You are on page 1of 16

Try out UI april ‘16

1. Seorang anak perempuan berusia 10 tahun, diantar orang tuanya ke dokter gigi
karena gigi depannya berbentuk kerucut dan kecil, tidak seperti adiknya,
perempuan usia 8th. Berdasarkan pemeriksaan klinis, kedua gigi insisif lateral
atas berbentuk konus.

Q : kelainan bentuk gigi yang dialami sang kakak disebabkan adanya gangguan
tumbuh kembang gigi pada tahap yang mana?

a. Tahap aposisi
b. Tahap kalsifikasi
c. Tahap proliferasi
d. Tahap histodiferensiasi
e. Tahap morfodiferensiasi

2. Ayah dari seorang anak pria berusia 8 th mengantarkan anaknya karena gigi
depan atas anal tersebut baru tumbuh bentuknya runcing, tidak seperti gigi-gigi
depan tetangganya. Pemeriksaan klinis menunjukkan gigi 11 parsial erupsi, dan
gigi berbentuk runcing berada di sampingnya. Pemeriksaa radiografis
memperlihatkan posisi gigi 21 mengalami malposisi, tidak mengikuti jalur
erupsinya, dan pembentukkannya sudah mencapai sepertiga tengah akar.
Berdasarkan pemeriksaan, diagnosis adalah adanya mesiodens.

Q : kapankah kelainan ini dapat terjadi pada tahap tumbuh kembang gigi?

a. Aposisi
b. Inisiasi
c. Kalsifikasi
d. Histodiferensiasi
e. Morfodiferensiasi

3. Pasien perempuan, 56th datang ke RSGM dengan keluhan gigi geliginya terasa
ngilu, semakin renggang, dan di bagian belakang sering terselip makanan.
Selain itu, kalau menyikat gigi kadang berdarah. Keadaan umum baik. klinis
ekstra oral tidak ada kelainan. Klinis intra oral: terdapat poket >3mm di region
posterior kiri dan kanan. Gambaran radiografis: penurunan tinggi tulang >2mm
pada region 34,35,36,44,45,46

Q : proyeksi radiografik yang tepat untuk perkiraan kerusakan tulang alveolar

a. Oklusal
b. Bitewing
c. Panoramic
d. Periapikal parallel
e. Periapikal biseksi

seimbang. Gigi 32 terletak lebih ke lingual.4. Gigi anterior atas crowding dan protusif. Pada pemeriksaan intra oral kebersihan mulut baik. Mekanis b.28.38. Hubungan skeletal ortognati dengan maloklusi kl 1 tipe 1.3 b. Seorang pasien perempuan berusia 26 th datang ke poliklinik gigi dengan keluhan gigi anterior atas berlubang dan tidak sakit. Analisa sefalometri menunjukkan hubungan skeletal ortognati dengan inklinasi insisif atas terhadap bidang SN sebesar 112’ (normal 1-SN 104’) Q : manakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien tersebut? a. perabaan daerah sentu temporomandibular terasa ada loncatan. Seorang mahasiswa sedang mempelajari data-data pasien perempuan usia 13 th yang akan dirawat orthodonti. Pasien laki-laki 45th datang ke RSGM dengan keluhan pada saat mengunyah terdengar bunyi kletuk-kletuk. Fisika 6. Fisiko-kimia e. Profil sedikit cembung. Intra oral terlihat gigi 25. Kimia d. kavitas dibagian palatal tidak melibatkan permukaan labial gigi. tidak ada kelainan jaringan di dalam mulut. wajah mesiofasial. Radiografis panoramic menunjukkan benih mahkta 18. simetris. dan 37 tidak ada dengan kalkulus kelas II di region tsb Q : dari informasi diagnostic tersebut. ekstra oral pada saat membuka menutup mulut. Keadaan umum baik. Pada pemeriksaan intra oral terlihat karies mencapai dentin. sehingga malu bila makan bersama teman. proyeksi radiografik yang tepat adalah .2 Martin Dewey d.3 5. Q : tumpatan GIC tipe II dipilih karena berikatan dengan jaringan gigi secara: a.48 miring ke mesial dan cenderung impaksi. Hubungan skeletal ortognati dengan maloklusi kl 1 tipe 1.36. Hubungan skeletal retrognati dengan maloklusi kl 1 tipe 1. Overjet 4 mm. relasi molar satu dan kaninus permanen kanan dan kiri netroklusi. dan overbite 3 mm. Perhitungan kebutuhan ruang adalah non ekstraksi. Pada pemeriksaan ekstra oral. Mikro mekanis c.2 e. Pada pasien dilakukan penumpatan dengan GIC tipe II yang dilapisi varnish. Hubungan skeletal retrognati dengan maloklusi kl 1 tipe 1. dan terdengar bunyi. Hubungan skeletal ortognati maloklusi kl 1 tipe 1. Gambaran studi model menunjukkan bentuk lengkung gigi pada rahang atas dan bawah oval.2 Angle c.

Pemberian antiseptic d. Varicella b. Posisi waters d. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang dengan keluhan terdapat sariawan di langit-langit mulutnya sejak beberapa bulan yang lalu. Herpes Simpleks e. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun datang diantar ibunya ke klinik gigi dengan keluhan terdapat sariawan dan sakit di seluruh mulutnya sejak 4 hari yang lalu. Pasien menderita demam 1 hari sebelum sariawan muncul. Posisi towne c. Mendorong sisi distal gigi premolar satu atas ke labial e. Mendorong gigi insisif satu atas ke labial 9. Pemeriksaan intraoral menunjukkan terdapat ulserasi multiple dangkal berukuran 1-3mm. Pemeriksaan intra oral menunjukkan terdapat papul-papul putih dengan bitnik merah pada palatum. Pada pemeriksaan ekstra oral tampak ruam-ruam merah di telapak tangan dan kaki. Mendorong sisi mesial gigi insisif satu atas ke labial c. Trans kranio-lateral e. Hilangkan kebiasaan buruk e. Sariawan tidak sakit namun terlihat menyeramkan saat pasien berkaca. Primary Herpetik GIngivostomatitis 8. Q : Bagaimanakah terapi yang sesuai untuk pasien ? a. dorsum lidah. Rujuk ke dokter spesialis bedah mulut . a. Sefalometri postero-anterior 7. Mendorong sisi distal gigi insisif satu atas ke labial d. tersebar pada mukosa labial. Flu Singapura d. Panoramic b. Fungsi pegas labial bow antara lain : a. Mendorong sisi mesial gigi insisif satu atas ke palatal b. Herpangina c. dan palatum mole. Terapi antioksidan c. Q : Apakah kemungkinan diagnosis kelainan yang diderita pasien ? a. Terapi antivirus b. Pasien memiliki kebiasaan merokok kretek 18 batang per hari sejak 20 tahun yang lalu.

Kista radicular c.10. Dari pemeriksaan ternyata salah satu giginya terdorong ke dalam. Gigi 74 75 D6. Wali yang mengantar Nina e. Dokter dapat melakukan tanpa persetujuan 11. wajah asimetri. Keadaan umum baik. Kepala puskesmas b. suhu lebih hangat dari sekita. Klinis inta oral : gigi 38 tidak terlihat. Untuk keperluan perawatan dokter perlu memperolah persetujuan pasien. Orang tua kandung Nina d. mahkota gigi diliputi radiolusensis berbatas jelas. fluktuasi negative.Seorang anak perempuan 7 tahun TB : 120 BB : 29 kg datang diantar ibunya dengan keluhan bengkak pada pipi kanan sejak 3 hari yang lalu. Duktus Stenson d. Q : Duktus kelenjar saliva yang terlibat pada kasus di atas adalah : a. Nyeri tekan +. Q : Dari gambaran radiografik kelainan apa yang terjadi pada gigi 38 ? a. Kista erupsi b. Klinis ekstra oral rahang bawah kiri terlihat bengkak. Duktus Wharton e. Kista dentigerous e. terdapat massa lunak dengan batas tidak jelas dimulai dari belakang bawah telinga kiri hingga pipi kiri. Nina sebagai pasien c. EO : Febris. Dokter gigi merencanakan melakukan perawatan dengan menarik gigi ke tempat semula dan memfiksasinya. sehingga ia tidak mau makan. Radiografis posisi gigi 38 horizontal. Sebelum timbul bengkak. Q : Siapakah yg memenuhi syarat dan berhak menyetujui tindakan medis kedokteran gigi tersebut ? a. pada region 38 terdapat benjolan. Bengkak terasa sakit dan makin sakit saat akan makan.Seorang anak perempuan berusia 7 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gigi depan atas kanan terdorong masuk ke dalam gusi setelah terjatuh dari sepeda 2 hari yang lalu. anak tersebut demam. IO : OH sedang dengan debris. Kista nasopalatine 12. Kista primodial d.Seorang pasien laki-laki umur 25 tahun datang ke RSGM mengeluhkan bengkak pada gigi bawahnya. warna= sekitar. Duktus Bartholin . Duktus mayor c. Duktus minor b.

33. Berdasarkan anamnesis. Tahanan jaringan rahang bawah kanan tinggi dan kiri rendah. Tampak hematoma mukobukal fold region anterior rahang atas. walau nyeri waktu menggigit. Mukofungsional pada RA. 32. Q : Apa restorasi yang tepat untuk gigi 36? a. Inlay all porselen e. Mukostatis dan mukofungsional pada RA. mukostatis pada RB c. tetapi gigi tersebut tidak pernah sakit. Mukokompresi pada RA. Pasien sempat pingsan namun tidak muntah dan datang ke rsgmp karena terdapat luka di bibir bawah sebelah dalam pemeriksaan IO ditemukan luka robek di mukosa labial region 43. Fraktur Le Fort II d. Restorasi GIC b. 22 tahun terbentur kepala temannya saat meluncur di water boom.Seorang perempuan 45 tahun datang ke klinik RSGMP dengan keluhan gigi belakang kiri bawah berlubang sering terselip makanan. mukostatis pada RB 16. 38. 48. Mukofungsional pada RA. Kapasitas buffer saliva 6-9. 36.Seorang perempuan usia 16 tahun menanyakan kepada drg perihal gigi premolar pertama kiri bawah yang ukuran mahkotanya lebih kecil dari gigi lawannya.12. Mukostatis pada RA. Test mobilitas RA terdapat pergerakan seluruh rahang atas.13. gigi-gigi RA tidak ada kelainan. 47. Restorasi resin komposit d. berwarna kecoklatan seakan-akan emailnya terkelupas. 46. 42. mukostasis pada RB b.22 15. disertai nyeri dan pusing. mukofungsional pada RB d. 41. Q : Pada kasus tersebut dilakukan teknik mencetak: a. Fraktur Le Fort I c. 11. Gigi terasa ngilu bila kemasukan makanan terutama yang manis. Onlay 14. Kesehatan umum pasien baik. Fraktur dentoalveolar region 11. 23. 31. oklusi baik. Hidrasi 30-60 detik. selective pressure pada RB e. Q : Diagnosis kasus di atas adalah: a. Fraktur Le Fort III e. 22. Inlay metal porselen c. 21.21.Seorang perempuan. 37. Gigi 36 terdapat karies dentin pada permukaan oklusal dan proksimal mesial.Seorang pasien perempuan kehilangan gigi 12. ibunya menyatakan gigi . Fraktur nasalis b.

molar sulung kedua di kiri bawah tersebut dicabut saat anak usia 6 tahun karena sudah berlubang besar. sering sakit dan tidak memungkinkan untuk dirawat. Taurodontia b. rahang bawah ekstrusi ringan gigi anterior dan sisa akar geligi posterior. simetris. karena saat ini terasa longgar. tuberositas maksilaris membesar dalam arah vertikal. ingin memeriksakan gigi palsu rahang atas lamanya. Relasi molar kelas III Angle. Q : Apa diagnosis untuk kasus Ana? a. Hypoplasia Turner e. Periodontitis agresif e. Q : Tindakan apa yang paling mungkin untuk gigi tiruan rahang atas lama pasien? a. Analisis sefalometri menunjukkan relasi rahang prognati dengan sudut ANB -20 (ANB normal : 20 ±20). Adi mahasiswa profesi yang memeriksanya memutuskan kasus ini dirujuk ke spesialis Ortodonti. seorang pelukis ternama.Pasien perempuan 61 tahun. seimbang. Relining direk e. Dokter gigi menemukan pada gigi 34 dan 33 ada poket gingiva 4 mm. Pasien tidak mau terlihat ompong. Skor perdarahan 2. Apa diagnosis untuk kelainan pada gigi premolar tetap pertama kiri bawah tersebut? a. Relining indirek d. Gingivitis bukan karena plak c. Reparasi b.Ana berobat ke klinik gigi karena mengeluh gusi berdarah bila menggosok gigi. overjet -3 mm.2. Pada pemeriksaan IO rahang atas edentulous.Seorang anak perempuan 10 tahun diantar ibunya ke rsgmp karena merasa malu gigi anterior atasnya berantakan dan letaknya di belakang gigi anterior bawahnya. . Gigi Hutchinson d. flabby ridge bagian anterior. Pemeriksaan IO menunjukkan gigi anterior RA palatoversi. Periodontitis kronis d. Karies mencapai pulpa 17. Relining direk dan indirek 19. Q . overbite -2 mm. Mikrodontia c. ANUG 18. Gingivitis karena plak b. Profil cekung. gigi anterior RB labioversi. Rebasing c. datang ke klinik drg swasta. Wajah dolichofacial. lengkung gigi ats kontraksi. yang telah dipakai 4 tahun. skor plak 2 dan skor kalkulus 1.

lemah. Pada pemeriksaan IO . Maloklusi kompleks melibatkan skeletal. thorax foto. kelainan vertikal dan perlu penanganan spesialistik c. Stomatitis Minor b. perlu pencabutan gigi dan perlu penanganan spesialistik. thorax foto e. tampak kesakitan.Pasien laki-laki 56 tahun datang ke poli bedah mulut dengan keluhan gigi geraham belakang bawah kanan sudah berlubang besar sejak 1 tahun lalu. lab darah dan urin c. lab darah d. Pemeriksaan klinis. Gigi geraham pertama atas kirinya tinggal akar namun tidak pernah sakit. ada kelainan muscular. foto periapikal.perlu pencabutan dan perlu penanganan spesialistik e. pasien minum obat ponstan dan sakit nya hilang. berobat rutin ke RS. tapi kadang lupa minum obat. os mengeluh demam. Dari anamnesa os mengatakan sakit gula sejak umur 40 tahun. Maloklusi kompleks melibatkan skeletal. Maloklusi mencacat muka. Sariawan tidak sakit namun terlihat menyeramkan saat pasien berkaca. Stomatitis Herpetiformis e. b. profil cekung. foto panoramik dan oklusal. Stomatitis Aftosa Rekuren 21. Q : Apakah kemungkinan diagnosis kelainan pada pasien? a. thorax foto b. foto panoramik. datang ke klinik gigi dengan keluhan ±3 minggu lalu gigi bawah kanan terasa sakit sampai kepala. Pasien memiliki kebiasaan merokok kretek 18 batang per hari sejak 20 tahun lalu. Tapi 2 hari lalu gigi tersebut bengkak. Sejak 1 minggu lalu. Pemeriksaan klinis. foto periapikal. dental. Maloklusi mencacat muka.Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang dengan keluhan terdapat sariawan di langit-langit mulutnya sejak beberapa bulan lalu. ada kelainan dental. Stomatitis Nikotina c. Sekatang os menjalani cuci darah 2x seminggu.Pasien laki-laki usia 24 tahun. lab darah dan urin 22. Pemeriksaan klinis. kelainan dental arah sagittal dan vertikal dan perlu penanganan spesialistik d. Q : Pemeriksaan apa saja yang perlu dilakukna (termasuk pemeriksaan penunjang) untuk menegakkan diagnosis tersebut? a. Q: Mengapa kasus di atas dirujuk ke Sp Ortodonti? a. Pemeriksaan IO menunjukkan ada papul-papul putih dengan bintik merah pada palatum. foto panoramik dan dental. sering sakit dan bengkak berulang. profil cekung. Pemeriksaan klinis. Maloklusi kompleks melibatkan dental. Stomatitis Herpetika d. Pemeriksaan klinis. profil cekung dan perlu penanganan spesialistik 20.

ditemukan bisul di gusi daerah gigi tersebut. Pemeriksaan radiografis menunjukkan gigi 85 pulpa terbuka. Dia bertanya kepada pasien dengan maksud akan memperbaiki kesehatan gigi dan mulut pasiennya. Q : Apa rencana perawatan yang sesuai dengan diagnosis di atas? a. Pulpcapping + penambalan dengan glass ionomer 24. Berdasarkan pemeriksaan klinis didapati gigi 85 karies mencapai pulpa non vital. Tindakan pasiennya . Perilaku pasiennya c. Abses apikalis kronis 23. gambaran radiolusensi di periapikal. Penambalan dengan glass ionomer c. kalau pasien sakit gigi apa yang ia lakukan (sikap). Diagnosisnya adalah region 85 dentoalveolar abses kronis karena 85 karies mencapai pulpa. serta goyang derajat dua dan terlihat sisa tambalan resin komposit. dan meminta pasien mempraktikkan cara menggosok gigi (tindakan). dia bertanya tentang berapa kali pasien menggosok gigi dalam sehari (pengetahuan). Q : Apa sebenarnya yang ingin diketahui dokter gigi tersebut.Seorang ibu membawa putranya yang bengkak berusia 6 tahun ke dokter gigi karena gigi geraham kanan bawah Tono berlubang besar dan sering bengkak. Pulpitis akut c. resorpsi akar distal dan mesial gigi 85 kurang dari sepertiga apikal akar.Seorang dokter gigi sedang memeriksa pasiennya di kursi gigi. Q : Apa diagnosis gigi bawah kanan? a. Periodontitis apikalis akut d. Sikap pasiennya b. dari ketiga aspek yang ditanyakan? a. pertumbuhan benih gigi tetap 45 kurang dari sepertiga servikal mahkota. kegoyangan gigi 02. Periodontitis apikalis kronis e. Pulpotomi vital + metal crown b. Perawatan saluran akar + glass ionomer e. Pulpitis kronis eksaserbasi akut b. fistula di gingiva region tersebut. Perawatan saluran akar + metal crown d.

gigi 55 dan 65 belum erupsi. Intra oral: 38 tidak tumbuh. yaitu gigi 72. Radiografis: mandibula kiri terdapat radiolusensi berlobus lobus. Hand over mouth exercise 27. Abses dentoalveolar e. Reinforcement e. Q : Diferensial diagnosis kelainan pasien ini adalah: a. Fibrous dysplasia d. dengan overjet/jarak gigit 5 mm. 81.Andi seorang anak laki-laki usia 10 tahun diantar ibunya datang ke klinik gigi dengan keluhan giginya maju.Pasien perempuan berusia 40 tahun. Desensitisasi c. Modeling b. Ameloblastic sarcoma 26. dan tampak seperti dua kali ukuran gigi lainnya. sedangkan gigi 75. meliputi angulus dan korpus mandibula. Ekstra oral: pembesaran pipi kiri meluas ke mandibula. Tidak dapat membuka mulut lebar. datang ke RSGM dengan keluhan adanya s dan pembengkakan sejak 8 bulan yang lalu dan semakin lama semakin membesar. Tell show do d. tidak mencapai simfisis. agak keras. 85 erupsi parsial. Keadaan umum pasien baik. Q : Metode pendekatan non farmakologi yang diterapkan pada pasien adalah: a. . Pengetahuan pasiennya 25. Ameloblastoma c.Anak perempuan berusia 2 tahun 6 bulan dibawa oleh ibunya ke dokter gigi untuk pertama kalinya. Ibunya cemas melihat gigi depan bawah Alina yang besar. dengan trismus 3 jari. 71. dan gigi 82 bentuknya masih seperti gigi anterior bawah lainnya. dan krepitasi pada perabaan. Pemeriksaan klinis menunjukkan jumlah gigi anterior rahang bawah ada 4. tetapi seperti ada dua gigi menjadi satu. batas tidak jelas.d. Kesadaran pasiennya e. Osteomyelitis b. 82.

Q : Apakah jenis pergerakan gigi-gigi anterior atas ke palatal? a. Untuk memperbaiki keadaan ini diperlukan perawatan ortodonti menggunakan alat ortodonti lepas. Pergerakan tipping c. Ana menambal pasiennya dengan bahan tambal yang telah kadaluarsa tersebut. erat terkait dengan kaidah dasar moral : a. drg. overbite 0 mm. Pergerakan bodily . Pergerakan ke distal d. Non maleficence 29. Pergerakan ke distal d. Autonomi c.Andi seorang anak laki-laki usia 10 tahun diantar ibunya datang ke klinik gigi dengan keluhan giginya maju. overbite/tumpang gigit 0 mm. Analisis sefalometri menunjukkan inklinasi gigi anterior atasnya 112 0 (Normal 1040 + 60). Untuk memperbaiki masalah tersebut diperlukan perawatan ortodonti menggunakan alat ortodonti lepas. Sementara itu bahan yang lain merupakan bahan baru yang dapat membebani pasien karena biayanya mahal. Q : Doktrin informed consent. Pergerakan control tipping b. Pergerakan tipping c. dan multiple diastema di antara gigi anterior atas. Pergerakan ke palatal e. Prima facie d. Pergerakan control tipping b. Pergerakan ke palatal e. Beneficence e. dan multiple diastema di antara gigi anterior atas. dengan overjet 5mm. Analisis sefalometri menunjukkan inklinasi gigi anterior atasnya 112 (Normal 104 ± 6).Seorang pasien datang karena giginya berlubang. Q : Apakah jenis pergerakan gigi-gigi anterior atas ke palatal? a. Justice b. Agar tidak membebani. Pergerakan bodily 28. Dokter gigi tersebut hanya memiliki dua macam bahan tambal yang salah satunya sudah kadaluarsa. Pasien menyatakan tidak mampu bila harus membayar mahal. Setelah diperiksa ternyata gigi tersebut harus ditambal.

dan profil normal. Pegas bumper terbuka e. pinset chirrurgis 32. steel bur. Dari pemeriksaan klinis dan radiografis ditemukan adanya gigi 38 dan 48 yang full impaksi. tidak bisa makan dan demam. Wajah mesofasial. Pegas C lus 31. tungsten carbide bur. Overjet 2 mm. needle holder. Pegas bumper tertutup d.30. elevator. curet e. datang untuk merapikan giginya. simetris. Scalpel. Pegas C coil c.Pasien pria berusia 20 tahun. Kebutuhan ruangan adalah non ekstraksi (sisi rahang atas kanan kekurangan ruang sebesar 1 mm). steel bur. rasparatorium. Scalpel. root elevator. elevator. datang ke RSGM dengan keluhan sakit pada rahang bawah kiri membawa radiograf panoramic dan surat konsul untuk dilakukan interpretasi pada radiograf tersebut. dokter gigi merencanakan melakukan slicing gigi 11 dan 13 untuk mengatasi kekurangan ruangan dan membuat desain alat ortodonti lepas. Q : Diferensial diagnosis kelainan pasien ini adalah : . pinset chirrurgis c. bone clamp. elevator. Scalpel. overbite 2mm. Scalpel. Q : Dalam kasus di atas.Pasien laki-laki 36 tahun datang ke klinik bedah mulut dengan keluhan sejak 3 hari yang lalu pasien tidak dapat membuka mulut sama sekali. Q : Instrumen yang dibutuhkan untuk melakukan odontektomi pada gigi 48 adalah sbb: a. mukoperiosteal elevator. Secara radiografis terliaht densitas tulang menurun pada rahang bawah dengan batas tidak jelas dan terlihat adanya penipisan tulang kortikal mandibula disertai adanya penampakan pembentukan tulang baru seperti lapisan kulit bawang (onion skin appearance). bone clamp. rasparatorium. Pasien telah minum antibiotic dan analgetik tapi tidak sembuh. relasi molar satu kanan dan kiri netroklusi. Scalpel. sebelumnya pasien mengeluh ada rasa sakit yang sangat hebat pada rahang bawah sebelah kanan. tang ekstraksi b. tungsten carbide bur. root elevator. Pegas simple spring b. arteri clamp. pegas apa yang digunakan untuk mendorong gigi 12 ke labial? a. mukoperiosteal elevator. seimbang.Seorang anak perempuan usia 10 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan hubungan rahang ortognati dan maloklusi kelas I dengan crossbite gigi 12. rasparatorium. pinset chirrurgis d.

Pertanggungjawaban manfaat e. gigi geligi anaknya mudah berlubang dan berwarna kecoklatan. Pertanggungjawaban wilayah d. Alveoloplasty d. jaringan dentin. Fibrous dysplasia d. serta mendorong peran aktif perorangan.Salah satu penyelenggaraan pelayanan kedokteran gigi keluarga dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan gigi dan mulut keluarga binaan adalah dengan melakukan perawatan kegawatdaruratan. dan sementum normal. anomaly apa yang akan terjadi pada gigi tetap pasien? a. Q : Tindakan bedah preprostetik apa yang dapat dilakukan untuk pasien tersebut? a.Pasien perempuan umur 10 tahun datang ke RSGM dengan ibunya. Q : Dengan tidak terbentuknya mahkota pada benih gigi tetap. Q : Apakah azas pelayanan kedokteran gigi keluarga yang diterapkan pada kondisi di atas? a. keluarga dan masyarakat dalam kegiatan peningkatan kesehatan gigi dan mulut. perawatan sederhana. Radiografis : hampir di seluruh enamel tidak terlihat. Genioplasty b. Labial dan lingual vestibuloplasty 34. Ameloblastoma c. Sejak kecil anaknya sering diberi antibiotic karena radang tenggorokan. a. Tampak dasar mulutnya rendah dan tulang alveolar hampir rata. Klinis intra oral tidak tterbentuk atau terbentuk sebagian enamel hampir di seluruh gigi. Shell teeth . Lingual vestibuloplasty e. Pemberdayaan masyarakat b. Osteomyelitis b. Tuberoplasty c. Menurut ibunya. Pemberdayaan ilmu pengetahuan 35. asuhan pencegahan. Ameloblastic sarcoma 33.Seorang pasien perempuan usia 65 tahun dikirim ke klinik Bedah Mulut dari SPesialis Prostho karena gigi tiruan penuhnya tidak cekat lagi. Abses dento alveolar e. Pertanggungjawaban moral c.

Kedatangannya ke klinik gigi pagi ini untuk mengobati rasa sakit yang masih terus mengganggunya. Beliau sudah sering berobat ke klinik fkg ui dan sudah pernah dicetak rahangnya saat giginya masih lengkap. 28. Amelogenesis imperfect 36. b. Enamel hypoplasia d. Periodontitis apikalis akut d. dan 48 goyang derajat 3. 45. 21. 25. 26. Periodontitis kronis menyeluruh diperberat oleh plak dan kalkulus d. dan 47 goyang derajat 4. 27. 14. K. Kedalaman poker pada gigi-gigi di rahang bawah rata-rata 6 mm. Periapikal abses akut 37. 11. 38 Gangraen radix. pada rahang atas 6-10 mm.I 3. Gigi 17. 22. Gigi 25. serta gigi-gigi lain di rahang bawah goyang derajat 2. berusia 48 tahun. Periodontitis manifestasi penyakit sistemik diperberat oleh plak dan kalkulus 38. dan semua gigi yang hlang lepas sendiri karena goyang. 26.I 2.Pasien perempuan usia 59 tahun datang ke klinik gigi dengan keluhan sakit hebat pada gigi depan atas yang berlubang. 18. Q : Diagnosa gigi depan atas? a. Q : Manakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien tersebut? a.Bapak Ali seorang pegawai negri. Hasil pemeriksaan intra oral PB. 46. Enamel hypocalcification e.I 3. 36. Pl. 24. Periodontitis agresif menyeluruh diperberat oleh plak dan kalkulus e.Seorang perempuan berusia 29 tahun datang ke RSGMP dengan keluhan gigi- giginya terasa goyang sejak 3 tahun. Q : Apakah salah satu syarat pemilihan elemen gigi tiruan bagi Bapak Ali? . Sejak semalam tidak bisa tidur. datang ke klinik fkg ui ingin dibuatkan gigi tiruan lepas untuk menggantikan kehilangan beberapa gigi anterior dan posterior.0. Dari pemeriksaan intra oral terdapat gigi hilang 16. Gigi yang hilang 15. Pulpitis akut b. Satu bulan yang lalu juga pernah sakit tetapi setelah minym obat sakitnya hilang. Pasien tidak memiliki kelainan sistemik. Periodontitis apikalis kronis e. Periodontitis agresif lokalis diperberat oleh plak dan kalkulus c. walaupun sudah minum obat Pereda sakit.1. 37. gigi 16.3. 21. Periodontitis kronis lokalis diperberat oleh plak dan kalkulus b. Pulpitis kronis eksaserbasi akut c. Gigi 12. 12. Turner’s teeth c.

drg.). perkusi. Keadaan umum baik. Disetujui oleh pasien b. . biaya. Rencana perawatan dan biaya d. Prosedur perawatan b. data geografi. Gigi 15 vitalitas. data potensi organisasi. tahap apa data tersebut digunakan? a. data kependudukan. Rencana kerja operasional 41. Identifikasi masalah c. rencana perawatan. Prioritas penyelesaian e. Ana menambal pasiennya dengan bahan tambal yang telah kadaluarsa tersebut. Tidak mengganggu fungsi pengunyahan 39. datang keklinik RSGM dengan keluhan gigi belakang atas kanan berlubang dan sering kemasukan makanan. Prosedur perawatan. Dokter gigi tersebut hanya memiliki dua macam bahan tambal yang salah satunya sudah kadaluarsa. Agar tidak membebani. Tidak mengganggu fungsi bicara c. rencana perawatan. Pasien menyatakan tidak mampu bila harus membayar mahal.Seorang pasien datang karena giginya berlubang. Sementara itu bahan yang lain merupakan bahan baru yang dapat membebani pasien karena biayanya mahal. a. Q : Informed consent menunjukkan bahwa dokter telah menjelaskan pada pasien: a. Kemungkinan kondisi pasien c. Penyebab masalah b. dan palpasi ( . Intra oral: 15 karies mencapai pulpa. Keserasian dengan jaringan sekitar d. klinis ekstra oral tidak ada kelainan. Sesuai dengan status ekonomi pasien e. kemungkinan kondisi pasien dan pasien memahami e. Kebersihan umum baik. biaya. Menentukan tujuan d. Setelah diperiksa ternyata gigi tersebut harus ditambal.Seorang kepala Puskesmas mengumpulkan data tentang angka kesakitan. dan sarana-prasarana. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan untuk perencanaan program kesehatan di wilayah kerjanya. kemungkinan kondidsi pasien dan pasien mau menerima 40. Q : Dalam proses perencanaan kesehatan. Prosedur perawatan.Pasien perempuan umur 30 tahun.

lebar diameter kurang dari 4 mm. Apical scar b. Hubungan rahang ortognati dengan gigi insisif atas protrusif d. Q : setelah preparasi saluran akar. Hubungan rahang ortognati dengan gigi insisif atas retrusif .Seorang pasien laki-laki berusia 15 tahun. Kedatangannya ke klinik gigi pagi ini untuk mengobati rasa sakit yang masih terus mengganggunya. Hubungan rahang ortognati dengan bimaxillary dental retrusion c. malamnya gigi pasien sakit hebat dan terus menerus. datang karena ingin memperbaiki gigi- giginya. Hubungan rahang ortognati dengan bimaxillary dental protrusion b. Inklinasi gigi insisif atas terhadap bidang SN (1-SN) adalah 112° (Normal 104° ±6°). Pulpitis ireversibel 43. membulat. Q : Bagaimana kesimpulan analisa sefalometri kasus tersebut? a. Q : Dari gambaran radiografik tersebut. Mengapa gigi tersebut di atas sakit hebat? a. Karena tumpatan sementara d. Hubungan rahang ortognati dengan gigi insisif bawah protrusif e. Lesi radiolusen di apikal dengan batas jelas. Sejak semalam tidak bisa tidur. maka diferensial diagnosis gigi 15 adalah: a. Granuloma apikalis e. Abses periodontal d. serta ANB 2° (Normal 2° ± 2°). Satu bulan yang lalu juga pernah sakit tetapi setelah minum obat sakitnya hilang. Kesalahan diagnosa b. Lesi traumatic c. Abses dento alveolar 42.Pasien perempuan usia 59 tahun datang ke klinik gigi dengan keluhan sakit hebat pada gigi depan atas yang berlubang. Analisa sefalometri suatu kasus maloklusi. walaupun sudah minum obat Pereda sakit. dan inklinasi gigi insisif bawah terhadap bidang mandibula (IMPA) adalah 100° (Normal 90° ± 5°). lamina dura terlihat menyambung dengan batas tepi lesi. Abses apikalis akut e. Radiografis : gigi 15 terdapat radiolusensi karies di oklusal meluas ke distal mencapai kamar pulpa. Flare up c. diperoleh sudut SNA 82° (Normal 82° ± 2°) dan sudut SNB 80° (Normal 80° ± 2°).

000 d.000 c.44.000 orang.000/80. 60.000. missing 25.000 dilaporkan bebas karies gigi sebanyak 40. 40.000/100. Yang berperilaku baik dalam menyikat gigi 40.000 orang. yang berperilaku jelek 60.000/100.Hasil survei kesehatan gigi dan mulut tahun 2010 di Kecamatan G yang jumlah penduduknya 100.000 b.000 .000 e.000 orang. filling 10.000 orang.000/80. 25. 80.000 orang.000/100. Q : Berapa angka keparahan karies Kecamatan tersebut? a. sedang yang menderita karies igig sebanyak 60.000 orang dengan decay 45. 45.