You are on page 1of 1

Perbedaan Hemiplegia dan Hemiparesis:

Hemiplegia merupakan kelemahan motorik total pada satu sisi tubuh. Sedangkan
hemiparesis merupakan kelemahan motorik dibandingkan sebelumnya. Jadi pada saat
amnamesis. pasien mengeluhkan tangan atau kakinya tak bisa digerakkan sama sekali.
Sedangkan pada paresis umumnya pasen merasa lemas, atau cepat lelah, atau terasa berat.
Pada pemeriksaan fisik juga ditemukan kemampuan motorik 0 pada hemiplegia sedangkan
pada hemiparesis bisa terdapat kontraksi (1) atau bisa menggeser tangannya (2)
mengangkat tangannya atau bisa melawan kekuatan meskipun tidak sekuat sebelumnya (3
dan 4)

Pemeriksaan bruit untuk mendeteksi kemungkinan penyakit serbrovaskular:

Pemeriksaan bruit karotis merupakan pemeriksaan yang sering dintegrasikan. Suatu


penelitian mengatakan bawah adanya bruit di karotis berkolerasi signifikan meningkatkan
resiko terkena penyakit serebrivaskuler. Prosedur pemeriksaannya adalah:
Cari arteri karotis. Baik posisi duduk maupun berdiri. Sedikit angkat dagunya dan gunakan
stetskop bell hingga seluruhnya menyentuh arteri karotis. Sebaiknya untuk mengurangi
ambiguitas dari suara napas pasien diminta untuk menahan napasnya tanpa melakukan
manuver valsava
Selain dari karotis pasien juga bisa diperiksa di bola matanya. Pasien diminta untuk duduk
dan menutup matanya. Gunakan stetoskop bell di salah satu bola matanya. Minta pasien
membuka mata dan tentukan ada bruit atau bukan, selain itu tolong ceritaka sudut sudutnya.
Selain pemeriksaan bruit karotis dan toksoplasma. Dokter juga diminta untuk melakukan
hal yanbisa menyingkirkan hati. Prosedurnya kurang lebih sama namun yang dipalpasi
adalah mastoid, frontal dan parietal.