You are on page 1of 9

TM 4021

EKONOMI ENERGI
KUIS 2
NAMA

: Wildo Fajar Pridana Putra

NIM

: 12213032

DOSEN

: Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D.

ASISTEN : Arif Somawijaya

(12212065)

TANGGAL PENYERAHAN : 30 September 2016

PROGRAM STUDI TEKNIK PERMINYAKAN
FAKULTAS TEKNIK PERTAMBANGAN DAN PERMINYAKAN
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2016

Biaya Total) = FC (Fix Cost. Q ≠ 0  VC = 60Q-12Q2+Q3 Biaya total / total cost (TC) diperoleh dengan formula berikut: TC (Total Cost. CPO) memproduksikan Bahan Bakar Nabati (BNN) dengan kuantitas (Q). 2.Perusahaan kelapa sawit (Crude Palm Oil. FC) dan biaya Variable (Variable Cost. Biaya Variabel) Contoh perhitungan untuk Q=2 TC=50+60 Q−12 Q2+Q 3 TC=50+60(2)−12(2)2+(2)3 TC=130 Untuk tiap nilai Q yang ditentukan adalah. 10) dan tunjukkan Biaya Tetap (Fix Cost. VC)  FC = 50. 8. 4. 6. TC) adalah TC=50+60Q-12Q2+Q3 a) Plot TC vs Q (Q=0. Biaya Tetap)+VC (Variable Cost. hasilnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Q TC FC VC 0 2 50 130 0 50 4 162 50 6 194 50 8 274 50 10 450 50 0 80 11 2 14 4 22 4 40 0 . melaporkan Biaya Totalnya (Total cost.

AVC) pada Q=2. hasilnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Q 0 2 4 TC 50 130 162 MC 40 16 AVC 40 28 . 8. 10 MC=∆ TC /∆ Q   AVC = VC/Q Contoh perhitungan untuk Q=2 MC=∆ TC /∆ Q MC=(130−50)/(2−0) MC=40 AVC = VC/Q AVC = 80/2 AVC = 40 Untuk tiap nilai Q yang ditentukan adalah. 6. FC 0 2 4 6 8 10 12 Q b) Hitung Biaya Marginal (MC) dan Biaya Variabel Rata-Rata (Average Variable Cost.TC vs Q 500 450 400 350 300 250 TC TC VC 10 200 VC 8 150 VC 6 100 VC 4 VC 2 50 0 Fix cost. 4.

AVC. dan ATC MC=∆ TC /∆ Q   AVC = VC/Q  ATC = TC/Q Contoh perhitungan untuk Q=2 ATC=TC /Q MC=130/2 MC=65 Untuk tiap nilai Q yang ditentukan adalah.25 45 .6 8 10 194 274 450 16 40 88 24 28 40 c) Gambarkan grafik dari MC. hasilnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Q 0 2 4 TC 50 130 162 6 8 10 194 274 450 MC AVC 40 16 40 28 16 40 83 24 28 40 ATC 65 40.333 33 34.5 32.

8214 ( x) −28.357 ( x)+85 7 8 9 10 11 .30x + 88 80 70 60 P MC 50 Polynomial (MC) 40 30 A D 20 B 10 0 1 2 3 4 5 C6 Q 2 y=2.P vs Q 100 90 80 70 P 60 MC 50 AVC 40 ATC 30 20 10 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Q d) Berapa harga (P) dan kuantitas (Q) pada saat MC minimum? Berapa keuntungan (profit) pada posisi tersebut? Mengapa? P vs Q 100 90 f(x) = 3x^2 .

Total revenue kurang dari operating variable cost) e) Berapa harga (P) dan kuantitas (Q) pada saat AVC minimum? Berapa keuntungan (profit) pada posisi tersebut? Mengapa? . hal ini dikarenakan pada harga MC minimum (AR<AVC).357 ( x)+85 y=2.8214 (x)−28.75 (ditinjau dari grafik) Ditinjau dari data MC minimum saat P = 12 dan Q = 4 Profit Pada posisi tersebut tidak diperoleh profit atau profit bernilai negatif.8214 (5)2−28.75 MC Minimum saat harga Q bernilai 5 maka.357 x=5 Nilai P saat Q=5 y=2.8214 ( x)2−28.y '=(2)2.357 MC minimum saat y ' =0 0=(2)2.8214 (x)−28. dengan nilai Q = 5 didapatkan harga P sebesar 13.357(5)+85 y=13.

dengan nilai Q = 6 didapatkan harga P sebesar 24 (ditinjau dari grafik) Profit Sehingga profit untuk ATC adalah luas ABCD: Profit AVC=6 x ( 12−24 )=−72 (negatif) Pada posisi tersebut perusahaan belum mampu menutupi biaya karena marginal cost lebih dari average variable cost f) Berapa harga (P) dan kuantitas (Q) pada saat ATC minimum? Berapa keuntungan (profit) pada posisi tersebut? Mengapa? .P vs Q 100 90 80 70 60 P A D MC 50 AVC 40 B 30 20 C 10 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Q AVC Minimum saat harga Q bernilai 6 maka.

8)+ 97.8214 (x)−28.58 MC 50 ATC 40 Polynomial (ATC) 30 20 10 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Q 2 y=1.58 MC minimum saat y ' =0 0=(2)2.44x^2 .58(x )+ 97.97836 MC Minimum saat harga Q bernilai 6.439( x)−19.8) −19.439( x ) −19.8 didapatkan harga P sebesar 30.583 y '=( 2 ) 1.8 Nilai P saat Q = 6.58 (6.19.P vs Q 100 90 80 70 60 P f(x) = 1.439( 6.583 y=30.8 maka. Pada posisi ini perusahaan mengalami break-even .58x + 97.439( x )2−19.583 2 y=1. dengan nilai Q = 6.357 x=6.58(x )+ 97.97836 Profit Pada posisi tersebut perusahaan memperoleh normal operating profit (operating profile=0).8 y=1.

Dengan profit = 0 g) Pada harga (P)=60 Hitung Q pada titik keseimbangan (Eo) dan keuntungan (profit) pada posisi tersebut? Mengapa? P vs Q 100 90 80 70 P 60 MC 50 AVC 40 ATC 30 20 10 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Q Profit Profit ATC=8. karena pada posisi ini perusahaan mampu menutup total cost.38 x ( 60−40 ) =167. yaitu variable cost dan fixed cost. hal ini karena total revenue > total cost .6 Pada posisi ini perusahaan mengalami supernormal profit (profit>0). sehingga perusahaan tidak lagi mengalami loss.price.