You are on page 1of 23

Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang semua warga negaranya memiliki hak

setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi
mengizinkan warga negara berpartisipasi—baik secara langsung atau melalui perwakilan—
dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Demokrasi mencakup kondisi sosial,
ekonomi, dan budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas dan
setara.
Kata ini berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία (dēmokratía) "kekuasaan rakyat",[1] yang
terbentuk dari δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (kratos) "kekuatan" atau "kekuasaan" pada
abad ke-5 SM untuk menyebut sistem politik negara-kota Yunani, salah satunya Athena; kata ini
merupakan antonim dari ἀριστοκρατία (aristocratie) "kekuasaan elit". Secara teoretis, kedua
definisi tersebut saling bertentangan, namun kenyataannya sudah tidak jelas lagi.[2] Sistem politik
Athena Klasik, misalnya, memberikan kewarganegaraan demokratis kepada pria elit yang bebas
dan tidak menyertakan budak dan wanita dalam partisipasi politik. Di semua pemerintahan
demokrasi sepanjang sejarah kuno dan modern, kewarganegaraan demokratis tetap ditempati
kaum elit sampai semua penduduk dewasa di sebagian besar negara demokrasi modern benarbenar bebas setelah perjuangan gerakan hak suara pada abad ke-19 dan 20. Kata demokrasi
(democracy) sendiri sudah ada sejak abad ke-16 dan berasal dari bahasa Perancis Pertengahan
dan Latin Pertengahan lama.
Suatu pemerintahan demokratis berbeda dengan bentuk pemerintahan yang kekuasaannya
dipegang satu orang, seperti monarki, atau sekelompok kecil, seperti oligarki. Apapun itu,
perbedaan-perbedaan yang berasal dari filosofi Yunani ini[3] sekarang tampak ambigu karena
beberapa pemerintahan kontemporer mencampur aduk elemen-elemen demokrasi, oligarki, dan
monarki. Karl Popper mendefinisikan demokrasi sebagai sesuatu yang berbeda dengan
kediktatoran atau tirani, sehingga berfokus pada kesempatan bagi rakyat untuk mengendalikan
para pemimpinnya dan menggulingkan mereka tanpa perlu melakukan revolusi.[4]
Ada beberapa jenis demokrasi, tetapi hanya ada dua bentuk dasar. Keduanya menjelaskan cara
seluruh rakyat menjalankan keinginannya. Bentuk demokrasi yang pertama adalah demokrasi
langsung, yaitu semua warga negara berpartisipasi langsung dan aktif dalam pengambilan
keputusan pemerintahan. Di kebanyakan negara demokrasi modern, seluruh rakyat masih
merupakan satu kekuasaan berdaulat namun kekuasaan politiknya dijalankan secara tidak
langsung melalui perwakilan; ini disebut demokrasi perwakilan. Konsep demokrasi perwakilan
muncul dari ide-ide dan institusi yang berkembang pada Abad Pertengahan Eropa, Era
Pencerahan, dan Revolusi Amerika Serikat dan Perancis.

Pelaksanaan demokrasi

Pelaksanaan demokrasi langsung pada era orde reformasi

1. Pengertian Demokrasi Secara etimologis “demokrasi” terdiri dari dua kata yang berasal
daribahasa Yunani yaitu “demos” yang berarti rakyat atau penduduk suatu tempat,dan
“cratein” atau “cratos” yang berarti kekuasaan atau kedaulatan. Jadi secarabahasa demoscratein atau demos-cratos (demokrasi) adalah keadaan negara dimana dalam sistem
pemerintahannya kedaulatan berada di tangan rakyat,kekuasaan tertinggi berada dalam
keputusan bersama rakyat, rakyat berkuasa,pemerintahan rakyat dan kekuasaan oleh
rakyat.

2. Pengertian Reformasi Reformasi secara umum berarti perubahan terhadap suatu sistem
yangtelah ada pada suatu masa. Di Indonesia, kata Reformasi umumnya merujuk kepada
gerakanmahasiswa pada tahun 1998 yang menjatuhkan kekuasaan presiden Soehartoatau
era setelah Orde Baru Kendati demikian, kata Reformasi sendiri pertama-tama muncul
darigerakan pembaruan di kalangan Gereja Kristen di Eropa Barat pada abad ke-16, yang
dipimpin oleh Martin Luther, Ulrich Zwingli, Yohanes Calvin, dll.

3. Pelaksanaan Demokrasi Masa Reformasi (1998 – sekarang) Berakhirnya masa orde
baru ditandai dengan penyerahan kekuasaandari Presiden Soeharto ke Wakil Presiden BJ
Habibie pada tanggal 21 Mei1998. Demokrasi yang dikembangkan pada masa reformasi
pada dasarnyaadalah demokrasi dengan mendasarkan pada Pancasila dan UUD 1945,
denganpenyempurnaan pelaksanaannya dan perbaikan peraturan-peraturan yang
tidakdemokratis, dengan meningkatkan peran lembaga-lembaga tinggi dan
tertingginegara dengan menegaskan fungsi, wewenang dan tanggung jawab
yangmengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelasantara
lembaga-lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.

4. Demokrasi Indonesia saat ini telah dimulai dengan terbentuknya DPR –MPR hasil
Pemilu 1999 yang telah memilih presiden dan wakil presiden sertaterbentuknya lembagalembaga tinggi yang lain. Masa reformasi berusaha membangun kembali kehidupan
yangdemokratis antara lain dkeluarkannya : Ketetapan MPR RI No. X/MPR/1998
tentang pokok-pokok reformasi Ketetapan No. VII/MPR/1998 tentang pencabutan tap
MPR tentang Referandum Tap MPR RI No. XI/MPR/1998 tentang penyelenggaraan
Negara yang bebas dari KKN Tap MPR RI No. XIII/MPR/1998 tentang pembatasan
Masa Jabatan Presiden dan Wakil Presiden RI Amandemen UUD 1945 sudah sampai
amandemen I, II, III, IV

Ciri-ciri umum demokrasi Pancasila Pada Masa Orde Reformasi:o Mengutamakan musyawarah mufakato Mengutamakan kepentingan masyarakat . Pasal-pasal: 21 bab.  7. 3 pasal peraturan peralihan dan 2 pasal aturan tambahan. Pelaksanaan demokasi Pancasila pada masa Reformasi telah banyakmemberi ruang gerak kepada parpol dan komponen bangsa lainnya termasuklembaga permusyawaratan rakyat dan perwakilan rakyat mengawasi danmengontrol pemerintah secara kritis sehingga dua kepala negara tidak dapatmelaksanakan tugasnya sampai akhir masa jabatannya selama 5 tahun karenadianggap menyimpang dari garis Reformasi. berdasarkan nilainilai kebenaran dan keadilan  8. dilaksanakan dengan rahmat Tuhan Yang MahaEsa serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. 170 ayat. UUD 1945 mengalami perubahan. PembukaanII. 73 pasal. 5.o Penghormatan kepada beragam asas. ciri.Dimana pada tahun 1999sebagai presiden terpilih adalah Megawati Soekarno Putri dan pada tahun 2004adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Keberhasilan Pelaksanaan Demokrasi Masa Reformasi (1998 – sekarang) Pada Masa Reformasi berhasil menyelenggarakan pemilihan umumsebanyak dua kali yaitu tahun 1999 dan tahun 2004. Sistematika Pelaksanaan Demokrasi Masa Reformasi (1998 – sekarang) Pada masa orde Reformasi demokrasi yang dikembangkan padadasarnya adalah demokrasi dengan berdasarkan kepada Pancasila dan UUD1945.Hasil perubahan terhadap UUD 1945 setelah di amandemen :I. bangsa dan negarao Tidak memaksakan kehendak pada orang laino Selalu diliputi oleh semangat kekeluargaano Adanya rasa tanggung jawab dalam melaksanakan keputusan hasil musyawaraho Dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati yang luhuro Keputusan dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sistem Pemerintahan Masa Reformasi (1998 – sekarang) Sistem pemerintahan masa orde reformasi dapat dilihat dari aktivitaskenegaraan sebagai berikut : Kebijakan pemerintah yang memberi ruang gerak yang lebih luas terhadap hak-hak untuk mengeluarkan pendapat dan pikiran baik lisan atau tulisan sesuai pasal 28 UUD 1945 dapat terwujud dengan dikeluarkannya UU No 2 / 1999 tentang partai politik yang memungkinkan multi partai Upaya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta bertanggung jawab dibuktikan dengan dikeluarkan ketetapan MPR No . o Penegakan kedaulatan rakyat dengan memperdayakan pengawasan sebagai lembaga negara. Pelaksanaan demokrasi Pancasila pada masa Orde Reformasidilandasi semangat Reformasi. dimana paham demokrasi berdasar ataskerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawaratan/perwakilan. aspirasi dan program parpol yang memiliki partaio Adanya kebebasan mendirikan partai sebagai aplikasi dari pelaksanaan hak asasi manusia Setelah diadakannya amandemen.  6.  9. lembaga politik dan lembaga swadaya masyarakato Pembagian secara tegas wewenang kekuasaan lembaga Legislatif. Eksekutif dan Yudikatif. selalumemelihara persatuan Indonesia dan untuk mewujudkan suatu keadilan sosialbagi seluruh rakyat Indonesia.

pimpinan MPR dan DPR dipisahkan jabatannya. akan tetapidalam melaksanakan pemungutan suara juga pernah menggunakan votingberarti peranan demokrasi pancasila belumlah terealisasi. MPR tidak lagi lembaga tertinggi negara melainkan lembaga negara yang kedudukannya sama dengan presiden . oleh rakya. kedaulatan rakyat tidak lagi ditangan MPR melainkan menurut UUD. MA . Memang pada zaman reformasi peranan presiden tidak mutlak danlahirnya sistem multi partai sehingga peranan partai cukup besar.IX / MPR / 1998 yang ditindaklanjuti dengan UU No 30/2002 tentang KOMISI pemberantasan tindak pidana korupsi.  10. Contoh Demokrasi dan Pelaksanaanya di Indonesia Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warga negara) atas dasar negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. berani memecat presiden dalam sidang istimewanya. Dengan Amandemen UUD 1945 masa jabatan presiden paling banyak dua kali masa jabatan. presiden dan wakil presiden dipilih langsung oleh rakyat mulai dari pemilu 2000 dan yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden pertama pilihan langsung rakyat adalah Soesilo Bambang Yodoyono dan Yoesuf Kala. dan untuk rakyat. Dengan melihat hal tersebut diatas maka kesimpulan daripadapelaksanaan demokrasi di Indonesia belum mencapai titik yang pasti danmasih belajar untuk memulai demokrasi pancasila yang sudah dilakukanselama 40 tahun sampai sekarang masih belum bisa dilaksanakan secara baikdan benar. Demokrasi dapat dikatakan sebagai kekuasaan atau pemerintah rakyat. atau dengan kata lain. Macam-macam Demokrasi : .UUD 1945 di amandemen. BPK. yaitu kekuasaan yang berasal dari rakyat.  Lembaga MPR sudah berani mengambil langkah-langkah politis melalui sidang tahunan dengan menuntut adanya laporan pertanggung jawaban tugas lembaga negara .  11. Akibat Pelaksanaan Demokrasi Masa Reformasi (1998 – sekarang) Pada zaman reformasi ini pelaksanaan demokrasi mengalami suatupergeseran yang mencolok walaupun sistem demokrasi yang dipakai yaitudemokrasi pancasila tetapi sangatlah mencolok dominasi sistem liberalcontohnya aksi demonstrasi yang besar-besaran di seluru lapisan masyarakat.

Demokrasi Tengah ( Dianut saat Jerman pada masa Hitler) 6. Model Demokrasi berwawsan Liberal Merupakan demokrasi yang lebih menekankan pada pengakuan terhadap hak-hak warga negara. 6. Model Demokrasi Langsung. yang berisi metode pemilihan elite politik yang mampu mengambil keputusan yang diperlukan. .1. terdapat di barat) 3. Demokrasi Barat (Kontinen dan Amerika. Model Demokrasi Legal. 9. 11. yaitu mementingkan kebebasan politik bagi minoritas. Model Demokrasi Klasik Athena. 7. Demokrasi Timur 5. Demokrasi sistem Pemisahan 8. yang mementingkan prinsip mayoritas yang mampu berfungsi dengan pantas dan bijak. Demokrasi Parlementer 7. Model Demokrasi berwawasan radikal (radical democracy) adalah demokrasi yang di tandai dengan kuatnya pandangan bahwa hak-hak setiap warga negara dilindungi dengan prinsip persamaan di depan hukum. 4. Model Demokrasi Republikanisme Protektif dan republika-nisme perkembangan. 2. Model Pluralisme. Model Demokrasi Kompetisi Elit. 5. yang menempatkan tiap individu memilih dan merealisasikan keinginan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Model Demokrasi Protektif dan Demokrasi Fundamental. Demokrasi Kapitalis 4. Model emokrasi Deliberatif. Demokrasi Sistem referendum Model Demokrasi : 1. Demokrasi sederhana (terdapat di desa) 2. 8. 10. Model Demokrasi Partisipatif . baik sebagai individu maupun anggota masyarakat. 3.

Pelaksanaan demokrasi pada masa revolusi ( 1945 1950 ) Tahun 1945 1950. 2. Pada saat itu pelaksanaan demokrasi belum berjalan dengan baik. Hal itu disebabkan oleh masih adanya revolusi fisik. Model Otonomi demokrasi dan demo-krasi kosmopoliyan. X tanggal 16 Oktober 1945. yaitu demokrasi yang mementingkan kesetaraan dalam sebuah komunitas nasib yang saling melengkapi. akuntabilitas politik sangat tinggi dan berkembangnya partai-partai politik. Model Demokrasi Terpimpin 14. Pada awal kemerdekaan masih terdapat sentralisasi kekuasaan hal itu terlihat Pasal 4 Aturan Peralihan UUD 1945 yang berbnyi sebelum MPR. DPR dan DPA dibentuk menurut UUD ini segala kekuasaan dijalankan oleh Presiden denan dibantu oleh KNIP. Pelaksanaan demokrasi pada masa Orde Lama a. Masa demokrasi Liberal 1950 1959 Masa demokrasi liberal yang parlementer presiden sebagai lambang atau berkedudukan sebagai Kepala Negara bukan sebagai kepala eksekutif. Indonesia masih berjuang menghadapi Belanda yang ingin kembali ke Indonesia.12. KNIP berubah menjadi lembaga legislatif. Masa demokrasi ini peranan parlemen. Pelaksanaan Demokrasi Di Indonesia Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia dibagi menjadi beberapa periodesasi: 1. Namun demikian praktik demokrasi pada masa ini dinilai gagal disebabkan: * Dominannya partai politik * Landasan sosial ekonomi yang masih lemah * Tidak mampunya konstituante bersidang untuk mengganti UUDS 1950. Model Demokrasi Pancasila. 13. . Untuk menghindari kesan bahwa negara Indonesia adalah negara yang absolut pemerintah mengeluarkan : * Maklumat Wakil Presiden No. * Maklumat Pemerintah tanggal 14 Nopember 1945 tentang perubahan sistem pemerintahn presidensil menjadi parlementer. * Maklumat Pemerintah tanggal 3 Nopember 1945 tentang Pembentukan Partai Politik.

III.Atas dasar kegagalan itu maka Presiden mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 : * Bubarkan konstituante * Kembali ke UUD 1945 tidak berlaku UUD S 1950 * Pembentukan MPRS dan DPAS b. II. VII/MPRS/1965 adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan yang berintikan musyawarah untuk mufakat secara gotong royong diantara semua kekuatan nasional yang progresif revolusioner dengan berporoskan nasakom dengan ciri: 1. Terbatasnya peranan pers 6. Peranan Parlemen lembah bahkan akhirnya dibubarkan oleh presiden dan presiden membentuk DPRGR 3. Orde Baru bertekad akan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekwen. Kebijakan politik luar negeri sudah memihak ke RRC (Blok Timur) Akhirnya terjadi peristiwa pemberontakan G 30 September 1965 oleh PKI. Jaminan HAM lemah 4. 1992. Dominasi Presiden 2. Masa demokrasi Terpimpin 1959 1966 Pengertian demokrasi terpimpin menurut Tap MPRS No. 1982. . Terjadi sentralisasi kekuasaan 5. pemimpin partai banyak yang dipenjarakan 2. Pelaksanaan demokrasi Orde Baru 1966 1998 Pelaksanaan demokrasi orde baru ditandai dengan keluarnya Surat Perintah 11 Maret 1966. Mengaburnya sistem kepartaian. 1987. 3. 1977. V dan pada masa orde baru berhasil menyelenggarakan Pemilihan Umum tahun 1971. Awal Orde baru memberi harapan baru pada rakyat pembangunan disegala bidang melalui Pelita I. Terbatasnya peran partai politik 3. dan 1997. IV. Berkembangnya pengaruh PKI Penyimpangan masa demokrasi terpimpin antara lain: 1.

Tumbuhnya KKN yang merajalela. TNI juga tidak bersedia menjadi alat kekuasaan orba 4. Tap MPR RI No. VII/MPR/1998 tentang pencabutan tap MPR tentang Referandum 3. III. IV Pada Masa Reformasi berhasil menyelenggarakan pemiluhan umum sudah dua kali yaitu tahun 1999 dan tahun 2004 d. II. Gelombang demonstrasi yang menghebat menuntut Presiden Soeharto untuk turun jadi Presiden 5. Pelaksanaan demokrasi pada masa Reformasi 1998 s/d sekarang. Berakhirnya masa orde baru ditandai dengan penyerahan kekuasaan dari Presiden Soeharto ke Wakil Presiden BJ Habibie pada tanggal 21 Mei 1998. Terjadinya krisis politik 3. Tap MPR RI No. Rotasi kekuasaan eksekutif hampir dikatakan tidak ada 2. XI/MPR/1998 tentang penyelenggaraan Negara yang bebas dari KKN 4. Masa reformasi berusaha membangun kembali kehidupan yang demokratis antara lain: 1. Keluarnya Ketetapan MPR RI No. X/MPR/1998 tentang pokok-pokok reformasi 2. Periode Berlakunya Demokrasi dalam Era Reformasi (1998-Sekarang) . Ketetapan No.Namun demikian perjalanan demokrasi pada masa orde baru ini dianggap gagal sebab: 1. XIII/MPR/1998 tentang pembatasan Masa Jabatan Presiden dan Wakil Presiden RI 5. Pengakuan HAM yang terbatas 5. Amandemen UUD 1945 sudah sampai amandemen I. Sebab jatuhnya Orde Baru: 1. Rekrutmen politik yang tertutup 3. Hancurnya ekonomi nasional ( krisis ekonomi ) 2. Pemilu yang jauh dari semangat demokratis 4.

Hal ini dapat dilihat dalam Undang-Undang No. 31 Tabun 2002 Pasal 2 ayat 1 yang menyatakan “partai politik didirikan dan dibentuk oleh sekurang-kurangnya 50 orang warga negara Indonesia yang telah berusia 21 tahun dengan akta notaris”. Sedangkan dinamika demokrasi pada masa reformasi dapat dilihat berdasarkan aktifitas kenegaraan sebagai berikut. 2) reformasi kelembagaan (institutional reform and empowerment). maupun masyarakat.12 tahun 2003 tentang Pemilu memberikan kebebasan kepada warga negara untuk menggunakan hak pilihnya secara langsung untuk memilih anggota DPR. 31 tahun 2002 tentang Partai Politik. Runtuhnya kekuasaan rezim orde baru telah memberikan harapan baru bagi tumbuhnya demokrasi di Indonesia. yaitu: 1) reformasi konstitusional (constitutional reform) yang menyangkutperumusan kembali falsafah. 2) Undang-Undang No. Keempat faktor tersebut harus berjalan sinergis sebagai modal untuk mengkonsolidasikan demokrasi. politisi. 3) pengembangan kultur atau budaya politik (political culture) yanglebih demokratis. memberikan ruang dan gerak lebih luas untuk mendirikan partai politik yang memungkinkan berkembangnya multipartai.yang menyangkut pengembangan dan pemberdayaan lembaga politik. pelajar. dan perangkat legal sistem politik. Keberhasilan dan kegagalan suatu transisi demokrasi sangat bergantung pada empat faktor. kerangka dasar. 1) Dikeluarkanya Undang-Undang No. Sedangkan Azyumardi Azra menyatakan langkah yang harus dilakukan dalam transisi Indonesia menuju demokrasi sekurang-kurangnya mencakup reformasi dalam tiga bidang besar. DPRD . Masa peralihan demokrasi ini merupakan masa yang sangat rumit dan kritis karena pada masa ini akan ditentukan kearah mana demokrasi akan dibangun. LSM.Runtuhnya Orde Baru ditandai dengan adanya krisis kepercayaan yang direspon oleh kelompok penekan (pressure group) dengan mengadakan berbagai macam demonstrasi yang dipelopori oleh mahasiswa. yaitu: 1) komposisi elite polit 2) desain institusi politik 3) kultur politik atau perubahan sikap terhadap politik dikalangan elite dan non elite politik 4) peran masyarakat madani.

misalnya saja monarki. Sebenarnya terdapat beberapa jenis demokrasi. 7) Adanya pembatasan masa jabatan presiden. dan menjatuhkan pemimpin bahkan tanpa perlu melakukan revolusi. Berikut ini akan kita bahas pengertian demokrasi langsung .IX/MPR/1998 dan ditindak lanjuti dengan Undang-Undang No. seperti "pemerintahan dari rakyat. perumusan dan pengembangan hukum baik itu secara langsung maupun secara tak langsung (perwakilan). Bahkan pemilihan presiden dan wakilnya juga dilaksanakan secara langsung. Suatu negara yang memiliki sistem pemerintahan demokrasi akan sangat berbeda bila dibandingkan dengan pemerintahan yang lain. Di Indonesia tentunya anda mengenal yang namanya pemilu dan DPR. untuk rakyat dan oleh rakyat". Demokrasi lebih memfokuskan pada rakyat untuk berkuasa guna memilih pemimpin yang mereka sukai. sehingga terjadi check and balance. 30 Tahun 2002 tentang pembentukan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan sebagainya. 4) Lembaga legislatif dan organisasi sosial politik sudah mempunyai keberanian untuk melakukan fungsi kontrol terhadap ekskutif. Ada juga pengertian demokrasi yang lain. mengendalikan pemimpin mereka. 3) Upaya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari KKN. Dengan demokrasi memungkinkan semua rakyat untuk ikut andil serta dalam pembuatan. yaitu jabatan presiden paling lama adalah 2 periode masa kepemimpinan. Tidak langsung Bentuk-bentuk demokrasi: langsung dan tak langsung (perwakilan) lengkap 9:08 PM Demokrasi merupakan suatu bentuk pemerintahan yang memberikan hak kepada setiap warga masyarakatnya untuk menentukan keputusan yang bisa merubah hidup mereka (dari wikipedia).provinsi. 5) Lembaga tertinngi negara MPR berani mengambil langkah-langkah politik dengan adanya sidang tahunan dan menuntut kepada pemerintah dan lembaga negara lain untuk menyampaikan laporan kemajuan (progress report). berwibawa dan bertanggung jawab dibuktikan dengan keluarnya ketetapan MPR No. DPRD kabupaten/kota maupun DPD. namun yang kita bahas kali ini hanya dua saja bentuk demokrasi standar yakni demokrasi langsung dan tak langsung (perwakilan). 6) Adanya kebebasan media massa tanpa ada rasa takut untuk dicabut surat ijin penerbitannya. nah pemilu merupakan wujud demokrasi langsung sedangkan DPR (dewan perwakilan rakyat) merupakan wujud demokrasi tak langsung (perwakilan).

Bisakah anda menentukan termasuk sistem demokrasi manakah yang digunakan negara Indonesia saat ini? Apakah langsung atau tidak langsung? Indonesia mengadakan pemilu untuk DPR dan presiden berarti demokrasi langsung. menjadikan negara maju dengan cepat juga dibutuhkan pengetahuan dari segala elemen. Demokrasi langsung Yang pertama kita akan membahas mengenai bentuk demokrasi langsung. Terutama kalau di negara berkembang seperti Indonesia ini kita membutuhkan masyarakat yang cerdas akan hukum dan melek politik. Demokrasi jenis ini menuntut partisipasi yang sangat tinggi dari masyarakat. Demokrasi langsung tidak dapat di terapkan dalam negara besar dan luas seperti Indonesia ini. namun kedaulatannya tersebut diwakilkan melalui perwakilan sehingga disebut dengan demokrasi tak langsung (perwakilan). namun Indonesia juga memilih perwakilan seperti DPR yang diberi tugas untuk mewakili rakyat memberi keputusan dalam kepemerintahan berarti demokrasi tak langsung. disamping itu wilayahnya juga sangatlah luas. Tambahan Sedikit alasan mengapa demokrasi langsung (murni) sangat sulit diterapkan di beberapa negara khususnya Indonesia. 2. Untuk mempercepat tercapainya suatu negara yang maju. Sehingga untuk melakukan demokrasi secara langsung sangatlah sulit dan tidak memungkinkan. Alasannya karena negara pada umumnya (seperti Indonesia) memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak. Demokrasi langsung seperti ini berkembang di Roma dan Yunani kuno. Demokrasi tak langsung (perwakilan) Demokrasi perwakilan (tak langsung) adalah seluruh rakyat memilih perwakilan mereka melalui pemilihan umum (pemilu) untuk menyampaikan pendapat dan sebagai pengambil keputusan bagi mereka. Dalam demokrasi langsung semua rakyat mempunyai hak untuk membuat keputusan sehingga masing-masing dari keputusan mereka mempengaruhi keadaan politik yang ada. Demokrasi tak langsung juga berarti seluruh rakyat telah diwakili oleh seseorang (kalau di Indonesia DPR) untuk menyampaikan pendapat dan pengambilan keputusan kepemerintahan. Demokrasi langsung merupakan bentuk demokrasi yang semua warga negara ikut serta secara langsung dan aktif dalam pengambilan keputusan pemerintahan. Lalu termasuk yang manakah demokrasi Indonesia? Jawab di komentar ya :) . adil serta makmur memang dibubuthkan kinerja yang keras. yang memungkinkan untuk mereka berkumpul dalam suatu tempat dan bermusyawarah bersama dengan seluruh rakyatnya untuk menyelesaikan suatu permasalahan pemerintahan. Seperti halnya dengan membuat komputer lebih cepat.dan tak langsung: 1. Demokrasi tak langsung intinya semua rakyatnya memiliki hak dan daulat. Demokrasi langsung lebih cocok untuk diterapkan di suatu kota (negara) kecil. Kedepannya diharapkan agar tak ada lagi masyarakat yang memilih caleg (calon legislatif) karena diberi uang atau karena embel-embel lain. sedangkan tidak semua masyarakat melek politik dan kebanyakan dari masyarakat tidak memiliki waktu untuk memikirkan urusan negara seperti ini.

wikipedia. Abraham Lincoln th 18673 memberikan pengertian demokrasi “ government of the people. Demokrasi dilihat dari segi pemikiran politik. bersamaan dengan perkembangan sistem “demokrasi” di banyak negara. Menurut etimologi/bahasa. dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. (Sejarah dan Perkembangan Demokrasi. oleh rakyat dan untuk rakyat. Menurut Wikipedia Indonesia. sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik.Dasar Hukum Pelaksanaan Demokrasi Di Indonesia Istilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. masih dalam taraf perkembangan dan mengenai sifat-sifat dan ciri-cirinya terdapat . atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat. yaitu demos yang berarti rakyat. sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat. Namun. and for the people”. Demokrasi dari segi terminology mengandung makna demokrasi konseptual. http://www. arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warga negara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. by the people. Hal ini menjadi wajar. dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan. demokrasi berasal dari bahasa yunani yaitu dari demos = rakyat dan cratos atau cratein=pemerintahan atau kekuasaan. Demokrasi yang dianut di Indonesia.org) Demokrasi pengertian etimologis mengandung makna pengertian universal. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata. yaitu demokrasi berdasarkan Pancasila.

kekuasaan menyiratkan arti politik dan pemerintahan. . tidak bersifat Absolutisme (kekuasaan yang tidak terbatas). Di samping itu corak khas demokrasi Indonesia. pemerintah dan masyarakat. wakil terpilih juga tidak mampu mewakili aspirasi yang memilihnya. sesama manusia. Persatuan Indonesia dan bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (demokrasi pancasila). ialah demokrasi konstitusionil. yang mengandung unsur-unsur berkesadaran religius. Sistem Konstitusionil Pemerintahan berdasarkan atas Sistem Konstitusi (Hukum Dasar). Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. maka jelaslah bahwa demokrasi yang menjadi dasar dari UndangUndang Dasar 1945. baik dari segi konsep maupun praktik. Dalam demokrasi Pancasila. Dengan demikian demokrasi Indonesia mengandung arti di samping nilai umum. yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilana. Menurut konsep demokrasi. tanah air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. mantan presiden Amerika Serikat. usaha dan krida manusia dalam mengolah lingkungan hidup. yaitu mereka yang berdasarkan tradisi atau kesepakatan formal memiliki hak preogratif forarytif dalam proses pengambilan/pembuatan keputusan menyangkut urusan publik atau menjadi wakil terpilih. berarti pula demokrasi adalah suatu bentuk kekuasaan dari – oleh untuk rakyat. sedangkan rakyat beserta warga masyarakat didefinisikan sebagai warga negara. tetapi populus tertentu. Demos bukan untuk rakyat keseluruhan. yang menyatakan bahwa demokrasi suatu pemerintahan dari rakyat. 2. berdasarkan kebenaran. Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang berdasarkan kekeluargaan dan gotong-royong yang ditujukan kepada kesejahteraan rakyat. Berdasarkan 2 istilah Rechstaat dan sistem konstitusi. demos menyiratkan makna diskriminatif. dimuat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar. Negara Indonesia berdasarkan atas hukum (Rechstaat). Tetapi yang tidak dapat disangkal ialah bahwa beberapa nilai pokok dari demokrasi konstitusionil cukup jelas tersirat di dalam Undang Undang Dasar 1945. Pengertian lain dari demokrasi Indonesia adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Pengertian tersebut pada dasarnya merujuk kepada ucapan Abraham Lincoln. yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. tidak berdasarkan kekuasaan belaka (Machstaat). berkepribadian Indonesia dan berkesinambungan. kecintaan dan budi pekerti luhur. Indonesia ialah negara yang berdasarkan atas hukum (Rechstaat). 2. oleh rakyat dan untuk rakyat. Kenyataannya. 2005:51) Secara ringkas. sistem pengorganisasian negara dilakukan oleh rakyat sendiri atau dengan persetujuan rakyat. demokrasi Pancasila memiliki beberapa pengertian sebagai berikut: 1.berbagai tafsiran serta pandangan. Selain dari itu Undang-Undang Dasar kita menyebut secara eksplisit 2 prinsip yang menjiwai naskah itu dan yang dicantumkan dalam penjelasan mengenai Sistem Pemerintahan Negara. dituntut nilai-nilai khusus seperti nilai-nilai yang memberikan pedoman tingkah laku manusia Indonesia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. yaitu: 1. (Idris Israil.

Demokrasi di Indonesia Bangsa Indonesia sejak dulu sudah mempraktikkan ide ten-tang demokrasi walau bukan tingkat kenegaraan. gotong royong. Adapun prinsip pokok demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut: . Dalam demokrasi Pancasila. Pancasila sebagai cita-cita ma-syarakat dan sebagai pedoman membuat keputusan politik. dasar negara Indonesia dan sebagai identitas nasional Indonesia. dan sekaligus selaku pelayana rakyat. Demokrasi desa mempunyai 5 ciri. Dalam menjalankan prinsip-prinsip demokrasi secara umum. prinsipnya adalah selaku pengurusa rakyat. republik 3. 2. Rapat. Kedaulatan rakyat. ominasi mayoritas atau minoritas. yaitu tidak boleh/bisa bertindak zalim terhadap tuannyaa. yaitu harus bisa bersikap dan bertindak adil terhadap seluruh rakyatnya. Dalam demokrasi Pancasila kebebasan individu tidak bersifat mutlak.Contoh pelaksanaan demokrasi desa pemilihan kepala desa dan rembug desa. tetapi harus diselaraskan dengan tanggung jawab sosial. Suatu negara itu adalah milik seluruh rakyatnya. Prinsip Pokok Demokrasi Pancasila Prinsip merupakan kebenaran yang pokok/dasar orang berfikir. jadi bukan milik perorangan atau milik suatu keluarga/kelompok/golongan/partai. Sebagai ideology nasional. masih tingkat desa. Prinsip ketuhanan 4. Siapapun yang menjadi pemegang kekuasaan negara. yaitu: 1. mufakat. Nilai-nilai demokrasi yang terjabar dari nilai-nilai Pancasila sbb: 1. dan bukan pula milik penguasa negara. hak mengadakan protes bersama dan hak menyingkir dari kekuasaan raja absolut Mempergunakan pendekatan kontekstual. Sebagai pemersatu masyarakat yang menjadi prosedur penyelesaian konflik. Pemerintahan yang konstitusional 5. Negara berdasar atas hukum 4. Demokrasi Pancasila ini oleh karena Pancasila sebagai ideology negara. pandangan hidup bangsa Indonesia. yakni rakyat. Disebut demokrasi desa. terdapat 2 landasan pokok yang menjadi dasar yang merupakan syarat mutlak untuk harus diketahui oleh setiap orang yang menjadi pemimpin negara/rakyat/masyarakat/organisasi/partai/keluarga. Sistem perwakilan 6.3. Inilah demokrasi asli. demokrasi di Indonesia adalah demokrasi Pancasila. bertindak dan lain sebagainya. 2. keuniversalan cita-cita demokrasi dipadukan dengan cita-cita hidup bangsa Indonesia yang dijiwai oleh semangat kekeluargaan. Prinsip musyawarah 7.

3. Tidak menganut sistem monopartai. 6. Sedangkan sistem pemerintahan demokrasi Pancasila menurut prinsip-prinsip yang terkandung di dalam Batang Tubuh UUD 1945 berdasarkan tujuh sendi pokok. 3. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita Nasional. Indonesia ialah negara berdasarkan hukum (rechtstaat) dan tidak berdasarkan kekuasaan belaka (machtstaat). Peradilan yang merdeka berarti badan peradilan (kehakiman) merupakan badan yang merdeka. Ciri-ciri Demokrasi Pancasila Dalam bukunya. adanya partai politik dan organisasi sosial politik karena berfungsi Untuk menyalurkan aspirasi rakyat. Selalu berdasarkan kekeluargaan dan gotong-royong. 10. UUD 45 serta Ketetapan-ketetapan MPRS. artinya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan kekuasaan lain contoh Presiden. b. 9. Mengandung sistem mengambang. 2. Idris Israil (2005:52-53) menyebutkan ciri-ciri demokrasi Indonesia sebagai berikut: 1. Ketidaksetujuan terhadap kebijaksanaan pemerintah dinyatakan dan disalurkan melalui wakil-wakil rakyat. yaitu sebagai berikut: . Pemilu dilaksanakan secara luber. BPK. masyarakat. Menghargai hak asasi manusia. Keseimbangan antara hak dan kewajiban. Pemerintahan berdasarkan hukum: dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan: a. c. Tidak kenal adanya diktator mayoritas dan tirani minoritas. 10. 2. Cara pengambilan keputusan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. Pendidikan Pembelajaran dan Penyebaran Kewarganegaraan. Tidak kenal adanya partai pemerintahan dan partai oposisi. 6.1. Perlindungan terhadap hak asasi manusia. 8. Tidak menghendaki adanya demonstrasi dan pemogokan karena merugikan semua pihak. DPR. Diakui adanya keselarasan antara hak dan kewajiban. 7. 4. Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR (pasal 1 ayat 2 UUD 1945). 5. Pelaksanaan Pemilihan Umum. Kedaulatan ada di tangan rakyat. dan negara ataupun orang lain. Mendahulukan kepentingan rakyat atau kepentingan umum. diri sendiri. Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar) tidak bersifat absolutisme (kekuasaan tidak terbatas). 11. 8. 12. 7. Sistem Pemerintahan Demokrasi Pancasila Landasan formil dari periode Republik Indonesia III ialah Pancasila. Kekuasaan yang tertinggi berada di tangan MPR. Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan YME. 9. DPA atau lainnya. Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah. 5. 4.

Untuk . 4. Presiden adalah Mandataris MPR yang wajib menjalankan putusan-putusan MPR. Melaksanakan pemilihan dan selanjutnya mengangkat Presiden dan Wakil Presiden. Meminta pertanggungjawaban presiden/mandataris mengenai pelaksanaan GBHN. Hal ini mengandung arti bahwa baik pemerintah maupun lembaga-lembaga negara lainnya dalam melaksanakan tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum dan tindakannya bagi rakyat harus ada landasan hukumnya. Memilih dan mengangkat presiden dan wakil presiden Wewenang MPR. Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. presiden ialah penyelenggara pemerintah negara tertinggi. di samping oleh ketentuan-ketentuan hukum lainnya yang merupakan pokok konstitusional. seperti TAP MPR dan Undangundang. yaitu: a. tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka (Machsstaat). Indonesia menganut sistem konstitusional Pemerintah berdasarkan sistem konstitusional (hukum dasar) dan tidak bersifat absolutisme (kekuasaan yang mutlak tidak terbatas). Mencabut mandat dan memberhentikan presiden dalam masa jabatannya apabila presiden/mandataris sungguh-sungguh melanggar haluan negara dan UUD. c. bahwa (kekuasaan negara tertinggi) ada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR. Presiden selain diangkat oleh majelis juga harus tunduk dan bertanggung jawab kepada majelis. dan c. Indonesia ialah negara yang berdasarkan hukum Negara Indonesia berdasarkan hukum (Rechsstaat). Menetapkan GBHN. Mengubah undang-undang. yaitu: a.1. seperti penetapan GBHN yang pelaksanaannya ditugaskan kepada Presiden. d. Sistem konstitusional ini lebih menegaskan bahwa pemerintah dalam melaksanakan tugasnya dikendalikan atau dibatasi oleh ketentuan konstitusi. e. Sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi MPR mempunyai tugas pokok. Membuat putusan-putusan yang tidak dapat dibatalkan oleh lembaga negara lain. 5. Menetapkan UUD. Dengan demikian. 2. b. b. Persamaan kedudukan dalam hukum bagi semua warga negara harus tercermin di dalamnya. Presiden adalah penyelenggaraan pemerintah yang tertinggi di bawah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Di bawah MPR. tetapi DPR mengawasi pelaksanaan mandat (kekuasaan pemerintah) yang dipegang oleh presiden dan DPR harus saling bekerja sama dalam pembentukan undang-undang termasuk APBN. MPR adalah lembaga negara tertinggi sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi Seperti telah disebutkan dalam pasal 1 ayat 2 UUD 1945 pada halaman terdahulu. 3.

hak amandemen. 5. Contohnya: a. Hak Petisi. Presiden adalah Mandataris MPR. Ikut menyukseskan Pemilu. Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR Presiden memiliki wewenang untuk mengangkat dan memberhentikan menteri negara. Menteri Negara adalah pembantu presiden. Kedudukan DPR kuat karena tidak dapat dibubarkan oleh presiden dan semua anggota DPR merangkap menjadi anggota MPR. Kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas Kepala Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Presiden bertanggung jawab kepada MPR. Hak Angket. b. Hak DPR di bidang legislative ialah hak inisiatif. Ikut menyukseskan Pembangunan. Miriam Budiardjo mengemukakan . Berdasarkan hal tersebut. b. dan hak budget. Menjamin adanya hubungan yang selaras. Menteri ini tidak bertanggung jawab kepada DPR. Fungsi Demokrasi Pancasila Adapun fungsi demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut: 1. serasi dan seimbang antara lembaga negara. tetapi mereka bukan pegawai tinggi biasa. Kedudukan Menteri Negara bertanggung jawab kepada presiden. 2. Menjamin tetap tegaknya negara kesatuan RI yang mempergunakan sistem konstitusional. Hak tanya/bertanya kepada pemerintah. Hak DPR di bidang pengawasan meliputi: a. 6. yaitu hak untuk menyelidiki sesuatu hal. presiden harus mendapat persetujuan dari DPR. 7. b. Menjamin tetap tegaknya hukum yang bersumber pada Pancasila. d. 3. c. Ikut duduk dalam badan perwakilan/permusyawaratan. tetapi ia bukan diktator.mengesahkan undang-undang. DPR sejajar dengan presiden. c. yaitu hak mengajukan usul/saran kepada pemerintah. berarti sistem kabinet kita adalah kabinet kepresidenan/presidensil. Beberapa Perumusan Mengenai Demokrasi Pancasila Dalam bukunya Dasar-dasar Ilmu Politik. 4. yaitu meminta penjelasan atau keterangan kepada pemerintah. Menjamin adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara Contohnya: a. Hak interpelasi. Prof. menteri ini menjalankan kekuasaan pemerintah dalam prakteknya berada di bawah koordinasi presiden. Ia harus memperhatikan sungguh-sungguh suara DPR. Menjamin tetap tegaknya negara RI. artinya kekuasaan tidak tak terbatas. e. Hak Mosi (percaya/tidak percaya) kepada pemerintah. 6. Menjamin adanya pemerintahan yang bertanggung jawab. tetapi kepada presiden.

berarti kehidupan yang layak bagi semua warga negara. Peradilan yang bebas dan tidak memihak. Jaminan kepastian hukum dalam semua persoalan. Juni 1967 Demokrasi Pancasila. Seminar Angkatan Darat II. Bidang Politik dan Konstitusional 1) Demokrasi Pancasila seperti yang dimaksud dalam Undang-Undang Dasar1945. 3. hukum. dapat dilaksanakan dan aman dalam melaksanakannya. maka diperlukan juga secara . Desember 1966 Azas negara hukum Pancasila mengandung prinsip: a. yakni: 1. Yang dimaksudkan kepastian hukum yaitu jaminan bahwa ketentuan hukumnya dapat dipahami. Agustus 1966 a. lebih memerlukan pembinaan daripada pembatasan sehingga menjadi suatu political culturea yang penuh vitalitas. dalam arti demokrasi yang bentuk-bentuk penerapannya sesuai dengan kenyataan-kenyataan dan cita-cita yang terdapat dalam masyarakat kita. yang antara lain mencakup : 1) Pengawasan oleh rakyat terhadap penggunaan kekayaan dan keuangan negara dan 2) Koperasi 3) Pengakuan atas hak milik perorangan dan kepastian hukum dalam penggunaannya 4) Peranan pemerintah yang bersifat pembina. Pengakuan dan perlindungan hak azasi yang mengandung persamaan dalam bidang politik. yang cukup kuat untuk mendorong Indonesia ke arah kemajuan sosial dan ekonomi sesuai dengan tuntutan-tuntutan abad ke-20. 2. b. Dalam rangka ini harus diupayakan supaya lembaga-lembaga negara dan tata kerja orde baru dilepaskan dari ikatan pribadi dan lebih diperlembagakan (depersonalization. b.yang berarti menegakkan kembali azas negara-negara hukum dimana kepastian hukum dirasakan oleh segenap warga negara. setelah sebagai akibat rezim Nasakom sangat menderita dan menjadi kabur. Musyawarah Nasional III Persahi : The Rule of Law. sosial. tidak terpengaruh oleh sesuatu kekuasaan/kekuatan lain apapun. dan dimana penyalahgunaan kekuasaan. c. 3) Clan revolusioner untuk menyelesaikan revolusi . maupun dalam aspek perseorangan dijamin. Berhubung dengan keharusan kita di tahun-tahun mendatang untuk mengembangkan a rapidly expanding economy. Bidang Ekonomi Demokrasi ekonomi sesuai dengan azas-azas yang menjiwai ketentuan-ketentuan mengenai ekonomi dalam Undang-undang Dasar 1945 yang pada hakekatnya.beberapa perumusan mengenai Demokrasi Pancasila yang diusahakan dalam beberapa seminar. dimana hak-hak azasi manusia baik dalam aspek kolektif. kultural dan pendidikan. institusionalization ) 2) Sosialisme Indonesia yang berarti masyarakat adil dan makmur. penunjuk jalan serta pelindung. dapat dihindarkan secara institusionil. ekonomi. Symposium Hak-hak Azasi Manusia.

kritik yang selalu dilancarkan kaum oposisi bukan membangun melainkan menyerang pemerintah . Persoalan hak-hak azasi manusia dalam kehidupan kepartaian untuk tahun-tahun mendatang harus ditinjau dalam rangka keharusan kita untuk mencapai keseimbangan yang wajar di antara 3 hal. Oleh karena itu diperlukan kebebasan berpolitik sebesar mungkin. c. b. . Keanggotaan badan konstituante yang dipilih dalam pemilu 1955 . Oleh karena itu .mutlak pembebasan dinamika yang terdapat dalam masyarakat dari kekuatankekuatan yang mendukung Pancasila. “Men teri-menteri bertanggung jawab kepada DPR .dan dasar negara serta tujuan negara tersebut . PELAKSANAAN DEMOKRASI DI INDONESIA SEJAK ORDE LAMA. hal ini ditentukan oleh sejarah . yaitu: a. karena kemerdekaan mengeluarkan pendapat sebagai sikap sebebas-bebasnya . budaya dan pandangan hidup.ORDE BARU. permusyawaratan / perwakilan ”. ” S elain itu . pemerintah tidak stabil . membagi aspirasi politik golongan nasionalis dan agama . Adanya pemerintah yang mempunyai cukup kekuasaan dan kewibawaan. sehingga dalam waktu singkat bermuncullah partai-partai politik bagai jamur di musim penghujan . pelaksanaan demokrasi diIndonesia mengacu pada landasan idiil dan landasan kkonstitusionalUUD 1945. Pelaksanaannya didasarkan pada UUD 1945 Pasal 1 ayat (2) “ Kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD”. DEMOKRASI LIBERAL P ada tanggal 14 November 1945. S esuai denganpandangan hidup dan dasar negara . Keluarnya Maklumat pemerintah 3 november 1945 yang memberi peluang yang seluas-luasnya terhadap warga negara untuk berserikat dan berkumpul . pemerintahan RI mengeluarkan maklumat yang berisi perubahan sistem pemerintahan presidensial menjadi sistem parlementer dengan sistem demokrasi liberal . Perlunya untuk membina suatu rapidly expanding economy. DAN REFORMASI Pengertian dan pelaksanaan demokrasi disetiap negara berbeda . Dasar demokrasi Indonesia adalah kedaulatan rakyat seperti yang yang tercantum dalam pokok pikiran ketiga pembukaanUUD 1945 : “Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat berdasar kerakyatan . Adanya kebebasan yang sebesar-besarnya.

Sejak Dekrit . Peradilan yang merdeka berarti badan peradilan (kehakiman) merupakan badan yang merdeka. Tujuh Sendi Pokok: Indonesia adalah Negara yang berdasarkan Hukum Indonesia menganut sistem konstitusional MPR pemegang kekuasaan tertinggi Presiden adalah penyelenggaraan pemerintah yang tertinggi di bawah MPR Pengawasan DPR Menteri Negara adalah pembantu presiden. H al itu terlihat pada masa Demokrasi T erpimpin dan berlanjut sampai Orde Baru . UUD 1945 yang seharusnya menjadi dasar hukum konstitusional penyelenggaraan pemerintahan pelaksanaannya hany a menjadi slogan-slogan kosong belaka . maka Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1945 untuk menyelamatkan negara dan kemudian menjadi sumber hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan .google. militer . DAMPAK NEGATIF DIBERLAKUKANNYA DEKRIT PRESIDEN 5 JULI 1959 DEMOKRASI PANCASILA: I alah demokrasi yang mengutamakan musyawarah mufakat tanpa oposisi dalam doktrin Manipol USDEK disebut pula sebagai demokrasi terpimpin merupakan demokrasi yang berada dibawah komando Pemimpin Besar Revolusi kemudian dalam doktrin repelita yang berada dibawah pimpinan komando Bapak Pembangunan arah rencana pembangunan daripada suara terbanyak dalam setiap usaha pemecahan masalah atau pengambilan keputusan.terutama Angkatan Darat . Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR Kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas .K arena perbedaan di antara mereka tidak dapat diatasi dan tidak menemukan titik terang dalam hasil pemungutan suara dalam sid a ng konstituante . BPK. taken from www. 2. Memberi peluang bagi militer untuk terjun dalam bidang politik . Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah 3. Perlindungan terhadap hak asasi manusia. terutama dalam lembagalembaga negara. DPR atau lainnya. DEMOKRASI PANCASILA : Prinsip Demokrasi Pancasila: 1. artinya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan kekuasaan lain contoh Presiden.menjadi kekuatan politik yang disegani .com DAMPAK NEGATIF DIBERLAKUKANNYA DEKRIT PRESIDEN 5 JULI 1959 : U UD 1945 tidak dilaksanakan secara murni dan konsekuen . P rinsip dalam demokrasi Pancasila sedikit berbeda dengan prinsip demokrasi secara universal. Hal itu semakin terlihat pada masa Orde Baru dan tetap terasa sampai sekarang .

P artai politik dan pers yang dianggap menyimpang dari rel revolusi tidak dibenarkan . DEMOKRASI TERPIMPIN D i mulai tahun 1959-1966 ( di keluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ) hingga Jatuhnya kekuasaan Sukarno . Padahal di UUD 194 5 masa jabatan presiden hanya 5 tahun . Hal ini disebabkan karena: * Pada masa Demokrasi parlementer. I r. sesuai dengan taktik komunis Internasiona l. Terpimpin pada saat pemerintahan Sukarno adalah kepemimpinan pada satu tangan saja yaitu presiden . yaitu demokratisasi (menciptakan stabilitas politik yang demokratis) menjadi sentralisasi (pemusatan kekuasaan di tangan presiden). D emokrasi Terpimpin merupakan reaksi terhadap Demokrasi Parlementer/Liberal. D asar hukum pelaksanaan demokrasi ini ditetapkan dalam Sidang Umum ke-3 MPRS tahun 1965 . D idirikan badan-badan ekstra kontitusional seperti front nasional yang dipakai oleh pihak komunis sebagai arena kegiatan . PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN SAAT DEMOKRASI TERPIMPIN P ada tahun 1960 presiden membubarkan DPR hasil pemilu . * Sedangkan kekuasaan Pemerintah dilaksanakan oleh partai.DEMOKRASI ORDE LAMA Sistem Pemerintahan : Parlementer (p ada masa ini . M enetapkan Penetapan Presiden ( Penpres ) yang memakai Dekrit Presiden 5 Juli 1959 sebagai sumber hukum . D PRGR yang mengganti DPR hasil pemilu ditonjolkan perann ya sebagai pembantu pemerintah sedangkan fungsi kontrol ditiadakan . kekuasaan presiden hanya terbatas sebagai kepala negara. DEMOKRASI ORDE BARU : . Soekarno diangkat presiden seumur hidup . Dampaknya: Penataan kehidupan politik menyimpang dari tujuan awal. Disebut Demokrasi terpimpin karena demokrasi di Indonesia saat itumengandalkan pada kepemimpinan Presiden Sukarno.VIII /MPRS/1965. demokrasi dengan sistem pemerintahan Parlementer berakhir karena sistem pemerintahannya berubah dari parlementer ke presidensial ) Demokrasi : Terpimpin C iri-ciri pemerintahan pada masa ini : • P eran dominan presiden • T erbatasnya partai-partai politik • B erkembangnya pengaruh komunis • M eluasnya peranan ABRI sebagai unsur-unsur sosial politik . dengan Ketetapan MPRS No.

PPP. Indonesia mempunyai pemirintahan baru yaitu Susilo Bambang Yudhoyono ( sebagai Presiden RI 2004-2009) dan wakil Preside M. Menjelang Pemilihan Umum 1955 yang berdasarkan demokrasi liberal bahwa jumlah parpol meningkat hingga 29 parpol dan juga terdapat peserta perorangan . sistem kepartaian Indonesia dilakukan penyederhanaan dengan Penpres No. seperti NU. 3 tahun 1999 . 7 Tahun 1959 dan Perpres No. 23 / 2003 pertama kali Indonesia mengadakan pemilihan presiden secara langsung . Pada masa diberlakukannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 . 2 dan No. PNI. Pert dan Parmusi berfusi menjadi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). IPKI. 13 Tahun 1960 yang mengatur tentang pengakuan . Parkindo . Kemudian diadakan pemilu pada 2009 – 2014 dengan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Budion o ) PEMILU ORDE LAMA: Pada masa sesudah kemerdekaan . Yang sama akhirnya pada tahun 1997 diikuti oleh 2 parpol dan 1 golongan .DEMOKRASI ORDE BARU Pada tanggal 3 Juli 1971 . Yaitu tanggal 20 September 2004 sehingga pada tanggal 20 Oktober 2004. yang anggotanya tediri dari partai politik dan pemerintah melalui perunbahan terhadap UU Partai Politik dan UU Pemilu . yaitu (PDI. yakni UU No. Partai Katolik dan Murba berfusi menjadi Partai Demokrasi Indonesia. 12/2003 dan UU No. Pada tanggal 11 januari 1973 . pengawasan dan pembubaran partai-partai . Kemudian pada tanggal 14 April 1961 diumumkan . Pada tanggal 5 Januari 1973. partai yang berbasis agama. terjadi penyederhanaan partai politik . sehingga pemilu 4 Mei 1977 hanya diikuti oleh 3 Partai . PSSI. Indonesia menganut sistem multi partai yang ditandai dengan hadirnya 25 partai politik . dan Golkar ). REFORMASI: Pada tanggal 7 Juni 1999 diadakan pemilu Legislatif yang diikuti oleh 48 Partai Politik dengan penyelengaaraan Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). 31 / 2002 yang diikuti oleh 24 Parpol . (PDI). 15 tahun 1969 . X tanggal 16 Oktober 1945 dan Maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945. REFORMASI Pada tanggal 5 Juli 2004 Pemilihan Presiden dengan UU No. Aturannya adalah jika tidak ada yang memperolek 50% jumlah suara maka pemilu dilanjudkan pada putran kedua . dilaksanakan pemilu I pada masa pemerintahan Orde Baru yang dikuti oleh 10 partai politik berdasarkan UU No. Jusuf Kalla ( wapres RI 2004 – 2009). dengan penyelenggara Pemilu adalah KPU. pemenang Pemilu I pada masa reformasi adalah PDIP Pada tanggal 5 April 2004 dilakukan Pemilu legislatif dengan UU No. Hal ini ditandai dengan Maklumat Wakil Presiden No.

yakni naiknya kembali suara Golkar . PARKINDO. dengan meraih 60. PSII. Keempat . turunan perolehan suara PDI-P. Dengan berkurangnya jumlah parpol dari 29 parpol menjadi 10 parpol tersebut . Kekalahan PAN. Amin Rais dan Hamzah Haz ). kegagalan PAN. PEMILU REFORMASI . PERTI MURBA dan PARTINDO .95 persen . NU." PEMILU ORDE LAMA PEMILU REFORMASI: P emilu pertama di masa reformasi hampir sama dengan pemilu pertama tahun 1955 diwarnai dengan kejutan dan keprihatinan . Megawati Soekarno Putri .hanya 10 partai yang mendapat pengakuan dari pemerintah . pada pemilu 1955. merupakan pemilu kedua dengan dua agenda. Pertama . P emilu 2004. hal ini tidak berarti bahwa konflik ideologi dalam masyarakat umum dan dalam kehidupan politik dapat terkurangi . diprediksi akan memperoleh suara signifikan namun lain nyatanya . ternyata hanya menduduki urutan kelima . Untuk mengatasi hal ini maka diselenggarakan pertemuan parpol di Bogor pada tanggal 12 Desember 1964 yang menghasilkan " Deklarasi Bogor. berlangsung dalam dua putaran . telah menempatkan pasangan SBY dan JK. PKI. mengingatkan pada kekalahan yang dialami Partai Sosialis . Namun . tidak beranjaknya perolehan yang signifikan partai Islam dan munculnya Partai Demokrat yang melewati PAN. Ketiga . Untuk agenda pertama terjadi kejutan . PSI dan Masyumi dibubarkan . antara lain adalah sebagai berikut : PNI. yang dianggap paling reformis . Kedua . Wiranto . pertama memilih anggota legislatif dan kedua memilih presiden . setahun sebelumnya pada tanggal 17 Agustus 1960. kegagalan partai-partai Islam meraih suara siginifikan . menurunnya perolehan suara Golkar . Partai Katholik . kenaikan perolehan suara PDI P. Dalam pemilihan presiden yang diikuti lima kandidat ( Susilo Bambang Yudhoyono .