You are on page 1of 8

Ilmu Perilaku dan Etika Profesi

Disusun Oleh :
Rindy Triana (PO.71.39.0.14.030)
Radella Trissia (PO.71.39.0.14.026)
Rhavi Ronaldi (PO.71.39.0.14.029)
Kelas :
Reguler 1-A
Jurusan :
DIII Farmasi

POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG
TAHUN AKADEMIK 2014-2015

B. simbol-simbol. potongan rambut. Sentuhan Haptik adalah bidang yang mempelajari sentuhan sebagai komunikasi nonverbal. Komunikasi nonverbal juga berbeda dengan komunikasi bawah sadar. Contoh komunikasi nonverbal ialah menggunakan gerak isyarat. pukulan. 3. dan lain-lain. Orang sering dinilai dari jenis pakaian yang digunakannya. Penggunaan waktu dalam komunikasi . Definisi Komunikasi nonverbal adalah proses komunikasi dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Para ahli di bidang komunikasi nonverbal biasanya menggunakan definisi “tidak menggunakan kata” dengan ketat. Jenis-jenis Komunikasi nonverbal 1. Objek yang digunakan di antaranya. 2. Sentuhan dapat termasuk : bersalaman. pakaian. intonasi. walaupun ini dianggap termasuk salah satu bentuk stereotipe. gaya emosi. berciuman. kualitas suara. bahasa isyarat dan tulisan tidak dianggap sebagai komunikasi nonverbal karena menggunakan kata. Objek Komunikasi objek yang paling umum adalah penggunaan pakaian. penekanan. dan tidak menyamakan komunikasi nonverbal dengan komunikasi nontulis. cara berbicara seperti. dan gaya berbicara. ekspresi wajah. bahasa tubuh. mengeluselus. Kronemik Kronemik adalah bidang yang mempelajari penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal.KOMUNIKASI NON VERBAL A. sentuhan di punggung. dan kontak mata. Contohnya. yang dapat berupa komunikasi verbal ataupun nonverbal. menggenggam tangan. sedangkan intonasi dan gaya berbicara tergolong sebagai komunikasi nonverbal.

Fungsi Komunikasi nonverbal  Repetisi Perilaku nonverbal dapat mengulangi perilaku verbal. serta ketepatan waktu. penerangan. ekspresi wajah. Proxemik Proxemik atau bahasa ruang yaitu jarak yang anda gunakan ketika berkomunikasi dengan orang lain. termasuk juga tempat atau lokasi posisi Anda berada. kinesik atau gerakan tubuh meliputi kontak mata. Contohnya adalah nada bicara. keras atau lemahnya suara.” atau menggelengkan kepala ketika mengatakan “Tidak. temperatur. dan sikap tubuh. banyaknya aktivitas yang dianggap patut dilakukan dalam jangka waktu tertentu. jarak. dapat dibedakan menjadi 4 ruang interpersonal :  Jarak Intim  Jarak Personal  Jarak Sosial  Jarak Publik 6. dan lain-lain. kecepatan berbicara. Misalnya. Dalam ruang personal. isyarat.” atau menunjukkan . 5. nada suara. kualitas suara. intonasi. Lingkungan Lingkungan juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesanpesan tertentu. Vokalik Vokalik adalah unsur nonverbal dalam suatu ucapan. C. Anda menganggukkan kepala ketika mengatakan “Ya. 4. Di antaranya adalah penggunaan ruang.nonverbal meliputi durasi yang dianggap cocok bagi suatu aktivitas. yaitu cara berbicara. 7. Gerakan tubuh biasanya digunakan untuk menggantikan suatu kata atau frasa. dan warna. Gerakan Tubuh Dalam komunikasi nonverbal.

dan orang yang menghindari kontak mata dianggap tidak dapat dipercaya. menekankan atau melengkapi perilaku verbal. seorang pengamen mendatangi mobil Anda kemudian tanpa mengucapkan sepatah katapun Anda menggoyangkan tangan Anda dengan telapak tangan mengarah ke depan (sebagai kata pengganti “Tidak”). budaya konteks tinggi dan konteks rendah. Misalnya. D. India. saat kuliah akan berakhir. sedangkan orang Timur Tengah. nada suara yang melambat ketika berpidato. Misalnya.  Komplemen Perilaku nonverbal dapat meregulasi perilaku verbal.  Substitusi Perilaku nonverbal dapat menggantikan perilaku verbal. menggunakan gerakan tangan. Isyarat nonverbal tersebut disebut effect display. jadi tanpa berbicara Anda bisa berinteraksi dengan orang lain. Perbedaan ini dapat meliputi perbedaan budaya Barat-Timur. dan Amerika Serikat biasanya menganggap kontak mata penting untuk menunjukkan keterpercayaan. Contohnya.  Kontradiksi Perilaku nonverbal dapat membantah atau bertentangan dengan perilaku verbal dan bisa memberikan makna lain terhadap pesan verbal. Anda memuji prestasi teman sambil mencibirkan bibir. Variasi Budaya dalam Komunikasi nonverbal Budaya asal seseorang amat menentukan bagaimana orang tersebut berkomunikasi secara nonverbal. orang dari budaya Oriental cenderung menghindari kontak mata langsung. Misalnya. Misalnya. Anda melihat jam tangan dua-tiga kali sehingga dosen segera menutup kuliahnya. . dan lain sebagainya. bahasa.  Aksentuasi Memperteguh.arah (dengan telunjuk) ke mana seseorang harus pergi untuk menemukan WC.

Daya tarik fisik adalah kombinasi karakteristik yang dievaluasi sebagai cantik atau tampan pada ujung yang paling ekstrem dan tidak menarik pada ujung yang lain.E. Derajat daya tarik fisik adalah aspek-aspek penampilan seseorang yang dianggap oleh orang sebagai menarik atau tidak menarik secara visual. penilaian terhadap bersalah dan tidak bersalah di pengadilan. termasuk rasa suka.m.org/wiki/komunikasi_nonverbal DAYA TARIK INERPERSONAL 1. Definisi Ketertarikan interpersonal adalah sikap seseorang mengenai orang lain dimana ketertarikan meliputi evaluasi sepanjang suatu dimensi yang berkisar dari sangat suka hingga sangat tidak suka.wikipedia. Penampilan fisik mempengaruhi berbagai jenis evaluasi interpersonal. Daftar Pustaka http://id. Selain daya tarik fisik. beberapa karakteristik yang dapat diamatai lainnya dengan memengaruhi . dan hal-hal lainnya.

bisa menyebabkan individu tertarik dengan orang lain.  Kedekatan (Proximity) Kedekatan merujuk pada bentuk teritorial. pemilihan makanan. Tapi tidak selalu demikian. Faktor yang Mempengaruhi Daya Tarik Interpersonal Bringham (dalam Dayakisni: 2006) mendefinisikan daya tarik interpersonal sebagai satu kecenderungan untuk menilai seseorang atau suatu kelompok secara positif. gaya perilaku. jika tidak ada interaksi yang intens. karena adanya reward yang diberikan kepada kita. maka kedekatan teritorial bukanlah satu jaminan hubungan akan terus bertahan. 2. dan karakteristik lain yang superfisial. nilai. sesuai apa adanya. mengakibatkan bentuk hubungan menjadi lebih baik. Dekatnya jarak individu dengan orang lain.  Tekanan Emosional . dan berperilaku secara positif. Misalnya dalam bertetangga.evaluasi awal interpersonal adalah fisik.  Keakraban (Familiarity) Robert Zajonc menjelaskan tentang efek terpaan. padahal baru saja kita kenal. latar belakang dan kepribadian yang sama. nama depan.  Daya Tarik Fisik  Kemampuan (Ability) Orang yang kompeten. bahwasannya orang mengembangkan perasaan positif pada obyek dan individu yang sering mereka lihat. Dalam membangun satu hubungan kesamaan bisa menjadi dasar untuk membangun hubungan yang lebih baik dan positif. berat badan. Faktor yang mempengaruhi hal-hal tersebut adalah :  Kesamaan (Similarity) Sikap. pintar akan lebih disukai dari pada yang tidak kompeten dan pintar. minat. Misalnya. Itulah sebabnya mengapa kita bisa cepat akrab dengan orang sederhana. orang yang pintar bida memudahkan permasalahan yang kita hadapi.

Jika seseorang berpikir bahwa orang lain dapat memberikan keseimbangan terhadap apa yang kita cari maka kemungkinan besar kita akan menyukainya. .  Teori Interaksionis Teori ini dikembangkan di dalam situasi alamiah di mana suatu keputusan selalu dihubungkan kepada situasi sosial dimana seseorang menemukan dirinya.  Teori Penguatan Teori penguatan berusaha menemukan bagaimana ketertarikan datang untuk pertama kalinya. dan untuk berhubungan secara negatif dengan perangsang hukuman. Teori ini lebih menitikberatkan pada ketertarikan antar pribadi sebagai suatu konsep. yaitu bahwa orang ditarik oleh hadiah dan ditolak oleh hukuman. Semua ketertarikan antar pribadi diterangkan dalam hal belajar dimana untuk berhubungan secara positif dengan hadiah. Teori-teori tersebut adalah:  Teori Kognitif Teori kognitif menekankan proses berfikir sebagai dasar yang menentukan tingkah laku.    Mood Harga Diri yang Rendah Kesukaan Secara Timbal Balik (Reciprocal Liking) Saling Melengkapi (Complementary) 3. Teori-teori Ketertarikan Ada beberapa teori yang bisa menjelaskan mengapa manusia bisa saling tertarik satu dengan yang lain. Dasar teori ini cukup sederhana. Kita kemudian akan lebih suka menjadi tertarik kepada orang yang menghadiahi atau menghargai kita dari pada orang yang menghukum kita dengan kritikan atau menghina kita. Tingkah laku sosial dipandang sebagai suatu hasil atau akibat dari proses akal.

blogspot.html?m=1 . 5. dan mengekspresikan perasaan. Daftar Pustaka http://rizalardyansyah23.  Kompetensi Orang yang kompeten biasanya memberikan lebih banyak manfaat ketimbang orang yang tidak kompeten.com/2012/12/makalah-daya-tarikinterpersonal.4. menatap penuh perhatian. Atribut Personal  Kehangatan Orang dapat mengkomunikasikan kehangatan dengan perilaku non verbal seperti tersenyum.