You are on page 1of 4

1.

JALUR UTAMA KOMUNIKASI PADA SISTEM REPRODUKSI

2. PERAN RESEPTOR DALAM AKSI HORMON . KLASIFILASI HORMON YANG BERPERAN DALAM AKTIVITAS REPRODUKSI DAN FUNGSINYA LIPID PROTEIN MONOAMIN 4. KONVERSI STEROID 3.

Beberapa steroid. Dalam melakukan hal tersebut. Kompleks yang berhubungan silang akan mengaktivasi kumpulan sitosolik kinase. 1) Hormon steroid secara bebas menembus nukleus dimana mereka berikatan dengan reseptor.Aktivasi reseptor dan second messengers. Komplek yang telah diaktifkan dapat berikatan dengan DNA dan faktor transkripsi. TNF-α) melewati ikatan dua rantai reseptor (sebagai hetero atau homo dimer). 2) Beberapa ligan (prolaktin. Ligan dapat mempengaruhi fungsi sel. menghasilkan baik itu fosforilasi dari faktor transkripsi pada sitoplasma dan translokasi menuju nukleus. Permukaan reseptor bekerja seperti transducer dalam berbagai cara. GH. menggantikan protein penstabil seperti HSP 90 mengawali aktivasi melalui fosforilasi. mereka bekerja seperti hormon protein. LIF. atau translokasi kinase itu sendiri menuju nukleus dimana mereka memfosforilasi dan mengaktifkan TF (Faktor transkripsi). dan akhir dari ekspresi gen inti dalam berbagai cara. Ligan hormonal yang bekerja dengan cara ini dapat berhubungan silang dengan spektra monomer yang bertumpang tindih untuk menginduksi . dapat bekerja melalui reseptor pada permukaan sel untuk menerima efek yang lebih cepat.

Lagi. 4) Beberapa ligan (LH. Oksitosin. 5) Beberapa ligan (EGF. . FSH. reseptornya merupakan kinase itu sendiri. tanpa mediasi dari protein G. dengan demikian menuju kumpulan dari aktivitas kinase yang memuncak pada aktivasi faktor transkripsi.tumpukan spektra pada bagian bawah dari kumpulan sitosolik kinase. Protein G dapat bekerja dalam dua cara: a) untuk menstimulasi fosfolipase Cβ (PLC-β) untuk menghidrolisis fosfatidilinositol fosfat (PIP2) kemudian menjadi 1.4. Arginin vasopresin) berikatan dengan reseptor yang kemudian berasosiasi dengan protein G. yang dapat melepaskan Ca2+ dan mengaktivasi protein kinase C (PKC) atau b) untuk memodulasi aktivitas dari adenilsiklase (AC) dan kemudian menghasilkan cAMP dan juga produk dari cAMP. CG. ada tumpang tindih antara downstream kinase dan targetnya yang kedua targetnya tersebut ada di dalam kelas dari interaksi ligan-reseptor dan diantara kelas ini dan kelas dua diatas. GnRH. autofosforilasi. Spermatozoa?) mungkin mengaktifkan fosfolipase Cγ (PLC-γ) secara langsung. 3) Ligan-ligan yang lain (sitokinin dari EGF dan Keluarga Insulin) berikatan dan homodimerisasi. Dimerisasi mengawali aktivasi kinase. dan fosforilasi faktor sitoplasmik.5-trifosfat (IP3) dan Diasilgliserol (DAG).