BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
UU No. 20 Th. 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, BAB I Pasal 1
ayat 1 menyatakan bahwa Pendidikan adalah “usaha sadar dan terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya, masyarakat, bangsa dan negara” dan pasal
5 ayat 1 menyatakan bahwa “setiap warga mempunyai hak yang sama untuk
memperoleh pendidikan yang bermutu”, serta pasal II ayat 1 menyatakan
“Pemerintahan Nasional dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan
kemudahan, serta menjamin terselenggarakannya pendidikan yang bermutu bagi
setiap warga negara tanpa diskriminasi” (Republika, 2009)
Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Ini
dibuktikan antara lain dengan data UNESCO (2000) tentang peringkat Indeks
Pengembangan Manusia (Human Development Index), yaitu komposisi dari
peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan per kepala yang
menunjukkan, bahwa indeks pengembangan manusia Indonesia makin menurun.
Di antara 174 negara di dunia, Yunan Shalimow (2008) mengatakan Indonesia
menempati urutan ke-100, dan sebelumnya pada tahun 2005 Indonesia menempati
urutan ke 110 dari 177 negara, dengan indeks 0,697 (Anonim, 2000)
Menurut survei Political and Economic Risk Consultant (PERC), kualitas
pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Posisi
Indonesia berada di bawah Vietnam. Data yang dilaporkan The World Economic
Forum Swedia (2000), Indonesia memiliki daya saing yang rendah, yaitu hanya
menduduki urutan ke-37 dari 57 negara yang disurvei di dunia. Dan masih
menurut survai dari lembaga yang sama Indonesia hanya berpredikat sebagai
1

2

follower bukan sebagai pemimpin teknologi dari 53 negara di dunia (Anonim,
2000)
Kualitas pendidikan Indonesia yang rendah itu juga ditunjukkan data
Balitbang (2003) bahwa dari 146.052 SD di Indonesia ternyata hanya delapan
sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Primary Years
Program (PYP). Dari 20.918 SMP di Indonesia ternyata juga hanya delapan
sekolah yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Middle Years
Program (MYP) dan dari 8.036 SMA ternyata hanya tujuh sekolah saja yang
mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Diploma Program (DP) (Zaifbio,
2009).
Pendidikan berasal dari kata “didik”, lalu kata ini mendapat awalan mesehingga menjadi “mendidik” artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam
memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntunan dan
pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran (Kamus Besar Bahasa
Indonesia). Selanjutnya pengertian “pendidikan” menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia ialah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok
orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan
pelatihan. Peningkatan mutu pendidikan dirasakan sebagai suatu kebutuhan
bangsa yang ingin maju. Dengan keyakinan, bahwa pendidikan yang bermutu
dapat menunjang pembangunan disegala bidang. Oleh karena itu, pendidikan
perlu mendapat perhatian yang besar agar kita dapat mengejar ketinggalan di
bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang mutlak kita perlukan untuk
mempererat pembangunan dewasa ini. Karena itu pendidikan yang bermutu perlu
mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah (Anonim, 2009).

3

Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah
masalah efektifitas, efisiensi dan standardisasi pengajaran. Hal tersebut masih
menjadi masalah pendidikan di Indonesia pada umumnya. Adapun permasalahan
khusus dalam dunia pendidikan yaitu: 1). Rendahnya sarana fisik, 2). Rendahnya
kualitas guru, 3). Rendahnya kesejahteraan guru, 4). Rendahnya prestasi siswa,
dalam hal ini adalah daya ingat yang rendah. 5). Rendahnya kesempatan
pemerataan pendidikan, 6). Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan,
7). Mahalnya biaya pendidikan.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor utama
yang diperlukan dalam melaksanakan pembangunan nasional. Hal ini tercermin
dalam tujuan utama pembangunan nasional yaitu peningkatan sumber daya
manusia yang dilakukan secara berkelanjutan (Azrul Azwar, 2005).
Belajar adalah proses memperoleh arti-arti dan pemahaman-pemahaman
serta cara-cara menafsirkan dunia di sekelilingnya dalam rangka mengembangkan
kemampuan seseorang (Syah,Muhibbin.Psikologi Pendidikan.2010). Segala
macam proses belajar tersebut selalu melibatkan memori. Untuk menyimpan hasil
belajar atau informasi yang kita peroleh agar dapat digunakan kembali suatu saat
maka informasi tersebut harus disimpan dalam memori. Daya ingat merupakan
perwujudan belajar sebab merupakan unsur pokok dalam berpikir asosiatif.
Berpikir asosiatif adalah berpikir dengan cara mengasosiasikan sesuatu dengan
lainnya serta merupakan proses pembentukan hubungan antara rangsangan dengan
respon hubungan asosiatif yang amat dipengaruhi oleh tingkat pengertian atau
pengetahuan yang diperoleh dari hasil belajar. Jadi, siswa yang telah mengalami
proses belajar akan ditandai dengan bertambahnya simpanan materi (pengetahuan

4

dan pengertian) dalam memori serta meningkatnya kemampuan menghubungkan
materi tersebut dengan situasi atau stimulus yang sedang ia hadapi.
Proses belajar manusia terjadi seumur hidupnya, dan hanya akan terhenti
jika individu tersebut telah meninggal. Dalam hidupnya manusia belajar mengenai
sesuatu secara informal, formal dan non formal. Proses belajar secara formal,
terdiri dari berbagai tingkat atau jenjang pendidikan. Jenjang pendidikan secara
formal yang ada di Indonesia seperti yang disebutkan dalam Sprijanto (2007),
yaitu prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan seterusnya.
Usia anak adalah periode yang sangat menentukan kualitas seorang
manusia dewasa nantinya. Saat ini masih terdapat perbedaan dalam penentuan
usia anak. WHO memberi batasan anak usia sekolah adalah anak dengan usia 6-12
tahun. Masa usia sekolah merupakan usia “pertengahan tahun” masa kanak-kanak.
Menurut UU no 20 tahun 2002 tentang Perlindungan anak yang dikatakan masuk
usia anak adalah sebelum usia 18 tahun dan yang belum menikah. American
Academic of Pediatric tahun 1998 memberikan rekomendasi yang lain tentang
batasan usia anak yaitu mulai dari fetus (janin) hingga usia 21 tahun. Batas usia
anak tersebut ditentukan berdasarkan pertumbuhan fisik dan psikososial,
perkembangan anak, dan karakteristik kesehatannya.
Proses belajar berhubungan erat dengan intelektual dan daya ingat
seseorang. Sementara itu penelitian Purwadi (2009) menunjukkan bahwa
modalitas belajar individu berpengaruh terhadap kemampuannya mengingat
materi yang telah disampaikan. Serta pada dasarnya ingatan merupakan sesuatu
yang dapat membentuk jati diri manusia dan membedakan manusia dan makhluk

5

hidup lainnya. Ingatan memberi manusia kemampuan mengingat masa lalu dan
perkiraan pada masa depan (Syah,Muhibbin.2010). Banyaknya rangsangan yang
diperoleh sebagai hasil dari belajar yang optimal, salah satunya ditentukan oleh
seberapa kuat daya ingat anak. Tak heran jika daya ingat menjadi salah satu
indikator kecerdasan, selain konsentrasi dan daya nalar.
Kemampuan

untuk

mengingat

sangat

penting

dilatih

guna

mempersiapkan diri anak untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Dengan kemampuan mengingat yang baik, anak akan lebih mudah menangkap,
memahami, dan menerima pelajaran di sekolah nantinya. Daya ingat juga berguna
untuk membangun kemandirian dan rasa percaya diri anak.
Selain itu, Gangguan terhadap daya ingat sangatlah bermasalah bagi
kesehatan, apalagi kalau sampai dibiarkan berlarut-larut, kita tentu tahu penyakit
yang bernama Alzheimer, penyakit yang menyerang daya ingat atau memori,
terutama memori jangka pendek dan dapat menyebabkan kepikunan. Penyakit ini
memang lebih cenderung menyerang lansia yang berusia diatas 60 tahunan, dan
penyakit ini sering menyebabkan kematian, penyakit ini sangatlah mengganggu
kesehatan. Apabila permasalahan daya ingat tidak ditangani sedini mungkin, bisa
saja di hari tua kita akan terkena Alzheimer. Menurut Cindy Lestari (2007)
Penyakit Alzheimer adalah salah satu penyakit yang digolongkan dalam kelompok
demensia, atau dalam bahasa awam dikenal sebagai “pikun”. Meskipun penyakit
ini sangat jauh masa kejadiannya dibandingkan dengan tingkatan anak SD yang
umurnya masih sangat muda, tetapi perlu kita ketahui lebih baik mencegah dari
pada mengobati, paling tidak kita pernah melakukan suatu upaya untuk suatu

6

pencegahan penyakit Alzheimer ini, apalagi bila upaya pencegahan dan pelatihan
ini kita lakukan secara kontinue, pastilah ada hasil yang bermanfaat dihari tua
kita. Alzheimer atau kepikunan merupakan salah satu bentuk demensia yang
paling sering ditemukan di klinik. Demensia adalah gejala kerusakan otak yang
mengganggu kemampuan seseorang untuk berpikir, daya ingat, dan fungsi
berbahasa (Cindy Lestari, 2007).
Berdasarkan keterangan diatas perlulah upaya kita untuk melatih atau
mempertajam daya ingat sedini mungkin, karena bila sejak kecil daya ingat telah
dilatih, maka proses berpikir didalam otak akan terbiasa dalam mengingat hal-hal
yang kecil bahkan sampai hal-hal yang sifatnya sangat penting ataupun besar.
Secara fisiologis, ingatan adalah hasil dari perubahan kemampuan penjalaran
sinaptik dari satu neuron ke neuron berikutnya, sebagai akibat dari aktivitas neural
sebelumnya. Perubahan ini menghasilkan jaras-jaras baru atau jaras-jaras yang
terfasilitasi untuk membentuk penjalaran sinyal-sinyal melalui lintasan neural
otak. Jaras yang baru atau yang terfasilitasi disebut jejak-jejak ingatan (memory
traces). Jaras-jaras ini penting karena begitu jaras-jaras ini menetap/ada, maka
akan diaktifkan oleh benak pikiran untuk menimbulkan kembali ingatan yang ada
(Guyton and Hall, 2008).
Untuk melatih daya ingat anak yang baik serta meningkatkan kecerdasan
otak anak, dapat dilakukan dengan cara melakukan latihan otak atau olahraga
otak. Karena dengan latihan otak, maka neuron akan membentuk lebih banyak
jaras-jaras baru. Semakin banyak terbentuknya jaras di otak, maka akan semakin
banyak informasi dan pengetahuan yang dapat disimpan di dalam memori. Tetapi

kerja otak kanan maupun kiri harus seimbang. muda atau tua untuk mengoptimalkan kemampuan belajarnya (Dennison. mengingat semua orang ingin mempunyai kesempatan belajar tanpa memandang batas usia. Salah satu masalah belajar pada anak yaitu mengalami kesulitan dalam mengingat sering muncul disebabkan karena kebanyakan anak bahkan orang dewasa hanya menggunakan otak kiri saja dan jarang menggunakan otak kanan. Salah satu latihan tersebut bisa dengan melakukan latihan senam otak yang mana senam ini bisa mengoptimalkan fungsi otak. Di dalam Brain Gym (senam otak) mengajarkan gerakan-gerakan yang mudah diingat dan dilakukan serta dapat membantu banyak orang. otak belakang/batang otak dan otak depan/frontal lobes (dimensi pemfokusan) serta sistem limbis/misbrain dan otak besar/cerebral cortex (dimensi pemusatan). Baik itu otak kanan dan otak kiri (dimensi lateralitas). Di dalam senam otak . Untuk itulah latihan senam otak diciptakan karena gerakangerakan pada senam otak mempunyai manfaat yang sangat banyak bagi kerja otak yang optimal. Namun akhirnya senam otak ini lebih dikembangkan tanpa membedakan usia.7 sebaliknya. Latihan senam otak akan dapat membantu menyeimbangkan fungsi otak. 2008). Latihan senam otak dipelopori oleh Dennison dan dibuat dalam bentuk Edu-K (Educational Kinestology). Padahal untuk mencapai fungsi otak yang maksimal. jika otak tidak sering dilatih maka jaras-jaras yang sudah terbentuk dalam otak dapat menjadi tidak berfungsi. Awal mula senam otak ini dulunya memang hanya dilakukan untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus atau anak-anak yang mengalami kesulitan di dalam konsentrasi dan belajar.

yaitu keterlambatan belajar. Gerakan senam otak dilakukan beberapa menit saja sudah dapat meningkatkan energi dan memberikan kesegaran mental sepanjang hari.8 terdapat gerakan-gerakan terkoordinasi yang dapat menstimulasi kerja otak sehingga lebih aktif. IPS 60. Pkn 60. yang nilai rapor siswanya di bawah kriteria ketuntasan minimal. Pada dasarnya.2008). Hasil yang kurang memuaskan karena daya ingat siswa rendah. Bahasa Inggris 60 dan siswa yang mendapat ranking 1 pun nilainya tidak jauh ada di atas rata-rata. 4. dimana anak tersebut selalu bermain dan tidak konsentrasi dalam menerima dan mengingat pelajaran. dimana kriteria ketuntasan minimal adalah: Agama 65. IPA 58. Melalui observasi dan keterangan dari guru sekaligus wali kelas dari kelas 3 SDN Margaluyu 2 bahwa Rata-rata prestasi anak kelas 3 paling rendah diantara kelas 1. SBK 60. Matematika 55. Bahasa Sunda 60. Siswa yang nilai mata . 5 dan 6 karena kurangnya kemampuan menangkap dan mengingat apa yang diajarkan. Serta terdapat 2 orang anak yang tidak naik kelas. Disamping itu. ada 4 orang anak yang mengalami gangguan dalam belajar. didapat dari hasil rapor para siswa kelas 3 pada semester 1. Bahasa Indonesia 63. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan pada tanggal 12 Januari sampai dengan tanggal 15 Januari 2011 di SDN Margaluyu 2 Ciamis Jawa Barat didapatkan data bahwa jumlah siswa kelas 3 di SDN Margaluyu 2 adalah 31 siswa yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 16 siswa laki-laki. Olah raga 70. 2. Tetapi pelaksanaan latihan senam otak juga dapat dilakukan secara teratur selama satu sampai dua minggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam mencapai perilaku tertentu (Dennison.

rendah < 60. Di sekolah inipun telah dilaksanakan beberapa kegiatan yang dapat memaksimalkan fungsi otak anak kelas 3 di SDN Margaluyu 2 yaitu dengan mengadakan kegiatan terapi bermain. Namun pelaksanaan senam otak yang dapat mengoptimalkan fungsi otak terutama meningkatkan daya ingat anak belum pernah dilaksanakan di SDN Margaluyu 2 ini karena belum dikenalnya senam otak oleh para guru dan siswa di SDN Margaluyu 2 tersebut. Selain itu gerakangerakan pada senam otak tidaklah sulit untuk didapat atau dilaksanakan sehingga semua anak dapat menggunakan atau melakukan senam otak ini dimanapun dan kapanpun tanpa harus dibantu oleh instruktur. Selain itu. B. Dengan harapan bahwa senam otak akan dapat membantu meningkatkan daya ingat pada anak atau siswa kelas 3 di SDN Margaluyu 2 sehingga para siswa akan dapat meningkatkan kualitas belajar dan prestasi anak. maka peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian mengenai “ Pengaruh Senam Otak Terhadap Kemampuan Daya Ingat Anak Usia Sekolah Kelas 3 Di SDN Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat “. dan 8 orang dengan kemampuan daya ingat yang baik. Rumusan Masalah .9 pelajarannya di bawah rata-rata ada 13 siswa dari 31 siswa. terapi musik dan belajar diluar kelas sebagai sarana hiburan dan keakraban bagi siswa. 18 orang dengan daya ingat cukup. dari hasil observasi pertama kali dengan menggunakan instrument penelitian MMSE (Mini Mental Scale Examination) didapatkan hasil sebanyak 5 orang dengan kemampuan daya ingat yang buruk. Nilai rata-rata di kelas yang digunakan oleh Sekolah adalah sebagai berikut : tinggi 80-100. sedang 6079. Berdasarkan penjelasan singkat diatas.

Tujuan Umum Mengetahui pengaruh senam otak terhadap kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. Ruang Lingkup Penelitian 1. Variabel Penelitian Variable independent atau variabel bebas di dalam penelitian ini adalah pelaksanaan senam otak sedangkan variable dependent atau variabel terikat penelitian ini adalah kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 Sekolah Dasar. Tujuan Penelitian 1. Subyek Penelitian Subyek penelitian terdiri dari semua anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. . Diketahuinya kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat sebelum dilakukan senam otak secara teratur. 2. Tujuan Khusus a. D.10 Berdasarkan uraian singkat dari latar belakang masalah. maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut : “ Adakah pengaruh senam otak terhadap kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat? ” C. 2. 3. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan selama periode bulan Maret-April 2011 dengan mengambil lokasi di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat.

E. c.11 b. Diketahuinya pengaruh senam otak terhadap kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat setelah dilakukan senam otak secara teratur. Pelaksanaan senam otak yang dilaksanakan secara teratur dengan dibantu tenaga kesehatan khususnya perawat akan dapat membantu dalam pencapaian hasil yang lebih maksimal. Bagi Guru di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi Guru di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat di dalam peningkatan kualitas belajar dan prestasi anak khususnya dalam meminimalkan terjadinya penurunan atau kesulitan daya ingat dengan . 2. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Praktis a. Manfaat Bagi Ilmu Keperawatan Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan di dalam penerapan pelaksanaan asuhan keperawatan pada anak dengan didapatkannya suatu bukti bahwa pelaksanaan senam otak pada anak dapat meningkatkan daya ingat. Diketahuinya kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat setelah dilakukan senam otak secara teratur.

d. F. c. Bagi STIKES SURYA GLOBAL Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pustaka di Stikes Surya Global Yogyakarta serta sebagai pedoman bagi peneliti-peneliti berikutnya. Bagi Anak Usia Sekolah Di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat Hasil penelitian ini akan sangat bermanfaat bagi anak karena dapat memberikan suatu informasi tentang bagaimana menghindari kesulitan mengingat agar dapat meningkatkan kualitas serta prestasi belajar.12 cara meningkatkan daya kerja otak sehingga diharapkan berguna bagi peningkatan kualitas belajar anak. Bagi Peneliti Lain Hasil dari penelitian tentang pengaruh senam otak terhadap peningkatan daya ingat pada anak usia sekolah kelas 3 ini diharapkan dapat memberikan masukan sebagai acuan penelitian lebih lanjut tentang tingkat kemampuan mengingat pada anak yang dapat meningkatkan kualitas belajar dan prestasi anak. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian True . terdapat beberapa penelitian terdahulu yang berhubungan dengan penelitian ini. Dari beberapa referensi yang pernah Peneliti baca antara lain : 1. b. Penelitian yang dilakukan oleh Sumarsih (2007) mengenai “ Pengaruh Senam Otak Terhadap Daya Ingat Anak Usia Sekolah umur 10-12 tahun di SD Muhammadiyah Ambarketawang III Gamping Sleman Yogyakarta”. Keaslian Penelitian Menurut yang Peneliti ketahui.

Sampel dari penelitian ini adalah anak usia sekolah umur 10-12 tahun yang duduk di kelas V di SD Muhammadiyah III Gamping Sleman Yogyakarta. Sedangkan peneliti menggunakan populasi penelitian seluruh siswa kelas 3 SD. Kemudian dilanjutkan dengan Simple Random Sampling untuk menentukan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Sampel dari penelitian ini adalah anak usia sekolah kelas 4 dan 5 di SDN 1 Ngebel Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh senam otak dengan daya ingat anak usia sekolah umur 10-12 tahun di SD Muhammadiyah Ambarketawang III Gamping Sleman Yogyakarta. Perbedaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah pada populasi dari penelitian yaitu seluruh siswa kelas V SD umur 10-12 tahun. Kemudian . Penelitian yang dilakukan oleh Noermalasari (2008) mengenai “ Pengaruh Senam Otak Terhadap Indeks Prestasi Siswa Kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar Negeri 1 Ngebel Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta “. Besarnya kelompok perlakuan adalah 20 orang sedangkan untuk kelompok kontrol 20 orang. Persamaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah samasama meneliti pengaruh senam otak terhadap daya ingat anak usia sekolah. 2. Analisa data yang digunakan adalah uji t-test. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling dan didapat 32 responden. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasy Experimental dan dengan rancangan penelitian Control Group Pretest-Postest. Teknik pengambilan Sampel dengan Purposive Sampling dan didapat 40 responden.13 Experimental dan dengan rancangan penelitian Control Group PretestPostest.

Analisa data yang digunakan adalah Paired Sample t-test dan Independent Sample t-test. Perbedaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah pada variabel terikat yaitu indeks prestasi siswa kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar. Persamaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama meneliti tentang pengaruh senam otak. dengan metode non probability. Sedangkan variabel terikat pada penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah daya ingat anak usia sekolah kelas 3 SD.14 dilanjutkan dengan simple random sampling untuk menentukan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Menggunakan jenis penelitian quasi eksperimental design dengan rancangan penelitian pretest-postest. 3. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa tidak ada pengaruh senam otak terhadap indeks prestasi anak usia sekolah kelas 4 dan 5 di SDN Ngebel 1 Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta. Instrumen yang digunakan adalah MMSE (Mini Mental State Examination) dan pengkajian aktivitas sehari-hari. Kelompok diberikan perlakuan senam otak selama 2 kali dalam 2 minggu. Besarnya kelompok perlakuan adalah 16 orang sedangkan untuk kelompok kontrol 16 orang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal di Panti Wredha Budhi Dharma Yogyakarta yang berjumlah 60 Lansia yang terdiri dari 43 Perempuan dan 13 Laki-laki. Teknik Pengambilan Sampel adalah teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian yaitu bahwa ada perbedaan bermakna sebelum dan sesudah dilakukan senam otak (Brain . Penelitian yang dilakukan Pratiwi (2008) mengenai “Pengaruh Senam Otak (Brain Gym) Terhadap Kemampuan Daya Ingat Pada Lanjut Usia Di Panti Wredha Budhi DharmaYogyakarta”.

Persamaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah samasama meneliti tentang pengaruh senam otak terhadap daya ingat. Hasil dari penelitian yaitu bahwa terdapat pengaruh senam otak terhadap tingkat kecepatan.15 Gym). dan kerapian tulisan. Penelitian yang dilakukan Triandini (2009) mengenai “ Pengaruh Senam Otak Terhadap Keterampilan Menulis Pada Anak Prasekolah Di TK Primagama Kawi Malang “. Persamaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah samasama meneliti tentang pengaruh senam otak. Instrumen yang digunakan adalah menyalin teks lirik lagu “Balonku” dengan indicator penilaian berdasarkan kecepatan menulis. kerapian dan keterampilan menulis pada anak prasekolah. ketepatan bentuk huruf. 4. Perbedaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah pada populasi dari penelitian yaitu seluruh lansia yang tinggal di Panti Wredha Budhi Dharma Yogyakarta yang berjumlah 60 Lansia sedangkan peneliti menggunakan populasi penelitian seluruh siswa kelas 3 SD. Perbedaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah pada variable dependent atau variabel terikat yaitu Keterampilan Menulis Pada Anak Prasekolah sedangkan variable dependent atau variabel terikat pada penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah Daya Ingat Anak Usia Sekolah Kelas 3 SD. . Menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan two group pretest-postest design yaitu TK Primagama Kawi Malang sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah subjek 27 anak dan di TK PKK Bandulan Malang sebagai kelompok kontrol dengan jumlah subjek 27 anak.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal di Panti Wredha Unit Budi Luhur Kasongan Bantul Yogyakarta. Perbedaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah pada populasi dari penelitian yaitu seluruh lansia yang tinggal di Panti Wredha Unit Budi Luhur Kasongan Bantul Yogyakarta sedangkan peneliti menggunakan populasi penelitian seluruh siswa kelas 3 SD. 6. Teknik pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling. Menggunakan jenis penelitian pre eksperimental dengan rancangan penelitian eksperimen one group pretestpostest design. Latihan senam otak dibantu oleh asisten dan petugas panti selama dua minggu dengan kuantitas latihan dilakukan 4-5 kali dalam seminggu selama 10-15 menit setiap pagi dan sore. Kelompok subjek diobservasi terlebih dahulu sebelum dilakukan senam otak kemudian diobservasi lagi setelah senam otak dilaksanakan. Penelitian yang dilakukan Paramitha (2009) mengenai “ Pengaruh Pelaksanaan Latihan Senam Otak (Brain Gym) Terhadap Daya Ingat Lansia Demensia Di Panti Sosial Tresna Wredha Unit Budi Luhur Kasongan Bantul Yogyakarta “. Hasil dari penelitian yaitu bahwa senam otak dapat meningkatkan daya ingat lansia demensia. Penelitian yang dilakukan Iqbal (2009) mengenai “ Pengaruh Senam Otak Terhadap Peningkatan Kemampuan Koordinasi Motorik Pada Anak . Persamaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama meneliti tentang pengaruh senam otak terhadap daya ingat.16 5. Setelah itu dilakukan pengukuran kemampuan daya ingat lansia dengan menggunakan instrument MMSE (Mini Mental Scale Examination).

Hasil dari penelitian yaitu latihan senam otak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan koordinasi motorik pada anak tunagrahita ringan. Persamaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah samasama meneliti tentang pengaruh senam otak. Menggunakan jenis penelitian quasy-experiment dengan one group pretest-posttest design. .17 Tunagrahita Ringan Di SMPLB-SMALB-C YPLB/SLB Cipaganti “. Perbedaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah pada variable dependent atau variabel terikat yaitu Koordinasi Motorik Pada Anak Tunagrahita Ringan Di SMPLB-SMALB-C YPLB/SLB Cipaganti sedangkan variable dependent atau variabel terikat pada penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah Daya Ingat Anak Usia Sekolah Kelas 3 SD. Dengan rincian 5 orang siswa SMPLB-C dan 5 orang siswa SMALB-C. Populasi dalam penelitian ini adalah 10 siswa SMPLB-SMALB-C YPLB/SLB Cipaganti Bandung.

Gerakannya berupa gerakan menyilang. atau orang gerak jalan dimana ketika tangan kanan maju langsung diikuti oleh langkah kaki kiri ke depan. maka otak diaktifkan pada tiga dimensi. pemfokusan-pemahaman. Senam Otak (Brain Gym) merupakan salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan dan mengoptimalkan kerja otak adalah dengan melakukan gerak dan latihan otak sehat (GLO). yakni melakukan gerakan yang bisa merangsang seluruh bagian otak untuk bekerja. yakni Lateralitaskomunikasi. Senam otak merupakan latihan yang terangkai dari gerakan tubuh yang dinamis. yang memungkinkan didapatkan keseimbangan aktivitas kedua belahan otak secara bersamaan. Dennison sejak tahun 1970. Landasan Teori 1. Paul E. Lateralitas-Komunikasi .18 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Dengan senam otak. Senam Otak (Brain Gym) Brain Gym atau senam otak adalah program pelatihan untuk otak yang dikembangkan oleh Dr. Dennison. dan pemusatan-pengaturan. PhD dan Gail E. seperti pundak kanan di dorong ke arah kiri depan dan sebaliknya atau gerakan bayi merangkak. a. Bisa juga tangan kanan dan tangan kiri bersamaan mengggambar apa saja di kertas asalkan bentuknya simetris kiri dan kanan. Metode yang dipakai untuk melakukan senam otak adalah Edu-K (Educational Kinosiology) atau pelatihan gerakan.

Bila keterampilan ini sudah dikuasai. Garis tengah partisipasi adalah garis bayangan vertikal di tengah tubuh tergantung partisipasi batin pada suatu kegiatan apakah seseorang berada di depan atau belakang garis tersebut. c. Fokus Fokus merupakan kemampuan menyeberangi “garis tengah partisipasi” yang memisahkan bagian belakang dan depan tubuh. Ketidakmampuan mengakibatkan apa yang untuk disebut “ketidakmampuan belajar” (learning disable) atau disleksia. Sementara.19 Laterasi (sisi) tubuh manusia dibagi dalam sisi kiri dan sisi kanan. dengan dua belahan otak dari kedua jurusan : kiri ke kanan atau kanan ke kiri. “kurang pengertian”. Murid yang mengalami fokus kurang (underfocused) disebut “kurang perhatian”. atau “hiperaktif”. simbol tertulis (misal tulisan). b. yang merupakan kemampuan dasar kesuksesan menyeberangi garis tengah akademik. Gerakan yang membantu melepaskan hambatan fokus adalah aktivitas integrasi depan/belakang. Pemusatan . “terlambat bicara”. orang akan mampu memproses kode linier. sebagian lain adalah anak-anak yang terlalu mengalami fokus lebih (overfocused) dan berusaha terlalu keras. Sifat ini memungkinkan dominasi salah satu sisi misalnya menulis dengan tangan kanan atau kiri dan juga untuk integrasi kedua sisi tubuh (bilateral integration) yaitu untuk menyebrangi garis tengah tubuh untuk bekerja di “bidang tengah”. Ketidaklengkapan perkembangan reflex menghasilkan ketidakmampuan untuk secara mudah mengekspresikan diri sendiri dan ikut aktif dalam proses belajar. dan juga bagian belakang (occipital) dan depan otak (frontal lobe).

Volume sel otak terdiri lebih dari 5 milyar sel sedangkan yang digunakan adalah 1% sampai 2. memikirkan hal-hal atau ide. konsepkonsep yang positif serta bertindak positif . menulis. terdiri dari tiga dimensi dengan bagian-bagian yang saling berhubungan sebagai satu kesatuan. Ketidakmampuan untuk mempertahankan pemusatan ditandai oleh ketakutan yang tak beralasan. olahraga dan sebagainya. Apa yang dipelajari benar-benar harus dapat dihubungkan dengan perasaan dan memberi arti. Upaya untuk mengoptimalkan sel otak harus disertai dengan asupan gizi yang cukup dan seimbang. cenderung bereaksi “berjuang atau melarikan diri” atau ketidakmampuan untuk merasakan atau menyatakan emosi. Otak manusia digambarkan seperti hologram.20 Pemusatan merupakan kemampuan untuk menyeberangi garis pisah bagian atas dan bawah otak. bagian tengah sistem limbis (mid-brain) yang berhubungan dengan informasi emosional serta otak besar (cerebrum) untuk berpikir yang abstrak. Mengoptimalkan sel otak yang paling baik adalah dengan meningkatkan aktivitas otak dengan cara selalu berpikir positif. membaca. baik itu berpikir. Gerakan yang membuat sistem bahan menjadi relaks dan membantu menyiapkan murid untuk mengolah informasi tanpa pengaruh emosi negatif disebut pemusatan atau bertumpu pada dasar yang kokoh.5% dari jumlah total sel tersebut. 1) Mengoptimalkan Fungsi Otak dengan Senam Otak Pada prinsipnya dasar latihan otak adalah ingin otak tetap bugar dan mencegah pikun. bekerja. Untuk lebih mengoptimalkan sel otak maka perlu diberikan rangsangan dengan berbagai macam aktivitas.

Kemampuan otak mana yang lebih bekerja pada seseorang dapat dilihat dari dominasi kemampuan mana yang lebih banyak dilakukan (keluargasehat. kemampuan merasakan. memadukan dan ekspresi tubuh (menari. otak hanya terpakai 20% dan 80% lainnya belum terungkap. Seumur hidup manusia menurut penelitian. kemampuan menulis dan membaca serta sebagai pusat matematika. Bagi para manula senam otak bisa membantu menunda penuaan dini dalam arti menunda pikun atau perasaan kesepian yang biasanya menghantui para manula. meningkatkan . Sebenarnya senam otak bisa digunakan untuk semua golongan usia. Pada otak kanan juga terletak kemampuan intuitif. Kebanyakan manusia lebih banyak menggunakan otak kiri dalam melakukan segala hal ataupun memikirkan semua tentang dirinya. Otak adalah satu-satunya organ yang kecanggihannya menurut para peneliti lebih canggih dari tata surya di alam lain. berkomunikasi.woodpress. mulai dari bayi hingga para manula. serta pengendalian emosi. menyanyi). 2) Gerak Latihan Otak (GLO) / Brain Gym Melalui perkembangan pengetahuan. Namun fungsinya berbeda. interaksi dengan manusia lain. Sebenarnya otak kiri berfungsi dalam hal logika. Hal tersebut dibuktikan melalui berbagai penelitian bahwa gerakan-gerakan tertentu dapat mempengaruhi kerja otak. Sedangkan otak kanan berfungsi dalam hal sosialisasi.com).21 (http://ayobangkitindonesiaku. dari sinilah akhirnya senam otak mulai dipopulerkan sebagai salah satu terapi yang mana dapat membantu kerja otak untuk lebih seimbang antara kanan dan kiri. rasio.com-idionline). Sedangkan bagi anak-anak senam otak ini bisa membantu meningkatkan kecerdasan anak.

. sindrom pada bayi dan gangguan kemampuan belajar. gangguan emosional. gangguan pemusatan perhatian. Active.22 kepercayaan diri. lalu diputar sambil kaki disilangkan. Caranya dengan menggerakkan tangan kanan bersamaan dengan kaki kiri dan sebaliknya. d) Positive: yaitu dengan melakukan gerakan kait relaks (hook ups). yaitu: a) Energetic: untuk bersikap energik diperlukan pendukung berupa air putih minimal 125 cc. Berguna untuk menyalurkan oksigen ke otak dan melarutkan garam sehingga mengoptimalkan fungsi energi listrik di dalam tubuh. c) Active: dilakukan dengan cara gerakan silang (cross crawl). Daerah yang dipijat adalah titik dua jari di bawah tulang selangka (clavikula) dengan satu tangan dan tangan lainnya menggosok daerah pusar. Latihan senam otak yang dilakukan selama 15-20 menit sekali latihan ini akan membantu untuk lebih mengoptimalkan kerja otak. tangan disilangkan dengan jempol dibagian bawah. menangani anak yang mengalami masalah dalam proses belajar mengajar. Clear dan Energetic). Sebelum melakukan senam otak anak harus melakukan beberapa hal yang dikenal dengan istilah PACE (Positive. Selain itu senam otak juga sering digunakan untuk terapi beberapa gangguan pada anak-anak seperti hiperaktif. b) Clear: untuk menjernihkan diperlukan pemijatan pada daerah saklar otak (brain button). "Gerakan PACE ini membantu mengurangi kecemasan anak dan membuat anak berada dalam kondisi yang santai”.

2008). . Dengan adanya senam otak diharapkan kemampuan daya ingat anak menjadi lebih baik bahkan meningkat dari sebelumnya.23 Gerakan-gerakan yang mudah dan sering dilakukan yaitu water (air). melihat. (3) Kita semua mengalami kesulitan belajar selama kita telah belajar dan bergerak (Dennison. Gerakan menyeberangi garis tengah (gerakan menyilang) berpusat pada keterampilan yang diperlukan untuk gerakan bagian tubuh kanan dan kiri dengan melewati bagian tengah tubuh. a) Untuk gerakan lateralitas-komunikasi (dimensi otak kiri-otak kanan) gerakan yang diperlukan adalah gerakan Cross Crawl atau gerakan menyilang. Latihan Brain Gym ini didasarkan pada tiga hal pokok yang sederhana yaitu : (1) Belajar adalah kegiatan yang alami dan menyenangkan yang terus terjadi sepanjang hidup. (2) Kesulitan Belajar adalah ketidakmampuan mengatasi stress dan keraguan dalam menghadapi suatu tugas baru. bergerak dan sikap positif. cros crawl (gerakan silang). think of X (membayangkan huruf X). belly breathing (pernafasan perut) dan kait relaks. Gerakan-gerakan dalam Brain Gym ini merupakan rangkaian gerakan sebagai usaha alternatif alami yang sehat untuk menghadapi ketegangan dan tantangan pada diri sendiri dan orang lain. Gerakan ini menyangkut mendengar. menulis. Selain itu latihan senam otak dapat memperlancar aliran darah dan oksigen ke otak. Manfaatnya adalah dapat mengoptimalkan kemampuan belajar. 3) Gerakan-Gerakan Senam Otak (Brain Gym) Gerakan-gerakan yang terdapat dalam latihan senam otak adalah gerakan-gerakan yang sederhana yang mudah untuk dilakukan.

gerakkan tangan dan kaki yang berlawanan sampai batas regangan maksimal (gerakan silang untuk fokus). Gerakan menyeberangi garis tengah membantu mengintegrasikan penglihatan dengan kedua mata (binocular). menempelkan stiker warna atau pita pada tangan dan kaki yang . Di dalam Brain Gym terdapat beberapa gerakan menyilang atau menyeberangi garis tengah (the midline movement). gerakan silang dengan mata tertutup atau meniru gerakan berenang silang bermanfaat untuk menambah keseimbangan. pendengaran dengan kedua telinga (binaural) serta sisi kiri dan kanan dari otak dan badan.24 Garis tengah vertikal tubuh adalah acuan penting yang diperlukan untuk semua kemampuan dua sisi tubuh. gerakan tangan dan kaki yang berlawanan arah. (1) Gerakan Silang (Cross Crawl) Latihan silang ini dengan menggerakan secara bergantian pasangan kaki dan tangan yang berlawanan. sentuhlah kaki yang berlawanan lewat belakang tubuh. meloncat sedikit antara setiap gerakan silang (skipacross) terutama berguna untuk pemusatan dan mengurangi stress mata. Gerakan silang mengaktifkan hubungan kedua sisi otak dan merupakan gerakan pemanasan untuk semua keterampilan yang memerlukan penyeberangan garis tengah bagian lateral tubuh. seperti pada gerak jalan di tempat. Gerakan silang (Cross Crawl) mempunyai beberapa variasi yaitu: gerakan silang sambil duduk (dengan menggunakan tangan dan kaki yang berlawanan). lakukan gerakan silang secara perlahan.

kemudian di atas meja sehingga gerakan dihubungkan dengan menulis. melakukan 8 tidur sambil bersenandung dapat membuat lebih rileks. yang memisahkan wilayah lingkaran kiri dan kanan dan dihubungkan dengan garis yang tersambung. dengan pita atau di atas aneka permukaan seperti pasir. seberangi titik tengah dan ke kanan atas. Gerakan variasi di dalam gerakan lazy 8 yaitu: mengikutsertakan proses pendengaran dan berikan aba-aba untuk gerakan dengan mengatakan “ke kiri atas dan memutar. gambar 8 tidur di udara. (2) Laxy 8 (8 tidur) Menggambar 8 tidur atau simbol “tak terhingga” memungkinkan untuk menyeberangi garis tengah visual tanpa berhenti dengan demikian mengaktifkan mata kanan dan kiri. saling melewati kemudian ke atas dan melingkar. Gerakan tangan secara perlahan sambil memperhatikan bidang penglihatan kiri dan kanan gerakkan lebih cepat dengan membayangkan bekas gambaran tangan. 8 energi yaitu mengayunkan kedua tangan secara bersamaan ke bawah. secara bertahap kecilkan angka 8. kertas atau papan tulis.25 berlawanan sebagai petunjuk bagi anak-anak. gerakan silang dengan berbagai musik dan irama. putar ke bawah dan kembali ke tengah”. (3) Coretan Ganda (Double Doodle) . melakukan gerakan dengan mata tertutup untuk meningkatkan rasa kinestetik 8 tidur. mulai dengan diatas berbagai macam permukaan yang luas sejajar muka. Angka 8 digambar dalam posisi tidur dengan titik tengah yang jelas.

lakukan coretan ganda di udara dengan bahu. Coretan ganda paling baik dikerjakan dengan otot utama lengan dan bahu. Variasi dari gerakan double doodle ini yaitu: melanjutkan dari papan besar ke kertas lebih kecil yang ditempel di meja atau di lantai. Ketika merasakan perbedaan antara kiri dan kanan. (4) Abjad 8 (Alphabet 8s) . seseorang akan menempatkan dirinya dipusat sehingga gerakan ke luar atau ke dalam . maka saat menggambar dan menulis. melakukan coretan ganda di udara dalam kegiatan berkelompok. gunakan alat tulis lain untuk melakukan coretan ganda. siku. selalu dihubungkan dengan pusat tersebut. ke atas atau ke bawah. ke atas. Melakukan gerakan ini dengan memandu “ke luar. coretan ganda dengan menyentuhkan jari yang berbeda ke ibu jari (melepaskan ketegangan pada ibu jari/jari telunjuk). pergelangan tangan atau kaki (melepaskan ketegangan).26 Coretan ganda adalah kegiatan menggambar di kedua sisi tubuh yang dilakukan pada bidang tengah untuk menunjang kemampuan agar mudah mengetahui arah dan orientasi yang berhubungan dengan tubuh. Berdiri di belakang murid. tuntut lengan dan tangannya melakukan beberapa gerakan sederhana. coretan ganda berlipat ganda (quadroodle doodle) yaitu coretan ganda tangan dan kaki pada saat yang bersamaan. ke dalam dan ke bawah” sehingga akan terbentuk gambar segi empat dengan kedua tangan bersamaan. Ajarkan untuk mengacu pada garis tengah sebagai penunjuk arah.

yang sering timbul sebagai reaksi terhadap bunyi atau gerakan bibir yang berlebihan sewaktu membaca dalam hati. batang tubuh. kinestetik perabaan dengan mengatakan untuk setiap huruf “naik.27 Abjad 8 mengadaptasi bentuk 8 tidur sebagai tempat meletakkan huruf kecil dari a ke t. lakukan gerakan dengan mata tertutup sambil bersenandung. apabila abjad 8 sudah cukup dilakukan dengan gerakan dan integrasi otot-otot utama. (5) Gajah (The Elephant) Gerakan gajah mengaktifkan bagian dalam telinga untuk keseimbangan dan kesetimbangan yang lebih baik juga mengintegrasikan otak untuk mendengar dengan kedua tangan. telusuri huruf di pasir atau pada jenis-jenis permukaan lainnya untuk merasakan arah dan bentuk alirannya. Variasi gerakan di dalam gerakan abjad 8 ini yaitu: ikut sertakan integrasi pendengaran. . lanjutkan abjad 8 dalam ukuran yang lebih kecil (sebesar ukuran tulisan tangan). membuat relaks otot-otot tengkuk yang tegang. Pada gerakan gajah. putar dan turun” atau “turun. Banyak huruf mulai atau berakhir dengan menulis garis ke bawah. tulis huruf-huruf yang diejan dari kata-kata dalam bentuk abjad 8. kiri atau kanan dari garis tengah. penglihatan. Setiap huruf secara jelas ditempatkan pada salah satu sisi. Aktivitas ini mengintegrasikan gerakan yang menyangkut pembentukan huruf-huruf. naik dan putar”. memampukan penulisnya untuk menyeberangi garis tengah visual tanpa mengalami kebingungan.

lakukan 8 tidur dengan putaran kecil dari sisi satu ke . Variasi yang kedua yaitu dengan menggerakan kepala menuju satu posisi yang tegang. Napas dalam beberapa kali. Tidak disarankan memutar kepala hingga ke belakang. Seluruh tubuh ikut bergerak. Kepala diputar di posisi depan saja. Bila gerakan ini dilakukan sebelum membaca dan menulis.28 kepala. terletak pada suatu pilar yang bagus. Variasi dari gerakan gajah yaitu: dapat melakukan gerakan dengan duduk. Buatlah lingkaran kecil dengan kepala. lengan. Buatlah lingkaran yang sangat kecil dengan dagu. agar dapat menentukan titik keseimbangan yang tepat. bukan hanya lengan. dengan mengarahkan lengannya ke wilayah penglihatan yang lain (jauh ke kiri atau kanan. setengah lingkaran dari kiri ke kanan dan sebaliknya. ke atas atau bawah) sambil mengendorkan bagian-bagian yang tegang. dengan fokus mata melewati tangan. dan tangan bekerja sebagai satu kesatuan. Bayangkan kepala seperti patung cantik dengan keseimbangan yang sempurna. (6) Putaran Leher (Neck Rolls) Putaran leher menunjang relaksnya tengkuk dan melepaskan ketegangan yang disebabkan oleh ketidakmampuan menyeberangi garis tengah visual atau untuk bekerja dalam bidang tengah. yang bergerak di sekeliling bayangan 8 tidur dari jarak jauh. Untuk lebih relaks. akan memacu kemampuan penglihatan dengan kedua mata (binocular) dan pendengaran (binaural) secara bersamaan. Variasi gerakan putaran leher yaitu: mulai dengan mata menutup.

Gerakan variasi ketiga yaitu pada titik yang tegang pada dasar tengkorak ditekan lembut dengan satu tangan sambil menyusuri lingkaran kecil atau 8 tidur dengan hidung. Peredaran cairan serebrospinal di tulang distimulasikan sehingga tubuh bekerja secara lebih efisien. Ketika tulang kelangkang dapat bebas bergerak. juga menstimulasi saraf di pinggul yang melemah karena terlalu lama duduk. Teruslah bergerak ke lingkaran yang lebih lebar atau bentuk 8. Gerakan kelima yaitu melakukan gerakan melengkapi putaran leher dengan membayangkan sebuah air terjun hangat yang mengalir ke tengkuk. (7) Olengan Pinggul (The Rocker) Olengan Pinggul mengendorkan punggung bawah dan tulang kelangkang (sacrum) dengan memijat kelompok otot hamstring dan otot gluteus (otot-otot dipaha dan sekitar pantat). otak diaktifkan juga karena berada pada ujung jalur susunan saraf pusat. Gerakan keempat yaitu merupakan gerakan untuk memperbaiki posisi mulut dan rahang (bila mengalami sulit bicara atau sulit mengatur lidah). saat melakukan gerakan-gerakan ini rapatkan kedua baris gigi dan tempelkan lidah ke langit-langit seperti menutupinya.29 sisi yang lain. secara berpasang-pasangan satu orang duduk di sebelah yang lain sambil melingkarkan lengannya . Variasi gerakan olengan pinggul ini yaitu dengan menggunakan kursi berpegangan pada sisi-sisi kursi atau lengan-lengannya untuk menyangga badan sewaktu mengangkat kaki dan bergoyang.

kiri ke kanan dan atas ke bawah. Hal ini . Variasi dalam gerakan ini yaitu: berbaring lurus dengan meletakkan sebuah buku di atas perut. (8) Pernapasan Perut (Belly Breathing) Pernapasan perut mengingatkan untuk tetap bernapas (dan tidak menahan napas) selama kegiatan mental atau fisik yang berat. Angkat satu lutut dan sentuh dengan tangan yang berlawanan seperti gerakan silang berdiri. kedua dengan berjalan sambil melakukan pernapasan perut. (9) Gerakan Silang Berbaring (Cross Crawl Sit-Ups) Gerakan silang berbaring memperkuat bagian perut. termasuk rongga perut. sedangkan bernapas dengan benar mengalirkan banyak oksigen sehingga meningkatkan fungsi otak secara lebih khusus. mengendorkan punggung bawah dan mengaktifkan integrasi otak kiri dan otak kanan. aliran oksigen ke otak terbatas. Variasi gerakannya yaitu dengan cara tidur terlentang dengan lengan dan kaki direntangkan. Ketika bernapas pendek. Gerakan ini mengembangkan koordinasi otot-otot utama di sekitar batang tubuh yang berkenaan dengan sikap tubuh dan menunjang keteraturan seputar garis tengah tubuh. dada terangkat sedikit saja. Bernapas harus memperlebar rangka dada dari depan ke belakang.30 di sekeliling lutut dan punggung temannya sebagai penyangga saat menggerakkan tubuh temannya dalam lingkaran kecil untuk memijat daerah pinggul. perut akan naik ketika menarik napas dan turun ketika menghembuskan napas.

Pinggang dan tubuh bagian bawah tetap di lantai dan relaks. Pertama kepala diangkat. Variasi gerakan pengisian energi ini yaitu dengan melakukan gerakan di lantai (dengan alas kain) dengan wajah menghadap ke bawah. Pengeluaran napas sama penting seperti ketika menariknya. bagian otak kiri menggerakkan sisi kanan tubuh dan bagian otak . melalui proses berakhirnya masa bayi dengan tahapan satu sisi dan tahap perkembangan cross-lateral. menempatkan tangan di bawah bahu dengan telapak tangan di lantai. mengangkat dahinya kemudian tengkuk dan akhirnya punggung atas. kemudian punggung atas. (11) Bayangkan (Think Of An X) Huruf X merupakan pola organisasi otak untuk menyeberangi garis tengah lateral. Idealnya. kemudian dahi diturunkan ke atas meja. Diafragma dan dada tetap tebuka dan bahu tetap relaks. Tangan ditempatkan di depan bahu dengan jari-jari menghadap sedikit ke dalam. kepala ditundukkan ke dada. Relaksasikan seluruh tubuh. Gerakan bolak-balik kepala meningkatkan peredaran ke otak bagian depan (frontal lobe) untuk meningkatkan kemampuan memahami dan berpikir rasional. kedua lengan bawah dan dahi diletakkan di atas meja. Ketika menarik napas akan dapat dirasakan napas mengalir ke garis tengah seperti pancuran energi. (10) Pengisi Energi (Energizer) Gerakan dilakukan dengan duduk di kursi.31 memperkuat otot perut bagi yang tidak bisa mengangkat kepala dengan nyaman.

Gerakan ini akan membantu berkonsentrasi. mengerti. mengaktifkan bagian otak kiri dan kanan untuk menggerakkan dan menenangkan tubuh dan mengaktifkan kedua mata untuk penglihatan binokuler. angkat besi atau membawa sesuatu dengan salah satu sisi tubuh saja (misal tangan kanan). Seluruh bagian otak belajar melalui gerakan untuk bekerja sama. (1) Burung Hantu (The Owl) . bayangkan gambar besar X terbaring datar. Variasi dari gerakan ini yaitu dengan membayangkan X antara bahu dan pinggul yang berlawanan. Terdapat beberapa gerakan meregangkan otot (Lengthening Activities) yang dapat dilakukan di dalam latihan Brain Gym. yang kedua dengan cara mengaktifkan penglihatan terpusat. khususnya selama kegiatan satu sisi seperti bersepeda. Gerakan ini akan bermanfaat membantu kesiapan dan konsentrasi untuk menerima hal baru dan mengekspresikan apa yang sudah diketahui. Bayangkan pusat X menjadi lebih jelas saat kakikaki dari X menghilang. X juga mengingatkan pada 8 tidur. kedalaman persepsi dan perspektif. Titik pusat X adalah pusat fokus anda. b) Untuk pemfokusan-pemahaman (dimensi otak muka-belakang) bisa dilakukan dengan gerakan peregangan secara bebas. dan memahami. membuat kedua sisi dapat memproses penerimaan dan pengekspresian.32 kanan menggerakkan sisi kiri.

Lebih dari itu. Kontrol otot untuk gerakan-gerakan motorik kasar dan motorik halus berasal dari area ini. jika ke kanan dengan telinga kanan dan dengarkan dengan kedua telinga bersamaan menundukkan kepala. tambah satu atau dua kali pernapasan penuh pada tiap posisi kepala (kiri kanan dan tengah) untuk benar-benar relaks. khususnya ketika mengangkat bahu berat atau ketika mengkoordinasikan mata untuk membaca atau kemampuan melihat dekat lainnya. Variasi gerakan ini yaitu ketika melakukan gerakan burung hantu berkediplah ringan membiarkan gerakan mata menyusuri sepanjang horizon. jika kepala menghadap ke kiri dengarkan dengan telinga kiri.33 Gerakan ini bisa melepaskan ketegangan tengkuk dan bahu yang timbul karena stress. Gerakan burung hantu melepaskan ketegangan akibat sub-vokalisasi selama membaca. (2) Mengaktifkan Tangan (Arm Activation) Mengaktifkan tangan merupakan gerakan pada isometrik saat untuk menolong diri sendiri yang memperpanjang otot-otot dada atas dan bahu. Gerakan burung hantu juga memperpanjang otot tengkuk dan bahu dengan mengatur kembali jangkauan gerakannya dan peredaran darah ke otak untuk meningkatkan kemampuan fokus. Variasi dari gerakan ini yaitu dengan bernapas lebih dari satu kali dalam tiap . perhatian dan ingatan. Jika otot-otot ini memendek karena ketegangan maka gerakan-gerakan yang berhubungan dengan menulis dan penguasaan alat akan terhambat.

ketika mengaktifkan tangan. Dengan mempertahankan tendon betis di posisi yang memanjang sambil mengaktifkan atau melambaikan kaki maka refleks penahan menjadi relaks. (4) Pompa Betis (The Calf Pump) Gerakan ini seperti gerakan lambaian kaki sehingga gerakan pompa betis mempunyai manfaat yang sama dengan gerakan tesebut. Gerakan ini dapat dilakukan sambil duduk dan berbaring.34 posisi gerakan. Tendon memendek untuk melindungi individu dari ancaman bahaya adalah merupakan suatu respon yang disebabkan oleh refleks otak untuk mundur atau menahan (tendon-guard reflex). (3) Lambaian Kaki (The Footflex) Gerakan lambaian kaki seperti halnya gerakan pompa betis merupakan proses pengajaran kembali gerakan untuk mengembalikan panjang alamiah tendon kaki dan tungkai bawah. Variasi dari gerakan ini yaitu luruskan kaki ke depan sambil memegang bagian bawah lutut dan di atas pergelangan kaki lalu tekukkan kaki ke atas dan ke bawah. untuk memperpanjang otot paha dengan cara meluruskan kaki depan dan pindahkan beban ke kaki belakang. (5) Luncuran Gravitasi (The Gravity Glider) Gerakan luncuran gravitasi menggunakan keseimbangan dan gravitasi untuk melepaskan ketegangan di pinggul dan pelvis agar . Variasi dari gerakan pompa betis yaitu untuk memperpanjang tendon dengan cara menurunkan tumit dari pinggiran anak tangga atau balok kayu. rentangkan tangan lebih ke atas untuk membuka sekat rongga dada agar menjadi lebih lebar.

Gerakannya yaitu dengan duduk nyaman.35 dapat menemukan sikap duduk dan berdiri yang nyaman. Membungkuk dari pinggul dengan kepala relaks ke bawah. koordinasi seluruh tubuh dan fokus tubuh. Gerakan sambil berdiri dengan menyilangkan kaki pada pergelangan kaki dan cari posisi badan yang seimbang dan nyaman. usahakan lutut sedikit ditekukkan dan punggung bagian bawah tetap rata. kelenturannya penting bagi keseimbangan. Kelompok otot ileopsoas ini berfungsi menstabilkan dan merupakan kelompok otot dasar bagi tubuh. menyilangkan kaki di pergelangan dan merentangkan tangan ke depan. c) Gerakan Meningkatkan Energi dan Penguatan Sikap (Energy Exercises And Deepening Attitude) . lalu meluncurkannya ke daerah kaki. (6) Pasang Kuda-Kuda (Grounder) Gerakan pasang kuda-kuda adalah gerakan meregangkan otot yang membuat relaks kelompok otot ileopsoas. keluarkan napas ketika menggapai ke bawah dan ke luar. tubuh bagian atas dan pinggul tetap menghadap lurus ke depan. Otot-otot ini akan menegang karena duduk terlalu lama atau stress di daerah pelvis yang membatasi gerakan dan kelenturan. Variasi gerakan ini yaitu dengan membuka kaki dengan jarak sedikit lebih lebar daripada bahu. sambil kepala serta lutut yang ditekuk berikut kakinya menghadap ke samping. Variasi dari gerakan ini yaitu melakukan gerakan dengan mata tertutup atau melakukan luncuran gravitasi sambil berdiri.

Ikutilah dengan mata satu garis dari lantai ke loteng dan kembali sambil bernapas dalamdalam. Gerakan ini dapat mengaktifkan otak di dalam kemampuan bekerja pada garis tengah. Terdapat beberapa macam gerakan meningkatkan energi. tetap di baris yang benar pada saat membaca. (1) Sakelar Otak Sakelar otak (Jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada) dipijat dengan satu tangan. (2) Tombol Bumi (Earth Buttons) Meletakkan dua jari di bawah bibir dan tangan yang lainnya di pusar dengan jari menunjuk ke bawah. Tanpa kecocokan ini maka konflik antara saluransaluran sensorik menyebabkan kesulitan belajat. sementara tangan yang lainnya memegang pusar atau dengan memijat titik sebelah kiri dan kanan pusar. (3) Tombol Imbang (Balance Buttons) Gerakan tombol imbang dengan cara menyentuhkan dua jari ke belakang kuping. menyeberangi garis visual untuk membaca. membaca tanpa disorientasi. mengirim pesan dari bagian otak kanan ke sisi kiri tubuh dan sebaliknya.36 Gerakan ini berfungsi di dalam memperkuat informasi penting dari perabaan/sentuhan dan kinestetik mengenai hubungan-hubungan internal tubuh. di lekukan di bawah tulang tengkorak dan . napaskan energi ke atas. Ketika keterampilan penglihatan dibentuk pada dasar proprioceptive ini terjadi kecocokan antara apa yang dilihat dan apa yang dirasakan. ke tangah-tengah badan. Gerakan ini berfungsi untuk meningkatkan penerimaan oksigen.

(4) Tombol Angkasa (Space Buttons) Kedua tangan diletakkan di garis tengah tubuh. relaksasi sistem saraf pusat. Melakukan pemijatan pada otot-otot di sekitar persendian rahang sambil membuka mulut seperti hendak menguap. satu di atas bibir di garis tengah depan. kepekaan indera untuk keseimbangan dan kesetimbangan. Gerakan ini berfungsi untuk membantu memulihkan keseimbangan tubuh secara keseluruhan. berfungsi mengaktifkan otak di dalam mengambil keputusan. Gerakan ini berfungsi mengaktifkan otak di dalam pemusatan. (5) Menguap Berenergi (The Energy Yawn) Menguap merupakan refleks pernapasan alami yang dapat meningkatkan peredaran udara ke otak dan merangsang seluruh tubuh. penglihatan dekat ke jauh serta meningkatkan minat dan motivasi. napaskan energi ke arah atas tulang punggung. Kepala sebaiknya lurus melihat ke depan sambil bernapas dengan baik selama satu menit.37 letakkan tangan satunya di pusar. Sebaiknya pada saat menguap menutup mulut tapi jangan menahannya karena bisa menimbulkan ketegangan rahang. Menguap sambil menyentuh tempat-tempat yang tegang di rahang menyeimbangkan tulang tengkorak dan menghilangkan ketegangan di kepala dan rahang. atas impuls spontan menguaplah dengan bersuara untuk . berkonsentrasi. yang lainnya di garis tengah belakang pada tulang ekor atau lebih ke atas agar aman dan sopan selama satu menit. Kemudian sentuh belakang telinga yang lain.

Gerakan ini berfungsi mengaktifkan otak untuk gerakan otot wajah lebih relaks. lidah ditempelkan di langit-langit mulut dan lepaskan lagi pada saat menghembuskan napas. meningkatkan perhatian serta mendengar dan berbicara lebih jelas. kemudian tarik kedua tangan ke arah pusat dan terus ke depan dada. jari-jari kedua tangan saling menggenggam. Gerakan ini berfungsi di dalam pemusatan emosional. lakukan tangan kiri di atas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawah. Pikiran dan tubuh relaks bila energi mengalir lagi dengan baik di daerah yang semula mengalami ketegangan. buka silangan kaki dan ujung-ujung jari kedua tangan saling bersentuhan secara halus di dada atau di pangkuan sambil bernapas selama satu menit. menurun sepanjang lengkungan dan berakhir di cuping. Tutuplah mata dan pada saat menarik napas. Cara untuk melakukan gerakan ini yaitu pertama. (6) Pasang Telinga (The Thinking Cap) Kegiatan ini membantu memusatkan perhatian terhadap pendengaran. menghilangkan ketegangan pada tulang-tulang kepala.38 melemaskan otot-otot tersebut. (7) Kait Relaks (Hook Ups) Gerakan kait relaks menghubungkan lingkungan elektris tubuh dalam kaitannya dengan pemusatan perhatian dan kekacauan energi. Tahap kedua. Gerakannya yaitu dengan ibu jari dan telunjuk pijat secara lembut dan telinga sambil menariknya keluar. mulai dari ujung atas. (8) Titik Positif (Positive Points) . perbaikan komunikasi lisan dan ekspresif serta meningkatkan kemampuan membaca dengan suara.

dan pemanggilan kembali informasi dan pengetahuan. bisa dilakukan dengan pemijatan secara halus dan lembut untuk menghilangkan stress penglihatan. Memori yang baru diperoleh pengkodeannya bisa melibatkan ribuan neuron yang tersebar di seluruh cortex. 2007). Menurut Gordon. selain dengan melakukan senam. serta berguna ketika mengeja. Menurut Bruno (Psikologi Pendidikan. Selain mengandung mineral. 2010). Gerakan ini berfungsi untuk mengaktifkan otak dalam menghilangkan refleks yang menyebabkan bertindak tanpa berpikir karena stress. Untuk selalu menjaga kebugaran dan kesehatan. Jika kekurangan air maka akan dapat membuat otot menegang sehingga tubuh tidak merasa nyaman. 2008). mempelajari matematika dan bidang sosial atau ketika ingatan jangka panjang dibutuhkan (Dennison. Titik berada pada dahi depan. memori adalah berbagai pola koneksi antar neuron. penyimpanan. Informasi baru yang tidak digunakan mengakibatkan pola koneksi yang baru terbentuk tersebut akan . Daya Ingat dan Kerja Otak Daya ingat adalah proses menyimpan pengetahuan yang diperoleh dalam waktu lama dan dapat mengingatnya kembali sewaktu dibutuhkan (kusumoputro cit Sumarsih.39 Gerakan ini dilakukan dengan secara perlahan menyentuh titik di atas kedua mata dengan ujung jari tiap tangan. Memori ialah proses mental yang meliputi pengkodean. melepaskan penghambat ingatan. di tengah batas rambut dan alis. 2. air putih akan membantu memperlancar peredaran darah dan oksigen ke seluruh tubuh. ditekankan agar minum air putih sebanyak-banyaknya.

Daya ingat kembali peristiwa yang sudah lama terjadi. Biasanya dapat terganggu pada tahap yang lebih berat. Memori segera. Memori mempunyai dua fungsi yaitu sebagai kamus (menemukan kata) dan ensiklopedi (memberi arti pada kata). Karena itu memori sangat penting pada semua proses belajar. b. guru besar psikologi dari Rutgers University. pola koneksi itu akan semakin kokoh terbentuk dalam jaringan otak. Memori dapat dibagi menjadi: a. memori sudah terbentuk sejak bayi. jam. Ini berhubungan dengan kemampuan belajar hal baru. Amerika berpendapat. memori terdiri atas implicit memory (memori yang terjadi karena adanya suatu proses pembiasaan) dan explicit memory (kemampuan untuk secara sadar mencari informasi masa lalu). Sebaliknya jika berulang-ulang mengingatnya lagi.2010). Memori tidak dapat dilepaskan dari proses belajar karena berhubungan dengan proses pemeliharaan dan mengingat kembali informasi atau pengalaman yang sudah direkam. Carolyn Rovee-Collier.Muhibbin.40 segera hilang. hari. Memori lama. c. yaitu semantic memory (memori khusus yang menyimpan arti-arti atau .Psikologi Pendidikan. Kesulitan belajar biasanya berhubungan dengan memori baru. Daya pengingat kembali rangsang yang diterima beberapa detik lalu dan perlu konsentrasi. walaupun tidak semua informasi akan diingat sampai dewasa. Rangsangan yang diterima memori baru dan disimpan untuk waktu agak lama bisa beberapa menit. Memori manusia ditinjau dari sudut jenis informasi dan pengetahuan yang disimpan terdiri dari dua macam (Syah. Sedangkan pakar psikologi lainnya. Jean Mandle. berpendapat. seperti masa kecil dan masa remaja. Memori baru.

Untung saja otak memiliki kapasitas . Banyaknya rangsangan yang diperoleh sebagai hasil dari belajar yang optimal. Tak heran jika daya ingat menjadi salah satu indikator kecerdasan. Proses belajar juga melibatkan peran dari proses ingatan. Pengumpulan kembali pikiran-pikiran atau pengalaman-pengalaman sebelumnya ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Perubahan ini menghasilkan jaras-jaras baru atau jaras-jaras yang terfasilitasi untuk membentuk penjalaran sinyal-sinyal melalui lintasan neural otak. Penyebab terjadinya ingatan positif dan negatif tersebut dikarenakan otak digenangi oleh informasi sensorik yang berasal dari seluruh panca indera. Pikiran yang diusahakan untuk mengingat semua informasi mengakibatkan kapasitas ingatan otak akan penuh dalam beberapa menit saja. sebagai akibat dari aktivitas neural sebelumnya. 2008). Jaras yang baru atau yang terfasilitasi disebut jejak-jejak ingatan (memory traces). Secara fisiologis.41 pengertian-pengertian) dan episodic memory (memori khusus yang menyimpan informasi tentang peristiwa-peristiwa). Kemampuan mengingat merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan anak. selain konsentrasi dan daya nalar. Jaras-jaras ini penting karena begitu jaras-jaras ini menetap/ada. Proses belajar berhubungan erat dengan intelektual dan daya ingat seseorang. ingatan adalah hasil dari perubahan kemampuan penjalaran sinaptik dari satu neuron ke neuron berikutnya. salah satunya ditentukan oleh seberapa kuat daya ingat anak. maka akan diaktifkan oleh benak pikiran untuk menimbulkan kembali ingatan yang ada (Guyton and Hall.

Aktivitas tidak akan dapat berjalan lancar jika terdapat gangguan yang mengganggu daya ingat. Pada region basal limbic otak mampu menentukan apakah suatu informasi bersifat penting atau tidak penting dan membuat keputusan secara tidak sadar apakah informasi ini akan disimpan sebagai jejak ingatan yang kuat atau justru ditekan (Guyton and Hall. Maka habituasi adalah tipe ingatan negatif yang mengakibatkan lingkaran neuronal kehilangan responsnya terhadap peristiwa berulang yang tak berarti. Terdapat beberapa cara yang dapat membantu untuk mengoptimalkan fungsi daya ingat di otak.42 yang khas untuk belajar mengenali informasi yang tidak memberi akibat. 2008). . Ini adalah hasil dari inhibisi jaras sinaptik untuk jenis-jenis informasi semacam ini dan efek yang dihasilkan disebut habituasi. sehingga ingatan positif adalah hasil dari fasilitasi jaras-jaras sinaptik dan prosesnya disebut sensitasi ingatan. Jenis-jenis informasi yang masuk memberikan akibat yang penting seperti rasa nyeri dan rasa senang. 2008). Ini merupakan ingatan positif. ini merupakan tipe ingatan negatif (Guyton and Hall. Pada panca indra. Kemampuan daya ingat manusia umumnya terbagi ke dalam tiga tingkatan yaitu mengingat. Kemampuan daya ingat yang dimiliki oleh setiap orang harus diasah dan dioptimalkan agar terus berkembang dan tidak terganggu. Otak memiliki kemampuan otomatis dalam hal penguatan dan penyimpanan jejak ingatan. Daya Ingat yang baik diperlukan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. merekam dan mendapatkan kembali.

mendorong timbulnya Desire (keinginan) dan kemungkinan melakukan Action (tindakan). para pengajar serta kalangan praktisi di bidang periklanan menggunakan suatu istilah AIDA yang artinya adalah “menumbuhkan Attention (perhatian). 6) Menyusun berbagai gagasan yang harus dipelajari di dalam suatu sistem rumusan atau kode untuk lebih mudah mengingatnya.43 1) Fokuskanlah segenap perhatian terhadap hal-hal yang penting di dalam memori bila sedang beristirahat dan relaks. 5) Mengaitkan bahan yang sedang dipelajari dengan berbagai ide. Contoh lainnya adalah cara belajar lima langkah yang . orang. Misalnya. Mulailah untuk setiap tahap baru dengan memeriksa segala sesuatu yang telah anda ingat sebelumnya agar hal-hal itu dapat terbentuk lebih kuat di dalam memori. kemudian dipikirkan dan diingat baik-baik mengenai aktivitas tersebut. 2) Melakukan rincian kegiatan yang akan dilakukan menjadi beberapa unit dan sub kategori lebih kecil yang benar-benar dapat dilaksanakan sebelum mengingatnya. menciptakan Interest (minat). 4) Membagi proses belajar dalam beberapa tahap waktu. Jika ingin mencoba mengingat sesuatu pada saat sedang lelah. 3) Mencatat hal-hal penting yang dilakukan dalam aktivitas. simbol atau benda-benda lain yang sudah dikenal dan sudah tertanam kuat di dalam memori. Menghafalkan sesuatu secara tertulis banyak membantu mengembalikan daya ingat anda. maka besar kemungkinan hal tersebut tidak akan bisa dilakukan karena kurangnya konsentrasi saat tubuh mengalami kelelahan.

Recite (Mengulang-ulang) dan akhirnya Review (memeriksa). tapi cobalah dengan menyingkatnya seperti "mejikuhibiniu" (merah. kuncinya adalah ulangi. setiap Senin pagi. Jadi. kuning. Saat kecil. anak pasti lebih mudah mengingatnya. lagu itu dinyanyikan keras-keras di lapangan upacara. bahkan adegan-adegannya. kita tahu lagu Indonesia Raya padahal kita sama sekali tak menghafalkannya. ulangi. jalan cerita. diantaranya adalah: a) Pengulangan Inilah strategi mengingat paling utama. Pengulangan membuat informasi yang disimpan dalam memori jangka pendek bisa bertahan lama karena disimpan dalam memori jangka panjang. nila. Anak mungkin sulit menghafalkan berbagai warna. Read (Membaca). dia akan hafal betul dengan nama tokoh cerita. jingga. biru. salah satunya dengan memberikan singkatan. Adapun Cara yang dapat membantu membuat daya ingat anak kuat. dan ungu). dan ulangi.44 disebut SQ3R yaitu Survey (penelitian). Begitu juga dengan anak batita yang setiap malam mendengarkan dongeng yang sama. hijau. b) Menyingkat Banyak cara untuk mengingat sesuatu. agar daya ingat anak bertahan lama. . Itu terjadi karena pengulangan. Question (pertanyaan).

Selanjutnya orangtua bisa meminta anak mengambilkan tomat yang lupa diambilnya. mendapatkan pertolongan jika terkena musibah. Misal. nomor polisi karena dia memang merasa berkepentingan sehingga berusaha untuk mengingatnya. Yang bisa dilakukan orangtua. e) Beri Informasi Penting Semakin penting informasi. d) Tumbuhkan Motivasi Beri pujian atau rewards seusai melakukan kegiatan stimulasi daya ingat. alamat rumahnya. sekalipun anak kurang berhasil melakukannya dengan baik. meski yang diambil hanya cabai. anak akan hafal telepon rumah. semakin kuat motivasi anak untuk mengingat. Itulah mengapa. termasuk anak. menjelaskan manfaat bila anak mampu mengingat berbagai informasi penting. maka beri pujian agar anak semangat. tak ada salahnya jika orangtua memberikan catatan daftar belanja kepada anak. sehingga dia tahu barang apa saja yang harus dibelinya. f) Pastikan Anak Paham semisal mudah . Contoh.45 c) Mencatat Pernahkah anak tiba-tiba lupa saat diminta membeli keperluan perlengkapan mandi di warung? Ini terjadi karena kemampuan memori jangka pendek manusia terbatas. orangtua meminta si batita mengambilkan tomat dan cabai di kulkas.

vitamin B12 dapat melindungi otak agar tetap gembung. Lebih baik anak mengerti makna bilangan daripada hanya sekadar menghafal angka 1-10. g) Lakukan Pembiasan Lakukan beberapa kebiasaan yang dapat membuka daya ingat anak. pancing anak dengan pertanyaan terbuka. "Ayo kasih salam dulu.. Mungkin saja itu terjadi karena anak hanya hafal. sama kakak. kakak siapa ya namanya?" biarkan anak yang menjawab. c) Vitamin B . minta si saudara menyebutkan nama panggilannya secara jelas agar anak mendengar kemudian mengingatnya. Umpamanya. b) Vitamin A Merupakan anti oksidan yang penting dan diperlukan untuk pengembangan sistem saraf pada embrio. tidak menyusut. maka akan sulit baginya untuk mengaplikasikan dan mengaitkannya dengan informasi baru. Terapi yang dapat membantu meningkatkan daya ingat ada 2 yaitu : Terapi dengan Farmakologi a) Vitamin B12 Menurut para penelitian dari universitas Oxford di Inggris.46 Sering kali orangtua mengeluhkan daya ingat anaknya.. Kalau sudah begini. informasi akan cepat dilupakan lagi karena tak pernah digunakan. Kalau bertemu lagi. missal. Jika ia tidak paham. anak gampang sekali lupa hal-hal yang pernah diingat sebelumnya. dan volumenya tetap utuh. tidak paham. Menurut mereka. saat bertemu sanak saudara.

Kekurangan vitamin B kompleks.47 Apabila tidak dikonsumsi secara mencukupi dapat menyebabkan depresi. Semakin rendah kadar vitamin C dalam darah. SQ dan EQ. c) Terapi Neurofeedback .id). e) Vitamin E Penting untuk menyuplai oksigen pada otot dan melindungi otak dari efek merusak radikal bebas dan proses penuaan. Penelitian terdahulu menunjukkan vitamin E dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer.net. b) Terapi Herba Ginko dapat meningkatkan daya ingat namun tidak efektif karena ginko hanya akan berfungsi pada penurunan daya ingat karena melemahnya aliran darah dan O2 ke otak. d) Vitamin C Membantu otak anda menyerap protein untuk membentuk neurotransmitter yang menjadi bagian integral dalam proses berpikir dan mengingat. dan B-12 dapat menurunkan kinerja ingatan. penurunan intelektualitas. B-3. Vitamin B penting untuk fungsi mental karena berfungsi sebagai katalis agar reaksi kimia dalam sel otak dapat terjadi. dan bahkan penyakit jiwa. terapi ini lebih mendekatkan pada pembelajaran spiritual dan emosional yang lebih dalam (http://cybermed. terutama B-1. semakin buruk skor peserta tes dalam kemampuan memecahkan masalah. Terapi Non Farmakologi a) Terapi Nursyifa Terapi ini mengkombinasikan antara kecerdasan IQ.cbn.

Mengaktifkan sel otak dan memperbanyak sambungan sel otak (http://www. e) Brain Gym (Senam Otak) Brain Gym dilakukan dengan latihan yang terangkai dari gerakan tubuh yang dinamis. sehingga kerja otak menjadi nyaman. Pada dasarnya ingatan merupakan sesuatu yang dapat membentuk jati diri manusia dan membedakan manusia dari makhluk hidup lainnya. Ingatan merupakan kumpulan reaksi elektrokimia yang rumit diaktifkan melalui beragam saluran indrawi dan disimpan dalam jaringan syaraf yang sangat rumit dan unik di seluruh bagian otak. d) Terapi Musik Terapi Musik merupakan terapi yang menggunakan musik dan lagu-lagu yang terpadu dan terarah yang dapat merangsang kedua belahan otak kanan dan kiri saling melengkap (http://adinugroho.wordpress. Ingatan memberi manusia kemampuan mengingat masa lalu dan perkiraan pada masa depan.com). Sistem kerja aktivitas otak menerangkan bahwa ingatan merupakan suatu proses yang biologi yakni informasi diberi kode dan dapat dipanggil kembali.com/2007). Mengingat adalah rangkaian kerja otak dalam menyimpan informasi dan dapat .48 Terapi Neurofeedback adalah terapi yang melatih otak untuk mengendalikan dirinya sendiri. 2008). menekan gelombang teta supaya tidak mengganggu gelombang yang lainnya. yang memungkinkan didapatkan keseimbangan aktivitas kedua belahan otak secara bersamaan (Dennison.psikotronika. Ingatan yang sifatnya dinamis ini terus berubah dan berkembang sejalan dengan bertambahnya informasi yang disimpan.

memori ini merupakan apa yang difokuskan saat ini. Akan menjadi ingatan apakah ingatan jangka pendek itu selanjutnya. semua informasi jangka pendek dimasukkan ke dalam ingatan jangka panjang. Proses kerja otak kita terdiri dari lima komponen klasifikasi. dibaca atau dicatat dalam ingatan ini. (3) Ingatan Jangka Pendek-Perantara Memori jangka pendek-perantara adalah buku catatan yang diletakkan di sudut ruangan.49 memunculkan kembali informasi itu. hanya bedanya komputer dapat mengosongkannya akan tetapi ingatan kita akan selalu tersimpan. Ingatan ini menangani tujuh bit infomasi (plus atau minus 2) sebelum ingatan itu menyalurkan informasi memori perantara. apakah ingatan jangka panjang-kerja atau ingatan jangka panjang-arsip tergantung pada pertanyaan apakah informasi ini akan kita perlukan besok atau dalam waktu dekat? Jika informasi tersebut . Ingatan jangka pendek-perantara dapat diumpamakan sebagai “recycle bin” atau tempat sampah dalam komputer. Kita dapat mengambilnya jika perlu. Pada malam hari ketika tidur. Informasi ditulis. Informasi apapun pertama kali akan masuk ke dalam ingatan jangka pendek-segera ini. (2) Ingatan Jangka Pendek-Kerja Ingatan jangka pendek-kerja dapat diandaikan seperti buku catatan yang terbuka di meja kerja kita. yaitu : (1) Ingatan Jangka Pendek-Segera Ingatan jangka pendek-segera adalah tempat di dalam otak yang menampung informasi baru yang masuk. tetapi saat ini ingatan itu tidak penting. Yang terpenting. Ingatan ini terletak di bagian depan otak yang disebut lobe depan cerebral korteks.

arti dan kegunaannya. Kita perlu tahu dimana kita tinggal. (d) Berbagai syaraf diaktifkan. (4) Ingatan Jangka Panjang-Kerja Ingatan jangka panjang-kerja adalah pengetahuan yang diperlukan sehari-hari. berapa nomor telepon kita dan sebagainya. Ada beberapa proses terbentuknya ingatan di dalam otak manusia. (e) Syaraf yang satu menyampaikan informasi kepada syaraf yang lain melalui reaksi elektrik dan kimiawi. (5) Ingatan Jangka Panjang-Arsip Ingatan jangka panjang-arsip adalah pengetahuan yang tidak kita gunakan saat ini atau tidak akan digunakan untuk waktu lama. (c) Masukan itu diurutkan oleh struktur dan proses otak berdasarkan nilai. (g) Ingatan terbentuk. (f) Hubungan-hubungan itu diperkuat pengistirahatan dan emosi. dengan pengulangan. yaitu : (a) Kita berpikir. . Ingatan yang disimpan makin lama tentunya semakin banyak sehingga banyak hal yang ditumpuk membuat ingatan yang pertama disimpan sulit diingat kembali. Ingatan dapat terbentuk ketika mendapat suatu informasi. Jika informasi tersebut tidak diperlukan maka informasi tersebut disimpan dalam ingatan jangka panjang-arsip. mendengar dan mengalami hidup (sebagai rangsangan inderawi).50 diperlukan maka informasi tersebut disimpan dalam ingatan jangka panjang-kerja. melihat. Otak akan bekerja untuk memilah-milah informasi apa saja yang dapat ditangkap oleh panca indra. bergerak. (b) Semua pengalaman itu disimpan di dalam otak (melalui kodekode).

seperti: kemauan. perasaan. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi ingatan seseorang. Keadaan jiwa. Jika informasi itu tidak dianggap penting maka informasi itu tidak akan disimpan di dalam ingatan jangka panjang. keadaan jasmani c) d) dan sebagainya. Jika . Mulai dari menerima informasi yang akan kita ingat melalui panca indra. kemudian disimpan dalam otak yang melibatkan kerja otak dalam mengolah dan menyimpan informasi. dkk (2005). diantaranya adalah: a) b) Sifat seseorang Keadaan di luar jiwa. Mengingat akan lebih mudah jika informasi yang didapat adalah informasi yang benar-benar diperlukan atau dapat menarik minat. Umur Menurut Ahmadi. serta memanggil atau memunculkan kembali informasi yang telah disimpan.51 Mengingat merupakan proses mental yang melibatkan banyak komponen dalam diri kita. daya ingat anak akan mencapai intensitas terbesar atau terbaik dan kuat jika anak berumur antara 8-12 tahun. daya menghafal atau daya memorisasinya paling kuat. Faktor-faktor yang mempengaruhi ingatan menurut (Sujanto cit Sumarsih. Contoh nyata yang sering terjadi adalah menganggap suatu informasi itu penting atau tidak penting merupakan alasan paling umum mengapa informasi dilupakan. Faktor lain yang mempengaruhi ingatan adalah adanya gangguan atau suatu rangsangan lain muncul bersamaan dengan tahap pemrosesan ingatan. seperti: keadaan alam sekitar. dan sebagainya. 2007). Pada saat itu.

Salah satu aspek penting dalam mengingat sesuatu adalah perhatian dan fokus. 2007).wordpress. Kinerja ingatan akan mencapai puncak jika berada dalam tingkatan stress yang memadai. Jika informasi yang didapat hanya diterima atau dihapal sekilas maka informasi tersebut akan cepat menghilang dan sulit untuk mengingatnya lagi. Untuk itu asupan makanan yang bergizi menjadi penting dalam menjaga tubuh selalu dalam kesehatan yang prima sehingga proses mengingat dapat dilakukan dengan baik (http://ilmuwan. upaya untuk kembali menampilkan ingatan akan menjadi gagal. Faktor lain yang dapat mempengaruhi ingatan adalah kondisi psikologis. Selain itu kesehatan fisik kita juga mempengaruhi kemampuan kita dalam mengingat. sifat-sifat ingatan berdasarkan daya menerima. Beberapa penyakit memang mempengaruhi ingatan kita seperti Alzheimer (lupa pada hal-hal yang baru tetapi ingat pada hal-hal yang lama). Namun. kinerja tersebut akan menurun jika stress menjadi berlebihan atau kronis. menyimpan dan memproduksi dibedakan menjadi sebagai berikut: a) Berdasarkan daya menerimanya. Menurut (Sujanto cit Sumarsih. ingatan dibedakan menjadi ingatan cepat dan lambat. amnesia dan lain sebagainya.com/2008/11/07/meningkatkan-daya-ingat/).52 gangguan terjadi. dibedakan menjadi: (1) Ingatan Luas dan Ingatan Sempit . Faktor lain yang juga dapat mempengaruhi ingatan adalah faktor fisik atau kesehatan. b) Berdasarkan daya menyimpan.

ini dinamakan sebagai mudah lupa (forgetfulness). c) Berdasarkan daya memproduksi ada ingatan yang cepat dan patuh (siap) dan ingatan yang lambat. Banyak anak-anak siswa SD sekarang yang mengalami mudah lupa akan pelajaran yang di berikan. diantaranya adalah: a) Gangguan Kognitif Derajat gangguan kognitif yang biasa terjadi pada anak SD adalah : Mudah lupa (forgetfulness). padahal baru saja kemarin diberikan tetapi keesokan harinya sudah lupa lagi. Dan ingatan yang lemah adalah kebalikan dari ingatan yang kuat. (2) Ingatan Kuat dan Ingatan Lemah Ingatan yang kuat artinya orang dapat menyimpan kesankesan dalam waktu yang lama. sedangkan ingatan yang sempit adalah sebaliknya. gangguan-gangguan ingatan dibedakan menjadi enam. Ingatan yang mudah dan patuh artinya ingatan seseorang dapat memproduksi kembali kesan-kesan dengan mudah dan tidak kurang dari kesan semula. sedangkan ingatan yang tidak setia adalah kebalikan dari ingatan yang setia. Menurut (Sujanto cit Sumarsih. metode belajar dan media belajar yang digunakan tidak . (3) Ingatan Setia dan Ingatan Tidak Setia Ingatan yang setia artinya ingatan seseorang dapat menyimpan kesan-kesan dengan tidak berubah dari kesan semula. 2004).53 Ingatan yang luas artinya dalam sekaligus orang dapat menerima banyak kesan-kesan dan dalam daerah yang lebar. Hal ini juga dapat disebabkan karena cara belajar.

54 menarik. keletihan mental dipandang sebagai faktor utama penyebab munculnya kejenuhan belajar. Keletihan fisik dan keletihan indera dalam hal ini mata dan telinga pada umumnya dapat dikurangi atau dihilangkan lebih mudah setelah siswa dan minuman yang cukup bergizi. kecemasan siswa terhadap standar/patokan keberhasilan bidang-bidang studi tertentu yang dianggap terlalu tinggi terutama ketika siswa tersebut sedang merasa bosan . Selain itu kejenuhan juga dapat terjadi karena proses belajar siswa telah sampai pada batas kemampuan jasmaniahnya karena bosan (boring) dan keletihan (fatigue). 1972). keletihan fisik siswa. Adapun faktor penyebab keletihan mental siswa adalah kecemasan siswa terhadap dampak negative yang ditimbulkan oleh keletihan itu sendiri. yakni: keletihan indera siswa. Menurut Cross (1974) dalam bukunya The Psychology of Learning. keletihan mental tak dapat diatasi dengan cara yang sesederhana cara mengatasi keletihan-keletihan lainnya. Sebaliknya. penyebab kejenuhan yang paling umum adalah keletihan yang melanda siswa. Namun. keletihan mental siswa. karena keletihan dapat menjadi penyebab munculnya perasaan bosan pada siswa yang bersangkutan. sehingga siswa menjadi kurang tertarik untuk menyimak pelajaran dengan serius serta anak mengalami kejenuhan. Kejenuhan belajar dapat melanda siswa apabila ia telah kehilangan motivasi dan kehilangan konsolidasi salah satu tingkat keterampilan tertentu sebelum siswa tertentu sampai pada tingkat keterampilan berikutnya (Chaplin. Itulah sebabnya. keletihan siswa dapat dikategorikan menjadi tiga macam.

terdapat gangguan dalam mengambil kembali informasi yang telah tersimpan (retrieval). siswa mempercayai konsep kerja akademik yang optimum sedangkan dia sendiri menilai belajarnya sendiri hanya berdasarkan ketentuan yang ia bikin sendiri. Kriteria mudah lupa (forgetfulness) terdiri dari : mudah lupa nama benda. sementara ingatan lama masih utuh. Kejenuhan yang dialami siswa membuat anak kurang konsentrasi dalam menangkap pelajaran sehingga dapat membuat anak mudah lupa dengan apa yang telah dipelajari. perubahan sikap dan minat siswa terhadap proses dan situasi belajar tertentu. dsb. adanya tekanan terhadap item yang telah ada. Mudah lupa terjadi jika simpanan informasi dalam memori jangka panjang sulit diingat lagi saat dibutuhkan dikarenakan ada bagian kecil dari ruang ingatan kita yang hilang. siswa berada di tengah-tengah situasi kompetitif yang ketat dan menuntut lebih banyak kerja intelek yang berat. Bagian kecil itu umumnya berisi ingatan yang baru. lebih sering menjabarkan fungsi atau bentuk daripada menyebutkan namanya (circumlocution). Muhubbin. terdapat gangguan dalam mengingat kembali (recall). b) Amnesi . materi pelajaran yang telah dikuasai tidak pernah digunakan atau dihafalkan siswa serta perubahan urat syaraf otak (Syah. nama orang. tidak ada gangguan dalam mengenal kembali sesuatu apabila dibantu dengan isyarat (cue) (recognition). Faktor penyebab lupa dapat terjadi karena gangguan konflik antara item-item informasi atau materi yang ada dalam sistem memori siswa.55 mempelajari bidang-bidang studi tadi. 2010).

(3) Retrograde Amnesi Retrograde Amnesi adalah amnesi yang mundur artinya tidak hanya lupa terhadap apa yang baru terjadi. c) Deya vu Deya vu adalah suatu peristiwa seakan-akan sudah pernah kenal sesuatu tapi sebenarnya belum. tetapi juga lupa terhadap hal-hal yang jauh sebelum peristiwa itu terjadi. Déjà vu juga disebut dengan pengenalan tipuan. yakni: (1) Paramnesi Paramnesi adalah amnesi yang tidak begitu jauh dari ingatannya. Jamais vu juga sering disebut dengan lupa tipuan. misalnya karena gegar otak. e) Depersonalis Depersonalis adalah suatu peristiwa dimana seseorang tidak mengenal dirinya sendiri. Amnesti dibagi menjadi tiga. Apa-apa yang masih berada di samping ingatan masih dapat diingat. (2) Autrograde Amnesi Autrograde Amnesi adalah amnesi yang juga lupa terhadap hal-hal yang terjadi setelah peristiwa berlangsung. d) Jamais vu Jamais vu adalah peristiwa seakan-akan belum pernah kenal sesuatu yang sebenarnya sudah. f) Derealis Derealis adalah suatu peristiwa seseorang merasa asing di dalam alamnya yang sebenarnya. .56 Amnesi terjadi karena peristiwa tidak dapat memproduksi tanggapan-tanggapan karena ingatan tidak sehat.

Selain itu hal-hal lain yang dapat membantu diagnosis MCI adalah : Pencitraan / Neuroimaging. orang yang mempunyai gen . (d) memori abnormal untuk usia. Magnetic Resonance Imaging (MRI) juga rutin direkomendasikan untuk menilai kondisi yang bervariasi. (c) fungsi kognitif umum normal. (b) aktivitas hidup sehari-hari normal.57 Permasalahan yang sering timbul mengenai daya ingat a) Gangguan Kognitif Ringan (Mild Cognitif Impairment) Menurut Petersen et al (1999) gangguan kognitif ringan merupakan keadaan transisi (transisional state) antara kognitif normal dan demensia terutama demensia Alzheimer. dan neuropatologis lainnya. Keuntungan lain dari MRI. 2004) Menurut Turana (2004) faktor resiko gangguan kognitif ringan adalah riwayat keluarga . (e) tidak terdapat demensia. Diagnosis penderita MCI adalah : (a) ada keluhan memori. Computed Tomography (CT) secara rutin digunakan untuk mengidentifikasi hematoma subdural. dapat membedakan pasien gangguan kognitif ringan dengan pasien Alzheimer dengan derajat dari atrofi hippocampus. Pada umumnya pasien MCI mengalami kemunduran dalam memori baru (recent memory). namun tidak spesifik (Turana. Atrofi seperti itu dapat memperkirakan progresifitas gangguan kognitif ringan menjadi penyakit alzheimer. infark. tumor. genetik. Pemeriksaan Neuroimaging ini telah menjadi alat diagnostik penting dalam menilai gangguan kognitif dan indikator diagnostik untuk progresifitas penyakit.

mengucapkan hal-hal yang ingin diingat dengan suara lantang.58 spesifik. olah raga atau gerakan tubuh di samping memperbaiki kondisi fisik (kebugaran dan kelenturan). konsentrasi. Pelatihan (direct retraining). belajar bahasa asing. b) Demensia Menurut American Psychiatric Assosiation (APA). juga dapat memperlambat terjadinya demensia atau penurunan daya ingat dan bisa mencegah terjadinya alzheimer. mengkonsumsi vitamin B12. keterampilan visual-motor dan spasial. mempelajari hal-hal baru : belajar komputer. belajar dengan bantuan media gambar. bermain alat musik. demensia adalah suatu sindrom sebagai akibat dari gangguan fungsi luhur otak yang meliputi gangguan daya ingat serta gangguan fungsi . mengisi teka-teki silang. membuat catatan pengingat. Bidang kognisi yang cocok diberikan pada pelatihan langsung adalah : atensi. Olah Raga (exercise). semakin tinggi usia pasien maka resiko MCI semakin tinggi. Pelatihan langsung berupa pengulangan praktis atau mengingat informasi yang diberikan. memori jangka pendek. menurut Harrel (1992) pelatihan langsung berdasarkan pada teori reorganisasi anatomis yang menyatakan bahwa stimulasi eksternal yang berkesinambungan akan mempermudah reorganisasi internal dari otak. Usia. Menurut Ronald (2005) cara menjaga otak agar tetap hidup sehingga terhindar dari kepikunan adalah : rajin membaca. apolipoprotein E lebih mudah menjadi gangguan kognitif ringan menjadi penyakit Alzheimer.

Suatu saat anak bisa "memanggil" semua arsip yang tersimpan dalam otaknya itu. faktor-faktor organik seperti kekurangan vitamin. untuk lebih memudahkan dalam mengingat sesuatu. Anak pun menjadi tak mudah lupa karena daya ingatnya terus terlatih. dan lainnya. Banyak manfaat didapat dengan mengasah daya ingat. entah itu cerita. Dengan metode ini dan dimulai sejak dini. maka sangat penting sekali mengasah daya ingat otak secara dini. Penyebab demensia yaitu penyakit alzheimar. Otak pun penuh dengan kumpulan informasi. dengan cara menulis hal-hal yang ingin diingat ataupun dengan menggunakan media gambar. namun sering. antara lain: a) Semakin diasah kemampuan mengingat. abstraksi. orientasi. Dari penyakit yang kita ketahui ini. dan tidak pernah dilatihnya otak untuk mengingat secara sedikit demi sedikit. maka kemungkinan terkena penyakit alzheimer dapat dicegah dan daya ingat kita semakin peka. keracunan obat. konstruksi. lagu. infeksi. semakin besar ruangan yang disediakan otak untuk menyimpan informasi. serta pemecahan masalah. b) Meningkatkan konsentrasi. mulai dari kebiasaankebiasaan kecil.59 kognitif lain yaitu bahasa. cedera/trauma kepala. depresi. Anak terlatih untuk menyimpan banyak informasi. stroke. Proses mengingat mengharuskan anak memusatkan perhatian pada objek/sesuatu yang ingin diingat atau .

Agar objek yang diingatnya bisa disimpan lama dan bisa dipanggil kembali. seperti pakar hukum. semakin bagus konsentrasinya. d) Menumbuhkan kepercayaan diri. f) Sangat bermanfaat saat anak beranjak dewasa. Ini karena beberapa profesi menuntut daya ingat tinggi. . anak terampil menggunakan bahasa yang baik. c) Belajar pemahaman. MMSE adalah instrument pengukuran gangguan fungsi kognitif yang dapat dilakukan pada siapa saja. e) Melatih kemampuan berbahasa. melatih mengingat juga sekaligus melatih kemampuan berbahasanya. Pengucapan kembali sesuatu yang diingatnya merupakan prestasi sendiri buat anak. bagaimana menggunakan bahasa yang baik dan benar. Semakin banyak latihan mengingat. Kelak. sehingga menimbulkan kebanggaan buatnya. Salah satu cara untuk tetap membuat kerja otak maksimal adalah melakukan Brain Gym (Senam Otak). Semua itu bisa memupuk rasa percaya dirinya.60 dihafalnya. Dia juga mengerti bagaimana sebuah kalimat disusun. Dengan kata lain. bahkan aktris dan aktor dituntut bisa menghafal dengan cepat. Secara tak langsung. Pemeriksaan atau pengukuran daya ingat adalah dengan menggunakan instrument MMSE (Mini Mental Scale Examination). Dia bisa mengenal ribuan kosakata baru. tentu anak harus bisa memahami materi tersebut. mengasah daya ingat melatih anak untuk bisa memahami sesuatu. dokter. Maka dari itu latihan untuk menguatkan daya ingat juga penting dilakukan untuk tetap mengoptimalkan semua fungsi otak.

Menurut Folstein Mini Mental Scale Examination terdiri dari 19 pertanyaan. Folstein. Ini diumumkan dalam Volume 12 Journal of Psychiatric Research.sagepub. perhatian dan berhitung 2 pertanyaan dengan nilai maksimal 8 point. dapat pula diterapkan pada anak-anak dari usia 4-12 tahun. Ltd. dan status perkawinan. yang terdiri dari beban kehidupan secara umum. Tes ini dapat dilakukan oleh dokter. bahasa 6 pertanyaan dengan nilai maksimal 9 point.61 MMSE pertama kali diterbitkan pada tahun 1975 sebagai lampiran ke sebuah artikel yang ditulis oleh Dr Marsekal F. merokok. jenis kelamin. Faktor kedua adalah faktor lingkungan dan behavior.short) Tes ini mudah dikerjakan. dan minum alkohol. termasuk didalamnya umur. pekerjaan. membutuhkan waktu yang relatif singkat (5-10 menit). faktor pertama adalah faktor sosiodemografik. yang mencakup penilaian orientasi. Folstein. Tes ini pun dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam pemeriksaan neurologis rutin anak-anak. jurnal yang diterbitkan oleh Pergamon Press. McHugh. yang meliputi tes orientasi 10 pertanyaan dengan nilai maksimal 10 point. perhatian dan kalkulasi. tingkat pendidikan. registrasi. (http://jcn.com/content/8/2/145. Menurut Fried et al. perawat. nilai MMSE dipengaruhi oleh dua faktor. Dr Susan E. stres fisik. registrasi 1 pertanyaan dengan nilai maksimal 3 point. mengingat kembali serta bahasa. Skor yang didapatkan kemudian dijumlahkan dengan nilai maksimal 30 point dengan kriteria penilaian sebagai berikut : a) Skor 27-30 (daya ingat baik) b) Skor 23-26 (daya ingat cukup) . Mini Mental Scale Examination adalah tes skrining fungsi mental yang dapat diterapkan selain pada orang dewasa dan lansia. dan Dr Paul R. atau orang awam dengan sedikit latihan.

karena mempunyai kesamaan karakteristik sampel penelitian dengan penelitian yang telah dilakukan peneliti sebelumnya yaitu pada anak Sekolah Dasar. Masa usia sekolah merupakan usia “pertengahan tahun” masa kanak-kanak. Oleh karena itu. Dalam masa ini juga akan terjadi perkembangan yang lebih baik dalam hal perkembangan fisik. organ maupun individu yang bisa diukur dengan ukuran berat. pengetahuan. Pada masa ini dasar-dasar untuk peran dewasa seperti pekerjaan.2% dengan akurasi 85. 2006). Pertumbuhan adalah berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar. kognitif dan psikososial (Potter dan Perry. jumlah. ukuran panjang. 3. pikiran. luas dan banyak serta menjadi bertambah sempurna dalam hal kepribadian.2% untuk menentukan adanya demensia atau daya ingat yang menurun. “Perkembangan” adalah mekar terbuka atau membentang menjadi besar. tidak saja meliputi aspek yang bersifat abstrak seperti pikiran dan pengetahuan tetapi juga meliputi aspek yang bersifat konkret. Anak Usia Sekolah WHO memberi batasan anak usia sekolah adalah anak dengan usia 6-12 tahun. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. instrumen ini dapat dipakai pada penelitian yang akan dilakukan. reaksi dan interaksi sosial terbentuk. Pengertian tumbuh kembang anak sebenarnya mencakup 2 hal kondisi yang berbeda tetapi saling berkaitan dan sulit dipisahkan yaitu pertumbuhan dan perkembangan. ukuran dan dimensi tingkat sel. umur tulang dan keseimbangan metabolik.62 c) Skor 19-22 (daya ingat kurang) d) Skor < 19 (daya ingat buruk) Instrumen ini telah diuji oleh Siregar dengan sensitifitas 69. Perkembangan pun dapat diartikan sebagai .4% dan spesifitas 89.

Pada masa ini rata-rata tinggi badan meningkat 5 cm per tahun dan berat badan yang lebih bervariasi.5 kg per tahun. Pertumbuhan berdampak terhadap aspek fisik sedangkan perkembangan berkaitan dengan pematangan fungsi organ dan individu. intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Kedua kondisi tersebut terjadi sangat berkaitan dan saling mempengaruhi dalam setiap anak. Potter dan Perry. anak sedikit lebih egosentris daripada anak yang lebih kecil dan memungkinkan berkonsentrasi lebih dari satu aspek situasi. namun akan berlangsung terus menerus. 2006). jaringan tubuh. Perkembangan kognitif yakni proses perkembangan fungsi intelektual atau proses perkembangan kemampuan/kecerdasan otak anak (Syah. Perkembangan kognitif pada usia sekolah mengarah pada kemampuan untuk berpikir dengan logis tentang disini dan saat ini. dan bukan abstraksi. Hal ini menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh. Termasuk di dalamnya adalah perkembangan emosi. Pada usia sekitar 7 tahun. Pertumbuhan fisik anak usia sekolah awal. Masa ini juga diwarnai dengan kemampuan anak dalam menempatkan objek berdasarkan ukuran . lebih lambat dibanding setelah lahir. meningkat 2-3. 1994 . Anak usia sekolah tampak lebih langsing daripada anak usia prasekolah yang disebabkan terjadi perubahan distribusi dan ketebalan lemak (Edelman dan Mandle.2010).Muhibbin. organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing masing dapat memenuhi fungsinya.63 bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan sebagai hasil dari proses pematangan.

Positif atau negatifnya persepsi siswa terhadap guru dan teman-temannya Ini sangat mempengaruhi kualitas hubungan sosial para siswa dengan lingkungan sosial kelasnya dan bahkan mungkin dengan lingkungan sekolahnya. siswa bergantung pada persepsinya terhadap guru pengajar dan teman-teman sekelasnya. adalah upaya penumbuhkembangan sumber daya manusia melalui proses hubungan interpersonal (hubungan antarpribadi) yang berlangsung dalam lingkungan masyarakat yang terorganisasi.Muhibbin. Sedangkan dalam merespons pelajaran di kelas misalnya. (Syah. 3) Tahap concrete-operational yakni perkembangan ranah kognitif yang terjadi pada usia 7-11 tahun. 2006). 2) Tahap pre-operational yakni perkembangan ranah kognitif yang terjadi pada usia 2-7 tahun. secara Psikososial (kejiwaan kemasyarakatan). 2010) Perkembangan Sosial dan Moral pada anak usia sekolah. Seorang pakar terkemuka dalam disiplin psikologi kognitif dan psikologi anak. Pada masa pertengahan usia sekolah. anak juga mulai mampu memecahkan permasalahan (Potter dan Perry. Perkembangan sosial hampir dapat dipastikan juga perkembangan moral sebab perilaku moral pada umumnya merupakan unsur fundamental dalam bertingkah laku sosial. pendidikan dan keluarga. dalam hal ini masyarakat. Seorang anak hanya akan mampu . 4) Tahap formal-operational yakni perkembangan ranah kognitif yang terjadi pada usia 11-15 tahun. Psikologi Pendidikan. Jean Piaget mengklasifikasikan perkembangan kognitif anak menjadi empat tahapan: 1) Tahap sensory-motor yakni perkembangan ranah kognitif yang terjadi pada usia 0-2 tahun.64 dan meningkatkan kemampuan mental yang lebih kompleks.

Rata-rata mencapai 3000 kosakata seiring pergaulan dengan sebaya. 4) Belajar memainkan peran sebagai seorang pria (jika ia seorang pria) dan sebagai seorang wanita (jika ia seorang wanita). 5) Mengembangkan dasar-dasar keterampilan membaca. Perkembangan bahasa sangat cepat dialami pada masa pertengahan anakanak. Piaget dan Kohlberg menekankan bahwa pemikiran moral seorang anak. . 2006). lompat tinggi. menulis dan berhitung (matematika atau aritmatika). orang dewasa serta kemampuan membaca. Anak usia sekolah menerima bahasa sebagai alat untuk menggambarkan dunia dengan cara subjektif dan menyadari bahwa kata-kata mempunyai arti yang tidak absolute (Potter dan Perry. lingkungan sosial merupakan pemasok materi mentah yang akan diolah oleh ranah kognitif anak secara aktif. 2010): 1) Belajar keterampilan fisik yang diperlukan untuk bermain.65 berperilaku sosial dalam situasi sosial tertentu secara memadai apabila menguasai pemikiran norma perilaku moral yang diperlukan untuk situasi sosial tersebut. 3) Belajar bergaul dengan teman-teman sebaya sesuai dengan etika moral yang berlaku di masyarakatnya. 2) Membina sikap yang sehat (positif) terhadap dirinya sendiri sehingga seorang individu yang sedang berkembang seperti kesadaran tentang harga diri (self-esteem) dan kemauan diri (self efficacy). menghindari kejaran dan seterusnya.Muhibbin. mengejar. Adapun tugas-tugas perkembangan anak pada masa perkembangan ini adalah sebagai berikut (Syah. seperti lompat jauh. Sedangkan di sisi lain. Psikologi Pendidikan. terutama ditentukan oleh kematangan kapasitas kognitifnya.

Kualitas keagamaan anak akan sangat dipengaruhi oleh proses pembentukan atau pendidikan yang diterimanya. maka pada diri anak akan berkembang sikap yang . baik dari guru. pelaksanaan kegiatan ritual diterimanya sebagai keharusan moral. 9) Belajar mencapai kemerdekaan atau kebebasan pribadi sehingga menjadi dirinya sendiri yang independen (mandiri) dan bertanggung jawab. orang tua maupun semua pihak yang terlibat dan dapat memberikan contoh dalam melaksanakan nilai-nilai agama yang baik. 3) Penghayatan secara rohaniah semakin mendalam. Anak tetap memerlukan pengawasan dan pengarahan dari guru dan orang tua untuk memunculkan kebiasaan-kebiasaan baik dan keterampilanketerampilan baru. Perkembangan Spiritual pada masa ini ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut : 1) Sikap keagamaan bersifat reseptif disertai dengan pengertian 2) Pandangan dan paham ketuhanan diperolehnya secara rasional berdasarkan kaidah-kaidah logika yang berpedoman pada indikator alam semesta sebagai manifestasi dari keagungannya. moral dan skala nilai yang selaras dengan keyakinan dan kebudayaan yang berlaku di masyarakatnya. Dalam perkembangan ini anak tetap memerlukan tambahan pengetahuan melalui belajar.66 6) Mengembangkan konsep-konsep yang diperlukan kehidupan sehari-hari. 7) Mengembangkan kata hati. 8) Mengembangkan sikap objektif/lugas baik positif maupun negatif terhadap kelompok dan lembaga kemasyarakatan.

Terapi Nursyifa 3. Kerangka Konsep C. Terapi Musik Kerangka Konsep Penelitian Daya ingat anak Faktor yang mempengaruhi daya ingat : 1. Buruk . Terapi yang dapat meningkatkan daya 1.67 positif terhadap agama dan pada gilirannya akan berkembang pula kesadaran beragama pada dirinya.1. Lingkungan 5. Terapi Neurofeedback 5. Hereditas 6. Baik 2. B. Kurang 4. Terapi Herba 4. Stress Keterangan : : diteliti : tidak diteliti Gambar 2. Cukup 3. Hipotesis Kemampuan daya ingat: 1. Kesehatan 2. ingat: Terapi Senam Otak 2. Usia 3. Nutrisi 7. Pengalaman hidup 4.

68 “Terdapat pengaruh senam otak terhadap kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat”. BAB III .

69 METODE PENELITIAN A. 2003). Kelompok subjek diobservasi terlebih dahulu sebelum dilakukan intervensi. Observasi yang dilakukan sebelum eksperimen disebut pre-test dan observasi sesudah eksperimen disebut post-test (Arikunto. 2005) B. Jenis dan Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre eksperimental dengan rancangan penelitian eksperiment one group pretest-postest design yaitu merupakan rancangan penelitian yang mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan satu kelompok subjek. 2006). kemudian diobservasi lagi setelah intervensi (Nursalam. Di dalam desain penelitian ini observasi dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah eksperimen. Populasi dan Sampel . Pretest Brain Gym : O1 Perlakuan Postest X O2 Gambar Rancangan penelitian Keterangan : O1 : Kemampuan Daya Ingat sebelum diberikan senam otak X : Perlakuan senam otak O2 : Kemampuan Daya Ingat setelah diberikan senam otak (Notoadmojo.

Variabel Penelitian . Responden dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3 di SD Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat yang berjumlah 31 orang dan mengikuti senam otak selama periode penelitian.70 1. C. Lokasi Penelitian dilakukan di SD Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3 di SD Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. Waktu Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret . Lokasi dan Waktu Penelitian 1. D. 2006).April 2011. 2007). Sampel Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang ingin diteliti (Arikunto. Teknik pengambilan sampling jenuh dilakukan dengan cara mengambil seluruh sampel dari populasi yang ada tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi tersebut (Sugiyono.Populasi Populasi adalah keseluruhan dari subjek penelitian (Arikunto. Sampel di dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu dengan sampling jenuh dimana teknik pengambilan sampel ini adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. 2006). berjumlah 31 orang yang terdiri dari 15 orang siswa perempuan dan 16 orang siswa laki-laki. 2. 2.

Variabel pengganggu di dalam penelitian ini yaitu dikendalikan. d. Variabel Pengganggu Variabel pengganggu di dalam penelitian ini yaitu usia. Fisik Responden yang dipilih yaitu siswa kelas 3 di SD Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat yang sehat secara fisik dan tidak mengalami gangguan jiwa. Cara pengendalian variabel pengganggu di dalam penelitian ini yaitu : a. nutrisi. c. Stres . Nutrisi Variabel pengganggu nutrisi dikendalikan dengan cara diabaikan. 2. fisik. Dikarenakan pada umumnya usia siswa kelas 3 adalah antara usia 8-10 tahun. pengalaman dan pengetahuan. Pengetahuan dan Pengalaman Responden yang dipilih yaitu siswa kelas 3 di SD Margaluyu 2 Ciamis Jawa Barat yang belum pernah mendapatkan senam otak sebelumnya. e. stres. 3.71 1. Usia Responden yang dipilih yaitu siswa kelas 3 di SD Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat berusia antara 8-10 tahun. lingkungan. Variabel terikat Variabel terikat (dependent variable) dalam penelitian ini yaitu kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 Sekolah Dasar. b. Variabel bebas Variabel bebas (independent variable) dalam penelitian ini yaitu senam otak (brain gym).

f.72 Memberikan motivasi atau dorongan yang mendukung untuk mengurangi tingkat kestresan. 4. 7. 5. Definisi Operasional Dalam penelitian ini dilihat tentang pengaruh perlakuan senam otak terhadap daya ingat siswa. E. 1. Lingkungan Pengukuran kemampuan daya ingat siswa dan senam otak dilakukan ditempat yang sama yaitu di SD Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. Hubungan Antar Variabel Variabel Bebas Variabel Terikat Pemberian Senam Otak (Brain Gym) 1. 2. 3. 6. Senam Otak . Daya Ingat Anak Usia Sekolah Variabel Pengganggu : Kesehatan Usia Pengalaman Hidup Lingkungan Hereditas Nutrisi Stress F.

2. d. Data primer diperoleh dengan observasi langsung serta pengukuran daya ingat menggunakan daftar kata-kata yang terdapat pada instrumen penelitian.73 Senam otak adalah latihan yang terdiri dari gerakan yang teratur yang dilakukan setiap hari selama 15 hari dengan lama perlakuan 15-20 menit yang dapat mempengaruhi keseimbangan aktivitas kedua otak secara bersamaan. Pengukuran daya ingat termasuk skala ordinal yang mana pengukuran daya ingat dibagi dalam : a. Data primer yaitu data yang secara langsung diperoleh dari obyek penelitian (Riwidikdo. Senam otak termasuk dalam skala data nominal karena setiap subyek penelitian hanya mempunyai satu macam data yaitu diberikan terapi senam otak = 0 atau tidak diberikan terapi senam otak = 1. yang meliputi gerakan pre activity dan gerakan inti. Tingkat kemampuan daya ingat pada anak SD diukur dengan instrumen MMSE (Mini Mental Scale Examination). 2007). b. Daya Ingat Daya ingat adalah kemampuan seseorang untuk menyimpan dan merekam pengetahuan atau informasi yang diperoleh dan kemudian dapat menampilkan kembali informasi yang telah tersimpan dalam memorinya sewaktu dibutuhkan. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan : 1. Skor 27-30 (daya ingat baik) Skor 23-26 (daya ingat cukup) Skor 19-22 (daya ingat kurang) Skor < 19 (daya ingat buruk) G. . c.

MMSE merupakan alat yang digunakan untuk pengukuran gangguan fungsi kognitif atau daya ingat yang dapat dilakukan pada siapa saja. Penilaian dari perhitungan semua item dikategorikan skor 27-30 (daya ingat baik). . I. yang meliputi tes orientasi 10 pertanyaan dengan nilai maksimal 10 point. prestasi akademik dan daya ingat siswa kelas 3 secara umum. perhatian dan berhitung 2 pertanyaan dengan nilai maksimal 8 point. Instrumen Penelitian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrument MMSE (Mini Mental Scale Examination) untuk mengukur kemampuan daya ingat. guru dan siswa. 23-26 (daya ingat cukup). Instrumen MMSE menurut Folstein terdiri dari 19 pertanyaan. Setelah semua data didapatkan dari pemeriksaan menggunakan MMSE kemudian dilakukan analisis data. H. Data sekunder diperoleh dari wawancara yang dilakukan dengan kepala sekolah. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen MMSE sudah dilakukan uji validitas dan realibilitas oleh Institute Of Mental Health USA dengan nilai sensitifitas 87% dan spesifitas 82%. melalui observasi yang disusun oleh Folstein. Daya ingat terhadap anak dapat diukur dengan menggunakan alat ukur berupa lembar observasi yaitu instrumen MMSE (Mini Mental State Examination) yang disesuaikan. registrasi 1 pertanyaan dengan nilai maksimal 3 point. bahasa 6 pertanyaan dengan nilai maksimal 9 point. Data yang dikumpulkan mencakup profil SD Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. jumlah siswa kelas 3 beserta identitasnya.74 2. Data sekunder adalah data yang didapat secara tidak langsung dari obyek penelitian. 19-22 (daya ingat kurang). < 19 (daya ingat buruk).

Pada tahap ini. 4. Tabulating Tabulating adalah tahap pengolahan data yang dilakukan untuk pemindahan. Input data Input data adalah memasukan data yang telah diedit dan dinilai menggunakan fasilitas komputer. 3. data dimasukkan kedalam lembaran tabel kerja sesuai kriteria guna mempermudah pembacaan. 2008 dan Paramitha. 2009) yaitu pengukuran daya ingat. Tahap Pra Persiapan . K. Mengecek kelengkapan data. Mengecek nama dan kelengkapan identitas responden b. J. Jalannya Penelitian 1. Editing Editing adalah tahap pengolahan data yang dilakukan oleh peneliti untuk mengoreksi/memeriksa kembali data-data yang sudah terkumpul sehingga hasil yang diperoleh tidak bias atau error. yang meliputi: a. 2. atau dengan program SPSS. Coding Coding adalah tahap pengolahan data yang dilakukan untuk pemberian kode dengan cara menandai masing-masing pertanyaan dengan kode berupa angka sehingga memudahkan untuk pengolahan data. Data-data hasil penelitian kedalam lembaran formulir sesuai kriteria guna mempermudah pembacaan. Teknik Pengolahan Data Pengolahan data penelitian dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: 1.75 Instrumen ini dapat dipakai dan tidak dilakukan uji validitas dan realibilitas pada penelitian yang akan dilakukan karena mempunyai kesamaan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya (Pratiwi.

Metode dan Analisa Data . Dimana senam otak dilakukan setiap hari pada pagi hari dibantu oleh peneliti dalam membenarkan gerakan-gerakan yang salah. Semua data yang didapatkan dari wawancara kemudian dikumpulkan untuk kemudian selanjutnya dilakukan analisa data dengan menggunakan uji Wilcoxon yaitu untuk menguji efektifitas suatu perlakuan terhadap suatu besaran variabel yang ingin ditentukan. Setelah dilakukan senam otak 12-14 kali kemudian peneliti melakukan pengukuran daya ingat pada siswa yang sudah ditetapkan sebagai sampel. Tahap ini dilaksanakan pada bulan Februari 2011. setelah proposal penelitian disetujui oleh dosen pembimbing kemudian diseminarkan. Tahap ini dilaksanakan pada bulan Januari 2011. 4. Proposal penelitian disempurnakan atas dasar masukan dari dosen pembimbing. Satu gerakan senam dilakukan 2 kali pengulangan. Pembuatan Surat Izin Pembuatan surat izin penelitian dari STIKES Surya Global kepada SD Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat.76 Melakukan observasi awal (studi pendahuluan) di lokasi yang akan dijadikan tempat penelitian dan studi pustaka. L. Tahap Pelaksanaan Setelah memperoleh izin dari kepala sekolah SD Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. yang dilanjutkan dengan penyusunan proposal penelitian. Tahap Persiapan Dilakukan konsultasi judul dengan dosen pembimbing. 2. Senam otak dapat dilakukan 15-20 menit. 3. Tahap ini dilaksanakan Maret 2011. kemudian dilanjutkan dengan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap kemampuan daya ingat siswa.

Tahap I : dilakukan analisa univariat variabel yang ada pada penelitian ini untuk menghitung distribusi dan frekuensi. Pada umumnya dalam analisis ini hanya menghasilkan distribusi dan presentase dari tiap variabel (Notoatmodjo.77 1. 2. Adapun rumus uji Wilcoxon yaitu :  n(n  1)  T  4   z n(n  1)(2n  1) 24 Keterangan : T = jumlah jenjang / ranking yang kecil n = jumlah sampel populasi z = nilai distribusi normal Karena jumlah sampel lebih dari 25 maka rumus yang digunakan menggunakan faktor koreksi yaitu : t   t 3 48 Kemudian faktor ini dikurangkan terhadap besaran dibawah tanda akar. 2002 : 188). 2002). Analisa yang digunakan adalah teknik bivariat dengan uji Wilcoxon. Analisa univariat ini dilakukan terhadap tiap variabel dari hasil penelitian. Tahap II : dilakukan analisa bivariat variabel yaitu analisa data yang dilakukan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan atau berkorelasi (Notoatmodjo. . Variabel yang dianalisis adalah varibel bebas dan terikat.

96. kita menggantikan denominator (penyebut) pada statistik uji aproksimal sampel besar dengan rumus : n( n  1)(2n  1)  t   t  24 48 3 maka rumus jadi untuk wilcoxon dengan ada koreksian dan sampel besar dengan didekatkan pada distribusi z adalah sebagai berikut : T *   n( n  1)  4  T   n( n  1)(2n  1)  t   t  24 48 3 Ketentuan pengujian berdasarkan tingkat kemaknaan 95 % (alpha 0. .78 karena itu bila menjumpai sejumlah angka sama. bila harga z hitung lebih besar dari z tabel maka Ho ditolak. apabila p < 0. dengan harga z tabelnya adalah 1. Cara kedua. 2007). digunakan nilai probabilitas.05). Hal ini berarti bahwa perlakuan mempunyai pengaruh yang bermakna.0 for windows. Untuk memudahkan perhitungan dan menghindari kesalahan maka dipergunakan program SPSS versi 16.05 maka dikatakan ada perbedaan bermakna sebelum dan sesudah perlakuan (Sugiyono.

dengan responden penelitian sejumlah 31 orang. 5 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre eksperimental dengan rancangan penelitian eksperiment one group pretestpostest design Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. A.79 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dilakukan analisa tentang pengaruh senam otak terhadap kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. Profil Sekolah Dasar Negeri 2 Margaluyu 1. Gambaran Umum Tentang Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 berlokasi di Jalan Raya Margaluyu No. Dari hasil penelitian ini akan mengidentifikasi pengaruh senam otak terhadap kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di sekolah tersebut. Sekolah Dasar Negeri .

501/IMB 62 KIMPRASDA 2009 dan No. Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 memiliki satu ruang Kepala Sekolah dan ruang Guru. Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 ini pun memiliki Sumber Daya Pengajar Tetap/PNS sebanyak 8 orang dan memiliki pengajar tidak tetap/Guru bantu sebanyak 2 orang serta Staf Tata Usaha sebanyak 1 orang. terampil dan berakhlak karimah tahun 2012.80 Margaluyu 2 ini merupakan lembaga milik pemerintah yang didirikan pada tahun 1961 dengan NSS. 21 Tahun 2000/No. Semua ruangan tersebut berada dalam kondisi yang baik dan terawat. Misi : 1) Mewujudkan sistem atau penyelenggaraan pendidikan yang efektif. 101021402008. Karakteristik Responden . 21 Tahun 2000/No. 503/IMB 23 PBBT/2011. 2. Visi : Terwujud peserta didik yang cerdas. satu gudang. Visi dan Misi Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 memiliki visi dan misi sebagai berikut: a. Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 berdiri di atas tanah seluas 700 m² dengan status tanah Hak Guna Pakai (Tanah Desa) dan status izin bangunan No. enam ruang kelas. 3. bersih dan menyenangkan. b. indah. 2) Meningkatkan peserta didik berakhlakul karimah 3) Mewujudkan lingkungan belajar nyaman. empat kamar mandi dan satu taman.

4 100 .1 distribusi responden berdasarkan jenis kelamin berikut ini: Tabel 4. Umur responden pada penelitian ini adalah 9 dan 10 tahun.6%) dan 15 orang perempuan (48.1 Karakteristik Responden berdasarkan Jenis Kelamin di SDN Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat Tahun 2011 No Jenis Kelamin Jumlah 1 2 Sumber : Laki-laki Perempuan Jumlah data primer yang diolah (2011) 16 15 31 Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa jumlah responden adalah 31 orang yang terdiri dari 16 orang Laki-laki (51. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada table 4.81 Responden pada penelitian ini adalah anak usia sekolah kelas 3 di SDN Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat yang berjumlah 31 orang. Untuk lebih jelasnya dapat Persentase 51. Adapun karakteristik responden adalah sebagai berikut : a. b.6 48.4%). Jenis Kelamin Responden pada penelitian ini sebagian besar berjenis kelamin Laki-laki. Umur Responden pada penelitian ini adalah anak usia sekolah kelas 3 di SDN Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat.

82

dilihat pada table 4.2 distribusi responden berdasarkan umur berikut
ini:

No
1
2
Sumber

Tabel 4.2
Karakteristik Responden berdasarkan Umur
Di SDN Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis
Jawa Barat Tahun 2011
Umur
Jumlah
9
15
10
16
Jumlah
31
:
Data primer yang diolah (2011)

Persentase
48.4
51.6
100

Dari tabel 4.2 dapat dilihat bahwa responden memiliki variasi umur
yang berbeda. Ada dua kelompok umur yaitu umur 9 tahun berjumlah
15 orang (48.4%) dan umur 10 tahun berjumlah 16 orang (51.6%).

B. Hasil Penelitian
1. Kemampuan Daya Ingat Anak
Kemampuan daya ingat anak adalah kemampuan anak dalam
memproses dan menyimpan pengetahuan yang diperoleh dalam waktu
lama dan dapat mengingatnya kembali sewaktu dibutuhkan. Tingkat
kemampuan daya ingat pada anak SD diukur dengan instrumen MMSE
(Mini Mental Scale Examination).
Pemberian senam otak adalah latihan otak yang terangkai dari
beberapa gerakan yang teratur yang memungkinkan dapat mempengaruhi

83

keseimbangan aktivitas kedua otak secara bersamaan. Gerakan inti senam
otak yaitu gerakan menyeberangi garis tengah, gerakan meregangkan otot
dan gerakan meningkatkan energi dan penguatan sikap. Dalam penelitian
ini, senam otak dilakukan setiap hari pada pagi hari dibantu oleh peneliti
dalam membenarkan gerakan-gerakan yang salah. Satu gerakan senam
dilakukan 2 kali pengulangan. Senam otak dapat dilakukan 15-20 menit.
Adapun kemampuan daya ingat anak sesudah mengikuti senam otak
diambil setelah responden mengikuti senam otak 12-14 kali.
a. Kemampuan daya ingat anak Sebelum Dilakukan Senam Otak
Data mengenai kemampuan daya ingat anak sebelum dilakukan
senam otak dapat dilihat pada tabel 4.3 berikut ini.
Tabel 4.3
Kemampuan Daya Ingat Anak Sebelum Dilakukan Senam Otak
di SDN Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis
Jawa Barat Tahun 2011
Daya Ingat Anak
F
%
Buruk
5
16,1
Kurang
Cukup
18
58,1
Baik
8
25,8
Jumlah
Sumber: Data primer diolah (2011)

31

100

Data yang tercantum dalam tabel 4.3 di atas merupakan hasil
pengukuran daya ingat anak sebelum dilakukan perlakuan. Terlihat
bahwa sebanyak 5 orang (16,1%) dengan kemampuan daya ingat yang
buruk, 18 orang (58,1%) dengan daya ingat cukup, dan 8 orang
(25,8%) dengan kemampuan daya ingat yang baik.

84

b. Kemampuan daya ingat anak Setelah Dilakukan Senam Otak
Hasil pengukuran kemampuan daya ingat anak setelah
dilakukan senam otak dapat dilihat dalam Tabel 4.4 berikut ini.

Tabel 4.4
Kemampuan Daya Ingat Anak Setelah Dilakukan Senam Otak
di SDN Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis
Jawa Barat Tahun 2011
Daya Ingat Anak
F
Buruk
2
Kurang
2
Cukup
3
Baik
24
Jumlah
Sumber: Data primer diolah (2011)

31

%
6,5
6,5
9,7
77,4
100

Berdasarkan Tabel 4.4 tersebut, dapat diketahui bahwa masingmasing sebanyak 2 orang (6,5%) dengan kemampuan daya ingat anak
buruk dan kurang, 3 orang (9,7%) dengan daya ingat cukup, dan
sebanyak 24 orang (77,4%) dengan kemampuan daya ingat yang baik.
2. Pengujian Wilcoxon Signed Rank Test
Setelah seluruh data yang didapatkan dari wawancara terkumpul,
selanjutnya dilakukan analisa data dengan menggunakan uji Wilcoxon
yaitu untuk menguji efektifitas suatu perlakuan terhadap suatu besaran
variabel yang

ingin ditentukan. Tujuan dari pengujian ini digunakan

mengetahui apakah secara statistika terdapat perbedaan kemampuan daya
ingat anak sebelum dan sesudah pelaksanaan senam otak siswa SD kelas 3
di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat.

5 Ringkasan Hasil Uji Wilcoxon Signed Rank Test Sebelum dan Sesudah Pemberian Senam Otak di SDN Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat Tahun 2011 Mean N Rank Pre_Eksp Negative Ranks 0 (a) 0. Tabel 4.000 Sum of Ranks 0. tidak ada anak dengan kemampuan daya ingat yang lebih rendah (negative ranks).00 Ties 12 (c) Total 31 Z test -4. sebanyak 19 orang dengan kemampuan daya ingat anak yang lebih tinggi (positive ranks).00 190.5 tersebut dapat diketahui bahwa dari 31 orang pada kelompok eksperimen.00 Pre_Kontrol Positive Ranks 19 (b) 10. Selanjutnya untuk menguji hipotesis penelitian ini yang menyatakan bahwa “terdapat pengaruh senam otak terhadap kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat”. dan 12 orang dengan kemampuan daya ingat anak yang sama (ties) setelah dilakukan perlakuan pemberian latihan senam otak. . Sig.264 Asymp.85 Adapun ringkasan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test perbedaan kemampuan daya ingat anak tersebut dapat dilihat pada tabel 4.00 a Pre_Eksp < Pre_Kontrol b Pre_Eksp > Pre_Kontrol c Pre_Eksp = Pre_Kontrol Berdasarkan tabel 4. 0.5 berikut ini. maka dilakukan langkah-langkah pengujian hipotesisnya sebagai berikut : a.

Kemampuan Daya Ingat Anak Sebelum Dilakukan Senam Otak Kemampuan daya ingat anak sebelum dilakukan senam otak dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 5 orang (16.05 Ha ditolak jika asymp. 18 orang (58. sig.sig. Kesimpulan Nilai z test dari hasil pengujian adalah sebesar -4.264 dengan asymp. sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.1%) dengan kemampuan daya ingat yang buruk.264 dengan asymp. sig.05).86 Menentukan Hipotesis Ho : µ = 0 artinya tidak ada perbedaan kemampuan daya ingat anak sebelum dan sesudah dilakukan latihan senam otak Ha : µ ≠ 0 artinya ada perbedaan kemampuan daya ingat anak sebelum dan sesudah dilakukan latihan senam otak b. Z < 0.05 c. Dengan diterimanya Ha berarti ada perbedaan kemampuan daya ingat anak sebelum dan sesudah dilakukan latihan senam otak.8%) dengan kemampuan daya ingat yang baik. sig. sebesar 0.1%) dengan daya ingat cukup.000 (asymp. dan 8 orang (25.05 d. Z > 0.sig < 0.000 e. C. Dengan menggunakan taraf signifikan (α) = 0. z sebesar 0. Kriteria pengujian Ho diterima jika asymp. Pembahasan 1. Hasil ini didapatkan dari Uji Kuesioner dengan menggunakan MMSE . Hasil pengujian diperoleh dengan nilai Z hitung = -4.

simbol dan komunikasi yang luas. kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat cenderung belum optimal. Sehingga ciri-ciri utama pada perkembangan anak usia 8-10 tahun harus dibina secara positif agar dapat menghasilkan sesuatu yang positif pula bagi kehidupannya serta bagi proses anak dalam belajar. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa siswa kelas 3 di SDN Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat didominasi oleh laki-laki sebanyak 16 orang (51.4%) dan usia 10 tahun sebanyak 16 orang (51.87 (Mini Mental Scale Examination) yang meliputi tes orientasi 10 pertanyaan dengan nilai maksimal 10 point. Hal ini berkaitan erat dengan pola berfikir anak yang cenderung masih ingin bermain dan kurang fokus terhadap apa yang diberikan karena memiliki dorongan untuk memasuki kelompok sebaya serta keadaan fisik yang memungkinkan/mendorong anak memasuki dunia permainan dan pekerjaan yang membutuhkan keterampilan jasmani serta dorongan mental untuk memasuki dunia konsep. perhatian dan berhitung 2 pertanyaan dengan nilai maksimal 8 point. Hasil penelitian tersebut mengindikasikan bahwa sebelum adanya pemberian latihan senam otak. Kondisi ini terjadi dimungkinkan karena dari hasil penelitian terlihat bahwa usia yang ada di kelas 3 adalah usia 9 dan 10 tahun dimana usia 9 tahun sebanyak 15 orang (48. bahasa 6 pertanyaan dengan nilai maksimal 9 point.6%) dan perempuan sebanyak 15 orang (48.6%). logika.4%). . registrasi 1 pertanyaan dengan nilai maksimal 3 point.

Mereka telah mulai berkompetisi dengan teman sebayanya .88 Biasanya siswa laki-laki lebih terlihat keegoisannya dan lebih ingin menonjolkan dirinya ke arah yang bersifat kekuatan daripada prestasi akademiknya sedangkan siswa perempuan biasanya justru lebih ingin menonjolkan dirinya ke arah yang bersifat akademik. Lebih lanjut menurut ilmuwan dari University Of London’s Institute Of Education menyatakan bahwa jenis kelamin mempengaruhi daya ingat seseorang dimana wanita memiliki daya ingat lebih baik dibandingkan pria. 2010). Selain itu kejenuhan juga dapat terjadi karena proses belajar siswa telah sampai pada batas kemampuan jasmaniahnya karena bosan (boring) dan keletihan . Hal ini dapat dipertegas jika kita melihat perkembangan sosial anak yang berada pada usia sekolah kelas 3 SD antara lain mereka telah dapat menunjukkan keegoisannya tentang jenis kelamin walaupun pada usia ini keegoisan anak sudah dapat lebih menurun daripada anak di bawah usia 8 tahun. Kejenuhan belajar dapat melanda siswa apabila ia telah kehilangan motivasi dan kehilangan konsolidasi salah satu tingkat keterampilan tertentu sebelum siswa tertentu sampai pada tingkat keterampilan berikutnya (Chaplin. Hal ini dimungkinkan karena diduga estrogen di dalam tubuh wanita lebih banyak daripada pria (Syahroni. Disamping itu siswa sering mengalami kejenuhan serta kelupaan. telah mampu berbagi dan mandiri. metode pembelajaran cenderung monoton serta fasilitas yang belum terkondisi dengan baik. Selain itu. 1972).

keletihan mental dipandang sebagai faktor utama penyebab munculnya kejenuhan belajar. keletihan mental tak dapat diatasi dengan cara yang sesederhana cara mengatasi keletihan-keletihan lainnya. Keletihan fisik dan keletihan indera dalam hal ini mata dan telinga pada umumnya dapat dikurangi atau dihilangkan lebih mudah setelah siswa dan minuman yang cukup bergizi. siswa mempercayai konsep kerja akademik yang optimum sedangkan dia sendiri menilai belajarnya sendiri hanya berdasarkan ketentuan yang ia bikin sendiri. Adapun faktor penyebab keletihan mental siswa adalah kecemasan siswa terhadap dampak negative yang ditimbulkan oleh keletihan itu sendiri. karena keletihan dapat menjadi penyebab munculnya perasaan bosan pada siswa yang bersangkutan. siswa berada di tengah-tengah situasi kompetitif yang ketat dan menuntut lebih banyak kerja intelek yang berat.89 (fatigue). kecemasan siswa terhadap standar/patokan keberhasilan bidang-bidang studi tertentu yang dianggap terlalu tinggi terutama ketika siswa tersebut sedang merasa bosan mempelajari bidang-bidang studi tadi. Namun. keletihan fisik siswa. keletihan mental siswa. penyebab kejenuhan yang paling umum adalah keletihan yang melanda siswa. Sebaliknya. keletihan siswa dapat dikategorikan menjadi tiga macam. Menurut Cross (1974) dalam bukunya The Psychology of Learning. Kejenuhan yang dialami siswa membuat anak kurang konsentrasi dalam menangkap pelajaran sehingga dapat membuat anak mudah lupa . Itulah sebabnya. yakni: keletihan indera siswa.

Kondisi yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. materi pelajaran yang telah dikuasai tidak pernah digunakan atau dihafalkan siswa serta perubahan urat syaraf otak (Syah. 2010). Kebanyakan orang tua menganggap apabila anak-anaknya telah sekolah. berarti anak-anak mereka telah diberikan pendidikan yang cukup. Serta sebagian besar orang tua yang kurang memperhatikan dan memberikan dukungan kepada anak-anaknya untuk belajar atau mencintai pendidikan. perubahan sikap dan minat siswa terhadap proses dan situasi belajar tertentu. namun dalam proses pembelajaran dan peningkatan prestasi belum terkondisikan secara maksimal. . Padahal peran orang tua di rumah sangatlah berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak dan dalam menumbuhkan motivasi belajar pada anak. Faktor penyebab lupa dapat terjadi karena gangguan konflik antara item-item informasi atau materi yang ada dalam sistem memori siswa. Semua hal tersebut sangatlah membutuhkan kecermatan dan kesigapan guru dalam menghadapi berbagai masalah tersebut dan mencari berbagai macam solusi serta lebih memfasilitasi anak dalam proses belajar-mengajar. Muhubbin. Di sekolah tersebut meskipun telah dilaksanakan beberapa kegiatan yang dapat memaksimalkan fungsi otak anak kelas 3 di SDN Margaluyu 2 yaitu dengan mengadakan kegiatan terapi bermain. dimana guru di sekolah dasar tersebut meskipun memiliki latar belakang tingkat pendidikan yang tinggi.90 dengan apa yang telah dipelajari. adanya tekanan terhadap item yang telah ada.

2. maka metode brain gym (senam otak) berfungsi agar dapat meningkatkan fungsi otak kanan dan otak kiri dan juga dapat penyeimbang antara otak kanan dan otak kiri. Belajar dan terus beraktivitas adalah kunci dari stimulasi otak sehingga tercapai keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri. Kemampuan daya ingat anak Setelah Dilakukan Senam otak Pengembangan kurikulum pada saat ini telah sangat bagus. 2008). Senam otak merupakan rangkaian gerakan sederhana yang . akan tetapi sangat riskan sehingga membuat siswa menjadi bingung dan metode penyampaian guru masih bersifat konvensional sehingga hanya otak kiri saja yang mengalami perkembangan sedangkan fungsi otak lain sangat lambat dalam perkembangannya. Dengan pengoptimalan otak dapat membuat seseorang mempunyai daya ingat yang tajam. Latihan otak merupakan salah satu stimulasi preventif yang berguna dalam mengoptimalkan fungsi otak sehingga menjadi lebih baik serta dapat memperlancar aliran darah dan oksigen ke otak (Dennison. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab kemampuan daya ingat anak di sekolah tersebut pada kategori cukup. namun pelaksanaan latihan otak yang dapat mengoptimalkan fungsi otak terutama meningkatkan daya ingat anak belum pernah dilaksanakan di SDN Margaluyu 2 ini karena belum dikenalnya senam otak oleh para guru dan siswa di SDN Margaluyu 2 tersebut. Sehingga untuk mengoptimalkan kemampuan otak.91 terapi musik dan belajar diluar kelas sebagai sarana hiburan dan keakraban bagi siswa.

92 menyenangkan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan belajar dengan menggunakan keseluruhan otak. Gerakan-gerakan pada senam otak (Brain Gym) akan memudahkan di dalam belajar.7%) dengan daya ingat cukup. 3 orang (9. Dari hasil tersebut mengindikasikan adanya perubahan kemampuan daya ingat anak ke arah yang lebih baik.4%) dengan kemampuan daya ingat yang baik. Salah satu latihan tersebut bisa dengan melakukan latihan senam otak yang mana . Senam otak dilakukan tanpa membedakan batas umur dengan menggunakan aktivitas gerakan-gerakan untuk menarik keluar seluruh potensi yang dimiliki oleh seseorang (Dennison. Sebagaimana diketahui. 2008). dapat dilakukan dengan cara melakukan latihan otak atau olahraga otak. dan sebanyak 24 orang (77. dari hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan senam otak pada siswa kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Ciamis Jawa Barat. muda atau tua untuk mengoptimalkan kemampuan belajarnya. Sehingga untuk melatih daya ingat anak yang baik serta meningkatkan kecerdasan otak anak.5%) dengan kemampuan daya ingat anak buruk dan kurang. dimana peningkatan daya ingat anak sebelum dilakukan latihan senam otak cenderung lebih rendah daripada kemampuan daya ingat anak setelah dilakukan latihan senam otak. bahwa di dalam Brain Gym (senam otak) mengajarkan gerakan-gerakan yang mudah diingat dan dilakukan serta dapat membantu banyak orang. masing-masing sebanyak 2 orang (6. Hal ini sebagaimana menurut Dennison (2008).

kerja otak kanan maupun kiri harus seimbang. Gerakan Calf Pump (Pompa Betis).93 senam ini bisa mengoptimalkan fungsi otak. Gerakan Think Of X. Gerakan Balance Button (Tombol Imbang). Oleh karena itu. terutama bagi anak-anak yang mengalami kesulitan di dalam konsentrasi dan belajar sebagaimana yang dialami oleh siswa kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat. Active Position dan Positive Position. Gerakan pre activity terdiri dari: Energetic Position. Gerakan Titik Positif (Positive Point) dan Gerakan Footlex (Lambaian Kaki). Berdasarkan teori diatas. latihan senam otak diciptakan karena gerakangerakan pada senam otak mempunyai manfaat yang sangat banyak bagi kerja otak yang optimal. Gerakan Thinking Cap (Pasang Telinga). Padahal untuk mencapai fungsi otak yang maksimal. Peneliti mencoba menerapkan latihan senam otak (Brain Gym) di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 kelas 3 dibantu oleh wali kelas 3 selama 15 hari dilakukan setiap pagi hari selama 15-20 menit. Gerakan Lazy 8s. Clear Position. Salah satu masalah belajar pada anak yaitu mengalami kesulitan dalam mengingat sering muncul disebabkan karena kebanyakan anak bahkan orang dewasa hanya menggunakan otak kiri saja dan jarang menggunakan otak kanan. Kemudian dilanjutkan dengan Gerakan Inti senam otak yang terdiri dari : Gerakan Neck Roll. Gerakan Energy Yawn. Gerakan-gerakan yang diajarkan yaitu terdiri dari gerakan pre activity dan gerakan inti. .

gangguan emosional. sindrom pada bayi dan gangguan kemampuan belajar.05). pemberian latihan senam otak dapat membantu anak dalam meningkatkan daya ingatnya. Dengan kata lain. Sebagaimana menurut Dennison (2008).000 (asymp. gangguan pemusatan perhatian. sebanyak 19 orang dengan kemampuan daya ingat anak yang lebih tinggi (positive ranks). Pengaruh Senam Otak terhadap Kemampuan Daya Ingat Anak Hasil pengujian menunjukkan bahwa dari 31 orang pada kelompok eksperimen. sig. tidak ada anak dengan kemampuan daya ingat yang lebih rendah (negative ranks). menangani anak yang mengalami masalah dalam proses belajar mengajar.94 Pada hari ke enam belas. meningkatkan kepercayaan diri. di dalam senam otak terdapat gerakan-gerakan . Peneliti mengukur kemampuan mengingat responden dengan menggunakan instrument Mini Mental State Examination (MMSE) dan didapatkan hasil bahwa terdapat peningkatan daya ingat pada responden. yang berarti terdapat perbedaan signifikan kemampuan daya ingat anak setelah dilakukan senam otak. Serta secara teori bisa membantu meningkatkan kecerdasan anak. Nilai z test dari hasil pengujian adalah sebesar -4. sebesar 0.264 dengan asymp. Selain itu senam otak juga sering digunakan untuk terapi beberapa gangguan pada anak-anak seperti hiperaktif. Hal ini dimungkinkan karena bagi anak-anak senam otak tersebut sangatlah menyenangkan. dan 12 orang dengan kemampuan daya ingat anak yang sama (ties) setelah dilakukan perlakuan pemberian latihan senam otak.sig < 0. 3.

juga terjadi peningkatan dari semula hanya 8 anak meningkat menjadi 24 anak. Gerakan senam otak dilakukan beberapa menit saja sudah dapat meningkatkan energi dan memberikan kesegaran mental sepanjang hari. hasilnya akan jauh lebih baik daripada setengahnya. dimana dari sebelum dilakukan latihan terdapat 5 orang dengan kemampuan daya ingat yang buruk.95 terkoordinasi yang dapat menstimulasi kerja otak sehingga lebih aktif. senam otak yang diberikan kepada siswa kelas 3 Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat selama 15-20 menit dan dilakukan senam otak 12-14 kali. berkaitan dengan hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Sumarsih (2007) yang didapatkan hasil bahwa ada pengaruh senam otak dengan daya ingat anak usia sekolah . Pada dasarnya. Hal ini berarti bahwa adanya latihan senam otak (brain gym) mampu meningkatkan dan tetap mengoptimalkan semua fungsi otak. Demikian halnya pada anak yang memiliki kemampuan yang baik. Dengan demikian. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya peningkatan kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 SD. keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan akan lebih baik daripada dominan salah satu bagian saja. Tetapi pelaksanaan latihan senam otak juga dapat dilakukan secara teratur selama satu sampai dua minggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam mencapai perilaku tertentu. berkurang menjadi 2 orang setelah dilakukan senam otak. sehingga dengan memaksimalkan seluruh kinerja fungsi otak. Dalam konteks penelitian ini.

Akan tetapi. maka diperoleh hasil bahwa senam otak merupakan salah satu tindakan melatih daya ingat anak yang baik serta meningkatkan kecerdasan otak anak dan dengan kemampuan mengingat yang baik. juga dalam penelitian Triandini (2009) bahwa terdapat pengaruh senam otak terhadap tingkat kecepatan.96 umur 10-12 tahun di SD Muhammadiyah Ambarketawang III Gamping Sleman Yogyakarta. hasil penelitian ini tidak mendukung penelitian yang dilakukan Noermalasari (2008) yang menemukan hasil bahwa tidak terdapat pengaruh senam otak terhadap indeks prestasi anak usia sekolah kelas 4 dan 5 di SDN Ngebel 1 Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta. kerapian dan keterampilan menulis pada anak prasekolah. memahami. dan menerima pelajaran di sekolah nantinya serta daya ingat juga berguna untuk membangun kemandirian dan rasa percaya diri anak dalam menghadapi permasalahan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sehingga secara keseluruhan dari temuan hasil analisis yang telah dilakukan. anak akan lebih mudah menangkap. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN . Selain itu penelitian yang dilakukan oleh Pratiwi (2008) bahwa ada perbedaan bermakna sebelum dan sesudah dilakukan senam otak (Brain Gym).

Terdapat pengaruh pemberian latihan senam otak terhadap kemampuan daya ingat anak.264 dan asymp. Kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat setelah diberikan latihan senam otak pada kategori baik (77.97 A.1%) 2. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis mengenai pengaruh senam otak terhadap kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat.000. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan sebelum dan setelah dilakukan latihan. Kemampuan daya ingat anak usia sekolah kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat sebelum diberikan latihan senam otak pada kategori cukup (58. dengan nilai z test sebesar -4.sig 0. diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. B.4%) 3. .

2. agar lebih mengembangkan hasil penelitian ini. maka diharapkan pihak guru agar menerapkan senam otak secara rutin sehingga dengan senam yang rutin tersebut dapat meningkatkan daya kerja otak anak.98 Saran Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh. maka saran yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut : 1. 3. misalnya dengan memperluas cakupan penelitian tidak hanya pada usia sekolah siswa SD. Bagi Peneliti Lain Diharapkan peneliti lain yang ingin mengkaji permasalahan sejenis. . Bagi Guru di SD Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat Guna meningkatan kualitas belajar dan prestasi anak khususnya dalam meminimalkan terjadinya penurunan atau kesulitan daya ingat. 4. tetapi juga orang dewasa dan usia lanjut sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasikan dengan lebih baik lagi. Bagi Ilmu Keperawatan Agar terus mengembangkan dan mengkaji secara mendalam dalam pemberian asuhan keperawatan anak karena dari hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan daya ingat anak dengan pelaksanaan senam otak.

akupercaya.Anak Cerdas Dengan Senam Otak [internet]. [Diakses pada tanggal 17 Januari 2011].(2007).Anak Cerdas Dengan Senam Otak [internet]. Anonim. Bagi instansi pendidikan STIKES SURYA GLOBAL Melalui hasil penelitian ini. 5. DAFTAR PUSTAKA Anonim.(2007). pihak akademik diharapkan lebih mengembangkan kegiatan pembelajaran mengenai pengaruh pelaksanaan latihan senam otak dalam mengatasi kecemasan.html. Tersedia dalam: http://www.com/sport-health/17775-anak-cerdas-dengansenam-otak. Tersedia dalam: .99 Bagi Anak Usia Sekolah Di Sekolah Dasar Negeri Margaluyu 2 Cikoneng Ciamis Jawa Barat Perlunya peningkatan dan pelatihan latihan senam otak secara mandiri secara berkala kepada anak untuk mengatasi dan menghindari kesulitan dalam mengingat sehingga dapat meningkatkan kualitas serta prestasi belajar.

com/read/2009/10/04/090633/1214699/764/anakcerdas-dengan-senam-otak. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (edisi revisi VI). Anonim. Jakarta: Penebar Swadaya. [Diakses pada tanggal 17 Januari 2011].(2008). Tersedia dalam: http://www. Jakarta : Rineka Cipta.(2009).kesimpulan.detik. com/journal/item/92.wordpress. Tersedia dalam: http://anugerah.Health Brain Gym [internet]. Gramedia. P.Anak Cerdas Kreatif Melatih Daya Ingat Anak [internet]. Anonim.anakcerdascerebrofort.com/category/psikologi-anak-usia-sekolah/ [Diakses pada tanggal 17 Januari 2011]. Jakarta: PT.Journal [internet].Senam Otak. Tri 2009.Karya Ilmiah [internet]. 2006. Dennison. Suharsimi. Anonim. Anonim. Anonim. Gunadi. Anonim.2011.id/karya-ilmiah/index.com/2007/12/05/health-brain-gym-senam-otak/[Diakses pada tanggal 17 Januari 2011]. . Anonim. Tersedia dalam: http://www. 2008.(2007).Yogyakarta:Cakrawala.or.sastra.com/anak-cerdas/ kreatif-melatih-daya-ingat-anak. Halim.hendra.[Diakses pada tanggal 17 Januari 2011]. Wordpress. Sahda. Tersedia dalam: http://verapermata.multiply.id/pasca-nikah/3-anakanak/permasalahan-umum-kesehatan-anak-usia-sekolah/ [Diakses pada tanggal 17 Januari 2011] Arikunto. Brain gym (Senam Otak) Buku Panduan Lengkap.Psikologi Anak Usia Sekolah [internet].health.100 http://us.(2007).com/2009/04/kesulitan-belajar. Anonim. Tersedia dalam: http://atikofianti. Tersedia dalam: http://massofa.(2009).Tersedia dalam: http://arab.um. Tersedia dalam: http://www. [Diakses pada tanggal 17 Januari 2011]. 24 Gerakan Meningkatkan Kecerdasan Anak.Kesulitan Belajar [internet].(2009).Karakteristik Anak Usia Sekolah Dasar [internet].com/2008/01/25/karakteristik-anak-usiasekolah-dasar/ [Diakses pada tanggal 17 Januari 2011].(2009).php/BKPsikologi/article/view/2007[Diakses pada tanggal 17 Januari 2011].html [Diakses pada tanggal 17 Januari 2011].(2008).psikoanak.Permasalahan Umum Kesehatan Anak Usia Sekolah [internet]. ac.

Skripsi. Skripsi. H. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Lawrecne. 2002. Nursalam. 2008. Riwidikdo. Muhammad. 2005. 2009 Menjaga Otak Anda Tetap Hidup. 2003. Surabaya : Salemba Medika. Yogyakarta: Power Books (IHDINA). 2008. Jakarta: EGC. 2009. Noermalasari. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu keperawatan. 2009. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press. Paramitha. Pengaruh Latihan Senam Otak (Brain Gym) Terhadap Daya Ingat Lansia Demensia di Panti Sosial Tresna Wredha Unit Budi Luhur Kasongan Bantul Yogyakarta. S. Think: Yoyakarta. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press. 2007. Manning. . Muhammad. Markam. Iqbal. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Skripsi. 2008. S. 2007. Etik. Statistik Kesehatan. As’adi. Saryono. Metodologi Penelitian Kesehatan.101 Hall and Guyton. Aziz Alimul. 2009. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Menghidupkan Otak Kanan Anak Anda. Notoatmodjo. STIKES Surya Global Yogyakarta. Skripsi. Jakarta: Salemba Medika. Metodologi Penelitian Kesehatan. Pengaruh Senam Otak (Brain Gym) Terhadap Kemampuan Daya Ingat Pada Lanjut Usia Di Panti Wredha Budhi Dharma Yogyakarta. Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Hidayat. Kadek Lestari Diah. Pratiwi. Program Studi Ilmu Keperawatan. Program Studi Ilmu Keolahragaan Fakultas Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia. Latihan Visualisasi Otak. Pengaruh Senam Otak Terhadap Peningkatan Kemampuan Koordinasi Motorik Pada Anak Tunagrahita Ringan Di SMPLB-C YPLB/SLB Cipaganti. 2009. Jakarta: PT Rineka Cipta. Pengaruh Senam Otak Terhadap Indeks Prestasi Siswa Kelas 4 Dan 5 Sekolah Dasar Negeri 1 Ngebel Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta.

Tim Power Brain Indonesia. Kumpulan Instrumen Penelitian Kesehatan. Syah.Jakarta:PT. Bandung: Nuansa. Skripsi. Triandini. 2007. Muhibbin. 2007. 2010. Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. 2005. Sugiyono. . Pengaruh Senam Otak Terhadap Daya Ingat Anak Usia Sekolah Umur 10-12 Tahun Di SD Muhammadiyah Ambarketawang III Gamping Sleman Yogyakarta. Pengaruh Senam Otak Terhadap Keterampilan Menulis Pada Anak Prasekolah Di TK Primagama Kawi Malang. Bandung: Alfabeta. Skripsi. 2010. Latihan Otak Optimalisasi Fungsi 10 Menit Dalam Sehari Selama 30 Hari Dengan Metode Fritz’ Brain.Psikologi Pendidikan. Viccy Eliez. Statistika Untuk Penelitian.102 Saryono. 2009. Sumarsih. Yogyakarta: Nuha Medika.Raja Grafindo Persada. Jurusan Bimbingan Konseling Dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang.