You are on page 1of 6

21 AUG

Sistem skeletal adalah sistem yang terdiri dari tulang (rangka) dan struktur yang membangun
hubungan (sendi) di antara tulang-tulang tersebut. Secara umum fungsi dari sistem skeletal adalah:

1. Menyediakan bentuk untuk menopang tubuh,
2. Sebagai alat gerak pasif,
3. Melindungi organ-organ internal dari trauma mekanik,
4. Menyimpan dan melindungi sumsum tulang selaku sel hemopoietic (red bone marrow),
5. Menyediakan tempat untuk menyimpan kelebihan kalsium, dan
6. Menyimpan lemak (yellow bone marrow).
Pada manusia, rangka dapat dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu rangka aksial (membentuk
sumbu tubuh, meliputi tengkorak, kolumna vertebra, dan toraks) dan rangka apendikular (meliputi
ekstremitas superior dan inferior).

Berdasarkan bentuknya dan ukurannya, tulang dapat dibagi menjadi beberapa penggolongan:

1. Tulang panjang, yaitu tulang lengan atas, lengan bawah, tangan, tungkai, dan kaki (kecuali
tulang-tulang pergelangan tangan dan kaki). Badan tulang ini disebut diafisis, sedangkan
ujungnya disebut epifisis.
2. Tulang pendek, yaitu tulang-tulang pergelangan tangan dan kaki.
3. Tulang pipih, yaitu tulang iga, bahu, pinggul, dan kranial.
4. Tulang tidak beraturan, yaitu tulang vertebra dan tulang wajah
5. Tulang sesamoid, antara lain tulang patella dan tulang yang terdapat di metakarpal 1-2 dan
metatarsal 1.
Rangka aksial
-Tengkorak
Tengkorak tersusun atas tulang kranial dan tulang wajah. Tulang kranial tersebut meliputi:

 Tulang frontal
Tulang frontal merupakan tulang kranial yang berada di sisi anterior, berbatasan dengan tulang
parietal melalui sutura koronalis. Pada tulang frontal ini terdapat suatu sinus (rongga) yang disebut
sinus frontalis, yang terhubung dengan rongga hidung.

 Tulang temporal
Terdapat dua tulang temporal di setiap sisi lateral tengkorak. Antara tulang temporal dan tulang
parietal dibatasi oleh sutura skuamosa. Persambungan antara tulang temporal dan tulang
zigomatikum disebut sebagai prosesus zigomatikum. Selain itu terdapat prosesus mastoid (suatu
penonjolan di belakang saluran telinga) dan meatus akustikus eksternus (liang telinga).

 Tulang parietal
Terdapat dua tulang parietal, yang dipisahkan satu sama lain melalui sutura sagitalis. Sedangkan
sutura skuamosa memisahkan tulang parietal dan tulang temporal.

 Tulang oksipital
Tulang oksipital merupakan tulang yang terletak di sisi belakang tengkorak. Antara tulang oksipital
dan tulang parietal dipisahkan oleh sutura lambdoid. Di dasar tulang oksipital terdapat foramen

Secara umum tulang sphenoid dibagi menjadi greater wing dan lesser wing.  Tulang lakrimal Tulang lakrimal merupakan tulang yang berbatasan dengan tulang ethmoid dan tulang maksila.  Tulang vomer Tulang vomer merupakan bagian bawah nasal septum (sekat hidung). berhubungan duktus nasolakrimal sebagai saluran air mata. suatu penonjolan yang menghubungkan oksipital dengan tulang atlas (C1). Maksila meliputi antara lain prosesus palatin yang membentuk bagian anterior palatum dan prosesus alveolar yang memegang gigi bagian atas. Sedangkan tulang wajah meliputi:  Tulang mandibula Mandibula merupakan tulang rahang bawah.  Tulang maksila Tulang maksila merupakan tulang rahang atas. yang berartikulasi dengan tulang frontal.magnum. suatu foramen yang menghubungkan otak dan medula spinalis. dengan foramen olfaktori yang melewatkan nervus olfaktori). temporal dan maksila. yang berartikulasi dengan tulang temporal melalui prosesus kondilar. Selain itu terdapat juga sinus ethmoid. di mana greater wing berada lebih lateral dibanding lesser wing. Kanalis optikus dibentuk oleh tulang ini (lesser wing). Selain itu terdapat juga sella turcica (yang melindungi kelenjar hipofisis) dan sinus sphenoid (suatu sinus yang membuka ke rongga hidung).  Tulang sphenoid Tulang sphenoid merupakan tulang yang membentang dari sisi fronto-parieto-temporal yang satu ke sisi yang lain. cribriform plate (dasar crista galli.  Tulang ethmoid Tulang ethmoid merupakan tulang yang berada di belakang tulang nasal dan lakrimal.  Tulang palatin Tulang palatin merupakan tulang yang membentuk bagian posterior palatum. Di sisi foramen magnum terdapat condyles.  Tulang nasal Tulang nasal merupakan tulang yang membentuk jembatan pada hidung dan berbatasan dengan tulang maksila. perpendicular plate (bagian dari nasal septum) dan konka. yang membuka ke rongga hidung. Kolumna vertebra . Beberapa bagian dari tulang ethmoid adalah crista galli (proyeksi superior untuk perlekatan meninges).  Tulang zigomatikum Tulang zigomatikum merupakan tulang pipi.

Pada prosesus transversus terdapat foramen (lubang) transversus. pedikulus dan lamina. Sedangkan pada segmen C2 (axis). torakal. lordosis lumbar dan kyphosis sakral. prosesus transversus. 1 vertebra sakral (yang terdiri atas 5 vertebra individual) dan 1 vertebra koksigeal (yang terdiri atas 4-5 koksigeal kecil). korpus berukuran relatif lebih besar dibandingkan dengan korpus pada segmen servikal dan torakal. dan di ujungnya yang lain berartikulasi dengan manubrium sternum. bentuk vertebra terdiri atas korpus vertebra. terdapat dens axis yang akan berartikulasi dengan atlas (C1). sedangkan lordosis lumbar terbentuk ketika seorang anak mulai belajar berdiri. Dilihat secara lateral. kyphosis torakal.  Pada vertebra segmen torakal. dan tulang-tulang kostal. dan berartikulasi dengan klavikula melalui akromion. Selain itu. sternum. skapula. foramen vertebra. lengkung vertebra. Vertebra segmen sakral terdiri atas 5 vertebra individual. terdapat facies artikulasi untuk dens axis (C2) serta facies artikulasi yang agak besar untuk perlekatan dengan oksipital.  Pada vertebra segmen koksigeal. prosesus spinosa. Di bagian posterior terdapat celah yang disebut hiatus sakralis. . Tidak ada foramen transversus. Toraks Toraks merupakan rangka yang menutupi dada dan melindungi organ-organ penting di dalamnya.  Skapula merupakan tulang yang terletak di sebelah posterior. yang dihubungkan satu sama lain melalui celah transversus dan memiliki 8 foramen sakral. Secara umum toraks tersusun atas klavikula. Terdapat sedikit perbedaan antara vertebra segmen servikal. 5 vertebra lumbar. Facies ini ada yang terletak di prosesus transversus dan ada yang terletak di prosesus spinosa. meliputi 7 vertebra servikal. yang fungsinya untuk melewatkan arteri vertebralis. Terdapat sekitar 26 vertebra.  Klavikula merupakan tulang yang berartikulasi dengan skapula melalui akromion. kolumna vertebra yang tersusun mulai dari servikal hingga koksigeal membentuk lengkung yang khas. terdiri atas 4-5 segmen koksigeal individual yang terhubung dengan vertebra segmen sakralis. prosesus artikular inferior.  Pada vertebra segmen lumbar. bentuknya khas seperti sayap yang melebar dengan penonjolan ke depan pada artikulasi lumbo-sakral yang disebut sebagai promontory. Lordosis servikal terbentuk ketika seorang bayi mulai belajar menegakkan kepalanya (usia 3 bulan). Artikulasi antara satu vertebra servikal dengan vertebra servikal lainnya (melalui sendi apophyseal) membentuk sudut sekitar 45 derajat. Khas pada vertebra segmen torakal adalah adanya facies untuk artikulasi dengan tulang iga (kostal). Adanya prosesus asesorius pada prosesus transversus dan prosesus mamilaris pada prosesus artikulasi superior menjadi ciri khas pada segmen lumbar. skapula juga berhubungan dengan humerus melalui fossa glenoid. dan lumbar:  Pada vertebra segmen servikal. korpus berukuran relatif lebih kecildibandingkan segmen torakal dan lumbar. 12 vertebra torakal.Kolumna vertebra terbentuk dari tulang-tulang individual yang disebut sebagai vertebra. Khusus untuk segmen C1 (atlas). prosesus artikular posterior. yaitu lordosis servikal.  Pada vertebra segmen sakral. Secara umum. korpus berukuran relatif lebih besar dibandingkan segmen servikal namun lebih kecil dibandingkan dengan segmen lumbar.

dan korpus sternum. memungkinkan terjadinya gerak fleksi-ekstensi. 7 kostal pertama disebut kostal sejati (karena masing-masing secara terpisah di bagian anterior berartikulasi dengan manubrium dan korpus sternum). yang berhubungan dengan skapula melalui fossa glenoid.  Radius . Di daerah proksimal. 3 kostal kedua disebut kostal palsu (karena di bagian anterior ketiganya melekat dengan kostal ke-7). dan di anterior berartikulasi dengan manubrium dan korpus sternum. tuberkel mayor. Sternum merupakan suatu tulang yang memanjang. Artikulasi ini berbentuk sendi kisar. juga terdapat suatu prosesus yang disebut sebagai prosesus styloid. humerus. Di bagian distal. ulna kembali berartikulasi dengan radial. Pada posisi ini klavikula bertindak sebagai penahan skapula yang mencegah humerus bergeser terlalu jauh. ulna.  Ulna Ulna merupakan tulang lengan bawah yang terletak di sisi medial pada posisi anatomis.  Klavikula Klavikula merupakan tulang yang berartikulasi dengan skapula di sisi lateral dan dengan manubrium di sisi medial. dan prosesus xyphoideus. Ada 12 tulang kostal.  Tulang-tulang kostal merupakan tulang yang berartikulasi dengan vertebra segmen torakal di posterior.  Skapula Skapula merupakan tulang yang terletak di sebelah posterior tulang kostal dan berbentuk pipih seperti segitiga. dan 2 kostal terakhir disebut kostal melayang (karena di bagian anterior keduanya tidak berartikulasi sama sekali). antara lain tonjolan untuk otot deltoid. yaitu fossa glenoid. Skapula memiliki beberapa proyeksi (spina. memungkinkan terjadinya gerak pronasi-supinasi. humerus memiliki beberapa bagian antara lain leher anatomis. Manubrium berartikulasi dengan klavikula . capitulum. korpus sternum. Di bagian proksimal. Tulang ulna akan berartikulasi dengan humerus di fossa olecranon. Sedangkan korpus stenum merupakan tempat berartikulasinya kartilago kostal ke-2 hingga kostal ke-12. membentuk sendi engsel. tuberkel minor dan sulkus intertuberkular. Artikulasi ini berbentuk sendi engsel. trochlear. Ulna juga berartikulasi dengan radial di sisi lateral. epicondyle lateral. Di daerah distal. radius.  Humerus Humerus merupakan tulang panjang pada lengan atas. dan tulang-tulang phalangs. Pada tulang humerus ini juga terdapat beberapa tonjolan. karpal. leher surgical. kostal pertama. Sebuah depresi (cekungan) di sisi lateral skapula membentuk persendian bola- soket dengan humerus. klavikula. ulna berartikulasi dengan humerus melalui fossa olecranon (di bagian posterior) dan melalui prosesus coronoid (dengan trochlea pada humerus). epicondyle medial dan fossa olecranon (di sisi posterior). tersusun atas manubrium. metakarpal. Skapula berartikulasi dengan klavikula melalui acromion. dari atas ke bawah. Rangka apendikular Ekstremitas atas Ekstremitas atas terdiri atas tulang skapula. humerus memiliki beberapa bagian antara lain condyles. korakoid) yang melekatkan beberapa otot yang berfungsi menggerakkan lengan atas dan lengan bawah.

dan hamate. sendi pelana yang terdapat antara tulang karpal dan metakarpal memungkinkan ibu jari tersebut melakukan gerakan seperti menyilang telapak tangan dan memungkinkan menjepit/menggenggam sesuatu. Di daerah proksimal terdapat prosesus yang disebut trochanter mayor dan trochanter minor. Persendian yang dihasilkan oleh tulang karpal dan metakarpal membuat tangan menjadi sangat fleksibel. dan dengan ujung proksimal dari tulang metakarpal. lunate. tibia memiliki condyle medial dan lateral di mana keduanya merupakan facies untuk . Di bagian proksimal. Ke delapan tulang tersebut adalah scaphoid. Bagian ujung ilium disebut sebagai puncak iliac (iliac crest). capitate. dihubungkan oleh garis intertrochanteric.  Metakarpal Metakarpal terdiri dari 5 tulang yang terdapat di pergelangan tangan dan bagian proksimalnya berartikulasi dengan bagian distal tulang-tulang karpal. yang di bagian proksimal berartikulasi dengan pelvis dan dibagian distal berartikulasi dengan tibia melalui condyles. dan tulang-tulang phalangs.  Femur Femur merupakan tulang betis. Pada ibu jari. radius berartikulasi dengan ulna. terdapat 2 phalangs di setiap ibu jari (phalangs proksimal dan distal) dan 3 di masing-masing jari lainnya (phalangs proksimal. Terdapat suatu cekungan di bagian pertemuan ilium-ischium-pubis disebut acetabulum. piriformis. Khusus di tulang metakarpal jari 1 (ibu jari) dan 2 (jari telunjuk) terdapat tulang sesamoid. tarsal. triqutrum. Ekstremitas bawah Ekstremitas bawah terdiri dari tulang pelvis. Di bagian distal anterior terdapat condyle lateral dan condyle medial untuk artikulasi dengan tibia. Di daeraha proksimal. femur. fibula. Masing-masing tulang pinggul terdiri atas 3 bagian utama yaitu ilium.  Karpal Tulang karpal terdiri dari 8 tulang pendek yang berartikulasi dengan ujung distal ulna dan radius. serta permukaan untuk tulang patella. Sendi engsel yang terbentuk antara tulang phalangs membuat gerakan tangan menjadi lebih fleksibel terutama untuk menggenggam sesuatu. trapezoid.Radius merupakan tulang lengan bawah yang terletak di sisi lateral pada posisi anatomis. medial.  Tulang-tulang phalangs Tulang-tulang phalangs adalah tulang-tulang jari.  Tibia Tibia merupakan tulang tungkai bawah yang letaknya lebih medial dibanding dengan fibula. ischium terletak di bagian inferior- posterior. terdapat prosesus styloid dan area untuk perlekatan tulang- tulang karpal antara lain tulang scaphoid dan tulang lunate. dan pubis terletak di bagian inferior-anterior-medial. metatarsal. Di bagian distal posterior terdapat fossa intercondylar. Pertemuan antara pubis dari pinggul kiri dan pinggul kanan disebut simfisis pubis. distal).  Pelvis Pelvis terdiri atas sepasang tulang panggul (hip bone) yang merupakan tulang pipih. Antara tulang-tulang karpal tersebut terdapat sendi geser. tibia. Ilium terletak di bagian superior dan membentuk artikulasi dengan vertebra sakrum. Sedangkan di daerah distal. fungsinya adalah untuk artikulasi dengan tulang femur. trapezium. pubis dan ischium. sehingga memungkinkan terjadinya gerak pronasi- supinasi.

Netter FH. 6th ed. Essential of anatomy and physiology. Sanders T. dan cuneiform (1. 132-95 Presented By Raldo Rasuh . Terdapat juga facies untuk berartikulasi dengan kepala fibula di sisi lateral. tibia memiliki tuberositas untuk perlekatan ligamen. 104-34. 2001. 2007.  Phalangs Phalangs merupakan tulang jari-jari kaki. US: The McGraw-Hill Companies. 3). Sedangkan di bagian distal. Di bagian proksimal.artikulasi dengan condyle femur.  Fibula Fibula merupakan tulang tungkai bawah yang letaknya lebih lateral dibanding dengan tibia. Human anatomy. talus. 2006. Selain itu. fibula berartikulasi dengan tibia. yaitu calcaneus. Di daerah distal tibia membentuk artikulasi dengan tulang-tulang tarsal dan malleolus medial.  Metatarsal Metatarsal merupakan 5 tulang yang berartikulasi dengan tarsal di proksimal dan dengan tulang phalangs di distal. 5 th ed. Van de Graaf KM. fibula membentuk malleolus lateral dan facies untuk artikulasi dengan tulang-tulang tarsal. Terdapat 2 tulang phalangs di ibu jari dan 3 phalangs di masing-masing jari sisanya. 2. US: FA Davis Company. navicular. p. Terdapat 7 tulang tarsal.  Tarsal Tarsal merupakan 7 tulang yang membentuk artikulasi dengan fibula dan tibia di proksimal dan dengan metatarsal di distal. Scanlon VC. Karena tidak ada sendi pelana di ibu jari kaki. 4th ed. US: Saunders. menyebabkan jari tersebut tidak sefleksibel ibu jari tangan. Referensi: 1. 2. Khusus di tulang metatarsal 1 (ibu jari) terdapat 2 tulang sesamoid. Calcaneus berperan sebagai tulang penyanggah berdiri. Atlas of Human Anatomy. cuboid. 3. p.