You are on page 1of 16

MENTERI DALAM NEGERI

REPUBLIK INDONESIA
KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI
NOMOR : 69 TAHUN 1999
TENTANG
PEDOMAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN JENIS PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
TEKNIS DI JAJARAN DEPARTEMEN DALAM NEGERI DAN PEMERINTAH DAERAH
MENTERI DALAM NEGERI
Menimbang :
a.
bahwa dalam rangka pengembangan karier Pegawai Negeri Sipil di
Jajaran Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, dipandang
perlu adanya dukungan Pendidikan dan Pelatihan Teknis yang sesuai
dengan tuntutan pola karier.
b.
bahwa untuk itu, dipandang perlu adanya Pedoman Pembinaan dan
Pengembangan Jenis Pendidikan dan Pelatihan Teknis di Jajaran
Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah;
c.
bahwa Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Jenis Pendidikan dan
Pelatihan Teknis dimaksud perlu ditetapkan dengan Keputusan Menteri
Dalam Negeri.
Mengingat :
(1)
Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerin-tahan Daerah
(Lembaran Negara Nomor 60 Tahun 1999,Tambahan Lembaran Negara
Nomor 3839);
(2)
Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian
(Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor , Tambahan Lembaran Negara Nomor
);
(3)
Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1975 tentang Wewenang
Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil
(Lembaran Negara Tahun 1975 Nomor 26, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 3058);
(4)
Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 1976 tentang Formasi Pegawai
Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 96, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 3068);
(5)
Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1976 tentang Pengadaan Pegawai
Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 10, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 3069);
(6)
Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1979 tentang Daftar Urut
Kepangkatan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1979 Nomor
22, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3138);
(7)
Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 Pemberhentian Pegawai
Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1979 Nomor 47, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 3149);

(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)

Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1980 tentang Pengangkatan dalam


Pangkat Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1980 Nomor 6,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3156);
Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1994 tentang Pendidikan dan
Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1994
Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3545);
Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1994 tentang Pengangkatan
Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Tahun
1994 Nomor 21,Tambahan Lembaran Negara Nomor 3546);
Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional
Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 22, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 3547);
Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 1985 tentang Jenjang Pangkat dan
Tunjangan Jabatan Struktural;
Keputusan Presiden Nomor 47 Tahun 1994 tentang Badan Pertimbangan
Jabatan Nasional;
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 1990 tentang
Pendelegasian Wewenang, Pengangkatan, Pemindahan, Pemberhentian
Pegawai Negeri Sipil;
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 1993 tentang Pefunjuk
Teknis mengenai Persyaratan TataCara Pengajuan Usul Pengangkatan
dalam Jabatan Struktural;
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 1996 tentang
Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Struktural diJajaran DePartemen Dalam
Negeri;
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 156 Tahun 1995 tentang
Pedoman Pembentukan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan
diJajaran Departemen Dalam Negeri;
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 1998 tentang Pola
Umum Pembinaan Karier Pegawai Negeri Sipil diJajaran Departemen
Dalam Negeri
MEMUTUSKAN

Menetapkan :
KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PEDOMAN PEMBINAAN DAN
PENGEMBANGAN JENIS PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TEKNIS DI JAJARAN
DEPARTEMEN DALAM NEGERI
Pasal 1
Pendidikan dan Pelatihan Teknis bagi Pegawai Negeri Sipil bertujuan untuk
mengarahkan dan mengupayakan peningkatan keterampilan dan penguasaan
pengetahuan di bidang tertentu sehingga mampu melaksanakan tugas dengan
sebaik-baiknya.

Pasal 2
Pendidikan dan Pelatihan Teknis yang diikuti/dimiliki oleh Pegawai Negeri Sipil
dalam Jabatan Struktural dan Jabatan Fungsional merupakan upaya untuk
meningkatkan kemampuan para pejabat dalam melaksanakan tugasnya secara
profesional.
Pasal 3
Menteri Dalam Negeri secara fungsional membina dan menyelenggarakan
Pendidikan dan Pelatihan Teknis di Jajaran Departemen Dalam Negeri dan
Pemerintah Daerah, dan Gubemur Kepala Daerah secara fungsional menjadi
penyelenggara dan penanggung jawab Pendidikan dan Pelatihan Teknis
dilingkungan Propinsi dan Bupati/Walikota Kepala Daerah secara fungsional
menjadi penyelenggara dan penanggung jawab Pendidikan dan PelatihanTeknis
di lingkungan Kabupaten Kota.
Pasal 4
Rumpun Pendidikan dan Pelatihan Teknis Umum dan Pendidikan dan Pelatihan
Teknis Substantif serta jenis Pendidikan dan Pelatihan Teknis sebagaimana
termuat pada lampiran Keputusan ini.
Pasal 5
Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Teknis berjenjang sesuai dengan
kebutuhan peserta sepanjang berpedoman kepada rumpun dansebagaimana
tersebut pada pasal empat.
Pasal6
Akreditasi dan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) Teknis yang
diselenggarakan di Pusat, ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri,
dilingkungan Pemerintah Propinsi ditandatangani oLeh Gubernur dan
dilingkungan
Pemerintah
Kabupaten
/Kota
ditanda-tangani
oleh
Bupati/Walikota.
Pasal 7
Secara simultan Departemen Dalam Negeri, Pemerintah Propinsi, Pemerintah
Kabupaten /Kota wajib untuk menyediakan anggaran pengembangan dan
penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Teknis untuk setiap tahun anggaran
pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran pendapatan
dan Belanja Daerah (APBD) Propinsi, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
(APBD) Kabupaten/ Kota.

Pasal 8
Dengan ditetapkannya Keputusan ini, maka segala ketentuan yang berkaitan
dengan klasifikasi program Pendidikan dan Pelatihan Teknis di lingkungan
Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah berpedoman kepada
Keputusan ini.
Pasal 9
Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
padatanggal 30 September 1999
MENTERI DALAM NEGERI
ttd.
SYARWAN HAMID

LAMPIRAN : KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI


NOMOR : 69 TAHUN 1999
TANGGAL : 30 SEPTEMBER 1999
PEDOMAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN
JENIS PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TEKNISI
DIJAJARAN DEPARTEMEN DALAM NEGERI
DAN PEMERINTAH DAERAH.
I PETUNJUK UMUM
Bahwa untuk mewujudkan pola umum karier PNS yang mengarah kepada
profesionalisme, perlu dilakukan upaya pembinaan secara terus menerus yang
salah satu diantaranya adalah peningkatan pengetahuan,keterampilan dan
sikap melalui penyelenggaraan Diklat Teknis.
Untuk kepentingan tersebut Pemerintah telah menetapkan berbagai
kebijaksanaan dibidang pendidikan dan pelatihan antara lain Peraturan
Pemerintah Nomor 14 Tahun 1994 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan
Pegawai Negeri Sipil.
Peraturan Pemerintah tersebut dimaksudkan untuk meletakkan landasan umum
dalam rangka pembinaan dan penyelenggaraan Diklat bagi Pegawai Negeri Sipil
yang mencakup 4 (empat) kelompok Diklat utama yaitu Diklat Pra Jabatan,
Diklat Struktural, Diklat Teknis dan Diklat Fungsional baik di tingkat Pusat
maupun Tingkat Daerah.
Pelaksanaan lebih lanjut ketentuan Peraturan Pemerintah tersebut terutama
menyangkut pengaturan Diklat Teknis telah ditetapkan berdasarkan Keputusan
Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 1998.
Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tersebut, di Jajaran,Departemen
Dalam Negeri perlu diberikan Petunjuk Pelaksanaan melalui Keputusan Menteri
Dalam Negeri yang mengatur Pendidikan dan Pelatihan Teknis baik Diklat Teknis
dibidang Umum, Administrasi/Manajemen maupun Substantif.
Pengaturan ini dimaksudkan untuk terkoordinasinya penyelenggaraan Diklat
Dalam Negeri dan Pemerirrtah Daerah.
II PETUNJUK PELAKSANAAN
(1)

Diklat Teknis terbagi 2 (dua), yaitu Diklat teknis Bidang Umum,


Administrasi dan Manajemen dan Diklat Teknis Bidang Substantif.

a.

Diklat Teknis Bidang Umum, Administrasi dan Manajemen


adalah Diklat Teknis F-ungsional yang berkaitan dengan fungsi-fungsi
manajemen terdiri dari Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan
dan Pengawasan. Fungsi-fungsi ini merupakan fungsi yang melekat
terhadap tugas pokok organisasi.
b.
Diklat Teknis Bidang Substantif adalah Diklat Teknis yang
secara langsung berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok
organisasi.Setiap organisasi mempunyai tugas pokok yang berbeda
sesuai dengan misi dan tujuan organisasi yang bersangkutan.
Diklat Teknis bidang Substantif dikelompokkan menjadi dua bagian:
1)
Diklat Teknis Substantif Depdagri;
2)
Diklat Teknis Substantif "Sektoral".
Diklat Teknis Substantif Depdagri adalah Diklat yang pada intinyamemuat
materi manajemen pemerintahan dan memiliki ciri-ciri kepamongan. Diklat
Teknis Substantif "Sektoral" adalah Diklat yangsecara langsung mendukung
pelaksanaan tugas pokok organisasi dalam mencapai tujuan yang ditentukan.
(2)

Diklat Teknis Yang Diikuti PNS

Teknis yang diikuti /dimiliki oleh Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan struktural
dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian dalam
melaksanakan tugas.
(3)

Rumpun Diklat Teknis Rumpun

Diklat Teknis adalah himpunan dari berbagai jenis Diklat Teknis yang
diklasifikasikan menurut golongan tertentu, sehingga dapat diketahui asal-usul
diklat tersebut secara jelas dan tepat.Jenis Diklat Teknis pada rumpun Diklat
Teknis tertertu dapat berkembang sesuai dengan perkembangan tugas pokok
organisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu juga
Diklat Teknis dapat dikembangkan secara berjenjang sesuai dengan kebutuhan
kelompok sasaran Diklat Teknis. (Rumpun Diklat Teknis dan jenisnya
sebagaimana pada anak lampiran/Annex).
(4)

Pembinaan Diklat Teknis.

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan atas nama Menteri Dalam Negeri
melakukan pembinaan secara fungsional Diklat Teknis, baik dalam hal
pengembangan, pengkoordinasian maupun penyelenggaraan di Jajaran
Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.Kepala Pendidikan dan
Latihan Propinsi atas nama Gubernur secara fungsional menjadi penanggung
jawab penyelenggaraan Diklat Teknis di lingkungan Pemerintah Propinsi dan di
lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kota.Pengembangan dan penyelenggaraan
Diklat Teknis
dapat
diselenggarakan
dan
dikerjasamakan
dengan
instansi/lembaga tertentu setelah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Badan

Pendidikan dan Pelatihan Depdagri, Kepala Pendidikan dan Latihan Propinsi dan
Bupati/Walikota.
(5)
Akreditasi dan Penanda tanganan, Surat Tanda Tamat Pendidikan dan
Pelatihan (STTPP). Akreditasi dan STTPP Teknis yang diselenggarakan di
Pusat, ditanda tangani oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan
Departemen Dalam Negeri pada bagian depan, dan oleh Kepala Pusat
Pembinaan Teknik Fungsional atau Kepala Pusat Pembinaan Manajemen
Pemerintahan pada bagian belakang yang memuat materi pelajaran.
Akreditasi dan STTPP yang diselenggarakan dilingkungan Pemerintah Propinsi
ditanda tangani oleh Gubernur pada bagian depan,dan Kepala Pendidikan dan
Latihan Propinsi pada bagian belakang yang memuat materi pelajaran.
Selanjutnya akreditasi dan STTPP yang diselenggarakan dilingkungan
Pemerintah Kabupaten/Kota ditanda tangani oleh Bupati/Walikota pada bagian
depan, dan Sekretaris Kabupaten/Kota bagian belakang yang memuat materi
pelajaran.
(6)

Penetapan Pendidikan dan Pelatihan Teknis.

Diklat Teknis yang dapat diselenggarakan adalah Diklat Teknis yang sesuai
dengan tingkat penguasaan kompetensi dalam jabatan oleh setiap aparat di
Jajaran Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah. Untuk Diklat Teknis
yang sudah pernah diselenggarakan tetap dapat dilaksanakan, sementara untuk
Diklat Teknis yang akan dikembangkan dilaksanakan melalui Analisis Kebutuhan
Diklat. Oleh karena itu masing-masing Pemerintah Daerah agar melaksanakan
Analisis Kebutuhan Diklat untuk merumuskan dan menentukan jenis Diklat
Teknis yang dibutuhkan oleh aparat di jajaran Departemen.Dalam Negeri dan
Pemerintah Daerah.
(7)

Biaya Pengembangan dan Penyelenggaraan.

Biaya pengembangan dan penyelenggaraan Diklat Teknis agar dialokasikan


untuk setiap tahun anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Propinsi, Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD) Kabupaten/Kota Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara (APBN), Subsidi Daerah Otonomi (SDO) dan Instruksi
Presiden (Inpres) sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri
No.890/416/SJ Tanggal 22 Januari 1997 tentang Pemantapan Program
Pembinaan Diklat Aparatur Depdagri/Pemda Tahun 1997/1999 dan1998/1999,
dalam hal ini penyelenggaraan di Pusat dianggarkan melalui APBN
Penyelenggaraan di lingkungan Pemerintah Propinsi dianggarkan melalui APBD
Propinsi dan dapat didukung oleh APBN.

Selanjutnya, untuk penyelenggaraan di lingkungan Pemerintah : Kabupaten


dianggarkan melalui APBD Kabupaten dan dapat didukung loleh APBD Propinsi.
MENTERI DALAM NEGERI
TTD
SYARWAIY HAMID

ANEX : KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI


NOMOR : 69 TAHUN 1999
TANGGAL : 30 SEPTEMBER 1999
RUMPUN DIKLAT TEKNISDI
DI JAJARAN DEPDAGRI/PEMDA
I RUMPUN DIKLAT TEKNISI UMUM ADMINISTRASI/MANAJEMEN.
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)

Diklat Teknis Perencanaan dan Penyusunan Program Pembangunan


Diklat Teknis Admistansi manajemen Perkantoran
Diklat Teknis Administrasi/Manajemen Kepegawaian
D iklat Teknis Adm inistrasi/Manajemen Kearsipan
Diklat Teknis Administrasi/Manajemen Keuangan
Diklat Teknis Organisasi dan Metode
Diklat Teknis Organisasi dan Tatalaksana
Diklat Teknis Keprotokolan
Diklat Teknis Teknologi Informasi
Diklat Teknis Program Komputer (Dasar dan Umum)
Diklat Teknis Telaahan Staf
Diklat Teknis Budaya Kerjauter
Diklat Teknis Pengelolaan Barang
Diklat Teknis Administrasi Perlengkapan
Diklat Teknis Kebahasan
Diklat Teknis Kehumasan
Diklat Teknis Tata Naskah Dinas
Diklat Teknis Kesekretarisan
Diklat Teknis Manajemen Seminar Skills
Diklat Teknis Analisis Jabatan
Diklat Teknis Perpustakaan dan Dokumentasi
Diklat Teknis Pengawasan
Diklat Teknis Telekomunikasi
Diklat Teknis Masa Persiapan Pensiun
Diklat Teknis Monitoring dan Evaluasi
Diklat Teknis Manajemen Kediklatan
Diklat Teknis Sandi

II

RUMPUN DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF.


(a)

1.
2.
3.
4.

RUMPUN DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF DEPDAGRIl.


Diklat Teknis Manajemen Pemerintah
Diklat Teknis Reinventing Government
Diklat Teknis Analisis Kebijaksanaan
Diklat Teknis Kepamong prajaan

(b)

5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
1.

Diklat Teknis Adminisnasi Pemerintahan


Diklat Teknis Kepemimpinan Desa
Diklat Teknis Pelayanan Masyarakat
Diklat Teknis Catatan Sipil dan Kependudukan
Diklat Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
Diklat Teknis Perizinan
Diklat Teknis Kader Pimpinan Depdagri
Diklat Teknis kgislatif/DPRD
Diklat Teknis Pembinaan Sospol
Diklat Teknis Penyusunan Perundang-undangan
RUMPUN DIKLAT TEKNIS DEPDAGRI
Diklat Teknis Bidang Pertanian dan Tanaman Pangan

(TP)
1.1Diklat Teknis Pembibitan / Pembenihan
1.2Diklat Teknis Usaha Pertanian
1.3Diklat Teknis Pengembangan Pertanian / TP
1.4Diklat Teknis Kelembagaan, Tenaga dan Sarana
1.5Diklat Teknis Produksi Pertanian/TP
1.6Diklat Teknis Informasi dan Pemasaran
1.7Diklat Teknis Monitoring dan Prakiraan Serangan Hama
Tanaman.
1.8Diklat Teknis Rehabilitasi Pengembangan Lahan
1.9Diklat Teknis Penyakit Pestisida
1.10
Diklat Teknis Pengkajian Iklim dan Tata Guna Air.
1.11
Diklat Teknis Teknologi Pertanian
1.12
Diklat Teknis Penyuluhan Pertanian
1.13
Diklat Teknis Pasca Panen dan Pengolahan Hasil
Diklat Teknis Bidang Perkebunan
2.1Teknis Pembibitan / Pembenihan
2.2Diklat Teknis Usaha Tani Perkebunan
2.3Diklat Teknis Pengembangan Perkebunan
2.4Diklat Teknis Kelembagaan, Tenaga dan Sarana
2.5Diklat Teknis Produksi Perkebunan
2.6Diklat Teknis Pemasaran
2.7Diklat Teknis Monitoring dan Prakiraan Serangan Hama
Tanaman
2.8Diklat Teknis Perluasan dan Peremajaan
2.9Diklat Teknis Penyakit Pestisida
2.10
Diklat Teknis Konservasi Tanah dan Air
2.11
Diklat Teknis Diversifikasi
2.12
Diklat Teknis Penyuluhan Perkebunan
2.13
Diklat Teknis Pengendalian Organisme Pengganggu
Tanaman.
2.14
Diklat Teknis Pasca Panen dan Pengolahan Hasil
Diklat Teknis Bidang Peternakan
3.1Diklat Teknis Ketenagaan, Kelembagaan dan Sarana

3.2Diklat Teknis Pembibitan Peternakan


3.3Diklat Teknis Pakan Ternak
3.4Diklat Teknis Produksi Peternakan
3.5Diklat Teknis Pengembangan Peternakan
3.6Diklat Teknis Pengolahan Hasil Ternak
3.7Diklat Teknis Pemasaran
3.8Diklat Teknis Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit
3.9Diklat Teknis Kesehatan Hewan
3.10
Diklat Teknis Redistribusi
3.11
Diklat Teknis Penyuluhan Peternakan
3.12
Diklat Teknis Kesehatan Hewan dan Peternakan
4
Diklat Teknis Bidang Perikanan
4.1Diklat Teknis Pembibitan / Pembenihan
4.2Diklat Teknis Usaha Tani Nelayan
4.3Diklat Teknis Budidaya Perikanan
4.4Diklat Teknis Kelembagaan, Tenaga dan Sarana
4.5Diklat Teknis Produksi Perikanan
4.6Diklat Teknis Penangkapan / Penangkaran
4.7Diklat Teknis Sumber Hayati
4.8Diklat Teknis Pengawasan Penangkapan lkan
4.9Diklat Teknis Pengolahan dan Pembinaan Mutu
4.10
Diklat Teknis Lingkungan & Pemukiman Nelayan
4.11
Diklat Teknis Pasca Panen
5 Diklat Teknis Bidang Perhutanan dan Konservasi Tanah
5.1Diklat Teknis Pengembangan Hutan Ralryat
5.2Diklat Teknis Konservasi Tanah
5.3Diklat Teknis Penyuluhan
5.4Diklat Teknis Kelembagaan, Tenaga dan Sarana
5.5Diklat Teknis hoduksi Hasil Hutan
5.6Diklat Teknis Bina Usaha
5.7Diklat Teknis Penanaman
5.8Diklat Teknis Pengawasan Hutan
6 Diklat Teknis Bidang Perindustrian
6.1Diklat Teknis Produksi
6.2Diklat Teknis Usaha Perindustrian
6.3Diklat Teknis Sandar Industri
6.4Diklat Teknis Kelembagaan, Tenaga dan Sarana
6.5Diklat Teknis Pengembangan Desain
6.6Diklat Teknis Penyuluhan
6.7Diklat Teknis Kerjasama dan lklim Usaha
6.8Diklat Teknis Perijinan
6.9Diklat Teknis Pengendalian Lingkungan
6.10
Diklat Teknis Promosi
7 Diklat Teknis Bidang Koperasi dan Pengusaha Kecil
7.1Diklat Teknis Bina Usaha Koperasi
7.2Diklat Teknis Pembinaan Usaha Kecil

10

11

7.3Diklat Teknis Pertanian


7.4Diklat Teknis Non Pertanian
7.5Diklat Teknis Perdagangan dan Jasa
7.6Diklat Teknis Industri
Diklat Teknis Bidang Pariwisata
8.1Diklat Teknis Pariwisata
8.2Dikiat Teknis Obyek Wisata
8.3Diklat Teknis Promosi
8.4Diklat Teknis Bimbingan Wisata
8.5Diklat Teknis Ketenaga kerjaan
8.6Diklat Teknis Akomodasi
8.7Diklat Teknis Penyuluhan
Diklat Teknis Bidang Pekerjaan Umum
9.1Diklat Teknis Survei dan Pengendalian
9.2Diklat Teknis Pengairan
9.3Diklat Teknis Bina Marga
9.4Diklat Teknis Cipta Karya
9.5Diklat Teknis Pemetaan
9.6Diklat Teknis Manajemen Perkotaan
9.7Diklat Teknis Tata Ruang
9.8Diklat Teknis Operasi dan Pemeliharaan
9.9Diklat Teknis Penyehatan Lingkungan
9.10
Diklat Teknis Penvuluhan
Diklat Teknis Bidang Kesehatan
10.1
Diklat Tekn is Pelayanan Kesehatan Masyarakat
10.2
Diklat Teknis Pencegahan Pemberatasan Penyakit
10.3
Diklat Teknis Kesehatan Keluarga
10.4
Diklat Teknis Rumah Sakit Umum/Daerah
10.5
Diklat Teknis PUSKESMAS
10.6
Diklat Teknis kesehatan Khusus
10.7
Diklat Teknis kefarmasian
10.8
Diklat teknis gizi
10.9
Diklat Teknis Sarana dan Metode
10.10
Diklat Teknis Penyebarluasan Infonnasi
10.11
Diklat Teknis Kesehatan Gigi
DiklatTeknis Bidang Sosial
11.1
Diklat Teknis Bina Sosial
11.2
Diklat Teknis Kesejahteraan Anak dan Keluarga
11.3
Diklat Teknis Rehabilitasi Tuna Sosial
11.4
Diklat Teknis Penyantun Penderita Cacat dan bantuan
sosial
11.5
Diklat Teknis Bimbingan dan Penyuluhan Sosial
11.6
Diklat Teknis Bantuan untuk Usia lanjut
11.7
Diklat Teknis Pembina Panti Asuhan
11.8
Diklat Teknis Pengawasan Undian dan Pengumpulan
Dana

11.9
11.10
11.11
12

13

14

15

Diklat Tknis Rehrbilitasi Tuna Wisma


Diklat Teknis Korban Narkotika dan Bekas Narapidana
Diklat Teknis Bantuan Korban Bencana Alam dan
Organisasi Terlarang
Diklat Teknis Pertambang
12.1
Diklat Teknis Pelaksanaan inspeksi Tambang
12.2
Diklat Teknis Pengawasan Lingkungan Pertambangan
12.3
Diklat Teknis Pelaksana Penanggulangan Bencana
Alam
12.4
Diklat Teknis Pengawas Pengelolaan Air Bawah Tanah
12.5
Diklat Teknis Pengawas Keselamatan dan Kesehatan
Kerja Tambang
12.6
Diklat Teknis Pengolahan Bahan Galian Industri
12.7
Diklat Teknis Surveyor Topografi ukur Tambang
Diklat Teknis Bidang Peadidikan dan Kebudayaan
13.1
Diklat Teknis Tenaga Kependidikan
13.2
Diklat Teknis Kebudayaan
13.3
Diklat Teknis Tenaga Administrasi/Pengelola
13.4
Diklat Teknis Pendidikan
13.5
Diklat Teknis Alat Pelajaran
13.6
Diklat Teknis Pembukuan
13.7
Diklat Teknis Permuseuman
13.8
Diklat Teknis Olah Raga, Pelajar dan Pemuda
13.9
Diklat Teknis Bina Prestasi dan Organisasi
Diklat Teknis Bidang Pembangunan Masyarakat Desal
14.1
Diklat Teknis Pengembangan Desa
14.2
Diklat Teknis Ketahanan Masyarakat Desa
14.3
Diklat Teknis Usaha Ekonomi Desa
14.4
Diklat Teknis Sumber Daya Desa dan Pemukiman Desa
14.5
Diklat Teknis Pendayagunaan Teknologi Tepat Guna
14.6
Diklat Teknis Evaluasi dan Lomba Desa
14.7
Diklat Teknis Unit Daerah Kerja Pembangunan dan
Tata Desa
14.8
Diklat Teknis Pengembangan Lembaga Desa
14.9
Diklat Peningkatan Keterampilan dan Bimbingan
Masyarakat
14.10
Diklat Teknis Peningkatan Kesejahteraan Keluarga
14.11
Diklat Teknis Perkreditan dan Produksi
14.12
Diklat Teknis Sektor Informal
14.13
Diklat Teknis Perumahan dan Lingkungan Desa
Diklat Teknis Bidang Tenaga Kerja
15.1
Diklat Teknis Pembinaan Ketenaga keriaan
15.2
Diklat Teknis Pelatihan Kerja
15.3
Diklat Teknis Kelembagaan Kerja dan Pengusaha
15.4
Diklat Teknis Pembinaan Kesejahteraan Pekerja
15.5
Diklat Teknis Pembinaan Perluasan Kesempatan Kerja

16

17

18

19

15.6
Diklat Teknis Usaha Sarana Pelatihan
15.7
Diklat Teknis Pembinaan Lembaga Latihan Swasta
Diklat Teknis Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ)
16.1
Diklat Teknis Pengelola Terminal
16.2
Diklat Teknis Perencanaan Jaringan Trayek
16.3
Diklat Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor
16.4
Diklat Teknis Analisis Dampak Lalu Lintas
16.5
Diklat Teknis Pengawasan dan Pengendalian Lalu
Lintas
16.6
Diklat Teknis Operator Jembatan Timbang
16.7
Diklat Teknis Pengendalian Persimpangan Lampu Lalu
Lintas
16.8
Diklat Teknis Fungsirnal Pembantu Syah bandar
Diklat Teknis Bidang Transmigrasi dan Pemukiman Perambah
Hutan
17.1
Diklat Teknis Pengerahan
17.2
Diklat Teknis Pendaftaran dan Seleksi
17.3
Diklat Teknis Penempatan
17.4
Diklat Teknis Pemindahan
17.5
Diklat Teknis Pemukiman dan Pembinaan
17.6
Diklat Teknis Program dan Evaluasi
Diklat Teknis Bidang Pendapatan Daerah
18.1
Diklat Teknis Pendataan
18.2
Diklat Teknis Penetapan
18.3
Diklat Teknis Pembukuan dan Pelaporan
18.4
Diklat Teknis Penagihan
18.5
Diklat Teknis Angsuran
18.6
Diklat Teknis Penerbitan Surat Ketetapan
18.7
Diklat Teknis Keberatan
18.8
Diklat Teknis Juru Sita
18.9
Diklat Teknis Penyelesaian Kerugian Negara/Daerah
18.10
Diklat Teknis Pengelolaan Penerimaan Sumber LainLain
18.11
Diklat Teknis Akuntansi Keuangan
18.12
Diklat Teknis Penggalian dan Pengembangan
/Pengelolaan Potensi Daerah
Diklat Teknis Bidang Perumahan
19.1
Diklat Teknis Bina Program
19.2
Diklat Teknis Pengelolaan Perumahan
19.3
Diklat Teknis Perijinan Perumahan
19.4
Diklat Teknis Pengawasan
19.5
Diklat Teknis Mutasi
19.6
Diklat Teknis Pendataan dan Pelaporan
19.7
Diklat Teknis Sengketa Rumah dan Tanah
19.8
Diklat Teknis Sewa Menyewa
19.9
Diklat Teknis Pengukuran

20

21

22

23

24

25

19.10
Diklat Teknis Heregistrasi
19.11
Diklat Teknis Pelepasan
19.12
Diklat Teknis Tukar-Menukar
19.13
Diklat Teknis Inventarisasi
19.14
Diklat Teknis Pengosongan
19.15
Diklat Teknis Pengendalian
Diklat Teknis Bidang Pasar
20.1
Diklat Teknis Perencanaan dan Pengawasan
20.2
Diklat Teknis Pendapatan
20.3
Diklat Teknis Penertiban dan Keamanan
20.4
Dikiat Teknis Survey dan Statistik
20.5
Diklat Teknis Pengembangan Pasar
20.6
Diklat Teknis Perijinan
20.7
Diklat Teknis Perhitungan dan Penelitian Surat Ke
Retribusi
20.8
Diklat Teknis Pencegahan Kebakaran
Diklat Teknis Bidang Kebakaran
21.1
Diklat Teknis Perencanaan dan Pelaksanaan
21.2
Diklat Teknis Mobil Unit
21.3
Diklat Teknis Laboratorium
21.4
Diklat Teknis Penerangan
21.5
Diklat Teknis Pembinaan
21.6
Diklat Teknis Inspeksi dan Rekomendasi
21.7
Diklat Teknis Kelembagaan, Tenaga dan Sarana
Diklat Teknis Bidang Perumahan
22.1
Diklat Teknis Penelitian dan Pengembangan
22.2
Diklat Teknis Pengukuran dan Pemetaan
22.3
Diklat Teknis Perencanaan dan Pengendalian
22.4
Diklat Teknis Pengembangan
22.5
Diklat Teknis Teknik Arsitektur
22.6
Diklat Teknis Peta Situasi
Diklat Teknis Bidang Pengawasan Bangunan
23.1
Diklat Teknis Perijinan Bangunan
23.2
Diklat Teknis Pengendalian
23.3
Diklat Teknis Pemetaan Penomoran dan Registrasi
23.4
Diklat Teknis Pengusutan dan Pembongkaran
Diklat Teknis Bidang Pertanaman
24.1
Diklat
Teknis
Penelitian,
Perencanaan
dan
Pengembangan
24.2
Diklat Teknis Taman dan Tanaman
24.3
Diklat Teknis Fungsional Pembangunan
24.4
Diklat Teknis Pemeliharaan
24.5
Diklat Teknis Peralatan Teknis Fungsional
24.6
Diklat Teknis Pembibitan
Diklat Teknis Bidang Pemakaman
25.1
Diklat Teknis Bina Program

25.2
25.3
25.4
25.5
25.6
25.7
25.8

Diklat Teknis Pengembangan dan Pemeliharaan


Diklat Teknis Pemetaan dan Pembangunan Tanah
Makan
Diklat Teknis Ketertiban dan Keamanan
Diklat Teknis Perencanaan dan Pengendalian
Diklat Teknis Pemeliharaan
Diklat Teknis Pelayanan dan Perijinan
Diklat Teknis Pengurusan.
MENTERI DALAM NEGERI
ttd.
SYARWAN HAMID