You are on page 1of 7

TUGAS BAHASA INGGRIS

CERPEN
MAK IJAH FOR PETS

KELOMPOK
1.
2.
3.
4.
5.
6.

He told the clerk. a Sunday morning. He said while staring far off into the sky." he said. grandma will not regret. Since her husband died she was often depressed. yes. "Yes. Without hesitation. she went to the store. with a faint smile on his lips that have wrinkled he headed to the contest. "Do not worry Grandma. "enough. smiling sore. Took out the wallet and calculate some bills of hundreds. "Dogs can also be a part of this family. he said in the liver. especially his children and grandchildren now live outside the city. . I'd better keep an animal to accompany this loneliness. his breathing was heavy. he slept so soundly and seemed happy. Like flower beetles abandoned her. "I have to find a pet!" She suddenly jump up as if she'd get a stack of gold. if this one smart dog?". alone weeping sore. Soon. he went into the house and went straight to the room. He wants to find a dog is the best in town. who is smart enough. He speaks to the wind sighing with foliage. I will take care of dogs. she was lonely. Up in Ijah Mak was immediately looking for the sweetest animals. His eyes were glazed. True Grandma. but what is it?". That afternoon. "Miss. "Dogs. In addition to accompany the lonely. Mak Ijah for Pets Already this week Mak Ijah spent much time sitting in the front garden. said the waiter with aplomb. dogs can also come into the house keeper ". he occasionally stroked his left hand which was cold. he was all alone. I guarantee that even within a-week he can understand the language of all family members Grandma ". A wonderful evening. tomorrow I'll find a dog to the store". The next day. he went straight to the pet store. Mak Ijah directly interrogating the clerk. Finding a dog that looks cute and adorable.

. Besides setting a more specific place also is in the living room or family room and also the bathroom. "Now I'm some company and do not need troublesome children and grandchildren to join me here.. mornings and afternoons. Mak Ijah is the figure of the grandmother and parents who are good and do not want to bother the family. In this case the author tells the story in sequence from the beginning of the introduction of the main character. This theme is also evident from the quote "Dogs can also be a part of this family" and also ". C. promptly at 10 noon Mak Ijah back . This can be seen from the following quotation in the short story. looking for missing family . This theme is visible from the whole story that shows how the life of an elderly woman who tried to make a dog becomes part of the family who accompanied him. the highlight problems. . The author in this case do not position themselves as actors or characters in the story but rather to position themselves as people who are not directly involved in the story told. Background humor time on the short story can be seen from two quotes that "That afternoon." and also "morning. the situation faced by the main character. Mak Ijah itself can be regarded as the protagonist in the story." The second figure is Shopkeeper Animals which is a figure of a good woman and also honest. The portrayal of the character of this figure can be seen from her in the buyer behavior is when Nek Ijah looking for a pet dog." that exist in the stories above. Background of the time available in the short story above is in the afternoons.. E. with a faint smile on his lips wrinkled . Flow (Plot) Flow used in the stories above is the kind of forward flow. To atmosphere in this short story itself is depressed.... Setting (Background) There are two main places in the background of this story is a house and a pet store.. sad and lonely..". Characterizations nature or character for both of the above figures submitted by the author dramatic characterizations that are delivered with an implied through life or the behavior of the characters in the stories. People and Personalities When talking about the character and characterization in this short story there are two figures is seen that Mak Ijah and Shopkeeper. He serves with polite and answered every question honestly Ijah Mak. the occurrence of the problem. while the shopkeeper was a man who plays the role of antagonist. in this short story writer tell the story by placing himself as the second person outside the story. Scene Themes in the funny stories above is the theme of the family. Intrinsic Elements Analysis Short Story Mak Ijah for Pets A. B. declining issues and then resolving the issue. D. viewpoint authors (point of view) To the author's perspective.

The author mostly uses everyday language that flow is.F. From the story portrayed as if the author wanted to show how upset parents who live alone and away from children. grandchildren or family. That's it this time." G. a warm greeting from us. in this short story as if the author wanted notices to all children in the world to pay attention to their parents. Although only some simple analysis but ultimately too long huh? Well.. say for example in the sentence fragment "Like an abandoned flower beetle . In addition. and anyway this is just one example of a short story by any intrinsic element analysis.. Therefore. he pranced as if she'd get a stack of gold.". ". Style Language In a short story entitled "Mak Ijah" above. there are several styles of language used in a particular emphasis... If roughly too long or not liking then you can see the work of others who also is equipped with analysis. The use of suppression uses language style can also be seen in the following excerpt. the authors use a style that is simple and easy to understand. as a child we should be able to give happiness by trying to always be there to fill the last hours of our parents in this world. . not anything. lonely alone no one to accompany him. Do not let the parents until the sad. Mandate (moral) Speaking about the mandate or moral message.

Sampai di dalam Mak Ijah pun langsung mencari hewan yang paling manis. . sendiri menangis perih. Keesokan harinya. “cukup. “Aku harus mencari hewan peliharaan!”. besok aku akan cari anjing ke toko”. Tanpa ragu. Laksana bunga yang ditinggalkan kumbang-nya. ujarnya dalam hati. “Nona. Benar Nek. Mak Ijah langsung menginterogasi pelayan toko. Selain bisa menemani kesepian. “Anjing. Sore itu. Tak lama. Dikeluarkannya dompet dan menghitung beberapa lembar uang ratusan. ia kesepian. apakah anjing yang satu ini pintar?”. tiba-tiba ia berjingkrak seolah baru saja mendapatkan setumpuk emas. ucapnya sambil menerawang jauh ke langit. “Anjing juga bisa menjadi bagian dari keluarga ini”. “Tenang saja Nek. ucapnya sambil tersenyum perih. lebih baik aku memelihara hewan untuk menemani kesendirian ini. aku akan memelihara anjing saja. ia tertidur begitu pulas dan tampak bahagia. yang ini cukup pintar. Matanya terlihat nanar. apalagi anak dan cucunya kini tinggal di luar kota. Semenjak suaminya meninggal ia sering murung. hari Minggu pagi. Malam yang indah. ucap sang pelayan dengan penuh percaya diri. ia langsung masuk menuju toko tersebut. bahkan aku berani menjamin dalam waktu se-minggu ia bisa mengerti bahasa seluruh anggota keluarga Nenek”. ia pun masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke kamar. Ia hanya berbicara dengan angin berkeluh kesah dengan dedaunan. napasnya terdengar berat. ia sebatang kara. nenek tidak akan menyesal. sesekali ia mengelus tangan kirinya yang terasa dingin. ucapnya kepada pelayan toko. Menemukan satu anjing yang terlihat lucu dan menggemaskan. Ia hendak mencari anjing yang paling bagus di kota itu. anjing juga bisa ikut menjadi penjaga rumah”. Mak Ijah Mencari Hewan Peliharaan Cerpen Lucu yang Singkat Sudah satu minggu ini Mak Ijah banyak menghabiskan waktunya duduk di taman depan. tapi apa ya?”. “Ya. ya. ia langsung menuju ke toko hewan. dengan senyum tipis di bibirnya yang telah keriput ia menuju ke peraduan.

Tokoh kedua adalah Penjaga Toko Hewan yang merupakan sosok wanita yang baik dan juga jujur. B. tepat pukul 10 siang Mak Ijah kembali …”. Latar waktu pada cerpen humor tersebut dapat dilihat dari dua kutipan yaitu “Sore itu. Tema ini terlihat dari keseluruhan cerita yang menunjukkan bagaimana kehidupan seorang nenek yang mencoba menjadikan seekor anjing menjadi bagian dari keluarga yang menemaninya. Mak Ijah sendiri bisa dikatakan sebagai tokoh protagonis dalam cerita ini sedangkan penjaga toko adalah tokoh yang memerankan peran antagonis. menurunnya masalah dan kemudian penyelesaian masalah tersebut. Ia melayani dengan sopan dan menjawab setiap pertanyaan Mak Ijah dengan jujur. Mak Ijah adalah sosok nenek dan orang tua yang pandai dan tidak mau merepotkan keluarga. puncak masalah. situasi yang dihadapi sang tokoh utama. Untuk suasana yang ada dalam cerpen ini sendiri adalah murung. Dalam hal ini penulis menceritakan jalan cerita secara urut dari awal perkenalan tokoh utama. Tema ini juga terlihat dari kutipan “Anjing juga bisa menjadi bagian dari keluarga ini” dan juga “… mencari keluarganya yang hilang…” yang ada dalam cerpen di atas. Penggambaran watak tokoh ini dapat dilihat dari prilaku dia dalam melayani pembeli yaitu saat Nek Ijah mencari anjing peliharaan. Alur (Plot) Alur yang digunakan dalam cerpen di atas adalah jenis alur maju. “Sekarang aku ada yang menemani dan tak perlu merepotkan anak dan cucu untuk menemaniku disini”. . Setting (Latar) Ada dua latar tempat yang utama dalam cerita ini yaitu rumah dan toko hewan. sedih dan kesepian. Penokohan sifat atau watak untuk kedua tokoh di atas disampaikan oleh penulis secara dramatik yaitu penokohan yang disampaikan dengan tersirat melalui kehidupan atau tingkah laku si tokoh dalam cerita. Hal ini bisa dilihat dari kutipan dalam cerpen berikut. D. pagi hari dan sore hari. Selain itu latar tempat yang lebih spesifik juga ada yaitu di ruang tengah atau ruang keluarga dan juga kamar. terjadinya masalah. Latar waktu yang ada dalam cerpen di atas adalah pada sore hari. Analisis Unsur Intrinsik Cerpen Mak Ijah Mencari Hewan Peliharaan A. dengan senyum tipis di bibirnya yang telah keriput ia … “ dan juga “Pagi itu. Tokoh dan Penokohan Kalau berbicara mengenai tokoh dan penokohan maka dalam cerpen ini ada dua tokoh yang terlihat yaitu Mak Ijah dan Penjaga Toko. Tema Tema dalam cerpen lucu di atas adalah tema keluarga. C.

” G. Amanat (pesan moral) Berbicara mengenai amanat atau pesan moral. F. Penggunaan penekanan menggunakan gaya bahasa juga dapat dilihat pada cuplikan berikut. Penulis dalam hal ini tidak memposisikan dirinya sebagai pelaku atau tokoh dalam cerita melainkan memposisikan diri sebagai orang yang tidak terlibat langsung dalam kisah yang diceritakan. Selain itu. dalam cerpen ini penulis menyampaikan ceritanya dengan menempatkan dirinya sebagai orang kedua di luar cerita tersebut. Gaya bahasa Dalam cerpen berjudul “Mak Ijah” di atas. sebut saja misalnya dalam penggalan kalimat “Laksana bunga yang ditinggalkan kumbangnya…”. sebagai anak hendaknya kita bisa memberikan kebahagiaan dengan cara berusaha selalu ada dalam mengisi waktu-waktu terakhir orang tua kita di dunia ini. Maka dari itu. Kalau kira-kira terlalu panjang atau tidak sesuai dengan keinginan maka anda bisa melihat karya lain yang juga sudah dilengkapi dengan analisis. Jangan biarkan orang tua sampai sedih.E. ada beberapa gaya bahasa yang digunakan dalam penekanan tertentu. Itu saja kali ini. dalam cerpen ini seolah penulis ingin berpesan kepada seluruh anak yang ada di dunia ini untuk memperhatikan orang tua mereka. penulis menggunakan gaya bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti. Walau hanya beberapa analisa sederhana tapi akhirnya panjang juga ya? Ya sudah. tidak apa-apa. . lagi pula ini hanya salah satu contoh cerpen dengan analisa unsur intrinsik saja. “… ia berjingkrak seolah baru saja mendapatkan setumpuk emas. Penulis kebanyakan menggunakan bahasa sehari-hari yang mengalir apa adanya. kesepian sendiri tak ada yang menemaninya. cucu atau keluarganya. Dari cerita yang digambarkan seolah penulis ingin menunjukkan betapa sedihnya orang tua yang tinggal sendiri dan jauh dari anak. salam hangat dari kami. Sudut pandang pengarang (point of view) Untuk sudut pandang pengarang.