You are on page 1of 7

Wednesday, January 16, 2013

KAEDAH KRITIKAN ARKETAIPAL
1. Pendekatan ini membicarakan dari sudut isi karya iaitu :
1. premis karya
2. permasalahan
3. ideologi
4. persolan
5. pemikiran
6. falsafah
menurut andre hardjana dan maud bodkin ada beberapa tema dalam karya yang bercorak
arketaipal.

PREMIS
1. persoalan kelahiran
2. perjalanan
3. pengembaraan
4. kematian
5. penjelmaan
6. percintaan
7. keajaiban
8. peperangan
9. berbentuk misteri dan fantasi
Tema pokok atau permasalahan dasar arketaipal, perlu dilihat dari konteks pengaplikasian,
samada diungkap secara sedar atau tidak. Tujuan analisis arketaipal perlu mentafsirkan
penggunaan unsur-unsur itu dalam karya. terdapat makna tersirat dan tujuan yang penting
adalah fungsi psikologi. CONTOHNYE : sengaja menghidupkan semula unsur unsur lama
untuk dihayati oleh generasi baru. dalam pada itu juga, inspirasi di dorong oleh rasa
kebanggan terhadap masa silam.

2. Mengkaji unsur pengulangan kerana pengulangan itu mempunyai motif motif yang
tersembunyi. kebiasannya, sejarah, tradisi akan berulang dalam dalam penulisan kreatif.

menurut FRYE " how similar problems are returned to again and again ".

contohnya : Noordin Hassan menggunakan persoalan kemiskinan pak andak dan mak andak
dalam

" bukan lalang di tiup angin"

 memenuhi jiwa orang melayu yang kosong dan sepi.
 papa kedana di tanah air sendiri.
 kesengsaraan yang di alami oleh orang melayu.
 puncanya ialah menyerah kalah kepada nasib.
sebuah analisis akan kelihatan kabur jika pengarang tidak memahami masalah dalaman
ataupun kejiwaan (psikoanalisis).

sumber rujukan : teori sastera dan kontemporari. yakni serangkaian pengalaman yang datang dengan sendirinya seperti takdir. Ketidaksadaran kolektif adalah simbolisasi persepsi yang dipicu oleh sejumlah pikiran bawaan. Menurut psikolog Carl Gustav Jung (1875-1961). simbol-simbol 3. dan kenangan yang berada dalam ketidaksadaran semua manusia. 3. psikoanalisis Jung membahas tentang proses ketidaksadaran kolektif (yang disebut juga sebagai kritik tipikal). Menurut carl jung. signifikasi universal 4. naluri. frye menekankan kajiannya pada konsep mimpi dan mengaitkan dengan sastera. beliau telah meletakkan dasar yang kukuh dalam konteks perlambangan. Pendekatan ini erat hubungannya dengan psikologi manusia karena setiap perilaku manusia dalam berkebudayaan dan berkesenian tidak dapat dipisahkan dengan zaman di mana manusia hidup. Dalam hal ini. arketaipal berhubungan erat dengan alam bawah sadar Universitas Sumatera Utara manusia.mana sikana Pendekatan Arketaipal Menurut Scott (1963). pendekatan arketaipal adalah sebuah pendekatan yang bertumpu pada analisis yang bersifat mengkaji tindak tanduk manusia. gambar. perasaan. Imej mitos 2. dan motif yang pada dasarnya akan membangkitkan respon yang sama terhadap semua orang. . frye menjelaskan genre sastera ditentukan oleh struktur arketaipal seperti :  Teks romantik  Tragik  Komik  Ironik ( keadaan yang bertentangan) Dalam kajian. karakter. Pendekatan Arketaipal mengidentifikasi pola- pola dasar yang dimaksud dan menjelaskan bagaimana hal-hal tersebut difungsikan dalam karya sastra. Menurut frye " sastera tidak terbuai dengan perasaan sahaja tetapi perlu ada kemanusian dan pengembangan kejiwaan". Pendekatan ini menegaskan bahwa di dalam karya sastra terdapat suatu kumpulan simbol. dalam buku " anatomy of criticsm" 1957. Hubungan teks + unsur unsur dalam jiwa + masa silam pembaca. frye menganalisis : 1. bukan untuk mengkaji unsur estetik dan instrinsik sebuah karya sastra. tetapi FRYE telah mengembangkan aspek ini. Arketaipal menganalisi aspek lambang ataupun simbol yang terdapat dalam naskah ataupun persembahan.

diskriminasi. religion. Pencitraan arketaipal berupa imagi-imagi tipikal yang menimbulkan asosiasi pada makna tertentu. serta nilai-nilai yang diharapkan oleh pencipta karyanya. dan (3) pencitraan arketaipal. Swiss psychologist. Data elemen arketaipal. The phrase “collective unconscious” refers to experiences shared by a race or culture. which have a common and recurring representation in a particular human culture or entire human race. survival etc. dimanfaatkan sebagai sarana untuk memahami konsep pemikiran. also known as universal symbol. warna. Archetype Examples in Literature Below is the analysis of common archetypes that exist in literature. harapan masyarakat. dan lebih menyoroti hal- hal simbolis dalam cerita. yang mana biasanya berkaitan dengan kehidupan manusia. pengasingan. Salah satu kegunaan pendekatan ini adalah sebagai pendekatan universal yang menyoroti hal-hal apa saja yang menjadi penyebab sebuah karya sastra dapat bertahan begitu lama. robot. a symbol or even a setting. nama tumbuhan. aspirasi. antara lain: gejala alam. (2) situasi. monster. birth. Di lain sisi. struggle. an archetype is a typical character. These experiences exist in the subconscious of every individual and are recreated in literary works or in other forms of art. pergantian musim. an action or a situation that seems to represent such universal patterns of human nature. misalnya: pahlawan. shape the structure and function of a literary work. . misalnya: pencarian. Data tokoh arketaipal merupakan tokoh legenda yang memiliki sifat tipikal. a theme. Pendekatan Arketaipal cenderung mengabaikan unsur seni Universitas Sumatera Utara dalam karya sastra. petualangan. budak. may be a character. An archetype. dsb. argued that the root of an archetype is in the “collective unconscious” of mankind. pelayaran. This includes love. Many literary critics are of the opinion that archetypes. dsb. nama hewan. Data elemen arketaipal dalam penelitian ini dikelompokkan menjadi: (1) tokoh. Carl Jung. secara relatif. watak. dsb. death. pelarian. life. penguasa. Archetype Definition In literature. Situasi arketipal berkenaan dengan peristiwa-peristiwa esensial dan tipikal dalam alur cerita.

g. Mother Earth who contacts people and offers spiritual and emotional nourishment. It is through the wise advice and training of a mentor that the main character achieves success in the world e. fairy godmothers. Gladriel from “Lord of the Rings”. Little Red Riding Hood etc. Gandalf in “The Lords of Rings”. Parson Adams in Fielding’s “Joseph Andrews”. Medusa Example #3 The Innocent Youth: He or she is inexperienced with many weaknesses and seeks safety with others but others like him/her because of the trust he or she shows in other people. Example #2 The Mother Figure: Such a character may be represented as Fairy Mother who guides and directs a child. Hercules. . Gorgon. Disely from Faulkner’s “The sound and The Fury”. Mother Goose. and Stepmother who treats their stepchildren roughly.g. Glinda from the “Wizard of Oz” etc. Beowulf.Archetypes in Characters Example #1 The Hero: He or she is a character who predominantly exhibits goodness and struggles against evil in order to restore harmony and justice to society e. Example #4 The Mentor: His or her task is to protect the main character. Usually. Hecate. D’artagnan from “The Three Musketeers” etc. Joseph from Fielding’s “Joseph Andrews” etc. Some examples are:  In Literature: Lucy and Madame Defarge from Dickens’ “A Tale of Two Cities”.  In Mythology: The mythological figures of Persephone. Demeter. Nicholas in Dickens’ “Nicholas Nickelby”. and Senex in L’Engle’s “A Wind in the Door” etc.  In Fairy Tales: Characters such as the stepmother in “Cinderella”. the experience of coming of age comes in the later parts of the narratives such as Pip in Dickens’ “Great Expectation”.

Sterne‘s “The Life and Opinions of Tristram Shandy. Voltaire’s “Candide” etc. Examples of this archetype are in famous literary works like Shakespeare’s “King Lear”. Jekyll and Mr. Examples are in popular literary works such as Shakespeare’s Hamlet. Swift’s “Gulliver’s Travel” etc. Example #9 The Initiation: The main character undergoes experiences that lead him towards maturity. For example. Example #7 The Villain: A character whose main function is to go to any extent to oppose the hero or whom the hero must annihilate in order to bring justice e. Shere Khan from Kipling’s “The Jungle Book” stories. . Example #6 The Scapegoat: A character that takes the blame of everything bad that happens e. a Foundling”. Poe’s William Wilson. Mary Shelley’s Frankenstein. Fielding’s “Joseph Andrews”. We find such archetypes in novels like Fielding‘s “History of Tom Jones. Long John Silver from Stevenson’s “Treasure Island”” etc Archetypes in Situations Example #8 The Journey: The main character takes a journey that may be physical or emotional to understand his or her personality and the nature of the world. Gentleman”.Example #5 Doppelganger: It is a duplicate or shadow of a character that represents the evil side of his personality. Example #10 Good Versus Evil: It represents the clash of forces that represent goodness with those that represent evil. Hyde etc.g. Conrad’s “Heart of Darkness” etc.g. Snowball in Orwell’s “Animal Farm” etc. Dante’s “The Divine Comedy”. Stevenson’s Dr.

" Jung called mythology "the textbook of the archetypes" (qtd. springtime settings. which is  manifested in dreams and myths and which harbors themes and images that we all  inherit. Archetypal criticism gets its impetus from psychologist Carl Jung. Archetypal critics find New Criticism too atomistic in ignoring intertextual elements  and in approaching the text as if it existed in a vacuum. as readers identify the characters and situations in their social and cultural context. or images such as crucifixion (as in King Kong. who postulated that humankind has a "collective unconscious. we recognize story  patterns and symbolic associations at least from other texts we have read.g. imitates not the world but rather the "total dream of  humankind. and so forth. as the situations and characters are drawn from the experiences of the world. symbols." a kind of universal psyche. evil stepmothers.  Archetypes are the unknowable basic forms personified or concretized in recurring  images. therefore. By using common archetype. that a text's meaning is shaped by cultural and psychological myths. Literature. Lear from Shakespeare’s “King Lear” etc. recognizable character types such as the trickster or the hero. in Walker  17).  or Bride of Frankenstein)­­all laden with meaning already when employed in a  particular work. Oedipus from Sophocles “Oedipus Rex”. we know how to form assumptions and expectations from encounters with  black hats. After all. if not  innately.Example #11 The Fall: The main character falls from grace in consequence of his or her own action e.  symbols such as the apple or snake. Introduction to Literature  Michael Delahoyde Archetypal Criticism Archetypal criticism argues that archetypes determine the form and function of  literary works. So surely meaning  . or patterns which may include motifs such as the quest or the  heavenly ascent. Function of Archetype The use of archetypical characters and situations gives a literary work a universal acceptance. the writers attempt to impart realism to their works.

 7th  ed.. the Jungian approach to myth  emphasizes the notion of image(Walker 3). Steven F. Walker. and Supryia M. Lynn. and the Study of Literature. The Bedford Glossary of Critical and Literary  Terms. Reading. Ross. 12­14. 1999.H. NY: Routledge. 2002. nor can that work be treated as an  independent entity. 1999. "Psychological and Psychoanalytic Criticism. "Archetypal Criticism. Archetypal images and story patterns encourage readers (and viewers of films and  advertisements) to participate ritualistically in basic beliefs. 1998. Murfin. [Whereas Freudian. Ray. and other schools of psychological criticism operate  within a linguistic paradigm regarding the unconscious. NY: Longman. Arthur W. and anxieties of  their age. 2nd ed." A Glossary of Literary Terms. . Biddle. Jung and the Jungians on Myth. 1997. Boston: Bedford Books. M.  NY: Random House. 1989. 7th ed. Steven. 247­253.] Works Consulted Abrams. Fort  Worth: Harcourt Brace College Publishers. fears. Lacanian. Texts and Contexts: Writing About Literature with Critical Theory.cannot exist solely on the page of a work. ­­­. Fort Worth: Harcourt Brace College Publishers." A Glossary of Literary Terms. These archetypal features not only constitute the intelligibility of the text but also tap into a level of desires and anxieties of humankind. Writing. and Toby Fulwiler.