PEDOMAN PENGORGANISASIAN

INSTALASI LABORATORIUM
1. BAB I
PENDAHULUAN
Rumah sakit sebagai salah satu institusi pemberi pelayanan publik, pelayanan
yang diberikan rumah sakit adalah pelayanan kesehatan. Berdasarkan Peraturan
Menteri Kesehatan No. 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah
Sakit, rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna, salah satunya adalah pelayanan
medis. Selain pelayanan medis umum, pelayanan medis juga ditunjang dengan
pelayanan penunjang yang salah satunya adalah pelayanan laboratorium.
Instalasi Laboratorium adalah salah satu bagian pelayanan penunjang medis
yang memiliki peran penting bagi sebuah rumah sakit karena laboratorium bertugas
melakukan uji dan memberikan hasil tentang kondisi pasien. Dalam pemberian
pelayanan penunjang kepada pasien, Instalasi Laboratorium bekerja sama dengan
instalasi pelayanan penunjang lainnya, seperti rawat jalan, bedah sentral, dll.
Sebagai salah satu inti pelayanan yang diberikan rumah sakit kepada publik,
perlu adanya pengelolaan Instalasi Laboratorium agar dapat menjalankan fungsinya
demi tercapainya visi misi rumah sakit. Baik buruknya pemberian pelayanan
laboratorium akan mempengaruhi kepuasan pasien dan akreditasi rumah sakit. Oleh
karena itu diperlukan proses manajemen Instalasi Laboratorium untuk menciptakan
pelayanan yang berkualitas dan menghasilkan kinerja prima dalam mencapai visi dan
misi rumah sakit.
Pencapaian visi dan misi Rumah Sakit melalui pengelolaan pelayanan optik
memerlukan sebuah pedoman pengorganisasi yang digunakan sebagai acuan dalam
pengelolaan pelayanan

laboratorium yang ada di rumah sakit. Pedoman

pengorganisasian penting bagi unit kerja maupun rumah sakit karena dapat
memperjelas batas-batas stratejik dan operasional dalam unit kerja sesuai dengan visi
misinya.

2. BAB II
GAMBARAN UMUM
2.1. Sejarah Rumah Sakit
Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur awalnya adalah Balai Kesehatan
Mata Masyarakat yang didirikan untuk menjembatani pelayanan kesehatan
masyarakat dasar (Puskesmas) dan pelayanan kesehatan masyarakat spesialistik mata
(Community Opthalmology), disamping untuk menjembatani kesenjangan antara

terutama yang disebabkan oleh katarak termasuk didalamnya pengurangan backlock katarak.kebutuhan pelayanan medis spesialistik dengan jumlah serta sebaran sarana yang ada. Pelaksanaan pelatihan tenaga kesehatan di bidang kesehatan mata masyarakat. Tugas Pokok dan Fungsi Rumah Sakit a. Pelaksanaan kegiatan pengamatan terhadap masalah kesehatan mata. . 8. Pelaksanaan upaya rujukan kesehatan mata.Jenis kegiatan / Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat terbagi menjadi 3 kegiatan besar. 3. dan yang ketiga Kegiatan Tambahan. 909 / Menkes / SK /VIIII / 2001 tanggal 4 April 2001 tentang pengalihan kelembagaan beberapa Unit Pelayanan Teknis (UPT) dilingkungan Departemen Kesehatan menjadi perangkat daerah.2. Untuk menyelenggarakan tugas pokok UPT RSMM mempunyai fungsi yaitu : 1. 7. Pada Tahun 2014. peran serta masyarakat dann pelayanan kesehatan mata keliling. 5. 2. Pelaksanaan pengobatan mata spesialistik secara massal. Berdasarkan Keputusan Menkes No. Pelaksanaan upaya pencegahan terhadap timbulnya penyakit mata dan kebutaan melalui penyuluhan. UPT Rumah Sakit Masyarakat Jawa Timur Surabaya mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kesehatan di bidang upaya penanggulangan penyakit mata secara menyeluruh beserta sistem rujukannya dengan berorientasi pada masyarakat dan kelayakan kemampuan ekonomi. Pelaksanaan upaya peningkatan kesehatan mata masyarakat. Pelaksanaan kegiatan penunjang kesehatan mata (laboratorium kesehatan mata). Pelaksanaan upaya pemulihan fungsi mata melalui koreksi optic dan rehabilitasi. yang kedua Kegiatan Manajemen. 2. juga menanggulangi angka kebutaan yang tinggi yang merupakan masalah kesehatan masyarakat. Diharapkan penyerahan pengelolaan BKMM ke pemerintah daerah mampu menjawab berbagai permasalahan secara lebih kongkrit. pertama Kegiatan Medis Teknis dan Keperawatan Serta Kesehatan Masyarakat. Balai Kesehatan Mata Masyarakat telah resmi menjadi Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur sehingga bisa lebih meningkatkan kualitas layanan kesehatan mata kepada masyarakat Jawa Timur. 6. gangguan fungsi penglihatan dan kebutaan. 4. berdasarkan kebutuhan dan tuntutan masyarakat Jawa Timur. b.

Menurunkan prevalensi penyakit Katarak. c. penyusunan program dan laporan. Meningkatkan sarana dan prasarana UPT RSMM sesuai standar minimal. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan teknologi tepat guna dalam bidang kesehatan mata. efektif dan efisien secara paripurna dalam mengatasi masalah kesehatan mata masyarakat. 3. Mengembangkan jejaring kemitraan. Menrunkan prevalensi penyakit Retina Diabetik. Tujuan 1. b. Pelaksanaan urusan tata usaha. 11. Menurunkan prevalensi penyakit Glaukoma.1. c. Professional Falsafah UPT Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur Surabaya adalah a. Kerjasama tim e. Pelayanan terbaik (kesediaan untuk melayani) f. 3. 10. Visi Visi Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur adalah “Menjadi Rumah Sakit Mata Masyarakat Bertaraf Nasional”. Transparan c.3. Meningkatkan profesionalisme Sumber Daya Manusia. Pelayanan spesialistik mata masyrakat. Memperhatikan kelayakan kemampuan ekonomi masyarakat. 5.4. NILAI DAN TUJUAN RUMAH SAKIT 3.9. Meningkatkan kesadaran sikap dan perilaku masyarakat terhadap kesehatan mata. paripurna. Falsafah Nilai Nilai-nilai dasar UPT Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur Surabaya merupakan nilai dasar yang terdapat dalam setiap diri individu yang merupakan semangat untuk mewujudkan visi yaitu: a. professional dan 2. b. . Misi a. 4.2. 3. FALSAFAH. Meningkatkan pelayanan kesehatan mata yang bermutu. BAB III VISI. Kejujuran b. 7. 6. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan mata yang bermutu. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas 3. MISI. koordinasi. Menyelenggarakan manajemen yang transparan dan akuntabel. Pelayanan kesehatan mata berstandar guna peningkatan kualitas pelayanan. pendidikan dan penelitian dengan lembaga dan institusi terkait dalam penanganan kesehatan mata. Integritas d. 3.

19611008 198711 2 001 . Rawat Darurat Inst. Ambulance Inst. Bedah Sentral Inst. Rawat Jalan Inst. Farmasi Inst. Pengolahan Data. BAB IV STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT STRUKTUR ORGANISASI UPT Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur 2016 Kepala UPT RSMM Jawa Timur SPI Komite Medik Tim Peningkatan Mutu RS Seksi Pelayanan Medis Instalasi Penunjang Medis Instalasi Medis dan Klinis Inst.4. Laboratorium Inst. Gas Medik Inst. Rawat Inap Inst. DYAH WIRYASTINI. CSSD Seksi UKM dan Litbang Komite Keperawatan Sub Bagian Tata Usaha Umum PK RS Kemitraan Pemasaran Kehumasan Pencatatan. Gizi Inst. MARS Pembina Tingkat I NIP. dan Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Pengembangan SIM RS SDM Perencanaan dan Evaluasi Program Keuangan Pengelolaan Asset Kepala UPT Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur Pemeliharaan Sarana Tata Kelola Organisasi dan Perundangundangan Penyehatan dr. Optik Inst. Diagnostik dan Radiologi Inst. Rekam Medis Inst. Pelaporan.

3. Pengelolaan program pelayanan penunjang medis 5. dan evaluasi program pelayanan medis.1. pelaksanaan. Misi 5. monitoring.2. Konsep pembinaan dan penataan pegawai 8. Visi 5. rawat jalan. Kepala Seksi Pelayanan Nama Jabatan : Kepala Seksi pelayanan Hasil Kerja : 1. BAB VII URAIAN JABATAN 1. rawat inap. Jadwal rencana kegiatan 2. MISI. Pengelolaan program Pelayanan 4. Pengelolaan data informasi 6. DAN TUJUAN INSTALASI LABORATORIUM 5. Arahan Program kegiatan Pelayanan 3. keperawatan dan penunjang. BAB V VISI.Jenazah Inst. BAB VI STRUKTUR ORGANISASI INSTALTASI LABORATORIUM Kepala UPT RSMM Jawa Timur Kepala Seksi Pelayanan Medis Instalasi Laboratorium Pranata Laboratorium Kesehatan 7. Linen dan Laundry 5. pelayanan kamaroperasi serta pelayanan lainnya sesuai kebutuhan dan perkembangan di masyarakat . 2. Tujuan 6. Mengelolah kegiatan pelayanan medis yang meliputi pelayanan gawat darurat. Menyusun perencanaan. Pengelolahan peningkatan mutu pelayanan 7. Laporan pelaksanaan kegiatan Uraian Tugas : 1.

Pendidikan dan Latihan : .Menyusun konsep-konsep naskah dinas : Pernah menduduki jabatan struktural eselon IV/a yang berbeda d. Ketepatan waktu dan kebenaran penyelesaian tugas. Bakat : V = Kemampuan untuk memahami kata-kata dan menggunkannya secara efektif.Teknis/Fungsional : 1. III .Manajemen Penyusunan Program . Ketrampilan f.Merencanakan Program Kegiatan . Terlaksananya program kerja dan kegiatan di Tata Usaha 2. 4. Mengelolah data dan informasi yang berkaitan dengan pelayanan medis. pelayanan kamar operasi serta pelayanan keperawatan lainnya sesuai kebutuhan dan perkembangan di masyarakat 4. berbicara dan menulis (mengarang) .Manajemen Pengadaan Barang/Jasa . 3.Manajemen Kearsipan : . Analisa jabatan 2. Pengalaman kerja g.Menganalisa dan Mengevaluasi data dan informasi .3. Pengetahuan e. Peningkatan displin kerja dan keharmonisan suasana kerja Wewenang Syarat Jabatan :: a. Mengelolah kegiatan pelayanan keperawatan yang meliput asuhan keperawatan dan atau asuhan kebidanan dalam pelayanan gawat darurat. Pangkat / Golongan : Penata / III/c b. Pendidikan Formal : Sarjana c.Manajemen Program . Analisa Kompetensi Jabatan : . pelayanan keperawatan dan penunjang Tanggung Jawab : 1.Manajemen kediklatan . Keamanan perangkat kerja dan kerahasiaan hasil kerja.Pimpinan : Dilkat Pim Tk.Mengelola SDM . Mengkoordinasi kegiatan peningkatan mutu pelayanan medis. Syarat Kondisi Fisik : Sehat Jasmani dan rohani h.Mengelola Anggaran . keperawatan dan penunjang 5.Menjalin hubungan komunikasi . rawat insetif. rawat jalan. rawat inap.Manajemen Perkantoran .

Mempersiapkan Kegiatan Laboratorium Kesehatan a. h. Menyususn rencana tahunan c. Mempersiapkan pasien. Temperamen : P = Kemampuan menyesuaikan diri dalam berhubungan dengan orang lain R = Kemampuan menyesuaikan diri untuk kegiatan berulangulang. Mempersiapkan pengiriman spesimen/sample rujukan g. Mewarnai sediaan sitologi/histopatologi . Mempersiapkan peralatan untuk pemeriksaan spesimen sederhana. c. Pranata Laboratorium Kesehatan Nama Jabatan : Pranata Laboratorium Kesehatan Hasil Kerja : Hasil pemeriksaan laboratorium Uraian Tugas : 1. Mewarnai sediaan n. Melaksanakan Pemeriksaan Laboratorium Kesehatan a. Minat : 1a. Memasang peralatan untuk pemantauan kualitas lingkungan di lapangan. konkrit dan teratur j. Menyususn rencana triwulan d. i. e. k. Mengambil sample dengan tindakan sederhana. Menyusun rencana 5 tahunan b. j. Membuat sedaiaan sitologi/ histopatologi m. Kegiatan yang berhubungan dengan komunikasi data 3a. Kegiatan rutin. d. Membuat sediaan l. kontinu 2.Q = Kemampuan untuk megetahui adanya perbedaan dan huruf dan angka/ketelitian i. Mempersiapkan bahan penunjang untuk pemeriksaan spesimen secara sederhana. Mengambil sample di lapangan secara sederhana/khusus. Melakukan penanganan dan pengolahan spesimen secara sederhana. Mempersiapkan peralatan dan bahan penunjang untuk pengambilan spesimen/sample. f. Menyusun rencana bulanan 2. Menerima sample (spesimen). b.

Melakukan pemeriksaan spesimen / sample secara titrasi. Melakukan pemeriksaan spesimen / sample secara elektrometri/setara t. g. Melaksanakan pemantapan kualitas pemeriksaan a. Melakukan pemeriksaan sediaan sederhana secara mikroskopik. Merakit komponen prototipe alat pengolahan air dan limbah i. j. u. Melakukan pemeriksaan dengan aglutonasi kualitatif dan kuantitatif. Memelihara/merawat hewan percobaan k. b. v. Melaksanakan penanganan peralatan dan bahan penunjang laboratorium kesehatan a. Melakukan pemeriksaan spesimen / sample dengan metode cepat. y. Melakukan sterelisasi dan disinfeksi. . Mengamati dan mengatur aliran pada instalasi pengolahan air dan limbah. b. Memusnahkan sisa spesimen/sampel dan bahan penunjang. Melaksanakan Pembinaan Teknis ke Laboratorium a. c.Melakukan pencatatan hasil pemeriksaan umum dan khusus. Memelihara fungsi peralatan laboratorium sederhana. Melakukan pemeriksaan spesimen / sample secara reaksi/setara. Melakukan pemeriksaan spesimen / sample secara fotometri/setara aa. Menguji alat secara sederhana 5. q. Melakukan supervisi di laboratorium lain di luar kota tentang teknis ke laboratorium sederhana. d. Melakukan pemeriksaan spesimen/sample secara makroskopis dan atau organoleptik s. Menerima atau mengeluarkan peralatan/bahan penunjang. 4. Melakukan supervisi di laboratorium lain di dalam kota tentang teknis ke laboratorium sederhana. Melakukan perbaikan peralatan laboratorium sederhana. e.o. Memelihara peralatan laboratorium. Melakukan penanganan dan pengolahan spesimen/ sample secara sederhana p. l. Melakukan ekstraksi untuk pemeriksaan toksikologi dan kimia lingkungan secara manual/elektrik. f. Mengamati kerja peralatan pemantau kualitas lingkungan. Melakukan pemurnian untuk pemeriksaan toksikologi dan kimia lingkungan r. 3. Melakukan pemeriksaan spesimen / sample secara gravimetri/setara. Membuat komponen prototipe alat pengolahan air dan limbah h. Melakukan pencatatan dan pelaporan persediaan dan kondisi peralatan dan atau bahan penunjang. w. x. z.

Rawat Jalan .Teknis/Fungsional d. Kegiatan yang berhubungan dengan : benda dan obyek R = Kemampuan menyesuaikan diri untuk kegiatan berulang-ulang.Pimpinan . Ketrampilan f. Syarat Kondisi Fisik h. d. tangan dan jari secara cepat dan tepat i. Tanggung Jawab Wewenang Syarat Jabatan a. Mengajar teori kelaboratorium pada pelatihan tingkat dasar. BAB VIII TATA HUBUNGAN KERJA Inst. Rekam Medis Instalasi Laboratorium Inst. Minat j. Bedah Sentral Inst. Pendidikan Formal c. Mengajar praktikum pada pelatihan tingkat dasar. Temperamen : C = Kemampuan untuk membedakan warna 1a. Pengetahuan e. Diagnostik dan Radiologi Inst. kontinu 8. Bakat : Kerahasiaan hasil tes laboratorium pasien :: : : : : : : : : : : Pengatur / II/c Analis Kesehatan / Analis Medis Macam-macam tes laboratorium Sehat Jasmani dan rohani K = Kemampuan untuk mengkoordinasikan mata. Pangkat / Golongan b. Pengalaman kerja g.c. Rawat Inap Inst. Pendidikan dan Latihan .

Rapat Insidentil Rapat insidentil diselenggarakan sewaktu-waktu bila ada masalah baru atau sesuatu hal yang perlu dilakukan pembahasan segera.9. Analisa Kompetensi Jabatan 1 DIII Refraksionis Opstisien - 1 Nama Jabatan Kepala Pelayanan Seksi Refraksionis Opstisien 10. BAB XII PERTEMUAN/RAPAT Rapat berkala terdiri dai rapat rutin dan rapat insidentil.00 . Evaluasi kinerja mingguan b. BAB IX POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL Pendidikan Sertifikasi Jumlah Kebutuhan Sarjana Analisa jabatan. 1. BAB XIII PELAPORAN Terdapat dua jenis pelaporan yaitu : 1.selesai Tempat: Ruang Pertemuan Lantai II RSMM Jawa Timur Surabaya Peserta : Seluruh pegawai Unit Instalasi Rawat Darurat RSMM Materi : a. Rapat Rutin Rapat rutin diselenggarakan pada : Waktu : Setiap Jumat tiap minggunya Jam : 13. Rekomendasi 2. Masalah dan pemecahannya c. BAB XI KEGIATAN ORIENTASI Hari ke- Materi Waktu Metoda Penanggung Jawab 11. Laporan tahunan . Laporan bulanan 2.

Related Interests