You are on page 1of 16

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI

PERTEMUAN KE-1
(POKOK BAHASAN: PENGELOLAAN LABORATORIUM)

MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM
KODE : BIO 432
BEBAN : 3 sks / 4 js
DOSEN PEMBINA : TIM
MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI
SEMESTER : 1/gasal

KOMPETENSI:
1. Kemampuan memahami pengelolaan laboratorium biologi.

ELEMEN KOMPETENSI
Mahasiswa dapat:
1.1 Mendeskripsikan pengertian laboratorium
1.2 Mendeskripsikan desain laboratorium
1.3 Mendeskripsikan fasilitas laboratorium
1.4 Mendeskripsikan peranan laboratorium dalam pembelajaran

INDIKATOR KINERJA
Mahasiswa dapat:
1.1.1 Menjelaskan pengertian laboratorium biologi
1.2.1 Menjelaskan persyaratan lokasi laboratorium
1.2.2 Menjelaskan persyaratan tata letak ruangan laboratorium
1.2.3 Menggambar desain laboratorium biologi
1.3.1 Mendeskripsikan fasilitas umum yang harus dimiliki laboratorium biologi
1.3.2 Menggambarkan struktur organisasi laboratorium
1.3.3 Mendeskripsikan tugas personal laboratorium
1.3.4 Mengevaluasi kelayakan suatu laboratorium berdasar desain dan fasilitasnya
1.4.1 Menjelaskan peran laboratorium dalam pembelajaran biologi
1.4.2 Menjelaskan fungsi laboratorium biologi sebagai science classroom-laboratory

RUJUKAN:

1. Nur, M.A., Rukmini, H. dan Adijuwana, H. 1989. Teknik Laboratorium untuk Bidang
Biologi dan Kimia. Bogor: PAU IPB.
2. Wirjosoemarto, K., Adisendjaja, Y.H., Supriatno, B., dan Riandi. 2004. Teknik
Laboratorium. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI - IMSTEP JICA.

Supriatno.A. Teknik Laboratorium. Kemampuan memahami prosedur keselamatan dan keamanan laboratorium ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 2.1 Mendeskripsikan prosedur pertolongan pertama pada beberapa macam kecelakaan kerja yang sering teradi di laboratorium RUJUKAN: 1.IMSTEP JICA.1. Wirjosoemarto.2 Mendeskripsikan perlengkapan keselamatan kerja di laboratorium 2. M. 2004.. dan Riandi.1. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI .. H. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-2 (POKOK BAHASAN: PENGELOLAAN LABORATORIUM) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI: 2.2 Menjelaskan beberapa kecelakaan kerja yang disebabkan oleh zat-zat kimia 2.2.2 Mendeskripsikan kiat-kiat untuk menciptakan keselamatan kerja di laboratorium 1. dan Adijuwana.1.3 Menjelaskan prosedur pertolongan pertama pada kecelakaan di laboratorium INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 2. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia. Rukmini. Y.1 Menjelaskan beberapa sarana yang diperlukan sebagai perlengkapan keselamatan kerja di laboratorium 1. B. .3 Menjelaskan beberapa kecelakaan kerja yang disebabkan oleh materi biologis dalam laboratorium 1. 1989.1 Menjelaskan beberapa kecelakaan kerja yang disebabkan oleh peralatan laboratorium 2..2. Adisendjaja. H.1 Menjelaskan sumber terjadinya kecelakaan di laboratorium 2. Bogor: PAU IPB.. K.H. Nur.3. 2.

Teknik . Kemampuan mengenal dan memelihara alat-alat laboratorium ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 3. Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung. 6 Wirjosoemarto. 1989. Supriatno. K. S.2 Menjelaskan cara memelihara beberapa macam alat logam 3. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-3 (POKOK BAHASAN: PENGENALAN DAN PEMELIHARAAN ALAT-ALAT LABORATORIUM) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI 3.2. Flink.H. Adisendjaja. Brink. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Press.2 Mendeskripsikan kegunaan dan pemeliharaan alat-alat logam 3. M.2 Menjelaskan cara memelihara beberapa macam alat gelas.1 Menjelaskan kegunaan beberapa macam alat elektrik 3.4 Mendeskripsikan kegunaan dan pemeliharaan alat-alat elektrik INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 3.4.2 Menjelaskan cara memelihara beberapa macam alat elektrik RUJUKAN: 1.3 Mendeskripsikan kegunaan dan pemeliharaan alat-alat optik 3.1. Rukmini.2 Menjelaskan cara memelihara beberapa macam alat loptik 3.1 Menjelaskan kegunaan beberapa macam alat logam 3. H. 2. 2004. Dasar-dasar Ilmu Instrumen. K.2.3. 1988. A Laboratory Navigator.G. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia. Barker. Manual Alat-alat Laboratorium. dan Riandi. 1998. 3..1 Mendeskripsikan kegunaan dan pemeliharaan alat-alat gelas.1. dan Sachri. Panduan Penggunaan Peralatan Biologi. 1984.. O. Y.J. porselen dan plastik 3. Jakarta: Bina Cipta. porselen dan plastik 3..3. R.1 Menjelaskan kegunaan beberapa macam alat gelas.1 Menjelaskan kegunaan beberapa macam alat optik 3.A. H.4. 5 Nur. porselen dan plastik 3. 4.. Bogor: PAU IPB. B.. dan Adijuwana.

3.3 Menjelaskan karakteristik bahan radioaktif 4.2 Menggolongkan bahan kimia berdasarkan sifatnya. S.2 Menjelaskan karakteristik bahan kimia 4. A Laboratory Navigator.5 Menjelaskan karakteristik bahan kimia yang beracun 4.3. Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung. Barker. K.2.2 Melakukan penanganan bahan sisa secara benar 4.2 Menjelaskan karakteristik bahan kimia pengoksidasi 4.2.1. Brink.2. 4.2. O. dan Sachri. 2.3. 1998.4 Menjelaskan karakteristik bahan kimia yang korosif 4. Laboratorium.1 Menjelaskan karakteristik bahan kimia yang mudah terbakar 4.3 Menjelaskan pengelolaan bahan kimia INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 4. 1988.1..3.3 Menghindarkan terjadinya kecelakaan kerja yang disebabkan oleh bahan kimia RUJUKAN 1.1 Menggolongkan bahan kimia berdasarkan asalnya. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-4 (POKOK BAHASAN: PENGENALAN DAN PENANGANAN BAHAN-BAHAN KIMIA) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI: 4. Flink.1 Mendeskripsikan penggolongan bahan-bahan kimia 4. 4. Panduan Penggunaan Peralatan Biologi.IMSTEP JICA. . 4.J. Kemampuan mengenal dan mengelola bahan-bahan kimia laboratorium ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 4.1 Melakukan penyimpanan bahan kimia secara benar 4. Jakarta: Bina Cipta. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI .2. R. Manual Alat-alat Laboratorium. 1984. Dasar-dasar Ilmu Instrumen. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Press.G.

3. 2004. 1989. K. Supriatno. Rukmini.2 Menjelaskan proses terbentuknya bayangan benda yang diamati dengan mikroskop 5. 1984.1.H. Jakarta: Bina Cipta.. dan Sachri. Terampil menggunakan dan merawat mikroskop ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 5. Bogor: PAU IPB.1 Menjelaskan prinsip kerja mikroskop 5.. R. M. dan Riandi. Teknik Laboratorium.IMSTEP JICA. 6. S.2. 1988.3.J. Brink.1 Mengamati benda dengan mikroskop dengan prosedur yang benar 5. K.3 Melakukan perawatan mikroskop INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 5. Panduan Penggunaan Peralatan Biologi. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia. Dasar-dasar Ilmu Instrumen.1. Flink. dan Adijuwana. Adisendjaja. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Press. Wirjosoemarto.2 Menggambar benda yang diamati dengan beberapa macam mikroskop.2. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI . H. .5 Nur. Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung.. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-5 (POKOK BAHASAN: PENGGUNAAN MIKROSKOP) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI 5. A Laboratory Navigator. O. Y. Barker.3 Membandingkan sifat mikroskop cahaya dan mikroskop stereo 5.2 Melakukan pengamatan menggunakan berbagai macam mikroskop secara benar 5.1 Membersihkan bagian-bagian mikroskop dengan sarana dan prosedur yang benar 5.A.2 Melakukan penyimpanan mikroskop secara benar RUJUKAN 1.1 Mendeskripsikan bagian-bagian mikroskop 5. H. B.. 3.. 2.G.1. 1998. dengan berbagai macam perbesaran 5.

A.H. K. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI . 2.4. 1998..1 Membedakan cara kerja berbagai macam neraca 2.1 Menjelaskan sumber-sumber kesalahan pengukuran massa 6. Flink.IMSTEP JICA.3 Memahami fungsi masing-masing neraca 6. Terampil mengukur/menentukan berat benda menggunakan berbagai macam neraca ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 6.2 Melakukan penimbangan suatu benda dengan berbagai macam neraca 6.5. Wirjosoemarto. Jakarta: . Y..5. M. K. 6.1 Memilih neraca yang tepat sesuai dengan kebutuhan 6.2 Menghindari terjadinya kesalahan pengukuran massa RUJUKAN 1. dan Sachri.1 Menentukan kapasitas dan kepekaan masing-masing necara 6. 2004. Teknik Laboratorium. O. 1989.4..3.. Manual Alat-alat Laboratorium.2 Menjelaskan keunggulan dan kekurangan masing-masing neraca 6. 1984. 5 Nur. dan Adijuwana.1 Memahami cara kerja berbagai macam neraca 6. A Laboratory Navigator.2 Memahami keunggulan dan kekurangan masing-masing neraca 6. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-6 (POKOK BAHASAN: PENGGUNAAN BERMACAM-MACAM NERACA) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI: 6. Bogor: PAU IPB. R. S.1.. Dasar-dasar Ilmu Instrumen.G. H. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Press. Adisendjaja. Rukmini. Supriatno. dan Riandi. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia.2. Brink.J. Barker. B.5 Memahami sumber-sumber kesalahan pengukuran massa INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 6.1 Menjelaskan syarat-syarat penimbangan yang benar 6.4 Memahami prosedur penimbangan yang benar 6.4. H.2.

2 Membandingkan kapasitas dan kepekaan berbagai macanm alat gelas volumetrik 7.H.3 Memahami sumber-sumber kesalahan dalam pengukuran volume INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 7.3. dan Riandi. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Press. M. . Wirjosoemarto. Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung.. Terampil mengukur volume suatu zat cair dengan menggunakan berbagai alat volumetrik ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 7.3.3 Melakukan titrasi secara benar 7. 4..1. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia. Supriatno.1 Menjelaskan sumber-sumber kesalahan dalam pengukuran volume zat cair 7..4 Membandingkan volume suatu zat cair dengan menggunakan berbagai macam alat gelas volumetrik 7.2.. 1998. B. K. H.1. dan Adijuwana. A Laboratory Navigator. 6.IMSTEP JICA.1 Membedakan kegunaan berbagai macam alat gelas volumetrik 7.A.2 Memilih pipet volumetrik yang tepat. Panduan Penggunaan Peralatan Biologi.2.1 Menggunakan berbagai macam alat gelas volumetrik 7.1 Membedakan kegunaan berbagai macam pipet volumetrik 7. sesuai dengan kebutuhan 7. Bina Cipta.2 Menggunakan berbagai macam pipet volumetrik 7.3 Memilih alat gelas volumetrik yang tepat.1. Rukmini. 1989. 3. sesuai dengan kebutuhan 7. 5 Nur. Adisendjaja. Teknik Laboratorium.2. Y. Bogor: PAU IPB. K. 2004. 1988. Manual Alat-alat Laboratorium.1. H. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI .2 Menghindari kesalahan dalam pengukuran volume zat cair RUJUKAN 1. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-8 (POKOK BAHASAN: PENGUKURAN VOLUME DENGAN BERBAGAI MACAM ALAT VOLUMETRIK) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI: 7. Barker.

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-9 (POKOK BAHASAN: PENGUKURAN PH LARUTAN) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI 8.1 Menjelaskan pengertian pH. larutan penyangga dan indikator pH 8. 1998. R. A Laboratory Navigator. H.. 2004.1 Menentukan pH suatu larutan dengan prosedur yang benar 8. larutan penyangga.1 Memahami pengertian ph.2. Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung.3 Menentukan pH suatu larutan dengan alat yang benar 8.G.2.2 Menghindari terjadinya kesalahan pengukuran pH RUJUKAN 1.3.4 Mengukur pH tanah 8. Wirjosoemarto. Jakarta: Bina Cipta.IMSTEP JICA. Rukmini. 1989.1 Menjelaskan sumber-sumber kesalahan pengukuran pH 8.J. indikator pH 8. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia. 5 Nur.H. O.. 1988. H.2 Memahami prosedur pengukuran pH dengan alat yang sesuai 8.3. Panduan Penggunaan Peralatan Biologi.2. Y. Dasar-dasar Ilmu Instrumen.2.. Flink. Supriatno..1. dan Adijuwana. S. Barker. dan Sachri. Teknik Laboratorium.. B.3 Memahami sumber-sumber kesalahan dalam pengukuran pH INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 8. Adisendjaja.2 Membandingkan pengukuran pH suatu larutan dengan menggunakan alat yang berbeda 8. Bogor: PAU IPB. K. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI .2. 3. Terampil mengukur pH suatu larutan ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 8. dan Riandi. M. New York: Cold Spring Harbor Laboratory .A. Brink. 4. Manual Alat-alat Laboratorium. 6. K. 1984.

6.1.3 Memahami sumber-sumber kesalahan dalam pengukuran suhu 9.. 3. 1998.A.1 Menjelaskan kegunaan berbagai macam termometer 9.2 Menghindari terjadinya kesalahan dalam pengukuran suhu 9. Wirjosoemarto. H. K. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Press. 1989. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia.1 Menjelaskan sumber-sumber kesalahan dalam pengukuran suhu 9.G. Y.H. Teknik Laboratorium.1 Menggunakan berbagai macam termometer 9. Manual Alat-alat Laboratorium. Rukmini.3. M. K. 4. A Laboratory Navigator. Brink. 2.1 Memakukan perbaikan termometer yang mengalami kerusakan RUJUKAN 1. B.2. 5 Nur. Jakarta: Bina Cipta. S. dan Sachri.. 1988. Dasar-dasar Ilmu Instrumen.. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI . .J. Barker.2 Memahami prosedur pengukuran secara benar 9.. Bogor: PAU IPB. Adisendjaja. dan Riandi. Press.4 Memahami cara perbaikan termometer yang rusak INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 9.4. H. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-9 (POKOK BAHASAN: PENGGUNAAN TERMOMETER) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI 9. O. R. Panduan Penggunaan Peralatan Biologi.1. dan Adijuwana. 2004. Flink. Supriatno. Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung.2 Memilih termometer yang tepat sesuai kebutuhan 9.IMSTEP JICA..1 Mengukur suhu dengan prosedur yang benar 9.3. 1984. Terampil menggunakan dan merawat termometer ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 9.

G.2 Memahami pengertian persen berat dan persen volume 10. 3.H. Panduan Penggunaan Peralatan Biologi. Bogor: PAU IPB. 5 Nur.1 Memahami pengertian molaritas.3 Memahami cara pembuatan larutan INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 10.1 Menjelaskan perbedaan antara molaritas. molalitas dan normalitas 10. B. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI . 1988. O.1. Adisendjaja.A. dan Sachri. Rukmini. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-10 (POKOK BAHASAN: PEMBUATAN LARUTAN DENGAN BERBAGAI SATUAN KONSENTRASI) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI 10. Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung.J. molalitas.2 Menjelaskan prosedur pengenceran larutan 10. K.3. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia.1. 4. H.3. R. Teknik Laboratorium. S. Y. 1984. dan Adijuwana...1 Membuat larutan dengan berbagai macam satuan konsentrasi 10. Wirjosoemarto.. Flink. Terampil membuat larutan dengan berbagai konsentrasi ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 10. dan normalitas. 10.3 Melakukan pengenceran larutan RUJUKAN: .. Supriatno. Dasar-dasar Ilmu Instrumen.IMSTEP JICA. Brink. 6. 1989.2.2.. M. dan Riandi. Jakarta: Bina Cipta.3. H. 2004. Manual Alat-alat Laboratorium.2 Menjelaskan perbedaan antara persen berat dan persen volume 10.1 Mengkonversi larutan dengan satuan konsentrasi tertentu menjadi satuan konsentrasi yang lain 10.

dan Riandi. 2004.1 Menjelaskan prinsip kerja sentrifus.3...3.2.1 Memahami prinsip kerja sentrifus. Proyek Pengembang Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-11 (POKOK BAHASAN: PENGGUNAAN SENTRIFUS) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI 11.2 Memilih macam sentrifus sesuai dengan kebutuhan 11. Supriatno.1 Mengoperasikan sentrifus dengan prosedur yang benar 11.IMSTEP JICA. K. Rukmini. Terampil memisahkan partikel padat dari suspensi cair dengan menggunakan sentrifus ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 11. dan Adijuwana.. 3. Adisendjaja.1..1. 11. B. Y. Bogor: PAU IPB. sentrifus elektrik sederhana.2. M. H. Nur.1 Menjelaskan kegunaan berbagai macam sentrifus 11. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI . Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia.H. sentrifus berpendingin) 11.1988.3 Memahami prosedur penggunaan sentrifus INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 11.2 Memahami kegunaan berbagai macam sentrifus (sentrifus manual. H. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Dirjen Pendidikan Tinggi. 11. 2. Goenawan. ultra sentrifus. Kimia Larutan. Teknik Laboratorium.2 Menghindari terjadinya kesalahan dalam mengoperasikan sentrifus RUJUKAN: . Wirjosoemarto.A. 1989.

12. 2004. Barker. S.IMSTEP JICA..G.3 Memahami prosedur pemisahan molekul dengan cara kromatografi INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 12. B.. M.2. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI . Flink.1.2 Memahami prinsip kerja dialisis dan kromatografi 11. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Press. 1984.2 Menjelaskan prinsip kerja kromatografi 12.2. 1989. Adisendjaja. A Laboratory Navigator. 3... 1998. 13 (POKOK BAHASAN: PEMISAHAN MOLEKUL DARI BAHAN BIOLOGIS) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI 12. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-12. Panduan Penggunaan Peralatan Biologi.1. H. Wirjosoemarto. dan Sachri. Terampil melakukan pemisahan molekul dari bahan biologis ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 12. Brink.A. Jakarta: Bina Cipta. R. Supriatno.1 Memahami prinsip dasar pemisahan molekul. 2. Dasar-dasar Ilmu Instrumen. Rukmini. Teknik Laboratorium.H. 12. Y. Manual Alat-alat Laboratorium. Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung. 5 Nur. 4. K. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia. dan Adijuwana. Bogor: PAU IPB.1 Menjelaskan prinsip kerja dialisis 12.3 Memilih macam kromatografi sesuai dengan kebutuhan .2. O. H.1 Menjelaskan prinsip dasar pemisahan molekul. 6. dan Riandi.. 1988.J. K.

Panduan Penggunaan Peralatan Biologi. Dasar-dasar Ilmu Instrumen. 5 Nur. Teknik Laboratorium. Wirjosoemarto..1. Jakarta: Bina Cipta.3 Memahami hubungan antara panjang gelombang dengan macam spektrofotometer 13.. dan Riandi. Terampil melakukan pengukuran kadar suatu senyawa dalam campuran yang kompleks dengan menggunakan spektrofotometer ELEMEN KOMPETENSI Mahasiswa dapat: 13.4 Memahami prosedur pengukuran kadar suatu larutan menggunakan spektrofotometer INDIKATOR KINERJA Mahasiswa dapat: 13.1 Menjelaskan kegunaan spektrofotometer . Adisendjaja. K. 3. dan Adijuwana. B.12. O. 2004. 2.1 Memahami kegunaan spektrofotometer 13. H. 1989. Supriatno. K. R. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI . 4.. Flink. 6. UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI PERTEMUAN KE-14 (POKOK BAHASAN: PENGGUNAAN SPEKTROFOTOMETER) MATAKULIAH : TEKNIK LABORATORIUM KODE : BIO 432 BEBAN : 3 sks / 4 js DOSEN PEMBINA : TIM MAHASISWA PESERTA: PS BIOLOGI dan PS PENDIDIKAN BIOLOGI SEMESTER : 1/gasal KOMPETENSI 13. Manual Alat-alat Laboratorium.2 Memahami prinsip kerja spektrofotometer 13. Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung. S. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Press.G. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia.J.3.1 Melakukan pemisahan molekul biologis dengan cara kromatografi dengan prosedur yang benar RUJUKAN: 1. Rukmini.. A Laboratory Navigator. H.H. M. Bogor: PAU IPB. Brink. Barker. 1984.. Y. 1988.IMSTEP JICA.A. dan Sachri. 1998.

. K.. H.2.3. K. dan Riandi. dan Adijuwana.. Supriatno. M. Amy Tenzer. 5 Nur.IMSTEP JICA..H.4. Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung. S.1 Mengoperasikan spektrofotometer dengan prosedur yang benar 13. MODUL MATAKULIAH PERKEMBANGAN HEWAN (BIO 420) KELAINAN PERKEMBANGAN Oleh: Dra.S. 1984..13. New York: Cold Spring Harbor Laboratory Press. Dasar-dasar Ilmu Instrumen.2 Memilih macam spektrofotometer sesuai dengan kebutuhan 13.J. Panduan Penggunaan Peralatan Biologi. Wirjosoemarto. 2004.4.2 Menganalisis hasil spektrofotometri RUJUKAN: 1. Brink. 4.G. 2.3. Manual Alat-alat Laboratorium. Teknik Laboratorium untuk Bidang Biologi dan Kimia. Y. 1989.1 Menjelaskan prinsip kerja spektrofotometer 13. Jakarta: Bina Cipta. 6. Flink. A Laboratory Navigator. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI . Rukmini.. O. Teknik Laboratorium. 1998. 3.1 Menjelaskan hubungan antara panjang gelombang dengan macam spektrofotometer 13.A. Bogor: PAU IPB. dan Sachri. H. R. 1988. Barker. M. Adisendjaja. B.

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI 2010 HAND OUT MATAKULIAH TEKNIK LABORATORIUM (BIO 432) .

M.S.. M.Pd Dra. S. Dosen Pembina: Drs.Pd UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI 2010 . Ir. Sarwono.P.. Avia Riza Dwi K. Nugrahaningsih. Amy Tenzer. M.P. M.