SOAL POST TES

PELATIHAN STBM
PAMSIMAS II – TAHUN ANGGARAN 2015
NAMA

: .....................................................................................

JABATAN

: .....................................................................................

PUSKESMAS/KEC

: .....................................................................................

KABUPATEN

: .....................................................................................

PROVINSI

: .....................................................................................

Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar dengan cara memberikan tanda silang
(x) pada huruf a, b, c, atau d
1. Arah dan Kebijakan Strategi Nasional STBM adalah:
a. Mengadopsi 5 Pilar STBM
b. Memberikan subsidi jamban sehat kepada masyarakat.
c. Mengadopsi kombinasi pendekatan subsidi dan pemicuan CLTS.
d. Memberikan kebebasan pada Kabupaten karena sudah otonomi daerah.
2. Untuk mencapai Sanitasi Total, STBM memiliki strategi yaitu:
a. Penguatan Komponen Demand sehingga masyarakat merasa butuh terhadap
sanitasi
b. Pelembagaan komponen Enabling Environment sehingga dukungan dari daerah
dapat mempercepat pencapaian tujuan STBM
c. Penguatan komponen Supply sehingga jamban sehat dapat dimiliki oleh masyarakat
dengan harga terjangkau dan mudah.
d. Demand, Supply dan Enabling Environment.
3. Yang bukan karakteristik pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui STBM
berbasis kabupaten / district wide adalah:
a. Pemerintah kabupaten sebagai koordinator pelaksanaan STBM secara keseluruhan,
b. Lokasi program hanya di desa Pamsimas saja;
c. Pembiayaan: mengoptimalkan berbagai sumber pembiayaan (APBD, BOK, anggaran
kecamatan, desa, swasta, termasuk anggaran swadaya masyarakat);
d. Keterlibatan pihak luar: proyek termasuk PAMSIMAS,hanya memberikan dukungan
berupa bantuan teknis dan dana awal untuk demonstrasi strategi pelaksanaan.
Swasta dapat menjadi mitra pelaksana program.
4. Keterlibatan sanitarian dalam siklus pamsimas harusnya pada tahap apa saja:
a. Perencanaan dan Pemicuan CLTS
b. Perencanaan dan Pelaksanaan Program
c. Pemicuan CLTS dan Pelaksanaan Program
d. Perencanaan, Pelaksanaan dan Pasca Program
5. Pelaku Utama Pemicuan CLTS di tingkat desa / Dusun adalah:
a. Sanitarian bersama Tim Pemicu
b. Bidan Desa dan Fasilitator STBM
c. FM Pamsimas dan Fasilitator STBM
d. Siapapun yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan
6. Yang bukan prinsip dasar Pendekatan STBM adalah:
a. Tanpa subsidi
b. Masyarakat sebagai pemimpin
c. Tidak menggurui/memaksa

d. Totalitas seluruh komponen masyarakat tetapi dikendalikan oleh Sanitarian dan
Fasilitator STBM
7. Urutan tingkatan partisipasi masyarakat dari yang tertinggi sampai yang terendah
dibawah ini
(1) Masyarakat hanya menerima informasi;
(2) Membuat keputusan secara bersama-sama antara masyarakat dan pihak luar;
(3) Masyarakat mulai diajak untuk berunding
(4) Masyarakat mulai mendapatkan wewenang atas kontrol sumber daya dan
keputusan
adalah:
a. 4, 2,3,1
b. 4,3,2,1
c. 2,3,4,1
d. 2,4,3,1
8. Tangga perubahan prilaku dimasyarakat adalah:
a. OD, ODF, Prilaku Higienis Lainya, Sanitasi Total
b. OD, ODF Prilaku Higienis Lainya, 3 Pilar STBM
c. OD, ODF Prilaku Higienis Lainya, 4 Pilar STBM
d. OD, ODF Prilaku Higienis Lainya, 2 Pilar STBM sesuai Indikator Kinerja Pasmsimas
9. Urutkan Langkah-langkah advokasi STBM yang benar:
(1) Menentukan Tujuan Advokasi
(2) Mendefinisikan isu strategis
(3) Pesan Advokasi
(4) Mengembangkan Pesan Advokasi
(5) Gaya Pesan Advokasi
a. 1,2,3,4,5,
b. 2,1,4,3,5
c. 2,1,5,3,4
d. 1,2,4,5,3
10. Cara melakukan advokasi yang benar:
a. Analisa Pemangku Kepentingan dan pelaksanaan.
b. Strategi Advokasi dan pelaksanaan
c. Pendekatan yang terus menerus dan penguatan strategi advokasi.
d. Analisa Pemangku Kepentingan, Strategi Advokasi dan Pendekatan.
11. Dibawah ini adalah prinsip CLTS
a. Memfasilitasi proses, meminta pendapat dan mendengarkan
b. Masyarakat sebagai pemimpin
c. Mempromosikan rancangan/desain jamban/kakus wirausaha setempat
d. Tanpa subsidi
12. Manakah kegiatan dibawah ini yang termasuk Pra Pemicuan
a. Membangun tim pemicu
b. Pemetaan
c. Perkenalan
d. Pilihan Teknologi
13. Manakah kegiatan dibawah ini yang merupakan kegiatan Pasca Pemicuan
a. Analisa perhitungan tinja
b. Membangun komitmen ulang
c. FGD
d. Menemukan istilah lokal BAB
14. Alat Utama PRA untuk mengetahui tempat kebiasaan masyarakat BAB adalah:
a. Pemetaan dan TW
b. Pemetaan dan FGD
c. TW dan Simulasi Air

d. Alur Penularan Panyakit dan Penghambatnya
15. Faktor penghambat pemicuan yang dominan adalah:
a. Komitmen sebagian masyarakat
b. Tidak ada tokoh panutan dan tidak suka jamban sederhana
c. Desain jamban sesuai kemampuan dan keinginan masyarakat.
d. Tidak ada air atau justru banyak air
16. Mengapa pendampingan pasca pemicuan penting dilakukan:
a. Untuk melihat perkembangan dan perbubahan prilaku BABS dan CTPS untuk
mendorong pencapaian STOP BABS dan 100% CTPS. Memberikan motivasi dan
semangat bagi masyarakat yang mau berubah prilakunya
b. Untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya dalam membangun jamban
sesuai keinginan pemerintah.
c. Untuk mendorong masyarakat mau membeli jamban dari pengusaha sanitasi
d. Untuk memastikan jumlah jamban sama dengan jumlah rumah sehingga semua
mempunyai jamban
17. Bagaimana proses verifikasi SBS dilakukan:
a. Pelaksanaan verifikasi. Semua anggota tim melaksanakan kunjungan rumah (sesuai
sampel) untuk melihat-lihat kondisi sanitasi
b. Proses verifikasi hanya dilakukan Jika ada desa yang menyatakan dirinya telah
mencapai desa STBM, atau desa SBS (contoh: melalui surat/lisan/elektronik dari
Kepala Desa ke Pemerintah Kecamatan ditembuskan ke Puskemas)
c. Penentuan hasil verifikasi; ditanda tangani oleh perwakilan tim verifikasi.
d. Laporan hasil verifikasi di simpan di Dinas Kesehatan saja
18. Mengapa sanitarian wajib mengikuti Proses IMAS
a. Agar dapat menyusun kegigatan dalam RKM sesuai kebutuhan masyarakat
b. Agar dapat menyusun kegiatan dalam RKM sesuai keinginan masyarakat
c. Agar kegiatan yang direncanakan menjadi banyak dan dibiayai RKM
d. Agar kegiatan yang akan dilakukan diikuti oleh tokoh masyarakat dan perangkat
desa lainya
19. Data apa saja yang dapat dikirim melalui sistem SMS gateway ?
a. Pengiriman Data Baru (Identitas Komunitas) (N)
b. Pengiriman data CTPS
c. Pengiriman Data Kemajuan Jamban sekolah
d. Data Monev

20. Indikator keberhasilan dalam sistem monitoring dan evaluasi STBM?
a. Pengumpulan data oleh sanitarian secara manual dan berkala
b. Nomor hp sanitarian di daerah dampingan sudah teregister dengan program monev
stbm
c. Proses updating data dilakukan jika ada permintaan dari atasan dan kebutuhan
proyek
d. Data sistem monitoring dan evaluasi STBM dan sistem monitoring pamsimas
berjalan sendiri-sendiri