You are on page 1of 5

Seminar Fisika dan Aplikasinya 2009

Surabaya, 3 Nopember 2009

RANCANG BANGUN SISTEM TOMOGRAFI
TRANSMISI-EMISI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

Komang Gde Suastika
Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Khusnul Ain
Departemen Fisika Fakultas Sains dan Teknologi ,Universitas Airlangga, Surabaya.
Alamat : Jalan Thamrin No 26 Palangkaraya, Telp. (0536) 3221579,
Email: komang_hfi_kh@yahoo.com

Abstrak
Telah dilakukan penelitian tentang rancang bangun sistem tomografi transmisi-emisi dalam skala
laboratorium yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam memahami prinsip-prinsip
dasar dan mekanisme sistem tomografi tranmisi maupun emisi. Penelitian ini dilakukan secara
eksperimen dengan cara mengembangkan beberapa sistem instrumen yang diperlukan, diantaranya
adalah Singgle Channel Analyzer (SCA), meja pemayar, dan pengendali motor langkah gerak
translasi-rotasi. Uji coba proses pemayaran dilakukan dengan cara melakukan pemayaran dengan
dua sumber radiasi energi berbeda pada benda uji berbentuk lingkaran berlubang di dalamnya. Data
hasil pemayaran kemudian direkonstruksi dengan metode Summation Convolution Filtered Back
Projection (SCFBP). Analisis hasil dilakukan dengan cara membandingkan secara visual antara
citra rekonstruksi terhadap objek uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan
peralatan laboratorium dan membuat beberapa sistem instrumen yang diperlukan, telah dapat
dibangun sistem tomografi komputer transmisi-emisi yang dapat digunakan sebagai media
pembelajaran dalam rangka memahami prinsip dasar dan mekanisme sistem tomografi komputer.
Kata kunci : Tomografi Komputer, Transmisi-Emisi, SCA, SCFBP, Media Pembelajaran

Abstract
The research about the design of Transmission-Emission Tomography in laboratory schale used as
instructional media to understand the basic principle and mechanism of transmission-emission
tomography was done. This research done experimentally by developing some instrumentation
system required such as Singgle Channel Analyzer (SCA),a scanning table, and translation-rotation
motion motor stepper controller. The scanning data testing were done by scanning using two
different radiation sources on circular sample object with a hole in it. The data then reconstructed
using Summation Convolution Filtered Back Projection (SCFBP).The results analysis were done
by comparing reconstructed image and sample object visually. The results show that by using
laboratory apparatus and making some required instrumentation system, Transmission-Emission
Computed Tomography used as instructional media to understand the basic principle and
mechanism of computed tomography has been constructed.

Keywords : Computed Tomography, Transmission-Emission Tomography, SCA, SCFBP,
Instructional Media

INS01-1

5 sumber radiasi eksternal yang mentransmisikan keV dengan waktu paruh pendek (T1/2 = 6. proses rekonstruksi radiasi yang dimasukkan ke dalam objek yang citra hingga penayangan citra. penguat (amplifier) dan dua buah Berdasarkan letak sumber radiasi dalam penganalisa salur tunggal (Single Channel pengambilan data. transmisi dan citra TK emisi. 3 Nopember 2009 1. Teknik ini dalam aplikasi medis disebut CT Pada penelitian ini juga digunakan Scan (Computed Tomography Scanner). Tomografi telah digunakan pada berbagai Brooks dan Di Chiro (1976) menyatakan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi bahwa metode rekonstruksi citra secara garis sebagai alat bantu untuk melihat bagian dalam besar terbagi atas tiga bagian yaitu metode suatu objek. memancarkan radiasi gamma berenergi 364. diteliti dan menghasilkan citra yang Bahan yang diperlukan dalam penelitian menggambarkan distribusi bahan/unsur ini adalah sumber radiasi internal yang radioaktif dalam objek uji phantom. di dalam lubang diisi air sinogram emisi dilakukan secara simultan. Pemayaran (scanning) untuk atau plexsiglass yang berupa tabung dan mendapatkan data sinogram transimsi dan data terdapat lubang. Tomografi yang merupakan suatu proyeksi balik langsung. amplifier) CANBERRA model 20072 seri 117830.01 radiasi gamma dari luar objek dan sumber jam). SCA) yang terangkai dalam sistem besar terbagi menjadi dua bagian yaitu TK spektrometer gamaspektra dan program transmisi dan TK emisi.Seminar Fisika dan Aplikasinya 2009 Surabaya.5 keV dengan waktu paruh pendek (T1/2 = 8. Proses metode proyeksi balik memetakan distribusi besaran fisis ( koefisien langsung umumnya dipakai terutama setelah serapan linier) secara tak merusak (non dimodifikasi menjadi metode konvolusi destructive testing).4 mCi. yang perlu dikontrol oleh suatu sistem komputer. distribusi koefisien serapan linier obyek. osiloskop KENWOOD 20 MHz CS-4125 dan Notebook Sistem TK emisi menggunakan sumber untuk proses akuisisi data.04 Sistem TK yang dibangun untuk media hari) dan sumber radiasi gamma eksternal yang pembelajaran dalam skala laboratorium digunakan adalah Technetium 99m (Tc99m) menggunakan dua sumber radiasi yaitu yang dapat memancarkan radiasi gamma 140. radiasi internal yang berupa radioisotop pemancar gamma yang dimasukkan ke dalam Objek uji terbuat dari bahan acrylates objek. Oleh meliputi sistem deteksi menggunakan detektor karena itu teknik tomografi saat ini lebih sintilasi NaI(Tl) BICRON model 212/2P seri dikenal dengan nama teknik Tomografi BT 778 dan berbasis penguat awal (pre- Komputer (TK) (computed tomography). (summation convolution filtered back projection. termasuk dimasukkan ke dalam objek uji (phantom) dalam katagori ini adalah SPECT (Single yaitu radiofarmaka yang digunakan untuk Photon Emission Computed Tomography) dan emisi adalah radioisotop Iodine 131 (I131) yang PET (Positron-Emission Tomography). Dengan menggunakan program pengambilan (akuisisi) data proyeksi yang rekonstruksi SCFBP diperoleh citra TK menggunakan instrumen-instrumen elektronik. misalnya sistem akuisisi data. mengandung zat radioaktif I-131 dengan aktivitas 0. Pendahuluan Beberapa pendekatan matematis telah digunakan untuk proses rekonstruksi citra. Metode Penelitian proyeksi-proyeksi yang melibatkan proses Peralatan yang digunakan dalam komputasi yang kompleks yang perlu penelitian ini adalah sistem TK translasi rotasi diselesaikan dengan bantuan komputer. Dari luar objek INS01-2 . Demikian juga untuk proses rekonstruksi 2. sistem TK secara garis Analizer. perangkat mekanik pemayar. Sistem TK transmisi pemayaran objek uji phantom buatan Grup menggunakan sebuah sumber radiasi eksternal Riset Fisika Citra (GRFC) FMIPA Universitas dimana citra yang dihasilkan merupakan Gadjah Mada. SCFBP) karena prosesnya relatif Teknik tomografi melibatkan proses cepat. metode iterasi dan teknik pencitraan struktur internal obyek dapat metode analitik.

dual SCA. 1997). Kumpulan data ray-sum ini kemudian disebut proyeksi sebagai satu set ray-sum yang melingkupi seluruh diameter objek pada sudut pandang tertentu.Driver motor stepper perangkat sistem TK transmisis-emisi yang meliputi setup perangkat. kolimator objek uji dan hasil rekonstruksi citra. Bahan uji phantom resolusi spasial medium dengan 63 ray. Setelah dua buah sinogram diperoleh. Pemayaran objek uji dilakukan dengan c. pengujian 1. Dengan metode rekonstruksi SCFBP dilakukan rekonstruksi citra dan metode ini banyak dipakai pada sistem CT Scanner di bidang medik (ASTM. Motor stepper pertama berfungsi Pemayaran objek uji dilakukan dengan untuk menggerakkan mekanik langkah mencuplik intensitas radiasi. tempat objek uji dan tempat sumber radiasi serta motor langkah a. stepper ini dapat mengontrol dua buah motor stepper. 360o). 2007. pada Gambar 1. Hasil dan Pembahasan (sumber: Suastika. 2009) Hasil penelitian tentang sistem TK transmisi-emisi untuk aplikasi laboratorium meliputi: mekanik pemayar. Driver motor stepper (motor langkah) pengujian unjuk kerja dan proses berfungsi untuk mengontrol langkah dari pemayaran objek uji serta rekonstruksi motor stepper. Mekanik pemayar yang digunakan pada 2. mengambil jendela energi Tc-99m dan TK emisi dengan mengambil jendela energi I-131. yang merupakan perangkat meja objek. Rancang bangun dan pengujian b. detektor. driver motor Tahapan penelitian stipper. Suastika dkk. yang kemudian translasi dan motor stepper kedua dipakai disebut ray-sum. serta proses translasi dilakukan sedemikian rupa sehingga data terusan radiasi dari tepi kiri objek hingga tepi kanan objek dapat diperoleh secara lengkap. 2008).Mekanik pemayar untuk gerakan translasi dan rotasi. pengujian sistem TK transmisi-emisi dengan kolimator sumber radiasi. untuk TK transmisi dengan untuk menggerakkan mekanik langkah rotasi. Setup eksperimen sistem tomografi 3. dilakukan dan dapat membedakan antara 3. Rancang bangun mekanik pemayar instrumen sistem spektroskopi radiasi gamma. Gambar 1. Rancang bangun dual SCA dan sistem sistem TK transmisi-emisi adalah merupakan pencacah otomatis atau counter card hasil pengembangan pada penelitian tentang serta pengembangan sistem tomografi komputer transmisi untuk spektroskopi dan pemayaran objek uji identifikasi kualitas amethys yang telah pada sistem TK transmisi-emisi. Tipikal objek uji panthom yang sum/proyeksi dan 100 data proyeksi dari digunakan dalam penelitian ini ditunjukkan INS01-3 . objek uji. Setup eksperimen rancang bangun Proses pengambilan data cacah radiasi sistem tomografi transmisi-emisi ditunjukkan transmisi dan emisi dilakukan secara simultan. 4. 3 Nopember 2009 ditransmisikan sumber radiasi gamma Tc-99m berbagai sudut rotasi (mulai dari 0o hingga dengan aktivitas 1 mCi. Pengujian spektrum sumber radiasi kualitas amethys sebagai bahan uji dengan yang digunakan dalam sistem TK kuarsa sebagai bahan referensi (Suastika dkk. Seminar Fisika dan Aplikasinya 2009 Surabaya. transmisi-emisi. selanjutnya dilakukan proses rekonstruksi menggunakan program komputer CT-Imager. Rangkaian driver motor citra TK transmisi dan TK emisi.

yang kemudian eksternal yang diletakkan di luar objek dan disebut ray-sum. Setelah sistem TK transmisi-emisi dilakukan proses pemayaran objek uji selesai dilakukan. 4(a) dan Gb. pengujian/ kalibrasi yang dilakukan secara diperoleh data yang disebut sinogram TK analog di P3TM BATAN Yogyakarta.Seminar Fisika dan Aplikasinya 2009 Surabaya. Dual SCA Sumber : Suastika (2009). sistem spektroskopi amplifier pada dual SCA Sinogram yang diperoleh berukuran 100 dapat digunakan untuk melakukan pemayaran proyeksi dan 63 ray-sum per proyeksi. diperoleh data cacahan dari masing-masing SCA seperti pada Tabel 1. dengan 63 jumlah ray-sum dan 100 data Sebelum dual SCA digunakan dalam proyeksi dari berbagai sudut rotasi. Hasil pengujian spektrum radiasi rekonstruksi citra. 5(b). Hasil transmisi dan sinogram TK emisi seperti kalibrasi menunjukkan bahwa secara analog ditampilkan pada Gb. 4 (b) dan Gb.930 3. Resolusi spasial yang digunakan perangkat sistem DEETT lainnya (Swakarma.100 140. dilakukan d. 99m ditunjukkan pada Gambar 3. Hasil rekonstruksi citra TK Tampilan hasil spektroskopi dari transmisi dan TK emisi ditampilkan pada Gb. Hasil pemayaran objek uji pada sistem TK transmisi-emisi menggunakan Pemayaran objek uji dilakukan dengan dua sumber radiasi yaitu sumber radiasi mencuplik intensitas radiasi. objek uji pada sistem tomografi secara tepat Setelah diperoleh data sinogram TK dan teliti. Panthom berukuran Dari tampilan hasil spektroskopi sumber diameter 45 mm dengan 1 lubang berdiameter radiasi I-131 ( Gb. SCA adalah merupakan salah satu perangkat akuisisi data tomografi.99m (b) Citra hasil rekonstruksi (Tc-99m INS01-4 . Tipikal objek uji phantom SCA2 31 1.5 (Tc-99m Gambar 2.100 364. 5(a). dan mengambil jendela sumber radiasi internal yang diletakkan di energi I-131 untuk sumber radiasi internal dan dalam objek. oleh karena e. masing-masing sumber radiasi I-131 dan Tc. tansmisi dan sinogram TK emisi. dalam eksperimen ini adalah resolusi medium 2008). (a) (b) (a) (b) Gambar 4. 3 Nopember 2009 pada Gambar 2. (a) Spektrum energi I-131. 99m) (b) Spektrum energi Tc. Tabel 1 Measurement result of each SCA 25mm 45 mm SCA Channel Counts/ Epeak Epeak sec(cps) (mV) (keV) SCA1 21 601 2. maka diperlukan dua buah SCA jendela energi Tc-99m untuk sumber radiasi yang telah dibuat kompatable dengan eksternal.5 (I-131) c. (a) Sinogram TK transmisi (Tc- Gambar 3. 3b) 25 mm. 3a) dan Tc-99m (Gb.

6. dapat memberikan gambaran yang 4. 21: 689-732. Imager. 6-7 tentang struktur anatomis dari obyek uji. sehingga keberadaan lubang pada objek uji juga nampak jelas pada citra hasil rekonstruksi. ISSN1934-8959. E 1441-97. INS01-5 View publication stats . Med. Energy. Analisis kualitas batuan dasar radiofarmaka/unsur radioaktif dalam objek batu mulia. sehingga dapat dihitung : 63 piksel = Suparta G.7 mm. Suparta G. Surabaya. (b) Citra hasil rekonstruksi (I-131) 3. 63 piksel. B. 2. USA. Suastika. and Chiro G. Suastika. dan Komang G.7 mm = 25.2) mm yang 3(10)... United State of America. Principles of computer assisted tomography (CAT) in (a) (b) radiographic and radioisotopic imaging. Gambar 5. 1976. Suastika. Anual Book of ASTM Standards. Swakarma I Ketut. sangat sesuai dengan ukuran nyata objek uji (25 mm).. Suhariningsih. ASTM. Suparta G.B. diperoleh untuk diameter phantom = 5. transmisi-emisi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam rangka memahami prinsip dasar dan mekanisme sistem tomografi komputer. Kusminarto dan cukup jelas dari tampang distribusi Suhartono. sehingga : diameter lubang phantom = emission combination tomography system.Kesimpulan Karakterisasi Triple-Single Channel Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analyzer Untuk Tomografi Komputer. sumber radiasi adalah : (25 ± 0. Sinogram TK emisi menghasilkan citra TK emisi. 3 Nopember 2009 Daftar Pustaka 1. Kusminarto. D. energy gamma ray in transmission and Pencuplikan diameter lubang phantom = 36 piksel. Prosiding 22nd National uji. Physics Symposium and International Conference on Advance Materials for Hasil pencuplikan data pada rekonstruksi citra dengan menggunakan CT.. and Swakarma K. dengan menggunakan peralatan laboratorium Proseding Seminar Nasional Aplikasi dan mengembangkan beberapa sistem Fotonika (SNAF-08) Surabaya. 24 – 25 instrumen yang diperlukan. 2009. Kusminarto. Suastika. 14-16 October 2008. 1997. 4. Suparta G. A. Seminar Fisika dan Aplikasinya 2009 Surabaya. Biol. B. Dual 45 mm sehingga 1 piksel = 0. Proceeding sinogram TK transmisi menghasilkan citra TK International Conference and Workshop transmisi yang dapat memberikan gambaran Basic and Aplied Sciences. Gorontalo. Agustus 2007. (a) Sinogram TK transmisi (I-131) Phys. Sehingga Journal of Material Science and hasil pengukuran diameter lubang tempat Engineering. Standard Guide for CT Imaging. 36 piksel= 36 x 0. Brook R..2 mm..B. Aplication of Setelah dilakukan proses rekonstruksi computed tomography on quality terhadap kedua sinogram tersebut ternyata identification of amethys gem. telah dapat dibangun sistem tomografi komputer April 2008.