You are on page 1of 7

LTM MPKT A

ETIKA

Disusun oleh:

Rizqy Agusta Primananda
1606909271
Program Studi Ilmu Hukum

Fakultas Hukum
Universitas Indonesia

apresiatif terhadap kolega. Ketentuan itu dilakukan dalam kehidupan keseharian. dan norma. Tidak menyuap. Dalam kalimat lain. Namun. dan tempat lain yang memperkerjakan para tenaga ahli dan profesional. dan memiliki itikad baik dalam menuliskan berita. Tidak merekayasa berita. Pengertian kode etik sebenarnya tidak jauh berbeda dengan etiket. Etiket juga ditemukan pada table manner. 3. nilai. daripada etika yang akan dibahas dalam tulisan ini. Begitupun dengan nilai dan norma yang masih dianggap sama pengertiannya dengan etika. norma. kode etik tidak berlaku umum atau universal. tetapi turut mengatur sikap saat berelasi dengan sesama pekerja juga pihak lain yang terkait. kode etik. Pertama. Pertanyaan selanjutnya tentu. Moral pun turut dinilai sebagai etika. yaitu ketentuan yang mengatur sikap sopan dan santun. kode etik dosen Universitas Indonesia disusun mencakup empat bidang. pemahaman atasnya seringkali terbilang kabur atau kurang jelas. apa itu etika? Sebelum menerangkan definisi atau pengertian lengkapnya. Misalnya saja. Pengetahuan mengenai etiket dapat diturunkan melalui kebiasaan. dan masyarakat. universitas. tidak melakukan plagiat. 5. lalu ada komentar. tentu pada saat menulis surat elektronik/e‐mail. etiket merupakan seperangkat aturan yang menunjukkan perilaku yang disepakati masyarakat. 3. berimbang. Perlu dipahami. Etika kadang dianggap serupa dengan etiket. atau saat melansir foto di instagram. universitas. Pelanggaran kode etik. Jika sudah sepakat. tampaknya perlu diperjelas pengertian dari etiket. misalnya saja lembaga. Tentunya. dibanding etika. yaitu menghargai mahasiswa secara personal dan mitra intelektual (Pedoman Mutu Akademik Universitas Indonesia. perusahaan. Menghormati pengalaman traumatik narasumber. mari sepakat etika bukan etiket. etiquette. misalnya saja saat ada pejabat negara yang menerima gratifikasi. etis dalam pengertian umum pun cenderung tertuju pada etiket. bagaimana dengan kode etik? Ungkapan “pelanggaran kode etik” sering ditemui dalam pemberitaan media. Menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya. Sementara itu. diantaranya. “dia tidak etis!” Ungkapan etis itu lebih merujuk pada etiket. dan moral. Bahkan. Seorang jurnalis juga harus menerapkan sikap profesional dalam tugas jurnalistiknya. moral. Namun. kode etik jurnalistik mengharuskan para pewarta berita untuk independen. . jujur. Menunjukkan identitas ke narasumber. jujur. dan tidak melakukan plagiat. etiket sebagai perangkat aturan ditentukan oleh kesepakatan masyarakatnya. disiplin. sekolah. Artinya. suatu waktu seorang artis berlaku yang tidak sesuai tata krama. Kode etik dosen terkait profesionalisme. 2. Sementara itu. Misalnya saja. 2007). kode etik itu tidak hanya menjadi acuan dalam mengerjakan tugas sesuai standar yang ditetapkan. tradisi. Kode etik atau code of conduct (CoC) merupakan pedoman menjaga prinsip profesionalitas dalam bekerja. ETIKA “Etika” tampaknya bukan istilah yang asing dalam kehidupan keseharian. istilah kode etik yang banyak digaungkan para anggota dewan. dibuat untuk mengatur tingkah laku individu dalam relasi dengan sesamanya dalam kehidupan keseharian. objektif dan adil saat menjaga hubungan profesional. mahasiswa. Aturan itu disepakati sekelompok masyarakat. Namun. mulai dari menulis status di sosial media seperti twitter. Dengan demikian. kode etik dosen terkait mahasiswa. dan pendidikan. pedoman itu bergantung pada jenis profesi dan bidang pekerjaannya. kode etik seorang jurnalis berbeda dengan pedoman yang mesti ditaati dosen dan mahasiswa di lingkungan universitas. Bahkan. nilai. cakupan kode etik lebih khusus ke komunitas profesional tertentu. kode etik. 4. yaitu tata cara makan dan minum saat perjamuan. Contohnya saja. yaitu terkait profesionalisme. Sikap profesional itu diantaranya: 1. Menghormati hak privasi. etiket dalam satu komunitas tertentu dapat berbeda dengan kelompok masyarakat lain. etiket merupakan serapan dari bahasa Perancis dan Inggris. dan pekerja di instansi tertentu banyak menyamakannya dengan etika. Artinya. instansi pemerintah.

Dalam moralitas. atau norma yang berkembang di masyarakat. Justifikasi moral juga dapat diberikan teks suci dari agama. Norma bergantung pada konteks waktu. tidak melibatkan hukum negara. Kebenarannya dianggap final dan tidak dapat diperdebatkan. Etika berupaya membantu seseorang memahami alasan. Keduanya punya pengertian berbeda. kebenaran. keduanya berbeda terutama dalam cakupan aturannya. Konsep lain yang pemahamannya sering disamakan dengan etika adalah nilai dan norma. wilayah geografis dari komunitas tertentu.Tentunya. norma berbeda dengan nilai. Ada semacam keraguan dalam menentukan apakah suatu tindakan itu baik atau buruk. norma tampak serupa dengan etiket. dan keadilan. Dalam kebuntuan itu. moral bukan etika. Konsep terakhir yang sering disamakan pengertiannya dengan etika adalah moral. biasanya melalui sidang dan putusan dari Dewan Kehormatan (DK) lembaga. Kedua konsep itu sebenarnya juga sering dipergunakan dalam pengertian yang dianggap serupa. Maksudnya. keadilan. dan status dari suatu putusan moral. Individu yang bertindak tidak sesuai dengan aturan moral disebut immoral. keindahan. kejujuran. membunuh itu buruk karena dalam aturan agama pembunuhan itu dilarang. Norma memang terhubung dengan nilai. yaitu kondisi dilematis dalam menentukan putusan moral. tradisi. Dengan demikian. atau komunitas tertentu. justifikasi. sejarah. nilai dan norma merupakan konsep yang memiliki pengertian berbeda. Contoh terkait moral. norma tidak sebatas mengatur cara bersikap. Moral merupakan panduan yang mengarahkan individu memutuskan mana tindakan baik dan buruk. kebudayaan. Dunia keseharian yang dijalani tiap orang seringkali tidak bernilai hitam atau putih. . benar atau salah. Nilai juga tidak dibatasi oleh waktu. kebenaran. Walau. atau menganalisa suatu putusan moral. “membunuh itu salah. Nilai atau value merupakan standar universal dalam bersikap dan bertindak. kebaikan. Norma tidak bernilai universal. tetapi lebih jauh ke pedoman bertindak. Namun. Moralitas berhenti pada satu putusan baik dan buruk. dengan begitu. kejujuran. sederhananya. yaitu apa yang harus dilakukan dan tidak. pembunuhan itu buruk karena melanggar nilai kebebasan dan kehidupan dari individu lain. dan kepedulian. moral memang terkait erat dengan etika. seseorang banyak dihadapkan pada putusan yang tidak mudah ditentukan baik dan buruknya. Etiket mengarahkan agar individu bersikap sopan dan santun. Misalnya. sumber. nilai. atau sanksi sosial dari seluruh masyarakat. Persoalannya kemudian. melainkan partikular. sering ditemui istilah immoral dan amoral. misalnya saja. norma atau norms merupakan arahan (guidelines) bertindak yang disepakati oleh komunitas tertentu.” Pembenaran atau justifikasi terhadap putusan baik dan buruk itu dapat melihat pada konsep nilai atau dari aturan agama. Kondisi semacam itu yang dinamakan sebagai dilema moral (moral dilemma). putusan baik dan buruk itu dilandasi beragam faktor dan sumber. akar. Ada yang mendasari moral pada teks suci agama. Begitupun halnya dengan memberi makan ke orang kelaparan dianggap baik karena sesuai dengan nilai kebaikan. Dalam konteks ini. kebebasan. Nilai dari masa Yunani Kuno. Dengan begitu. hingga Abad Kontemporer dipahami dalam pengertian yang sama. Maksudnya. etika sering disebut sebagai filsafat moral. dan komprehensif suatu fenomena. radikal. Namun. etika hadir sebagai alat atau perangkat memahami. filsafat adalah aktivitas atau perangkat untuk mengkaji secara analitis. Contoh nilai diantaranya. Sekilas. Sisi lain. tetapi perbuatan seseorang yang tidak memuat dimensi moralitas disebut amoral. mengkaji. nilai tidak dibatasi oleh batas geografis. sementara memberi makan orang kelaparan itu baik. Nilai yang terkandung dalam norma itu misalnya. Norma memberi panduan bagaimana individu bertindak. Dalam konteks ini. Sanksi pelanggaran kode etik diberikan pihak lembaga atau instansi tempat bekerja tersebut. Sementara itu. larangan tidak boleh mencontek.

dan analitis mengenai putusan moral dan nilai dari tindakan individu. ilmu pengetahuan (science). etika terapan mempersoalkan sejumlah isu kontroversial yang membutuhkan analisis mendalam menggunakan perangkat teori etika. “bagaimana seharusnya seseorang menjalani kehidupannya?”. Peter Singer (1946‐) dalam bukunya Practical Ethics menjelaskan urgensi etika terletak pada kompleksitas dalam kehidupan keseharian (Singer. yaitu estetika dan etika. dan pembenarannya (justification). dan ruang lingkupnya. Bagian pertama akan mengulas definisi etika. filsafat memiliki tiga sistematika ataupembagian pemikiran. “bagaimana seseorang dapat memahami suatu tindakan itu baik dan buruk?”. Sederhananya. bagaimana dengan mencuri dari seorang koruptor? atau mencuri dari seorang pencuri? Contoh lain. “tindakan mana yang baik dan buruk dalam situasi dan kondisi tertentu?”. “mengapa seseorang harus berlaku baik?” Pertanyaan semacam itu yang berusaha dijawab sejumlah pemikiran dalam etika. Istilah etika sendiri berakar dari kata bahasa Yunani. Etika disebut sebagai filsafat moral karena objek kajiannya adalah moralitas. teori dalam etika normatif akan menjelaskan suatu putusan moral itu berlandaskan pada kewajiban yang harus dipatuhi atau konsekuensi dari suatu tindakan.” Namun. Dengan begitu. dan justifikasi dari konsep tersebut. ontologi berbicara mengenai status keberadaan suatu fenomena (the existence of being). “apa yang dimaksud dengan kebaikan?”. “mencuri itu buruk. Pembahasan mengenai etika sendiri sebenarnya dapat dibagi menjadi tiga bagian. Singkatnya. dan putusan estetis (asthetical judgment). yaitu metaetika. Bagian kedua akan memetakan sejarah pemikiran dari etika. kebenaran (truth). pengayaan nuklir. Maksudnya. Isu kontroversial dan dilematis itu misalnya saja. Metaetika merupakan bagian yang melacak asumsi dasar dari suatu pemikiran etika. sementara epistemologi mempersoalkan pengetahuan (knowledge). ἠθικός ethikos dan (hē) ēthikētekhnē). Terakhir. tulisan selanjutnya akan membahas etika lebih mandalam. etika normatif. Sebelumnya. yaitu kapasitas untuk berpikir kritis. Definisi dan Ruang Lingkup Etika Etika merupakan bagian dari filsafat. misalnya saja mengapa suatu putusan dianggap baik atau buruk? Apa pembenaran atau justifikasinya? Bagaimana seseorang memahami nilai baik dan buruk tersebut? Beranjak dari ulasan tersebut. Sederhananya. Bagian ketiga memuat dua aliran etika yang cukup dominan. Sistematika terakhir adalah aksiologi. Estetika tidak membahas mengenai nilai terkait tindakan atau perbuatan seseorang. Ada tiga bagian utama dalam tulisan ini. Umumnya. pembahasan dalam estetika terkait dengan seni. dan aksiologi. yaitu ontologi. dan etika terapan. Aksiologi terdiri atas dua kajian. Pertanyaan itu diantaranya. radikal atau mendalam. yaitu keindahan (beauty). penempatannya dalam filsafat. etika hadir dengan mengajukan pertanyaan mengenai moralitas. 2011). yaitu bagian dari filsafat yang mempersoalkan nilai. Kedunya mempersoalkan nilai. aborsi. bahkan membedakan mana tindakan yang baik dan buruk. epistemologi. konsep etika. etika terapan menunjukkan bagaimana penggunaan suatu teori etis sifatnya kasuistik. metaetika mengkaji teori yang ada di dalam etika. . etika merupakan bagian dari penyelidikan filsafat (philosophical inquiry). Misalnya saja. atau bergantung pada kasus tertentu yang dihadapi. Sebagai bagian dari filsafat. Problem nilai dalam tindakan itu yang menjadi ranah etika. Etika normatif adalah bagian berisi teori mengenai justifikasi atau pembenaran dari suatu putusan moral. serta bagaimana keduanya mengatasi dilema moral dalam menentukan suatu tindakan. atau hak animal dan lingkungan. yaitu Deontologi dan Utilitarian. hukuman mati. karya seni. Wilayah kedua adalah etika normatif. Dalam pembahasannya. seseorang terbiasa dihadapkan pada situasi yang tidak lantas mudah menentukan. tetapi estetika fokus pada satu nilai tertentu. berarti ilmu mengenai moralitas (science of morality).

pelajar. pihak lainnya berkeyakinan jumlah korban yang lebih sedikit setimpal dengan banyak pihak yang selamat. sering disebut a sinking boat dilemma. Dilema ini dapat disebut sebagai robinhood dilemma. Kapal itu hanya punya satu sekoci yang mampu mengangkut 15 orang.“membunuh itu buruk. Anda mengenal seorang teman yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Direktorat Pajak. Teman anda suatu waktu mendirikan Mesjid dan Klinik yang memberi layanan kesehatan gratis. para penumpang terpecah‐belah. anda mengetahui bahwa teman anda mendapat sogokan dari para . lima orang itu harus dikorbankan dan mati tenggelam. Akan tetapi. bayi. Dilema moral yang dimaksud. buruh. Pembahasan awal mengenai etika dimulai dari sejumlah konsep kunci. Namun. suatu ketika. Anda mengerti bahwa pencuri itu melakukan kejahatannya demi membantu hidup para anak yatim piatu. dan anak buah kapal. di antaranya adalah sebagai berikut. Penyelesaian atas dilema ini pun dapat bersandar pada sejumlah teori etika yang telah dipaparkan dalam ulasan sebelumnya. seseorang itu berbohong agar tidak dibunuh. pembahasan mengenai pemikiran etika dapat pula dirujuk dari sejarahnya. Dilema moral ini cukup terkenal. Dilema Moral Urgensi etika dimulai saat seseorang dihadapkan pada kondisi dilematis memutuskan tindakannya dan menentukan baik dan buruknya suatu perbuatan. Tentu ragam posisi dilematis itu yang menjadi urgensi atau dorongan etika dibutuhkan untuk mengkaji suatu putusan moral. Pembahasan mengenai etika telah dimulai dari masa Yunani Kuno dan berkembang hingga era kontemporer atau saat ini.” Akan tetapi. dan happiness atau eudaimonia. anak kecil. Para penumpang di kapal itu terdiri atas banyak jenis orang. Kedua konsep itu berusaha menunjukkan alasan seseorang mesti berbuat baik. narapidana. Bagian ini merupakan sejumlah dilema moral yang dapat ditemukan dalam kehidupan keseharian. dan Diogenes dari kaum Sinis (Cynics). ibu hamil. anda mengetahui pencuri itu dan kehidupan lain yang ia jalani. pedagang. ada yang merasa tidak boleh ada satu nyawa pun yang dikorbankan. Kaum Stoa. Bagaimana anda membuat pilihan? Apakah memilih salah satu kelompok penumpang tersebut atau diam tidak membuat pilihan? 2. lima orang harus tetap di kapal agar 15 orang itu tetap selamat. penyandang difabilitas. nahkoda kapal. apakah anda tetap memilih diam dan membiarkan pencuri itu terus melakukan kejahatannya? Atau. Artinya. yaitu Epikurus. anda dapat melapor dan berkata jujur ke polisi sehingga uang masyarakat yang dicuri dapat dikembalikan? 3. misalnya akademisi. Bagian ini akan membahas kajian etika pada triadik Sokratik‐Plato‐Aristoteles dan pemikir masa Helenistik lainnya. persoalannya bagaimana saat pembunuhan itu dilakukan untuk mempertahankan hidup diri sendiri (self‐defense)? Sama halnya dengan kasus. residivis. bagaimana jika situasinya. Sejarah Pemikiran Etika Sebagai bagian dari filsafat. Anda memahami fasilitas tersebut memiliki manfaat bagi orang banyak. Namun artinya. pekerja bangunan. Namun. Sebut saja anda merupakan saksi mata seorang pencuri di suatu bank. Dalam kondisi genting itu. Pengertian virtue secara literal adalah keutamaan. “berbohong itu buruk!” Namun. para kaum fakir dan miskin di pemukiman kumuh untuk mendapatkan kebutuhan dasarnya. Anda sedang berada di atas kapal berisi 20 orang. wartawan. 1. Namun. misalnya makanan. yaitu virtue atau arête. Dilema ini terkait dengan seorang koruptor.

apakah anda akan diam dan mengabaikan itu semua? Pilihan lain. Pertanyaannya. Sebelum ujian anda telah belajar keras dan giat agar mampu menjawab pertanyaan yang diberikan.pengusaha pengemplang pajak. Dalam proses ujian. Segala sesuatu yang melibatkan tindakkan memiliki dimensi nilai yang dapat dipertanyakan kondisi baik atau buruknya. Percabangan pemikiran etika itu terjadi karena kemajuan teknologi dan relasi antara manusia dan makhluk hidup lain semakin kompleks. Etika dalam mengatasi situasi itu tentu penting karena berfungsi sebagai perangkat mencari pemecahan masalah. anda mendapati beberapa teman tengah mencontek dan bertukar jawaban. apakah anda akan memilih diam? 4. Dilema ini mungkin sering ditemukan dalam keseharian. dianggap pengadu. Dengan begitu. Apakah anda akan melapor ke instansinya dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau pihak kepolisian mengenai tindak korupsi dari teman anda? Persoalannya jika anda melapor. misalnya saja Etika Kedokteran. DAFTAR PUSTAKA . anda akan menyelesaikan ujian dan melapor ke pengawas atau pengampu mata kuliah bahwa beberapa teman anda tidak jujur dalam menjalani ujian? Namun. Anda tengah menjalani ujian tertulis. anda akan dibenci sebagian besar teman. dunia yang dihadapi tidak bersifat netral dan bebas nilai (value free). Nyaris di seluruh profesi dan disiplin keilmuan memiliki dimensi etika. dan dikucilkan. Empat kasus ini merupakan contoh dilema moral yang tidak mudah ditentukan nilai baik dan buruknya. seluruh fasilitas yang dibangun dan berguna untuk masyarakat itu akan disita dan disegel sehingga tidak dapat digunakan. Kesimpulan Pemikiran mengenai etika terus berlanjut dan memiliki banyak percabangan hingga saat ini. Etika Jurnalistik. Beberapa teman lain juga terlihat sedang mencari jawaban di telepon genggamnya. konsekuensi pilihan kedua. Satu hal yang dapat disadari dalam kajian etika. juga Etika Dunia Virtual (Cyberethics).

Pemikiran‐Pemikiran yang Membentuk Dunia Modern. (2004). . (2012).Aristotle. F. Looking at Philosophy: The Unbearable Heaviness of Philosophy Made Lighter. New York: MacGraw‐Hill. D. B. Donald. Nichomacean Ethics. (2006). (2006). Palmer. Hardiman. New York: McGraw‐Hill. Looking at Philosophy. Jakarta: Erlangga. P. Cambrigde: Cambrigde University Press.