BAB 4

PASAR
KOMPETENSI INTI
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora

dengan

wawasan

kemanusiaan,

kebangsaan,

kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta
penerapan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
KOMPETENSI DASAR
Memahami

pasar

bentuk-bentuk

(monopoli,oligopoli,persaingan

sempurna,

pasar
persaingan

monopolistik,dll) dan peranannya terhadap perekonomian
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari bab ini anda diharapkan dapat:

Mendeskripsikan karakteristik dari pasar

Mendeskripsikan berbagai jenis pasar input

Mendeskripsikan berbagai jenis pasar output

Memberikan

contoh

campur

tangan

pemerintah

dalam

mekanisme harga pasar

Mendeskripsikan peranan pasar dalam perekonomian

Mengidentifikasi mekanisme terbentuknya harga pasar

Menghitung fungsi permintaan.

Menghitung fungsi penawaran dan keseimbangan pasar

Mendiskripsikan

tentang

elastisitas

permintaan

dan

penawaran

1

PETA KONSEP
Pasar Sumber Daya Alam

Pasar Tenaga kerja

Permintaa
n

Harga
Keseim
bangan

Input

Pasar Sumber Daya Modal

Kewirausahaan
Pasar
Pasar persaingan sempurna
Output
Pasar Monopolistik

Penawar
an

Elastisita
s

Peran
pemerintah

Pasar persaingan tidak
sempurna

Monopoli

Penetapan harga
eceran

Oligopoli

Pemberian Subsidi

Monopsoni

Penetapan pajak

Oligopsoni

2

KATA KUNCI:
1.
3.
5.
7.

Pasar
F aktor produksi
Sewa tanah
Modal

2. Laba pengusaha
4. Monopoli
6. Monopsoni
7. Permintaan

9.
10.
11.
12.

Penawaran
Mekanisme Harga
Elastisitas
Peranan Pasar

PENDAHULUAN

Gambar nelayan dengan hasil tangkapan ikan dibawa ke suatu
tempat, dan tempat tersebut dipenuhi dengan orang-orang yang
membawa tas belanjaan.

Coba anda amati gambar di atas dari seorang nelayan yang membawa
hasil tangkapan ikan di bawa ke sekelompok kerumunan manusia yang
sedang menanti kehadirannya.
Setelah mengamati berilah suatu simpulan atau diskripsi menurut anda
apa yang akan terjadi diantara sang nelayan dengan sekumpulan orang
tersebut. Pertanyaan-pertanyaan apakah yang akan muncul dari diri
anda dari hasil pengamatan gambar tersebut ?. Dari pertanyaanpertanyaan yang muncul cobalah dijawab menurut anda sendiri. Jika
anda ingin mengetahui lebih banyak tentang jawabannya bacalah
pengembangan konsep di bawah ini.

PENGEMBANGAN KONSEP.
Setiap hari masyarakat hilir mudik di pasar, ada yang berbelanja,
ada yang berjualan , bahkan ada pula yang hanya sekedar melihat-lihat
harga barang. Di pasar tradisional lebih disukai oleh ibu-ibu yang
berbelanja untuk barang-barang kerperluan sehari-hari. Sedangkan di
pasar swalayan atau supermarket lebih diminati oleh ibu-ibu kalangan
ekonomi menengah ke atas.
Jika kita bicara soal pasar banyak sekali jenis-jenis pasar yang
dapat kita jelaskan. Dalam bab ini kita akan membahas masalah pasar
dari sisi jenis-jenisnya, baik pasar faktor produksi maupun pasar barang
dan jasa.

3

Di samping macam-macam pasar tersebut juga akan kita bahas
tentang mekanisme terjadinya harga pasar, terutama adalah untuk
pasar barang dan jasa.

A.

PENGERTIAN PASAR

Pasar, dalam pikiran kita, sering kali diasosiasikan dengan pasar
tradisional yang merupakan tempat bertemunya penjual dan
pembeli untuk bertransaksi. Pasar dengan demikian diartikan
secara sempit atau tempat di mana pada umumnya barang atau
jasa diperjualbelikan. Akan tetapi, pasar tidak sebatas itu. Ada
pula pasar yang tidak mempertemukan pembeli dan penjual
secara langsung, seperti pasar saham. Oleh karena itu, pasar juga
dapat diartikan secara luas, sebagai proses di mana pembeli dan
penjual saling berinteraksi untuk menentukan atau menetapkan
harga keseimbangan. Untuk merangkum kedua arti ini, maka
secara

umum,

pasar

adalah

keseluruhan

permintaan

dan

penawaran barang, jasa, atau faktor produksi tertentu.
Pada pasar, ada barang yang dijual atau diproduksi oleh
sekian banyak penjual atau produsen, ada pula yang hanya
diproduksi

oleh

beberapa

penjual

atau

produsen

tertentu.

Demikian pula dengan pembeli, ada barang yang dibeli oleh
banyak pembeli, ada pula yang hanya dibeli oleh seorang pembeli
atau beberapa pembeli saja. Dengan mengetahui jumlah pembeli
dan penjual, serta barang atau jasa yang diperjualbelikan, maka
dapat diketahui tingkat persaingan yang terjadi dalam pasar.
Tingkat persaingan atau derajat persaingan inilah yang akan
menentukan bentuk-bentuk atau susunan pasar.
Pada pasar, menurut pengertian pasar secara luas, sebuah
perusahaan

penghasil

barang

atau

jasa

tertentu

dapat

mempunyai skala yang sangat besar dan jumlah pesaingnya
sedikit sehingga mampu mempengaruhi pasar barang atau jasa
tersebut. Sebaliknya, sebuah perusahaan dapat pula mempunyai

4

Adapun bagi produsen. sehingga tidak dapat mempengaruhi pasar. 1.1 Gambar pasar tradisional tampak penjual. Pembeli yang membutuhkan barang atau jasa akan berusaha menawar harga dari barang atau jasa tersebut. Bagi pemerintah dapat memperoleh pendapatan dari pajak. berfungsi memperlancar proses penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Pasar sebagai Pembentuk Harga Pasar merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli. Dengan adanya pasar. Gambar 4. produsen dapat berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menawarkan hasil produksinya kepada konsumen. pembentukan harga. pasar dikatakan tidak berfungsi baik jika kegiatan distribusi seringkali macet. pasar mempunyai tiga fungsi utama yaitu sebagai sarana distribusi. Pasar sebagai Sarana Distribusi Pasar sebagai sarana distribusi. 2. Dengan demikian. 5 . Di pasar tersebut penjual menawarkan barang-barang atau jasa kepada pembeli. Secara umum.skala yang kecil dan mempunyai banyak pesaing. pasar berfungsi sebagai pembentuk harga. pembeli barang dagangan pembayaran dan penyerahan barang Keterangan gambar: Contoh pasar konkrit di mana pembeli dan penjual melakukan transaksi B. adanya pasar akan mempermudah mereka memperoleh barang dan jasa kebutuhan sehari-hari. Pasar dikatakan berfungsi baik jika kegiatan distribusi barang dan jasa dari produsen ke konsumen berjalan lancar. Sebaliknya. sehingga terjadilah tawar-menawar antara kedua belah pihak. pasar menjadi tempat untuk mempermudah proses penyaluran barang hasil produksi dan memperoleh faktor produksi. Bagi konsumen. dan sebagai tempat promosi. Setelah terjadi kesepakatan. PERANAN PASAR DALAM PEREKONOMIAN Keberadaan pasar mempunyai peranan yang sangat penting. terbentuklah harga.

Berdasarkan waktu Berdasarkan waktu terjadinya. Pasar sebagai Sarana Promosi Pasar sebagai sarana promosi artinya pasar menjadi tempat memperkenalkan dan menginformasikan suatu barang/jasa tentang manfaat. Contohnya pasar tradisional.Harga yang telah menjadi kesepakatan tersebut. memasang spanduk. Penjual dan pembeli. dan kekhasannya pada konsumen. keunggulan. MACAM-MACAM PASAR Pada dasarnya pasar dibagi dalam beberapa golongan yaitu sebagai berikut: 1. pasar swalayan. membuat konsumen lebih selektif dalam memilih barang yang akan dibeli. pameran. sedangkan pembeli telah memperhitungkan manfaat barang atau jasa serta keadaan keuangannya. menyebarkan brosur. Promosi dilakukan untuk menarik minat pembeli terhadap barang atau jasa yang diperkenalkan. Biasanya produsen yang menawarkan barang dengan harga murah dan kualitasnya bagus akan menjadi pilihan konsumen Gambar 4.2 Gambar Suasana dalam supermarket/SPG menawarkan produk Keterangan gambar: Suasana promosi di supermarket dengan jalan memperagakan secara langsung barang atau jasa yang diperjual belikan C. tentunya telah diperhitungkan oleh penjual dan pembeli. dan warung-warung. 3. Promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain. Banyaknya cara promosi yang dilakukan oleh produsen. pasar harian Pasar harian adalah pasar yang aktivitasnya dilaksanakan setiap hari. dan sebagainya. pasar dapat dibedakan menjadi lima yaitu a. Penjual tentu telah memperhitungkan laba yang diinginkannya. 6 .

pasar yang biasa terjadi di depan pabrik pada saat hari gajian atau di depan kantor-kantor tempat pensiunan atau purnawirawan mengambil uang tunjangan pensiunannya. Pasar ini juga disebut pasar kaget. Pasar lokal Pasar lokal. b. atau minggu. acara keagamaan seperti maulid dan lainlain. Pasar ini biasanya terjadi pada saat peristiwa tertentu. Berdasarkan luas jangkauannya Dilihat berdasarkan luas jangkauannya pasar dapat dibedakan menjadi tiga yaitu: a. Pasar ini pembeli dan penjualnya berasal dari 7 . pasar murah dan bazar saat perayaan kemerdekaan RI. Pekan Raya Jakarta. Contohnya. Contohnya pasar di daerah pedesaan yang hanya ada pada hari tertentu. Pasar aktivitasnya mingguan dilaksanakan adalah setiap satu pasar minggu yang sekali. Pasar nasional Pasar nasional adalah pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli dari berbagai daerah atau wilayah dalam suatu negara. Pasar tahunan adalah pasar yang aktivitasnya dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Pasar bulanan adalah pasar yang aktivitasnya dilaksanakan satu bulan sekali. d. pasar malam. dan aktivitasnya bisa dilaksanakan lebih dari satu hari. Umumnya aktivitasnya lebih dari satu hari. Pasar temporer adalah pasar yang dapat terjadi sewaktu-waktu dalam waktu yang tidak tentu (tidak rutin). yaitu pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli dari daerah atau wilayah tertentu saja. dan pameran-pameran. e. seperti pasar ada kativitas hanya setiap hari senin. Pasar dimana para pembelianya berasal dari daerah atau wilayah tertentu saja. Contohnya.b. 2. Contohnya. rabu. dan kadang bisa mencapai lebih dari satu bulan. c.

3. Pasar abstrak adalah pasar di mana transaksi dapat dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung namun barang yang diperjualbelikan tidak dapat diperoleh pembeli secara langsung (barang tidak ada di tempat). 8 . Berdasarkan hubungannya dengan proses produksi Berdasarkan hubungannya dengan proses produksi pasar dapat dibedakan menjadi dua yaitu: a. Pasar output (pasar produk). Pasar output atau juga disebut pasar barang adalah pasar yang memperjualbelikan output hasil produksi (biasanya dalam bentuk barang jadi untuk konsumsi). pasar kayu putih di Ambon dan pasar tembakau di Deli. Pasar internasional. c. Contohnya pasar modal. Pasar input (faktor produksi) adalah interaksi antara permintaan dan penawaran terhadap berbagai barang dan jasa yang digunakan sebagai input dalam proses produksi. forum jual-beli online. Misalnya pasar tembakau di Bremen Jerman. b. Contohnya. Pasar abstrak (tidak nyata). Pasar konkret Pasar konkret (pasar nyata) adalah pasar di mana transaksi dilakukan secara langsung (tatap muka) antara pembeli dan penjual dan barang yang diperjualbelikan berada di tempat tersebut. Pasar input. 4. Pasar internasional adalah pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli dari berbagai negara. Berdasarkan wujudnya Berdasarkan wujudnya pasar dapat dibedakan menjadi dua yaitu : a. Contohnya pasar tradisional dan swalayan.berbagai daerah atau wilayah dalam satu negara. b. Pasar ini penjual dan pembelianya berdatangan dari berbagai negara.

Perhatikan contoh dalam proses produksi baju berikut ini.Gambar 4. PASAR FAKTOR PRODUKSI 1. dan kemudian menetapkan harga dan jumlah faktor produksi sedemikian rupa untuk menghasilkan barangbarang dan jasa-jasa sebagaimana diminta masyarakat. Di pasar ini. dan keuntungan untuk wirausahawan. Faktor-faktor produksi tersebut dimiliki masyarakat atau rumah tangga konsumsi. pada saat perusahaan 9 . sebagai salah satu bahan baku dalam pembuatan baju. Terkait dengan asumsi itu. upah untuk tenaga kerja. bunga untuk modal. permintaan faktor-faktor produksi dikatakan sebagai permintaan turunan (derived demand) dari penawaran pada pasar barang/jasa karena besar permintaan faktor-faktor produksi sangat bergantung pada keputusan seberapa besar produsen akan memproduksi barang dan jasa. termasuk kain. pengusaha sebagai pembeli faktor-faktor produksi. Dalam hal ini. Pengertian Pasar Faktor Produksi Sampai sejauh ini kita telah mempelajari bahwa untuk menghasilkan barang/jasa. rumah tangga produksi memberikan sewa untuk penggunaan tanah. Keterangan gambar: Dalam proses produksi tektile permintaan akan benang menggambarkan pasar input D. Sementara itu.3 Gambar suasana pabrik tektile sedang berproses produksi dari benang menjadi kain. berbagai faktor produksi digunakan. Atau dengan kata lain. produsen memerlukan faktor produksi antara lain berupa sumber daya alam. sumber daya manusia. Para produsen memperoleh faktor-faktor produksi melalui pasar faktor produksi. jika perusahaan ingin memproduksi baju sebanyak seribu potong. mengadakan interaksi dengan pemilik faktor produksi. Pada saat memproduksi baju. maka dibutuhkan dua ribu meter kain. Sebut saja dua meter kain dapat dibuat menjadi satu buah baju. dan sumber daya modal.

Dasar laut yang demikian luasnya telah menjadi daerah pertambangan. 2. Pasar faktor produksi tidak berwujud fisik tetapi berwujud dengan kegiatan. Jadi. sementara permintaan faktor produksi bersifat kolektif. secara bersamaan perusahaan menentukan permintaan sebanyak dua ribu meter kain di pasar kain. Sewa Tanah Penggunaan tanah.menentukan penawaran sebanyak seribu potong baju di pasar baju. Pasar faktor produksi memiliki karakter yang khas bila dibandingkan dengan pasar barang dan jasa. d. Balas jasa yang diterima dari penggunaan faktor ini adalah sewa (rent). dikatakan bahwa permintaan kain menjadi permintaan turunan dari penawaran baju. Pasar faktor produksi dapat pula dibagi menjadi beberapa macam. Umumnya pasar faktor produksi dibagi menjadi pasar faktor produksi untuk tanah. Permintaan faktor produksi datangnya dari rumah tangga produksi sedangkan penawaran datangnya dari rumah tangga konsumsi. dan pertanian dan pengusaha/wirausahawan. sewa tanah ialah sejumlah uang yang diserahkan kepada pemilik tanah atas 10 . tenaga kerja. b. c. Penawaran faktor produksi sering kali merupakan monopoli. Adapun ciri-ciri pasar faktor produksi antara lain sebagai berikut: a. modal. Faktor produksi tanah meliputi permukaan dan semua yang terkandung di dalamnya. Dalam hal ini. Jenis penawaran dan permintaan faktor produksi sesuai dengan produksi yang dihasilkan. sesuai dengan jenis faktor produksi yang diperjualbelikan. Kawasan lepas pantai dewasa ini telah dimanfaatkan untuk pencarian minyak bumi. selain untuk perluasan perumahan. juga untuk pembangunan pabrik.

Sebagai contoh. yang menghasilkan hasil bersih (net product) yang lebih banyak. 11 . Berikut ini dijabarkan secara singkat beberapa teori yang berkenaan dengan sewa tanah: a Teori sewa tanah Kaum Physiokrat Menyatakan bahwa sewa tanah disebabkan kesuburan tanah yang asli. Sebagian dari hasil bersih inilah yang diberikan kepada pemilik tanah sebagai sewa tanah. Tanah yang subur akan mengurangi biaya pengolahan tanah yang pada gilirannya akan mempengaruhi perolehan keuntungan. Sebagian perolehan keuntungan itu diberikan kepada pemilik tanah sebagai sewa tanah. artinya perbedaan kesuburan dan letak tanah yang digunakan untuk produksi akan menentukan besaran dari sewa tanah tersebut. c Teori sewa tanah dari Von Thunen Von Thunen hanya menambahkan konsep mengenai jarak tanah dari pasar.4 Gambar sawah yang terdapat padi sedang menguning dan dalam pondok terlihat petani dan istrinya sedang mengikat padinya. Sewa tanah bersifat diferensial. Semakin jauh jarak tanah dari pasar semakin tinggi biaya produksi karena biaya transportasi yang lebih mahal.penggunaan pemakaian tanah. Gambar 4. Keterangan gambar: Tingkat kesuburan tanah akan mempengaruhi tinggi rendahnya sewa tanah d Teori Harga Derivasi Tanah Menyatakan bahwa tinggi rendahnya sewa tanah ditentukan oleh permintaan barang yang dihasilkan dari tanah tersebut. besaran sewa tanah yang mengandung emas akan lebih tinggi dari tanah yang hanya mengandung bijih besi. b Teori sewa tanah dari David Ricardo Menyatakan bahwa sewa tanah disebabkan terbatasnya tanah yang subur.

Ini tak lepas dari fakta bahwa tiap usaha produksi memerlukan tanah.1 Pasar Tanah Keterangan: SS : penawaran tanah DD : permintaan pertama D1D1 : permintaan kedua D2D2 : permintaan ketiga R : harga sewa tanah Kondisi awal keseimbangan terjadi pada titik E dengan tingkat sewa OR. perbedaan sifat tanah seperti kesuburannya. proses pembentukan harga faktor produksi tanah akan tampak sebagaimana terlihat pada Peraga 4. Selain itu. sementara permintaan selalu bertambah. yang 12 . sehingga permintaan tanah semakin lama semakin bertambah. Persediaan tanah terbatas karena jumlah tanah di dunia tetap dan tidak bertambah.1 PERAGA 4. banyaknya tanah yang digunakan untuk produksi dan tempat tinggal. Hal yang menarik dalam pasar tanah ini adalah bentuk penawarannya. Hal ini semakin diperkuat dengan lahan untuk industri yang terus bertambah karena perkembangan industri begitu pesat. titik pertemuan kurva permintaan DD dan kurva penawaran SS.Penggunaan tanah sebagai faktor produksi asli sangat penting untuk dipahami. Bila permintaan akan tanah meningkat. menentukan jumlah permintaan tanah. Ietak. Sehingga.

disimpulkan bahwa tetap harga senilai sewa OQ. Kualitas tenaga kerja dapat ditingkatkan dengan cara-cara merekrut tenaga kerja berkualitas. 13 . maka sewa tanah ikut turun pula menjadi OR2. Sumber daya manusia memiliki karakteristik yang berbeda dengan faktor produksi lain. yang mempunyai keahlian dan ketrampilan yang tinggi. dan sebaliknya semakin rendah permintaan semakin rendah harga sewa tanah. memberikan upah yang sesuai. Yang menarik di sini. menyediakan kondisi kerja yang aman dan layak. Sementara itu. dan daya pikir.terlihat dari bergesernya kurva permintaan menjadi D1D1. Tenaga Kerja Pengertian pasar faktor produksi tenaga kerja adalah jumlah permintaan dan penawaran terhadap tenaga kerja yang diperlukan untuk kegiatan produksi. 3. maka sewa tanah naik menjadi OR1. dan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih (unskilled and untrained labour). apabila permintaan tanah turun menjadi D2D2. Dengan demikian pasar tenaga kerja tergantung dari luas dan sempitnya kegiatan produksi atau pemakaian input tenaga kerja akan ditentukan oleh tuntutan dunia usaha atau lapangan produksi. Semakin tinggi permintaan semakin tinggi harga sewa tanah. Sehingga tanah terbentuk dapat dari permintaannya.Dengan majunya ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini diperlukan juga tenaga kerja yang yang berkualitas. dan melaksanakan pendidikan dan pelatihan. Permintaan akan tenaga kerja datang dari rumah tangga produksi. tenaga kerja terlatih (trained labour). keterampilan. Peningkatan tenaga kerja di Indonesia dewasa ini diakibatkan pertambahan disumbangkan penduduk. Jumlah faktor produksi tenaga kerja (sumber daya manusia) semakin besar karena jumlah penduduk terus meningkat. adalah nilai keseimbangan tanah tidak berubah. dalam Kemampuan produksi barang manusia dan yang jasa dapat dibedakan menurut kualitasnya adalah tenaga kerja terdidik (skilled labour). Sumber daya manusia berupa tenaga fisik.

Biaya hidup pekerja meliputi 14 . Tinggi tergantung pada hukum permintaan dan penawaran pada pasar tenaga kerja. yang berarti semakin tinggi upah. seperti Departemen Tenaga Kerja di pusat maupun di daerah. semakin besar pula penawaran tenaga kerja. balai latihan kerja. Berikut ini dijabarkan secara singkat beberapa teori mengenai upah tenaga kerja: 1.Kurva permintaannya memiliki slope negatif. dan sebagainya. yang berarti semakin tinggi upah yang ditawarkan. Kurva penawarannya memiliki slope positif. Sedangkan penawarannya datang dari masyarakat. Interaksi di antara permintaan dan penawaran tenaga kerja inilah yang membentuk pasar tenaga kerja. yayasan penampung pencari kerja. Dapat juga dikatakan bahwa pasar tenaga kerja ialah proses terjadinya hubungan kerja melalui penyediaan penempatan tenaga kerja. semakin kecil permintaan terhadap tenaga kerja dan sebaliknya. Pemerintah maupun swasta dapat bertindak sebagai pelaku pasar kerja. politeknik.5 Gambar suasana pencari kerja dalam suatu bursa kerja Keterangan gambar: Naiknya permintaan tenaga kerja dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi suatu negara Pasar tenaga kerja ialah seluruh aktivitas atau kegiatan pelaku-pelaku untuk mempertemukan pencari kerja dengan lowongan kerja yang tersedia. Teori upah normal atau upah alami dari David Ricardo Upah diberikan sesuai kemampuan keuangan perusahaan berdasarkan biaya hidup pekerja. Gambar 4. Balas jasa yang diterima oleh tenaga kerja dalam proses produksi rendahnya upah barang dan jasa disebut upah kerja.

3.2 Pasar tenaga kerja Keterangan: 15 .2 untuk meyajikan penjelasan secara grafis mengenai pembentukan upah tenaga kerja. Sedangkan kemampuan keuangan perusahaan bergantung pada kapasitas produksi dan hasil penjualan. 4.kebutuhan minimal untuk hidup. Sistem upah ini menempatkan tenaga kerja pada posisi yang lemah dan dapat mengakibatkan pekerja tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Artinya upah diberikan bukan hanya berdasarkan kebutuhan hidup minimal pekerja. Jika laba perusahaan tinggi maka dana yang tersedia untuk membayar upah juga lebih besar dan sebaliknya saat laba menurun dana yang tersedia untuk upah juga akan menurun. 2. Teori upah besi dari Ferdinand Lassalle Pemberian upah harus ditekan serendah mungkin untuk memperoleh keuntungan maksimal. Teori upah etis (kaum Utopis) dari Von Thunen Upah diberikan secara “etis”. tetapi upah harus dapat mendorong pekerja dan keluarganya untuk hidup layak. PERAGA 4. Peraga 4. Teori dana upah dari John Stuart Mill Tinggi rendahnya upah tergantung pada jumlah modal yang tersedia.

Pasar faktor produksi modal di Indonesia terus berkembang. tingkat upah yang terbentuk adalah W. dan modal dalam ilmu ekonomi sebagai barang/produk yang digunakan untuk menghasilkan produk lain. Di titik ini. Sementara itu. Identifikasi berita yang sisampaikan pada artikel 3. ketika penawaran tenaga kerja bertambah menjadi S2S2. Buat tugas tersebut dalam tugas dan dikumpulkan kepada guru 3. Cari lima artikel di media cetak atau elektronika mengenai pasar tenaga kerja 2. Permintaan akan modal datang dari para pengusaha dan penawarannya datang dari pemilik modal. upah menjadi naik. yaitu modal dalam pengertian sehari-hari adalah sebagai barang yang memberikan suatu pendapatan bagi pemiliknya. maka upah menjadi turun. Tugas individu 1. Modal Istilah modal mengandung dua pengertian.SS: penawaran tenaga kerja pertama S1S1: penawaran tenaga kerja kedua S2S2: penawaran tenaga kerja ketiga DD: permintaan tenaga kerja W: tingkat upah Kondisi awal keseimbangan pasar tenaga kerja terjadi pada titik E yang merupakan perpotongan kurva permintaan DD dan kurva penawaran tenaga kerja SS. bila penawaran tenaga kerja turun. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bila permintaan tenaga kerja tetap sementara penawaran tenaga kerja naik. Bunga modal adalah pendapatan yang diterima oleh pemilik modal atas 16 . Ketika penawaran berkurang. dari SS menjadi S1S1. Begitu pula sebaliknya. maka upah akan menjadi naik. Harga atau balas jasa yang diperoleh pemilik modal biasa disebut bunga. dari W menjadi W1. upah akan turun menjadi W2.

17 . menyebabkan tingkat bunga naik. Pemerintah melakukan ini agar suku bunga bank jangan sampai terlalu tinggi atau sebaliknya. pemilik modal dapat pula memperoleh jasa tabungan jika modal miliknya didepositokan di bank.penggunaan modal yang dipinjamkan. otomatis bunga modal akan naik. a. Teori Produktivitas oleh Jean Baptiste Say Menyatakan bahwa dipergunakan secara modal yang produktif. maka bunga modal cukup tinggi. Tinggi rendahnya tingkat bunga atau suku bunga modal dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut. d. Selain itu. Campur tangan pemerintah dalam penetapan tingkat bunga atau suku bunga. Permintaan dan penawaran modal dalam masyarakat. Dari interaksi antara permintaan dan penawaran modal maka terbentuklah pasar modal. Sebagian dari kelebihan itu dikembalikan kepada pemilik modal sebagai bunga modal. Jika penawaran modal tetap sementara permintaan bertambah. Jika risiko modal yang dipinjamkan besar. Dalam keadaan perekonomian yang sedang berkembang dan tiap usaha memberikan harapan keuntungan. b. Permintaan modal akan dipengaruhi oleh tingkat pengembalian (rate of return) modal oleh peminjam. c. Risiko hilangnya modal yang dipinjamkan.6 Gambar suasana mesin pabrik sedang beroperasi Keterangan gambar: Mesin pabrik adalah salah satu modal dalam perusahaan Berikut ini dijabarkan secara singkat beberapa teori mengenai bunga modal: 1). Kondisi perekonomian. Gambar 4. dipinjamkan Dengan modal dapat tambahan tersebut produksi dapat ditingkatkan sehingga memberikan hasil yang lebih banyak.

alasan psikologis. Teori Liquidity Preference oleh John Maynerd Keynes. transaction motive. Teori Pengorbanan Waktu/Teori Abstinence oleh Nassau Williem Sr. Perbedaan nilai waktu dari modal inilah yang menimbulkan adanya bunga modal. Menurut Keynes ada tiga alasan mengapa orang menyukai uang tunai: (a). 18 . 4). kepuasan marginal dari pendapatan seseorang akan menurun seiring waktu karena orang itu mengharapkan pendapatan yang lebih besar di masa depan. Pada dasarnya orang lebih menyukai uang tunai. b).2). yaitu: a). bahwa barang (dalam hal ini modal) yang diperoleh sekarang lebih superior dibandingkan barang yang diperoleh di masa depan. Ada tiga alasan yang menyebabkan terjadinya perbedaan tersebut.alasan ekonomis. uang tunai digunakan untuk berjaga-jaga. Menurut teori ini bunga modal diberikan sebagai ganti rugi atas pengorbanan untuk tidak memakai uang yang bersifat likuid (lancar) karena dipinjam orang lain. dan A. Bunga yang didapatkan merupakan balasan atas pengorbanan yang dilakukannya untuk menunggu modalnya kembali. bahwan kepuasan marginal yang didapatkan dari suatu barang akan menurun seiring waktu. 3). uang tunai digunakan untuk belanja konsumsi sehari-hari. Teori Agio (time preference) oleh Eugene von Böhm-Bawerk Menyatakan bahwa bunga modal merupakan ganti rugi kepada pemilik modal karena modal yang dipinjam memberikan nilai lebih pada waktu sekarang dibandingkan pada waktu yang akan datang. alasan teknis. c). (b) precautionary motive. Marshall Menyatakan bahwa bunga modal adalah pengorbanan pemilik modal karena ia harus menunggu sampai modalnya diterima kembali dan dapat digunakannya untuk memenuhi kebutuhan lain. mengantisipasi sesuatu yang tidak terduga.

Peraga 5.(c). Setiap saat. speculative motive. Pasar faktor produksi modal. Sebagian dari laba tersebut diberikan kepada pemilik modal sebagai bunga modal. uang tunai dapat digunakan untuk melakukan spekulasi yang mungkin dapat memberikan keuntungan. Teori Bunga Dinamis oleh Schumpeter Menurut teori ini modal yang digunakan dalam produksi akan menghasilkan laba. sebagaimana kita temui pada pasar lainnya. bergantung pada perubahan permintaan maupun penawarannya. PERAGA 4.3 untuk meyajikan penjelasan secara grafis mengenai pembentukan keseimbangan pada pasar faktor produksi modal.3 Pasar Faktor Modal Keterangan: DD : permintaan modal pertama D1D1 : permintaan modal kedua D2D2 : permintaan modal ketiga SS : penawaran modal 19 . keseimbangan ini dapat berubah. mencapai keseimbangannya di pasar ketika penawaran modal sama dengan permintaan modal. 5).

technical skill. managerial skill. keahlian teknis yang diperlukan dalam proses produksi sehingga produksi dapat berjalan dengan baik. Sebaliknya. titik keseimbangan turun menjadi E2 dan bunga modal turun menjadi OR2. membentuk keseimbangan pada titik E. c. bila permintaan modal turun menjdi D2D2. (1) Laba Wirausaha / pengusaha Dalam menjalankan suatu usaha.Pada kondisi awal. Jadi turun naiknya bunga modal tergantung pada permintaan dan penawaran modal. semakin mampu menekan biaya produksi. mencari sumber dana dan daya untuk memanfaatkan peluang tersebut serta berani menanggung risiko atas pelaksanaan usaha untuk mengambil peluang itu. yaitu kemampuan dalam mengelola semua faktor produksi guna mencapai tujuan. Balas jasa yang diterima pengusaha disebut laba pengusaha. maka titik keseimbangan akan bergeser menjadi E1 dan bunga modal naik menjadi OR1. semakin tangguh dalam persaingan. 4. Jika permintaan modal naik menjadi D1D1. Laba Pengusaha/Wirausahawan Pengusaha adalah orang yang memiliki keahlian untuk mengelola dan mengombinasikan faktor-faktor produksi (entrepreneur skill). kemampuan pengusaha untuk mengelolanya sangat menentukan bagi keberhasilan kegiatan 20 . b. yaitu keahlian dalam mengorganisasikan. maka semakin tinggi laba yang akan diperoleh sebagai keuntungan atas inovasi dan efisiensi yang dilakukannya. terutama mengorganisasikan struktur dan hal-hal yang berkaitan dengan kelembagaan usahanya. organizational skill. penawaran modal sebesar SS dan permintaan modal sebesar DD. Seorang pengusaha harus mampu melihat peluang. Semakin kreatif seorang pengusaha dalam menciptakan barang baru. di mana jumlah investasi yang terbentuk adalah sebesar OQ dan suku bunga adalah sebesar OR. Untuk itu seorang pengusaha dituntut memiliki keahlian: a.

Jika hasil penjualan lebih besar dari biaya. Hal inilah yang disebut sebagai laba atau keuntungan yang diterima pengusaha. Teori Dinamis menurut J. dan laba merupakan upah bagi pengusaha untuk tugas. 2.B.Selisih antara tingkat upah dengan prestasi ini secara kumulatif akan membentuk laba pengusaha. perusahaan mengalami rugi. Teori Keuntungan Pengusaha oleh Jean Baptiste Say Menyatakan bahwa tugas utama pengusaha adalah memimpin dan mengamati perusahaan. Teori Nilai Lebih menurut Karl Marx Menyatakan bahwa laba pengusaha tercipta karena adanya pembayaran dibandingkan upah yang dengan lebih prestasi rendah pekerja kepada pekerja tersebut kepada perusahaan. perusahaan mendapat laba. Kelebihan itu dihasilkan dari perhitungan pendapatan total dikurangi biaya total. Berikut ini dijabarkan secara singkat beberapa teori mengenai laba pengusaha: Teori Residu oleh David Ricardo (a). Schumpeter Seorang pengusaha harus lebih dinamis mengembangkan kegiatan usahanya dan mampu mengombinasikan berbagai faktor produksi seefisien mungkin. (d). Laba atau keuntungan perusahaan umumnya didapatkan setelah perusahaan mengurangi berbagai biaya yang dikeluarkan dari hasil penjualan produk. Menyatakan bahwa pengusaha akan menerima laba jika terdapat kelebihan dari hasil pendapatannya.usaha tersebut. Jika penjualan lebih kecil dari biaya. Salah satu ukuran kemajuan suatu perusahaan adalah meningkatnya keuntungan/laba perusahaan. Unsur-unsur laba pengusaha Laba pengusaha umumnya terdiri dari unsur-unsur berikut: 21 . (c). sehingga jumlah penjualan semakin meningkat dan laba bisa diraih. Say juga menyatakan bahwa bunga modal tidak termasuk ke dalam laba pengusaha. (b). Dan jika penjualan sama dengan biaya perusahaan hanya mencapai impas (break even).

semakin kompetitif struktur pasarnya. oleh karena premi resiko tidak dapat dilimpahkan kepada orang lain. b Bunga modal yang diterima jika pengusaha menginvestasikan modal di perusahaan. antara lain jumlah perusahaan dalam pasar. Demikian pula sebaliknya. Suatu struktur pasar dikatakan kompetitif jika perusahaan tersebut tidak mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi harga dan jumlah barang di pasar. Sebaliknya jika kita melihat penjual cabai di pasar-pasar 22 .a Upah yang diterima pengusaha atas kemampuannya dalam mengelola. Semakin lemah kemampuan perusahaan untuk mempengaruhi pasar. dan jenis produksi. Keempat unsur-unsur laba pengusaha di atas disebut laba kotor. perhitungan laba bersih adalah premi resiko. STRUKTUR PASAR Struktur pasar adalah berbagai hal yang dapat mempengaruhi tingkah laku dan kinerja perusahaan dalam pasar. dapat menaikkan dan menurunkan harga maupun kuantitas listrik di Indonesia. c Sewa tanah yang diterima jika pengusaha juga memiliki tempat usaha tersebut. Contoh sederhana dapat kita lihat pada pasar listrik di Indonesia.7 Gambar seorang manajer sedang melakukan aktifitas Keterangan gambar: Aktivitas perusahaan yang dikelola seorang manajer yang handal dalam menjalankan usahanya E. mengawasi . d Premi risiko yang diterima pengusaha atas risiko usaha yang dihadapi jika perusahaan menderita kerugian. Pasar listrik di Indonesia dapat dikatakan tidak kompetitif karena Perusahaan Listrik Negara (PLN). skala produksi. sebagai satusatunya perusahaan yang memproduksi listrik. memimpin. dan menjalankan perusahaan . Gambar 4.

kopra. dan minyak kelapa. mereka tidak perlu bersaing karena tidak dapat mempengaruhi pasar. terigu. Sebagai contoh. Jumlah Pembeli dan Penjual Banyak. karena secara individu. Pada pasar persaingan sempurna. Dari sini. Tingkah laku kompetitif adalah kondisi di mana perusahaan harus bersaing secara aktif dengan perusahaan lain. sementara penawaran mencerminkan keinginan produsen atau penjual. agar majalahnya laku terjual. Artinya. Struktur pasar kompetitif berbeda dengan tingkah laku kompetitif. Permintaan mencerminkan keinginan konsumen. kita dapat memilah-milah struktur pasar dari persaingan sempurna sampai dengan monopoli. kekuatan permintaan dan kekuatan penawaran dapat bergerak secara leluasa. 1. yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna. Berikut ini kita akan membahas struktur pasar yang dibagi dalam dua bagian besar. Tingkah laku persaingan aktif menunjukkan bahwa pasar tidak bersaing secara sempurna. Bentuk pasar persaingan murni terdapat terutama dalam bidang produksi dan perdagangan hasil-hasil pertanian seperti beras. masing-masing penjual cabai tidak mampu mengubah harga maupun kuantitas cabai Indonesia secara signifikan. kerajinan). a. pembeli dan penjual berjumlah banyak. penerbit harus aktif bersaing dengan penerbit sejenis. di mana setiap struktur pasar memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Pasar Persaingan Sempurna Pada pasar ini. sehingga masing-masing pembeli dan penjual tidak mampu 23 . Pada bentuk pasar ini terdapat pula perdagangan kecil dan penyelenggaraan jasa-jasa yang tidak memerlukan keahlian istimewa (pertukangan. Sebaliknya dengan petani. penerbit majalah mingguan. jumlah pembeli dan jumlah penjual sedemikian besarnya.tradisional memiliki struktur pasar yang kompetitif. Harga yang terbentuk benar-benar mencerminkan keinginan produsen dan konsumen. Berikut adalah ciri-ciri pasar persaingan sempurna.

mutu. Faktor Produksi Bebas Bergerak. Dalam hal ini. dan gula. daging. Gambar 4.8 Gambar pasar tradisional pasar induk kramatjati Jakarta tampak penjual menawarkan barangnya dan pembeli membayar barang tersebut dengan latar belakang berbagai barang . Tidak ada yang menghalangi. harga. d. barang atau jasa yang ia beli merupakan bagian kecil dari keseluruhan jumlah pembelian masyarakat. seperti bahan baku ataupun tenaga modal bebas bergerak. yang ada hanyalah barang atau jasa yang mendekati homogen. konsumen tidak dapat membedakan antara barang satu dengan barang lainnya. maka pembeli akan lari kepada penjual lainnya. Pembeli dan Penjual Mengetahui Keadaan Pasar. sehingga jika penjual menurunkan harga. sementara jika ia menaikkan harga. konsumen menganggap bahwa barang yang diperjualbelikan sama mutunya. Begitu pula dengan penjual. tempat dan waktu barang-barang yang diperjualbelikan satu sama lain. Bagi pembeli. bebas berpindahpindah dari suatu tempat ke tempat lain. ia akan rugi sendiri. barang atau jasa yang benar-benar homogen itu tidak mungkin ada.mempengaruhi harga pasar. Pembeli dan penjual saling mengetahui dalam hal biaya. Faktor produksi. buah dukuh. Keterangan gambar: Pembeli maupun penjual mengetahui keadaan pasar 24 . yang lebih menguntungkan. Barang dan jasa yang diperjualbelikan bersifat homogen. b. atau dengan kata lain. c. atau paling tidak. baik kendala peraturan maupun kendala teknis. Namun dalam kenyataan. seperti beras. masingmasing pembeli dan penjual menerima tingkat harga yang terbentuk di pasar sebagai suatu datum atau fakta yang tidak dapat diubah.

Bagi perusahaan. Pada pasar ini tidak ada campur tangan pemerintah dalam menentukan harga.4(a). harga barang atau jasa benar-benar terjadi sebagai akibat interaksi antara permintaan dan penawaran di pasar. atau dan penawaran harga dan akan jumlah keseimbangan. Ada kebebasan untuk masuk dan keluar dari pasar. bentuk kurva pada peraga tersebut dilatari oleh kapasitas produksi perusahaan yang relatif kecil dibandingkan dengan 25 . Gambar 4. dan kurva penawaran (SS) berbentuk miring positif. Bebas dari Campur Tangan Pemerintah. Perusahaan yang mampu memproduksi barang dapat masuk secara bebas ke dalam industri. Keterangan gambar: Interaksi antara permintaan dan penawaran bebas dari campur tangan pemerintah Pembentukan Harga dalam Pasar Persaingan Sempurna Pembentukan harga pada pasar persaingan sempurna ditentukan oleh kekuatan tarik-menarik antara permintaan dan penawaran di pasar. Setiap perusahaan juga bebas keluar dari pasar jika diinginkan. Kondisi keseimbangan itu menunjukkan kepuasan maksimum konsumen dan keuntungan produsen. Sekarang perhatikan Peraga 4. Produsen Bebas Keluar Masuk Pasar. Peraga tersebut menggambarkan permintaan dan penawaran perusahaan secara individu pada pasar persaingan sempurna. kurva permintaan (DD) berbentuk miring negatif. tidak ada yang dapat menahannya.9 Gambar suasana pasar tampak penjual dan pembeli berinteraksi dari kejauhan tampak petugas berpakaian dinas mengamati suasana tersebut. Interaksi membentuk antara permintaan keseimbangan.4(b). Peraga tersebut menggambarkan permintaan seluruh konsumen (market demand) dan penawaran seluruh produsen (market supply) terhadap barang atau jasa tertentu dalam pasar. f.e. Pada peraga tersebut. Perhatikan Peraga 4. Sebagai akibatnya.

yang ada hanyalah kecenderungan ke bentuk pasar persaingan sempurna.produksi pasar. dengan pedagang. PERAGA 4. jumlah permintaan juga akan naik turun. Secara riil. yang tidak dapat diubah begitu saja.4 Pasar Persaingan Sempurna Secara individu. mendekati bentuk pasar 26 . kondisi permintaan cenderung elastis sempurna sehingga kurva permintaan yang terbentuk merupakan suatu garis lurus dalam pasar mendatar yang sejajar sumbu Q. sehingga makin tinggi harga makin sedikit yang dibeli dan semakin rendah harga semakin banyak yang dibeli (SS). seperti pasar beras. sehingga harga diterima sebagai sesuatu yang baku. Tetapi penjual secara bersama-sama dalam satu pasar tentu akan bisa mempengaruhi harga. Itulah mengapa kurva permintaan dan penawaran pasar menjadi berbentuk miring. dinamika hubungan antara petani produsen. tidak mampu mempengaruhi harga. masing-masing penjual persaingan sempurna. para penjual secara bersama-sama mampu menaikkan atau menurunkan harga. Tentu saja. Artinya. sebagai akibatnya. bentuk pasar persaingan sempurna itu tidak ada. Pada pasar macam ini. sebagai penjual. Salah satu contoh paling jelas adalah pasar barangbarang makanan pokok. sebagai pembeli. Sebagai akibatnya.

Mari kita telusuri ciri-ciri pasar beras lebih lanjut! Coba perhatikan. sebagaimana telah dijelaskan di atas. Selama petani (produsen beras) itu bersaing satu sama lain. antara lain melalui koperasi. beras sebagai barang dagang mempunyai sifat hampir homogen. ia pun akan ditinggalkan oleh pembeli. mereka akan tetap kekurangan daya tawar saat menghadapi pembeli. permintaan beras oleh pedagang kepada petani mendekati garis lurus mendatar. maka ia akan rugi. kalau setiap warga masyarakat diberi kebebasan ekonomi secara penuh untuk mengejar kepentingan pribadinya.persaingan sempurna. Ia mengatakan.10 Gambar suasana pasar dimana tampak beberapa penjual dan beberapa pembeli dengan berbagai barang dagangan Keterangan gambar: Pembentukan harga pasar pada pasar persaingan sempurna ditentukan melalui mekanisme pasar Intisari pasar persaingan sempurna. Dikatakan hampir homogen karena beras ternyata juga memiliki perbedaan rasa dan mutu yang berakibat pada perbedaan harga. Kalau demikian. Tetapi jika ia menjual di atas harga pasar. jumlah produsen (petani) sedemikian banyaknya. meskipun hasil kajian mengenai pasar persaingan 27 . selama itu pula mereka tidak mampu mempengaruhi harga. Masing-masing dari mereka menjual beras dalam jumlah yang relatif kecil sehingga masingmasing petani tidak mampu mempengaruhi harga yang sudah terbentuk. atau dengan kata lain. Penjual/produsen agar mampu mempengaruhi harga dan agar daya tawarnya bertambah. Jika sang petani menjual di bawah harga pasar. Lebih jauh lagi. Selain itu perlu kita ketahui pula bahwa. telah dikemukakan sebelumnya oleh Adam Smith Smith. paling tidak dalam pemasaran hasil produksi. Mereka hanya menerima saja harga yang ditetapkan di pasar. dalam pasar beras. mereka harus bergabung. maka kepentingan masyarakat pun secara otomatis terpenuhi pula. Gambar 4.

pihak-pihak tertentu dapat mengendalikan harga. kesimpulan-kesimpulan dari teori tersebut bisa dijadikan sebagai bahan perbandingan untuk mencapai kondisi perekonomian yang ideal. kemasan. penjual tersebut adalah satu-satunya produsen dalam industri. Jika ia ingin menaikkan harga. bentuk-bentuk pasar persaingan tidak sempurna adalah sebagai berikut. aroma. Jika suatu perusahaan dapat mempengaruhi harga pasar. seperti tarif dasar listrik yang ditentukan PLN. Keberadaan sejumlah pihak yang menguasai pasar atau harga akan melahirkan keragaman bentuk pasar persaingan tidak sempurna. Dari dua kata tersebut maka monopoli menunjuk pada suatu kondisi di mana dalam suatu pasar hanya ada satu penjual. mono. warna. atau ukuran. dan tidak ada industri lain yang memproduksi barang subtitusinya. sehingga tidak ada pihak lain yang menyaingi. Lalu apakah yang dimaksud dengan pasar persaingan tidak sempurna itu? Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar di mana terdapat satu atau beberapa penjual yang menguasai pasar atau harga. yang artinya penjual. 2. maka pasar tempat perusahaan itu menjual produknya digolongkan sebagai pasar persaingan yang tidak sempurna. Pada struktur pasar ini kita juga dapat temui penjualan barang-barang yang sama tetapi berbeda berdasarkan merek. dan poli. 28 . serta satu atau beberapa pembeli yang menguasai pasar atau harga. yang artinya satu. Secara umum.sempurna itu merupakan teori. a. Pasar persaingan tidak sempurna Pasar yang sering kali kita jumpai adalah pasar persaingan tidak sempurna (imperfect competition market). Dalam monopoli. maka ia dapat melakukannya dengan cara mengurangi jumlah produknya. Seorang monopolis dapat bertindak sebagai penentu harga (price maker). Monopoli Kata monopoli berasal dari bahasa Yunani. Pada pasar persaingan tidak sempurna.

Monopoli undang-undang ini antara lain berupa pemberian hak paten. yang juga dimiliki oleh negara. kebijakan. sulit sekali kita untuk mendapatkan contoh pasar yang benar-benar bersifat monopoli ini. Monopoli alamiah timbul karena keadaan alam yang khas. dan pembatasan perdagangan luar negeri dalam bentuk tarif dan kuota oleh pemerintah. dan Pertamina. antara lain PDAM. Perusahaan Kereta Api Indonesia (PT. Monopoli masyarakat terjadi akibat tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap suatu hasil produksi. perusahaan yang seratus persen bersifat monopoli jarang kita temui. sehingga sulit beralih ke kecap merek lain. di dalam pasar selalu saja ada persaingan. Sebagai contoh. karena pada kenyataannya. Sebenarnya. air. Di Indonesia. angkutan kereta api harus selalu siap bersaing dengan sekian banyak perusahaan bus dan berbagai jenis angkutan darat lainnya. Mungkin hanya beberapa produksi jasa saja. pembatasan masuknya barangbarang baku dalam industri. atau intan dari Martapura. Sebagai contoh. KAI) tampaknya tidak mempunyai pesaing.Sekarang ini. seperti telekomunikasi. kecap merek X memonopoli pasar karena kecap merek tersebut sudah menjadi favorit masyarakat. 3) Monopoli undang-undang. 29 . Kenyataan semakin dipercantiknya akomodasi kereta api kiranya menyiratkan adanya persaingan itu. Padahal. Pasar monopoli sendiri dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk sebagai berikut berdasarkan sumbernya. Palembang terkenal dengan buah dukuhnya sehingga buah tersebut cenderung memonopoli pasar. jasa-jasa yang baru saja disebut dikuasai oleh perusahaan negara. dan listrik yang benar-benar dikuasai oleh penjual tunggal. 2) Monopoli masyarakat. Begitu juga dengan apel hijau dari Malang. karena perusahaan inilah satu-satunya perusahaan kereta api di tanah air kita. gas. Sebagai contoh. Monopoli undang-undang muncul karena pemberlakuan secara hukum. atau peraturan tertentu. PLN. 1) Monopoli alamiah.

Sebagai contoh. Gambar 4. perusahaan sepeda olah raga merek “T” memegang monopoli absolut terhadap pemasaran jenis sepeda yang bersangkutan. terutama bagi perusahaan kecil dan individu.Hak paten merupakan bentuk khusus dari monopoli undangundang untuk memasuki suatu industri. yang dapat menimbulkan eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi dan pembeli/konsumen 2) Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan 3) Monopolis umumnya bertindak boros 4) Jumlah output yang dihasilkan tergantung monopolis 5) Perusahaan lain sulit memasuki pasar 30 . Hak paten ini diberikan kepada seorang penemu berupa hak eksklusif (monopoli).11 Gambar suasana industri kapal terbang PT Dirgantara Indonesia Keterangan gambar: Industri pesawat terbang di Indonesia dimonopoli oleh industri pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia Kelebihan: 1) Bila monopoli terbentuk karena pemberian hak cipta dan hak paten. Hak paten ini diberikan oleh pemerintah dengan tujuan untuk merangsang penemuan-penemuan baru. monopoli dapat meningkatkan daya saing Kekurangan: 1) Biaya sosial yang tinggi. Berikut ini secara singkat dijabarkan kelebihan dan kekurangan pasar monopoli. 4) Bila monopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi. karena perlindungan hak paten ini. monopoli dapat meningkatkan inovasi 2) Monopoli yang dilakukan negara akan memudahkan nnegara dalam mengendalikan kepentingan orang banyak 3) Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk yang sangat baik dengan berlimpahnya sumber daya yang dimiliki.

Pada pasar oligopoli. bukan? Demikian pula dengan barang elektronik. Contoh yang paling kentara adalah produk elektronik dan obat-obatan. misalnya. Sebagai contoh. Secara umum. lemari es. Berikut ini secara singkat dijabarkan kelebihan dan kekurangan pasar oligopoli. pemerintah kerap membatasinya dengan melakuka upaya: 1) Membuat peraturan antimonopoli (antitrust) 2) Turut menetapkan tinggi rendahnya harga dan jumlah barang 3) Mengizinkan adanya impor barang yang sama dengan barang monopolis 4) Mengenakan tarif pajak yang tinggi kepada monopolis 5) Mendirikan perusahaan sejenis b. merek ini sudah tentu harus berkesan di benak konsumen. akan cenderung untuk membeli televisi berwarna terbaru yang bermerek sama dengan televisi hitam putihnya dulu. masing-masing perusahaan memproduksi dan menjual produk yang serupa atau hampir serupa. industri mobil.Akibat dari biaya sosial yang tinggi yang ditimbulkan monopoli. pesawat terbang. Model. dan terutama. Ukuran perusahaan-perusahaan ini cukup besar untuk memengaruhi harga pasar. Seorang bapak. meskipun produk merek ini sudah ganti model. Kelebihan: 31 . antara lain televisi. maka pasar yang memiliki beberapa penjual disebut oligopoli. atau industri logam dasar seperti tembaga. Strategi yang biasa ditempuh oleh perusahaan-perusahaan oligopoli dalam menguasai dan menarik konsumen adalah dengan membuat model serta memberikan merek tertentu pada produk yang dijual. Oligopoli Jika pada pasar monopoli hanya terdapat satu penjual. radio kaset. dan lain-lain. Jika kalian sakit. konsumen yang sudah terikat pada produk merek tertentu akan sulit berpindah ke produk yang lain. umumnya kalian memakai obat dengan merek yang sama.

Kondisi ini lebih sering terdapat di kalangan produsen dan jarang 32 . pasar ini dilihat dari sisi pembeli.12 Gambar kereta api di bengkel PT KAI yang direparasi/service Keterangan gambar: PT KAI satu-satunya pembeli alat-alat kereta api c. Monopsoni menunjuk pada kondisi permintaan dan pasar yang dikuasai oleh pembeli tunggal. 4) Adanya penerapan teknologi baru Kekurangan: 1) Dapat berkembang ke arah monopoli jika para perusahaan ini bekerja sama membentuk kartel 2) Hambatan masuk bagi perusahaan baru tinggi 3) Dapat menimbulkan pemborosan biaya produksi karena kurangnya persaingan 4) Dapat menimbulkan eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi 5) Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan 6) Harga yang stabil dan terlalu tinggi dapat mendorong timbulnya inflasi Usaha pemerintah mengatasi keburukan pasar oligopoli: 1) Mengeluarkan peraturan antimonopoli yang juga mencakup pencegahan timbulnya kartel 2) Memberikan kemudahan bagi perusahaan baru untuk memasuki pasar Gambar 4.1) Adanya persaingan memperhatikan membuat kepuasan perusahaan konsumen lebih dibandingkan perusahaan monopolis 2) Memberi kebebasan yang lebih besar bagi pembeli dalam memilih 3) Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk yang baik dengan banyaknya sumber daya yang dimiliki. Monopsoni Pasar monopsoni serupa dengan pasar monopoli. Hanya saja.

Kelebihan: 1) Biaya produksi perusahaan (pembeli) rendah karena bisa mengendalikan harga bahan baku agar tetap rendah 2) Kualitas produk lebih terjaga Kekurangan: 1) Produk dengan kualitas yang tidak sesuai tidak akan dibeli dan akan terbuang 2) Pembeli bisa menekan penjual karena memiliki daya beli yang sangat tinggi. Berikut ini secara singkat dijabarkan kelebihan dan kekurangan pasar oligopsoni. Kedudukan sebagai price maker dalam hal pembelian tersebut. Setiap pembeli memiliki peran cukup besar untuk mempengaruhi harga barang yang dibelinya. perusahaan itu sendirilah yang menentukan harga teh. Kelebihan: 1) Penjual memiliki pilihan untuk menjual ke pembeli lain 33 . perusahaan ini melakukan pendekatan secara monopsoni terhadap petani teh di wilayah tertentu. tampak bahwa harga produk ditentukan oleh pihak pembeli. Artinya. Ciri-ciri pasar oligopsoni secara umum sama dengan pasar oligopoli. mengingat masih ada perusahaan lain yang meluncurkan produk sejenis. Dalam kasus ini. Lantas. tidak bisa berlaku dalam penjualan. Barang yang dijual umumnya merupakan bahan mentah dan harga cenderung stabil. Oligopsoni Oligopsoni merujuk pada suatu kondisi pasar di mana terdapat beberapa pembeli. pasar ini dilihat dari sudut pandang pembeli/konsumen. Perusahaan teh tadi tidak bisa begitu saja menentukan harga jual produknya. Sebuah pabrik teh merek “G”. Hanya saja. d. misalnya. perusahaan ini membeli teh langsung dari para petani. Berikut ini secara singkat dijabarkan kelebihan dan kekurangan pasar monopsoni. Untuk menghasilkan produk bermutu.di kalangan konsumen.

pada barang atau jasa tersebut. saling berlainan. antara lain sabun cuci. Lebih jauh. cita rasa. perusahaan menghasilkan berbagai produk yang 34 . para produsen atau penjual mempunyai sedikit kebebasan untuk menentukan harga jual produknya sendiri. Lebih bebas daripada pasar persaingan sempurna. bentuk. bahkan juga harga untuk jenis produk yang sama. sabun mandi. Alasannya. Selain itu. dan air mineral. Sementara unsur persaingannya terlihat dari adanya keragaman merek. Pasar Persaingan Monopolistik Suatu pasar dikatakan memiliki bentuk pasar persaingan monopolistik jika pada pasar tersebut terdiri dari cukup banyak penjual/produsen dan pembeli. Pada pasar persaingan monopolistik dapat kita temukan unsur-unsur monopoli sekaligus unsur-unsur persaingan. meskipun produk yang dijual sama. Merek dagang yang sudah ada tidak boleh ditiru oleh produsen lain. baik kualitas. maka konsumen akan beralih ke produk lain yang sejenis. Produk-produk pada pasar persaingan monopolistik adalah homogen atau sejenis. minyak goreng. kemasan. tetapi tidak sebebas pada pasar monopoli. Dalam pasar persaingan sempurna. hak paten untuk tiap merek memperlihatkan unsur monopoli dalam pasar tersebut. dan ukuran. Bagaimanakah kondisi penentuan harga dalam pasar persaingan monopolistik? Dalam pasar ini. Barang-barang semacam itu dibuat oleh beberapa pabrik (lebih dari satu pabrik) dan pada masing-masing barang tersebut memiliki merek atau cap dagang sendiri-sendiri.2) Pembeli tidak bisa seenaknya menekan penjual karena daya belinya tidak setinggi pembeli pada pasar monopsoni Kekurangan: 1) Bisa berkembang menjadi pasar monopsoni bila para pembeli bekerja sama 2) Kualitas barang tidak terjaga sebaik pada pasar monopsoni 3. kalau harga produknya terlalu mahal. atau sering diistilahkan sebagai diferensiasi produk (product differentiation).

homogen (identik. mutu. sehingga perusahaan bisa membuat kebijakan harga sendiri tanpa takut akan kehilangan konsumen. Akan tetapi. Akibatnya. diskon. Mari kita beralih pada contoh lain. standar). perubahan itu juga dilatari oleh intensifikasi dari pihak produsen untuk menarik hati konsumen. dalam rangka mengimbangi keberagaman kebutuhan konsumen. Kopi yang diperjualbelikan sama sifatnya. ciri-ciri pasar persaingan monopolistik adalah sebagai berikut. c. Masing-masing penjual atau produsen masih dapat mempengaruhi harga. tetapi komoditi tersebut dapat kita bedakan dari segi mutu. misalnya. seperti pemberian pelayanan yang memuaskan. sudah tentu ia tidak akan menaikkan harga terlalu tinggi dibandingkan dengan harga kopi merek lain. sabun mandi berbagai aroma. b. dan sebagainya. dan kemeja dengan berbagai model serta ukuran. dan merek. dalam pasar ini. Kalian tahu sebabnya. bukan? Sejumlah faktor dapat mengubah bentuk pasar monopolistik. a. Secara umum. bungkus. persaingan Selain bebas disebabkan menjadi oleh pasar persaingan diferensiasi produk. dan ukuran. la pun tidak akan menurunkan harga. merek. membuat pasar persaingan sempurna menggelincir menjadi pasar persaingan monopolistik. melainkan ada perbedaan (product differentiation). sementara dalam pasar persaingan monopolistik produk yang dihasilkan berbeda (didiferensiasikan). undian berhadiah. Pedagang kopi. 35 . keberagaman produk. meskipun perbedaan tersebut hanya pada warna. Barang yang diperjualbelikan tidak homogen sekali. namun tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna. Secara singkat. Jumlah penjual atau produsen cukup banyak. banyak perusahaan menjual produk yang serupa tapi tak sama. meskipun tidak mutlak. minuman ringan dengan berbagai rasa serta kemasan. seperti air minum dalam kemasan dari berbagai merek. ukuran.

Pernahkah kita memperhatikan penjual dan pembeli yang sedang melakukan kegiatan tawar-menawar di pasar-pasar tradisional? Di sana 36 . Permintaan. Ada pembatasan dalam pendirian perusahaan. Keterangan gambar: Produk telepon gemgam merupakan salah satu contoh pasar monopolistik F. Penggunaan promosi penjualan sangat efektif karena untuk mempengaruhi cita rasa pembeli dengan menonjolkan kelebihan (perbedaan) produk perusahaan selain harga Kelebihan pasar persaingan monopolistik: 1) Memberikan kepuasan lebih bagi pembeli karena persaingan yang cukup ketat akan membuat perusahaan berlomba-lomba untuk memuaskan pembeli 2) Memberikan kebebasan memilih bagi pembeli 3) Hambatan masuk bagi perusahaan baru rendah Kekurangan pasar persaingan monopolistik: 1) Tidak seefisien pasar persaingan sempurna 2) Bagi perusahaan kecil. meskipun tidak sesulit pada monopoli dan tidak semudah pada pasar persaingan sempurna. PEMBENTUKAN HARGA PASAR. 1. e.d. artinya harga pasar terbentuk oleh kedua faktor yaitu faktor permintaan dan penawaran. Harga pasar terbentuk karena pertemuan antara kurva permintaan dan penawaran yaitu harga yang terbentuk pada saat jumlah permintaan dan penawaran sama besarnya.13 Gambar counter HP dimana tampak berbagai merek dan tipe HP. tingkat efisiensinya relatif rendah 3) Tingkat efisiensi yang rendah pada perusahaan kecil menyebabkan harga barang yang dibayar konsumen masih cukup tinggi Gambar 4. Harga pasar terbentuk karena mekanisme pasar.

Apabila barang atau jasa itu sedang banyak disukai. Faktorfaktor tersebut antara lain sebagai berikut. a Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Telah disinggung secara sekilas di atas bahwa permintaan sebenarnya dapat berubah-ubah. 3) Pendapatan. Permintaan semacam ini disebut dengan permintaan potensial potensial. Ada permintaan konsumen atau pembeli yang disertai dengan kemampuan membayar. kenaikan gaji pegawai negeri dan karyawan swasta sudah pasti akan meningkatkan pendapatan pegawai negeri dan karyawan yang bersangkutan. misalnya. Sebagai contoh. kadang naik dan kadang turun. mengingat tidak mungkin seorang anak 37 . Pertambahan penduduk merupakan faktor yang sangat dominan terhadap perubahan permintaan dan penawaran. bisa naik atau turun pula. Permintaan ini disebut permintaan absurd absurd. Keadaan sebaliknya akan terjadi apabila barang atau jasa itu tidak disukai lagi oleh konsumen. dan juga sebaliknya. Permintaan sendiri memiliki beberapa bentuk. Permintaan ( demand) mencerminkan banyaknya barang yang ingin dibeli konsumen pada harga tertentu. 4) Jumlah Penduduk. Ketika harga berubah. tetapi belum melaksanakan pembelian. maka kesediaan pembeli untuk membeli barang tersebut akan berubah. mencoba untuk menawar harga yang diberikan oleh penjual. Tentu saja naik atau turunnya permintaan tersebut tidak terjadi tanpa sebab. maka tentu akan terjadi perubahan pola permintaan di pasar. Permintaan akan barang dan jasa ternyata dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Apabila pendapatan masyarakat bertambah. Lalu ada pula permintaan yang memiliki kemampuan untuk membeli. Itulah yang disebut dengan permintaan. Ada faktor-faktor tertentu di balik naik atau turunnya permintaan akan suatu barang atau jasa. mampu. Permintaan ini disebut permintaan efektif efektif. naik atau turun. Kita melihat. Terakhir adalah permintaan yang tidak berdaya beli atau permintaan yang tidak disertai dengan kemampuan membayar. Kenaikan ini akan mengakibatkan perubahan permintaan terhadap beberapa komoditi pada tingkat harga tertentu atas barang-barang kebutuhan pokok. Hubungan antara harga barang dengan jumlah permintaan barang tersebut adalah negatif. Pada kondisi ini. rekreasi. dan lainlain. Perubahan selera konsumen atas suatu barang atau jasa tertentu tentu saja akan mengakibatkan jumlah permintaan atas barang atau jasa itu pun berubah. maka permintaan barang atau jasa itu pun akan meningkat. pembeli butuh.kita melihat bahwa pembeli yang akan membeli sejumlah barang dari penjual. Kenaikan harga akan direspon dengan penurunan permintaan barang. Harga barang sangat mempengaruhi permintaan suatu barang. pendidikan. Gejala ini mudah dimengerti. Pada harga tertentu. dan mau membayar harganya. 1) Harga barang itu sendiri. bagaimana permintaan barang-barang pokok selalu naik pada saat bulan Ramadhan kemudian turun kembali pada bulanbulan yang lain. maka pembeli tersebut akan bersedia untuk membeli dengan jumlah yang tertentu. 2) Selera.

5) Harapan atau Ekspektasi. apabila ia memperkirakan bahwa tingkat pendapatannya akan menurun. selera konsumen. Kenaikan harga gula lokal ini akan menurunkan jumlah permintaan gula lokal dan meningkatkan permintaan jumlah permintaan gula impor. Gambar 4. pakaian. Hal-hal lain dianggap konstan itu adalah penghasilan konsumen. maka jumlah permintaan pun akan cenderung menurun. kenaikan harga margarine tentu akan menurunkan permintaan roti. dan pendidikan sebagaimana layaknya manusia yang harus hidup wajar. Sebaliknya. Jadi jelaslah bahwa semakin banyak jumlah penduduk mengakibatkan peningkatan permintaan atas barang dan jasa. maka permintaan akan barang itu menurun. dan sebaliknya jika harga barang substitusi menurun. ceteris paribus. juga harga barang subsitusi atau barang pengganti dari barang yang hendak dibeli konsumen. dengan kenaikan harga barang komplementer. Hukum permintaan ini adalah sebagai berikut. Yang memiliki permintaan terhadap barang / jasa bukan hanya konsumen semata. b Hukum Permintaan Lebih jauh definisi permintaan di atas dapat digunakan untuk memperoleh norma atau hukum berlaku secara umum untuk setiap permintaan. Peningkatan harga barang substitusi akan mengakibatkan permintaan suatu barang tertentu akan meningkat. Bagi konsumen permintaan terhadap barang / jasa didasarkan oleh adanya 38 .manusia yang lahir di dunia ini akan dibiarkan demikian saja tanpa perawatan. makanan. tempat tinggal. Apabila ia memperkirakan bahwa tingkat pendapatannya akan meningkat. permintaan suatu barang akan menurun. c Jenis –Jenis Permintaan.14 Gambar suasana pembayaran gaji buruh di suatu perusahaan Keterangan gambar: Pendapatan / gaji yang meningkat akan mempengaruhi permintaan barang/jasa 6) Harga Barang Lain yang Berhubungan. maka jumlah permintaan pun akan cenderung meningkat. harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut. Harapan atau ekspektasi konsumen merupakan perkiraan yang ia tetapkan di kemudian hari atas pendapatan yang ia terima. perlu kita ingat bahwa hukum permintaan ini hanya berlaku dalam keadaan di mana hal-hal lain yang mempengaruhi besar jumlah permintaan dianggap tidak berubah atau konstan. Sebagai contoh. permintaan akan gula impor akan meningkat ketika harga gula lokal meningkat. Meskipun demikian. tetapi produsenpun memiliki permintaan. Sebaliknya. Ilmu ekonomi menyebut keadaan ini dengan istilah ceteris paribus. Jumlah barang atau jasa yang diminta akan bertambah jika harga turun dan akan berkurang jika harga naik pada periode tertentu. Sebagai contoh.

dalam hal ini. kemudian pada bulan berikutnya harga beras naik lagi menjadi menjadi Rp6. d Kurva Permintaan Permintaan dapat digambarkan dalam bentuk grafik atau sering disebut sebagai kurva permintaan. Pada harga ini. Untuk menggambarkan kurva permintaan. bahwa permintaan efektif adalah permintaan yang disertai dengan daya beli atau kemampuan membeli barang atau jasa yang dibutuhkannya. Oleh karena itu permintaan potensial ini jika telah didukung dengan kepemilikan uang maka akan berubah menjadi permintaan efektif.300 per kg. Permintaan efektif (Effectine demand). dianggap tidak berubah ( ceteris paribus). Ali. 2). Berbeda dengan permintaan potensial. Lalu di bulan berikutnya terjadi panen raya sehingga harga turun menjadi Rp 6. namun karena ia belum mempunyai uang untuk membelinya maka keinginan itu belum bisa terpenuhi. sebesar 90 kg. ekspektasi atau harapan konsumen.400 per kg maka Ali 39 . Kurva permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang diminta. harga beras adalah Rp 6. Ali meminta beras sebanyak 70 kg. pendapatan konsumen. perhatikan ilustrasi berikut ini. Permintaan absolut (Absolute demand) Permintaan absolut adalah jumlah seluruh permintaan terhadap barang atau jasa baik yang disertai dengan daya beli maupun tidak disertai dengan daya beli. menjadi 50 kg. sebagai konsumen beras.500 per kg.kebutuhan. Faktor-faktor lain seperti selera konsumen. harga dianggap sebagai faktor dominan yang mempengaruhi permintaan. 3). Sebagai contoh Pak Amir ingin sekali membeli sepada motor untuk transportasi ke kantor. Berdasarkan hal di atas maka permintaan potensial adalah suatu permintaan yang tidak disertai dengan daya beli atau kemampuan membeli. Permintaan yang muncul dari konsumen maupun produsen dapat dibedakan menjadi 3 (tga) macam yaitu : 1). Supaya lebih jelas. memesan beras setiap bulannya untuk kebutuhan sehari-hari. Ali akan memesan lebih sedikit dari jumlah sebelumnya.Dengan demikian jika dirumuskan secara matematika permintaan absolut adalah permintaan potensial ditambah dengan permintaan efektif. secara logis.700 per kg. Permintaan potensial (Potential demand) Sesuai dengan arti potensi yaitu kemampuan yang masih terpendam dan belum direalisa sikan sehingga belum terlihat dari pihak luarnya. Kesempatan ini dimanfaatkan Ali untuk membeli lebih banyak. dan lain-lain. Jika faktor lain dianggap tetap. di bulan kedua terjadi kenaikan harga beras menjadi Rp 6. sedangkan bagi produsen permintaan terhadap barang / jasa dikarenakan diperlukannya sebagai input / masukan dalam proses produksi. Ternyata. Pada bulan pertama.

Tampak bahwa bentuk kurva memiliki kemiringan ( slope) yang negatif. dari titik A hingga titik E. Hal inilah yang mendorong konsumen untuk membatasi pembelian atau bahkan mengurangi konsumsinya ketika harga barang atau jasa itu sedang tinggi-tingginya.600. jumlah Permintaan absolut = Permintaan potensial + Permintaan efektif barang yang akan dibeli menjadi sedikit. Berdasarkan tabel pada peraga 4.70 PERAGA 4. Bentuk kurva semacam itu menunjukkan bahwa semakin rendah harga barang di pasar maka akan semakin banyak barang yang akan dibeli oleh seorang individu.00 70 D Rp.40 0 6.6.30 40 0 5 6 7 8 9 .500. Sumbu Q ( quantity atau kuantitas) menunjukkan jumlah permintaan dan sumbu P (price atau harga) menunjukkan harga tiap-tiap kilogram beras dengan satuan rupiah. Kemudian bulan berikutnya terjadi kenaikan harga Rp. atau akan mengurangi anggaran untuk alat pemuas kebutuhan yang lain (dengan catatan pendapatan tetap). Jika titik-titik pertemuan antara harga barang dan jumlah permintaan maka akan terbentuklah suatu garis atau sering disebut dengan kurva permintaan (demand curve). Sebaliknya.300. sesuai dengan perubahan harganya.5 daapat dibuat kurvanya pada peraga 4.00 60 C Rp.00 90 Dari contoh di atas dapat pula disusun suatu grafik permintaan beras.5 di bawah 6. Hal ini menunjukkan bahwa faktor harga mengakibatkan pergerakan di sepanjang kurva permintaan.1 Permintaan beras Ali Situas Harga per (kg) Jumlah i permintaan (kg) A Rp.700.00 50 B Rp. Selain itu. pada harga yang tinggi.5 0 Kurva permintaan beras 6.6.6.6.menurunkan permintaannya menjadi 80 kg. Slope itu bergerak menurun dari kiri atas ke kanan bawah. kenaikan harga akan memperkecil daya beli konsumen. Implikasi apa lagi yang yang dapat kita tarik dari bentuk kurva permintaan? Dari Peraga 4.400.5 ini pula dapat dilihat bahwa permintaan beras bergerak di sepanjang kurva ( movement along the curve).60 P 0 6.50 0 6. Permintaan beras Ali jika disusun dalam sebuah daftar permintaan maka akan tersaji sebagaimana dalam Tabel 4.6.600 per kg maka Ali akan meminta 60 kg.00 80 E Rp.1.6. dan sering dinyatakan dengan lambang D. TABEL 4.

Bagaimana jika kedua kurva tersebut digabungkan? Penggabungan antara kurva permintaan Ali dan Banu akan membentuk kurva permintaan pasar. 41 . Apa yang terjadi pada kurva permintaan jika pendapatan konsumen mengalami peningkatan atau penurunan? Supaya lebih jelas. Jadi kurva permintaan pasar tidak lain adalah gabungan dari kurva-kurva permintaan individu suatu kelompok masyarakat tertentu.6 e Pergeseran Kurva Permintaan Sampai sejauh ini kita telah mengetahui bahwa perubahan harga mengakibatkan pergerakan di sepanjang kurva permintaan.6 Pada Peraga tersebut tampak bahwa antara kurva permintaan Ali dan Banu memiliki bentuk kurva yang berbeda. perhatikan contoh sederhana berikut ini. Lalu bagaimana dengan faktor-faktor lain. pendapatan konsumen misalnya. katakanlah sepatu. Ini berarti. Seumpama pendapatan konsumen meningkat sehingga mampu meningkatkan permintaan konsumen terhadap suatu barang. PERAGA 4. pada tingkat harga yang tetap.0 Q Sekarang perhatikan kurva permintaan Ali dan Banu sebagaimana tampak pada Peraga 4. permintaan akan sepatu akan meningkat seiring dengan peningkatan pendapatan konsumen itu.6). Supaya pada kurva harga dipertahankan kosntan sementara jumlah permintaan meningkat maka kurva permintaan akan bergeser ( shifting) ke kanan (lihat Peraga 4.

faktor-faktor tersebut adalah selera konsumen.Sebaliknya. sebaliknya jika harga barang / jasa turun.Menurut hukum permintaan. maka jumlah barang yang diminta berkurang. Sejauh ini dapat kita simpulkan bahwa jika perubahan faktor selain harga itu mengakibatkan permintaan bertambah maka kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Pada permintaan. pergeseran ke kiri terjadi jika pendapatan konsumen mengalami penurunan. PERAGA 4. pendapatan konsumen. Hukum ini hanya akan berlaku jika keadaan yang lain tetap ( cetiris paribus ).bP atau Pd = a . jika harga naik. Sebenarnya antara harga dan jumlah barang yang diminta terdapat hubungan fungsional yangsecara matematik hubungan tersebut dinyatakan dengan notasi Y = f (x). Pd : Besarnya harga barang per unit a dan b : Konstanta Pd ≥ 0 dan Qd ≥ 0 serta dP 42 . ekspektasi atau harapan konsumen.7 Pergeseran kurva permintaan f Fungsi Permintaan Fungsi permintaan adalah fungsi yang menghubungkan antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Pergeseran kurva permintaan menunjukkan pergeseran kurva dari posisi semula. Fungsi permintaan linear kurvanya berbentuk garis lurus yang berada pada kuadran I dengan bentuk umum fungsi permintaan sebagai berikut : Qd = a . sehingga kurva yang dihadapi sekarang. Dalam ekonomi fungsi tersebut biasanya diganti dengan Q = f (P) atau P = f (Q) dimana grafiknya dengan menggunakan sumbu datar Q dan sumbu tegaknya P. berbeda dengan kurva sebelumnya. dan sebaliknya jika faktor selain harga itu mengakibatkan penurunan permintaan.bQ Keterangan : Qd : Banyaknya unit barang yang diminta. Pergeseran kurva tersebut terjadi oleh karena faktor-faktor selain harga barang itu sendiri. ceteris paribus. maka jumlah barang yang diminta bertambah. dan lain-lain.

4.000 .< 0 dQ artinya menunjukkan bahwa hubungan antara harga barang dan jumlah permintaan berhubungan negatif atau berbanding terbalik.= ----------P2 – P1 Q2 – Q1 P – 800 Q – 20 ----------.----.000.600 43 . Seperti halnya pada matematika dalam menentukan fungsi persamaan linear dapat digunakan salah satu rumusnya sebagai berikut : Pada Matematika Pada Ekonomi Contoh : Y-Y1 X-X1 --------. Menentukan Fungsi Permintaan.= ------------1000 – 800 18 – 20 P – 800 Q – 20 ----------. Demikian pula jika Q = 0 berarti terjadi harga maksimum yang tidak mampu dibayar oleh konsumen sehingga tak seorangpun konsumen yang mampu membelinya.= ---------Y2-Y1 X2- P-P1 Q-Q1 --------.000 . 1.18 unit Tentukan fungsi permintaannya ! Jawab : P–P1 Q – Q1 --------. 800.1.2 P + 1.= -----------P2-P1 Q2- Diketahui tabel permintaan sebagai berikut : P ( Harga per unit ) Q ( Jumlah Permintaan ) Rp. Fungsi permintaan selalu berada pada kuadran I artnya bernilai positif.600 = 200 Q .20 unit Rp.= ----------200 -2 P – 800 ( .2P = 200 Q . Apabila P = 0 berarti terjadi barang bebas ( barang diperoleh tanpa harga ) dan hal ini dikatakan sebagai permintaan maksimum.1.2 ) = Q – 20 ( 200 ) .4.

TUGAS MANDIRI.800 dapat dirubah fungsi permintaannya dalam bentuk fungsi Qd sebagai berikut : Pd = .100 Q + 2.800 Qd = .6 ) 44 .5. Dari fungsi permintaan di atas Pd = . Tentukan titik potong pada sumbu P dan sumbu Q 2.2 Pd = . Gambarkan kurvanya.100 Q + 2. Diketahui data P 200 300 Tentukan fungsi permintaan dari 2. Setelah kita tentukan titik potong masing-masing pada sumbu P dan Q maka tinggal kita tarik garis lurus pada kedua titik potong tersebut.100 Q + 2.800 100 Qd = .2P = 200 Q . Contoh Soal : 1 Diketahui fungsi permintaan Qd = 12 – 2P. Dalam fungsi linear grafik atau kurva permintaannya berbentuk garis lurus pada kuadran I.600 Pd = 200 Q .5.0..P + 2.01P + 28. Jawab : 1. Q 30 24 data di atas Perhitungan Fungsi Permintaan Linear. Diminta : 1.800.0 ) Titik potong pada sumbu P jika Q = 0 Qd = 12 – 2P 0 = 12 – 2 P 2P = 12 P = 6 jadi titik potong pada sumbu P pada titik koordinat ( 0.600 . Titik potong pada sumbu Q jika P = 0 Qd = 12 – 2P Q = 12 – 2 (0) Q = 12 jadi titik potong pada sumbu Q pada titik koordinat ( 12. Grafik atau kurva permintaan dibuat dengan menetapkan titik potong pada masing-masing sumbu terlebih dahulu.800 100 Q = . Titik potong pada sumbu P terjadi jika Q = 0 dan titik potong pada sumbu Q jika P = 0.P + 2.

Gambar grafik / kurva P 8(0.2Q + 8 6 = .2Q + 8 P =-2(3)+8 P =-6 +8 P = 2 ( jumlah harga pada saat jumlah permintaan 3 ).0) dengan (0. Jumlah permintaan pada saat harga (P) = 6 Pd = .6) 4 Qd = 12 –2P 2 (12. Jawab : 1.0) 0 2 4 6 8 10 12 Q Contoh Soal: 2 Diketahui fungsi permintaan Pd = . Jumlah permintaan maksimum terjadi jika P = 0 Pd = .2Q + 8 2Q = 8 – 6 2Q = 2 Q =1 4. Gambarkan kurvanya.6) P 6 (0.2.2Q + 8 2Q = 8 Q = 4 (jumlah permintaan maksimum) 3. Tentukan jumlah permintaan maksimumnya 3.2Q + 8 P =-2(0)+8 P =8 2. Harga tertinggi atau maksimum terjadi jika Q = 0 Pd = . Harga pada saat jumlah permintaan ( Q ) = 3 adalah Pd = . Hitunglah jumlah permintaan pada saat tingkat harga = 6 4.8) 45 . Untuk menggambar kurva hubungkan titik koordinat (12. 5. Hitunglah jumlah harga pada saat jumlah permintaannya = 3 5. Tentukan harga maksimum 2.2Q + 8 Diminta : 1.2Q + 8 0 = .

46 .2Q + 8 4 2 0 2 (4. artinya semakin tinggi harga suatu barang. Harga Barang itu Sendiri. semakin tinggi tingkat teknologi yang diterapkan. a Faktor-faktor Berpengaruh terhadap Penawaran Sebagaimana pada permintaan. Penawaran datang dari produsen/ penjual sebagai pihak yang menyediakan barang dan jasa dalam perekonomian. maka jumlah barang yang akan dijual oleh produsen akan semakin sedikit. tampak bahwa permintaan merupakan kegiatan ekonomi dari sudut konsumen/ pembeli. jumlah barang yang akan dijual pada umumnya searah dengan harga barang tersebut. PENAWARAN Dari pembicaraan kita mengenai permintaan. Teknologi Produksi. maka produsen semakin enggan untuk berproduski sehingga jumlah penawaran akan menurun. 2). semakin efisien pula perusahaan itu. Faktor-faktor ini mengakibatkan penawaran akan barang dan jasa menjadi naik ataupun turun. Semakin tinggi harga barang maka jumlah penawaran akan meningkat. biaya produksi dapat ditekan. dan pada akhirnya barang dan jasa yang ditawarkan pun akan bertambah. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut. penawaran juga memiliki faktorfaktor yang mempengaruhi jumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen. Dari sudut pandang produsen. tentu saja semakin banyak barang yang akan dijual oleh produsen. 3). 1). Harga tinggi merupakan daya tarik bagi produsen untuk memproduksi lebih banyak lagi dan juga daya tarik bagi produsen baru untuk masuk ke pasar. Dari penjelasan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penawaran ( supply) adalah jumlah barang atau jasa yang akan dijual (ditawarkan) pada tingkat harga dan situasi tertentu. Secara umum. Sebaliknya. pembicaraan mengenai penawaran ditinjau dari sudut produsen/penjual. semakin rendah harga suatu barang. semakin rendah harga barang. Sementara itu.0) 4 Q 2.6 Pd = . Munculnya Produsen Baru. atau dengan kata lain. Tingkat kemajuan teknologi perusahaan menentukan kemampuan berproduksi perusahaan itu. Kemunculan produsen baru di pasaran akan menambah jumlah barang yang dijual dan ditawarkan. Sebaliknya.

Sebaliknya. Ini terjadi karena keuntungan yang akan diperoleh Abas akan bertambah. 4). maka semakin sedikit pula jumlah yang akan ditawarkan. Hal ini akan mempengaruhi penawaran suatu jenis barang. Harapan atau Ekspektasi Produsen. Penawaran Abas ini jika dibuat tabel maka akan tampak pada Tabel 4. dan sebaliknya. maka perkiraan produsen itu akan semakin meningkatkan besarnya penawaran kepada konsumen. sebagaimana pada permintaan. Jumlah barang yang ditawarkan akan meningkat apabila harga naik. Pada tingkat harga Rp 6. jika pada bulan berikutnya lagi. atau sering disebut sebagai kurva penawaran.000 maka penawarannya menjadi 55 ton. Sementara itu. Pada kurva penawaran digambarkan hubungan antara jumlah penawaran barang/jasa pada tingkat harga tertentu dengan tingkat harga.1. penawaran gula Abas pada bulan pertama adalah 15 ton. keluarnya produsen dari pasar barang dan jasa akan mengurangi jumlah barang yang dijual dan ditawarkan. Berikut adalah contoh agar lebih jelas. Jika pada bulan berikutnya. juga memiliki hukum. semakin tinggi harga suatu barang. Hukum penawaran juga berlaku dalam keadaan ceteris paribus. penurunan harga sumber-sumber produksi.7. Apabila produsen memperkirakan kemungkinan peningkatan harga barang atau jasa. b Hukum Penawaran Penawaran. harga turun menjadi Rp 6. harga gula naik menjadi Rp 6. karena pada tingkat harga tersebut. Harga Faktor-faktor Produksi. 5). Kali ini kita akan menggunakan penawaran Abas sebagai pedagang gula setiap bulan. dan akan berkurang jika harga turun. c Kurva Penawaran Penawaran barang atau jasa untuk masing-masing tingkat harga dapat digambarkan dalam bentuk grafik. ceteris paribus. demikian seterusnya pada saat harga naik menjadi Rp.2 Penawaran beras Abas 47 .5 TABEL 4. Sebaliknya. maka semakin banyak pula jumlah yang akan ditawarkan.800 maka Abas akan menambah penawarannya menjadi 28 ton.700. faktor-faktor lain selain harga dianggap tetap. Jika faktor-faktor lain dianggap tetap. Berikut adalah hukum penawaran.6. atau dengan kata lain. jika dibuat grafik maka akan tampak pada Peraga 4. Naik atau turunnya harga faktor-faktor produksi akan mengakibatkan naik dan turunnya biaya produksi.900 maka Abas akan menambah jumlah penawarannya menjadi 42 ton. kemudian terjadi kenaikan lagi sebesar Rp.600. keuntungan Abas akan berkurang. semakin rendah harga suatu barang. atau perubahan penawaran berbanding lurus dengan perubahan harga. maka Abas akan mengurangi penawarannya menjadi 10 ton. Tentu saja pada saat menggambar kurva penawaran tersebut digunakan asumsi ceteris paribus. juga peningkatan pendapatan konsumen.

00 0 6.600 6. 7.70 0 6. Kurva tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi harga suatu barang.800 6.8 Kurva kemungkinan produksi.600 menjadi Rp 6. atau dengan kata lain. demikian seterusnya. maka akan semakin banyak barang yang ditawarkan.9 memperlihatkan kurva penawaran Abas dan kurva penawaran Sadli apabila digabungkan maka akan membentuk kurva penawaran pasar. penawaran bergerak di sepanjang kurva dari titik A ke titik B.9 48 .700.700 6. semakin banyak barang atau jasa yang ingin dijual oleh produsen.Situa si A B C D E Harga per Kg 6. Bentuk kurva semacam itu memberi bukti bahwa semakin tinggi harga.90 0 6.80 0 6.60 0 0 10 15 28 42 55 Peraga 4. bergerak dari kiri bawah ke kanan atas.Hal lain yang dapat kita tarik dari Peraga 4.9 adalah penawaran bergerak di sepanjang kurva ( movement along the curve) seiring dengan perubahan harga barang tersebut.900 7. Implikasi apakah yang dapat kita tarik berdasarkan grafik di atas? Tampak bahwa bentuk kurva penawaran memiliki slope positif. Ini berarti faktor harga mengakibatkan perubahan penawaran di sepanjang kurva penawaran.000 Penawaran (ton) 10 15 28 42 55 PERAGA 4. Peraga 4. Jika kurva penawaran dari penjual atau produsen perorangan dapat digabungkan maka terbentuklah kurva penawaran pasar.8 menggambarkan hubungan timbal balik antara jumlah barang yang akan dijual ( quantity) dan harga ( price). Pada saat harga naik dari Rp 6. Kurva penawaran sering dinyatakan dengan lambang S. PERAGA 4. atau sering pula disebut sebagai kurva penawaran ( supply curve).

harga faktor-faktor produksi. Faktor-faktor penyebab pergeseran seran kurva penawaran adalah faktor. Faktor-faktor ini meliputi teknologi baru. Bentuk pergeseran kurva penawaran dapat dilihat pada Peraga 4. apabila perubahan suatu faktor selain berakibat positif pada penawaran maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan. PERAGA 4. apabila perubahan suatu faktor selain harga berakibat negatif pada penawaran maka kurva penawaran akan bergeser ke kiri.faktor selain faktor harga harga. pergeseran pada kurva penawaran sama dengan pergeseran pada kurva permintaan.d Pergeseran Kurva Penawaran Secara umum. dan sebaliknya apabila harga barang atau jasa turun makan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan juga turun atau berkurang. munculnya produsen baru. dan ekspektasi. Kurva penawaran akan bergeser ke kiri apabila penawaran berkurang dan bergeser ke kanan apabila penawaran bertambah. Perubahan pada faktor-faktor sebagaimana telah disebutkan di atas dapat menggeser kurva penawaran ke kiri maupun ke kanan.10. Seperti halnya dalam permintaan jika harga barang dinyatakan dengan P maka jumlah 49 . Sebaliknya. Menurut hukum penawaran apabila harga barang atau jasa naik maka jumlah barang/jasa yang ditawarkan juga naik atau bertambah. Jadi.10 Pergeseran kurva penawaran e Fungsi Penawaran Fungsi penawaran adalah fungsi yang menghubungkan antara tingkat harga dengan jumlah barang yang ditawarkan. Dengan demikian hubungan antara harga dengan jumlah barang yang ditawarkan adalah positif atau berbanding lurus. Hukum penawaran ini berlaku jika dalam keadaan cetiris paribus.

75.= --------------------.barang atau jasa yang ditawarkan dinyatakan dengan Q.sedangkan Q1 = 50 unit dan Q2 = 100 unit.500 = 25 Q – 1.Q1 ----------. setelah harga naik menjadi Rp.250 + 2.dan P2 = Rp. Menentukan Fungsi Penawaran.250 50 P = 25 Q – 1. Sama halnya pada permintaan jika kedua harga dan kedua jumlah penawarannya diketahui maka untuk menentukan fungsi penawaran dapat dilakukan dengan rumus : P – P1 Q . dP Ps ≥ 0 dan Qs ≥ 0 serta ----... Sewaktu harga baraang Rp. maka fungsi penawarannya dicari dengan : P – P1 Q – Q1 P – 50 Q .75.> 0 dQ Penjelasan : a = adalah intercept yang menunjukkan jumlah barang yang ditawarkan pada saat harga (P) = 0. Bentuk umum fungsi penawaran linear dinyatakan dengan: Qs = a + b P Qs = Banyaknya unit barang yang ditawarkan P = Harga barang per unit a dan b = Suatu konstanta.per unit jumlah barang yang ditawarkan 50 unit.= ------------P2 – P1 Q2 – Q1 75 – 50 100 – 50 P – 50 Q – 50 --------. b. maka Q merupakan fungsi dari harga yang notasinya dinyatakan Qs = f (P).50 ---------.50.per unit maka jumlah barang yang ditawarkan menjadi 100 unit.50..= -----------P2 – P1 Q2 – Q1 Berdasarkan rumus di atas hasil perhitungan fungsi penawaran dapat berbentuk Qs = a + bP atau Ps = a + bQ. Grafik atau kurva penawaran bergerak dari kiri bawah ke kanan atas 1. Tentukan fungsi penawarannya ! Jawab : Berdasarkan contoh soal di atas maka : P1 = Rp. dP > 0 = Menunjukkan kecenderungan / slope yang positif artinya bila P > dQ meningkat maka Q juga meningkat dan sebaliknya.= ------------25 50 P – 50 ( 50 ) = Q – 50 ( 25 ) 50 P – 2. Contoh Soal.500 50 .

3). Contoh : Diketahui fungsi penawaran Qs = -4 + 2P.P + 25 Qs = .50 P = 25 Q + 1. 4). 5).250 Ps = 25 Q + 1.5 Q + 25 Fungsi penawaran di atas dapat dirubah dalam bentuk fungsi Qs = a + bQ sebagai berikut : Ps = 0. Gambarkan kurvanya Jawab: 1). P 51 . Perhitungan Fungsi Penawaran Linear. Penawaran terendah (titik potong pada sumbu Q) jika P = 0 Qs = -4 + 2P Q = -4 + 2 (0) Q = -4 Jumlah penawaran saat harga 25 Qs = -4 + 2P Q = -4 + 2 (25) Q = -4 + 50 Q = 46 Besarnya harga pada saat jumlah penawaran 40 unit. 5). Ditanya : 1). Berapakah jumlah penawaran pada saat harganya 25. Berapakah jumlah penawaran terendahnya ( titik potong pada sumbu Q) 3). Tentukan harga terendah ( titik potong pada sumbu P ) 2).5 Q = .5 Q + 25 . 4).250 50 Ps = 0. Berapakah besarnya harga jika jumlah penawarannya 40 unit.5 Qs = 2P .50 2. Perhitungan fungsi penawaran linear tidak jauh berbeda dengan perhitungan fungsi permintaan linear. 2). Qs = -4 + 2P 40 = -4 + 2P 40 + 4 = 2P 44 = 2P P = 22 Grafik / Kurvanya.P + 25 -0.0. Harga terendah (titik potong pada sumbu P ) jika Q = 0 Qs = -4 + 2P 0 = -4 + 2P 4 =2P P = 4 2 P = 2 ( Harga terendah ).

dan produsen harus mau menurunkan harga.10. bergerak dari kiri atas menuju kanan bawah. bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Peraga 52 . akan terjadi titik potong antara kedua kurva tersebut. Pada keadaan semacam ini. Titik potong ini disebut titik keseimbangan atau titik ekuilibrium . maka konsumen harus berani membayar lebih tinggi. Sekarang mari kita telaah contoh berupa kebutuhan gula pasir sebagaimana ditawarkan oleh para produsen gula pasir ke masyarakat banyak. Padahal tujuan akhir dari keduanya adalah sama. Titik keseimbangan ini mencerminkan harga dan juga jumlah keseimbangan tadi. sementara penawaran menghendaki harga pasar selalu tinggi. sifat kemiringan pada kurva permintaan adalah negatif. sehingga kesepakatan harga antara pihak konsumen dan pihak produsen pun dapat terbentuk. Telah kita ketahui. Permintaan gula pasir oleh masyarakat adalah sebagaimana ditunjukkan pada Tabel 10. pasti tidak akan terjadi titik temu di antara dua keinginan yang berbeda itu. atau dengan kata lain. Sementara itu. Pada harga keseimbangan. permintaan menghendaki harga pasar selalu rendah atau murah.Qs = -4 + 2P 2 (0. harga pasar ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran. Supaya keinginan antara kedua belah pihak dapat bertemu. 0) -4 0 Q 3. atau dengan kata lain. Dengan kata lain. Perhatikan pula Peraga 10. produsen berusaha menyediakan barang dan jasa dengan keuntungan setinggi-tingginya. Konsumen berusaha memenuhi segala kebutuhannya secara proporsional. Harga ini disebut sebagai harga keseimbangan atau harga pasar.9. sifat kemiringan pada kurva penawaran adalah positif.15 Gambar proses tawar menawar antara pembeli dan penjual di pasar tradisional Keterangan gambar: Harga barang / jasa akan terbentuk jika antara penjual dan pembeli sepakat a Pembentukan Harga Keseimbangan Apabila kurva permintaan dan kurva penawaran digabungkan. Kontradiksi sifat kemiringan itu mengisyaratkan kemungkinan terjalinnya keseimbangan antara permintaan dan penawaran. HARGA KESEIMBANGAN Secara mendasar. keseimbangan antara permintaan dan penawaran terjalin. Kalau mengikuti keinginan masing-masing pihak.2) (-4. jumlah barang yang diminta pada suatu waktu tertentu sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Gambar 4. untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sementara itu.

TABEL 4. Permintaan gula pasir Situ asi A B C D E Harga per Kg 8. Peraga tersebut memperlihatkan bagaimana bentuk kurva penawaran tersebut.3.30 0 9.10 0 9. penawaran gula pasir oleh produsen gula pasir adalah sebagaimana ditunjukkan pada Tabel 10.200 38 E 9.30 PERAGA 4.000 34 C 9.12 0 Kurva penawaran gula pasir 9.200 9.20 P 0 9.000 9.11 Kurva permintaan gula pasir P 9.12.90 0 Q 0 32 34 36 38 40 TABEL 4.3 Penawaran gula pasir Situa Harga per Penawaran si Kg (ton) A 8. Sementara itu.00 0 8.90 0 0 53 32 34 36 38 40 .100 36 D 9.900 32 B 9.900 9.tersebut memperlihatkan bagaimana bentuk kurva permintaan tersebut.100 9.11.10 0 9.20 0 9.300 Permintaan (ton) 40 38 36 34 32 PERAGA 4.300 40 9.00 0 8. Perhatikan pula Peraga 10.

Sampai di sini. titik P menunjukkan kondisi keseimbangan mula-mula. Perhatikan Peraga 4. terjadi keseimbangan antara permintaan dan penawaran.000 38 34 C 9. jumlah permintaan dan penawaran berjumlah 36 ton.13 Kurva DD mengambarkan permintaan gula pasir dan kurva SS menggambarkan penawaran gula pasir.100 36 36 D 9. 54 .13(a) dan Peraga 4.00 0 8. Pada kedua grafik.9100). Pada harga tersebut. titik keseimbangan antara permintaan dan penawaran pun ikut bergeser.200 34 38 E 9.30 0 9.20 E 0 9.13 P 9.9.10 0 9. Tabel dan Peraga tersebut menunjukkan bahwa titik ekuilibrium berada pada titik (36.4 Tabel dan Grafik keseimbangan gula pasir Situa Harga per Permintaan Penawaran si Kg (ton) (ton) A 8.90 0 Q 0 32 34 36 38 40 Apabila pergeseran permintaan atau penawaran terjadi oleh karena faktor-faktor selain harga.900 40 32 B 9. maka dengan sendirinya.13 (b).100 per kg. PERAGA 4. kita dapat simpulkan bahwa pada tingkat harga gula sebesar Rp.300 32 40 PERAGA 4.Q Jika kedua tabel dan kurva tersebut digabungkan maka titik ekuilibrium akan tampak jelas terlihat sebagaimana tampak pada Peraga 10.

jika penawaran berkurang ke S2. Perhatikan kurva pada Peraga 4. permintaan tanah di Jakarta dari masa ke masa semakin tinggi. apabila permintaan bertambah ke D1.14 (b). Pada Peraga 4. maka harga akan menjadi naik tanpa diikuti oleh perubahan dalam jumlah barang atau jasa yang ditawarkan. Pada Peraga 4. Tetapi.Sekarang perhatikan Peraga 4. jika permintaan berkurang ke D2.13 Pergeseran kurva permintaan dan penawaran Pada Peraga 4. harga akan naik dan keseimbangan akan bergerak ke P2 (Rp 1. Sebaliknya. jumlahnya tetap. selera masyarakat terhadap tanah Jakarta sangat tinggi karena dinilai strategis. Contoh sederhana berkaitan dengan kasus ini adalah dengan melihat pasar tanah di Jakarta. Pada situasi 55 . Di sisi lain. Perubahan harga tidak berpengaruh sama sekali terhadap jumlah barang yang ditawarkan. Sekarang kita perhatikan Peraga 4. maka harga akan menurun. dan keseimbangan bergerak ke P2 (Rp 800). Pada kasus berikutnya akan kita lihat pengaruh pergeseran kurva permintaan dan penawaran pada kondisi yang unik. Perubahan harga sekecil apapun akan direspon dengan hilangnya penawaran barang atau jasa di pasar. maka harga akan meningkat.13 (b). Sekarang keseimbangan baru terjadi di P1 (Rp 800). tidak berubah-ubah dari dahulu hingga sekarang.000). apabila selera masyarakat terhadap suatu barang atau jasa meningkat.000).14 (b)! Situasi pada Peraga tersebut memperlihatkan bahwa penawaran sangat sensitif terhadap harga. Oleh karena itu.14 (a) tampak titik P bergeser ke P2. Jika penawaran bertambah ke S1 maka harga akan turun. tetapi jumlah barang atau jasa tidak berubah.14 (a) di bawah tampak bahwa penawaran barang dan jasa memiliki jumlah yang tetap.14 (a) dan 4. PERAGA 4. dan keseimbangan menjadi P1 (Rp 1. berada di ibukota negara. Sebaliknya. Tanah di Jakarta. Pada situasi semacam ini. penurunan selera masyarakat terhadap barang atau jasa tersebut mengakibatkan harga dari barang atau jasa tersebut turun.13 (a).

Diketahui fungsi permintaan Qd = 10 – 2P dan fungsi penawaran Qs = . 10 – 2P = . jumlah barang atau jasa meningkat. sehingga tercipta ekuilibrium baru. Gambarkan kurva / grafiknya Jawab : a. b. Berdasarkan kedua fungsi tersebut : a.8 + 4P.8 + 4P. Meskipun demikian. apabila pendapatan masyarakat naik. P ). Pada ekuilibrium baru. maka kurva permintaan akan bergeser ke kanan.14 b Fungsi Keseimbangan Pasar Keseimbangan pasar atau juga disebut harga pasar secara teori merupakan harga yang terbentuk jika jumlah permintaan dan penawarannya sama.P).semacam ini. Contoh Soal. PERAGA 4. sehingga jumlah barang atau jasa akan turun. Jika permintaan dan penawarannya dinyatakan dalam bentuk fungsi Qd maupun Qs atau Pd maupun Ps maka keseimbangan pasar terjadi jika Qd = Qs ataupun Pd = Ps Dalam membuat kurva atau grafik keseimbangan pasar maka harus dicari masing-masing titik potong pada sumbu P maupun Q dari fungsi permintaan dan fungsi penawarannuya. Tampak titik P bergeser ke P1. harga tidak mengalami perubahan. apabila pendapatan masyarakat turun. Keseimbangan harga pasar terjadi jika Qd = Qs Qd = 10 – 2P Qs = . Dengan demikian secara umum dapat dikatakan bahwa titik keseimbangan pasar adalah titik koordinat ( Q . Di lain pihak.8 + 4P 10 + 8 = 4P + 2P 56 . maka permintaan akan bergeser ke kiri. sementara harga tidak mengalami perubahan. Tentukan titik koordinat keseimbangan pasar (Q. Dalam kurva atau grafik bahwa keseimbangan pasar adalah suatu titik koordinat yang terdapat pada kuadran I yaitu titik temu antara jumlah barang yang diminta dan ditawarkan ( Q ) dengan jumlah harga tertentu ( P ).

2) (-8.18 = 6P P=3 Substitusikan P = 3 ke fungsi Qd atau Qs.0) -8 (10.3) 2 (0. 5 ) Menggambar kurva / grafik penawaran Qs = .8 + 4 (0) Q = .3).8 + 4P Titik potong pada sumbu Q jika P = 0 Qs = .8 + 4P 0 = . P 5 3 (4.0) 0 4 10 Q 3. 0) Titik potong pada sumbu P jika Q = 0 Qd = 10 – 2P 0 = 10 – 2P 2P = 10 P = 5 jadi memotong pada sumbu P pada titik koordinat ( 0. Pengaruh Pajak Terhadap Keseimbangan Harga pasar.8 + 4P 8 = 4P P = 2 jadi memotong pada sumbu P pada titik koordinat ( 0. 57 . Qd = 10 – 2P Q = 10 – 2 (3) Q = 10 – 6 Q =4 Jadi titik koordinat keseimbangan harga terletak pada ( 4. b. Dalam membuat grafik atau kurva kita cari masingmasing titik potong pada sumbu Q dan P dari fungsi permintaan maupun fungsi penawarannya. 0 ) Titik potong pada sumbu P jika Q = 0 Qs = . Menggambar kurva / grafik permintaan Qd = 10 – 2P Titik potong pada sumbu Q jika P = 0 Qd = 10 – 2 (0) Q = 10 Jadi memotong pada sumbu Q pada titik koordinat ( 10. 2 ) Setelah menentukan masing-masing titik potongnya maka hubungkan masing-masing titik potong tersebut baik fungsi permintaan maupun penawarannya ke dalam bidang kartesius.8 Jadi memotong pada sumbu Q pada titik koordinat ( 8.

Dengan demikian pengenaan pajak terhadap suatu barang akan mempengaruhi terhadap keseimbangan pasar. Besarnya pajak yang ditanggung produksen. Pd = 60 – 3Q P = 60 – 3 (5) P = 60 – 15 P = 45 jadi keseimbangan pasar sebelum pajak pada titik koordinat ( 5. Dalam perhitungan pajak disini adalah perhitungan pajak tetap yang dihitung per unit produk. d). dan jika harga naik maka pengaruhnya akan mengurangi omzet penjualannya. Keseimbangan pasar sesudah pajak c). Besarnya pajak yang diterima pemerintah e). Keseimbangan pasar sesudah pajak terjadi pada saat Pd = Ps1. Keseimbangan pasar setelah pajak terjadi pada saat Qd = Qs1 atau Pd = PS1. Diketahui fungsi permintaan Pd = 60 – 3Q dan fungsi penawaran Ps = 40 + Q jika pemerintah mengenakan pajak sebesar t = 4 per unit tentukan : Pertanyaan : a). Pajak yang dikenakan terhadap suatu barang maka akan menyebabkan harga barang tersebut menjadi naik.t ) + a dan jika fungsi penawarannya dalam bentuk Ps = a + bQ. keseimbangan pasar sebelum pajak terjadi pada saat Pd = Ps 60 – 3Q = 40 + Q 60 – 40 = Q + 3Q 20 = 4Q Q=5 Substitusikan Q = 5 dalam fungsi Pd atau Ps. Qd atau Pd adalah fungsi permintaannya sedangkan Qs 1 atau 1 PS adalah fungsi penawaran setelah pajak. maka Ps 1 diperoleh dengan rumus Ps1 = bQ + a + t atau Ps1 = Ps + t Contoh.Segala macam barang yang diproduk akan menimbulkan nilai tambah terhadap barang tersebut. Gambarkan kurvanya. b). Jawab : a). 45 ). Keseimbangan pasar sebelum pajak b). Besarnya pajak yang ditanggung konsumen f). Ps1 diperoleh dengan rumus Ps1 = Ps + t Ps1 = Ps + t Ps1 = 40 + Q + 4 58 . Terkait dengan hal tersebut maka pemerintah mengenakan pajak terhadap pertambahan nilai barang yang disebut Pajak Pertambahan Nilai PPN. Pajak tetap ini dikenakan atas dasar unit barang tanpa memperhatikan tingkat harga barang tersebut. Jika fungsi penawarannya dalam bentuk Qs = a + bQ maka Qs 1 dicari dengan rumus Qs1 = b (P .

Tiga fungsi tersebut adalah: Fungsi permintaan Pd = 60 – 3Q Fungsi penawaran sebelum pajak Ps = 40 +Q Fungsi penawaran setelah pajak Ps 1 = 44 Q Grafik permintaan Pd = 60 – 3Q Titik potong pada sumbu Q jika P = 0 Pd = 60 – 3Q 0 = 60 – 3Q 3Q = 60 Q = 20 jadi memotong sumbu Q pada titik koordinat (20.60 ) Grafik penawaran sebelum pajak Ps = 40 + Q Titik potong pada sumbu Q jika P = 0 Ps = 40 + Q 0 = 40 + Q .40) Grafik penawaran setelah pajak Ps1 = 44 + Q Titik potong pada sumbu Q jika P = 0 Ps1 = 44 + Q 0 = 44 + Q .0) Titik potong pada sumbu P jika Q = 0 Pd = 60 – 3Q P = 60 – 3 (0) P = 60 jadi memotong sumbu Q pada titik koordinat ( 0.40 = Q jadi memotong sumbu Q pada titik koordinat ( -40. 44 ) 59 .0 ) Titik potong pada sumbu P jika Q = 0 Ps1 = 44 + Q P = 44 + 1 (0) P = 44 jadi memotong sumbu P pada titik koordinat ( 0.Ps1 = 44 + Q Keseimbangan pasar setelah pajak terjadi jika Pd = Ps1.0 ) Titik potong pada sumbu P jika Q = 0 Ps = 40 + Q P = 40 + 1 (0) P = 40 jadi memotong sumbu P pada titik koordinat (0.48) c).44 = Q jadi memotong sumbu Q pada titik koordinat ( -44. 60 – 3Q = 44 + Q 60 – 44 = Q + 3Q 16 = 4Q Q=4 Substitusikan Q = 4 ke dalam fungsi Pd atau Ps1. Pd = 60 – 3Q P = 60 – 3 (4) P = 60 – 12 P = 48 jadi keseimbangan pasar sesudah pajak terjadi pada titik koordinat ( 4. Dalam menggambar kurva atau grafik maka terdapat 3 fungsi yang harus digambar dengan mencari titik potong paada sumbu P dan Q pada masing-masing fungsi tersebut.

P + 16 dan fungsi penawaran Qs = 6 + P jika pemerintah mengenakan pajak sebesar t = 2 maka tentukan keseimbangan pasar sebelum dan sesudah pajak. Keseimbangan pasar sebelum pajak Qd = Qs . Besarnya pajak yang ditanggung oleh produsen dinyataakan dengan Tp yang diperoleh melalui rumus Tp = To – Tk Tp = To – Tk = 16 – 12 = 4. Besarnya pajak yang diterima dinyatakan dengan To yang diperoleh dengan megalikan besarnya pajak perunit dengan jumlah penawaran (Q) setelah pajak atau dirumuskan To = t x Qs1 To = 4 x 4 To = 16 e).40 0 Q 4 5 20 d).44 . Contoh soal : Diketahui fungsi permintaan Qd = . 45) 44 4 0 . Qd = .5) Keseimbangan pasar setelah pajak terjadi Qd = Qs1 60 .P 60 48 (4.P + 16 Q = . 48) 45 (4.5 + 16 Q =11 jadi keseimbangan pasar sebelum pajak terjadi pada titik koordinat (11. Besarnya pajak yang ditanggung oleh konsumen dinyatakan dengan Tk yang diperoleh dari selisih antara harga setelah pajak dengan harga sebelum pajak dikalikan dengan jumlah penawaran (Q) setelah pajak ataau dirumuskan Tk =(Ps1 – Ps) Qs1 = ( 48 – 45 ) x 4 =3x4 = 12 f).P + 16 = 6 + P 16 – 6 = P + P 10 = 2P P=5 Substitusikan P = 5 ke dalam fungsi permintaan Qd = .P + 16 atau fungsi penawaran Qs = 6 + P .

Jika fungsi penawarannya berbentuk Qs maka Qs 1 dapat dicari dengan rumus Qs1 = b ( P + S ) + a atau jika fungsi penawarannya berbentuk Ps maka Ps1 dapat dicari dengan rumus Ps1 = (a–S)+ bQ Contoh Soal.400 1100 + 400 = 2P + 2P 1. Sama sepertihalnya pengaruh pajak terhadap keseimbangan harga. Dengan adanya subsidi yang diberikan maka biaya produksi yang ditanggung oleh produsen menjadi lebih kecil.2P + 1100 Qd = . Diketahui fungsi permintaan Qd = .500 = 4P P = 375 substitusikan ke dalam fungsi Qd atau Qs Qd = . Pemberian subsidi oleh pemerintah dapat mempengaruhi terhadap keseimbangan pasar.400 Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar S = 10 perunit maka tentukan: a).Qs1 = b ( P – t ) + a Qs1 = 1 ( P – 2 ) + 6 Qs1 = P – 2 + 6 Qs1 = P+ 4 Qd = Qs1 . bahwa keseimbangan pasar setelah subsidi terjadi jika Qd = Qs 1 atau Pd = Ps1 . sehingga harga barangpun bisa menjadi lebih murah.2P + 1100 = 2P . Keseimbangan pasar sebelum subsidi b). Keseimbangan pasar sebelum subsidi terjadi pada saat Qd = Qs atau Pd = Ps Qd = Qs . Keseimbangan pasar setelah subsidi c). Qs1 atau Ps1 adalah merupakan fungsi penawaran setelah adanya subsidi.2P + 1100 dan fungsi penawaran Qs = 2P . Pengaruh Subsidi Terhadap Keseimbangan Pasar. 6) 4.P + 16 = P + 4 16 – 4 = P + P 12 = 2 P P =6 Substitusikan P = 6 ke dalam Qd atau Qs1 Qd = 16 – P Q = 16 – 6 Q = 10 Jadi keseimbangan pasar setelah pajak pada titik koordinat ( 10. Gambarkan kurvanya.2 ( 375 ) + 1100 61 . Dalam rangka membantu bagi para produsen maka pemerintah dapat memberikan subsidi kepada para produsen. Jawab : a).

2 (0) + 1100 Q = 1100 jadi memotong sumbu Q pada titik koordinat ( 1100.740 + 1100 Q = 360 Jadi keseimbangan pasar setelah subsidi pada titik koordinat (360.370) c).2P + 1100 Q = .400 400 = 2P 62 .375) b).2P + 1100 Q = .Tiga fungsi tersebut adalah: . Dalam menggambar kurva atau grafik maka terdapat 3 fungsi yang harus digambar dengan mencari titik potong paada sumbu P dan Q pada masing-masing fungsi tersebut.2P + 1100 0 = .Qd = .380 Fungsi permintaan Qd = .2P + 1100 Titik potong pada sumbu P jika Q = 0 Qd = .Fungsi penawaran setelah pajak Qs1 = 2P .400 0 = 2P .400 Qs1 = 2P + 20 – 400 Qs1 = 2P – 380 Keseimbangan harga setelah subsidi Qd = Qs1 .400 .2P + 1100 2P = 1100 P = 550 jadi memotong sumbu P pada titik koordinat ( 0.400 Titik potong pada sumbu P jika Q = 0 Qs = 2P .2P + 1100 .380 1100 + 380 = 2P + 2P 1480 = 4P P = 370 Substitusikan ke dalam fungsi Qd atau Qs1 Qd = . Keseimbangan pasar sesudah subsidi terjadi jika Qd = Qs1 Qs1= b ( P + S ) + a Qs1 = 2 ( P + 10 ) .2P + 1100 = 2P . Kurva atau grafik keseimbangan pasar sebelum dan setelah subsidi.2 ( 370 ) + 1100 Q = .Fungsi penawaran sebelum pajak Qs = 2P . 0 ) Fungsi penawaran sebelum pajak Qs = 2P .550 ) Titik potong pada sumbu Q jika P = 0 Qd = .Fungsi permintaan Qd = .750 + 1100 Qd = 350 Jadi keseimbangan harga sebelum subsidi pada titik koordinat ( 350.

190 ) Titik potong pada sumbu Q jika P = 0 Qs1 = 2P .400 Q = 2 ( 0 ) – 400 Q = . 2.Q + 16 dan fungsi penawaran Qs = 6 + P. Diketahui fungsi permintaan Pd = .380 380 = 2P P = 190 jadi memotong sumbu P pada titik koordinat ( 0. Tentukan keseimbangan pasar setelah pajak c.380 0 = 2P .5 Q + 200. 0 ) Qs = 2P . Tentukan keseimbangan pasar sebelum pajak b.5 Q + 550 dan fungsi penawaran Ps = 0. 370) 370 Qd = . Diketahui fungsi permintaan Pd = .380 Q = 2 (0) – 380 Q = . 200 ) Titik potong pada sumbu Q jika P = 0 Qs = 2P . Berdasarkan fungsi tersebut tentukan titik keseimbangan pasarnya. 0 ) Fungsi penawaran setelah pajak Qs1 = 2P .400 -380 0 350 360 Q TUAGAS MANDIRI 1. c.0.380 jadi memotong sumbu Q pada titik koordinat ( 380. Tentukan keseimbangan pasar sebelum subsidi Tentukan keseimbangan pasar setelah subsidi Gambarkan grafiknya.400 P Qs1 = 2P .P = 200 jadi memotong sumbu P pada titik koordinat ( 0.400 Jadi memotong sumbu Q pada titik koordinat ( 400.4P + 20 dan fungsi penawaran Ps = 10 + 2Q.380 (350. b. Jika pemerintah mengenakan pajak sebesar t = 4 maka : a.380 Titik potong pada sumbu P jika Q = 0 Qs1 = 2P . Diketahui fungsi permintaan Qd = . Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar S = 5 per unit maka : a. Gambarkan kurvanya 3. 375) 550 375 (360. 63 .2P + 1100 .

Jika harga suatu barang naik di atas tingkat yang menurut pemerintah melebihi daya beli konsumen. pemerintah menentukan harga maksimum yang sesuai dengan daya beli masyarakat.3.500. harga beras per kg di pasar bebas naik menjadi P = Rp.000. pemerintah harus meningkatkan jumlah persediaan barang di pasar. Pemerintah melindungi para konsumen dengan jalan menentukan harga tertinggi (maksimum).G. atau mendistribusikan barang tersebut dengan sistem jatah di mana pada barang tersebut sudah ditetapkan harganya. Pengendalian harga selain bertujuan menjaga kestabilan harga barang kebutuhan pokok. PERAGA 4. juga untuk melindungi konsumen terutama konsumen yang berpenghasilan rendah (konsumen marjinal dan sub marjinal). dan kemudian pemerintah menetapkan harga maksimum beras tersebut P1 = Rp 2. Meskipun demikian. Akibat langsung dari penetapan harga maksimum dapat dilihat pada Peraga 4. Agar penetapan harga maksimum berhasil. Pada harga itu jumlah permintaan adalah Q2 dan jumlah penawaran adalah Q1. Jika harga terus turun dan membuat pengusaha-pengusaha 64 . maka untuk melindungi konsumen. PERANAN PEMERINTAH DALAM PEMBENTUKAN HARGA Keadaan pasar di mana harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran secara bebas (tanpa campur tangan pemerintah) disebut pasar bebas.15.15 Penetapan harga maksimum oleh pemerintah Penetapan harga maksimum oleh pemerintah sebesar P1 mengakibatkan permintaan dan penawaran tidak seimbang. Bentuk campur tangan pemerintah ini antara lain menentukan batas harga tertinggi dan terendah. Sebagai contoh. peme intah kadang-kadan ikut campur tangan dan turut menentukan harga barang.

para ekonom menggunakan konsep elastisitas. maka untuk melindungi mereka. sebelum ia memutuskan menurunkan harga suatu barang produksi. Elastisitas permintaan (pemuluran permintaan) terhadap harga mengukur seberapa banyak kuantitas permintaan atas suatu barang berubah mengikuti perubahan harga barang tersebut. tetapi tidak merinci seberapa besar kenaikan atau penurunannya. kita hanya membicarakan arah perubahannya (naik atau turun). misalnya. Dalam hal penentuan subsidi. Penetapan harga maksimum dan minimum seperti itu merupakan contoh keterlibatan pemerintah dalam perekonomian. khususnya untuk mengurangi dampak dari mekanisme pasar. Bagi produsen. Nilai elastisitas permintaan itu selalu negatif mengingat hukum permintaan menunjukkan hubungan negatif atau berbanding terbalik antara harga dan jumlah permintaan.yang bermodal kecil atau para pengusaha lemah tak dapat mengikuti penurunan harga. pemerintah harus menganalisis apakah pengurangan subsidi pupuk berpengaruh pada pendapatan petani atau tidak. Elastisitas Permintaan Hukum permintaan menyatakan bahwa penurunan harga suatu barang. ELASTISITAS HARGA Sejauh ini pembahasan kita tentang permintaan itu bersifat kualitatif. 65 . ceteris paribus. akan menaikkan kuantitas atau tingkat permintaan barang tersebut. antara lain bagi produsen atau pemerintah. Pemahaman tentang elastisitas ini sangat penting bagi para pengambil keputusan. pemahaman tentang elastisitas sangat penting terutama dalam penentuan besarnya pajak dan subsidi. pada waktu panen raya pemerintah menetapkan harga dasar gabah. Pemerintah harus memperhitungkan apakah kenaikan cukai berpotensi untuk menurunkan penjualan rokok atau tidak. pemerintah menetapkan harga minimum atau harga terendah. H. Sebagai contoh. Proses penetapan harga minimum merupakan kebalikan dari proses penetapan harga maksimum. Pada pembahasan tersebut. ia harus memastikan terlebih dahulu apakah penurunan harga jual barang tersebut juga akan meningkatkan permintaan dengan perbandingan yang sama. menunjukkan kepekaan permintaan barang tersebut terhadap perubahan harga. Keterlibatan pemerintah dapat menghindarkan keadaan di mana yang kuat menindas yang lemah. Jumlah pembeli yang berkumpul di toko pakaian pada saat “cuci gudang” misalnya. Dapat pula dikatakan bahwa elastisitas permintaan mengukur seberapa peka jumlah permintaan barang tertentu apabila harga barang tersebut berubah-ubah. Begitu pula bagi pemerintah. 1. tidak kuantitatif. Untuk menghitung sejauh mana permintaan dan penawaran barang atau jasa itu bereaksi terhadap harga barang atau jasa.

Elastisitas permintaan berdasarkan rumus di atas dapat dihitung sebagai berikut. Macam-Macam Elastisitas Permintaan Dari berbagai koefisien elastistas permintaan sebagaimana dihasilkan oleh rumus di atas. Begitu juga sebaliknya. menunjukkan kepekaan produk tersebut terhadap perubahaan harga.000 sementara kuantitas permintaan melonjak dari 5. harga celana jeans di suatu toko turun dari Rp 50.000 menjadi 6. Hasil perbandingan tersebut lazim dinamakan koefisien elastisitas permintaan. Elastisitas permintaan berarti menunjukkan perbandingan antara perubahan relatif antara jumlah barang atau jasa yang dibeli (Δ Q ) dengan perubahan relatif harga (Δ P). jika permintaan tersebut memiliki koefisien elastisitas permintaan lebih besar daripada 1. Sebagai contoh. Implikasi apakah yang dapat kita tarik dari contoh-contoh di atas? Contoh-contoh di atas memperlihatkan pengaruh perubahan harga terhadap tingkat permintaan atau pembelian. dapat kita rincikan macam-macam elastistas permintaan sebagai berikut.Begitu pula dengan merosotnya permintaan TV merek tertentu akibat kenaikan harga. Sementara itu. ).000. Suatu permintaan dikatakan elastis. a.000 menjadi Rp 49. tetap stabilnya permintaaan beras. Secara sederhana koefisien elastistas permintaan ( Ed) dapat dirumuskan sebagai berikut. Keadaan ini terjadi apabila persentase perubahan permintaan lebih besar daripada persentase perubahan harga. Permintaan Elastis ( Ed > 1 1). 66 . meskipun harga dinaikkan menunjukkan tidak pekanya barang kebutuhan pokok tersebut terhadap perubahan harga. Dalam simbol akan menjadi: Keterangan: q = jumlah permintaan awal P = harga awal q = perubahan jumlah permintaan p = perubahan harga 2.

Suatu permintaan dikatakan inelastis jika permintaan tersebut memiliki koefisien elastisitas lebih kecil daripada 1. jumlah permintaan kue bolu di suatu toko makanan merosot dari 25.PERAGA 4.17 67 .000 menjadi Rp 30. Jadi permintaaan elastis adalah permintaan yang mudah dipengaruhi oleh perubahan harga. Permintaan elastis umumnya berlaku untuk barang-barang mewah.500.16 terlihat bahwa perubahan harga dari P0 ke P1 mengakibatkan perubahan permintaan dari Q0 ke Q1. Keadaan ini terjadi apabila persentase perubahan permintaan lebih kecil daripada persentase perubahan harga. b. E > 1. Jika harga berubah sedikit saja maka akan diikuti oleh perubahan permintaan lebih besar. Permintaan Inelastis ( Ed < 1). Elastisitas permintaan kue bolu tersebut dengan demikian dapat dihitung sebagai berikut.16 Kurva permitaan elastis Dari Peraga 4. Kenyataan bahwa garis Q0 Q1 > P0 P1 menunjukkan bahwa permintaan tersebut bersifat mulur (elastis).000. PERAGA 4. Gejala itu merupakan akibat dari kenaikan harga kue bolu dari Rp 25. Sebagai contoh.000 menjadi 24.

000 unit menjadi 6. Q0Q1 < P0 P1. Jadi permintaan inelastis adalah permintaan yang tidak mudah dipengaruhi oleh perubahan harga.18 terlihat bahwa perubahan harga dari P0 ke P1 diikuti oleh perubahan permintaan dari Q0 ke Q1. harga seperangkat komputer turun dari Rp 3. Permintaan Elastis Uniter ( Ed = 1 ). elastisitas permintaan dapat dihitung sebagai berikut. Pada kasus ini. Sebagai contoh. ).000. Keadaan ini terjadi apabila persentase perubahan permintaan sama dengan persentase perubahan harga. dan besar perubahan kuantitas barang diminta sama dengan perubahan harga 68 . Hal ini menunjukkan permintaan barang bersifat tidak elastis (inelastis) karena Ed < 1.000 menjadi Rp 2.000. Suatu permintaan dikatakan elastis uniter jika permintaan tersebut memiliki koefisien elastisitas permintaan sama dengan 1. Dari Peraga 4.800. Permintaan inelastis umumnya berlaku pada bahan makanan dan bahan kebutuhan pokok. dan besar perubahan kuantitas barang diminta ternyata lebih kecil dari perubahan harga barang tersebut.17 terlihat bahwa perubahan harga dari P0 ke P1 diikuti oleh perubahan permintaan dari Q0 ke Q1. Gejala ini diikuti dengan kenaikan permintaan dari 6.18 Kurva permintaan elastis uniter Dari Peraga 4.Kurva permintaan inelastis Permintaan kue bolu di atas dengan demikian adalah inelastis. PERAGA 4. c.400 unit.

Meskipun keadaan harga berubah-ubah.19 terlihat kurva permintaan DD membentuk garis horizontal setinggi harga. d. Dengan kata lain. Pada tingkat harga yang sama. PERAGA 4. besarnya permintaan tidak berubah. pada harga tetap. berapa pun banyaknya suatu barang tersedia akan habis dibeli. berapapun besarnya harga suatu barang sama sekali tidak berpengaruh pada jumlah barang yang diminta. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan itu elastis uniter. Q0 Q1 = P0 P1. Dengan kata lain.20 69 . Perhatikan Peraga 10. jumlah permintaan garam tetap. Permintaan Elastis Sempurna ( Ed = ~ ( tak terhingga terhingga). Sebagai contoh. Keadaan ini terjadi apabila pada tingkat harga yang berbeda-beda. Keadaan ini terjadi apabila pada harga yang tetap. permintaan terus bertambah.20 dan perhatikan pula perhitungan elastisitas tersebut.barang tersebut. kenaikan harga garam dapur dari Rp 450 menjadi Rp 500 atau turun menjadi Rp 400 sama sekali tidak berpengaruh terhadap besarnya permintaan garam. PERAGA 4. Contoh paling jelas adalah BBM (Bahan Bakar Minyak).19 PERMINTAAN ELASTIS SEMPURNA Kurva permintaan elastis sempurna Dari Peraga 4. besarnya permintaan tidak terhingga. e. Suatu permintaan dikatakan elastis sempurna jika permintaan tersebut memiliki koefisien elastisitas permintaan sama dengan tidak terhingga. permintaan BBM terus mengalir. Permintaan Inelastis Sempurna ( Ed= 0 ). Suatu permintaan dikatakan inelastis sempurna jika permintaan tersebut memiliki koefisien elastisitas permintaan sama dengan 0. Dalam keadaan harga tetap. Perhatikan Peraga 4.20 dan perhatikan pula perhitungan elastisitas tersebut.

Keberadaan Benda Substitusi yang Dapat Menggantikan Benda Tersebut. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Elastisitas Permintaan Dari penjelasan di atas. Besar Kecilnya Penghasilan Konsumen. Konsumen yang memiliki penghasilan yang tinggi tidak akan banyak mengurangi jumlah permintaannya atas suatu benda meskipun harga benda tersebut naik. jumlah permintaannya tetap. berarti perubahan harga sedikit pengaruhnya terhadap jumlah permintaan. a. Mentega. Jadi.20 menunjukkan bahwa kurva permintaan berbentuk vertikal (tegak lurus) pada Q. Sebaliknya. Jika suatu benda tidak ada substitusinya. misalnya. Jika harga mentega naik maka orang tidak akan lagi membeli mentega tetapi akan menggantinya dengan margarine yang lebih murah harganya. b. konsumen yang penghasilannya tinggi memiliki angka elastisitas permintaan yang kecil.Kurva permintaan elastis sempurna Peraga 4. Keempat faktor itu adalah sebagai berikut. maka pengaruh kenaikan harga terhadap permintaan sedikit sekali. maka angka elastisitasnya kecil. Tingkat Besar Kecilnya Intensitas Kebutuhan Atas Benda Itu. sementara konsumen yang penghasilannya rendah memiliki angka elastisitas yang besar. Dalam hal itu angka permintaan sangat besar. c. Itulah mengapa angka elastisitas permintaan semacam itu kecil. Hal ini menunjukkan bahwa berapa pun tingkat harganya. Jumlah permintaan itu tetap atau sedikit sekali berkurang. paling tidak ada 4 faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan. Jika kebutuhan akan benda itu sangat besar. Mentega merupakan pengganti margarine. d. Bagian dari Pendapatan yang Dibelanjakan untuk Suatu Barang atau Perbandingan Pendapatan 70 . konsumen yang tingkat penghasilannya rendah akan banyak mengurangi jumlah permintaannya. 3.

Untuk menghitung koefisien elastisitas permintaan dapat digunakan beberapa rumus sebagai berikut : a.300 20 unit Rp. Salah satu tujuan mencari koefisien elastisitas permintaan adalah untuk mengetahui seberapa besar kepekaan perubahan jumlah barang / jasa yang diminta sebagai akibat dari adanya perubahan harga barang / jasa tersebut. Apabila jumlah pendapatan yang dibelanjakan untuk suatu barang tidak begitu besar. maka kenaikan harga produk tersebut kemungkinan hanya memberi pengaruh yang kecil terhadap permintaan. maka kenaikan harga menjadi Rp 125 tidak akan mempengaruhi jumlah permintaan. maka koefisien elastisitas permintaan dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut : Keterangan: Ed = elastisitas ΔQ ΔP permintaannya Ed = -----.: Δ Q = perubahan permintaan ------Δ P = perubahan harga Q Q = jumlah permintaan awal P = jumlah harga awal Contoh soal. Contoh lain. Perhitungan Koefisien Elastisitas Permintaan. Jika datanya dalam bentuk tabel. hal ini disebabkan karena hubungan antara perubahan jumlah permintaan dengan perubahan harga berbanding terbalik atau hubungan yang bersifat negatif ( ingat hukum permintaan ).18 Gambar Toko Sembako yang sedang banyak dikunjungi pembeli Keterangan gambar: Kebutuhan pokok masyarakat permintaanya bersifat inelastis 4.dan Harga. Secara matematis hasil perhitungan koefisien elastisitas permintaan hasilnya adalah negatif. Meskipun hasil perhitungannya negatif namun yang kita lihat adalah harga atau nilai mutlaknya. maka peningkatan harga barang tersebut kemungkinan tidak akan mempengaruhi permintaan. apabila sekantong plastik garam meja hanya berharga Rp 100.400 18 unit Berdasarkan data di atas hitunglah koefisien elastisitas permintaannya ! Jawab 71 . Gambar 4. apabila orang tidak membeli suatu produk dengan frekuensi yang tinggi (misalnya jas hujan atau payung). Sebagai contoh. Diketahui data sebagai berikut : P Q Rp.

= --------Q P 20 300 20 100 2000 Ed = .0.= ------.3 dilihat nilai mutlaknya jadi Ed = 0.3 b.6 x ------24 .18 Ed = -------. maka koefisien elastisitas permintaan dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut : Keterangan : P Ed = Koefisien 1 Ed = Q x -----elastisitasnya Q Q1 = Turunan pertama dari fungsi permintaannya P = pada tingkat harga ertentu Q = jumlah permintaan pada saat harga tertentu Contoh Soal : Diketahui fungsi permintaan Qd = 42 – 6P Hitunglah elastisitas permintaan pada saat P=3 Jawab : Q1 = .6 yaitu turunan dari Qd = 42 – 6P Qd = 42 – 6P Q = 42 – 6 ( 3 ) Q = 42 – 18 Q = 24 jadi Ed = Q1 x P -----Q 3 Ed = . Jika datanya berbentuk fungsi permintaan Qd = a – bp.600 Ed = -----.Ed = .: ------- = -----.x --------.75 dilihat nilai mutlaknya jadi Ed = 0.: ------.ΔQ ΔP -2 100 -2 300 .0.75 24 72 .

Hitung elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 60 Jawab : P1 = -1 yaitu turunan dari Pd = . maka dengan mudah kita dapat mengartikan elastisitas penawaran penawaran.x -----P1 Q Ed = Koefisien elastisitas P = pada harga tertentu Q = jumlah permintaan pada harga tertentu P1 = turunan pertama dari fungsi permintaan Contoh soal : Diketahui fungsi permintaan Pd = . 40 Elastisitas Penawaran Dari pengertian kita mengenai elastisitas permintaan.Q + 100 60 = .5 I. Selain itu. sebab kenaikan harga barang berbanding lurus dengan kenaikan jumlah barang yang ditawarkan.x ------ -1 Q 60 40 60 Ed = ------. Jika datanya berbentuk fungsi permintaan Pd = a – bQ.Q + 100. Itulah mengapa elastisitas penawaran itu selalu memiliki nilai positif.c.Q + 100.x ------ P1 1 Ed = ------. Kenaikan harga kendaraan bermotor di Eropa.= .Q + 100 Q = 100 – 60 Q = 40 Jadi : 1 P Ed = ------.1. Elastisitas penawaran mengukur seberapa banyak kuantitas penawaran atas suatu barang berubah mengikuti perubahan harga barang tersebut. maka koefisien elastisitas permintaan dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut : Keterangan : 1 P Ed = ------. Pd = . kita pun telah mengetahui hukum penawaran di mana pada hukum itu dikatakan bahwa kenaikan harga suatu barang akan menaikkan kuantitas atau tingkat penawarannya. Dapat pula dikatakan bahwa elastisitas penawaran merupakan kepekaan penawaran terhadap perubahan harga. misalnya. Kenaikan harga 73 .5 dilihat nilai mutlaknya jadi Ed = 1.

21 Kurva penawaran inelastisitas sempurna 1. Implikasi apakah yang dapat kita tarik dari kedua contoh di atas? Dari kedua contoh tersebut dapat kita lihat pengaruh perubahan harga terhadap tingkat penawaran. Sejumlah faktor sebagai berikut dapat mempengaruhi tingkat elastisitas penawaran. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Elastisitas Penawaran.kendaraan bermotor tersebut menggugah industri otomotif di Amerika Serikat dan Jepang untuk meningkatkan pemasaran produknya. Apabila industri berada di bawah kapasitas (tidak beroperasi optimal) dan sumber daya tidak seluruhnya dipakai. dan dalam simbol akan menjadi: Keterangan: Es = elastisitas penawaran q = jumlah penawaran p = harga awal q = perubahan jumlah penawaran p = perubahan harga Peraga 4. Secara sederhana. Kapasitas Produksi. Industri dapat segera meningkatkan kapasitas dengan 74 . kurva penawaran cenderung elastis. a.21 menunjukkan bahwa kurva penawaran ( SS) tidak berubah pada tingkat harga berapa pun. Elastisitas penawaran berarti menunjukkan perbandingan antara perubahan relatif jumlah barang atau jasa yang ditawarkan (Δ Q) dengan perubahan harga (Δ P). Hasil perbandingan tersebut lazim disebut sebagai koefisien elastisitas penawaran. koefisien elastisitas penawaran (Es) dapat dirumuskan sebagai berikut. Begitu pula dengan melorotnya persediaan tekstil di pasar akibat naiknya harga benang juga menunjukkan kepekaan produk tersebut terhadap perubahan harga. PERAGA 4. Gejala ini menunjukkan kepekaan penawaran barang tersebut terhadap perubahan harga. Begitu juga sebaliknya.

Gejala ini merupakan dampak dari kenaikan harga kue donat dari Rp 25. namun inelastis dalam jangka pendek. perusahaan tinggal menambahkan jumlah tenaga kerja. Besarnya Jumlah Persediaan. dan mudah rusak seperti sayuran. atau apabila sarana industri telah terpasang dan dapat digunakan secara penuh (optimum). Perusahaan dapat segera memasok pasar jika ada permintaan. Jangka waktu berproduksi suatu barang sangat mempengaruhi elastisitas penawaran barang yang bersangkutan. 2. jumlah penawaran kue donat di suatu toko makanan meningkat dari 25. Jangka Waktu Produksi. kurva penawaran akan elastis. Penawaran barang hasil industri dan hasil pertanian berbeda. Sebagai contoh. lekas busuk. Elastisitas penawaran berdasarkan rumus di atas dapat dihitung sebagai berikut. jika kapasitas mesin belum digunakan sepenuhnya dan permintaan meningkat. Apabila pemasok menyimpan persediaan dalam jumlah besar. c. Barangbarang yang tidak tahan lama. a. Jenis-Jenis Elastisitas Penawaran Dari berbagai koefisien elastistas penawaran sebagaimana dihasilkan dari rumus di atas. Itulah mengapa penawaran hasil pertanian dan hasil industri elastis untuk jangka panjang.mengikutsertakan faktorfaktor produksi yang belum sepenuhnya digunakan. Sementara untuk penambahan hasil industri. buah memiliki kecenderungan penawaran yang inelastis. 75 .000 menjadi Rp 30. Penawaran Elastis ( Es > 1 Suatu penawaran dikatakan elastis jika penawaran tersebut memiliki koefisien elastitisitas penawaran lebih besar daripada 1. Daya Tahan Penyimpanan. Jika persediaan sudah habis. Untuk menambah penawaran.000 menjadi 30. d. penambahan produksi harus menunggu sampai ada pembukaan/perluasan pabrik yang siap berproduksi. Ini terjadi karena kegiatan produksi dilakukan sejak melakukan penanaman sampai hasil itu dapat dipanen. sektor pertanian membutuhkan waktu yang relatif panjang.000. b. dapat kita rincikan macam-macam elastistas penawaran sebagai berikut.0000. Keadaan ini terjadi apabila persentase perubahan penawaran lebih besar daripada persentase perubahan harga. sangat bergantung dari persediaan bahan baku. Sebagai contoh. perusahaan akan sulit menyiapkan keperluan pasar dengan segera sehingga kurva penawaran akan inelastis.

Elastisitas penawaran dengan demikian dapat dihitung sebagai berikut. Sebagai contoh.000 menjadi Rp 3.23 Kurva penawaran inelastis Kurva pada Peraga 4.23 menunjukkan bahwa kenaikan harga dari P0 ke P1 mengakibatkan kenaikan penawaran dari Q0 ke Q1. Tampak bahwa Q0 Q1 < P0 P1. Keadaan ini terjadi apabila persentase perubahan penawaran lebih kecil daripada persentase perubahan harga. PERAGA 4. 76 . Jadi penawaran tersebut bersifat elastis.500. harga tomat di pasar naik dari Rp 3.22 Kurva penawaran elastis b.Peraga 4. PERAGA 4.000 menjadi 8.22 menunjukkan bahwa kenaikan harga dari P0 ke P1 mengakibatkan kenaikan penawaran dari Q0 ke Q1.500. Tampak bahwa Q0 Q1 > P0 P1. sementara kuantitas penawaran hanya meningkat dari 8. Suatu penawaran dikatakan inelastis jika penawaran tersebut memiliki koefisien elastisitas penawaran lebih kecil daripada 1. Penawaran Inelastis ( Es < 1 ). Jadi penawaran ini bersifat inelastis.

Sebagai contoh.000 6.24 menunjukkan bahwa kenaikan harga dari P0 ke P1 diikuti oleh kenaikan penawaran dari Q0 ke Q1.000.24 Kurva penawaran elastis uniter Kurva pada Peraga 4.: ------Q P 500.000 3.000. Elastisitas penawaran dengan demikian dapat dihitung sebagai berikut. harga seperangkat radio kaset naik dari Rp 3000. Penawaran Elastis Uniter. sehingga kurva penawarannya berbentuk horizontal.000 menjadi Rp 3500.: ------------3.x -----------. Penawaran Elastis Sempurna.000 menjadi 7.000 3.000 1. Dalam kasus ini rasio persentase perubahan antara jumlah penawaran terhadap persentase perubahan harga sangatlah besar.000 500.000 Es = -------------.000.000 6. d.000. Atau sebaliknya. ΔQ ΔP Es = -----. kenaikan harga sedikit saja akan menaikkan jumlah penawaran luar biasa besarnya.000. Gejala ini diikuti oleh kenaikan penawaran dari 6. Perhatikan perhitungan elastisitas penawaran sebagai berikut.000. 77 .000 1.000. karena penurunan harga sedikit saja akan mengurangi jumlah penawaran sampai dengan nol. Suatu penawaran dikatakan elastis sempurna jika penawaran tersebut memiliki koefisien elastisitas penawaran sama dengan tidak terhingga. Tampak bahwa Q0 Q1 = P0 P1. Keadaan ini terjadi apabila persentase perubahan penawaran sama dengan persentase perubahan harga.c. Kasus ini termasuk kasus yang ekstrem.000 Es = 1 PERAGA4. Suatu penawaran dikatakan elastis uniter jika penawaran tersebut memiliki koefisien elastisitas penawaran sama dengan 1.= ------------------3.000.000 Es = -------------.

penjual sama sekali tidak dapat menambah penawarannya meskipun harga bertambah tinggi.26. 78 . sebagai berikut. Perhitungan Koefisien Elastisitas Penawaran. besarnya penawaran tidak berubah. Perhatikan perhitungan elastisitas penawaran dan kurvanya pada peraga 4. P S Es = 0 S 0 Q Peraga 4. e. Suatu penawaran dikatakan inelastis sempurna jika penawaran tersebut memiliki koefisien elastisitas penawaran sama dengan 0.25 menunjukkan bahwa kurva penawaran sangat rentan terhadap perubahan harga lainnya. Keadaan ini merupakan kasus ekstrem lainnya karena pada tingkat harga berapa pun. atau dengan kata lain.26 kurva penawaran inelastis sempurna 3.25 Kurva penawaran elastis sempurna Peraga 4. Seperti halnya dalam koefisien elastisitas permintaan dalam perhitungan koefisien elastisitas penawaranpun menggunakan rumus-rumus yang sama seperti dalam elastisitas permintaan. Penawaran Inelastis Sempurna.PERAGA 4.

000 Es = 0. hal ini disebabkan karena hubungan antara perubahan jumlah penawaran dengan perubahan harga berbanding lurus atau searah atau berhubungan positif.= ------.: penawaran ------Q Keterangan: Es = elastisitas penawaran Δ Q = perubahan jumlah Δ P = perubahan harga Q = jumlah penawaran awal P = jumlah harga awal Contoh soal : Diketahui data sebagai berikut : P Q Rp. Ada tiga rumus yang dapat diterapkan dalam perhitungan koefisien elastisitas penawaran seperti pada elastisitas permintaan yaitu : a Jika datanya dalam bentuk tabel.= --------300 20 100 2. maka koefisien elastisitas permintaan dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut : ΔQ ΔP Es = -----.x --------.400 24 unit Berdasarkan data di atas hitunglah koefisien elastisitas penawarannya ! Jawab ΔQ ΔP 4 100 Es = -----.40 + 2P Hitunglah elastisitas permintaan pada saat P = 30 79 .300 20 unit Rp.6 b Jika datanya berbentuk fungsi permintaan Qs = a + bP.Hanya saja perbedaannya jika dalam elastisitas permintaan hasilnya negatif tetapi dalam perhitungan koefisien elastisitas penawaran hasilnya akan positif.: ------Q P 20 4 300 1.: ------. maka koefisien elastisitas permintaan dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut : Keterangan : P 1 Es = Koefisien elastisitasnya Es = Q x -----Q1 = Turunan pertama dari fungsi Q penawarannya P = pada tingkat harga tertentu Q = jumlah penawaran pada saat harga tertentu Contoh Soal : Diketahui fungsi permintaan Qs = .200 = -----.

x -----P = pada harga tertentu P1 Q Q = jumlah penawaran pada harga tertentu P1 = turunan pertama dari fungsi penawaran Contoh soal : Diketahui fungsi permintaan Ps = 2Q + 20..40 + 2 ( 30 ) Q = .40 + 2P Qs = . Ps = 2Q + 20 50 = 2Q + 20 50 .x ------ P1 Q 1 50 Es = ------.x ------ 2 15 50 Es = ------.20 = 2Q 30 = 2Q Q = 15 Jadi : c 1 P Es = ------. maka koefisien elastisitas permintaan dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut : Keterangan : 1 P Es = Koefisien elastisitas penawaran Es = ------. Es = 3 20 Jika datanya berbentuk fungsi permintaan Ps = a + bQ.= 3.40 + 60 Q = 20 Jadi P Es = Q1 x -----Q 30 Es = 2 x ------20 60 Es = ---.33 15 80 . Hitung elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 50 Jawab : P1 = 2 yaitu turunan dari Ps = 2Q + 20.Jawab : Q1 = 2 yaitu turunan dari Qs = .40 + 2P Q = .

Yang ada hanyalah suatu pemahaman bahwa kalau seperti itu kosepnya. Pandangan Smith yang liberal mulai dikoreksi dan muncul pandangan John Maynard Keynes yang dikenal dengan konsep negara Persaingan kesejahteraan. Meskipun banyak korban berguguguran tetap saja kita dipaksa untuk menjalankan konsep ekonomi liberal hingga kini. 81 Hutangpun dibatasi sampai maksimum 60% dari GDB.Tugas individu Lengkapilah tabel macam-macam pasar dan ciri-cirinya Macam- Pasar Pasar Pasar Pasar persaingan Monopoli Oligopoli persaingan free trade agreement macam SEBELUM terkecoh keblinger. Sebenarnya tidak perlu ada perdagangan bebas.Ketentuan ini kan yang membuat PBB dan diadop oleh seluruh anggotanya yang dituangkan dalam kebijakan fiskal masing-masing negara. Coba kita cermati ada tidak “perintah” agar tangan semua negara melakukan perdagangan bebas. Perdagangan bebas bukan konsep ekonomi tapi keputusan politik yang selalu berbasis kepentingan. Bagaimana negara bisa membangun dan bisa memberikan stimulus fiskal melalui anggaran negara kalau bea masuk dihapus sehingga pendapatan negara tidak ada. Kehendak politik pasti tidak bisa lepas dari adanya kepentingan. meskipun akhirnya terjadi krisis kembali pada tahun 1998. Konsep perdagangan bebas adalah konsep politik kepentingan yang rada beraroma kolonisasi sumber . Perdagangan bebas sejatinya kehendak politik dari para penggagas dan pengikut faham liberal. Yang paling pokok menjadi doktrin pemikirannya adalah bahwa mekanisme pasar sebagai sebuah perusahaan sistem dengan sendirinya akan menghasilkan segala sesuatu secara optimal tanpa campur tangan Jenis Produk pemerintah. PERJANJIAN BEBAS tidak. Mendengar istilah perdagangan bebas. Peran negara dalam bidang ekonomi tidak dibatasi hanya sebagai regulator saja memiliki kewenangan melakukan intervensi fiskal untuk menggerakkan sektor riil agar dimelainkan luar pasar tercipta lapangan pekerjaan. pola barter yang Ciri -Cirinya Prinsipnya yang paling umum adalah ada pertukaran barang /jasa untuk pemenenuhan kebutuhan hajad Jumlah hidup orang banyak dimanapun mereka berada. kita pasti ingat Adam Smith yang terkenal dengan bukunya berjudul “The Wealth of Nation” (1776) atau di abad 18. AS menyebutnya sebagai doktrin liberal yang kemudian dianutnya Kekuasaan habis-habisan tahun 1800-an hingga depresi besar terjadi pada tahun 1930-an. Indonesia menuangkannya dalam UU no 17/2003 tentang keuangan negara. masuk pasar harga saham jatuh dan akhirnya terjadi instabilitas ekonomi dan politik. Yang diperlukan adalah mengalirnya lancer dan kelancaranya dijamin masing-masing negara dengan menjalankan sistem pelayanan yang efisien baik di pelabuhan atau di bea cukai. krisis di zona Euro dan AS. Defisit anggaran dibatasi hanya sampai batas maksimum 3% dari GDP. Padahal dunia dagang sudah ada sejak abad lampau. Tidak ada bukan. Jawabannya liberal masih berjalan seperti apa adanya. Faham ini dianut oleh banyak negara hingga sekarang termasuk Indonesia. mari kita menoleh ke belakang sejenak sehingga nantinya kita P dansempurna Monopolistik menjadi tahu apa s esungguhnya yang menyemangati agar dunia harus melaksanakan perdagangan bebas. Tidak ada kapoknya para penggiat dan para pengikutnya untuk terus menerapkan faham liberal. Tidak harus menghilangkan bea masuk impor dan pajak-pajak tertentu. Dari dua pendekar Adam dan Keynes dan sebagai orang awam mencatat pesan yang paling penting. yang paling sederhana bentuknya adalah asarpada saat itu berlaku. Pakar ekonomi mengatakan EKONOMIKA hadirnya doktrin negara kesejahteraan versi Keynesian menandai berakhirnya ekonomi Laissez Faire. karena pada kenyataannya doktrin ekonomi PertanyaannyaPERDAGANGAN apa betul seperti itu.2008. Mudahmudahan habis ini tidak ada krisis lagi asal mereka “kapok” bahwa liberalisasi membuat orang lupa diri dan tambah egois bahwa faham liberalisme adalah masih tetap yang terbaik. Wall Street tumbang. karena secara alamiah aliran barang dan jasa akan bergerak laksana air mengalir. adalah agar terjadi efisiensi dalam kegiatan ekonomi dan perlu ada campur tangan pemerintah jika mekanisme pasar tidak bekerja maksimal. Intervensi pemerintah diplesetkan menjadi “campur tangan” negara asing atas pengelolaan ekonomi suatu negara. Campur Berikutnya bung Adam Smith berujar bahwa invisible hand bekerja mengelola keuntungan individual dan memaksimalkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Keluar Krisis akbar ini berakibat ambruknya ekonomi AS dan negara-negara di dunia. Krisis terjadi karena tata kelola ekonomi yang buruk ujarnya.

J.

RANGKUMAN

1. Pasar adalah kegiatan keseluruhan permintaan dan penawaran
barang, jasa, atau faktor produksi tertentu.
2. Struktur pasar adalah berbagai hal yang dapat mempengaruhi
tingkah laku dan kinerja perusahaan dalam pasar, antar lain jumlah
perusahaan dalam pasar, skala produksi dan jenis produksi
3. Pasar faktor produksi meliputi sumber daya alam/tanah, manusia,
modal, dan pengusaha.
4. Pasar persaingan sempurna adalah pasar dimana kekuatan
permintaan beserta kekuatan penawaran dapat bergerak dengan
bebas, sehingga harga yang terbentuk benar-benar mencerminkan
keinginan pihak konsumen dan produsen
5. Ciri-ciri pasar persaingan sempurna meliputi jumlah pembeli dan
penjual banyak, barang yang diperjualbelikan bersifat homogen,
sumber produksi bergerak bebas,pembeli dan penjual bebas keluar
masuk pasar dan
tidak ada campur tangan pemerintah dalam
penentuan harga
6. Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar dimana terdapat
satu atau beberapa penjual yang mengusai pasar atau harga, dan
atau beberapa pembeli menguasai pasar atau harga
7. Pasar persaingan tidak sempurna antara lain berbentuk monopoli,
monopsoni, oligopopsoni, dan pasar persaingan monopolistik
8. Pasar monopoli menunjuk pada suatu kondisi dimanadalam satu
pasar hanya ada satu penjual, sehingga tidak ada pihak lain yang
menyaingi
9. Pasar yang memiliki beberapa penjual disebut oligopoli, pada pasar
oligopoli masing-masing penjual memproduksi dan menjual produk
yang serupa atau hampir serupa
10.Pasar monopsoni menunjuk pada kondisi permintaan dan pasar yang
dikuasai pembeli tunggal
11.Pasar persaingan monopolistik memiliki kondisi pasar diantara pasar
persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna
12.Campur tangan pemerintah dalam penentuan harga dilakukan untuk
melindungi kepentingan konsumen sekaligus produsen. Campur
tangan itu dilaksanakan antara lain melalui penetapan harga eceran,
penetapan pajak,pemberian subsidi dan operasi pasar.
13.Penelusuran kepekaan permintaan dan penawaran terhadap
perubahan harga dilakukan dengan menelaah elastisitas harga.
14.Elastisitas harga terdiri dari elastisitas permintaan dan elastisitas
penawaran.
15.Elastisitas permintaan adalah kepekaan permintaan terhadap
perubahan harga.
16.Macam-macam elastisitas permintaan: a. Permintaan Elastis, Ed > 1,
b. Permintaan Inelastis, Ed < 1 c. Permintaan Elastis uniter, Ed = 1,
d. Permintaan Elastis sempurna, Ed = ~ e. Permintaan Inelastis
sempurna, Ed = 0
17.Faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan:
a.
Tingkatan besar kecilnya intensitas kebutuhan akan benda itu. b.
82

Adanya benda substitusi yang dapat menggantikan benda tersebut.
c. Besar kecilnya penghasilan konsumen. d. Bagian dari pendapatan
yang dibelanjakan untuk sesuatu
barang atau perbandingan
pendapatan dan harga. e. Elastisitas penawaran adalah kepekaan
penawaran terhadap perubahan harga.
18.Macam-macam elastisitas penawaran: a. Penawaran Elastis, Es > 1,
b. Penawaran Inelastis, Es < 1 c. Penawaran Elastis uniter, Es = 1, d.
Penawaran Elastis sempurna, Es = ~
e. Penawaran Inelastis
sempurna, Es = 0
19.Faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas penawaran:
a.
Kapasitas produksi. b. Besarnya jumlah persediaan. c. Jangka waktu
produksi. d. Daya tahan penyimpanan.
20.Permintaan mencerminkan banyaknya barang yang ingin dibeli
konsumen pada harga tertentu.
21.Permintaan dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain harga
barang itu sendiri, selera, pendapatan, jumlah penduduk, harapan
atau ekspektasi, dan harga barang lain yang berhubungan.
22.Hukum permintaan menyatakan bahwa jumlah barang atau jasa
yang diminta akan bertambah jika harga turun dan akan menurun
jika harga naik pada periode tertentu, ceteris paribus.
23.Hukum permintaan dijelaskan dengan hukum psikologis tentang
semakin menurunnya utilitas marjinal.
24.Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang akan dijual/
ditawarkan pada tingkat harga tertentu.
25.Penawaran dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain harga
barang itu sendiri, teknologi prduksi, munculnya produsen baru,
harga-harga faktor produksi, dan harapan atau ekspektasi
konsumen.
26.Hukum penawaran menyatakan bahwa jumlah barang yang
ditawarkan akan meningkat apabila harga naik, dan akan berkurang
jika harga turun, atau perubahan penawaran berbanding lurus
dengan perubahan harga, ceteris paribus.
27.Pergeseran kurva permintaan dan penawaran adalah perubahan
kuantitas barang atau jasa yang dijual sebagai akibat pengaruh
faktor-faktor lain selain harga.
28.Pada harga keseimbangan jumlah barang yang diminta pada suatu
waktu tertentu sama dengan jumlah barang yang ditawarkan.
29.Apabila kurva permintaan dan penawaran digabungkan akan terjadi
titik potong antara kedua kurva tersebut, titik potong ini disebut titik
keseimbangan atau titik ekuilibrium.

K.
1.

EVALUASI
SOAL URAIAN

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar
1. Bagaimanakah pembentukan harga pada pasar persaingan
sempurna? Jelaskanlah dengan menggunakan kurva beserta contoh
konkret!
2. Sebutkan campur tangan pemerintah dalam pasar monopoli
3. Jelaskan sifat dari suatu produk yang dapat membedakan antara
pasar persaingan monopolistik dengan pasar persaingan sempurna
83

4. Mengapa kurva permintaan memiliki slope (kemiringan) negatif?
5. Jelaskan perbedaan antara permintaan efektif dengan permintaan
potensial!
6. Mengapa penawaran memiliki slope (kemiringan) positif?
7. Jelaskan perbedaan antara hukum permintaan dengan hukum
penawaran!
8. Sebutkanlah dua tujuan penetapan harga oleh pemerintah!
9. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi apakah elastisitas
permintaan suatu produk bersifat elastis atau inelastis!
10.Jelaskan apa yang dimaksud dengan penawaran yang elastis
sempurna!
REFLEKSI DIRI :
Setelah anda mempelajari tentang pasar diharapkan dapat terbentuk
karakter:
1. Religius
Dengan mempelajari tentang pasar diharapkan dapat terbentuk rasa
bersukur, karena masih bisa mendapatkan ilmu tentang pasar
sehingga dapat bermanfaat pada masa yang akan datang, dalam
berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta masih bisa
membantu memberikan rejeki kepada penjual .
2. Jujur

:

Dengan mempelajari tentang pasar diharapkan dapat terbentuk
sikap jujur sebagai pedagang akan menjual barang dagangannya
dengan kejujuran tanpa menipu kepada pembelinya, mutu barang
harus terjamin, barang yang diperdagangkan harus sesuai jumlah
maupun isi yang dijual, dan harga yang memadai, hal ini akan
membentuk kepercayaan masyarakat pembeli yang akhirnya akan
membentuk perilaku jujur.
3. Kreatif

:

Dengan mempelajari tentang pasar secara konseptual dan
prosedural, diharapkan dapat terbentuk sikap yang kreatif sebagai
seorang pedagang harus mempunyai kreatifitas dalam rangka
menarik pembelinya dan sebagai seorang konsumen dengan
mengetahui keadaan pasar dapat bersikap sebagai konsumen yang
cerdas dan rasional.
4. Bertanggung jawab

:

Dengan mempelajari tentang pasar secara konseptual dan
prosedural, diharapkan dapat terbentuk sikap yang bertanggung
jawab. Sebagai seorang penjual dan pembeli akan menjual atau
membeli barang berlebel halal, dan tanpa pengawet yang
84

berlebihan atau menjual /membeli barang yang kadaluarsa,
merupakan wujud dari sikap dan perilaku yang bertanggung jawab.

PENILAIAN DIRI.
Setelah mempelajari masalah pasar lakukanlah penilaian diri tentang
sikap anda dengan memberikan tanda (v) pada pernnyataan di bawah
dengan ketentuan sebagai berikut:
a.

Bacalah pernyataan-pernyataan dalam
kolom secara teliti.

b.

Berilah tanda (v) sesuai dengan kondisi
dan keadaan anda sehari-hari secara jujur dengan kriteria sebagai
berikut:
4. = Selalu, apabila secara terus menerus melakukan aspek yang
diamati.
3 = Sering, apabila cenderung lebih banyak melakukan aspek yang
diamati
2 = Kadang-kadang, , apabila cenderung lebih melakukan aspek
yang diamati
1 = Tidak pernah, , apabila tidak pernah melakukan aspek yang
diamati

c.

Jika anda mendapatkan jumlah skor dari
masing-masing aspek yang diamati/dinilai maka disimpulkan sebagai
berikut:
1.

Kurang

2.

Sedang

3.

Baik

4.

Amat baik

Nama Peserta Didik :..........................................................
Kelas
: X (.......)
Materi Pokok
: Refleksi diri tentang Pasar
Tanggal Penilaian
: ......................................
No
PERNYATAAN
NILAI

JUMLAH
85

86 . barang yang diperdagangkan harus sesuai jumlah maupun isi yang dijual. dan tanpa pengawet yang berlebihan atau tidak mennipu kepada pembelinya.SKOR 1 1 2 3 4 Saya akan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa saya masih bisa mendapatkan pengetahuan tentang pasar. 2 Jika saya menjadi penjuali saya akan berlaku jujur kepada pembeli terhadap barang-barang yang dierjual belikan 3 Jika saya menjadi pedagang saya akan kreatif dalam berjualan sehingga menarik dan memuaskan para konsumen. hal ini akan membentuk kepercayaan masyarakat pembeli yang akhirnya akan membentuk perilaku jujur. dan harga yang memadai. mutu barang harus terjamin. 4 Jika saya menjadi pedagang saya akan menjual barang berlebel halal.

87 .