PEMANFAATAN OBAT TRADISIONAL SONGGA (STRYCHNOS LIGUSTRINA) DI

NTB
SulisTyo Puji Prabowo/201110080311119
Abstrak
Pohon songga adalah sebuah pohon dengan ciri-ciri batangnya yang
tidak lebih besar dari paha, tegak lurus dan biasanya setinggi pohon
jeruk. Kayunya berwarna kuning pucat, keras dan kuat. Pangkal batang
dan akarnya agak lebih kuning. Songga juga kaya dengan manfaat
untuk penyembuhan berbagai penyakit. Selain kayunya, akar, batang,
kulit, daun, bunga, buah dan biji, juga bisa digunakan atau dimanfaat
untuk obat-obatan.
Kunci: Manfaat obat tradisional songga

1.1 Latar Belakang
Di banyak tempat, kekayaan alam senantiasa dimanfaatkan bagi kehidupan. Dalam
menghadapi keterbatasan pelayanan kesehatan, nenek moyang masyarakat di beberapa desa
di Dompu dan Bima memanfaatkan tumbuhan-tumbuhan sebagai obat. Salah satunya adalah
pohon Songga atau Bidara Pahit atau dalam bahasa latinnya disebut strychnos ligustriana BL,
yang sejak lama telah dipakai sebagai obat malaria oleh masyarakat.
Sejak lama, pohon ini terutama kayu dan buahnya dimanfaatkan masyarakat di Bima
dan Dompu sebagai obat tradisional untuk mengobati sakit malaria, panas dingin dan lainlain. "Cara pengobatannya sederhana, buah Songga yang bulat biasanya langsung ditelan dua
hingga tiga biji. Atau, kayunya direndam beberapa waktu bahkan ada yang memasaknya
dengan rempah-rempah, kemudian airnya diminum," Air rendaman ini, rasanya luar biasa
pahit.
Dulu, orang memakan biji songga dalam keadaan sakit atau pun tidak. Tampaknya hal
ini dimaknai sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit. Ia mengatakan, orang dulu
percaya ketika memakan tiga butir biji songga, maka akan terhindar dari penyakit selama
setahun, demikian seterusnya. Bagi mereka yang sakit, termasuk anak-anak, juga tidak lepas
dari pemberian obat tradisional ini, sebagai upaya mengobati penyakit tersebut.
Rasa pahit yang amat sangat dari biji, buah dan kayu songga bisa terasa dalam waktu
yang sangat lama. Maka sebagai penawarnya, biasanya dipakai asam atau bubuk kopi. Rasa

tegak lurus dan biasanya setinggi pohon jeruk. menyebar juga di Rote NTT. Songga adalah tumbuhan sebatang pohon dengan ciri kayu ular yang tegak lurus lazimnya setinggi pohon jeruk. Kayunya berwarna kuning pucat. di Sumatera kayu ini dikenal dengan kayu ular. Di Bima kayu songga banyak terdapat di daerah Kilo. keras dan kuat. namun kedua nama tersebut diduga mempunyai spesies yang sama karena mempunyai eiri-eiri dan manfaat yang sama yaitu sebagai obat demam/obat malaria. kayu ini disebut dengan kayu songa. Pangkal batang dan akarnya agak lebih kuning. "Semua bagian pohon ini pahit dan yang terpahit adalah buah dan akarnya kemudian pangkal batang dan daunnya.. Kayu songga termasuk dalam family Loganiaceae dengan nama botani menurut hasil indentifikasi tim laboratorium botani Pusat Pengembangan dan Penelitian Hutan dan Konservasi Alam yaitu bernama Strychnos iucida R. Kayu ini memiliki istilah yang berbeda-beda disetiap tempatnya.pahit ini tidak bisa hilang jika ditawar dengan gula atau jajanan. Timor dan pulau-pulau yang berdekatan. adalah obat yang rasanya pahit yang biasanya diberikan pada saat mereka terserang panas tinggi yang biasanya diidentifikasi sebagai malaria. Obat Kina merupakan obat modern yang diberikan oleh para mantri. pensiunan Dinas Kehutanan Dompu yang kini menggeluti usaha pembuatan gelas dari kayu songga.. keras dan kuat. sedangkan menurut Heyne (1987) bernama Strychnos lingustrina BL. Pangkal dari batang dan akarnya agak lebih kuning. Seperti halnya di NTB. dikonsumsi oleh masyarakat di Bima dulu. kayu songga bisa ditemui di pesisir Taman Nasional Bali Barat. dan di jawa dikenal dengan dara laut. terutama saat musim hujan tiba. Sedangkan di Dompu masih bisa ditemukan kayu songga di Hu’u dan Manggelewa. Inilah yang membuat anakanak kerap merasa tidak nyaman jika diberi obat songga.2 Pemanfaatan Obat Tradisional Songga (Strychnos Ligustrina) di NTB Pohon songga adalah sebuah pohon dengan ciri-ciri batangnya yang tidak lebih besar dari paha. Kayunya berwarna kuning pucat. Br. bersudut dan berjendul. 1. Di Pulau Sumbawa pohon ini banyak tumbuh terutama di bagian Timur. Batangnya tidak lebih besar dari paha. . Pohon ini tumbuh liar di daratan dan pematang gunung." kata Mustamin. Di Bali. Kayu pahit ini juga dapat ditemui di pulau Jawa bagian timur. Orang Bima sering menyebutnya sebagai obat Kina alami karena rasa pahitnya melebihi pahitnya obat Kina.

ejakulasi prematur. Jenis batuan yang mendominasi adalah andesit dan basalt. Meski sekarang kemajuan teknologi kesehatan dengan beragam obat yang praktis dan mudah. kini telah tergeser oleh kemajuan zaman dan hampir dilupakan. Namun habitat alami kayu songga ini berada di perbukitan NTB. gigitan ular berbisa untuk mengurangi dampak racun gigitan ular berbisa dan lainnya. membuat tidak lagi banyak pengrajin yang bertahan. Di Bima kayu ini bias ditemukan di daerah Kilo. gangguan pencernaan. terdapat unsur zat atau bahan kimia yang dapat berfungsi sebagai pengobatan berbagai penyakit. cacar air. Hanya. Di Bali kayu ini bias ditemukan di pesisir Taman Nasional Bali Barat. badan panas dingin. “Namun. cacing perut. Pohon songga ini biasa tumbuh di daerah pegunungan hingga ketinggian 300 meter diatas permukaan laut. Habitat kayu ini berbatu-batu. kayu ini kini sangat langka. Dari beberapa hasil penelitian yang belum dipublikasikan.Heyne (1987) menjelaskan lebih lanjut tumbuhan songga banyak terdapat di Pulau Flores dan pulau-pulau sekitarnya. darah tinggi. Contohnya di Sumbawa. Sebenarnya banyak pengrajin yang sudah menekuni usaha pembuatan gelas songga ini tapi karena kelangkaan dan dilindunginya jenis kayu songga.98 atau dalam kondisi keasaman sedang. Sedangkan di Dompu bias kita temukan di daerah Hu’u dan Manggelewa. selain itu PH tanah berkisar antara 5. dekat alur sungai.”. masih ada saja orang yang mengonsumsi Songga untuk obat malaria. darah kotor. Batang kayu songga bisa mencapai diameter hingga 30 cm. badan lemah. Kayu ini juga menyebar luas di daerah NTT. Masyarakat terutama para pengrajin belum ada yang membudidayakan kayu jenis ini. jerawat. Nilai ekonomis dari kayu songga sangat potensial. bisul. Mereka hanya membuat gelas songga ketika bahan bakunya ada. diabetes. pohon ini banyak tumbuh terutama dibagian Timur. Dalam kayu songga. kurang darah. penguat lambung. sayang hasil penelitian beberapa pihak ini belum ditandatangani sebagai syarat legalnya hasil penelitian. kurang nafsu makan. Di Jawa kayu ini juga bias kita temukan di daerah jawa bagian timur. kayu songga mengandung zat yang dapat mengurangi atau bahkan menyembuhkan penyakit atau gejala-gejala tubuh yang membuat penderita tidak nyaman seperti malaria. masih menyelamatkan tradisi dan .6-5. sementara ini masih mengeksploitasi bahan baku yang ada saja. Namun. Obat alami yang sangat dipercaya masyarakat dulunya. ketebalan tanah relative tipis (0-30cm). beberapa orang di antaranya. Timor dan sekitarnya.

tidak cocok dengan air panas karena akan menyebabkan keretakan gelas. sisi luar gelas dipernis. gelas songga juga memperhatikan keamanan produk. Rasa pahit sebagai obat tradisionalnya mampu bertahan hingga tiga-enam bulan jika tidak dipergunakan setiap hari. dalam membuat gelas. namun bagian dalamnya dibiarkan alami dan terhindar dari bahan-bahan kimia. Kayu songga ini diolah menjadi gelas untuk mempermudah konsumsi air seduhannya.3 Manfaat Kayu Songga Manfaat . 1. Obat Malaria Hasil riset Dr Aty Widyawaruyanti Apt MSi dan tim dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga di Surabaya. Cara menggunakan gelas songga sebagai obat tradisional sederhana saja.manfaat dari kayu songga ini cukuplah beragam. Gelas songga dibuat dengan berbagai model tergantung pesanan dan juga dengan berbagai ukuran dan ketebalan. Dalam pembuatannya. tidak perlu air panas. salah satu obat tradisional yang masih bertahan di tengah makin majunya ilmu kesehatan dan kedokteran masa kini. rasa pahitnya bertahan hingga satu bulan. Karena jenis kayunya yang keras. Jika di bagian luar gelas diperhalus dan dipercantik dengan pernis. Gelas Songga Gelas songga dibuat dari kayu yang sudah tua.kearifan lokal ini untuk mempertahankan peninggalan nenek moyangnya dalam bidang kesehatan. juga diperhatikan nilai estetika. sedangkan sisi dalamnya dibiarkan alami. Tidak perlu menggunakan air panas. Manfaat dari kayu songga di bidang kesehatan adalah sebagai berikut : 1. . kayu Songga yang fungsinya tetap sebagai obat tradisional yaitu dengan membuat gelas-gelas dari kayu Songga. "Namun. karena bisa menyebabkan gelas cepat retak bahkan pecah. Artinya dari penelitian yang belum dipublikasikan itu terungkap kayu songga potensial sebagai antimalaria. untuk menghindarkan efek kimia. jika dipergunakan tiap hari. Gelas direndam dengan air putih biasa. menyatakan bahwa senyawa strichnine ekstrak kayu songga memiliki aktivitas antiplasmodium sehingga dapat menghambat pertumbuhan parasit di dalam sel darah merah. walaupun berfungsi sebagai obat. dalam waktu 5 menit rasa pahitnya akan terasa maksimal. Gelas songga. 2.

Satu-satunya keterangan tentang khasiat kayu songga untuk menyembuhkan demam dipaparkan dalam buku Tanaman Berguna Indonesia karangan K. 5. Lama – kelamaan jaringan kista yang tumbuh . Memperbaiki sistem saraf pusat Doktor farmasi dari Universitas Montpellier I Perancis membuktikan sewaktu menjalani program doktoral pada 1976—1978 dengan disertasi mengenai khasiat kayu ini terhadap perbaikan sistem saraf pusat. Hasilnya pemberian konsentrasi 20% sebanyak 5 ml/kg bobot badan (bb) memberikan efek terbesar penurunan gula darah sebesar 43. Yang disebut terakhir banyak dijumpai di saluran pernapasan dan kulit manusia. kawasan Indocina. 15. Penurunan itu terjadi setelah 5 jam konsumsi. itu menjelaskan ekstrak metanol dan butanol pada Strychnos nux-vomica bisa menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus dan Salmonella. Riset memakai kelinci itu menguji pengaruh konsentrasi (5.3. Penyembuhannya singkat hanya 3 hari. herbalis di kota Jogyakarta. Penelitian lain oleh Dediwan dan rekan dari Divisi Riset dan Teknologi PT Kimia Farma mengungkapkan senyawa alkaloid spesies lucida mempunyai sifat antimikrob terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Staphylococcus aureus. arbutin. dan 20%) rebusan kayu songga. kandungan zat antiradang dalam kayu songga memperbaiki jaringan yang rusak. Atasi diabetes Belum banyak riset yang mengungkapkan khasiat kayu songga sebagai penurun gula darah. Heyne. Menurut Lina Mardiana. India. kayu ular mengandung strychnine.96%. alkaloid serta zat pahit. kayu songga berguna untuk memperbaiki sistem saraf pusat. dan Malaysia. kumarin. India. Di sana disebutkan kayu bidara laut yang mengandung senyawa strychnine mujarab mengobati demam. Obat Tifus Riset Gnanavel dan rekan dari Departemen Botani dan Mikrobiologi AVVM Sri Puspham College di Tamil Nadu. Satu-satunya riset yang sejauh ini bisa diperoleh adalah penelitian Supriadi dari Jurusan Farmasi Universitas Hasanuddin pada 1986. yang rusak akibat kanker. pada 2012 mengungkapkan senyawa strichnine pada bidara bersifat antibakteri. 10. Penelitian yang memakai spesies nux-vomica yang penyebarannya di Srilanka. Obat kista Riset Dediwan K dan rekan-rekan dari divisi Riset dan Teknologi PT Kimia Farma menunjukkan. 6. 4.

Akar : Sakit perut Direbus. direbus. kulit. Kulit : Obat sakit gigi Dimasukkan ke gigi berlubang yang sakit. 8. 6. Kulit : Obat luka luar Ditumbuk lalu dioleskan ke bag ian yang luka 4.3 biji/hari. Berikut beberapa contoh penjelasan bagian tanaman. Kulit : Obat usus Kulit songga dicampur akar Tamba. buntu. Biji : Pegallinu Diminum 2-3 biji 1 x Ihari 9. . airnya 1 gelas diminum sebelum sara~an. semua bagian dari pohon ini pun dapat kita manfaatkan. Biji : Mencegah malaria Dikonsumsi 3 biji untuk satu tahun ke depan 7. daun. gigi berlubang. Batang: Obat Malaria Batang direbus. Manfaat dari kayu songga ini sangatlah banyak. 2. Biji : Obat Mencret Dikonsumsi 2 biji satu kali minum. air 1 gelas diminum 3 x/hari. kegunaan beserta prosedur pemakainan : 1. 3.tidak pada tempatnya itu tidak memperoleh suplai darah sehingga mengempis dan kembali normal dengan sendirinya. batang. airnya diminum 3 x sehari. bunga hingga buah dan biji bisa kita gunakan atau manfaatkan. 5. Biji : Obat Malaria Dikonsumsi 2 . sampai sembuh. mulai dari akar.

Manfaat buah ini sebagai obat kudis. luka bakar.7 cm. 4. 3. panjang mahkota 1 cm. tannin. BUAH & BIJI Musim buah pada pohon songga adalah pada bulan Juni-Agustus. diuretic dan hipoglikemik. BUNGA Bunga songga memiliki kelopak sekitar 0. ruam. 2. DAUN Daun songga memiliki manfaat antelmintik atau anticacing dan antioksidan. batang mengandung senyawa alkaloid. ketombe dan campuran untuk tambal gigi. kanker payudara dan keputihan. pegal linu dan malaria. antinyeri. usus buntu.1 cm dan bermanfaat untuk mengobati penyakit diare.1 cm. 5. antipiretik. Memiliki efek antiradang. brusin.1. Sedangkan biji nya memiliki diameter 0. . Daun banyak digunakan sebagai bahan baku kosmetik. striknin dan steroid. benangsari bunga songga berada di bagian dalam tabung dengan tangkai sari yang pendek serta kepala sari mempunyai panjang 0. Manfaat dari batang ini adalah mengatasi sakit gigi. KULIT BATANG Diameter batang mencapai 30cm.13 cm. Bentuknya bulat dan berdiameter 2-3 cm dan berwarna merah ketika matang. dan tabungnya sekitar 0. namun akar ini mampu mengatasi diare. kusta dan luka.3 Bagian-Bagian Pohon Songga 1. diabetes. AKAR Akar songga sangatlah pahit rasanya.

3). 5). 4). 2). Obat malaria. batang. Kayu songga juga banyak manfaatnya yaitu sebagai : 1). 6). . Kista. Memperbaiki sistem saraf pusat. kulit.4 Kesimpulan Kayu songga merupakan tanaman tradisional yang berkhasiat dari Nusa Tenggara Timur yang terdapat banyak dikawasan hutan Kabupaten Bima dan Dompu. Masyarakat disana telah mengenal kayu songga sudah sejak lama dan di wariskan secara turun temurun. bunga.1. buah dan biji juga bisa digunakan atau dimanfaat untuk obat-obatan. Selain itu. Penduduk disana memanfaatkan kayu songga dengan menjalakan pengobatan yang berbasis kearifan lokal atau pengobatannya masih dengan cara tradisional. Obata tifus. daun. Atasi diabetes. Gelas songga. mulai dari akar.

2015.html).id/2015/01/kayusonggapohon-songgaadalahsebuah_31. Kayu Songga dan Manfaatnya.Daftar Pustaka Nikita Shanti Dewi.html).blogspot. Jakarta Selatan: PT AgroMedia Pustaka.co. H & Suharmiati. Manfaat Produk Kayu Songga. Mengatasi Penyakit pada Anak dengan Ramuan Tradisional.co. Jakarta Selatan: PT AgroMedia Pustaka. (online). diunduh pada 13/04/2016. 2012. Maryana.id/2012/10/kayusongga. 2003. . L & Maryani Herti. (http://soeryana. Handayani. diunduh pada 13/04/2016. (http://nikkitaworlds.blogspot. (online). Soeryana. Jakarta Selatan. 2003. Tanaman Obat untuk Mengatasi Penyakit pada Usia Lanjut.

Related Interests