You are on page 1of 7

LAPORAN AKHIR

Pekerjaan Pembangunan RSUD Dr. Soeratno
Gemolong

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Kabupaten Sragen dengan luas wilayah 1038.8 M2, terbagi kedalam 20
Kecamatan dan 208 Desa/ Kelurahan dan mempunyai 20 Unit Kantor
Pemerintahan tersebar di Ibu Kota Kabupaten Sragen yang terdiri dari 5
(lima) unit Lembaga Teknis berupa Badan, 11 (sebelas) Unit Lembaga
Teknis berupa Kantor dan 9 (sembilan) Lembaga Tenis berupa Dinas, serta
mempunyai 20 (dua puluh) Unit Kantor Kecamatan, 20 (dua puluh) Unit
Kantor Unit Pelaksaana Teknis (UPTD) Dinas Pekerjaan Umum, 20 (dua
puluh) Kantor

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan 20 Rumah Sakit

Umum.
Perkembangan Pembangunan di Kabupaten Sragen yang pesat
diartikan sebagai suatu hal yang positif yang membuat tingkat daya
dukung kemampuan pemerintah semakin baik. Dampak dari hal tersebut
adalah kekuatan dan kesempatan Pemerintah Kabupaten Sragen dalam
menentukan kebijaksanaan pembangunan secara lebih mandiri. Dalam
bidang Kesehatan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sragen mulai dapat
menentukan program pembangunan kesehatan yang lebih progresif, yang
secara kualitas dan kuantitas semakin mampu melayani kesehatan
masyarakat

dengan

pelayanan

yang

profesional

dengan

teknologi

kesehatan yang aktual, sesuai kemampuan dan kekuatannya yang lebih
baik.
Tantangan masa depan di bidang kesehatan adalah meningkatkan
kualitas hidup masyarakat, diantaranya melalui bidang kesehatan. Untuk
itu seiring dengan tingkat kemampuan pemerintah Kabupaten Sragen
yang semakin membaik, maka sudah selayaknya Pemerintah Kabupaten
Sragen

menempatkan

bidang

kesehatan

sebagai

prioritas

utama

pembangunan di daerahnya.
Memperhatikan kondisi RSUD Dr. Soeratno Gemolong saat ini yang
menurut pengamatan kita masih memiliki banyak keterbatasan dalam
I -1

Maka untuk mewujudkan misi tersebut perlu adanya peningkatan fisik bangunan dan pengadaan peralatan medis. diantaranya: Kecamatan Gemolong. Terlebih lagi karena tuntutan saat ini. maka rawat inap RSUD Dr. waktu dan biaya. 17. Kalijambe dan Kecamatan Miri. Dengan kemampuan akses dan daya coverage yang begitu tinggi serta jauhnya Rumah Sakit sebagai sentra rujukan. Tanon. maka dalam pelaksanaannya harus dilakukan dengan persiapan dan perencanaan yang optimal.LAPORAN AKHIR Pekerjaan Pembangunan RSUD Dr. perbaikan sebagian atau seluruhnya maupun perluasan bangunan yang sudah ada khususnya bangunan Negara. di era Otonomi Daerah dimana setiap badan pelayanan publik dituntut untuk melaksanakan pelayanannya secara berkualitas. sehingga Rumah Sakit Umum Perawatan Gemolong layak dikembangkan statusnya menjadi Rumah Sakit. Pengembangan RSUD Dr. Plupuh. Rumah Sakit Umum Perawatan Gemolong yang terletak di kecamatan Gemolong menjadi sentra rujukan dari 5 kecamatan lain disekitar Gemolong. 14. Sebagaimana diketahui bahwa RSUD Dr. Soeratno Gemolong merupakan Rumah Sakit Umum Rawat Inap dengan jumlah tempat tidur sebanyak 35 unit. 16.56 dari RS Indo Sehat Karanganyar. untuk memenuh tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang memadahi. efisien dan efektif. perlu dan sangat memungkinkan untuk dikembangkan menjadi Rumah Sakit. Soeratno Gemolong. Soeratno Gemolong pelayanan kesahatan masyarakat kabupaten Sragen.26 km dari Rumah Sakit Islam Yaksii. Hasil yang dikeluarkan dari Konsultansi Perencanaan antara lain sebagai dasar untuk pelaksanaan pekerjaan di lapangan bagi yang menyangkut aspek mutu. Untuk mencapai hasil perencanaan yang optimal diperlukan tenaga yang profesional. I -2 .46 Km dari RSU Asy-Syifa Sambi (Boyolali). Dalam setiap kegiatan pembangunan baik bangunan baru. 17. 15. professional dan mandiri. Soeratno Gemolong merupakan suatu program prioritas yang harus segera dilaksanakan. Secara geografis Rumah Sakit Umum Perawatan Gemolong terletak di dataran tinggi.21 dari RSU PKU Muhammadiyah Sragen.20 km dari RSUD Kota Surakarta. dalam hal ini adalah jasa konsultansi perencanaan. bermutu.12 Km dari RS Brayat Minulya. 0.

Laporan Antara dan Laporan Akhir Pekerjaan Penambahan Ruang Rawat INAP Kelas III RSUD Dr. berupa bangunan 4 (empat) lantai untuk fungsi bangunan pengelola dan pelayanan umum berupa poliklinik ( instalasi rawat jalan) apotek dan laboratorium . Pada kegiatan penyusunan Masterplan tersebut sekaligus telah dirinci pentahapan pembangunannya. 2.2. Sedangkan manfaat disusunnya Dokumen Pekerjaan Penambahan Ruang Rawat INAP Kelas III RSUD Dr.LAPORAN AKHIR Pekerjaan Pembangunan RSUD Dr. yang saat ini telah mulai difungsikan .IV tersebut belum dikerjakan pada tahun ini. Soeratno Gemolong yang lengkap dan akurat. Kabupaten Sragen Tahun 2010 adalah : 1. Soeratno Gemolong antara lain : Bagi Pemrakarsa I -3 . Saat ini pembangunan untuk tahap II. Kabupaten Sragen. Pada tahun 2016 telah dimulai kegiatan tahap ke I berupa pembuatan RSUD Dr. 3. Menghasilkan Dokumen Laporan Pendahuluan. seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tersusunnnya Dokumen Perencanaan Perencanaan Detail (DED) beserta dokumen lainnya. Soeratno Gemolong . dengan rencana Detail berupa instalasi rawat inap 4 (empat) lantai . Pada tahap awal telah disusun Dokumen Perencanaan yang matang dan akurat. Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS). Soeratno Gemolong. Pada tahun anggaran 2016 ini disusun perencanaan Bangunan Utama I . Bill of Quantity (BQ). Menghasilkan Dokumen Pekerjaan Penambahan Ruang Rawat INAP Kelas III Rumah Sakit Umum Gemolong. TUJUAN DAN MANFAAT Tujuan yang akan dicapai dalam Pekerjaan Penambahan Ruang Rawat INAP Kelas III Rumah Sakit Umum Gemolong. berupa bangunan 4 (empat) lantai untuk fungsi IGD pada lantai I untuk fungsi IRNA ANAK. Soeratno Gemolong Untuk peningkatan status menjadi umah sakit maka pada tahun APBD I TAHUN 2016 telah disusun Masterplan pengembangan Rumah Sakit Umum Rawat IRNA ANAK menjadi RSUD Dr. 1.III. Dokumen Perencanaan dimaksud adalah Penyusunan Dokumen Perencanaan Pengembangan Rumah Sakit Umum Rawat Inap Gemolong Menjadi Rumah Sakit Kabupaten Sragen Tahun 2008.

3. Undang-undang Nomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang . Undang-undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang PATEN.3. 1. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah 2. antara lain : 1. 1. kegiatan Penyusunan Dokumen Pekerjaan Penambahan Ruang Rawat INAP Kelas III RSUD Dr. Kabupaten Sragen. Soeratno Gemolong Tahun 2016 terletak di Kecamatan Gemolong. Soeratno Gemolong Tahun 2010. 5.4. 6. selama waktu pekerjaan dan setelah pekerjaan pembangunan selesai Bagi Pemerintah Sebagai bahan masukan dalam menentukan kebijakan pengelolaan bangunan rumah sakit Gemolong termasuk tindak pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan yang dilaksanakan oleh pemrakarsa. harus mengacu pada Peraturan- peraturan yang berlaku. I -4 . Bagi Masyarakat Memberikan informasi kepada masyarakat mengenai adanya kegiatan pembangunan rumah sakit Gemolong dan perubahan yang terjadi sehingga dapat memanfaatkan dampak positif dan menghindari dampak negatif yang ditimbulkan. dimulai dari awal dimulainya pekerjaan. DASAR PERATURAN Disamping data dasar tersebut diatas. - Mengetahui secara detail hasil pekerjaan konsultan perencana. Undang-undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. 4. serta untuk memenuhi persyaratan perizinan dan ketentuan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia yang berlaku. LOKASI PERENCANAAN Dalam Penyusunan Dokumen Pekerjaan Penambahan Ruang Rawat INAP Kelas III RSUD Dr. Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. Soeratno Gemolong - Sebagai pedoman atau acuan pelaksanaan upaya pembangunan sarana dan prasarana rumah sakit. Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang MEREK.LAPORAN AKHIR Pekerjaan Pembangunan RSUD Dr.

10. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan. 6. Peraturan Daerah Kabupaten Sragen Nomor 15 Tahun 2001 tentang Evaluasi dan Revisi Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sragen . Pengumpulan data-data primer dan sekunder serta data-data lain yang diperlukan guna menunjang analisa sebagai bahan kajian lebih lanjut. Soeratno Gemolong 7. SOERATNO Gemolong Tahun 2016. Standar Nasional Indonesia ( SNI ) tentang Bangunan Gedung 1. Analisa data tabular maupun spasial yang berkaitan dengan kegiatan Penyusunan Dokumen Pekerjaan Penambahan Ruang Rawat INAP Kelas III RSUD Dr. 2. 3. 8. 13. Menyusun Laporan Pendahuluan. 14. Soeratno Gemolong. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 441/ KPTS/ 1998 tentang Persyaratan Teknis Bangunan Gedung .LAPORAN AKHIR Pekerjaan Pembangunan RSUD Dr. I -5 . 4. Peraturan Daerah Kabupaten Sragen tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sragen Tahun 2010 .5. Menyusun Laporan Antara. Menyusun konsep Perencanaan yang meliputi: - Dokumen Pekerjaan Penambahan Ruang Rawat INAP Kelas III RSUD Dr. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 650/989/IV/Bangda tanggal 5 Juni 2000 tentang Pedoman Umum Penyusunan Program Dasar Pembangunan Perkotaan . Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 86 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup. Peraturan Bupati Sragen tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sragen tahun 2010 . 9. Menyusun Laporan Akhir. 11. RUANG LINGKUP KEGIATAN Ruang Lingkup kegiatan Penyusunan Dokumen Pekerjaan Penambahan Ruang Rawat INAP Kelas III RSUD Dr. Soeratno Gemolong Tahun 2010 meliputi: 1. 5. 12.

b) Alokasi tenaga yang lengkap (disiplin dan keahliannya). c) Konsep penanganan Pekerjaan Perencanaanan 1. I -6 .6. detail struktur. Dalam pelaksanaan memperhitungkan tugas. Tenagatenaga yang diusulkan oleh konsultan perencana harus mendapat persetujuan dari Pengelola Kegiatan. dll). 3. khususnya sampai diserahkan dokumen perencanaan untuk siap dilelangkan adalah 90 (sembilan puluh) hari kalender. Konsultan Perencana harus menyusun jadwal pengawasan berkala dengan Pengelola Kegiatan/ sesuai dengan rapat lapangan yang diadakan oleh konsultan pengawas. 2. 4. Dalam proses perencanaan untuk menghasilkan keluaran-keluaran yang diminta. KELUARAN 1. Soeratno Gemolong 1. 2. b) Rencana Arsitektur. membuat interpretasi secara garis besar terhadap KAK. Selama masa pelaksanaan konstruksi fisik berlangsung. bahwa konsultan waktu perencana pelaksanaan harus pekerjaan selalu adalah mengikat. Penyusunan rencana detail antara lain membuat : a) Gambar-gambar site plan.7. Jangka waktu pelaksanaan. 5. Penyusunan pengembangan rencana antara lain membuat : a) Rencana Struktur.LAPORAN AKHIR Pekerjaan Pembangunan RSUD Dr. c) Rencana Interior dan Eksterior d) Rencana Utilitas e) Rencana Anggaran Biaya. Penyedia Jasa memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan pengawasan berkala. Konsultan perencana harus segera menyusun program kerja minimal memiliki : a) Jadwal kegiatan secara detail. 3. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN 1. Persiapan perencanaan seperti mengumpulkan data dan informasi lapangan (termasuk penyelidikan sederhana apabila diperlukan. detail utilitas yang sesuai dengan gambar rencana yang telah disetujui.

d) Rencana aggaran biaya pekerjaan konstruksi pada Penambahan Ruang Rawat INAP Kelas III secara rinci. Mengikuti dan melaksanakan kegiatan seperti : a) Mengikuti rapat-rapat evaluasi lapangan yang diselenggarakan oleh pengelola kegiatan maupun oleh konsultan pengawas serta memberikan saran-saran. Membantu panitia lelang pada waktu penjelasan pekerjaan. b) Melakukan penyesuaian gambar dan spesifikasi teknis pelaksanaan bila ada perubahan. beserta analisa harga satuan pekerjaan dan daftar harga yang disusun dari hasil survey di pasar. evaluasi penawaran melaksanakan tugas-tugas yang sama apabila terjadi lelang ulang. I -7 . 6. 7.LAPORAN AKHIR Pekerjaan Pembangunan RSUD Dr. Mengadakan pengawasan berkala selama pelaksanaan konstruksi fisik. Mengadakan persiapan pelelangan. e) Laporan Akhir Perencanaan 4. c) Memberikan penjelasan terhadap persoalan-persoalan yang timbul selama masa pelaksanaan konstruksi. pertimbangan serta rekomendasi tentang penggunan bahan. seperti membantu Pengguna Anggaran di dalam menyusun dokumen pelelangan dan membantu panitia pelelangan menyusun program dan pelaksanaan pelelangan. 5. termasuk menyusun berita acara penjelasan. Soeratno Gemolong b) Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) c) Rincian volume pelaksanaan pekerjaan.