You are on page 1of 28

PENGARUH TERAPI BEKAM TERHADAP pH URIN DAN PENURUNAN KADAR

GLUKOSA DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK ASS-SALAM
PURWOKERTO

PROPOSAL PENELITIAN

Oleh

SITI MISAROH
N1A005089

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN
JURUSAN KEPERAWATAN
PURWOKERTO
2008

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Hipertensi atau The Silent Killer adalah salah satu penyebab kematian nomor satu, secara
global. Hipertensi menyerang lebih dari 700 juta penduduk dunia dan dengan angka mortalitas 7
juta jiwa dan morbiditas 64 juta jiwa pertahun. Komplikasi pembuluh darah yang disebabkan
hipertensi dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, infark miokard, stroke, dan gagal ginjal.
Komplikasi pada organ tubuh menyebabkan angka kematian yang tinggi.
Morbiditas (angka kesakitan) terutama timbul ketika pasien merasakan dan menampakkan
gejala klinis seperti nyeri kepala (ringan, sedang atau berat), leher terasa kaku dan mudah emosi.
Perasaan tersebut akan sangat mengganggu terutama pada pasien yang harus bekerja/memiliki
aktifitas yang tinggi. rasa ini juga akan sering muncul/kumat-kumatan karena penyakit darah
tinggi merupakan penyakit jangka panjang.

Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan masalah besar tidak hanya di negara barat tapi
juga di Indonesia. Bila tidak diatasi, tekanan darah tinggi akan mengakibatkan jantung bekerja
keras hingga pada suatu saat akan terjadi kerusakan yang serius. Pada jantung otot jantung akan
menebal (hipertrofi) dan mengakibatkan fungsinya sebagai pompa menjadi terganggu,
selanjutnya jantung akan dilatasi dan kemampuan kontraksinya berkurang. Selain pada jantung,
tekanan darah tinggi dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah pada otak, mata
(retinopati) dan/atau ginjal (gagal ginjal). Sebagian besar kasus hipertensi tidak ada terapi
definitif, tapi dapat di kontrol dengan pola hidup sehat dan medikasi.

Di banyak negara saat ini, prevalensi hipertensi meningkat sejalan dengan perubahan gaya
hidup seperti merokok, obesitas, inaktivitas fisik, dan stres psikososial. Hipertensi sudah menjadi
masalah kesehatan masyarakat (public health problem) dan akan menjadi masalah yang lebih
besar jika tidak ditanggulangi sejak dini.
Dari Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 1995, prevalensi hipertensi di Indonesia
adalah 8.3%. Survei faktor risiko penyakit kardiovaskular (PKV) oleh proyek WHO di Jakarta,
menunjukkan angka prevalensi hipertensi dengan tekanan darah 160/90 masing-masing pada pria

Hingga usia 55 tahun lebih banyak ditemukan pada pria.5% (1993). Tekanan darah tinggi ditemukan satu dari setiap tiga orang atau 65 juta orang dan 28% atau 59 juta orang mengidap prehipertensi. Semua orang yang mengidap hipertensi hanya satu pertiganya yang mengetahui keadaannya dan hanya 61% medikasi. K. Di Indonesia belum ada data nasional namun. dan 12.adalah 13. tekanan darah pada wanita meningkat terus.9% dan 16.6% (1988). bahkan di negara maju pun. angka prevalensi mencapai 16% (1988). Pengendalian hipertensi. pada studi MONICA 2000 di daerah perkotaan Jakarta dan FKUI 2000-2003 di daerah Lido pedesaan kecamatan Cijeruk memperlihatkan kasus hipertensi derajat II (berdasarkan JNC VII) masing 20. Jadi di Indonesia masih sedikit sekali yang menjalani pengobatan. 1995). Secara rata-rata. 2008). Menurut AHA (American Heart Association) di Amerika. Pada wanita. Obat yang telah berhasil diproduksi teknologi kedokteran harganya masih relatif mahal sehingga menjadi kendala penanganan hipertensi.9%. Salah satunya yaitu terapi bekam yang banyak digunakan oleh masyarakat dan . Mengingat akan tingginya morbiditas dan mortalitas dan menimbang tentang perjalan kronis (Jangka panjang) dari penyakit darah tinggi ini maka untuk mengurangi atau mencegah komplikasi maka penderita yang sudah mengalami hipertensi untuk secara rutin dan teratur memeriksakan kondisi tekanan darahnya. belum memuaskan. 16. Dari penderita yang mendapat mendapat medikasi hanya satu-pertiga mencapai target darah yang optimal/normal. dan 12. pengendalian hipertensi baru berhasil menurunkan prevalensi hingga 8%. Secara umum. 17% (1993).2%. Pada populasi umum kejadian tekanan darah tinggi tidak terdistribusi secara merata. hingga usia 75 tahun tekanan darah tinggi lebih banyak ditemukan pada wanita dari pada pria. Salah satu penyebab hjipertensi adalah tingginya kadar kolerterol dalam darah atau hiperkolesterolemia. terutama bagi yang memerlukan pengobatan jangka panjang (Puskom Depkes. Namun setelah terjadi menopause (biasanya setelah usia 50 tahun).1% (2000). prevalensi hipertensi pada usia lebih dari 50 tahun berkisar antara 15%-20%. Tren pengobatan hipertensi saat ini yaitu dengan menggunakan terapi alternatif dan komplementer.2% (2000).3% dan 4. Telah ditegakkan dengan baik bahwa hiperlipidemia adalah suatu faktor penting dalam perkembangan aterosklerosis koronaria (Chung Edward. Hanya sebagian kecil yang menjalani pengobatan masing-masing 13.

diyakini dapat mennyembuhkan segala penyakit. Tujuan Khusus a. Mengetahui karakteristik demografi pasien hipertensi. dan sesungguhnya aku melarang umatku dari kay. Mengetahui manfaat terapi bekam dalam menyembuhkan segala jenis penyakit selain penyakit hipertensi. B. Mengetahui analisis kimia darah dari terapi bekam. d. Mengetahui prosedur yang baik dalam melakukan terapi bekam. Bagi rumah sakit penelitian ini bermanfaat untuk membantu dan menjadi pedoman dalam menyusun standar operasional prosedur (SOP) dalam pelayanan terapi bekam terkait dengan pengobatan hipertensi. Hal ini terbukti dengan adanya hadis Nabi Muhammad SAW yang berbunyi “Kesembuhan itu terdapat pada tiga hal.” Sabda yang lain “Sungguh. b. dapat dirumuskan permasalahan penelitian tentang: Apakah ada pengaruh terapi bekam terhadap pH urine dan penurunan kadar glukosa darah pada pasein hipertensi di Klinik As-salam.” (Hadits Shohih). . 2. yaitu minuman madu. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah diatas. Namun di Indonesia terapi bekam ini belum banyak diteliti kebenaran manfaatnya Maka dalam hal ini peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh terapi bekam terhadap Ph urine dan penurunan kadar glukosa darah pada pasien hipertensi di Klinik Ass- salam Purwokerto. Bagi Klinik (institusi). Manfaat 1. Tujuan Umum Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh terapi bekam terhadap Ph urine dan penurunan kadar glukosa darah pada pasien hipertensi di Klinik As-Salam. Tujuan 1. pengobatan paling utama yang kalian gunakan adalah bekam. A. c. e. Mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien hipertensi di Klinik As-salam. C. sayatan alat bekam dan kay (pembakaran) dengaan api.

. Bagi praktisi Bagi praktisi pelayanan kesehatan atau keperawatan di rumah sakit bermanfaat untuk menjadi pedoman untuk menurunkan kadar glukosa darah. selama ini belum ada penelitian yang serupa ataupun sama dengan yang akan dilakukan oleh peneliti yaitu tentang pengaruh terapi bekam terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien hipertensi di klinik As-salam. Keaslian Penelitian Beberapa penelitian tentang terapi bekam terkait dengan perawatan kesehatan belum banyak dilakukan seperti beberapa penelitian berikut. …… Berdasarkan pengetahuan peneliti. 2. D. 3. Bagi peneliti Bagi peneliti penelitian ini bermanfaat untuk memberikan sumbangan informasi ilmiah tentang manfaat terapi bekam terhadap pH urine dan dalam menurunkan kadar glukosa darah.

120 /80 mmHg. Sikap yang paling baik untuk mengukur tekanan darah adalah dalam keadaan duduk atau berbaring ( Anonim. ( Arief. dll. yang dapat dilakukan pada waktu check-up kesehatan atau saat periksa ke dokter. Tekanan darah tinggi atau biasa disebut hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri yang menyebabkan meningkatnya risiko terhadap stroke. Umumnya penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya.BAB II TINJAUAN PUSTAKA A.5 miliar pada tahun 2025. gagal jantung. Angka 120 menunjukkan tekanan pada pembuluh arteri ketika jantung berkontraksi. sementara tekanan darah yang terus menerus tinggi dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan komplikasi. Menurut beberapa sumber jumlah ini diperkirakan naik menjadi 1. Oleh karena itu. . Biasanya dokter akan mngecek dua kali atau lebih sebelum menentukan anda terkena tekanan darah tinggi atau tidak. gangguan anak ginjal. Apabila pada kesempatan tersebut tekanan darah anda berada pada 140/90 mmHg atau lebih maka akan didiagnosa sebagai hypertensi (tekanan darah tinggi) ( Anonim. HIPERTENSI Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering disebut sebagai the silent disease.2008). serangan jantung dan kerusakan ginjal. penyakit endokrin. aneurisma. hipertensi perlu dideteksi dini yaitu dengan pemeriksaan tekanan darah secara berkala. Disebut dengan tekanan diastolik. 2008). Penyakit yang diam-diam mematikan ini ternyata sampai saat ini telah menyerang lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia. 2008) Hipertensi adalah penyakit yang terjadi akibat peningkatan tekanan darah. salah satunya dengan olahraga. Melihat angka yang cukup fantastis itu rasanya perlu upaya untuk menekan angka hipertensi. Tekanan darah adalah menunjukkan keadaan di mana tekanan yang dikenakan oleh darah pada pembuluh arteri ketika darah dipompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh. Angka 80 menunjukkan tekanan ketika jantung sedang berelaksasi. Hipertensi seringkali tidak menimbulkan gejala. Tekanan darah dapat dilihat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya ditunjukkan dengan angka seperti berikut . penyakit jantung. Disebut dengan tekanan sistolik. Yang dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu hipertensi primer atau esensial yang penyebabnya tidak diketahui dan hipertensi sekunder yang dapat disebabkan oleh penyakit ginjal.

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronik yang memiliki morbiditas dan mortalitas yang cukup tinggi. 2008). dll. Komplikasi tersebut antara lain yang paling menakutkan adalah stroke. dimana pembuluh darah yang berada dalam otak pecah akibat tekanan darah tinggi yang kronik mengakibatkan dinding pembuluh darah berubah menjadi kurang lentur sehingga mudah mengalami robek jika terdapat perubahan tekanan darah ( Prakoso. Gagal ginjal {Ginjal mengalami kerusakan sehingga tidak mampu untuk menyaring darah}. nggliyer (kepala terasa ringan). dll. Perasaan tersebut akan sangat mengganggu terutama pada pasien yang harus bekerja/memiliki aktifitas yang tinggi. Harus selalu diingat bahwa hipertensi hampir selalu memerlukan manajemen/pengobatan jangka panjang maka diperlukan kesadaran yang tinggi dari tiap-tiap . Mengingat akan tingginya morbiditas dan mortalitas dan menimbang tentang perjalan kronis (Jangka panjang) dari penyakit darah tinggi ini maka untuk mengurangi atau mencegah komplikasi maka penderita yang sudah mengalami hipertensi untuk secara rutin dan teratur memeriksakan kondisi tekanan darahnya. Apabila tekanan darah tinggi yang diderita memerlukan pengobatan maka obat yang diminum harus diminum secara teratur sesuai dengan derajat tekanan darahnya. kadang-kadang cemas memikirkan penyakitnya yang pada akhirnya juga akan berefek secara tidak langsung dengan penyakit hipertensi yang dideritanya ( Prakoso. leher terasa kaku. Stroke akibat hipertensi biasanya stroke yang termasuk jenis stroke perdarahan. perut membesar (tahap lanjut) }. 2008). sedang atau berat). kemudian secara klinis timbul bengkak pada kedua kaki (pada tahap awal). Komplikasi lain yang timbul antara lain dapat menyebabkan gagal jantung (Decompensasio Cordis) {biasanya dalam pemeriksaan tampak jantung yang membengkak (akibat melawan tekanan darah tinggi pada pmebuluh darah sistemik). dan bisa mengakibatkan kematian yang mendadak pula. Orang yang mengalami hipertensi juga akan mengalami sedikit perasaan depresi. Perubahan gaya hidup yang kurang sehat harus dihindari (merokok) dan pola makan (diet rendah garam) harus selalu dijaga. Rasa ini juga akan sering muncul/kumat-kumatan karena penyakit darah tinggi merupakan penyakit jangka panjang. serta olahraga yang teratur akan bisa menjaga kondisi tekanan darahnya. mudah emosi. karena stroke sifatnya mendadak. sesak nafas. Morbiditas (angka kesakitan) terutama timbul ketika pasien merasakan dan menampakkan gejala klinis seperti nyeri kepala (ringan. Mortalitas yang tinggi karena hipertensi terutama diakibatkan komplikasi yang timbul akibat tidak terkontrolnya tekanan darah.

Arteri besar kehilangan kelenturannya dan menjadi kaku. sehingga mereka tidak dapat mengembang pada saat jantung memompa darah melalui arteri tersebut.yang apabila tidak diobati akan menimbulkan kematian dalam 3-6 bulan.Hipertensi ini jarang terjadi. 1. dimana dinding arterinya telah menebal dan kaku karena arteriosklerosis. karena itu darah pada setiap denyut jantung dipaksa untuk melalui pembuluh yang sempit daripada biasanya dan menyebabkan naiknya tekanan. . dengan cara yang sama.hanya 1 dari 200 orang yang menderita hipertensi. Jantung memompa lebih kuat sehingga mengalirkan lebih banyak cairan pada setiap detiknya 2. ( Prakoso. tekanan darah juga meningkat pada saat terjadi vasokonstriksi. inilah yang terjadi pada usia lanjut. 2008). Klasifikasi Tekanan Darah Pada Dewasa Kategori Tekanan darah sistolik Tekanan darah diastolic normal dibawah 130 mmhg Dibawah 85 mmhg normal tinggi 130-139 mmhg 85-89 mmhg stadium 1 140-159 mmhg 90-99 mmhg (hipertensi ringan) stadium 2 160-179 mmhg 100-109 mmhg (hipertensi sedang) stadium 3 180-209 mmhg 110-119 mmhg (hipertensi berat) stadium 4 210 mmhg atau lebih 120 mmhg atau lebi (hipertensi maligna) Hipertensi maligna adalah hipertensi yang sangat parah.individu dalam memanage diri untuk mencapai hidup yang optimal (dengan terkontrolnya tekanan darah).

volume darah dalam tubuh meningkat. 3. hal ini terjadi jika terdapat kelainan fungsi ginjal sehingga tidak mampu membuang sejumlah garam dan air dari dalam tubuh. perdarahan dari hidung . Gejala yang dimaksud adalah sakit kepala. Tujuan pemeriksaan laboratorium pada pasien hipertensi : a. Untuk memperkirakan prognosis d. yang bisa saja terjadi baik pada penderita hipertensi. Patogenesis pasti tampaknya sangat komplek dengan interaksi dari berbagai variable. 2007). . dan sebelum memulai pengobatan b. wajah kemerahan dan kelelahan. Untuk menentukan adanya faktor-faktor lain yang mempertinggi risiko penyakit jantung koroner dan stroke. yang memerlukan penanganan segera. Gejala Pada sebagian besar penderita. Kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma karena terjadi pembengkakan otak Keadaan ini disebut ensefalopati hipertensif. meskipun secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sesungguhnya tidak). sehingga tekanan darah juga meningkat. 2005). Panel Evaluasi Awal Hipertensi : Pemeriksaan ini dilakukan segera setelah didiagnosis Hipertensi. pusing. Panel Hidup Sehat dengan Hipertensi : Untuk memantau keberhasilan terapi. hipertensi tidak menimbulkan gejala. Bertambahnya cairan dalam sirkulasi bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah. Biasanya tidak ada gejala sampai timbul komplikasi ( Imcw. yaitu jika arteri kecil (arteriola) untuk sementara waktu mengkerut karena perangsangan saraf atau hormon di dalam darah. maupun pada seseorang dengan tekanan darah yang normal. Pemeriksaan laboratorium untuk hipertensi ada 2 macam yaitu : a. Untuk menilai apakah ada penyulit dan kerusakan organ target c. Penyebab Penyebab hipertensi tidak diketahui pada sekitar 95% kasus. Untuk mencari kemungkinan penyebab Hipertensi sekunder b. Mungkin pula ada predisposisi genetic ( Price.

konsumsi alkohol yang berlebihan. Hipertensi primer atau esensial adalah hipertensi yang tidak / belum diketahui penyebabnya (terdapat pada kurang lebih 90 % dari seluruh hipertensi). Penyakit ini lebih banyak menyerang wanita dari pada pria (Smeltzer. tembakau dan obat-obatan yang merangsang dapat berperan disini. Hipertensi primer kemungkinan memiliki banyak penyebab. dan HDL rendah (Anonim. beberapa perubahan pada jantung dan pembuluh darah kemungkinan bersama-sama menyebabkan meningkatnya tekanan darah. 2. Pengurangan asupan garam secara drastis akan akan sulit dilaksanakan. dan rangsangan kopi yang berlebihan. Keduanya tekanan darah tinggi dan resistensi insulin merupakan karakteristik dari sindroma metabolik. penyebabnya adalah penyakit ginjal. Pada sekitar 1-2%. yaitu. Cara . 2001) Penyebab tekanan darah tinggi sebagian besar diketahui.2008) Hipertensi berdasarkan penyebabnya dibagi menjadi 2 jenis : 1. yaitu tumor pada kelenjar adrenal yang menghasilkan hormon epinefrin (adrenalin) atau norepinefrin (noradrenalin). peningkatan trigliserid. penyebabnya adalah kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu (misalnya pil KB). Nasehat pengurangan garam. maka disebut hipertensi sekunder. Pada sekitar 5-10% penderita hipertensi. harus memperhatikan kebiasaan makan penderita. Pengobatan non obat (non farmakologis) 1) Mengatasi obesitas/menurunkan berat badan 2) Mengurangi asupan garam kedalam tubuh. Pengobatan hipertensi secara garis besar menurut Smeltzer dan Bare (2000) dibagi menjadi 2 jenis. Hipertensi sekunder adalah hipertensi yang disebabkan/ sebagai akibat dari adanya penyakit lain. Gangguan emosi. tetepi penyakit ini sangat dipengaruhi factor keturunan. namun peniliti telah membuktikan bahwa tekanan darah tinggi berhubungan dengan resistensi insulin dan atau peningkatan kadar insulin (hiperinsulinemia). kelompok abnormalitas yang terdiri dari obesitas. Penyebab hipertensi lainnya yang jarang adalah feokromositoma. Jika penyebabnya diketahui. a. obesitas.

yoga. 6) Memperbaiki gaya hidup yang kurang sehat. massage. Anjurkan kepada pasien penderita hipertensi untuk melakukan olah raga seperti senam aerobik atau jalan cepat selama 30-45 menit sebanyak 3-4 kali seminggu. Perkenalkan berbagai metode relaksasi seperti yoga atau meditasi. pengobatan ini hendaknya tidak dipakai sebagai pengobatan tunggal. Ciptakan suasana yang menenangkan bagi pasien penderita hipertensi. b. aerobik) yang teratur dapat memperlancar peredaran darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah. 5) Berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol. Selain itu menghentikan kebiasaan merokok dan mengurangi minum minuman beralkohol sebaiknya juga dilakukan. atau hipnotis dapat mengontrol sistem syaraf yang akhirnya dapat menurunkan tekanan darah. Pengobatan hipertensi dilandasi oleh beberapa prinsip sebagai berikut: . (menghindari sters). Pengobatan dengan obat-obatan. 3) Ciptakan keadaan rileks. Olah raga juga dapat digunakan untuk mengurangi/mencegah obesitas dan mengurangi asupan garam kedalam tubuh (tubuh yang berkeringat akan mengeluarkan garam lewat kulit). yang dapat mengotrol sistem syaraf yang pada akhirnya dapat menurunkan tekanan darah. Olah raga lebih banyak dihubungkan dengan pengobatan hipertensi. 4) Melakukan olah raga senam aerobik atau jalan cepat selama 30-45 menit sebanyak 3-4 kali seminggu. Kebiasaan lainnya seperti merokok. joging. Berbagai cara relaksasi seperti meditasi. mengkonsumsi alkohol diduga berpengaruh dalam meningkatkan hipertensi walaupun mekanisma timbulnya belum diketahui pasti. tetapi lebih baik digunakan sebagai pelengkap pada pengobatan farmakologis. karena olah raga isotonik (seperti bersepada.

1) Pengobatan hipertensi sekunder lebih mendahulukan pengobatan penyebab hipertensi 2) Pengobatan hipertensi esensial ditujukan untuk menurunkan tekanan darah dengan harapan memperpanjang umur dan mengurangi timbulnya komplikasi.10 menit). gagal ginjal. Obat-obatan antihipertensi. 2007) Penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) hingga sekarang semakin banyak. Terdapat banyak jenis obat antihipertensi yang beredar saat ini. Dengan pengobatan dan kontrol yang teratur. antara lain : diet rendah garam/ kolesterol/ lemak jenuh. maka angka kematian akibat penyakit ini bisa ditekan (Imcw. berhenti merokok/alkohol. 4) Pengobatan hipertensi adalah pengobatan jangka panjang. Lebih parahnya jika kondisi hipertensi ini tidak terkontrol maka dapat mengakibatkan terjadinya infark jantung. Kanulasi intraarterial dapat digunakan untuk mengukurkanTD-nya secara teratur setidaknya setiap 5 tahun sampai umur 80 tahun. 2000). lengan yang mempunyai angka pengukuran yang lebih tinggi digunakan sebagai patokan untuk pengukuran yang berikutnya. Hipertensi ini pada dasarnya memiliki sifat yang cenderung tidak stabil dan sulit untuk dikontrol. gagal jantung. Auskultasilah pada arteri brakialis dan kempiskan karet 2 mmHg per detik. peredaan stress emosional. Perubahan gaya hidup menjadi salah satu penyebabnya. stroke. 3) Upaya menurunkan tekanan darah dicapai dengan menggunakan obat anti hipertensi. Untuk pemilihan obat yang tepat diharapkan menghubungi dokter. bahkan kemungkinan seumur hidup.9 Pengelolaan terhadap penderita hipertensi adalah : Pengobatan tanpa obat. baik dengan tindakan pengobatan maupun dengan tindakan-tindakan medis lainnya. Dalam setiap kesempatan pengukuran TD harus diusahakan 2 kali dengan jarak cukup lama (paling sedikit 5. Jika terdapat perbedaan. dan kerusakan mata (Smeltzer dan Bare. catat titik pertama pulsasi yang terdengar ( bunyi krotkoof pertama ) yang merupakan tekanan darah sistolik dan titi dimana bunyi pulasasi menghilang (bunyi krotokoff ke-5) yang sekarang sevara universal diakui sebagai tekanan diastolik. Sampai tekanan sistolik 200 mmHg di atas titik dimana denyut nadi radialis menghilang. Jika . serta menghindari faktor resiko terjadinya hipertensi. bukannya bunyi gemuruh (korotokoff ke- 4) yang digunakan dalam definesi lama. Ukurlah TD minimal 2 kali dan pastikan tidak ada perbedaan antara kedua lengan. dan latihan fisik ringan dan teratur.

Glukosa Darah Dalam ilmu kedokteran. atau tingkat glukosa serum. yang mengurangi level gula darah (Guyton. dan kehilangan kesadaran. Glukosa dilepaskan ke dalam aliran darah. Apabila level gula darah meningkat. 2002). 2008). gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Level glukosa di dalam darah dimonitor oleh pankreas. hormon yang menargetkan sel-sel di lever (hati). hingga meningkatkan level gula darah (Wikipedia. B. rasa mudah tersinggung. Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. 1997). Tingkat gula darah diatur melalui umpan balik negatif untuk mempertahankan keseimbangan di dalam tubuh. Hiperglikemia dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah-masalah kesehatan yang berkepanjangan pula yang berkaitan dengan diabetes. 2008). yang disebut insulin. Kemudian sel-sel ini mengubah glikogen menjadi glukosa (proses ini disebut glikogenolisis). hormon yang lain dilepaskan dari butir-butir sel yang terdapat di dalam pankreas. Akan tetapi. ginjal. Konsentrasi gula darah. fungsi mental yang menurun. menyebabkan hati mengubah lebih banyak glukosa menjadi glikogen. yang disebut hiperglikemia. dan saraf (Wikipedia. Gejala-gejalanya adalah perasaan lelah. sebelum orang makan ( Wikipedia. Gula darah yang berbentuk glukosa pada awalnya diukur secara kimiawi menggunakan paper strip yang dapat berubah warna karena rekasi kimia dengan glukosa. 2008). baik karena perubahan glikogen maupun karena pencernaan makanan. Bila level gula darah menurun terlalu rendah. produk ini kurang popular karena banyak mengandung kelemahan seperti akurasi renah. Tingkat ini meningkat setelah makan dan biasanya berada pada level terendah pada pagi hari. Umumnya tingkat gula darah bertahan pada batas-batas yang sempit sepanjang hari: 4-8 mmol/l (70-150 mg/dl). pengukuran perlu dilakukan setiap 3-12 bulan ( Morgan et al. termasuk kerusakan pada mata. diatur dengan ketat di dalam tubuh.hasilnya berada pada nilai batas. Hormon ini. nafsu makan akan tertekan untuk waktu yang singkat. Bila konsentrasi glukosa menurun. Bila levelnya tetap tinggi. pankreas melepaskan glukagon. Proses ini disebut gliogenosis). . berkembanglah kondisi yang bisa fatal yang disebut hipoglikemia. karena dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh.

Untuk glukosa darah puasa. 2000) Metode Pemeriksaan Kadar Glukosa Metode pemeriksaan gula darah meliputi metode reduksi. karena sampel darah dapat mengandung kadar oksigen terlarut yang berlainan. Hal ini dapat terjadi. akibatnya alat pengukur darah ini dapat memberikan hasil yang berbeda dari individu yang sama. dan harus dihabiskan dalam waktu 15-- 20 menit. pasien harus berpuasa 6--12 jam sebelum diambil darahnya. seorang ahli fisiologi dan biokimia bernama Leland Clark mengembangakan alat pengukur berdasarkan reaksi biokimia dengan enzim GOD (Glucose Oxidase) dan kemudian mengukurnya secara elektrokimia. Biosensor yang dikembangkan oleh Clark adalah biosensor pertama di dunia.Metode heksokinase juga banyak digunakan. kemudian diperiksa kadar glukosanya. bergantung pada asalnya ( Desriani. kecepatan pengukuran lambat serta ukurannya relatif besar. penderita diminta makan makanan seperti yang biasa dia makan/minum glukosa per oral (75 gr ) untuk TTGO.2003). tapi reaksi kedua rawan interferen (tak spesifik). Pada saat yang hampir bersaman. dan akan menyebabkan kesalahan dalam penatalaksanaannya . . dan lainnya. enzimatik. asam urat. dan iodoasetat) untuk menghindari terjadinya glukosa darah yang rendah palsu. Bila pemeriksaan tidak langsung dilakukan (ada penundaan waktu). yaitu metode glukosa oksidase (GOD) dan metode heksokinase ( Sack et al.Metode GOD banyak digunakan saat ini. Dua jam kemudian diambil darahnya untuk pemeriksaan glukosa 2 jam PP ( Hendromartono. Interferen yang bisa mengganggu antara lain bilirubin. karena enzim yang digunakan spesifik untuk glukosa ( Kaplan. 1989). Tetapi penggunaan enzim GOD sebagai biosensor glukosa memiliki kelemahan. Yang paling sering dilakukan adalah metode enzimatik. Metode ini memiliki akurasi dan presisi yang sangat baik dan merupakan metode referens. Alat pengukur atau sensor yang berbasis pada molekul biologis dikenal dengan istilah biosensor. Ini sangat penting untuk diketahui karena kesalahan pada fase ini dapat menyebabkan hasil pemeriksaan gula darah tidak sesuai dengan sebenarnya.( Landt. et al. Mekanisme kerja enzim ini sangat bergantung pada keberadaan oksigen. dan asam askorbat. fluoride. Darah disentrifugasi untuk mendapatkan serumnya.1999). darah dari penderita bisa ditambah dengan antiglikolitik (gliseraldehida. Akurasi dan presisi yang baik (karena enzim GOD spesifik untuk reaksi pertama). 2001). Setelah diambil darahnya.

korteks adrenal. ialah urin yang dikeluarkan pada waktu yangtidak ditentukan dengan khusus. 2005) Untuk mendapatkan hasil analisa urin yang baik perlu diperhatikan beberapa faktor antara lain persiapan penderita dan cara pengambilan contoh urin. berat badan.kadang bila unsur sedimen tidak ditemukan karena urin- sewaktu terlalu encer. bau dan pH urin. maka dianjurkan memakai urin pagi. Dari 1200 ml darah yang melalui glomeruli permenit akan terbentuk filtrat 120 ml per menit.2005). warna. darah samar dan nitrit ( Wirawan et el. Filtrat tersebut akan mengalami reabsorpsi. kadang.jenis kelamin. Urin pagi ialah urin yang pertama kali dikeluarkan pada pagi hari.2 Secara umum dapat dikatakan bahwa pemeriksaan urin selain untuk mengetahui kelainan ginjal dan salurannya juga bertujuan untuk mengetahui kelainan- kelainan dipelbagaiorgan tubuh seperti hati. mikroskopik dan kimia urin yang meliputi pemeriksaan protein dan glukosa.2002) Dikenal pemeriksaan urin rutin dan lengkap. pankreas.sewaktu . kejernihan. Pengukuran volume urin yang dikerjakan bersama dengan berat jenis urin bermanfaat untuk menentukan gangguan faal ginjal. difusi dan ekskresi oleh tubuli ginjal yang akhirnya terbentuk 1 ml urin per menit. urin ini baik untuk pemeriksaan berat jenis. karena zat tersebut dapat memberikan hasil positif palsu dengan cara reduksi dan hasil negatif palsu dengan cara enzimatik (Sacher. glukosa dan sedimen dapat dipergunakan urin . C. uterus dan lain-lain ( Wirawan et al.1. Beberapa hal perlu diperhatikan dalam persiapan penderita untuk analisa urin misalnya pada pemeriksaan glukosa urin sebaiknya penderita jangan makan zat reduktor seperti vitamin C. urobilinogen. saluran empedu. tetapi pada pihak lain mungkin banyak berbeda dari waktu ke waktu sepanjang hari. Sedangkan yang dimaksud dengan pemeriksaan urin lengkap adalah pemeriksaan urin rutin yang dilengkapi dengan pemeriksaan benda keton. makanan dan minuman. Pada pemeriksaan makroskopis yang diperiksa adalah volume. bilirubin.2002) Susunan urin tidak banyak berbeda dari hari ke hari. Yang dimaksud dengan pemeriksaan urin rutin adalah pemeriksaan makroskopik. pH urine Urin merupakan hasil metabolisme tubuh yang dikeluarkan melalui ginjal. Pengukuran volume urin berguna untuk menafsirkan hasil pemeriksaan kuantitatif atau semi kuantitatif suatu zat dalam urin. . karena itu penting untuk mengambil contoh urin menurut tujuan pemeriksaan. Untuk pemeriksaan urin seperti pemeriksaan protein. berat jenis. Banyak sekali factor yang mempengaruhi volume urin seperti umur. protein sedimen dan tes kehamilan ( Sacher. dan untuk menentukan kelainan dalam keseimbangan cairan badan.

2006). Al Hajjam berarti ahli bekam. Rata-rata didaerah tropic volume urin dalam 24 jam antara 800--1300 ml untuk orang dewasa ( Anonim. yaitu minuman madu.0. dan sesungguhnya aku melarang umatku dari kay. Bekam dalam bahasa Mandarin disebut Pa Hou Kuan. yang menyebabkan pemusatan dan penarikan darah di sana. pH urin normal berkisar antar 4. mambakan. pengobatan paling utama yang kalian gunakan adalah bekam. Terapi Bekam Bekam merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Nama lainnya adalah bekam.5 sampai 8.2008) Penetapan pH diperlukan pada gangguan keseimbangan asam basa. di Eropa dikenal dengan istilah "Cuping Therapeutic Method". Pada infeksi oleh Escherichia coli biasanya urin bereaksi asam. . sayatan alat bekam dan kay(pembakaran) dengan api. Hijamah atau berbekam menurut bahasa adalah ungkapan tentang menghisap darah dan mengeluarkannya dari permukaan kulit. iklim dan aktivitas orang yang bersangkutan. 2001). Terbukti dengan adanya hadis Nabi Muhammad SAW yang berbunyi “Kesembuhan itu terdapat pada tiga hal.” Sabda yang lain “Sungguh. kop.Selain itu penetapan pH pada infeksi saluran kemih dapat memberi petunjuk ke arah etiologi. Al Hajjam sama dengan Al Mashshah. untuk mengeluarkan darah ( Yasin Albadri.”(Hadits Shohih).2005 ) D. Pengobatan dengan bekam sudah digunakan semenjak zaman Nabi. Dalam pengobatan batu karbonat atau kalsium fosfat urin dipertahankan asam. sedangkan pada infeksi dengan kuman Proteus yang dapat merombak ureum menjadi atnoniak akan menyebabkan urin bersifat basa. Kata "Hijamah" berasal dari bahasa Arab. yang kemudian ditampung di dalam gelas bekam. Al Hijmu berarti menghisap atau menyedot. Lalu dilakukan penyayatan permukaan kulit dengan pisau bedah.suhu badan. Sedangkan Al Mihjam atau Al Mihjamah merupakan alat untuk bekam yang berupa tabung gelas untuk menampung darah yang dikeluarkan dari kulit ( Subiyanto dan Leli. canduk. yaitu tukang menghisap atau tukang menyedot. canthuk. Hijamah adalah pengobatan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun sebelum masehi. dari kata Al Hijmu yang berarti pekerjaan membekam. sedangkan untuk mencegah terbentuknya batu urat atau oksalat pH urin sebaiknya dipertahankan basa ( Wirawan et al. kerena dapat memberi kesan tentang keadaan dalam badan.

Namun berdasarkan pengalaman praktek Abu Fabby. Terapi bekam berasal dari timur tengah namun telah menyebar ke daratan Eropa dan Asia seperti Cina dan Indonesia. Menurut Abu. Anderson (1985) juga mempublikasikan penelitian bekam dalam bentuk buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Method atau 100 Penyakit yang Dapat Diobati dengan Bekam Di Indonesia terapi bekam memang belum banyak diteliti kebenaran manfaatnya. sakit punggung dan sakit berat lainnya. seperti sakit kepala. Dan dianjurkan untuk tidak makan selama 2. Beliau melakukannya .3 jam sebelumnya ( Aiman. telinga. wanita hamil. sakit pinggang. Area tubuh yang banyak simpul limpa. Anas bin Malik r. Sedangkan Thomas W. alat kelamin. penderita diabetes mellius. Masyarakat Cina mengenal bekam sebagai terapi kop. karena darah kotor berhimpun dan lebih terangsang (darah sedang pada puncak gejolak).a. thrombosit. orang yang sangat letih. puting susu. 2004). The Connective Tissue as The Physical Medium for Conduction of Healing Energy in Cupping Therapeutic Method (Jaringan Ikat sebagai Media Fisik untuk Menghantarkan Energi Pengobatan dengan Bekam). Larangan Berbekam Terapi bekam ini dilarang digunakan pada penderita tekanan darah sangat rendah. Seperti penelitian Kohler D (1990) yang dituangkan dalam buku berjudul. alergi kulit serius. Bagian tubuh yang ada varises. penderita leukemia. kehausan dan orang yang sedang gugup. Waktu Bekam. Area tubuh yang dekat pembuluh besar. kelaparan. menceritakan bahwa : "Rasulullah SAW biasa melakukan hijamah pada pelipis dan pundaknya. pusing-pusing. kenyang. penderita sakit kudis. hidung. Adapun anggota bagian tubuh yang tidak boleh di-bekam yaitu mata. pasien bisa sebuh karena dilakukan bekam pada titik-titik saraf terkait dengan penyakit yang dikeluhkan pasien. retak tulang. sedangkan warga Eropa menyebutnya terapi cupping. jaringan luka . wanita yang sedang haid. dubur. Banyak penelitian bekam dilakukan oleh ilmuwan negara barat. Menurut Imam asy-Syuyuthi berbekam dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat kesembuhan. Sebaiknya berbekam dilakukan pada pertengahan bulan. Orang yang sedang minum obat pengencer darah. mulut. sudah banyak pasien bisa disembuhkan. tumor.

karena bertambahnya cahaya dari rembulan. pasien yang fisiknya lemah. Alat yang digunakan juga harus steril. titik yang akan dibekam diolesi dengan alcohol 75% agar steril.Walaupun tidak berbahaya. Diperintahkan penggunaan bekam bukan pada awal bulan (Qamariyah).pada hari ketujuhbelas. Getah bening ini yang berfungsi menutup lapisan yang tersayat. Ibnul Qayyim berkata :. penderita infeksi kulit merata. karena cairan-cairan dalam tubuh kurang aktif bergerak dan tidak normal. Pemilihan waktu bekam adalah sebagai tindakan preventif untuk menjaga kesehatan dan penjagaan diri terhadap penyakit. bekam tidak dianjurkan untuk penderita diabetes. Yang baik ialah pada pertengahan bulan. seperti yang dilakukan oleh Dr. sedang hamil dan rentan keguguran kandungan. Prinsip Kerja dan Manfaat Bekam Di luar negeri sudah banyak diteliti tentang cara kerja dan manfaat dari terapi bekam. ketika cairan-cairan di dalam tubuh bergolak dan mencapai puncak penambahannya. “Asal dilakukan dengan benar dan steril bekam tidak berbahaya karena yang tersayat hanya lapisan kulit luar. Biasanya 3 hari luka sudah sembuh dan mongering Bekam harus dilakukan dengan serba steril yaitu steril hatinya dalam arti iklas dalam melakukanya. Bukan pula akhir bulan. proses berikutnya dibekam hingga kulit terlihat tertarik dan berwarna kemerahan. Dalam hal ini Imam Ahmad melakukan bekam pada hari apa saja ketika diperlukan. kanker darah. maka harus dilakukan kapan pun pada saat dibutuhkan. penderita anemia serta pasien yang sedang menjalani cuci darah." (Fatahilllah. Hal ini berdasarkan ucapan Rasulullah SAW : "Jangan sampai mengalami ketidakstabilan darah. Selanjutnya permukaan kulit (epidermis) disayat dengan pisau bedah atau silet steril sehingga akan keluar darah kotor. karena itu bisa mematikan.Amir Muhammad Sholih (Dosen Tamu di Universitas Chichago. Setelah darah keluar disedot lagi dengan bekam hingga keluar getah bening. jika memungkinkan sebaiknya dilakukan sambil berpuasa baik pasien maupun yang mengobati. “Pengarang Al Qanun berkata. Teknik Bekam Caranya. seperti gelas bekam. Adapun untuk pengobatan penyakit. tidak sampai ke dalam lapisan daging. hepatitis A dan B. Jika dilakukan bekam pada golongan ini." (Diriwayatkan oleh Ahmad). Alat seperti silet dan kantung tangan harus sekali pakai langsung dibuang. penyedot udara. kesembilanbelas atau keduapuluhsatu. meminta kesembuhan dari-Nya. 2006). dimungkinkan akan terjadi efek samping yang tidak diinginkan. pisau/silet dan kantung tangan. karena cairan-cairan itu berkurang. .

Dr. pengobatan dengan bekam telah dipelajari dalam kurikulum kedokteran di Amerika. Bekam juga menjadikan mikrosirkulasi pembuluh darah sehingga timbul efek relaksasi pada otot sehingga dapat menurunkan tekanan darah. hemiplegia (lumpuh separo). jaringan bawah kulit (sub kutis) jaringan ini akan “rusak”. Karenanya pasien yang dalam darah kandungan besinya tinggi.Dalam pengantar buku berjudul Bekam Sunnah Nabi dan Mukjizat Medis. bradiknin dan zat-zat berbahaya lainnya. Risetnya juga membuktikan.Ahmad Abdus Sami. Menurut Amir. Di majalah Al-Ahrom. memberikan penjelasan berbeda tentang cara kerja bekam. Bisa berupa unsur panas yang dapat menyebabkan terhambatnya aktifitas sel-sel sehingga mengurangi imunitas terhadap virus. Padahal sebelum dibekam reaksi terhadap obat tersebut hampir tidak bereaksi.Manfaat bekam juga dibenarkan oleh Dr.Amir pada pasien terinveksi virus hepatitis C dan memiliki kadar besi cukup tinggi dalam darahnya. Khasiat Berbekam (Hijamah) diantaranya adalah menyembuhkan Sakit kepala secara umum. Ahmad berujar. di bawah kulit dan otot terdapat banyak titik saraf. Menurutnya. “Unsur besi yang terdapat dalam darah manusia kadaranya berbeda-beda. Pengobatan bekam terbukti bermanfaat karena orang yang melakukan pengobatan dengan bekam dirangsang pada tritik saraf tubuh seperti halnya pengobatan akupuntur. Setelah pasien diterapi bekam dan diberi obat Interferon dan Riboviron memiliki reaksi positif dan kekebalan meningkat. pusing-pusing yang bersifat sementara. Tetapi dalam akupuntur yang dihasilkan hanya perangsangan. bistamin.peraih penghargaan di Amerika bidang pengobatan natural dan anggota Organisasi Pengobatan Alternatif di Amerika). pembuangan sebagian darah seperti dalam terapi bekam terbukti mampu memulihkan reaksi pengobatan menjadi lebih cepat sehingga bekam bisa diterapkan sebakai terapi pendamping pengobatan medis. Kerusakan disertai keluarnya darah akibat bekam akan ikut serta keluar beberapa zat berbahaya seperti serotonin. Titik-titik ini saling berhubungan antara organ tubuh satu dengan lainnya sehigga bekam dilakukan tidak selalu pada bagian tubuh yang sakit namun pada titik simpul saraf terkait.Wadda. raksi pengobatan lebih lambat dibandingkan pasien kandungan besinya rendah dalam darah. migraine.Amani Umar. Hasil percobaan yang pernah dilakukan Dr. Pembekaman biasanya dilakukan pada permukaan kulit (kutis). Kepala Divisi Hepatologi Rumah Sakit Angkatan Darat Mesir. Amir mengemukakan sisi ilmiah terapi bekam dalam majalah Arab Al- Ahrom edisi 218-2001. sedangkan bekam selain dirangsang juga terjadi pergerakan aliran darah. .

yaitu mengungkapkan hubungan sebab-akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol disamping kelompok eksperimen. haid tidak teratur. hemorhoid (wasir). sesak nafas. mata. Quasi experimental mendekati seperti true experimental.perdarahan otak. Setiap desain dicirikan dengan adanya manipulasi yang dilakukan peneliti pada variabel independen. yaitu melibatkan perlakuan terhadap variabel independen. elephantiasis (kaki gajah). Perlakuan terhadap variabel independen merupakan salah satu ciri dari perlakuan eksperimen. gout (encok). Meskipun quasi experimental memiliki kekurangan salah satu ciri dari true experimental. dan hidung. telinga. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Desain Riset Experimental: Nonequevalent control group posttest only design . varises. furunkel (bisul). konstipasi (sembelit). enuresis (ngompol). 1999). dan juga adanya beberapa bentuk kontrol dan randomisasi. 2001). mata. bermacam sakit di wajah. rheumatic. low back pain. bengkak (exophtalmus. namun termasuk ke dalam experimental karena masih memiliki salah satu ciri dari pendekatan true experimental. Desain ini berkisar dari yang sederhana sampai dengan yang komplek. BAB III METODE PENELITIAN A. proptosis). Desain Penelitian Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan jenis rancangan quasi experimental. Tetapi pengambilan kedua kelompok tidak dipilih dengan menggunakan teknik acak (Nursalam. yaitu randomisasi atau adanya kelompok kontrol (Polit & Hungler. liver maupun limpa. seperti sakit gigi. Quasi experimental memiliki salah satu kekurangan dari ciri true experimental yaitu ramdomisasi atau kelompok kontrol.

(Polit & Hungler. Tabel 3. Peneliti memilih untuk menggunakan dua kelompok namun tidak dengan randomisasi pada pengambilan sampelnya. 1999). dan kelompok kontrol hanya diberikan tes akhir tanpa perlakuan. Kelompok yang satu diberi perlakuan dan kemudian menjalani tes akhir tanpa tes awal.1 Desain penelitian Jumlah Tes Awal ? Perlakuan ? Tes Akhir ? Kekuatan desain Kelompok 2 X : Tidak X : Ya X : Ya Kuat Y : Tidak Y : Tidak Y : Ya Gambar 3.1 Konsep penelitian Pasien Hipertensi Tes Akhir : X Terapi Kadar pH Urine dan glukosa Bekam darahnya menjadi turun atau tidak Kadar pH urine dan glukosa Y darahnya menjadi turun atau tidak Keterangan : X : Mewakili kelompok eksperimen Y : Mewakili kelompok kontrol . Desain penelitian ini menghilangkan pengaruh tes awal pada subyek sehingga akan mempertahankan kenaifan subyek (Dempsey & Dempsey. 2002).

5. Subjek Penelitian Subjek pada penelitian ini adalah pasien hipertensi yang menjalani terapi bekam di klinik Ass-salam mulai tanggal 1 Agustus s/d 29 Agustus 2008 yang memenuhi kriteria penelitian. Populasi Penelitian Menurut Sugiyono (2000) populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. 6. Pasien dengan Hb ≥ 8 mg%. 3. Menjalani terapi bekam dan tidak sedang melakukan pengobatan lain. Kriteria eksklusi: 1.B. Penderita yang tidak sadarkan diri. Pasien kooperatif. Memiliki penyakit komplikasi . Tempat dan Waktu Penelitian Tempat penelitian adalah di Klinik Ass-salam Penelitian ini dilakukan dalam periode 1–29 Agustus 2008. C. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi yang menjalani terapi bekam di klinik Ass-salam. 4. 2. Bersedia menjadi responden. Pasien berusia > 20 tahun. Kriteria inklusi: 1. D. Pasien Hipertensi 2.

Estimasi Besar Sampel Nursalam (2001) menyebutkan bahwa sampel adalah bagian dari populasi yang dipilih dengan sampling tertentu untuk bisa memenuhi atau mewakili populasi. Besar sampel pada penelitian ini adalah tidak terbatas pada jumlah tetapi sebanyak sampel yang didapatkan oleh peneliti dalam kurun waktu pelaksanaan penelitian dengan menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling. karena kerepresentativan sampel merupakan masalah yang penting. Menurut Nursalam (2001) sampling adalah cara atau metode pengambilan sampel. semakin representative sampel tersebut bagi populasi tempatnya dipilih. 2001). 1999). 2005).E. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan cara sampling nonprobabilitas dengan menggunakan metode purposive sampling. Peneliti dapat memilih sampel dengan kriteria yang luas atau kriteria yang lebih khusus dari populasi sesuai dengan masalah penelitian (Polit & Hungler. Semakin besar jumlah sampel. Untuk menentukan besar sampel tidak ada aturan yang sederhana. dkk. Pengambilan sampel dilakukan dengan batasan sampai waktu yang ditentukan oleh peneliti yaitu selama 1 bulan (Machfoedz. yaitu teknik pengambilan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi yang sesuai dengan kriteria inklusi dalam penelitian sehingga sampel dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya (Nursalam. . Aturan umumnya adalah menggunakan sampel sebanyak mungkin dalam batasan-batasan yang mungkin. Purposive sampling didasarkan kepercayaan kepada pengetahuan peneliti tentang populasi yang dapat diambil sebagai sampel yang masuk ke dalam kasus penelitian.

Sebagai variabel respon berarti variabel ini akan muncul sebagai akibat dari manipulasi suatu independent variable. benda. G. situasi) yang berbeda dengan yang dimiliki oleh kelompok tersebut. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pH urine dan penurunan kadar glukosa darah. H. 4. . Variabel bebas (independent variable) biasanya merupakan stimulus atau intervensi yang diberikan kepada pasien untuk mempengaruhi perilaku. pH urine adalah tingkat keasamaan urine pasien hipertensi yang diberi terapi bekam. Glukosa darah adalah kimia darah yang diukur untuk menentukan tingkat kesembuhan pasien yang diberikan terapi bekam.F. 2. Variabel terikat (dependent variable) adalah variabel respon atau output. Sumber Data Penelitian Sumber data pada penelitian ini adalah diperoleh dari catatan pasien yang datang ke klinik Ass-salam sebagai sumber data sekunder dan dari hasil checklist selama penelitian sebagai sumber data primer. Terapi Bekam adalah pemberian terapi dengan menggunakan tusukan jarum untuk mengeluarkan darah kotor. Definisi Operasional 1. Variabel Penelitian Menurut Rafii (1985) dalam Nursalam (2001) variabel adalah suatu ukuran atau ciri yang dimiliki oleh anggota kelompok (orang. Variabel bebas yang diteliti adalah terapi bekam yang dilakukan oleh ahlinya. Pasien hipertensi adalah semua orang yang datang ke klinik Ass-salam yang mempunyai penyakit hipertensi. 3.

Komponen dari suatu pengukuran adalah instrumen. Apabila memenuhi kriteria penelitian kemudian dilakukan undian lintingan apakah mendapatkan perlakuan terap bekam atau tidak. Persiapan materi dan konsep yang mendukung penelitian. 6. Setelah penelitian selesai sampai target sampel terpenuhi. 4. Setelah proposal selesai dan disetujui kemudian dilakukan sosialisasi penelitian dan persamaan persepsi dengan petugas yang ada di klinik Ass-salam. 7. semua data dihitung. 5. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan check list dengan skala data pengukuran adalah skala nominal. . Permohonan ijin kepada pihak klinik Ass-salam dan koordinasi dengan petugas yang ada di klinik As-salam. 2. 3. Kemudian semua data dikumpulkan dan dicatat selama pelaksanaan penelitian. Selama terapi bekam dan penelitian data dicatat sesuai dengan check list yang disediakan. Langkah-langkah Penelitian Penelitian ini dilaksanakan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut : 1. direkap kemudian dilakukan analisa statistik dengan menggunakan komputer. Pembuatan proposal penelitian yang dilanjutkan dengan pengujian proposal penelitian.I. J. Setelah analisa statistik selesai kemudian dibuat hasil dan kesimpulan dari penelitian dan dituangkan ke dalam laporan hasil penelitian. Pelaksanaan penelitian terhadap pasien yang akan menjalani terapi bekam dimintai persetujuan sebagai sampel penelitian. Instrumentasi Pengumpulan Data Kaplan (1964) dalam Nursalam (2001) menyatakan bahwa pengukuran adalah suatu proses untuk memberikan nomor pada suatu obyek. Dari sudut tehnis yang diukur dimensi kuantitasnya.

Sehingga alat ukur yang digunakan ini bersifat ajeg dan dapat dipertanggungjawabkan. mengorganisasi. yaitu hubungan simetris. Penelitian ini adalah bertujuan membuktikan pengaruh terapi bekam terhadap pH urine dan penurunan kadar glukosa darah pada pasien hipertensi dengan bentuk datanya adalah nominal sehingga analisa statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah analisa statistik chi square/chi kuadrat yang dihitung menggunakan komputer. hubungan sebab akibat (kausal) dan hubungan interaktif (saling mempengaruhi). Data dianalisis menggunakan prosedur statistik. memungkinkan peneliti untuk mengurangi. . K. Pengolahan dan Analisa Data Setelah data terkumpul. data tersebut perlu diproses dan dianalisa secara sistematis supaya trends dan relationship bisa dideteksi. Teknik statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis asosiatif dengan data nominal dan ordinal digunakan statistik nonparametris. melalui data hubungan variabel dalam sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan alat pengukur pH urin dan glukosa darah yang sudah teruji secara klinis dan dapat terukur validitasnya dan relaibilitasnya. menyimpulkan. 2001). Menurut Sugiyono (2000) hipotesis asosiatif merupakan dugaan adanya hubungan antar variabel. menginterpretasi dan menyajikan informasi yang jelas dengan angka-angka yang bermakna (Nursalam. mengevaluasi. Teknik korelasi yang digunakan untuk mencari hubungan dan membuktikan hipotesis antar variabel bila datanya berbentuk nominal adalah dengan statistik chi square/chi kuadrat. Terdapat tiga macam bentuk hubungan antar variabel. Untuk mencari hubungan antara dua variabel atau lebih dilakukan dengan menghitung korelasi antar variabel yang akan dicari hubungannya.

2. Check list yang digunakan dalam penelitian menekankan pada masalah etika yang meliputi : 1. Jika pasien bersedia menjadi peserta penelitian maka pasien menandatangani persetujuan menjadi peserta penelitian. yaitu kerahasiaan tentang data yang diperoleh dari subyek penelitian dijamin oleh peneliti. Masalah Etika Penelitian ini tidak melanggar etika karena telah dirancang sesuai dengan petunjuk dan aturan yang telah ditetapkan serta telah mendapatkan rekomendasi dari Tim Komisi Skripsi Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan. 2. Confidentiality. apabila pasien menolak untuk menjadi peserta penelitian maka peneliti tidak akan memaksakan. : Terjadi penurunan glukosa darah dan pH urin (YA). Skala data yang diperoleh adalah skala data nominal. yaitu untuk menjaga kerahasiaan identitas subyek penelitian. : Tidak terjadi penurunan kadar glukosa darah dan pH urin (TIDAK) L. 3. Jurusan Keperawatan Universitas Jendral Soedirman Purwokerto. Skala data : 1. Anonimity (tanpa nama). Peneliti mengajukan permohonan ijin kepada pihak klinik As-salam untuk mendapatkan persetujuan sebelum penelitian dilaksanakan. dengan tujuan pasien mengetahui maksud dan tujuan penelitian serta dampak selama penelitian. Data tentang hhipertensi diperoleh dengan menggunakan alat ukur berupa tensimeter. Lembar persetujuan dan kesediaan menjadi peserta penelitian bagi pasien. peneliti tidak akan mencantumkan nama subyek pada lembar check list pengumpulan data. . Pemberian angka hanyalah berfungsi sebagai pengkodean.