You are on page 1of 4

LAPORAN PENDAHULUAN

ASKEP PADA Tn. M

(Kunjungan Kedua)

A. Pendahuluan
1. Latar Belakang
Berdasarkan hasil pengkajian tanggal 7 September 2016
yang dilakukan pada Tn. M didapatkan data bahwa Tn. M (75
tahun) sering mengalami linu-linu dilututnya. Nyeri sendi
dirasakan klien sejak 3 bulan yang lalu. Nyeri tersebut dirasakan
semakin bertambah saat beraktivitas. Keluarga klien mengatakan
tidak tahu penyakit apa yang diderita oleh klien, bagaimana cara
merawatnya. Saat ini klien sudah tidak bekerja dan hanya menjadi
petani.
Hasil pemeriksaan fisik tanggal 7 September 2016 pada Tn.
M didapatkan; kesadaran compos mentis, keadaan umum cukup, N
: 86 x/mnt, RR : 19 x/mnt, TD :150/80 mmHg, Suhu : 36,8 0C.
keluhan yang dirasakan nyeri lutut, klien tidak menggunakan alat
bantu. Terlihat konjungtiva anemis, mulut dan gigi bersih, mukosa
kering,suara nafas tambahan weezing dan ronchi negative, bunyi
S1 S2 tunggal, ictus cordis ICS V, tidak ada nyeri tekan pada
abdomen, bising usus 15x/menit, kekuatan otot 5, dan turgor kulit
4 detik. Sedangkan pemeriksaan kepala, hidung,telinga, leher,
genetalia tidak ada keluhan.
Dari hasil pengkajian yang didapat, maka perawat akan
melakukan implementasi berupa tindakan dan memberikan
pendidikan kesehatan pada hari berikutnya yaitu tanggal 10
September 2016

2. Masalah Keperawatan
Gangguan rasa nyaman (nyeri), Defisit pengetahuan dan
Intoleransi aktivitas.

Rencana Keperawatan 1.B. Topik : Perawatan nyeri sendi 2. Sasaran : Tn. 3. Orientasi (5 menit) .00 WIB 5. 03 Kelurahan Arjowinangun 6. Strategi Pelaksanaan a. 10 September 2015 pukul 13. mengidentifikasi dan pencegahannya. Diagnosa . Tanda-tanda vital dalam batas normal ketika aktivitas . C. Defisit pengetahuan berhubungan dengan . Waktu : Sabtu. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan 2. M Rt. Metode : Tindakan dan diskusi 3. Tujuan Khusus Setelah 1 x 45 menit kunjungan perawat dapat: . Mengenal masalah nyeri sendi dengan menyebutkan pengertian penyebab tanda-tanda. . Target : Tn.00 – 14. Tempat : Keluarga Tn. Media : Leaflet dan lembar balik 4. M 8. 02 Rw. Tujuan Umum Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1 x 60 menit toleran terhadap aktifitas dan mengetahui tentang proses penyakit. Menyebutkan cara perawatan nyri sendi di rumah. Gangguan rasa nyaman (nyeri) berhubungan dengan . Rancangan Kegiatan 1. M 7. Frekuensi nyeri yang dirasakan dapat berkurang .

akibat. Mengkolaborasikan dengan tim medis dalam pemberian terapi . . Terminasi (5 menit) . Mengingatkan kontrak dan membuat kontrak baru b. Mengucapkan salam . Struktur . Memvalidasi keadaan keluarga . . Fase Kerja (50 menit) . Media sudah disiapkan . tanda-tanda. Kriteria Evaluasi a. LP disiapkan . Memotivasi dan memberikan reinforcement positif atas usaha yang telah dilakukan oleh keluarga c. pencegahan. Memberi kesempatan kepada keluarga untuk bertanya . penyebab. serta cara perawatan di rumah . Menganjurkan istirahat adekuat untuk mengurangi nyeri . Menanyakan kembali materi yang telah dijelaskan . Menanyakan keadaan setelah diberi terapi . Menanyakan perasaan keluarga setelah diberikan penjelasan tentang nyeri sendi dan perawatannya. Mengajarkan penggunaan tehnik non farmakologi untuk mengurangi nyeri . 9. Mengobservasi saat keluarga mengungkapkan perasaan setelah diberikan penjelasan nyeri sendi dan perawatannya. Menjelaskan tentang nyeri sendi : pengertian. Memberikan ROM pasif dan aktif untuk mengurangi tekanan pada otot .

. Keluarga aktif dalam proses kegiatan c. Keluarga mampu menyebutkan pengertian. Klien kooperatif ketika dilakukan pengkajian . Pelaksanaan sesuai waktu dan strategi pelaksanaan . . Hasil . M . Kontrak dengan keluarga sudah dilakukan pada pertemuan sebelumnya b. Nyeri berkurang dan klien sedikit toleransi terhadap aktivitas . penyebab. Proses . Keluarga menyebutkan cara perawatan nyeri sendi di rumah. tanda-tanda pencegahan dan pengidentifikasian masalah nyeri sendi . Keluarga menyebutkan akibat tidak diobatinya nyeri sendi dan mencoba merawat anggotanya yang sakit yaitu Tn.