You are on page 1of 3

1. a.

Bagaimana dinamika budaya mempengaruhi gaya manajemen dan sistem bisnis


suatu negara. Jelaskan dan berikan contohnya!
Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai, symbol, kepercayaan dan proses
berpikir yang dipelajari, dimiliki oleh sekelompok dan diturunkan dari generasi ke
generasi. Budaya sangat mempengaruhi gaya manajemen di mana dengan adanya
perbedaan budaya maka akan menciptakan perbedaan dalam gaya manajemen pula.
Contoh : Perbedaan Gaya Manajemen Timur Tengah dan Barat.
Desain organisasi
Timur tengah
: birokratis tinggi, terpusat pada kekuasaan dan otoritas

pemimpin.
Barat
: birokrasi rendah, banyak pendegelasian wewenang.
Pengambilan Keputusan
Timur tengah
: ditentukan top manajemen, tidak berani mengambil risiko
tinggi.
Barat

: sistem informasi yang terperinci, teknik perencanaan rumit,

menggunakan alat-alat modern.


Kepemimpinan
Timur tengah
: otokratis, kaku, terlalu banyak perintah.
Barat
: tidak terlalu menekankan pada personality pemimpin, lebih
mengedepankan pada gaya manajemen dan kinerja.
Untuk pengaruh budaya dalam sistem bisnis sendiri pada kenyataannya

budaya sangat berpengaruh terhadap kelancaran dalam dunia bisnis baik dalam
perkembangan bisnis skala nasional maupun internasional. Suatu hal yang baru yang
tidak sesuai dengan kebudayaan suatu bangsa akan sulit diterima atau berkembang di
dalam negara tersebut.
Contoh : Pengusaha arab biasa melakukan pembicaraan bisnis dengan rekan
usahanya dalam jarak yang sangat rapat, hidung mereka hampir beradu. Kadang-kadang
mereka menggamit dan menggemgam tangan anda sebagai tanda persahabatan. Jika
rekan usahanya menolak genggaman ini, pengusaha arab akan merasa tersinggung.
Dalam komunikasi tatap muka, eksekutif bisnis Jepang jarang sekali mengatakan tidak
kepada rekan amerikanya. Pengusaha Amerika sering bingung dan tidak mengetahui
persis apa sebenarnya sikap sebenarnya sikap pengusaha Jepang ini. Orang amerika
sering langsung ke pokok pembicaraan, eksekutif bisnis Jepang menganggap ini sebagai
sikap memaksa.

b.
2. A. Bagaimana faktor politik dan hukum dapat mempengaruhi keberhasilan

pemasaran internasional suatu negara, berikan contoh!


Politik
Politik yang dianut oleh berbagai negara tidaklah selalu sama dan bahkan seringkali
berubah. Perbedaan tersebut yang menyebabkan persoalan yang kompleks dalam
kegiatan bisnis. Keputusan pemasaran dalam konteks internasional sangat di
pengaruhi oleh perspektif politik kedua negara ( negara sendiri dan negara lain ).
Contoh : keputusan pemerintah amerika serikat telah mempengaruhi industry mobil di
negara tersebut. Aturan-aturan keras seperti standar efisien bahan bakar, telah
menyulitkan industry dalam beberapa hal. Pemerintah berbagai negara didunia
membantu industry dalam negerinya dengan memperkuat daya saing mereka melalui
kebijakan fiscal dan moneter dengan beraneka ragam. Dukungan politik yang

demikian dapat memainkan peranan penting dalam mencari pasar luar negeri.
Hukum
Sebuah perusahaan global yang terlibat dalam pemasaran internasional harus tunduk
tidak hanya kepada undang undang negara yang bersangkutan saja, tetapi juga
kepada undang-undang negara setempat dimana perusahaan berada. Diseluruh dunia,
negara-negara yang berbeda mengikuti undang-undang yang berbeda pula. Seorang
pemasar internasional harus mengenal secara khusus undang-undang negara setempat
menganai persaingan, penetapan harga, perencanaan distribusi, kecendrungan produk,
hak paten, merek dagang, dan periklanan.
Contoh : Produk
Secara hukum tidak semua produk dapat diimpor secara bebas. Ada beberapa
jenis produk yang dilarang diimpor kesebagian besar negara di dunia. Misalnya
di negara India, di negara tersebut ditetapkan bahwa produk-produk yang
mengandung daging sapi tidak boleh masuk. Hal ini dikarenakan mayoritas
penduduk India menganut agama Hindu.

b. Rintangan utama dalam keberhasilan pemasaran internasional adalah self


reference criterion (SRC), jelaskan dan berikan contoh !
SRC adalah suatu referensi secara tidak sadar kepada nilai-nilai kultural, pengalaman, dan
pengetahuan diri sendiri sebagai dasar keputusan.

Contoh :