You are on page 1of 15

A.

Pengertian Material Komposit (komposit)
Komposit adalah suatu jenis bahan baru hasil rekayasa yang terdiri dari
dua atau lebih bahan dimana sifat masing-masing bahan berbeda satu
sama lainnya baik itu
sifat kimia maupun fisikanya dan
tetap
terpisah dalam hasil akhir bahan tersebut (bahan komposit).
Dengan
adanya
perbedaan
dari
material penyusunnya maka
komposit antar material harus berikatan dengan kuat, sehingga perlu
adanya penambahan wetting agent.
Beberapa definisi komposit sebagai
berikut
• Tingkat dasar : pada molekul tunggal dan kisi kristal, bila
material yang disusun dari dua atom atau lebih disebut
komposit (contoh senyawa, paduan, polymer dan keramik)
• Mikrostruktur : pada kristal, phase dan senyawa, bila material
disusun dari dua phase atau senyawa atau lebih disebut komposit
(contoh paduan Fe dan C)
• Makrostruktur : material yang disusun dari campuran dua
atau lebih penyusun makro yang berbeda dalam bentuk dan/atau
komposisi dan tidak larut satu dengan yang lain disebut material
komposit (definisi secara makro ini yang biasa dipakai)
B. Tujuan pembuatan material komposit
• Memperbaiki sifat mekanik dan/atau sifat spesifik
tertentu

Mempermudah design yang sulit pada
manufaktur

Keleluasaan dalam bentuk/design yang dapat
menghemat biaya

Menjadikan bahan lebih
ringan
C. Penyusun Komposit
Komposit pada umumnya terdiri dari 2
fasa:
1. Matriks
Matriks adalah fasa dalam komposit yang mempunyai bagian
atau fraksi volume terbesar (dominan).
Matriks mempunyai fungsi sebagai berikut :
a) Mentransfer tegangan ke serat
b) Membentuk ikatan koheren, permukaan matrik/serat.
c) Melindungi serat
d) Memisahkan
serat. e) Melepas
ikatan.
f)
Tetap stabil setelah proses manufaktur.
2. Reinforcement atau Filler atau Fiber

Salah satu bagian utama dari komposit adalah reinforcement (penguat) yang berfungsi sebagai penanggung beban utama pada komposit. Properties Komposit Sifat maupun Karakteristik dari komposit ditentukan oleh: • Material yang menjadi penyusun komposit Karakteristik komposit ditentukan berdasarkan karakteristik material penyusun menurut rule of mixture sehingga akan berbanding secara proporsional. interface (permukaan phase yang berbatasan dengan phase lain) Syarat terbentuknya komposit: adanya ikatan permukaan antara matriks dan filler. Perbedaan Komposit dan Alloy Perbedaan antara komposit dan sistem proses pemaduannya: alloy adalah dalam hal . • Interaksi antar penyusun Bila terjadi interaksi antar penyusun akan meningkatkan sifat dari komposit. o Gaya vanderwalls → ikatan yang terjadi karena adanya pengutupan antar partikel. Ikatan antar permukaan ini terjadi karena adanya gaya adhesi dan kohesi Dalam material komposit gaya adhesi-kohesi terjadi melalui 3 cara utama: o Interlocking antar permukaan → ikatan yang terjadi karena kekasaran bentuk permukaan partikel. Interphase (pelekat antar dua penyusun). Matrik (penyusun dengan fraksi volume terbesar). Penguat (Penahan beban utama). o Gaya elektrostatis → ikatan yang terjadi karena adanya gaya tarikmenarik antara atom yang bermuatan (ion). E. • Bentuk dan penyusunan struktural dari penyusun Bentuk dan cara penyusunan komposit akan mempengaruhi karakteristik komposit. Adanya dua penyusun komposit atau lebih menimbulkan beberapa daerah dan istilah penyebutannya. Kualitas ikatan antara matriks dan filler dipengaruhi oleh beberapa variabel antara lain: o Ukuran partikel o Rapat jenis bahan yang digunakan o Fraksi volume material o Komposisi material o Bentuk partikel o Kecepatan dan waktu pencampuran o Penekanan (kompaksi) o Pemanasan (sintering) D.

komposit dapat diklasifikasikan kedalam tiga kelompok besar yaitu: a. sedangkan alloy telah terjadi perpaduan yang homogen antara matrik dan filler F. logam sebagi matrik c. Keuntungan dari PMC : 1) Ringan 2) Specific stifness tinggi 3) Specific strength tinggi 4) Anisotropy . Komposit Matrik Polimer (Polymer Matrix Composites– PMC) Komposit ini bersifat : 1) Biaya pembuatan lebih rendah 2) Dapat dibuat dengan produksi massal 3) Ketangguhan baik 4) Tahan simpan 5) Siklus pabrikasi dapat dipersingkat 6) Kemampuan mengikuti bentuk 7) Lebih ringan. keramik sebagai matrik a. Klasifikasi komposit Berdasarkan matrik. Komposit matrik keramik (KMK). Komposit matrik logam (KML). Komposit matrik polimer (KMP). polimer sebagai matrik b.Komposit bila ditinjau secara mikroskopi masih menampakkan adanya komponen matrik dan komponen filler.

beserta paduannya. 2) Matrik berbasis termoplastik dengan serat gelas = Kotak air radiator 3) Matrik berbasis termoset dengan serat carbon a) Rotor helikopter b) Komponen ruang angkasa c) Rantai pesawat terbang b.Jenis polimer yang banyak digunakan : 1) Thermoplastic. Material MMC mulai dikembangkan sejak tahun 1996. . 6) Ketahanan aus dan muai termal yang lebih baik Kekurangan MMC : 1) Biayanya mahal 2) Standarisasi material dan proses yang sedikit Matriks pada MMC : 1) Mempunyai keuletan yang tinggi 2) Mempunyai titik lebur yang rendah 3) Mempunyai densitas yang rendah Contoh : Almunium beserta paduannya. PTFE. Magnesium Proses pembuatan MMC : 1) Powder metallurgy Titanium beserta paduannya. Komposit Matrik Logam (Metal Matrix Composites – MMC) Metal Matrix composites adalah salah satu jenis komposit yang memiliki matrik logam. Aplikasi PMC. Bismaleimida (BMI). Polieter sulfon. Pada mulanya yang diteliti adalah Continous Filamen MMC yang digunakan dalam aplikasi aerospace. dan Polieter eterketon (PEEK). PES. PET. 5) Kekuatan tekan dan geser yang baik. 2) Ketahanan terhadap temperature tinggi 3) Tidak menyerap kelembapan. Contoh dari thermoset yaitu Epoksida. 4) Tidak mudah terbakar. Kelebihan MMC dibandingkan dengan PMC : 1) Transfer tegangan dan regangan yang baik. PP. yaitu sebagai berikut : 1) Matrik berbasis poliester dengan serat gelas a) Panel pintu kendaraan b) Lemari perkantoran c) Peralatan elektronika. Nylon 66. Contoh dari thermoplastic yaitu Poliester. 2) Thermoset.

dll) 3) Aircraft (rak listrik pada pesawat terbang) 4) Peralatan Elektronik c. dan nitrid. Komposit Matrik Keramik (Ceramic Matrix Composites – CMC) CMC merupakan material 2 fasa dengan 1 fasa berfungsi sebagai reinforcement dan 1 fasa sebagai matriks. yaitu sebagai berikut : .poros gardan.cakram kompresor. carbide.pully.dll) 2) Peralatan militer (sudu turbin. dimana matriksnya terbuat dari keramik. Matriks yang sering CMC adalah : 1) Gelas anorganic. Kerugian dari CMC 1) Sulit untuk diproduksi dalam jumlah besar 2) Relative mahal dan non-cot efective 3) Hanya untuk aplikasi tertentu Aplikasi CMC.2) Casting/liquid ilfiltration 3) Compocasting 4) Squeeze casting Aplikasi MMC. yaitu proses pembentukan komposit dengan reaksi oksidasi leburan logam untuk pertumbuhan matriks keramik disekeliling daerah filler (penguat). Salah satuproses pembuatan dari CMC yaitu dengan proses DIMOX. bahkan hampir sama dengan ketangguhan dari cast iron 3) Mempunyai karakteristik permukaan yang tahan aus 4) Unsur kimianya stabil pada temperature tinggi 5) Tahan pada temperatur tinggi (creep) 6) Kekuatan & ketangguhan tinggi. dan ketahanan korosi tinggi. 2) Keramik gelas 3) Alumina 4) Silikon Nitrida digunakan pada Keuntungan dari CM C : 1) Dimensinya stabil bahkan lebih stabil daripada logam 2) Sangat tangguh . yaitu sebagai berikut : 1) Komponen automotive (blok-silinder-mesin. Reinforcement yang umum digunakan pada CMC adalah oksida.

seals. Recuperators. 4) Kombinasi dalam rekayasa wisker SiC/alumina polikristalin untuk perkakas potong. membranes. penguatnya berbentuk partikel b. 7) SiC/litium aluminosilikat (LAS) untuk calon material mesin panas.1) Chemical processing = Filters. penguatnya berbentuk serat c. Fibre composite. . burners. heat pipes. Partikel c. Particulate composite.perapat dan lem. hangers 2) Power generation = Combustorrs. sensors. filters. 6) Grafit/keramik gelas untuk bantalan. liners. Structural composite. Fiber a. Vanrs. Struktur b. Adapun pembagian komposit berdasarkan penguatnya a. piping. Partikel sebagai penguat (Particulate composites) Keuntungan dari komposit yang disusun oleh reinforcement berbentuk partikel: a) Kekuatan lebih seragam pada berbagai arah b) Dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan meningkatkan kekerasan material c) Cara penguatan dan pengerasan oleh partikulat adalah dengan menghalangi pergerakan dislokasi. heat exchange tubes. cara penggabungan material komposit Adapun Illustrasi dari komposit berdasarkan penguatnya : a. 5) Serat grafit/gelas boron silikat untuk alas cermin laser. liner 3) Wate inineration = Furnace part. Nozzles.

Fiber sebagai penguat (Fiber composites) Fungsi utama dari serat adalah sebagai penopang kekuatan dari komposit. cemet sebagai matriks dan sand sebagai atau gravel. sehingga tinggi rendahnya kekuatan komposit sangat tergantung dari serat yang digunakan. Oxide-Base Cermet (oksida logam sebagai partikulat). Flat flakes sebagai penguat (Flake composites) b. a b Gambar 8. Fillers sebagai penguat (Filler composites) 2) Dispersion strengthened particle a) Fraksi partikulat sangat kecil. yaitu sebagai berikut : 1) Large particle Komposit yang disusun oleh reinforcement berbentuk partikel. dimana interaksi antara partikel dan matrik terjadi tidak dalam skala atomik atau molekular. cemet sebagai matriks dan sand sebagai partikel. Partikel seharusnya berukuran kecil dan terdistribusi merata. a. b. sehingga serat akan menahan beban sampai beban maksimum. Fiber yang digunakan harus memiliki syarat sebagai berikut : a) Mempunyai diameter yang lebih kecil dari diameter bulknya (matriksnya) .Proses produksi pada komposit yang disusun oleh reinforcement berbentuk partikel: a) Metalurgi Serbuk b) Stir Casting c) Infiltration Process d) Spray Deposition Panjang partikel dibedakan menjadi dua. karena tegangan yang dikenakan pada komposit mulanya diterima oleh matrik akan diteruskan kepada serat. Tire (carbon sebagai partikulat). Contoh dari large particle composite adalah cemet dengan sand atau gravel. b) Ukuran yang lebih kecil yaitu sekitar 10-250 nm. Sphereodite steel (cementite sebagai partikulat). jarang lebih dari 3%. Oleh karena itu serat harus mempunyai tegangan tarik dan modulus elastisitas yang lebih tinggi daripada matrik penyusun komposit.

yaitu sebagai berikut : a) Distribusi b) Konsentrasi c) Orientasi d) Bentuk e) ukuran .namun harus lebih kuat dari bulknya b) Harus mempunyai tensile strength yang tinggi Parameter fiber dalam pembuatan komposit.

Filament Winding 2. c) Discontinuous Fiber Composite (chopped fiber composite) Komposit dengan tipe serat pendek masih dibedakan lagi menjadi : 1) Aligned discontinuous fiber 2) Of-axis aligned discontinuous fiber 3) Randomly oriented discontinuous fiber Randomly oriented discontinuous fiber merupakan komposit dengan serat pendek yang tersebar secara acak diantara matriksnya. Open Mold Process a. Kekurangan tipe ini adalah lemahnya kekuatan antar antar lapisan. . d) Hybrid fiber composite Hybrid fiber composite merupakan komposit gabungan antara tipe serat lurus dengan serat acak. membentuk lamina diantara matriksnya.Proses produksi pada fiber-carbon ya itu sebagai berikut : 1. Tipe acak sering digunakan pada produksi dengan volume besar karena faktor biaya 4) manufakturnya yang lebih murah. b) Woven Fiber Composite (bi-dirtectional) Komposit ini tidak mudah terpengaruh pemisahan antar lapisan karena susunan seratnya juga mengikat antar lapisan. Hand LayUp b. Kekurangan dari jenis serat acak adalah sifat mekanik yang masih dibawah dari penguatan dengan serat lurus pada jenis serat yang sama. Akan tetapi susunan serat memanjangnya yang tidak begitu lurus mengakibatkan kekuatan dan kekakuan tidak sebaik tipe continuous fiber. Closed Mold Process a. Resin Film Infusion b. Spray Lay-Up c. Pertimbangannya supaya dapat mengeliminir kekurangan sifat dari kedua tipe dan dapat menggabungkan kelebihannya. Pultrusion Berdasarkan penempatannya terdapat beberapa tipe serat pada komposit. yaitu : a) Continuous Fiber Composite Continuous atau uni-directional. Jenis komposit ini paling banyak digunakan. mempunyai susunan serat panjang dan lurus. Hal ini dikarenakan kekuatan antar lapisan dipengaruhi oleh matriksnya. Vacuum Bag Moulding d.

55 g/cc) 2. Komposisi umum adalah 50-60% SiO2 dan paduan lain yaitu Al. Na. Resisten terhadap panas dan dengin 6. C-glass 3. Kekuatan dan beratnya sedang (moderate) Jenis-jenisnya antara lain : 1. Komposisi senyawa kimia fiber-glass . Biasanya digunakan untuk piing. Tahan korosi 7. Biaya murah 2. Biayanya relatif lebih rendah dari komposit lainnya 4. tanks. Sifat-sifat dari jenis-jenis fiber-glass Tabel 2. yaitu sebagai berikut : 1. Elongasi tinggi 3. Mg.8 GPa) 3. alat-alat olahraga Kerugian dari penggunaan fiber-glass yaitu sebagai berikut : 1. Kekuatannya relatif rendah 2. Keuntungan dari penggunaan fiber-glass yaitu sebagai berikut : 1. Density cukup rendah (sekitar 2. S-glass Tabel 1. Tensile strengthnya cukup tinggi (sekitar 1.Jenis fiber yang biasa digunakan untuk pembuatan komposit antara lain sebagai berikut : a) Fiber-glass Sifat-sifat fiber-glass. boats. E-glass 2. Ca. Stabilitas dimensinya baik 5. Biasanya stifnessnya rendah (70GPa) 4. Tahan korosi 3. dan lain-lain.

Karbonisasi = Pemanasan untuk mengurangi O. Diproduksi dari Polyacrylnitril (PAN).3 g/cc. Tabel 3. b. Ketahanan panas lebih rendah dari carbon (hingga 180*C) d) Hybride Fiber (kombinasi dari berbagai jenis serat) 1) Glass Versus Carbon a) Meningkatkan shock resistence (tahan benturan) b) Meningkatkan fracture resistence (tahan patahan/ulet) . Koefisien pemuaian kecil 4. Memisahkan bagian yang bukan karbon melalui proses 5. Agak getas 2. melalui tiga tahap proses. Grafitisasi = Meningkatkan modulus elastisitas. N c. yaitu sebagai berikut : a. Dapat dibuat bahan turunan : grafit yang kekuatannya dibawah serat karbon7. Relatif murah 1. Kekutan tekan lebih rendah dari carbon 2. Struktur grafit yang digunakan untuk membuat fiber berbentuk seperti kristal intan. kekakuan (modulus elastisitas) tinggi. Stifness(kuat+keras) Fiber-carbon besar 3. 4. lebih ringan. Mempunyai karakteristik yang ringan. Lebih murah dari carbon Kekurangan Kurang elastis 1. Tahan terhadap benturan nylon(arami 3. Agak mahal Kurang kuat disbanding Carbon 1. tidak getas dan tidak lebih kaku dari karbon 3. kekuatan yang sangat tinggi. Contoh merek nylon yaitu Kevlar (DuPont) dan Kwaron (Akzo) c) Fiber-carbon Sifat-sifat fiber-carbon. Nilai peregangan kurang 3. Dibuat dari polyamide 2. Agak stiff (kuat+keras) & sangat ulet Fiber2. Kekuatanya besar (lebih d) kuat dari baja) 4. Lebih Menahan getaran stifness dari Fiber-graphite 1. Kelebihan Versus Kekurangan Fiber Fiber-glass Kelebihan 1. Kekuatan tinggi 2. 3. yaitu sebagai berikut : 1. Carbon 1. Kuat hingga sangat kuat 2. H. 2. Lebih kuat.b) Fibernylon Sifat-sifat fiber-nylon. Densitas karbon cukup ringan yaitu sekitar 2. Stabilisasi = Peregangan dan oksidasi. yaitu sebagai berikut : 1. Terdiri dari + 90% karbon 6.

Sebagai elemen sebuah struktur. . lamina yang serat penguatnya searah saja (unidirectional lamina) pada umumnya tidak menguntungkan karena memiliki sifat yang buruk.reinforce yang memiliki bentuk lembaran-lembaran. 2.c) Mengurangi biaya 2) Glass Versus Nylon a) Menigkatkan kekuatan tekan b) Memperbaiki pemrosesan (manufaktur) c) Mengurangi biaya 3) Carbon Versus Nylon a) Meningkatkan kekuatan tarik b) Meningkatkan kekuatan tekan c) Meningkatkan kekuatan pada pembengkokan c. Mikrostruktur lamina dan jenis-jenis dari arah serat dapat dilihat pada gambar dibawah ini : a) Continous fiber laminate. Kekuatan terbesar dari komposit lamina ini adalah searah seratnya. Random/woven fiber composite. Gambar 12. Proses pembentukan lamina ini menjadi laminate dinamakan proses laminai. lamina ini mempunyai susunan serat. komposit dapat dibagi menjadi dua yaitu struktur laminate dan struktur sandwich. ilustrasi dari kedua struktur komposit tersebut dapat dilihat pada Gambar 12. yaitu bentuk laminate dengan tiap lamina mempunyai arah serat yang sama. Sandwich panel 1) Laminate (lapisan/lembaran) Laminate adalah gabungan dari dua atau lebih lamina (satu lembar komposit dengan arah serat tertentu) yang membentuk elemen struktur secara integral pada komposit. Continous fiber laminate terdiri dari : 1. lamina ini mempunyai susunan serat yang saling silang tegak lurus satu sama lain antara lamina. Unidirectional laminate (satu arah). Crossplien quasi-isotropoic (silang). Struktur laminate b. Ilustrasi komposit berdasarkan Strukturnya : a. lamina jenis ini mempunyai lamina penyusun dengan serat yang tidak terputus hingga mencapai ujung-ujung lamina. 3. Berdasarkan struktur. Fiber sebagai sturktural (Structute composites) Komposit struktural dibentuk oleh reinforce.

2. Core yang biasa dipakai adalah core import. In-Plane Random Fiber. berbeda dengan jenis sebelumnya maka laminate ini pada masing-masing lamina terdiri dari potongan serat pendek yang terputus dan mempunyai dua jenis yaitu : 1. polyvynil Clorida (PVC). seperti polyuretan (PU). Sehinggga untuk mendapatkan karakteristik tersebut. Komposit sandwich dibuat dengan tujuan untuk efisiensi berat yang optimal. Komposit sandwich dapat diaplikasikan sebagai struktural maupun non-struktural bagian internal dan eksternal pada kereta. Dalam industri angkasa lepas terdapat kecendrungan untuk menggantikan komponen yang diperbuat dari logam dengan komposit karena telah terbukti komposit mempunyai rintangan terhadap fatigue yang baik terutamanya komposit yang menggunakan serat karbon. serta harga juga dipertimbangkan. Pengurangan berat adalah satu aspek yang penting dalam industri pembuatan seperti automobile dan angkasa lepas. ringan. dan kaku. . maka akan dihasilkan komposit yang mempunyai sifat kuat. truk. Implikasi kedua ialah produk komposit yang dihasilkan akan mempunyai kerut yang lebih rendah dari logam. sesuai dengan keperluan setiap lamina. bus. Ini memberikan implikasi yang penting dalam konteks penggunaan karena komposit akan mempunyai kekuatan dan kekakuan spesifik yang lebih tinggi dari bahan konvensional. namun mempunyai kekakuan dan kekuatan yang tinggi. 2. Ini karena berhubungan dengan penghematan bahan bakar. syaratnya adalah ringan. potongan serat tersusun dalam arah tertentu. 2) Sandwich panels Komposit sandwich merupakan komposit yang tersusun dari 3 lapisan yang terdiri dari flat composite (metal sheet) sebagai kulit permukaan (skin) serta meterial inti (core) di bagian tengahnya (berada di antaranya). pada bagian tengah diantara kedua skin dipasang core. Biasanya pemilihan bahan untuk komposit sandwich. dan jenis kendaraan yang lainnya. tahan panas dan korosi. Kelebihan Bahan Komposit a. potongan serat disebarkan secara acak atau arahnya tidak teratur. Dengan menggunakan material inti yang sangat ringan.b) Discontinous fiber composite. dan honeycomb. Bahan komposit mempunyai density yang jauh lebih rendah berbanding dengan bahan konvensional. Short Alighned Fiber. 6. Sifat-sifat mekanikal dan fisikal 1.

Koefisien pemuaian yang rendah 9. Kelemahan logam yang agak terlihat jelas ialah rintangan terhadap kakisa yang lemah terutama produk yang kebutuhan sehari-hari. Bahan komposit sebaiknya mempunyai rintangan terhadap kakisan yang baik. b. Kecendrungan komponen logam untuk mengalami kakisan menyebabkan biaya pembuatan yang tinggi. Marine / Kelautan = Kapal layar. Angkasa luar = Komponen kapal terbang. Lebih sulit dibentuk secara plastis 8. Sambungan sendi pada pinggang g. Raket tenis. Plastik diperkuat fiber: a. Biaya Faktur biaya juga memainkan peranan yang sangat penting dalam membantu perkembangan industri komposit. Diklasifikasikan oleh jenis fiber : 1) Wood (cellulose fibers in a lignin and hemicellulose matrix) 2) Carbon-fibre reinforced plastic atau CRP 3) Glass-fibre reinforced plastic atau GRP (informally. Kurang elastis c. Komponen kereta c. Automobile = Komponen mesin. Lebih kuat dan lebih ringan 7. Stick golf. Komponen kapal selam e. Industri Pembinaan = Jembatan. Tidak tahan terhadap beban shock (kejut) dan crash (tabrak) dibandingkan dengan metal. Contoh material komposit 1. Biaya yang berkaitan erat dengan penghasilan suatu produk yang seharusnya memperhitungkan beberapa aspek seperti biaya bahan mentah. 8. Kesehatan = Kaki palsu. tenaga manusia. Kayak 9. Diklasifikasikan oleh matriks: 1) Komposit Thermoplastik a) long fiber thermoplastics or long fiber reinforced thermoplastics . pemrosesan. Peluru. 7. Tank f. b.3. 5. Kekurangan Bahan Komposit a. Tahan terhadap korosi b. Sepatu olah raga d. Massa jenis rendah (ringan) 6. Tahan terhadap cuaca 10. Lebih kuat (stif). Terowongan. Olah raga dan rekreasi = Sepeda. ulet (tough) dan tidak getas. Rumah. dan sebagainya. Industri Pertahanan = Komponen jet tempur. Komponen Helikopter. Kegunaan Bahan Komposit a. "fiberglass") b.

Formica (plastic) . Pykrete (sawdust in ice matrix) 7. 4. Chobham armour (lihat composite armour) 6. b. Arborite b. c. a. Oriented strand board c. d. Asphalt concrete 5. c. b) glass mat thermoplastics 2) Thermoset Composites Metal matrix composite MMC: Cast iron putih Hardmetal (carbide in metal matrix) Metal-intermetallic laminate Ceramic matrix composites: Cermet (ceramic and metal) concrete Reinforced carbon-carbon (carbon fibre in a graphite matrix) Bone (hydroxyapatite reinforced with collagen fibers) Organic matrix/ceramic aggregate composites a. a. Plywood b. b. 3.2. Engineered wood a. Plastic-impregnated or laminated paper or textiles a. Syntactic foam c. Wood plastic composite (recycled wood fiber in polyethylene matrix) d. Mother of Pearl b.