You are on page 1of 8

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil’alamin, Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah
SWT yang telah mencurahkan rahmat dan inayah Nya sehingga saya dapat
menyelesaikan laporan awal yang berjudul Pemodelan Quality.
Saya ucapkan juga terima kasih kepada orang tua saya yang senantiasa
selalu mendoakan saya dan juga saya ucapkan terimakasih kepada teman
teman saya yang telah memberikan inspirasi selama pembuatan laporan ini.
Laporan ini masih sangat jauh dari kesempurnaan oleh karena itu kritik
dan saran sangat diharapkan untuk membangun saya dalam pembuatan laporan
yang jauh lebih baik dari saat ini.
.

Bandung, 17 Oktober 2016

Devi Anastasya Putri

1

.................................2 Maksud dan Tujuan...................................4 2..............................................3 1.................3 1....................................2...........DAFTAR ISI KATA PENGANTAR....2 Implisit .......................................................................................1 Latar Belakang.................................................................. ii BAB I PENDAHULUAN........................2 Komposit.....................................................1 Maksud…………………………………………..................................3 1............................2.........................................................................................................................................3 1......5 BAB III KESIMPULAN..............1 Batubara dan Mineral Bijih........................................................................................................................................................................2 Tujuan………………………………………................6 DAFTAR PUSTAKA 2 .................4 2.......................3 BAB II LANDASAN TEORI.............i DAFTAR ISI.............................4 2..............

Kedua kegiatan ini membutuhkan beberapa data pendukung agar perencanaan dan rancangan berjalan dengan baik. kondisi bahan galian.1 Maksud Maksud dari pembuatan laporan awal ini adalah untuk mengetahui fungsi data komposit dan implisit.1 Latar Belakang Sebelum melakukan kegiatan penambangan. kondisi geologi. 1.2. dan yang dapat dibuktikan dengan adanya data hasil pengeboran atau drilling sehingga kondisi bahan galian dapat terlihat dengan lebih jelas.  1 . Data yang dibutuhkan seperti rancangan biaya. 1.BAB I PENDAHULUAN 1.2 Maksud dan Tujuan 1. perlu dilakukan perencanaan penambangan dan juga pembuatan rancangan penambangan yang akan dilakukan.  Mengetahui fungsi data implisit.2.  Mengetahui fungsi data komposit.2 Tujuan Tujuan dari pembuatan laporan awal ini adalah untuk:  Mengetahui faktor yang mempengaruhi perhitungan cadangan bahan galian.

Berat jenis 4. Sebaran Bahan Galian (Endapan Mineral) Data yang diperoleh di lapangan kemudian di validasi. Jarak antar titik informasi 2. permodelan sumberdaya mempunyai batas koordinat.BAB II LANDASAN TEORI 2. Komposit merupakan rataan berbobot data pada selang tertentu. dan ketinggian 2 . berdasarkan data/ informasi yang didapatkan di lapangan. Basis data komposit untuk permodelan sumberdaya mineral mempunyai peubah yang hampir sama dengan basis data assay.2 Komposit Pembuatan basis data komposit dilakukan untuk menyamakan selang / interval data sehingga memiliki volume (support) yang sama. Model data yang dibuat adalah melalui pendekatan dari realitas. Kadar Bahan Galian (bijih) 3. ke arah timur 150 E – 600 E. Ukuran blok merupakan fungsi geometri dari mineralisasi di daerah yang dituju dan sistem penambangan yang akan digunakan. Pada umumnya. Adapun validitas data tersebut berkaitan dengan tingkat keyakinan dari data geologi terhadap suatu model yang bergantung dari: 1. diperlukan suatu persyaratan penaksiran data lapangan. Luas dan Ketebalan 2. Konsep dalam pengkorelasian data 3. yaitu ke arah utara 00N – 1300N. Tingkat ketelitian dalam mengidentifikasi struktur geologi 2.1 Batubara dan Mineral Bijih Dalam menaksir sumberdaya mineral. Beberapa faktor yang menentukan perhitungan cadangan adalah: 1. Permodelan dan penaksiran sumberdaya mineral secara komputerisasi didasarkan pada kerangka model blok.

2 Implisit Data implisit merupakan data atau informasi yang tidak disediakan secara sengaja tetapi dikumpulkan atau tersedia dari data lainnya.com Gambar 2. informasi geologi. 3 seperti contoh 1075m – 1400m. massa jenis. kadar mineral. . misalnya melalui survey ataupun formulir pendaftaran keanggotaan. jenis batuan. baik secara langsung atau melalui analisis data eksplisit. Sumber: http://2.1 Contoh Blok Model 2. Pemodelan geologi harus dilakukan secara akurat pada setiap zona yang berbeda.blogspot. Model cadangan bijih dikatakan akurat apabila mewakili kondisi geologi dan karakterpstik dari mineralisasi. Peubah (variable) yang diperlukan untuk permodelan yaitu meliputi topografi daerah penelitian. dan jumlah minimum komposit. persentase blok sebagai bagian bijih. tonase setiap blok. Data eksplisit merupakan informasi yang disediakan secara sengaja.bp.

kadar bahan galian (bijih).BAB III KESIMPULAN Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perhitungan cadangan bahan galian. baik secara langsung atau melalui analisis data eksplisit. berat jenis. sebaran bahan galian (endapan mineral). Data implisit merupakan data atau informasi yang tidak disediakan secara sengaja tetapi dikumpulkan atau tersedia dari data lainnya. 4 . diantaranya adalah luas dan ketebalan. Sementara basis data komposit dibuat untuk menyamakan selang / interval data sehingga memiliki volume (support) yang sama.

2011.co. 2012.DAFTAR PUSTAKA Cahaya.com.05 WIB. Fajar Karunia. Diakses pada 16 Oktober 2016 pukul 18. Diakses pada 16 Oktober 2016 pukul 22.techtarget.00 WIB. whatis. 2012.wordpress.45 WIB. Margaret. . Sibotolungun. www. Diakses pada 15 Oktober 2016 pukul 17. Flyshgeost. Rouse. Metode Segitiga.com.com.id. Cara Sampling. karuniacahayafajar. Konsep Block Model dan Basis Data. 2015.33 WIB.geologinesia. Diakses pada 15 Oktober 2016 pukul 18. Implicit Data. paulsimanjuntak.blogspot.

LAMPIRAN .