You are on page 1of 8

Versi Online: J. Teknol.

dan Industri Pangan
http://journal.ipb.ac.id/index.php/jtip Vol. 25 No. 1 Th. 2014
DOI: 10.6066/jtip.2014.25.1.31 ISSN: 1979-7788
Hasil Penelitian Terakreditasi Dikti: 80/DIKTI/Kep/2012

PENGARUH KONSUMSI MINUMAN BEROKSIGEN TERHADAP INFLAMASI DAN KAPASITAS
ANTIOKSIDAN PENDERITA PENYAKIT-PARU-OBSTRUKTIF-KRONIK (PPOK)

[Influence of Oxygenated Water Consumption in
Chronic-Obstructive-Pulmonary-Disease (COPD) Patients]

Fransiska Rungkat Zakaria1), Intan Nurul Azni2)*, Elvira Syamsir2), Amalia KM.3) dan Cholid Yamani3)
1) Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor
2) Program Studi Ilmu Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor
3) Klinik dr. Katili, Jl. Raya Dramaga, Bogor

Diterima 01 Agustus 2013 / Disetujui 05 Februari 2014

ABSTRACT
Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is one of the leading cause of death in the world that represents an important public health
problem. Oxygenated water is water added with high concentration of oxygen such that the oxygen concentration is higher than normal water. The
objective of this study was to assess the influence of oxygenated water consumption on the alteration of proinflammatory cytokines (TNF-α, IL1-β,
and IL6) and antioxidant capacity of COPD patients. Sixteen COPD patients were allowed to drink 385 mL oxygenated water two times a day for 21
days. The alteration of proinflammatory cytokines and antioxidant capacity are measured by comparing plasma concentration before and after
intervention. The results suggest that oxygenated water consumption significantly reduce proinflammatory cytokines plasma (TNF-α, IL1-β, and IL6)
at 5% significance level with 81.25% of respondents having lower TNF-α, 75% of respondents with lower IL-1β, and 62.25% of respondents having
lower the IL-6 in plasma concentration after 21 days intervention. There were 43.75% of respondents with decreased antioxidant capacity
concentration. However, it was not significant at the 5% level significance. Decrease in antioxidant capacity was probably a resulted from poordiet
and drugs consumption during the intervention period.

Keywords: antioxidant-capacity, COPD, proinflammatory-cytokines, oxygenated water

ABSTRAK
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit penyebab kematian terbesar di dunia dan telah menjadi masalah
kesehatan masyarakat. Minuman beroksigen adalah air yang ditambahkan dengan oksigen dengan konsentrasi tinggi sehingga konsentrasi
oksigen yang terkandung di dalamnya lebih tinggi dari air biasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh dari konsumsi minuman
beroksigen terhadap perubahan nilai absorbansi sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-1β, dan IL-6) dan kapasitas antioksidan total pada penderita
PPOK. Sebanyak 16 penderita PPOK diminta untuk mengonsumsi 385 mL minuman beroksigen dua kali sehari selama 21 hari. Perubahan nilai
absorbansi sitokin proinflamasi dan kapasitas antioksidan total diukur dengan membandingkan perubahannya sebelum dan setelah periode
intervensi. Setelah 21 hari, nilai absorbansi sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-1β, dan IL-6) menunjukkan penurunan yang signifikan (p<0.05). Sebesar
81.25% responden mengalami penurunan nilai absorbansi TNF-α, 75% responden mengalami penurunan nilai absorbansi IL-1β, dan 62.25%
responden mengalami penurunan nilai absorbansi IL-6. Sebanyak 43.75% responden mengalami penurunan kapasitas antioksidan total, namun
penurunan ini tidak signifikan (p>0.05). Penurunan kapasitas antioksidan total diduga disebabkan pola makan yang buruk dan konsumsi obat-
obatan selama periode intervensi.

Kata kunci: kapasitas-antioksidan-total, minuman-beroksigen, PPOK, sitokin-proinflamasi

PENDAHULUAN 1
Minuman beroksigen merupakan air yang ditambahkan
oksigen dengan konsentrasi yang lebih tinggi dibandingkan
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan dengan kadar oksigen yang secara alami sudah terdapat dalam
penyakit paru kronik yang menjadi masalah kesehatan air. Menurut Speit et al. (2002), air minum biasa hanya
masyarakat karena angka kesakitan dan kematian yang mengandung 5-7 ppm oksigen sedangkan pada minuman
disebabkan penyakit ini sangat tinggi. Di tahun 2004, 64 juta beroksigen kadarnya dapat mencapai 80-130 ppm.
orang menderita penyakit ini. Di tahun 2005, PPOK telah Salah satu keraguan dari minuman beroksigen adalah
menjadi penyebab kematian dari lebih dari 3 juta orang di dunia adanya kemungkinan berkurangnya kadar oksigen setelah
(WHO, 2012). kemasannya dibuka. Ketika oksigen telah berkurang, maka
oksigen yang masuk ke saluran pencernaan dikhawatirkan akan
sangat sedikit sehingga tidak memberikan pengaruh terhadap
*Penulis Korespondensi:
peningkatan oksigen. Namun menurut Nestle et al. (2003)
E-mail: inazni@gmail.com dengan uji in vivo dalam mulut, ketersedian oksigen dalam

31

6066/jtip. Bogor.2014.php/jtip Vol. buffy coat yang mengandung sel berian oksigen dalam konsentrasi tinggi. plasma darah responden yang diambil sebelum dan yang dilakukan oleh Wing et al. (2002). antioxidant assay kit (Sigma Aldrich suplementasi minuman beroksigen tidak memiliki efek yang CS0790). EKG dan spirometri. kebiasaan. keempat belas. IL-6. Studi yang dilakukan oleh Gruber et al. (2007) menunjukkan bahwa pemberian minuman beroksigen tidak memberikan pengaruh terhadap peningkatan Persiapan responden fungsi kognitif. masih dalam konsentrasi yang cukup tinggi. (2003) rumahnya dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari selama menunjukkan bahwa suplementasi minuman beroksigen pada 21 hari. Selain itu.α. dan sel darah merah (lapisan 32 . dan Industri Pangan http://journal. (2005) Setiap responden diberikan minuman beroksigen sebanyak menunjukkan konsumsi air beroksigen dalam jangka panjang 2 botol per hari.ac. Bahan Beberapa studi telah meneliti mengenai manfaat konsumsi Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel minuman beroksigen.31 ISSN: 1979-7788 Hasil Penelitian Terakreditasi Dikti: 80/DIKTI/Kep/2012 minuman beroksigen setelah dikonsumsi dan dikumur-kumur BAHAN DAN METODE dalam mulut selama 10 detik. mouse monoclonal IL-6 antibody (Santa Cruz sc- (2005) menunjukkan konsumsi minuman beroksigen tidak 28343). Katili yang memiliki riwayat keterbatasan kronis pada al. Sommer et al. dan rasio sel CD4+:CD8+.3’. Minuman beroksigen yang diberikan pada responden keadaan hipoksia tidak meningkatkan kadar MDA dan mampu ialah sebanyak 385 mL per botol dengan kandungan oksigen menurunkan lipid peroksidase. IL-1β. (2003). Darah responden yang diambil dan IL-6 dianalisis untuk mengetahui kondisi inflamasi sistemik kemudian disentrifus (Eppendorf Centrifuge 5417C) dengan setelah pemberian minuman beroksigen. Namun berdasarkan penelitian Speit et al. yaitu pada tahap awal (sebelum intervensi) dan pada kapasitas antioksidan total dalam plasma darah. dan merokok terus dipantau. Penelitian ppm. akan diperoleh tiga lapisan yaitu kemungkinan terbentuknya reactive oxygen species akibat pem. Responden sejumlah 16 orang berasal dari pasien yang ter- Penelitian yang dilakukan oleh Forth dan Adam (2001) daftar pada poli paru Klinik dr. mouse monoclonal TNF-α antibody (Santa Cruz sc- signifikan terhadap oksigenasi darah pada keadaan hipoksemia 101425). selain itu semakin bertambah akibat gaya hidup yang tidak sehat dan kondisi psikis pasien juga dipantau melalui pengisian kuesioner. Teknol. 2014 DOI: 10. yang meneliti tentang manfaat konsumsi minuman beroksigen Selama periode intervensi. Hasil studi menimbulkan pro dan kontra minuman beroksigen dengan konsentrasi oksigen sebesar 100 terhadap manfaat konsumsi minuman beroksigen. dan meningkatkan performa berolahraga pada subjek pria yang aktif substrat TMB/3. jenis dan jumlah pada penderita PPOK. pada subjek diabetes mellitus dengan status gizi normal yang diberikan minuman beroksigen selama 45 hari cenderung Pelaksanaan intervensi menurun.Versi Online: J. studi mengenai Kuesioner diisi dengan melakukan wawancara langsung pada pengaruh konsumsi minuman beroksigen pada penderita PPOK responden penderita PPOK pada hari pertama. Calon responden yang terpilih adalah pasien sebesar 10 mmHg. buruknya kondisi lingkungan. Setelah disentrifus antioksidan total dianalisis karena berhubungan dengan (Eppendorf Centrifuge 5417C). proliferasi sel mononuklear pada pembuluh darah perifer. Oleh karena itu. perlu dilakukan agar diketahui sejauh mana manfaat dari ketujuh. Hal tersebut penjelasan mengenai penelitian ini. yaitu ± 140 ppm. Parameter yang akan Pengambilan darah akan dilakukan 2 kali selama rangkaian dianalisis adalah nilai absorbansi TNF. Sampai saat ini belum ada studi 100 ppm per botol. radiologi. mouse IgG antibody (HRP) (Gene Tex GTX26789). keempat. akhir kegiatan (hari ke-21).id/index. Calon responden yang dikhawatirkan dapat menyebabkan luka pada sel termasuk bersedia terlibat dalam penelitian ini kemudian diminta kese- kerusakan DNA bila pertahanan antioksidan dalam tubuh tidak diaannya untuk menandatangani informed consent. IL-1β. Studi yang dilakukan oleh Wing-Gaia et al. Calon responden kemudian diundang untuk dilakukan babi dapat meningkatkan fungsi imun dengan meningkatkan pemeriksaan fisik. plasma darah (lapisan atas).ipb.5’-Tetramethylbenzidine Liquid Substrate berolahraga dengan durasi sedang. Pasien yang hasil pemeriksaannya ter- dugaan peningkatan produksi reactive oxygen species (ROS) diagnosis PPOK kemudian diundang lagi untuk mendapat karena suplai oksigen dalam konsentrasi tinggi.10/EC/650/2012.1. Katili Dramaga. Dalam penelitian ini diteliti pengaruh konsumsi minuman beroksigen Pengambilan darah secara rutin oleh penderita PPOK. darah putih (lapisan tengah).α.5. Penelitian ini telah mendapatkan persetujuan dari komisi konsumsi minuman beroksigen tidak menimbulkan efek etik Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.25. 1 Th. Pemilihan menunjukkan bahwa air dengan kandungan oksigen 80 ppm calon responden berdasarkan catatan rekam medis pasien dapat meningkatkan konsentrasi oksigen dalam vena porta hati klinik tersebut. dilakukan dengan cara mendatangi langsung responden ke Penelitian lain yang dilakukan oleh Wing et al. laboratorium. Hasil pemeriksaan lalu ditelaah oleh dokter spesialis paru klinik interleukin 1β. dan kadar penelitian. Sedangkan kapasitas kecepatan 1500 rpm selama 10 menit. penelitian (Sigma-Aldrich T4444). TNF. 25 No. dan sistem imun. Penelitian Kementerian Kesehatan RI dengan nomor ethical dilakukan oleh Handajani et al. 52865). (2009) menunjukkan kadar MDA approvalKE. (2012) menunjukkan pemberian minuman beroksigen pada paru.01. genotoksik berdasarkan uji in vivo dan in vitro. Pemberian minuman beroksigen tersebut tidak membahayakan hati. Penelitian lain yang dilakukan oleh Jung et klinik dr. konsumsi minuman tersebut bagi penderita PPOK. untuk menentukan apakah calon responden tersebut memiliki Kekhawatiran dalam konsumsi minuman beroksigen adalah diagnosis PPOK. sel darah. dan kedua puluh satu. mouse monoclonal IL-1β antibody (Santa Cruz sc- selama 60 menit. baik. Sedangkan saat ini penderita PPOK makanan dan minuman. menunjukkan bahwa sesudah periode intervensi.

yaitu antibodi monoclonal anti-TNF α human produced in mouse (Santa Cruz sc-101425) 1:3000/ antibodi Tabel 1.Dallas.05% Tween 20 (Sigma Aldrich ini berdasarkan definisi lansia dari WHO. Berdasarkan usia. Menurut Global terakhir. dan IL-6 diukur dari plasma darah responden. 1 Th.77 -Lansia (≥ 60 tahun) 9 56. 25 No. Kemudian diinkubasi selama berat badan normal jika IMT 18. 150 μL larutan ABTS ke tiap well. dan berat badan 5 menit pada suhu ruang. plasma responden. dengan menggunakan antioxidant assay kit (Sigma Aldrich Berdasarkan indeks massa tubuh. Berdasarkan kategori tersebut.000 ditambahkan sebanyak 100 µL dan Indeks massa tubuh: inkubasi pada suhu 37°C selama 1 jam. responden terdiri dari 11 orang dalam microplate dibuang (dengan cara membalik microplate pria dan 5 orang wanita.5-24. Sebanyak 10 μL standar Trolox ditambahkan dengan jadi tiga kelompok yaitu underweight. responden waktu inkubasi dimulai sejak penambahan substrat pada well lebih banyak berjenis kelamin pria dan lansia. Terdapat 43. maka ditambahkan ke dalam tiap well dan absorbansi dibaca pada mayoritas responden yaitu sebesar 68. jenis kelamin merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi per- kembangan keparahan PPOK. responden di- dan dihentakkan) dan dicuci dengan PBST [larutan PBS (Sigma kategorikan menjadi 2 bagian yaitu dewasa dan lansia.77% μL skim milk (Frisian Flag) 5% pada masing-masing well dan responden yang dikategorikan ke dalam usia dewasa. responden dibagi men- CS0790).75 (Sigma-Aldrich T4444) ditambahkan sebanyak 50 µL dan -Lebih (≥ 25 kg/m2) 1 6. sedang- inkubasi pada 37°C selama 1 jam. Analisis nilai absorbansi TNF-α. dan IL-6 pada konsentrasi standar Trolox. dan overweight. Lalu konsentrasi antioksidan dikalkulasi dengan menggunakan Nilai absorbansi sitokin proinflamasi persamaan yang diperoleh dari regresi linear kurva standar: Nilai absorbansi TNF-α. Cairan Berdasarkan jenis kelamin. 2012). Hasil dari analisis ini berupa ope nilai absorbansi atau optical density. Cairan -Wanita 5 31. Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin.00 microplate dibuang dan dicuci dengan PBST. IL-1β dan IL-6 = 1: 500) HASIL DAN PEMBAHASAN dimasukkan ke dalam microplate 96 well (Corning®Costar 96 Well White Flat Bottom Polystyrene High Bind Microplate 3922).23 GTX26789) 1:10.5 kg/m2.2014. Kemudian ditambahkan H2SO4 1 N sebagai stop solution.Versi Online: J. dimasukkan Pembagian kategori ini berdasarkan kategori WHO (2006). Cairan dalam microplate kan 56.25 dalam microplate dibuang dan dicuci dengan PBST.5-24. Antibodi Usia: sekunder yaitu antibodi HRP IgG anti-mouse (Gene Tex -Dewasa (< 60 tahun) 7 43.ipb. 2014 DOI: 10. IL 1-β. Sedangkan Analisis kapasitas antioksidan total menggunakan metode usia lanjut berhubungan dengan lamanya terpapar dengan asap Trolox Equivalent Antioxidant Capacity (Sigma-Aldrich.1. Texas) terhadap nilai absorbansi sitokin proinflamasi dan kapasitas Analisis sitokin proinflamasi dilakukan dengan metode antioksidan total. Substrat TMB -Normal (18.75% dikategorikan panjang gelombang 405 nm.25. Cairan dalam -Kurang (<18. Selanjutnya ditambahkan 100 lansia adalah yang berumur 60 tahun ke atas. umur dan reader (Labsystems) pada panjang gelombang 450 nm.6066/jtip. dimana nilai tersebut akan X (mM) – konsentrasi antioksidan (mM) relatif terhadap berkorelasi positif dengan kadar TNF-α. standar Trolox dikalkulasi untuk mendapatkan kurva standar. dan Industri Pangan http://journal. Plasma kemudian disimpan dalam freezer dengan Analisis data suhu -20°C untuk digunakan sebagai sampel (Perdani. monoclonal anti-IL-1β human produced in mouse (Santa Cruz dan indeks massa tubuh Karakteristik Individu Jumlah (orang) Persentase (%) sc-52865) 1:5000/antibodi monoclonal anti-IL-6 human Jenis kelamin: produced in mouse (Santa Cruz sc-28343) 1:1000 sebanyak -Pria 11 68. dan y( 405)-inte cept IL-6 dilakukan dengan metode ELISA (Enzyme Linked X (mM) = x faktor pengenceran Immunosorbent Assay) indirect.25 inkubasi pada suhu ruang selama 5 menit. Karakteristik responden kemudian diinkubasi pada suhu 4°C selama 1 malam.23% responden dikategorikan ke dalam usia lansia dibuang dan dicuci dengan PBST. IL 1-β. Sebanyak 100 μL stop solution lebih jika IMT ≥ 25 kg/m2. 2012) rokok dan partikel-partikel berbahaya ke dalam paru-paru. yaitu 10 μL sampel dan 20 μL larutan mioglobin. konsumsi minuman beroksigen sebelum dan sesudah intervensi Inc.75 100 µL dan diinkubasi pada suhu 37°C selama 1 jam. ELISA indirect (modifikasi Anggraini.php/jtip Vol.9 kg/m2. Penghitungan Berdasarkan kategori jenis kelamin dan usia. yaitu yang tergolong P1379)] sebanyak 200 μL/sumur. Analisis statistik terhadap data yang diperoleh mengguna- kan uji t berpasangan untuk melihat adanya pengaruh nyata Analisis sitokin proinflamasi (Santa Cruz Biotechnology. normal. Kategori Aldrich P4417) dengan 0.id/index. Lalu ditambahkan untuk berat badan kurang apabila memiliki IMT <18.ac. IL 1-β. sehingga semakin tinggi nilai optical 33 . 2012).5 kg/m2) 4 25. usia.31 ISSN: 1979-7788 Hasil Penelitian Terakreditasi Dikti: 80/DIKTI/Kep/2012 bawah). 20 μL larutan mioglobin. Rata-rata absorbansi pada setiap normal (Tabel 1). antibodi primer. Kemudian ditambahkan (Tabel 1). Pada well untuk sampel. Hal ini terkait dengan kebiasaan Analisis kapasitas antioksidan total merokok yang lebih banyak pada jenis kelamin pria.9 kg/m2) 11 68. Intensitas warna terbentuk dapat dibaca dengan ELISA Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (2011). Teknol. Sebanyak 100 µL plasma yang diencerkan dengan carbonate/bicarbonate buffer (Sigma Aldrich C3041) (TNF-α = 1: 400.

1995). umumnya nilai absorbansi IL-6 seperti sistem renin angiotensin dan sistem syaraf simpatetik pada responden menurun setelah intevensi minuman ber- dapat berinteraksi dengan TNF-α. 1 Th. umumnya nilai absorbansi IL-1β pada responden menurun responden tersebut tergolong obesitas. Adanya kedua sitokin Peningkatan level IL-1β pada penderita PPOK berhubungan tersebut di dalam plasma berkorelasi dengan peningkatan dengan eksaserbasi dari penyakit tersebut (Mortaz et al. Beberapa studi menunjukkan tersebut mempengaruhi fungsi pembuluh darah dan endotelium peningkatan ekspresi dari IL-1β pada penderita PPOK.ac.035 menjadi 0. sedangkan peningkatan 2002).018 0.6066/jtip.027 p-value = 0.176±0. peningkatan IL-6 diduga karena 2.ipb. beberapa ngalami peningkatan rata-rata nilai absorbansi IL-6. Penurunan nilai absorbansi TNF. Secara Nilai absorbansi tumor nekrosis faktor α (TNF-α) statistik penurunan tersebut signifikan pada tingkat kepercayaan Berdasarkan hasil analisis yang ditampilkan pada Gambar 95% dengan nilai p<0.2014.021 0. IL-1β. absorbansi IL-1β.185±0. virus influenza juga mampu mem- katan nilai absorbansi TNF-α. tekanan darah (Granger.05).228 0. 0. jaringan lemak dibanding jaringan otot. 2012). sedangkan 6 responden (37. Penelitian Yanbaeva et al.5%) me- disebabkan karena selama periode intervensi.05). TNF-α memiliki peranan penting responden PPOK. Teknol. Secara statistik penurunan tersebut signifikan (p<0.035 0. dan IL-6 serta kadar kapasitas antioksidan total sebelum dan sesudah intervensi TNF-α IL-1β IL-6 TAC Parameter Statistik Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah Rata-rata (n=16) 0. Perbandingan nilai absorbansi TNF-α.139 0. dalam melawan virus influenza sebelum respon imun sekunder Peningkatan IL-6 pada beberapa responden diduga karena teraktivasi. nilai absorbansi TNF-α pada responden berkisar 0.75%) mengalami pening. halnya dengan TNF α dan IL 1-β. Penurunan responden terserang influenza. Selain memicu produksi TNF-α. penurunan nilai optical density TNF-α yaitu dari PPOK. Secara Obin (2006).25.211 0.2–20%. virus influenza mampu menginduksi ekspresi dari TNF-α kan pemberian minuman beroksigen secara rutin selama 21 hari pada manusia. Menurut Seo dan Webster tersebut signifikan secara statistik (p<0. sedangkan peningkatan nilai absorbansi IL-1β berkisar 0.5–21%. merangsang produksi TNF-α. Selain TNF-α. penurunan nilai dapat merangsang pelepasan TNF-α. (2009) menunjukkan heart disease dan penyakit jantung.176 0.715 34 . Berdasarkan hasil analisis yang absorbansi TNF-α.026 p-value = 0.5%) mengalami penurunan Selain itu peningkatan nilai absorbansi TNF-α juga dapat nilai absorbansi IL-6. Sebanyak 13 Peningkatan nilai absorbansi IL1-β pada responden diduga responden (81.167±0. ekspresi IL-6 cenderung meningkat pada rata-rata.148 0. 25 No.161 Uji t berpasangan p-value = 0. Sama pada plasma darah responden PPOK. kadar IL-6 pada penderita COPD lebih tinggi dibanding pada terdapat hubungan antara hipertensi dengan peningkatan nilai orang sehat mantan perokok.041 p-value = 0.026 menjadi 0.185 0. Penurunan nilai responden (Crowther.05.463 mM Standar deviasi 0. Menurut Granger (2006).211±0. sedangkan 4 responden (25%) mengalami Tabel 2. umumnya nilai absorbansi TNF-α pada responden menurun minuman beroksigen secara rutin selama 21 hari mampu me- setelah intevensi minuman beroksigen selama 21 hari.228±0. PPOK juga umumnya lebih tinggi jika dibandingkan dengan den diduga karena responden memiliki riwayat hypertension orang sehat. Hal ini Nilai absorbansi interleukin 6 (IL-6) menunjukkan pemberian minuman beroksigen secara rutin IL-6 merupakan jenis sitokin proinflamasi lain yang juga selama 21 hari mampu menurunkan nilai absorbansi TNF-α berperan sebagai mediator dalam terjadinya inflamasi. penurunan nilai optical density IL-1β yaitu dari kelompok obesitas. Jumlah ini akan lebih banyak terdapat pada 0. buat makrofag memicu produksi IL-1β (Seo dan Webster. kadar IL-6 pada penderita Adanya peningkatan nilai absorbansi TNF-α pada respon.id/index.011 menjadi 0. Hal ini menunjukkan pemberian 1.1.016 (Tabel 2). Kedua sitokin dalam sebuah proses inflamasi.php/jtip Vol. Secara nurunkan nilai absorbansi IL-1β pada plasma darah responden rata-rata. 2014 DOI: 10. Secara rata-rata. α pada responden berkisar 2–18%. sedangkan 3 responden (18. dan Industri Pangan http://journal.Versi Online: J.021 (Tabel 2). penyakit Nilai absorbansi interleukin 1β (IL-1β) yang berhubungan dengan kardiovaskular seperti hipertensi Interleukin-1β (IL-1β) adalah salah satu sitokin yang terlibat dan penyakit jantung juga memicu produksi IL-6.018 juga dapat meningkatkan sintesis dari TNF-α.011 0. 2006).Sebesar 10 responden (62.437 mM 0. Menurut Greenberg dan setelah intevensi minuman beroksigen selama 21 hari. dalam mengatur regulasi tekanan darah.016 0.31 ISSN: 1979-7788 Hasil Penelitian Terakreditasi Dikti: 80/DIKTI/Kep/2012 densitynya maka semakin tinggi kadarnya dalam plasma darah peningkatan rata-rata nilai absorbansi IL-1β.148±0. Hal ini merupakan mekanisme pertahanan alami mampu menurunkan nilai absorbansi IL-6 pada plasma darah untuk melawan virus influenza. Hal ini menunjuk- (2002). absorbansi IL-1β pada responden berkisar 0. dimana sistem regulasi tekanan darah ditampilkan pada Gambar 3. Selain itu angiotensin II optical density IL-6 yaitu dari 0. responden tersebut memiliki riwayat hypertension heart disease dan penyakit jantung. Sistem syaraf simpatetik oksigen selama 21 hari.8–49%. (Tabel 2). Peningkatan jumlah IL-6 Sebesar 12 responden (75%) mengalami penurunan nilai dapat dideteksi pada plasma.25%) mengalami penurunan nilai absorbansi karena selama intervensi responden menderita influenza.026 0.167 0. Berdasarkan hasil analisis yang ditampilkan pada Gambar Pada responden lain.

menurut penelitian Nestle et al. P = perempuan Gambar 3.424 -9.782 -12.25. (2004). 2014 DOI: 10. Persentase perubahan nilai absorbansi TNF–α sesudah intervensi selama 21 hari 50 40 30 20 % Perubahan 10 0 -10 -20 -30 -40 -50 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 N K N L N K N P L P L Dewasa Lansia % Perubahan 10.31 ISSN: 1979-7788 Hasil Penelitian Terakreditasi Dikti: 80/DIKTI/Kep/2012 50 40 30 20 10 % Perubahan 0 -10 -20 -30 -40 -50 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 N K N L N K N P L P L Dewasa Lansia % Perubahan -2.951 0.193 20. N = berat badan normal.1.493 -8.523 30.250 -7.114 -4.812 -1. Teknol.372 -18. P = perempuan Gambar 2.817 -34. Hal ini menunjukkan bahwa oksigen yang terdapat meningkatkan tekanan oksigen di vena porta hati sebesar 10 dalam minuman beroksigen mampu diserap oleh tubuh mmHg. P = perempuan Gambar 1. L = berat badan lebih.942 -15.000 3.030 20. Persentase perubahan nilai absorbansi IL-1β sesudah intervensi selama 21 hari 50 40 30 20 10 % Perubahan 0 -10 -20 -30 -40 -50 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 N K N L N K N P L P L Dewasa Lansia % Perubahan -10.887 -13.105 -4.451 -16. L = laki-laki. Persentase perubahan nilai absorbansi IL-6 sesudah intervensi selama 21 hari Berdasarkan penelitian ini.188 -2. L = laki-laki. dan Industri Pangan http://journal.325 -11.204 -17.256 -6.904 8. yang menyatakan bahwa minuman oksigen dengan penurunan nilai absorbansi sitokin proinflamasi baik TNF-α. IL1. (2004). konsentrasi 80 ppm mampu diserap oleh tubuh.974 -12.457 0.206 -0.431 5.290 Keterangan: K = berat badan kurang. dan IL-6.php/jtip Vol.529 -6.ac.862 -18.915 -6.217 -2.200 -6. Selain itu. L = berat badan lebih.000 24.ipb.877 -3. N = berat badan normal.Versi Online: J.424 -20.181 -33.282 -8.675 -16. 25 No.515 -13.113 Keterangan: K = berat badan kurang. L = berat badan lebih.192 -20. L = laki-laki.986 4.631 Keterangan: K = Berat badan kurang. 1 Th.460 -4. N = Berat badan normal. sehingga β.045 -2. mayoritas responden mengalami al.250 -49. sebagaimana penelitian Forth dan Adam (2001) dan Nestle et konsumsi minuman oksigen dengan konsentrasi tinggi mampu 35 .id/index.537 11.667 -15.6066/jtip.2014.

bahaya yang bersal dari lingkungan yang tercemar. Berdasarkan penelitian Srinivasaet al. IL recall dan kebiasaan responden selama penelitian yang di- 1-β. oksigen tidak menurunkan kapasitas antioksidan total secara oksigen secara rutin mampu memperbaiki keadaan inflamasi signifikan. 1 Th. antioksidan tubuh. pengambilan darah tahap 2. maupun gas-gas ber. itulah parameter kapasitas antioksidan total juga dianalisis Minimnya konsumsi sayur dan buah dapat menyebabkan untuk mengkaji pengaruh konsumsi minuman beroksigen dari turunnya kapasitas antioksidan total pada responden karena segi keamanan terhadap antioksidan tubuh.ac.161 mM (Tabel 2). Persentase perubahan kadar kapasitas antioksidan total sesudah intervensi selama 21 hari 36 .Versi Online: J. karena kerusakan sistem antioksidan yang disebabkan oleh ROS dapat untuk mendetoksifikasi obat-obatan tersebut dibutuhkan kerja dilihat dari kadar kapasitas antioksidan total yang dapat dari enzim fase 1 dan enzim fase 2 yang melibatkan sistem dianalisis dari plasma darah (Rahman et al. N = berat badan normal.139 mM menjadi Setelah diserap di dalam sistem pencernaan. Teknol. reactive oxygen species (ROS) periode intervensi mengonsumsi obat-obatan.853 201.6066/jtip. dimana sangat berbahaya apabila intervensi ini menimbulkan penurun. lipid dan peroksida serta mengalami total pada subjek sehat perokok.322 -36. pemberian minuman ber- salah satunya sistem imun. dan kurang tercemar polutan seperti asap rokok. katalase. 2000). konsumsi sayur dan buah. ROS ini Konsumsi obat-obatan merupakan salah satu hal yang akan ditangkap oleh sistem antioksidan di dalam tubuh.509 21.31 ISSN: 1979-7788 Hasil Penelitian Terakreditasi Dikti: 80/DIKTI/Kep/2012 meningkatkan ketersediaan oksigen di organ pencernaan. Parasetamol merupakan Penelitian Rahman et al. 25 No. Hal ini tentu saja menjadi penurunan kadar glutation.ipb.083 4.632 69.093 Keterangan: K = berat badan kurang. P = perempuan Gambar 4.php/jtip Vol. responden (56. tanyakan pada saat wawancara.2014. Penurunan konsentrasi kapasitas antioksidan total juga kadar kapasitas antioksidan total pada responden berkisar 4. L = berat badan lebih. tersebut mampu memperbaiki sistem-sistem di dalam tubuh Berdasarkan analisis statistik.008 42. antioksidan total pada plasma penderita PPOK lebih rendah (2010).1. dan Industri Pangan http://journal. mengonsumsi obat flu beberapa hari sebelum tinggi. dialami pada responden yang banyak mengonsumsi makanan 201%. dan Il-6 pada penderita PPOK. 2014 DOI: 10. banyak mengon- dihasilkan dari leukosit di dalam darah maupun dari udara yang sumsi lauk yang digoreng dan daging sapi. Berdasarkan hasil wawancara. maka oksigen 0.975 -4. sedangkan penurunan kadar kapasitas antioksidan total yang digoreng dan daging sapi pada saat periode intervensi.25. sayur dan buah merupakan sumber vitamin A. glutation dan katalase merupakan komponen-komponen dari an kapasitas antioksidan total pada penderita PPOK. 2012).608 56.326 18. Peningkatan 2000). Adanya mempengaruhi kadar kapasitas antioksidan seseorang.id/index. Dari hasil food recall dan catatan hasil wawancara. (2000) menunjukkan kapasitas komponen dari obat flu. merupakan vitamin antioksidan yang mampu memperbaiki bandingan antara responden yang mengalami penurunan dan fungsi paru pada penderita PPOK. per.246 15.349 5.146 -54. perubahan kadar Makanan yang digoreng merupakan sumber asam lemak trans.437±0. sehingga minimnya peningkatan kadar kapasitas antioksidan total hampir sama konsumsi sayuran dan buah-buahan dapat berkontribusi yaitu 7 responden (43. kapasitas antioksidan total yaitu dari 0. Sehingga konsumsi minuman ber. responden berkisar 4–54%. maka diketahui bahwa responden Kapasitas antioksidan total/total antioxidant capacity (TAC) yang mengalami penurunan kapasitas antioksidan total selama Pada penderita PPOK. C dan E yang Berdasarkan hasil analisis yang terdapat Gambar 4. L = laki-laki.75%) mengalami penurunan dan 9 terhadap rendahnya kapasitas antioksidan total (Rahman et al. tikus yang mengonsumsi parasetamol mengalami secara signifikan dibandingkan dengan kapasitas antioksidan peningkatan kadar MDA. Umumnya kadar ROS pada penderita PPOK juga tinggi. dan total thiol. Untuk itu maka perlu dikonfirmasi dari hasil food dan menurunkan nilai absorbansi sitokin proinflamasi TNF-α. 250 200 150 100 % Perubahan 50 0 -50 -100 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 N K N L N K N P L P L Dewasa Lansia % Perubahan -9.463±0.003 -19. Untuk sistem antioksidan endogenous (Ferrari.289 -8.6. Secara rata-rata. diketahui Salah satu masalah yang dikhawatirkan dari pemberian bahwa responden yang mengalami penurunan konsentrasi oksigen berkonsentrasi tinggi adalah terbentuknya ROS yang antioksidan total.461 -52.25%) mengalami peningkatan.

penurunan kolesterol HDL dalam darah. Interdicip Toxicol 5: 117-122. Am J Physiol-Heart C290: H923-H924. Webster RG. Lee JA.php/jtip Vol. 2012. Thorax 55: 189-193. Aktivitas Enzim Penanda Kesehatan Hati pada Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor. Panagiotakos DB. 2001. DOI: 10. tingginya konsumsi daging merah dan makanan yang digoreng. 2003. Selain itu konsumsi obat-obatan selama periode intervensi juga Perdani CG.25% responden mengalami penurunan nilai Mortaz E. Andreas R. relaxometry. Inc. Forth W. Niessner R. Granger JP. Product Information: Antioxidant Assay Kit. 2005. Folkerts G. Clin Nutr 24: 407-414. sebesar 43. Stolk J. Am J Clin Nutr 83: berpotensi menyebabkan peningkatan kolesterol LDL. menurunkan nilai absorban sisitokin proinflamasi berupa TNF α. 37 . 1 Th.040.id/index.31 ISSN: 1979-7788 Hasil Penelitian Terakreditasi Dikti: 80/DIKTI/Kep/2012 Menurut Sartika (2011). Tzima N. dan 62. [Tesis]. Eur J med Res 6: 488-492. and 00153-4. Effects of xenobiotics on total antioxidant Malaysian J Nutr 17: 119-127. Dramaga dan Departemen Parasitologi Balai Besar capacity in health adults: The ATTICA study. Am J Clin Nutr Penelitian dan Veteriner. liver enzymes. Kristina T. Tenggara R. 2011. and antioksidan total. An emerging role of inflammatory cytokines lebihan dapat menyebabkan peningkatan kolesterol LDL dan in hypertension. New Jersey. Bogor. merupakan makanan yang mengandung asam lemak jenuh Greenberg AS. Setelah intervensi selama 21 hari.1152/ajpheart. Med J Indones 18: 102-107. Barcelona. Pitsavos C. The influence of oksidatif dan berhubungan dengan konsentrasi kapasitas oxygenated water on the immune status. 2005.5% mediator of pulmonary inflammation. 2009. 82: 694-696. 2006. 2012. Shcoenberg MH. Henry M. Menurut penelitian Pitsavos et al. capacity. Obesity and the role of adipose yang tinggi. 0051. Magn Reson Imaging 22: 551-556. Suyatna FD. 2012. The effect of oxygenated water in diabetes mellitus.ac. MacNee W. 461S-465S. Baumann T. dan Industri Pangan http://journal. Bogor: Fakultas Tekonologi Pertanian. J Vet Med Sci 74 12: 1651-1655. Prevention of Chronic Obstructive Pulmonary Disease (Revised 2011). Zampelas A. 1292/jvms. Management. Widjaja NT. Oxygenated water does not induce genotoxic effects in the comet assay.1016/j. teroksidasi. 75% responden mengalami Role of P2X7 receptors in release of IL-1β: a possible penurunan nilai absorbansi IL-1β pada plasma. Konsumsi Minyak Sawit Mentah diduga menyebabkan turunnya kadar kapasitas antioksidan Meningkatkan Kadar Retinol Plasma dan Menurunkan total pada responden. konsumsi asam lemak jenuh yang berlebihan juga tissue in inflammation and metabolism. Penurunan kadar kapasitas observationof oxygen-supersaturated water in the human antioksidan total diduga disebabkan karena pola makan yang mouth and stomach. Stefanadis C. Penelitian ini didanai oleh PT.2478/v1010 2-012-0019-0. Uptake of oxygen from the intestine- experiments with rabbits.1016/S0378-4274(02) Global Strategy for the Diagnosis. blinded clinical study.2005. 2014 DOI: 10.12- IL 1-β. Toxicol Lett 133: 203–210. 2012. Kolesterol LDL yang teroksidasi dapat memicu terjadinya stres Gruber R. DOI: 10. In vitro kapasitas antioksidan total. 2006.6066/jtip. J Virol 76: 1071-1076. Is there any relationship between plasma antioxidant capacity DAFTAR PUSTAKA and lung function in smokers and in patients with chronic obstructive pulmonary disease?. Tumor necrosis factor alpha exerts Lung Disease. 2012. Effect of trans fatty acids intake on blood lipid profile of workers in east kalimantan. Chrysohoou C.mri. 2002. Adam O. Oxygen determination plasma.1. dan IL-6 secara signifikan pada penderita PPOK. (2005). Obin MS. the generation of oxygen radicals: a prospective. 2011. Adcock IM. Katili. Rahman I. Teknol. Sigma-Aldrich. terdapat hubungan negatif antara konsentrasi kapasitas randomised. Sigma-Aldrich. konsumsi lemak trans yang ber. KESIMPULAN Jung BG. Ferrari CKB. Speit G. antioksidan total dengan konsentrasi kolesterol LDL yang Handajani YS. 2000. Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease.25. ELISA: Theory and Practice. Wunderlich A. Sebesar 81. Water Res 37: 3361-3366. Masjedi MR. 2002. powerful anti-influenza virus effects in lung epithelial cells. Lee BJ. Sedangkan sebesar 56. Indonesia. 25 No. DOI: 10. Crowther JR. buruk seperti rendahnya konsumsi sayur dan buah serta DOI: 10. absorbansi TNF-α pada plasma.25% responden mengalami peningkatan Nestle N. 2004. Tanaffos 11: 6-11. Triusaha Mitraraharja Economou M. Humana Press.2004.01278.2014. Surjadi C.ipb. Shafei H. Sartika RAD. Axmann S.01. Sedangkan daging sapi DOI: 10.75% in oxygen-supersaturated drinking waters by NMR responden mengalami penurunan kapasitas antioksidan total. Nussle-Kugele K. Swarska E. Petra S. Oxygenated drinking water enhances immune activity in pigs and increases immune Pemberian minuman beroksigen selama 21 hari mampu responses of pigs during Salmonella thyphimurium infection. Global Initiative for Chronic Obstructive Seo SH. Institut Pertanian UCAPAN TERIMA KASIH Bogor. 1995.Versi Online: J. Adherence (Garuda food) dan dapat terlaksana dengan bantuan dari Klinik to the mediterranean diet is associated with total antioxidant dr. responden mengalami penurunan nilai absorbansi IL-6 pada Nestle N.

159. Wilderness Environ Med 14: 9-16. Ryujin DT.1016/j. centre/factsheets/fs315/en/index.1. Int J Sport Nutr Exerc Metab 15: 2007.php/jtip Vol.int/media 10.id/index. Grissom CK. 38 All in-text references underlined in blue are linked to publications on ResearchGate. inflammation: a case-control study.5457/ams. Bogusch C. Chemo.1186/1471-2350-10-23. protective and antioxidant activities of methanolic extract of [16 Juli 2013]. 680-688.html. 1 Th. Velmurugan C.physbeh. Kotz D. Passos VL. letting you access and read them immediately. Houwing-Duistermaat GH. Wing SL.6066/jtip. 2005. 25 No. Effects of outbred house mice after 22 weeks of drinking oxygenated purified oxygenated water on exercise performance during water. 2003. Acta Med Saliniana 39: 68-74.25.ipb. Srinivasa B. Dentener MA. Physiol Behav 91: 173-179. Versi Online: J. Lack of effect of rhodiola or JJ. Kumar A.ac. [WHO] World Health Organization. Narasimha K. 2009. Askew EW. http://apps.31 ISSN: 1979-7788 Hasil Penelitian Terakreditasi Dikti: 80/DIKTI/Kep/2012 Sommer AM. Shekar S. Subudhi AW. Nandeesh R. Lakshman K. Teknol.02. DOI: 10. dan Industri Pangan http://journal. 2012. Chronic Obstructive damaged in rat.who.int/bmi/index. Cognitive function in Wing-Gaia SL. acute hypoxic exposure. Spruit MA. BMC Med Genet 10: 1- 11. 2007. Askew EW. Wouters EFM. [26 Desember 2012]. Lerchl A. IL6 and CRP oxygenated water supplementation on hypoxemia and haplotypes are associated with COPD risk and systemic oxidative stress. amaranthus spinosus leaves on paracetamol induced-liver [WHO] World Health Organization.007. DOI: 10. . BMI classification. 2014 DOI: 10.html.who. http://www. DOI: Pulmonary Disease (COPD).10. Devangam J.jsp?introPage=intro_3. Kamimori Yanbaeva DG. 2006. 2010.2014. Luetkemeier MJ.