You are on page 1of 4

TENTANG PELABELAN, PEMBUATAN

,
PEWARNAAN, PEMBACAAN DAN
PELAPORAN PEMERIKSAAN
SEDIAAN DAHAK BTA
No. Dokumen
:
No. Revisi
:
SOP
Tanggal terbit
:
Halaman
:
Mela Amaliani
NIP. 19750226 200604 2 005

PUSKESMAS RAWAT
INAP SUKAMANTRI

Pengertian

Tuberkulosis (TB) adalah Penyakit menular yang dapat menyerang organ tubuh
manusia (paru-paru, tulang, selaput otak, usus, dan lain-lain) yang disebabkan
oleh kuman Mycobacterium tuberculosis.

Tujuan

Mendapatkan sediaan yang bagus dan berkualitas untuk dilakukan pembacaan

Kebijakan

Surat
keputusan
Kepala
Puskesmas
no........................................
tentang .....................................................................................................................

Referensi

Standar prosedur operasional pemeriksaan mikroskopis tb
Kementerian kesehatan ri direktorat jenderal bina upaya kesehatan direktorat
jenderal pengendalian penyakit dan penyehatan ingkungan tahun 2012

Prosedur/ Langkahlangkah

1. Pelabelan :
a. Periksa data pasien di pot dahak dan cocokkan dengan yang ada di formulir
permohonan laboratorium TB (Formulir TB 05)
b. Pindahkan data pasien dari formulir permohonan laboratorium TB (TB 05)
ke register laboratorium TB (Formulir TB 04)
c. Tulis nomor identitas sediaan pada kaca sediaan
d. Tulis nomor register laboratorium pada formulir TB 04.
e. Tulis nomor register laboratorium pada formulir permohonan laboratorium
TB (TB 05)
f. Berilah tanda pada kolom yang sesuai di TB 04 mengenai alasan
pemeriksaan dahak sesuai formulir permohonan laboratorium TB.
2. Pembuatan sediaan :
1

Pelaporan hasil pembacaan : Apa yang terlihat Hasil tidak ditemukan BTA dalam 100 lapang pandang Apa yang dituliskan Negatif 2 Neg . d. Keringkan di dalam suhu kamar 3. c. Jangan membuat gerakan spiral bila sediaan dahak sudah kering karena akan menyebabkan aerosol. Lakukan pembacaan sediaan apus sepanjang garis tengah dari ujung kiri ke kanan atau sebaliknya. Letakkan sediaan dengan bagian apusan menghadap ke atas pada rak yang ditempatkan di atas bak cuci atau baskom. Saring zat warna setiap kali akan melakukan pewarnaan sediaan. Panasi dari bawah dengan menggunakan sulut api setiap sediaan sampai keluar uap. g. Laporkan hasil pemeriksaan mikroskopis dengan mengacu kepada skala International Union Against To Lung Disease (IUATLD) 5. Genangi permukaan sediaan dengan methylene blue selama 20-30 detik i. Dinginkan selama minimal 5 menit. Jangan ada percikan ke sediaan lain j. Bilas sediaan dengan air mengalir secara hati-hati dari ujung kaca sediaan. Pewarnaan sediaan : a. Apuskan dahak di atas kaca sediaan pada permukaan yang sama dengan nomor identitas. Pembacaan sediaan : a. Miringkan sediaan menggunakan penjepit kayu atau pinset untuk membuang air g. c.a. Apusan bentuk oval 2x3 cm kemudian ratakan dengan gerakan spiral kecilkecil. b. Genangi dengan asam alcohol sampai tidak tampak warna merah carbol fuchsin. antara satu sediaan dengan sediaan lainnya masing masing berjarak kurang lebih 1 jari. f. b. Spesimen dahak dengan bagian yang purulen didalam air liur . Jangan sampai ada percikan ke sediaan lain h. Jangan keringkan dengan kertas tissue 4. Miringkan sediaan untuk mengalirkan sisa methylene blue Keringkan sediaan pada rak pengering. b. Ambil contoh uji dahak pada bagian yang purulent dengan lidi lidi langsung dibuang ke dalam botol berisi disinfektan. e. Genangi seluruh permukaan sediaan dengan carbol fuchsin. Jangan ada percikan ke sediaan lain f. jangan sampai mendidih d. e. Bilas sediaan dengan air mengalir.

ditemukan 1-9 BTA dalam 100 lapang pandang = (tuliskan jml BTA yang ditemukan) Scanty Tulis jumlah BTA ditemukan 10 – 99 BTA dlm 100 lapang pandang 1+ 1+ ditemukan 1 – 10 BTA setiap 1 lapang 2+ 2+ 3+ 3+ pandang minimal pandang) (periksa 50 lapang ditemukan 10 BTA dalam 1 lapang pandang (periksa minimal 20 lapang pandang) 6. Catatan prosedur : a. sebelum menguji sediaan apus selanjutnya bersihkan lensa objektif dengan menggunakan kertas lensa. . b. Sediaan harus disimpan dalam kotak sediaan dengan urutan sesuai TB 04 untuk uji silang. Setelah menyelesaikan pembacaan semua sediaan bersihkan lensa objektif dengan kertas lensa yang dibasahi eter alkohol (3:7) d. Unit terkait      BP KIA PONED PERAWATAN PUSKESMAS PEMBANTU Rekaman historis perubahan No Isi Perubahan Tgl Mulai Diberlakukan 3 . Setelah selesai pembacaan. bersihkan minyak dari sediaan apus dengan meletakkan bagian yang berminyak di atas tissue atau kertas penyerap. c.

4 .