You are on page 1of 66

GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA SISWA DI SEKOLAH

DASAR NEGERI 1 BANDA ACEH


TAHUN 2015

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mendapatkan


Gelar Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran
Universitas Abulyatama Aceh

Oleh :

CUT ANNISHA TARTIA TANDY


NIM : 12171076

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS ABULYATAMA ACEH


LAMPOH KEUDE ACEH BESAR
TAHUN 2015
PENGESAHAN PENELITIAN SKRIPSI

GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA SISWA DI SEKOLAH


DASAR NEGERI 1 BANDA ACEH
TAHUN 2015

Oleh :

CUT ANNISHA TARTIA TANDY


NIM: 12171076

Disahkan Menjadi Laporan Hasil Penelitian Skripsi dan Dinyatakan


Memenuhi Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran
Pada Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Aceh

Dalam siding skripsi yang berlangsung


Pada Hari Sabtu, 8 Agustus 2015
di
Lampoh Keude, Aceh Besar
Tim Penguji Sidang Skripsi

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. Emilda Dewi, M.Ked (ORL-HNS), Sp. THT-KL dr. Ratih Ayu Atika

Penguji I Penguji II

dr. Hidayati Yanita, M.Kes dr. Harfiana

Mengetahui
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Aceh

Dr. Feriyani, Sp. M


P E R N YAT AAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa laporan penelitian skripsi yang

berjudul GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA SISWA DI SEKOLAH

DASAR NEGERI 1 BANDA ACEH TAHUN 2015 ini beserta seluruh isinya

adalah benar karya saya sendiri. Dalam penyusunan laporan ini saya tidak

melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai

dengan etika keilmuwan yang berlaku dalam masyarakat keilmuwan.

Atas pernyataan ini, saya siap menanggung resiko/sanksi yang dijatuhkan

kepada saya apabila di kemudian hari ditemukan adanya pelanggaran terhadap

etika keilmuwan dalam karya saya ini atau ada klaim dari pihak lain terhadap

keaslian laporan penelitian saya.

Lampoh Keude, 8 Agustus 2015


Yang Membuat Pernyataan

CUT ANNISHA TARTIA TANDY


12171076
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah

memberikan akal yang sehat, semangat yang besar serta karunia-Nya yang tidak

terbatas serta tidak lupa saya bersyukur atas sebuah kehidupan yang telah

diberikan-Nya kepada saya. Sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini yang

berjudul : Gambaran Tekanan Darah Pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri 1

Banda Aceh Tahun 2015. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada

Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat.

Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan dan

memperoleh gelar kesarjanaan (Strata-I) pada Program Studi Pendidikan Dokter

Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Banda Aceh. Penulis menyadari

bahwa penelitian dan penyusunan skripsi ini tidak terwujud tanpa ada bantuan dan

dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis

menyampaikan ucapan terima kasih kepada :

1. dr. Feriyani, Sp.M sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas

Abulyatama
2. dr. Emilda Dewi, M.Ked (ORL-HNS), Sp. THT-KL selaku dosen

pembimbing I dan dr. Ratih Ayu Atika selaku dosen pembimbing II yang

selalu sabar dan tidak pernah lelah membimbing saya serta telah

memberikan banyak ilmu kepada saya


3. Ayahanda Drs H. Mirza Musa MM, Nyanyak Hj. Cut Raina Zullita SE,

Tata Alm. T.M. Tarmizi SE, dan Nyakmi Siti Aminah Daud Amd, yang

tercinta serta abang dan adik-adikku T. Fadhil Tartia Tandy, T. Redha

Tartia Tandy dan T. Qisthi Tartia Tandy yang selalu mendoakan serta
memberikan dukungan moral maupun materil dalam penyusunan proposal

ini.
4. Seluruh dosen dan staf pengajar Program Studi Pendidikan dokter Fakultas

Kedokteran Universitas Abulyatama yang telah memberikan bekal ilmu

pengetahuan bagi penulis.


5. Sahabat terbaikku Lili Hayatullah, Adinda Putri, Cut Clara Deby Sintia,

dan teman-teman seperjuangan Program Studi Pendidikan Dokter

angkatan 2012 serta teman sejawat lainnya atas segala bantuan yang

diberikan dan partisipasinya dalam penyusunan skripsi ini.


6. Pihak lainnya yang telah membantu dalam memberikan saran dan motivasi

kepada penulis sehingga penulisan skripsi berjalan dengan lancar.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih banyak terdapat

kekurangan dan kelemahan, baik dari segi penyajian, bahasa maupun segi materi.

Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan saran

serta kritik yang bersifat konstruktif dari berbagai pihak, sehingga akan

memberikan suatu informasi yang berguna bagi ilmu pengetahuan.

Lampoh Keude, 8 Agustus 2015

Cut Annisha Tartia Tandy

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL............................................................................. i
PERNYATAAN PENGESAHAN........................................................ ii
PERNYATAAN KEASLIAN............................................................... iii
KATA PENGANTAR........................................................................... iv
DAFTAR ISI......................................................................................... vi
DAFTAR TABEL................................................................................. ix
DAFTAR GAMBAR............................................................................ x
DAFTAR LAMPIRAN......................................................................... xi
ABSTRAK............................................................................................. xii
ABSTRACT............................................................................................ xiii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang..................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah................................................................ 3
1.3 Tujuan Penelitian.................................................................. 3
1.4 Manfaat Penelitian................................................................ 4
1.5 Ruang Lingkup penelitian.................................................... 4

BAB II KAJIAN PUSTAKA


2.1 Tinjauan Pustaka.................................................................. 5
2.1.1 Tekanan Darah Anak................................................... 5
2.1.2 Pengertian.................................................................... 5
2.1.3 Klasifikasi.................................................................... 8
2.1.4 Etiologi........................................................................ 9
2.1.5 Patogenesis.................................................................. 11
2.1.6 Manifestasi klinis........................................................ 11
2.1.7 Diagnosa dan Penatalaksanaan.................................... 12
2.1.8 Gambaran Usia Pada Tekanan Darah Anak................. 13

2.1.9 Gambaran Jenis Kelamin Pada Tekanan Darah


Anak.................................................................................... 14
2.1.10 Gambaran Tinggi Badan Pada Tekanan Darah
Anak.................................................................................... 14
2.2 Kerangka Teori..................................................................... 15
2.3 Kerangka Konsep................................................................. 16
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Dan Desain Penelitian................................................. 17
3.2 Tempat Dan Waktu Penelitian.............................................. 17
3.3 Populasi Pelitian................................................................... 17
3.4 Kriteria Inklusi Dan Eksklusi............................................... 17
3.5 Besaran Sampel.................................................................... 18
3.6 Bahan Penelitian................................................................... 19
3.7 Prosedur Pengumpulan Data Penelitian............................... 19
3.8 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional....................... 20
3.9 Cara Pengolahan Dan Analisa Data...................................... 21

BAB IV HASIL PENELITIAN


4.1 Hasil Penelitian.................................................................... 23
4.1.1 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Berdasarkan
Klasifikasi.................................................................. 23
4.1.2 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Berdasarkan
Usia............................................................................ 24
4.1.3 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Berdasarkan
Jenis Kelamin............................................................. 25
4.1.4 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Berdasarkan
Tinggi Badan.............................................................. 25

BAB V PEMBAHASAN
5.1 Pembahasan......................................................................... 27
5.1.1 Gambaran Tekanan Darah Pada Anak Berdasarkan
Klasifikasi.................................................................. 27
5.1.2 Gambaran Tekanan Darah Pada Anak Berdasarkan
Usia............................................................................ 28
5.1.3 Gambaran Tekanan Darah Pada Anak Berdasarkan
Jenis Kelamin............................................................. 28
5.1.4 Gambaran Tekanan Darah Pada Anak Berdasarkan
Tinggi Badan.............................................................. 29
5.2 Keterbatasan Penelitian........................................................ 29

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN


6.1 Kesimpulan........................................................................... 30
6.2 Saran..................................................................................... 30
DAFTAR PUSTAKA............................................................................ 32
LAMPIRAN.......................................................................................... 35
DAFTAR RIWAYAT HIDUP............................................................... 54

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Klasifikasi Hipertensi Pada Anak................................................ 8

Tabel 2.2 Kriteria Derajat Hipertensi Berdasarkan Kenaikan Tekanan

Diastolik Normal Sesuai Dengan Usia....................................... 8

Tabel 3.1 Definisi Operasional.................................................................... 20

Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Kasus Hipertensi Pada Siswa ................... 24

Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Berdasarkan Usia ............. 24

Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Berdasarkan Jenis

Kelamin ...................................................................................... 25

Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Berdasarkan Tinggi

Badan ........................................................................................ 25
DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Bagan Kerangka Teori........................................................... 15

Gambar 2.2 Bagan Kerangka Konsep........................................................ 16


DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1 Lembar Kerja Pendataan Hasil Observasi Pada Siswa

Kelas 4C............................................................................. 35

Lampiran 2 Lembar Kerja Pendataan Hasil Observasi Pada Siswa

Kelas 5C............................................................................. 37

Lampiran 3 Tekanan Darah Anak Laki-Laki Berdasarkan Persentil Usia

dan Tinggi Badan.............................................................. 39

Lampiran 4 Tekanan Darah Anak Perempuan Berdasarkan Persentil Usia

dan Tinggi Badan.............................................................. 43

Lampiran 5 Surat Izin Pengambilan Data Awal dari Universitas Abulyatama

Fakultas Kedokteran......................................................... 47

Lampiran 6 Surat Izin Pengambilan Data Awal dari Dinas Pendidikan


Pemuda Dan Olahraga...................................................... 48

Lampiran 7 Surat Izin Penelitian dari Universitas Abulyatama

Fakultas Kedokteran......................................................... 49

Lampiran 8 Surat Izin Penelitian dari Dinas Pendidikan Pemuda Dan

Olahraga............................................................................ 50

Lampiran 9 Surat Selesai Melakukan Penelitian dari SD Negri 1

Banda Aceh....................................................................... 51

Lampiran 10 Daftar Pertanyaan Penelitian........................................... 52

Lampiran 11 Dokumentasi.................................................................... 53

ABSTRAK

Cut Annisha Tartia Tandy, NIM: 12171076, 2015, Gambaran Tekanan Darah
Pada Siswa Di Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Aceh Tahun 2015, Skripsi,
Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama, Lampoh Keude Aceh
Besar.

Pembimbing I : dr. Emilda Dewi, M.Ked(ORL-HNS), Sp.THT-KL

Pembimbing II : dr. Ratih Ayu Atika

Latar belakang : Tekanan darah normal anak-anak bervariasi karena banyak


faktor yang mempengaruhinya antara lain usia, jenis kelamin, dan tinggi badan.
Pengukuran tekanan darah secara rutin berguna untuk deteksi hipertensi pada anak
sedini mungkin. Hipertensi diketahui merupakan salah satu faktor risiko terhadap
terjadinya penyakit jantung koroner pada orang dewasa, dan adanya hipertensi
pada masa anak mungkin berperanan dalam perkembangan dini penyakit jantung
koroner tersebut. Prevalensi hipertensi pada anak diperkirakan <12%. Latihan
fisik, kegembiraan, batuk dan ketegangan dapat menaikan tekanan sistolik anak
sebanyak 40-50 mmHg diatas tingkat biasanya. Penyebab hipertensi seringkali
tidak diketahui (hipertensi primer) atau dapat disebabkan penyakit lain (hipertensi
sekunder). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tekanan darah
pada siswa sekolah dasar.

Metode Penelitian : Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan


metode deskriptif , sampel penelitian terdiri dari 64 siswa SD Negeri 1 Banda
Aceh yang dipilih dengan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria
inklusi dan tidak memenuhi kriteria ekslusi. Data dikumpulkan melalui
pengukuran tekanan darah berdasarkan usia, jenis kelamin dan tinggi badan.

Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil sampel Normal


berjumlah 53 orang (90,63%), Hipertensi Grade 1 berjumlah 6 orang (9,37%),
Hipertensi Grade 2 berjumlah 0 orang ( 0%) dan Krisis Hipertensi berjumlah 0
orang ( 0%).

Kesimpulan : Pada siswa yang dilakukan penelitian pengukuran tekanan darah


berdasarkan usia, jenis kelamin dan tinggi badan didapatkan tekanan darahnya
cenderung normal.

Kata Kunci : Tekanan Darah Anak, Usia, Tinggi Badan, Jenis Kelamin

ABSTRACT

Cut Annisha Tartia Tandy, NIM: 12171076, 2015, Picture Blood Pressure On
Students In State Primary School1 Banda Aceh in 2015, Essay, Faculty
of Medicine University of Abulyatama, Lampoh Keude Aceh Besar.

Supervisor I : dr. Emilda Dewi, M.Ked(ORL-HNS), Sp.THT-KL

Supervisor II : dr. Ratih Ayu Atika

Background : Normal blood pressure varies children because many other factors
that influence the age, sex, and height. Regular blood pressure measurements are
useful for detection of hypertension in children as early as possible. Hypertension
is a known risk factor for coronary heart disease in adults, and the presence of
hypertension in childhood may play a role in the early development of coronary
heart disease is. The prevalence of hypertension in children is estimated to <12%.
Physical exercise, excitement, cough and tension can raise systolic pressure of 40-
50 mmHg above many children as usual level. The cause is often unknown
hypertension (primary hypertension) or may be due to other illnesses (secondary
hypertension). The purpose of this study is to describe the blood pressure in
primary school students.
ResearchMethods : The method used in this research using descriptive method,
the study sample consisted of 64 students of SD Negeri 1 Banda Aceh were
selected by purposive sampling technique that met the inclusion criteria and did
not meet the criteria for exclusion. Data were collected through blood pressure
measurement based on age, gender and height.

ResearchResult : Based on the results, the results of the Normal samples totaling
53 people (90.63%), hypertension Grade 1 numbered 6 (9.37%), hypertension
Grade 2 amounted to 0 (0%) and hypertension crisis amounted to 0 (0%) .

Conclusion : In the students who carried out the study of blood pressure
measurement based on age, gender and height obtained blood pressure tends to
normal.

Keywords: Blood Pressure Child, Age, Height, Gender

BAB I

PENDAHULUAN

1 Latar Belakang
Tekanan darah adalah tekanan yang ditimbulkan pada dinding arteri.

Tekanan puncak terjadi saat ventrikel berkontraksi dan disebut tekanan sistolik.

Tekanan diastolik adalah tekanan terendah yang terjadi saat jantung beristirahat.

Tekanan darah biasanya digambarkan sebagai rasio tekanan sistolik terhadap

tekanan diastolik, dengan nilai dewasa normalnya berkisar dari 100/60 sampai

140/90. Rata-rata tekanan darah normal biasanya 120/80.1


Tekanan darah merupakan faktor yang amat penting pada sistem sirkulasi.

Peningkatan atau penurunan tekanan darah akan mempengaruhi homeostatsis di

dalam tubuh. Tekanan darah selalu diperlukan untuk daya dorong mengalirnya
darah di dalam arteri, arteriola, kapiler dan sistem vena, sehingga terbentuklah

suatu aliran darah yang menetap.2,20


Pengukuran tekanan darah secara rutin berguna untuk deteksi hipertensi

pada anak sedini mungkin. Tekanan darah normal anak-anak bervariasi karena

banyak faktor yang mempengaruhinya antara lain usia, jenis kelamin, tinggi,

danberat badan.12
Tingkat normal tekanan darah bervariasi sepanjang kehidupan. Tekanan

darah bayi berkisar antara 65-115/42-80, tekanan darah normal anak usia 7 tahun

adalah 87-117/48-64. Kisaran normal anak yang berusia 19 tahun, 90 persennya

adalah 124-136/77-84 untuk anak laki-laki dan 124-127/63-74 untuk anak

perempuan. Tekanan darah dewasa cenderung meningkat seiring dengan

pertambahan usia. Standar normal untuk remaja yang tinggi dan di usia baya

adalah 120/80.7
Tekanan darah bervariasi sesuai dengan umur anak dan erat terkait dengan

tinggi serta berat badan. Terjadi kenaikan bermakna selama masa remaja, dan

banyak variasi sementara sebelum tingkat kehidupan dewasa yang lebih stabil

dicapai. Latihan fisik, kegembiraan, batuk dan ketegangan dapat menaikan

tekanan sistolik anak sebanyak 40-50 mmHg diatas tingkat biasanya. Diharapkan

terjadi variabilitas tekanan darah pada anak umur dan bentuk tubuh yang hampir

sama, dan pengukuran secara seri harus selalu dilakukan dalam mengevaluasi

penderita dengan hipertensi.5


Hipertensi pada anak merupakan suatu masalah penting karena bila tidak

ditangani dengan baik, penyakit ini dapat menetap hingga dewasa dan

menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskular diantaranya hipertrofi ventrikel

kiri, penebalan tunika intima-media, aterosklerosis dan disfungsi diastolik, serta

gagal ginjal. Penyebab hipertensi seringkali tidak diketahui (hipertensi primer)


atau dapat disebabkan penyakit lain (hipertensi sekunder). Hal ini dipengaruhi

oleh berat badan, tinggi badan, usia, jenis kelamin, gaya hidup, riwayat hipertensi

pada keluarga, stress dan etnis. Studi cross-sectional yang dilakukan pada 216

anak Asia Tenggara dan 381 anak Australia usia 8-9 tahun menunjukkan adanya

hubungan antara tinggi badan dengan peningkatan tekanan darah. Penelitian lain

juga menunjukkan peningkatan prevalensi hipertensi pada anak obesitas sebanyak

3 kali lebih besar dibandingkan dengan anak non-obes.4


Prevalensi dan diagnosis hipertensi pada anak danremaja tampak

meningkat sekarang akhir-akhir ini. Hal ini kemungkinan berkaitan dengan

meningkatnya prevalensi obesitas pada anak dan meningkatnya kepedulian

terhadap penyakit ini. Prevalensi hipertensi pada anak diperkirakan <12%.

Hipertensi diketahui merupakan salah satu faktor risiko terhadap terjadinya

penyakit jantung koroner pada orang dewasa, dan adanya hipertensi pada masa

anak mungkin berperan dalam perkembangan dini penyakit jantung koroner

tersebut. Hipertrofi ventrikel kiri merupakan bukti klinis nyata kerusakan organ

target pada kasus hipertensi pada anak. Hipertensi berat juga meningkatkan resiko

berkembangnya ensefalopati hipertensif, kejang, kelainan serebrovaskular, dan

gagal jantung kongestif. Komplikasi hipertensi tersebut dapat dicegah bila

dilakukan pengawasan dan pengobatan dini yang adekuat terhadap hipertensi.12,20


Berdasarkan uraian latar belakang mengenai tekanan darah pada anak yang

umunya dipengaruhi oleh beberapa faktor maka peneliti tertarik untuk meneliti

pengaruh faktor Indeks Massa Tubuh, faktor jenis kelamin dan faktor usia

terhadap tekanan darah pada anak Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Aceh.

2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana gambaran

tekanan darah pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Aceh ?


3 Tujuan Penelitian
1.3.1 Tujuan Umum
Untuk mengetahui bagaimana gambaran tekanan darah pada siswa di

Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Aceh.

1.3.2 Tujuan Khusus


a. Untuk mengetahui gambaran tekanan darah pada siswa Sekolah Dasar Negeri

1 Banda Aceh berdasarkan usia.


b. Untuk mengetahui gambaran tekanan darah pada siswa Sekolah Dasar Negeri

1 Banda Aceh berdasarkan jenis kelamin.


c. Untuk mengetahui gambaran tekanan darah pada siswa Sekolah Dasar Negeri

1 Banda Aceh berdasarkan tinggi badan.

4 Manfaat Penelitian
1 Manfaat Bagi Peneliti
a. Dapat menambah wawasan peneliti dari hasil yang dicapai.
b. Peneliti ini diharapkan dapat menjadi pembanding dalam melaksanakan

penelitian selanjutnya.

1.4.2 Manfaat Bagi Tempat Penelitian


a. Dapat menjadi acuan peneliti lain untuk melakukan penelitian yang terkait.

b. Sebagai dasar penyuluhan/konseling untuk mencegah terjadinya peningkatan

tekanan darah pada siswa.

5 Ruang Lingkup Penelitian


Ruang lingkup penelitian berdasarkan tempat yang akan di lakukan

penelitian adalah Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Aceh.


BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2.1 Tinjauan Pustaka


2.1.1 Tekanan Darah Anak
2.1.2 Pengertian

Tekanan darah normal pada anak adalah tekanan darah sistolik (TDS) dan

tekanan darah diastolik (TDD) di bawah persentil 90 berdasarkan jenis kelamin,

usia dan tinggi badan.8

Pengukuran tekanan darah pada anak memerlukan ruang pemeriksaan

yang tenang, serta kondisi anak yang tenang agar tidak mempengaruhi hasil

pengukuran. Anak dapat berbaring telentang dengan tangan lurus di samping

badan atau duduk dengan lengan bawah yang diletakkan di atas meja sehingga

lengan atas berada setinggi jantung. Peralatan standar untuk mengukur tekanan

darah adalah sfigmomanometer air raksa pada anak berusia lebih dari tiga tahun. 8-
10

Metode terpilih untuk pengukuran tekanan darah adalah dengan auskultasi.

Manset yang digunakan harus sesuai dengan ukuran tubuh anak. Tekanan darah

akan terlalu tinggi apabila manset yang dipakai terlalu kecil dan terlalu rendah

bila ukuran manset terlalu besar.8,9

Lebar kantong manset harus menutupi 1/2 sampai 2/3 panjang lengan atas

atau panjang tungkai atas. Panjang manset juga harus melingkari setidak-tidaknya

2/3 lingkar lengan atas atau tungkai atas. Manset dipasang melingkari lengan atas

atau tungkai atas dengan batas bawah lebih kurang 3 cm dari siku atau lipat lutut.

Manset dipompa sampai denyut nadi arteri radialis atau dorsalis pedis tidak teraba
kemudian diteruskan dipompa sampai tekanan naik 20-30 mmHg lagi. Stetoskop

diletakkan di denyut arteri brakialis atau poplitea, kemudian manometer

dikosongkan perlahan-lahan dengan kecepatan 2-3 mmHg per detik. Pada

penurunan air raksa ini akan terdengar bunyi-bunyi Korotkoff. Bunyi Korotkoff I

yaitu bunyi yang pertama kali terdengar berupa bunyi detak yang perlahan. Bunyi

Korotkoff II seperti bunyi Korotkoff I tetapi disertai bunyi desis (swishing sign).

Bunyi Korotkoff III seperti bunyi Korotkoff II tetapi lebih keras. Bunyi Korotkoff

IV bunyi tiba-tiba melemah. Bunyi Korotkoff V bunyi menghilang. Tekanan

sistolik adalah saat mulai terdengarnya bunyi Korotkoff I, sedangkan tekanan

diastolik adalah saat mulai terdengarnya bunyi Korotkoff IV yang biasanya pada

bayi dan anak bersamaan atau hampir bersamaan dengan menghilangnya bunyi

(Korotkoff V). Dalam keadaan normal, tekanan darah sistolik di lengan 10-15

mmHg lebih rendah dibanding dengan tekanan darah tungkai.8,9,11,20

Definisi hipertensi pada anak dan remaja didasarkan pada distribusi

normal tekanan darah pada anak sehat. Data National Health and Nutrition

Examination Survey (NHANES), tekanan darah anak laki-laki dan anak

perempuan berdasarkan persentil usia dan tinggi badan yang sudah direvisi tersaji

pada tabel 2.1 dan 2.2 di bawah ini.8,9

Hipertensi dinyatakan sebagai rerata TDS atau TDD > persentil 95

menurut jenis kelamin, usia dan tinggi badan pada >3 kali pengukuran.

Prahipertensi yaitu rerata TDS atau TDD > persentil 90 tetapi < persentil 95

merupakan, keadaan yang berisiko tinggi berkembang menjadi hipertensi.8-10


Perhatikan Tabel 2.1 dan 2.2 dan cara penggunaan tabel tekanan darah

yaitu sebagai berikut:10,20

1. Pergunakan grafik pertumbuhan Center for Disease Control(CDC) 2000 untuk

menentukan persentil tinggi anak.

2. Ukur dan catat TDS dan TDD anak.

3. Gunakan tabel TDS dan TDD yang benar sesuai jenis kelamin.

4. Lihat usia anak pada sisi kiri tabel. Ikuti perpotongan baris usia secara

horizontal dengan persentil tinggi anak pada tabel (kolom vertikal).

5. Kemudian cari persentil 50, 90, 95, dan 99 TDS di kolom kiri dan TDD di

kolom kanan.

6. Interpretasikan tekanan darah (TD) anak:

TD: <persentil 90 adalah normal.


TD: antara persentil 90-95 disebut pre-hipertensi. Pada anak remaja jika

>120/80 mmHg disebut prehipertensi.


TD: >persentil 95 kemungkinan suatu hipertensi.

7. Bila TD >persentil 90, pengukuran TD harus diulang sebanyak dua kali pada

kunjungan berikutnya di tempat yang sama, dan rerata TDS dan TDD harus

dipergunakan.

8. Bila TD >persentil 95, TD harus diklasifikasikan dan dievaluasi lebih lanjut.

2.1.3 Klasifikasi
Seperti halnya pada dewasa, hipertensi pada anak dibedakan atas beberapa

tingkat.8,9

Tabel 2.1 Klasifikasi Hipertensi Pada Anak


Tingkat 1 (hipertensi bermakna) >95 sampai dengan 5 mmHg diatas
persentil 99

Tingkat 2 (hipertensi berat) TDS atau TDD > 5 mmHg di atas


persentil 99

Krisis Hipertensi Rerata TDS atau TDD >5mmHg di


atas persentil 99 disertai gejala dan
tanda klinis

Kriteria hipertensi juga dibagi atas derajat ringan, sedang, berat, dan krisis

berdasarkan kenaikan tekanan darah sistolik normal sesuai dengan usia yang

diajukan Wila Wirya seperti terlihat pada tabel 4 di bawah ini :12

Tabel 2.2 Kriteria Derajat Hipertensi Berdasarkan Kenaikan Tekanan Diastolik

Normal Sesuai Dengan Usia20


Derajat Persentase Kenaikan di Usia (Tahun)
Hipertensi atas batas Normal 1-5 6-12
TD Diastolik TD Diastolik
(mmHg) (mmHg)
Ringan 5-15 % 75-85 90-100
Sedang 15-30% 85-95 100-110
Berat 30-50% 95-112 110-120
Krisis >50% >112 >120

Formula untuk menghitung tekanan darah pada anak juga dikembangkan

untuk mendukung deteksi dini hipertensi pada anak yaitu :20

a. Tekanan darah sistolik (persentil 95)


1-17 tahun= 100 + (usia dalam tahun x 2)

b. Tekanan darah diastolik (persentil 95)

1-10 tahun= 60 + (usia dalam tahun x 2)

11-17 tahun= 70 + (usia dalam tahun)

2.1.4 Etiologi
A. Hipertensi Primer

Hipertensi primer atau esensial merupakan hipertensi yang tidak dapat

dijelaskan penyebabnya. Meskipun demikian, beberapa faktor dapat diperkirakan

berperan menimbulkan seperti faktor keturunan, berat badan, respons terhadap

stres fisik dan psikologis, abnormalitas transpor kation pada membran sel,

hiperaktivitas sistem saraf simpatis, resistensi insulin, dan respons terhadap

masukan garam dan kalsium.8

Tekanan darah yang tinggi pada masa anak-anak merupakan faktor risiko

hipertensi pada masa dewasa muda. Hipertensi primer pada masa anak biasa

ringan atau bermakna. Evaluasi anak dengan hipertensi primer harus disertai

dengan evaluasi beberapa faktor risiko yang berkaitan dengan risiko

berkembangnya suatu penyakit kardiovaskular. Obesitas, kolesterol lipoprotein

densitas tinggi yang rendah, kadar trigliserida tinggi, dan hiperinsulinemia

merupakan faktor risiko yang harus dievaluasi untuk berkembangnya suatu

penyakit kardiovaskular.8,13

B. Hipertensi Sekunder

Hipertensi sekunder lebih sering terjadi pada anak-anak dibanding pada

orang dewasa. Evaluasi yang lebih teliti diperlukan pada setiap anak untuk
mencari penyebab hipertensi. Anak dengan hipertensi berat, anak dengan usia

yang masih muda, serta anak remaja dengan gejala klinis sistemik disertai

hipertensi harus dievaluasi lebih lanjut. Anamnesis dan pemeriksaan fisik yang

mengarahkan pada suatu kelainan sistemik yang mendasari hipertensi merupakan

langkah pertama evaluasi anak dengan kenaikan tekanan darah yang menetap.

Jadi, sangat penting untuk mencari gejala dan tanda klinis yang mengarah pada

penyakit ginjal (hematuria nyata, edema, kelelahan), penyakit jantung (nyeri dada,

dispneu, palpitasi), atau penyakit dari sistem organ lain (seperti kelainan

endokrinologis, reumatologis). Riwayat penyakit dahulu diperlukan untuk

mengungkap penyebab hipertensi. Pertanyaan diarahkan pada riwayat opname

sebelumnya, trauma, infeksi saluran kemih, diabetes, atau masalah gangguan

tidur. Riwayat penyakit keluarga berupa hipertensi, diabetes, obesitas, apnea pada

waktu tidur, penyakit ginjal, hiperlipidemia, stroke, dan kelainan endokrinologis

perlu ditelusuri.8,9,13

Sekitar 60-80% hipertensi sekunder pada masa anak berkaitan dengan

penyakit parenkim ginjal. Kebanyakan hipertensi akut pada anak berhubungan

dengan glome-rulonefritis, Sedangkan hipertensi kronis paling sering

berhubungan dengan penyakit parenkim ginjal (70-80%), hipertensi renovaskular

(10-15%), koartasio aorta (5-10%), feokromositoma dan penyebab endokrin

lainnya (1-5%). Pada anak yang lebih kecil (< 6 tahun) hipertensi lebih sering

sebagai akibat penyakit parenkim ginjal, obstruksi arteri renalis, atau koartasio

aorta. Anak yang lebih besar bisa mengalami hipertensi dari penyakit bawaan

yang baru menunjukkan gejala dan penyakit dapatan seperti refluks nefropati atau

glomerulonefritis kronis.13
2.1.5 Patogenesis

Patogenesis hipertensi pada anak dengan penyakit ginjal melibatkan

beberapa mekanisme. Hipoperfusi ginjal pada penyakit glomerular diketahui

memicu produksi renin melalui apparatus jukstaglomerular yang mengaktifkan

angiotensin I dan selanjutnya mengaktifkan angiotensin II sehingga menyebabkan

hipertensi. Sistem hormonal seperti prostaglandin meduler yang bersifat

vasodepresor dapat menurun dan menyebabkan hipertensi, substansi lipid pada

medula ginjal juga menurun pada penyakit ginjal. Hipervolemia akibat retensi air

dan garam menyebabkan curah jantung meningkat dan timbul hipertensi.

Hipertensi juga bisa disebabkan oleh farmakoterapi untuk penyakit parenkim

ginjal yang diobati dengan kortikosteroid.12

2.1.6 Manifestasi Klinis

Hipertensi derajat ringan atau sedang umumnya tidak menimbulkan gejala.

Namun, kebanyakan anak yang menderita hipertensitidak sepenuhnya bebas dari

gejala. Gejala non spesifik berupa nyeri kepala, insomnia, rasa lelah, nyeri perut

atau nyeri dada dapat dikeluhkan. Pada keadaan hipertensi berat yang bersifat

mengancam jiwa atau menggangu fungsiorgan vital dapat timbul gejala yang

nyata. Keadaan ini disebut krisis hipertensi. Krisis hipertensi ini dibagi

menjadidua kondisi yaitu hipertensi urgensi dan hipertensi emergensi. Manifestasi

klinisnya sangat bervariasi namunkomplikasi utama pada anak melibatkan sistem

saraf pusat,mata, jantung, dan ginjal.14

Anak dapat mengalami gejala berupa sakit kepala, pusing, nyeri perut,

muntah, atau gangguan penglihatan. Krisis hipertensi dapat pula bermanifestasi

sebagai keadaan hipertensi berat yang diikuti komplikasi yang mengancam jiwa
atau fungsi organ seperti ensefalopati, gagal jantung akut, infark miokardial,

edemaparu, atau gagal ginjal akut. Ensefalopati hipertensif ditandai oleh kejang

fokal maupun umum diikuti penurunan kesadaran dari somnolen sampai koma.

Gejala yang tampak pada anak dengan ensefalopati hipertensif umumnya akan

segera menghilang bila pengobatan segera diberikan dan tekanan darah

diturunkan. Gejala dan tanda kardiomegali, retinopati hipertensif, atau gambaran

neurologis yang berat sangat penting karena menunjukkan hipertensi yang telah

berlangsung lama.14

2.1.7 Diagnosa dan Penatalaksanaan

Anak yang benar mengalami peningkatan tekanan darah darah harus

diklasifikasikan menjadi salah satu dari dua kemungkinan kategori berdasarkan

manifestasi klinisnya. Kategori I adalah anak-anak dengan peningkatan tekanan

darah yang bermakna dengan kemungkinan komplikasi akut. Yang termasuk

kategori ini biasanya anak yang lebih muda dengan hipertensi sekunder yang

memerlukan terapi emergensi, terapi terhadap komplikasi, dan terapi spesifik

terhadap penyebab hipertensi. Kategori II adalah anak-anak dengan peningkatan

tekanan darah yang ringan dengan kemungkinan komplikasi jangka panjang.

Mereka biasanya adalah anak remaja dengan hipertensi esensial.13

Pada penatalaksanaan hipertensi pada anak diberikan terapi farmakologis

dan terapi non-farmakologis. Pada terapi farmakologis, indikasi diberikan anti

hipertensi pada anak apabila ditemukan keadaan hipertensi yang bergejala,

kerusakan organ target seperti hipertrofi ventrikel kiri dengan tujuan terapi

mengurangi tekanan darah dibawah persentil 95. Namun pada terapi non-
farmakologis dianjurkan adanya perubahan gaya hidup meliputi pengendalian

berat badan, olahraga dan aturan gidup sehat lainnya.9

2.1.8 Gambaran Usia Terhadap Tekanan Darah Anak

Istilah usia diartikan dengan lamanya keberadaan seseorang diukur dalam

satuan waktu di pandang dari segi kronologi, individu normal yang

memperlihatkan derajat perkembangan anatomis dan fisiologi sama.17

Faktor usia sangat berpengaruh terhadap hipertensi karena dengan

bertambahnya usia maka risiko hipertensi menjadi lebih tinggi. Insiden hipertensi

yang makin meningkat dengan bertambahnya usia, disebabkan oleh perubahan

alamiah dalam tubuh yang mempengaruhi jantung, pembuluh darah dan hormon.

Hipertensi pada usia kurang dari 35 tahun akan menaikkan insiden penyakit arteri

koroner dan kematian prematur.21

2.1.9 Gambaran Jenis Kelamin Terhadap Tekanan Darah Anak

Jenis Kelamin adalah perbedaan bentuk, sifat, dan fungsi biologi laki-laki

dan perempuan yang menentukan perbedaan peran mereka dalam

menyelenggarakan upaya meneruskan garis keturunan. Jenis kelamin merupakan

suatu akibat dari dimorfisme seksual, yang pada manusia dikenal menjadi laki-

laki dan perempuan.18

Secara klinis tidak ada perbedaan yang signifikan dari tekanan darah pada

laki-laki atau perempuan. Wanita umumnya memiliki tekanan darah lebih rendah

dari pada pria yang berusia sama termasuk pada anak, hal ini cenderung akibat

pengaruh dari berbagai hormon.7


2.1.10 Gambaran Tinggi Badan Terhadap Tekanan Darah Anak

Pertumbuhan rata-rata untuk setiap jenis kelamin dalam populasi berbeda

secara bermakna, di mana pria dewasa rata-rata lebih tinggi daripada wanita

dewasa. Selain itu, tinggi badan manusia juga berbeda menurut kelompok etnis.18

Obesitas merupakan suatu keadaan di mana indeks massa tubuh lebih dari

atau sama dengan 30. Obesitas meningkatkan risiko terjadinya hipertensi karena

beberapa sebab. Pada penderita hipertensi ditemukan 20-30% menderita berat

badan berlebih yang tidak sesuai dengan tinggi badannya.Makin besar massa

tubuh, makin banyak pula suplai darah yang dibutuhkan untuk memasok oksigen

dan nutrisi ke jaringan tubuh. Hal ini mengakibatkan volume darah yang beredar

melalui pembuluh darah akan meningkat sehingga tekanan pada dinding arteri

menjadi lebih besar.18


2.2 Kerangka Teori

Tekanan Darah

Jenis Tinggi
Usia
Kelamin Badan

Normal Hipertensi

Etiologi Klasifikasi

Primer Sekunder

- Faktor Keturunan - Penyakit Ginjal - Normal


- Berat Badan - Penyakit Jantung - Hipertensi tingkat 1
- Respon Stres - Penyakit Sistem - Hipertensi tingkat 2
- Respon masukan organ Lain - Krisis hipertensi
Garam

Gambar 2.1 Bagan Kerangka Teori


2.3 Kerangka Konsep

Variabel Independen Variabel

Dependen Usia

Tekanan Darah Pada Anak


Jenis Kelamin

Tinggi Badan

Gambar 2.2 Bagan Kerangka Konsep

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Jenis Dan Desain Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu untuk

melihat gambaran penelitian yang dilakukan melalui observasi

atau pengumpulan data pada suatu saat.

3.2 Tempat Dan Waktu Penelitian

Penelitian ini direncanakan di Sekolah Dasar Negeri 1 Banda

Aceh. Waktu penelitian direncanakan dari bulan 8 Mei 1 Juni

2015.

3.3 Populasi Penelitian

Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4-5

Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Aceh sebanyak 182 siswa.

3.4 Kriteria Inklusi Dan Ekslusi


3.4.1 Kriteria Inklusi
Siswa sekolah dasar kelas 4-5.
Siswa yang bersedia mengikuti seluruh proses pengambilan

data.

3.4.2 Kriteria Ekslusi


Siswa yang mengalami riwayat penyakit ginjal.
Siswa yang mengalami riwayat penyakit jantung bawaan.
Siswa yang mengalami riwayat kelainan bawaan.
Siswa yang sakit atau tidak hadir saat penelitian.
3.5 Besaran Sampel
3.5.1 Sampel

Sampel adalah subyek penelitian yang merupakan bagian

dari populasi terjangkau yang telah memenuhi kriteria inklusi

dan tidak memenuhi kriteria ekslusi. Adapun sampel pada

penelitian ini yaitu siswa kelas 4C dan siswa kelas 5C Sekolah

Dasar Negeri 1 Banda Aceh. Siswa kelas 4C sebanyak 32 siswa

yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan serta

kelas 5C sebanyak 32 siswa yang terdiri dari 16 siswa laki-laki

dan 16 siswa perempuan dengan total 64 sampel.

3.5.2 Teknik Pemilihan Sampel

Peneliti melakukan pengambilan data sampel dengan cara

non-probability sampling jenis purposive sampling, yaitu sampel

yang di ambil bukan didasarkan atas strata, random, atau daerah

tetapi berdasarkan atas adanya tujuan tertentu. Oleh karena itu

penelitian ini menggunakan teknik penelitian dengan mengambil

sampel yang sesuai dengan ciri-ciri, sifat-sifat atau karakteristik

tertentu yang dibutuhkan karena pada penelitian ini memiliki

keterbatasan waktu dan tenaga sehingga tidak dapat mengambil

sampel yang terlalu besar.


3.6 Bahan Penelitian
Alat ukur tekanan darah
Untuk pengukuran tekanan darah alat yang digunakan adalah stethoscope

gunanya untuk mendengarkan denyut nadi dan sphygmomanometer untuk

mengukur tekanan darah.


Alat ukur Tinggi Badan
Alat yang digunakan adalah meteran dengan cara subjek penelitian berdiri

tegak sejajar dinding lalu di ukur tinggi badannya.


Lembar kerja pengumpulan data

Sebagai lembar pendataan setelah responden di wawancarai

usia dan jenis kelamin serta di periksa tekanan darah, dan tinggi

badannya.

3.7 Prosedur Pengumpulan Data Penelitian

Prosedur pengumpulan data penelitian dilakukan dengan

peneliti mengunjungi Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Aceh dan

bertemu siswa-siswi untuk menjelaskan dan memberikan

informasi tentang tujuan penelitian dan melakukan observasi.

Pada setiap siswa-siswi diminta kesediaannya untuk mengikuti

penelitian sampai selesai dan masuk ke periode seleksi.

Periode Seleksi
Pemilihan populasi terjangkau pada penelitian ini dilakukan

dengan mewawancarai sampel. Peneliti memilih siswa kelas 4C

dan kelas 5C yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi

kriteria eksklusi di Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Aceh sebagai

sampel penelitian.
Periode penelitian
Peneliti melakukan pengukuran tekanan darah, tinggi badan,

usia dan jenis kelamin serta mencatat hasil pada lembar kerja.
3.8 Variabel Penelitian Dan Definisi Operasional
3.8.1 Definisi Operasional
Tabel 3.1 Definisi Operasional
Variabel Dependen

Variabel Definisi Alat Cara Hasil Skala


Depende Operasio Ukur Ukur Ukur
nt nal

Tekanan Tekanan spigm Mengu 1 Normal Nomin


darah darah omano kur 2 Hiperte al
pada normal meter tekana nsi
anak anak n darah tingkat
berdasar 1
kan usia, 3 Hiperte
jenis nsi
kelamin tingkat
dan 2
4 Krisis
tinggi
hiperte
nsi

Variabel Independen

Variabel Definisi Alat Cara Hasil Skala


Indepen Operasio Ukur Ukur Ukur
dent nal
1.Usia Satuan Wawanca Wawanca - 9 tahun Nomina
waktu ra ra - 10tahun l
keberadaa - 11tahun
- 12 tahun
n
seseorang
2. Jenis - Laki-laki
- Perempu
Wawanca Wawanca Nomina
Kelamin an
Perbedaan ra ra l
bentuk,
sifat, dan
fungsi
biologi - 110-120 cm
3.Tinggi reproduksi - 121-130 cm
Badan Meteran Pengukur - 131-140 cm Nomina
- >141 cm
Pertumbuh an tinggi l
an rata- badan
rata

3.9 Cara Pengolahan Dan Analisa Data


Pengolahan data merupakan salah satu langkah yang penting dalam

suatu penelitian, oleh karena itu dilakukan dengan langkah-langkah pengolahan

data, antara lain sebagai berikut:


1. Memeriksa Data (Editing)

Data yang diperoleh baik data primer maupun data sekunder diedit

terlebih dahulu, jika masih ada data yang tidak lengkap dan tidak mungkin

dilakukan pengukuran ulang, maka data tersebut dikeluarkan (drop out).

2. Pengkodean(coding)
Setelah semua kuesioner diedit atau disunting, selanjutnya dilakukan

pengkodean atau coding, yakni mengubah data berbentuk kalimat atau huruf

menjadi data angka atau bilangan. Coding atau pemberian kode ini sangat

berguna dalam memasukkan data(data entry).


3. Memasukkan data (Data Entry) atau Processing
Data yakni jawaban-jawaban dari masing-masing responden yang

dalam bentuk kode (angka atau huruf) dimasukkan kedalam program atau

software komputer. Salah satu paket program yang paling sering digunakan

untuk entry data penelitian adalah paket program SPSS for Window.
4. Tabulasi (Tabulating)

Pada tahap tabulasi, peneliti memasukkan jawaban responden pada

tabel dimana mentabulasi data berdasarkan kelompok data yang telah

ditentukan kedalam tabel distribusi frekuensi.


Data yang diperoleh dalam penelitian ini akan dianalisis

menggunakan analisis univariat.Penyajian data dalam penelitian

ini menggunakan tabel dan gambar distribusi frekuensi dan

deskriptif narasi. Analisis univariat digunakan untuk memperoleh

gambaran distribusi frekuensi dan proporsi dari variabel yang

diteliti, baik variable dependen dan independen dengan rumus

sebagai berikut :

P = f1 x 100%

Keterangan :

P= Hasil presentase

F = Frekuensi teramati

n = Jumlah responden
BAB IV

HASIL PENELITIAN

4.1 Hasil Penelitian

Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh melalui hasil wawancara

menanyai nama, usia, jenis kelamin dan melakukan pengukuran tekanan darah

serta tinggi badan siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Aceh. Berdasarkan data

yang diperoleh dari 64 sampel, didapatkan data yang akan dianalisis dengan

menggunakan analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi variabel

dependen yaitu tekanan darah dan variabel independen yaitu usia, jenis kelamin

dan tinggi badan. Dari penelitian didapatkan hasil sebagai berikut

4.1.1 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Anak Berdasarkan Klasifikasi

Hipertensi

Penyakit Hipertensi pada anak dikelompokkan berdasarkan tingkatan

klasifikasinya yaitu normal, hipertensi tingkat 1, hipertensi tingkat 2 dan krisis

hipertensi. Data yang diperoleh melalui observasi langsung pada anak di Sekolah

Dasar Negeri 1 Banda Aceh. Adapun hasil tersebut disajikan dalam bentuk tabel

distribusi frekuensi dibawah ini.


Tabel 4.1 Distribusi frekuensi kasus hipertensi pada siswa di sekolah

dasar negeri 1 banda aceh

Klasifikasi Frekuensi (N) Persentase (%)

Normal 58 90,63 %
Hipertensi Tingkat 1 6 9,37 %
Hipertensi Tingkat 2 0 0%
Krisis Hipertensi 0 0%
Total 64 100 %

Berdasarkan tabel 4.1 dapat dilihat bahwa, siswa dengan tekanan darah

normal sebanyak 58 orang (90,63%), Hipertensi tingkat 1 sebanyak 6 orang

(9,37%), Hipertensi tingkat 2 dan Krisis Hipertensi sebanyak 0 orang (0%).

4.1.2 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Anak Berdasarkan Usia

Tabel 4.2 Distribusi frekuensi tekanan darah anak berdasarkan

usia

Usia Frekuensi (N) Persentase (%)

9 tahun 16 25 %
10 tahun 32 50 %
11 tahun 13 20,31 %
12 tahun 3 4,69 %
Total 64 100 %

Berdasarkan tabel 4.2 didapatkan bahwa sampel yang di ambil yaitu dari

usia 9 tahun berjumlah 16 orang (25%), usia 10 tahun berjumlah 32 orang (50%),
usia 11 tahun berjumlah 13 orang (20,31%) dan usia 12 tahun berjumlah 3 orang

(4,69%).

4.1.3 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Anak Berdasarkan Jenis

Kelamin

Tabel 4.3 Distribusi frekuensi tekanan darah anak berdasarkan

jenis kelamin

Jenis Kelamin Frekuensi (N) Persentase (%)

Laki-laki 33 51,56 %
Perempuan 31 48,44 %

Total 64 100 %

Berdasarkan tabel 4.3 didapatkan bahwa sampel yang di ambil yaitu dari

laki-laki 33 orang (51,56%) dan perempuan 31 orang (48,44%).

4.1.4 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Anak Berdasarkan Tinggi

Badan

Tabel 4.4 Distribusi frekuensi tekanan darah anak berdasarkan

tinggi badan

Tinggi Badan Frekuensi (N) Persentase (%)

110-120 cm 1 1,56 %
121-130 cm 8 28,12 %
131-140 cm 35 54,69 %
>141 cm 10 15,63 %
Total 64 100 %

Berdasarkan tabel 4.2 didapatkan bahwa sampel yang di ambil yaitu dari

sampel dengan tinggi badan 110-121 cm berjumlah 1 orang (1,56%), tinggi badan
121-130 cm berjumlah 8 orang (28,12%), tinggi badan 131-140 cm berjumlah 35

orang (54,69%) dan tinggi badan >141 cm berjumlah 10 orang (15,63%).

BAB V
PEMBAHASAN

5.1 Pembahasan

5.1.1 Gambaran Tekanan Darah Pada Anak Berdasarkan Klasifikasi

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 1

Banda Aceh terhadap 64 sampel, didapatkan bahwa tekanan darah normal

90,63%, hipertensi tingkat 1 9,37%, hipertensi tingkat 2 0% dan krisis hipertensi

0%. Hasil ini menunjukkan sebagian besar tekanan darah siswa Sekolah Dasar

Negeri 1 Banda Aceh cenderung memiliki tekanan darah normal.

Penelitian ini juga sesuai dengan penelitian Ahmad Akbar (2011),

menyebutkan bahwa tekanan darah normal 78,2%, hipertensi tingkat 1 12,2%,

hipertensi tingkat 2 7,7% dan krisis hipertensi 2%. Dari penelitian tersebut juga

didapatkan tekanan darah pada siswa cenderung normal.23

Tekanan darah normal timbul ketika bersikulasi di dalam pembuluh darah.

Organ jantung dan pembuluh darah berperan penting dalam proses ini dimana

jantung sebagai pompa muskular yang menyuplai tekanan untuk menggerakkan

darah, dan pembuluh darah yang memiliki dinding yang elastis dan ketahanan

yang kuat.22

Tekanan darah normal pada anak adalah tekanan darah sistolik (TDS) dan

tekanan darah diastolik (TDD) di bawah persentil 90 berdasarkan jenis kelamin,

usia dan tinggi badan.8

5.1.2 Gambaran Tekanan Darah Pada Anak Berdasarkan Usia


Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 1

Banda Aceh terhadap 64 sampel, didapatkan data yang diambil dari usia 9 tahun

25%, usia 10 tahun 50%, usia 11 tahun 20,31% dan usia 12 tahun 4,69%.

Penelitian ini sesuai dengan penelitian Aina Sarah (2013) yang

menyebutkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan nilai usia

seorang anak akan disertai dengan peningkatan tekanan darah sistolik dan tekanan

diastolik. Artinya, pada kelompok anak usia 9 sampai 12 tahun, terdapat hubungan

antara variabel usia dengan tekanan darah.24

Tekanan sistolik dan diastolik meningkat secara bertahap sesuai usia

hingga dewasa. Pada orang lanjut usia, arterinya lebih keras dan kurang fleksibel

terhadap darah. Hal ini mengakibatkan peningkatan tekanan sistolik. Tekanan

diastolik juga meningkat karena dinding pembuluh darah tidak lagi retraksi secara

fleksibel pada penurunan tekanan darah.11

5.1.3 Gambaran Tekanan Darah Pada Anak Berdasarkan Jenis Kelamin

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 1

Banda Aceh terhadap 64 sampel, didapatkan data yang di ambil dari siswa laki-

laki 51,56% dan siswa perempuan 48,44%.

Pada wanita umumnya memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan

dengan laki-laki dikarenakan ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, salah

satunya seperti faktor hormonal.7

Perempuan penderita hipertensi lebih banyak dari pada laki-laki. Tetapi

perempuan lebih tahan dari pada laki-laki tanpa kerusakan jantung dan pembuluh

darah. Laki-laki lebih banyak mengalami kemungkinan menderitahipertensi dari

pada perempuan. Pada laki-laki hipertensi lebih banyakdisebabkanoleh faktor


aktivitas fisik seperti pada siswa laki-laki yang aktivitasnya fisiknya lebih banyak

dibandingkan siswa perempuan.20

5.1.4 Gambaran Tekanan Darah Pada Anak Berdasarkan Tinggi Badan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 1

Banda Aceh terhadap 64 sampel, didapatkan data yang diambil dari tinggi badan

110-121 cm 1,56%, tinggi badan 121-130 cm 28,12%, tinggi badan 131-140 cm

54,69% dan tinggi badan >141 cm 15,63%.

Menurut sebuah studi multivariat, tinggi badan dapat dikaitkan dengan

peningkatan tekanan darah sistolik pada anak.25

Makin besar massa tubuh, makin banyak pula suplai darah yang

dibutuhkan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh. Hal ini

mengakibatkan volume darah yang beredar melalui pembuluh darah akan

meningkat sehingga tekanan pada dinding arteri menjadi lebih besar.18

5.2 Keterbatasan Penelitian

Keterbatasan sebuah penelitian adalah kelemahan atau hambatan dalam

penelitian yang dihadapi oleh peneliti. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah :

1. Waktu penelitian yang terlalu singkat dikarenakan jadwal penelitian hampir

mendekati jadwal libur siswa sekolah dasar dan jadwal yang diberikan dari

pihak sekolah yaitu pada pagi hari (08.00-10.00 wib) hampir selalu

bersamaan dengan adanya jadwal perkuliahan.


2. Peneliti masih dalam proses belajar.

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan tentang

gambaran tekanan darah pada siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Aceh tahun

2015, maka peneliti membuat beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1. Pada siswa yang dilakukan penelitian tekanan darah yang didapatkan

cenderung normal yaitu sebanyak 58 siswa (90,63%), hipertensi tingkat 1

sebanyak 6 siswa (9,37%), namun tidak ditemukan siswa dengan tekanan

darah yang termasuk hipertensi tingkat 2 dan krisis hipertensi.


2. Tekanan darah yang berkaitan dengan :
a. Usia terbanyak yang dilakukan penelitian yaitu siswa dengan usia 10

tahun 50% , usia 9 tahun 25%, usia 11 tahun 20,31% dan usia 12 tahun

4,69%.
b. Jenis kelamin terbanyak yang dilakukan penelitian yaitu pada siswa

laki-laki yaitu 33 orang (51,56%) dan perempuan 31 orang (48,44%)


c. Tinggi badan terbanyak yang dilakukan penelitian yaitu range 131-140

cm 54,69%, range 121-130 cm 28,12%, range >141 cm 15,63% dan

range 110-121 cm 1,56%.

6.2 Saran

Sesuai dengan kesimpulan diatas, maka peneliti memberikan saran sebagai

berikut :

1. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan dan pihak yang terkait untuk

memberikan penyuluhan yang lebih baik kepada siswa sekolah dasar, guru

maupun orang tua siswa tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi

tekanan darah pada anak yang dapat mengakibatkan hal buruk pada anak

tersebut dikemudian hari.


2. Diharapkan kepada pihak sekolah dapat menetapkan peraturan mengenai

makanan sehat yang dijual oleh pihak kantin sesuai dengan pola makan

yang baik dimana tidak mempengaruhi kesehatan dan tekanan darah anak.
3. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan, untuk dapat melakukan penelitian

lanjutan yang lebih baik dan detail tentang gambaran tekanan darah pada

siswa sekolah dasar dan faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan darah

pada siswa sekolah dasar tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

1. Brunner and Suddart. Buku ajar keperawatan medikal Bedah. Edisi 8. Editor :

suzanne C.Smeltzer,Brenda G.Bare.Jakarta:EGC.2001.


2. Ibnu, M. Dasar dasar fisiologi kardiovakuler. Jakarta: EGC.1996.
3. Oxford. Oxford Consice Medical Dictionary 6th ed. New York: Oxford

University Press.2003.
4. Sorof J, Daniels S. Obesity hypertension in children: a problem of epidemic

proportions.Hypertension. 2002;40:441-447. Subardja D. Obesitas primer


pada anak: diagnosis,patogenesis dan patofisiologi. Edisi ke-1. Bandung:

Kiblat;2004.
5. Behrman, dkk. Ilmu Kesehatan Anak Nelson Volume 3.Jakarta: EGC.2000.
6. Price, Sylvia A dan Lorraine M. Wilson. Patofisiologi : Konsep Klinis

Proses-Proses Penyakit. Jakarta : EGC. 1994.


7. Potter, P.A, Perry, A.G.Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses,

Dan Praktik.Edisi 4.Volume 1.Alih Bahasa : Yasmin Asih, dkk. Jakarta :

EGC.2005.
8. National High Blood Pressure Education Program Working Group on High

Blood Pressure in Children and Adolescents. The FourthReport on the

Diagnosis, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure in Children and

Adolescents. Pediatrics. 2004;114:555-76.


9. Luma GB, Spiotta RTHypertension in Children and Adoles-cents. Am Fam

Physician. 2006;73:1158-68.
10. Feld LG Corey H. Hypertension in childhood. Pediatr Rev2007;28:283-98

Matondang CS, Wahidiyat I, Sastroasmoro S, et al DiagnosisFisik pada Anak.

Edisi ke-2. Jakarta: PTSagung Seto; 2000.h.174-7.


11. Sorof JM, Lai D, Turner J, Portman RJ. Overweight, ethnicity,and the

prevalence of hypertension in school-aged children. Pe-diatrics.

2004;113:3:475-82.
12. Bahrun D. Hipertensi Sistemik. Dalam: Alatas H, ambunan T,Trihono PP, dan

Pardede SO, penyunting. Buku Ajar NefrologiAnak. Edisi ke-2. Jakarta: Balai

Penerbit FK UI; 2002.h.242-90.


13. Varda NM, Gregoric A. Adiagnostic approach for the child withhypertension.

Pediatr Nephrol. 2005;20:499-506.


14. Adelman RD, Coppo R, Dillon MJ. The Emergency Management of Severe

Hypertension. Pediatr Nephrol. 2000;14:422-27.


15. Badan penelitian dan pengembangan ksehatan departemen RI. Laporan hasil

riset kesehatan dasar (Riskesdas) nasional. Departemen keseshatan RI.2007.


16. Notoatmodjo, Soekidjo. Ilmu kesehatan Masyarakat Prinsip-Prinsip

Dasar.Rineka Cipta. Jakarta.2003.


17. Nuswantari. Dyah. Dorland edisi 25. Jakarta : EGC.1998.
18. Mayo Clinic Staff. High Blood Pressure (Hypertension). Available from:

http://www.mayoclinic.com/health/high-blood-pressure/risk-factors/.
19. Ganong WF. Buku ajar fisisologi kedokteran. Edisi 9. Jakarta:EGC.1998.
20. Suparta, Made. Hipertensi Pada Anak. Tinjauan Pustaka. Denpasar :

universitas udayana.2009.
21. Anggie Hanifa. Prevalensi Hipertensi di Unit Hemodialisis RSUP H.Adam

Malik Medan Tahun 2009. Available from:http://repository.usu.ac.id.


22. Hayens,B,dkk. Buku pintar menaklukkan Hipertensi. Jakarta : Ladang

Pustaka.2003.
23. Akbar, Ahmad. Gambaran Perbedaan Tekanan Darah Pada Anak Usia 9-12

Tahun di Sekolah Dasar Surakarta. Surakarta : UMS. 2011


24. Sarah, Aina. Hubungan IMT dengan Tekanan Darah Anak di Sekolah Dasar

Negeri 064979. Medan : USU. 2013.


25. Garcia,F.D.etall. Evaluation of Risk Factors Associated with nceased

Bloressure in Children. 2004.


LAMPIRAN 1

LEMBAR KERJA PENDATAAN HASIL OBSERVASI

PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 BANDA ACEH KELAS 4C

NO NAMA USIA JENIS TEKANAN TINGGI KET

KELAMIN DARAH BADAN

1 Reyza R.M 10 L 100/60 150 N


2 Asyifa Munira 9 P 100/60 137 N
3 M.Caisar A 10 L 100/50 130 N
4 Aisyah Salma 10 P 120/70 132 N
5 M. Zabalnuar 10 L 100/70 129 N
6 Atika Nabila S 10 P 90/60 127 N
7 Hafiz R 9 L 100/60 140 N
8 Sabrina I 10 P 120/60 142 HT 1
9 T.Nauval 11 L 100/60 145 N
10 Dina Febria 10 P 100/60 131 N
11 Ananda Khairunnisa 10 P 100/60 134 N
12 Ravi Al-Farizi 9 L 90/60 126 N
13 Najwa Tania 10 P 100/50 138 N
14 R. Bayu Nugraha 10 L 90/50 125 N
15 Raisa N 10 P 100/60 138 N
16 M. Riski Aldafa 10 L 100/70 132 N
17 M. Dimas Kestari 9 L 115/70 115 HT 1
18 Fatin 9 L 110/60 127 N
19 M. Eryza A 9 L 100/60 140 N
20 Natasya 10 P 100/60 122 N
21 Rara N 10 P 90/60 125 N
22 Saputra Indra 9 L 110/60 140 N
23 Riski Mulya 10 L 112/70 130 N
24 Aditya Rahmat 9 L 110/60 127 N
25 M. Irvan 9 L 110/60 135 N
26 Reza 9 L 120/80 138 N
27 Maulana Malik 9 L 100/60 130 HT 1
28 Putri Fatma Balqis 9 P 112/75 130 N
29 Mega Oktorina 9 P 100/50 125 N
30 Fitriyana 9 P 120/75 130 N
31 Mila Agustina 9 P 100/60 133 HT 1
32 Nisa Chantika 9 P 110/60 132 N

Didapatkan :

Normal : 28 siswa

Hipertensi tingkat 1 : 4 siswa

Hipertensi tingkat 2 : 0 siswa

Krisis Hipertensi : 0 siswa

Total : 32 siswa

Keterangan :

L : Laki-laki

P : Perempuan

N : Normal

HT 1 : Hipertensi Tingkat 1

HT 2 : Hipertensi Tingkat 2

KH : Krisis Hipertensi
LAMPIRAN 2

LEMBAR KERJA PENDATAAN HASIL OBSERVASI

PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 BANDA ACEH KELAS 5C

NO NAMA USIA JENIS TEKANAN TINGGI KET

KELAMIN DARAH BADAN

1 Faris Al-Makkah 11 L 90/60 140 N


2 Dina Aqilah 10 P 100/60 134 N
3 Egi Disa Habibie 10 L 115/80 130 N
4 Muhammad Hafid 11 L 110/60 137 N
5 Jasmin Narisky 10 P 120/80 153 N
6 Yuda Rahmat S 11 L 110/60 137 N
7 Alvinsyahrin 11 L 100/60 139 N
8 Nurul Fadhillah 10 P 110/80 134 N
9 Putri Balqis 10 P 110/60 137 N
10 Muhammad Raffy 10 L 100/60 143 N
11 M.Raja 11 L 90/60 127 N
12 Najwa Aleka 11 P 100/50 140 N
13 Oscar Jibril R 10 L 110/70 145 N
14 Rifa Azkia 10 P 120/60 132 HT 1
15 Vanisa Ernira 10 P 100/50 130 N
16 M. Zubir Alkausar 10 L 115/80 127 HT 1
17 Fadelia Zurahmah 10 P 120/60 146 N
18 Rieza Putra 10 L 100/50 136 N
19 Ghozi Arya M 12 L 120/60 149 N
20 Syakira Gaurila 11 P 100/50 133 N
21 Lambaga Attalah 10 L 100/80 131 N
22 Raudatuz Zahra 10 P 100/50 136 N
23 Zahrina Auni 10 P 110/60 142 N
24 Aulia Syahputra 10 L 110/70 140 N
25 Nasya Deandra 10 P 100/70 140 N
26 Rahmad 11 L 110/70 137 N
27 Muajiz Arwin 11 L 100/70 140 N
28 Syakira Nadifa 11 P 100/50 133 N
29 Putri Az-zuhra 11 P 100/50 140 N
30 Mutia Tiara 10 P 110/60 137 N
31 Azan Hakim 12 L 120/70 150 N
32 Sintia Putri 12 P 110/60 140 N

Didapatkan :

Normal : 30 siswa

Hipertensi tingkat 1 : 2 siswa

Hipertensi tingkat 2 : 0 siswa

Krisis Hipertensi : 0 siswa

Total : 32 siswa

Keterangan :

L : Laki-laki

P : Perempuan

N : Normal

HT 1 : Hipertensi Tingkat 1

HT 2 : Hipertensi Tingkat 2

KH : Krisis Hipertensi
LAMPIRAN 3

Tekanan Darah Anak Laki-Laki Berdasarkan Persentil Usia dan

Tinggi Badan
Systolic BP [mmHg) Diastolic BP (mmHg]

Percentile of height Percentile of height

Age 10t 25t 50t 75t 90t 95t 5t 10t 25t 50t 75t 90t 95t
BP percentile Sth
(year) h h h h h h h h h h h h h

1 50th 83 84 85 86 88 89 90 38 39 39 40 41 41 42

90th 97 97 98 100 101 102 103 52 53 53 54 55 55 56

95th 100 101 102 104 105 10E 107 56 57 57 58 59 59 60

99th 108 108 109 111 112 113 114 64 64 65 65 66 G7 67

2 50th 85 85 87 88 89 91 91 43 44 44 45 46 46 47

90th 98 99 100 101 103 104 105 57 58 58 59 60 61 61

95th 102 103 104 105 107 103 109 G1 62 62 63 64 G5 65

99th 109 110 111 112 114 115 116 69 69 70 70 71 72 72

3 50th 86 87 88 89 91 92 93 47 48 48 49 50 50 51

90th 100 100 102 103 104 106 105 G1 62 62 63 64 G4 65

95th 104 104 10S 107 108 109 110 65 66 66 67 68 68 69

99th in 111 114 115 115 116 117 73 73 74 74 75 76 76

4 50th 88 aa 90 91 92 94 94 50 50 51 52 52 53 54

90th 101 102 103 104 106 107 108 64 64 65 6E 67 67 68

95th 105 106 107 108 110 111 112 68 68 69 70 71 71 72

99th 112 113 114 115 117 118 119 76 75 76 77 78 79 79

5 50th 89 90 91 93 94 95 9G 52 53 53 54 55 55 56

90th 103 103 105 106 107 109 109 66 67 67 68 69 G9 70

95th 107 107 108 110 111 112 113 70 71 71 72 73 73 74

99th 114 114 11G 117 113 120 120 78 78 79 79 80 31 81

G 50th 91 92 93 94 9G 97 98 54 54 55 56 56 57 58
Systolic BP [mmHg) Diastolic BP (mmHg]

Percentile of height Percentile of height

Age 10t 25t 50t 75t 90t 95t 5t 10t 25t 50t 75t 90t 95t
BP percentile Sth
(year) h h h h h h h h h h h h h

90th 104 105 106 108 109 110 111 68 68 69 70 70 71 72

95th 108 109 110 111 113 114 115 72 72 73 74 74 75 7G

99th 115 116 117 119 120 121 122 80 80 80 81 82 83 83

7 50th 93 93 95 96 97 99 99 55 56 56 57 58 58 59

90th 106 107 108 109 111 112 113 69 70 70 71 72 72 73

95th 110 111 112 113 115 116 116 73 74 74 75 76 76 77

99th 117 Lie 119 120 122 123 124 31 81 82 82 83 34 34

8 50th 95 95 96 98 99 100 101 57 57 57 58 59 60 60

90th 108 109 110 111 113 114 114 71 71 71 72 73 74 74

95th 112 112 114 115 11G 118 118 75 75 75 76 77 73 78

99th 119 120 121 122 123 125 125 82 82 83 83 84 85 86

9 50th 96 97 98 100 101 102 103 58 58 58 59 60 Gl 61

90th 110 110 112 113 114 116 116 72 72 72 73 74 75 75

95th 114 114 115 117 118 119 120 76 76 76 77 78 79 79

99th 121 121 123 124 125 127 127 83 83 84 84 85 86 87

10 50th 98 33 100 102 103 104 105 59 59 59 60 G1 62 62

90th 112 112 114 115 116 118 118 73 73 73 74 75 76 76

95th 116 116 117 119 120 121 122 77 77 77 78 79 80 80

99th 123 123 125 126 127 129 129 84 84 85 86 86 37 38

11 50th 100 101 102 103 105 106 107 60 60 60 G1 62 63 63

90th 114 114 116 117 118 119 120 74 74 74 75 76 77 77

95th 118 Lie 119 121 122 123 124 78 78 78 79 80 31 ei

99th 125 125 126 128 129 130 131 85 85 86 87 87 88 89

12 50th 101 102 104 106 108 109 110 59 60 SI G2 G3 63 64

90th 115 116 118 120 121 123 123 74 75 75 76 77 78 79

95th 119 120 122 123 125 127 127 78 79 80 81 82 32 83

99th 126 127 129 131 133 134 135 36 87 88 89 90 90 91

13 50th 104 105 10E 108 110 111 112 60 60 SI G2 G3 64 64

90th 117 113 120 122 124 125 126 75 75 76 77 78 79 79

95th 121 122 124 126 128 129 130 79 79 80 81 82 83 83

99th 128 130 131 133 135 13G 137 87 87 83 89 90 91 91


Systolic BP [mmHg) Diastolic BP (mmHg]

Percentile of height Percentile of height

Age 10t 25t 50t 75t 90t 95t 5t 10t 25t 50t 75t 90t 95t
BP percentile Sth
(year) h h h h h h h h h h h h h

14 50th 1O 107 109 111 113 114 115 60 61 62 S3 G4 65 65


G

90th 120 121 123 125 126 128 128 75 76 77 7f 79 79 80

95th 124 125 127 129 130 132 132 80 80 81 82 83 84 84

99th 131 132 134 136 136 139 140 87 83 89 90 91 92 92

15 50th 109 110 112 113 115 117 117 SI 62 63 64 G5 66 66

90th 122 124 125 127 129 130 131 76 77 78 79 80 80 81

95th 126 127 129 131 133 134 135 81 81 82 83 84 85 85

99th 134 135 13G 139 140 142 142 33 89 90 91 92 93 93

16 50th 111 112 114 116 118 119 120 63 63 64 S5 G6 67 67

90th 125 126 128 130 131 133 134 78 78 79 80 31 82 82

95th 129 130 132 134 135 137 137 82 83 83 84 85 86 87

99th 136 137 139 141 143 14+ 145 90 90 91 92 93 94 94

17 50th 114 115 116 lie 120 121 122 65 66 66 67 G8 69 70

90th 127 128 130 132 134 135 136 80 80 81 82 83 84 84

95th 131 132 134 13S 138 139 140 84 85 86 87 87 88 89

99th 139 140 141 143 145 14G 147 92 93 93 94 95 96 97


LAMPIRAN 4
Tekanan Darah Anak Perempuan Berdasarkan Persentil Usia dan

Tinggi Badan
Systolic BP[mmHg) Diastolic BP [mmHg)

Percentile of height Percentile of height

Age BP
Sth 10th 25th 50th 75th 90th 95th 5th 10th 25th 50th 75th 90th 95th
(Year) percentile

1 50th 83 84 85 86 88 89 90 38 39 39 40 41 41 42

90th 97 97 98 100 101 102 103 52 53 53 54 55 55 56

95th 100 101 102 104 105 106 107 56 57 57 58 69 59 60

99th 108 108 109 111 112 113 114 64 64 65 65 66 67 67

2 50th 85 65 87 88 89 91 91 43 44 44 45 46 46 47

90th 98 99 100 101 103 104 105 57 56 56 59 60 61 61

95th 102 103 104 105 107 108 109 61 62 62 63 64 65 65

99th 109 110 111 112 114 115 116 69 69 70 70 71 72 72

3 50th 86 67 88 89 91 92 93 47 46 4f 49 60 50 51

90th 100 100 102 103 104 106 106 61 62 62 63 64 64 65

95th 104 104 105 107 108 109 110 66 66 66 67 68 68 69

99th 111 111 114 115 115 116 117 73 73 74 74 76 7G 76

4 50th 88 66 90 91 92 94 94 50 50 51 52 62 53 54

90th 101 102 103 104 106 107 108 64 64 65 66 67 67 68

95th 105 106 107 108 110 111 112 68 66 69 70 71 71 72

99th 112 113 114 115 117 118 119 76 76 76 77 78 79 79

5 50th 89 90 91 93 94 95 96 52 53 53 &4 66 55 56

90th 103 103 105 106 107 109 109 66 67 67 68 69 69 70

95th 107 107 108 110 111 112 113 70 71 71 72 73 73 74

99th 114 114 116 117 118 120 120 78 76 79 79 80 81 61

6 50th 91 92 93 94 96 97 98 54 54 55 56 56 57 58

90th 104 105 106 108 109 110 111 68 66 69 70 70 71 72

95th 10S 109 110 111 113 114 115 72 72 73 74 74 75 76

99th 115 11S 117 119 120 121 122 80 60 GO 81 82 83 83

7 50th 93 93 95 96 97 99 99 56 56 56 57 68 58 59

90th 106 107 108 109 111 112 113 69 70 70 71 72 72 73


Systolic BP[mmHg) Diastolic BP [mmHg)

Percentile of height Percentile of height

Age BP
Sth 10th 25th 50th 75th 90th 95th 5th 10th 25th 50th 75th 90th 95th
(Year) percentile

95th 110 111 112 113 115 116 116 73 74 74 75 76 76 77

99th 117 116 119 120 122 123 124 81 81 62 82 83 84 84

8 50th 95 95 96 98 99 100 101 57 57 57 58 69 60 60

90th ioa 109 110 111 113 114 114 71 71 71 72 73 74 74

95th 112 112 114 115 116 118 118 76 75 75 76 77 78 78

99th 119 120 121 122 123 125 125 82 62 63 83 84 85 86

9 50th 96 97 98 100 101 102 103 58 56 56 59 60 61 61

90th 110 110 112 113 114 116 116 72 72 72 73 74 75 75

95th 114 114 115 117 118 119 120 76 76 76 77 78 79 79

99th 121 121 123 124 125 127 127 83 63 G4 84 86 86 87

ID 50th 98 99 100 102 103 104 105 59 59 59 60 61 62 62

90th 112 112 114 115 116 118 118 73 73 73 74 76 76 76

95th 116 115 117 119 120 121 122 77 77 77 78 79 80 80

99th 123 123 125 126 127 129 129 84 64 65 86 86 87 88

11 50th 100 101 102 103 105 106 107 60 60 60 61 62 63 63

90th 114 114 116 117 118 119 120 74 74 74 75 76 77 77

95th 118 116 119 121 122 123 12+ 78 76 7f 79 80 81 61

99th 125 125 126 128 129 130 131 86 65 66 87 87 88 89

12 50th 102 103 104 105 107 108 109 61 61 61 62 63 64 64

90th 116 116 117 119 120 121 122 75 75 75 76 77 78 78

9Sth 119 120 121 123 124 125 126 79 79 79 80 81 82 82

99th 127 127 128 130 131 132 133 86 86 87 88 88 89 90

13 50th 104 105 106 107 109 110 110 62 62 62 63 64 65 65

90th 117 118 119 121 122 123 124 76 7G 7G 77 78 79 79

95th 121 122 123 124 126 127 128 80 80 80 81 82 83 83

99th 128 129 130 132 133 134 135 87 87 88 89 89 90 91

14 50th 106 106 107 109 110 111 112 63 63 63 64 65 66 66

90th 119 120 121 122 124 125 125 77 77 77 78 79 80 80

95th 123 123 125 126 127 129 129 81 81 81 82 83 84 84

99th 130 131 132 133 135 136 136 88 88 89 90 90 91 92


Systolic BP[mmHg) Diastolic BP [mmHg)

Percentile of height Percentile of height

Age BP
Sth 10th 25th 50th 75th 90th 95th 5th 10th 25th 50th 75th 90th 95th
(Year) percentile

15 50th 107 108 109 110 111 113 113 64 64 64 65 66 67 67

90th 120 121 122 123 125 126 127 78 78 78 79 80 81 81

95th 124 125 126 127 129 130 131 82 82 82 83 84 85 85

99th 131 132 133 134 136 137 138 89 89 90 91 91 92 93

16 50th 108 108 110 111 112 114 114 64 64 65 66 66 67 68

90th 121 122 123 124 126 127 128 78 78 79 80 81 81 82

95th 125 126 127 128 130 131 132 82 82 83 84 85 85 86

99th 132 133 134 135 137 138 139 90 90 90 91 92 93 93

17 50th 108 109 110 111 113 114 115 64 65 65 66 67 67 68

90th 122 122 123 125 126 127 128 78 79 79 80 81 81 82

95th 125 126 127 129 130 131 132 82 83 83 84 85 85 86

99th 133 133 134 136 137 138 139 90 90 91 91 92 93 93


LAMPIRAN 10

DAFTAR PERTANYAAN PENELITIAN SECARA UMUM

1. Peneliti menanyakan nama responden


2. Peneliti menanyakan usia responden
3. Peneliti menanyakan jenis kelamin responden
4. Peneliti menanyakan riwayat penyakit pasien
Riwayat penyakit sebelumnya
Contoh : adek sebelumnya pernah sakit apa ?
Riwayat perawatan di rumah sakit
Contoh : adek sebelumnya sudah pernah dirawat dirumah sakit
atau belum ?
Riwayat penyakit keluarga
Contoh : adek dikeluarganya ada yang menderita tekanan darah
tinggi atau tidak ?
Riwayat tauma
Contoh : adek sebelumnya pernah mengalami kecelakaan yang
parah tidak ?

LAMPIRAN 11

DOKUMENTASI

KELAS 4C
DOKUMENTASI

KELAS 5C
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

A. Identitas Pribadi
1. Nama : Cut Annisha Tartia Tandy
2. Tempat/Tanggal Lahir : Aceh Besar, 14 Januari 1995
3. Jenis Kelamin : Perempuan
4. Agama : Islam
5. Status Perkawinan : Belum Kawin
6. Alamat : Jl. Flamboyan II no. 3 Gue Gajah, Ketapang,
Aceh Besar
7. Telephone/Hp : 085373324644
8. Email : t.coedd2@yahoo.com
9. Warga Negara : Indonesia
B. Riwayat Pendidikan
1. Pendidikan Dasar/MI : SDN 1 Lhokseumawe
2. Pendidikan SMP/MTs : SMPN 1 Banda Aceh
3. Pendidikan SMA/MA : SMAN 6 Banda Aceh
C.Orang Tua
1. Nama Ayah : Drs. H. Mirza Musa, M.M
2. Pekerjaan Ayah : PNS
3. Nama Ibu : Hj. Cut Raina Zullita, SE
4. Pekerjaan Ibu : IRT
5. Alamat orang Tua : Jl. Flamboyan II no. 3 Gue Gajah, Ketapang,
Aceh Besar
D. Pengalaman Organisasi
1. Osis SMP Tahun 2008-2009
2. Osis SMA tahun 2010-2011
3. BEM FK Unaya tahun 2012-2014