You are on page 1of 6

F.

Trend dan isu keperawatan anak

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
·
·

Imunisasi
Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit infeksi dengan menyuntikkan vaksin
kepada anak sebelum anak terinfeksi. Anak yang diberi imunisasi akan terlindung dari infeksi
penyakit-penyakit .Yang dapat menyebabkan infeksi sebelum mikroorganisme tersebut
memiliki kesempatanuntuk menyerang tubuh kita. Dengan imunisasi tubuh kita akan
terlindungi dari infeksi begitu pula orang lain. Karena tidak tertular dari kita.
Tujuan Imunisasi
Tujuan dari imunisasi adalah untuk menguranggi angka penderitaan suatupenyakit yang
sangat membahayakan kesehatan bahkan bisa menyebabkankematian pada penderitanya.
Beberapa penyakit yang dapat di hindari denganimunisasi yaitu:
Hepatitis.
Campak.
Polio.
Difteri.
Tetanus.
Batuk Rejan.
Gondongan
Cacar air
TBC
Macam-Macam Imunisasi

1.

a.
b.
2.

a.
b.

Imunisasi Aktif.
Adalah kekebalan tubuh yang di dapat seorang karena tubuh yangsecara aktif
membentuk zat antibodi, contohnya: imunisasi polio ataucampak . Imunisasi aktif juga dapat
di bagi dua macam:
Imunisasi aktif alamiah adalah kekebalan tubuh yang secara ototmatis di peroleh
sembuhdari suatu penyakit.
Imunisasi aktif buatanadalah kekebalan tubuh yang di dapat dari vaksinasi yang diberikan untuk
mendapatkan perlindungan dari sutu penyakit.
Imunisasi Pasif
Adalah kekebalan tubuh yang di dapat seseorang yang zat kekebalantubuhnya di dapat
dari luar.Contohnya Penyuntikan ATC (Anti tetanusSerum).Pada orang yang mengalami luka
kecelakaan. Contah lain adalah:Terdapat pada bayi yang baru lahir dimana bayi tersebut
menerimaberbagi jenis antibodi dari ibunya melalui darah placenta selama
masakandungan.misalnya antibodi terhadap campak. Imunisasi pasif ini dibagi yaitu:
Imunisai pasif alamiahAdalah antibodi yang di dapat seorang karena di turunkan olehibu
yang merupakan orang tua kandung langsung ketika beradadalam kandungan.
Imunisasi pasif buatan.Adalah kekebalan tubuh yang di peroleh karena suntikan
serumuntuk mencegah penyakit tertentu

Autramatic care bukan satu bentuk intervensi yang nyata terlihat. Dengan adanya stresor tersebut di stress yang dapat di alami anak adalah gangguan tidur. mengapa. takut. Dasar pemikiran pentingnya asuhan terpeutik ini adalah bahwa walaupun ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pediatrik telah berkembang pesat. prosedur di lakukan pada anak dengan tujuan mencegah dan mengurangi stres fisik dan psikologis. 5.pertusis. Imunisasi campak adalah tindakan imunisasi dengan memberi vaksin campak pada anak yang bertujuan memberi kekebalan dari penyakit campak.kemudian ulang dapat diberikan dalam waktu interval 6 bulanatau lebih setelah suntikan pertama . marah. Imunisasi DPT adalah merupakan tindakan imunisasi dengan memberivaksin DPT (difteri pertusis tetanus) /DT (difteri tetanus) pada anak yang bertujuan memberi kekebalan dari kuman penyakit difteri.dan lingkungan sosial antar sesama pasein. Atraumatic care adalah bentuk perawatan terapeutik yang di berikan oleh tenaga kesehatan dalam tatanan pelayanan kesehatan anak. sedih malu dan rasa bersalah. 4. Imunisasi hepatitis B adalah tindakan imunisasi dengan pemberianvaksin hepatitis B ke tubuh bertujuan memberi kekebalan dari penyakithepatitis.dantetanus. siapa. rasa nyeri. sedangkan di stress psikologis mencakup kecemasan. 2. Sangat di sadari bahwa sampai saat ini belum ada teknologi yang mengatasi masalah yang timbul sebagai dampak perawatan tersebut.tenaga kesehatan baik dari sikap maupun pakaian putih.1. perasaaan nyeri. kecewa.alat-alat yang di gunakan.melalui penggunaan tindakan. Beberapa buku penelitian menunjukkan bahwa lingkungan rumah sakit yang dapat menimbulkan trauma bagi anak adalah lingkungan fisik. dan suara bising. di mana. dan takut pada anak.tanpa menyebabkan seorang sakit  Atraumatic care Atraumatic care atau asuhan yang tidak menimbulkan trauma pada anak dan keluarganya merupakan asuhan yang terapeutik karena bertujuan sebagai terapi pada anak. . dan bagaimana. Pemberian vaksin pertama pada usia 2 bulan dan berikutnya dengan interval 4-6 minggu. ( Asuhan neonatus bayi dan balita :98-101) Mekanisme Imunisasi Dalam Proses PencegahanPenyakit Imunisasi bekerja dengan cara merangsang pembentukan antibodi terhadaporganisme tertentu. Jenis-Jenis Imunisasi Imunisai BCG adalah prosuder memasukkan vaksin BCG yang bertujuanmemberi kekebalan tubuh terhadap kuman mycobakterium tuberculosisdengan cara menghambat penyebaran kuman. Imunisasi dapat di berikan pada usia 9 bulan secara subkutan. khususnya perawat dalam melaksanakan tindakan pada anak dan orang tua.Imunisasi dapat di berikan empatkali dengan 4-6 minggu. marah.pembatasan kreatifitas. Imunisasi polio adalah tindakan memberi vaksin poli (dalam bentuk oral)atau di kenal dengan nama oral polio vaccine (OPV) bertujuan memberikekebalan dari penyakit poliomelitis.tindakan yang di lakukan pada anak tetap menimbulkan trauma. cemas. tetapi memberi perhatian pada apa. Hal ini memerlukan perhatian khusus dari tenaga kesehatan. 3.yang dapat mengurangi distrek fisik maupun distrek psikologis yang di alami anak maupun orang tuannya.

serta tangga yang pegangannya berwarna cerah.yaitu baju seragam putih menjadi stresor bagi anak. Teknik-teknik untuk terapi pijat alternatif pada umumnya sama untuk bayi maupun Anakanak. tirai dan sprie.  Terapi pijat anak-anak maupun bayi Salah satu hal paling menarik tentang Pijat adalah bahwa hal itu tidak terbatas pada orangorang dari usia tertentu. bagaiman bila seorang perawat datang dengan wajah yang manis. Ruangan tersebut memerlukan dekorasi dengan nuansa anak. pengobatan. sambil menawarkan mainan kecil yang menarik hati. dan sapaannya pada anak demikian menyenangkan. Hal ini meningkatkan perkembangan motorik pada bayi yang terpajan kokain dan memfasilitasi fungsi pernapasan bayi mengalami asma. Mereka menciptakan ikatan yang kuat antara orangtua dan anak sebagai bayi mendapat terkena rasa sentuhan lembut. perbedaannya terletak pada penanganan yang tepat dan juga dalam besarnya manfaat yang mereka berikan untuk anak-anak dari berbagai usia. Bayi semacam itu menunjukkan keuntungan positif dalam perilaku dan penurunan hormon kecemasan dan stres. masam. dan tidak ada sapaan ramah sedikitpun. Dengan demikian. Selain perilaku petugasnya. orang tua dari Bayi yang lahir baru dan sedikit anakjuga bergabung dengan barisan. Mungkin sebelum di lakukan tindakan anak sudah takut dan menangis bahkan tidak mau di dekati. memberikan kesempatan pada orang tua untuk terlibat merawat anak dirumah sakit.sedangkan orang tua dapat menjadi stres apabila mendapat informasi yang mengejutkan tentang kondisi penyakit anaknya.ruang perawatan untuk anak tidak dapat di samakan seperti orang dewasa.jelas lingkungan fisik dan psikososial rumah sakit dapat menjadi stresor bagi anak. Meskipun praktek ini umumnya digunakan oleh orang dewasa. tersenyum. a. Dapat anda bayangkan bagaimana bila seorang perawat atau dokter anak datang pada pasien (anak dan keluarganya) untuk melakukan asuhan keperawatan. tetapi denngan wajah cemburut. seperti adanya gambar dinding berupa gambar binatang dan /bunga. Para orangtua secara aktif mencari bentuk terapiAlternatif dalam rangka untuk memastikan pendidikan yang tepat dari orang yang mereka cintai. . Orang tanpa memandang usia dan jenis kelamin dapat menuai manfaat Terapi Pijat. Pijat pada bayi Pijat bayi sangat membantu dalam meningkatkan fisik bayi. Satu hal yang harus jadi perhatian perawat adalah dampak lingkungan fisik rumah sakit dan perilaku petugas itu sendiri sering kali menimbulkan trauma pada anak. dan menciptakan suasana / lingkungan rumah sakit yang aman bagi anak dan orang tua. Akan tetapi. Demikian juga pakaian seragam tim kesehatan. Selain itu. Lingkungan rumah sakit yang asing bagi anak dan orang tua dapat menjadi stresor. lemah lembut. serta sarung bantal yang berwarna dan bercorak binatang atau bunga. dan perawatan baik pada kasus akut maupun kronis dengan intervensi mecakup pendekatan psikologis. sangat efektif dalam membantu bayi prematur berat keuntungan. Namun. penetapan diagnosis. misalnya menyiapkan anak dengan prosedur fisik. emosional. perkembangan mental dan sosial. cat dinding yang berwarna.Asuhan yang terapeutik tersebut dapat dilakukan melalui tindakan pencegahan.

agar tidak terjadi kesalahan atau ketidak seimbangan pemberian makan pada anak. salah satu pelopor di pijat pediatrik adalah seorang terapis pijat dan menulis tentang pengalaman sendiri tentang bekerja dengan orang dewasa. menurut Sinclair. Manfaat Jangka Panjang Terapi Alternatif Manfaat lain jangka panjang dari terapi pijat pediatrik adalah bahwa hal itu merintangi setiap potensi masalah yang mungkin ditemui anak selama masa dewasanya. Semua ini. pemberian ASI eksklusif dan Makanan Pendamping ASI. meningkatkan atau memulihkan kesehatan. pemberian makanan anak dan rujukan ke . Pijat pada anak-anak Pijat anak berbeda dari bayi dalam banyak cara dan menawarkan banyak manfaat. Pijat sesi tiga puluh menit untuk bayi harus menjadi bagian dari rutinitas harian setiap orangtua. Dia mencatat bahwa banyak masalah orang dewasa mengalami bisa saja efektif ditangani dengan terapi pijat selama masa kecil mereka. membantu orang tua baru menjadi nyaman dengan anak mereka sehingga merupakan situasi win-win untuk semua orang. Selain itu. peredaran darah dan pencernaan.KMS (Kartu Menuju Sehat) untuk balita adalah alat yang sederhana dan murah. Perkiraan umum menempatkan 3-7% dari semua anak usia sekolah dan remajasebagai penderita ADHD. pemberian kapsul vitamin A. Sebuah penelitian baru mengungkapkan bahwa remaja laki-laki yang menerima 10-15 menit terapi alternatif pijat setiap hari menunjukkan peningkatan fokus dan terlalu kelelahan. adalah gangguan kejiwaan yang cepat meningkat di kalangan anak-anak. penanggulangan diare. KMS juga dapat dipakai sebagai bahan penunjang bagi petugas kesehatan untuk menentukan jenis tindakan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan dan gizi anak untuk mempertahankan.Bayi cenderung banyak menangis karena satu-satunya cara mereka mengekspresikan diri selama tahap awal masa bayi. Marybetts Sinclair.  Pelayanan kesehatan bagi balita Pemantauan pertumbuhan balita dengan KMS. Sebuah pijatan lembut dapat menenangkan bayi yang menangis dan juga meringankan setiap penyakit kolik.nya. termasuk bidan dan dokter. KMS berisi catatan penting tentang pertumbuhan. kondisi kesehatan anak. dan harus selalu dibawa setiap kali mengunjungi posyandu atau fasilitas pelayanan kesehatan. Beberapa anak pergi melalui trauma emosional yang jika tidak ditangani mengikuti mereka dalam kehidupan dewasa mereka. imunisasi. Studi telah membuktikan terapi pijat sebagai alat yang efektif untuk melawan gangguan ini. dapat dicegah melalui terapi pijat alternatif. yang dapat digunakan untuk memantau kesehatan dan pertumbuhan anak. KMS-Balita menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi ibu dan keluarga untuk memantau tumbuh kembang anak. b. perkembangan anak. Memicu poin dari luka masa kanak-kanak dapat menyebabkan nyeri dan kekakuan otot dalam kehidupan dewasa. Sebuah cedera lahir yang tak kunjung sembuh pada gilirannya dapat menyebabkan masalah struktural. Oleh karenanya KMS harus disimpan oleh ibu balita di rumah. Mereka juga dinilai sendiri lebih bahagia dan menunjukkan tanda-tanda luar biasa dari mood positif. Perhatian-deficit hyperactivity disorder juga dikenal sebagai ADHD.

Penyuluhan d.000 IU ) diberikan kepada balita Kekurangan vitamin A disebut juga dengan xeroftalmia ( mata kering ). (Depkes RI. yang dilakukan melalui pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada bayi dan balita yang diberikan sebanyak 2 kali dalam satu tahun. Manfaat KMS adalah : . jaringan epitel. imunisasi dan deteksi dini tumbuh kembang. Upaya perbaikan gizi masyarakat dilakukan pada beberapa sasaran yang diperkirakan banyak mengalami kekurangan terhadap Vitamin A. perkembangan. Kapsul vitamin A merah ( 200. kondisi kesehatan pemberian ASI eksklusif.000 IU ) diberikan pada bayi yang berusia 6-11 bulan satu kali dalam satu tahun. oleh. segera ditunjuk ke Puskesmas. pemberian kapsul vitamin A. Penimbangan berat badan b. . Penentuan status pertumbuhan c. · Sebagai media edukasi bagi orang tua balita tentang kesehatan anak . Hal ini dapat terjadi karena serapan vitamin A pada mata mengalami pengurangan sehingga terjadi kekeringan pada selaput lendir atau konjungtiva dan selaput bening ( kornea mata ). apabila ditemukan kelainan. 2) Pemberian Kapsul Vitamin A Vitamin A adalah salah satu zat gizi dari golongan vitamin yang sangat diperlukan oleh tubuh yang berguna untuk kesehatan mata ( agar dapat melihat dengan baik ) dan untuk kesehatan tubuh yaitu meningkatkan daya tahan tubuh. untuk melawan penyakit misalnya campak. anak-anak balita diberikan vitamin A secara gratis dengan target pemberian 80 % dari seluruh balita. KMS juga berisi pesan-pesan penyuluhan kesehatan dan gizi bagi orang tua balita tenta ng kesehatan anaknya (Depkes RI. meliputi pertumbuhan. penanggulangan diare.Sebagai sarana komunikasi yang dapat digunakan oleh petugas untuk menentukan penyuluhan dan tindakan pelayanan kesehatan dan gizi. pelaksanaan imunisasi. Dengan demikian diharapkan balita akan terlindungi dari kekurangan vitamin A terutama bagi balita dari keluarga menengah kebawah. Jika ada tenaga kesehatan Puskesmas dilakukan pemeriksaan kesehatan. 2000). 2007) Vitamin A terdiri dari 2 jenis : Kapsul vitamin A biru ( 100. untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. 3) Pelayanan Posyandu Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari.Sebagai media untuk mencatat dan memantau riwayat kesehatan balita secara lengkap.Puskesmas/ Rumah Sakit. Adapun jenis pelayanan yang diselenggarakan Posyandu untuk balita mencakup : a. diare dan infeksi lain. dan Makanan Pendamping ASI. Pemberian vitamin A termasuk dalam program Bina Gizi yang dilaksanakan oleh Departemen Kesehatan setiap 6 bulan yaitu bulan Februari dan Agustus.

Memperbaiki sistem kesehatan (perwujudan terintegrasinya banyak program kesehatan dalam 1 kali pemeriksaan MTBS). c. Memperbaiki praktek keluarga dan masyarakat dalam perawatan di rumah dan upaya pencarian pertolongan kasus balita sakit (meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam pelayanan kesehatan). b. Dikatakan lengkap karena meliputi upaya preventif (pencegahan penyakit). Badan Kesehatan Dunia WHO telah mengakui bahwa pendekatan MTBS sangat cocok diterapkan negara-negara berkembang dalam upaya menurunkan angka kematian. MTBS bukan merupakan suatu program kesehatan tetapi suatu pendekatan/cara menatalaksana balita sakit. perbaikan gizi. dll). Bila dilaksanakan dengan baik. upaya promotif (berupa konseling) dan upaya kuratif (pengobatan) terhadap penyakitpenyakit dan masalah yang sering terjadi pada balita. Meningkatkan ketrampilan petugas kesehatan dalam tatalaksana kasus balita sakit (selain dokter. Polindes. Kegiatan MTBS merupakan upaya pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di unit rawat jalan kesehatan dasar (Puskesmas dan jaringannya termasuk Pustu.4) Manajemen terpadu balita sakit Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) atau Integrated Management of Childhood Illness (IMCI) adalah suatu pendekatan yang terintegrasi/terpadu dalam tatalaksana balita sakit dengan fokus kepada kesehatan anak usia 0-59 bulan (balita) secara menyeluruh. Poskesdes. kesakitan dan kecacatan pada bayi dan balita. Kegiatan MTBS memliliki 3 komponen khas yang menguntungkan. yaitu: a. . petugas kesehatan non-dokter dapat pula memeriksa dan menangani pasien asalkan sudah dilatih). pendekatan MTBS tergolong lengkap untuk mengantisipasi penyakit-penyakit yang sering menyebabkan kematian bayi dan balita di Indonesia.