You are on page 1of 9

Nama : METISKA ARIANA MUNZILA

NIM : P1337420715003

Alat permainan edukatif (APE)

1. Pengertian Alat Permainan Edukatif (APE)
APE adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai sarana atau peralatan untuk
bermain yang mengandung nilai pendidikan (edukatif) dan dapat merangsang pertumbuhan otak
pengembangan seluruh aspek kemampuan (potensi) anak. APE dapat berupa apa saja yang ada di
sekeliling kita, misalnya: sapu, piling, gelas, sendok plastik, tutup panci, bangku kecil, dan lain-
lain.

Persyaratan Alat Permainan Edukatif (APE) adalah :
1. Mengandung nilai pendidikan
2. Aman atau tidak berbahaya bagi anak
3. Menarik dilihat dari warna dan bentuknya
4. Sesuai dengan minat dan taraf perkembangan anak
5. Sederhana, murah, dan mudah diperoleh.
6. Awet tidak mudah rusak dan mudah pemeliharaannya
7. Ukuran dan bentuknya sesuai dengan usia anak
8. Berfungsi mengembangkan kreatifitas dan kecerdasan anak

2. Fungsi alat permainan edukatif
a. menciptakan situasi bermain (belajar) yang menyenangkan
bagi anak dalam merangsang kemampuan anak.

menumbuhkan rasa percaya diri dan membentuk citra diri anak yang positif c.b. Pembentukan perilaku melalui pembiasaan dan pengembangan kemampuan dasar merupakan fokus pengembangan pada anak. anak dapat berinteraksi dengan teman sebaya e. Mengajarkan anak memotong buah dan sayur d. Dengan bermain. mengembangkan hubungan yang harmonis dan komunikatif dengan lingkungan di sekitar misalnya dengan teman-temannya. berkomunikasi dengan teman sebaya. Memberikan kesempatan anak bersosialisasi. Memberikan stimulus (rangsangang) dalam pembentukan perilaku dan pengembangan kemampuan dasar. .

3. . dapat menggunakan boneka jari. Balok cuissenaire Balok ini berfungsi untuk mengembangkan kemampuan berhitung pada anak. APE untuk kemampuan berbahasa Untuk pengembangan kemampuan berbahasa ini. 3. Jenis-jenis alat permainan edukatif 1. memberikan program pengetahuan dasar yang mengacu ada aspek pengembangan bahasa yaitu kosa kata yang dekat dengan anak. Boneka jari dapat terbuat dari kain yang tidak mudah robek dan lembut. pengenalan. 2. kain wol atau kain perca. diantaranya dari kain flanel. bilangan dan untuk peningkatan keterampilan anak dalam bernalar. APE ciptaan monstessori Jenis APE yang telah dikembangkan di Indonesia berakar dari konsep Montessori ini diantaranya adalah papan bentuk bidang I dan papan bentuk bidang II dan kantong keterampilan tangan yang konsepnya untuk melatih kemandirian.

Lukisan dipotong menjadi 10 . misalnya gambar seekor kelinci atau gambar lainnya.d 6 tahun. melatih daya pengamatan dan daya konsentrasi serta melatih keterampilan jari-jari anak.d 50. belajar menghitung. Satu bagian dibuat lukisan sederhana. Tujuan pengembangan alat permainan ini adalah: mengenalkan huruf. Alat permainan ini dibuat untuk mengembangkan kemampuan- kemampuan yaitu mengenal bentuk. 1 s. Gambar kotak alfabet 6.d 100 dsb. sedangkan bagian lainnya dijadikan sebagai alas untuk menyusun kepingan gambar yang dibuat. menimbulkan gairah atau semangat untuk belajar membentuk kata-kata dan belajar membaca. Tujuan : mengenal lambang bilangan. Kotak alfabet Kotak ini berisi huruf-huruf alfabet yang dibuat di atas potongan karton duplek berukuran 5 x 5 cm.12 keping. Kartu lambang bilangan Kartu ini berisikan tulisan angka dari 1 s. 5. . Dibuat dari bahan kertas duplek berukuran 5 x 5 cm Alat ini dimainkan oleh anak berumur 5 s. Puzzle besar Dibuat dari dua bagian triplek dengan ukuran yang sama.4.

digambari sebuah jam lengkap diberi jarum penunjuk. . Potongan yang diberi angka dapat dilepas pasang. sesuai untuk anak usia 5 . Papan didasari dengan bahan yang sama. Kartu pasangan Kartu ini untuk dimainkan anak usia 4 . Gambar kartu pasangan 8. Setiap kartu digambari secara berpasangan.8 cm. Puzzle jam Puzzle ini dibuat dari triplek ukuran 30 x 20 cm. Gambar lambang bilangan 7.6 tahun.6 tahun. Dibuat dari bahan kertas duplek berukuran 10 . Tujuannya agar anak dapat mengenal waktu dan mengenal lambang bilangan. misalnya: ayah-ibu meja-kursi sendok-garpu daun-bunga sikat-odol sepatu-kaus baju-celana gelas-piring buku-pinsil tujuan untuk Melatih anak belajar mengelompokkan dengan caara sederhana. mengatur angka-angka membentuk deretan yang sesuai dengan arah jarum jam. anak sekaligus mengenal lambang-lambang benda.

5 cm.5 x 17. Gambar loto warna 10. mengembangkan daya konsentrasi dan daya pengamatan anak. Dibuat dari tripleks atau dupleks terdiri dari papan loto berukuran 17. 9 kartu loto. Loto warna dan bentuk Permainan ini dapat dimainkan secara perorangan atau kelompok oleh anak usia 4 tahun ke atas. mengembangkan daya konsentrasi dan daya pengamatan anak. Gambar loto warna dan bentuk . Dibuat dari tripleks atau dupleks terdiri dari papan loto berukuran 17.5 x 17. Papan loto dibuat 9 bagian. Papan loto dibuat 9 bagian. 9 kartu loto. yang masing-masing bagian ditempeli dengan bentuk-bentuk dan warna yang berbeda.9.5 cm. yang masing-masing bagian ditempeli dengan bentuk-bentuk dan warna yang berbeda. Loto warna Permainan ini dapat dimainkan secara perorangan atau kelompok oleh anak usia 4 tahun ke atas.

4. Menyiapkan mental anak agar dapat menerima kekalahan. Fungsinya mengembangkan kemampuan berpikir logis dan analitis. yaitu saat menghitung langkah pada permainan ular tangga. 12. Ular tangga Permainan ini merangsang anak belajar pramatematika. tapi ia paham aturan mainnya dan fun bersama teman. dengan: 1. 11. dan menghitung titik-titik yang terdapat pada dadu. Menyediakan mainan. Origami Origami adalah sebuah seni lipat yang berasal dari jepang . 2. 3. yang penting bukan kalah-menang. Mengajarkan permainan aturan. Dan memperkuat ikatan emosi antara orang tua dan anak. berikan kesempatan padanya untuk memainkannya. Nama : METISKA ARIANA MUNZILA NIM : P1337420715003 Alat Permainan Edukatif (APE) CONGKLAK dai bahan alam . Karena permainan ular tangga bermacam manfaat bagi anak. bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Tekankan. keterampilan. Izinkan anak mengundang teman ke rumah untuk bermain bersama.

Melakukan permainan sesuai peraturan . pengembangan mana ingin digunakan.  Bidang pengembangan kognitif . gunting. Tiap lubang sebelum bermain guru bisa menjelaskan atau bisa digunakan untuk lubang.Mengangkat benda dan menggunakan tangan kanan dan kiri. Bambu . setelah itu dibentuk disusun tiap baris dan tiap baris disusun menjadi 7 lubang dan 2 kepala dibentuk menjadi congklak dan biji-bijian untuk alat isi lubang. Penggunaan : Dapat digunakan di 5 bidang pengembangan  Bidang pengembangan : Agama. kelaskan bentuk. . warna membilang. Congklak dari bamboo disiapkan . dan amplas kayu Cara : . Tiap-tiap satu congklak terdiri 2 orang pemain . Kemudian biji-bijian bisa diisikan ditiap-tiap lubang yang terdiri dari 7 biji- bijian. mengelompokkan warna dan alat ini dapat digunakan juga untuk bermain dan dapat digunakan untuk belajar sambil bermain. Bambu dipotong sesuai keinginan.Mengenal ciptaan tuhan  Bidang pengembangan fisik motorik . ukuran . Bahan dan cara pembuatan Bahan : .memasangkan benda sesuai dengan hitungan . lem.mengurutkan bilangan. Kopi / biji-bijian . setelah dipotong bumbu diamplas dan dibersihkan .Membedakan dan membuat kumpulan benda . mengelompokkan banyak-sedikit  Bidang pengembangan bahasa . mistar pensil . cat .mengelompokkan benda menggunakan tangan kanan dan tangan kiri. pisau.menyebutkan satu pola . moral .mengelompokkan benda berdasarkan warna/bentuk . bisa mengelompokkan benda berhubung itu. lubang congklak alat untuk bermain.membilang suatu bilangan . Penggunaan/Permainan : . gergaji.

senang ketika mendapat sesuatu .menunggu giliran .melakukan percakapan dengan teman  Bidang sosial emosional .Mau bermain dengan teman . .