You are on page 1of 14

SATUAN ACARA PENYULUHAN

BAHAYA MEROKOK

DIII KEPERAWATAN

KEMENTRIAN KESAHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TASIKMALAYA
PRODI KEPERAWATAN CIREBON
Jl. Pemuda No. 38 Telp. (0231) 245739, 200277 Kota Cirebon
2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN


KEHAMILAN PADA REMAJA

Pokok pembahasan

: Kesehatan Pada Rmaja

Sub pokok pembahasan

: Bahaya Merokok

Sasaran

: Siswa Kelas X SMA NEGRI CIWARU

Tempat

: kelas X SMA Negri Ciwaru

Tanggal

: 21 Maret 2016

Waktu

: 30 menit

A. Tujuan :
1. Tujuan Instruksional Umum :
Setelah mendapatkan pendidikan kesehatan, diharapkan Siswa Kelas X NEGERI 1
CIWARU dapat memahami dampak bahaya merokok
2. Tujuan Instruksional Khusus :
Setelah mendapatkan pendidikan kesehatan selama 1 kali 30 menit, Siswa Kelas X
SMA NEGRI CIWARU dapat :
a. Memahami pengertian masa remaja
b. Memahami tahap dan karakteristik remaja
c. Memahami tugas dari perkembangan pada masa remaja
d. Memahami pengertian rokok
e. Memahami kandungan dari rokok
f. Menyebutkan bahaya akibat merokok
g. Menyebutkan cara berhenti merokok

B. Materi
1. Pengertian masa remaja
2. Tahap dan karakteristik remaja
3. Tugas dari perkembangan pada masa remaja
4. Pengertian rokok
5. Tipe Perokok
6. Kandungan dari rokok
7. bahaya atau akibat yang ditimbulkan dari rokok
8. cara berhenti merokok

C. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
D. Media
1. LCD dan Laptop

E. Settin
g

: Moderator

tempat

: Fasilitator

Observer

Penyuluh

Audiences

keterangan :

F. Kegiatan Belajar Mengajar / KBM


No
.
1.

Kegiatan

Penyuluh

Sasaran

Waktu

Pendahuluan

1. Memberikan salam
pembuka
2. Memperkenalkan diri
3. Menjelaskan
maksud
dan tujuan penyuluhan
4. Melakukan apersepsi

2.

Inti

1. Menjelaskan dengan
metode ceramah dengan
media lembar balik
tentang :
a. Pengertian masa
remaja
b. Tahap dan
karakteristik remaja
c. Tugas dari
perkembangan pada
masa remaja
d. Pengertian rokok
e. Kandungan
dari
rokok
f. Bahaya atau akibat

1. Menjawab salam
2. Mengenal penyuluh
3. Mengetahui maksud
&
tujuan 5 menit
penyuluhan
4. Menyampaikan
pendapat
1. Memahami materi
20 menit

yang ditimbulkan dari


rokok
g. Cara
berhenti
merokok.
2. Memberikan kesempatan
kepada sasaran untuk
2. Menanyakan hal-hal
menanyakan hal-hal
yang belum
yang belum dimengerti
dimengerti
3. Menjawab
pertanyaan
dari sasaran
3. Mengerti
tentang
hal-hal
yang
4. Melakukan evaluasi
ditanyakan
dengan memberikan
4. Menjawab
pertanyaan-pertanyaan
pertanyaan penyuluh
kepada sasaran

3.

Penutup

1. Menyimpulkan materi
penyuluhan
2. Melakukan klarifikasi
3. Harapan penyuluh
4. Memberikan salam
penutup

G. Evaluasi :
1. Prosedur
2. Bentuk
3. Jenis
4. Butir Soal

1. Menyimak
memperhatikan
2. Tidak ada hal-hal
yang belum
dipahami
3. Menyimak
memperhatikan
4. Menjawab salam

5 menit
/

: Setelah penyuluhan
: Essay
: Lisan
:
a. Apa yang dimaksud dengan pengertian masa remaja?
b. Ada berapa tahap dan karakterisitik remaja? Sebutkan!
c. Sebutkan berapa tugas perkembangan pada masa remaja!
d. Jelaskan pengertian rokok
e. Sebutkan kandungan dari rokok!
f. Sebutkan bahaya atau akibat yang ditimbulkan dari rokok
g. Sebutkancara berhenti merokok!

Lampiran
MATERI BAHAYA MEROKOK

A. DEFINISI REMAJA
Remaja dalam arti adolescence (bahasa inggris) berasal dari kata latin
adolescence yang artinya tumbuh ke arah kematangan. Kematangan dalam hal ini
tidak hanya berarti kematangan fisik, tetapi terutama kematangan sosial psikologis
(Sarwono, 2010). WHO menetapkan batas usia 10-20 tahun sebagai batas usia remaja
(Sarwono, 2010). Masa remaja adalah merupakan peralihan setiap individu dari masa
anak-anak menjadi dewasa yang meliputi semua perkembangan yang diamati sebagai
persiapan memasuki masa kedewasaan.
B. TAHAP DAN KARAKTERISTIK REMAJA
Ada 3 tahap perkembangan remaja dalam proses penyesuaian diri menuju
kedewasaan, yaitu:

1. Remaja awal usia 10-14 tahun (early adolescence)


Pada tahap ini remaja masih terheran-heran akan perubahan-perubahan
yang terjadi pada tubuhnya sendiridan dorongan-dorongan yang
menyertai perubahan pada pubertas. Remaja mengembangkan pikiranpikiran baru mudah tertarik dengan lawan jenis dan mudah terangsang
secara erotis. Kepekaan secara berlebih-lebihan ini ditambah dengan
berkurangnya kendali terhadap ego menyebabkan para remaja awal
ini sulit dimengerti dan dimengerti orang dewasa.
2. Remaja madya usia 15-16 tahun (middle adolescene)
Pada

tahapan

ini

remaja

sangat

membutuhkan

teman.

Ada

kecendurungan narastic yaitu mencintai diri sendiri, dengan


menyukai teman-teman yang mempunyai sifat-sifat yang sama dengan
dirinya. Selain itu remaja berada dalam kondisi kebingungan dalam
memilih yang mana peka atau tidak peduli ramai-ramai atau sendiri,
optimis atau pesimis, idialis atau materialis, dan sebagainya.
3. Remaja akhir usia 17-21 tahun (late adolescene)
Tahapa ini adalah masa konsolidasi menuju periode dewasa dan
ditandai dengan 5 hal yaitu :
1. Minat yang makin mantap terhadap intelek
2. Egonya mencari kesempatan untuk bersatu dengan orang-orang
lain dan dalam pengalaman-pengalaman baru
3. Terbentuk identitas seksual yang tidak akan berubah lagi
4. Egosetrisme (terlalu memusatkan perhatian pada diri sendiri)
diganti dengan keseimbangan antara kepentingan diri sendiri
dengan orang lain
5. Tumbuhnya rasa malu tinggi yang memisahkan diri pribadinya
(private self) dan masyarakat umum (the public)
C. TUGAS PERKEMBANGAN PADA MASA REMAJA
Anak-anak harus melakukan tugas perkembangan pada masa remaja sebelum
menjadi individu dewasa yang matang. Tugas-tugas ini bervariasi sesuai dengan

budaya, individu itu sendiri, dan tujuan hidup mereka. Tugas-tugas perkembangan ini
terdiri dari :
1. Mampu menerima keadaan fisiknya
2. Mampu menerima dan memahami peran seks usia dewasa
3. Mampu membina hubungan baik dengan anggota kelompok yang
berlainan jenis
4. Mencapai kemandrian emosional
5. Mencapai kemandirian ekonomi
6. Memahami dan mengamalkan nilai-nilai orang dewasa dan orang tua
7. Mengembangkan prilaku tanggung jawab social yang diperlukan untuk
memasuki kedewasaan
8. Merencanakan dan mempersiapkan diri untuk memasuki perkawinan
di usia yang dianggap tepat bagi dirinya
9. Memahami dan mempersiapkan berbaga tanggung jawab kehidupan
keluarga
D. PENGERTIAN ROKOK
Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga
120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang
berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu
ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada
ujung lainnya. Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau
kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong.
Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya
disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya
kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru
atau serangan jantung (walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan,
jarang sekali dipatuhi).
E. TIPE PEROKOK
Menurut Smet (1994) ada tiga tipe perokok yang dapat
diklasifikasikan menurut banyaknya rook yang dihisap. Tiga
tipe perokok tersebut adalah :

1. Perokok berat yang menghisap lebih dari 15 batang rokok dalam sehari
2. Perokok sedang yang menghisap 5-14 batang rokok dalam sehari
3. Perokok ringan yang menghisap 1-4 batang rook dalam sehari
F. KANDUNGAN ROKOK

1. Nikotin
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk terus
menghisap rokok. Pengaruh bagi tubuh manusia :
a.
b.
c.
d.

Menyebabkan kecanduan / ketergantungan.


Merusak jaringan otak.
Menyebabkan darah cepat membeku.
Mengeraskan dinding arteri.

2. Tar
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa
menimbulkan iritasi bahkan kanker. Pengaruh bagi tubuh manusia :
a. membunuh sel dalam saluran darah.
b. Meningkatkan produksi lendir diparu-paru.
c. Menyebabkan kanker paru-paru.
3. Karbon Monoksida
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat
oksigen dalam tubuh. Pengaruh bagi tubuh manusia :
a. Mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen.

b. Menghalangi transportasi dalam darah.


4. Zat Karsinogen
Pengaruh bagi tubuh manusia adalah memicu pertumbuhan sel kanker dalam
tubuh.
5. Zat Iritan
Pengaruh bagi tubuh manusia adalah mengotori saluran udara dan kantung
udara dalam paru-paru serta menyebabkan batuk.
G. BAHAYA ATAU AKIBAT MEROKOK
1. Kanker paru
Diketahui sekitar 90% kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini
karena asap rokok akan masuk secara inhalasi ke dalam paru-paru. Zat dari asap
rokok ini akan merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan
1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker
paru.
2. Kanker kandung kemih
Kanker kandung kemih terjadi pada sekitar 40 persen perokok. Studi
menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok menjadi
karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih.
3. Kanker payudara
Perempuan yang merokok lebih berisiko mengembangkan kanker payudara.
Hasil studi menunjukkan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5
tahun sebelum ia hamil pertama kali berisiko lebih besar terkena kanker payudara.
4. Kanker serviks
Sekitar 30 persen kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok.
Hal ini karena perempuan yang merokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus
menular seksual.

5. Kanker kerongkongan

Studi menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus
sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 80 persen kasus kanker
esofagus telah dikaitkan dengan merokok.
6. Kanker pencernaan
Meskipun asap rokok masuk ke dalam paru-paru, tapi ada beberapa asap
yang tertelan sehingga meningkatkan risiko kanker gastrointestinal (pencernaan).
7. Kanker ginjal
Ketika seseorang merokok, maka asap yang mengandung nikotin dan
tembakau akan masuk ke dalam tubuh. Nikotin bersama dengan bahan kimia
berbahaya lainnya seperti karbonmonoksida dan tar menyebabkan perubahan
denyut jantung, pernapasan sirkulasi dan tekanan darah. Karsinogen yang disaring
keluar dari tubuh melalui ginjal juga mengubah sel DNA dan merusak sel-sel
ginjal. Perubahan ini mempengaruhi fungsi ginjal dan memicu kanker.
8. Kanker mulut
Tembakau adalah penyebab utama kanker mulut. Diketahui perokok 6 kali
lebih besar mengalami kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak
merokok, dan orang yang merokok tembakau tanpa asap berisiko 50 kali lipat
lebih besar.
9. Kanker tenggorokan
Asap rokok yang terhirup sebelum masuk ke paru-paru akan melewati
tenggorokan, karenanya kanker ini akan berkaitan dengan rokok.
10. Seerangan jantung
Nikotin dalam asap rokok menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan
meningkatkan tekanan darah. Sedangkan karbon monoksida mengambil oksigen
dalam darah lebih banyak yang membuat jantung memompa darah lebih banyak.
Jika jantung bekerja terlalu keras ditambah tekanan darah tinggi, maka bisa
menyebabkan serangan jantung.
11. Penyakit jantung kororner

Sebagian besar penyakit jantung koroner disebabkan oleh rokok dan akan
memburuk jika memiliki penyakit lain seperti diabetes melitus.
12. Aterosklerosis
Nikotin dalam asap rokok bisa mempercepat penyumbatan arteri yang bisa
disebabkan oleh penumpukan lemak. Hal ini akan menimbulkan terjadinya
jaringan parut dan penebalan arteri yang menyebabkan arterosklerosis.
13. Penyakit paru Obstruktif kronik
Kondisi ini menyebabkan aliran darah terhalangi sehingga membuat
seseorang sulit bernapas, dan sekitar 80 persen kasus PPOK disebabkan oleh
rokok. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya emfisema (sesak napas akibat
kerusakan pada kantung udara atau alveoli) dan bronkitis kronis (batuk dengan
banyak lendir yang terjadi terus menerus selama 3 bulan).
14. Impotensi
Bagi laki-laki berusia 30-an dan 40-an tahun, maka merokok bisa
meningkatkan risiko disfungsi ereksi sekitar 50 persen. Hal ini karena merokok
bisa merusak pembuluh darah, nikotin mempersempit arteri sehingga mengurangi
aliran darah dan tekanan darah ke penis. Jika seseorang sudah mengalami
impotensi, maka bisa menjadi peringatan dini bahwa rokok sudah merusak daerah
lain di tubuh.
15. Gangguan medis laninnya
Beberapa gangguan medis juga bisa disebabkan oleh rokok seperti tekanan
darah tinggi (hipertensi), gangguan kesuburan, memperburuk asma dan radang
saluran napas, berisiko lebih tinggi mengalami degenerasi makula (hilangnya
penglihatan secara bertahap), katarak, menjadi lebih sering sakit-sakitan,
menimbulkan noda di gigi dam gusi, mengembangkan sariawan di usus serta
merusak penampilan.

H. CARA BERHENTI MEROKOK


1. Kuatkan tekad bulatkan tekad

2. Minta bantuan teman dan keluarga


3. Atur target waktu anda
4. Dimulai dari cara yang mudah
5. Hindari kebiasaan untuk memancing ingin merokok
6. Cari kesibukan
7. Minum lebih banyak air putih
8. Sibutkan diri anda setelah makan
9. Mengganti rokok dengan yang lain
10. Tetap berfikir positif
11. Perbanyak tidur atau istirahat
12.

Berhenti merokok dari sekarang.