You are on page 1of 3

Abu Hamam

2412100100

FREKUENSI PITA OKTAF


Manusia dapat merespon keras dan lemahnya suara yang bergantung frekuensi.
Sehingga bila suara yang dirasa mengganggu dinamakan bising akan sangat
mengganggu bahkan merusak kesehatan bila melebihi dosis yang telah
ditentukan. Dari frekuensi pita oktaf kita dapat menentukan cara mengatasinya,
terutama dengan menggunakan Noise Barrier. Dimana sifat bunyi seperti
dibawah ini:

Frekuensi Rendah
Mudah merambat atau didalam struktur
Frekuensi Tinggi
Mudah dipantulkan atau direfraksi oleh struktur

Dari sifat bunyi tersebut kita dapat menentukan bentuk, bahan dan bagian mana
yang harus diberi penghalang.

PENGURANGAN TTB TERHADAP JARAK

Sumber suara memilki penyebaran kesegala arah yang berada disekitarnya.


Sehingga setiap penambahan 2 kali jarak dari sumber bunyi, TTB akan berkurang
sebesar 6 dB untuk sumber bunyi yang pola penyebaranya berbentuk bola.
Pengurangan tersebut dapat kan menjadi lebih dari 6 dB bila disekitarnya
terdapat Noise Barrier.
Abu Hamam
2412100100

Jadi Pengurangan TTB terhadap jarak berfungsi untuk menentukan peletakan


Noise Barrier, sehingga didapat nilai redaman terhadap bising sesuai dengan
yang diharapkan. Intinya adalah berguna untuk Barrier Position yang merupakan
jarak optimal pengahalang atau Noise Barrier terhadap sumber kebisingan. Dan
juga jarak optimal penerima dari penghalang.

TRANSMISION LOSS BAHAN


Merupakan karakteristik dari bahan atau daya akustik untuk meredam sumber
kebisingan untuk digunakan dalam rancangan Noise Barrier, dan harganya
tergantung dari pada frekuensi dari sumber kebisingan. Sehingga kerapatan
dalam bahan yang digunakan dalam rancangan Noise Barrier sangat
diperhatikan tergantung frekuensi dominannya.

Jadi Transmision Loss Bahan berguna untuk menentukan daya redaman bahan
NOISE REDUCTION suatu bahan terhadap bising. Dimana reduksi bising
merupakan selisih TTB sumber bising terhadap penerima.

METODE MAEKAWA
Noise Barrier atau penghalang suara adalah struktur eksterior yang dibuat
untuk meredam bising yang terjadi dijalan, kereta, dan sumber kebisingan yang
berasal dari industri, dimana Noise Barrier yang paling efektif dalam menangani
sumber kebisingan tanpa harus menghentikan aktivitas penggunaan dari
sumber. Salah satunya adalah dengan menggunakan Metode Maekawa. Dimana
metode ini merupakan metode yang praktis dan efektif dalam perancangan
Noise Barrier.
Metode Maekawa, bergantung dari nilai pengurangan tingkat tekanan bunyi
terhadap jarak dari sumber ke penghalang, jarak dari penghalang ke penerima,
luas penghalang, dan tergantung pada frekuensi bunyi dan juga bergantung dari
bahan yang digunakan dalam Noise Barrier.
Dengan memperhitungkan jarak antara Noise Barrier dengan sumber bising dan
penerima, luas dinding penghalang, bahan yang digunakan. Sehingga dengan
perancangan Noise Barrier menggunakan Metode Maekawa dapat mengestimasi
besar nilai pengurangan tingkat tekanan bunyi yang optimal untuk berbagai
frekuensi bunyi atau bising.
Abu Hamam
2412100100

Seperti gambar diatas adalah gambar Noise Barrier.

Jadi Metode Maekawa berfungsi untuk mendesain Noise Barrier yang effektif dan
praktis, dan juga dalam perancangan dapa menambahkan estetika dari Noise
Barrier tersebut sehingga enak untuk dipandang. Intinya Noise Barrier memiliki
fungsi meredam bising dan juga memperindah lingkungan atau ruangan.