LAPORAN PRAKTIKUM

FISIKA LANJUTAN
Modul 8
Torsional Oscillator

Hari/tanggal
Nama praktikan
NPM
Rekan kerja
NPM rekan kerja
Nama Asisten

: Rabu, 26 Oktober 2016
: Citra Puspita Pebriani
: 1406529191
: Indradi
: 1406601630
: Stevy

Laboratorium Fisika Lanjutan – Departemen Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Indonesia
Depok
2016

Sebagai partikel. foton yang berinteraksi dengan material memberikan energi sebesar : h dalam persamaan tersebut merupakan konstanta planck (h = 6. h B. Voltmeter.s) yang ditemukan oleh fisikawan berkebangsaan Jerman bernama Max Planck dalam fenomena radiasi benda hitam dan efek fotolistrik.s = 4. Secara mekanika klasik fenomena radiasi benda hitam ini dapat dijelaskan menggunakan teori termodinamika dan gelombang elektromagnetik.1357 x 10-15 eV. Tujuan Percobaan : • Mempelajari karakteristik LDR (Light Dependence Resistor) • Menentukan konstanta Planck. Alat-alat  1 Power Supply sebagai sumber tegangan  1 Hambatan geser  1 Perangkat black box yang terdiri dari Lampu dan LDR  3 Multimeter yang berperan sebagai Amperemeter. Teori Dasar Foton merupakan radiasi gelombang elektromagnetik yang ditinjau sebagai partikel pada saat terjadi interaksi dengan materi. Hal ini sesuai dengan teori dualisme gelombang.6261 x10-34 J. Namun teori mekanika klasik tersebut tidak dapat menjelaskan fenomena ini secara sempurna. dan Ohmmeter  Filter warna o Kuning (λ = 5760 Å) o Merah (λ = 6331 Å) o Biru (λ = 4400 Å) o Abu-abu (transmitansi berkurang 51.2%) C.KONSTANTA PLANCK A. Dan efek fotolistrik dapat dijelaskan dengan hukum momentum dan gelombang elektromagnetik. Seperti misalnya pada radiasi benda hitam Rayleigh-Jeans yang masih menggunakan konsep mekanika kuantum berasumsi bahwa besar kerapatan energi per frekuensi (u) adalah sebagai berikut : . yaitu gelombang dapat ditinjau sebagai gelombang atau partikel.

Perbandingan hasil perhitungan teori Rayleigh-Jeans dan Planck Jika V adalah tegangan yang melewati lampu maka energi yang dilewatkan adalah : Jika persamaan tersebut di subtitusi dengan maka menjadi . Berbeda dengan Rayleigh-Jeans yang hanya menggunakan hukum-hukum pada mekanika klasik. Berikut merupakan persaan kerapatan energi per frekuensi (u) Planck : Jika perhitungan teori Rayleigh-Jeans dan Planck dibandingkan dalam satu grafik maka hasilnya menjadi seperti berikut : Gb 1. Max Planck menggunakan konsep mekanika kuantum dengan berasumsi bahwa radiasi dengan panjang gelombang ν hanya bisa diserap atau dipancarkan dalam bentuk kuanta (paket-paket gelombang) dari energi yang diberikan sebesar E = hν. Perhitungan dari teori Rayleigh-Jeans menghasilkan intensitas yang mendekati tak hingga jika panjang gelombang semakin kecil sehingga teori Rayleigh –Jeans ini tidak cocok untuk kasus 0 < λ < λImaks. jika persamaan tersebut dinyatakan dalam grafik maka hasil nya tidak benar – benar sesuai dengan data yang didapatkan saat eksperimen (data empiris).Namun.

Dan grafik nya menjadi Untuk dapat menentukan besar konstanta planck pada grafik disamping maka dari persamaan kita ambil gradiennya h= yang mana e/c merupakan nilai yang sudah diketahui yaitu sama dengan 5. 3. dan multimeter. Memutar tombol pengatur tegangan hingga terbaca 5 volt pada voltmeter. Mencatat tegangan (V). Menunggu selama 1-1. arus (A). arus (A). 7.33 x 10-28 Cs/m D. dan hambatan (Ω) pada setiap peningkatan tegangan dengan skala 0. Menyalakan power supply saat posisi nol. 5. Menggeser hambatan pada posisi semula (tegangan 5 volt). Jangan lupa untuk menjaga tegangan pada nilai konstan selama 30 detik sebelum mencatat data. 8. Mengukur hambatan lampu dengan memberikan tegangan kecil (sekitar 1-100 mV) kemudian mencatat nilai arus dan tegangan yang terbaca pada lampu. Mencatat tegangan (V). Percobaan 2 1. . hambatan geser. 6. 4. 9. 2. Prosedur Percobaan Percobaan 1 : Mengukur hambatan lampu 1. Mengukur hambatan lampu secara langsung menggunakan multimeter.5 menit dan menjaga tegangan pada voltmeter tetap 5 volt. lalu mencatat hambatan pada multimeter. 2. power supply. Memastikan tombol pengatur tegangan pada power supply berada pada posisi nol. dan hambatan (Ω). Menggeser hambatan perlahan-lahan sehingga tegangan pada voltmeter bertambah. Menghubungkan black box yang dalam keadaan tertutup.5 volt hingga didapat minimal 10 variasi data.

13. dan biru. Membuka black box dan menambahkan filter abu-abu kemudian mengulangi langkah no. Jelaskan apa yang dimaksud black body! Black body adalah benda yang menyerap semua radiasi yang datang padanya. Sebutkan aumsi – asumsi yang digunakan oleh Rayleigh-Jeans dan Planck dalam menjelaskan radiasi benda hitam! Rayleigh-Jeans : jika ada kumpulan partikel dengan partikel tertentu maka rapat energi per frekuensinya akan mengikuti teori ekuipartisi (T ~ kT). 12. Pada masing-masing suhu hanya terdapat satu jenis panjang gelombang yang dominan (yang paling besar) dan panjang gelombang (warna cahaya tampak) itulah yang terlihat oleh mata kita ketika logam dipanaskan dengan suhu Tn. 4-9. Setelah selesai melakukan praktikum. Planck : energi tidak bersifat kontinu melainkan diskrit dan energi dipancarkan atau diserap dalam bentuk kuanta (paket-paket gelombang atau partikel). 11. lalu mematikan semua multimeter. pastikan tombol pengatur tegangan pada power supply berada pada posisi nol. Gambarkan dan jelaskan grafik radiasi spektral dari benda hitam! Gb . Mengulangi langkah 10 dengan menggunakan filter merah. Partikel bermuatan hanya dapat memancarkan atau menyerap energi jika besar energinya memenuhi persamaan berikut : 3. Tugas Pendahuluan 1. Mematikan power supply saat posisi nol. 2. E. grafik radiasi spektra pada benda hitam Pada grafik diatas menunjukkan beberapa spektra yang terbentuk ketika logam dipanas dengan T (suhu) yang berbeda.10. kuning. .

Jelaskan karakteristik dari LDR serta filamen lampu! LDR (Light Dependent Resistor) adalah resistor yang besar hambatannya bergantung pada cahaya. dan begitupun sebaliknya. . Jika cahaya yang mengenai LDR semakin terang maka semakin rendah hambatan yang dimilikinya.4.