You are on page 1of 5

CONTOH SOP ISPA

UPTD. PuskesmasNgasem
Kabupaten Kediri
PENATALAKSANAAN ISPA

( INFEKSI SALUREN PERNAFASAN AKUT )

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
No. Kode :
01/SOP-RPU/NGASEM/2014

dan menegakkan diagnosa Perawat 5. Petugas mempersilahkan pelanggan untuk menuju ruang obat. 6. Petugas melakukan anamnesa Perawat 3. No. Petugas mencuci tangan dan persetujuan tindakan dan Perawat memakai sarung tangan 4. . makanan yang bergizi dan pengobatan simptomatis. petugas member Dokter pelanggan resep dengan pengobatan simptomtis dan antibiotika.Skep. Obat yang dapat dipakai adalah paracetamol 3 – 4 x 500mg (10 – 15 mg/kgBB/ 3-4 kali dalam 24 jam). Petugas menerima pelanggan dengan ramah Perawat 2. amoxicilin 4 x 500 mg (10 – 15 mg/kgBB/ 24 jam).Revisi : 00 Tgl. Sunariyah dr. cukup dengan istirahat yang baik. dextromethorphan 3 x 10 mg. MulaiBerlaku : 30 September 2014 Halaman : 1dari 4 PenanggungJawa b Disahkan Disusun Diperiksa Mai karuniawat. Petugas melakukan pemeriksaan. Apabila ada kecurigaan infeksi sekunder. Petugas melakukan edukasi kepada pelanggan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh virus dan dapat sembuh dengan Perawat sendiri dalam beberapa hari. cotrimoxazole 2 x 960 mg (15 – 18 mg/kgBB/ 12 jam). Mustadhim NO INSTRUKSI KERJA PETUGAS 1.

gliserilguiakolat 3 x 100 mg dan Erithromycins 4 x 500 mg ( 30 – 50mg/ kgBB/ 24jam) 7. termasuk pleura. bronkus. 5. pemeriksaan fisik.2 Organ adalah kelompok jaringan yang melakukan beberapa fungsi. KRITERIA PENCAPAIAN Penatalaksanaan kasus ISPA di UPTD Puskesmas Ngasem dapat dilaksanakan 100% sesuai prosedur penatalaksanaan ISPA 4. Petugas melakukan pencatatan Perawat 1. URAIAN UMUM 5. TUJUAN Sebagai acuan dalam penatalaksanan pelanggan dengan ISPA di UPTD Puskesmas Ngasem. laring hingga alveoli. laring. DEFINISI Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyaki tinfeksi yang bersifat akut yang melibatkan organ saluran pernapasan mulai dari hidung.3 Saluran pernafasan adalah organ tubuh yang memiliki fungsi menyalurkan udara atmosfer ke paru-paru begitu pula sebaliknya. 5. tindakan. 2. Saluran pernafasan dimulai dari hidung.35 mg/kgBB/ 24 jam). singkatan dari Under Respiratory Infection.1 Infeksi adalah invasi tubuh oleh pathogen atau mikro organisme yang mampu menyebabkan sakit 5. trakea. Disebut juga URI. alveoli. rongga telinga tengah. Petugas membereskan alat dan cuci tangan Perawat 8. sinus. RUANG LINGKUP Tindakan dimulai dari anamnesa. . chloperheniraminmaletae 3 x 4 mg (0. sampai pencatatan 3.

1 tentang pengadaan produksi dan penyediaan jasa .1 Standart puskesmas bidang bina pelayanan kesehatan. dan pengatur kelembaban udara yang akan masuk ke paru- paru.1 Sepasang sarung tangan 7. yang berfungsi sebagai penyaring. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut dan selaput lendir.2. 2013 9. mata dan pipi 5. Dinkes Provinsi Jatim.3 Respirasi rate time 6. di dalamnya terdapat pita suara dan beberapa otot yang mengatur ketegangan pita suara sehingga timbul bunyi.5.5 Sinus adalah rongga berisi udara yang terdapat di sekitar hidung.1 Alat 6. DIAGRAM ALIR 9.4 Hidung merupakan organ pertama yang dilalui oleh udara.2 Senter atau pen light 6. 5.1. 5. ALUR PROSES 8.7 Alveoli adalah kantung-kantung udara di paru-paru di mana oksigen dan karbondioksida dipertukarkan 6.1 Stetoskop 6. PERALATAN 6.2 Bahan 6. penghangat.2 ISO 9001:2008 klausal 7.6 Laring adalah pangkal tenggorokan. terdiri atas kepingan tulang rawan membentuk jakun dan terdapat celah menuju batang tenggorok (trakea) disebut glotis. Sebaiknya bernapas selalu melalui hidung.5. REFERENSI 9.1.1.

DOKUMEN TERKAIT.1 Ruang Pemeriksaan Umum 11. 10.2 Ruang Farmasi .9.3 Kertas Resep 10. RUANG TERKAIT 11.1 Rekam Medis pelanggan 10.3 Buku Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas Tahun 2007 10.2 Register Harian RPU 10.4 Form inform consent 11.