringan di dalamnya. Salah satu contohnya adalah Heterodera radicola yang dilaporkan hidup parasit pada 1000 varietas tanaman dan umumnya menginfestasi tanaman pertanian. Selanjutnya cacing dewasa di dalam usus. Cacing mengisap darah dan mengeluarkan zat antikoagulasi sehingga penderita mengalami anemia. ujung ekor bengkok. Terjadi genangan cairan dan menimbulkan pembengkakakan di kaki. Banyak anggota Nematoda yang mikroskopis hidup sebagai parasit pada akar berbagai jenis tumbuhan sehingga sering dikenal sebagai cacing akar. panjang 2-70 cm. 317 . Siklus hidup: Telur berembrio tertelan melalui makanan atau minuman yang mengandung telur. telur menetas menjadi larva. Cacing dewasa bertelur di akar/tanah dan dalam jangka waktu yang cukup lama telur menetas menghasilkan larva. pohon peneduh dan gulma. Habitat di usus besar manusia.15 Cacing nemathelminthes yang hidup parasit pada akar tanaman. Berlangsung selama 24 minggu. Larva lalu menginfeksi kulit melalui telapak kaki dan masuk ke peredaran darah. Betina vivipar menghasilkan mikrofilaria pra larva aktif. Telur menetas di usus kecil menjadi larva. Dalam jumlah banyak dapat menyumbat pembuluh limfe sehingga cairan tidak dapat kembali ke pembuluh limfe. 9000 butir per hari. semak.10-15 cm. Siklus hidup: Cacing betina bertelur disekitar anus pada malam hari sehingga menimbulkan gatal. Kemudian bertelur di sekitar anus. Gambar 9. buah-buahan. telur melekat di jari. Siklus hidup: Telur keluar bersama feses. tumbuh sampai dewasa. Hidup parasit pada manusia. dan akhirnya kawin di usus besar.

berfungsi membentuk lendirn pelindung telur. Segmen tubuh dipisahkan oleh septum (sekat).1. oesofagus. Eunice viridis (palolo). Alat pencernaan (mulut. invertebrate. Respirasi secara difusi melalui permukaan kulit. air). Habitatnya didalam tanah yang lembab. Makanan berupa cacing. ] Segmen 14-16 membengkak disebut klitelum. Alat pencernaan (peristomium. yaitu Polychaeta. dan sistem peredaran darah tertutup. Nereis virens (cacing pasir). otot melingkar. Oligochaeta. Sistem pencernaan sempurna (memiliki anus). ventral dan lateral. faring. Perichaeta musica (cacing Kelas Hirudinae (tidak memiliki seta) Tubuh pipih. . Respirasi secara difusi. Tubuhnya simetris bilateral. Dinding tubuh terdiri dari epidermis yang diselaputi kutikula. pembuluh darah.3. . Tubuh silindris panjang. Pembagian kelas dari Filum Annelida Kelas Polychaeta (memiliki banyak seta) Kepala terdiri atas prostomium dan peristomium Segmen memiliki parapodia (kaki dengan seta banyak). setiap segmen mempunyai organ tubuh (sistem pencernaan. 318 Kelas Oligochaeta (memiliki sedikit seta) Kepala dengan prostomium dan peristomium. dengan sepasang alat eksksresi (nefridium) yang saling berhubungan dan terkoordinasi. Contoh-contohnya: Lumbricus terestis (cacing tanah). farings. Ciri-ciri dan contohnya dapat dilihat pada di bawah ini. dapat dimakan. dan otot memanjang.9. berlapis kutikula. larva serangga. Peredaran darah terdiri dari pembuluh dorsal. sedangkan alat gerak dengan chetae. usus. Haemodipsa zeylanice (pacet. dapat dimakan. gizzard. dan darah vertebrata. Tabel 9. Contoh-contohnya: Acanthobdella sp (parasit ikan salem). alat reproduksinya hermaprodit.3.4. crop. otot. Ekskresi dengan 17 pasang nefridium. bersegmen-segmen. Sistem sarafnya tangga tali. Salah satu paling berperan dalam kehidupan manusia (dalam bidang pertanian) adalah cacing tanah (Kelas Oligochaeta) yang mampu meningkatkan kesuburan tanah. anus). darat). Contoh-contohnya: Arenicola. Hirudo medicinalis (lintah. dan Hirudinea. usus. tidak ada seta dan parapodia.Terdapat selom dan nefridium (untuk ekskresi). Eksresinya dengan nefridium. Mempunyai alat hisap. dan anus). Gonad bersifat hermaprodit. Lysidice oele (wawo). oesofagus. Annelida terdiri atas 3 kelas utama. Annelida (Cacing tanah) Ciri-cirinya: Tubuh bersegmen (metameri).

ayam. 16 Beberapa contoh Annelida : a. cacing palolo. (a) (b) (c) Gambar 9. Tubifex (bioindikator. mereka juga mengaduk tanah sehingga bahan organik dapat tersebar meluas dan menjadikan tanah gembur. Dengan kegiatannya itu. dan bebek). cacing tanah. Cacing tanah juga dimanfaatkan untuk membuat kompos. di selokan). itik.Odontocilic (cacing api) tanah). lalu ditumbuk halus sebagai tepung cacing (pengganti tepung ikan). Hirudinaria javanica (lintah kuning). Cacing tanah dikeringkan. Kompos adalah bahan-bahan organik (sisa tanaman atau limbah hewan) yang diolah oleh cacing sehingga dapat digunakan sebagai pupuk rganik. Lintah Peranan cacing di bidang pertanian Cacing tanah adalah cacing yang sudah dikenal lama (sejak zaman Aristoteles) sebagai hewan yang berperan dalam meningkatkan kesuburan tanah. b. Selain itu cacing tanah juga diternakan untuk digunakan sebagai sumber protein pada pakan terrnak (ikan. dan dicampurkan dengan sumber makanan lainnya menjadi pakan ternak. c. Phertima sp (cacing tanah). 319 . Cara hidupnya dengan menggali lubang meningkatkan porositas tanah sehingga aerasi tanah (masuknya udara ke dalam tanah) dan air dapat merembes ke dalam tanah. burung.

Partenogenesis adalah proses perkembangan embrio dari telur yang tidak dibuahi. Biasanya diantara ruas-ruas terdapat bagian yang tidak berkitin sehingga ruas-ruas tersebut mudah digerakkan. dan abdomen yang keseluruhannya dibungkus oleh zat kitin dan merupakan kerangka luar (eksoskeleton). Organ ekskresinya berupa tubulus malphigi yang bermuara pada usus belakang. 9. Sistem sarafnya adalah sistem saraf tangga tali. 17.Gambar 9. Arthropoda adalah hewan triploblastik. Arthropoda merupakan filum terbesar dari kingdom animalia. karena mengandung disebabkan oleh hemosianin (bukan hemoglobin). Filum Arthropoda Ciri-cirinya Arthropoda (arthros = sendi atau ruas dan podos = kaki) adalah hewan yang memiliki kaki bersendi/beruas-ruas.1. Kompos hasil olahan cacing tanah siap digunakan. Arthropoda memiliki sistim pencernaan yang sempurna (memiliki anus). Artinya ada hewan jantan ada hewan betina.3. 320 . Mulut dilengkapi dengan rahang. tetapi ada juga beberapa hewan yang melakukan parthenogenesis. Jumlah spesiesnya lebih banyak dari filum-filum lainnya. Sistem pernapasannya ada yang berupa trakea. atau melalui seluruh permukaan tubuhnya. insang. Pada waktu tertentu kulit dan tubuh arthropoda dapat mengalami pergantian kulit (eksdisis. di darat. Tubuhnya terdiri atas kepala. paru-paru buku. Reproduksi dilakukan dengan perkawinan. dada. Jenis kelaminnya terpisah (gonokori). selomata (tubuh dan kaki beruas-ruas) dan bilateral simetris. Sistim peredaran darahnya terbuka dan darahnya berwarna biru. antara lain di air.4. Arthropoda dapat ditemukan di berbagai habitat. di dalam tanah dan ada juga yang hidup sebagai parasit pada hewan dan tumbuh-tumbuhan.

2 pasang Sepasang pada setiap ruas untuk berbagai fungsi. dada (8 ruas).. disebut karapaks.4. dada dan permukaan tubuh. arthropoda dikelompokkan menjadi lima kelas. Insekta. • Memiliki satu pasang kaki pada setiap ruas tubuh. Ukuran tubuh bervariasi. Kelas Chilopoda (kelabang): Kepala. Pada bagian kepala dan dada terlindung oleh kulit yang keras. • Memiliki dua pasang antena. dan perut. • Memiliki kulit yang keras dari zat kitin dan zat kapur yang merupakan eksospeletonnya. dan Chilopoda. • Bernafas dengan insang. Diplopoda Arachoinidea. 5 pasang kaki pada dada Tak ada Insang atau permukaan tubuh air sepasang 3 pasang kaki Tak ada 4 pasang kaki pada sefalotoraks sepasang 2 pasang kaki pada setiap ruas tubuh sepasang Sepasang kaki pada setiap ruas Ada trakea Tak ada Paru-paru buku Tak ada trakea Tak ada trakea darat darat darat darat Kepala dan badan yang memanjang agak gepeng. seperti kepiting dan udang. 321 . dan perut (6 ruas) . dan di tempat yang lembab. air tawar..1. ada yang hidup di laut. yaitu Custacea. dan perut. serta perut (abdomend yang ujungnya disebut telson.3. Kepala. ada yang kecil (plankton) sampai dengan ukuran yang besar. dada.Klasifikasi filum Arthropoda Berdasarkan persamaan dan perbedaan struktur tubuhnya. Kelas Crustacea Crustacea pada umumnya hidup di air (akuatik).1. 9. Persamaan dan perbedaan ciri-ciri tersebut adalah sebagai berikut: Susunan Tubuh Antena Anggota tubuh Sayap Alat respirasi Habitat Kelas Crustacea (udangudangan): Kepala (5 ruas). Kelas Insekta (serangga): Kelas Arachnoidea (laba-laba Kelas Diplopoda (kaki seribu): kepala dan badan yang bentuknya silindris. Crustacea yang hidup di laut sebagian besar merupakan zooplankton. Ciri-cirinya • Tubuh terdiri atas kepala dan dada yang tersusun menjadi satu (sefalothoraks). dada.

Kecil (4 mm) hingga mikroskopik Air tawar dan laut atau sebagai parasit Cylops (bebas) dan Caligus (parnit ikan) Ordo Cirripedia Bentuk tubuh seperti kerang dengan cangkang keras. kepala dan dada terlindung karapaks. Ordo Isopoda 322 Memiliki kaki sama. Anggotanya terdiri atas udang-udang kecil yang hidup sebagai zooplankton dan penting bagi kehidupan ikan yaitu sebagai sumber makanannya. Lepas (bebas). air tawar dan Contohnya: Oniscus . Ordo Copepoda Segmentasi tubuh tampak jelas. dan danau. Pada udang terdapat statosis (alat keseimbangan) yang terletak di dasar ruas pada masing-masing antenulae. Tubuh Kecil. Sistem peredaran darah terbuka. Makroskopis Bebas di laut atau parasit Teritip Balanus.. Subkelas Entomostraca Merupakan jenis udang tingkat rendah.• • • • • • Alat ekskresi berupa sepasang badan yang disebut green gland (kelenjar hijau) terletak di bagian ventral dari sefalothoraks di depan oesofagus. Daphnia Ordo Ostracoda Segementasi tidak jelas. usus. jenis kelaminnya terpisah (gonokori). bersegmen. 4-5 mm Di darat. Kecil Air tawar dan laut sebagai parasit Argulus (parasit ikan) Subkelas Malacostraca Merupakan kelompok udang tingkat tinggi. Alat pencernaan dilengkapi dengan mulut. Sangat kecil Air tawar dan laut Chandona. Sebagai contoh yang terkenal adalah udang yang hidup di laut. Berenang dengan antenanya. Fungsinya mengangkut zat makanan dari alat pencernaan keseluruh tubuh. oesofagus lambung. air tawar. darahnya tidak berwarna. Sistem saraf berupa tangga tali. Sacculina (parasit pada kepiting) Ordo Branchiura Tubuh pipih. Ukuran tubuhnya hingga 10 cm Kebanyakan di air tawar Artemia. Sekitar tiga perempat jumlah jenis crustaceae banyak dikenal orang. tidak memiliki mulut tetapi memiliki alat isap. dan anus. Bereproduksi secara kawin. Ciri Ukuran tubuh Habitat Contoh Ordo Branchiopoda Tubuh pipih seperti daun. transparan bergerak dengan antena.

323 .pipih. Disebelah dorsal terdapat suatu lekukan yang melintang yang membagi sefalotoraks menjadi dua yaitu bagian depan (sefal atau kepala) dan bagian belakang (toraks atau dada) Bagian karapaks yang mencuat disebut prostonium atau rostrum.: Besar Udang dan kepiting memiliki manfaat yang besar bagi manusia. Pada bagian toraks terdapat 5 pasang kaki jalan yang terdiri atas sepasang kaki capit (cheliped) sebagai alat penjepit untuk menangkap mangsanya dan 4 pasang kaki digunakan untuk berjalan. Di bawahnya terdapat sepasang mata majemuk (mata faset) bertangkai. Antara lain sebagai sumber makanan yang mengandung protein. memiliki antenna dan antenula. hidup di air payau. Orda Stomatopoda Bentuk tubuhnya seperti belalang sembah. Pada bagian abdomen. laut. Eksoskeleton bagian sefalotoraks mengeras dan dinamakan karapaks. Pagarus (kelomang). Besar Hidup di laut. Contohnya: Squolla empusa Ordo Dekapoda Memiliki 10 kaki. udang galah. setiap ruasnya terdapat sepasang kaki renang. juga ada yang hidup sebagai penggerek kayu yang merugikan manusia asellus. Di bagian posterior abdomend terdapat bagian yang melebar yang disebut telson. Merupakan kelompok yang banyak dikenal orang yaitu udang dan kepiting. Berfungsi untuk alat keseimbangan dan pelindung telur. Birgo latro (kepiting kelapa) Struktur tubuh udang Tubuh udang terdiri atas sefalotoraks (kepala dan dada yang terdiri atas 13 ruas yang menyatu) dan abdomen (perut) terdiri atas 6 ruas. Penaeus sp (udang windu). Kebanyakan berwarna mencolok. Mulut udang mempunyai sepasang mandibula dan dibelakangnya terdapat maksila.

2. Memiliki anggota mencapai kurang lebih 80% atau 675. yaitu. Tubuh serangga: caput-toraks-abdomen b. mesotoraks. atau menjilat dengan beberapa tipe mulut. 324 . Badan (abdomen)terdiri atas 11 segmen atau beberapa segmen saja. Pada mesotoraks terdapat sayap depan. tanah/lumpur dan di dalam tumbuh-tumbuhan. a. air tawar.9. dada (toraks) dan perut (abdomen). Gambar 9. mulut yang dilengkapi dengan alat-alat mulut disesuaikan fungsinya untuk mengisap.3. Ciri-cirinya Pada umumnya bagian tubuh serangga terdiri atas kepala (caput).18. Dada (toraks) terdiri atas tiga segmen. mata yang terdiri atas faset (mata majemuk) dan ocelus (mata tunggal). yang penyebarannya sangat meluas dengan jumlah anggota paling besar di alam. Pada setiap segmen terdapat sepasang kaki.4. serta menjilat. Kepala (caput) dilengkapi dengan sepasang antena yang berfungsi sebagai indra pembau. dan metatoraks. menusuk. Ilmu yang khusus mempelajari tentang serangga disebut dengan entomologi. Kelas Insecta (Insekta) Kelompok insekta disebut juga heksapoda (kakinya berjumlah enam) merupakan kelas yang terbesar di dalam filum Artropoda. prototoraks. Habitatnya di darat. yaitu menggigit. mengunyah. Segmen pertama terdapat alat pendengaran (membran timfanum). sedangkan pada metatoraks terdapat sayap belakang. c.000 spesies dari kehidupan hewan yang terbesar di seluruh penjuru dunia. mengisap. Setiap segmen terdiri dari stigma.1.

terdiri atas lambung dengan 8 pasang gastrik caeca (kantong kerucut yang menghasilkan enzim pencernaan). femur. faring. Beberapa modifikasi tersebut antara lain. Segmen kaki dari pangkal ke ujung tersusun dari coxa. Misalnya belalang sembah (Mantis religiosa). kaki untuk berjalan dan berlari. trochanter. Tipe Clasping. kaki depan mengalami modifikasi sebagai kuku penggali. kaki serangga air bermodifikasi menjadi kaki renang. e. tembolok. rektum. c. Misalnya belalang (Valanga nigricornis). terdiri atas mulut. Tipe Fussorial. tibia. f. kaki depan besar digunakan untuk menangkap dan memegang mangsanya. Hampir seluruh sistem organ tubuh pada serangga telah berkembang dengan baik. b. terdiri atas ileum. Alat peredaran darah adalah jantung yang memompa darah dari belakang ke depan melalui aorta dan terus beredar ke seluruh tubuh. Tipe Natatorial. yaitu: a. Pencernaan dan penyerapan terjadi di bagian ini. femur kaki belakang digunakan untuk meloncat. Tipe Raptorial. Sistem peredaran darah serangga adalah sistem peredaran darah terbuka. Tipe Saltatorial. Sedangkan tipe tungkai atau kaki serangga saat bervariasi sesuai dengan fungsinya. dan empedal (gizzard) berfungsi untuk menggiling makanan. Sistem pencernan makanannya terbagi atas 3 kelompok berikut ini. foregut (usus depan).sedangkan segmen terakhir bermodifikasi menjadi alat kawin (kopulasi). kaki depan kumbang air bermodifikasi untuk memegang serangga betina selama kopulasi. kolon. hindgut (usus belakang). dan tarsus. midgut (usus tengah). Anggota tubuh serangga memilki tiga pasang kaki yang berduriduri. dan anus. Tipe Cursorial. Misalnya kumbang air (Dytisticus marganalis). b. Misalnya gangsir (Gryllotalpa africana). c. d. a. Misalnya lipas (Periplaneta americana). oesofagus. Darah serangga tidak mengandung haemoglobin dan 325 .

semut raja. diteruskan ke porus genital yang terdapat di antara peletak telur (ovipositor). Sistem ekskresi serangga berupa saluran Malpigi yang berfungsi mengeluarkan sisa metabolisme berupa cairan. ganglion perut. Trakea tersebut ke bagian luar berhubungan dengan lubang pernafasan yang terletak dibagain perut dan dada yang disebut stigmata (spirakel) dengan percabangannya disebut trakeol. semut terbagai atas 3 kelompok. Sedangkan menurut kastanya. yaitu semut hitam dan semut merah. Reproduksi secara internal dan sel telur yang telah dibuahi akan dilepaskan (ovipar). Alat kelamin jantan terdiri atas dua buah testis yang masing-masing dihubungkan oleh vas deferen yang akan bersatu membentuk saluran ejakulasi yang terbuka ke permukaan dorsal. dan semut pekerja.hanya berfungsi untuk mengangkut zat makanan serta memusnahkan bibit penyakit yang masuk kedalam tubuh. Di daerah vagina juga terdapat kantong penerima sperma (spermateka). Dua oviduk akan bersatu membentuk vagina pendek. ganglion kerongkongan. dimana jalan pergi dan pulang ketika mencari makanan melalui arah jalan yang sama. Saluran malpigi bermuara pada usus belakang dan akhirnya cairan dari saluran ini dibuang melalui anus seperti pada semut. Semut dibagi menjadi dua bentuk berdasarkan warnanya. Sistem reproduksi pada serangga terdiri atas alat kelamin jantan dan betina. Apabila kita perhatikan Famili formicidae (semut). Dalam proses menuju kedewasaannya dikenal ada pergantian bentuk yang disebut metamorfosis 326 . yaitu semut ratu. Alat kelamin betina terdiri atas dua buah ovarium dengan sejumlah tabung-tabung telur yang disebut ovariola. maka mereka akan meningalkan jejak dengan aroma feromonnya sehingga mereka tidak tersesat kembali kesarangnya. terdiri atas ganglion otak (tiga pasang di kepala). Ovariola tersebut melekat dibagian posterior pada oviduk. dan ganglion dada. Sistem saraf merupakan sistem tangga tali. Melalui trakeol inilah udara disuplai ke seluruh jaringan tubuh dan karbondioksida dibawa keluar. Sistem respirasi terdiri atas sistem cabang (jaringan) dari pembuluh-pembuluh yang disebut trakea.

Thysanura dan Lepisma. Metamorfosis sempurna (holometabola) lalat. dimulai dari fase telur – larva – pupa . Hemimetabola (metamorfosis tidak sempurna).Ada tiga bentuk metamorfosis pada serangga yaitu :. c. fase dimulai dari telur .19.larva (nimfa) – dewasa (imago).imago. Holometabola (metamorfosis sempurna).20. Gambar 9. Metamorfosis tak sempurna (hemimetabola) pada belalang. Diptera. Gambar 9. Misalnya Orthoptera. Hemiptera dan Odonata. Misalnya Colembola. 327 . a. Hymenoptera. tidak ada pergantian bentuk dan hanya dapat dilihat pertambahan besar ukuran saja. dan Lepidoptera. b. Ametabola. Tanpa fase pupa. Misalnya: Coleoptera.

b. Lepisma sacharina. serangga dibagi menjadi dua. Sub kelas Apterygota (serangga ini tidak bersayap).belalang d. sayap berasal dari tonjolan luar dinding tubuh.21.Klasifikasi Insekta Berdasarkan ada tidaknya sayap. Contoh: Thysanura. Eksopterygota. jangkrik 328 . kecoak b. 2. sayap berasal dari tonjolan dalam dinding tubuh. Endopterygota. Contoh Orthoptera: a. Lepisma sacharima.22. 1. dan c. (a) (b) (c) (d) Gambar 9. Sub kelas Pterygota (serangga bersayap) yang dapat dibedakan menjadi dua ordo yaitu: a. Gambar 9.

Valanga nigricornis (belalang) Leptocorisa acuta (walang sangit). Apterygota (Tak bersayap) (a = tidak. Cymex rotundatus (kutu busuk) menghisap darah manusia. Duadubia manifera (tenggoret). tak sama panjang Menusuk.Tabel klasifikasi Insekta Sub kelas 1. Lepisma sacharima Contoh Periplaneta americana (kecoak). metamorfosis ametabola. Epiophlebia sp (capung besar) 329 . Pterygota (bersayap) Eksopterygota sayap berasal dari tonjolan luar dinding tubuh Ciri-ciri Tipe mulut Meta morfosis Ametabola Panjangnya sampai 50 mm dan antena panjang.Tubuh bersisik kecil-kecil dan berwarna putih keperakan. depan dan belakang berbeda tetapi sama strukturnya Menghisap Hemi metabola Isoptera 2 pasang. Aphis sp (kutu daun). Leurocanthus sp (kutu daun berperisai). pembawa virus tungro padi. Nephotetix apicalis (wereng hijau). merusak akar tanaman di tanah. Pediculus capitis (kutu kepala Rayap Pantala sp (capung kuning). sama panjang dan strukturnya 2 pasang seperti jala Menggigit Hemi metabola menggigit Hemi metabola Odonata Meta morfosis Hemi metabo la Hemi metabola Contoh Thysanura. Ephemeria vulgota (capung kecil). Menghasilkan enzim selulase. Memiliki sayap Menggigit Ordo Jumlah sayap Tipe mulut Orthoptera (ortho=lurus) 2 pasang lurus menggigit Hemiptera (hemi=seten gah) 2 pasang. Nilaparvata lugens (wereng coklat). Abdomen 11 segmen. Merusak buku-buku. pteron = sayap) 2. menghisap Homoptera (homo= sama) 2 pasang.

Antherigona exigna (penggerek pucuk padi. dan kelapa sawit. Cybister tripunctatus (kumbang buas air). mellifera (lebah madu).Endopterygota sayap berasal dari tonjolan dalam dinding tubuh 330 Coleoptera (coleos=peris ai) 2 pasang Sayap depan keras Menggigit Holo metabola Hymenoptera (hymen=sela put) 2 pasang berupa selaput Menggigit. Musa domestica (lalat rumah). Sitophylus oryzae (kumbang beras). Apis dorsata. musuh hama wereng. Coccinella arquata. A. pemakan ikan dan katak. Culex fatigans (nyamuk rumah). Papilio memmon (kupu-kupu pastur).. Rhyzoperta dominica. banyak urat menjala menggigit Holo metabola Siphonoptera (shipon=pen ghisap) Tidak bersayap. dan Chrysopa sp. sepasang untk keseimbangan Menghisap. Purex irritans (kutu manusia). kaki kuat untuk meloncat Menusuk.Attacus atlas (kupu-kupu siramarama). Drosophila melanogaster (lalat buah).indica. Anopheles sp (nyamuk malaria). Myrmeleon frontalis atau undur-undur (hewan ini melekatkan telurnya di pasir atau ditanah dan larvanya sering menyerang sarang semut). menusuk menghisap. ctenocephalus canis (kutu parasit pada anjing) . dan Xylocopa latipes (tawon) Aedes aegypti (nyamuk demam berdarah). Acherontia lachesis (kupu-kupu malam). A. sagu. Bombyx moori (ulat sutera). hama menyerang daun muda kelapa. G. Glossina morsitans. menggigit menjilat Holo metabola Lepidoptera (lepis=sisik) 2 pasang bersisik halus menghisap Holo metabola Neuroptera (neuro=jala) 2 pasang tipis. Palpali. menggigit menjilat Holo metabola Diptera (di=dua) Sepasang untuk terbang. menghisap Holo metabola Oryctes rhinoceros (kumbang badak). merusak simpanan biji-bijian Oecophyla smargllina (semut rangrang). merusak beras yang disimpan di gudang. Monomorium sp (semut hitam).

Makanan rayap adalah selulosa. Gambar 9. Gerris remigis. 331 .23. Beberapa contoh Homoptera.25. Dalam kehidupan rayap terdapat polimorfisme. habitat di air. Beberapa contoh Hemiptera: a. Kemudian kedua pasang sayap ratu tersebut terlepas. Beberapa contoh Odonata: a. dan c. Kelompok pekerja bertugas membuat lorong-lorong. dan memelihara larva. habitat di darat. tetapi sering juga merusak bangunan yang berasal dari kayu. yaitu sistem pembagian tugas tertentu dalam satu koloni. Cymex sp b.24. Selanjutnya mereka membuat koloni baru dengan beranak membentuk kelompok prajurit dan tentara. Kelompok prajurit/ tentara memiliki kepala besar dan mandibula besar. (a (b) (c) Gambar 9. b. Mereka bertugas mempertahankan sarangnya. Rayap ikut menghancurkan sisa-sisa tumbuhan.(a) (b) Gambar 9. Rayap adalah anggota Isoptera yang hidup secara sosial. Membangun sarang mengumpulkan makanan. Raja dan ratu fertile melakukan perkawinan.

lebah betina fertil.(a) (b) Gambar 9. Lebah adalah serangga sosial seperti rayap anggota Hymenoptera. Bersifat polimorfisme. misalnya lebah madu (Apis dorsata) dengan pembagian tugas sebagai berikut: • Ratu. Beberapa contoh Diptera : a. • Raja. Drosophila melanogaster. Oryctes sp. Beberapa contoh Coleoptera: a. Aedes aegypti b. Beberapa contoh Hymenoptera a.28. Cocinella sp. lebah jantan yang partenogenesis (telur tanpa dibuahi tumbuh menjadi individu baru). 332 . Apis dorsata (a) (b) (c) Gambar 9. (a) (b) (c) Gambar 9. Monomorium sp c. b. Musa domestica c.27.26. • Pekerja. lebah jatan yang steril dan bertugas menggumpulkan madu bunga. Oecophyla sp b.

30. A. 333 . Papilio sp b. Attacus sp Peranan serangga di bidang pertanian Serangga mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis di bidang pertanian. Beberapa Odonata. dan d. Serangga Penyerbuk Kelapa Sawit (SPKS) seperti Elaeidobius kamerunicus dan Thrips hawainensis. Lepidoptera. Selain itu serangga juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan industri seperti ulat sutera (Bombyx moori) yang menghasilkan benang sutera atau Laccifer leca yang menghasilkan lapisan lak untuk pernis. jangkrik.29. Madu lebah sejak lama dikenal sebagai sumber makanan yang banyak manfaatnya untuk kesehatan. indica. Monomorium sp (semut hitam). A. Beberapa contoh Lepidoptera: a. ulat sutera dan beberapa jenis dapat dijadikan bahan koleksi seperti Lepidoptera. Forcipomya (penyerbuk tanaman coklat). seperti Apis dorsata. Mellifera (lebah madu). Acherontia sp c. Beberapa jenis diantaranya membantu proses penyerbukan untuk pertanian dan perkebunan. Xylocopa latipes (tawon). Odonata dan Coleoptera. Disamping itu serangga dapat dijadikan sebagai sumber makanan seperti belalang. Coleoptera dan Homoptera bersifat sebagai predator bagi serangga hama lainnya seperti terlihat pada Gambar 9.(a) (b) (c) (d) Gambar 9.

e. dan abdomen (badan). sepasang pedipalpus bentuknya seperti kaki dan pada ujungnya terdapat cakar. yaitu a. dan tidak memiliki antena. 10. b-d.3.1. Hidup di darat. lalat tse tse. dan ada yang hidup sebagai parasit. Contoh peranan serangga bagi kehidupan: a. 3. 8. bentuknya seperti gunting atau catut yang berfungsi untuk memegang mangsanya. Kelas Arachnoinidea Arachnida berasal dari kata arachno. kutu kepala.3. Memiliki dua pasang alat mulut. 2. hama tanaman pertanian (wereng coklat. Memiliki delapan mata. 7. kutu busuk). perusak makanan ( kutu gabah. 334 . Tubuh terdiri atas sefalotaraks (kepala dan dada). Bagian abdomen tidak memiliki kaki. Jenis kelamin terpisah dan pembuahan secara internal. 5. 9. Sistem saraf dengan ganglion otak dan simpul saraf yang terjulur keseluruh tubuh. Ciri-cirinya 1. rayap). banyak juga arthropoda yang merugikan. Berfungsi untuk menangkap dan memegang mangsanya. sepasang keliserea. Koleksi. kumbang tanduk).(a) (b) (c) (d) Gambar 9. lalat rumah). laba-laba dan tungau. Nemiliki empat pasang kaki pada bagian sefalotoraks. misalnya kala jengking. Alat pernapasannya berupa paru-paru buku. kutu jagung). 6.30. Anggota kelas ini meliputi jenis-jenis hewan yang tidak disukai oleh manusia. artinya laba-laba. Misalnya sebagai vektor penyakit pada manusia (nyamuk. 9. Penyerbukan. perusak berbahan baku alami (kutu buku. predator Selain yang menguntungkan. 4. Alat pencernaan dimulai dari mulut sampai anus. menimbulkan gangguan pada manusia ( penyebab kudis.4. Alat ekskresinya berupa pembuluh malpigi. b.

dan Tetranychus sp. Tubuh berukuran kecil dan tidak bersegmen-segmen. Contoh: Sarcoptes sp. kecuali pada segmen di elakang kepala. Dermacentor sp. Chilopoda memiliki 335 . Nephila maculate. berbentuk sebagai catut besar dan kelisera yang kecil. benang-benang yang dikeluarkan untuk membuat sarang sekaligus sebagai jaring penangkap mengsanya.4. Semua anggota acarina bernapas melalui seluruh permukaan tubuhnya. Pada bagian kepala chilopoda terdapat antenna panjang. Contoh: Heteropoda venatoria (laba-laba pemburu). Pada bagian tersebut terdapat cakar racun yang berfungsi untuk membunuh mangsanya. Cakar tersebut dinamakan. Pada setiap segmen terdapat sepasang kaki. pada segmen terahir berubah bentuk menjadi alat sengat. Lubang trakea terdapat pada tiap-tiap segmen . Ordo Araneae Meliputi bangsa laba-laba.1. Alat pencernaannya berkembang baik. (laba-laba duri). Contoh: Thelyphobnus sp. Bentuk tubuhnya pipih memanjang serta bersegmensegmen. Kelas Chilopoda Anggota chilopoda ini sering disebut hewan berkaki seratus atau sentipeda.Klasifikasi Arachoinidea a). Abdomannya bersegman dan panjang. cacing dan moluska). Misalnya tugau atau caplak. berguna untruk membentuk kokon.4. Memiliki pedipalpus. b). dan Gastera sp.3. Abdomennya tidak bersegmen. Chilopoda hidup didarat atau dibawah batuan. Makanannya berupa binatang-binatang kecil (misalnya insekta. Abdomennya bersatu dengan sefalotoraks. c). (caplak pengisap darah mamalia atau manusia). alat ekskresinya berupa saluran malpigi. pedes maksilaris. Hidup sebagai hwan buas (karnivora) yang dapat bergerak cepat dengan menggunakan kaki yang banyak. Alat tersebut yangt disebut spineret. Ordo Acarina Meliputi jenis yang merupakan parasit dan merugikan manusia. Selain itu. Ordo Scorpionida Meliputi segala macam golongan kala. Alat pernapasannya berupa trakea yang bercabang-cabnang keseluruh bagian tubuh. Ilmu yang khusus mempelajari caplak disebut Acarologi. (kala jengking) dan Bhutus afer(ketungging). Pada bagian ventral abdomen dan didepan anusnya terdapat alat yang mengelurkan benang sutra yang berguna untuk membuat jaring-jaring. (caplak penyebab penyakit kudis). 9.

2. Seperti anggota sentipeda. yaitu: bagian punggung (dorsal) disokong oleh batang lentur bernama notokorda. Telur biasanya diletakkan ditanah yang lembap. 5). Pada hewan jantan dua pasang kaki disegmen ketujuh mengalami modifikasi membentuk alat kopulasi (alat kawin).3. Anggota filum ini paling sukses hidupnya. 9. sedangkan sisanya adalah invertebrata. Pada antena terdapat rambut-rambut olfaktori (penciuman) dan sepasang kelenjar yang bermuara sebelah lateral. Sebagian besar diantaranya masuk dalam kelompok hewan vertebrata (lebih kurang 43. Kelas Diplopoda Anggota kelas diplopoda sering disebut hewan berkaki seribu atau millepeda. Mereka memiliki mata yang masih sederhana.700 spesies). Tali saraf vertebrata sering kali dinamankan sum-sum punggung yang dilindungi oleh tulang belakang. Vertebrata Filum Chordata memiliki anggota sekitar 45.000 spesies. Letaknya tepat dibawah batang saraf dorsal (punggung) yang mengandung kanal berisi cairan. Contoh: Scolopendra gipas (kelabang atau lipan) dan Lithobius forficatus (kelabang yang beracun berbahaya). Mereka bereproduksi secara kawin dengan pembuahan secara internal. biasanya hidup sebagai herbivora. Alat ekskresinya berupa pembuluh malpigi. termasuk laut. Sedangkan kantong insang 336 . Telur yang telah dibuahi diletakkan dibawah batuan yang ditempati. Pada setiap segmen tubuhnya terdapat dua pasang kaki. bentuk tubuhnya bulat panjang (silindris) dan beberapa segmen tubuh menyatu. mereka dapat beradaptasi di lingkungan terestial maupun akuatik. notokorda tersebut terbentuk didalam embrio dari lapisan mesoderm dorsal. Beberapa jenis diantaranya dapat menggulung diri dalam bentuk seperti spiral atau bola. Chordate mempunyai empat ciri pokok yang muncul pada suatu masa disepanjang hidupnya. Hidup ditempattempat gelap dan lembab. Memiliki jantung berupa suatu pembuluh dengan ostia disebelah lateral. Alat pernapasannya adalah berupa trakea yang tidak bercabangcabang. Pada kepala terdapat mulut dan sepasang antenna.rahang yang kuat dan gigitan yang berbisa. Makanan utamanya berupa tumbuh-tumbuhan yang membusuk. kelompok hewan ini juga memiliki banyak segmen . Alat kelaminnya terpisah dan bereproduksi secara kawin. Gerakan hewan ini sangat lambat.

bagian organ dalam dilindungi oleh rangka dalam atau endoskeleton.3.tersebut hanya terlihat pada saat perkembangan embrio pada sebagian besar vertebrata. e. Reptilian. Jika pada masa dewasa tidak ada ditemukan. ikan. Alat pernapasan berupa paru-paru ataub insang. Sepasang alat reproduksi (kanan dan kiri). c. Kantong insang pada invertebrata. Osteichthyes). dan Mamalia. b. kelas agnatha 337 .2. Pada vertebrata terrestrial. Alat ekskresi berupa ginjal. fertilisasi dan perkembangan embrio berlangsung diluar tubuh induk betina. Ampibia. Pada kebanyakan ikan bertulang sejati. d. Ikan terbagi menjadi beberapa kelas. Aves. Ciri-cirinya Vertebrata adalah golongan hewan yang memiliki tulang belakang. Organ dalam. jantung. Pisces Seluruh anggota kelompok ikan hidup didalam air dan bereproduksi secara ovipar.1. f. maka hanya tampak pada masa embrio. Vertebrata memiliki alat tubuh yang lengkap. setelah dewasa akan mengalami penulangan menjadi sistem penyokong tubuh sekunder. yaitu Pisces (Chondrichthyes. dan pernapasan terdapat didalam suatu rongga tubuh atau selom. Sistem saraf yang terdiri atas susunan saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) dan susunan saraf tepi (serabut saraf). seperti organ pencernaan. yaitu tulang belakang (vertebrae). Tubuh vertebrata bertipe simetri bilateral. 9. Sistem peredaran darah tertutup. Notokorda vertebrata hanya ada pada masa embrionik. Bagian terluar tubuh berupa kulit yang tersusun atas epidermis (lapisan luar) dan dermis (lapisan dalam). Sistem endokrin yang berfungsi menghasilkan hormon. sebagai berikut: a. Sistem pencernaan memanjang dari mulut hingga anus. Biasanya sel telur dan sperma disebarkan didalam air atau sarang. Klasifikasi Vertebrata Sub filum vertebrata terbagi atas beberapa kelas. kantong tersebut mengalami perubahan untuk maksud-maksud tertentu (misalnya berkembang menjadi kelenjar timus dan paratiroid). khusus bagian otak dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak (kranium). g. Air masuk kedalam mulut dan faring melalui celah insang yang dilengkapi dengan lengkung insang. dan amfibi berubah menjadi celah insang. Tulang belakang berasal dari perkembangan sumbu penyokong tubuh primer atau notokorda (korda dorsalis).

Gurat sisi tersebut berupa rangkaian yang sel peka terhadap rangsangan tekanan. Seekor ikan hiu paus (whale shark) membutuhkan berton-ton crustacean kecil untuk dimakan. tetapi hanya baris pertama dan kedua yang aktif digunakan untuk makan (selebihnya merupakan gigi pengganti). Ikan bertulang sejati (Osteichthyes) Lebih kurang 20 ribu spesies ikan ber tulang sejati mempunyai skeleton dari tulang sejati. Beberapa jenis ikan hiu merupakan predator yang dapat berenang dengan kecepatan tinggi dilaut terbuka.1. yaitu plakoid dan ganoid.1. Kerjasama antara indra pembau dan otak dapat mendeteksi satu tetes darah didalam 115 liter air laut. Ikan tersebut memiliki skeleton berupa tulang rawan sebagai pengganti tulang keras. Mereka dapat merasakan arus listrik didalam air yang ditimbulkan moleh gerakan otot hewan lainnya. Kelompok ini meruoakan vertebrata 338 .3.1. Hewan ini memiliki sengatan listrik hingga 300 volt yang dapat digunakan untuk menangkap mangsa. Pada kedua sisi faring terdapat lima hingga tujuh celah insang dan tidak mempunyai tutup insang (operculum). mempunyai gurat sisi.2. dan anjing laut. Bagian dalam sisik plakoid disusun oleh bahan tulang dan bagian luarnya disusun oleh bahan email (mirip email gigi manusia). bagian dalam disusun oleh bahan tulang dan bagian luarnya dari bahan ganoin.2. 9. Ikan bertulang rawan (Chondrichthyes) Anggota ikan bertulang rawan (850 spesies) antara lain adalah ikan hiu dan ikan pari. Pada sisik ganoid. Ikan hiu putih dengan panjang lebih kurang tujuh meter mempunyai hewan buruan tetap berupa lumba-lumba. Ikan hiu dan pari mempunyai beberapa indra yang sangat berguna untuk mendapatkan mangsa. kelas chondrichthyes (ikan bertulang rawan).2. dan mempunyai indra pembau yang sangat tajam. Pada bahan kajian ini kita akan membahas tentang Kelas Chondrichthyes dan Kelas Osteichthyes. Gigi hiu teratur dalam enam sampai duapuluh baris. Ikan bertulang rawan memiliki dua tipe sisik. Habitat ikan pari adalah dasar laut. kelas osteichthyes (ikan bertulang sejati). namun merupakan hewan penyaring makanan (filter-freeder).3. Tekanan tersebut dapat disebabkan oleh gerakan ikan atu hewan lain yang berenang didekatnya. 9. singa laut.(ikan tanpa rahang). Ikan hiu terbesar bukanlah predator. kelas gnatostomata (ikan berahang). Ciri khas ikan pari adalah memiliki sirip pada dada yang lebar mirip sayap.

Selain memiliki endoskeleton. dibagian luar tubuh ikan dilindungi oleh eksoskeleton yang berupa sisik (squama). dua sirip perut. Permukaan tubuh tertutup oleh sisik bertipe sikloid dan stenoid. Ikan juga dilengkapi oleh gelembung renang (vesika natatoria) yang berguna sebagai alat hidrostatis dan membantu dalam proses pernafasan. Ikan bertulang sejati memiliki gelembung renang yaitu kantong udara yang dapat digunakan untuk mengubah daya apung dan sebagai alat bantu dalam bernafas. Alat ini berfungsi untuk mengetahui perubahan takanan air dan posisinya di dalam air. merupakan lubang pembuangan sisa makanan porus qeuitelis. Ikan telah memiliki saluran dan kelenjar pencernaan makanan. tetapi bagian belakang memiliki gerigi. Sifat dan cara hidupnya bermacamacam. satu sirip punggung. merupakn lubang saluran urin. Bentuk sirip stenoid mirip dengan siri sikloid. Pada saat berada di air tawar. merupakan lubang saluran kelamin yang berasal dari gonat porus ekskretorius. misalnya ikan salmon dan belut laut. Ikan memiliki tidak hanya memiliki satu sirip. Saluran pencernaan ikan meliputi rongga mulut. dan satu sirip belakang. Pada bagian sisi tubuh terdapat gurat sisi (linea lateralis). dan sel-sel pigmen yang berbentuk bintang. Beberapa anggotanya dapat berpindah dari perairan asin ke perairan tawar. jika diamati dibawah mikroskop akan tamnpak garis-garis konsentris berjumlah sesuai dengan umurnya. 339 . antara lain sebagai penyaring makanan ataupun predator. faring. Hal tersebut dimungkinkan karena ikan belum memiliki organ yang mengatur suhu tubuh. Ikan memiliki tiga lubang pengeluaran (muara) didepan sirip dubur belakang.paling sukses dan beragam. ginjal mengeluarkan urin yang sangat encer dan insangnya menyerap garam dari air dengan cara transfor aktif. mengandung zat warna hitam (melatonin). tampak mengilap kebiruan mengandung kristal guanine. Ketika lubang tersebut (berturut-turut dari arah depan kebelakang) adalah sebagai berikut: anus. Dibawah sisik terdapat kulit yang banyak mengandung mukosa. Sirip ikan terdiri atas dua sirip dada. satu sirip ekor. Suhu tubuhnya bergantung pada lingkungan disekitarnya atau bersifat poikiloterm. Ciri-ciri sisik tipe sikloid antara lain adalah bebentuk sirkuler.

Kantong tersebut memiliki saluran. kantong kemi dan korus ekskretorius. ureter. pneumatosisi juga berfungsi sebagai hidrostatis sehingga ikan dapat mengetahui daya berat badannya 340 . Ikan juga memiliki suatu alat yang digunakan untuk membantu mendapatkan oksigen dari lingkungan. yang bermuara di lambung. Didalam rongga mulut terdapat gigi berbentuk kerucut (konus pada rahang). Kandung kemih merupakan tempat penampung urine dari ureter kanan dan kiri. oksigenmasuk ke dalam rongga mulut. Kantong empedu berwarna kehijauan. Di dalam usus. dan pankreas. sedangkan korus ekskretorius merupakan lunbang pengeluaran urine. Selain itu. Ikan tidak memiliki kelenjar ludah. Alat ekskresi terdiri atas ginjal (ren). Testis tersebut berwarna putih dan menghasilkan spermatozoid alat pernafasan utama ikan berupa insang (brankia). sedangkan fase ekspirasi udara dilepaskan dari alat pernafasan ke lingkungan sekitarnya. Hati (hepar) berfungsi untuk menghasilkan danmenyimpan empedu. Usus ikan berbentuk tabung yang berkelok-kelok dan dilengkapi oleh alat penggantung usus (mesentrium) agar dapat dikaitka kedinding punggung. Alat ini berasal dari penonjolan dinding bawah saluran pencernaan (rongga perut) Gelembung renang tersebut memiliki bentuk oval dan berisi oksigen berisi nitrogen dan karbondioksida. Sepasang ginjal ikan berwarna merah tua. Pankreas bersifat mikroskopi yang berfungsi untuk menghasilkan enzimenzim pencernaan. lidah yang tidak dapat digerak-gerakkan dan kelenjar mukosa. Kelenjar kelamin (gonad) jantan atau testis dan gonat betina atau ovarium. Lembaran insang yang melekat pada insang disebut holobrankia. Pernafasan pada ikan berlangsung dalam dua fase yaitu fase inspirasi dan fase ekspirasi. keduanya dihubungkan kekandung kemih melalui ureter. Pneumatosisi berguna untuk membantu alat pernafasan atau berfungsi layaknya paru-paru sehingga disebut pulmosit. cairan empedu digunakan untuk mencerna lemak. Pada fase inspirasi. Kelenjar makanan ikan terdiri atas hati. yaitu gelembung renang (vesika natatoria atau pneumatosis). duktus sistikus. dan usus (intestinum). Kantong empedu berfungsi untuk menampung cairan empedu dan mencurahkannya kedalam usus. kantong empedu. lambung.kerongkongan (esophagus). Sistem ekstresi (pengeluaran urime) dan kelamin ikan bergabung menjadi satu sehingga disebut sistem urogenitalia. Insang terdiri atas lengkung insang (arkus bankialis) dan lembaran insang (hemi brankia) yang mengandung banyak kapiler darah.

memancing ikan merupakan salah satu jenis olahraga (rekreasi) yang banyak digemari dan memelihara ikan hias di dalam akuarius atau kolam termasuk hobi yang dapat memberi hiburan bagi manusia. Setelah sel telur betina dibuahi. Selain jantung. Jantungnya beruang dua. Jantung ikan dibungkus oleh selaput perikardium dan terletak di rongga pericardium. Darah di dalam jantung tidak mengandung oksigen. dan Ordo Apoda/Gymnophiona (contohnya.2. salamander). 9. Darah mengalir melalaui urat nadi kelembaran insang. Kloaka salamander merupakan muara dari saluran urine.2. sel sperma akan dientuk telur. Umumnya jantan menghasilkan sel sperma yang mengandung spermatofor yang nantinya akan di tampung oleh hewan betina di dalam kloaka. siput. salamander cacing). terdiri atas 3900 speses. banyak jenis ikan yang dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Salamander termasuk hewan karnivor. 341 . Alat peredaran darah terdiri atas jantung. di dalam rongga perikardium terdapat gelembung renang.di suatu tempat dan menentukan tinggi rendah posisinya di dalam air. Penyebaran amfibi pertama adalah pada periode karboniverus dan dikenal sebagai tahun amfibi. makanannya berupa invertebrata kecil. Selain itu dapat pula dimanfaatkan untuk bahan penelitian. keong kecil. kesenangan dan rekreasi. Amfibi Hewan amfibi (kelas amphibian) merupakan hewan tetrapoda (berkaki empat). Di bidang yang lain. yaitu satu atrium (serambi) dan satu ventrikel (bilik). maupun cacing. Fertilisasi salamander dilakukan secara internal. Ordo Urodella/Caudata (contohnya. dan pencernaan (urogenital). Telur tersebut diletakkan di air atau di darat. Darah yang mengandung O 2 langsung diedarkan ke berbagai jaringan. genital. dan alat reproduksi.3. pembuluh arteri dan pembunuh vena. Di dalam lembaran insang tersebut CO 2 di keluarkan dan O 2 diambil dari air. yaitu Ordo Anura (contohnya katak dan kodok). Peranan pisces dalam kehidupan manusia Secara umum. seperti serangga. ginjal. Hingga saat ini terdapat tiga kelompok amfibi. Sebagai bahan pangan ikan merupakan salah satu sumber protein hewani.

hidup di dekat perairan tawar. Fertilisasi secara eksternal. dan laring yang dapat mengeluarkan suara. Hewan dewasa keluar dari perairan dan bernafas dengan paru-paru. amfibi tersebut biasanya tetap berada di sekitar tempat berair agar tidak terkena resiko kekeringan. terdiri atas dua atrium (serambi) dan satu fentrikel (bilik). Sistem peredaran darahnya adalah system peredaran darah ganda. Kulit amfibi tidak bersisik dan halus. Bergerak seperti ikan dengan membentuk huruf S. Merupakan jenis amfibi tak berekor. Kecebong merupakan larpa akuatik berinsang dan akan bermetamorfosis menjadi dewasa. sering kali buta. Otak amfibi lebih luas dibandingkan otak ikan. Kebanyakan amfibi ke air hanya untuk melangsungkan reproduksi. berukuran sebesar cacing dengan panjang 10 cm sampai 1 meter. kulit kasar berbinntil. Selain di air. beberapa jenis amfibi mampu bereproduksi di darat. dan melindungi diri dari hewan predator melalaui pengeluaran racun yang terdapat di dalam kelenjar kulit. Pada system peredaran darah tersebut sebagian darah kaya O 2 masih bercampur dengan darah miskin O 2 diventrikel. sel sperma membuahi sel telur di luar tubuh amfibi betina. Jantung amfibi beruang tiga. telinga untuk menangkap gelombang suara.Salamander tidak berkaki. amphibian=dua kehidupan. sedangkan kodok bertubuh gemuk. kelembabannya terjaga oleh berbagai kelenjar mukosa. kelopak mata untuk menjaga kelembaban mata. Kulit hewan tersebut berperan dalam menjaga keseimbangan air dan respirasi. maksudnya kelompok hewan tersebut dapat hidup di darat dan di air. Amfibi mempunyai lidah untuk menangkap mangsa. dan hidup di tempat berlumpur. membantu mengatur suhu tubuh ketika berada di darat melalui penguapan. Tubuh dan ekor salamander panjang dan dilengkapi oleh sepasang kaki. Pada saat menetas dihasilkan kecebong yang melangsungkan kehidupan di air. Alat pernafasan utama amfibi dewasa biasanya berupa paru-paru yang dibantu oleh poripori kulit. Katak (misalnya Rana sp) dan kodok (misalnya Bufo sp). Kepala kedua hewan tersebutr bergabung dengan anggota badan belakang yang terspesialisasi untuk melompat. Hidup terkubur di tanah subur dan makanannya berupa cacing atau invertebrate tanah lainnya. Beberapa amfibi memiliki kemamapuan mimikri dan kulitnya dapat 342 . Umumnya telur dilindungi oleh selubung agar-agar dan bercangkang. Katak mempunyai kulit yang halus dan kaki yang panjang. Meskipun kulit tersebut lembab dan tipis. Amfibi berasal dari bahasa Latin.

9. Amnion merupakan membran embrionik penyelubung embrio yang bermanfaat untuk melindungi embrio dan mengeluarkan limbah nitrogen. Sisiknya merupakan eksoskeleton dari zat tanduk yang berasal dari epidermik. buaya. Amfibi juga merupakan makanan bagi berbagai vertebrata lain. Oleh sebab itu. dan Crocodilia. biawak. Pada umumnya katak yang hidup di benua eropa dapat bertahan pada suhu hingga -60C. kura-kura dan penyu. 343 . wajar jika amfibi yang hidup di daerah subtropik temeprat menjadi tidak aktif dan tidak bergerak selama musim dingin.berfluoresen mengeluarkan warna hijau dan merah (khususnya pada katak beracun). Reptil melakukan fertilisasi secara internal dan menghasilkan telur yang dilindungi oleh cangkang. Karena mengandung amnion. dan komodo. misalnya ular atau burung. contohnya. contohnya. Reptil banyak tersebar di tropik dan subtropik. Reptil memiliki sifat autotomi. makanan. contohnya.2. yaitu Lacertilia. Peranan amfibi dalam kehidupan manusia. ular.. Salah satu bentuk penyesuaian hewan terrestrial adalah cara bereproduksi yang tidak bergantung pada air di sekelilingnya. Opidia. Sebagian orang menjadikan amfibi (misalnya. Reptil air terdiri atas Alligator. Amfibi termasuk hewan poikiioterm (eksoterm: berdarah dingin) sehingga pengaturab suhu tubuhnya bergantung pada lingkungan. Chelonia. dan air untuk embrio. Reptil Reptil (bahasa latin reptile=ular) termasuk dalam kelas reptilian dan beranggotakan 6000 speses. Selain itu. Sedangkan kadal dan ular merupakan reptil darat. Telur yang dihasilkan merupakan telur amneotik.3. Reptil adalah vertebrata pertama yang menyesuaikan diri terhadap kehidupan di tempat yang kering. cecak. Hewan ini diyakini berasal dari perkembangan nenek moyang amfibi pada periode Permian. peranan amfibi cukup penting untuk mengatur populasi serangga. Reptil terdiri menjadi empat ordo. membrane tersebut dapat juga berperan dalam menyediakan O2.3. contohnya. Dalam rantai makanan. buaya dan alligator. katak hijau) sebagian makanan untuk memperoleh asupan protein. dan kura-kura. kemudian kebanyakan diantaranya mati. Reptil mendominasi kehidupan di bumi lebih kurang 170 juta tahun sejak era mesozoik. yaitu dapat memotong ekornya apabila dalam keadaan bahaya.

jurakura. Proses pencernaan makanan berlangsung lama. Kura-kura laut akan meninggalkan laut hanya pada saat bertelur. hewan jantan bertugas melindungi telur dan menjaganya untuk waktu tertentu. tetapi tidak mempunyai tulang dada. Kadal mempunyai empat cakar kaki. dan impermiabel terhadap air.Dalam ekosisitem akuatik. Ular merupakan karnivor dan mempunyai rahang yang melekat secara kendur di tengkorak. Keratin merupakan bahan protein yang 344 . termasuk jenis kadal lainnya. dilengkapi oleh lidah yang lengket dan panjang untuk menangkap serangga dari jarak jauh. dan beberapa jenis hewan darat. Organ ini merupakan organ yang terletak di atap rongga mulut dan berperan sebagai organ olfaktori untuk menciumi bahan kimia yang terkandung di udara. Kebanyakan kurakura menghabiskan waktu di dalam air. berkuku yang berguna untuk berjalan. Hewan ini tidak mempunyai anggota tubuh dan bergerak dengan otot perut. Sebagian besar ular tidak beracun. Kaki kura-kura laut datar mirip dayung sedangkan kaki kura-kura terrestrial umumnya kuat. buaya jantan dan betina mengeluarkan suara untuk menarik perhatian pasangannya. Ular berasal dari kadal yang kehilangan kaki karena adaptasinya untuk membuat liang. Bunglon terbiasa hidup di pohon. bersisik. tetapi digantikan oleh paruh yang tajam. Lidah ular yang terjulur dapat mengumpulkan molekul-molekul yang terkandung di dalam udara dan mengirimkannya ke organ Jacobson untuk diperiksa. Pada ular beracun terdapat taring yang dapat merobek dan menginveksikan racun (bisa). Ular merupakan hewan ovivar. Hewan ini merupakan karnivor bagi serangga dan hewan kecil. buaya dan alligator menduduki tingkat teratas dalam piramida makanan. Tubuhnya dilengkapi rahang yang kuat dan ekor berotot yang berguna sebagai senjata dan dayung. Iguana yang mendiami kepulauan Galapagos dapat beradaptasi dengan cara menghabiskan waktu di laut karena makanannya berupa vegetasi laut. Hal tersebut menyebabkan ular dapat menelan mangsa yang lebih besar dibandingkan ukuran kepalanya. berjari. Meski reptil tidak mengeluarkan suara. Kadal mempunyai kemampuan mimikri. Kadal bereproduksi secara ovovivivar. warna kulitnya dapat berubah tersamar dengan lingkungannya. Rusuknya banyak. Kura-kura mempunyai cangkang yang berat. Pada beberapa sepsies reptile. Tairng ular berbisa tidak dapat dilipat. Kulitnya terbuat dari zat tanduk. Reptil mempunyai kulit berkeratin yang tebal. Hewan ini kehilangan gigi. Makanannya berupa ikan.

seperti bentuk tubuh. Dalam adaptasi tingkah laku. kuku jari. Aves Burung termasuk dalam kelas aves dan beranggotakan lebih kurang 9000 spesies. Meski demikian. burung air yang mempunyai jari bersirip dan paruh lebar. burung pantai yang memiliki paruh yang ramping dan tajam serta tungkai yang panjang. obat-obatan. penguin yang memodifikasi sayap seperti dayung. kehangatan suhu tubuh diperoleh dengan cara berjemur diri. telur penyu dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein bagi manusia. dan bulu. darah miskin O2 telah terpisah sepenuhnya dari darah kaya O2. Reptil termasuk hewan eksoteron. Bagi petani. Hal tersebut penting karena 345 . hewan ini mempunyai kesamaan ciri dengan reptil. kehadiran ular atau kadal sangat penting untuk mengontrol populasi hama tikus. habitat dan tingkah laku. dan burung pengicau yang memiliki tipe kaki untuk bertengger. Pada umumnya jantung reptil memiliki empat ruang yang belum sempurna. limbah nitrogen yang dihasilkan dibuang bersama air. Klasifikasi burung berdasarkan tipe paruh. Ada dua jenis bulu. Kulit akan melindungi ular dari kehilangan air danmengalami beberapa kali pergantian dalam setahun (kornifikasi). Peranan reptil dalam kehidupan manusia Reptil banyak dimanfaatkan manusia sebagai bahan makanan. Bulu tersebut merupakan modifikasi dari sisik reptile. Burung adalah satu-satunya hewan modern yang berbulu. Misalnya.2. kulit buaya banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan tas atau sepatu. Untuk keperluan sandang.3. hiasan atau sandang.4. antara lain burung pemburu yang memiliki paruh menukik dan cakar tajam. Paru-paru reptile telah mengalami perkembangan yang baik dan mampu bergerak secara ritmik sesuai kembang kempis sangkar tulang rusuk.ditemukan di rambut. yaitu bulu terbang dan bulu bawah yang berguna untuk menghalangi hilangnya panas tubuh. kecuali jantung pada buaya yang sudah sempurna. paruh yang keras dan termasuk hewan ovivar yang menghasilkan telur amniotik bercangkang keras. 9. sisik kaki. Keberagaman terlihat dari beragamnya ordo. burung pelatuk yang berparuh seperti pahat dengan tipe kaki penggenggam. Ginjal mengekskresi asam urik. Sebagian orang meyakini bahwa darah dan bias ular dapat digunakan sebagai obat. Meski burung tidak mempunyai gigi dan hanya memiliki ekor.

mencegah hilangnya panas terlalu banyak. merupakan bulu yang memberi dasar bentuk tubuh yang berada pada sayap dan ekor. usus besar. berfungsi untuk terbang. Kemampuan terbang burung didukung oleh indra dan sistem saraf yang telah berkembang dengan baik. dan kloaka. Berfungsi sebagai sensor. lambung kelenjar. Hal demikian berkaitan dengan dimilkinya tulang berronga udara yang sangat ringan. lambung pengunyah. (c). membungkus organ dalam agar tidak kedinginan. (b). mengatur berat jenis tubuh ketika berenang. Bulu tersebbut tumbuh di seluruh permukaan tubuh. tembolok. Plamulae. usus halus. tulang dada burung agak luas sesuai untuk penyeimbang tubuh dan dilengkapi oleh otot yang kuat untuk terbang. Daya penglihatan burung sangat kuat dan memiliki refleks otot yang sangat baik. Oksigen tersebut mengalir satu arah melalui kantong udara (hawa) dan paru-paru. Filoplumae. Tubuh burung tidak sepenuhnya ditumbuhi oleh bulu. rongga mulut. Tembolok merupakan pelebaran dari esophagus. 346 . Adanya kemampuan terbang menyebabkan hewan ini dapat bermigrasi dan mencari sumber makanan hingga jauh dari habitat aslinya. Salauran pencernaan burung terdiri atas paruh. Fungsi kantong hawa (saccus pneumaticus) antara lain untuk membantu pernafasan ketika terbang. Sehingga tetap dapat aktif walau cuaca dingin.burung termasuk hewan homeoterm yaitu hewan yang memelihara suhu konstan dan relative tetap tinggi. Sebagian permukaan kulit yang tidak berbulu disebut apteria sedangkan yang berbuku disebut pterilae. Berdasarkan susunan anatominya. Sistem peredaran darah ganda pad burung sudah lebih sempurna karena jantungnya terdiri atas empat ruang dan darah yang kaya O2 sudah terpisah dari darah miskin O2. Dan membantu memperkeras suara. Otot memperoleh energi melalui oksidasi di dalam tubuh. Paruh dapat meggantikan fungsi rahang serta mempunyai leher ramping. Plumae. bulu yang terdapat pada burung yang masih muda dan pada burung yang sedang mengerami telur. taring esophagus. berfungsi sebagai isolator (misalnya. bulu dapat dibagi menjadi tiga macam yaitu: (a). bulu yang memiliki rambut. suhu). Bentuk dan struktur tubuh burung sering dihubungkan dengan kemampuannya untuk terbang.

Beberapa cara dilakukan hewan dalam reproduksi secara vegetatif. Ketika dua jenis hewan sudah dewasa kelamin bertemu (kawin). Fertilisasi adalah proses bertemunya sel sperma dan ovum. 347 .4. maka akan diikuti dengan peristiwa pembuahan (fertilisasi). sapi.Peranan aves bagi kehidupan manusia Hampir seluruh potensi yang dimiliki burung telah dimanfaatkan manusia. Proses pembelahan sel ini akan terus berlangsung sepanjang hayat. Dahulu. menjadi 2. Sedangkan hewan betina menghasilkan telur atau sel telur (ovum). tak terkecuali hewan. bulu burung cendrawasih dijadikan hiasan kepala oleh sukusuku masyarakat di papua. setiap makhluk hidup melakukan perkembangbiakan (reproduksi). 4. Ada bagian-bagian tubuh yang dapat berkembang menjadi individu baru. Pertemuaan dua sel kelamin yang berbeda (sperma dan ovum) akan menyatukan inti kedua sel dan terbentuklah zigot. Begitu juga kemempuan terbang beberapa jenis merpati dimanfaatkan untuk suatu hobi atau diperlombakan. misalnya dilakukan oleh katak dan ikan. Reproduksi secara generatif adalah proses perkembangbiakan yang melibatkan dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. fragmentasi dan patenogenesis. baik untuk kebutuhan konsumsi maupun ekonomi. Reproduksi pada hewan Untuk menjaga kelestarian jenisnya. Diantaranya adalah pertunasan. Zigot kemudian akan membelah. Keindahan kicauan dan warna jenis burung tertentu menyebabkan manusia tertarik untuk memeliharanya. Sedangkan fertilisasi eksterna. Fertilisasi dapat terjadi di dalam tubuh (interna) atau di luar tubuh (eksterna). Reproduksi secara vegetatif adalah proses perkembang biakan tanpa melibatkan sel sperma dan sel telur. gastrula hingga akhirnya menjadi embrio dan individu baru setelah melakukan pembelahan sel hingga jutaan kali. Fertilisasi interna misalnya dilakukan oleh ayam. Reproduksi pada hewan dapat dilakukan secara generatif (seksual) atau vegetatif (aseksual). Hewan jantan akan menghasilkan sel kelamin jantan (sel sperma atau spermatozoa). blastula. kelinci. Daging dan telur unggas merupakan sumber lemak dan protein yang dibutuhkan manusia. 8. 16 dan seterusnya hingga terbentuklah morula. 9.

kadal. zigot berubah menjadi embrio dengan mengalami beberapa tahapan. organogenesis) dan fase pasca embrionik (metamorfosis. Pertumbuhan dan perkembangan hewan dapat dikelompokkan ke dalam dua fase. Pada fase pertama. 9. Pada.5. Misalnya yang dilakukan oleh lebah. c. morfogenesis. adalah tahapan ketika sel-sel pada blastula menyususn diri sehingga terbentuklah dua lapisan sel atau tiga lapis sel.Pertunasan adalah munculnya individu baru karena adanya pertumbuhan suatu bagian tubuh. Peristiwa ini dimungkinkan karena tubuh Planaria memiliki kemampuan regenerasi (tumbuh yang baru) yang tinggi. Mereka dikelompokkan ke dalam hewan yang bersifat triploblastik. blastulasi. ubur-ubur (Coelenterarata) gastrula memiliki dua lapisan sel saja yang kemudian berkembang menjadi endoderm dan ektoderm (Coelenterata disebut juga hewan yang bersifat diploblastik). mesoderm dan ektoderm. disebut gastrula. seperti dapat dilihat dari tabel berikut : 348 . sel-sel pada setiap lapisan sel akan mengalami proses diferensiasi dan spesialisasi. Misalnya : Hydra. adalah tahapan ketika morula merubah strukturnya menjadi seperti bola yang didalamnya berongga dan disebut blastula. Sedangkan hewan-hewan selain Coelenterata gastrula memiliki tiga lapis sel. Sel-sel tersebut akan berkembang menjadi berbagai jaringan dan organ tubuh. yaitu endodermis. diferesiensi dan spesialisasi. Pada hewan triploblastik. Misalnya pada Planaria. Partenogenesis adalah cara reproduksi yang khusus. Tahapan blastula. yaitu: fase embrionik (pembelahan. induksi embrionik. sebagai berikut : a. gastrulasi. semut. Pada mamalia. Pertumbuhan dan perkembangan hewan Setelah menjadi ovum dibuahi oleh sperma. regenerasi). Tahapan morula. yaitu sel-sel yang menggerombol membentuk struktur seperti buah murbei dan disebut morula b. Potongan-potongan tubuh Planaria dapat tumbuh menjadi individu baru. Tahapan gastrula. Fragmentasi adalah proses pertumbuhan bagian tubuh dari bagian tubuh yang terpisah-pisah. yaitu ovum berkembang menjadi individu baru tanpa adanya pembuahan oleh sperma. zigot mengalami pertumbuhan dan perkembangan. digunakan istilah blastosis.

tungkai belakang (setelah 2 ½ bulan) d. e. embrionya berkembang dalam telur. stadium gastrula (setelah 34 jam) d. Perhatikan siklus hidup katak berikut! 1. perkembangan lapisan-lapisan (setelah 62 jam) e. tungkai depan terbentuk setelah 3 bulan. Perkembangan embrio: a. tulang. selanjutnya mengalami metamorfosis menjadi bentuk dewasa muda (imago). stadium morula (setelah 3-7 jam) b. dalam bentuk larva mempunyai insang luar (setelah 6 hari) 7.Tabel diferensiasidan spesialisasi sel-sel penyusun gastrula. kuku. tutup insang (setelah 12 hari) c. Katak jantan dan betina sedang kawin. rambut. metamorfosis selesai lebih dari 3 bulan. Metamorfosis selesai (3 bulan lebih) 349 . c. baik invertebrata maupun vertebrata. ekor mulai tumbuh (setelah 84 jam) 6. kelenjar keringat. tutup insang terbentuk setelah 12 hari. stadium blastula (setelah 18 jam) c. Pada banyak jenis hewan. Stadium menetas. tungkai belakang terbentuk setelah 2 ½ bulan. kelenjar minyak dan saluransaluran sekresi. Jika telur menetas akan keluar larva. Telur dibuahi setelah 1 jam. f. darah. d. kelenjar kelamin (testis atau ovarium) dan jaringan ikat sistem syaraf. b. katak mulai dewasa setelah 1 tahun. Endoderm Mesoderm Ektoderm sel-sel yang melapisi bagian dalam sistem pencernaan. 2. tungkai muka (setelah 2 ½ -3 bulan) 8. seperti katak dan belalang (serangga). sistem sirkulasi dan juga jaringan dan organ lain seperti hati dan paru-paru menjadi otot. selubung telur serupa lendir membengkak 5. Sel telur 4. kulit. Perkembangan selama metamorfosis : a. insang dalam terbentuk setelah 18 hari. Misalnya perkembangan pada katak hijau sebagai berikut : a. ginjal. insang dalam (setelah 8 hari) b. Sel-sel sperma 3.

ulat daun (holometabola) dan b. Ekor cicak yang putus juga akan tumbuh lagi karena adanya pembelahan sel-sel yang baru. Nimfa kemudian akan mengalami pergantian kulit (molting) beberapa kali hingga mencapa dewasa. metamorfosisnya tidak sempurna (hemimetabola). artinya perubahan bentuk antara satu tahapan dengan tahapan berikutnya terlihat sangat jelas. Di dalam tubuh tersedia sel-sel yang siap membelah memperbanyak diri saat diperlukan untuk mengganti selsel jaringan yang rusak.jpg http://www. Saat tubuh terluka. Metamorfosis pada : a.31). a) b) http://www.edu/~ldyer/outreach/Metamorphosis%20of%20monarch%20butterfly. capung (hemimetabola). Selama molting. metamorfosis terjadi secara sempurna (holometabola) (Gambar 9. 350 . Sel-sel tersebut belum terdiferensiasi.nz/home/gate1/dragonfly_life_cycle.31.school. Saat dinding rahim luruh (ketika menstruasi). Sel-sel semacam ini disebut sel batang (stem cell). sel-sel di bawahnya akan segera membelah begitu menstruasi selesai. Pada capung.jpg Gambar 9. Regenerasi tidak membuat organ baru. Hanya ukurannya bertambah besar. Regenerasi adalah proses pemulihan jaringan tubuh atau bagian tubuh (organ) yang rusak. perubahan bentuknya tidak terlihat.Proses pada ulat daun.maungatapu. luka tersebut akan segera menutup kembali karena ada regenerasi.tulane. Perubahan jelas hanya terlihat ketika telur menetas dan menghasilkan nimfa.

Dapatkah kalin menyebutkan faktor-faktor tersebut ? Tabel 9. Dapatkah kalian menetaskan telur ayam yang biasa dikonsumsi ? Pertumbuhan dan perkembangan pada mamalia Embrio mamalia berkembang didalam rahim induknya (uterus) dan mendapat zat makanan (nutrisi) dan oksigen dari induk melalui plasenta dengan perantara tali pusat. Masa kehamilan pada beberapa hewan o 1. Untuk perkembangannya. Sedangkan induk aves. Selama masa pertumbuhan dan perkembangan. bergantung pada bentuk dan ukuran tubuhnya. 4. embrio berkembang di dalam sel telur yang besar. Sel telur ini mengandung banyak cadangan makanan untuk perkembangan embrio. Jenis hewan yang satu dengan yang lain memiliki masa gestasi yang berbeda-beda seperti tabel 9. Paruh bebek dewasa menyusui anaknya setelah telur menetas. Jenis hewan Tikus Anjing/kucing Kambing/biri-biri Manusia Zebra/kuda Gajah Masa gestasi 22 hari 60 hari 150 hari 280 hari 400 hari 700 hari 351 . Sel telur mereka berada di dalam cangkang kapur yang keras.5. sel telur itu harus dihangatkan pada suhu tertentu. 5. 3.5. Pada hewan paruh bebek (Ornithorynchus) tidak dijumpai plasenta karena jenis mamalia tersebut bersifat ovipar. Induk reptil akan melakukannya dengan menempatkan telur-telur mereka di tempat yang dapat terkena hangatnya matahari. Secara umum dikelompokkan ke dalam faktor luar (eksternal) dan faktor dalam (internal). berbagai faktor mempengauhinya.Pada reptil (seperti kadal dan kura-kura) dan aves (seperti ayam dan burung). anak ayam akan keluar dari cangkag telur (menetas). Masa pertumbuhan embrio sampai kelahiran fetus disebut masa kehamilan (gestasi). Setelah 21 hari masa pengeraman. 6. 2. melakukannya dengan menggunakan panas tubuhnya dengan cara mengeraminya.

atau melompat. misalnya untuk mendapatkan makanan. Rangka tubuh disamping menopang dan melindungi serta menstabilkan tubuh. berjalan (Gambar 9. Tulang dapat bergerak karena digerakkan oleh otot. misalnya gurita. tubuh tidak mempunyai bentuk.32. Sebagian hewan mempunyai rangka luar (eksoskeleton) yang berperan utama sebagai pelindung. Semua sistem dalam tubuh vertebrata dibangun oleh organorgan dan jaringan yang teksturnya lemah. gerak melibatkan tulang dan otot yang merupakan alat gerak yang berkaitan erat.32). atau mencari pasangan hidupnya. Mekanisme Gerak Pada Hewan Gambar 9. ada yang dengan cara berenang. juga mempunyai peran penting dalam membuat gerakan. melata. Pada vertebrata. Rangka dapat menopang dan melindungi organ-organ tubuh tersebut. menyelamatkan diri dari musuh. Untuk membuat gerakan gurita terbantu oleh air sebagai tempat hidupnya. Cara gerak hewan berbeda-beda. berlari.9. namun bentuk tak dapat dipertahankan tanpa perlindungan dan penopang. Tidak semua hewan mempunyai rangka. Hewan senantiasa bergerak untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya . Jaringan dan organ pembangunnya mempunyai bentuk yang tetap. Bergerak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. seperti umumnya pada artropoda. Tanpa rangka. 352 .6.

tualng disebut sebagai alat gerak pasif sedangkan otot yang berperan sebagai penggerak tulang disebut alat gerak aktif. 9. Tulang panjang Tulang panjang bentuknya seperti pipa. telapak tangan dan kaki.5. Tulang-tulang bertemu satu dengan yang lain pada sambungan tertentu. Tulang tidak beraturan Tulang tidak beraturan ini bentuknya kompleks dan berhubungan dengan fungsi khusus. seperti pada pelvis. 4. tulang belikat dan tempurung kepala. yaitu otot. Selain tulang belakang. Sambungan itulah yang dapat membantu kelancaran gerakan. terdapat pada tulang hasta. Sejumlah gerakan dapat terjadi karena adanya macam-macam hubungan antar tulang (artikulasi).Tulang Di dalam tubuh manusia.Hewan darat terutama vertebrata termasuk manusia memerlukan banyak faktor untuk menunjang gerakan tubuhnya. Susunan rangka dibangun dari gelang-gelang dan lebih dari 200 potong tulang. 3. 353 . 2. berfungsi untuk artikulasi. vertebrata juga dilengkapi dengan tulang-tulang anggota tubuh yang memungkinkan terjadi gerakan yang bervariasi. Vertebrata adalah kelompok hewan yang mempunyai ruas tulang belakang yang menopang tubuh dengan kuat. gerakan tak mungkin terjadi tanpa penggerak. Tulang pendek Tulang pendek bentuknya seperti silider kecil. berfungsi untuk melindungi struktur dibawahnya.1. tulang-tulang menyusun alat gerak pasif dalam bentuk rangka. berfungsi agar tulang dapat bergerak bebas. tulang paha dan tulang betis. Contoh tulang tidak beraturan adalah tulang punggung dan tulang rahang. ` Menurut bentuk dan ukurannya tulang dibedakan sebagai berikut: 1. Namun. Vertebrata mempunyai rangka dalam (endoskeleton) yang terdiri dari tulang dan tulang rawan. Manusia mempunyai kemampuan yang sangat menakjubkan untuk melakukan sejumlah variasi gerakan yang kompleks. Oleh karen itu. Tulang pendek terdapat pada pergelangan tangan dan kaki. Tulang pipih Tulang pipih berbentuk pipih dan lebar.

Gambar 9. ujung hidung. matriks pada tulang rawan mengandung serabut kolagen dan tidak mengandung kalsium. Pada umumnya. Telinga. 354 . Tulang rawan (kartilago) Keadaan tulang rawan lentur (elastis).33. a. Kerangka manusia. tulang dapat dikelompokkan atas tulang rawan (kartilago) dan tulang (osteon). Menurut bahan pembentuknya. dan laring (Adam`s apple) dibentuk dan ditopang oleh tulang rawan.

Antara sel-sel rawan terbentuk matriks dari kolagen dalam bentuk “gel” dari karbohidrat dan protein. b. Bagian lapisan luar tulang keras (tulang kompak) dan mengelilingi rongga yang disebut rongga sumsum. seperti pada tulang tengkorak dan pada ujung-ujung tulang panjang dekat sambungan tulang. ruas tulang belakang. yaitu sumsum merah dan sumsum kuning. sumsum merah terdapat pada seluruh tulang. benturan atauhentakan. dan tulang gelang. Macam-macam tipe tulang rawan adalah sebagai berikut: • tulang rawan hialin. seperti jaringan lemak dan sumsum merah. bagian dalam pipih. Sumsum kuning terdapat pada tulang-tulang anggota gerak dewasa. Sumsum kuning terbentuk dari campuran sel jaringan ikat. 355 . sifatnya halus dan terdapat di ujung tulang. tulang rusuk. Tulang sejati (osteon) Tulang terdapat pada seluruh anggota gerak. maka akan terlihat lingkaran-lingkaran sel tulang yang tersusun secara konsentris. Sumsum merah merupakan tempat produksi sel darah merah. melingkari pembuluh darah dan saraf.Tulang rawan dibentuk oleh sel-sel tulang rawan (kondrosit) yang dihasilkan oleh kondroblas (pembentuk tulang rawan). sifatnya elastis pada telinga dan epiglotis. Pada anak-anak. • tulang spons (berongga). Berdasarkan teksturnya. Bentuk rongga ini melindungi tulang itu sendiri jika ada tekanan. Bila tulang dipotong sedemikian rupa kemudian dilihat dengan mikroskop. yaitu: • tulang kompak. • tulang rawan elastis. terdapat pada tendon dan ligamen. Bagian dalam dari tulang berisi sumsum tulang yang terdiri dari dua tipe. sedangkan pada orang dewasa. tulang dibedakan atas 2 macam. Lingkaran sel tulang bersama dengan pembuluh darah dan saraf membentuk saluran Havers atau sistem Havers. • tulang rawan yang liat (kuat) terbentuk dari serabut kolagen yang banyak dalam matriks. membentuk lapisan luar yang padat. sumsum merah terdapat pada tulang tengkorak.

bagian-bagian tulang ini belum menyatu tapi berlekatan dengan jaring 356 . tulang badan. tulang menjadi rapuh seperti kepingan-kepingan karang atau kapur. Tempat memanjangnya tulang pada daerah pertumbuhan atau cakra epifisis (daerah dekat ujung-ujung tulang). tulang dada. Berikut ini kita bahas organisasi rangka satu per satu. Rangka Rangka manusia (vertebrata) dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian. • kolagen: bentuknya seperti serabut. Dalam matriks terdapat kalsium yang menjadikan tulang bersifat keras.5. Tengkorak Tengkorak terbentuk dari tempurung kepala (kranium). tulang tempurung kepala terpisah-pisah dan terdiri atas 8 (delapan) bagian.Tulang dibentuk dari osteosit dan matriks. Ini berarti bahwa tulang dapat tumbuh dan memperbaiki sendiri bagian yang rusak (patah. Tanpa kolagen. yaitu: tengkorak. yaitu tulang belakang. Pada tulang dewasa ada bagian tulang yang dirusak (pada bagian tengah tulang pipa) oleh perombak sel tulang (osteoblas). Tanpa adanya mineral dalam matriks tulang menjadi lentur. tulang muka. Setelah lahir. fosfat. dan tulang rusuk. berfungsi menopang anggota gerak dan meletakkan otot ke tubuh. sedangkan mineral merupakan 65% dari berat seluruh tulang. Osteosit dibentuk dari Osteoblas.2. Rangka tambahan terdiri dari tulang-tulang anggota tubuh. Kolagen yang diikat oleh semen akan menampakkan ciri tulang. berfungsi menopang tubuh secara keseluruhan dan membentuk tubuh. dan karbonat. dan rahang. rangka dibagi menjadi rangka sumbu dan rangka tambahan. Sebelum lahir. 9. M • mineral: misalnya seperti kalsium. Rangka sumbu terdiri dari tengkorak dan tulang badan. yaitu otak. Secara garis besar. Tulang tumbuh menjadi besar dengan perbanyakan sel dan menjadi panjang. Tulang tenggkorak tersusun dari 22 tulang yang dibagi dua kelompok sebagai berikut: Tulang tempurung kepala = kranium Kranium atau tempurung kepala mengelilingi dan menlindungi organ yang vital. retak). tulang-tulang anggota. Tulang adalah jaringan hidup. a. berfungsi melindungi otak. Jenis-jenis matriks adalah sebagai berikut: • semen: tersusun dari molekul karbohidrat.

di antaranya membentuk rongga mata untuk melindungi mata. dan menjaga kestabilan tubuh. tulang rusuk. Tiap ruas mempunyai lubang di tengah. Bagian tulang panggul terdiri dari tulang pinggul. ada bagian yang melengkung. sehingga menyebabkan mulut terbuka waktu mengunyah dan berbicara. yaitu foramen magnum yang terletak di dasar tempurung otak menuju sumsum belakang. Kecuali rahang bawah (mandibula). Bagian dada terdiri dari ruas tulang belakang. tulang belakang. Jika diamati akan terlihat bahwa tulang belakang tidak lurus. Tulang muka dan rahang Tulang-tulang muka terletak pada bagian muka kepala. yaitu bagian dada. Ruas tulang belakang Ruas tulang belakang berada di tengah tubuh yang menopang seluruh tubuh dan melindungi organ-organ lunak di dalam rongga tubuh. dan tulang dada. bagian belakang. Lubang-lubang ini berhubungan membentuk saluran “spinal”. Saluran ini melindungi sumsum tulang di sepanjang tulang tulang belakang. Selain itu. Sambungan ini adalah hubungan yang tak dapat digerakkan. walaupun mempunyai bentuk dasar yang sama. semua tulang-tulang muka bersatu dan tidak dapat digerakkan. Terdapat 33 ruas tulang belakang yang membentuk tulang belakang dan melakukan gerakan yang berbeda sesuai letakknya. Setiap bagian ini terdiri dari otot dan tulang yang melindungi rongga tubuh. Bagian belakang hanya terdiri dari ruas tulang belakang. Rahang bawah adalah tulang muka yang dapat digerakkan. Tulang badan Tulang badan terdiri atas tiga bagian. badan. Lengkung ini sangat penting untuk membantu tubuh dalam menjaga keseimbangan berat kepala. 357 . dan tulang kemaluan. menyokong tubuh.serabut. serta gigi. Saraf dan pembuluh darah masuk dan keluar dari otak melalui lubang khusus. Selama pertumbuhan menjadi dewasa. Tulang ini terdiri dari 14 buah tulang yang menyusun bentuk khusu muka. rahang atas dan rahang bawah. dan bagian panggul. langit-langit. b. membentuk rongga hidung. tulang-tulang ini menyatu membentuk tempurung kepala yang menjadi pelindung otak. dan anggota gerak. ada bagian-bagian ruas berbentuk duri/taju (tonjolan) yang memperkuat tulang.

bagian badan (corpus sterni). 358 . misalnya untuk gerakan kepala. c. 5 ruas tulang pinggang (lumbar) d.Struktur dari ruas tulang belakang bervariasi karena mempunyai tugas yang berbeda. ada dua kelompok tulang anggota. 3-5 ruas tulang ekor/koksiks bersatu. 12 ruas tulang punggung c. Tulang ini menjadi bagian dari gelang panggul. dan tulang selangka (klavikula) yang melekat pada tulang dada. gelang bahu yang terdiri dari tulang belikat (skapula) yang melekat pada tulang rusuk. 2. terdiri atas 3-5 ruas vertebrata yang bersatu dan tak berfungsi. sehingga tulang ini agak lentur (fleksibel) dan dapat digerakkan. 5 ruas tulang kelangkang/sakrum bersatu e. Tulang anggota tubuh Menurut tempatnya. Tulang kelangkang bersatu dan tak dapat digerakkan. Tonjolan pada tulang ini juga agak besar sehingga kokoh dan sukar digerakkan. yakni: a. yaitu tulang anggota depan dan tulang anggota belakang. Tulang rusuk dan tulang dada Stuktur tulang rusuk tersusun dari: 1. Tulang punggung gerakannya kurang fleksibel karena adanya tonjolan dan bagian lain tempat melekatnya tulang rusuk. 3 pasang rusuk palsu (kosta spurla) 3. Tulang gelang Terdapat dua macam tulang gelang pada vertebrata. terdapat di ujung belakang. Tulang leher memiliki tonjolan yang kecil. yaitu: 1. Tulang pinggang agak besar ukurannya. 7 ruas tulang leher b. dan taju pedang (proccesus xyphoigeus). 2 pasang rusuk melayang (kosta fluktuatens) Sedangakan struktur tulang dada tersusun dari bagian hulu (manubrium sterni). gelang panggul yang terdiri dari tulang pinggul dan tulang kemaluan. Koksiks (tulang ekor) kecil ukurannya. 7 pasang rusuk sejati (kosta vera) 2.

tulang betis (fibula). namun tidak ada fleksibilitas untuk gerakan berjalan. berpangkal dua tulang lengan bawah. 359 . Jika kaki hanya terdiri dari satu tulang yang kuat. Otot-otot ini tertata pada tulang lengan bawah bagian depan hingga ke jari-jari membentuk tendon yang panjang. untuk menopang berat tubuh. Ada dua tipe otot yang menggerakkan tangan. 2. yaitu bagian untuk mengangkat dan meningkatkkan kekuatan gerak. Perlekatan ini. mengatur gerak tubuh/berjalan. Kamu dapat melihat dan merasakan otot-otot pada lengan bawah jika jari-jari digerakkan. untuk anggota depan. Pada anggota belakang. Tulang pangkal tangan (karpal) memungkinkan terjadinya gerak rotasi. Tendon adalah penghubung antara ujung otot dan tulang. sedangkan tulang anggota belakang tungkai belakang. tulang anggota depan adalah tungkai depan. dan tulang kering (tibia). kaki terdiri dari struktur tulang yang kecil untuk menarik otot dan tendon pada bagian muka. Pada anggota depan. yaitu tulang hasta (ulna) dan tulang pengumpil (radius). Kaki Tungkai didisain untuk 2 fungsi utama: 1. Siku dan tangan Siku merupakan alat yang sangat penting karena dapat melakukan banyak gerakan.Pada hewan. Tulang anggota melekat pada tubuh dengan bantuan rangka gelang. tulang tapak tangan (metakarpal). Untuk itu. Selain itu terdapat otot-otot kecil pada jari-jari yang menyebabkan gerakan jari-jari itu sendiri. sedangkan untuk anggota belakang dilekatkan oleh tulang paha (femur). tulang tapak kaki (metatarsal). dilekatkan oleh pangkal lengan (humerus). maka dapat menopang berat tubuh. dan jari kaki. dan tulang jari tangan (falang). dan tulang jari kaki (falang). sehingga dapat melipat dan melurus. Pada anggota belakang setelah femur terdapat tulang tempurung lutut (patella). Radius dapat digerakkan di atas ulna (gerak memutar). di bawah tulang betis dan tulang kering terdapat tulang pangkal kaki (tarsal). Ini dimungkinkan pula oleh susunan tulang-tulang dan ototnya. Dari siku. di bawah tulang hasta dan pengumpil derdapat tulang pangkal lengan (karpal).

membuat gerakan lengkung menjadi lebih stabil. Cairan sinovial berfungsi untuk melumasi tulang. Hubungan antar tulang (artikulasi) Hubungan tulang adalah tempat satu atau lebih ujung tulang bertemu dan dapat mengakibatkan gerak atau tidak. hubungan tulang dibedakan atas diartrosis. Ligamen Ujung-ujung tulang diikat bersama dari luar oleh jaringan ikat yang disebut ligamen. untuk membantu gerakan mengangkat. amfiartrosis. mengikat kedua ujung tulang pada satu hubungan tulang. 2. mencegah terkilirnya tulang (dislokasi). Hubungan tulang yang memungkinkan pergerakan disebut persendian. Di dalam kapsul. sendi membentuk rongga. dua diantaranya melengkung di sepanjang kaki. sehingga dapat menghasilkan gerakan yang bebas. Ligamen adalah jaringan ikat yang kuat yang menghubungkan tulang dengan tulang. Lengkungan-lengkungan tulang dibentuk untuk beberapa kepentingan sebagai berikut: 1. Ligamen berfungsi seperti karet gelang yang kuat. dan sinartrosis. Berdasarkan dapat dan tidaknya digerakkan. karena dasar lengkungan dihubungkan oleh tendon. Kapsul Kapsul merupakan lapisan serabut yang menyelubungi sendi dan menghubungkannya bersama-sama. 3. Membran sinovial dan cairan sinovial Pada bagian kapsul terdapat selaput yang membatasi permukaan. 2. Persendian ini disusun oleh beberapa bagian yang dapat memperkuat sendi dan mempermudah gerakan. Tulang rawan hialin ini bersama-sama dengan cairan sinovial melindungi bagian-bagian ujung tulang. Hampir semua hubungan tulang anggota badan adalah hubungan 360 . cairan sinovial dan membran sinovial. namun tetap memberi peluang untuk gerakan tulang. Dalam selaput ini ada selapis membran tipis yang disebut membran sinovial yang dapat mensekresikan cairan yang disebut cairan sinovial. dan yang satu melintang. yaitu ligamen. kapsul. Tulang rawan hialin Bagian ujung tulang pada hubungan sinovial ditutupi/dilapisi oleh lapisan tulang bawah hialin. Diartrosis Gerak tubuh yang umum adalah gerak karena hubungan sinovial. 1.Ada tiga lengkungan pada kaki. 4. 1. karena pada dasar lengkungan tulang diikat ligamen.

karena itu sendi ini disebut sendi peluru (endartrosis). Selain itu bagian tertentu terdapat struktur penganjal. ke depan dan ke belakang atau ke kiri dan ke kanan.Amfiartrosis Amfiartrosis adalah hubungan tulang yang masih memungkinkan adanya sedikit gerakan. Contohnya terdapat pada gelang bahu. tetapi lekuk tidak terlalu dalam. d. Berdasarkan arah gerakannya. Diartrosis memudahkan tulang untuk bergerak oleh karena adanya struktur seperti kapsul dan cairan sinovial. 2.sinovial. Contohnya pada siku atau lutut. c. dan tulang femur.Sinartrosis Hubungan di kedua ujung tulang pada sinartrosis ini dipersatukan oleh serabut jaringan ikat. Sendi putar Ada gerakan tertentu yang disebabkan oleh kedudukan tulang yang satu tehadap tulang yang lain. diartrosis dibedakan sebagai berikut: a. gerakan ini akibat adanya sendi putar. 3. yaitu gerak rotasi (memutar). ujung yang lain berlekuk. juga dimungkinkan oleh adanya bentuk-bentuk tertentu dari ujung-ujung tulang. Bentuk bongkol tadi seperti peluru. Sendi peluru Pada kedua ujung tulang terjadi bentuk yang berlawanan. sehingga gerakan yang dilakukan terbatas satu arah. Bentuk dan ukuran bongkol harus sesuai dengan bentuk dan ukuran lekuk sendi pada ujung tulang yang lain. tulang humerus dan gelang panggul. ujung yang satu berbongkol. Bentuk demikian memungkinkan terjadinya gerakan lebih besar ke segala arah. Sendi pelana Ujung tulang antara ibu jari tangan dan tulang telapak tangan membentuk pelana antara satu dengan yang lain. Sendi engsel Pada sendi engsel. Hubungan ini didisain untuk dapat digerakkan sebanyak mungkin. Contohnya adalah hubungan antara tulang belakang dan tulang iga. Contohnya antara tulang hasta dan pengumpil (gerakan spin). Kemudian hubungan oleh serabut ini 361 . Hubungan ini disebut persendian. b. walaupun memang ada sebagian hubungan ini yang arah geraknya tertentu saja. Hubungan tulang ini disebut sendi pelana. Amfiartrosis dihubungkan oleh kartilago. ujung tulang yang berhubungan terdiri dari bongkol dan lekuk. gerakan yang dilakukan adalah dua arah.

Nekrosa Nekrosa dikenal sebagai penyakit matinya sel tulang. diantaranya tulang patah (fraktura). tulang patah hingga mencuat keluar dari kulit. Jika periosteum rusak. Penyebab gangguan ini adalah berkurangnya cairan (minyak) sinovial. peranan periosteum sangat penting untuk menyambungnya kembali. atau lepasnya ujung tulang dari sendi/urat sendi. seperti selaput tulang rusak dan bergeser. Infeksi lain yang menimbulkan terbentuknya nanah pada sendi dan mengakibatkan kulit berwarna merah adalah infeksi gonorea. sehingga persendian sinartrosis ini tidak dapat digerakkan. Keadaan ini disebut artritis eksudatif. dan kebiasaan yang buruk. patah tulang tertutup. Gangguan dan kelainan tulang Kelainan dan gangguan pada tulang dapat disebabkan oleh berbagai hal. Contoh hubungan sinartrosis adalah pada tulang tengkorak. maka timbullah nekrosis. Keadaan ini disebut artritis sika. patah tulang terbuka memudahkan terjadinya infeksi. tulang patah sedangkan kulit tidak terbuka. sifilis dapat juga menyerang sendi. suplai makanan terhenti. a. Akibat penyakit sendi yang kronis memungkinkan sendi tidak berfungsi dan tak dapat melakukan gerakan (kaku).mengalami osifikasi. Gangguan infeksi Gangguan tulang yang menimbulkan rasa sakit waktu digerakkan antara lain disebabkan oleh radang getah dalam sendi yang terbentuk oleh kerja kuman yang merusak selaput sendi. Di bagian luar tulang terdapat selaput tulang (periosteum) yang berfungsi dalam pertumbuhan tulang. Selain itu. susunan tulang. patah tulang terbuka. periosteum dapat mensuplai zat penyembuh untuk menyambung tulang patah yang tidak sampai lepas atau jika tulang hanya retak (fisura). terutama untuk suplai makanan. Tulang patah disebabkan atas: 1. Selain gonorea. selaput tulang sobek (memar). Kelainan tulang Fungsi tulang untuk melaksanakan gerak akan terganggu jika terjadi kelainan. defisiensi. Biasanya penyakit ini menyerang lutut dan pangkal paha. 2. Banyak kerusakan pada tulang oleh macam-macam sebab. c. misalnya akibat infeksi. 362 . b. Gangguan lain adalah adanya bunyi ketika tulang digerakkan dan menimbulkan rasa nyeri.

Kebiasaan buruk yang umumnya dilakukan saat tulang sedang berumbuh mengakibatkan kelainan pada posisi tulang belakang. tulang e. Dengan mikroskop cahaya biasa. Sel-sel otot tampak lurik disebabkan oleh susunan protein otot berupa fibril yaitu aktin dan miosin. Kebiasaan buruk Banyak kelainan tulang akibat kebiasaan buruk yang tidak disadari. Layuh semu Layuh semu disebabkan oleh rusaknya cakra epifise akibat infeksi sifilis pada anak sejak dalam kandungan. Kadaan rusaknya cakra epifise menyebabkan tulang tidak bertenaga atau menjadi layuh. Protein otot menyebabkan adanya bagian gelap dan terang. Persendian tulang sebagai suatu konstruksi untuk pergerakan dikelilingi oleh otot.d. Masing-masing miofibril terbagi menjadi pita gelap dan pita terang.3. Jaringan otot tersusun dari sejumlah berkas otot yang dibungkus oleh fasia superfasial. Berkas otot tersusun atas serabut otot (benang otot) yang terbentuk oleh sel-sel otot. sedangkan miofibril tampak sebagai garis tipis. Otot mampu menghasilkan gerak karena ada sel otot. Di tengah zona H terdapat garis gelap. garis-garis tidak terlalu tampak. tampak seperti terdapat garis-garis melintang dari sisi satu ke sisi lain. Di tengah pita gelap terdapat bagian terang yang disebut zona H. * Keadaan tulang belakang melengkung ke samping (skoliosis). Oleh karena kemampuannya menggerakkan tulang. Akan tetapi dengan mikroskop elektron. Sementara itu di tengah pita 363 . Kelainan tersebut antara lain: * Keadaan tulang belakang melengkung ke depan (lordosis). yaitu garis M. menyebabkan tulang tempat otot itu bertaut dapat tertarik. sel otot dapat berkontraksi. sehingga menyebabkan terganggunya gerakan.5. * Keadaan tulang belakang melengkung ke belakang (kiposis). Otot yang berkontraksi menjadi pendek dan bagian tengahnya menebal. otot disebut alat gerak aktif. Jika ada rangsangan. Di sepanjang fibril terdapat miofibril (selubung otot). Defisiensi Kekurangan vitamin D sehingga mengakibatkan kekurangan zat kalsium sehingga membengkok. dalam hal ini adalah otot rangka (lurik). f. miofibril tampak jelas. Jika diamati dibawah mikroskop. Otot Tulang tak dapat bergerak tanpa otot. 9.

yaitu berkontraksi (memendek dan menebal) dan relaksasi (kembali ke keadaan semula). seperti jembatan. Otot rangka melekat pada tulang. Origo dan insesio adalah bagian ujung otot (tendon). menurut tempat melekatnya adalah otot rangka dan otot kulit. yaitu otot pada organ-organ dalam. Sedangkan otot polos merupakan otot tak sadar yang dapat bekerja tanpa perintah otak. Origo otot rangka berbeda. Daerah pada satu miofibril dan garis Z satu ke garis Z lainnya disebtu sarkomer. diantaranya: berjalan. memegang dan mengangkat. keadaan ini disebut tonus. Sedangkan ujung otot lain yang melekat pada tulang yang berubah kedudukannya (bergerak) ketika otot berkontraksi disebut insesio. Otot dapat memandek (kontraksi) maksimal. Ada satu pekecualian pada otot jantung. Otot lurik umumnya merupakan otot sadar yang bekerja berdasarkan perintah otak. yaitu aktin yang tipis dan miosin merupakan struktu yang agak tebal yang dihubungkan oleh struktur benang. 364 . misalnya otot yang melekat pada rangka. menurut lokasi adalah otot dalam dan otot rangka. seperti otot biseps (bi=dua. seringkali rangsangan tertentu menyebabkan keadaan tonus tidak diikuti oleh relaksasi keadaan otot seperti itu disebut tetanus (kejang). Pada diagram tentang struktur otot lurik terlihat adanya filamen protein. Otot jantung berfungsi menggerakkan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. kemudian relaksasi.terang terdapat garis gelap yaitu garis Z. disebut origo. a. menurut sifatnya adalah otot sadar dan otot tak sadar. ada yang dua. Jenis otot menurut bentuk selnya adalah otot lurik dan otot polos. Sebab terjadinya kontraksi Telah disebutkan bahwa bagian otot yang berkontraksi sebenarnya adalah sel-sel otot. ceps=cephal=kepala) dan ada yang tiga seperti otot triseps. yaitu bentuk selnya seperti otot lurik. Namun. Sedangkan untuk transpor makanan dan mengalirkan darah oleh sel-sel pembuluh darah dilakukan oleh otot polos. Ujung otot yang melekat pada tulang yang tetap dalam posisinya (tidak berubah kedudukannya) ketika otot berkontraksi. Fungsi otot lurik untuk melaksanakan kerja. Ada tendon yang panjang sesuai fungsinya seperti otot penggerak jari. tetapi dapat bekerja secara tak sadar. Mekanisme kontraksi otot Seperti telah disebutkan bahwa otot bekerja dengan dua cara.

Akibatnya benang (sel) menjadi pendek. Fase ini disebut fase anaerob. Energi yang digunakan disuplai dalam bentuk energi kimia. Energi untuk kontraksi otot Ingat bahwa kegiatan kontraksi memerlukan energi. Asetilkolin yang lepas akan membebaskan ion kalsium yang berada di antara sel otot. Proses perubahan ATP dan ADP menjadi AMP sebagai berikut: ATP Æ ADP + P + E ADP Æ AMP + P + E Dalam keadaan seperti ini (ADP Æ AMP + P + E). ATP harus dibentuk kembali agar otot dapat bergerak. Laktasidogen kemudian diuraikan menjadi glukosa dan asam susu.Rangsangan yang tiba ke sel otot akan mempengaruhi asetikolin yang peka terhadap rangsangan. Kreatinfosfat menyumbangkan fosforil pada ADP selama otot berkontraksi. ADP ini juga akan terurai menjadi AMP (Adenosin Monofosfat). Pada keadaan inilah otot sedang berkontraksi. Energi ini menggerakkan filamen penghubung antara aktin dan miosin. Pembentukan kembali ATP Di dalam otot tersimpan gula otot. Setelah itu ion kalsium masuk kembali ke plasma sel. Kemudian posisi aktin berubah dan mempengaruhi filamen penghubung. otot tidak dapat berkontraksi lagi. Glikogen akan dilarutkan menjadi laktasidogen (pembentuk asam laktat=asam susu). ATP yang dihidrolisis akan terurai menjadi ADP (Adenosin Difosfat) dan mengeluarkan energi. keadaan inilah yang disebut otot relaksasi. Oleh peristiwa respirasi dengan O2. Proses perubahan tersebut tampak sebagai berikut: Glukosa + O2 Æ H2O + CO2 + E 365 . c. Ion kalsium ini masuk ke dalam otat mengangkut troponium dan tropomisin ke aktin. glukosa dipecah menjadi H2O dan CO2 sambil membebaskan energi. sehingga aktin dan miosin bertempelan membentuk aktomiosin. sebab tidak ada energi lagi. menyebabkan lepasnya perlekatan aktin dan miosin. b. Aktin tertarik mendekati miosin. yaitu glikogen. Energi ini diambil dari molekul ATP (Adenosin Trifosfat dan Kreatinfosfat) yang berenergi tinggi. Asetilkolin adalah ester asetil dari kolin yang merupakan pemindah rangsang yang diproduksi oleh bagian ujung serabut saraf. Jika kehabisan ATP dan tinggal ADP. sehingga ikatan troponium dan ion kalsium lepas.

Kerja yang berlawanan (antagonis) Kerja otot yang antagonis terjadi bila salah satu otot berkontraksi.Energi ini akan digunakan untuk membentuk ATP. Kerja yang bersamaan (sinergis) Gerak beberapa otot yang searah. contohnya pronator teres dan pronator kuadratus terdapat pada lengan bawah. contohnya: otot biseps (kontraksi) dan otot triseps (relaksasi). • supinator dan pronator. gerak ke bawah dan ke atas. Fase ini disebut fase aerob (menggunakan oksigen). sedangkan otot yang lainnya relaksasi. gerak meluruskan dan membengkokkan. yaitu antagonis dan sinergis. Menurut sifat kerjanya. 366 . a. Arah gerak otot yang antagonis misalnya: • ekstensor dan fleksor. • abduktor dan adduktor. gerak dibedakan menjadi dua macam. gerak menengadah dan melungkup. gerak menjauhkan dan medekatkan tungkai dari sumbu tubuh.d • epressor dan elevator. b.

Faktor luar meliputi kecelakaan dan serangan organisme. Gangguan pada otot antara lain terlihat pada tabel berikut: Nama gangguan Karena serangan mikroorganisme Karena aktivitas Penyebab Gejala Tetanus bakteri Clostriduim tetani Atrofi otot virus polio Mengecilnya otot. Hernia abdominal Myastenia Genetik (sejak di dalam kandungan) distrofi otot merupakan penyakit kronis melemahnya otot sejak kanak-kanak hingga dewasa sobeknya dinding otot perut di dalam rongga perut usus menjadi masuk ke celah otot dinding perut yang lemah atau robek kelainan pada sistem kekebalan tubuh otot melemah secara berangsur-angsur hingga menyebabkan kelumpuhan gravis 367 .Gangguan pada otot Gangguan pada otot dapat disebabkan karena faktor luar dan faktor dalam. dikuti dengan kelumpuhan Kaku leher (stiff) gerak yang menghentak atau salah gerak menyebabkan otot trepesius leher meradang dan kaku otot terus menerus melakukan aktivitas otot menjadi kejang dan tidak mampu lagi berkontraksi Kram otot tidak pernah digunakan untuk melakukan aktivitas. Tondisi ketegangan otot yang terus menerus (terus berkontraksi) okuran otot mengecil atau fungsinya turun Atrofi Karena hal lain Distrofi otot karena bawaan . Faktor dalam meliputi kesalahan gerak dan tidak pernah melatih otot.

jaringan otot. Platyhelminthes terbagi atas tiga kelas. Pheretima sp=cacing tanah). mengikat sel-sel sehingga membentuk suatu jaringan dan mengikat suatu jaringan dengan jaringan lainnya. dan empedal (gizzard) berfungsi untuk menggiling makanan. Sistem pencernaan makanan terdiri tiga. dan saluran di dalam tubuh. faring. dan kolumnar. dan sebagai tempat penyerapan. yaitu invertebta (hewan tidak bertulang belakang) dan vertebrata (hewan bertulang belakang). Serangga terdiri atas caput (kepala). Ancylostoma sp dan Necator sp (cacing tambang). yaitu Turbellaria (Planaria sp). oligochaeta (Lumbricus terestis. dada (toraks) dan abdomen (perut). menyokong dan melindungi bagian-bagian tubuh. Jenis-jenis dominan sebagai parasit dari Nemathelminthes. terdiri dari bentuk pipih. Nemathelminthes dan Annelida. tembolok. Terdapat membran tymphanum sebagai alat pendengaran. midgut (lambung dengan 8 pasang gastrik 368 . Annelida terbagi atas tiga kelas. dimakan. dan Hirudinae (Hirudo medicinalis. Trematoda (Fasciola hepatica = cacing hati). menyimpan lemak (sumber energi). seperti: Melaidogyne sp dan Heterodera sp. tubulus malphigi sebagai alat eksresi dan ganglion saraf. sebagai bagian dari kelenjar. Vermes memiliki tubuh simetris bilateral. yaitu jaringan epitel. sistem repirasi menggunakan permukaan tubuh. yaitu: Platyhelminthes.Rangkuman Tubuh hewan memiliki enam jaringan utama. mengisi rongga-rongga yang kosong. dan Cestoda (Taenia saginata = cacing usus sapi). aseksual dan hermaprodit. kubus. batang. yaitu: Polychaeta (Eunice viridis (palolo). diantaranya adalah Ascaris lumbricoides (cacing perut). flame cell (sel api). habitat di perairan dan daratan (tanah). Haemodipsa sp). Bersifat parasit dan saprofit. dan untuk transposrtasi Klasifikasi hewan terbagi atas dua bentuk. Dan Lysidice oele (wawo). yaitu: foregut (mulut. oesofagus. berbagai rongga. Beberapa jenis dapat bersifat parasit pada tumbuhtumbuhan. jaringan ikat. Jaringan epitel melapisi permukaan tubuh sebelah luar (kulit). terbagi atas 3 filum. sistem saraf ganglion (tangga tali). dan jaringan syaraf. Fungsinya sebagai pelindung jaringan yang terdapat di sebelah dalamnya. Diantara vermes yang berperan penting pada bidang pertanian adalah cacing tanah berfungsi untuk menggemburkan tanah pertanian. dimakan). reproduksi seksual. Enterobius/Oxyuris vermicularis (cacing kremi) dan Wucheria bancrofti (cacing filaria).

Otot tersusun dari sel-sel otot. Misalnya: Coleoptera. dan otot jantung. Berdasarkan bentuk dan ukurannya. tulang panjang. seperti Apis dorsata. tulang dibedakan atas tulang rawan dan tulang. dan Lepidoptera. Ada tiga jenis otot. Hemiptera dan Odonata.imago. melakukan proses pencernaan dan penyerapan. Beberapa serangga jenis membantu proses penyerbukan untuk pertanian dan perkebunan. Aves. yaitu Pisces. Sedangkan menurut bahan pembentuknya. benang serabut otot. amfiartrosis. berkas otot. hemimetabola (metamorfosis tidak sempurna). fase dimulai dari telur . dan jaringan otot. Serangga Penyerbuk Kelapa Sawit (SPKS) seperti Elaeidobius kamerunicus dan Thrips hawainensis. dan anus. Forcipomya sp (penyerbuk tanaman coklat). A. terdapat pada kebanyakan tulang lainnya. yaitu: ametabola (tidak ada pergantian bentuk. Misalnya Orthoptera. Reptilia. beberapa Odonata. dan hind-gut. Metamorfosis pada serangga terbagi atas tiga bentuk. Hymenoptera. yaitu ligamen. Vertebarta terbagia tas 5 kelas. dan holometabola (metamorfosis sempurna). dan Mamalia. kapsul. indica. dan tulang yang tidak beraturan. Xylocopa latipes (tawon). mellifera (lebah madu). tulang pipih. Diptera. Persendiaan mempunyai unsur-unsur yang dapat mempermudah gerakan. dimulai dari fase telur – larva – pupa . cairan sinovial. kolon. Tulang rawan dibentuk oleh kondroblas. yaitu otot lurik. hubungan antar tulang dapat dibedakan menjadi diartrosis. Amfibi. dan sinartrosis. Alat gerak pada vertebrata meliputi tulang dan otot. Coleoptera dan Homoptera bersifat sebagai predator bagi serangga hama lainnya. otot polos. rektum. Otot lurik merupakan otot sadar yang berkerja atas perintah otak. juga berfungsi sebagai tempat pembuatan darah merah dan tempat melekatnya otot. Tulang-tulang dalam tubuh tersusun membentuk rangka dan berfungsi membentuk tubuh serta melindungi bagian atau organ tubuh lainnya. Monomorium sp (semut hitam). Tulang dibentuk oleh osteoblas. yang berfungsi menggerakkan tulang. Tulang merupakan alat gerak pasif. dan laring. terdapat pada telinga.Menurut dapat atau tidaknya digerakkan. Misalnya Colembola dan Thysanura). terdiri atas ileum.larva (nimfa) – dewasa (imago). 369 . Otot merupakan alat gerak aktif. A. terjadi pertambahan besar ukuran. sedangkan otot merupakan alat gerak aktif. Tulang sebagai alat gerak pasif. dan membran sinovial.caeca. tulang dibedakan atas tulang pendek. ujung hidung.

yaitu kontraksi dan relaksasi. Kontraksi maksimum disebut tonus. Ion Ca2+ masuk ke dalam otot mengangkut troponium dan tropomisin ke aktin. asam fosfat d. dan tonus yang tidak ralaksasi disebut tetanus. morfogenesis. gastrulasi. dan endoderm. d. induksi embrionik. Pada hewan kedewasaannya ditandai dengan kemampuan untuk menghasilkan sel kelamin berupa sel telur maupun sel kelamin jantan. Sel-sel penyusun embrio hewan tersusun dari tiga lapisan. atau e untuk jawaban yang tepat! 1.. Kerja otot ada dua macam. Pertumbuhan hewan meliputi 2 fase.terdapat pada otot rangka. tendon d. blastulasi. Jenis kerja otot ada dua. regenerasi). Berilah tanda silang (x) pada huruf a. b. asam lemak b. Otot jantung merupakan otot lurik. mesenkim c. kolagen b. fibrosit 2. yaitu kerja berlawanan (antagonis) dan kerja bersamaan (sinergis)... yaitu ektoderm. mesoderm... a. Manakah yang dikategorikan sebagai zat pelelah pada otot . yang masing-masing akan membelah membentuk spesifikasi sel berkembang menjadi organorgan. terdapat pada alat-alat dalam. diferesiensi. c. Perkembangan meliputi fertilisasi. a. asam laktat 3. glukosa e. yaitu: fase embrionik (pembelahan. Termasuk jaringan ikat padat adalah jaringan . glikogen c. 370 . pembelahan dari zigot sampai terbentuk jaringan dan organ. Otot polos merupakan otot tak sadar yang bekerja dibawah pengaruh saraf otonom. Soal Latihan A. organogenesis) dan fase pasca embrionik (metamorfosis. Kontraksi otot terjadi karena adanya rangsangan yang menyebabkan asetilkolin membebaskan ion Ca2+..... Bagian-bagian dibawah ini yang banyak mengandung zat kalsium fosfat dalam keadaan normal adalah . fibroblast e. tetapi bekerja dibawah pengaruh saraf otonom.

adanya selubung otot d.. sel leukosit b... sel saraf d. kelenturannya b. Tenaga untuk kontraksi otot berasal dari . pemecahan asam laktat e. sendi putar e.. tulang d.. otot bersifat lentur 7. Hubungan antartulang yang terdapat pada siku adalah . morfologinya c. sinfibrosis e. ada tidaknya matriks e. sendi engsel d.... sel epitel e . adanya serabut-serabut kontraktil c. Bukan membedakan antara kartilago dan tulang sejati adalah . pemecahan glikogen jadi asam laktat c. a. Otot mampu menjadi alat gerak aktif karena . darah b.. sel epitel c. otot menghasilkan tenaga b... a. diartrosis b...a. sel trombosit e. skoliosis c. adanya plasma otot e. sintesis adenosine trifosfat d. amfiartrosis 371 .. a. kiposis d.. otot 4. sel saraf c. a. Pada tulang tengkorak terdapat hubungan antar tulang yang tidak dapat digerakkan. a. Macam jaringan yang tidak bertambah banyak pada orang dewasa ... letaknya dalam tubuh 8. penguraian fosfat organik 6. oksidasi asam laktat b. sel eritrosit 5. sendi peluru b. a. Hubungan seperti ini disebut . sendi pergelangan tangan 9. struktur penyusunnya d.. sendi pelana c.

abdukasi – ekstensi e. Diantara cacing berikut yang dalam daur hidupnya pernah singgah di jantung dan hati adalah . americanus c. transportasi 12. F..americanus b.10.. a.. cacing tanah 372 . lintah kuning d.. pacet 13. vermicularis 15. respirasi e. T. saginata dan T. fleksi – ekstensi b. Hewan dibawah ini yang bukan termasuk Annelida adalah . saraf b. hepatica dan O. proglotid d. a. duodenale dan N. sistiserkus b. ekskresi d.... solium e. a.. cacing palolo e. onkosfer e. a. pacat c. Seseorang akan terinfeksi cacing pita jika memakan daging sapi yang mengandung . Klitelum dimiliki cacing dari jenis . pronasi – supinasi c. cacing pita b. a. Sistem gastrovaskuler pada Planaria sp mempunyai kesamaan fungsi dengan sistem . F.. lintah b. cacing tanah d.. cacing tambang c. lumbricoides dan O.... lintah e. pronasi – abdukasi d. hepatica dan N.. A. a. rotasi – adduksi 11.. vermicularis d.. regulasi c. A.. Dari gerak antagonis di bawah ini pasangan yang cocok . serkaria c.. skoleks 14.

. natatorial b. kecuali .. Diantara ordo insekta dibawah ini bersifat holometabola adalah . a. menggigit e. menjilat c. Contoh dibawah ini yang bukan temasuk Diptera adalah . Dibawah ini yang bukan modifikasi tungkai serangga adalah . a. Culexs fatigans b. a. undur-undur c. fusorial c. Dibawah ini yang termasuk tipe mulut serangga.... saltatorial e. Anopheles ludwi d. anai-anai d.. a. Diptera b. a. Siphonoptera e.. Aedes aegypti c... menelan b. nyamuk 19. Thysanura c. classing 20. Drosophila melanogaster 17. mengunyah d... Orthoptera d.... raptorial d. Hemiptera 18. Sifat polimorfisme dapat ditemukan pada serangga jenis . lalat buah e. mengisap 373 . Ctenocephalus filis e. kupu-kupu b..16.

hewan hemimetabola c. Jelaskan perbedaan antara strobilasi dan metameri! 3. trakeol 10. Tuliskan ciri-ciri filum Nemathelminthes! 4. hewan ametabola 7. Sebutkan pembagian tulang rawan kartilago! 374 . Apakah yang dimaksud dengan: a. Mengapa cacing tanah dapat menyuburkan tanah? Jelaskan pendapat Kalian! 5. Jelaskanlah! 9. Fasciola hepatica 2. Sebutkan lima jenis serangga yang berguna pada bidang pertanian! 11. kopulasi c. Pterygota meliputi serangga bersayap yang dapat dibedakan menjadi dua kelompok. Ascaris lumbricoides c. dan otot jantung! 12. Jelaskan dan berikan contohnya! 8. Apakah yang dimaksud dengan osifikasi? 13. otot lurik. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar! 1. tetapi serangga juga sangat penting dalam pemberantasan secara biologis. Banyak serangga yang merusak tan di bidang pertanian. Sebutkan tahapan metamorfosis yang terjadi: a.B. tubulus malpigi b. spermateka d. hewan holometabola b. Buatlah secara skematis perbedaan otot polos. Jelaskan dengan singkat siklus hidup: a. Bagaimanakah daur hidup cacing tambang di tubuh manusia? 6. Taenia saginata b.

Kucing b. Apakah yang dimaksud dengan: a. gajah 20. Gambarkan satu penampang melintang saraf dengan keterangan yang lengkap! 15. Sarkoplasma 16. Sarkolema b. Jelaskan pertumbuhan pada fase pasca embrionik belalang! 18. Apakah yang dimaksud dengan metamorfosis? 17. Sebutkan masa gestasi: a.14. kuda d. Sebutkan perbedaan metamorfosis secara holometabola dan hemimetabola! 375 . kambing c. Apakah yang dimaksud dengan fase gastrulasi? Jelaskan dengan satu contoh! 19. Eukariotik d. Ektoflois c.

10. Di sana mungkin kalian melihat kupu-kupu yang terbang tinggi dan hinggap dari bunga ke bunga lainnya. coba kalian lakukan suatu observasi terhadap kehidupan makhluk hidup yang ada di sekitar lapangan terbuka yang masih alami.1. hewan dan tumbuhan. Memahami hakikat ekologi dan saling ketergantungan antar makhluk hidup. Bila ada waktu luang. 10. Mengidentifikasi proses-proses terjadinya perubahan lingkungan. halaman sekolah. Mendeskripsikan definisi dan bentuk ekosistem di alam.BAB X EKOSISTEM DAN KONSERVASI Gambar 10.1) Standar Kompetensi Mengidentifikasi hubungan antar komponen dalam ekologi.4.3.2. atau taman rekreasi. Semua itu contoh interaksi antar spesies di alam. Lingkungan hidup adalah ruang yang ditempati suatu makhluk hidup bersama dengan makhluk hidup (biotik) dan makhluk tak hidup (abiotik). serta terdapat hubungan saling ketergantungan diantaranya (Gambar 10. capung yang beraneka ragam. laba-laba menyergap mangsa yang terperangkap di bawah jalanya. Kompetensi Dasar 10. komponen penyusun ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan. interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. Mengidentifikasi peristiwa interaksi antar komponen biologi. 377 . atau burung-burung yang bertengger di dahan kayu sambil mencari makanannya.1. Manusia selalu berinteraksi dengan lingkungan. Interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. 10.

1. 10. serta proses dan tipe suksesi. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Makhluk Hidup dan Lingkungan. tipe-tipe ekosistem.1.5. Interaksi antar komponen Setiap makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungannya. dan ekosistem. piramida energi dengan siklus biogeokimia. konsep niche. Makhluk hidup dan lingkungan 10. interaksi antar komponen. habitat. peristiwa rantai dan jaring-jaring makanan. Ruang lingkup ekologi meliputi beberapa unit dalam spektrum biologi. kalian diharapkan dapat memahami komponen lingkungan. Kata-Kata Kunci Afotik Amensalisme Antibiosa Abatial Batial Bentos Bioenergi Biomassa Bioma Ekosistem Ekologi Fagotrof Food chain Fotik Komensalisme Kompetisi Komunitas Limnetik Litoral Mutualisme Nekton Neritik Netralisme Neuston Niche Parasitisme Perifiton Piramida biomassa Piramida energi Piramida jumlah Plankton Predasi Profundal Protokooperasi Populasi Rodentia Saprofit Siklus biogeokimia Spektrum biologi 10. 378 . Mengidentifikasi jenis dan contoh ekosistem yang terdapat di dunia. berupa unsur-unsur biotik maupun unsur abiotik yang mempengaruhi dan dipengaruhi makhluk hidup tersebut.1.10.6 Mengidentifikasi proses suksesi yang terjadi di alam. Lingkungan dalam hal ini adalah segala sesuatu yang terdapat di sekeliling makhluk hidup. proses perubahan yang terjadi di lingkungan.

1. Individu adalah satuan makhluk hidup dari satu spesies tertentu. Komunitas adalah kelompok makhluk hidup terdiri atas berbagai populasi yang saling berinteraksi sesamanya pada suatu tempat dan waktu tertentu. meliputi populasi ganggang. Pendekatan ekologi adalah memahami faktor-faktor dan prosesproses penting yang melandasi keberadaan dan kelimpahan jenis di tempat hidupnya. Sedangkan komunitas kolam. Makhluk hidup meluangkan waktunya untuk berkompetisi dalam memperoleh makanan. tempat berlindung. Misalnya komunitas padang rumput. meliputi populasi rumput. Berbagai faktor atau proses penting itu dijadikan sumber informasi dan titik acuan untuk kepentingan manusia. populasi ikan tertentu. dan populasi ular. Misalnya satu tumbuhan rumput.2. populasi belalang. populasi burung puyuh. Ekologi merupakan cabang biologi yang relatif baru. populasi siput. namun banyak kaitannya dengan cabang-cabang ilmu biologi lainnya. 379 . populasi. seekor belalang. dan tundra.Unit-unit lingkup ekologi tersebut secara hirarki dimulai dari individu. disebut juga ekosistem klimaks. hutan hujan tropis. atau populasi ular. populasi puyuh. Misalnya populasi rumput. Populasi merupakan sekelompok makhluk hidup terdiri atas berbagai kumpulan yang saling berinteraksi sesamanya pada suatu tempat dan waktu tertentu. Misalnya gurun. atau tidak menimbulkan pengaruh sama sekali seperti terdapat pada Tabel 10. populasi tanaman air. atau ekosistem hutan rawa gambut. ekositem pantai. Keterkaitan ekologi dengan cabang-cabang biologi lainnya dapat ditunjukkan pada Gambar 10. seekor burung atau seekor ular. kerugian. dan pasangan kawin. populasi belalang. Bioma merupakan ekosistem dalam skala besar yang melibatkan iklim akibat perbedaan letak geografis. Eksosistem adalah suatu kondisi hubungan interdependensi (saling ketergantungan) antara faktor biotik (jenis-jenis makhluk hidup) dengan faktor abiotik (fisik dan kimiawi) pada suatu tempat dan waktu tertentu. hutan gugur. Misalnya ekosistem kolam. Di dalam lingkungan biotik terdapat interaksi antara individu sejenis maupun antara jenis berbeda. ekosistem dan bioma. Interaksi antara individu dapat menyebabkan keuntungan. komunitas.

Kompetisi adalah interaksi antara dua makhluk hidup yang mengakibatkan kedua makhluk hidup tersebut mengalami kerugian. Beberapa macam hubungan atau interaksi ekologi antar sesama makhluk hidup terjadi dalam bentuk saling merugikan. Bentuk kompetisi yang terjadi berupa 380 . Adapun kebutuhan hidup yang sering diperebutkan antara lain. Akan tetapi jika sumber kebutuhan terbatas. sumber air. Semakin besar tumpang tindih relung ekologi. saling membunuh. Kompetisi Beberapa spesies dapat hidup berdampingan di dalam sebuah komunitas sepanjang mereka mempunyai kebutuhan yang berbeda dalam suatu relung ekologi. meskipun relung mereka saling tumpang tindih.Gen Genetika Kromosom Sel Histologi Jaringan Sitologi Organ Organologi Individu Populasi Komunitas Ekosistem Abiotik Bioma Ekologi Gambar 10. atau saling menguntungkan. tempat bersarang.2. dan pasangan untuk kawin. Kehidupan demikian dapat terpenuhi selama kebutuhan hidup terhadap sumber yang sama tersedia dalam jumlah yang berlebihan. adalah makanan. 1. Berikut ini uraian interaksi antar spesies dalam suatu komunitas. Spektrum biologi. semakin sering terjadi kompetisi. maka hubungan antarspesies akan berubah menjadi suatu bentuk persaingan atau kompetisi. tempat berlindung.

Tabel 10. Mutualisme (A dan B merupakan patner) - + + Interaksi merupakan keharusan untuk 2 pihak. Interaksi antara makhluk hidup Macam hubungan (interaksi) 1. (Gambar 10. sedangkan ketersediaan kebutuhan tersebut terbatas. B= Antibiotik) 6. persaingan antar individu dalam spesies penting artinya untuk mengatur populasi spesies tersebut sehingga terjadi suatu keseimbangan. O + - 4. O + O Interaksi merupakan keharusan bagi A.3). O O O Interaksi merupakan gangguan bagi A. Protokooperasi (A dan B bekerjasama) O O + + Interaksi menguntungkan kedua pihak. Kompetisi ini terjadi jika dua atau lebih populasi pada suatu wilayah memiliki kebutuhan hidup yang sama. Parasitisme (A=Parasit. Predasi (A=Predator. B tidak berpengaruh. Sebagai contoh adalah rusa dan kambing yang sama-sama membutuhkan rumput sebagai pakan di tempat yang sama. Amensalisme (A=Amensal. O + _ Interaksi merupakan keharusan bagi A. B tidak berpengaruh. Kompetisi interpesifik merupakan kompetisi antar anggota yang berbeda spesies. Kompetisi (A dan B bersaing) Pengaruh pada pertumbuhan Bila tidak Bila berhu berhubungan bungan A A B B O O - Hasil hubungan (interaksi) Populasi kalah keluar dari niche 2. 381 .kompetisi intraspesifik (kompetisi antar anggota satu spesies).1. B terganggu/ terhambat. B=Hospes) 5. Di alam. Komensalisme (A=komensal. B=Mangsa) Interaksi merupakan bagi A. B terganggu/ terhambat. B=Hospes) 7. 3. contohnya jenis burung di hutan yang memakan serangga yang sama.

(ikan mutiara) hidup pada Actinopygia sp. Simbiosis komensalisme adalah bentuk interaksi yang menyebabkan satu individu jenis populasi mendapatkan keuntungan. Contoh: ikan remora yang melekatkan 382 . Simbiosis parasitisme merupakan bentuk interaksi antara dua jenis populasi dengan satu jenis memperoleh keuntungan sedangkan jenis lain menderita kerugian. seperti bakteri paru-paru.3. Parasit memperoleh makanan dari inang (hospes). protokooperasi. Makhluk hidup yang memperoleh keuntungan dari interaksi ini disebut parasit. komensalisme. Parasit dapat hidup pada permukaan kulit. Ada dua jenis parasit. Kompetisi interspesifik antara rusa dan kambing mencari makanan (rerumputan). Beberapa contoh hubungan para-sitisme adalah : caplak dan pinjal anjing hidup pada permukaan kulit dan menghisap darah anjing. Simbiosis dapat dibedakan menjadi parasitisme. sedangkan makhluk hidup yang dirugikan disebut inang. (mentimun laut). yang berarti hidup bersama. Simbiosis Sebuah hubungan yang dekat antara dua spesies makhluk hidup yang berbeda disebut simbiosis. dan Carapus sp.Gambar 10. 2. dan Plasmodium) dan ektoparasit (parasit yang hidup dipermukaan tubuh inangnya. sedangkan individu jenis yang lain tidak terpengaruh (tidak diuntungkan. seperti kutu daun. cacing perut. benalu). hama wereng. maupun dirugikan). yaitu endoparasit (makhluk hidup yang hidup di dalam jaringan tubuh inangnya. cendawan pada udang. atau dalam tubuh makhluk hidup(inangnya). dan mutualisme.

umumnya satu spesies memakan spesies lainnya. disebut juga dengan simbiosis obligat. Simbiosis protokooperasi merupakan bentuk interaksi yang dapat menghasilkan keuntungan secara bersama-sama. Contoh: burung pemakan kutu dengan kerbau. Begitu juga interaksi antara semut dengan tumbuhan Acacia di daerah tropis. sedangkan makhluk hidup yang dimakan disebut mangsa (prey). tetapi bukan merupakan keharusan bagi kedua populasi untuk selalu saling behubungan agar dapat hidup. sebaliknya keadaan dan kesuburan tanah tergantung juga pada tanaman dan hewan yang hidup di kawasan itu. Contohnya adalah polinasi pada bunga dibantu oleh lebah. Pada predasi. Pada predasi antar hewan. sedangkan hiu tidak dirugikan dengan kehadiran ikan remora. sehingga perubahan pada komponen yang satu akan menyebabkan perubahan pada komponen yang lain. Ada juga beberapa hewan memangsa sesama jenisnya (sifat kanibalisme). diantara komponen pembentuknya terdapat hubungan saling ketergantungan. burung. 383 . kupu-kupu. Predasi Merupakan jenis interaksi makan dan dimakan. piramida biomassa dan aliran materi yang berupa siklus atau daur. Ekologi dan saling ketergantungan Di dalam ekosistem. atau kelewar. Predasi tidak terbatas antar hewan. Adanya rantai makanan menyebabkan terjadinya piramida energi. Contoh: Kepadatan suatu tanaman tergantung pada jenis dan kesuburan tanah.diri dengan alat penghisap pada sisi bawah ikan hiu. Simbiosis mutualisme adalah bentuk interaksi yang menyebabkan kedua spesies sama-sama mendapat keuntungan. predator kebanyakan berukuran lebih besar daripada mangsanya. piramida jumlah. tetap juga dapat terjadi pada herbivora dan tumbuhan. Salah satu hubungan saling ketergantungan yang jelas antara komponen pembentuk ekosistem adalah peristiwa makan dan dimakan yang melukiskan suatu rantai makanan atau jaring-jaring makanan. Ikan remora mendapat makanan dari sisa-sisa makanan hiu. Makhluk hidup yang memakan disebut pemangsa (predator). 3.

1. serangga dan mikroorganisme lainnya. Hewan-hewan karnivora dapat pula menjadi makanan dari hewan karnivora lain (konsumen tersier atau karnivora puncak = top carnivor). melainkan merupakan proses yang kompleks. Piramida energi Materi dan energi kimia potensial ditransfer dari satu tingkatan tropik ke tingkatan tropik yang di atasnya. Dalam proses transfer energi ini tidak pernah 100% efesien. produsen yang berupa tumbuhan merupakan makanan dari hewan-hewan herbivora (konsumen primer). Sehubungan dengan itu terjadilah aliran energi. tetapi berubah menjadi bentuk yang lain. Selalu ada sebagian energi yang hilang ataupun tidak dapat dimanfaatkan. Tumbuhan menempati tingkatan tropik pertama. Masing-masing tingkatan disebut tingkatan tropik (tropic level).Rantai makanan dan jaring-jaring makanan Petunjuk yang dapat digunakan sebagai ciri keberadaan sebuah ekosistem adalah energetika (produsen. makan microcrustaceae. Hal ini disebabkan karena satu makhluk hidup seringkali mempunyai makanan banyak. karbon dan fosfor Dalam ekosistem. bukan siklus energi. dan tidak semua anggota tingkatan tropik yang di bawahnya dapat dimanfaatkan oleh anggota tingkat tropik yang di atasnya. Proses saling makan yang kompleks ini disebut jaring makanan (food web). 384 . Hal ini dapat dipahami karena masing-masing tingkat tropik melakukan fungsi kehidupan. Selanjutnya macam-macam herbivora menjadi makanan dari hewan-hewan karnivora (konsumen sekunder). sebenarnya rantai makanan yang linear hampir tidak pernah terjadi. produktivitas ekosistem. Energi tidak pernah habis. dan daur unsur diantaranya adalah nitrogen. Jadi dalam ekosistem alamiah. misalnya panas. Pada umumnya jumlah tingkatan dalam rantai makanan terdiri dari 4 atau 5 tingkatan. 10. konsumen dan dekomposer). Proses transfer energi makanan dari sumbernya (tumbuhan) melalui serangkaian proses makan dimakan disebut rantai makanan (food chain). dimana energi berpindah melalui tiap tingkatan tropik yang semakin lama semakin kecil. hewanhewan herbivora menempati tingkatan tropik kedua. hewan-hewan karnivora menempati tingkatan tropik ketiga. demikian seterusnya. Proses saling makan dalam ekosistem biasanya tidak terjadi dalam urutan yang linear. Berhubungan dengan inilah maka istilah aliran energi digunakan dalam ekosistem. Misalnya ikan kecil. alga.2.

385 . Piramida jumlah dan biomassa Adanya energi yang hilang sepanjang rantai makanan menyebabkan terjadinya piramida jumlah (pyramide of number) dan piramida biomassa (pyramide of biomass). dengan nilai PPB yang semakin mengecil. Seluruh senyawa organik yang dikandung dalam produsen dari suatu eksosistem disebut Produktivitas Primer Kotor (PPK).Kalau jumlah energi untuk tiap-tiap tingkatan tropik ini digambarkan dalam suatu histogram dimana tingkatan tropik yang tinggi di sebelah atas maka akan membentuk semacam piramida yang disebut piramida energi. Selanjutnya piramida biomassa memberi pengertian bahwa makin rendah tingkatan tropiknya makin besar biomassanya. sedangkan makin tinggi tingkatan tropiknya makin sedikit jumlah individunya. PPB dari produsen inilah yang digunakan oleh konsumen pertama dan konsumen berikutnya. tersimpan dalam bentuk senyawasenyawa organik (hasil fotosintesis). Data yang diperoleh Howard Odum dari studi ekosistem sungai di Silver Spring. Produktivitas eksosistem merupakan parameter pengukuran yang penting dalam penentuan aliran energi total melalui semua tingkat trofik dari suatu ekosistem. Piramida jumlah memberi pengertian bahwa makin rendah tingkatan tropiknya makin besar jumlah individunya. Konsumen tingkat dua hanya memperoleh 21% dari energi potensial yang ada pada herbivora. Dan konsumen tersier hanya menerima kira-kira 0. jumlah energinya makin kecil. Produktivitas ekosistem merupakan keseluruhan sistem yang dinyatakan dengan biomassa atau bioenergi dalam kurun waktu tertentu. yang berarti makin tinggi tingkatan tropiknya. Florida menunjukkan bahwa hanya 17% energi potensial dari produsen yang ditransfer ke herbivora. Hanya kira-kira 5% energi potensial pada konsumen sekunder yang ditransfer ke konsumen tersier. Biomassa adalah bobot kering makhluk hidup per satuan luas ekosistem.1% energi potensial yang berasal dari produsen. meskipun jumlah individu mungkin sedikit. PPK digunakan oleh produsen untuk respirasi (sekitar 35%). Energi matahari memasuki seluruh tingkat trofik dalam suatu ekosistem melalui produsen. sisanya sebagai Produktivitas Primer Bersih (PPB).

di dalam siklus biogeokimia akan berubah-ubah melalui bentuk molekul yang bermacam-macam misalnya unsur C. P. S. karbonat. atau karbon organik. Niche atau relung yang berasal dari bahasa Prancis (Niche) atau bahasa Latin (Nidus) yang berarti sarang. CO2. karena mereka mempunyai kebutuhan biologi yang sama. tidak terlalu keruh dan terdapat tumbuhtumbuhan air. niche memiliki dua pengertian yang berbeda. misalnya sebagai produsen. Kalau dua spesies menempati niche yang sama. Dalam pengertian ini. Habitat dan niche Habitat adalah tempat hidup asli (di dalam alam) suatu makhluk hidup. Pengertiannya dapat disamakan dengan tempat tinggal atau alamat suatu makhluk hidup di alam. Sebagai contoh. Artinya materi yang berupa air. Unsur-unsur kimia lain seperti N. Kedua: Niche adalah peranan suatu makhluk hidup dalam komunitas. Siklus materi yang terjadi di biosfer disebut siklus biogeokimia artinya suatu siklus dari bahan kimia. C. kemudian diuraikan lagi menjadi mineral. setiap spesies menempati niche tersendiri. di dalam siklus biogeokimia terdapat dalam bentuk CO2. 386 . konsumen atau pengurai. Pertama: Niche adalah lingkungan kecil (micro environment) yang khusus bagi suatu jenis makhluk hidup yang berbeda dengan makhluk hidup yang lain walaupun keduanya terdapat dalam suatu ekosistem. profesi. maka akan terjadi persaingan yang sangat besar. niche dikenal sebagai jabatan. ataupun status fungsional. dari bagian abiotik dalam ekosistem ke komponen biotik. Dalam ekologi. Air (H2O) dalam biosfer mengalami siklus biogeokimia dimana struktur kimianya tidak berubah. habitat kecebong adalah air yang tergenang. Di dalam suatu ekosistem yang stabil. pekerjaan. serta mineral-mineral tanah akan berpindah terusmenerus melalui masing-masing tingkatan tropik dan setelah melalui proses mineralisasi oleh pengurai akan dimanfaatkan kembali oleh produsen.Siklus Materi dalam Ekosistem Kalau energi yang ada dalam suatu ekosistem itu merupakan aliran maka materi merupakan aliran yang bersiklus.

Kepadatan populasi suatu makhluk hidup dalam ruang dan waktu tertentu ditentukan oleh adanya hubungan angka-angka kematian (mortalitas). kelembaban udara. Contoh: pada sutun padang rumput dapat kita temukan populasi serangga. yaitu biotik dan abiotik. dan mikrob merupakan dekomposer. 387 .014 tiap m2. misalnya m2. berapakah kepadatan pohon karet dalam kebun tersebut? Jawab: Kepadatan pohon karet adalah 72 : (50m x 100m) = 0.10. Faktor abiotik adalah segala sesuatu yang bersifat tidak hidup tetapi diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup misalnya air. Komponen penyusun ekosistem Setiap makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungannya. misalnya: ayah. Contoh: Dalam satu kebun yang menempati ukuran 50 m X 100 m terdapat 72 pohon karet. sedangkan untuk makhluk hidup yang hidup di air umumnya dipakai satuan volume. seperti m3. pinjal pada anjing. Di alam.2. serangga merupakan konsumen. anjing. dan liter. Ada dua macam faktor. Contohnya: populasi kambing di suatu desa. populasi cecak di suatu rumah. Faktor biotik (hayati) adalah segala makhluk hidup di sekitar dan di dalam makhluk hidup. Rumput merupakan produsen. kelahiran (natalitas). Berbagai populasi yang saling berinteraksi dan hidup bersama pada suatu kawasan tertentu dan pada saat tertentu disebut komunitas. konsumen dan dekomposer. kecuali makhluk hidup itu sendiri. tanah. teman sekelas. dan populasi padi di sebidang tanah. populasi rumput. ibu. kita tidak akan pernah menjumpai sebuah populasi tunggal. Lingkungan dalam hal ini adalah segala sesuatu yang terdapat di sekeliling makhluk hidup. suhu. dan angin Beberapa makhluk hidup dari spesies yang sama yang menempati suatu kawasan tertentu pada masa tertentu disebut populasi. melainkan bersama-sama dengan populasi lainnya. dan populasi mikrob tanah. dan pohon sepanjang jalan. Komunitas secara sederhana terdiri atas produsen. cahaya. Satuan untuk makhluk hidup di darat adalah satuan luas. Kepadatan populasi adalah jumlah individu dalam hubungannya dengan ruang yang mereka tempati pada waktu tertentu (D = N/S). migrasi (emigrasi dan imigrasi).

Interaksi antara populasi dalam komunitas itu bermacam-macam. cendawan. Faktor biotik Komponen biotik terdiri dari berbagai jenis mikroorganisme. Untuk memenuhi kebutuhan makanannya. Netralisme b. Berdasarkan fungsinya. bakteri fotosintesis. tumbuhan paku. ganggang hijau. Produsen (berklorofil = autotrof) b. Makhluk hidup yang tergolong produsen. Konsumen sekunder (hewan yang makan hewan herbivora). herbivora memakan tumbuhan. Konsumen (heterotrof). 2. kolam. tumbuhan tingkat tinggi. Predasi d. 3. yaitu suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya (faktor biotik dan abiotik). misalnya: akuarium. Komensalisme f. c. invertebrata.2. Kita dapat mengkategorikan interaksi antar populasi. Misalnya tumbuhan hijau melakukan fotosintesis untuk memperoleh makan. Antibiosa Komunitas dengan lingkungan abiotik tempat hidupnya membentuk suatu ekosistem. Produsen adalah makhluk hidup yang menyusun senyawa organik atau membuat makanannya sendiri dengan bantuan cahaya matahari. padang rumput. ganggang. 10. makhluk hidup ini 388 . ganggang hijau-biru). Konsumen primer (hewan herbivora). Setiap komponen biotik memiliki cara hidup sendiri yang akan menentukan interaksi dengan komponen biotik lainnya dan komponen abiotik.1. lumut. dan hutan. Parasitisme e. cendawan). komponen biotik dapat dibedakan atas: a. dan mikroorganisme menguraikan sisa-sisa tumbuhan serta hewan untuk memperoleh energi. Pengurai (dekomposer: bakteri. dan vertebrata serta manusia. meliputi makhluk hidup yang melakukan fotosintesis (tumbuhan. Contoh ekosistem. Mutualisme g. Konsumen (makhluk hidup heterotrof) adalah makhluk hidup yang tidak mampu menyusun senyawa organik atau membuat makanannya sendiri. Konsumen tersier (hewan karnivora). ada yang kurang erat dan ada yang tidak jelas terlihat. ada yang sangat erat. sawah. Kompetisi atau persaingan c. sebagai berikut: a. terdiri atas beberapa tingkat yaitu: 1.

Cahaya matahari terdiri dari beberapa macam panjang gelombang. curah hujan). Suhu sangat diperlukan oleh setiap makhluk hidup. berkaitan dengan reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. tanah.2. meliputi faktor-faktor iklim atau klimatik (suhu.2. Faktor abiotik bersifat saling berkaitan dan tidak satu pun bekerja sendiri-sendiri. Misalnya tumbuhan memerlukan cahaya matahari dengan panjang gelombang tertentu untuk proses fotosintesis. Contohnya. Masing-masing faktor tersebut dapat diukur dan diketahui pengaruhnya pada makhluk hidup. Penguraian memungkinkan zat-zat organik yang kompleks terurai menjadi zat-zat yang lebih sederhana dan dapat dimanfaatkan kembali oleh produsen. struktur dan tekstur tanah. Reaksi kimia dalam tubuh makhluk hidup memerlukan enzim. intensitas cahaya. cacing. angin. tetapi juga menghangatkan lingkungan hidup dan menaikkan suhu air. kelembaban. dan lama penyinaran cahaya matahari berperan dalam kehidupan makhluk hidup. 389 . Kerja suatu enzim dipengaruhi oleh suhu tertentu. beberapa jenis rodent dan serangga tanah. cahaya. Selanjutnya akan terjadi penguapan. Suhu Suhu atau temperatur adalah derajat energi panas. Cahaya Sinar matahari menyediakan energi cahaya yang digunakan tumbuhan dalam fotosintesa. derajat keasaman atapun pH. kandungan mineral dan air. Hewan dan manusia tergolong sebagai konsumen. beberapa jenis burung akan melakukan migrasi menuju ke daerah yang suhunya sesuai untuk berkembang biak. Suhu juga mempengaruhi perkembangbiakan makhluk hidup. 10. Faktor abiotik Faktor abiotik merupakan faktor yang bersifat tidak hidup (non hayati). dan setelah terjadi proses kondensasi dapat turun ke bumi dalam bentuk hujan dan salju. serta dalamnya permukaan air tanah). Suhu merupakan komponen abiotik di udara. dan air. cendawan. Sumber utama energi panas adalah radiasi matahari. Dekomposer atau detritivora (pengurai) merupakan makhluk hidup yang menguraikan sisa-sisa makhluk hidup mati untuk memperoleh makanan atau bahan organik yang diperlukan.bergantung pada makhluk hidup lain. tekanan udara. Panjang gelombang. Makhluk hidup yang termasuk dekomposer adalah bakteri. dan faktor-faktor tanah atau edafik (jenis tanah.

dan kandungan garam mineral tertentu. cendawan dan cacing memerlukan habitat yang sangat lembab.93%). dan gas-gas lain. serta sebagai medium bagi makhluk hidup hidup. Di alam. Tanah memiliki sifat. sulfur. Udara Udara terdiri dari berbagai macam gas. dan gas. Dalam kehidupan. Kelembaban di udara berarti kandungan uap air di udara. Itulah sebabnya pada tempat-tempat tertentu kita dapat menemukan makhluk hidup yang khas dan tidak dijumpai di tempat lainnya.Air Air merupakan pelarut mineral-mineral tanah sangat penting bagi tumbuhan dan keperluan dalam tubuh hewan. dan pembusukan bahan organik. Sebagai contoh. air dapat berbentuk padat. dan natrium. kalsium. Tanah yang subur sangat diperlukan oleh makhluk hidup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. cair. sedangkan karbondioksida diperlukan tumbuhan untuk fotosintesis. Garam-Garam Mineral Garam-garam mineral antara lain ion-ion nitrogen. oksigen (20. Tanah Tanah merupakan hasil pelapukan batuan yang disebabkan oleh iklim atau lumut. Tumbuhan akan tumbuh dengan baik pada tanah yang subur. Tempat hidup yang spesifik dikenal dengan istilah habitat. atau di dalam tubuh makhluk lainnya. serta berbentuk gas berupa uap air. Kelembaban Kelembaban merupakan salah satu komponen abiotik di udara dan tanah.09%). fosfat. Komposisi garam-garam mineral tertentu menentukan sifat tanah dan air. Oksigen digunakan makhluk hidup untuk bernafas. di bawah bebatuan. Tempat hidup tersebut antara lain di dasar perairan. diantaranya nitrogen (78. misalnya es dan kristal es (salju). Setiap makhluk hidup dalam ekosistem menempati suatu tempat yang spesifik. karbon dioksida (0. Kelembaban diperlukan oleh makhluk hidup agar tubuhnya tidak cepat kering karena penguapan. Tumbuhan mengambil garam-garam mineral (unsur hara) dari tanah dan air untuk proses fotosintesis. Nitrogen diperlukan makhluk hidup untuk membentuk protein. air sangat diperlukan oleh makhluk hidup karena sebagian besar tubuhnya mengandung air. sedangkan kandungan ion natrium dan klorida di air menentukan tingkat salinitas (kadar garam). sedangkan kelembaban di tanah berarti kandungan air dalam tanah. tekstur. Kelembaban yang diperlukan setiap maklhuk hidup berbeda-beda.03%). Air dapat berbentuk padat. 390 . Contohnya kandungan ion-ion hidrogen menentukan tingkat keasaman.

Dalam hal ini. Pamah Meliputi daerah dengan ketinggian 0-1000 meter diatas permukaan laut. 10. hutan basah. Setiap spesies memerlukan habitat yang sesuai dengan cara hidupnya. padang rumput. Dengan demikian.Untuk melakukan berbagai aktivitas hidupnya. dan iklim di sawah. Penamaannya berdasarkan vegetasi (tumbuhan) yang dominan. taiga dan tundra. Biosfer juga dapat didefinisikan sebagai bagian bumi yang mengandung makhluk hidupmakhluk hidup hidup. atau pesaing. 10. Contohnya tikus sawah yang dipengaruhi oleh faktor abiotik.3.3. pantai. terdiri dari: 391 . Seluruh ekosistem yang ada di dunia ini disebut Biosfer. Masing-masing makhluk hidup dengan peranannya yang berbeda-beda secara bersama-sama dengan lingkungan abiotiknya akan membentuk suatu relung ekologi. Bioma secara geografis merupakan daerah luas unit biotik yang merupakan kumpulan besar tumbuhan dan hewan yang bentuk kehidupan dan kondisi lingkungannya sama atau sering pula disebut dengan ekosistem dalam skala besar. Beberapa bioma darat antara lain: pamah. Tipe-tipe ekosistem Berdasarkan tempat terjadinya hubungan timbal balik antar komunitas dengan lingkungannya. pegunungan. konsumen. hutan gugur. Ekosistem darat (teresterial) Berdasarkan perbedaan letak geografis dan fisiografis ekosistem dibedakan atas beberapa bioma atau daerah habitat. air.1.1. dekomposer. Cara hidup tikus sawah tersebut tidak akan dapat berlangsung di daerah padang pasir atau habitat lainnya. relung ekologi merupakan cara hidup suatu makhluk hidup pada suatu habitat. misalnya struktur. makhluk hidup dapat berperan sebagai produsen. setiap makluk hidup membutuhkan energi dan nutrien. air tawar dan ekosistem air laut. gurun.3. Kebutuhan hidup tersebut dapat dipenuhi melalui berbagai proses yang dapat menentukan kedudukan mereka dalam suatu ekosisitem.1. Sebaliknya tikus sawah juga mempengaruhi lingkungan abiotik dengan membuat lubang-lubang di pematang sawah tempat berlindung dan menyembunyikan makanan. Relung ekologi setiap spesies meliputi semua macam hubungan antara spesies dengan lingkungannya. Istilah relung (niche) dalam ekologi dapat diartikan sebagai tempat atau cara hidup. ekosistem dapat dibedakan atas ekosistem darat. parasit. mangsa. 10. predator.

10. tetapi keanekaragaman jenisnya sangat sedikit dibandingkan dengan hutan dibawahnya. Gambut yang terbentuk memiliki ketebalan 0.3.a. Bagian vegetasi yang mati akan terendam air sehingga sukar mengalami proses pelapukan dan akan menjadi lapisan gambut. Kalahari di Afrika Selatan dan Atakama di Amerika Selatan.1.2. Terbagi atas: a. Sahara di Afrika Utara. terbentang dari tepi ke tengah hutan. tergantung pada ketinggiannya. hutan tepi sungai merupakan habitat pohon tengkawang dan kayu lilin. Tanah mempunyai pH rendah (kurang dari 4) dengan sedikit kandungan unsur hara.3. Pegunungan Terdiri dari komposisi jenis dan tinggi tumbuhan yang bervariasi sehingga membentuk strata kanopi (lapisan tudung) yang jelas. c. Dominasi vegetasi di hutan ini berbeda-beda. Gurun Biasanya terdapat di daerah tropika (sepanjang garis balik) berbatasan dengan padang rumput.3. 392 . Liano Estacado di Amerika Utara. dan tumbuhan paku efifit. dengan ketinggian pohonpohon yang sama dengan perakaran khusus (akar tunjang dan akar lutut). Misalnya gurun Gobi di RRC.1. b. terletak di sepanjang sungai besar.5-20 meter. Hutan pegunungan atas Meliputi daerah dengan ketinggian 2500-3300 meter di atas permukaan laut. kurus. Hutan rawa gambut Terletak berdampingan dengan hutan rawa air tawar. sedangkan pada ketinggian lebih dari 1500 meter didominansi oleh lumut. anggrek. 10. Hutan tepi sungai Vegetasi rawa musiman. dengan jumlah jenis sedikit. Hutan rawa air tawar Terletak di belakang hutan bakau. Hutan ini memiliki pohon-pohon dengan tinggi hingga 25 meter dan sangat lebat. Hutan pegunungan bawah Terletak pada ketinggian 1000-2500 meter di atas permukaan laut. Di Kalimantan. Pohonpohonnya berukuran tinggi. Ketinggian 1000-1500 meter didominansi oleh tumbuhan semak. Umumnya tersusun oleh tumbuhan berkayu. b. Hutan ini secara teratur digenangi air tawar akibat dari pengaruh pasang surutnya air laut.

ular. .pada siang hari. 393 . kadal.tanaman semusim dengan daun kecil-kecil.sangat terik. suhu sangat tinggi. penguapan tinggi. malam hari ± 200C) Ciri-ciri tumbuhan gurun adalah: .4). disebut Steppa (Rusia Selatan). Prairi (Amerika Utara) . Padang rumput Terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropis ke daerah subtropik.4. Bahkan juga hewan unta. .rodentia (pengerat). relatif sedikit. berumur relatif pendek. Gambar 10. dan Pampa (Argentina). kalajengking dan sebagainya yang mencari mangsa pada pagi atau malam hari.1. 10.tanaman tahunan dengan daun seperti duri atau tak berdaun.Karakteristik gurun adalah . . aka berukuran panjang dan mempunyai jaringan untuk menyimpan air (sukulen) .perbedaan suhu siang dan malam sangat besar (siang ± 400C. kelembaban udara rendah. . berbunga dan berbuah pada waktu hujan datang (tumbuhan evader). Puzta (Hongaria).4. Ciri-ciri hewan gurun adalah: .3. Ekosistem padang rumput. Padang rumput ini diberi nama yang berbeda-beda (Gambar 10.gersang. dilapis semacam lilin (kutikula). misalnya: kaktus. kodok. dan kumbang dapat beradaptasi dengan lingkungan gurun. curah hujan rendah (±250 mm/tahun).

yang keduanya tergantung pada kelembaban.karnivora.Karakteristik padang rumput adalah : .Porositas (pori tanah) banyak. Malaysia maupun di Amerika Tengah. sehingga aliran udara dalam tanah sangat lancar dan drainase (pengaturan atau peresapan air) berjalan cepat. insekta dan burung. Misalnya di berbagai daerah di Indonesia. lembah Amazon Amerika Selatan. .hujan turun tidak teratur. misalnya singa. kanguru. . Muang Thai. Australia bagian Utara. lembah Kongo Afrika.5.tinggi pohon-pohon utama berkisar antara 50-80 m 394 .Terdiri atas tumbuhan terna (herba) dan rumput.3. misalnya bison. .curah hujan kurang lebih antara 2000-2250 mm/tahun. Ekosistem hutan hujan tropis Ciri-ciri hutan hujan tropis adalah : . zebra.5.5).herbivora. dan berbeda antar hutan pada letak geografis yang berbeda. Gambar 10. kijang. dan serigala. misalnya rodentia. Hutan basah/hutan hujan tropis Terdapat di daerah tropik dan subtropik (Gambar 10. . . Ciri-ciri tumbuhan padang rumput adalah: . harimau. 10.jenis lainnya.1.Keragaman jenis pohon sangat besar.curah hujan kurang lebih antara 250-800 mm/tahun. . Ciri-ciri hewan gurun adalah : . Papua New Guinea.

semi. badak. dan lain-lain.. Hutan gugur/deciduous forest Hutan jenis ini terdapat di daerah beriklim sedang yaitu sebagian besar wilayah Eropa dan Cina. Karakteristik hutan konifer adalah: . Tumbuhan yang umum adalah: Maple (Acer camestre). .jenis hewan diantaranya adalah kera. Daerah tudung cukup mendapat sinar matahari. babi hutan. burung. Taiga = hutan konifer Kebanyakan terdapat di belahan bumi sebelah utara. macan tutul. serta Amerika Utaran bagian timur.curah hujan merata sepanjang tahun (± 750-1000 mm/tahun). dan Ash (Fraxinus spp).3.1.suhu di musim dingin rendah.7. diantaranya adalah Norway spruce (Picea abies). lumut. antara 10-20 spesies. 10.1. sedang dasar hutan selalu gelap. serangga.birch (Betula spp). . yaitu: o Liana (tumbuhan memanjat) misalnya rotan. katak pohon. panas dan gugur. rubah.semak dan tumbuhan basah sedikit sekali. sebagian di Amerika Selatan dan dataran tinggi Amerika Tengah. juga terdapat di pegunungan daerah tropik.cabang-cabang pohon yang tinggi berdaun lebat sehingga membentuk tudung (kanopi). o Epifit (tumbuhan menempel) misalnya anggrek.biasanya merupakan hutan yang terdiri dari satu genus. Oak (Quercus robur dan Quercus petrata). Karakteristik hutan gugur daun adalah : . . Beech (Fagus sylvatica). sehingga terbentuk variasi suhu dan kelembaban Secara umum kelembaban di dalam hutan relatif tinggi tinggi. . Scot pine (Pinus sylvestris). .spesies pepohonan sedikit. 10. ular pohon. suhu sepanjang hari sekitar 250C.6. . dengan jarak antar pepohonan tidak terlalu rapat o Tumbuhan menggugurkan daunnya menjelang musim dingin.adanya musim dingin.dalam hutan basah tropika sering terdapat tumbuhan yang khas. kadal pohon. bajing. . Berhubungan dengan itu maka di dalam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro (iklim yang di sekitar makhluk hidup). kucing hutan.curah hujan ± 350-400 mm/tahun. kijang dan burung pelatuk. birch (Betula pubescens) .jenis hewan diantaranya rusa. paku sarang burung.3. 395 . Syseamore (Acer pseudoplanatus).

3. Ekosistem perairan (air tawar) Terdapat di tempat yang airnya tenang (disebut sebagai perairan lentik). tundra dan daerah es.bulu yang berwarna putih. tumbuhan tersebut mampu beradaptasi terhadap keadaan dingin. 10. .terdiri tumbuhan semusim berumur pendek dan berbunga serentak pada musim pertumbuhan pendek ± 60 hari. anjing laut dan walrus.suhu sangat rendah . .8. Adaptasi hewan tundra antara lain: . musang dan burung-burung yang berimigrasi ke sebelah selatan pada musim gugur. Catatan: Urutan bioma dari ekuator ke kutub (suksesi latitudinal) sama dengan urutan bioma dari dataran rendah ekuator ke arah yang lebih tinggi (suksesi altitudinal). cerpelai kutub (lemning).. 10. misalnya sungai. terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara. . tumbuhan kayu yang pendek-pendek dan rumput.3. tumbuhan berbiji semusim.1. . kolam dan di tempat yang airnya berganti-ganti atau mengalir (lotik). Urutan bioma dari suatu gunung di daerah tropika ialah hutan gugur.pertumbuhan tanaman terjadi pada musin panas.salinitas rendah bahkan lebih rendah daripada protoplasma. .2.jenis tumbuhannya: lumut Sphagnum. rusa kutub. berlangsung antara 3-6 bulan. konifer. ajag. . insekta terutama nyamuk dan lalat hitam.curah hujan ± 12 cm/tahun. Karakteristik tundra adalah : . rusa. burung pinguin. . misalnya danau.adanya aliran air (pada sungai). beruang hitam.lapisan lemak yang tebal.jenis-jenis hewan antara lain: sapi.mempunyai rambut atau bulu yang tebal.variasi suhu bergantung pada kedalaman . . Ciri-ciri ekosistem air tawar adalah: .hewan-hewannya antara lain moose (sejenis rusa). beruang kutub. rawan.Tundra/Padang lumut Tundra berarti dataran tanpa pohon. kesturi. lichenes. 396 .musim dingin yang panjang dan gelap serta musim panas yang panjang dan terang terus menerus.

Coelenterata. Fitoplankton contohnya: alga mikroskopis (Chlorophyccae. Neuston. yaitu tumbuhan hijau dan mikroorganisme yang melakukan kemosintesis dan fotosintesis. yaitu jenis hewan yang beristirahat atau berenang di permukaan air. kiambang (Salvinia natans).terhadap aliran air. Autotrof (produsen). gutatoda di tepi ujung daun..alat gerak umumnya berupa sirip atau serupa sirip. yaitu hewan atau tumbuhan (mikroorganisme) yang hidup melayang-layang dalam air. 2. c. yaitu makhluk hidup yang hidup pada subtrat sisa-sisa makhluk hidup hidup lainnya.sistem ekskresi. penyesuaiannya dengan alat pelekat atau otot yang kuat. amfibi dan serangga air. Saprofit. dibedakan: a. dibedakan: a. Cyanophyceae. Contohnya: beberapa jenis insekta yang berenang di dalam atau di permukaan air. yaitu hewan-hewan yang aktif berenang kian kemari umpama ikan. eceng gondok (Eichornia crassipes).mensekresikan air yang berlebih. daun lebar. pencernaan dan insang berfungsi untuk memelihara keseimbangan air dalam tubuh. b. Nekton. sedangkan zooplankton contohnya: Protozoa serta hewanhewan lain golongan Porifera. predator dan parasit. serta selnya berdinding yang dapat membatasi osmosis ke dalam sel. Keragaman hewan yang hidup dalam ekosistem air tawar cukup tinggi. yaitu: 1. 397 . Sedangkan yang hidup di sungai mempunyai akar atau alat semacam akar yang melekat pada dasar sungai. Crustacea. yaitu herbivora. Berbagai jenis alga (ganggang) dapat tumbuh pada perairan tawar. Makhluk hidup air tawar dikelompokkan berdasarkan 2 bentuk. stomata banyak. Berdasarkan kebiasaan hidup di lingkungan air. b. dan lain-lain. Diatomae).Jenis-jenis tumbuhan bervariasi diantaranya adalah: Hidrylla sp. c. Adaptasi jenis hewan terhadap kondisi perairan adalah: . Adaptasi jenis tanaman terhadap kondisi yang selalu berair adalah: anatomi batang banyak berongga. Berdasarkan aliran energi. Plankton terdiri atas fitoplankton dan zooplankton. berkutikula. . Plankton. . Fagotrof (makro konsumen).. .

Batas dari kedua bagian ini disebut termoklin. habitat sungai dapat dibedakan menjadi: . yaitu baik tumbuhan maupun hewan yang melekat atau bertengger pada batang. c. yaitu daerah di bawah daerah limnetik sampai pada dasar. Daerah ini sering tidak dijumpai pada setiap kolam.3. b.3. hal ini menyebabkan air laut tidak dapat bercampur. e. Bentos. . kerang. Perifiton. Berdasarkan bagian daerah tempat hidup. yaitu hewan-hewan yang melekat atau beristirahat pada dasar atau hidup pada endapan. perubahan suhu juga sesuai dengan musim.di daerah tropik perbedaan suhu air bagian atas dengan dibawahnya tinggi. ganggang dan tiram. Ekosistem Air Laut Ciri-ciri ekosistem air laut adalah: . yaitu daerah yang airnya dangkal (bagian pinggir) dengan sinar matahari sampai pada dasar. mempunyai cara menyesuaikan diri terhadap tekanan osmosis air laut adalah dengan jalan: 398 .daerah yang lambat aliran airnya. perbedaan suhu air di permukaan dengan suhu air di bawahnya dapat dikatakan tidak ada. Komunitas di daerah ini terdiri atas plankton. Daerah Limnetik. Contohnya: siput. 3. dan cacing. daun. Daerah Litoral. Contohnya: hydra. Di daerah dingin. . Selanjutnya. Daerah Profundal. berdasarkan deras aliran. Di daerah ini terdapat tumbuh-tumbuhan berakar.daerah yang deras aliran airnya. yaitu daerah air terbuka yang mendapat sinar matahari efektif. 10.hewan tingkat tinggi (misalnya ikan).salinitas tinggi di daerah tropik dan rendah di daerah yang jauh dari katulistiwa.tidak dipengaruhi oleh iklim dan cuaca. Di daerah ini terjadi keseimbangan antara fotosintesis dengan respirasi yang dilakukan oleh makhluk hidup-makhluk hidup yang hidup di situ.d. .pada permukaan laut. . . akar tumbuhan atau pada permukaan benda lain. nekton dan kadang-kadang neuston. dibedakan atas: a. akibatnya air dapat bercampur terus.

daerah batial. Ekosistem hutan pantai terdiri atas beberapa formasi. pengeluaran air dengan cara osmosis melalui insang. Secara 399 .o o o banyak minum dan mengeluarkan urine sedikit. yaitu daerah yang masih dapat diterangi sinar matahari. daerah abisal. Diantara kedua daerah ini. daerah neritik. daerah litoral. yaitu daerah yang berbatasan dengan darat. Secara fisik.3.4. habitat laut dibagi menjadi 4 kelompok berikut: a. di daerah pasang surut yang merupakan perbatasan darat dan laut akan terbentuk gundukan pasir. Ekosistem Pantai Karena hempasan gelombang air laut. Formasi adalah unit vegetasi yang terbentuk karena habitatnya dan penamaannya disesuaikan dengan tumbuhan yang menyolok. dan bentos. Rantai makanan di daerah ini terjadi karena adanya gerakan air dari pantai ke tengah. Berdasarkan daya tembus sinar matahari ke dalam air laut. hewan-hewan yang terdapat dalam goa yang gelap kebanyakan buta dan putih (kehilangan pigmen). d. garam yang berlebih diekskresikan lewat insang secara aktif. di samping adanya gerakan air dari permukaan ke bawah dan sebaliknya. neuston. nekton. terdapat suatu daerah remang-remang yang sering disebut dengan nama twilight. Hewan-hewan di lautan yang dalam kebanyakan berwarna hitam atau merah tua dan mempunyai mata yang sangat peka. Berdasarkan kebiasaan hidup. 3. afotik. yaitu daerah yang sama sekali gelap. 10. Oleh karena itu dalam proses makan memakan di kalangan hewan-hewan berlaku hukum rimba. c. Sementara itu. yaitu daerah yang masih dapat ditembus cahaya matahari sampai pada dasarnya (± 200 m). Di bagian laut yang dalam tidak terdapat produsen. yaitu daerah yang kedalamannya ± 200-2500 m. b. yaitu daerah yang lebih dalam dan lebih jauh dari pantai. perifiton. Setelah gundukan ini biasanya terdapat hutan. makhluk hidup laut Dibedakan menjadi plankton. 2. Pembagian Ekosistem Laut 1. yang disebut hutan pantai. fotik. b. dapat dibedakan menjadi daerah: a.

Bruguiera (bogem).5. dan babakoan. Tumbuhan khasnya.formasi ini dimulai dari daerah yang ditumbuhi oleh pandan (Pandanus).25%) 400 .). Sedangkan tumbuhan penyusunnya yang paling menyolok adalah pohon Barringtonia sp. seperti ikan. Fenomena ini dikenal dengan vivipari. . 2. dan jelas tampak akar yang tumbuh ke bawah. . . panjangnya mencapai satu meter.daerahnya berpasir/berbatu cadas. Cerbera dan Ceriops. Air Payau (Estuari) Merupakan wilayah pertemuan antara air tawar dengan air laut atau disebut muara sungai (estuari).terdapat setelah formasi pes-caprae (lebih jauh dari garis pantai).di daerah berpasir garis pantai. Yang dasarnya dari lumpur. (ketapang). estuari dibedakan atas: 1. butun) dan Terminalia sp.berurutan. Beberapa makhluk hidup laut melakukan perkembangbiakan di wilayah ini. udang. Cara tumbuhan beradaptasi antara lain: o mempunyai akar nafas (Aficennia dan Sonneratia). dan moluska yang banyak dijumpai dan dapat di makan. (keben.dibedakan atas: a. Formasi Pes-caprae .3. b. Formasi Barringtonia .terdapat di daerah pasang surut . o bijinya berkecambah dalam buah. formasi yang terdapat pada ekosistem hutan pantai dari daerah pasang surut ke arah darat adalah: 1. Tumbuhan khasnya ialah Sonneratio alba (preparat). Avicennia (kayu api). Oligohalin. atau pantai lumpur. Acanthus. bakung (Crinum). Dalam peristiwa inilah air payau terbentuk dengan tingkat salinitas diantara air tawar dan air laut. 3. Vegetasi didominasi oleh tumbuhan bakau dan nipah. Hutan Mangrove (bakau) . antara lain: Rhizopora (bakau). Di samping itu juga didapati rumput angin (Spinifex sp. Berdasarkan kadar garamnya (salinitas). o mempunyai akar lutut (Bruguiera) o mempunyai daun-daun yang tebal dan kaku dengan lapisan kutikula yang tebal untuk mencegah penguapan air yang berlebihan.dicirikan oleh Ipomea-pes-caprae (Telapak kambing) sebagai tumbuhan penyusun yang paling menyolok. yaitu daerah yang berkadar garam rendah (± 0. 10. belum tanggal dari pohon induknya. Yang dasarnya dari beting/pasir koral.

Tiap-tiap tahap suksesi disebut tahap suksesional.25-1. 401 . Pernahkah kalian melihat bekas areal sawah yang dibiarkan pemiliknya? Atau sebidang halaman rumah yang berumput yang rapi dan teratur sebagai sebuah lingkungan yang stabil. Kehadiran kelompok ini akan menciptakan kondisi lingkungan yang lebih baik. bila terbentuk suatu komunitas tertentu yang komposisi populasinya relatif tetap dan stabil. komunitas klimaksnya adalah gurun.6-3%). jarang terdapat pohon karena faktor pembatasnya adalah suhu. Polihalin. 10.6%) 3. Disebut komunitas klimaks. Suksesi dan klimaks Dalam hidup sehari-hari. biasanya terdiri atas kelompok sianobakteria (alga biru-kehijauan). Vegetasi yang pertama muncul dalam proses suksesi pelopor/perintis. sehingga memacu perkecambahan dan pertumbuhan kelompok-kelompok lainnya. sedangkan seluruh rangkaian tahapan suksesi dikenal dengan istilah sere. Sepanjang kondisi lingkungan menjadi konstan. Mesohalin. Dalam hal ini ekosistem bersifat dinamis. yaitu daerah yang berkadar garam sedang (berkisar antara 0. Artinya. komunitas klimaksnya terdiri dari lumut kerak dan lumut. Di daerah dimana air merupakan faktor pembatas. pertumbuhan hutan akan terhenti. Beberapa ciri komunitas klimaks antara lain adalah: mampu menyokong kehidupan seluruh spesies yang hidup didalamnya dan mengandung lebih banyak makhluk hidup dan macam interaksi dibandingkan komunitas suksesional. dikenal sebagai proses suksesi. cendawan mendaur ulang bahan-bahan kimiawi. Pada daerah pegunungan. Semak akan tumbuh membentuk hutan. halaman rumput yang tidak terawat akan banyak ditumbuhi oleh semak. Dalam kondisi alamiah. dan angin. komunitas demikian dapat dicapai setelah melalui beberapa tahap suksesi. Di sekitar kita. air. Pada kondisi tertentu.2. Lingkungan seperti ini tidak menyebabkan terjadinya perubahan komunitas karena rumput dipotong secara rutin. maka komunitas klimaks akan tetap bertahan. Suksesi akan mencapai klimaks. Tipe komunitas klimaks yang berkembang dibedakan oleh faktorfaktor pembatas lingkungan. Contoh komunitas klimaks adalah suksesi rawa menjadi daratan.4. Kalian tentu sering melihat hidup matinya tanaman di pekarangan rumah atau hewan yang memakan tumbuhan atau hewan lainnya. yaitu daerah dengan kadar garam tinggi (1. Komunitas klimaks merupakan akhir dari serangkaian proses suksesi. penyusun komponen biotik setiap eksosistem.

Lingkungan sangat menentukan pembentukan struktur komunitas klimaks. Tumbuhan dan hewan kehilangan kesempatan untuk hidup. iklim. banjir. Asap yang berasal dari kebakaran hutan tersebut dapat menyebabkan udara dipenuhi oleh gas karbondioksida (CO2). dan kekeringan hutan. Ratusan jenis tumbuhan dan hewan terbakar. seperti penutupan tanah oleh timbunan abu setelah letusan gunung merapi. Peristiwa tersebut telah menimbulkan berbagai masalah. serta gas yang dapat mengganggu sistem pernafasan manusia dan makhluk hidup lainnya. Proses perubahan vegetasi ini berlangsung terus-menerus. yaitu: a. Suksesi sekunder Terbentuk pada substrat lama yang telah rusak akibat aktivitas manusia. Selain itu. Di Indonesia. Misalnya jika suksesi berlangsung di daerah beriklim kering. Ribuan plasma nutfah hilang tiada bekas. mulai muncul makhluk pioner (liken). banyak hewan yang terpaksa meninggalkan habitatnya karena rusak atau sumber makanannya berupa tumbuhan mati terbakar. 402 . Contohnya suksesi Gunung Krakatau dan Gunung Batur. Gangguan yang menyebabkan terjadinya suksesi sekunder dapat berasal dari peristiwa alami atau akibat kegiatan manusia. berinteraksi dan berkembang biak. Gangguan alami misalnya angin topan. dari komunitas sederhana menjadi kompleks. Suksesi primer Terbentuk pada substrat batu. maka proses tersebut akan terhenti (klimaks) pada tahap komunitas rumput. Selanjutnya hutan tersebut sekarang telah mengalami pemulihan secara bertahap.Sebuah tatanan lingkungan yang terbentuk dari ekosistem alami yang mengalami perusakan disebut ekosistem suksesi. Misalnya. dari satu vegetasi ke vegetasi lainnya dalam kurun waktu yang cukup panjang. erosi. Proses suksesi sangat terkait dengan faktor lingkungan. penebangan hutan di Bukit Lawang atau pembakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera pada tahun 2001 dan 2003. baik yang bersifat lokal maupun regional. seperti letak lintang. Dibedakan atas 2 bentuk. proses suksesi primer berhasil diamati di daerah bekas Gunung Krakatau yang meletus dahsyat pada tahun 1883. dan tanah. pohon besar yang tumbang. kebakaran. b. disebut suksesi sekunder. Kawasan yang sebelumnya tertutup lapisan lahar membatu. aktivitas vulkanik.

manusia akan memakai pakaian hangat atau membuat api unggun. namun perlu diperhitungkan masak-masak. misalnya 403 . Perubahan lingkungan oleh manusia. Laju proses suksesi sangat beragam. tergantung kondisi lingkungan. pabrik. Sedangkan untuk mendukung peningkatan sumber daya perairan. misalnya di puncak gunung. Manusia dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan secara aktif karena manusia mempunyai tingkat kemampuan berfikir (kecerdasan) yang lebih tinggi dari makhluk lain. jalan besar. atau daerah yang sangat kering berlangsung ribuan tahun. manusia dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas perikanan dengan proses pembibitan. Sehubungan dengan itu. agar makhluk hidup bisa hidup normal maka perubahan lingkungan tidak boleh sampai keluar dari kisaran tertentu. pada dua kelompok yaitu tumbuhan dan hewan. angin ribut dan banjir). pembudidayaan dan teknik akuakultur ikan di tambak secara tepat guna. Manusia mampu mengubah lingkungan misalnya pemberian pupuk. Perubahan lingkungan secara langsung ataupun tidak langsung akan mempengaruhi kehidupan makhluk hidup. gunung meletus. 10. serta jika berlangsung di daerah iklim hangat dan basah maka kegiatan yang sama akan terhenti pada hutan hujan tropik. lembab. Proses suksesi terjadi di daratan dan perairan. Perubahan Lingkungan Perubahan lingkungan dapat terjadi: a. pembangunan rumah. Suksesi pada daerah yang ekstrim. dan subur dapat berlangsung selama seratus tahun.5. reboisasi. dan bendungan). walaupun untuk kepentingan manusia sendiri. Secara alami (misalnya: akibat gempa bumi. penghijauan. Akibat perbuatan manusia (misalnya: akibat penebangan hutan untuk pertanian. b. Misalnya bila suhu terlalu rendah. lereng Danau Toba. Proses suksesi pada daerah hangat.Jika suksesi berlangsung di iklim dingin dan basah maka proses suksesi akan terhenti pada komunitas (hutan) konifer. irigasi dan sebagainya untuk meningkatkan bidang pertanian dan melestraikan lingkungan.

6. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dalam sebuah ekosistem terjadi keseimbangan yang dinamis dalam bentuk saling ketergantungan komponen yang satu dengan komponen lainnya dan sebaliknya. Daya dukung lingkungan adalah ketersediaan sumber daya alam cukup ruang untuk memenuhi kebutuhan dasar pada tingkat kestabilan sosial tertentu. sehingga tidak menimbulkan dampak negatif dan menurunkan daya dukung lingkungan. kelembaban dan kandungan zat organik yang sesuai dengan kebutuhan hidup cacing tanah.) yang hidup ditanah yang lembab. adanya perubahan oleh manusia membuat ekosistem menjadi tidak stabil. Contoh lain bentuk saling ketergantungan adalah ditemukan sumber alam berupa pupuk yang disebut guano di Peru pada akhir abad 19. 404 . (Gambar 10. maka kestabilan tetap terjaga. Jika tanah tidak terganggu . Hutan yang tidak terganggu merupakan ekosisitem yang stabil.6). Sebagai contoh adalah habitat cacing tanah (Pheretima sp. yaitu aliran air dari kutub selatan ke arah kutub utara sampai ke pantai Peru sehingga membawa banyak mineral fosfat dan nitrat. Lingkungan yang stabil adalah keseimbangan diantaranya komponen-komponen penyusunnya.mendirikan pabrik. Kestabilan ekosistem dapat diukur juga pada skala yang lebih sempit. Gambar 10. Tanah yang lembab memiliki suhu. Guano terbentuk akibat adanya aliran Humbolt. Ekosistem stabil.

Lingkungan adalah segala sesuatu yang terdapat di sekeliling makhluk hidup. dari bagian abiotik dalam ekosistem ke komponen biotik. Siklus materi yang terjadi di biosfer disebut siklus biogeokimia artinya suatu siklus dari bahan kimia. terdiri atas kompetisi. ekosistem dan bioma yang ditunjukkan dalam spektrum biologi. tempat berlindung. Kompetisi terbagi atas: kompetisi intraspesifik (kompetisi antar anggota satu spesies). peranan suatu makhluk hidup dalam komunitas. Pertama. parasitisme. Peristiwa makan dan dimakan yang melukiskan suatu rantai makanan atau jaring-jaring makanan. Kedua. berupa unsur-unsur biotik dan abiotik yang saling mempengaruhi makhluk hidup tersebut. Habitat adalah tempat hidup asli (di dalam alam) suatu makhluk hidup. lingkungan kecil (micro environment) yang khusus bagi suatu jenis makhluk hidup. kemudian diuraikan lagi menjadi mineral. misalnya sebagai produsen. dan kompetisi interspesifik (kompetisi antar anggota yang berbeda spesies). piramida jumlah.Rangkuman Setiap makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungannya. dan pasangan kawin. konsumen atau pengurai. Makhluk hidup meluangkan waktu untuk berkompetisi dalam memperoleh makanan. dan simbiosis. dan predasi. protokooperasi. Niche dapat bermakna ganda. piramida biomassa dan aliran materi yang berupa siklus atau daur materi dalam ekosistem. Didalam lingkungan biotik terdapat interaksi antara individu sejenis maupun antara jenis yang berbeda. komensalisme. sehingga perubahan pada komponen yang satu akan menyebabkan perubahan pada komponen yang lain. Pendekatan ekologi adalah memahami faktor-faktor dan prosesproses penting yang melandasi keberadaan dan kelimpahan jenis di tempat hidupnya. populasi. Simbiosis terdiri dari amensalisme. Unit-unit lingkup ekologi tersebut secara hirarki dimulai dari individu. Antara komponen pembentuk ekosistem terdapat hubungan saling ketergantungan. komunitas. 405 . Peristiwa rantai makanan menyebabkan terjadinya piramida energi. mutualisme.

penghijauan. limnetik dan profundal. hutan basah. neritik. rawan. Beberapa bioma darat antara lain: pamah. tekanan udara. padang rumput. pabrik. suhu. Secara fisik. pegunungan. senyawa kimia. terbagi atas fotik dan afotik. Ekosistem air tawar dapat dibedakan atas perairan dengan air tenang. fisik (iklim. dan bendungan. batial dan abisal. Berdasarkan bagian daerah tempat hidup. angin ribut dan banjir. habitat laut dibagi empat yaitu. dan faktor-faktor tanah edafik. jalan besar. Sedangkan bioma pantai terdiri dari mangrove. sedangkan abiotik terdiri dari lingkungan. misalnya: akibat gempa bumi. Komponen penyusun eksosistem terdiri atas dua.Daya dukung lingkungan adalah ketersediaan sumber daya alam cukup ruang untuk memenuhi kebutuhan dasar pada tingkat kestabilan sosial tertentu. dan kimia (pH. misalnya danau. neuston. kelembaban. yaitu biotik dan abiotik. Berdasarkan kebiasaan hidup. predasi. misalnya: akibat penebangan hutan untuk pertanian. Ekosistem dapat dibedakan atas ekosistem darat. formasi baringtonia. mutualisme dan antibiosa. hutan gugur. komensalisme. perifiton. Biosfer didefenisikan sebagai bagian bumi yang mengandung makhluk hidupmakhluk hidup . curah hujan. dan lainnya. penyinaran. kolam. makhluk hidup perairan menjadi plankton. dan air payau. dibagi tiga yaitu litoral. air tawar dan ekosistem air laut. Setiap makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungannya. taiga dan tundra. serta perairan dengan air mengalir. angin. Faktor biotik (hayati) adalah segala makhluk hidup di sekitar dan di dalam makhluk hidup. dan bentos. Sedangkan secara buatan akibat aktivitas manusia. Perubahan lingkungan dapat terjadi secara alami dan buatan manusia. formasi pes caprae. Bioma perairan terdiri dari berdasarkan daya tembus sinar matahari ke dalam air laut. nekton. reboisasi. berupa: litoral. pembangunan rumah. gunung meletus. Manusia mampu mengubah lingkungan misalnya pemberian pupuk. Interaksi antar populasi dikategorikan dalam bentuk netral. gurun. kompetisi atau persaingan. pantai. irigasi dan sebagainya untuk meningkatkan bidang pertanian dan melestarikan lingkungan. parasitisme. 406 dibedakan . Seluruh ekosistem yang ada di dunia ini disebut Biosfer. Secara alami.

. sedangkan suksesi sekunder terbentuk pada wilayah yang pernah ada kehidupan kemudian rusak akibat kejadian alam atau akibat aktivitas manusia. Salah satu alasan mengapa kita harus berusaha untuk melestarikan lingkungan adalah untuk . melindungi kehidupan margasatwa c.. d.. Berilah tanda silang (x) pada huruf a. Suksesi akan mencapai klimaks. menambah devisa negara e. Dibedakan atas 2 bentuk. a. meningkatkan hasil produksi pangan d. Suksesi primer terbentuk pada suatu wilayah yang belum pernah terjadi kehidupan sama sekali. Bila karbondioksida dalam ekosistem jumlahnya makin berkurang. cacing. Dalam suatu ekosistem yang tercemar DDT hidup berbagai komponen organik.. serigala. kelinci d. ular.. herbivora 2. kelinci. Akumulasi DDT paling tinggi terdapat pada tubuh . rumput b. Gunung Kelud.karnivora b. atau e untuk jawaban yang tepat! 1.. tikus 407 . atau hutan yang terbentuk setelah kebakaran. menjaga keseimbangan antara lingkungan biotik dan abiotik 3.. pengurai d. maka makhluk hidup yang pertama-tama akan mengalami dampak negatif adalah .. tikus. burung biji.. b. yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder. cacing c. produsen e. c. Contoh: komunitas yang terbentuk setelah letusan Gunung Krakatau. antarnya: rumput. a. bila terbentuk suatu komunitas tertentu yang komposisi populasinya relatif tetap dan stabil disebut komunitas klimaks Soal Latihan A. a. serigala e. meningkatkan usaha pariwisata b.karnivora puncak c.Sebuah komunitas terbentuk melalui serangkaian proses yang disebut suksesi suksesi.

komensalisme c. ikan herbivora. fitoplankton.. 3-4-5-1-2 d.. denitrifikasi e. 5-3-4-2-1 6. a.. 3. Iklim di daerah pegunungan berbeda dengan daerah hutan dataran rendah.. Interaksi yang terjadi antara rayap dan flagelata di dalam ususnya termasuk interaksi ...4. di alam sumber oksigen yang utama adalah .. letak geografis d. curah hujan c.komensalisme c.. bakteri pengurai. mutualisme d. B tidak berpengaruh merupakan interaksi bersifat . 5. a. predatorisme 10. 2-5-3-4-1 e.. intensitas cahaya 7. 3-4-1-2-5 b.. a. pengurai d... a. dekomposisi 8. a. mutualisme 9.. 4. amensalisme b. a.. Interaksi merupakan ganguan bagi A. konsumen IV c. aktivitas produsen b. ikan karnivora.. 5-3-4-1-2 c.. parasitisme b. Dari komponen ekosistem tersebut dapat disusun suatu mata rantai makanan .. zat-zat organik. kuantitas lingkungan 408 . Ketersediaan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dasar dan tersedianya cukup ruang untuk hidup pada tingkat kestabilan sosial tertentu disebut . Dalam siklus unsur. parasitisme e. kompetisi e.. kelompok makhluk hidup yang paling kecil biomassanya adalah .. suhu b. kualitas lingkungan b. konsumen II 5. predasi d.. Penentu iklim dalam hal ini adalah . konsumen III b. 2. produsen e. letak topografi e. Didalam suatu ekosistem yang normal.. Dalam suatu ekosistem kolam terdapat: 1. aktivitas konsumen c. aktivitas dekomposer d. a.

lumut d. limnetik c.. lebar dan tebal d.. banyak buang urine b.. parameter lingkungan d. tumbuhan berkayu 409 . anatomi e. tundra d. padang rumput 15. kecil dan tipis e... afotik 14. Jenis ikan pada perairan laut yang memanfaatkan plankton sebagai makanannya .Pada perjalanan suatu suksesi. hutan gugur e.. padang rumput b. dan garam e. behaviour b. batial d.. a. sedikit buang urine c. hutan gugur 16... pita dan panjang 12. taiga b. banyak membuang urine.. banyak buang garam d. daya dukung lingkungan e. sedikit minum.. a. dapat ditemukan pada zona pada . abisal e. Ikan-ikan besar yang hidup di daerah neritik dan litoral perlu mengadakan adaptasi berikut ini. lebar dan tipis c. kecuali . pantai b. Bioma yang paling banyak jenis populasinya adalah . morfologi 17. gurun e.. Adaptasi tumbuhan menahun di gurun mempunyai daun yang . garam laut disaing insang secara aktif 13. banyak minum. hutan tropis d. klimatologi c.... a..c. sedikit membuang urine. fisiologi d. merupakan cirri dari bioma . hutan tropis c. yang biasanya menjadi pelopor adalah . siklus lingkungan 11. a. a. Tumbuhan semusim berumur pendek dan bijinya akan tumbuh tiap datang musim penghujan. a. Adaptasi ikan dengan tekanan osmotik air laut dilakukan dengan cara ..... a. taiga c. berbentuk duri b..

Gurun adalah suatu habitat alami yang memiliki sifat suhu yang tinggi pada siang hari. ular b. rodentia 20. Tuliskan kedua definisi niche yang kalian ketahui! 2. lebar dan tebal e. daur karbon dan daur sulfur di alam! 7. bakteri fotosintetik e.. Untuk beradaptasi dengan defisiensi air.. Sebutkan bentuk-bentuk interaksi antara individu sejenis maupun antara jenis yang berbeda! 4. cendawan 18. aliran energi yang tetap e. tipis sekali c. Jelaskanlah! 5. Bagaimanakah hubungan antara transformasi energi dengan energi yang hilang dalam tiap tingkatan tropik? 3. adanya materi biotik d. a. tumbuhan hijau c. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar! 1. Sebutkan definisi dari: 410 .. aliran energi pindah: konsumen-produsen c.. sehingga di tempat itu jarang dijumpai . Perubahan lingkungan dapat terjadi disebabkan dua hal. lebar dan tipis B. a. mamalia d. energi selalu berasal dari cahaya matahari 19. dingin pada malam hari. sempit dan tipis b. Ciri khas suatu rantai makanan adalah . Jelaskanlah perbedaan antara daur nitrogen... Buatlah satu contoh rantai makanan dalam ekosistem sawah! 6. tumbuhan menahun di gurun mempunyai daun yang .b. menyerupai duri d. adanya aliran energi: produsen-konsumen b. insekta e. a... Jelaskan perbedaan antara Produksi Primer Bersih (PPB) dan Produksi Primer Kotor (PPK)! 8. amfibia c.. dan kurang air.

a. Jelaskanlah! 14. Apakah yang dimaksud dengan predator dan berikan beberapa contoh jenis predator! 16. Gambarkan bentuk spektrum biologi hubungan ekologi dengan ilmu biologi lainnya! 11.. Ekosistem b. Tuliskan ciri-ciri. Tuliskan ciri-ciri tumbuhan hutan hujan tropis! 20. Apakah perbedaan antara kompetisi intraspesies dan kompetisi antarspesies? Berikan masing-masing contohnya! 18. habitat laut terbagi 4 bentuk. Secara fisik. makhluk hidup dibedakan menjadi lima kelompok. Komunitas c. meso halin g.. Apakah yang dimaksud dengan . klimaks c. Mengapa ekologi disebut sebagai ilmu multidisipliner? Berikan contoh bidang apakah yang kalian ketahui! 17. neuston. profundal e. formasi f. Pengendalian hama tanaman dapat dilakukan menggunakan predator. iklim mikro 411 . Sebutkanlah! 19. Niche d. Berdasarkan kebiasaan hidup di lingkungan air. bioma b. tumbuhan dan hewan yang terdapat pada hutan gugur/deciduous forest! 13. Buatlah suatu jaring-jaring makanan dan berikan penjelasannya! 10. Tuliskan ciri-ciri tumbuhan hydrofit! 12. Populasi 9. ferifiton. bentos d. Apakah yang menjadi syarat-syarat terjadinya suksesi primer dan suksesi sekunder? 15..a.

BAB XI PENCEMARAN LINGKUNGAN Gambar 11. ganggang. Di dalamnya hidup berbagai organisme. misalnya tanaman air. Gambar 11.2). ikan. Sungai yang bersih. Banyak manusia yang tidak peduli akan lingkungannya. 413 . Air menjadi kebutuhan pokok yang dimanfaatkan manusia.1). Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Pernahkah kalian berjalan-jalan di hutan dan menemukan sungau yang bersih? Sebuah sungai yang mengalir dan bersih merupakan suatu ekosistem (Gambar 11. daerah di sekitar sungai sering menjadi suatu permukiman padat penduduk. Manusia juga turut memanfaatkan komponen biotik dan abiotik dari sungai tersebut. Pencemaran dari limbah rumah tangga. Mereka membuang sampah atau limbah rumah tangga ke sungai (Gambar 11. Ikan dan udang sebagai sumber makanan bagi manusia.2.1. Semua organisme tersebut saling berinteraksi dan saling membutuhkan. dan organisme lainnya. udang.

menafsirkan. 11. pengelolahan dan manfaat limbah bagi tumbuhan. sifat. sifat. Mengidentifikasi ciri. Manusia pun tidak dapat memanfaatkan air sungai tersebut.1.Pabrik-pabrik membuang limbahnya ke sungai.1.2. macam polusi dan limbah. Dampak polusi terhadap kesehatan manusia. macam polusi dan limbah Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Sungai yang awalnya bersih menjadi kotor dan penuh bahan-bahan beracun yang membahayakan kesehatan organisme hidup (tumbuhan. 11. Bagaimanakah nasib organisme hidup dalam sungai tersebut? Mungkin tidak ada lagi organisme yang hidup. hewan. Standar Kompetensi Mendeskripsikan proses pengolahan limbah organik (tumbuhan dan hewan) Kompetensi Dasar 11.3. Sungai yang semula sebagai sumber kehidupan. Jika komponen biotik berada dalam komposisi yang proporsional antara tingkat trofik dengan komponen abiotik yang mendukung kehidupan 414 . dan mengkomunikasikan pemahaman konsep tentang berbagai macam ciri. sifat. Ciri. dan manusia. kalian diharapkan dapat memahami. Kata-Kata Kunci Biogas Daur ulang Daya dukung Daya lenting Efek rumah kaca Hujan asam Insenerasi Limbah anorganik Limbah organik Lingkungan Pencemaran/polusi Sanitary landfill Ozon 11. macam polusi dan limbah. hewan dan manusia). Mengolah limbah organik. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Pencemaran Lingkungan. Apakah ini akan dibiarkan dan terjadi pada ekosistem yang lain? Marilah kita pelajari bab Pencemaran Lingkungan ini agar kita memiliki bekal pengetahuan untuk menjaga lingkungan dan ekosistem agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya. sekarang tidak berguna sama sekali.

Perubahan komponen biotik dan abiotik dalam batas-batas tertentu tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. Hewan sebagai konsumen tingkat pertama berada dalam jumlah yang mencukupi untuk kehidupan konsumen tingkat kedua. Contoh lingkungan aIami yang seimbang adalah hutan. Selama masih ada hewan lain di hutan. artinya dapat terjadi penurunan atau kenaikan populasi tiap jenis tumbuhan dan hewan serta berbagai komponen biotik. Jumlah rusa juga dapat berkembang kembali selama perburuan tidak dilakukan terusmenerus. seperti burung pemakan tumbuhan. Keseimbangan lingkungan dapat menjadi rusak. dan ular. tumbuhan sebagai produsen ada dalam jumlah yang mencukupi untuk perlindungan dan makanan bagi konsumen tingkat pertama. seperti kelinci. Jumlah masingmasing komponen biotik tersebut tidak mendominasi satu dengan yang lainnya sehingga terbentuk rantai makanan yang seimbang. Tumbuhan di hutan dapat berkembang dengan baik karena kondisi lingkungan abiotik yang sesuai. misalnya penebangan hutan. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena alam maupun aktivitas manusia. lingkungan mampu menanggulangi perubahan-perubahan selama perubahan tersebut masih dalam daya dukung dan daya lentingnya.komponen biotik. Keseimbangan lingkungan tidak statis. Dengan demikian. Di hutan. misalnya harimau. Kemampuan hutan mendukung kelangsungan hidup harimau dengan adanya hewan mangsa adalah contoh daya dukung lingkungan. Sebagai contoh jumlah rusa yang berkurang karena diburu manusia tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pemangsanya. rusa dan monyet. misalnya harimau. musang. tikus. Daya lenting lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan. 415 . lingkungan tersebut berada dalam keseimbangan atau stabil. Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di dalamnya. Perubahan lingkungan yang disebabkan oleh manusia dan berakibat pada alam. Penebangan hutan secara besar-besaran mengakibatkan fungsi hutan sebagai penahan air hujan akan berkurang. artinya lingkungan menjadi tidak seimbang jika terjadi perubahan yang melebihi daya dukung dan daya lentingnya. Bertambahnya kembali jumlah rusa setelah berkurangnya perburuan adalah contoh daya lenting lingkungan. dan ayam hutan maka harimau akan memangsa hewan-hewan tersebut.

Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menangulangi luapan lumpur. industri kertas. Industri tersier. antara lain sebagai berikut: 1. perkebunan.Hilangnya pohon-pohon dapat mengakibatkan tidak adanya perakaran yang dapat menahan air hujan. Kegiatan manusia mengubah lingkungan dilakukan karena adanya kebutuhan hidup. kehutanan. peternakan. Kemudian meningkat menjadi 40. industri tekstil. Banjir lumpur panas Sidoarjo. Namun tanggul akhirnya jebol. Industri sekunder. dan sekarang ini mencapai 135. kerugian oleh banjir lumpur panas tersebut mengakibatkan produksi tambak pada lahan seluas 989 hektar di dua kecamatan dan 1600 hektar di pesisir Sidoarjo mengalami kegagalan panen. mengupayakan kebutuhan dari alam secara langsung. pertambangan. 416 . hewan.9 milyar per tahun. Limbah adalah suatu benda atau zat yang dapat mengandung berbagai bahan yang membahayakan kehidupan manusia. diantaranya dengan membuat tanggul untuk membendung area genangan lumpur. seperti pertanian. dan perdagangan. Akibatnya hanya sedikit air yang terserap oleh tanah sehingga sebagian besar air akan mengalir sebagai air permukaan yang dapat mengakibatkan tanah longsor dan banjir. Ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai hasil perkembangan budaya digunakan untuk mengembangkan berbagai industri yang dapat memenuhi kebutuhan manusia. menghasilkan jasa atau pelayanan seperti industri informasi dan komunikasi. Semburan lumpur tersebut menurut data dari pertama kali mencapai volume 5000 meter kubik perhari. Menurut Menteri kelautan dan perikanan. Kebutuhan ini akan menjadi semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. transportasi. industri pengolahan minyak bumi. sehingga kerugian diperkirakan mencapai 10. Upaya pemenuhan kebutuhan menusia dipengaruhi oleh perkembangan budaya. dan perikanan. Berbagi industri selain menghasilkan produk yang digunakan manusia juga menghasilkan buangan atau limbah.000 meter kubik per hari.000 meter kubik per hari. Jawa Timur merupakan kasus menyemburnya lumpur panas yang diduga diakibatkan oleh aktivitas pengeboran untuk eksplorasi gas. Perkembangan industri tidak hanya mengubah lingkungan tetapi juga menimbulkan pencemaran. 3. mengolah hasil industri primer seperti industri makanan. Industri primer. dan industri logam. 2.

Sedangkan polutan energi disebut polutan fisik. gas CO2. misalnya panas dan radiasi. Pencemaran berdasarkan bentuknya terbagi menjadi empat macam. Sumber pencemaran udara berasal dari kendaraan bermotor. dan industri (Gambar 11. termasuk industri dan kegiatan rumah tangga. pencemaran air.serta makhluk hidup lainnya.1 Bahan pencemar udara dan sumbernya No 1 2 3 4 Polutan Karbon dioksida (CO2) Sulfur dioksida (SO2) nitrogen monoksida (NO) Karbonmonoksida (CO) Kloro Fluoro Carbon (CFC) Dihasilkan dari Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara). gas CFC.1. Banyak limbah dihasilkan dari aktivitas manusia. Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km. Contoh polutan makhluk hidup atau polutan biologi ialah bakteri penyebab penyakit pada sampah dan kotoran. Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara). atau komponen penyebab pencemaran disebut polutan atau pencemar. serta pembusukan. Sumber pencemaran udara berasal dari kegiatan alami dan aktivitas manusia seperti tercantum pada Tabel 11. debu asbes. daratan. atau pun biologi. 417 . Sumber pencemaran udara di setiap wilayah atau daerah berbeda-beda. kimia. dan perlengkapan yang menggunakan penyemprot aerosol.1. misalnya gas buangan kendaraan. baik secara fisik.3). Makhluk hidup. pencemaran tanah. yaitu pencemaran udara. kegiatan rumah tangga. pembakaran gas alam dan hutan. contohnya limbah yang mengandung logam merkuri (Hg). Pencemaran udara Pencemaran udara berhubungan dengan pencemaran atmosfer bumi. lemari es. Pencemaran adalah perubahan keadaan lingkungan. dan pencemaran suara. Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara) dan gas buangan kendaraan bermotor yang pembakarannya tidak sempurna. dan air yang tidak diinginkan. energi. respirasi.1 Tabel 11. 11. zat. Masuknya limbah rumah tangga dan industri ke dalam sungai menyebabkan pencemaran atau polusi air sungai. Pendingin ruangan. dan pestisida. Polutan zat kimia disebut polutan kimia. meliputi udara.

dan gas alam telah lama dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan manusia terhadap energi.3. Ketika bahan bakar minyak tersebut dibakar. Misalnya. karbon monoksida dapat berasal dari pembakaran bahan bakar fosil serta proses industri. Apakah dampak peningkatan CO2 terhadap lingkungan? Karbon monoksida (CO) Gas karbon monoksida (CO) merupakan gas yang tidak berbau. Karbon dioksida (CO2) Pembakaran bahan bakar fosil seperti batubara. Dampak pencemaran udara dapat berskala mikro dan makro. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa jumlah karbon dioksida yang dilepaskan ke udara terus mengalami peningkatan. Selain itu. industri. jika orang tersebut terlambat ditolong dapat mengakibatkan kematian. Pencemaran udara dari aktivitas industri. dan pertanian. pencemaran udara berdampak pada kesehatan manusia. sedangkan dalam skala global adalah efek rumah kaca dan penipisan lapisan ozon. Pada skala mikro atau lokal. dan tidak stabil. tidak berasa. Jika di udara terdapat karbon 418 . misalnya fenomena hujan asam dalam skala regional. Karbon monoksida dalam tubuh manusia lebih cepat berikatan dengan hemoglobin daripada oksigen. udara yang tercemar gas karbon monoksida (CO) jika dihirup seseorang akan menimbulkan keracunan. Karbon monoksida yang berada di kota besar sebagian besar berasal dari pembuangan gas kendaraan bermotor yang gas-gas pembakarannya tidak sempurna. minyak. Misalnya untuk berbagai keperluan rumah tangga. karbon dioksida dilepaskan ke udara. Dampak pencemaran udara berskala makro.Gambar 11.

0 mg m-3. Pencemaran sulfur (sulfur oksida) di sekitar daerah pencairan tembaga dapat menyebabkan kerusakan pada vegetasi hingga mencapai jarak beberapa kilometer jauhnya. Seorang perokok haemoglobin darahnya sering ditemukan mengandung karbon monoksida lebih dari 10%. terutama menyebabkan penyakit bronkitis. Defisiensi oksigen dalam tubuh dapat menyebabkan seseorang menderita sakit kepala dan pusing. Nitrogen dioksida dihasilkan oleh gas buangan kendaraan bermotor.1. Beberapa orang akan menderita defisiensi oksigen dalam jaringan tubuhnya ketika haemoglobin darahnya berikatan dengan karbon monoksida sebesar 5%. Kandungan karbon monoksida yang mencapai 0.% di udara dapat mengganggu metabolisme tubuh organisme. Peningkatan konsentrasi sulfur di atmosfer dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia. Selain itu. Nitrogen oksida Nitrogen oksida memainkan peranan penting di dalam penyusunan jelaga fotokimia.monoksida. radang paru-paru (pneumonia). dan gagal jantung. Peroksiasil nitrat yang dibentuk di dalam jelaga sering menyebabkan iritasi pada mata dan paru-paru. ketika memanaskan mesin kendaraan di dalam garasi sebaiknya pintu garasi dibuka agar gas CO yang terbentuk tidak terakumulasi di dalam ruangan dan terhirup. Sulfur dioksida Sulfur dioksida dilepaskan ke udara ketika terjadi pembakaran bahan bakar fosil dan pelelehan biji logam. Tingginya konsentrasi sulfur dioksida di udara seringkali menimbulkan kerusakan pada tanaman pertanian dan perkebunan. Konsentrasi SO2 yang masih diijinkan ialah antara 0. konsentrasi senyawa tersebut menjadi lebih tinggi. di daerah yang dekat dengan industri berat. bahan polutan tersebut dapat merusak tumbuhan.000 mg m-3 .3 sampai 1. Partikel-partikel ini biasanya sulit dibersihkan bila sudah mencapai alveoli sehingga menyebabkan iritasi dan mengganggu pertukaran gas. Tumbuhan mengabsorbsi sulfur dioksida dari udara melalui stomata. Akan tetapi. Hujan asam 419 . Oleh karena itu. oksigen akan kalah cepat berikatan dengan hemoglobin. yaitu 3.

sulfur dioksida berreaksi dengan oksigen membentuk sulfur trioksida. sehingga mempengaruhi kehidupan organisme tanah. radiasi panas yang berasal dari matahari ke bumi diumpamakan seperti menembus dinding kaca rumah kaca. Sinar yang dipantulkan ini tidak dapat keluar dari rumah kaca dan mengalami pemantulan berulang-ulang. 2 SO3 2 SO2 + O2 Sulfur trioksida kemudian bereaksi dengan uap air membentuk asam sulfat. air. Sebagian radiasi dipantulkan oleh benda-benda yang berada di permukaan bumi ke ruang angkasa. Misalnya. serta rusaknya berbagai bangunan. tanaman pertanian. Radiasi panas yang dipantulkan kembali ke ruang angkasa merupakan radiasi infra merah. Gejala ini disebut efek rumah kaca karena diumpamakan dengan fenomena yang terjadi di dalam rumah kaca. hujan asam akan menyebabkan penurunan pH tanah. Hujan asam juga akan mengakibatkan berkaratnya benda-benda yang terbuat dari logam. serta kesehatan manusia. sinar matahari dapat dengan mudah masuk ke dalamnya. Efek rumah kaca (green house effect) Efek rumah kaca merupakan gejala peningkatan suhu dipemukaan bumi yang terjadi karena meningkatnya kadar CO2 (karbon dioksida) di atmosfer. Hujan asam dapat mengakibatkan kerusakan hutan. sungai.Dua gas yang dihasilkan dari pembakaran mesin kendaraan serta pembangkit listrik tenaga disel dan batubara yang utama adalah sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2). H2SO4 SO3 + H2O Uap air yang telah mengandung asam ini menjadi bagian dari awan yang akhirnya turun ke bumi sebagai hujan asam atau salju asam. Di bumi. misalnya jembatan dan rel kereta api. Energi yang dihasilkan meningkatkan suhu rumah kaca sehingga rumah kaca menjadi panas. dan danau. Sebagian radiasi infra merah tersebut dapat diserap oleh gas penyerap panas (disebut: gas rumah kaca). Gas yang dihasilkan tersebut bereaksi di udara membentuk asam yang jatuh ke bumi bersama dengan hujan dan salju. Selain itu. dan perkebunan. Gas penyerap panas yang paling penting di 420 . Radiasi panas tersebut tidak diserap seluruhnya oleh bumi. Pada rumah kaca. Sebagian sinar matahari tersebut digunakan oleh tumbuhan dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke arah kaca.

Keadaan inilah yang menyebabkan suhu di permukaan bumi meningkat atau yang disebut dengan pemanasan global (global warning). kekeringan atau curah hujan yang tinggi di berbagai tempat dapat mempengaruhi produktivitas budidaya pertanian. radiasi matahari yang mengandung sinar ultraviolet dan gelombang infra merah. dan kehidupan manusia. perkebunan. Kenaikan suhu menyebabkan mencairnya gunung es di kutub utara dan selatan. Penipisan lapisan ozon di beberapa tempat telah membentuk lubang seperti di atas Antartika dan kutub Utara.atmosfer adalah H2O dan CO2. sedangkan daerah yang kering menjadi semakin kering. Lapisan ozon terdapat pada lapisan atmosfer yang disebut stratosfer. peternakan. CFC yang berikatan dengan ozon menyebabkan terurainya molekul ozon sehingga terjadi kerusakan lapisan ozon. jika sampai ke lapisan stratosfer akan berikatan dengan ozon. sehingga menyebabkan berbagai kota dan wilayah pinggir laut akan tenggelam. Kondisi ini mengakibatkan naiknya permukaan air laut. mesin pendingin dan proses pembuatan plastik atau karet busa. misalnya suhu bumi meningkat rata-rata 3°C sampai 4°C pada abad ke-21. Misalnya. Radiasi Makhluk hidup sudah lama menjadi objek dari bermacammacam bentuk radiasi. Kerusakan tersebut antara lain gangguan pada rantai makanan di laut. H2O dan CO2 tidak dapat menyerap seluruh radiasi infra merah sehingga sebagian radiasi tersebut dipantulkan kembali ke bumi. Penipisan lapisan ozon Lapisan ozon (O3) adalah lapisan gas yang menyelimuti bumi pada ketinggian ± 30 km diatas bumi. serta kerusakan tanaman budidaya pertanian. Sinar UV yang sampai ke bumi akan menyebakan kerusakan pada kehidupan di bumi. Lubang ini akan mengurangi fungsi lapisan ozon sebagai penahan sinar UV. Akan tetapi bentuk radiasi akibat aktivitas manusia akan menimbulkan polusi. Seperti kaca dalam rumah kaca. Selain berasal dari matahari. berupa sinar kosmis dan mineral-mineral radioaktif dalam batubatuan. Gas CFC (Chloro Fluoro Carbon) yang berasal dari produk aerosol (gas penyemprot). perikanan. Lapisan ozon ini berfungsi menahan 99% radiasi sinar Ultra violet (UV) yang dipancarkan ke matahari. 421 . berupa penipisan lapisan ozon. serta mempengaruhi kesehatan manusia. Efek rumah kaca menimbulkan perubahan iklim. radiasi dapat juga berasal dari luar angkasa.

Gambar 11. Sebagian dari air buangan terdiri atas komponen nitrogen. seperti urea dan asam urik yang kemudian akan terurai menjadi amoniak dan nitrit. mencuci. Kedua macam bentuk radiasi tersebut dapat mengancam kehidupan makhluk hidup. air dibuang atau mengalir ke selokan. Pencemaran dari limbah organik. danau. Pencemaran tanah Pencemaran tanah berasal dari limbah rumah tangga. dan gangguan fisik lainnya serta leukemia. 11. dan pertambangan. dan laut. dan berbagai keperluan lainnya. Air buangan rumah tangga atau dikenal sebagai limbah domestik mengandung 95% sampai 99% air dan sisanya berupa limbah organik . Selanjutnya. memasak. Dampak somatik (sel tubuh) adalah seseorang memiliki otak yang lebih kecil daripada ukuran normal. air tersebut mengalir ke sungai.Bentuk-bentuk radiasi berupa kegiatan uji coba bom nuklir dan penggunaan bom nuklir oleh manusia dapat berupa gelombang elektromagnetik dan partikel subatomik. air digunakan untuk minum. Dampak radiasi dapat dilihat pada tingkat genetik dan sel tubuh. Pada perairan yang dimasuki oleh limbah rumah 422 . Dampak genetik pada interfase menyebabkan terjadinya perubahan gen pada AND atau dikenal sebagai mutasi gen. Setelah digunakan.4.2. kegiatan pertanian. Limbah rumah tangga Dalam rumah tangga. cacat mental.1.

dan rasa.tangga biasanya akan menyebabkan populasi ganggang menjadi meningkat pesat sebagai akibat banyaknya persediaan nutrien seperti tampak pada Gambar 11. hewan air yang mampu hidup dengan baik di bawah kondisi defisiensi oksigen. Pencemaran oleh mikroorganisme dan polutan lainnya dari sampah akan mengurangi kualitas air tanah. zat kimia pemberantas hama (pestisida). berperan besar dalam pencemaran tanah. Beberapa jenis sampah. persediaan oksigen dalam perairan tersebut semakin berkurang.. Penyemprotan fungisida dapat melindungi tanaman pertanian dari serangan cendawan parasit dan mencegah biji (benih) menjadi busuk di dalam tanah sebelum berkecambah. Semakin ke hilir atau ke arah muara. dan air. penggunaan pupuk buatan. limbah organik lebih terurai secara sempurna sehingga kandungan oksigen dalam air kembali normal. seperti plastik dan logam sulit terurai sehingga berpengaruh pada kemampuan tanah menyerap air. misalnya bau. Fungisida merupakan pestisida yang digunakan untuk mengontrol atau memberantas cendawan (fungi) yang dianggap sebagai wabah atau penyakit. Herbisida merupakan pestisida yang 40% produknya sudah digunakan di dunia. Limbah pertanian Dalam kegiatan pertanian. bahkan terdapat lapisan minyak. Sebaliknya. Sampah dalam jumlah banyak seperti di kota-kota besar. Air tanah yang menurun kualitasnya dapat terlihat dari perubahan fisiknya. dan pemberantas tumbuhan pengganggu (herbisida) dapat mencemari tanah. Selain itu limbah rumah tangga terpenting adalah sampah. Hewan dan tumbuhan air dapat tumbuh dengan baik. warna. Tanah yang mengandung sampah diatasnya akan menjadi tempat hidup berbagai mikroorganisme penyebab penyakit. sejak metal merkuri sangat beracun terhadap manusia. air. biji-bijian yang telah mendapat perlakuan fungisida yang mengandung metal merkuri tidak pernah 423 . dan udara. Di sana dapat ditemukan Tubifex sp. Para petani menggunakan herbisida untuk mengontrol atau mematikan sehingga tanaman pertanian dapat tumbuh dengan baik.4. Percobaan pada kelinci dan kera menggunakan dosis herbisida diatas 25% menunjukkan bahwa pemberian makanan dan minuman yang dicampur herbisida dapat menyebabkan organ hati dan ginjal hewan tersebut mudah terkena tumor dan kanker. Akan tetapi.

Senyawa organoklorin utama di dalam insektisida adalah DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) dapat membunuh mikroorganisme yang sangat penting bagi proses pembusukan. dan akhirnya mati. Sisa-sisa penyemprotan tersebut akan terbawa oleh air hujan. Pestisida dan herbisida memiliki sifat sulit terurai dan dapat bertahan lama di dalam tanah. Pencemaran tanah akibat aktivitas pertanian. Fungisida dapat memberi dampak buruk terhadap lingkungan. Jenis pestisida ini sudah digunakan manusia sejak lama. Salah satu kegiatan penambangan yang memiliki pengaruh besar mencemarkan tanah adalah penambangan 424 . berkurang produksinya.5) Gambar 11. sehingga kesuburan tanah terganggu Tanah yang tercemar pupuk kimiawi.dimanfaatkan untuk bahan makanan.5. akhirnya mengendap di tanah. Insektisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk membunuh serangga hama. Pencemaran tanah oleh pestisida dan herbisida terjadi saat dilakukan penyemprotan. dan herbisida dapat mencemari sungai karena zat-zat tersebut dapat terbawa air hujan atau erosi. dan akan retak-retak pada musim kemarau (Gambar 11. Tanaman menjadi layu. Penggunaan pupuk buatan secara berlebihan menyebabkan tanah menjadi masam. Pertambangan Aktivitas penambangan bahan galian juga dapat menimbulkan pencemaran tanah. Penggunaan bahan-bahan kimiawi secara terus menerus akan mengakibatkan kerusakan tekstur tanah. Residu pestisida dan herbisida ini membahayakan kehidupan organisme tanah. pestisida. yang selanjutnya berpengaruh terhadap produktivitas tanaman. tanah mengeras.

Pada penambangan emas. pengerukan pasir b. a) b) c) d) Gambar 11.emas. sampah organik. pertanian. pelebaran sungai. misalnya pengerukan pasir. seperti danau dan sungai.6). d.1. serta perairan laut.3. dan mengganggu kesehatan manusia. industri. c. Sumber pencemaran air. polusi tanah terjadi akibat penggunaan merkuri (Hg) dalam proses pemisahan emas dari bijinya. pertambangan minyak lepas pantai. serta kebocoran kapal tanker pengangkut minyak (Gambar 11. Merkuri tergolong sebagai bahan berbahaya dan beracun yang dapat mematikan tumbuhan. Bentuk-bentuk pencemaran perairan: a. limbah rumah tangga. 11. industri. dan anorganik memberikan andil cukup besar dalam pencemaran air 425 . Limbah rumah tangga Limbah rumah tangga seperti deterjen. organisme tanah. pertambangan emas.6. Pencemaran air Pencemaran air meliputi pencemaran di perairan darat. limbah rumah tangga.

pemerintah membuat aturan bahwa limbah industri harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai. polutan logam berat. maka kehidupan biota air seperti ikan terancam. beberapa pabrik tidak mampu menghilangkan unsur kimia atau racun yang dikandungnya. dan lautan. Metil merkuri bersifat sangat beracun dan dapat diabsorpsi oleh makhluk hidup 426 . Untuk mengendalikan pencemaran air oleh industri.sungai. seng (Zn). tembaga (Cu). danau. sisa olahannya pun masih mengandung bahan beracun dan berbahaya seperti merkuri (Hg). Akan tetapi. seperti sungai.7). Proses penguraian sampah dan deterjen memerlukan oksigen sehingga kadar oksigen dalam air dapat berkurang. Limbah cair yang telah diolah. Merkuri dapat berasal dari air limbah penggilingan kertas (pulp = bubur kertas) dan pabrik yang membuat vinil plastik atau berasal dari air hujan. Pencemaran dari limbah rumah tangga di perkotaan Limbah industri Limbah industri yang mencemarkan air dapat berupa polutan sampah organik dan anorganik. krom (Cr). Sebagian besar industri membuang limbah cairnya ke perairan sungai tanpa diolah terlebih dahulu. kemudian diuraikan menjadi metal merkuri oleh metan yang diproduksi oleh bakteri. Sungai yang tercemar deterjen. dan nikel (Ni). dan panas. terutama di daerah perkotaan (Gambar 11. Gambar 11. Limbah tersebut berupa organik. Kebanyakan merkuri terakumulasi di dasar perairan.7. Limbah industri dapat membunuh mikroorganisme air. dan polutan panas yang antara lain berasal dari air pendingin industri. timbal (Pb). terutama bagi masyarakat yang mengunakan sungai sebagai sumber kehidupan sehari-hari. sampah organik dan anorganik yang mengandung miikroorganisme dapat menimbulkan penyakit. anorganik. Jika kadar oskigen suatu perairaan turun sampai kurang dari 5 mg per liter. Limbah industri yang dapat mencemari air bergantung pada jenis industrinya. Polutan tersebut berasal dari pabrik pengolahan hasil ternak.

yang berada di perairan. Ikan yang tercemar oleh merkuri jika
dikonsumsi oleh ibu yang hamil, keturunannya dapat menderita
cacat karena kerusakan pada saraf, bahkan dapat mengakibatkan
kematian.
Tembaga dapat masuk ke perairan atau sungai melalui
pembuangan air limbah yang berasal dari bijih atau cairan tembaga
yang dibuang oleh penambangan tembaga. Tembaga merupakan
logam yang sangat beracun. Kadar tembaga yang kurang dari 1
ppm pada perairan dapat mematikan ikan dan hewan air lainnya.
Ikan mengabsorbsi tembaga melalui insangnya. Di perairan yang
mengandung konsentrasi oksigen terlarut rendah, gerakan
membuka dan menutupnya insang berlangsung lebih cepat
sehingga proses kematian ikan akibat polusi tembaga menjadi lebih
cepat.
Pembakaran bensin pada mesin pabrik menghasilkan lebih dari
80% timah di udara. Timah yang ditambahkan ke dalam bensin
adalah timah tetraetil (TEL) yang berfungsi sebagai senyawa anti
knock. Di daerah pedesaan, kandungan timah di udara yang
berasal dari kegiatan manusia sekitar 20%, sedangkan di kota-kota
besar lebih dari 50%. Orang yang bekerja memperbaiki kendaraan
bermotor di ruangan tertutup, dalam darahnya akan mengandung
konsentrasi timah yang lebih tinggi dibandingkan bagi mereka yang
bekerja pada ruangan yang terbuka.
Jika suatu perairan mengandung timah yang berasal dari tangki
atau pipa saluran air minum dengan konsentrasi lebih dari 0.5 ppm,
maka logam tersebut dapat bersifat racun bagi kehidupan ikan di
perairan. Hanya beberapa ganggang dan serangga yang mampu
hidup di perairan tersebut. Jika ikan yang tercemar tersebut
dikonsumsi manusia, akan membahayakan kesehatan manusia.
Limbah pertanian
Kegiatan pertanian dapat menyebabkan pencemaran air
terutama karena penggunaan pupuk buatan, pestisida, dan
herbisida. Pencemaran air oleh pupuk, pestisida, dan herbisida
dapat meracuni organisme air, seperti plankton, ikan, hewan yang
meminum air tersebut dan juga manusia yang menggunakan air
tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Residu pestisida seperti DDT
yang terakumulasi dalam tubuh ikan dan biota lainnya dapat
terbawa dalam rantai makanan ke tingkat trofil yang lebih tinggi,
yaitu manusia.

427

Selain itu, masuknya pupuk pertanian, sampah, dan kotoran ke
bendungan, danau, serta laut dapat menyebabkan meningkatnya
zat-zat hara di perairan. Peningkatan tersebut mengakibatkan
pertumbuhan ganggang atau enceng gondok menjadi pesat
(blooming).
Pertumbuhan ganggang atau enceng gondok yang cepat dan
kemudian
mati
membutuhkan
banyak
oksigen
untuk
menguraikannya. Kondisi ini mengakibatkan kurangnya oksigen
dan mendorong terjadinya kehidupan organisme anaerob.
Fenomena ini disebut sebagai eutrofikasi.
Limbah pertambangan
Pencemaran minyak di laut terutama disebabkan oleh limbah
pertambangan minyak lepas pantai dan kebocoran kapal tanker
yang mengangkut minyak. Setiap tahun diperkirakan jumlah
kebocoran dan tumpahan minyak dari kapal tanker ke laut mencapai
3.9 juta ton sampai 6.6 juta ton. Tumpahan minyak merusak
kehidupan di laut, diantaranya burung dan ikan. Minyak yang
menempel pada bulu burung dan insang ikan mengakibatkan
kematian hewan tersebut.
11.1.4. Pencemaran Suara (Kebisingan)
Ancaman serius lain bagi kualitas lingkungan manusia adalah
pencemaran suara. Bunyi atau suara yang dapat mengganggu dan
merusak pendengaran manusia disebut kebisingan. Tingkat
kebisingan terjadi bila intensitas bunyi melampui 50 desibel (db).
Oleh karena kebisingan dapat mengganggu lingkungan, kebisingan
dapat dimasukkan sebagai pencemaran.
Suara dengan intensitas tinggi, seperti yang dikeluarkan oleh
mesin industri, kenderaan bermotor, dan pesawat terbang secara
terus-menerus dalam jangka waktu yang lama dapat mengganggu
manusia, bahkan
menyebabkan cacat pendengaran yang
permanen. Oleh karena itu, bunyi dapat dianggap sebagai bahan
pencemar serius yang mengganggu kesehatan manusia.
11.2. Dampak polusi terhadap kesehatan manusia
1. Defisiensi
oksigen
dalam
tubuh dapat menyebabkan
seseorang sakit kepala dan pusing. Udara yang tercemar gas
karbon monoksida (CO) jika dihirup seseorang akan
menimbulkan keracunan, jika orang tersebut terlambat ditolong
dapat
mengakibatkan
kematian.
Kandungan
karbon
monoksida yang mencapai 0.1.% di udara dapat
mengakibatkan kematian.
428

2. Penipisan
lapisan
ozon dapat menyebabkan terjadinya
kanker kulit (terutama untuk orang yang berkulit putih) dan
kerusakan mata (katarak).
3. Limbah rumah tangga yang dibuang ke sungai dapat
menimbulkan berbagai macam penyakit, diantaranya ialah
penyakit kulit, kolera, dan disentri.
4. Ketika menghirup udara yang tercemar timah, maka timah
dapat terabsorpsi kedalam darah dan terakumulasi di dalam
hati, ginjal, dan tulang yang akan mengganggu proses
metabolisme tubuh, bahkan dapat menimbulkan kematian.
5. Konsentrasi merkuri tertinggi terdapat di ginjal, hati, dan otak,
sehingga dapat menyebabkan manusia mengalami kehilangan
sensasi, menjadi buta yang berasal dari ikan yang dikonsumsi
dari teluk Minamata di Jepang, bahkan dapat menyebabkan
cacat janin pada ibu hamil yang mengkonsumsi ikan tersebut.
6. Kadmium yang masuk ke tubuh manusia melalui udara
(pernafasan)
menyebabkan
kerusakan
ginjal
dan
meningkatnya tekanan darah (hipertensi).
Parameter kualitas limbah
Pencemaran lingkungan
dapat diukur dengan parameter
kualitas limbah. Parameter tersebut digunakan untuk mengetahui
tingkat pencemaran yang sudah terjadi di lingkungan. Beberapa
parameter kimia kualitas air yang perlu diketahui antara lain adalah
BOD, COD, DO, dan pH. Pengukuran fisik dapat dilakukan dengan
memperhatikan warna, bau, dan rasa air sungai, kecepatan laju air
dengan bola pingpong, penetrasi cahaya, dalam dan lebar sungai
dan lainnya.
Manakala pengukuran biologi dilakukan dengan menghitung
indeks keanekaragaman dan kelimpahan organisme air seperti
plankton, benthos, serangga air, moluska, ikan dan lainnya sehingga
diperoleh data yang valid. Pengukuran ketiga metode (faktor fisik,
kimia dan biologi) merupakan metode paling tepat dan akurat dalam
menentukan parameter kualitas perairan.
BOD (Biochemical oxygen demand)
BOD adalah ukuran kandungan oksigen terlarut yang diperlukan
oleh mikroorganisme yang hidup di perairan untuk menguraikan
bahan organik yang ada di dalamnya. Apabila kandungan oksigen
dalam air menurun, maka kemampuan mikroorganisme aerobik
untuk menguraikan bahan organik tersebut juga menurun.
429

BOD ditentukan dengan mengukur jumlah oksigen yang
digunakan oleh mikroorganisme selama kurun waktu dan pada
temperatur tertentu (biasanya lima hari pada suhu 20°C). Nilai BOD
diperoleh dari selisih oksigen terlarut awal dengan oksigen terlarut
akhir. BOD merupakan ukuran utama kekuatan limbah cair.
COD (Chemical oxygen demand)
COD merupakan jumlah oksigen yang diperlukan agar bahan
buangan yang ada didalam air dapat teroksidasi melalui reaksi
kimiawi. Indikator ini umumnya digunakan pada limbah industri.
DO (Dissolved oxygen)
DO adalah kadar oksigen terlarut dalam air. Penurunan DO
dapat diakibatkan oleh pencemaran air yang mengandung bahan
organik sehingga menyebabkan organisme air terganggu. Semakin
kecil nilai DO dalam air, tingkat pencemarannya semakin tinggi. DO
penting dan berkaitan dengan sistem saluran pembuangan maupun
pengolahan limbah.
pH
Nilai pH limbah cair adalah ukuran kemasaman atau kebasaan
limbah. Air yang tidak tercemar memiliki pH antara 6.5-7.5. Sifat air
bergantung pada besar kecilnya pH. Air yang memiliki pH lebih kecil
dari pH normal akan bersifat masam, sedangkan air yang memilki
pH lebih besar dari pH normal akan bersifat basa. Perubahan pH air
tergantung pada polutan air tersebut. Air yang memiliki pH lebih
kecil atau lebih besar dari kisaran pH normal tidak sesuai untuk
kehidupan bakteri asidofil atau organisme lainnya.
Penanganan limbah
Kegiatan yang dilakukan makhluk hidup banyak menghasilkan
limbah. Produksi limbah yang berlebihan dapat menimbulkan
masalah bagi lingkungan. Berdasarkan komponen penyusunnya,
limbah dibedakan menjadi dua jenis, yaitu limbah organik dan
limbah anorganik. Limbah organik ialah limbah yang dapat diuraikan
oleh organisme detrivor karena berasal dari bahan-bahan organik.
Contoh limbah organik ialah limbah yang berasal dari tumbuhan dan
hewan, misalnya kulit pisang, atau kotoran ayam.
Limbah anorganik adalah limbah yang tidak dapat diuraikan oleh
organisme detrivor atau diuraikan tetapi dalam jangka waktu yang
lama. Bahan yang diuraikan berasal dari sumber daya alam yang
tidak dapat diperbaruhi, seperti mineral, minyak bumi dan berasal
dari proses industri, seperti botol, plastik, dan kaleng. Limbah
organik dapat dimanfaatkan baik secara langsung (contohnya untuk
430

makanan ternak) maupun secara tidak langsung melalui proses daur
ulang (contohnya pengomposan dan biogas).
Limbah anorganik yang dapat di daur ulang, antara lain adalah
plastik, logam, dan kaca. Namun, limbah yang dapat didaur ulang
tersebut harus diolah terlebih dahulu dengan cara sanitary landfill,
pembakaran (incineration), atau penghancuran (pulverisation).
11.3. Pengelolaan Limbah Organik
Pengelolaan limbah yang berasal dari tumbuhan dapat dijadikan
sebagai makanan ternak, kompos, dan di daur ulang sebagai bahan
kerajinan.
11.3.1. Makanan Ternak
Di Indonesia, sampah organik seperti sayur-sayuran (contohnya
wortel, kubis, kol, kentang, selada air, kangkung, dan sawi) ataupun
buah-buahan (kulit pisang, kulit nenas, kulit jeruk) biasanya
dimanfaatkan untuk makanan kelinci, kambing, ayam, atau itik. Hal
ini sangat menguntungkan karena selain mengurangi jumlah
sampah, juga mengurangi biaya pakan untuk hewan ternak.
Sampah organik yang mudah rusak dapat dimanfaatkan untuk
makanan ternak. Namun, sampah organik ini harus dibersihkan dan
dipilih terlebih dahulu sebelum dikonsumsi ternak. Penanganan
sampah organik terpisah dengan sampah anorganik Jika sampah
organik bercampur dengan sampah yang mengandung logam-logam
berat, maka dapat terakumulasi di dalam tubuh ternak yang akan
membahayakan manusia pengkonsumsi daging ternak tersebut.
11.3.2. Pengomposan (Composting)
Pengomposan merupakan upaya pengelolaan limbah dari
tumbuh-tumbuhan dengan menggunakan prinsip penguraian bahanbahan organik menjadi bahan-bahan anorganik oleh aktivitas
organisme. Proses pengomposan menghasilkan kompos yang dapat
menyuburkan tanah. Organisme yang berperan dalam proses
pengomposan ialah bakteri, cendawan, khamir, dan hewan seperti
serangga, serta cacing. Agar pertumbuhan organisme dalam
pengomposan optimum maka diperlukan beberapa kondisi yang
sesuai, diantaranya ialah campuran nutrisi yang yang seimbang,
suhu, kelembaban, udara, dan kandungan oksigen yang cukup.
Unsur hara dalam pupuk kompos lebih tahan lama jika dibandingkan
dengan pupuk buatan. Sistem pengomposan memilki beberapa
keuntungan, diantaranya adalah:
• Kompos merupakan jenis pupuk yang ekologis dan tidak
431


merusak lingkungan.
Bahan yang dipakai tersedia.
Masyarakat dapat membuatnya sendiri (tidak memerlukan
peralatan yang mahal)

11.3.3. Daur Ulang (Re-Cycle)
Masyarakat Indonesia secara tradisional memiliki kebiasaan
melakukan daur ulang, misalnya pemulungan sampah. Daur ulang
merupakan salah satu cara untuk mengolah sampah oragnik
maupun anoragnik menjadi benda-benda yang bermanfaat. Daur
ulang mememiliki potensi yang besar untuk mengurangi timbunan,
biaya pengolahan, dan tempat pembuangan akhir sampah. Manfaat
dari daur ulang adalah berikut ini.
1. Menghindari pencemaran atau kerusakan lingkungan.
2. Melestarikan kehidupan makhluk hidup di suatu lingkungan.
3. Menjaga keseimbangan ekosisitem.
4. Mengolah sampah organik dan anorganik.
5. Mendapatkan produk hasil yang berguna.
6. Memperoleh tambahan penghasilan.
Daur ulang diperoleh setelah melalui tiga tahapan berikut ini:
1. Pemisahan bahan-bahan organik (sampah tumbuh-tumbuhan
dan hewan) dan anorganik (seperti kaleng, tembaga, botol, dan
plastik).
2. Penyimpanan bahan-bahan dari sampah tumbuhan dan hewan
yang dapat dijadikan kompos dan pengolahan kaleng, plastik,
dan botol bekas.
3. Pengiriman/penjualan kepada pemulung atau pun pabrik.
Salah satu contoh sampah yang dapat di daur ulang adalah
sampah kertas. Sampah kertas berasal dari rumah tangga maupun
industri, misalnya dari kegiatan administrasi perkantoran,
pembungkus makanan, dan media cetak. Sampah kertas dapat
dimanfaatkan menjadi tempat surat, keranjang sampah, tas, tempat
buku, rak kecil, dan lainnya yang memiliki nilai jual tinggi bila
mendapat sentuhan teknologi dan seni.
Selain itu, bahan gelas yang pecah dapat di daur ulang menjadi
botol kecap, botol sirup, piring dan gelas yang baru. Aluminium
dapat didaur ulang menjadi kaleng pengemas, sementara baja
dijadikan bahan baku pembutan baja baru, dan plastik dimanfaatkan
menjadi aneka produk seperti tas, botol minuman, wadah minyak
pelumas, botol minuman, dan botol shampo.

432

Macam-macam limbah lainnya dapat dimanfaatkan secara
langsung tanpa menunggu dan melakukan proses daur ulang,
seperti:
1. Ampas tahu menjadi bahan makanan ternak (pakan ternak)
yang menambah bobot tubuh hewan ternak secara langsung
karena mengandung protein yang tinggi.
2. Enceng gondok dapat diolah menjadi barang kerajinan seperti
tas, sepatu, tempat kosmetik dan lainnya.
3. Sampah organik seperti daun-daun dan kotoran ternak dijadikan
pupuk hijau dan kompos.
11.3.4. Biogas
Gas-gas yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah
oragnik secara anaerobik dapat digunakan sebagai bahan bakar
alternatif. Bahan bakunya dapat diambil dari kotoran hewan, sisasisa tanaman, atau campuran keduanya. Secara garis besar, biogas
dapat dibuat dengan cara memcampur sampah organik dengan air
kemudian dimasukkan kedalam tempat yang kedap udara.
Selanjutnya campuran tersebut dibiarkan selama kurang lebih dua
minggu. Biogas memiliki beberapa kelebihan, antara lain:
• Mengurangi jumlah limbah.
• Menghemat energi.
• Sumber energi yang tidak merusak lingkungan.
• Nyala api bahan bakar biogas lebih terang/bersih.
• Residu dari biogas dapat dimanfaatkan untuk pupuk.
Limbah anorganik sangat sulit diuraikan oleh alam, oleh karena
itu penanganan limbah tersebut dilakukan dengan 3 cara berikut ini.
1. Sanitary Landfill
Merupakan salah satu metode pengolahan sampah organik atau
sampah campuran terkontrol dengan sistem sanitasi yang baik.
Sampah organik dan sampah campuran dibuang di suatu tempat,
kemudian dipadatkan dengan traktor. Selanjutnya sampah organik
dan sampah campuran ditutup tanah. Pada bagian dasar tempat
tersebut dilengkapi sistem saluran yang berfungsi sebagai saluran
limbah cair sampah yang harus diolah terlebih dahulu sebelum
dibuang ke sungai atau lingkungan. Selain itu, pada sistem ini
juga dipasang pipa gas untuk mengalirkan gas hasil aktivitas
penguraian sampah organik dan sampah campuran. Cara ini sangat
menguntungkan karena menghilangkan polusi udara.
2. Pembakaran pada suhu dan tekanan tinggi(insenerasi)
Sampah anorganik dibakar di dalam insinerator. Hasil
pembakaran adalah gas dan residu pembakaran. Penurunan
433

volume sampah anorganik hasil pembakaran dapat mencapai 70%.
Namun, cara ini relatif membutuhkan biaya yang lebih mahal
dibandingkan dengan sanitary landfill, yaitu sekitar tiga kali lipatnya.
3. Penghancuran (Pulverisation)
Penghancuran sampah organik maupun sampah campuran
dilakukan di dalam mobil pengumpul sampah yang telah dilengkapi
alat pelumat sampah. Sampah organik dan sampah campuran
langsung dihancurkan menjadi potongan-potongan kecil yang dapat
dimanfaatkan untuk menimbun tanah yang letaknya rendah.
Kerugian Ekonomi Akibat Pencemaran
Biaya yang dikeluarkan untuk pengelolaan limbah cair maupun
limbah padat sangat besar. Di Jakarta, berdasarkan data statistik
tahun 1990, kerugian yang disebabkan oleh pencemaran air ditaksir
oleh Bank Dunia sebesar 300 juta dolar AS. Udara juga tidak
luput dari pencemaran yang berat.
Menurut Bank Dunia, biaya kesehatan karena pencemaran
udara di Jakarata sekitar 200 Juta dolar AS per tahun. Kesehatan
masyarakat akibat pencemaran udara menyebabkan meningkatnya
kematian yang diakibatkan penyakit yang berhubungan dengan
lingkungan. Penyakit tersebut yaitu gangguan pernafasan dan
kanker. Contoh-contoh tersebut menunjukkan dengan jelas bahwa
pembangunan yang tidak ramah lingkungan menyebabkan
kerusakan lingkungan hidup semakin meningkat yang sangat
mempengaruhi kehidupan manusia itu sendiri.
Ada tiga pinsip dasar yang perlu dilakukan untuk menjaga
kelestarian, mencegah dan menanggulangi pencemaran, yaitu:
1.

Penanggulangan secara administratif
Secara admisnistratif pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan
dengan menerbitkan peratutan dan undang-undang untuk
mencegah penceamaran dan mencegah ekploitasi yang berlebihan
terhadap sumber daya alam. Peraturan dan perundang-undangan
itu adalah:
a. Pelarangan pembuangan limbah oleh industri ke lingkungan
sebelum diolah terlebih dahulu, atau dinetralkan.
b. Cerobong asap pabrik harus dilengkapi dengan saringan udara.
c. Produk-produk industri harus ramah lingkungan, misalnya
menghentikan gas CFC (Chloro fluoro karbon) dan digantikan
senyawa lain yang lebih ramah terhadap lingkungan.
d. Setiap industri harus memilki instalasi pengolahan limbah cair
sendiri.
434

e. Pengembang harus melakukan studi analisis mengenai dampak
lingkungan (AMDAL) sebelum membangun pabrik.
f. Pembanguan pabrik atau industri harus jauh dari daerah
pemukiman.
g. Menerbitkan panduan baku mutu lingkungan dan sosialisasi
konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development)
2. Penanggulangan secara teknologis
Beberapa industri perlu mengadakan unit pengolah limbah.
Pengolahan limbah dapat di lakukan secara biologis dengan
menggunakan mikroorganisme dengan teknik filter, dan insenerator.
Cara lain membuat jalur hijau dan taman kota di daerah
perkotaan atau daerah industri yang bertujuan untuk menghasilkan
oksigen yang bersih, keindahan kota, dan tempat rekreasi.
3. Penanggulangan secara edukatif
Kegiatan yang dilakukan diantaranya ialah mengadakan
penyuluhan kepada masyarakat untuk ditanamkan sifat positif dan
meningkatkan kesadaran dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Program Pembersihan Kali dan Sungai (Prokasih) merupakan
upaya pemberdayaan masyarakat untuk menjaga kelestarian
lingkungannya (Gambar 11.8 dan 11.9).

Gambar 11. 8. Program prokasih.

435

Gambar 11.9. Pembersihan sungai tercemar
dari limbah rumah tangga.
Program edukatif diantaranya adalah himbauan agar tidak
mencemari lingkungan, tidak membuang sampah di sembarang
tempat, jangan menggunakan kertas secara berlebihan, dan jangan
membuang plastik serta kaleng ke tempat sampah, melainkan
sebaiknya ditanam.
Penggunaan pestisida secukupnya sesuai takaran dan aturan
yang ditentukan. Sebaiknya jangan mencuci peralatan penyemprot
lahan pertanian di sungai, sumur, atau parit. Menghindari erosi
dengan membuat sengkedan pada lahan pertanian miring dan
reboisasi pada lahan kritis dengan menanam tanaman tahunan dari
jenis lokal. Taman jenis lokal selain cocok dengan kondisi tanah
setempat, juga membantu program pemeliharaan biodiversitas dan
konservasi organisme lokal. Contohnya penanaman Albibizia sp.
(pohon sengon).
Disamping itu mengembalikan kesuburan tanah dengan cara
pemupukan (pemberian zat hara yang dibutuhkan tanaman), rotasi
tanaman (menanam lahan pertanian dengan jenis tanaman berbeda
secara bergantian), tumpang sari, dan penghijauan agar tidak
mudah terjadi longsor, banjir, dan erosi (Gambar 11.10 dan 11.11)

436

Gambar 11.10.
Sistem tumpang sari

Gambar 11.11. Banjir di Tapanuli
Utara akibat illegal loging (Mei
2007)

Rangkuman
Ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai hasil perkembangan
budaya digunakan untuk mengembangkan berbagai industri yang
dapat memenuhi kebutuhan manusia, seperti industri primer,
sekunder, dan tersier.
Berbagi industri selain menghasilkan produk yang dihasilkan
manusia juga menghasilkan buangan atau limbah. Makhluk hidup,
zat, energi, atau komponen penyebab pencemaran disebut polutan.
Polutan makhluk hidup atau polutan biologi, contohnya bakteri pada
sampah dan kotoran. Polutan zat kimia seperti merkuri (Hg), gas
CO2, gas CFC, debu asbes, dan pestisida, sedangkan polutan fisik
adalah panas dan radiasi.
Pencemaran berdasarkan bentuknya terbagi empat, yaitu
pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, dan
pencemaran suara. Pencemaran udara dapat berasal dari karbon
monoksida, karbondioksida, nitrogen oksida, sulfur dioksida, hujan
asam, efek rumah kaca, penipisan lapisan ozon, dan radiasi.
Pencemaran air meliputi pencemaran di perairan, seperti danau,
sungai, serta laut. Sumber pencemaran air berasal dari aktivitas
limbah rumah tangga, industri, pertanian, pertambangan minyak
lepas pantai, serta kebocoran kapal tanker pengangkut minyak.
Pencemaran tanah berasal dari limbah rumah tangga, kegiatan
pertanian, dan pertambangan. Ancaman serius lain bagi kualitas
lingkungan manusia adalah pencemaran suara. Bunyi atau suara
yang dapat mengganggu dan merusak pendengaran manusia
disebut kebisingan bila intensitas bunyi melebihi 50 desibel.
Dampak polusi terhadap kesehatan manusia adalah berikut ini:
dapat menyebabkan seseorang sakit kepala dan pusing,

437

perubahan melebihi daya dukung c. Pengukuran fisik dapat dilakukan dengan memperhatikan warna. pembakaran sampah (insenerasi) dan penghancuran (pulveration). Limbah anorganik sangat sulit diuraikan oleh alam. dan memperoleh tambahan penghasilan. dan tulang. jika orang tersebut terlambat ditolong dapat mengakibatkan kematian. menjaga keseimbangan ekosisitem. ginjal. d. melestarikan kehidupan makhluk hidup di suatu lingkungan. Soal Latihan A. atau e untuk jawaban yang tepat! 1. Berikut ini gas yang dapat menyebabkan hujan asam adalah . yaitu penanggulangan secara administratif. SO3 b. CO2 438 . Manakala pengukuran biologi dilakukan dengan menghitung indeks keanekaragaman dan kelimpahan mikroorganisme air seperti plankton. COD. kerusakan hati. dan edukatif. a. infeksi saluran pernafasan. maka dilakukan pengelolahannya dengan cara: sanitary landfill.. serangga air. moluska. b dan c benar 2. benthos. kolera. penetrasi cahaya. ginjal. a. disentri. Berilah tanda silang (x) pada huruf a. kecepatan laju air dengan bola pimpong. kanker kulit. katarak. perubahan tidak melebihi daya dukung dan adanya lenting b. bau. Keseimbangan lingkungan dapat menjadi rusak akibat . dan pH.. Ada tiga pinsip dasar yang perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian. mendapatkan produk hasil yang berguna. H2SO4 d. DO. mencegah dan menanggulangi pencemaran. Parameter kimiawi penentuan kualitas air yang perlu diketahui antara lain adalah BOD.. teknologis. buta. NH4 e. ikan dan lainnya sehingga diperoleh data yang valid. b. perubahan yang statis e.. perubahan melebihi daya lenting d. SO2 c. penyakit kulit.. cacat pada saraf mata. hati. dan rasa air sungai. c.menimbulkan keracunan. dan hipertensi. Manfaat dari daur ulang adalah: menghindari pencemaran atau kerusakan lingkungan. dan tulang. dalam dan lebar sungai dan lainnya. mengolah sampah anorganik..

Tanda yang akan segera diamati dalam bentuk . b.. Tidak semua bahan pencemar adalah zat asing tetapi dapat zat yang secara alami ada di lingkungan. a. konsumsi masyarakat terhadap produk industri yang menghasilkan gas CFC 4. Contoh zat pencemar udara yang secara aklami sebenarnya terdapat di udara adalah ... penipisan lapisan ozon d.NO2 7. Sampah yang tidak dapat diuraikan secara biologis adalah . O2 b. kualitas air tanah menurun 6. hujan asam c.SO2 e. CO c.. penggunaan knederaan bermotor c. kertas koran e. air tanah menjadi berbau tidak sedap c.. kegiatan rumah tangga menimbulkan limbah e. plastik d. makanan c.. Berikut ini merupakan efek pemanasan global adalah .3.. kabut b. a. mencairnya es dikutub e. a. a. a.CO2 d. Berikut ini polusi udara yang terjadi akibat kegiatan manusia. kegiatan pembukaan lahan dengan cara pembakaran hutan d. dan c benar 5... Pencemaran air tanah di kawasan permukiman biasanya akan segera dirasakan oleh penduduk setempat... Polusi udara berhubungan dengan polusi atmosfer bumi. a. tanah berubah warna b. keluar uap air dari dalam tanah e. material tanaman b. banyak tanaman yang mati d. kegiatan pabrik yang menimbulkan gas beracun dan berbahaya b. bangkai hewan 439 . kecuali …..

Mengapa kadar CO yang lebih tinggi dibandingkan O2 di udara berbahaya bagi manusia? 2. Adanya mikroorganisme pada pembuatan kompos berfungsi untuk . DDT e. kamar. meningkatkan keasaman sampah d. menyuplai ketersediaan oksigen b. membantu penguraian sampah e. CFC 10.. a... mengurangi aerasi pada sampah c. sanitary landfill b.. Tuliskan bentuk-bentuk pengolahan limbah peternakan ditemukan di sekitar kalian! 440 . dan garasi. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar! 1. recycling e.. Berapa banyak produk aerosol yang kalian beli? Apa bahayanya menggunakan produk ini? 5. kamar mandi.. Lihatlah di sekitar rumahmu. Apabila pemerintah telah memutuskan suatu tempat digunakan sebagai lahan atau tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. pulverisation d. Dalam proses penambanagan emas. composting 9. bahan berbahaya yang digunakan adalah .8. HCl b. a.. Apakah akibat pemanasan global yang berpengaruh pada manusia? 3. merkuri c. timbal d. seperti dapur. insenerasi c. teknologi yang seharusnya disiapkan adalah ... menurunkan kebasaan sampah B. Pertambangan emas sangat berpotensi mencemari lingkungan dalam skala luas dan memberikan dampak dalam jangka panjang. a. Mengapa aktivitas pertanian dan perindustrian mempengaruhi peningkatan efek rumah kaca? 4.

Mengapa perusakan hutan hujan tropis mempengaruhi penemuan obat untuk penyembuhan penyakit? 9. Tuliskan manfaat penggunaan biogas dalam kehidupan! 441 . Identifikasikan minimal tiga sumber polutan yang dihasilkan dari lingkungan pertanian dan dampaknya bagi lingkungan sekitarmu! 8. sebenarnya lingkungan pertanian modern tidak sepenuhnya aman. Salah satu pencemaran serius adalah pencemaran suara. Lingkungan pertanian sering diidentifikasi sebagai lingkungan yang aman bagi lingkungan.6. Jelaskan kriteria pencemaran suara dan bagaimanakah dampak pencemaran tersebut bagi manusia? 7. Jelaskan cara penanganan limbah anorganik! 10. Akan tetapi.

BAB XII EVOLUSI Standar Kompetensi Mengidentifikasi proses terbentuknya spesies baru dari penemuan ilmuwan yang dikaitkan dengan teori asal usul kehidupan dan penemuan fosil.2. teori asal usul kehidupan dan penemuan fosil. 12. Di samping itu juga dapat memahami proses-proses terjadinya kesetimbangan gen menggunakan hukum Hardy-Weinberg. Kompetensi Dasar 12. 12.1.4.3. pencetus teori evolusi. teori asal usul kehidupan. kalian diharapkan dapat memahami proses terbentuknya spesies baru. Menyebutkan pencetus teori evolusi. Memahami penggunaan Hukum Hardy-Weinberg. Studi evolusi berusaha memahami faktor-faktor yang mendorong terbentuknya berbagai makhluk hidup yang ada di dunia saat ini. yang mengubah makhluk hidup di bumi dari bentuk sebelumnya menjadi bentuk yang ada sekarang ini. mempelajari bagaimana berbagai spesies tumbuhan dan hewan dapat memunculkan spesies baru seiring dengan berjalannya waktu. 12. Kata-Kata Kunci Abiogenesis Aliran gen Biogenesis Evolusi Fosil Generatio spontanea Hanyutan gen Isolasi tingkah laku Isolasi ekologi Isolasi gamet Isolasi mekanik Isolasi temporal Kawin acak Seleksi alam Evolusi berarti perubahan pada makhluk hidup berdasarkan waktu. Mendeskripsikan terbentuknya spesies baru. dan 443 . Memahami proses-proses terjadinya kesetimbangan gen berdasarkan hukum Hardy Weinberg. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Evolusi. penemuan fosil dan penggunaan Hukum HardyWeinberg.

anatomi. Di antara para ahli tersebut ialah: 1. Sir Charles Lyell (1797-1875) Lyell adalah seorang ahli Biologi Skotlandia yang berpendapat bahwa permukaan bumi terbentuk melalui proses bertahap dalam jangka waktu yang lama. naturalis berkebangsaan Perancis ini mengemukakan bahwa umur bumi kemungkinan lebih tua dari 6000 tahun. Perubahan444 . 2. pendapatnya sangat berpengaruh terhadap kebudayaan Barat: spesies tetap atau tidak berubah. yang menganggap bumi masih berusia muda. Ide Aristoteles ini selama 6000 tahun mendominasi kaum intelektual Barat. banyak ahli yang telah berusaha mengemukakan pendapatnya tentang asal usul berbagai jenis makhluk hidup yang ada di dunia dan banyak ahli yang pendapatnya kemudian menjadi fondasi dalam teori evolusi. Para ahli biologi menyatakan bahwa makhluk hidup senantiasa mengalami perubahan bentuk morfologi. Hasil karyanya ini mempengaruhi pemikiran Charles Darwin dan Lyell menjadi salah satu pendukung Darwin. ia mengatakan bahwa kemungkinan fosil merupakan bentuk purba dari spesies yang ada sekarang. Aristoteles Seorang filusuf Yunani. 3. yang berbeda dapat memiliki Seperti halnya berbagai konsep di dalam ilmu. dan tidak mengalami evolusi.spesies berubah dengan berjalannya waktu Sejak abad ke-6 sebelum Masehi. Lyell menerbitkan teorinya dalam buku Principles of Geology. dan tingkah laku secara berangsur-angsur dalam waktu yang sangat lama.bagaimana spesies-spesies kekerabatan. Setelah itu bermunculan pendapat para ahli biologi lainnya. Lebih lanjut. Anaximander (500 SM) Seorang filusuf Yunani yang mengemukakan bahwa kehidupan berawal di dalam air dan bentuk kehidupan yang kompleks berasal dari kehidupan yang lebih sederhana. Pendapatnya ini bertentangan dengan pendapat para ahli lainnya.spesies yang hidup sekarang berasal dari bentuk kehidupan sebelumnya . 4. Georges Buffon (pertengahan abad 17) Berdasarkan studi fosil. ide utama Darwin yang mengatakan bahwa: .

Dari buku ini Darwin dapat memahami bahwa kekuatan alami secara bertahap mengubah permukaan bumi dan hal ini masih terjadi sampai sekarang. penyimpanganpenyimpangan itu semakin banyak sehingga muncul spesies baru. Pada tahun 1831. nenek moyang jerapah mempunyai leher panjang akibat berusaha mencapai daun di pohon yang tinggi. J. yang nantinya akan menunjukkan penyimpangan sedikit saja dari nenek moyangnya.1. Lamarck Jean Baptiste Lamarck (1744-1829) seorang ahli Biologi Perancis.Berdasarkan hal ini Lamarck menyimpulkan bahwa evolusi spesies merupakan hasil interaksi dengan lingkungan. 2. mengemukakan hubungan fosil dengan makhluk hidup yang ada sekarang dapat dijelaskan jika ’kehidupan mengalami evolusi’. Darwin menemukan hewan dan tanaman yang memiliki kemiripan dan juga perbedaan dari hewan dan tanaman di daratan Amerika Selatan. Hal ini yang menjadi dasar teori evolusi.perubahan ini mengakibatkan munculnya sifat-sifat baru. Ketika Beagle merapat di Kepulauan Galapagos yang terpencil (1050 km dari daratan utama Amerika Selatan). 12. batuan. Principles of Geology. . Selama pelayaran. Darwin membaca buku hasil karya Charles Lyell. Sebagai contoh. Darwin lahir pada tanggal 12 Februari 1803. Charles Darwin Charles Robert Darwin (1809-1882) adalah seorang peminat ilmu alam dari Inggris.B. Darwin mengikuti kapal HMS Beagle untuk memetakan jalur pelayaran di Amerika Selatan. Darwin banyak mengumpulkan fosil. Pencetus teori evolusi 1. Kemudian pada generasi selanjutnya. 445 . Lamarck menjelaskan bagaimana spesies berevolusi sebagai berikut: .Individu yang menggunakan bagian tubuh maupun tidak menggunakan bagian tubuh akan mewariskan sifat tertentu ke keturunannya. dan mengamati berbagai makhluk hidup yang dijumpai.

Buku Darwin. Sampai generasi ke-21. Ia membuktikan pendapatnya dengan mengawinkan 2 tikus yang dipotong ekornya. diterbitkan setahun setelah itu. Ia sadar bahwa teori ini akan menggemparkan masyarakat sehingga publikasi teori evolusi ditangguhkan. Hal ini membuktikan bahwa teori evolusi Lamarck tidak benar. Rute pelayaran Darwin. ia membaca karya ilmiah dari Alfred Robert Wallace (1823-1913) yang melakukan penelitian di Indonesia. The Origin of Species by Means of Natural Selection.Gambar 12. Di awal 1840. Tulisan Wallace tersebut hampir identik dengan ide Darwin sehingga mereka memutuskan untuk menerbitkan tulisan bersama-sama pada tahun 1858. Sebelum Darwin mempublikasikan ide tentang evolusi secara luas. Sejarah evolusi ini disebut ’descent with modification’ (pewarisan dengan modifikasi). August Weismann Weismann (1834-1914) berpendapat bahwa sel-sel tubuh tidak dipengaruhi oleh lingkungan. 2. semua anak tikus yang dilahirkan dari keturunan 2 tikus tadi berekor panjang. b) Mekanisme dalam evolusi disebut seleksi alam (natural selection) 3. Darwin menulis esai panjang yang menjelaskan teori evolusinya. Perubahan sel tubuh karena pengaruh lingkungan tidak akan diwariskan ke generasi berikutnya.1. Weismann berkesimpulan: 1. 446 . Evolusi berkenaan dengan pewarisan gen-gen melalui sel gamet. Di dalam The origin of Species terdapat 2 hal penting: a) Darwin mengemukakan fakta bahwa spesies yang hidup saat ini merupakan keturunan dari spesies yang ada sebelumnya (nenek moyang).

a 2 AA (p ) X : 2 Aa (pq) = 2 p (AA) Aa A. 5. Prinsip ini disebut sebagai ’kesetimbangan Hardy-Weinberg’. tidak ada mutasi (perubahan di dalam gen) 4.2 Hukum Hardy-Weinberg Seorang profesor Matematika dari Inggris Goodfrey Harold Hardy dan dokter Jerman. perkawinan acak (random mating). Wilhelm Weinberg secara terpisah mempublikasikan mengenai kesetimbangan gen dalam populasi yang dikenal sebagai Hukum Hardy-Weinberg di tahun 1908. Pada kenyataannya hal tersebut tidak terjadi. Mereka menyatakan bahwa populasi dapat tetap stabil/konstan dan tetap berada dalam kesetimbangan Hardy-Weinberg dengan syarat: 1. maka kemungkinan kombinasi spermatozoa dan sel ovum pada perkawinan individu heterozigot Aa x Aa yaitu: P. tidak ada aliran gen.12. Kita asumsikan alel untuk kaki tidak berselaput (W) bersifat dominan terhadap alel kaki berselaput (w). maka p+q = 1. Dengan kata lain reproduksi seksual saja tidak menyebabkan evolusi. sehingga p = 1 . lalu bersatu (dalam kombinasi yang berbeda) melalui fertilisasi.q 447 . Jika frekuensi alel A di dalam populasi diumpamakan p. G F1. populasi besar 2. hal ini berarti tidak ada migrasi individu maupun gamet dari dan atau ke dalam populasi 3. tidak ada seleksi alam. Berapa kalipun alel berpisah (bersegregasi) ke gamet yang berbeda akibat meiosis dan mitosis. frekuensi alel akan konstan kecuali ada faktor lain. sedangkan frekuensi alel a diumpamakan q. semua individu mempunyai keberhasilan reproduksi yang sama Mari kita bayangkan satu populasi burung bubi yang mempunyai anggota berselaput renang dan tidak berselaput pada kakinya.a 2 : aa (q ) : pq (2 Aa) 2 : q (aa) 2 Karena (p+q) = 1. Percampuran alel yang menyertai reproduksi seksual tidak mengubah komposisi gen dalam populasi. Berdasarkan hal ini kita membayangkan bahwa dari generasi ke generasi akibat perkawinan seksual alel dominan akan mendominasi populasi. Jumlah Aa A. Selaput renang ini dikontrol oleh gen tunggal.

0. maka menurut Hukum Hardy-Weinberg: p2LMLM + 2pqLMLN + q2LNLN q2 = 40/1000 = 0.36 tt Jadi.2 12. menghitung frekuensi gen jika ada dominansi Di dalam satu populasi didapatkan 64% perasa PTC.36 = 0. menghitung frekuensi gen kodominan Dari 1000 orang penduduk yang diperiksa golongan darahnya berdasarkan sistem MN.2. Jadi frekuensi gen t dalam populasi = 0.6. sehingga (p+q) = 1.4 T 0.36%.0. perbandingan frekuensi genotipe yang terdapat didalam populasi adalah: 448 . T + t = 1. p = 1 .8 Jadi : frekuensi alel LM = p = 0. 36% bukan perasa PTC.6 t 0. ditemukan 640 orang bergolongan M.04 = 0.4 T 0.24 Tt 0.2.04 q = 0.2.2 p+q=1 p = 1.q 12. 320 orang MN dan 40 orang N.4.6 t 0. genotipe kelompok perasa PTC diberi simbol TT atau Tt. Frekuensi genotipe dapat dihitung sebagai berikut: 0. Bagaimana perbandingan frekuensi genotipe yang terdapat dalam populasi? Penyelesaian: Genotipe kelompok bukan perasa PTC diberi simbol tt.6 T = 0. q= frekuensi untuk alel LN .Untuk mencari frekuensi dua buah alel di dalam suatu populasi digunakan Hukum Hardy-Weinberg: p2 (AA) + 2pq (Aa) + q2 (aa) (p+q)2 = 1. Berapakah frekuensi alel LM dan LN dalam populasi itu? Penyelesaian: misal p = frekuensi untuk alel LM.8 frekuensi alel LN = q = 0.24 Tt 0.2 = 0.1.16 TT 0. Frekuensi genotipe tt = 36% atau 0. maka T = 1.

49 r = 0. yaitu IA.7 = 0. q = 1 – ( p+ r) = 1 – (0.2 oleh karena (p + q+ r ) = 1 maka.81 = 0. berapakah frekuensi alel IAIB dan IO? b.3.2 + 0. 150 golongan B. 40 golongan AB.1 frekuensi alel IO = r = 0.49 = 0.9 p = 0.7 (p + r )2 = frekuensi golongan A + golongan O = 320 + 490 = 0.2 frekuensi alel IB = q = 0. IB. dan 490 golongan O. Hukum Keseimbangan Hardy-Weinberg untuk golongan darah sistem ABO berbentuk sebagai berikut: p2IAIA + 2 pr IAIO + q2IBIB + 2qr IBIO + 2pq IAIB + r2 IOIO Misalnya 1000 orang siswa di SMA Reksana diperiksa golongan darahnya menurut sistem ABO.7) = 0. hanya berlaku apabila terdapat dua alel pada suatu lokus autosomal.1 Jadi : frekuensi alel IA = p = 0. Misalnya pada golongan darah sistem ABO dikenal tiga alel.9 – 0. Misalnya: p = frekuensi alel IA q = frekuensi alel IB r = frekuensi alel i Maka persamaan menjadi (p + q + r) = 1. berapakah jumlah siswa golongan darah heterozigot ? Penyelesaian : misal p = frekuensi alel IA q = frekuensi alel IB r = frekuensi alel I O menurut Hukum Hardy-Weinberg: a.I|O.TT : Tt : tt = 16 : 48 : 36 = 4 : 12 : 9 12.2. a. p2 (IAIA) + 2pr (IAIO) + q2IBIB + 2pq (IAIB) + r2 (IOIO) r2= frekuensi golongan darah O = 490/1000 = 0. menghitung frekuensi alel ganda Persamaan (p + q) = 1. berapakah jumlah siswa golonganj darah A homozigot ? c. Apabila lebih banyak alel ikut terlibat maka dalam persamaan harus digunakan lebih banyak simbol.7 449 .81 1000 (p + r ) = 0. Ditemukan 320 siswa golongan A.

Tiga penyebab utama perubahan tsb yaitu: hanyutan gen. frekuensi perempuan diduga normal adalah (CC dan Cc) = p2+ 2pq = (0.06 = 0. fenilketonuria/PKU (individu tidak mempunyai kemampuan untuk memecah asam amino fenilalanin). 12. 450 . aliran gen dan seleksi alam.94) (0. Contoh: 6% dari laki-laki di suatu daerah menderita penyakit buta warna merah hjau. hanyutan gen dan aliran gen dapat berkontribusi terhadap evolusi Penyimpangan dari kondisi kesetimbangan Hardy-Weinberg dapat menyebabkan perubahan dalam gene pool.04x 1000= 40 orang siswa. Hukum Hardy-Weinberg ternyata mempunyai aplikasi yang luas. frekuensi dari perempuan didaerah itu yang diduga normal b. Jadi dari 150 siswa golongan darah B diperkirakan heterozigotik IBIO = 0.2.3. 12. Jadi dari 320 siswa golongan darah A diperkirakan homozigot IAIA = 0.0036. Para peneliti kesehatan masyarakat menggunakan hukum ini untuk mengestimasi berapa banyak manusia pembawa alel penyakit yang diwariskan secara genetis seperti buta warna. Selain seleksi alam.06)2 = 0.2)2 = 0. genotipenya = XAXA.14..04.94 a.06) = 0.94)2 + 2 (0.9964. hanya seleksi alam yang menyebabkan evolusi adaptif. Hitung: a.7) = 0.4.14 x 1000 = 140 orang siswa.1 x 0. - frekuensi genotipe IBIO = 2pr = 2(0. Dari ketiga hal ini. b. frekuensi perempuan diduga buta warna (cc) = q2 = (0.- frekuensi genotipe IAIA = p2 = (0. menghitung frekuensi gen terpaut-X Bagaimana menghitung frekuensi gen terpaut kromosom X? * untuk laki-laki = p + q karena genotipe laki-laki = XAY dan XaY * untuk perempuan = p2 + 2pq + q2.06 * frekuensi gen normal (C) = p = 1 – 0. XAXa dan XaXa. frekuensi dari permpuan yang buta warna Penyelesaian: Menurut Hukum Hardy-Weinberg untuk menghitung frekuensi gen yang terangkai pada kromosom X * frekuensi gen buta warna © = q = 0.

Semakin kecil populasi (jumlah anggota sedikit) semakin besar peluang populasi tsb mengalami hanyutan gen. manusia bergerak dengan mudah ke belahan bumi manapun. Frekuensi alel di dalam populasi lebih stabil dari satu generasi ke generasi berikutnya. 451 . Aliran gen. anatomi. 12. jika populasi tsb besar (jumlah anggota banyak). Mengapa ? Burung bubi dengan selaput renang akan lebih efisien dalam berenang dan mencari makan. individu dengan karakter yang mampu beradaptasi baik dengan lingkungan akan mempunyai kesuksesan reproduksi tertinggi. Terbentuknya spesies baru Teori Darwin mengenai evolusi sebagian besar memberi penekanan pada seleksi alam dan adaptasi populasi secara bertahap terhadap lingkungannya. Pada saat spesiasi terjadi maka keanekaragaman hayati meningkat. Proses ini disebut mikroevolusi. Sebagai contoh: sekarang ini. Dalam kondisi kesetimbangan Hardy-Weinberg. Kondisi seperti ini tidak mungkin kita temui di alam.4.Hanyutan gen (genetic drift) yaitu perubahan dalam gene pool di dalam populasi yang disebabkan oleh ’peluang’. Spesiasi – asal-usul spesies baru – berada pada pusat dari evolusi. Seleksi alam. hal ini aliran gen merupakan agen penting dalam perubahan secara evolusi. Dengan berjalannya waktu hanyutan gen menyebabkan penurunan variasi genetik. dan tingkah laku. seleksi alam tidak berlaku. Aliran gen cenderung menurunkan perbedaan di antara populasipopulasi. Jika kita kembali ke contoh penjelasan dominan-resesif pada burung bubi. dan selanjutnya mengalami perubahan morfologi. Bagaimana keanekaragaman makhluk hidup yang luar biasa dapat terjadi ? Makroevolusi menyebabkan perubahan biologis secara dramatis dan hal ini dimulai dengan munculnya spesies baru. maka kita dapat membayangkan bahwa populasi burung bubi dengan selaput renang di kakinya akan bertahan dan menghasilkan keturunan lebih banyak. suatu populasi akan kehilangan alel maupun mendapat alel baru jika individu fertil masuk atau ke luar populasi atau pada saat gamet (serbuk sari tumbuhan) bertukar antar populasi. hal ini berarti semua individu di dalam populasi ’sama’ di dalam kemampuan bereproduksi. Jika ada dua varietas dari suatu spesies mendiami dua habitat yang sangat berbeda tanpa dapat melakukan perkawinan antar keduanya. maka akhirnya dapat membentuk satu spesies baru. Jika mikroevolusi benar-benar terjadi maka bumi akan dihuni oleh makhluk hidup yang sangat adaptif dibandingkan makhluk hidup sebelumnya.

mempunyai musim kawin yang berbeda. muricata hidup di area yang sama di Kalifornia Tengah. Kedua spesies ini tidak dapat saling kawin karena P. Sigung dari bagian Timur (Gambar 12. Gambar 12.c) dan sigung dari bagian Barat (Gambar 12. 452 . isolasi musim (temporal) Spesies pinus Pinus radiata dan P. seperti ular garter di Amerika Utara bagian Barat yang hidup di darat dan air. tidak mungkin saling kawin. Penghalang prezigotik. Ular garter.2. Ada dua macam penghalang reproduktif yaitu: 1.12.4.Penghalang reproduktif (reproductive barriers) mempertahankan terpisahnya spesies Suatu penghalang reproduktif adalah karakter-karakter dari makhluk hidup yang menghalangi populasi saling kawin meskipun mempunyai habitat yang tumpah tindih.1. sehingga tidak dapat saling kawin. isolasi habitat Dua spesies yang berkerabat dekat. radiata melepaskan serbuk sari pada bulan Februari.3. muricata pada bulan April. Sigung. b. sedangkan P. Gambar 12.d) padang rumput di Amerika. mencegah perkawinan atau fertilisasi antar spesies a.

menari dan berkicau untuk menarik perhatian betina. Organ kopulasi pada banyak insekta jantan hanya sesuai untuk betina dari spesies yang sama. isolasi tingkah laku Tidak ada ketertarikan seksual di antara jantan dan betina pada spesies yang berbeda. Sinyal khusus yang mengawali terjadinya perkawinan merupakan hal unik di dalam satu spesies (Gambar 12. melakukan ritual.c. maka akan terjadi perkawinan. Setelah proses ritual selesai. Sage putih memiliki struktur bunga yang besar sehingga penyerbukan hanya dapat dilakukan oleh lebah besar. 453 . Biasanya hewan jantan memberi tanda atau sinyal tertentu dalam bentuk tingkah laku. Gambar 12. d. penyerbukan dilakukan oleh lebah kecil. tarian atau mengekskresikan zat kimia. Contohnya burung bower jantan akan menghiasi sarangnya dengan ranting berwarna biru. Banyak spesies tumbuhan mempunyai struktur bunga yang beradaptasi dengan polinator tertentu (insekta/hewan lain misal burung) (Gambar 12. seperti mengeluarkan suara. isolasi mekanik Perkawinan tidak dapat terjadi akibat organ seksual eksternal yang tidak cocok satu sama lain.4e). Burung bower.4.5 f dan g): tanaman sage hitam memiliki bunga kecil.

pada banyak mamalia sperma tidak dapat bertahan hidup di dalam saluran reproduksi betina spesies lain. zigot yang dihasilkan disebut hibrid zigot. Ada tiga macam penghalang poszigotik: a. Penghalang poszigotik. Ketidakmampuan hibrid untuk berkembang (hybrid inviability).6j. bersifat steril. misal katak dari genus Rana yang hidup di habitat sama dapat saling kawin tetapi hibrid tidak dapat berkembang sempurna atau menjadi individu yang lemah. b. Hal ini berlaku pada pembuahan internal maupun eksternal.5. Bunga. jantan dan betina bulu babi mengeluarkan sperma dan telur di laut. Fertilisasi dapat berlangsung jika molekul pada permukaan sperma dan telur dapat bersatu. 2. isolasi gametik Jantan dan betina dari spesies yang berbeda dapat melakukan perkawinan. mencegah perkembangan makhluk hidup dewasa yang fertil. disebut bagal) antara kuda (Gambar 12.Gambar 12. misalnya hibrid (Gambar 12. 454 .6k) dan keledai (Gambar 12. Sterilitas hibrid (hybrid sterility). oleh karena itu hibrid ini tidak dapat mewariskan sifat tetuanya.6l). hibrid yang dihasilkan dari perkawinan dua spesies berbeda. e. tetapi pembuahan yang terjadi tidak akan menghasilkan zigot.

6. c. Isolasi geografik memberi peluang terjadinya spesiasi tetapi belum tentu terjadi spesies baru. Kegagalan rantai pewarisan pada hibrid (hybrid breakdown). Pada pembentukan spesies baru.Gambar 12. hanyutan gen (genetic drift). Perubahan frekuensi alel yang disebabkan oleh seleksi alam. 455 .4.Isolasi geografik dapat menyebabkan spesiasi (pembentukan spesies baru) Kunci asal-usul spesies adalah pemisahan populasi satu dengan yang lainnya. dalam hal ini pemisahan gene pool. tetapi jika hibrid ini saling kawin maka atau hibrid kawin dengan tetua maka hibrid keturunannya bersifat steril. Gambar 12. Spesies baru terjadi jika adanya penghalang reproduksi antara populasi terisolasi dengan populasi induk. 12. generasi hibrid pertama fertil dan mampu berkembang. dan mutasi tidak dipengaruhi oleh aliran gen (gen flow) dari populasi lain. Spesiasi semacam ini disebut spesiasi alopatrik (allopatric speciation). populasi yang terbentuk disebut populasi alopatrik. penghalang aliran gen antar populasi yang utama yaitu penghalang geografis (geographic barrier).7. Proses geologi dapat menyebabkan populasi terfragmentasi menjadi satu atau lebih populasi yang terisolasi. Sterilitas hybrid.2. Isolasi geografik.

rahang yang pendek. Kata fosil berasal dari bahasa Latin. Pada spesiasi simpatrik (sympatric speciation). Cina.5.Tidak semua spesies terbentuk sebagai akibat dari isolasi geografik. wajah yang rata. 456 . Sejumlah karakter turunan yang membedakan manusia dari hominoid lain (hominid : spesies yang lebih dekat kekerabatannya dengan manusia daripada simpanse) seperti: bipedal. mengartikan simbol serta mampu menggunakan alat. isolasi reproduksi terjadi dan spesies baru terjadi tanpa pembatas geografik. Selain itu manusia mempunyai otak lebih besar. dan Afrika. (b) sympatric. 12. Eropa. Paleoantropologi yaitu ilmu yang mempelajari asal usul manusia serta evolusinya. fosilis yang artinya menggali. mempunyai kemampuan menggunakan bahasa. (a) allopatric. Spesies manusia berkembang secara perlahan-lahan dalam pengertian biologis maupun kultural. Fosil Informasi yang diperoleh dari para ahli antropologi dan paleontologi dari fosil dan peninggalan-peninggalan masyarakat purba memungkinkan para ilmuwan untuk mempersiapkan suatu bagan silsilah spesies manusia. Hal ini diketahui berdasarkan fosil dari genus Homo yang ditemukan di India. atau manusia yang telah membatu. Gambar 12. Istilah fosil diartikan sebagai sisa-sisa hewan. Ilmu yang mempelajari tentang kehidupan purba melalui fosil disebut Paleontologi. tumbuhan.8 Spesiasi.

yang hidup sekitar 7-6 juta tahun lalu. Bipedalisme merupakan karakter hominid yang sangat tua.5. - - Australopith mulai dikenal sejak ditemukannya Australopithecus africanus (’kera dari Afrika Selatan’) di Afrika Selatan pada tahun 1924.Gambar 12. 457 . Mary Leakey seorang antropologis Inggris menemukan jejak kaki hominid di dalam debu vulkanik di Tanzania.5 juta tahun yang lalu. dan kelompok ini disebut Australopith.1. Spesies yang lebih tua (mungkin H. hominid tertua yaitu Sahelanthropus tchadensis.9. ahli paleoantropologi menemukan 40% rangka utuh berumur 3. Homo sapiens muncul dan menyebar di dunia. Hominid-hominid awal ini menunjukkan bahwa bipedalisme berevolusi jutaan tahun lalu sebelum berkembangnya ukuran otak. Tahun 1978. 12. Kapan dan di mana Homo sapiens muncul ? - Fakta dari studi fosil dan DNA mendukung hipotesis bagaimana spesies manusia. Australopithecus anamensis mempunyai tulang kaki yang menunjukkan sifat bipedal.4 juta tahun yang lalu.24 juta tahun lalu. Keanekaragaman hominid meningkat dramatis dalam kurun waktu 4-2 juta tahun yang lalu. diberi nama Lucy atau Australopithecus afarensis. ergaster atau H. Afrika Timur berumur 3. Tahun 1974 di daerah Afar. Etiopia. Fosil menunjukkan bahwa spesies ini berjalan dengan dua kaki. Saat ini sudah jelas bahwa nenek moyang manusia berasal dari Afrika. Spesies ini hidup sekitar 3-2. Berdasarkan catatan fosil. Contoh fosil-fosil makhluk hidup.

memakai batu. dan kayu sebagai senjatanya. Fosilfosilnya pertama kali ditemukan pada tahun 1924 di Afrika Selatan oleh Raymond Dart. c. Australopithecus robustus. Fosil manusia tertua di luar Afrika berumur 50 ribu tahun. 2. peneliti melaporkan penemuan rangka hominid dewasa berumur 18 ribu tahun di pulau Flores. anthropus = manusia). berotak primitif dengan rongga otak mencapai setengah dari Homo sapiens. intelegensinya lebih tinggi. 458 . memilki kepurbaan berkisar antara 2-0. Tahun 2004. Kemudian fosil-fosil lainnya yang sejenis ditemukan di Sangiran. ditemukan di Perung. Mojokerto. memiliki kepurbaan berkisar antarra 2-5 juta tahun (zaman Pliosin). yaitu: a.- erectus) berkembang menjadi H. Australopithecus (Australo = Selatan. yaitu: a. Jawa Timur pada tahun 1936 oleh Cokrohandoyo (seorang mantri geologi) berupa tengkorak anak usia 6 tahun. menghabiskan sebagian besar waktunya di tanah. Australopithecus africanus. ramping. Pithecanthropus robustus (modjokertoensis). dan berasal dari Afrika Timur. Fosil manusia tertua ditemukan di Etiopia. ciri yang menonjol adalah gigi dan tulang rahang menjadi lebih kuat. Australopithecus habilis. tulang. berumur 160 ribu – 195 ribu tahun. Pithecanthropus (pithecus = kera. lalu ke Eropa dan Australia. Jawa Tengah. pithecus = kera). b.2 juta tahun. Australopithecus boisai. Di Jawa ada 3 jenis yang teridentifikasi. b. berbadan kekar. sapiens. disebut homo purba. berevolusi menjadi manusia bipedal. menyebar ke Asia. hidup di Afrika Selatan dengan usia yang lebih muda dari A. d. berumur 600 ribu tahun) dan pada akhirnya menjadi H. ditemukan di Trinil. Ada empat spesimen teridentifikasi. heidelbergensis (asal Afrika. Pithecanthropus erectus. Beberapa fosil temuan para ahli : 1. Jawa Timur pada tahun 1891 oleh Eugene Dubois dengan tungkai yang lebih modern. Hal ini mendukung hipotesis bahwa spesies manusia muncul di Afrika. africanus.

mengemukakan konsep bahwa kehidupan berasal dari makhluk tak hidup. Sekitar abad 16. ilmuwan Perancis Louis Pasteur memastikan bahwa: semua kehidupan termasuk mikroba. ikan berasal dari lumpur di lautan. Meskipun begitu. tidak begitu liar.000 SM. Dari hasil penelitian 459 . seorang ahli filsafat dan ilmu pengetahuan Yunani kuno. Tulungagung. ditemukan di Ngandong. perdebatan mengenai makhluk hidup mikroskopik berlanjut sampai tahun 1860-an.6. dan Plawangan. Banyak orang percaya bahwa. Erectus dan Homo sapiens. Jawa Timur pada tahun 1889 oleh Eugene Dubois. Selanjutnya hasil identifikasi menunjukkan penemuan Homo sapiens modern yang sudah melakukan cara bercocok tanam. Pithecanthropus soloensis. dan mempunyai rongga otak hampir sama dengan manusia modern. Homo wadjakensis (manusia wajak) ditemukan di Wajak. Teori asal usul kehidupan: bagaimana kehidupan bermula ? Dari zaman Yunani kuno sampai abad 19. Teori ini kita kenal dengan nama generatio spontanea atau teori abiogenesis. Meganthropus palaejavanicus. Dalam Biologi dikenal tiga teori asal usul kehidupan yaitu: 12. berusia kira-kira 40. Jawa Tengah pada tahun 1932 oleh Oppenoarth merupakan tipe peralihan antara P.1. b. Merupakan makhluk yang ulet. menjinakkan binatang dan lebih berbudaya. Kemudian ditemukannya manusia dari Stabat. Blora. pendapat umum mengatakan bahwa sesuatu yang hidup berasal dari material tak hidup. ditemukan pula tiga spesies lainnya di dunia. dan mikroorganisme berasal dari kaldu daging. lalat muncul dari daging yang busuk. Homo neanderthalensis. Selain itu. Teori abiogenesis (generatio spontanea) Aristoteles (384-322 SM). percobaan menunjukkan bahwa makhluk hidup besar seperti insekta tidak dapat muncul dari material tidak hidup.6. hingga sekarang masih dipertanyakan kelompoknya masuk ke Meganthropus atau Pithecantropus. Gilimanuk. c.c. berasal dari hasil reproduksi makhluk hidup sebelumnya. 12.000 tahun.000-40. Tahun 1862. yaitu: a. Memilki peradaban di tahun 200. tetapi tidak dijumpai di Indonesia. fosilnya banyak ditemukan di daratan Eropa dan Asia Barat.

2. merupakan orang pertama yang melakukan penelitian untuk membantah teori generatio spontanea. ternyata ikan–ikan tertentu melakukan perkawinan kemudian bertelur. Dengan menggunakan mikroskop ia menemukan adanya benda-benda aneh yang sangat kecil dalam setetes air rendaman jerami.dan Louis Pasteur (Perancis). tetapi ada juga percaya bahwa ikan-ikan tertentu dibentuk dari lumpur. b. fisikawan Italia.sisa daging. 460 . bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk tak hidup. biologiwan Italia yang bernama Lazzaro Spalanzani melakukan percobaan yang berlawanan dengan teori Nedham. Pada abad ke–17. Contoh orang yang percaya abiogenesis adalah Nedham. Spalanzani menyatakan bahwa Nedham tidak merebus tabung cukup lama sampai semua makhluk hidup terbunuh dan Nedham juga tidak menutup leher tabung dengan rapat sekali sehingga masih ada makhluk hidup yang masuk dan tumbuh. a. Dari percobaan yang di lakukannya Spalanzani menyimpulkan timbulnya suatu kehidupan hanya mungkin jika telah ada suatu bentuk kehidupan sebelumnya. Setelah beberapa hari ternyata tumbuh bakteri dalam kaldu tersebut. Oleh karena itu Nedham menyatakan bahwa bakteri berasal dari kaldu. ilmuwan Inggris pada tahun 1700. 12. Redi melakukan serangkaian penelitian menggunakan daging segar. ulat yang akan menjadi lalat dan lalat selalu ditemukan tidak jauh dari sisa. Mikroorganisme yang terdapat dalam kaldu percobaan timbul karena adanya mikroorganisme yang telah lebih dulu tersebar sebelumnya di udara. Teori biogenesis Eksperimen terkenal yang menentang teori abiogenesis dilakukan antara lain oleh: Fransesco Redi (Itali). Lazzaro Spalanzani (Italia). Percobaan Lazzaro Spalanzani Pada tahun 1765. Namun. Antonie van Leeuwenhoek berhasil membuat mikroskop.6. Nedham melakukan penelitian dengan merebus kaldu dalam wadah selama beberapa menit lalu memasukkannya dalam botol dan di tutup dengan gabus. teori Nedham ini dapat dipatahkan oleh Spallanzani yang menggunakan air kaldu sebagai bahan penelitian. Percobaan Fransisco Redi Fransisco Redi (1626 – 1698).Aristoteles tentang hewan-hewan yang hidup di air. Dari telur-telur tersebut lahirlah ikan-ikan yang sama dengan induknya. Penemuan Leuwenhoek ini merangsang kembali para peneliti lainnya untuk membuktikan kebenaran dari teori generatio spontanea.

Percobaan A. Pada tahun 1953. B. Udara mampu masuk ke dalam tabung.6. Percobaan Miller-Urey di 461 . Atau disebut juga omne vivum ex vivo. Teori pembentukan senyawa organik secara abiotik Pencetus teori ini adalah A. dan Stanley Miller. yang artinya kehidupan berasal dari telur. Hal ini membuktikan bahwa kehidupan yang ada berasal dari kehidupan sebelumnya. Percobaan Harold Urey dan Stanley Miller Pembentukan molekul kompleks dari molekul sederhana membutuhkan energi. I.2. Percobaan Louis Pasteur Louis Pasteur pada tahun 1864 melakukan percobaan menggunakan tabung berbentuk leher angsa. Oparin dan ahli genetika Inggris. Miller dan Urey berpendapat bahwa sumber energi melimpah di lingkungan bumi purba. omne ovum ex vivo”. namun partikel debu akan menempel pada leher tabung. Miller yang berusia 23 tahun menjadi mahasiswa pasca sarjana di laboratorium Harold Urey. air kaldu di dalam tabung kemudian ditumbuhi oleh mikroba. Pasteur sendiri meyakini bahwa sebuah sel pasti berasal dari sel sebelumnya. Hipotesis ini mendapat perhatian yang luar biasa tetapi tanpa pengujian tidak dapat diterima dengan baik. San Diego. S. Reaksi kimia yang terjadi membentuk molekul organik pertama. 12. yang artinya adanya kehidupan karena telah ada kehidupan sebelumnya. Harold Urey. Oparin A.I. Namun setelah Pasteur memiringkan tabung leher angsa. Saat ini Miller menjadi profesor di Universitas Chicago. J.I. hidrogen dan air. Oparin mengemukakan bahwa atmosfer primitif berisi gas metana. Haldane.I. ternyata tidak ada bakteri yang tumbuh. Setelah sekian lama. dan telur berasal dari suatu kehidupan. Pasteur dalam percobaannya merebus kaldu hingga mendidih kemudian mendiamkannya. Saat itu.c. Universitas Chicago. Percobaan Miller ini merupakan pengujian hipotesis mengenai asal-usul kehidupan yang dikembangkan di tahun 1920 oleh ahli biokimia Rusia A. Selanjutnya teori biogenesis dikenal dengan istilah ”omne vivum ex ovo. Miller dan Urey memprediksi bahwa molekul organik dapat terbentuk dari molekul anorganik dalam kondisi serupa itu. Miller mengadakan percobaan yang menunjukkan bahwa asam amino dan molekul organik lain dapat terbentuk secara abiotik. Oparin. amonia.

laboratorium merupakan simulasi bumi purba menggunakan aparatus
dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Atmosfer mengandung uap air, gas hidrogen (H2), metana (CH4),
dan amonia (NH3).
2. Energi yang timbul dari aliran listrik seperti layaknya halilintar
merupakan energi dalam reaksi kimia molekul-molekul
3. Kondensor mendinginkan uap air di dalam campuran gas-gas
tersebut menyebabkan hujan (berisi gas terlarut)
4. Terbentuknya molekul organik sederhana
Sejak tahun 1950-an, Miller bersama peneliti lain menggunakan
modifikasi aparatus untuk menghasilkan 20 macam asam amino,
gula, lipid, nitrogen pembentuk DNA dan RNA bahkan ATP.

Gambar 12.10. Simulasi bumi purba menurut Miller.

462

Rangkuman
Proses kompleks pewarisan sifat makhluk hidup yang berubah
dari generasi ke generasi dalam kurun waktu jutaan tahun disebut
evolusi. Tiga tokoh pencetus teori evolusi adalah J. B. Lamarck,
Charles Darwin, dan August Weismann.
Evolusi berdasarkan suatu gagasan bahwa perubahan pada suatu
individu disebabkan oleh lingkungan dan bersifat diturunkan disebut
teori Lamarck, dengan contoh jerapah memiliki leher yang panjang
untuk mencapai daun-daun di pohon yang tinggi.
Ide-ide Charles Darwin dari buku The Origin of Species by Means
of Natural Selection adalah makhluk hidup bervariasi dengan sifat
yang dapat diturunkan; jumlah individu yang dilahirkan lebih
banyak
dari
yang
dapat bertahan hidup; individu-individu
berkompetisi untuk memperoleh sumber daya agar mampu bertahan
hidup; dimana sifat-sifat yang diwariskan milik individu membuat
mereka dapat bertahan hidup dan bereproduksi pada keadaan
lingkungan tertentu; dan sebagai akibat dari seleksi lingkungan,
hanya individu dengan sifat yang adaptif terhadap lingkungan dapat
hidup dan menurunkan sifat tersebut pada keturunannya. Seleksi
alam akhirnya akan mengubah sifat dalam populasi, bahkan
menghasilkan spesies baru.
August Weisman menyimpulkan bahwa: perubahan sel tubuh
karena pengaruh lingkungan tidak akan diwariskan ke generasi
berikutnya, dan evolusi adalah masalah pewarisan gen-gen melalui
sel gamet.
Frekuensi alel atau genotipe dalam populasi dapat stabil dan
tetap berada dalam kesetimbangan Hardy-Weinberg dari suatu
generasi ke generasi dengan syarat: populasi besar; tidak ada aliran
gen; tidak ada mutasi (perubahan di dalam gen) ; terjadi perkawinan
acak (random); tidak ada seleksi alam.
Penghalang reproduktif (reproductive barriers) mempertahankan
terpisahnya spesies. Ada dua macam penghalang reproduktif yaitu:
1. Penghalang prezigotik; mencegah perkawinan atau fertilisasi
antar spesies seperti isolasi musim (temporal), isolasi habitat,
isolasi tingkah laku, isolasi mekanik, isolasi gametik
2. Penghalang poszigotik; mencegah perkembangan makhluk hidup
dewasa yang fertil; zigot yang dihasilkan disebut hibrid zigot. Ada
tiga macam penghalang poszigotik: Ketidakmampuan hibrid untuk

463

berkembang (hybrid inviability), sterilitas hibrid (hybrid sterility),
kegagalan rantai pewarisan pada hibrid (hybrid breakdown)
Ilmu yang mempelajari tentang kehidupan purba melalui fosil
disebut Paleontologi. Paleoantropologi yaitu ilmu yang mempelajari
asal usul manusia serta evolusinya.
Dalam biologi dikenal tiga teori asal usul kehidupan yaitu: teori
abiogenesis (generatio spontanea) oleh Aristoteles, Nedham, dan
Anthonie van Leeuwenhoek. Eksperimen terkenal yang menentang
teori abiogenesis dilakukan antara lain oleh: Fransesco Redi (Itali),
Lazzaro Spalanzani (Italia),dan Louis Pastur (Perancis) dengan teori
biogenesisnya. Teori biogenesis dikenal dengan istilah ”omne vivum
ex ovo, omne ovum ex vivo”, yang artinya kehidupan berasal dari
telur, dan telur berasal dari kehidupan. Atau disebut juga omne vivum
ex vivo, yang artinya kehidupan karena telah ada kehidupan
sebelumnya.
Percobaan Harold Urey dan Stanley Miller menguji hipotesis
mengenai asal-usul kehidupan dari A. I. Oparin mendapatkan bahwa
pembentukan molekul kompleks dari molekul sederhana dengan
bantuan energi.
Soal Latihan
A. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e untuk
jawaban yang tepat!
1. Proses kompleks pewarisan sifat makhluk hidup yang berubah dari
generasi ke generasi dalam kurun waktu jutaan tahun disebut ....
a. adaptasi
d. domestikasi
b. aklimatisasi
e. evolusi
c. ekologi
2. Permukaan bumi terbentuk melalui proses bertahap dalam jangka
waktu yang lama dikemukan oleh ....
a. Harold Urey
d. Sir Charles Lyell
b. Stanley Miller
e. Melvin Calvin
c. Lazzaro Spalanzani
3. Frekuensi alel/gen dalam populasi dapat stabil dan tetap berada
dalam kesetimbangan dari suatu generasi ke generasi merupakan
bunyi hukum dari ....
a. Mendel I
d. Avogadro
b. Mendel II
e. Genetika populasi
c. Hardy-Weinberg
464

4. Perubahan sel tubuh karena pengaruh lingkungan tidak akan
diwariskan ke generasi berikutnya adalah pendapat dari ....
a. August Weisman
d. Nedham
b. Stanley Miller
e. Aristoteles
c. A.I. Oparin
5. Dibawah ini adalah fosil yang diidentifikasi di Indonesia, kecuali ....
a. Pithecantropus erectus
c. Pitheantropus robustus
b. Australopithecus boisai
d. Homo sapiens
c. Homo neanderthalis
6. ”Omne vivum ex ovo, omne ovum ex vivo”, dikemukan dalam teori
....
a. generatio spontanea
d. abiogenesis
b. biogenesis
e. evolusi kimia
c. nebula
7. Di bawah ini yang bukan pencetus teori asal-usul kehidupan adalah
....
a. Harold Urey
d. Melvin Calvin
b. Stanley Miller
e. Aristoteles
c. A.I. Oparin
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1. Tuliskan 5 bentuk ide-ide Charles Darwin yang dituliskannya
dalam buku The Origin of Species by Means of Natural Selection!
2. Sebutkan berbedaan teori evolusi J.B. Lamarck dengan teori
evolusi Charles Darwin!
3. Hukum Hardy-Weinberg berlaku dalam populasi dengan lima
syarat. Jelaskanlah!
4. Apakah yang dimaksud dengan penghalang reprodukti? Jelaskan!
5. Apakah kalian setuju bahwa manusia berasal dari monyet?
Berikan alasaan kalian!
6. Jika dalam satu populasi terdapat 81% perasa PTC, 36% bukan
perasa PTC. Hitunglah perbandingan frekuensi genotipe yang
terdapat dalam populasi?

465

7. Dari 1000 orang penduduk yang diperiksa golongan darahnya
berdasarkan sistem ABO, ditemukan 640 orang bergolongan A
dan B, 320 orang AB, dan 40 orang O. Berapakah frekuensi alela
B
IA dan I dalam populasi itu?

466

BAB XIII
BIOTEKNOLOGI DAN PERANANNYA
BAGI KEHIDUPAN

Gambar 13.1. Kelinci (a) dan Tanaman (b) yang dapat berpendar
seperti ubur-ubur (c).
Coba kalian lihat foto kelinci dan tanaman yang dapat berpendar
seperti hewan ubur-ubur pada Gambar 13.1. Ahli biologi molekular telah
mengembangkan makhluk hidup yang dapat memancarkan cahaya
seperti makhluk hidup laut ubur-ubur. Para peneliti memasukkan DNA
dari makhluk hidup laut yang bertanggung jawab dalam memancarkan
cahaya ke dalam zigot kelinci atau kromosom tanaman. Akibatnya,
dihasilkan kelinci ataupun tanaman yang mengalami perubahan genetik
sehingga dapat berpendar hijau pada keadaan tertentu. DNA kelinci
ataupun tanaman yang dapat berpendar hijau ini merupakan hasil hasil
rekayasa genetik menggunakan teknologi DNA rekombinan. Rekayasa
genetik merupakan bagian bioteknologi modern yang belakangan ini
berkembang sangat pesat.
467

Praktek bioteknologi sebenarnya telah berlangsung sejak berabadabad yang lalu, yaitu melalui bioteknologi tradisional.
Contohnya
penggunaan mikroba untuk membuat minuman anggur dan keju, serta
pemuliaan atau penangkaran hewan ternak dan tanaman.
Standar Kompetensi
Mengidentifikasi pengembangan bioteknologi dan dampaknya bagi
kehidupan
Kompetensi Dasar
13.1. Mengidentifikasi ciri dan sifat mikroorganisme dalam proses
bioteknologi.
13.2. Mengidentifikasi dampak pengembangan bioteknologi.
13.3. Mengidentifikasi peranan bioteknologi bagi pertanian sampai
kesehatan manusia.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari Bioteknologi dan Peranannya Bagi Kehidupan,
kalian
diharapkan
dapat
memahami,
menafsirkan,
dan
mengkomunikasikan
pemahaman
konsep,
penerapan
dan
pengembangan bioteknologi dalam kehidupan.
Kata-Kata Kunci
Antiserum
Bioteknologi
Bioteknologi modern
Bioteknologi tradisional
Bakteri Mesofil
Bakteri Psikrofil
Bakteri Toksoid
Eksplan
Enzim ligase
Enzim restriksi endonuklease
Fertilisasi invitro

Mikoprotein
Makhluk hidup transgenik
Pencucian mikrobial
Penguraian lumpur
Plasmid
Protein Kristal Insektisida
Protein Sel Tunggal
Rekayasa genetik
Termofil
Toksitas selektif antibiotik
Vaksin atenuasi

13.1. Ciri dan sifat mikroorganisme
Bioteknologi secara harafiah berarti ilmu yang menerapkan prinsipprinsip biologi. Pengertian bioteknologi yang lebih lengkap adalah
pemanfaatan teknik rekayasa terhadap makhluk hidup, sistem, atau
proses biologis untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk
hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup
manusia.

468

Bioteknologi tidak terlepas dari mikroorganisme sebagai subyek
(pelaku). Mikroorganisme yang dimaksud adalah virus, bakteri,
cendawan, alga,protozoa, tanaman maupun hewan. Mikroorganisme
menjadi subyek pada proses bioteknologi karena beberapa hal berikut ini:
1. Reproduksinya sangat cepat.
Dalam hitungan menit telah dapat berkembang biak sehingga
merupakan sumber daya hayati yang sangat potensial.
Mikroorganisme dapat memproses bahan-bahan menjadi suatu
produk dalam waktu yang singkat.
2. Mudah diperoleh dari lingkungan kita.
3. Memiliki sifat tetap, tidak berubah-ubah.
4. Melalui teknik rekayasa genetik para ahli dapat dengan cepat
memodifikasi/ mengubah sifat mikroorganisme sehingga dapat
menghasilkan produk yang sesuai dengan yang kita inginkan.
5. Dapat menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia
dan tidak tergantung musim/iklim.
Pemanfaatan mikroorganisme untuk bioteknologi sangat membantu
manusia untuk mengatasi berbagai masalah, misalnya di bidang
makanan, pertanian, pengobatan, limbah, industri, dan lainnya.
Sejak tahun 6000 SM, orang telah mengenal proses fermentasi
pada bahan makanan misalnya untuk membuat bir. Namun, bukti bahwa
mikroorganisme inilah yang melakukan fermentasi baru diketahui setelah
penelitian yang dilakukan oleh Louis Pasteur (1857-1876). Saat ini,
teknologi produksi bahan makanan melalui fermentasi dikategorikan
dalam bioteknologi konvensional/klasik. Coba kalian sebutkan
produk/bahan makanan atau minuman yang diproduksi melalui proses
fermentasi.
Teknologi yang telah diterapkan untuk menghasilkan produk dalam
skala industri dengan menggunakan makhluk hidup, sistem atau proses
bioteknologi dikategorikan sebagai bioteknologi modern. Bioteknologi
modern ini sangat tergantung pada mikrobiologi, biokimia, dan rekayasa
genetika.
13.2 Ilmu-ilmu yang digunakan dalam bioteknologi
Dewasa ini, setiap perkembangan ilmu yang dihasilkan manusia
pasti diikuti dengan penerapannya dalam kehidupan. Ilmu tersebut
dikembangkan dengan metode ilmiah dan diterapkan dalam bentuk
teknologi.
Hal ini terjadi juga pada biologi. Biologi telah berkembang dengan
pesat, terutama cabang-cabang mikrobiologi dan genetika, serta cabang
kimia yaitu biokimia. Cabang-cabang biologi dan kimia ini kemudian
diterapkan dalam bentuk bioteknologi. Disamping itu perkembangan ilmu
469

komputer juga mendukung pengembangan bioteknologi menjadi cabang
ilmu bioinformatika.
13.2.1. Mikrobiologi
Mikrobiologi merupakan cabang biologi yang mempelajari tentang
mikroba atau jasad renik. Pengaturan sifat-sifat dan struktur mikroba
mendukung kemajuan bioteknologi. Misalnya, mikroba berupa bakteri
dapat tumbuh pada kisaran suhu tertentu. Bakteri dapat digolongkan
sebagai psikrofil yang tumbuh pada suhu 0 0 C hingga 30 0 C, mesofil yang
tumbuh pada suhu 25 0 C hingga 40 0 C, dan termofil yang tumbuh pada
suhu 50 0 C atau lebih. Pengetahuan mengenai bakteri ini dapat
digunakan saat membuat yogurt. Yogurt dibuat dari susu yang
difermentasikan dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bukgaricus
pada suhu 40 0 C selama 2.5 sampai 3.5 jam.
13.2.2. Biologi Sel
Biologi sel merupakan cabang biologi yang mempelajari sel.
Pengetahuan mengenai sifat-sifat dan struktur sel akan mendukung
aplikasi bioteknologi. Pengetahuan mengenai sifat protoplasma suatu sel
yang dapat berfusi atau bergabung dengan protoplasma sel lain pada
spesies yang sama, bermanfaat bagi aplikasi fusi sel di bidang pemuliaan
tanaman sehingga dapat menghasilkan tanaman yang lebih unggul
karena semua bagian sel bergabung, tidak seperti melakukan perkawinan
antara bunga jantan dan betina.
Selain itu pengetahuan mengenai sifat totipotensi pada sel-sel
tanaman sangat bermanfaat untuk pengembangan kultur jaringan.
Totipotensi merupakan kemampuan sel-sel tanaman hidup untuk
berdefrisiensiasi menjadi berbagai organ tanaman yang baru bahkan
menjadi tanaman lengkap (Gambar 13.2).

470

Gambar 13.2. Kemampuan totipotensi tanaman.
13.2.3. Genetika
Genetika merupakan cabang biologi yang mempelajari sifat-sifat
genetik makhluk hidup dan sistem pewarisannya dari saru generasi ke
generasi berikutnya. Pemahaman mengenai bentuk dan karakteristik
DNA (gen) yang berperan dalam mengontrol suatu sifat akan membantu
percepatan kemajuan bioteknologi. Beberapa penemuan seperti tanaman
tomat yang tidak mudah busuk, insulin yang dihasilkan oleh mamalia dan
diperlukan untuk pengobatan diabetes telah dapat disintesis dengan
memasukkan gen yang bertanggung jawab untuk insulin ke dalam bakteri
Escherichia coli dan memproduksinya. Hal ini merupakan salah satu
penerapan ilmu genetika dalam bioteknologi.
13.2.4. Biokimia
Biokima merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari makhluk
hidup dari aspek kimianya.
Biokimia menganggap hidup adalah
menyangkut proses kimia, sehingga dengan pengetahuan biokimia maka
ahli bioteknologi memperlakukan makhluk hidup sebagai bahan kimia
yang dapat dipadukan dan direaksikan.
Selain mikrobiologi, biologi sel, dan biokimia, ilmu-ilmu lain juga
digunakan dalam bioteknologi. Contohnya virologi (ilmu mengenal virus),
teknologi pangan, biologi pertanian, biologi kedokteran, biologi kehutanan
dan ilmu komputer.

471

kita melihat begitu pesatnya perkembangan bioteknologi tradisional maupun modern diberbagai bidang.1 Aplikasi bioteknologi Selama kurang lebih empat dasawarsa terakhir. enzim yang dapat menggabungkan DNA (enzim ligase). peternakan hingga kesehatan dan pengobatan maupun ketahanan negara (HANKAM). 472 . demikian juga dengan penangkaran hewan.3). tanaman kapas tahan insektisida. mulai dari bidang pertanian. Selanjutnya ditunjukkan dengan keberhasilan menciptakan DNA rekombinaan melalui penggabungan DNA dari dua makhluk hidup yang berbeda. bioteknologi modern yang menggunakan proses rekayasa genetika mulai berkembang setelah penemuan struktur DNA sekitar tahun 1950. roti. walaupun tanpa sebutan bioteknologi. kloning domba Dolly. yang diikuti dengan penemuan-penemuan lainnya. Proses seleksi tanaman yang dilakukan oleh para petani untuk mendapatkan tanaman unggul maupun melalui persilangan juga merupakan kegiatan bioteknologi. Pesatnya perkembangan bioteknologi ini sejalan dengan tingkat kebutuhan hidup manusia di muka bumi. Bioteknologi pada saat ini lebih didasarkan kepada teknik manipulasi atau rekayasa DNA. Hal ini dapat dipahami. Secara tidak langsung masyarakat telah banyak melakukan kegiatan bioteknologi. seperti: enzim pemotong DNA (enzim restriksi endonuklease). mengingat bioteknologi menjanjikan suatu revolusi pada hampir semua aspek kehidupan manusia.13. coli. 13. hewan dan tumbuhan (Gambar 13. Sebaliknya. Dampak pengembangan bioteknologi Perkembangan bioteknologi telah melalui sejarah yang panjang sebelum manipulasi genetik mulai berkembang.3. keju.3. selanjutnya digabungkan dengan bantuan enzim ligase dan memindahkannya pada makhluk hidup yang berbeda seperti bakteri. Manipulasi DNA dimulai dengan mengisolasi DNA yang bertanggung jawab untuk sifat tertentu dengan bantuan enzim pemotong DNA. Hasil dari teknik tersebut diantaranya adalah insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan bakteri E. seperti: pemanfaatkan mikroba pada proses fermentasi untuk membuat minuman. Kegiatan seperti diatas ini juga disebut sebagai bioteknologi tradisional. Teknologi DNA rekombinan atau yang juga dikenal dengan teknik kloning merupakan contoh bioteknologi modern.

Teknologi DNA rekombinan. they join by base pairing.3. Bioteknologi tradisional Aplikasi bioteknologi tradisional mencakup berbagai aspek pada kehidupan manusia. Human DNA Mix the DNAs. 13. Colony carrying nonrecombinant plasmid with intact lacZ gene Colony carrying recombinant plasmid with disrupted lacZ gene Bacterial clone Gambar 13.1. lacZ gene (lactose breakdown) Human cell Restriction site ampR gene (ampicillin resistance) Bacterial plasmid Gene of interest Sticky ends Cut both DNA samples with the same restriction enzyme. Recombinant DNA plasmids Introduce the DNA into bacterial cells that have a mutation in their own lacZ gene.3. 473 . Recombinant bacteria Plate the bacteria on agar containing ampicillin and X-gal.Bacterial cell Isolate plasmid DNA and human DNA. The products are recombinant plasmids and many nonrecombinant plasmids. seperti aspek pangan. peternakan.1. Incubate until colonies grow. hingga kesehatan dan pengobatan. pertanian.

Mengenal sifat dan cara hidup mikroorganisme juga akan sangat bermanfaat dalam perbaikan teknologi pembuatan makanan. enzim rennin dari sapi sudah digantikan dengan enzim buatan yaitu kimosin. susu terlebih dahulu di panaskan 90°C atau dipesteurisasikan melalui pemanasan sebelum kultur bakteri asam laktat dinokulasikan (di tanam). seperti keju. Selanjutnya khamir Saccharomyces cerevisiae. yang akan memanfaatkan glukosa sebagai substrat respirasinya sehingga akhirnya membentuk gelembunggelembung yang akan terperangkap pada adonan roti. proses ini disebut pedadihan.3.1. Pada masa mendatang diharapkan peranan mikroorganisme dalam penciptaan makanan baru seperti mikroprotein dan protein sel tunggal. Sedangkan jika ditambah protease maka roti yang dihasilkan akan bertekstur lebih halus. Adanya gelembung ini menyebebkan roti bertekstur ringan dan mengembang. Pada saat ini. pH menjadi turun dan mengakibatkan susu terpisah menjadi dadih padat dan cairan whey. Akibat aktivitas bakteri. Selain itu pada 474 . Whey yang terbentuk dimanfaatkan sebagai makanan sapi. kelompok bakteri yang dipergunakan adalah bakteri asam laktat. sedangkan dadih yang terbentuk dipanaskan dengan suhu 3242°C sehingga menghasilkan keju. 1. seperti keju. Proses yang dibantu oleh mikroorganisme misalnya melalui fermentasi. a. biji-bijian serelia dipecah dahulu untuk membuat tepung terigu. C12H22O11 + H2O Laktosa Air 4CH3CHOHCOOH Asam laktat Bakteri asam laktat yang bisa digunakan adalah Lactobacillus dan Sterptococcus. Di dalam proses pembuatan keju. dan berbagai makanan lain termasuk kecap dan tempe.13. Pengolahan hasil susu Susu dapat diolah dengan bioteknologi sehingga menghasilkan produk-produk baru.1. Bidang pangan Mikroorganisme dapat menjadi bahan pangan ataupun mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain. yoghurt. Keju Pada pembuatan keju. Bakteri ini berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat menurut reaksi berikut. mentega dan yogurt. 2. Pembuatan roti Pada pembuatan roti.1. Selanjutnya oleh enzim amilase tepung dirubah menjadi glukosa. Kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk menggumpalkan dadih.

0 akibat didinginkan dan bisa ditambahkan cita rasa buah jika diinginkan. Produk makanan lain Pengolahan produk makanan lain dapat berupa sayur. lalu sebagian besar lemak dibuang. 3. 475 . Yoghurt yang cukup terbaik adalah tanpa rasa tanpa warna (cukup ditambah gula saja). keju setengah lunak. Aktivitas bakteri ini meurunkan pH menjadi 5. c. Mentega Pada pembuatan mentega. mauzun (Armenia). cieddu (Italia). keju Permesan. Yoghurt Pada yoghurt. kiselmleka (Balkan).0. Yoghurt berasal dari bahasa Turki serta memiliki nama lain seperti mast (Iran). Ada 4 macam jenis keju. mikroorganisme yang digunakan adalah Streptococcuslactis dan Leuconostoc cremoris yang membantu proses pengasaman. keju keras . 2. susu ditambah dengan cita rasa tertentu. yaitu : 1. keju Swiss. contoh: keju Requefort (keju biru).pembuatan keju juga digunakan cendawan agar kualitas lebih baik. Dalam penyimpanan ni pH turur jadi 4. pH ini mencegah mikroorganisme lain tumbuh. Pengadukan lemak mentega menghasilkan mentega yang siap makan. susu dipasteurisasi dahulu. Di antaranya akan dijelaskan berikut ini: a. 4. b. buah dan sebagainya. Setelah itu. keju lunak. 3. contoh: keju Camembert. Kemudian di tambahkan bakteri asam laktat. Sauerkraut Sauerkraut adalah sayuran yang diasamkan agar dapat awet di simpan. Mikroorganime yang digunakan adalah bakteri asam laktat. kemudian lemak mentega dipisahkan. lalu disimpan dalam suhu 45°C selama 5 jam. sayuran seperti kol atau sawi diirisi kemudian dicampur dengan garam lalu di tekan dalam tempat penyimpanan untuk mengeluarkan udara. contoh: keju Romano. contoh: keju Cheddar. keju sangat keras. selain itu dapat menimbulkan cita rasa unik akibat akumulasi zat organik yang oleh bakteri. Kedua bakteri ini ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. yaitu Lactobaphillus dan Streptococcus thermophillus. Cara membuatnya.

b. dibuat dari bungkil kacang tanah menggunakan cendawan Neurospora sithopila. 476 .5). Tapai.2.1. Tahu kuning.4) Gambar 13. merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai tempat menanam tanaman (Gambar 13.2. bakteri tumbuh dengan subur dan menurukan pH hingga 4. e. Gambar 13. Hidroponik.0. c. Hidroponik tanaman selada air.5.1. dan tempe dibuat dari kedelai menggunakan cendawan Rhizopus (Gambar 13. Dengan pH rendah ini aktivitas mikroba lain dapat dicegah. Dalam kondisi anaerob. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pertanian ialah: 1. Produk tahu 2 bentuk dan 2 warna. d.4. Penyimpanan zaitun dan timun Zaitun dan timun dapat diawetkan dengan menyimpannya dalam larutan garam yang ditambah bakteri asam laktat. tahu putih. dibuat dari ketela pohon dengan menggunakan khamir Saccharomyces cereviceae. 13. Oncom.

1. Gambar 13.1.6). Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang peternakan misalnya pada: 1.2.1.7) 477 . Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pengobatan. Seleksi tanaman yang memiliki karakter yang unggul seperti biji besar atau tinggi maupun produksi yang besar. Sapi bersusu krim tinggi. hasil mutasi alami.6. 2.3. Sapi “Jersey” yang diseleksi oleh manusia agar menghasilkan susu berkrim banyak (Gambar 13. Domba ankon. misalnya: 1.2.2. merupakan domba berkaki pendek dan bengkok.1.4. 13. Antibiotik yang digunakan manusia untuk pengobatan diisolasi dari bakteri dan jamur (Gambar 13. 13.

2. 2.2. Cendawan penghasil penisilin. Bidang pertanian Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pertanian. misalnya: 1. 13.1. pertanian.2.1. 13.1.7. Vaksin merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang sifat virulensinya telah dimatikan.1. Bioteknologi modern Aplikasi bioteknologi modern juga mencakup berbagai aspek kehidupan manusia.2.8).2. misalnya pada aspek pangan. Kentang yang telah mengalami mutasi genetik sehingga kadar pati kentang meningkat 20% dari kentang biasa. Tanaman jagung. kapas dan tomat yang resisten terhadap serangan penyakit gen tertentu (setelah gennya dimanipulasi menggunakan teknologi DNA rekombinan) (Gambar 13. Kandungan vitamin A pada tanaman padi Golden rice. misalnya: 1. 13. bermanfaat untuk meningkatkan imunitas.2. 2.2. peternakan hingga kesehatan dan pengobatan. 478 . Pangan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang pada bidang pangan.Gambar 13.

9).9. (Gambar 13. Tanaman padi tahan genangan air.Kapas biasa Kapas-Bt Gambar 13. Tanaman padi tahan genangan air. Kapas resisten serangan serangga (Kapas BT) 3. 479 . Gambar 13.8.

11. Gambar 13. Gambar 13. 13.2.1. dan kuda. contohnya unggul pada daging dan susunya 3.12) 480 . Ternak unggul hasil manipulasi genetik. 2.10). babi. Bidang peternakan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang peternakan.3.11) mampu menghasilkan kembar identik pada domba.10. Ikan salmon yang disisipkan hormon pertumbuhan menjadi 2 kali lipat besarnya (Gambar 13. Spilitting pada domba. Pohon jati 10 bulan dengan tinggi 7 m dari teknik kultur jaringan/mikropropagasi (Gambar 13. Ketinggian pohon jati super. sapi.2.4. Pembelahan embrio secara fisik (spilitting) (Gambar 13. yaitu: 1.

Ikan salmon yang ditambahkan gen hormon pertumbuhan. dan kapang. dapat menggunakan produk-produk sisa sebagai substratnya misalnya dari limbah pertanian. sebagai makhluk hidup. dengan alasan: 1. reaksi biokimianya dikontrol oleh enzim makhluk hidup itu sendiri sehingga tidak memerlukan tambahan reaktan dari luar. 2. menghasilkan produk yang tidak toksik. 13.4. 3. pertumbuhannya cepat. manipulasi produk vaksin dengan menggunakan E. 5. Kesehatan dan pengobatan Beberapa contoh bioteknologi modern di bidang kesehatan dan pengobatan antara lain: 1. Bioteknologi umumnya menggunakan mikroorganisme seperti bakteri.3.12.13) 2.2. 481 . coli agar lebih efisien. sel-selnya mempunyai kandungan protein yang tinggi.1. 13.2. Hormon insulin manusia yang dihasilkan dengan bantuan Escherechia coli (Gambar 13.Gambar 13. khamir (yeast). Bioteknologi dengan menggunakan mikrobiologi Bioteknologi tradisional maupun modern telah menggunakan mikroorganisme sebagai bagian suatu proses untuk meningkatkan produk dan jasa. 4.

dan pemisahan logam dari bijih logam. Mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman Mikroorganisme dapat mengubah nilai gizi makanan atau minuman dalam proses fermentasi. lipase. Bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme antara lain penemuan dan penyelesaian masalah pangan. pencemaran. Neuspora mengeluarkan enzim amilase. Misalnya oncom dapat dibuat dari ampas tahu. juga menguraikan bahan-bahan dinding sel ampas kacang kedelai atau kelapa. Aktivitas mikroorganisme tersebut antara lain dalam fermentasi yang mengubah ampas tahu atau kacang kedelai menjadi oncom. Mikroorganisme pada proses fermentasi menyebabkan: a. Proses fermentasi merupakan perubahan enzimatik secara anaerob dari senyawa organik menjadi produk organik yang lebih sederhana. b. Fermentasi pada pembuatan oncom juga menyebabkan terbentuknya sedikit alkohol dan berbagai ester yang beraroma sedap. kelapa atau kacang tanah dengan penambahan mikroorganisme berupa Neuspora. sedangkan massa tumbuhan atau hewan memerlukan waktu berminggu-minggu. hormon insulin yang diproduksi menggunakan bakteri E. pembasmian hama tanaman. kacang kedelai menjadi tempe atau putih menjadi arak hitam atau putih.Gambar 13.13. obat-obatan. Coli.1. 482 . Hal ini disebabkan: a.3. 13. Mikroorganisme dapat dijadikan langsung sebagai sumber pembuatan makanan. dan protease yang aktif selama proses fermentasi. perubahan senyawa-senyawa kompleks pada makanan atau minumam menjadi senyawa yang lebih sederhana. peningkatan cita rasa dan aroma makanan atau minuman. massa mikroorganisme tumbuh menjadi dua kali lipat dalam waktu satu jam.

Makhluk hidup Hewan ternak Tanaman kacang kedelai Khamir Bakteri Protein yang dihasilkan setiap hari dari 100 g sampai biomasa (kg) 1 100 100000 1. juga dapat digunakan sebagai pengganti daging sapi dan ayam. disebut sebagai mikroprotein. Pada tabel 15. Fusarium sangat bergizi.1 berikut terlihat bahwa protein yang dihasilkan setiap hari dari 1000 biomassa (kg) bakteri mencapai nilai tertinggi dibandingkan produksi protein oleh hewan ternak.000. Awalnya. 483 . Tunggal merupakan makanan kaya protein yang berasal dari mokroorganisme. Quorn juga sering digunakan sebagai campuran untuk membuat sosis (Gambar 13. dan sisa berbagai produk pertanian. Contoh mikroorganisme protein sel tunggal yaitu cendawan Fusarium gramineaum yang mengandung protein 45% dan lemak 13%. Tabel 13.000. Namun. Merek dagang mikroprotein disebut Quorn. meningkatnya hara minyak pada tahun 1970 menyebabkan produksi protein sel tunggal ditumbuhkan di dalam sirup glukosa. massa mikroba minimal mengandung 40% protein serta mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang tinggi.b.1 produksi protein oleh berbagai jenis makhluk hidup. tanaman kacang kedelai. ampas buah-buahan.000. Makanan yang berasal dari mikroorganisme disebut protein sel tunggal (PST) atau disebut juga single-cell (SCP). dan khamir. Quorn yang ditambah dengan berbagai warna dan aroma dapat menghaslkan berbagai macam makanan. sekitar tahun 1960-an mikroorganisme protein sel tunggal ditumbuhkan dalam medium yang mengandung minyak.14).000. Quorn merupakan produk seperti lembaran adonan kue.000.

484 . Pilihan-pilihan ini juga membantu menuntaskan perkembangan resistansi penyakit terhadap obat.3. Mikroorgansime tersebut misal digunakan untuk membuat antibiotik dan vaksin.3. seperti yang akan dibahas berikut ini. d. Mie. e.daging.2. Penisilin Diproduksi secara komersial dicampurkan dengan berbagai senyawa. 13.2. namun komponen utama berupa penisilin. Contoh lain adalah penisilin yang tidak dapat dipengaruhi oleh asam lambung sehingga dapat dikonsumsi dalam bentuk sirup maupun tablet. Komponen utama penisilin tersebut merupakan penisilin G yang dapat diubah menjadi bentuk-bentuk lain dengan aktivitas yang sedikit berbeda.kultur sel hewan f. Adanya kisaran pada penisilin memungkinkan staf kesehatan untuk memilih jenis pengobatan yang paling sesuai dengan penyakit tertentu.14. sosis b. Antibiotik Merupakan senyawa yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain.3. Beberapa produk hasil bioteknologi: a.1.2. 13. Penisilin G terdegradasi oleh asam lambung sehingga penisilin ini lebih baik diberikan diberikan melalui suntikan. Banyak ditemukan mikroorganisme yang mengandung substansi dengan aktivitas antibiotik. 13. Mikroorganisme penghasil obat Mikroorganisme merupakan agen yang dapat membantu bidang pengobatan. Tape.2. ikan c.Gambar 13.

misalnya penisilin dan sefalosporin mampu menghambat biosintesis sel bakteri.3. 485 . Vaksin berasal dari sumber-sumber berikut. Eritromisin bermanfaat untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin atau dapat digunakan untuk pasien yang alergi terhadap penisilin. 13. Pada antibiotik berarti bakteri dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan namun. berkembangnya resistensi telah mengurangi efektivitas antibiotik ini. Berbagai bentuk tetrasiklin aktif melawan bakteri yang mempunyai karakter dengan dengan kisaran kurang lebih sama dengan penisilin. 13.3.4.2. Eritromisin Mempunyai kisaran yang sama dengan penisilin. Sefalosporin Dihasilkkan oleh jamur Chepalosporium yang diyemukan pada tahun 1984. Vaksin dimasukkan (dengan disuntikkan atau oral) ke dalam tubuh manusia agar sistem kekebalan tubuh manusia aktif melawan mikroorganisme tersebut. Antibiotik mempunyai target tertentu yang hanya terdapat pada sel bakteri.6.2. Sefalosporin aktif untuk bakteri yang mempunyai karakter dengan kisaran yang kurang lebih sma dengan penisilin.5. a.3. Mikroorganisme yang telah mati Penggunaan mikroorganisme yang telah mati antara lain digunakan untuk menghasilkan vaksin batuk rejan dari bakteri penyebab batuk rejan. tidak menyebabkan kerusakan pada sel-sel inang atau sel-sel tubuh manusia. Vaksin telah membantu berjutajuta orang di dunia dalam pencegahan serangan penyakit yang serius. Walau demikian.3.3. 13. Tetrasiklin mengikat kalsium dan diakumulasi dalam tulang dan gigi yang sedang berkembang.13.2. Tetrasiklin Dihasilkan oleh bakteri Sterptomycin aureofaciens. Bakteri tersebut dimatikan dengan pemanasan atau penggunaan senyawa kimia untuk mendenaturasi enzimnya. Sefalosporin terbaru sangat efektif untuk melawan bakteri yang resisten terhadap penisilin. Vaksin Merupakan mikroorganisme atau bagian mikroorganisme yang telah dilemahkan.2.

Misalnya pengendalian hama serangga pada tanaman pertanian dengan menggunakan bakteri patogen serangga. ulat pada kol (kubis). brokoli.3. yaitu Bacillus thuringiensis (Bt). Beberapa Bt yang tersedia secara komersial dengan hama targetnya adalah sebagai berikut. yaitu pengendalian terhadap hama dengan menggunakan musuh alami. • Bacillus thuringiensis varietas Israelensis menyerang nyamuk dan lalat hitam.3. Vaksin yang melawan aktivitas bakteri secara cepat merupakan vaksin atenuasi. • Bacillus thuringiensis varietas Tenebrionis menyerang kumbang kentang Colorado dan larva kumbang daun. namun mengurangi resiko terinfeksi oleh bakteri dari jenis tertentu. Bt dapat digunakan dengan cara penyemprotan konvensional pada tanaman pertanian. dan pir. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman Mikroorganisme di alam dapat dijadikan sebagai agen pengendali hayati.b. 13. Aktivitas Bt pada tanaman misalnya membunuh ngengat yang menjadi hama pada buah apel. Bacillus thuringiensis yang berbeda akan menghasilkan protein kristal yang toksik untuk kelompok makhluk hidup yang berbeda. Bakteri Bt menghasilkan protein kristal yang dapat membunuh serangga maupun larva atau ulat serangga. dan dijual dengan berbagai nama merk dagang. Bakteri Bt dapat ditemukan di tanah dan tanaman Bacillus thuringiensis merupakan spesies bakteri yang dikembangkan menjadi insektisida mikrobial. • Bacillus thuringiensis varietas Aizawai menyerang larva ngengat dan berbagai ulat. Contoh vaksin yang menggunakan sumber tersebut adalah vaksin difteri dan tetanus yang dihasilkan dari substansi toksin yang sudah tidak berbahaya dari bakteri. dan kentang. • Bacillus thuringiensis varietas Kurstaki menyerang berbagai jenis ulat tanaman pertanian. Toksoid bertujuan untuk merangsang produksi toksin. 486 . Bt yang telah dikembangkan dalam jumlah besar dicampur dengan cairan tertentu befungsi sebagai perekat dan langsung dapat disemprot pada tanaman pertanian. Mikroorganisme yang telah dilemahkan Vaksin yang dihasilkan dari mikroorganisme yang sudah dilemahkan disebut sebagai atermsi. Bt telah dijual di Amerika Utara sebagai insektisida microbial komersial sejak tahun 1960. terutama ulat ngengat diamondback.

dalam waktu yang bersamaan dapat diperoleh bibit tanaman dalam jumlah banyak. 13. 487 . terutama dalam penguraian limbah organik.3. Totipotensi tumbuhan membuat sel tumbuhan dalam proses kultur jaringan dapat berkembang menjadi tumbuhan lengkap jika ditumbuhkan pada kondisi yang memungkinkan. Totipotensi adalah kemampuan sel/jaringan makhluk hidup untuk tumbnuh menjadi individu baru. e. dan padatan terlarut.Protein kristal Bt akan berpengaruh efektif terhadap larva. Aktivitas ini membutuhkan banyak oksigen. diantaranya kultur jaringan. Menghasilkan tanaman yang memiliki sifat seragam c. Bioteknologi modern juga memanfaatkan makhluk hidup dalam tingkat seluler/molekuler. Mikroorganisme mengelola limbah cair melalui proses penguraian secara aerob dan anaerob. dan serangga bila Bt yang dikonsumsi dalam jumlah yang mencukupi dan pH usus serangga berada pada kondisi alkali (basa). Tujuan utama pengelolaan limbah cair dengan mikroorganisme adalah untuk mengurangi kandungan BOD dan bahan padat tersuspensi. Dengan kultur jaringan. Mikroorganisme pengelola limbah Mikroorganisme membantu pengelolaan berbagai jenis limbah. rekayasa genetik.4. Pada pemrosesan aerob terdapat berbagai mikroorganisme (bakteri. dan kloning. protista dan cendawan) yang menguraikan materi organik dari limbah menjadi mineral-mineral. b. Melestarikan sifat tanaman induk. Untuk menciptakan varietas baru melalui rekayasa genetika. Pengelolaan limbah cair juga dibutuhkan untuk menghilangkan pupuk yang masuk saluran air bahan kimia beracun.4. pasar atau industri sering dibuang langsung ke sungai. yang mengakibatkan pencemaran di sungai atau timbulnya limbah cair. Limbah organik dari rumah tangga. Kultur sel dan jaringan Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan yang didasarkan pada sifat totipotensi tumbuhan. 13. gasgas dan air. ulat serangga. Kultur jaringan memiliki manfaat berikut ini: a. Dapat dijadikan sarana untuk melestarikan plasma nutfah f. Menghasilkan tanaman baru dalam jumlah besar d. Sel yang telah direkayasa dikembangkan melalui kultur sel sehingga menjadi tanaman baru secara lengkap. Dapat menghasilkan tanaman yang bebas virus.

Tahapan Kultur antera. menggunakan sel jaringan hidup sebagai eksplan tanpa dinding. medium kultur disimpan dalam tempat steril atau kulkas. e. Misalnya pada embrio kelapa kopyor yang sulit dikembangbiakkan secara alamiah. 488 . Setelah disterilkan. Macam-macam kultur jaringan Berbagai tanaman dapat digunakan sebagai eksplan dalam kultur jaringan.2. d. b.13. Kultur protoplas. 13.15.4. menggunakan jaringan meristem (akar. Kultur embrio. Persiapan Medium cair dan padat disiapkan dalam botol Erlenmeyer yang ditutup dengan kain kasa steril dan aluminium foil. batang. tujuannya untuk mensterikan ruangan tersebut.5 kg/m2 selama 20 menit. Botol yang bersisi medium disterilkan dengan memanaskannya dalam autoklaf yang bersuhu 120°C dan tekanan 1. menggunakan serbuk sari sebagai eksplannya Gambar 13.4.1. menggunakan embrio. antara lain: a. Kultur meristem. menggunakan kepala sari sebagai eksplan c. daun) yang muda/ merismatik . Lampu UV dalam ruangan entkas atau laminar air flow dinyalakan satu jam sebelum digunakan. Prosedur kultur jaringan terdiri dari: 1. Kultur antera. Kultur pollen. Ruangan dan peralatan harus disterilkan dengan larutan antiseptik (alkohol atau sodium hipoklorit).

atau daun muda. dari eksplan akan tumbuh PLB dan lama kelamaan PLB akan lepas dari eksplan. Tujuan pengocokan adalah sebagai berikut: • Menggiatkan kontak antara permukaan eksplan dengan larutan medium. Botol yang sudah ditanami eksplan ditutup kembali menggunakan kain steril dan aluminium foil. Dalam medium. Pengambilan dan perawatan eksplan Eksplan (bahan tanaman) dapat diambil dari tunas pucuk. PLB akan tumbuh menjadi tanaman lengkap (planlet). Bahan eksplan yang sudah steril dan botol erlenmeyer berisi medium padat atau cair dimasukkan ke dalam entkas. Setelah menghasilkan daun atau membentuk tanaman sempurna planlet harus dipindahkan kedalam botol lain yang berisi media padat. ujung akar. tutup botol Erlenmeyer di buka dan eksplan di tanam memakai pinset lalu dimasukkan kedalam medium cair atau padat.5 mm. • Melancarkan sirkulasi udara. Bahan eksplan disterilkan dengan cara merendamnya dalam larutan kalsium hipoklorit 5% selama 5 menit. Akhirnya. Populasi planlet dikurangi sesuai dengan tingkat pertumbuhannya. ketiak daun.5-2 bulan. Bagian luar eksplan dikupas memakai pisau yang tajam yang steril sampai eksplan berukuran 1-1. • Memudahkan peresapan larutan nutrisi ke dalam jaringan eksplan. • Merangsang terpisahnya PLB yang terbentuk. Dalam medium cair. Pengocokan dilakukan 6 jam sehari selama 1. Pengocokan Botol yang sudah ditanami eksplan diletakkan di atas meja pengocok (shaker) yang sudah dinyalakan jika menggunakan medium cair. Setelah itu eksplan dibilas beberapa kali menggunakan akuades yang steril. dan diletakkan 489 . Setelah eksplan siap tanam. frekuensi pengocokan sekitar 60-70 kali per menit. Suhu. kelembaban. dan intensitas cahaya ruangan harus diatur. sehingga udara bisa masuk ke dalam medium. tergantung penggunaan jenis eksplannya. 3.2. PLB yang terbentuk dapat dipindahkan ke dalam medium padat dan dikulturkan dalam ruangan yang steril. PLB yang terbentuk dapat dipisah-pisahkan dan daapt dipindahkan ke dalam botol lain sehingga dihasilkan banyak PLB. planlet dipindahkan ke dalam kelompok yang terdiri dari campuran tanah dan kosmos atau pupuk kandang.

Medium Medium tanaman terdiri dari dua jenis. Nitch and Nitsch. Gambar 13. dan giberalin. Medium padat digunakan untuk menumbuhkan PLB sampai terbentuk planlet. Penyimpanan tanaman di ruang kultur. Setelah pertumbuhannya sempurna. terutama untuk tanaman herba. Ada banyak medium kultur jaringan yang penamaannya diambil dari nama penemunya.16. Wacin and Went. dapat digunakan untuk kultur jaringan anggrek. b. 4. IAN (Indole Aceton Nitrile/Indol Aseto Nitril). vitamin. 5. Zat pengatur tumbuh yang akan digunakan dapat dipilih dari bahan-bahan di bawah ini: a. White (1934). unsur mikro. dan ZPT (Zat Pengatur tumbuh tanaman) seperti auksin. yaitu medium cairan dan medium padat. IAA (Indole Asetic Acid/Asam Indol Asetat). 3. d. e.dalam rumah kaca. 2. IAAId (Indole Acet Aldehyde/Indol Asetat Dehida). satu pot berisi satu tanaman baru. Media kultur harus mengandung nutrisi lengkap yang terdiri dari unsur makro. Medium padat dibuat dengan melarutkan nutrisi dan agar-agar kedalam akuades yang disterilkan. cocok untuk kultur jaringan tanaman monokotil. 490 . 4. plantet dipindahkan ke dalam pot. gula. IAEt (Ethylen Doleacetate/Etilendol Asetat). Medium cair untuk menumbuhkan eksplan sampai terbentuk PLB. Scenk and Herberlandt (1972). antara lain: 1. sitokinin. sanagt cocok untuk kultur tanaman tomat. biasanya digunakan dalam kultur serbuk sari dan kultur sel. c. Murashige and Skoog (1962) dapat digunakan hampir untuk semua jenis kultur. IpyA (Indolepyruvic Acid/Asam Indol Piruvat).

peternakan dan pertanian. bukan untuk penyembuhan. Dengan teknik rekayasa genetika. Kemudian serum darah hewan tersebut 491 .1.13. Antibodi memiliki keunikan dibandingkan protein lainnya karena terdapat berjuta-juta antibodi dengan bentuk-bentuk yang berbeda.45 kg insulin yang dibutuhkan oleh 750 pasien diabetes selama satu tahun. atau marmot. diperlukan 3600 kg kelenjar pankreas yang berasal dari 23. Penderita diabetes akut harus menerima suntikan insulin setiap hari. para peneliti berhasil menyisipkan DNA pengendali insulin ke dalam bakteri sehingga bakteri mampu untuk membentuk insulin yang mirip sekali dengan insulin manusia dan insulin yang dihasilkan dapat diterima lebih baik oleh tubuh manusia. Penderita diabetes tidak mampu membentuk insulin dalam jumlah yang dibutuhkan. Stem cell merupakan kandidat utama sel yang menerima alela normal. serta perindustrian.Biasanya untuk memperoleh 0. Masingmasing antibodi tersebut mempunyai tempat pengikatan yang spesifik. *) Antibodi monoklonal Antibodi merupakan protein yang dihasilkan oleh sistem imunitas vertebrata sebagai sistem pertahanan untuk melawan infeksi. Sehingga penderita diabetes dapat tertolong. kambing. *) Terapi gen manusia Teknologi DNA rekombinan dapat digunakan untuk membantu kelainan genetik yang disebabkan oleh alel tunggal melalui penyisipan gen pada sel “stem cell” yang menghasilkan semua sel darah dan sistem imun. Sebagian besar percobaan saat ini masih dalam taraf pendahuluan yang didesain untuk menguji keamanan dan kelayakan prosedur.5. yang hanya mengenali molekul target yang juga spesifik (antigen). Rekayasa Genetik Rekayasa genetik atau penggunaan teknologi DNA rekombinan sangat bermanfaat pada berbagai bidang kehidupan manusia.5. Misalnya bidang kedokteran dan farmasi. 13. Biaya pembuatan insulin ini pun jauh lebih murah. Bidang Kedokteran dan farmasi *) Pembuatan insulin manusia oleh bakteri Insulin merupakan suatu protein yang bertugas mengatur metabolisme gula di dalam tubuh manusia. Antibodi dapat dihasilkan dengan menyuntikkan beberapa kali suatu sample yang berisi antigen ke dalam seekor hewan kelinci.000 ekor hewan.

Contoh transfer gen pada hewan adalah domba Tracey. misalnya perpindahan gen menggunakan bantuan bakteri Agrobacterium. Pada sapi atau domba. Tracey merupakan domba betina yang sehat dan normal.17 Beberapa produk transgenik: a.2.diambil karena banyak mengandung antibodi (anti serum). penembakan gen. jamur. misalnya fibrosistik dan empisema (menggelembungnya membran alveoli hingga pecah yang dapat menyebabkan bronkitis kronis). Gambar 13. Hewan maupun tumbuhan transgenik (Gambar 13. 492 . dan mamalia yang mengakibatkan perubahan genotipe makhluk hidup tersebut atau disebut makhluk hidup transgenik. setiap kehamilan hanya mengandung seekor anak saja. misalnya sapi atau domba yang secara genetik identik. Makhluk hidup transgenik merupakan makhluk hidup yang menerima gen-gen dari spesies lain yang sama sekali berbeda tetapi masih dalam satu kingdom ataupun dapat juga dari kingdom yang berbeda. Gen manusia tersebut mengkode produksi protein alfa-1-antitripsin (ATT) berkhasiat untuk mengobati penyakit paru-paru pada manusia.5. mikroinjeksi. Rekayasa genetika juga dapat menstransfer gen-gen tertentu ke tumbuhan berbunga. Kloning embrio Kloning embrio telah digunakan untuk produksi hewan ternak. Babi hasil kloning embrio. perikanan. kloning embrio. a. Antiserum tersebut mengandung campuran antibodi yang dihasilkan oleh limfosit-B. Tanaman pepaya tahan virus ring spot. namun DNA-nya telah disisispi oleh gen manusia. b. dan pertanian *) Transfer gen pada hewan Bakteri bukan satu-satunya makhluk hidup yang dapa dimodifikasi dengan teknologi DNA rekombinan atau yang dikenal rekayasa genetika. 13. Dengan teknik kloning embrio akan memungkinkan bagi peternak untuk meningkatkan jumlah hewan ternaknya. Bidang peternakan.17) dihasilkan dengan berbagai teknik.

18). selain bertentangan dengan agama. Banyak negara yang melarang percobaan kloning manusia. Tanaman transgenik direkayasa menggunakan bantuan Agrobacterium tumefaciens untuk memperoleh sifat-sifat berikut: * Penundaan pematangan pada tanaman tomat. 493 . Saat ini kloning pada hewan belum dimanfaatkan secara maksimal karena mahal dan sulit dikerjakan. Contohnya adalah domba Dolly. Tomat hasil rekayasa (tomat flavor savor) dapat bertahan beberapa minggu lebih lama dibandingkan dengan tomat biasa (Gambar 13.19).b. Kloning pada hewan merupakan proses yang mahal dengan kelebihan yang terbatas dibandingkan dengan teknik reproduksi lainnya. Transfer nukleus Transfer nukleus (gen inti) adalah dengan memasukkan donor DNA dari hewan yang karakternya diinginkan kedalam sel telur hewan yang intinya (DNA-nya) telah dihilangkan (Gambar 13. juga dianggap melanggar estetika dan prinsip ilmu dan hukum kedokteran. Kloning pada mamalia akan dikombinasikan dengan bioteknologi lain untuk menghasilkan organ-oragan tubuh hasil klon dan jaringan yang digunakan untuk transplantasi. *) Transgenik pada tanaman Agrobacterium tumefaciens merupakan bakteri tanah penyebab infeksi tumor crown gall pada beberapa tanaman dan dimanfaatkan sebagai alat untuk melakukan proses transfer gen pada tanaman. Kloning pada hewan menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan kloning pada manusia. Setelah terbentuk embrio lalu embrio ditanamkan ke rahim induk hewan yang akan membesarkannya.

Gambar 13.18. 494 . Tahapan transfer nukleus pada kloning embrio.

495 .20.Tanaman bunga matahari tahan kering.Gambar 13.19. * Resistensi terhadap kondisi lingkungan. Protein kristal insektisida mempengaruhi usus hama seperti ulat atau serangga tertentu yang makan tanaman ini sehingga hama mati.20). Gambar 13. * Resistensi/ketahanan terhadap insektida yaitu tanaman dapat mensintesis protein kristal insektisidal (Insectisidal Crystal Protein = ICP) yang berasal dari Bacillus thuringensis. Tanaman yang tahan kering karena mempunyai lapisan kutikula yang lebih tebal sehingga tumbuh baik di daerah kering (Gambar 13. Misalnya transfer gen dapat menghasilkan: 1. Tanaman Tomat transgenik yang membawa gen penunda pematangan buah.

Hilangnya plasma nutfah Akibat budidaya hewan dan tumbuhan unggul atau pertanian konvensional yang monokultur dapat mengakibatkan plasma nutfah atau keanekaragaman makhluk hidup dapat musnah. Contohnya adalah tanaman kedelai yang telah dimanipulasi agar mempunyai batang yang lebih kuat dengan tingi yang seragam sehingga tahan terhadap angin kencang. 3. Rusaknya eksosistem Tanaman kapas Bt selain menyebabkan matinya hama ulat yang memakannya. Alergi Gen asing yang disisipkan pada makhluk hidup yang menjadi makanan manusia dapat menyebabkan alergi terhadap individu tertentu. Penanggulangan dampak negatif bioteknologi Bioteknologi telah menghasikan produk-produk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu.6. Kepunahan plasma nutfah dapat diatasi dengan melakukan pemeliharaan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di situs konservasi tertentu. Beberapa dampak negatif yang mungkin timbul akibat perkembangan bioteknologi adalah berikut ini: 1. 13. 2. Namun perlu juga diperhatikan dampak negatif dari perkembangan bioteknologi tersebut. juga diduga menyebabkan larva kupu-kupu ikut mati. Selain itu penggunaan yang terus menerus dari tanaman unggul tahan herbisida. produk yang mengandung makhluk hidup hasil rekayasa genetik bioteknologi harus diberi label dengan jelas guna memberi informasi kepada konsumen mengenai produk yang dikonsumsi. Akibat gangguan dan perubahan kondisi lingkungan yang tidak seimbang dapat menyebabkan rusaknya suatu ekosistem. Untuk mencegahnya perlu dilakuakn pengujian dalam jangka waktu yang lama untuk memastikan ada tidaknya efek negatif tersebut terhadap konsumen. 496 . Tanaman yang tahan terhadap angin. insektisida juga ditakutkan dapat menyebabkan munculnya gulma maupun hama baru.3.

dan kapas transgenik tahan pestisida . kesehatan. dan biokimia. minuman anggur. Aplikasi bioteknologi tradisional maupun modern dapat mencakup bidang pangan.Rangkuman Bioteknologi merupakan pemanfatan prinsip-prinsip Biologi dan teknologi rekayasa terhadap makhluk hidup. yang memanfatakan mikroba. tape. Mikroorganisme pembasmi hama tanaman. domba Dolly. dan asinan. kloning domba Tracey. biologi sel. misalnya adanya makhluk hidup transgenik baik hewan maupun tumbuhan yang bermanfat bagi manusia. Sebaliknya bioteknologi modern berhubungan dengan manipulasi (rekayasa) DNA (gen) dan transfer DNA antar makhluk hidup dengan menggunakan teknologi DNA rekombinan. Bioteknologi dengan rekayasa genetik mencakup teknik pembuatan DNA rekombinan yang bermanfaat bagi manusia di bidang: kedokteran dan farmasi. Bioteknologi berkaitan dan berkembang seiring kemajuan ilmu mikrobiologi. atau proses biologis. misalnya oncom. Peternakan dan pertanian. Mikroorganisme penghasil obat. proses biokimia dan genetik secara alami. dan antibodi monoklonal. peternakan. Bioteknologi tradisional dengan menggunakan mikroorganisme mencakup mikroorganisme pengubah dan penghasil makanan atau minuman. dan pengobatan. Bioteknologi yang sudah dikenal atau diterapkan sejak dahulu disebut bioteknologi tradisional. yang telah membawa DNA rekombinan yang mengandung gen insulin. coli. dan protein sel tunggal. kecap. misalnya kristal protein bakteri Bacillus thuringiensis (Bt). misalnya pada pembuatan tempe. genetika. Bioteknologi dengan menggunakan kultur jaringan merupakan teknik kloning menggunakan sel somatik. misalnya pada pembuatan insulin manusia oleh bakteri. 497 . terapi gen manusia. Misalnya produksi insulin manusia dengan bantuan bakteri E. misalnya antibiotik dan vaksin. untuk menghasilkan atau meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia. oncom. tempe. sistem.

menyambung 4. a. radiasi induksi e. a. durian Lampung e..Soal Latihan A. a. Salmonella thyposa 2. Suatu perkebunan besar di Kalimantan memerlukan bibit unggul yang seragam dan dalam jumlah beasr. menurunkan kualitas produk pertanian e. salak manis 5. kelapa hibrida b. DNA rekombinan d. a. d. rekayasa genetik c.. Sacharomyces cereviceae c. meningkat keanekaragaman genetik c. kultur jaringan e. Rhizopus oryzae b.. c. Streptococcus thermophillus d. Penerapan bioteknologi untuk mendapatkan varietas-varietas unggul akan menjurus pada . a. stek b.. b. atau e untuk jawaban yang tepat! 1.. Salah satu hasil rekayasa genetik di bidang pertanian yang merupakan sumber daya hayati adalah . Acetobacter xylinum e.. mangga harum manis c. meningkat jenis hama tanaman b.. Pemuliaan tanaman untuk mendapatkan bibit unggul dengan cara memindahkan gen tertentu dari suatu spesies lain dengan perantaraan mikroorganisme dikenal sebagai ... kultur jaringan b. transplantasi d. mangga golek d. meningkat keanekaragaman ekologi d. Berilah tanda silang (x) pada hurup a. Mikroorganisme yang bukan digunakan untuk bioteknologi adalah . mutasi buatan 498 . menurunkan kualitas lingkungan 3...... menempel c.. Teknik perbanyakan tanaman yang dapat dilakukan untuk memenuhi permintaan tersebut adalah .

tomat dan wortel mini 7. Apakah manfaat bioteknologi tradisional pada bidang pangan dan pertanian! 4. domba kloning Dolly e.6. kedelai muria hasil radiasi b. domba cloning Tracey c. Identifikasi dan jelaskan masalah sosial yang akan muncull berkaitan dengan bioteknologi pada bidang pertanian! 7. kloning transfer inti d. kloning embrio b.. coli? 5.. jeruk manis hasil penyilangan d. Apakah keuntungan insulin manusia yang diproduksi dengan bantuan E. Jelaskan keuntungan teknik kultur jaringan! 2. resistensi c.. Dibawah ini yang bukan pemanfaatan bioteknologi di bidang peternakan adalah . bioteknologi 499 . transgenik d. a.. jambu tanpa biji hasil okulasi c. Rekayasa genetik dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya hayati. semangka manis hasil stek e. Coba kalian jelaskan beberapa cara menghasilkan hewan transgenik! 3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar! 1. tanaman padi tahan kekeringan B. Apakah yang dimaksud denagn makhluk hidup transgenik? 6.. Apakah yang dimaksud dengan: a. Apa yang kalian ketahui tentang GMPlants (Genetically Modified Plants? 8. Sebutkan manfaat penggunaan mikroorganisme dalam pemanfaatan bioteknologi pada hewan! 10. Salah satu diantaranya adalah . a.. otipotensi sel b. Sebutkan 3 contoh dari hasil produk protein sel tunggal! 9.

England. UK-England. The Macmillan Company. Yudhistira. 1999. Zoology. England. Mims CW. Parlan. Inc. Parker J. Benjamin Cummings Publishing Company. Boolootian RA. Introductory Mycology. Inc. 2004. Sutarto. 2002. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2006. Alexopoulos CJ. Inc. Jakarta. Ispondia. Inc. Oxford University Press. 1994.DAFTAR PUSTAKA Abas M. Introduction to the Algae. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 501 . Madigan MT. Jakarta. th Biology. Jakarta. New Jersey. Brock. Reece JB. Biologi Molekuler Sel. Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (GBPP) Mata Pelajaran Biologi. Blackwell M. Yadi R. Sri N. New York. Biology. Panduan Belajar Biologi I A dan IB. John Wiley & Sons. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Biology: Exploring Life. Alberts B. 2 ed. Bold HC & Wynne MJ. 1978. Beckett B & Gallagher RM.. Mata Pelajaran Biologi Sekolah Menengah Kejuruan. Martinko JM. Depdikbud. 1994. Depdikbud. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. 5 ed. 1979. Taylor MR. Depdikbud. Jakarta. USA. Soewarni. Jakarta. 1996. Brum G. Redword City. Standar Kompetensi. 2006. Edisi Kedua. Englewood Cliffs. 1997. 2004. Benjamin Cummings Publishing Company. Suradi... Johns Wiley and Sons. All About Biology. Reece JB. Redword City. New Jersey. New York. Prentice-Hall. Imam S. London. Inc. nd Campbell NA.. Biology of Microorganisms. 1990. Retno N. Murtiningsih. Mitchell LG. Mitchell LG. Simon EJ. Campbell NA. 10th ed. Prentice Hall. Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (GBPP) Mata Pelajaran Biologi.

502 . 1992. Imms A. London. 1960. II. Biology Jilid I.Frandson RD. Macmillan Press. Luria SE. Holt. General Biology.. Johnson WH. New York. Jones KC. Harper Collins Publishers. Introductory Biology. III. A General Textbook of Entomology.W. Gajah Mada University Press. Longman Group. John Murray. Kimball JW. Norton & Company. Erlangga. Marshall AJ & Williamms WD. 1984. Jeffrey C. W. The Benjamin Cummings. Vol I: Invertebrates. John Wiley & Sons. Inc. 1991. Mackean DG. USA. 1965. 1982. California. th Keeton WT & Gould JL. Soegiri N. Biological Sciences II. Systematics and Classification. 1982. Biology. Inc. Inc. Anatomi dan Fisiologi Ternak. Biological Science and Ecological Approach (BSCS Green Version). London. 1986. Canada. 1977. Reinhad and Winston. Ecology and Field Biology. Cambridge University Press. Gould SJ & Singer S. Inc. 1996. Jakarta. Haynes NL. 5 ed. London. Lederer RJ. Harper Collins Publishers. New York.USA. 1992. 1973. Mix MC. Biological Science. Cambridge University Press. GCSE. New York. Monger G & Sangster M. 1996. New York. Rand McNally and Company. Kondo. Tjitrosomo SS. A View of Life. The New Book of Popular Science. Methuen & Co. 1988. 1981.. Textbook of Zoology. Chicago. Yogyakarta. Australia. Introduction to Biology. The Network of Life. Green NPO. London. An Introduction to Plant Taxonomy. Grolier Int.

Smith RL. Columbia. Jakarta. 1993. 7 ed. Diah P & Endang PS. Merrit Publishing Company. Bogor. New York. Sinauer associations. Philips WD & Chilton TJ. Roberts MBV & Monger G. Life the Science of Biology. Smoot. I. Harpercollins Pub. Oxford University Press. 1983. Hammer. 1989. 1986. Hamilton Publishing Co. Zoologi. Rochyadi Y. The Unity and Diversity of Life. Bandung. 1986. New Delhi. 1993. Raven PH & Johnson GB. Biology: A Functional Approach. Penerbit universitas Indonesia.Moore-Landecker E. nd ed. Mengenal Sumber Pangan Hayati dan Plasma Nutfahnya. 1986. USA. Elements of Ecology. Mengenal Buah Unggul Indonesia. 4th ed. PT Remaja Rosdakarya. Erlangga. inc. Mukayat DB. 1992. Toronto. New Jersey. th Oram. 3rd ed. Thomas Nelson and Sons Ltd. Biology. 1974. Jakarta. WH Freeman and company. 2 College Publishing. Armico. Smith GM. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Prentice Hall. Tata McGraw Hill. Oxford. Pengantar Ekologi. Puslitbang Bioteknologi-LIPI. Ohio. Neushul M.. 1983. California. Jakarta. Charles E. Sastrapradja SD. 1990. 503 . Pegangan Biologi. th Purves WK. Times/Miror/Mosby Resosoedarmo RS. 1993. Cryptogamic Botany Algae and Fungi Vol. 5 ed. Fundamentals of the Fungi. Jakarta. 2005. London. Zoologi Dasar. rd ed. 3 Wadsworth Publishing Co. Nuswamarheni S. 1984. Erlangga. Botany. A Level Biology. 1989. Pelczar MJ & Chan ECS. Biology Living Systems. Radioputra. Penerbit Swadaya. California. Starr C & Taggart R. Bandung. 1996.

Tarsito. Wallace RA. 1987. Standard Grade Biology. Bandung. PT Gramedia. Jakarta. Yayasan Studi Kurikulum Biologi. Penerbit Erlangga. The World of Life. McGraw Hill Book Publishing Co. Harpen Collins. Biologi Umum 1. Pengantar Biologi Laut. Winatasasmita D & Sukarno. 1992. 1983. Fort Tjitrosomo SS. Saunders College Publishing. Bandung. Biology. ed. New York. 1961. Tarsito. Biologi 1 untuk SMU. 1993. London. DNA Rekombinan. 1993. Weier E. London. 1982. New York. Depdikbud. Jakarta. 1992. Pengantar Cryptogamic. Singapore. Yudianto SA. Element of Zoology. John Wiley Sons. David JT & Kurtz T. rd Solomon. 6th ed. Watson JD. 1998. Genetika.. Zottoli R. Alih Bahasa Wisnu Gunarso. Yatim W. 3 Worth. 1984. Torrance J.Storer T & Usinger R. 504 . 1991. Bandung. 3. Hodder & Stoughton. Biology. 2nd ed. Mosby Company. Botany: An Introduction to Plant Biology. 1983. 6th ed. Botani Umum 3. Penerbit Angkasa. Jakarta. 2.

proses penyerbukan terjadi selagi bunga belum mekar : tumbuhan berbiji tertutup : serangga tidak bersayap : proses sintesis senyawa-senyawa an-organik untuk disusun menjadi senyawa-senyawa organik : tubuh buah yang mengandung askospora pada Ascomycota : spora yang dihasilkan dari pemisahan hifa 505 . : inti sperma masuk tidak melalui mikropil. : Interaksi merupakan ganguan bagi satu makhluk hidup tapi tidak berpengaruh pada makhluk hidup lainnya : penyusunan senyawa-senyawa organik dari senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks menggunakan energi : susunan tubuh makhluk hidup : perubahan set kromosom : jumlah autosom maupun gonosomnya dapat berkurang atau bertambah dari normal : sel tubuh manusia : genom (N) sendiri yang berganda karena gangguan waktu meiosis : kandung lembaga berasal dari hasil peleburan ovum dan sperma : ilmu terapan : kandung lembaga bukan berasal dari hasil peleburan ovum dan sperma.DAFTAR ISTILAH (GLOSARI) Abisal Afotik Akinet Alel Alogami Ametabola Amfiartrosis Amnensalisme Anabolisme Anatomi Aneuploidi Aneusomi Autosom Autopoliploidi Amfiksis Applied Science Apomiksasis Aporogami Autogami Angiospermae Apterygota Asimilasi Askokarp Artospora : daerah yang lebih dalam dan lebih jauh dari pantai : daerah yang sama sekali gelap : sel yang tidak aktif akan membentuk trikom baru setelah masa dorman selesai : gen-gen yang berada pada lokus yang setentang/ selevel/bersesuaian pada kromosom yang sehomolog : serbuk sari berasal dari individu lain yang spesiesnya sama : tidak ada pergantian bentuk dan hanya dapat dilihat pertambahan besar ukuran : hubungan tulang yang masih memungkinkan adanya sedikit gerakan. misalnya melalui kalaza : serbuk sari berasal dari bunga yang sama.

contohnya pada khamir : proses perkawinan silang pada makhluk hidup : salah satu cara untuk mengolah sampah organik dan anorganik menjadi benda-benda yang bermanfaat : ketersediaan sumber daya alam. cukup ruang untuk memenuhi kebutuhan dasar pada tingkat kestabilan sosial tertentu : kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau ganguan.Autotrop Bakteriofag Batial Bentos Biogas Biokatalisator Bioenergi Biomassa Bioma Blastospora Breeding Daur ulang Daya dukung Daya lenting Determinasi Diploblastik Dendrit Dihibrida Diferensiasi Difusi Diploid Dikotomi Dikotil Double helix Dominan Dispersal Dikogami Delesi 506 : makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri : virus yang menyerang bakteri : daerah yang kedalamannya ± 200-2500 m : hewan-hewan yang melekat atau beristirahat pada dasar atau hidup pada endapan : pembuatan gas yang memanfaatkan mikroorganisme : sifat enzim yang mempercepat suatu reaksi tetapi tidak ikut bereaksi : energi hasil dari proses biologi : bobot makhluk hidup persatuan luas ekosistem : ekosistem dalam skala besar yang melibatkan iklim akibat perbedaan letak geografis : spora aseksual yang dihasilkan dengan cara berkuncup. : membandingkan ciri-ciri morfologi makhluk hidup yang berlawanan : dinding tubuh terdiri dari dua lapisan yaitu lapisan luar dan dalam : bagian saraf-saraf memanjang penerima rangsang : suatu persilangan (pembastaran) dengan dua sifat beda : proses pembentukan organ-organ tubuh makhluk hidup secara spesialisasi : pergerakan molekul-molekul zat dari daerah berkonsentrasi lebih tinggi (hipertonis) ke daerah berkonsentrasi lebih rendah (hipotonis) : memiliki 2 set kromosom yang homolog (2n) : pembeda memiliki dua pilihan yang berlawanan : tumbuhan berkeping dua : tangga tali berpilin pada kromosom : sifat yang utama : pemencaran alat-alat perkembangbiakan : masaknya serbuk sari dan putik tidak bersamaan : kehilangan gen .

tinggi. jenis rambut : perubahan enzimatik dan anaerob dari substansi organik oleh mikroorganisme untuk menghasilkan zat organik yang lebih sederhana : proses pembuahan yang terjadi di luar tubuh : retak tulang : sel-sel api : pembuluh tapis : daerah yang masih dapat diterangi sinar matahari : gerak tumbuh bagian tubuh tumbuhan karena rangsang cahaya : asimilasi karbon yang menggunakan cahaya sebagai energi.Duplikasi Efek rumah kaca Ekosistem Ekologi Elastis Esionom Endonom Endospora Ekstravaskuler Embrionik Enzim Epistasis Epiteka Etiolasi Eukariotik Fagotrof Faset Fenotipe Fermentasi Fertilisasi in vitro Fisura Flame Cell Floem Fotik Fototropisme Fotosintesis Food chain : penggandaan gen : Merupakan gejala peningkatan suhu dipermukan bumi yang terjadi karena meningkatnya kadar CO2 (karbon dioksida) di atmosfer : suatu kondisi hubungan interaksi antara faktor biotik dengan faktor abiotik : ilmu yang mempelajari hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya : bersifat lentur : gerak berupa reaksi terhadap rangsang dari luar : gerak bagian tubuh tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan dari dalam : spora yang dihasilkan di dalam sel : pengangkutan air dan garam mineral di luar berkas pembuluh. seperti warna kult. berlangsung dari sel ke sel secara horizontal : proses pembentukan dan perkembangan embrio pada makhluk hidup : katalis protein yang dihasilkan oleh sel dan bertanggung jawab untuk laju dan bersifat khusus yang tinggi dari satu atau lebih reaksi biokimia intraseluler atau ekstraseluler : faktor yang membwa sifat yang menutup : bagian tutup dari alga diatomae : batang tumbuhan lemas karena kekurangan sinar matahari : makhluk hidup yang memiliki membran inti sel : makhluk hidup makro konsumen : mata yang terdapat pada serangga : sifat-sifat yang tampak pada makhluk hidup. : Proses transfer energi makanan dari sumbernya (tumbuhan) melalui serangkaian makhluk hidup yang makan dan dimakan 507 .

: dugaan sementara : dinding sel-sel tertentu pada sianobakteri menebal dan berfungsi untuk mengikat nitrogen : parasit yang hidup pada parasit lainnya. misalnya bayam : makhluk hidup tidak berklorofil dan tidak menghasilkan bahan organik sendiri : proses perkawinan : gerak karena perbedaan kadar air yang tidak merata pada bagian tubuh tumbuhan. atau menyerap makanan di dalam sel : metamorfosis tidak sempurna pada serangga : metamorfosis sempurna pada serangga : tanaman yang memiliki batang berair atau berbatang lunak. : peristiwa pengeluaran air dalam bentuk tetes-tetes air melalui celah yang terdapat pada tepi daun : tumbuhan berbiji terbuka : cabang khusus suatu hifa yang berguna sebagai alat melekat dan menghisap pada bagian luar tumbuhan.Fraktura Gastrulasi Genom Genotipe Geitonogami Gestasi Gizzard Gutasi Gymnospermae Haustorium Hemimetabola Holometabola Herba Heterotrof Hibridisasi Higroskopis Hipotesis Heterosista Hiperparasit Hujan asam Identifikasi Imbibisi Inhibitor Inceneration Insectivor Involunter Irreversibel 508 : patah tulang terbuka dan tertutup : fase perkembangan embrio setelah pembelahan dan perubahan dari blastula ke gastrula : set kromosom : sifat-sifat yang dibawa gen : serbuk sari berasal dari bunga lain pada satu individu : masa kehamilan hewan : organ tubuh berfungsi untuk menggiling makanan. contoh Vicum sp pada benalu : sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2) bereaksi di udara membentuk asam yang jatuh ke bumi bersama dengan hujan dan salju : menelaah sifat-sifat suatu makhluk hidup untuk menentukan namanya dari hasil pengamatan morfologi (pencandraan) : kemampuan dinding sel dan plasma sel untuk menyerap air dari luar sel : zat penghambat enzim : proses penghancuran sampah padat dibakar di dalam alat insinerator : tumbuhan yang dapat menangkap serangga sebagai sumber nitrogen : mekanisme kerja saraf tidak sadar : kemampuan dinding sel dan plasma sel menyerap air dari luar sel .

terdapat dalam inti sel.Isogami : penyatuan dua sel kelamin (gamet) yang sama bentuk dan ukurannya Kalus : bagian sel yang mempunyai kemampuan membelah terus menerus pada kultur jaringan Katabolisme : penguraian senyawa-senyawa organik kompleks menjadi sederhana dengan melepaskan energi yang digunakan makhluk hidup untuk berbagai kegiatan Kariogami : persatuan inti dari dua individu Kapsomer : virus yang memiliki lipoprotein. tampak pada saat sel membelah Kromosom homolog : kromosom yang saling berpasangan pada sel diploid Kromosom seks : kromosom yang menentukan jenis kelamin jantan atau betina Komensalisme : hubungan simbiosis antara dua makhluk hidup. Konyugasi : penggabungan materi DNA Kopulasi : transfer sel sperma atau sel telur ke makhluk hidup lain Lentik : ekosistem air tawar yang airnya tenang Lokus : lokasi gen terletak pada satu tempat yang sama dalam kromosom Lotik : ekosistem air tawar yang berganti-ganti antara air tenang dan deras 509 . bahan dari lemak dan protein Kapsid : kapsul protein yang mengelilingi asam nukleat virus Kartilago : tulang rawan Kemosintesis : makhluk hidup yang melakukan asimilasi Karbon dengan menggunakan energi yang berasal dari reaksi-reaksi kimia Khamir : cendawan (fungi) uniseluler yang berkuncup. contohnya Saccharomyces Klasifikasi : Proses pengaturan atau penggolongan makhluk hidup dalam kategori golongan yang bertingkat Kranium : tulang tengkorak Kromatin : benang-benang pembawa sifat keturunan Kromosom : pembawa sifat menurun. perkembangan dari kromatin. satu makhluk hidup mendapat keuntungan sedangkan pasangannya tidak terpengaruh Kompetisi : persaingan antar anggota satu spesies atau yang berbeda spesies Komunitas : sekelompok makhluk hidup terdiri atas berbagai populasi yang saling berinteraksi sesamanya pada suatu tempat dan waktu tertentu.

kaleng. Lisis : proses perusakan dinding sel inang oleh virus Membran timfanum : alat pendengaran pada serangga Meristem : jaringan muda yang sel-selnya aktif membelah diri Metabolisme : reaksi kimia untuk pembentukkan dan perombakan bahan organik Metagenesis : proses pergiliran keturunan pada makhluk hidup. hewan atau manusia. amfibi dan serangga air Neritik : daerah yang masih dapat ditembus cahaya matahari sampai dasar (± 200 m) Neuston : jenis hewan yang beristirahat atau berenang di permukaan air 510 : . dapat diolah kembali. dimana reproduksi vegetatif bergantian dengan reproduksi generatif Metamorfosis : proses perubahan bentuk serangga melalui beberapa fase Multiseluler : tubuh makhluk hidup yang tersusun atas beberapa sel Mutualisme : hubungan yang saling menguntungkan kedua pihak Monokotil : tumbuhan berkeping biji satu Mutagen : penyebab mutasi Mutan : makhluk hidup yang mengalami mutasi Mutasi letal : mutasi yang menyebabkan kematian Modifikasi : proses perubahan bentuk morfologi dan anatomi secara bertahap Monohibrida : perkawinan tumbuhan/hewan dengan satu sifat beda Morfologi : ilmu yang mempelajari struktur luar suatu tanaman. yang tidak dapat diolah. contohnya plastik. aluminium Limbah organik : limbah yang dihasilkan dari bahan-bahan organik.Limbah anorganik limbah yang dihasilkan dari bahan-bahan anorganik. Morfogenesis : proses pembentukan organ-organ tubuh pada makhluk hidup Mutasi : perubahan organisasi materi genetika yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya Mutasi somatik : mutasi yang terjadi dalam tubuh yang tidak diwariskan Nekton : hewan-hewan yang aktif berenang seperti ikan. Lingkungan : interaksi antara faktor biotik dan abiotik dengan makhluk hidup Limnetik : daerah air terbuka yang mendapat sinar matahari efektif Litoral : daerah yang berbatasan dengan darat.

atau pun biologi Perifiton : tumbuhan maupun hewan yang melekat atau bertengger pada batang. akar tumbuhan atau pada permukaan benda lain Piknidium : tubuh buah yang terdapat pada cendawan bermitospora Pilus : saluran penghubung dalam transfer DNA dalam berkonjugasi pada bakteri Piramida biomassa : makin rendah tinggkatan tropiknya makin besar biomassanya. daratan.Netralisme : interaksi yang tidak mempengaruhi kedua pihak (bersifat netral) Nekrosis tulang : sel-sel mati pada jaringan tulang Nits : lingkungan kecil (mikro environment) yang khusus bagi suatu jenis makhluk hidup Nukleosida : nukleotida tanpa fosfat Nullisomi : mutasi yang terjadi karena individu kehilangan dua buah kromosom Ocelus : mata semu pada serangga Osteosit : tulang sejati Osifikasi : peristiwa peresapan bagian tulang yang rusak dan pergantian sel tulang baru Osteoklast : jaringan lama akan diserap jaringan tulang berinti banyak Ovipositor : peletak telur pada serangga Ozon : lapisan gas yang menyelimuti bumi pada ketinggian ± 30 km diatas bumi. air secara fisik. contoh tali putri Parenkima : jaringan dasar yang menempati suatu tempat. contohnya cendawan pada tanaman tembakau atau tomat Parasit Obligat : parasit yang hanya dapat hidup pada makhluk hidup yang lain. terdiri dari sel-sel hidup Partenokarpi : merangsang pembentukan buah tanpa adanya penyerbukan Partenogenesis : ovum yang tidak dibuahi dapat menjadi individu baru Porogami : bila inti sperma masuk melalui mikropil Pencandraan : menegenal ciri-ciri makhluk hidup melalui pengamtan visual Pencemaran : perubahan yang tidak diinginkan pada lingkungan yang meliputi udara. Parasitisme : makhluk hidup yang merugikan makhluk inangnya Parasit Fakultatif : makhluk hidup saprofit yang dapat juga berperan sebagai parasit dalam keadaan lingkungan tertentu. daun. meskipun jumlah individu mungkin sedikit 511 . kimia.

. yang kemudian tumbuh menjadi ”suspensor” dan gametongium multinukleat : sel yang belum memiliki membran inti sehingga materi genetiknya berada dalam sitoplasma : pertumbuhan disebabkan oleh pembelahan sel. pelepasan limbah dari darah ke dalam filtrat yang berasal dari tubul nefron.Piramida energi Piramida jumlah Polusi Plankton Plasmogami Predasi Polisom Populasi Progametangium Prokariotik Proliferasi Profag Profundal Protokooperasi Protista Pseudoselom Pterigota Replikasi Regenerasi Respirasi Rodentia Sanitary landfill Saprofit Sarkolema Sarkoplasma Sekresi 512 : proses perpindahan energi melalui tiap tingkatan tropik yang semakin lama semakin kecil : makin rendah tingkatan tropiknya makin besar jumlah individunya : pencemaran : mikroorganisme yang hidup melayang-layang di air : peleburan plasma dari dua sel. (2) pada ginjal vertebrata. yang disusul oleh kariogami : interaksi antar spesies. bukan karena bertambah besarnya sel : DNA bakteriofag lamda yang menyisip pada materi genetik sel inang : daerah di bawah daerah limnetik sampai pada dasar : interaksi menguntungkan kedua pihak : merupakan makhluk hidup eukariotik uniseluler atau multiseluler : rongga tubuh semu pada Nemathelminthes : serangga bersayap : peristiwa perbanyakan DNA : peristiwa memperbanyak keturunan : proses pernafasan makhluk hidup : hewan mengerat : metode pengolahan sampah terkontrol dengan sistem sanitasi yang baik : makhluk hidup yang hidup dari bahan organik mati : selaput otot : plasma yang terdapat pada jaringan otot : (1) proses pengeluaran zat yang disintesis oleh sel. satu spesies yaitu predator memangsa (memakan) spesies yang lainnya yaitu mangsa : kumpulan ribosom : sekelompok makhluk hidup terdiri atas berbagai kumpulan yang saling berinteraksi sesamanya pada suatu tempat dan waktu tertentu : cabang lateral pada cendawan (fungi) yang membengkok sebagai stimulus akibat pertemuan hifa (+) dan hifa (-).

bentuk bulat.Siklus biogeokimia : siklus materi yang melibatkan senyawa-senyawa kimia yang berinteraksi dengan faktor fisik. atau basidiospora Takson : tingkatan pengelompokkan makhluk hidup Transduksi kapsid : pemindahan materi genetik dari sel bakteri yang satu ke sel bakteri yang lain dengan melalui perantara (berupa bakteriofag) Transformasi : pemindahan materi genetik herupa DNA dari satu sel bakteri ke sel bakteri lain Transpirasi : pengeluaran air tumbuhan yang berbentuk uap air ke udara bebas Transport aktif : proses pengankutan makanan yang terjadi pada tumbuhan secara aktif Triploblastik : tubuh terdiri dari 3 lapisan yaitu lapisan luar. terjadi di alam Sinartrosis : gerak yang dilakukan sebanyak mungkin karena adanya struktur seperti kapsul dan cairan sinovial Sinergis : gerak beberapa otot yang searah Senositik : hifa yang tidak bersekat. dan dalam Uniseluler : makhluk hidup bersel tunggal Vaksin : varian patogen yang sudah dilemahkan atau bagiannya yang digunakan untuk menstimualsi sistem imunitas makhluk hidup inang untuk melawan patogen Vaskuler : pengangkutan air dan garam-garam mineral melalui pembuluh pengangkut Variabel : suatu faktor yang mempengaruhi suatu percobaan Virion : virus tunggal raksasa yang berstruktur lengkap Virulen : virus yang sifat penyerangan terhadap sel inangnya sangat aktif dan ganas sehingga sel inang tersebut cepat mati Volunter : mekanisme kerja otot sadar 513 . tengah. pada tempurung kelapa Sporulasi : pelepasan merozoit dari sel darah merah yang terinfeksi Plasmodium sp Sterigma : tangkai kecil menyerupai paku yang menyangga sporangium. sel multinukleat Skoliosis : keadaan tulang belakang melengkung ke samping Sklereid : sel batu. konidium.