You are on page 1of 3

No.

Dokumen
SPO-PK.42000.010

STANDAR
PROSEDUR
OPRASIONAL

PEMERIKSAAN CITO
No. Revisi
00

Halaman
1 dari 1

Tanggal Terbit

Ditetapkan Oleh:

01 Maret 2014

Dr.H.Mahruzzaman Naim SpA


Direktur RS Sari Asih Karawaci

Pengertian

Pemeriksaan cito adalah pemeriksaan yang diminta oleh dokternya secara cito dengan
menuliskan cito pada formulir permintaan pemeriksaan laboratorium.

Tujuan

Pemeriksaan yang harus segera dilakukan dan segera dilaporkan kepada klinisi yang meminta
pemeriksaan tersebut.

Kebijakan

Pengaturan tentang pemeriksaan cito di Laboratorium . RS Sari Asih Karawaci

Prosedur :
A. Rawat jalan :
1. Petugas laboratorium terima permintaan pemeriksaan cito
2. Lakukan registrasi sesuai prosedur registrasi
3. Lakukan pengambilan bahan pemeriksaan / specimen
4. Lakukan pemeriksaan dengan segera
5. Laporkan hasil / cetak hasil pemeriksaan
6. Serahkan hasil pemeriksaan kepada pasien
B. Rawat inap :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Petugas laboratorium terima permintaan pemeriksaan cito via telpon


Lakukan pengambilan bahan pemeriksaan / specimen ( untuk permintaan via telpon )
Lakukan registrasi sesuai prosedur registrasi
Lakukan pemeriksaan dengan segera
Laporkan hasil via telpon sesuai prosedur pelaporan dan pencatatan hasil kritis dan hasil tertulis menyusul
Serahkan hasil pemeriksaan kepada ruangan
Mintakan bukti penerimaan hasil pada buku expedisi penyerahan hasil laboratorium.

- Unit Terkait

Ranap & Rajal

- Dokumen Terkait

Daftar pemeriksaan lab

PELAPORAN DAN PENCATATAN HASIL KRITIS


No. Dokumen
No. Revisi
SPO-PK.42000.011
00
Tanggal Terbit

STANDAR
PROSEDUR
OPRASIONAL

01 Maret 2014

Halaman
1 dari 1

Ditetapkan Oleh:
Dr.H.Mahruzzaman Naim SpA
Direktur RS Sari Asih Karawaci

Pengertian

Pelaporan hasil pemeriksaan laboratorium yang dapat memberikan indikasi resiko tinggi tentang
keselamatan pasien.

Tujuan

Memberikan inpormasi sedini mungkin supaya klinisi secepat mungkin melakukan tindakan
terhadap pasien.

Kebijakan

Pengaturan tentang penyerahan hasil kritis pemeriksaan di Laboratorium .

Prosedur :
1. Petugas / analis melaporkan hasil yang kritis
Hasil dilaporkan langsung via telp oleh penanggung jawab. Lab kepada penanggung jawab ruangan ( Rawat Inap )
dan kepada dokter / perawat ( Poli klinik ) dengan hasil tertulis menyusul dan mintakan hasil yang dilaporkan
tersebut untuk dicatat di formulir catatan perkembangan terintegrasi pada Rekam Medis.
2. Catat Nama, waktu penerima dan pemberi laporan pada buku pelaporan ( mintakan sipenerima hasil via
telpon untuk membacakan kembali hasil yang dilaporkan tersebut sebagai klarifikasi )
3. Cetak hasil dan serahkan hasil sesuai unitnya.

- Unit Terkait
- Dokumen Terkait

Ranap & Rajal


Daftar pemeriksaan Kritis