You are on page 1of 143

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan peraturan mengenai tujuan, isi,
dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman
penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan
tertentu (PP 32 tahun 2013 pasal 1 point 16). Tujuan tertentu ini meliputi tujuan
pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi, dan potensi
daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun
oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian pogram pendidikan
dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.
Pengembangan kurikulum mengacu pada peraturan pemerintah nomor 32
tahun 2013 sebagai pengganti PP nomor 19 tahun 2005 tentang BSNP, untuk
menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan
terdiri atas (1) standar isi, (2) standar proses, (3) standar kompetensi lulusan, (4)
standar tenaga kependidikan, (5) standar sarana dan prasarana, (6) standar
pengelolaan, (7) standar pembiayaan, dan (8) standar penilaian pendidikan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19
Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa pada
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan
menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada Standar
Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Selain itu, penyusunan KTSP juga
harus mengikuti ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU nomor 20
tahun 2013 dan PP nomor 32 tahun 2013. Pengembangan Kurikulum Tingkat
Satuan Pendidikan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan
dimaksudkan untuk menjamin pencapaian Tujuan Pendidikan Nasional.
Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan mensyaratkan adanya pemenuhan
standar yang ditentukan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
khususnya pada upaya pemenuhan 5 standar peningkatan mutu yaitu: (1)
Standar Isi; (2) Standar Kompetensi Lulusan; (3) Standar Proses; (4) Standar
Pengelolaan; dan (5) Standar Penilaian.
Penyusunan kurikulum tidak bisa lepas dari kebijakan pemerintah berupa
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 81A
tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum, khususnya bagi sekolah yang telah
menyelenggarakan kurikulum 2013. Disebutkan bahwa implementasi kurikulum
pada SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK menggunakan pedoman

1
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

implementasi kurikulum yang mencakup: (1) Pedoman Penyusunan dan
Pengelolaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan; (2) Pedoman Pengembangan
Muatan Lokal; (3) Pedoman Kegiatan Ekstrakurikuler; (4) Pedoman Umum
Pembelajaran; dan (5) Pedoman Evaluasi Kurikulum.
Fakta mengenai kondisi pendidikan SMA Negeri 32 Tobar masih
memprihatinkan. Pelaksanaan proses pembelajaran dan manajemen pengelolaan
belum berjalan sesuai harapan. Paradigma bahwa pendidikan berlangsung untuk
mempersiapkan peserta didik untuk studi lanjut masih belum diikuti dengan
upaya-upaya nyata yang terarah dan terukur. Bahkan paradigma tersebut bisa
bergeser pada upaya mempersiapkan siswa menempuh dan sukses di ujian
nasional (UN). Hal ini terlihat dari pembentukan tim sukses UN yang tidak lain
hanya mempersiapkan siswa sebatas lulus saja. Kondisi memprihatinkan ini perlu
dijawab dengan langkah-langkah strategis untuk pencapaian target paradigma.
Sebagai persiapan awal adalah tersusunnya Program Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) dengan mengacu pada hal-hal sebagaimana telah disampaikan
di atas.
Untuk memperoleh hasil yang optimal, maka penyusunan KTSP harus
berkarakter idealis. Oleh karenanya penyusunan KTSP harus mengacu pada
analisis konteks yaitu:
1. Mengidentifikasi Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, Standar
Pengelolaan, Standar Proses, dan Standar Penilaian Pendidikan sebagai
acuan dalam penyusunan KTSP.
2. Menganalisis kondisi yang ada di Satuan Pendidikan yang meliputi peserta
didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, biaya, dan
program-program.
3. Menganalisis peluang dan tantangan yang ada di masyarakat dan
lingkungan sekitar yang mengacu pada pencermatan dari komite sekolah,
dewan pendidikan, dinas pendidikan, asosiasi profesi, dunia industri dan
dunia kerja, sumber daya alam dan sosial budaya.
Melalui analisis konteks dimaksud, kegiatan pendidikan di SMA Negeri 32
Tobar diarahkan untuk melaksanakan program pendidikan yang sesuai dengan
karakteristik sosial budaya lingkungan sekolah, potensi yang dimiliki sekolah, dan
kebutuhan peserta didik dalam rencana studi lanjut maupun rencana kerja. Untuk
itu, dalam penyusunan dan pengembangan KTSP ini perlu melibatkan seluruh
warga sekolah dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di lingkungan
sekitar sekolah.
Dari hasil analisis konteks sekolah diperoleh data potensi nyata di SMA Negeri
32 Tobar sebagai berikut:

2
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

1) Potensi Peserta Didik
Potensi input SMA Negeri 32 Tobar cukup tinggi. Hal ini terlihat dari animo
masyarakat yang mendaftar selalu di atas kuota yang diperlukan. Sebagai
gambaran untuk penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2013/1014,
calon peserta didik yang mendaftar sebanyak 454 calon dan diterima
sebanyak 284 peserta didik.
Peserta didik yang diterima di SMA Negeri 32 Tobar memiliki potensi akademik
menengah ke bawah. Data penerimaan peserta didik baru hasil seleksi untuk
tahun pelajaran 2014/2015 memiliki nilai Ujian Nasional (UN) SMP tertinggi
adalah 33,75 dan terendah 25,30. Peserta didik yang diterima melalui jalur
prestasi juga cukup baik sehingga berpeluang untuk dikembangkan. Potensi
peserta didik di kelas XI dan XII juga berpeluang untuk dikembangkan, baik
bidang akademik maupun non akademik.
Prestasi non akademik sudah mampu bersaing dalam tingkatan Kabupaten
dan Provinsi, dan Regional. Berikut ini data Prestasi Akademik dan Non-
Akademik yang telah dicapai untuk 1 (satu) tahun yaitu periode tahun
pelajaran 2013/2014 terlihat pada tabel berikut:
Tabel 1.1: Data Prestasi Non-Akademik Tahun Pelajaran 2013/2014
N Jenis Kejuaraan Tah Nomina Tingkat Penyelenggara
o un si
1 Siswa Berprestasi 2013 Harapan Kabupat Dinas Pendidikan
Putra 1 en Kab Toli-toli
2 Siswa Berprestasi Putri 2013 Harapan Kabupat Dinas Pendidikan
1 en Kab Toli-toli
3 Baca Puisi 2013 Juara 3 Kabupat Mericam Festival
en
4 Menulis Aksara Pekan 2013 Juara 1 Kabupat Mericam Festival
Baru en
5 Wushu Perorangan 2013 Juara 2 Provinsi Disdikpora Provinsi
Pekan Baru
6 Wushu Beregu 2013 Juara 3 Provinsi Disdikpora Provinsi
Pekan Baru
7 Catur 2013 Juara 1 Provinsi Undiksha
8 Bulu Tangkis Ganda 2013 Juara 1 Provinsi Disdikpora Provinsi
Putri Pekan Baru
9 Bulu Tangkis Tunggal 2013 Juara 3 Provinsi Disdikpora Provinsi
Putri Pekan Baru
1 Tenis Meja Beregu 2013 Juara 2 Provinsi Disdikpora Provinsi
0 Pekan Baru
1 Tenis Meja Ganda 2013 Juara 2 Provinsi Disdikpora Provinsi
1 Putra Pekan Baru
1 Tenis Meja Ganda Putri 2013 Juara 3 Provinsi Disdikpora Provinsi

3
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 2 Pekan Baru 1 Bola Voli Putra 2013 Juara 3 Provinsi Undiksha 3 1 Tenis Lapangan Ganda 2013 Juara 2 Regional Armada (Jatim. NTB) 1 Tenis Lapangan Ganda 2013 Juara 2 Regional Semen Gresik 5 Putri (Jatim-Pekan Baru) 1 Tenis Lapangan Ganda 2013 Juara 3 Nasional Pelti Pusat 6 Putri 1 Bela Diri Judo 73 kg 2014 Juara 3 Provinsi Disdikpora Provinsi 7 Putra Pekan Baru 1 Bela Diri Judo 66 kg 2014 Juara 2 Provinsi Disdikpora Provinsi 8 Putra Pekan Baru 1 Bela Diri Wushu 2014 Juara 2 Regional Universitas 9 Beregu Udayana 2 Bela Diri Wushu 2014 Juara 3 Nasional Persatuan Wushu 0 Beregu 2 Karate Inkai Putri 2014 Juara 1 Provinsi Undiksha 1 2 Tenis Meja 2014 Juara 3 Nasional PTMSI 2 2 Karate Perorangan 2014 Juara 3 Nasional Institut Karate-Do 3 Indo 2 Karate Beregu 2014 Juara 3 Nasional Institut Karate-Do 4 Indo 2 Lari 1500 meter 2014 Juara 3 Kabupat Porsenijar Kab 5 en Mericam 2 Bulu Tangkis Tunggal 2014 Juara 2 Kabupat Porsenijar Kab 6 Putri en Mericam 2 Tenis Lapangan Tunggal 2014 Juara 2 Kabupat Porsenijar Kab 7 Putri en Mericam 2 Catur Perorangan 2014 Juara 1 Kabupat Porsenijar Kab 8 en Mericam 2 Tenis Meja Tunggal 2014 Juara 2 Kabupat Porsenijar Kab 9 Putra en Mericam 3 Bela Diri Karate 2014 Juara 2 Kabupat Porsenijar Kab 0 en Mericam 3 Bela Diri Karate 2014 Juara 3 Kabupat Porsenijar Kab 1 en Mericam 3 Bela Diri Judo 2014 Juara 1 Kabupat Porsenijar Kab 2 Perorangan en Mericam 3 Bela Diri Judo 2014 Juara 3 Kabupat Porsenijar Kab 3 Perorangan en Mericam 3 Renang 100 m Gaya 2014 Juara 1 Kabupat Porsenijar Kab 4 Bebas en Mericam 3 Renang 50 m Gaya 2014 Juara 2 Kabupat Porsenijar Kab 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 . 4 Putri Pekan Baru.

(2) jurusan IPA jumlah/rata-rata nilai tertinggi 51.30/8.55 dan terendah 39. (3) jurusan IPS jumlah/rata-rata nilai tertinggi 49. sedangkan jumlah rombongan belajar sebanyak 24 rombel. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 5 Bebas en Mericam 3 Pencak Silat 2014 Juara 1 Kabupat Porsenijar Kab 6 en Mericam 3 Kempo Randori Putri 2014 Juara 3 Kabupat Pemkab Mericam 7 47 kg en 3 Kempo Randori Putri 2014 Juara 1 Kabupat Pemkab Mericam 8 50 kg en 3 Kempo Randori Putra 2014 Juara 3 Kabupat Pemkab Mericam 9 50 kg en 4 Kempo Randori Putra 2014 Juara 2 Kabupat Pemkab Mericam 0 68 kg en 4 Kempo Randori Putra 2014 Juara 3 Kabupat Pemkab Mericam 1 47 kg en Output peserta didik yang merupakan tercermin keberhasilan dari proses pembelajaran di sekolah dapat dilihat dari data nilai UN sebagai berikut: (1) jurusan IPB jumlah/rata-rata nilai tertinggi 49.55. Jumlah ruang belajar saat ini sebanyak 20 (dua puluh) ruang kelas.30/5.60/8.52. Dari seluruh guru yang ada. 2) Potensi Pendidik Jumlah guru keseluruhan 70 orang. kesemuanya (100%) telah mampu mengoperasikan komputer dan sekitar 70% sudah memanfaatkan komputer sebagai media pembelajaran.20/6. 3) Potensi Tenaga Kependidikan Tenaga administrasi dan karyawan honorer sebanyak 24 orang dengan jenjang pendidikan SMA dan sederajat sebanyak 21 orang.25 dan terendah 35.88. khususnya ukuran ruang gedung sudah sesuai ketentuan namun masih perlu dikembangkan. Seluruh guru telah memiliki kualifikasi akademik dengan jenjang pendidikan minimal Strata 1 (S-1) dan sebagian besar (85%) sudah lulus sertifikasi profesi guru.50/8. Pengadaan 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 .27 dan terendah 39. 4) Potensi Sarana Prasarana Lahan dan bangunan gedung yang dimiliki SMA Negeri 32 Tobar. Diploma 3 sebanyak 2 orang dan sarjana (S-1) sebanyak 1 orang.30/6.

dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Walaupun dari segi prasarana telah memadai namun untuk kelengkapan sarana penunjang masih belum memadai. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. 13% miskin). sehat. 1) Konsep 1: pengembangan pemahaman esensi kurikulum. Sedangkan koleksi buku di perpustakaan sekolah sudah mengarah ke pemenuhan kriteria ideal. namun dengan adanya dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). maka dana operasional sekolah bisa terpenuhi. maka maka dalam penyusunan kurikulum sekolah tahun pelajaran 2014/2015. cakap. Konsep- konsep pemberdayaan dan pengembangan potensi tersebut meliputi. Pendidik dalam proses pembelajaran harus memahami bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berakhlak mulia. mandiri. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk itu akan dilakukan kegiatan peningkatan profesi pendidik 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 . dilakukan beberapa konsep kegiatan pemberdayaan dan pengembangan potensi-potensi yang dimiliki sekolah dan dikemas dalam 5 (lima) konsep kegiatan. dan ruang Training Research and Resources Center (TRRC). kreatif. terutama kelengkapan ruang guru. buku jurnal ilmiah pendidikan. berakhlak mulia. kreatif. berilmu. Walaupun kondisi ekonomi orangtua siswa yang dalam katagori menengah ke bawah (56% menengah. seperti jumlah buku referensi guru. ruang audio visual. ruang laboratorium fisika. sehingga bisa secara maksimal mengembangkan kompetensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2) Konsep 2: pembelajaran sepenuhnya mengacu pada student center oriented. Mencermati potensi-potensi yang dimiliki SMA Negeri 32 Tobar. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar ruang belajar baru sudah ditindaklanjuti sehingga untuk tahun pelajaran 2014/2015 akan mendapat bantuan 2 (dua) ruang kelas baru (RKB) dan sudah diajukan proposal untuk 2 (dua) RKB dengan perkiraan bantuan akan datang tahun berikutnya. Untuk itu diperlukan peningkatan kemampuan SDM (dalam hal ini pendidik dan tenaga kependidikan) serta kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai. 5) Potensi Pembiayaan Dana untuk pembiayaan operasional sekolah mencukupi. berilmu. cakap. sehat. dan sebagainya.

ketrampilan akademik. 3) Konsep 3: kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). teknologi. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar berupa workshop. Mengingat beberapa tenaga pendidik belum memiliki kemampuan sesuai tuntutan khususnya penguasaan ICT. sekolah juga akan mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai pelayanan akademik lewat program PAS dan SMS Gate Way. Untuk itu dibentuk dan dikuatkan pembinaan karakter terpadu dalam bentuk pendampingan peserta didik yang melibatkan staf wasbimbri. orangtua peserta didik. dan dunia kerja. baik yang bersifat klasikal maupun bersifat individual. semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. dan ketrampilan vokasional. dan pembelajaran online. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan ketrampilan pribadi. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. in house training. serta guru yang ditunjuk sebagai pendamping peserta didik. dan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). Dari sisi pengembangan teknologi informasi. wali kelas. dan seni. seminar. ing 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 . Prinsip “ing ngarso sung tulodo. Pengembangan diri melalui pelayanan konseling juga dilaksanakan oleh guru Bimbingan Konseling (BK). maka untuk itu perlu dilakukan pelatihan ICT untuk para tenaga pendidik sekolah sehingga layanan pembelajaran dapat terwujud secara maksimal. pelatihan dan pemanfaatan research and resources (TRRC) dan lainnya. dunia usaha. ketrampilan sosial. guru bimbingan dan konseling. 5) Konsep 5: pengembangan diri melalui jalur ekstrakurikuler harus ditingkatkan kualitas dan jenis layanan yang ditawarkan dengan pramuka sebagai ekstra kurikuler wajib. 4) Konsep 4: pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stake holders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kecakapan kehidupan (life skill). internet. Hal ini penting sekali mengingat pembentukan karakter merupakan tujuan utama dalam jajaran kompetensi inti (KI). teknologi dan seni yang berkembang secara dimanis. Konsep pendidikan life skill terintegrasi pada setiap mata pelajaran. olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN). terutama KI1 dan KI2. Untuk itu akan dilakukan pemetaan kurikulum berdasarkan adopsi dan adaptasi terhadap materi olimpiade siswa nasional (OSN). Oleh karena itu.

(1) Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (2) Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (3) Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tahun 2006. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar madya amangun karso. (4) Peraturan Pemerintah nomor 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan (5) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi (6) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 23 tahun 2006 tentang Kompetensi Lulusan (7) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 24 tahun 2006 tentang Peraturan Pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan (8) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik (9) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. (10) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Satuan Pendidikan (11) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses (12) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 54 tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan (pengganti Permendiknas nomor 23 tahun 2006) (13) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 64 tahun 2013 tentang Standar Isi (pengganti Permendiknas nomor 22 tahun 2006) 8 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 . LANDASAN HUKUM PENYUSUNAN KTSP Secara konseptual. Landasan hukum penyusunan dan pengembangan kurikulum mengacu pada. Secara pedagogis. dan tut wuri handayani” menjadi tema dan semangat kegiatan pembinaan karakter ini. Secara hukum. kurikulum adalah suatu respon pendidikan terhadap kebutuhan masyarakat dan bangsa dalam membangun generasi muda bangsanya. B. kurikulum adalah suatu kebijakan publik yang didasarkan kepada dasar filosofis bangsa dan keputusan hukum di bidang pendidikan. kurikulum adalah rancangan pendidikan yang memberi kesempatan untuk peserta didik mengembangkan potensi dirinya dalam suatu suasana belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan kemampuan dirinya untuk memiliki kualitas yang diinginkan masyarakat dan bangsanya.

– Kebutuhan Daerah. mandiri. – Kebutuhan Pusat/Nasional. dan (19) Lampiran Peraturan Gubernur Pekan Baru tanggal 26 April 2013 nomor 20 Tahun 2013 tentang Bahasa. C. Aksara. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar (14) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 65 tahun 2013 tentang Standar Proses (pengganti Permendiknas nomor 41 tahun 2007) (15) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 66 tahun 2013 tentang Standar Penilaian Satuan Pendidikan (pengganti Permendiknas nomor 20 tahun 2007) (16) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 69 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar Kurikulum (17) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 81A tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum. 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 . berprilaku terpuji. SMA Negeri 32 Tobar mengacu pada keseimbangan tersebut dengan data kebutuhan sebagai berikut. berakhlak mulia. cakap. dan kebutuhan pusat mengenai produk yang dihasilkan dari pendidikan. Kebutuhan daerah khususnya pemerintah daerah provinsi Pekan Baru yang tercantum dalam surat edaran gubernur Pekan Baru tentang muatan lokal (Mulok) pendidikan bahasa Pekan Baru dan budi pekerti. dan Sastra Daerah Pekan Baru pada Pendidikan Dasar dan Menengah. (18) Peraturan Gubernur Pekan Baru Nomor 20 tahun 2013 tentang Bahasa. TUJUAN PENGEMBANGAN KTSP Tujuan pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan atau KTSP di SMA Negeri 32 Tobar adalah diperolehnya keseimbangan antara kebutuhan sekolah. berilmu. – Kebutuhan Sekolah Kebutuhan sekolah tercermin dari visi sekolah yaitu: ”mewujudkan lulusan yang memiliki komitmen masuk di perguruan tinggi favorit. kebutuhan daerah. dan Sastra Daerah Pekan Baru pada Pendidikan Dasar dan Menengah. kreatif. Aksara. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab” dan proses pembelajaran bermaterikan “Pengembangan Budaya dan Karakter Bangsa”. dan peduli lingkungan”. Kebutuhan pusat tercermin dari Tujuan Pendidikan Nasional yaitu: ”Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. sehat.

kepentingan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Pengembangan budaya dan karakter bangsa dapat dilakukan dalam 3 (tiga) ranah pengembangan yaitu ranah sekolah. 2) Menyusun rencana-rencana strategis dan realistis. serta mengadakan evaluasi proses dan hasil sesuai dengan standar-standar yang dipersyaratkan dalam pengelolaan pendidikan yang berorientasi pada potensi. dan ranah mata pelajaran. maka pengajuan tujuan yang ingin dicapai dari penyusunan KTSP ini adalah sebagai berikut: 1) Mengoptimalkan kewenangan yang diberikan kepada sekolah dalam pengelolaan pendidikan dengan mengakomodasi potensi-potensi yang dimiliki sekolah sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan peserta didik dan kemajuan sekolah dengan tetap memperhatikan kepentingan daerah dan ketercapaian tujuan pendidikan nasional. Untuk ranah mata pelajaran akan disusun kegiatan pembelajaran yang terintegrasi dalam semua mata pelajaran di sekolah. serta potensi dan kepentingan daerah yang relevan dengan potensi sekolah. 3) Ketercapaian pemenuhan standar pendidikan yang dipersyaratkan dalam pengelolaan pendidikan yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). ranah kelas. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . melaksanakan kegiatan sesuai rencana atau program. Dengan mengakomodasi ketiga kebutuhan di atas. dan kondisi sekolah.

Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif. 5) Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Dalam era otonomi dan desentralisasi. 4) Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Daerah memiliki keragaman potensi. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik. psikomotor) berkembang secara optimal. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari- hari. kurikulum disusun dengan memperhatikan potensi. spritual. takwa. Dalam menyusun KTSP perlu memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut. PRINSIP-PRINSIP PENYUSUNAN KTSP Berdasarkan Permendikbud nomor 81A tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum. tingkat perkembangan. dan akhlak mulia. memiliki minat luas dalam kehidupan dan kesiapan untuk bekerja. berpikir kritis dan kreatif dengan mempertimbangkan nilai dan moral Pancasila agar menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab. dan akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. dan akhlak mulia Iman. kecerdasan sesuai dengan bakat/minatnya. toleran dalam keberagaman. kebutuhan. minat. dan kinestetik peserta didik. Kurikulum harus mampu menjawab tantangan ini sehingga perlu mengembangkan kemampuan- kemampuan ini dalam proses pembelajaran. kurikulum adalah salah satu media pengikat dan pengembang keutuhan bangsa yang dapat mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . dan karakteristik lingkungan. takwa. 1) Peningkatan iman. kurikulum perlu memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah. takwa. 2) Kebutuhan kompetensi masa depan Kemampuan peserta didik yang diperlukan yaitu antara lain kemampuan berkomunikasi. kecerdasan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar D. 3) Peningkatan potensi. kognitif. Oleh karena itu. tantangan. dan peduli terhadap lingkungan. utamanya pada bagian VI-B mengenai “prinsip-prinsip penyusunan KTSP”. emosional. mampu hidup dalam masyarakat global. Sejalan dengan itu. sosial. Kurikulum tingkat satuan pendidikan atau KTSP disusun agar pada semua mata pelajaran diselipkan materi yang dapat menunjang peningkatan iman. kecerdasan intelektual.

teknologi. Untuk itu. Oleh karena itu. 9) Dinamika perkembangan global Kurikulum menciptakan kemandirian. 7) Perkembangan ilmu pengetahuan. 8) Agama Kurikulum dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Oleh karena itu. yang sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja. baik pada individu maupun bangsa. muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan iman. dan seni Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan di mana IPTEKS sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. kurikulum perlu memperhatikan keseimbangan antara kepentingan daerah dan nasional. 6) Tuntutan dunia kerja Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. taqwa dan akhlak mulia. Pergaulan antarbangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta mempunyai kemampuan untuk hidup berdampingan dengan suku dan bangsa lain. Oleh karena itu. 11) Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . dan seni. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEKS sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. teknologi. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar wawasan nasional. kurikulum harus menumbuhkembangkan wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI. Hal ini sangat penting terutama bagi satuan pendidikan kejuruan dan peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. 10) Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Kurikulum diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu.

kondisi daerah. 2) Beragam dan Terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan nasional sesuai tujuan pendidikan. berakhlak mulia. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut. perkembangan. adat istiadat. khususnya pada bagian VI-C yaitu mengenai “mekanisme pengelolaan”. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib dan muatan lokal. perkembangan. dan kepentingan Peserta Didik dan Lingkungannya. kebutuhan. Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat ditumbuhkan terlebih dahulu sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain. serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. KTSP dikelola berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut. suku. Memiliki posisi sentral berarti bahwa kegiatan pembelajaran harus berpusat pada peserta didik. 1) Berpusat pada potensi. dan jender. status sosial ekonomi. 13) Karakteristik satuan pendidikan Kurikulum dikembangkan sesuai dengan kondisi dan ciri khas satuan pendidikan. jenjang dan jenis pendidikan. 3) Tanggap terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan. berilmu. kebutuhan. Sedangkan dalam pengelolaannya mengacu pada Permendikbud nomor 81A tahun 2013. budaya. pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi. 12) Kesetaraan Jender Kurikulum diarahkan kepada pengembangan sikap dan perilaku yang berkeadilan dengan memperhatikan kesetaraan jender. keragaman karakteristik peserta didik. sehat. kreatif. Teknologi dan Seni 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . cakap. dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar budaya.

Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. 7) Seimbang antara Kepentingan Nasional dan Kepentingan Daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. teknologi. pengembangan kurikulum perlu memperhatikan keseimbangan antara hard skills dan soft skills pada setiap kelas antarmata pelajaran. 5) Menyeluruh dan Berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi (sikap. Kepentingan nasional dan daerah saling mengisi dan 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 . bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar jenjang pendidikan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. berbangsa. Oleh karena itu. dan seni. semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. dan keterampilan). dan memperhatikan kesinambungan hard skills dan soft skills antarkelas. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. 4) Relevan dengan Kebutuhan Kehidupan Pengembangan kurikulum satuan pendidikan dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan. Oleh karena itu. nonformal. pengetahuan. dunia usaha dan dunia kerja. dan bernegara. pembudayaan. 6) Belajar Sepanjang Hayat Kurikulum diarahkan pada proses pengembangan. dan pemberdayaan kemampuan peserta didik untuk belajar sepanjang hayat. dan seni berkembang secara dinamis. teknologi.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar memberdayakan sejalan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka NKRI. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 5 .

Berikut ini tujuan pendidikan dimaksud. akhlak mulia. latihan pemantapan dan pembinaan khusus kelompok mata pelajaran MIPA. mandiri. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar BAB II TUJUAN SMA NEGERI 32 Tobar KTSP SMA Negeri 32 Tobar disusun dengan mengacu pada kepentingan nasional. kepribadian. kepentingan daerah (provinsi). dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. berakhlak mulia. dan (3) visi. 3) Terlaksananya bimbingan belajar. misi. dan kepentingan sekolah. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 6 . dan tujuan pendidikan sekolah. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. 2) Tercapainya efektivitas pelaksanaan belajar. MGMP sekolah dan layanan belajar. Tujuan Pendidikan Nasional Secara nasional tujuan pendidikan tertuang dalam Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan Tahun 2006. 1) Tercapainya ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. berilmu. 1. cakap. Kepentingan dimaksud meliputi (1) tujuan pendidikan nasional untuk pendidikan dasar dan menengah. Tujuan Pendidikan SMA di Provinsi Pekan Baru Tujuan pendidikan SMA di Provinsi Pekan Baru secara khusus telah diatur dalam Model KTSP SMA yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Pekan Baru. yang selanjutnya dituangkan dalam komponen-komponen KTSP. khususnya pada bab IIA tentang Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan untuk pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah dirumuskan mengacu kepada tujuan umum pendidikan yang berbunyi “Tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan. (2) tujuan pendidikan SMA di provinsi Pekan Baru. Tujuan pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. pengetahuan. kreatif. sehat. 2.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 4) Terlatihnya peserta didik dalam bidang karya tulis ilmiah dalam mengikuti lomba. dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan. 7) Tercapainya prestasi peserta didik dalam bidang olah raga. untuk lulusan SMA wajib memiliki dimensi Sikap. dan budaya dengan wawasan kemanusiaan. Di samping itu SMA Negeri 32 Tobar memiliki Motto yang telah disepakati oleh warga sekolah. berilmu. Visi. prosedural. Pengetahuan dan Ketrampilan dengan kualifikasi sebagai berikut: 1) Sikap. memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman. terpuji 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 7 . 3) Ketrampilan. konseptual. saka bhayangkara. percaya diri. memiliki pengetahuan faktual. 10)Terlatihnya peserta didik dalam berbahasa asing (bahasa Jepang dan bahasa Inggris). dan peradaban terkait penyebab serta dampak fenomena dan kejadian. dan saka usadabhakti). kebangsaan. seni. 6) Terlatihnya peserta didik dalam kegiatan ekstra kurikuler. 2) Pengetahuan. berakhlak mulia. dan bertanggung ajwab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 5) Terbinanya peserta didik yang inovatif dan kreatif dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Misi. 3. teknologi. 8) Terbentuknya tim pramuka (saka wanabhakti. 9) Terlatihnya peserta didik dalam menggunakan komputer. yaitu: ”Asri dalam penampilan. dan Tujuan SMA Negeri 32 Tobar 1) Visi Sekolah Berdasarkan Permendikbud nomor 54 tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan. memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sebagai pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri. kenegaraan.

(2) berprilaku terpuji.5 Akademi  Adanya peningkatan jumlah peserta didik yang k lolos seleksi PT melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN. dan berusaha untuk kemajuan SMA Negeri 32 Tobar dengan sasaran utama adalah peningkatan kualitas output dan outcome-nya. seni dan budaya dengan wawasan kemanusiaan. Berprilaku Terpuji. Visi ini dapat dijabarkan dalam indikator sebagai berikut. (1) Visi masuk atau diterima di Perguruan Tinggi Favorit adalah lulusan harus memiliki pengetahuan faktual. konseptual. Mencermati dari motto sekolah di atas. kebangsaan. toleransi. selanjutnya Visi sekolah ditetapkan sebagai berikut: “Mewujudkan Lulusan yang Memiliki Komitmen Masuk di Perguruan Tinggi Favorit. dan peradaban terkait penyebab serta dampak fenomena dan kejadian. mampu bertahan pada masa sulit dan tidak mudah terprovokasi. Komitmen merupakan pengakuan seutuhnya sebagai sikap yang sebenarnya yang berasal dari watak yang keluar dari dalam diri seseorang. Komitmen akan mendorong rasa percaya diri dan semangat kerja menjalankan tugas menuju perubahan ke arah yang lebih baik. kenegaraan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar dalam prilaku dan prestasi”. prosedural. berbuat. Dengan komitmen seseorang mempunyai keteguhan jiwa stabilitas sosial tinggi. dan Peduli Lingkungan” Penjelasan Indikator-Indikator Visi Komitmen adalah janji pada diri kita sendiri atau pada orang lain yang tercermin daam tindakan kita. (3) peduli lingkungan. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 8 . dan metakognitif (terkait teknik mengerjakan soal) dalam ilmu pengetahuan. Motto ini diharapkan menjadi motivasi kinerja bagi seluruh warga sekolah untuk bekerja. teknologi. Diharapkan komitmen ini muncul pada lulusan SMA Negeri 32 Tobar dalam 3 (tiga) hal yaitu: (1) diterima di perguruan tinggi favorit. Visi Indikator Bidang  Nilai NUNM di atas 6.

dan bertanggung jawab. Visi ini dapat dijabarkan indikator sebagai berikut. Visi ini dapat dijabarkan indikator sebagai berikut. percaya diri. berilmu. Kepedulian lingkungan ini diwujudkan dalam bentuk abstrak dan konkrit. Visi Indikator Mewujudkan  Mengadakan kunjungan dan sumbangan ke 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 9 . Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Bidang  Adanya peningkatan peringkat OSN Prestasi  Adanya peningkatan perolehan medali/piagam O2SN  Adanya peningkatan perolehan piagam LKIR  Adanya peningkatan perolehan piagam lomba seni & budaya  Adanya peningkatan perolehan piagam lomba lainnya (2) Visi berperilaku terpuji adalah peserta didik harus memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman. berakhlak mulia. Visi Indikator Bersikap  Adanya peningkatan disiplin tata tertib sekolah spiritual yang  Adanya peningkatan motivasi berprestasi baik  Adanya peningkatan rasa tanggung jawab  Adanya peningkatan rasa percaya diri Bersikap  Munculnya rasa kepedulian sosial sosial yang  Munculnya sikap jujur baik  Munculnya sikap bisa dipercaya  Munculnya sikap disiplin  Munculnya sikap hormat kepada orang tua dan guru  Munculnya sikap suka menolong Berakhlak  Munculnya sikap sportif Mulia  Munculnya sikap bisa dipercaya  Munculnya sikap menyayangi sesama  Munculnya sikap suka menolong  Dan lain-lain (3) Peduli lingkungan dalam visi bermakna bahwa peserta didik harus memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap permasalahan lingkungan sosial dan lingkungan biotik/abiotik.

terencana. cerdas emosional. dan damai. budaya. menulis cerpen & karya tulis ilmiah dengan tema lingkungan hidup 2) Misi Sekolah (1) Mendampingi peserta didik agar berkembang menjadi pribadi yang cerdas spiritual. dan lingkungan (3) Menciptakan peserta didik yang memiliki integritas antara kemampuan Imtaq terhadap kehidupan dan Iptek. pidato. (6) Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang bermutu. responsible. tertib. disiplin. (2) Menciptakan komunitas pendidikan yang peduli pada iman. (4) Melaksanakan kepemimpinan dan manajemen pendidikan yang profesional yaitu kredibel. (2) Mendidik siswa menjadi manusia yang memiliki sikap peduli. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Peduli panti asuhan atau panti sosial Lingkungan  Mewajibkan siswa mengadakan kunjungan Sosial berbela sungkawa pada anggota kelas yang mengalami musibah Mewujudkan  Menjaga kelestarian taman sekolah Peduli  Merawat dan memelihara taman kelas Lingkungan Alam  Melakukan kegiatan lomba kebersihan dan kelestarian taman kelas  Menyelenggarakan lomba baca puisi. kaum lemah. dan konsisten. 3) Tujuan Sekolah (1) Mendidik siswa menjadi manusia yang memiliki pribadi cerdas. dan visioner (5) Menerapkan pelayanan pendidikan dengan kasih sayang melalui sikap solider. 2 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . adil. akuntabel. dan cerdas intelektual. (7) Menyediakan dan melengkapi sarana prasarana pendidikan yang dibutuhkan.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

(3) Mendidik siswa menjadi manusia pembelajar yang kreatif, mandiri,
peduli lingkungan, dan bertanggung jawab;
(4) Mendidik siswa menjadi manusia unggul di bidang akademik dan
non akademik;
(5) Mendidik siswa menjadi manusia yang berwawasan kebangsaan,
menghargai dan menghormati keberagaman dalam masyarakat;
(6) Terbentuknya lulusan yang menjunjung tinggi nilai-nilai
kemanusiaan, beriman, jujur, adil, disiplin, santun dan tangguh;
(7) Terbentuknya warga sekolah yang memiliki integritas tinggi;

(8) Terbentuknya warga sekolah yang memiliki komitmen tinggi;

Untuk mencapai tujuan sekolah tersebut dilakukan dua tahapan
pencapaian. Kedua tahapan pencapaian dimaksud adalah.

Tahapan Pencapaian I (tahun 2014/15 – 2015/16)
(1) Meningkatkan pengamalan 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan
Santun) pada seluruh warga sekolah;
(2) Meningkatkan budaya disiplin dan cinta lingkungan yang bersih,
sehat, aman, dan nyaman pada seluruh warga sekolah;
(3) Meningkatkan nilai rata-rata UN secara berkelanjutan;
(4) Meningkatkan pengamalan dan penghayatan nilai-nilai agama
dalam persembahyangan bersama di sekolah;
(5) Mewujudkan tim OSN yang mampu bersaing di tingkat kabupaten;
(6) Mewujudkan tim O2SN yang mampu bersaing di tingkat kabupaten
dan provinsi;
(7) Mewujudkan tim KIR, Seni dan Budaya yang mampu bersaing di
tingkat Provinsi;
(8) Meningkatkan jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi
favorit;
(9) Meningkatkan disiplin sesuai aturan tata tertib yang berlaku di
lingkungan sekolah.

Tahap Pencapaian II (tahun 2016/17 – 2017/18)
(1) Mewujudkan tim OSN yang mampu bersaing di tingkat Provinsi;
(2) Mewujudkan tim O2SN yang mampu bersaing di tingkat Provinsi
dan Nasional;
(3) Mewujudkan tim KIR, Seni dan Budaya yang mampu bersaing di
tingkat Provinsi dan Nasional;
(4) Meningkatkan jumlah sarana dan prasarana serta pemanfaatannya
yang mendukung peningkatan prestasi akademik dan non
akademik;
(5) Mewujudkan kegiatan wajib tes TOEFL bagi peserta didik;

2
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015
1

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

(6) Mewujudkan SMA Negeri 32 Tobar sebagai sekolah rujukan.

2
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015
2

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. KERANGKA DASAR
1) Pendahuluan
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan
pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang
digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran
untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Ada dua dimensi kurikulum
bila kita mengacu pengertian tersebut. Yang pertama adalah rencana dan
pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang
kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran.
Perubahan model kurikulum dari Kurikulum tahun 2006 ke Kurikulum 2013
memunculkan konsekuensi pemberlakuan 2 (dua) model kurikulum
tersebut. Namun demikian implementasi kedua kurikulum tersebut harus
memenuhi kedua dimensi tersebut.
Kurikulum 2013 dirancang dengan karakteristik berikut:
a) mengembangkan keseimbangan antara pengembangan sikap spiritual
dan sosial, rasa ingin tahu, kreativitas, kerja sama dengan kemampuan
intelektual dan psikomotorik;
b) sekolah merupakan bagian dari masyarakat yang memberikan
pengalaman belajar terencana dimana peserta didik menerapkan apa
yang dipelajari di sekolah ke masyarakat dan memanfaatkan
masyarakat sebagai sumber belajar;
c) mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan serta
menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah dan masyarakat;
d) memberi waktu yang cukup leluasa untuk mengembangkan berbagai
sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
e) kompetensi dinyatakan dalam bentuk kompetensi inti kelas yang dirinci
lebih lanjut dalam kompetensi dasar mata pelajaran;
f) kompetensi inti kelas menjadi unsur pengorganisasi (organizing
elements) kompetensi dasar, dimana semua kompetensi dasar dan
proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang
dinyatakan dalam kompetensi inti;
g) kompetensi dasar dikembangkan didasarkan pada prinsip akumulatif,
saling memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched) antarmata
pelajaran dan jenjang pendidikan (organisasi horizontal dan vertikal).

2
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015
3

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 2 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 .

Kurikulum 2013 dikembangkan menggunakan filosofi sebagai berikut: a) Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang. Berdasarkan hal tersebut. Pandangan ini menjadikan Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan budaya bangsa Indonesia yang beragam. Kurikulum 2013 mengembangkan pengalaman belajar yang memberikan kesempatan luas bagi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diperlukan bagi kehidupan di masa kini dan masa depan. Mempersiapkan peserta didik untuk kehidupan masa depan selalu menjadi kepedulian kurikulum. proses pembelajaran. (1)Landasan Filosofis Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum menentukan kualitas peserta didik yang akan dicapai kurikulum. posisi peserta didik. diarahkan untuk membangun kehidupan masa kini. dan pada waktu 2 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 5 . tugas mempersiapkan generasi muda bangsa menjadi tugas utama suatu kurikulum. penilaian hasil belajar. Penyusunan struktur kurikulum mengacu pada Permendiknas nomor 22 tahun 2006 dan Permendikbud nomor 69 tahun 2013 tentang struktur dan muatan kurikulum. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar KTSP di SMA Negeri 32 Tobar memberlakukan 2 (dua) model kurikulum tersebut. 2) Kerangka Dasar Kurikulum 2013 Sebagaimana disampaikan di atas. sumber dan isi dari kurikulum. hal ini mengandung makna bahwa kurikulum adalah rancangan pendidikan untuk mempersiapkan kehidupan generasi muda bangsa. hubungan peserta didik dengan masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Pada dasarnya tidak ada satupun filosofi pendidikan yang dapat digunakan secara spesifik untuk pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan manusia yang berkualitas. Untuk mempersiapkan kehidupan masa kini dan masa depan peserta didik. Dengan demikian. sehingga menggunakan 2 (dua) struktur kurikulum yaitu struktur kurikulum 2006 yang diberlakukan untuk peserta didik kelas XII dan struktur kurikulum 2013 yang diberlakukan untuk peserta didik kelas X dan XI. bahwa SMA Negeri 32 Tobar menerapkan 2 (dua) model kurikulum yaitu model kurikulum 2013 dan kurikulum 2006. dan untuk membangun dasar bagi kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan. Kurikulum 2013 dikembangkan dengan landasan filosofis yang memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta didik menjadi manusia Indonesia berkualitas yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional.

dibaca. b) Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif. selalu bertujuan untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan kecemerlangan akademik. Filosofi ini mewajibkan kurikulum memiliki nama mata pelajaran yang sama dengan nama disiplin ilmu. Dengan demikian. c) Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual dan kecemerlangan akademik melalui pendidikan disiplin ilmu. Dengan filosofi ini. dan dalam kehidupan berbangsa masa kini. dan untuk membangun kehidupan masyarakat demokratis yang lebih baik. Menurut pandangan filosofi ini. Selain mengembangkan kemampuan berpikir rasional dan cemerlang dalam akademik. d) Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih baik dari masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual. didengar. Kurikulum 2013 menggunakan filosofi sebagaimana di atas dalam mengembangkan kehidupan individu peserta didik dalam 2 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 6 . Kurikulum 2013 memposisikan keunggulan budaya tersebut dipelajari untuk menimbulkan rasa bangga. kepedulian. dalam interaksi sosial di masyarakat sekitarnya. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar bersamaan tetap mengembangkan kemampuan mereka sebagai pewaris budaya bangsa dan orang yang peduli terhadap permasalahan masyarakat dan bangsa masa kini. dan berpartisipasi untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik (experimentalism and social reconstructivism). dipelajari dari warisan budaya berdasarkan makna yang ditentukan oleh lensa budayanya dan sesuai dengan tingkat kematangan psikologis serta kematangan fisik peserta didik. prestasi bangsa di berbagai bidang kehidupan di masa lampau adalah sesuatu yang harus termuat dalam isi kurikulum untuk dipelajari peserta didik. Filosofi ini menentukan bahwa isi kurikulum adalah disiplin ilmu dan pembelajaran adalah disiplin ilmu (essentialism). Proses pendidikan adalah suatu proses yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya menjadi kemampuan berpikir rasional dan kecemerlangan akademik dengan memberikan makna terhadap apa yang dilihat. kemampuan berkomunikasi. Kurikulum 2013 bermaksud untuk mengembangkan potensi peserta didik menjadi kemampuan dalam berpikir reflektif bagi penyelesaian masalah sosial di masyarakat. diaplikasikan dan dimanifestasikan dalam kehidupan pribadi. sikap sosial.

dan masyarakat. Kurikulum berbasis kompetensi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar seluas-luasnya bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan untuk bersikap. dan bertindak. standar proses. berkomunikasi. nilai dan berbagai dimensi inteligensi yang sesuai dengan diri seorang peserta didik dan diperlukan masyarakat. dan (2) pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar belakang. Pendidikan berdasarkan standar menetapkan adanya standar nasional sebagai kualitas minimal warganegara yang dirinci menjadi standar isi. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar beragama. (2)Landasan Teoritis Kurikulum 2013 dikembangkan atas teori “pendidikan berdasarkan standar” (standard-based education). standar pembiayaan. (3)Landasan Yuridis Landasan yuridis Kurikulum 2013 adalah: a) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. dan d) Peraturan Pemerintah nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagai-mana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. kelas. berketerampilan. seni. standar pendidik dan tenaga kependidikan. standar pengelolaan. kreativitas. sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum. beserta segala ketentuan yang dituangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. dan standar penilaian pendidikan. karakteristik. Pengalaman belajar langsung individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi dirinya. berpengetahuan. c) Undang-Undang nomor 17 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional. dan kemampuan awal peserta didik. bangsa dan umat manusia. 3) Kerangka Dasar Kurikulum 2006 2 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 7 . standar kompetensi lulusan. Kurikulum 2013 menganut: (1) pembelajaran yang dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran di sekolah. b) Undang-Undang nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. dan teori kurikulum berbasis kompetensi (competency-based curriculum). standar sarana dan prasarana.

kolusi. kemajemukan. penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup. maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. 3 Ilmu Pengetahuan dan Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan Teknologi dan teknologi pada SMA/MA/SMALB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. 2 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 8 . dan bernegara. olahraga dan kesehatan. dan nepotisme. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Pada kerangka dasar kurikulum 2006. 2 Kewarganegaraan dan Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan Kepribadian dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. tanggung jawab sosial. No Kelompok Mata Cakupan Pelajaran 1 Agama dan Akhlak Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak Mulia mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia. serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. olah raga. kesetaraan gender. Sedangkan cakupan setiap kelompok mata disajikan pada tabel berikut. kreatif dan mandiri 4 Estetika Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. jiwa dan patriotisme bela negara. demokrasi. 5 Jasmani. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat. ketaatan membayar pajak. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. dan sikap serta perilaku anti korupsi. (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian: (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Akhlak mulia mencakup etika. (4) Kelompok mata pelajaran estetika. berbangsa. (5) Kelompok mata pelajaran jasmani. atau moral sebagai berwujudan dari pendidikan agama. ketaatan pada hukum. hak. khususnya pada kelompok mata pelajaran terdiri dari 5 (lima) kelompok yaitu: (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Olah Raga dan Kelompok mata pelajaran jasmani. budi pekerti.

o Kelompok B (wajib). karakteristik. dan kemampuan awal peserta didik. terdiri dari 6 mata pelajaran dengan jumlah jam sebanyak 17 jam pelajaran. struktur kurikulum terdiri dari: o Kelompok A (wajib). Berdasarkan Permendikbud nomor 69 tahun 2013. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran. o Kelompok C (mata pelajaran peminatan). dan hisup sehat. STRUKTUR KURIKULUM KTSP di SMA Negeri 32 Tobar menggunakan 2 (dua) struktur kurikulum yaitu struktur kurikulum 2006 dan struktur kurikulum 2013. terdiri dari 4 mata pelajaran termasuk muatan lokal (bahasa Pekan Baru) dengan jumlah jam sebanyak 9 jam pelajaran. dan (2) pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar belakang. disiplin. demam berdarah. kecanduan narkoba. Penyusunan struktur kurikulum mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 22 tahun 2006 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 69 tahun 2013 tentang struktur dan muatan kurikulum. Struktur kurikulum 2006 diberlakukan untuk peserta didik kelas XII dan struktur kurikulum 2013 diberlakukan untuk peserta didik kelas X dan XI. kelas. terdiri dari 4 mata pelajaran dengan jumlah jam sebanyak 14 jam pelajaran 2 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 9 . Kurikulum kelas X menggunakan kurikulum 2013. kerja sama. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Kesehatan dan kesehatan pada SMA/MA/SMALB/SMK/MAK dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif. Pengalaman belajar langsung individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi dirinya. Untuk peserta didik kelas X terdiri dari 16 mata pelajaran termasuk muatan lokal bahasa Pekan Baru. dan masyarakat. sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas. B. a) Struktur Kurikulum Kelas X 1. muntaber. sikap. HIV/AIDs. Implementasi Kurikulum 2013 menganut: (1) pembelajaran yang dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran di sekolah.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar o Kelompok mata pelajaran lintas peminatan. Sesudah dimasukkan mata pelajaran pilihan lintas minat. maka struktur kurikulum untuk kelas X yang diberlakukan di SMA Negeri 32 Tobar tahun pelajaran 2014/2015 adalah sebagai berikut. 3 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . Jumlah beban pelajaran kelas X dalam 1 semester adalah 46 jam pelajaran. 4. Alokasi waktu satu jam pelajaran setara dengan 45 menit 5. Aksara. dan Sastra Pekan Baru yang diberikan 2 jam pelajaran setiap minggu. 3. Bahasa Pekan Baru dicantumkan sebagai mata pelajaran kelompok B (wajib) sesuai peraturan gubernur Pekan Baru nomor 20 tahun 2013 tentang Bahasa. o Beban belajar siswa keseluruhan dalam seminggu adalah 46 jam pelajaran 2. terdiri dari 2 mata pelajaran dengan jumlah jam sebanyak 6 jam pelajaran. Pengembangan diri dikembangkan lewat kegiatan ekstra kurikuler dengan jam setara 2 jam pelajaran dan layanan bimbingan konseling.

1 Struktur Kurikulum Peminatan Matematika dan Ilmu Alam di Kelas X MIA1 | X MIA2 | X MIA3 | X MIA4 Permen KTSP SMAN 2 Sgr 69/2013/SI KOMPONEN Alokasi Waktu Alokasi Waktu Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Kelompok A (Wajib) 1 Pendidikan Agama dan Budi 3 3 3 3 Pekerti 2 Pendidikan Pancasila & 2 2 2 2 Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 Matematika 4 4 4 4 5 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 6 Bahasa Inggris 2 2 2 2 Kelompok B (Wajib) 7 Seni Budaya 2 2 2 2 8 Pendidikan Jasmani Olah Raga & 3 3 3 3 Kesehatan 9 Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 2 10 Muatan Lokal (Bahasa Pekan Baru) -. -. 2 2 Kelompok C (Peminatan) 11 Matematika 3 3 3 3 12 Biologi 3 3 4 4 13 Fisika 3 3 3 3 14 Kimia 3 3 4 4 Pilihan Lintas Minat 15 Ekonomi 3 3 3 3 16 Geografi 3 3 3 3 Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*) Jumlah 42 42 46 46 Keterangan: 2*) Ekuivalen dengan 2 jam pelajaran 3 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Tabel 3.

2 Struktur Kurikulum Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial di Kelas X IIS1 | X IIS2 | X IIS3 Permen 69/2013/SI KTSP SMAN 2 Sgr KOMPONEN Alokasi Waktu Alokasi Waktu Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Kelompok A (Wajib) 1 Pendidikan Agama dan Budi 3 3 3 3 Pekerti 2 Pendidikan Pancasila & 2 2 2 2 Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 Matematika 4 4 4 4 5 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 6 Bahasa Inggris 2 2 2 2 Kelompok B (Wajib) 7 Seni Budaya 2 2 2 2 8 Pendidikan Jasmani Olah Raga & 3 3 3 3 Kesehatan 9 Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 2 10 Muatan Lokal (Bahasa Pekan Baru) -. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Tabel 3. 2 2 Kelompok C (Peminatan) 11 Geografi 3 3 3 3 12 Sejarah 3 3 3 3 13 Sosiologi 3 3 4 4 14 Ekonomi 3 3 4 4 Pilihan Lintas Minat 15 Biologi 3 3 3 3 16 Kimia 3 3 3 3 Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*) Jumlah 42 42 46 46 Keterangan: 2*) Ekuivalen dengan 2 jam pelajaran 3 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . -.

2 2 Kelompok C (Peminatan) 11 Bahasa dan Sastra Indonesia 3 3 4 4 12 Bahasa dan Sastra Inggris 3 3 3 3 13 Bahasa dan Sastra Asing (Jepang) 3 3 4 4 14 Antropologi 3 3 3 3 Pilihan Lintas Minat 6 6 6 6 15 Sosiologi 3 3 3 3 16 Ekonomi 3 3 3 3 Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*) Jumlah 42 42 46 46 Keterangan: 2*) Ekuivalen dengan 2 jam pelajaran b) Struktur Kurikulum Kelas XI 1. Berdasarkan Permendikbud nomor 69 tahun 2013. struktur kurikulum terdiri dari: 3 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Tabel 3. Kurikulum kelas XI menggunakan kurikulum 2013. -. Untuk peserta didik kelas XI terdiri dari 15 mata pelajaran termasuk muatan lokal bahasa Pekan Baru.3 Struktur Kurikulum Peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya di Kelas X IBB Permen 69/2013/SI KTSP SMAN 2 Sgr KOMPONEN Alokasi Waktu Alokasi Waktu Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Kelompok A (Wajib) 1 Pendidikan Agama dan Budi 3 3 3 3 Pekerti 2 Pendidikan Pancasila & 2 2 2 2 Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 Matematika 4 4 4 4 5 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 6 Bahasa Inggris 2 2 2 2 Kelompok B (Wajib) 7 Seni Budaya 2 2 2 2 8 Pendidikan Jasmani Olah Raga & 3 3 3 3 Kesehatan 9 Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 2 10 Muatan Lokal (Bahasa Pekan Baru) -.

Alokasi waktu satu jam pelajaran setara dengan 45 menit 5. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar o Kelompok A (wajib). terdiri dari 6 mata pelajaran dengan jumlah jam sebanyak 17 jam pelajaran. terdiri dari 4 mata pelajaran dengan jumlah jam sebanyak 16 jam pelajaran o Kelompok mata pelajaran lintas peminatan.4 Struktur Kurikulum Peminatan Matematika dan Ilmu Alam di Kelas XI MIA1 | XI MIA2 | XI MIA3 | XI MIA4 Permen KTSP SMAN 2 Sgr 69/2013/SI KOMPONEN Alokasi Waktu Alokasi Waktu Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Kelompok A (Wajib) 1 Pendidikan Agama dan Budi 3 3 3 3 Pekerti 2 Pendidikan Pancasila & 2 2 2 2 Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 Matematika 4 4 4 4 5 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 6 Bahasa Inggris 2 2 2 2 3 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 . 3. o Beban belajar siswa keseluruhan dalam seminggu adalah 46 jam pelajaran 2. o Kelompok B (wajib). terdiri dari 1 mata pelajaran dengan jumlah jam sebanyak 4 jam pelajaran. terdiri dari 4 mata pelajaran termasuk muatan lokal (bahasa Pekan Baru) dengan jumlah jam sebanyak 9 jam pelajaran. Jumlah beban pelajaran kelas XI dalam 1 semester adalah 46 jam pelajaran. Bahasa Pekan Baru dicantumkan sebagai mata pelajaran kelompok B (wajib) sesuai peraturan gubernur Pekan Baru nomor 20 tahun 2013 tentang Bahasa. Aksara. 4. Tabel 3. o Kelompok C (mata pelajaran peminatan). Pengembangan diri dikembangkan lewat kegiatan ekstra kurikuler dengan jam setara 2 jam pelajaran dan layanan bimbingan konseling. maka struktur kurikulum untuk kelas XI yang diberlakukan di SMA Negeri 32 Tobar tahun pelajaran 2014/2015 adalah berikut. dan Sastra Pekan Baru yang diberikan 2 jam pelajaran setiap minggu. Sesudah dimasukkan mata pelajaran pilihan lintas minat.

2 2 Kelompok C (Peminatan) 11 Matematika 4 4 4 4 12 Biologi 4 4 4 4 13 Fisika 4 4 4 4 14 Kimia 4 4 4 4 Pilihan Lintas Minat 15 Ekonomi 4 4 4 4 Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*) Jumlah 44 44 46 46 Keterangan: 2*) Ekuivalen dengan 2 jam pelajaran Tabel 3. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Permen KTSP SMAN 2 Sgr 69/2013/SI KOMPONEN Alokasi Waktu Alokasi Waktu Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Kelompok B (Wajib) 7 Seni Budaya 2 2 2 2 8 Pendidikan Jasmani Olah Raga & 3 3 3 3 Kesehatan 9 Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 2 10 Muatan Lokal (Bahasa Pekan Baru) -.5 Struktur Kurikulum Peminatan Ilmu Ilmu Sosial di Kelas XI IIS1 | XI IIS2 | XI IIS3 Permen KTSP SMAN 2 Sgr 69/2013/SI KOMPONEN Alokasi Waktu Alokasi Waktu Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Kelompok A (Wajib) 1 Pendidikan Agama dan Budi 3 3 3 3 Pekerti 2 Pendidikan Pancasila & 2 2 2 2 Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 Matematika 4 4 4 4 5 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 6 Bahasa Inggris 2 2 2 2 Kelompok B (Wajib) 7 Seni Budaya 2 2 2 2 8 Pendidikan Jasmani Olah Raga & 3 3 3 3 3 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 5 . -.

-. 2 2 Kelompok C (Peminatan) 11 Bahasa dan Sastra Indonesia 4 4 4 4 12 Bahasa dan Sastra Inggris 4 4 4 4 3 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 6 . Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Kesehatan 9 Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 2 10 Muatan Lokal (Bahasa Pekan Baru) -.6 Struktur Kurikulum Peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya di Kelas XI IBB1 Permen KTSP SMAN 2 Sgr 69/2013/SI KOMPONEN Alokasi Waktu Alokasi Waktu Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Kelompok A (Wajib) 1 Pendidikan Agama dan Budi 3 3 3 3 Pekerti 2 Pendidikan Pancasila & 2 2 2 2 Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 Matematika 4 4 4 4 5 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 6 Bahasa Inggris 2 2 2 2 Kelompok B (Wajib) 7 Seni Budaya 2 2 2 2 8 Pendidikan Jasmani Olah Raga & 3 3 3 3 Kesehatan 9 Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 2 10 Muatan Lokal (Bahasa Pekan Baru) -. -. 2 2 Kelompok C (Peminatan) 11 Geografi 4 4 4 4 12 Sejarah 4 4 4 4 13 Sosiologi 4 4 4 4 14 Ekonomi 4 4 4 4 Pilihan Lintas Minat 15 Biologi 4 4 4 4 Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*) Jumlah 44 44 46 46 Keterangan: 2*) Ekuivalen dengan 2 jam pelajaran Tabel 3.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

13 Bahasa dan Sastra Asing (Jepang) 4 4 4 4
14 Antropologi 4 4 4 4
Pilihan Lintas Minat
15 Sosiologi 4 4 4 4
Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*)
Jumlah 44 44 46 46
Keterangan:
2*) Ekuivalen dengan 2 jam pelajaran

3
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015
7

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

c) Struktur Kurikulum Kelas XII
1. Kurikulum kelas XII menggunakan kurikulum 2006. Untuk peserta didik
kelas XII terdiri dari 15 mata pelajaran termasuk muatan lokal bahasa
Pekan Baru. Berdasarkan Permendiknas nomor 22 tahun 2006 dan
penambahan 4 jam berdasarkan analisis materi mata pelajaran,
struktur kurikulum SMA Negeri 32 Tobar sebagai berikut.
o Kelompok Mata Pelajaran, terdiri dari 13 mata pelajaran dengan
jumlah jam sebanyak 43 jam pelajaran.
o Kelompok Muatan Lokal, terdiri dari 1 mata pelajaran dengan
jumlah jam sebanyak 3 jam pelajaran.
o Beban belajar siswa keseluruhan dalam seminggu adalah 46 jam
pelajaran
2. Pengembangan diri dikembangkan lewat kegiatan ekstra kurikuler
dengan jam setara 2 jam pelajaran dan layanan bimbingan konseling.
3. Bahasa Pekan Baru dicantumkan sebagai mata pelajaran muatan lokal
sesuai peraturan gubernur Pekan Baru nomor 20 tahun 2013 tentang
Bahasa, Aksara, dan Sastra Pekan Baru yang diberikan 2 jam pelajaran
setiap minggu.
4. Alokasi waktu satu jam pelajaran setara dengan 45 menit

5. Jumlah beban pelajaran kelas XII dalam 1 semester adalah 46 jam
pelajaran.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam tabel struktur kurikulum berikut ini.

Tabel 3.7
Struktur Kurikulum untuk Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam
di semua Kelas XII IPA
Permen KTSP SMAN 2
22/2006/SI Sgr
KOMPONEN
Alokasi Waktu Alokasi Waktu
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
A. Mata Pelajaran
1 Pendidikan Agama 2 2 2 2
2 Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2
3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4
4 Bahasa Inggris 4 4 4 4
5 Matematika 4 4 5 5
6 Fisika 4 4 6 6
7 Biologi 4 4 5 5
8 Kimia 4 4 5 5
9 Sejarah 1 1 1 1

3
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015
8

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

10 Seni Budaya 2 2 2 2
11 Pendidikan Jasmani, Olah Raga &
2 2 3 3
Kesehatan
12 Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2 2
13 Ketrampilan Bahasa Asing (Jepang) 2 2 2 2
B. Muatan Lokal
14 Bahasa Daerah Pekan Baru 2 2 2 2
15 Budi Pekerti -- -- 1 1
Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*)
Jumlah 39 39 46 46
Keterangan:
2*) Diberikan dalam bentuk ekstra kurikuler

Tabel 3.8
Struktur Kurikulum untuk Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial
di semua Kelas XII IPS
Permen KTSP SMAN 2 Sgr
22/2006/SI
KOMPONEN
Alokasi Waktu Alokasi Waktu
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
A. Mata Pelajaran
1 Pendidikan Agama 2 2 2 2
2 Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2
3 Bahasa Indonesia 4 4 5 5
4 Bahasa Inggris 4 4 4 4
5 Matematika 4 4 5 5
6 Sejarah 3 3 4 4
7 Geografi 3 3 3 3
8 Ekonomi 4 4 5 5
9 Sosiologi 3 3 4 4
10 Seni Budaya 2 2 2 2
11 Pendidikan Jasmani, Olah Raga
2 2 3 3
&Kesehatan
12 Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2 2
13 Ketrampilan Bahasa Asing (Jepang) 2 2 2 2
B. Muatan Lokal
14 Bahasa Daerah Pekan Baru 2 2 2 2
15 Budi Pekerti -- -- 1 1
Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*)

3
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015
9

Muatan Lokal 14 Bahasa Daerah Pekan Baru 2 2 2 2 15 Budi Pekerti -. 1 1 Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*) Jumlah 39 39 46 46 Keterangan: 2*) Diberikan dalam bentuk ekstra kurikuler C. MUATAN KURIKULUM 1) Mata Pelajaran Sekolah dengan persetujuan Komite Sekolah dan memperhatikan keterbatasan sarana belajar serta minat peserta didik. 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . -. Mata Pelajaran 1 Pendidikan Agama 2 2 2 2 2 Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2 3 Bahasa Indonesia 5 5 6 6 4 Bahasa Inggris 5 5 5 5 5 Matematika 3 3 4 4 6 Sastra Indonesia 4 4 4 4 7 Bahasa Asing (Jepang) 4 4 6 6 8 Antropologi 2 2 3 3 9 Sejarah 2 2 2 2 10 Seni Budaya 2 2 2 2 11 Pendidikan Jasmani. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Jumlah 39 39 46 46 Keterangan: 2*) Diberikan dalam bentuk ekstra kurikuler Tabel 3. Olah Raga & 2 2 3 3 Kesehatan 12 Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2 2 13 Ketrampilan Bahasa Asing (Jepang) 2 2 2 2 B. menetapkan pengelolaan kelas sebagai berikut ini.9 Struktur Kurikulum untuk Jurusan Ilmu Pengetahuan Bahasa di semua Kelas XII IPB Permen KTSP SMAN 2 Sgr 22/2006/SI KOMPONEN Alokasi Waktu Alokasi Waktu Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 A.

. program Matematika dan Ilmu Alam (MIA) sebanyak 4 (empat) rombongan belajar. Model Kurikulum 2013 Peserta didik kelas X dan XI yang menggunakan model kurikulum 2013 mempunyai kewajiban menempuh beberapa mata pelajaran yang disediakan oleh sekolah. .  Untuk peserta didik kelas XI: .  Program Ilmu Pengetahuan Bahasa (IPB) sebanyak 1 (satu) rombongan belajar. . program Ilmu Bahasa dan Budaya (IBB) sebanyak 2 (dua) rombongan belajar.  program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebanyak 3 (tiga) rombongan belajar. Kelompok B (Wajib). 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . program Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) sebanyak 3 (tiga) rombongan belajar. Mata pelajaran terdiri dari Kelompok A (Wajib). program Ilmu Bahasa dan Budaya (IBB) sebanyak 1 (satu) rombongan belajar. (3) Kurikulum yang diberlakukan untuk peserta didik kelas X dan kelas XI adalah menggunakan model Kurikulum 2013. (4) Program pembagian kelompok peserta didik untuk Kelas X dan XI menggunakan program Peminatan dengan hasil sebagai berikut:  Untuk peserta didik kelas X: . program Matematika dan Ilmu Alam (MIA) sebanyak 4 (empat) rombongan belajar. kelompok C (Peminatan). dan 9 rombongan belajar pada tingkatan kelas XII. (2) Jumlah rombongan belajar seluruhnya ada 25 rombongan belajar yang terdiri atas 8 rombongan belajar pada tingkatan kelas X. dan untuk peserta didik kelas XII menggunakan model Kurikulum 2006. Peserta didik mengikuti pembelajaran sesuai dengan ketentuan yang telah diprogramkan dalam struktur kurikulum. dan Pengembangan Diri. program Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) sebanyak 2 (dua) rombongan belajar. (5) Program pembagian kelompok peserta didik untuk Kelas XII menggunakan program Penjurusan dengan hasil sebagai berikut:  program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 5 rombongan belajar. . Pendalaman Minat/Lintas Minat. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar (1) Sekolah menerapkan sistem paket. 8 rombongan belajar pada tingkatan kelas XI.

Matematika 5. Matematika 5. 15.Ekonomi. 15. 4) Pilihan Lintas Minat 14.Ekstra Kurikuler (sesuai pilihan masing-masing peserta didik) Peserta Didik Kelas X Kelompok Peminatan IIS 1) Kelompok A (Wajib) 1. Bahasa Inggris. 5) Pengembangan Diri 16. Sejarah Indonesia 6. 3) Kelompok B (Peminatan) 10. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 9. 13.Sosiologi. Bahasa Indonesia 4. 12. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 9.Kimia. 4) Pilihan Lintas Minat 14.Fisika. 3) Kelompok B (Peminatan) 10. Sejarah Indonesia 6. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3.Matematika. 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 .Kimia. 11. 13. 2) Kelompok B (Wajib) 7.Ekonomi.Geografi. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Peserta Didik Kelas X Kelompok Peminatan MIA 1) Kelompok A (Wajib) 1. 2) Kelompok B (Wajib) 7. 12.Sejarah. Prakarya dan Kewirausahaan. Bahasa Inggris. Seni Budaya 8.Geografi. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3. Prakarya dan Kewirausahaan.Biologi. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2.Biologi. Seni Budaya 8. Bahasa Indonesia 4. 11.

Pendidikan Agama 2. 3) Kelompok B (Peminatan) 10.Sosiologi. Kimia 9. Muatan Lokal. 12. Bahasa Inggris 5. 4) Pilihan Lintas Minat 14. Mata pelajaran terdiri dari Kelompok Mata Pelajaran. dan Pengembangan Diri.Ekonomi. 11. Matematika 6.Ekstra Kurikuler (sesuai pilihan masing-masing peserta didik) Model Kurikulum 2006 Peserta didik kelas XII yang menggunakan model kurikulum 2006 mempunyai kewajiban menempuh beberapa mata pelajaran yang disediakan oleh sekolah. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 5) Pengembangan Diri 16. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3. Peserta Didik Kelas XII Jurusan IPA 1) Mata Pelajaran 1. 5) Pengembangan Diri 16. 15.Bahasa dan Sastra Inggris. Bahasa Inggris.Bahasa dan Sastra Jepang.Ekstra Kurikuler (sesuai pilihan masing-masing peserta didik) Peserta Didik Kelas X Kelompok Peminatan IBB 1) Kelompok A (Wajib) 1. Prakarya dan Kewirausahaan. Bahasa Indonesia 4.Seni Budaya 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . Biologi 8.Antropologi. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 9. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Seni Budaya 8.Bahasa dan Sastra Indonesia. 2) Kelompok B (Wajib) 7. Fisika 7. Sejarah 10. Matematika 5. Bahasa Indonesia 4. 13. Sejarah Indonesia 6.

Pendidikan Jasmani. Pendidikan Agama 2. Olahraga. Matematika 6.Ketrampilan Bahasa Jepang 2) Mata Pelajaran 14.Ekstra Kurikuler (sesuai pilihan peserta didik) Peserta Didik Kelas XII Jurusan IPS 1) Mata Pelajaran 1. Bahasa Inggris 5.Pendidikan Jasmani.Seni Budaya 11.Seni Budaya 11.Teknologi Informasi dan Komunikasi 13.Pendidikan Jasmani. Sastra Indonesia 7.Teknologi Informasi dan Komunikasi 13. Antropologi 9. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Geografi 8. Pendidikan Kewarganegaraan 3.Budi Pekerti 3) Mata Pelajaran 16. Bahasa Inggris 5.Bahasa Daerah Pekan Baru 15. dan Kesehatan 12. Sejarah 7.Bahasa Daerah Pekan Baru 15. Pendidikan Agama 2. Bahasa Indonesia 4. Sosiologi 10. Olahraga. Ekonomi 9.Ketrampilan Bahasa Jepang 2) Mata Pelajaran 14. dan Kesehatan 12. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 11. Sejarah 10. Olahraga. Bahasa Indonesia 4. Matematika 6.Ekstra Kurikuler (sesuai pilihan peserta didik) Peserta Didik Kelas XII Jurusan IPB 1) Mata Pelajaran 1. dan Kesehatan 12.Budi Pekerti 3) Mata Pelajaran 16. Bahasa Jepang 8.Ketrampilan Bahasa Jepang 2) Mata Pelajaran 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 .Teknologi Informasi dan Komunikasi 13.

khususnya budaya berbahasa Pekan Baru yang positif. dan Sastra Daerah Pekan Baru pada Pendidikan Dasar dan Menengah.Bahasa Daerah Pekan Baru 15. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 14. Kegiatan terpadu dilakukan pada acara-acara mengisi waktu luang (akhir semester) atau memperingati hari raya tertentu dengan mengisi kegiatan lomba dengan tema “Mari Kita Tingkatkan Penggunaan Bahasa Pekan Baru”. Jenis lomba berupa pidato. ucapan selamat datang pada guru saat akan mengajar di kelas. dan Sastra Pekan Baru minimal 2 jam pelajaran per minggu.Ekstra Kurikuler (sesuai pilihan peserta didik) 2) Muatan Lokal Bahasa Pekan Baru Jenis muatan lokal yang dikembangkan di SMA Negeri 32 Tobar adalah Mata Pelajaran Bahasa Pekan Baru. Untuk kelas X dan XI dan dimasukkan pada kelompok B (Wajib). Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Pekan Baru Nomor 20 Tahun 2013 tentang Bahasa. Kegiatan lain berupa pembiasaan/pembudayaan dalam tegur sapa. khususnya pada bab II pasal 4 ayat 1 yang menyatakan bahwa Bupati/Wali Kota dapat mewajibkan satuan pendidikan untuk mengajarkan Bahasa. Pemberian muatan lokal Bahasa Pekan Baru diajarkan pada semua jenjang kelas (dari kelas X sampai dengan kelas XII) sebagai salah satu mata pelajaran wajib.Budi Pekerti 3) Mata Pelajaran 16. tulis puisi. Aksara. penggunaan. Pentingnya pemahaman budaya oleh suatu masyarakat maupun bangsa dapat terlaksana melalui suatu pewarisan nilai-nilai budaya dan secara arif mampu mengimplementasikan kekayaan budaya lokal (local genius). dan lain-lain. Aksara. Pembelajaran Bahasa Pekan Baru di SMA Negeri 32 Tobar lebih dititikberatkan kepada pembelajaran. pantun. dan lainnya yang wajib dilakukan setiap hari. debat. sedangkan untuk kelas XII dimasukkan pada kelompok Mata Pelajaran Muatan Lokal. Sedangkan implementasi materi Mata Pelajaran Bahasa Pekan Baru sebanyak 2 jam pelajaran setiap minggunya. Sedangkan strategi pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran tematik. dan pemahaman akan bahasa Pekan Baru dalam kehidupan sehari-hari. 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 5 . Berpijak dari pemikiran tersebut. maka strategi pelaksanaan muatan lokal bahasa Pekan Baru selain melalui tatap muka di kelas juga dilakukan melalui berbagai kegiatan berupa kegiatan terpadu dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kelas X Semester 1 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR Mendengarkan 1.2 Menulis surat pribadi menggunakan anggah-ungguhing basa 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 6 .1Menanggapi isi pidato. gagasan. Mamahami berbagai teks 3. (1)Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Bahasa Pekan Baru Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Mata Pelajaran Bahasa Pekan Baru di kelas X dan XI Sekolah Menengah Atas.1 Memimpin rapat/diskusi.1 Menemukan ide pokok berbagai bacaan non sastra dengan wacana berbagai teknik membaca 3. atau pesamuan banjar/sekaa teruna tanggapan dan perasaan 2. berhuruf latin dan yang dibaca intensif 3. Mengungkapkan pikiran.4 Mendiskusikan masalah yang diperoleh masalah dalam informasi surat kabar/media elektronik.4 Menjelaskan kata-kata sulit dalam berhuruf Pekan Baru. memadai) wacana secara intensif dan 3. ceramah.2Menceritakan kemPekan Baru isi cerita.2 Menyampaikan pidato gagasan atau dalam berbagai bentuk penyambutan (sambrama wacana) wacana lisan non sastra dan 2.1 Menulis teks pidato. informasi. presentasi. informasi disampaikan oleh guru atau peserta (siaran berita dan non didik berita) baik dari media 1. 4.4Menjelaskan kata-kata sulit dalam cerita secara langsung maupun atau pidato rekaman Berbicara 2.2 Memberikan tanggaan terhadap isi (lancar. pesangkepan pendapat.3 Bercakap-cakap tentang pengalaman melakukan diskusi sebagai atau kegiatan (drama) 2.3Menyebutkan pokok-pokok pikiran elektronik. Memahami dan 1. 2. wacana Menulis 4. sambutan/artikel gagasan dan perasaan 4. menanggapi berbagai presentasi dari media elektronik ragam wacana lisan non 1. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Dengan berbagai kegiatan dan strategi pelaksanaan yang dilakukan SMA Negeri 32 Tobar tersebut diharapkan dapat tercapai tujuan pembelajaran muatan lokal bahasa Pekan Baru yaitu “terwujudnya pewarisan nilai-nilai budaya lokal yang positif dan mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari”. dalam cerita atau pidato ceritera yang disampaikan 1. Mengungkapkan pikiran. sastra melalui mendengar pidato yang diceritakan atau yang pidato.3 Menceritakan kemPekan Baru wacana ekstensif. majalah Membaca 3. cepat.

pupuh. prosa. Memahami dan 1.4 Menyebutkan nilai-nilai etika yang terkandung dalam pupuh. puisi. Memahami dan 5.3 Menyimpulkan isi dari sastra membahas atau tradisional/modern. dan perasaan tradisional/modern. puisi dan drama Membaca 7. 7. puisi. ceritra. dan drama Menulis 8. prosa. gending atau geguritan. ceritra drama Pekan Baru klasik. dan prosa dalam berbagai bentuk 6. ceritra. dan prosa mendiskusikan isi ceritra.2Menyimpulkan isi wacana dalam bentuk sastra (sekar alit) 10 pupuh sekar alit 5.2 Mengungkapkan pesa moral isi sastra wacana lisan sastra melalui 6.2 Menulis salah satu jenis sekar alit berbagai bentuk sastra 8. puisi. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR dalam bentuk tulisan 4. dan drama pupuh/geguritan 7.3 Menyalis salah satu pupuh dari huruf tulis.1Menemukan pokok-pokok isi sambutan menanggapi berbagai (upacara perkawinan.2 Menyimpulkan isi bacaan.1Mengidentifikasi sekar alit (pupuh) menanggapi wacana lisan 5. geguritan. dan latin ke aksara Pekan Baru cerpen dalam berbagai latar dan tema Kelas XI Semester 1 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR Mendengarkan 1.1 Melagukan pupuh/geguritan bacaan sastra melalui 7. 6. Mengungkapkan pikiran. puisi. dll) 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 7 . pupuh.1 Menulis puisi dan cerpen dan perasaan dalam 8. dan pupuh. Mamahami berbagai teks 7.4Menjelaskan kata-kata sulit dalam wacana Berbicara 6.3 Menyebutkan padalingsa pada prosa. Mengungkapkan gagasan 8. geguritan.3 Menyalin teks ke lontar/komputer sebagai komposisi Kelas X Semester 2 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR Mendengarkan 5.3Menjelaskan pesa moral yang terkandung dalam pupuh 5. puisi. membaca dan melagukan geguritan. prosa. HUT sekolah.1 Mengidentifikasi sastra gagasan. puisi.

4 Berbicara dengan orang tua. pendapat. lafal. 1.2 Membaca berita dengan intonasi. pikiran. pendapat. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR wacana lisan non sastra yang didengar melalui berbagai informasi. 6. puisi Pekan Baru anyar) yang sastra melalui membaca diperdengarkan cerpen. kutipan. Mengungkapkan gagasan. kekawin.3Menaggapi isi ceritra dan kutipan klasil.1 Menulis karangan tentang suatu gagasan. Mengungkapkan gagasan. serta disertai alasan yang tepat mendiskusikannya Berbicara 6.2 Memimpin rapat di desa pekraman bentuk wacana lisan non 2. melalui pidato.3Menyimpulkan pokok-pokok wacana widyatula Berbicara 2. diam 3. sebaya dan masyarakat nganutin sor dialog. penggalan drama. dan sikap membaca yang baik 3. dilisankan geguritan. Memahami dan 5. bercakap-cakap. Mengungkapkan informasi.1Memahami isi wacana lisan (penggalan menanggapi wacana lisan drama.2Menirukan geguritan.1 Mendiskusikan dan menanggapi 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 8 . menggunakan sor singgih basa 2.3 Menyimpulkan isi wacana melalui kegiatan membaca cepat.2Merangkum isi pembicaraa dalam sambutan dan wawancara wawancara 1. drama singgih basa Membaca 3. ceritra 5. kekawin yang puisi. kegiatan menggunakan anggah- perasaan dalam berbagai ungguhing basa bentuk komposisi non 4.4 Membaca naskah awig-awig beraksara Pekan Baru Menulis 4. teman diskusi. 5. 4. 2. dan depan kelas perasaan dalam berbagai 2.3 Mendiskusikan topik tertentu sastra. Mamahami ragam wacana 3.3 Menulis wacana menggunakan aksara Pekan Baru Kelas XI Semester 2 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR Mendengarkan 5.1 Menemukan ide-ide pokok yang tulis dengan membaca tertuang dalam suatu wacana melalui intensif dan membaca kegiatan membaca intensif nyaring 3.1 Membawakan pidato sambutan di pikiran. novel.2 Menulis surat remaja menggunakan sor sastra singgih basa 4.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR penda-pat. Modern. Sekaa Teruna. teman sebaya dan orang tua menggunakan sor singgih basa Membaca 3.2 Membaca dan melagukan berbagai teknik membaca tembang/pupuh wirama (puisi Jawa Kuno) Menulis 8. prosa dan klasik.2Menyimpulkan isi pidato (HUT mendengarkan laporan. siaran radio dan televisi non sastra melalui 1. Mengungkapkan gagasan. modern. melalui 7. cepat.1 Menyampaikan gagasan dan pendapat.2 Menulis pupuh/geguritan sesuai dengan tulis.1 Memahami berbagai karya sastra kesastraan Pekan Baru Pekan Baru Klasik. pikiran dan perasaan tanggapan berbagai wacana dalam berbagai wacana lisan lisan non sastra non sastra melalui percakapan. 2. bacaan pidato (sambrama wacana) dan informasi 2.2 Menjelaskan bentuk-bentuk karya bentuk wacana lisan sastra. sambrama wacana) informaqsi.1 Menemukan ide pokok dan sastra dengan berbagai teknik permasalahan dalam artikel membaca (diam. Kelas XII Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR Mendengarkan 1. Mengungkapkan gagasan 8. melalui kegiatan membaca 4 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 9 . bermain peran/drama Membaca 7. sastra membahas dan mendiskusi. ceramah Berbicara 2.2 Menyampaikan berbagai jenis menanggapi isi pidato. sambutan. Memahami dan menanggapi 1. pikiran dan berbagai jenis hasil karya sastra perasaan dalam berbagai 6. pupuh. puisi dan aturan padalingsa yang benar cerpen dalam berbagai latar dan tema Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) Mata Pelajaran Bahasa Pekan Baru di kelas XII Sekolah Menengah Atas.3 Memainkan peran drama singkat kan. Memahami berbagai teks non 3. Mamahami ragam 7. 2. drama melalui berbagai teknik Memahami isi dan membaca maknanya. lancar. dan Kawi. pidato.1 Menulis puisi dan cerpen menggunakan dan perasaan dalam sor singgih basa yang sesuai berbagai bentuk sastra 8.1Menanggapi berbagai laporan berbagai ragam wacana lisan lisan.3 Bercakap-cakap dengan anak- anak. 6.

1 Membaca nyaring kidung.1 Menulis laporan hasil diskusi pendapat.3 Menulis pengumuman menggunakan anggah-ungghing basa Kelas XII Semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR Mendengarkan 5. imajinasi. kidung yang diperdengarkan 5. Memahami serta menanggapi 7. puisi.3 Menyimpulkan isi wacana melalui kegiatan membaca diam. kidung. kekawin 5.2 Membaca dialog ceritra klasik. cerpen. Mengungkapkan gagasan. pendapat. pikiran dan perasaan kekawin dalam berbagai wacana lisan 6. 8. Memahami dan menanggapi 5. Mengungkapkan gagaasan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar intensif) untuk menarik intensif kesimpulan. dan dialog/drama sesuai 6.2 Menulis surat menggunakan sesuai faktor penentu aksara Pekan Baru komunikasi 4.2 Menanggapi berbagai bacaan sastra melalui kegiatan membaca intensif 7. aksara Pekan Baru dan dari 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . Mengungkapkan gagasan.3 Mendiskusikan jenis-jenis peribasa dan basa basita Membaca 7.1 Menemukan ide pokok suatu teks bacaan sastra.3Menirukan wirama. dan lancar Membaca 4.1 Menyalis teks berhuruf latin ke pikiran dan perasaan.2Menirukan pupuh. memberi tanggapan 3. cepat. kidung dan dan novel kekawin 7. pikiran. sastra gending. sastra. drama dengan ekspresi yang kekawin.2 Membaca nyaring berbagai teks dan menambah pengetahuan pidato (sambrama wacana) unsur kebahasaan dengan intonasi yang tepat 3. geguritan. dengan membaca cepat cerpen puisi dialog drama. 6.1Menanggapi bacaan puisi Pekan berbagai ragam wacana lisan Baru modern sastra. 4. dan perasaan 4.3 Membaca dan melagukan kidung Jawa tengahan dan wirama (puisi Jawa Kuno) Membaca 8. novel. puisi Jawa Kuno sesuai dengan guru laghu Berbicara 6.

Untuk pengembangan diri meliputi kegiatan layanan bimbingan konseling (BK) dan kegiatan ekstra kurikuler.2 Menulis satua Pekan Baru pupuh/geguritan. bermasyarakat. Tujuan program pengembangan diri adalah memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan diri sendiri sesuai dengan kebutuhan. puisi. satua Pekan tradisional Baru tradisional 8. teknologi dan seni sesuai dengan program kurikulum dan persiapan karir atau melanjutkan pendidikan tinggi.3 Menulis puisi Pekan Baru anyar 3) Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah. kondisi dan perkembangan peserta didik dengan memperhatikan kondisi sekolah. serta kegiatan ekstra kurikuler. 8. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial. bakat. Bimbingan Konseling merupakan salah satu komponen sekolah yang memiliki peran penting dalam 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . minat. cerpen. potensi. berbangsa dan bernegara 8) Mengembangkan kemampuan berkomunikasi social dan intelektual serta apresiasi seni 9) Mencapai kematangan dalam sistem etika dan nilai Sekolah menyediakan 2 jenis kegiatan dan 1 jenis kegiatan pembiasaan. serta kematangan dalam perannya sebagai pria dan wanita 3) Mencapai kematangan dalam pertumbuhan jasmaniah dan sehat 4) Mengembangkan penguasaan ilmu. Terdapat 9 (sembilan) tugas perkembangan siswa sebagai peserta didik yang merupakan sasaran yang ingin dicapai dalam program kegiatan pengembangan diri ini. Ke sembilan sasaran pengembangan diri peserta didik adalah: 1) Mencapai kematangan dalam beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME 2) Mencapai kematangan dalam hubungan dengan teman sebaya. sosial. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar ceritra melalui menulis karya aksara Pekan Baru ke huruf latin tulis. dan pengembangan karir. Strategi pemilihan ini dilakukan dengan mempertimbangkan peran dan fungsi masing-masing. intelektual dan ekonomi 7) Mencapai kematangan gambaran dan sikap tentang kehidupan berkeluarga. dan berperan dalam kehidupan yang lebih luas 5) Mencapai kematangan dalam pilihan karir 6) Mencapai kematangan dalam gambaran dan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional. kegiatan belajar.

keluarga dan masyarakat. Kegiatan ekstra kurikuler merupakan salah satu wadah kreativitas dan apresiasi peserta didik yang dituangkan dalam berbagai jenis ekstra kurikuler. bakat dan minat serta pengentasan masalah agar dapat berkembang secara optimal dan tumbuhnya kemandirian dan kebahagiaan peserta didik yang berguna untuk dirinya sendiri. Sedang fungsi dari kegiatan layanan Bimbingan Konseling adalah 5 (lima) fungsi yaitu:  Fungsi Pemahaman. menfasilitasi pengembangan peserta didik melalui pembentukan perilaku efektif-normatif dalam kehidupan keseharian dan masa depan. keluarga dan masyarakat. Pemilihan jenis kegiatan ekstra kurikuler ditentukan dari pilihan peserta didik dan hasil analisis kebutuhan sekolah. Hasil analisis memberikan gambaran mengenai potensi pendidik dan tenaga kependidikan dan sarana prasarana yang dimiliki sekolah.  Misi pengembangan. yaitu memfasilitasi pengembangan potensi dan kompetensi peserta didik di dalam lingkungan sekolah.  Misi pengentasan masalah. 2) Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Diri Pelaksanaan pengembangan diri peserta didik dilakukan melalui 2 (dua) bidang kegiatan yaitu: a) Pengembangan Diri melalui Layanan Bimbingan Konseling Tugas layanan pemberian Bimbingan Konseling kepada peserta didik adalah memberikan bantuan dan dukungan perkembangan potensi. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya. serta dukungan eksternal terkait dengan kegiatan-kegiatan dalam pengembangan diri peserta didik. Misi dari kegiatan Bimbingan Konseling adalah:  Misi Pendidikan. 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri dan lingkungannya. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar menggali potensi diri peserta didik dan juga berperan penting dalam menciptakan peserta didik yang mampu memaksimalkan potensi dirinya. 1) Strategi Pemilihan Pemilihan jenis pengembangan diri dilakukan berdasarkan hasil analisis konteks (terutama analisis potensi sekolah) dan kebutuhan peserta didik.  Fungsi Pencegahan. yaitu memfasilitasi pengentasan masalah peserta didik mengacu pada kehidupan efektif sehari-hari.

sosial. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah dan belajar secara mandiri. menilai. anggota keluarga. dan warga lingkungan sosial yang lebih luas. 9 jenis layanan dan 6 kegiatan pendukung. bakat dan minat.  Pengembangan kemampuan belajar.  Fungsi Advokasi. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya.  Pengembangan karir. untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru. Pola kerja pelayanan bimbingan dan konseling mengacu pada hasil konvensi nasional yang merekomendasikan 4 bidang pelayanan. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi. 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar  Fungsi Pengentasan. serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik.  Informasi.  Jenis Layanan Konseling  Orientasi.  Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan. serta memilih dan mengambil keputusan karir. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami.  Pengembangan kehidupan sosial. yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan lingkungan sekolah dan objek-objek yang dipelajari. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya. dan pendidikan lanjutan. belajar. yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri. dan mengembangkan potensi dan kecakapan. karir/jabatan. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian.  Bidang Pelayanan Konseling  Pengembangan kehidupan pribadi. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuhkembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya.

 Himpunan Data. program latihan. yaitu kegiatan memperoleh data. keluarga.  Kegiatan Pendukung  Aplikasi Instrumentasi. yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya. yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas. dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik.  Konseling Kelompok. dan masyarakat. jurusan/peminatan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar  Penempatan dan Penyaluran. terpadu.  Penguasaan Konten. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok.  Mediasi. melalui aplikasi berbagai instrumen. yang diselenggarakan secara berkelanjutan. yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu.  Konsultasi. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pengem-bangan pribadi. yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan.  Konseling Perorangan. yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengem-bangan peserta didik.  Bimbingan Kelompok.  Konferensi Kasus. karir. baik tes maupun non-tes. serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok. dan bersifat rahasia. dan kegiatan ekstra kurikuler. 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 . yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya. kelompok belajar. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya. terumata kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah. komprehensif. dan pengambilan keputusan. yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data. magang. yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesai-kan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarmereka. sistematis. yang bersifat terbatas dan tertutup. pemahaman. kegiatan belajar.  Kunjungan Rumah. kemampuan hubungan sosial.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar  Tampilan Kepustakaan. yaitu program pelayanan konseling yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. kemampuan sosial. yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan.  Jenis Program Layanan Bimbingan Konseling Pola kerja pelayanan bimbingan dan konseling tersebut diatas (Pola 17 Plus) dituangkan ke dalam beberapa jenis program.  Program Semesteran. kegiatan belajar. yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya. yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas. yaitu format kegiatan konseling yang melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau lapangan. Program harian merupakan jabaran dari program mingguan dalam bentuk Satuan Layanan (SATLAN) dan atau Satuan Kegiatan Pendukung (SATKUNG) konseling.  Pendekatan Khusus.  Program Harian. dan karir/jabatan. 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 5 . yaitu format kegiatan konseling yang melayani kepentingan peserta didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahan. yaitu :  Program Tahunan.  Program Mingguan. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun untuk masing-masing kelas di sekolah. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan.  Kelompok.  Klasikal. yaitu format kegiatan konseling yang melayani peserta didik secara perorangan. yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi.  Alih Tangan Kasus.  Format Kegiatan  Individual. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran.  Lapangan.  Program Bulanan.

jenis layanan dan kegiatan pendukung. diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah. kegiatan konferensi kasus. himpunan data. dan alih tangan kasus. kunjungan rumah. dan volume/beban tugas konselor. format kegiatan. konseling perorangan. bimbingan kelompok. kegiatan instrumentasi. serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di luar kelas. konseling kelompok dan mediasi.  Substansi program pelayanan konseling meliputi ke-4 bidang. pemanfaatan kepustakaan. penguasaan konten.  Pelaksanaan Kegiatan Konseling Di dalam jam pembelajaran sekolah :  Kegiatan tatap muka secara klasikal dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan informasi.  Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah ekuivalen 2 (dua) jam pelajaran dan dilaksanakan secara terjadwal  Kegiatan tidak tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan konsultasi. Di luar jam pembelajaran sekolah:  Kegiatan tatap muka dengan peserta didik untuk menyeleng-garakan layanan orientasi. sasaran pelayanan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar  Penyusunan Program  Program pelayanan konseling disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik (need analysis/need assessment) yang diperoleh melalui aplikasi instrumentasi. penempatan dan penyaluran.  Kegiatan pelayanan konseling di luar jam pembelajaran sekolah maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan konseling.  Evaluasi Kegiatan Konseling 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 6 .  Satu kali kegiatan layanan/pendukung konseling di luar kelas/di luar jam pembelajaran ekuivalen dengan 2 (dua) jam pembelajaran tatap muka dalam kelas. serta layanan/kegiatan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas yang terjadwal 1 (satu) jam pelajaran (45 menit).

afektif dan psikomotor. Penjabaran dari ketiga ranah tersebut dapat dikelompokkan menjadi 2 kompetensi yaitu (1) kompetensi akademik yang mewakili ranah kognitif. bahwa untuk menyiapkan peserta didik menjadi manusia yang mandiri dan bertanggung jawab harus dikembangkan tiga ranah hasil pembelajaran yaitu kognitif. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Kegiatan konseling dievaluasi melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalam Satuan Layanan dan Satuan Kegiatan Pendukung. dan (2) kompetensi pengembangan diri yang mewakili ranah psikomotor dan afektif. untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan. Hasil analisis kegiatan pelayanan konseling dicantumkan dalam Laporan Pelaksanaan Program. Materi pelayanan bimbingan dan konseling disusun dalam Program Layanan Bimbingan dan Sebagaimana disampaikan dalam latar belakang. Selanjutnya hasil kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling secara keseluruhan dalam satu semester untuk setiap peserta didik dilaporkan secara kualitatif. Gambaran dari kedua kelompok kompetensi dapat disampaikan posisi kegiatan pengembangan diri dalam diagram alur kegiatan pembelajaran berikut: Posisi Pengembangan Diri dalam Kegiatan Pembelajaran KOMPETENSI PESERTA DIDIK PENGEMBANGAN DIRI Akademik Kepribadian Kreativitas Kebiasaan KOMPETENSI PESERTA DIDIK Di Kelas Di Ruang BK Di Luar Kelas Dlm/Luar Sek b) Pengembangan Terjadwal Diri melalui Bidang Ekstra Terjadwal/Tdk Kurikuler Terjadwal Tdk Terjadwal PESERTA DIDIK SMA NEGERI 32 Tobar 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 7 .

yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan kesiapan karir peserta didik. yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat. yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan potensi. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Kegiatan Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan. yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang menuntut keikutsertaan peserta didik secara penuh. yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil. Jenis Kegiatan Ekstrakurikuler 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 8 . yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti peserta didik secara sukarela. yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan potensi. bakat dan minat mereka. potensi. yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler dalam suasana yang disukai dan menggembirakan peserta didik.  Menyenangkan.  Sosial. Prinsip diadakannya kegiatan ekstra kurikuler ini adalah:  Individual.  Kemanfaatan sosial. bakat dan minat secara optimal serta menumbuhkan kemandirian dan kebahagiaan peserta didik yang berguna untuk dirinya sendiri. bakat dan minat peserta didik Fungsi dari kegiatan ekstra kurikuler ini adalah:  Pengembangan. Penyelenggaraan kegiatan ini di luar mata pelajaran dengan mengacu kepada kebutuhan. dan minat peserta didik dan diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah. yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengem-bangkan suasana rileks.  Etos kerja. bakat.  Keterlibatan aktif.  Pilihan.  Persiapan karir. Visi dari kegiatan ekstra kurikuler adalah mengembangkan potensi. yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik. potensi. Sedangkan misinya adalah menyediakan sejumlah kegiatan yang dapat dipilih oleh peserta didik sebagai kegiatan pengembangan diri di luar mata pelajaran. keluarga dan masyarakat. bakat dan minat peserta didik masing-masing. mengembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang menunjang proses perkembangan.  Rekreatif.

Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler  Kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat rutin. kegiatan penguasaan keilmuan dan kemampuan akademik. jenis kegiatan. Format Kegiatan  Individual. kesehatan. lokakarya. perlindungan HAM.meliputi Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR).  Latihan/lomba bakat/prestasi. seni budaya.  Klasikal.  Karya Ilmiah. Jenis Ekstra Kurikuler Kelas X Kelas XI Kelas XII Pelaksanaa No Jenis Ekstra Kurikuler n A.  Gabungan. Penilaian Hasil dan proses kegiatan ekstrakurikuler dinilai secara kualitatif (naratif) dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah dan pemangku kepentingan lainnya oleh penanggung jawab kegiatan. jurnalistik. Laporan penilaian naratif meliputi kompetensi yang telah dicapai oleh peserta didik. yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti peserta didik dalam satu kelas.  Kegiatan ekstrakurikuler yang terprogram dilaksanakan sesuai dengan sasaran. yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh kelompok-kelompok peserta didik. keagamaan. Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA). konselor dan tenaga kependidikan di sekolah. tempat dan pelaksana sebagaimana telah direncanakan. penelitian. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar  Krida.  Kelompok. Wajib 1 Pramuka X X X X Jumat/Sabt u B. Palang Merah Remaja (PMR). Pilihan 1 Bola volley X X X X X X Disesuaik an 5 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 9 . keagamaan. seni dan budaya. cinta alam. teater. substansi. meliputi pengembangan bakat olah raga. meliputi Kepramukaan. yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti peserta didik antar kelas/antar sekolah. spontan dan keteladanan dilaksanakan secara langsung oleh guru. yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti peserta didik secara perorangan. dan pameran/bazar. waktu. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).  Seminar. pendidikan.dengan substansi antara lain karir.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Kelas X Kelas XI Kelas XII Pelaksanaa No Jenis Ekstra Kurikuler n 2 Sepak Bola X X X X X X Disesuaik an 3 Bola basket X X X X X X Disesuaik an 4 Tennis meja X X X X X X Disesuaik an 5 Atletik X X X X X X Disesuaik an 6 Bulu tangkis X X X X X X Disesuaik an 7 Kempo X X X X X X Disesuaik an 8 Karate X X X X X X Disesuaik an 9 Seni tari X X X X X X Disesuaik an 10 Seni Musik X X X X X X Disesuaik an 11 Kidung X X X X X X Disesuaik an 12 Mejejahitan X X X X X X Disesuaik an 13 Jurnalistik X X X X X X Disesuaik an 14 Karya Ilmiah Remaja (KIR) X X X X X X Disesuaik an 15 Yoga Asana X X X X X X Disesuaik an 16 Industri Rumah Tangga X X X X X X Disesuaik an 17 Pencinta Alam X X X X X X Disesuaik an 18 Seni Tabuh X X X X X X Disesuaik an Catatan: Ekstra kurikuler peserta didik kelas X diatur di Kurikulum 2013 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 .

Mengikuti Porseni 7 Tan .Mengikuti Porseni 10 Seni Tari . Kegiatan rutin hari Rabu .Mengikuti Jambore .Latihan tim khusus seminggu Kabupaten sekali .Kegiatan rutin hari Selasa .Juara tingkat provinsi sekali .Mengikuti Porseni Jum’at .Mengikuti Porseni 11 Seni Musik . Kegiatan rutin hari Rabu Mejejahita Upakara 13 .Kegiatan rutin hari Selasa dan . Juara tingkat 2 Bola Volley .Mengikuti Porseni Minggu 6 Atletik .Kegiatan rutin hari Rabu . Latihan tim khusus seminggu . Membentuk tim .Mengikuti Porseni Bola Rabu 4 .Latihan tim khusus seminggu lomba sekali .Mengikuti Porseni 8 Kempo .Latihan tim khusus 1 x Kabupaten seminggu .Latihan tim khusus seminggu . Juara tingkat Basket . Lomba antar 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 .Juara Kab dan sekali Provinsi . Mengikuti sekali lomba-lomba 14 Jurnalistik .Mengikuti Porseni Rabu 9 Karate .Mengikuti Persami 1 Pramuka .Kegiatan rutin hari Senin dan Bulu Rabu .Latihan tim khusus seminggu lomba sekali . Menyediakan .Kegiatan rutin hari Senin dan .Juara tingkat provinsi gkis sekali .Mengikuti Porseni 5 Tenis meja .Kegiatan rutin hari Senin dan Kamis .Mengikuti Porseni Rabu . Latihan tim khusus seminggu n . Kegiatan rutin hari Selasa kidung 12 Kidung .Mengikuti lomba- sekali lomba .Mengikuti lomba- 3 Sepak Bola .Mengikuti lomba- .Mengikuti lomba- sekali lomba .Latihan outbond sebulan sekali .Juara Kab dan .Kegiatan rutin hari Jum’at . Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Program dan Target/Sasaran Program kegiatan ekstra kurikuler dan target/sasaran yang ingin dicapai dapat disampaikan dalam bentuk tabel sebagai berikut: Tabel Program Ekstra Kurikuler dan Target/Sasaran N Jenis Program Kegiatan Target/Sasaran o Ekstra .Latihan tim khusus seminggu .Latihan tim khusus seminggu Provinsi sekali .Kegiatan rutin Sabtu & Minggu . Mengikuti sekali lomba-lomba .Latihan tim khusus seminggu .Latihan tim khusus seminggu .Kegiatan rutin hari Selasa & .Kegiatan rutin hari Rabu dan .Latihan tim khusus seminggu .Kegiatan rutin hari Senin dan .

yang bertujuan membantu pengembangan pribadi. Pembentukan kepribadian ini tidak dapat dilaksanakan dalam waktu yang singkat. Mengikuti . Kegiatan rutin hari Sabtu 19 KIR . Kegiatan rutin hari Minggu Porseni 15 Sispala . Kegiatan rutin hari Jum’at Yoga antar sek. dan jiwa sosial peserta didik yang didasarkan pada kesukarelaan. Latihan tim khusus seminggu . Latihan tim khusus seminggu Tangga . Oleh karena itu pendidikan kepramukaan harus dilihat dan diakui sebagai sesuatu yang penting dan strategis bagi pendidikan di sekolah dan masyarakat pada umumnya. 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . Mengadakan . seiring dengan berkembangnya kemajuan informasi dan teknologi serta perkembangan masyarakat dewasa ini. Lomba antar kelas . watak. Sesuai dengan pola umum Gerakan Pramuka maka usaha pendidikan Kepramukaan tersebut harus direncanakan melalui program kerja. Pertemuan . Kegiatan penelitian tiap bulan Kab/Prov/Nas . Lomba . Mengikuti sekali lomba-lomba . 16 . Mengikuti sekali lomba-lomba . Kegiatan rutin seminggu sekali Pencinta Jambore 18 . Latihan tim khusus seminggu Alam . Organisasi Gerakan Kepramukaan adalah merupakan lembaga pendidikan non formal bagi peserta didik di sekolah. Pelatihan awal tahun pelajaran . Kepramukaan telah berkembang sesuai dengan perkembangan anak dan pemuda pada masa kini. Latihan tim khusus seminggu Asana . melainkan harus dilakukan setingkat demi setingkat dalam waktu yang cukup panjang. Latihan tim khusus seminggu . Mengikuti sekali lomba-lomba . Mengikuti sekali lomba-lomba . Min Juara 3 Tk sekali Prov c) Pengembangan Diri melalui Pramuka Pendidikan pramuka bertujuan untuk membentuk kepribadian peserta didik. Mengikuti sekali lomba-lomba . Mengikuti . sehingga sangat tepat pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pramuka. Kegiatan rutin hari Rabu Industri Rmh bazar 17 . Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar N Jenis Program Kegiatan Target/Sasaran o Ekstra kelas .

kenaikan golongan Desember hari anggota Dewan Kerja Siaga ke golongan Penggalang Penggalang Mengatur dan Latihan SKU mengendalikan mekanisme Penggalang Ramu yang berkaitan dengan Ujian SKU penugasan seluruh anggota Penggalang Ramu Dewan Kerja Penggalang dan Latihan SKU ruang lingkup tugasnya penggalang Rakit Menyempurnakan sistem dan Ujian SKU mekanisme kerja Dewan Penggalang Rakit Kerja Penggalang Kenaikan tingkat Melakukan fungsi pembinaan Penggalang Ramu terhadap anggota Dewan ke Penggalang Kerja Penggalang baik secara Rakit intenr maupun ekstern Latihan SKU Penggalang Terap Ujian SKU Penggalang Terap Kenaikan tingkat Penggalang Rakit ke Penggalang Terap Latihan SKK Ujian SKK 2 Publikasi dan informasi Persami Januari s.d dan memonitor tugas sehari.d. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Rancangan program kerja pramuka di SMA Negeri 32 Tobar untuk tahun 2014/2015 disusun sebagai berikut: NO SASARAN KEGIATAN PELAKSANAA N No Mengatur. kegiatan-kegiatan pramuka Bhakti Masyarakat Februari Penggalang Minimal satu tahu sekali merealisasikan satu konsep kegiatan yang bersifat positif.d. mengendalikan Penerimaan Agustus s. setiap even lomba Kabupaten Februari 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . dan inovatif sebagai pengabdian keapda gerakan pramuka dan masyarakat Terciptanya konsep kegiatan yang bervariasi yang mampu menarik minat peserta didik usia Penggalang 3 Ikut berpartisipasi dalam Lomba Tingkat Agustus s. kreatif.

spontan dan keteladanan yang baik dan dilaksanakan secara terprogram. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar kepramukaan yang diselenggarakan di wilayah Kwarcab 4 Kegiatan lainnya d) Program Pengembangan Diri melalui Kegiatan Pembiasaan Pembiasaan merupakan proses pembentukan sikap dan perilaku yang relatif menetap dan bersifat otomatis melalui proses pembelajaran yang berulang-ulang. Visi dari program pembiasaan ini adalah tercipta dan berkembangnya budaya positif dalam bertingkah laku dan bertutur sapa pada peserta didik dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Jenis Kegiatan  Kegiatan rutin Kegiatan rutin adalah kegiatan yang dilakukan secara reguler dan terus menerus di sekolah. spontan dan keteladanan yang baik. di dalam kelas dan di luar kelas. Dalam kegiatan pembiasaan melalui proses pembelajaran yang berulang-ulang baik dilakukan sendiri-sendiri atau bersama-sama ini diharapkan tumbuhnya kebiasaan dalam berperilaku positif dalam kehidupan sehari-hari yang relatif menetap dan bersifat otomatis. Kegiatan pembiasaan ditumbuhkan melalui kegiatan rutin. Semua guru berpartisipasi aktif dalam membentuk watak. kepribadian dan kebiasaan positif ini. Guru BK berperan dalam memberikan bimbingan dan konseling arah pengembangan kebiasaan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari dan sekaligus mengkoordinir penilaian perilaku mereka melalui pengamatan guru-guru terkait. Kegiatan pembiasaan secara terprogram dapat dilaksanakan secara bertahap disesuaikan dengan kalender pendidikan. sehingga berfungsi untuk membantu siswa menyesuaikan diri dalam kehidupan sosial dengan lingkungannya. baik dilakukan secara bersama-sama ataupun sendiri- sendiri. Fungsi dari kegiatan pembiasaan ini lebih diarahkan untuk membentuk karakter peserta didik agar sesuai dengan nilai-nilai budaya yang berlaku dimana siswa berada. Misi dari program pembiasaan ini adalah menyediakan sejumlah kegiatan yang bersifat rutin. keluarga. dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk membiasakan peserta 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 .

terutama dalam membiasakan bertutur santun.  Konsultasi dengan Wali Kelas. Seperti membiasakan dalam hal :  melaksanakan upacara bendera dengan khidmat  menjadikan ”Om Suasti Astu” sebagai salam antara warga sekolah  melaksanakan upacara pawintenan saraswati bagi siswa baru yang beragama Hindu  melaksanakan upacara samawartana bagi peserta didik kelas XII yang telah berhasil lulus bagi peserta didik yang beragama Hindu  seluruh warga sekolah wajib sembahyang ke Padmasana sekolah yang disertai dengan nunas tirta dan bija sebelum masuk ruang kerja atau ruang belajar  beribadah sesuai agama dan kebiasaannya seperti melakukan Tri Sandhya di pagi hari sebelum mulai pelajaran. Guru Mata Pelajaran dan Guru BK dan kegiatan lainnya. tempat dan ruang. Seperti membiasakan dalam hal :  mengucapkan salam. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar didik melakukan sesuatu dengan baik. senyum. Hal ini bertujuan untuk memberikan pendidikan secara spontan.00  MenghaturkanPanganjali umat ”Om Suasti Astu” di awal pelajaran dan Paramashanti di akhir pelajaran)  wajib berkunjung ke perpustakaan seminggu 1 kali  olahraga/senam bersama setiap hari Jum’at  menjaga kebersihan kelas. tanaman dan lingkungan sekolah bersama-sama  melaksanakan kegiatan belajar dengan tertib dan efektif bersama-sama  melaksanakan/mengikuti tata tertib sekolah dengan ikhlas  menggunakan pakaian seragam sekolah dengan bersih dan rapi  bersaing secara sehat dalam berprestasi  Kegiatan spontan Kegiatan spontan adalah kegiatan yang dapat dilakukan tanpa dibatasi oleh waktu. karyawan dan teman  membuang sampah pada tempatnya  membudayakan antre  menghargai pendapat orang lain  membiasakan minta ijin untuk masuk atau keluar kelas  membantu atau menolong orang lain  membiasakan menyalurkan aspirasi melalui media yang ada di sekolah.  Kegiatan keteladanan 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 5 . dan sapa kepada guru. bersikap sopan dan sikap terpuji lainnya. siang hari pada jam 12.

Membiasakan kegiatan ini artinya membiasakan seluruh warga sekolah untuk terlibat aktif dalam kegiatan sekolah sesuai dengan kemampuan atau keahliannya masing-masing. Kegiatan ini meliputi:  selalu berpakaian rapi  selalu datang sebelum sebelum waktu  berbahasa/bertutur sapa dengan baik  rajin membaca buku  selalu bersikap ramah. dll  Kegiatan terprogram Kegiatan terprogram adalah kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap sesuai kalender pendidikan/jadwal yang telah ditetapkan. penugasan terstruktur. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Kegiatan keteladanan adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari- hari yang dapat dijadikan contoh (model/idola). dll Keempat kegiatan ini saling terkait satu dengan lainnya dan diharapkan dapat memberikan pengaruh positif sebagaimana diagram Venn berikut: Diagram Venn Kegiatan Pembiasaan Kegiatan Rutin Kegiatan Kegiatan Keteladanan Spontan Kegiatan Terprogram 4) Pengaturan Beban dan Pola Belajar (1)Beban Belajar Beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran melalui sistem tatap muka. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Keteladanan dilakukan oleh siswa maupun guru/ pegawai sekolah. Semua itu dimaksudkan untuk mencapai standar kompetensi lulusan dengan 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 6 66 . Kegiatan ini meliputi:  pekan olahraga dan seni (porseni)  memperingati hari-hari besar nasional/agama  kegiatan karya wisata  kegiatan berbagai lomba dalam memperingati HUT atau hari raya tertentu  kegiatan lomba akademik terjadwal seperti olimpiade.

Bahasa Pekan Baru 2 jam pelajaran Jumlah 2 jam pelajaran  Kelas X IIS . Bahasa Pekan Baru 2 jam pelajaran . Penambahan jam belajar diatur sebagai berikut: Untuk peserta didik kelas X dengan beban belajar yang diajukan oleh pusat sebanyak 42 jam pelajaran. Penambahan jam pelajaran diatur sebagai berikut:  Kelas X MIA . Penambahan jam belajar untuk semester 1 dan 2 sebanyak 7 jam pelajaran. Bahasa Pekan Baru 2 jam pelajaran Jumlah 2 jam pelajaran Untuk peserta didik kelas XII dengan beban belajar yang diajukan oleh pusat sebanyak 39 jam pelajaran. Bahasa Pekan Baru 2 jam pelajaran . a) Penambahan jam belajar Penambahan jam belajar dilakukan untuk peserta didik kelas X dan XII. Bahasa Pekan Baru 2 jam pelajaran . Penambahan jam pelajaran diatur sebagai berikut:  Kelas X MIA . Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik. Beban belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran di SMA Negeri 32 Tobar berlangsung selama 45 menit. Penambahan jam belajar untuk semester 1 dan 2 sebanyak 4 jam pelajaran sehingga berjumlah 46 jam pelajaran. Bhs & Sas Jep 1 jam pelajaran Jumlah 4 jam pelajaran Untuk peserta didik kelas XI dengan beban belajar yang diajukan oleh pusat sebanyak 44 jam pelajaran. Bhs & Sas Indo 1 jam pelajaran . Kimia 1 jam pelajaran Jumlah 4 jam pelajaran  Kelas X IIS . Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik. Ekonomi 1 jam pelajaran Jumlah 4 jam pelajaran  Kelas X IBB . Bahasa Pekan Baru 2 jam pelajaran Jumlah 2 jam pelajaran  Kelas X IBB . Penambahan diatur sebagai berikut: 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 7 . Biologi 1 jam pelajaran . Sosiologi 1 jam pelajaran . Penambahan jam belajar untuk semester 1 dan 2 sebanyak 2 jam pelajaran sehingga berjumlah 46 jam pelajaran.

Penjasorkes 1 jam pelajaran . Ekonomi 1 jam pelajaran . Biologi 1 jam pelajaran . Kimia 1 jam pelajaran . Sosiologi 1 jam pelajaran . Penjasorkes 1 jam pelajaran . Budi Pekerti 1 jam pelajaran Jumlah 7 jam pelajaran  Kelas XII IPS . Penjasorkes 1 jam pelajaran .  potensi input peserta didik mayoritas dari kelompok peserta didik dengan kemampuan menengah ke bawah memerlukan penambahan waktu belajar. Sejarah 1 jam pelajaran . Matematika 1 jam pelajaran . Matematika 1 jam pelajaran . Budi Pekerti 1 jam pelajaran Jumlah 7 jam pelajaran  Kelas XII BHS . mengingat waktu belajar mereka (terutama di semester enam) sangat terbatas. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar  Kelas XII IPA .  khusus untuk peserta didik kelas XII (kurikulum 2006) yang akan menghadapi ujian nasional dan persiapan masuk perguruan tinggi. maka perlu dilakukan penambahan jam belajar. Budi Pekerti 1 jam pelajaran Jumlah 7 jam pelajaran a) Rasional penambahan beban belajar peserta didik Sedangkan rasionalitas penambahan beban belajar untuk kelas X dan XI yang menggunakan model kurikulum 2013 maupun kelas XII yang menggunakan model kurikulum 2006 adalah sebagai berikut:  perubahan proses pembelajaran (dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu) dan proses penilaian (dari berfokus pada pengetahuan melalui penilaian output menjadi berbasis kemampuan melalui penilaian proses dan output) pada model kurikulum 2013 memerlukan penambahan jam pelajaran. Matematika 1 jam pelajaran . Antropologi 1 jam pelajaran . Bhs Indonesia 1 jam pelajaran . 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 8 . Bhs Indonesia 1 jam pelajaran . Bhs Jepang 2 jam pelajaran . Fisika 2 jam pelajaran .

Sesudah dilakukan penambahan jam belajar. sedangkan waktu penyelesaian kegiatan mandiri tidak terstruktur diatur sendiri oleh peserta didik. Jumlah Beban Belajar Peserta Didik N Kelas Peminatan/Jurusan Jml o Mapel/Minggu 1 X MIA (Matematika dan Ilmu Alam) 46 2 X IIS (Ilmu-Ilmu Sosial) 46 3 X IBB (Ilmu Bahasa dan Budaya) 46 4 XI MIA (Matematika dan Ilmu Alam) 46 5 XI IIS (Ilmu-Ilmu Sosial) 46 6 XI IBB (Ilmu Bahasa dan Budaya) 46 7 XII IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 46 8 XII IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) 46 9 XII IPB (Ilmu Pengetahuan Bahasa) 46 (2)Pola Belajar Pembelajaran dalam KTSP (Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013) meliputi tatap muka. Untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur jumlah waktunya adalah sebesar 60% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka. maka beban belajar peserta didik dihitung dalam satuan jam pelajaran per minggu dan jumlah jam pelajaran setiap kelas per minggu sebagai berikut. penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. penilaian dalam KTSP dirancang untuk dapat mengukur dan memberikan informasi mengenai pencapaian kompetensi peserta didik yang diperoleh melalui kegiatan tatap muka. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar  Peraturan Gubernur Pekan Baru tentang pemberian pelajaran bahasa. Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi belajar oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik. 6 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 9 .1. dan sastra Pekan Baru pada pendidikan dasar dan menengah yang wajib diberikan untuk semua peserta didik dari kelas X sampai dengan kelas XII. Tabel 3. Sejalan dengan kegiatan tersebut. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Tatap muka adalah pertemuan formal antara pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran di kelas. aksara. penugasan terstruktur.

(6) dari pembelajaran yang menekankan jawaban tunggal menuju pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi.  Jumlah jam pelajaran Tatap Muka (TM) per minggu adalah 46 jam pelajaran untuk kelas X. Untuk itu setiap satuan pendidikan melakukan perencanaan pembelajran. XI. dan kemandirian sesuai dengan bakat. dan perkembangan disik serta psikologis peserta didik. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Berikut ini disampaikan hal-hal terkait beban belajar peserta didik di SMA Negeri 32 Tobar  Beban belajar kegiatan Tatap Muka (TM) per jam pembelajaran pada SMA Negeri 32 Tobar ditetapkan berlangsung selama 45 menit. (5) dari pembelajaran parsial menuju pembelajaran terpadu. 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 .  Kegiatan PT dan KMTT ini berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. menyenangkan. inspiratif.  Jumlah Penugasan Terstruktur (PT) dan Kegiatan Mandiri Tak Terstruktur (KMTT) dirancang maksimal 60% dari jumlah waktu tatap muka di kelas. serta memberikan ruang yang cukup untuk bagi prakarsa. minat. kreativitas. (3) dari pendekatan tekstual menuju proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah. Mengacu pada pengaturan pola belajar untuk kurikulum 2013. (4) dari pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran berbasis kompetensi. menantang. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. terdapat 14 prinsip pembelajaran yang dicantumkan dalam Lampiran Permendikbud 65 Tahun 2013 yang menyebutkan bahwa “proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif. Selanjutnya dicantumkan bahwa sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik. pelaksanaan proses pembelajaran serta penilaian proses pembelajran untuk meningkatkan efisiensi dan efektiviytas ketercapaian kompetensi lulusan”. maka prinsip pembelajaran yang digunakan: (1) dari peserta didik diberi tahu menuju peserta didik mencari tahu. dan XII. (2) dari guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka sumber belajar. (7) dari pembelajaran verPekan Barusme menuju keterampilan aplikatif.

dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembalajaran (tut wuri handayani). Pembelajaran tidak langsung adalah proses pendidikan yang terjadi selama proses pembelajaran langsung tetapi tidak dirancang dalam kegiatan khusus. (11) pembelajaran yang berlangsung di rumah. dan di masyarakat. dalam proses pembelajaran Kurikulum 2013. mengasosiasi atau menganalisis. semua kegiatan yang terjadi selama belajar di sekolah dan di luar dalam kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler terjadi proses 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . Oleh karena itu. Pembelajaran tidak langsung berkenaan dengan pengembangan nilai dan sikap. Proses pembelajaran langsung menghasilkan pengetahuan dan keterampilan langsung atau yang disebut dengan instructional effect. dan di mana saja adalah kelas. siapa saja adalah siswa. di sekolah. (10) pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan (ing ngarso sung tulodo). Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar (8) peningkatan dan keseimbangan antara ketrampilan fisikal (hardskills) dan keterampilan mental (softskills) (9) pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajaran sepanjang hayat. Permendikbud nomor 81A tahun 2013 menyatakan bahwa kurikulum 2013 mengembangkan dua modus proses pembelajaran yaitu proses pembelajaran langsung dan proses pembelajaran tidak langsung. (13) pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran. (12) pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru. Dalam pembelajaran langsung tersebut peserta didik melakukan kegiatan belajar mengamati. pengembangan sikap sebagai proses pengembangan moral dan perilaku dilakukan oleh seluruh mata pelajaran dan dalam setiap kegiatan yang terjadi di kelas. Berbeda dengan pengetahuan tentang nilai dan sikap yang dilakukan dalam proses pembelajaran langsung oleh mata pelajaran tertentu. dan masyarakat. Proses pembelajaran langsung adalah proses pendidikan di mana peserta didik mengembangkan pengetahuan. dan mengkomunikasikan apa yang sudah ditemukannya dalam kegiatan analisis. kemampuan berpikir dan keterampilan psikomotorik melalui interaksi langsung dengan sumber belajar yang dirancang dalam silabus dan RPP berupa kegiatan-kegiatan pembelajaran. sekolah. mengumpulkan informasi. menanya. dan (14) pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik. membangun kemauan (ing madyo mangun karso).

menanya. sopan. Informasi/eksperim membaca sumber lain jujur. tentang informsi yang rasa ingin tahu. mengasosiasi. kemampuan dipahami dari apa yg merumuskan pertanyaan diamati atau pertanyaan untuk membentuk pikiran untuk mendapatkan kritis yang perlu untuk informasi tambahan tentang hidup cerdas dan belajar apa yang diamati (dimulai sepanjang hayat dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) Mengumpulkan melakukan eksperimen Mengembangkan sikap teliti. mencari informasi atau dengan alat) Menanya Mengajukan pertanyaan Pengembangkan kreativitas. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar pembelajaran untuk mengembangkan moral dan perilaku yang terkait dengan sikap. melihat (tanpa ketelitian. menghargai en selain buku teks pendapat orang lain. Pembelajaran langsung berkenaan dengan pembelajaran yang menyangkut KD yang dikembangkan dari KI-3 dan KI-4. dan e. Pembelajaran tidak langsung berkenaan dengan pembelajaran yang menyangkut KD yang dikembangkan dari KI-1 dan KI-2. mengembangkan kebiasaan belajar dan 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . d. menyimak. Kelima pembelajaran pokok tersebut dapat dirinci dalam berbagai kegiatan belajar sebagaimana tercantum dalam tabel berikut: Tabel: Keterkaitan antara Langkah Pembelajaran dengan Kegiatan Belajar dan Maknanya. mendengar. Baik pembelajaran langsung maupun pembelajaran tidak langsung terjadi secara terintegrasi dan tidak terpisah. c. mengamati. Proses pembelajaran terdiri atas lima pengalaman belajar pokok yaitu: a. b. mengkomunikasikan. mengumpulkan informasi. Melatih kesungguhan. mengamati objek/kejadian kemampuan berkomunikasi. Langkah Kegiatan Belajar Kompetensi yang Pembelajaran Dikembangkan Mengamati Membaca. dikembangkan secara bersamaan dalam suatu proses pembelajaran dan menjadi wahana untuk mengembangkan KD pada KI-1 dan KI-2. menerapkan kemampuan aktivitas mengumpulkan informasi wawancara dengan nara melalui berbagai cara yang sumber dipelajari. Keduanya.

informasi terbatas dari hasil kerja keras. kemampuan kegiatan mengumpulkan/ menerapkan prosedur dan eksperimen maupun hasil kemampuan berpikir induktif dari kegiatan mengamati serta deduktif dalam & kegiatan mengumpulkan menyimpulkan informasi  Peng olah an infor masi yang diku mpul kan dari yang bersi fat men am- bah kelu asan dan keda lama n sam pai kepa da peng olah an infor masi yang bersi fat men cari solus i dari 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . mengolah sudah dikumpulkan baik teliti. taat aturan. disiplin. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar belajar sepanjang hayat Mengasosiasikan/ mengolah informasi yang Mengembangkan sikap jujur.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar berb agai sum ber yang mem iliki pend apat yang berb eda sam pai kepa da yang berte ntan gan Mengkomunikasika Menyampaikan hasil Mengembangkan sikap jujur. masing-masing tingkat. toleransi. Dari hasil analisis tersebut sekolah menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang diberlakukan di SMA Negeri 32 Tobar untuk masing-masing mata pelajaran. dan Indikator Pembelajaran oleh MGMP sekolah dengan mempertimbangkan kompleksitas. kesimpulan teliti. tertulis. n pengamatan. 5) Ketuntasan Belajar Peserta didik dianggap tuntas belajarnya apabila memiliki nilai lebih besar atau sama dengan kriteria ketuntasan yang ditetapkan sekolah atau KKM (kriteria ketuntasan minimal) sekolah. daya dukung. secara lisan. atau mengungkapkan pendapat media lainnya dengan singkat & jelas. dan intake peserta didik. KD. KKM disusun dan ditetapkan berdasarkan hasil analisis SK. kemampuan berdasarkan hasil analisis berpikir sistematis. dan masing-masing jurusan/peminatan/lintas minat/pendalaman minat. dan mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar. Prosedur analisis dilakukan sebagai berikut: 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 .

66 dari hasil tes formatif. c) Untuk KD pada KI-1 dan KI-2. b) Untuk KD pada KI-3 dan KI-4.33 2.00 Catatan: KKM kelas X dan XI ditentukan sebesar 3.33 K D 1. 2.66 3.00 B B. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar  Menetapkan intake untuk kelas X yang diambil dari rata-rata nilai UN dan rapor SMP kelas IX semester 2.33 C 2.  Menetapkan intake kelas XI diambil dari rata-rata nilai kelas X semester 2. seorang peserta didik dinyatakan sudah tuntas belajar untuk menguasai KD yang dipelajarinya apabila menunjukkan indikator nilai ≥ 2. (1)Ketuntasan Belajar Kelas X dan XI Ketuntasan belajar ditentukan sebagai berikut: Tabel 01: Kriteria Ketuntasan Minimal Kelas X dan XI Nilai Kompetensi Predikat Pengetahuan Keterampilan Sikap A 4.00 1.00 SB A.00 3.66 dari hasil tes formatif.  Menetapkan kompleksitas berdasarkan analisis tingkat kesukaran materi pembelajaran tiap mata pelajaran. ketuntasan seorang peserta didik dilakukan dengan memperhatikan aspek sikap pada KI-1 dan KI-2 untuk seluruh mata pelajaran.66 2.66 1. 3.  Menetapkan intake kelas XII diambil dari rata-rata nilai kelas XI semester 2.33 3. seorang peserta didik dinyatakan belum tuntas belajar untuk menguasai KD yang dipelajarinya apabila menunjukkan indikator nilai < 2.00 4.66 B+ 3.00 2.00 C C.33 1. 1.  Menetapkan daya dukung berdasarkan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran yang dimiliki sekolah.33 B 3.66 C+ 2.00 atau predikat B dan sikap B a) Untuk KD pada KI-3 dan KI-4.66 D+ 1. yakni jika profil sikap peserta didik secara 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 5 .

66. Metode tes dapat berupa tes tulis atau tes kinerja. b) Untuk KD pada KI-3 dan KI-4: diberikan kesempatan untuk melanjutkan pelajarannya ke KD berikutnya kepada peserta didik yang memperoleh nilai 2. baik esai isian singkat maupun esai bebas.66 atau lebih dari 2. dan c) Untuk KD pada KI-3 dan KI-4: diadakan remedial klasikal sesuai dengan kebutuhan apabila lebih dari 75% peserta didik memperoleh nilai kurang dari 2. 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 6 . guru BK. a) Untuk KD pada KI-3 dan KI-4: diberikan remedial individual sesuai dengan kebutuhan kepada peserta didik yang memperoleh nilai kurang dari 2. kemudian diminta membuat rancangan dan melaksanakan eksperimen untuk menguji hipotesis tersebut. misalnya peserta diminta merumuskan suatu hipotesis. ada pula yang meminta peserta menuliskan sendiri responsnya. misalnya soal bentuk pilihan ganda. pembinaan terhadap peserta didik yang secara umum profil sikapnya belum berkategori baik dilakukan secara holistik (paling tidak oleh guru mata pelajaran. a. benar-salah. Metode tes dipilih bila respons yang dikumpulkan dapat dikategorikan benar atau salah (KD-KD pada KI-3 dan KI-4).66. yang menghendaki peserta untuk menunjukkan kinerja lebih komprehensif dan tidak dibatasi. Tes kinerja juga dibedakan menjadi dua. Tes tulis dapat dilakukan dengan cara memilih jawaban yang tersedia. Bila respons yang dikumpulkan tidak dapat dikategorikan benar atau salah digunakan metode nontes (KD-KD pada KI-1 dan KI-2). Bentuk kegiatan dalam upaya pencapaian KKM tersebut dilakukan langkah-langkah sebagai berikut. b. dan orang tua).66. atau mengoperasikan suatu alat tertentu. dan menjodohkan. yang meminta peserta untuk menunjukkan kinerja dengan tugas-tugas tertentu yang terstruktur secara ketat. d) Untuk KD pada KI-1 dan KI-2. Penilaian dapat dilakukan melalui metode tes maupun nontes. misalnya soal berbentuk esai. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar umum berada pada kategori baik (B) menurut standar yang ditetapkan satuan pendidikan yang bersangkutan. misalnya peserta diminta menulis paragraf dengan topik yang sudah ditentukan. dan prilaku meluas. Implikasi penentuan besaran KKM dilakukan upaya berupa strategi pencapaian ketuntasan belajar. yaitu prilaku terbatas.

atau motivasi. Metode nontes umumnya digunakan untuk mengukur ranah afektif (KD- KD pada KI-1 dan KI-2). dan lain-lain.2: Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Peserta Didik Kelas XII IPA Tahun Pelajaran 2014/2015 NO MATA PELAJARAN Kelas XII IPA Kog/Psi Afektif 1 Pendidikan Agama 80 B 2 Pendidikan Kewarganegaraan 76 B 3 Bahasa Indonesia 75 B 4 Bahasa Inggris 76 B 5 Matematika 78 B 6 Fisika 76 B 7 Kimia 76 B 8 Biologi 75 B 9 Sejarah 78 B 10 Seni Budaya 80 B 11 Penjas. minat.3: Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Peserta Didik XII IPS Tahun Pelajaran 2014/2015 NO MATA PELAJARAN Kelas XII IPS Kog/Psi Afektif 1 Pendidikan Agama 80 B 2 Pendidikan Kewarganegaraan 76 B 3 Bahasa Indonesia 75 B 4 Bahasa Inggris 76 B 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 7 . penilaian diri. Olahraga & Kesehatan 75 B 12 Teknologi Info-Komunikasi 80 B 13 Percakapan Bahasa Inggris 75 B 14 Bahasa Pekan Baru 80 B 15 Budi Pekerti 80 B Tabel 3. penilaian rekan sejawat. (2)Ketuntasan Belajar Kelas XII Ketuntasan belajar untuk peserta didik kelas XII ditentukan sebagai berikut. Tabel 3. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Metode nontes digunakan untuk menilai sikap. kuisioner. Metode nontes lazimnya menggunakan instrumen angket. namun untuk mendapatkan deskripsi tentang profil sikap peserta didik.Hasil penilaian ini tidak dapat diinterpretasi ke dalam kategori benar atau salah.

4: Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Peserta Didik Kelas XII IPB Tahun Pelajaran 2014/2015 NO MATA PELAJARAN Kelas XII IPB Kog/Psi Afektif 1 Pendidikan Agama 80 B 2 Pendidikan Kewarganegaraan 76 B 3 Bahasa Indonesia 75 B 4 Bahasa Inggris 76 B 5 Matematika 78 B 6 Sastra Indonesia 76 B 7 Bahasa Jepang 76 B 8 Antropologi 75 B 9 Sejarah 78 B 10 Seni Budaya 80 B 11 Penjas. Olahraga & Kesehatan 75 B 12 Teknologi Info-Komunikasi 80 B 13 Percakapan Bahasa Inggris 75 B 14 Bahasa Pekan Baru 80 B 15 Budi Pekerti 80 B Agar peserta didik mampu mencapai atau memperoleh nilai sesuai besaran KKM yang telah ditentukan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Tahun Pelajaran 2014/2015 NO MATA PELAJARAN Kelas XII IPS Kog/Psi Afektif 5 Matematika 78 B 6 Sejarah 76 B 7 Geografi 76 B 8 Ekonomi 75 B 9 Sosiologi 78 B 10 Seni Budaya 80 B 11 Penjas. maka dilakukan langkah-langkah sebagai strategi 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 8 . Olahraga & Kesehatan 75 B 12 Teknologi Info-Komunikasi 80 B 13 Percakapan Bahasa Inggris 75 B 14 Bahasa Pekan Baru 80 B 15 Budi Pekerti 80 B Tabel 3.

2. penilaian diri. Pembinaan dilakukan secara holistik (paling tidak oleh guru mata pelajaran. ulangan akhir semester. 3. a) Untuk kompetensi Kognitif dan Psikomotor diberikan remedial individual sesuai dengan kebutuhan kepada peserta didik yang memperoleh nilai sekurang-kurangnya sebesar KKM. 4. dan orang tua). 6) Kriteria Penilaian. ulangan harian. dan ujian sekolah. guru BK. Bentuk kegiatan dalam upaya pencapaian KKM tersebut dilakukan langkah-langkah sebagai berikut. ulangan tengah semester. Penilaian otentik merupakan penilaian yang dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input). proses. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar pencapaian ketuntasan belajar. ujian tingkat kompetensi. dan Kelulusan (1)Kriteria Penilaian Pengertian Penilaian Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan. dan keluaran (output) pembelajaran. Ulangan merupakan proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran. Penilaian diri merupakan penilaian yang dilakukan sendiri oleh peserta didik secara reflektif untuk membandingkan posisi relatifnya dengan kriteria yang telah ditetapkan. pengertian penilaian adalah: Penilaian pendidikan sebagai proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik mencakup: penilaian otentik. b) Untuk peserta didik yang profil sikapnya belum memenuhi KKM dilakukan pembinaan sampai diperoleh data sikap dalam berkategori baik. untuk memantau kemajuan dan perbaikan hasil belajar peserta didik. ujian nasional. Penilaian berbasis portofolio merupakan penilaian yang dilaksanakan untuk menilai keseluruhan entitas proses belajar peserta didik termasuk penugasan perseorangan dan/atau kelompok di dalam dan/atau di luar kelas khususnya pada sikap/perilaku dan keterampilan. ujian mutu tingkat kompetensi. penilaian berbasis portofolio. Kenaikan Kelas. 1. 7 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 9 . ulangan. yang diuraikan sebagai berikut.

Ulangan harian merupakan kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk menilai kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih. 10. 8 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . 9. Ujian Mutu Tingkat Kompetensi yang selanjutnya disebut UMTK merupakan kegiatan pengukuran yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut. 6. Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN merupakan kegiatan pengukuran kompetensi tertentu yang dicapai peserta didik dalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan. Ujian Tingkat Kompetensi yang selanjutnya disebut UTK merupakan kegiatan pengukuran yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi. Prinsip dan Pendekatan Penilaian Lebih lanjut dikatakan bahwa penilaian hasil belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah harus didasarkan pad prinsip- prinsip sebagai berikut: 1. 7. 8. Ulangan tengah semester merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran. dilakukan oleh satuan pendidikan. Ujian Sekolah/Madrasah merupakan kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi di luar kompetensi yang diujikan pada UN. Cakupan ulangan tengah semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut. Cakupan UTK meliputi sejumlah Kompetensi Dasar yang merepresentasikan Kompetensi Inti pada tingkat kompetensi tersebut. Ulangan akhir semester merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. berarti penilaian berbasis pada standardan tidak dipengaruhi faktor subjektivitas penilai. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 5. 11. Objektif. yang dilaksanakan secara nasional. Cakupan UMTK meliputi sejumlah Kompetensi Dasar yang merepresentasikan Kompetensi Inti pada tingkat kompetensi tersebut.

dan pelaporannya. Teknik dan instrumen yang digunakan untuk penilaian kompetensi sikap. berarti mendidik dan memotivasi peserta didik dan guru. Akuntabel. penilaian diri. Teknik. berarti penilaian yang efisien dan efektif dalam perencanaan. baik secara 8 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . pengetahuan. Ruang Lingkup. Terpadu. Pendidik melakukan penilaian kompetensi sikap melalui observasi. penilaian diri. a. dan karakteristik peserta didik. kriteria penilaian. kompetensi mata pelajaran/kompetensi muatan/ kompetensi program. dan hasilnya. pelaksanaan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 2. dan dasar pengambilan keputusan dapat diakses oleh semua pihak. dan penilaian antar peserta didik adalah daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang disertai rubrik. berarti penilaian oleh pendidik dilakukan secara terencana. Pendekatan penilaian yang digunakan adalah penilaian acuan kriteria (PAK). Edukatif. KKM merupakan kriteria ketuntasan belajar minimal yang ditentukan oleh satuan pendidikan dengan mempertimbangkan karakteristik Kompetensi Dasar yang akan dicapai. dan keterampilan sebagai berikut. daya dukung. berarti prosedur penilaian. dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relatif setiap peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan. berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak internal sekolah maupun eksternal untuk aspek teknik. PAK merupakan penilaian pencapaian kompetensi yang didasarkan pada kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penilaian kompetensi sikap. prosedur. pengetahuan. 6. 4.  Observasi merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera. dan proses. penilaian “teman sejawat” (peer evaluation) oleh peserta didik dan jurnal. Transparan. Cakupan penilaian merujuk pada ruang lingkup materi. Instrumen yang digunakan untuk observasi. 5. dan berkesinambungan. 3. Ekonomis. dan Instrumen Penilaian Penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap. sedangkan pada jurnal berupa catatan pendidik. menyatu dengan kegiatan pembelajaran.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan pedoman
observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati.
 Penilaian diri merupakan teknik penilaian dengan cara meminta
peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya
dalam konteks pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan
berupa lembar penilaian diri.
 Penilaian antarpeserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara
meminta peserta didik untuk saling menilai terkait dengan
pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar
penilaian antarpeserta didik.
 Jurnal merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang
berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan
peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku.
b. Penilaian Kompetensi Pengetahuan.
Pendidik menilai kompetensi pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan,
dan penugasan.
 Instrumen tes tulis berupa soal pilihan ganda, isian, jawaban singkat,
benar-salah, menjodohkan, dan uraian. Instrumen uraian dilengkapi
pedoman penskoran.
 Instrumen tes lisan berupa daftar pertanyaan.
 Instrumen penugasan berupa pekerjaan rumah dan/atau projek yang
dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai dengan karakteristik
tugas.
c. Penilaian Kompetensi Keterampilan.
Pendidik menilai kompetensi keterampilan melalui penilaian kinerja,
yaitu penilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu
kompetensi tertentu dengan menggunakan tes praktik, projek, dan
penilaian portofolio. Instrumen yang digunakan berupa daftar cek atau
skala penilaian (rating scale) yang dilengkapi rubrik.
 Tes praktik adalah penilaian yang menuntut respon berupa
keterampilan melakukan suatu aktivitas atau perilaku sesuai dengan
tuntutan kompetensi.
 Projek adalah tugas-tugas belajar (learning tasks) yang meliputi
kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan secara tertulis
maupun lisan dalam waktu tertentu.
 Penilaian portofolio adalah penilaian yang dilakukan dengan cara
menilai kumpulan seluruh karya peserta didik dalam bidang tertentu
yang bersifat reflektif-integratif untuk mengetahui minat,
perkembangan, prestasi, dan/atau kreativitas peserta didik dalam
kurun waktu tertentu. Karya tersebut dapat berbentuk tindakan nyata

8
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015
2

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

yang mencerminkan kepedulian peserta didik terhadap
lingkungannya.

Instrumen penilaian harus memenuhi persyaratan:
 substansi yang merepresentasikan kompetensi yang dinilai;
 konstruksi yang memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan bentuk
instrumen yang digunakan; dan

 penggunaan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai
dengan tingkat perkembangan peserta didik.

Mekanisme dan Prosedur Penilaian
a. Penilaian hasil belajar pada jenjang pendidikan dasar dan menengah
dilaksanakan oleh pendidik, satuan pendidikan, Pemerintah dan/atau
lembaga mandiri.
b. Penilaian hasil belajar dilakukan dalam bentuk penilaian otentik,
penilaian diri, penilaian projek, ulangan harian, ulangan tengah
semester, ulangan akhir semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu
tingkat kompetensi, ujian sekolah, dan ujian nasional.
 Penilaian otentik dilakukan oleh guru secara berkelanjutan.
 Penilaian diri dilakukan oleh peserta didik untuk tiap kali sebelum
ulangan harian.
 Penilaian projek dilakukan oleh pendidik untuk tiap akhir bab atau
tema pelajaran.
 Ulangan harian dilakukan oleh pendidik terintegrasi dengan proses
pembelajaran dalam bentuk ulangan atau penugasan.
 Ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester, dilakukan
oleh pendidik di bawah koordinasi satuan pendidikan.
 Ujian tingkat kompetensi dilakukan oleh satuan pendidikan pada
akhir kelas XII (semester 6) dilakukan melalui UN.
 Ujian Mutu Tingkat Kompetensi dilakukan dengan metode survei
oleh pemerintah pada akhir kelas II (tingkat 1), kelas IV (tingkat 2),
kelas VIII (tingkat 4), dan kelas XI (tingkat 5).
 Ujian sekolah dilakukan oleh satuan pendidikan sesuai dengan
peraturan perundang-undangan
 Ujian Nasional dilakukan oleh Pemerintah sesuai dengan peraturan
perundang-undangan.
c. Perencanaan ulangan harian dan pemberian projek oleh pendidik sesuai
dengan silabus dan dijabarkan dalam rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP).
d. Kegiatan ujian sekolah/madrasah dilakukan dengan langkah-langkah:
 menyusun kisi-kisi ujian;

8
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015
3

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar

 mengembangkan (menulis, menelaah, dan merevisi) instrumen;
 melaksanakan ujian;
 mengolah (menyekor dan menilai) dan menentukan kelulusan
peserta didik; dan
 melaporkan dan memanfaatkan hasil penilaian.
e. Ujian nasional dilaksanakan sesuai langkah-langkah yang diatur dalam
Prosedur Operasional Standar (POS).
f. Hasil ulangan harian diinformasikan kepada peserta didik sebelum
diadakan ulangan harian berikutnya. Peserta didik yang belum
mencapai KKM harus mengikuti pembelajaran remedial.

g. Hasil penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan dilaporkan dalam
bentuk nilai dan deskripsi pencapaian kompetensi kepada orangtua dan
pemerintah.

Pelaporan Hasil Penilaian
Pelaporan hasil penilaian dilakukan oleh 3 (tiga) penilai, yaitu (1) penilaian
oleh pendidik, (2) penilaian oleh satuan pendidikan, dan (3) penilaian
pemerintah.
Laporan hasil penilaian oleh pendidik
Pelaporan hasil penilaian peserta didik oleh pendidik harus memperhatikan
hal-hal sebagai berikut:
a. Proses penilaian diawali dengan mengkaji silabus sebagai acuan dalam
membuat rancangan dan kriteria penilaian pada awal semester.
Setelah menetapkan kriteria penilaian, pendidik memilih teknik
penilaian sesuai dengan indikator dan mengembangkan instrumen
serta pedoman penyekoran sesuai dengan teknik penilaian yang dipilih.
b. Pelaksanaan penilaian dalam proses pembelajaran diawali dengan
penelusuran dan diakhiri dengan tes dan/atau nontes. Penelusuran
dilakukan dengan menggunakan teknik bertanya untuk mengeksplorasi
pengalaman belajar sesuai dengan kondisi dan tingkat kemampuan
peserta didik.
c. Penilaian pada pembelajaran tematik-terpadu dilakukan dengan
mengacu pada indikator dari Kompetensi Dasar setiap mata pelajaran
yang diintegrasikan dalam tema tersebut.
d. Hasil penilaian oleh pendidik dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui
kemajuan dan kesulitan belajar, dikemPekan Barukan kepada peserta
didik disertai Pekan Barukan (feedback) berupa komentar yang
mendidik (penguatan) yang dilaporkan kepada pihak terkait dan
dimanfaatkan untuk perbaikan pembelajaran.

8
KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015
4

b. ulangan kenaikan kelas. dengan ketentuan kompetensi sikap (spiritual dan sosial) termasuk kategori baik dan kompetensi pengetahuan dan keterampilan minimal sama dengan KKM yang telah ditetapkan. hasilnya diakumulasi dan dinyatakan dalam bentuk deskripsi kompetensi oleh wali kelas/guru kelas. dan  lulus Ujian Nasional. melaporkan hasil ujian Tingkat Kompetensi kepada orangtua/wali peserta didik dan dinas pendidikan. menentukan kriteria kenaikan kelas. ulangan akhir semester. untuk hasil penilaian kompetensi pengetahuan dan keterampilan termasuk penilaian hasil pembelajaran tematik-terpadu. 8 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 5 . g. f. d. Laporan hasil penilaian oleh pendidik berbentuk:  nilai dan/atau deskripsi pencapaian kompetensi. guru Bimbingan dan Konseling.  deskripsi sikap. dan ujian akhir sekolah/madrasah. melaporkan hasil pencapaian kompetensi dan/atau tingkat kompetensi kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk buku rapor. ulangan tengah semester. mengoordinasikan ulangan harian. Penilaian kompetensi sikap spiritual dan sosial dilakukan oleh semua pendidik selama satu semester. dan orang tua/wali) pada periode yang ditentukan. c. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar e. menentukan kriteria minimal pencapaian Tingkat Kompetensi dengan mengacu pada indikator Kompetensi Dasar tiap mata pelajaran. Laporan hasil penilaian oleh pendidik disampaikan kepada kepala sekolah/madrasah dan pihak lain yang terkait (misal: wali kelas. g. menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik sesuai dengan kriteria:  menyelesaikan seluruh program pembelajaran. e. ujian tingkat kompetensi. untuk hasil penilaian kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial. melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota dan instansi lain yang terkait. f.  lulus ujian akhir sekolah/madrasah. h. menyelenggarakan ujian sekolah/madrasah dan menentukan kelulusan peserta didik dari ujian sekolah/madrasah sesuai dengan POS Ujian Sekolah/Madrasah. Laporan hasil penilaian oleh satuan pendidikan Laporan hasil penilaian peserta didik oleh satuan pendidikan dilakukan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan peserta didik yang meliputi kegiatan sebagai berikut: a.  mencapai tingkat Kompetensi yang dipersyaratkan.

jujur. 8 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 6 . a.  Ujian mutu Tingkat Kompetensi dilakukan sebelum peserta didik menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu. dan j.  Dalam rangka penggunaan hasil UN untuk pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan. o salah satu pertimbangan dalam seleksi masuk ke jenjang o pendidikan berikutnya. dan adil. o pemetaan mutu. kriteria kelulusan UN ditetapkan setiap tahun oleh Pemerintah. Ujian Mutu Tingkat Kompetensi  Ujian mutu Tingkat Kompetensi dilakukan oleh Pemerintah pada seluruh satuan pendidikan yang bertujuan untuk pemetaan dan penjaminan mutu pendidikan di suatu satuan pendidikan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar i. menerbitkan ijazah setiap peserta didik yang lulus dari satuan pendidikan bagi satuan pendidikan yang telah terakreditasi. sedangkan soalnya disusun oleh Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah dengan komposisi tertentu yang ditentukan oleh Pemerintah.  Sebagai salah satu penentu kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Ujian Nasional  Penilaian hasil belajar dalam bentuk UN didukung oleh suatu sistem yang menjamin mutu dan kerahasiaan soal serta pelaksanaan yang aman. Laporan hasil penilaian oleh pemerintah Penilaian hasil belajar oleh Pemerintah dilakukan melalui Ujian Nasional dan ujian mutu Tingkat Kompetensi. dan o pembinaan dan pemberian bantuan untuk peningkatan mutu. Pemerintah menganalisis dan membuat peta daya serap UN dan menyampaikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan.  Dalam rangka standarisasi UN diperlukan acuan berupa kisi-kisi bersifat nasional yang dikembangkan oleh Pemerintah. dengan memperhatikan hal-hal berikut.  Hasil UN digunakan untuk: o salah satu syarat kelulusan peserta didik dari satuan o pendidikan. menerbitkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) setiap peserta didik bagi satuan pendidikan penyelenggara Ujian Nasional. b. sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk perbaikan proses pembelajaran.

Khusus untuk kriteria kelulusan peserta didik kelas XII yang menggunakan model kurikulum 2006. dan/atau sikap yang belum tuntas/belum baik pada semester kedua. keterampilan. olah raga dan kesehatan 3) Lulus Ujian Sekolah (US) untuk Kelompok Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Untuk kelas X dan XI yang menggunakan model kurikulum 2013. pelaksanaan. dan pelaporan ujian mutu Tingkat Kompetensi mampu memberikan hasil yang komprehensif sebagaimana hasil studi lain dalam skala internasional. 2) Tidak terdapat 3 mata pelajaran atau lebih. pada kompetensi pengetahuan. Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. 4) Lulus Ujian Nasional (UN) Kriteria dinyatakan lulus mengacu pada ketentuan mengenai penilaian akhir dan ujian sekolah yang diatur dengan peraturan Metmeri dan 8 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 7 . kriteria kenaikan kelas ditentukan oleh pihak sekolah berdasarkan karakteristik sekolah terutama besaran KKM masing-masing matapelajaran. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar  Instrumen. Ketentuan kelulusan diatur sebagai berikut. acuan yang digunakan untuk kelulusan adalah mengacu pada pasal 72 ayat 1 Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional. 1) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran 2) Memperoleh nilai minimal BAIK pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak Mulia meliputi:  Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan kepribadian  Kelompok mata pelajaran Estetika  Kelompok mata pelajaran jasmani. Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam dua semester pada tahun pelajaran yang diikuti. kriteria kenaikan kelas ditentukan dengan mengacu pada Lampiran Surat Keputusan Dirjen Dikdasmen nomor 717/D/Kep/2013 tentang Laporan Capaian Kompetensi Peserta Didik Sekolah Menengah Atas (SMA). 3) Ketidakhadiran peserta didik tanpa keterangan maksimal 15% dari jumlah hari efektif. (2)Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan Untuk peserta didik kelas X dan XI yang menggunakan model kurikulum 2013.

dan pendalaman minat di SMA yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Direktorat Pembinaan SMA tahun 2013. dan (3) minat Ilmu-Ilmu Bahasa dan Budaya. Lintas Minat. lintas minat. dan Pendalaman Minat Kriteria peminatan.75 | IPS + 8. Peminatan Peminatan adalah suatu keputusan yang dilakukan peserta didik untuk memilih kelompok mata pelajaran sesuai minat. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Nasional yang berlaku dalam tahun pelajaran bersangkutan. Pemilihan peminatan dilakukan atas dasar kebutuhan untuk melanjutkan keperguruan tinggi. lintas minat. (2) minat Ilmu-Ilmu Sosial. Mengacu pada pedoman di atas. Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat pada SMA Negeri 32 Tobar. maka sekolah menetapkan target pencapaian kelulusan untuk tahun pelajaran 2014/2015 sebesar 100% dengan perolehan nilai UN untuk jurusan IPB = 7. dan pendalaman minat di SMA Negeri 32 Tobar mengacu pada model pengembangan peminatan. . Catatan: Peserta didik dinyatakan Iulus jika memenuhi standar kelulusan yang diatur dalam Peraturan Menteri yang tertuang dalam Prosedur Operasional Standar Ujian Nasional dan Ujian Sekolah yang berlaku dalam tahun pelajaran bersangkutan. Di dalam struktur kurikulum SMA sebagaimana tercantum dalam Permendikbud nomor 69 tahun 2013. Struktur ini menerapkan prinsip bahwa peserta didik merupakan subjek dalam belajar yang memiliki hak untuk memilih mata pelajaran sesuai dengan minatnya. mata pelajaran yang dapat diikuti dan diambil terdiri atas Kelompok Mata pelajaran Wajib dan Mata pelajaran Pilihan. Mata pelajaran pilihan ini memberi corak kepada fungsi satuan pendidikan. Peminatan untuk SMA terdiri dari 3 (tiga) kelompok peminatan yaitu (1) minat Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. dan didalamnya terdapat pilihan sesuai dengan minat peserta didik.80 | IPA = 8. maka SMA Negeri 32 Tobar memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menentukan pilihan peminatan dengan menyediakan ke tiga kelompok peminatan tersebut yaitu: 8 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 8 . Mata pelajaran pilihan terdiri atas pilihan akademik untuk Sekolah Menengah Atas.05 7) Kriteria Peminatan. dan kemampuan selama mengikuti pembelajaran di SMA. bakat.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar (1) kelompok peminatan Matematika dan Ilmu Alam. kecuali kelompok peminatan Ilmu-Ilmu Bahasa dan Budaya yang diperbolehkan memilih lintas minat di kelompok peminatannya. minat dan potensi peserta didik mengingat salah satu pilihan ini harus ditekuni sampai dengan kelas XII. setiap peserta didik juga harus mengikuti mata pelajaran yang dipilih untuk dijadikan lintas minat dan/atau pendalaman minat sebanyak 6 jam pelajaran di kelas X dan 4 jam pelajaran di kelas XI. Untuk saat ini SMA Negeri 32 Tobar sesuai dengan kondisi belum mampu menyediakan fasilitas pendalaman minat. Mata pelajaran lintas minat atau pendalaman minat di kelas X hendaknya dipilih dan ditentukan secara cermat sesuai cita- cita. Perkecualian ini mengacu Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 4032/D/DM/2014 tentang Pembukaan Mata Pelajaran Peminatan Bahasa dan Budaya di semua Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai Lintas Peminatan. dan Pendalaman Minat 8 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 9 . Hal ini memberi peluang kepada peserta didik untuk mempelajari mata pelajaran yang diminati namun tidak terdapat pada kelompok mata pelajaran peminatan yang dipilih. Oleh karena itu seluruh peserta didik kelas X wajib memilih lintas minat. Selain mengikuti seluruh mata pelajaran di kelompok peminatan. dan (3) kelompok peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya. memberikan peluang peserta didik selain memilih kelompok peminatan. bakat. memberi peluang bagi peserta didik yang memiliki kemampuan akademik di atas peserta ddik lainnya dengan diberi kesempatan untuk mendalami mata pelajaran mata pelajaran pada kelompok peminatannya. Hal ini memberi kesempatan bagi peserta didik yang pada mata pelajaran tertentu di kelompok peminatannya memiliki kemampuan dan prestasi tertentu sehingga penguasaan terhadap substansi mata pelajaran bersangkutan menjadi tumpuan bagi kelangsungan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. Konsep Peminatan. Lintas Minat. juga diberi kesempatan untuk mengambil mata pelajaran dari kelompok peminatan lain. Pengertian pendalaman minat pada Kurikulum 2013. (2) kelompok peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Lintas Minat dan Pendalaman Minat Pengertian linta minat pada Kurikulum 2013.

peserta didik kelas X memilih mata pelajaran di luar mata pelajaran mata pelajaran wajib A dan B serta di luar kelompok peminatan yang telah dipilihnya. Sejarah. Fisika. atau geografi dan antropologi. Peserta didik tersebut harus memilih dua mata pelajaran dari kelompok peminatan yang lain. Bahasa dan Sastra Inggris. Bahasa dan Sastra Jepang (atau Bahasa dan Sastra Asing lain wajib pada peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya). rekomendasi dari guru BK SMP/MTs. Sosiologi. Untuk lintas minat. apabila seorang peserta didik X. dan Kimia disamping mata pelajaran mata pelajaran yang ada di kelompok wajib A dan B. atau bahasa dan sastra inggris dengan bahasa dan sastra arab. Demikian pula peserta didik Z memilih peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya maka dia wajib mempelajari mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. yakni peminatan Matematika dan Ilmu Alam. dan kemampuan peserta didik terlayani maka salah satu kebijakan penting dalam Kurikulum 2013 adalah memberi kesempatan kepada peserta didik untuk memilih kelompok mata pelajaran (peminatan) yang diminati. atau Ilmu-ilmu Sosial. atau biologi dan sejarah. Misalnya peserta didik X di atas dapat memilih geografi dan ekonomi. dan kemampuannya. peserta didik Y memilih peminatan Ilmu-ilmu Sosial maka dia wajib untuk mempelajari mata pelajaran Geografi. serta didukung oleh data prestasi. peserta didik boleh memilih kelompok mata pelajaran. minat. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 pasal 12 ayat (1) butir b. Peserta didik Z bisa memilih biologi dan kimia. atau matematika dengan bahasa dan sastra inggris. atau Ilmu Bahasa dan Budaya. Sebagaimana disebutkan di atas. dan angket dari guru BK SMA. maka peserta didik ini selama duduk di bangku SMA wajib untuk mempelajari mata pelajaran Matematika. Sebagai contoh pertama. Peserta didik Y dapat memilih matematika dan biologi. baik nilai rapor SMP/MTs dan nilai UN SMP/MTs memilih peminatan Matematika dan Ilmu Alam. atau sejarah dan ekonomi. Biologi. Pemilihan kelompok mata pelajaran tersebut dipilih peserta didik semenjak masuk ke SMA atau kelas X semester pertama. sesuai minat dan bakatnya. minat. menyatakan bahwa peserta didik berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat. dan Ekonomi beserta mata pelajaran mata pelajaran yang ada di kelompok wajib A dan B. atau bahasa dan sastra inggris dengan bahasa dan sastra jepang. Contoh kedua. 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . dan Antropologi. Agar bakat.

Selain itu. Pendalaman minat dapat dilakukan mulai dari kelas X. Pada saat kelas XI. bentuk dan pelaksanaan kerja sama diatur dengan perguruan tinggi bersangkutan. dapat pula memilih mata pelajaran Biologi dan Bahasa dan Sastra Mandarin atau mata pelajaran Sejarah dan Bahasa dan Sastra Perancis. 1) dilakukan mulai kelas XI. sebagai mata pelajaran lintas minat. Dengan demikian peserta didik yang telah memilih peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya dengan mata pelajaran Bahasa dan Sastra Jepang. atau Bahasa dan Sastra Korea. Peserta didik di kelas X mengikuti dua mata pelajaran lintas minat sebanyak 6 jam pelajaran. peserta didik dapat melanjutkan salah satu mata pelajaran lintas minat atau mengambil mata pelajaran untuk pendalaman minat. akan tetapi karena peserta didik baru mengenal dan mempelajari beberapa mata pelajaran maka dalam menentukan pendalaman minat sebaiknya diperhatikan hal-hal seperti. Sekolah hendaknya bisa mengingatkan dan menyarankan peserta didik untuk mempertahankan salah satu pilihan mata pelajaran lintas minat sampai di kelas XII. atau dua mata pelajaran pendalaman minat. Sebagai contoh peserta didik di peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya selain dapat memilih lintas minat di peminatan Matematika dan Ilmu Alam atau Ilmu-ilmu Sosial. dan di kelas XI dan kelas XII mengikuti satu mata pelajaran lintas minat sebanyak 4 jam pelajaran sesuai dengan Permendikbud No. peserta didik yang memilih peminatan ilmu Bahasa dan Budaya dapat memilih lintas minat di peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya juga. misalnya Bahasa dan Sastra Perancis dengan Bahasa dan Sastra Mandarin. 2) mendapat rekomendasi dari guru mata pelajaran yang akan dipilih dan disetujui oleh guru bimbingan konseling. Pemilihan mata pelajaran lintas minat dan pendalaman minat bersifat opsional. 3) bagi satuan pendidikan yang telah memiliki kerja sama dengan perguruan tinggi. artinya seorang peserta didik dapat mengambil dua mata pelajaran lintas minat. satuan pendidikan boleh membuka mata pelajaran bahasa dan sastra asing lainnya. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Khusus untuk kelompok peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya. dan 4) memiliki peserta didik yang memang mempunyai potensi lebih untuk mata pelajaran tertentu yang terdapat pada perguruan tinggi tersebut 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . atau satu mata pelajaran lintas minat dan satu pendalaman minat. 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum. juga dapat memilih bahasa Asing yang disediakan sekolah selain bahasa asing yang telah dipilihnya sebagai peminatan.

Mekanisme dan Prosedur Penentuan Peminatan. Unsur- unsur yang terlibat dalam peminatan dan lintas minat. 1) Kepala sekolah sebagai penangungjawab seluruh kegiatan. 2) nilai ujian nasional SMP/MTs. 1) nilai rapor SMP/MTs. di Kelas X seorang peserta didik sudah harus memilih kelompok peminatan dan lintas minat mana yang akan dimasuki. Ilmu-ilmu Sosial (IIS). dan Pendalaman Minat Kelompok Peminatan yang dipilih peserta didik terdiri atas kelompok Matematika dan Ilmu Alam (MIA). Nilai-nilai tersebut selajutnya diurutkan sesuai kebutuhan. Untuk mengolah nilai rapor dan nilai ujian nasional SMP/MTs. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar dapat mengikutsertakan pembelajaran peserta didiknya pada perguruan tinggi tersebut. 4) hasil tes penempatan (placement test) ketika mendaftar di SMA. Sebagai contoh seorang peserta didik yang memiliki minat mendalami kelompok matapelajaran Matematika dan Ilmu-ilmu Alam. 2) Wakil kepala sekolah bidang kurikulum sebagai pelaksana PPDB dan koordinator peminatan lintas minat. Pengurutan berdasarkan nilai matapelajaran sangat disarankan karena akan membantu pihak SMA menempatkan peserta didik sesuai minat dan bakat serta didukung oleh data nilai matapelajaran yang akan ditempuh di SMA. 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . Penentuan pemilihan kelompok peminatan di SMA dilakukan dengan mempertimbangkan. Agar pelaksanaan peminatan dan lintas minat berjalan sesuai yang dikehendaki maka perlu kerja sama antara panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan tim kurikulum di bawah koordinasi kepala sekolah. maka nilai matematika dan IPA di SMP/MTs dapat dijadikan rujukan untuk menempatkan peserta didik bersangkutan sesuai kriteria yang ditetapkan SMA. satuan pendidikan dapat membentuk tim pengolah data. dan 5) tes bakat minat oleh psikolog. bisa diurutkan berdasarkan nilai keseluruhan atau berdasarkan nilai setiap matapelajaran. Sejak mendaftar ke SMA. Demikian juga nilai bahasa Indonesia dan bahasa inggris menjadi rujukan bagi peserta didik yang berminat mengambil kelompok peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya. Lintas minat. 3) rekomendasi guru bimbingan dan konseling di SMP/MTs. dan Ilmu Budaya dan Bahasa (IBB). sebagai berikut.

Implementasi Peminatan. dan potensi peserta didik. seorang peserta didik masih memungkinkan mengubah pilihan kelompok peminatannya dengan dasar nilai hasil belajar di semester pertama dan rekomendasi dari guru Bimbingan Konseling. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 3) Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan sebagai pelaksana PPDB dan anggota tim peminatan-lintas minat. dan (4) data rekomendasi dari guru Bimbingan Konseling SMA Negeri 32 Tobar (Catatan: bila memungkinkan ditambah hasil psikotes berupa data bakat. Lintas Minat. kriteria menentukan pilihan kelompok peminatan juga ditentukan oleh: (1) data nilai rapor SMP/MTs. Lintas Minat Kelas X Lintas minat kelas X pada kelompok peminatan MIA (Matematika dan Ilmu Alam) serta IIS (Ilmu-Ilmu Sosial) di SMA Negeri 32 Tobar ditentukan sebagai berikut. Selain berdasarkan pilihan peminatan peserta didik. (3) data hasil tes penempatan (placement test) yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 32 Tobar. Contoh: 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . Pada awal semester kedua di kelas X. 5) Wakil kepala sekolah bidang sarana/prasarana sebagai anggota peminatan-lintas minat yang bertugas selaku koordinator analisis SDM dan sarana/prasarana. (2) data nilai ujian nasional SMP/MTs. 1) Dua mata pelajaran dari kelompok peminatan yang sama di luar kelompok peminatan pilihan. yang diselenggarakan lembaga resmi atau psikolog). atau 2) Satu mata pelajaran di masing-masing kelompok peminatan di luar kelompok peminatan pilihan. dan Pendalaman Minat di SMA Negeri 32 Tobar Pilihan kelompok peminatan ini sudah dilakukan pada awal semester I di kelas X. 4) Wakil kepala sekolah bidang hubungan masyarakat sebagai pelaksana PPDB dan anggota tim peminatan lintas minat. 7) Tim kurikulum sebagai anggota peminatan lintas minat yang bertugas menginput data peserta didik baru. minat. 6) Guru BK sebagai anggota tim peminatan-lintas minat yang bertugas membuat kuesioner peminatan-lintas minat dan salah satu unsur penentu pemilihan peminatan.

atau 4) Peserta didik memilik 1 (satu) mata pelajaran dari kelompok peminatan yang sama dengan kelompok peminatan pilihan dan 1 (satu) mata pelajaran di luar kelompok peminatan pilihan. atau 3) Dua mata pelajaran dari kelompok peminatan yang sama dengan kelompok peminatan pilihan. Contoh: 1) Peserta didik memilih kelompok peminatan IBB dengan pilihan lintas minat 2 (dua) mata pelajaran dari kelompok peminatan IIS atau MIA. (3) ketersediaan sarana penunjang pembelajaran. b) Kelompok peminatan IIS mendapat lintas minat mata pelajaran Biologi (3 jam pelajaran) dan Kimia (3 jam pelajaran). atau (2) Peserta didik yang memilih kelompok peminatan MIA dengan pilihan lintas minat 1 mata pelajaran dari kelompok peminatan IIS dan 1 mata pelajaran dari kelompok peminatan IBB. maka pemilihan mata pelajaran lintas minat diatur sebagai berikut. dan (4) pemeratan jam mengajar guru. atau 4) Satu mata pelajaran dari kelompok peminatan yang sama dengan kelompok peminatan pilihan dan satu mata pelajaran di luar kelompok peminatan pilihan. atau 3) Peserta didik memilih 2 (dua) mata pelajaran dari kelompok peminatan yang sama dengan kelompok peminatan pilihan. Mencermati kondisi sekolah. Lintas minat kelas X pada kelompok peminatan IBB (Ilmu Bahasa dan Budaya) di SMA Negeri 32 Tobar ditentukan sebagai berikut. serta penyebaran pilihan lintas minat peserta didik. 1) Dua mata pelajaran dari kelompok peminatan yang sama di luar kelompok peminatan pilihan. atau 2) Peserta didik memilih kelompok peminatan IBB dengan pilihan lintas minat 1 (satu) mata pelajaran dari kelompok peminatan IIS dan 1 (satu) mata pelajaran dari kelompok peminatan IIS. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar (1) Peserta didik yang memilih kelompok peminatan MIA dengan pilihan lintas minat 2 mata pelajaran dari kelompok peminatan IIS atau IBB. (2) ketersediaan ruang belajar. 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 . terutama kondisi (1) ketersediaan tenaga pendidik. atau 2) Satu mata pelajaran di masing-masing kelompok peminatan di luar kelompok peminatan pilihan. a) Kelompok peminatan MIA mendapat lintas minat mata pelajaran Ekonomi (3 jam pelajaran) dan Geografi (3 jam pelajaran).

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar c) Kelompok peminatan IIBB mendapat lintas minat mata pelajaran Sosiologi (3 jam pelajaran) dan Ekonomi (3 jam pelajaran). Selain mengikuti seluruh mata pelajaran di kelompok peminatan. Catatan: Form Pilihan Peminatan. setiap peserta didik harus mengikuti mata pelajaran tertentu untuk lintas minat dan/atau pendalaman minat sebanyak 6 jam pelajaran (2 mata pelajaran) di kelas X dan 4 jam pelajaran (1 mata pelajaran) di kelas XI. Berikut ini disampaikan lintas minat kelas XI untuk semua kelompok peminatan sebagai berikut. Lintas Minat atau Pendalaman Minat Kelas XI Sebagaimana di kelas X. Matematika. 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 5 . a) Kelompok peminatan MIA mendapat lintas minat mata pelajaran Ekonomi (4 jam pelajaran). dan Pengembangan Diri. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Mata pelajaran lintas minat yang dipilih di kelas X sebaiknya ditentukan 1 mata pelajaran yang memang sesuai dengan potensi dirinya yang dipilih untuk dijadikan lintas minat atau pendalaman minat di kelas X sampai kelas XII. b) Kelompok peminatan IIS mendapat lintas minat mata pelajaran Biologi (4 jam pelajaran). Untuk lintas minat kelas XI wajib salah satu lintas yang mereka pilih pada saat mereka duduk di kelas X. Muatan wajib yang harus ada dalam kurikulum adalah Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. dan c) Kelompok peminatan IIBB mendapat lintas minat mata pelajaran Sosiologi (4 jam pelajaran). 8) Pendidikan Kecakapan Hidup Pendidikan kecakapan hidup (life skills) yang diterapkan oleh sekolah merupakan bagian integral dari pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Seni dan Budaya. Muatan Lokal. Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan. Bahasa Indonesia. dan Penilaian Sekolah terhadap Pilihan Peserta Didik terlampir. Sejarah Indonesia. Bahasa Inggris. Prakarya dan Kewirausahaan. Semua mata pelajaran yang terdapat pada satu kelompok peminatan wajib diikuti oleh peserta didik. Kemampuan Diri Peserta Didik. Pendidikan kecakapan hidup diintegrasikan dalam setiap mata pelajaran dengan cara memetakan semua KD dan menentukan kecakapan hidup yang cocok dikembangkan pada setiap KD tersebut. untuk kelas XI sekolah belum mampu menyediakan pendalaman minat.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Masing-masing muatan memiliki tujuan pendidikan yang berbeda dan berpeluang untuk memasukkan kecakapan hidup secara terintegratif. dan bersikap/ berperilaku demokratis 3 Bahasa Membentuk siswa yang Indonesia mam-pu berkomunikasi secara efek-tif dan efisien sesuai dengan √ √ √ √ etika yang berlaku. Membentuk karakter √ √ √ √ mani. dan jasmani.jadi manusia yang √ √ √ √ memiliki rasa seni & pemahaman budaya 8 Pendidikan Jas. √ √ √ √ cinta tanah air. Berikut ini disajikan format tabel analisis untuk mengintegrasikan kecakapan hidup dalam materi muatan wajib. rohani dan 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 6 . baik secara lisan maupun tulisan 4 Matematika Mengembangkan logika dan kemampuan berpikir √ √ √ √ siswa 5 Ilmu Mengembangkan Pengetahuan pengetahuan dan Alam kemampuan analisis √ √ √ √ siswa thd lingkungan alam sekitarnya 6 Ilmu Mengembangkan Pengetahuan pengetahuan dan Sosial kemampuan analisis √ √ √ √ siswa thd kondisi sosial masyarakat 7 Seni dan Membentuk karakter siswa Budaya men. Tabel Analisis Pengintegrasian Kecakapan Hidup dana Muatan Wajib Pengembangan Kecakapan Hidup No Mata Pelajaran Tujuan Pendahuluan Person Sosial Akade Vokasi al mik 1 Pendidikan Membentuk siswa Agama dan menjadi manusia √ √ √ √ Budi Pekerti beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME 2 Pend Pancasila Membentuk siswa & menjadi warga negara Kewarnegaraa yang memiliki wawasan n & rasa kebersamaan. siswa agar sehat Olahraga.

kreasi seni. Sumber lain mengatakan bahwa Keunggulan lokal adalah hasil bumi. dan lain-lain. misalnya mejejahitan (bagi siswa perempuan) dan membuat penjor (bagi siswa laki-laki). Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Kesehatan menumbuhkan rasa sportivitas 9 Ketrampilan Membentuk siswa Bahasa menjadi manusia yang √ √ √ √ Asing/TIK memiliki ketrampilan 10 Muatan Lokal Membentuk pemahaman thd potensi sesuai √ √ √ √ dengan ciri khas di dae- rah tempat tinggalnya 11 Pengembanga Memberikan kesempatan n Diri siswa untuk mengembangkan & meng- √ √ √ √ ekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 7 . Dari kedua pengertian tersebut dapat disimpulkan Keunggulan Lokal (KL) adalah suatu proses dan realisasi peningkatan nilai dari suatu potensi daerah sehingga menjadi produk/jasa atau karya lain yang bernilai tinggi. dan bakatnya 9) Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global Keunggulan lokal adalah segala sesuatu yang merupakan ciri khas kedaerahan yang mencakup aspek ekonomi. Secara sprsifik SMA Negeri 32 Tobar menetapkan bahasa asing yaitu bahasa Inggris dan bahasa Jepang sebagai upaya pendukung wisata Pekan Baru dan pengembangan seni Pekan Baru seperti tarian. dan kemampuan peserta didik. budaya. 2007). tradisi. jasa. ekologi. budaya. pelayanan. sumber daya alam. geografis. minat. teknologi informasi dan komunikasi. seni lukis dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan budaya Pekan Baru. sumber daya manusia atau lainnya yang menjadi keunggulan suatu daerah (Dedi Dwitagama. bakat. historis. bersifat unik dan memiliki keunggulan komparatif. minat. dengan memanfaatkan berbagai sumber daya alam. sumber daya manusia. budaya. dan potensi daerah lainnya yang bermanfaat dalam proses pengembangan kompetensi sesuai dengan potensi. Dari pengertian keunggulan lokal tersebut diatas maka Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) di SMA Negeri 32 Tobar adalah pendidikan/peminatan pembelajaran yang diselengagarakan dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pendidikan berbasis keunggulan global memanfaatkan keunggulan global dalam aspek ekonomi. tradisi. kompetitif. memahami berbagai aspek yang berhubungan dengan keunggulan tersebut. beririentasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang semuanya dijiwai oleh taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan Pancasila. selanjutnya peserta didik mampu bersaing di tingkat global. dan minat peserta didik dalam hal ini di SMA Negeri 32 Tobar menetapkan bahasa Jepang dan bahasa Inggris sebagai pelajaran keunggulan global. sosial. bermoral. Ruang lingkup penyelenggaraan pendidikan berbasis keunggulan global adalag segala sesuatu yang terdapat di daerah tersebut yang berkaitan dengan lingkungan alam. 10) Pendidikan Karakter Bangsa Pendidikan dengan nilai-nilai budaya sebagai karakter bangsa pada intinya bertujuan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang tangguh. dan lainnya ke dalam kurikulum sekolah yang akhirnya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik yang dapat dimanfaatkan untuk persaingan global. bergotong royong. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Keberadaan suatu bangsa ditentukan oleh sejauh mana kemampuannya membangun sumber daya manusia yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pasar global. bakat. teknologi informasi dan komunikasi. seni budaya. seni dan budaya atau lainnya yang berupa hasil bumi. Tujuan penyelenggaraan pendidikan berbasis keunggulan global adalah agar peserta didik mengetahui keunggulan global daerahnya di mana dia tinggal. Dari pengertian keunggulan global tersebut di atas maka pendidikan berbasis keunggulan global di SMA Negeri 32 Tobar adalah pendidikan/peminatan pembelajaran yang diselenggarakan sesuai dengan keunguglan global dalam aspek ekonomi. pelayanan/jasa. berakhlak mulia. berjiwa patriot. berkembang dinamis. teknologi informasi dan komunikasi yang bermanfaat dalam proses pengembangan kompetensi sesuai dengan potensi. ekonomi. bahasa. Salah satu prioritas program SMA Negeri 32 Tobar adalah menyempurnakan kurikulum dan metode pembelajaran aktif berdasarkan nilai- 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 8 . pendidikan global diarahkan pada terpenuhinya kontrak lulusan yang mengnandalkan profesionalisme. tenaga kerja atau lainnya yang menjadi keunggulan suatu daerah yang dapat digunakan untuk bersing di tingkat global. toleransi. bahasa.

tindakan dan hasil karya yang dihasilkan dan menjadi karakteristik bangsa Indonesia (pembinaan karakter bangsa untuk SMA halaman 7). serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat yang dijadikan miliknya dengan cara belajar (pembinaan karakter bangsa untuk SMA halaman 5). Pelestarian budaya bangsa perlu dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan budaya. kelas dan pembelajaran pada masing-masing mata pelajaran. sehingga budaya bangsa tidak terlindas oleh derasnya arus gloPekan Barusasi yang membawa berbagai macam pengaruh dan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat (pembinaan karakter bangsa untuk SMA halaman 9). dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. 3) Toleransi : Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama. sikap. Sasaran nilai-nilai pendidikan karakter bangsa meliputi: 1) Religius : Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya. tindakan. tindakan. Pengembangan budaya bangsa merupakan suatu keharusan yang diharapkan dapat memberi arah bagi perujudan identitas nasional sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia (pembinaan karakter bangsa untuk SMA halaman 8). 4) Disiplin : Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain. 5) Kerja Keras : 9 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 9 . Budaya bangsa adalah keseluruhan sistem gagasan. Pendidikan karakter bangsa di SMA Negeri 32 Tobar telah diintegrasikan dalam kegiatan sekolah. etnis. dan pekerjaan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar nilai budaya bangsa untuk membentuk daya saing dan karakter bangsa (Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2010 pada prioritas kedua). pendapat. Budaya merupakan keseluruhan sistem. gagasan dan rasa. 2) Jujur : Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan. suku. dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.

7) Mandiri : Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. 9) Rasa Ingin Tahu : Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya. budaya. dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. dan bekerja sama dengan orang lain. dan didengar. bersikap. kepedulian. 8) Demokratis: Cara berfikir. dan politik bangsa. dan mengakui. 11) Cinta Tanah Air : Cara berfikir. dilihat. ekonomi. bergaul. 13) Bersahabat/Komunikatif: Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara. dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. 12) Menghargai Prestasi: Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. bersikap. bertindak. serta menghormati keberhasilan orang lain. sosial. dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . 10) Semangat Kebangsaan : Cara berpikir. 14) Cinta Damai : Sikap. perkataan. 15) Gemar Membaca: Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. 6) Kreatif : Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. lingkungan fisik. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas.

jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan sangat bernilai serta berguna bagi dirinya dan oang lain. dan berusaha dalam mencapai tujuan sesuai dengan pekerjaan dan jabatannya. berkarya. (2) berorientasi pada tugas dan hasil. 11) Pendidikan Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah suatu sikap. lingkungan (alam. 2001). dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. masyarakat. Esensi dari kewirausahaan adalah menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengkombinasian 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . berkarya. yang seharusnya dia lakukan. Pendidikan kewirausahaan merupakan usaha menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai yang membentuk karakter dan prilaku seseorang yang selalu kreatif. terhadap diri sendiri. kreatif. sosial dan budaya). bersahaja. (4) berjiwa kepemimpinan. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif. 17) Peduli Sosial: Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. (5) berorientasi ke depan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 16) Peduli Lingkungan : Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya. aktivitas dan tindakan yang berhubungan dengan perolehan peluang dan penciptaan organisasi usaha (Suryana. (3) berani mengambil resiko. dan berusaha dalam rangka meningkatkan taraf hidup berdasarkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Ciri-ciri seseorang yang memiliki karakter kewirausahaan adalah: (1) percaya diri. berdaya. bercipta. Proses kewirausahaan meliputi semua fungsi. Seorang wira usaha akan berhasil apabila dapat memanfaatkan peluang secara positif dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidupnya melalui upaya kreatif dengan mengembangkan ide dan meramu sumber daya yang ada. menemukan peluang dan selalu melakukan perbaikan. 18) Tanggung-jawab: Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya. negara dan Tuhan Yang Maha Esa. dan (6) beorisinalitas. berdaya. bercipta. terutama untuk meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya. Kewirausahaan muncul apabila seseorang individu berani mengembangkan usaha-usaha dan ide-ide barunya. bersahaja.

dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan adalah nilai-nilai yang membentuk karakter dan perilaku seseorang yang selalu kreatif berdaya.  Penemuan cara-cara yang berbeda untuk menghasilkan barang dan jasa yang lebih banyak dengan sumber daya yang lebih sedikit (finding different ways of providing more goods and services with fewer resources). tenaga penggerak.  Penemuan pengetahuan baru (discovering new knowledge). 1959)  Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreatifitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha (Zimmerer. Walaupun di antara para ahli ada yang lebih menekankan kewirausahaan pada peran pengusaha kecil. ada enam hakikat pentingnya kewirausahaan. kemajuan dan tantangan. Berdasarkan keenam pendapat di atas. berkarya dan bersahaja dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya.  Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (Drucker. apapun profesinya. siasat. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda agar dapat bersaing.  Perbaikan produk (barang dan jasa) yang sudah ada (improving existing products or services). proses dan hasil bisnis (Ahmad Sanusi. bercipta. namun sebenarnya karakter wirausaha juga dimiliki oleh orang-orang yang berprofesi di luar wirausaha. kiat. Menurut Zimmerer (1996:51). 1997)  Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru (kreatif) dan berbeda (inovatif) yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih. yaitu:  Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya. nilai tambah tersebut dapat diciptakan melalui cara-cara sebagai berikut:  Pengembangan teknologi baru (developing new technology). 1994)  Kewirausahaan adalah suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai sebuah usaha dan mengembangkan usaha (Soeharto Prawiro. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . pembaharuan. 1996)  Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melalui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. tujuan. Karakter kewirausahaan ada pada setiap orang yang menyukai perubahan. Dengan demikian.

untuk menjadi wirausaha yang berhasil. kemampuan. Pelaksanaan pendidikan kewirausahaan dilakukan oleh kepala sekolah. Pada dasarnya. Pendidikan Kewirausahaan di Sekolah Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh (holistik). pemahaman dan ketrampilan sebagai wirausaha. kemampuan untuk mengerjakan sesuatu yang baru (creative). Pendidikan kewirausahaan diterapkan ke dalam kurikulum dengan cara mengidentifikasi jenis-jenis kegiatan di sekolah yang dapat merealisasikan pendidikan kewirausahaan dan direalisasikan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. sebagai insan yang memiliki karakter. pendidikan kewirausahaan dapat diimplementasikan secara terpadu dengan kegiatan-kegiatan pendidikan di sekolah. (5) berorientasi ke depan. kemauan dan kemampuan untuk mencari peluang (opportunity). B. Nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan kewirausahaan adalah pengembangan nilai-nilai dari ciri-ciri seorang wirausaha. Kompetensi itu sendiri ditentukan oleh pengetahuan dan pengalaman usaha. (3) berani mengambil risiko. (2) berorientasi tugas dan hasil. persyaratan utama yang harus dimiliki adalah memiliki jiwa dan watak kewirausahaan. guru. peserta didik secara bersama- sama sebagai suatu komunitas pendidikan. Ia adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) atau kemampuan kreatif dan inovatif. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Meredith dalam Suprojo Pusposutardjo(1999). Seperti telah dikemukakan di atas. Jiwa dan watak kewirausahaan tersebut dipengaruhi oleh keterampilan. (4) berjiwa kepemimpinan. Jadi. bahwa seseorang wirausaha adalah seseorang yang memiliki jiwa dan kemampuan tertentu dalam berkreasi dan berinovasi. tenaga kependidikan (konselor). Menurut para ahli kewirausahaan ada banyak nilai-nilai kewirausahaan yang mestinya dimiliki oleh peserta didik maupun warga sekolah yang lain. atau kompetensi. Namun di dalam pengembangan model nilai kewirausahaan naskah akademik pendidikan kewirausahaan dipilih beberapa nilai kewirausahaan yang dianggap paling 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . memberikan ciri-ciri seseorang yang memiliki karakter wirausaha sebagai orang yang (1) percaya diri. Kemampuan kreatif dan inovatif tersebut secara riil tercermin dalam kemampuan dan kemauan untuk memulai usaha (start up). kemampuan dan keberanian untuk menanggung risiko (risk bearing) dan kemampuan untuk mengembangkan ide dan meramu sumber daya. dan (6) keorisinalan.

(14) Disiplin. juga dirancang dan dilakukan untuk menjadikan peserta didik mengenal. Beberapa nilai kewirausahaan yang diintegrasikan melalui pendidikan kewirausahaan adalah: (1) Mandiri. melalui metode pembelajaran maupun melalui sistem penilaian. Oleh karena itu penanaman nilai nilai kewirausahaan dilakukan secara bertahap dengan cara memilih sejumlah nilai pokok sebagai pangkal tolak bagi penanaman nilai-nilai lainnya. (7) Kepemimpinan. (16) Kerjasama. Pada dasarnya kegiatan pembelajaran. (15) Tanggung jawab. (12) Pantang menyerah. (11) Jujur. (3) Motivasi kuat untuk sukses. (2) Kreatif. maka penanaman nilai tersebut menjadi sangat berat. Langkah pengintegrasian ini bisa dilakukan pada saat menyampaikan materi. (13) Komitmen. (5) Berorientasi pada tindakan. (8) Komunikatif. Dalam pengintegrasian nilai-nilai kewirausahaan ada banyak nilai yang dapat ditanamkan pada peserta didik. Dalam hal ini. dan (17) Inovatif. (9) Rasa ingin tahu. (4) Berani mengambil resiko. Apabila semua nilai-nilai kewirausahaan tersebut harus ditanamkan dengan intensitas yang sama pada semua mata pelajaran. Dengan demikian setiap mata pelajaran memfokuskan pada penanaman nilai-nilai pokok tertentu yang paling dekat dengan karakteristik mata pelajaran 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . menyadari/peduli. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar pokok dan sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik tingkat SMA yaitu sebanyak 17 (tujuh belas) nilai. Langkah ini dilakukan dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan ke dalam pembelajaran di seluruh mata pelajaran yang ada di sekolah. terbentuknya karakter wirausaha dan pembiasaan nilai-nilai kewirausahaan ke dalam tingkah laku peserta didik sehari-hari melalui proses pembelajaran baik yang berlangsung di dalam maupun di luar kelas pada semua mata pelajaran. (6) Kerja keras. 1) Pendidikan Kewirausahaan terintegrasi dalam seluruh mata pelajaran Yang dimaksud dengan pendidikan kewirausahaan terintegrasi di dalam proses pembelajaran adalah penginternalisasian nilai-nilai kewirausahaan ke dalam pembelajaran sehingga hasilnya diperolehnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai. Selanjutnya nilai- nilai pokok tersebut diintegrasikan pada semua mata pelajaran. (10) Realistis. selain untuk menjadikan peserta didik menguasai kompetensi (materi) yang ditargetkan. dan menginternalisasi nilai-nilai kewirausahaan dan menjadikannya perilaku. program pendidikan kewirausahaan di sekolah dapat diinternalisasikan melalui berbagai aspek.

Ketiga proses ini dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam melakukan kegiatan yang terkait dengan nilai-nilai kewirausahaan. menentukan pendirian. kepemimpinan.  Mencantumkan nilai-nilai kewirausahaan yang sudah tercantum di dalam SKdan KD kedalam silabus. Integrasi pendidikan kewirausahaan di dalam mata pelajaran dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan. langkah-langkah pembelajaran atau penilaian dengan nilai-nilai kewirausahaan. dan selanjutnya menjadikan suatu nilai sesuai dengan keyakinan diri. kreatif pengambil resiko. pelaksanaan. orientasi pada tindakan dan kerja keras.  Memasukan langkah pembelajaran aktif yang terintegrasi nilai-nilai kewirausahaan ke dalam RPP. silabus dan RPP dirancang agar muatan maupun kegiatan pembelajarannya memfasilitasi untuk mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan. Sedangkan cara menyususn RPP yang terintegrasi dengan nilai-nilai kewirausahaan dilakukan dengan cara mengadaptasi RPP yang sudah ada dengan menambahkan pana materi. dan evaluasi pembelajaran pada semua mata pelajaran. dan berbuat. peserta didik belajar melalui proses berpikir. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar yang bersangkutan. Dengan prinsip ini. Pada tahap perencanaan. Cara menyusun silabus yang terintegrsi nilai-nilai kewirausahaan dilakukan dengan mengadaptasi silabus yang telah ada dengan menambahkan satu kolom dalam silabus untuk mewadahi nilai-nilai kewirausahaan yang akan diintegrasikan.  Mengembangkan langkah pembelajaran peserta didik aktif yang memungkinkan peserta didik memiliki kesempatan melakukan integrasi nilai dan menunjukkannya dalam perilaku. Pengintegrasian nilai-nilai kewirausahaan dalam silabus dan RPP dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut:  Mengkaji SK dan KD untuk menentukan apakah nilai-nilai kewirausahaan sudah tercakup didalamnya. Prinsip pembelajaran yang digunakan dalam pengembangan pendidikan kewirausahaan mengusahakan agar peserta didik mengenal dan menerima nilai-nilai kewirausahaan sebagai milik mereka dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya melalui tahapan mengenal pilihan. Nilai-nilai pokok kewirausahaan yang diintegrasikan ke semua mata pelajaran pada langkah awal ada 6 (enam) nilai pokok yaitu: mandiri. menilai pilihan. bersikap. 2) Pendidikan Kewirausahaan yang Terpadu Dalam Kegiatan Ekstra Kurikuler Kegiatan Ekstra Kurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 .

Dalam program pengembangan diri. dengan memperhatikan kondisi sekolah/madrasah. kemampuan kehidupan keagamaan. serta kegiatan ekstra kurikuler. kegiatan belajar. dan kemandirian. perencanaan dan pelaksanaan pendidikan kewirausahaan dapat dilakukan melalui pengintegrasian 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . 3) Pendidikan Kewirausahaan melalui pengembangan diri Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah/madrasah. potensi. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan tidak terprogram dilaksanakan secara langsung oleh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah/madrasah yang diikuti oleh semua peserta didik. minat. serta tumbuhnya kemandirian dan kebahagiaan peserta didik yang berguna untuk diri sendiri. bakat. potensi. Kegiatan terprogram direncanakan secara khusus dan diikuti oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pribadinya. bakat. bakat. Visi kegiatan ekstra kurikuler adalah berkembangnya potensi. Misi ekstra kurikuler adalah (1) menyediakan sejumlah kegiatan yang dapat dipilih oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan. minat. kreativitas. Pengembangan diri yang dilakukan dalam bentuk kegiatan pengembangan kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. dan pengembangan karir. kemampuan belajar. keluarga dan masyarakat. Pengembangan diri secara khusus bertujuan menunjang pendidikan peserta didik dalam mengembangkan: bakat. bakat dan minat secara optimal. dan minat mereka. potensi. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar peserta didik sesuai dengan kebutuhan. kemampuan sosial. kompetensi. (2) menyelenggarakan kegiatan yang memberikan kesempatan peserta didik mengespresikan diri secara bebas melalui kegiatan mandiri dan atau kelompok. wawasan dan perencanaan karir. kemampuan pemecahan masalah. Pengembangan diri meliputi kegiatan terprogram dan tidak terprogram. dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan karakter termasuk karakter wirausaha dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial. kondisi dan perkembangan peserta didik. dan kebiasaan dalam kehidupan.

dan sampai taraf tertentu menjadikan peserta didik peduli dan menginternalisasi nilai-nilai tersebut. dengan bobot yang lebih besar pada pencapaian kompetensi jiwa dan skill dibandingkan dengan pemahaman konsep. dll) 4) Perubahan pelaksanaan pembelajaran Kewirausahaan dari teori ke praktik Dengan cara ini. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar kedalam kegiatan sehari-hari sekolah misalnya kegiatan ‘business day’ (bazar. pembelajaran kewirausahaan diarahkan pada pencapaian tiga kompetansi yang meliputi penanaman karakter wirausaha. pada mata pelajaran ekonomi ada beberapa Kompetensi Dasar yang terkait langsung dengan pengembangan pendidikan kewirausahaan. Mata pelajaran tersebut merupakan mata pelajaran yang secara langsung (eksplisit) mengenalkan nilai-nilai kewirausahaan. Salah satu contoh model pembelajaran kewirausahaan yang mampu menumbuhkan karakter dan perilaku wirausaha dapat dilakukan dengan cara mendirikan kantin kejujuran. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . dan sebagainya. karya peserta didik. pemahaman konsep dan skill. Dalam struktur kurikulum SMA.

Lampiran a. disesuaikan dengan N kebutuhan dan karakteristik sekolah. (Contoh kalender pendidikan terlampir). dan disusun berdasarkan kalender pendidikan yang PENDIDIKA ditetapkan oleh Dinas Pendidikan setempat. Hasil anlisis keterkaitan kompetensi dengan materi pembelajaran. kegiatan pembelajaran. serta contoh RPP untuk pelaksana Kurikulum 2013 (lihat Model Pengembangan RPP. Berisi tentang kalender pendidikan dan rencana kegiatan yang akan KALENDER dilaksanakan. dan penilaian. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . serta kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Berupa silabus semua mata pelajaran dan silabus muatan lokal semua tingkatan kelas dan semua jurusan dengan memperhatikan rambu- rambu/panduan pengembangan silabus (Lihat juknis pengembangan silabus) untuk pelaksana Kurikulum 2006. Model Penilaian. b. dan Analisis Hasil Belajar Peserta Didik). dengan memperhatikan aturan kalender pendidikan sebagaimana tercantum dalam Standar Isi. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar BAB IV KALENDER PENDIDIKAN BAB IV.

SKL Kelompok Mata Pelajaran. perbuatan. kritis. SKL Satuan Pendidikan 1) Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja 2) Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya 3) Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku. berbangsa. dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia 14) Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya 15) Mengapresiasi karya seni dan budaya 16) Menghasilkan karya kreatif. kreatif. ras. dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global 6) Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis. yaitu SKL Satuan Pendidikan. dan inovatif dalam pengambilan keputusan 8) Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri 9) Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik 10) Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks 11) Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial 12) Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab 13) Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. Standar Kompetensi Lulusan Untuk mencapai standar mutu pendidikan yang dapat dipertanggungjawabkan secara nasional. dan inovatif 7) Menunjukkan kemampuan berpikir logis. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 1. kegiatan pembelajaran di sekolah mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan oleh BSNP. suku. dan pekerjaannya 4) Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial 5) Menghargai keberagaman agama. kebugaran jasmani. kritis. baik individual maupun kelompok 17) Menjaga kesehatan dan keamanan diri. maupun SKL Mata Pelajaran dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai berikut ini. serta kebersihan lingkungan 18) Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 0 . kreatif. bangsa.

Olah Raga. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 19) Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat 20) Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain 21) Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis 22) Menunjukkan keterampilan menyimak. dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris 23) Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi Standar Kompetensi Lulusan Kelompok Mata Pelajaran (SK-KMP) Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran (SK-KMP) terdiri atas kelompok- kelompok mata pelajaran: 1) Agama dan Akhlak Mulia. 2) Kewarganegaraan dan Kepribadian. 5) Jasmani. ketahanan dan kebugaran jasmani dalam kehidupan sesuai dengan tuntunan agama 9) Memanfaatkan lingkungan sebagai makhluk ciptaan Tuhan secara bertanggung jawab Kewarganegaraan dan Kepribadian 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . suku. bangsa. membaca. ras. kesehatan. dan Kesehatan. 3) Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. golongan sosial ekonomi. Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran (SK-KMP) untuk SMA selengkapnya adalah sebagai berikut: Agama dan Akhlak Mulia 2) Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja 3) Menghargai keberagaman agama. menulis. dan budaya dalam tatanan global 4) Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial 5) Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat 6) Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain 7) Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun melalui berbagai cara termasuk pemanfaatan teknologi informasi yang mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan 8) Menjaga kebersihan. 4) Estetika.

menulis. perbuatan. Estetika 1) Memanfaatkan lingkungan untuk kegiatan apresiasi dan kreasi seni 2) Menunjukkan apresiasi terhadap karya seni 3) Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis karya seni 4) Menghasilkan karya kreatif. dan pekerjaannya 8) Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untukpemberdayaan diri 9) Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 1) Membangun dan menerapkan informasi. bangsa. dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris 11) Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi. membaca. golongan sosial ekonomi. suku. dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia 2) Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial. ras. hukum dan perundangan 3) Menghargai keberagaman agama. dan budaya dalam tatanan global 4) Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab 5) Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya 6) Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun melalui berbagai cara termasuk pemanfaatan teknologi informasi 7) Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku. dan inovatif secara mandiri 3) Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri 4) Menunjukkan sikap kompetitif. baik individual maupun kelompok 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . kritis. berbangsa. pengetahuan dan teknologi secara logis. dan inovatif 2) Menunjukkan kemampuan berpikir logis. kreatif. kreatif. kritis. dan etos kerja untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam bidang iptek 5) Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks 6) Menunjukkan kemampuan menganalisis fenomena alam dan sosial sesuai dengan kekhasan daerah masing-masing 7) Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab 8) Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun melalui berbagai cara termasuk pemanfaatan teknologi informasi 9) Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis 10) Menunjukkan keterampilan menyimak. sportif. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 1) Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Standar Kompetensi Mata Pelajaran (SK-MP) untuk SMA Negeri 32 Tobar selengkapnya adalah sebagai berikut: Pendidikan Agama Islam 1) Memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fungsi manusia sebagai khalifah. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Jasmani. dan kebugaran jasmani 3) Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam bidang pendidikan jasmani. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . dan kebugaran jasmani 2) Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan potensi lokal untuk menunjang kesehatan. perkembangan budaya dan ilmu pengetahuan dan teknologi. ketahanan. Olah Raga. dengan mengacu pada ajaran Kristen 3) Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam kehidupan gereja. tabzir dan fitnah 4) Memahami sumber hukum Islam dan hukum taklifi serta menjelaskan hukum muamalah dan hukum keluarga dalam Islam 5) Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan periode Madinah serta perkembangan Islam di Indonesia dan di dunia Pendidikan Agama Kristen 1) Mewujudkan nilai-nilai kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan sosial 2) Merespon berbagai bentuk kehidupan modern. 2) Peserta didik menguraikan pemahaman tentang pribadi Yesus Kristus yang diwartakan oleh Kitab Suci dan diajarkan oleh Gereja dan bagaimana upaya nyata meneladani dalam hidup sehari-hari. taubat dan raja dan meninggalkan perilaku tercela seperti isyrof. ketahanan. dan Kesehatan 1) Menjaga kesehatan. demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi 2) Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar melalui pemahaman terhadap sifat dan Asmaul Husna 3) Berperilaku terpuji seperti hasnuzzhan. masyarakat dan bangsa 4) Menyampaikan berita damai dan menjadi pembawa damai sejahtera Pendidikan Agama Katolik 1) Peserta didik dapat menguraikan pemahaman tentang pribadinya sebagai pria dan wanita serta sebagai Citra Allah yang memiliki akal budi untuk berpikir kritis serta memiliki suara hati dan kehendak yang bebas untuk bertindak secara bertanggung jawab. dan kesehatan Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran Standar Kompetensi Mata Pelajaran (SK-MP) terdiri atas 23 (dua puluh tiga) mata pelajaran. olah raga.

dan kebijaksanaan (panna) 2) Memiliki kemampuan untuk memahami dan meyakini hukum alam 3) Membaca Paritta dan Dhammapada serta mengerti artinya 4) Beribadah (kebaktian) dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan masing-masing aliran 5) Meneladani sifat. Catur Warna. dan perkawinan menurut Hindu (Wiwaha) 4) Memahami pokok-pokok ajaran Weda (Weda Sruti dan Smerti) sebagai sumber hukum Hindu 5) Memahami struktur. pelaksanaan Yadnya dalam kehidupan. Bodhisattva. dan ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi 2) Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala. Pendidikan Agama Hindu 1) Memahami Atman sebagai sumber hidup. fungsi dan sifat-sifatnya serta hubungannya dengan dunia dan bagaimana menghayati dalam hidup bergereja. ajaran Tat Twam Asi. meditasi (samadhi). Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 3) Peserta didik dapat menguraikan pemahaman makna Gereja. dan kreatif untuk memecahkan masalah 7) Memahami sejarah kehidupan Buddha Gotama 8) Memahami peran agama dalam kehidupan sehari-hari 9) Memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi Pendidikan Kewarganegaraan 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . dan para siswa utama Buddha 6) Memiliki kemampuan dasar berpikir logis. kejujuran dan keutuhan lingkungan hidup. seni keagamaan Hindu dan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lanilla Pendidikan Agama Budha 1) Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tri Ratna dengan mengetahui fungsi serta terefleksi dalam moralitas (sila). Catur Asrama. Hukum Karma dan Punarbhawa. dan Catur Purusartha 3) Memahami tata cara persembahyangan. sikap dan kepribadian Buddha. hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci 6) Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu 7) Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra dan hakekatnya 8) Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta 9) Memahami nilai-nilai budaya Dharma Gita. antara lain: keadilan. kritis. 4) Peserta didik menguraikan fungsi Gereja yaitu melanjutkan perutusan Yesus untuk mewartakan Kerajaan Allah dan melibatkan diri dalam perutusan itu untuk memperjuangkan martabat dan hak asasi manusia dengan menegakkan nilai-nilai Kerajaan Allah.

dan mahkamah internasional. resensi. notulen. serta teks sastra berbentuk puisi. cerpen. dan pembacaan karya sastra berbentuk puisi. presentasi hasil penelitian. perasaan. kedaulatan negara. rangkuman. teks pidato. regional. ringkasan. penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun di luar negeri 4) Menganalisis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan NKRI 5) Menganalisis budaya politik demokrasi. saran. cerita rakyat. keterbukaan dan keadilan di Indonesia 6) Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional 7) Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 8) Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan internasional. dan novel 2) Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. serta mengomentari pembacaan puisi dan pementasan drama 3) Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis teks nonsastra berbentuk grafik. dan kerja sama global lainnya 9) Menganalisis sistem hukum internasional. wawancara. dan esai Program Bahasa 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . bercerita. peradilan nasional. hikayat. pidato. diskusi. deskripsi. laporan. surat dinas. surat dagang. drama. kritik. eksposisi. argumentasi. konstitusi. dan informasi dalam bentuk teks narasi. cerpen. proposal. tajuk rencana. dan informasi dalam kegiatan berkenalan. dan berbagai karya sastra berbentuk puisi. biografi. diskusi. timbulnya konflik internasional. seminar. karya ilmiah. perasaan. drama. berberita. laporan. tabel. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 1) Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Repubilik Indonesia 2) Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum. Pendidikan Bahasa Indonesia Program IPA dan IPS 1) Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian berita. novel. dan tindakan anti korupsi 3) Menganalisis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan. puisi kontemporer. artikel. teks pidato. karya sastra berbagai angkatan dan sastra Melayu klasik 4) Menulis Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran.

wawancara. dalam bentuk recount. descriptive. dan presentasi program. eksposisi. baik fonologi. maupun sintaksis dalam wacana lisan dan tulis Pendidikan Bahasa Inggris 1) Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional. explanation. narrative. spoof. dan biografi 4) Menulis Mengungkapkan pikiran dan informasi dalam wacana tulis berbentuk teks deskripsi. secara formal maupun informal. laporan pembacaan buku. wawancara. bercerita. serta surat lamaran 5) Kebahasaan Memahami dan menggunakan berbagai komponen kebahasaan. dan review. analytical exposition. diskusi. report. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 1) Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan pidato. procedure. descriptive. laporan. procedure. seminar. diskusi. discussion. dalam bentuk recount. hortatory exposition. news item. narrative. secara formal maupun informal. morfologi. analytical exposition. dan pengalaman dalam kegiatan presentasi hasil penelitian. debat. report. news item. persuasi dan argumentasi. makalah. informasi. explanation. procedure. karya tulis ilmiah. hortatory exposition. narasi. dalam konteks kehidupan sehari-hari 2) Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional. dalam konteks kehidupan sehari-hari 3) Membaca Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional. narrative. hortatory 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . dan review. report. spoof. analytical exposition. descriptive. ringkasan/rangkuman. discussion. presentasi laporan 2) Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. dialog. dalam bentuk recount. ceramah/khotbah. penyampaian berita. news item. dan pidato tanpa teks 3) Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berbentuk esei. artikel. secara formal maupun informal.

analytical exposition. dalam kehidupan nyata sehari-hari 4) Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional. hortatory exposition. dan review. news item. procedure. explanation. secara formal maupun informal. dalam bentuk recount. news item. secara formal maupun informal. descriptive. report. narrative. procedure. news item. dalam konteks kehidupan sehari-hari 4) Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transak-sional. secara formal maupun informal. dalam kehidupan nyata sehari-hari 3) Membaca Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional. report. spoof. dalam bentuk recount. descriptive. public speaking dalam konteks akademik. secara formal maupun informal. descriptive. dan karya sastra populer dan otentik sederhana. discussion. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar exposition. spoof. dan karya sastra populer dan otentik sederhana. report. discussion. dan review. review. procedure. dalam bentuk recount. spoof. explanation. analytical exposition. discussion. analytical exposition. explanation. news item. hortatory exposition. procedure. descriptive. dalam konteks kehidupan sehari-hari Program Bahasa 1) Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional. hortatory exposition. review. discussion. discussion. dalam kehidupan nyata sehari-hari 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . narrative. spoof. explanation. explanation. dalam bentuk recount. hortatory exposition. explanation. dan karya sastra populer dan otentik sederhana. dan karya sastra populer dan otentik sederhana. report. dalam bentuk recount. analytical exposition. spoof. hortatory exposition. narrative. review. dalam kehidupan nyata sehari-hari 2) Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional. public speaking dalam konteks akademik. analytical exposition. news item. secara formal maupun informal. narrative. descriptive. report. public speaking dalam konteks akademik. public speaking dalam konteks akademik. discussion. narrative. spoof. procedure. review.

fungsi aljabar sederhana. serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor 2) Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aturan pangkat. kritis. vektor. analitis. barisan dan deret. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Pendidikan Matematika Program IPA 1) Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya. sistematis. suku banyak. menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . fungsi kuadrat dan grafiknya. serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 3) Menentukan kedudukan. persamaan dan pertidaksamaan kuadrat. fungsi eksponen dan grafiknya. fungsi aljabar sederhana. dan kreatif. persamaan dan identitas trigonometri. turunan fungsi. matriks dan determinan. dan ogive. fungsi. serta mempunyai kemampuan bekerjasama Program IPS 1) Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya. grafik. menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor. serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah 2) Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aturan pangkat. akar dan logaritma. diagram. serta menerapkannya dalam pemecahan masalah 6) Memahami dan mengaplikasikan penyajian data dalam bentuk tabel. persamaan lingkaran dan persamaan garis singgungnya. letak dan ukuran penyebaran. ruang sampel dan peluang kejadian dan menerapkannya dalam pemecahan masalah 7) Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan 8) Memiliki kemampuan berpikir logis. transformasi geometri dan komposisinya. jarak dan besar sudut yang melibatkan titik. rumus sinus dan kosinus jumlah dan selisih dua sudut. rumus jumlah dan selisih sinus dan kosinus. serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 5) Memahami limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri di suatu titik dan sifat-sifatnya. fungsi kuadrat. fungsi komposisi dan fungsi invers. program linear. nilai ekstrem. gambar. garis dan bidang di ruang dimensi tiga serta menggunakan-nya dalam pemecahan masalah 4) Memahami konsep perbandingan. permutasi dan kombinasi. algoritma pembagian dan teorema sisa. integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan trigonometri. ukuran pemusatan. akar dan logaritma.

fungsi. diagram. ruang sampel dan peluang kejadian. transformasi geometri dan komposisinya. permutasi dan kombinasi. program linear. ruang sampel dan peluang kejadian dan menggunakannya dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari dan ilmu pengeta-huan dan teknologi 6) Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . diagram. serta menerapkannya dalam pemecahan masalah 6) Mengaplikasikan penyajian data dalam bentuk tabel. jarak dan besar sudut yang melibatkan titik. garis dan bidang di ruang dimensi tiga serta mengguna-kannya dalam pemecahan masalah 4) Memahami konsep perbandingan. persamaan dan identitas trigonometri serta menggunakan dalam pemecahan masalah 5) Memahami dan mengaplikasikan penyajian data dalam bentuk tabel. letak dan ukuran penyebaran. program linear. serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 3) Menentukan kedudukan. serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 3) Menentukan kedudukan. dan ogive. serta mempunyai kemampuan bekerjasama. kritis dan kreatif. persamaan dan pertidaksamaan kuadrat. grafik. integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan trigonometri. transformasi geometri dan komposisinya. barisan dan deret. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar persamaan dan pertidaksamaan kuadrat. vektor. akar dan logaritma. serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah 2) Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aturan pangkat. dalam pemecahan masalah 7) Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan 8) Memiliki kemampuan berpikir logis. nilai ekstrem. persamaan dan identitas trigonometri serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 5) Memahami limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri di suatu titik dan sifat-sifatnya. fungsi aljabar sederhana dan fungsi kuadrat. ukuran pemusatan. sistematis. ukuran pemusatan. matriks dan determinan. gambar. vektor. turunan fungsi. matriks dan determinan. gambar. Program Bahasa 1) Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya. garis dan bidang di ruang dimensi tiga serta menggunakan-nya dalam pemecahan masalah 4) Memahami konsep perbandingan. grafik. barisan dan deret. analitis. komposisi dan invers fungsi. letak dan ukuran penyebaran. menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor. jarak dan besar sudut yang melibatkan titik. fungsi. dan ogive. permutasi dan kombinasi.

impuls. mengajukan dan menguji hipotesis. meng-olah. lingkungan. serta implikasinya pada sains. kritis. mengolah dan menafsirkan data. merancang dan merakit instrumen. perubahan materi dan energi. serta mengkomuni-kasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis 2) Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan peng-ukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung secara cermat. sistematis. analitis. teknologi dan masyarakat 5) Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. serta berkomunikasi ilmiah hasil percobaan secara lisan dan tertulis 2) Memahami keanekaragaman hayati dan klasifikasinya. proses metabolisme dan hereditas. kekekalan energi. lingkungan. menarik kesimpulan. teknologi dan masyarakat 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 1 . serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem 4) Memahami konsep sel dan jaringan. menentukan variabel. menafsirkan dan menyajikan data secara sistematis. dan kreatif. peranan keanekaragaman hayati bagi kehidupan dan upaya pelestari-annya. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 7) Memiliki kemampuan berpikir logis. mengumpulkan. dan obyektif 3) Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik. kelainan dan penyakit yang mungkin terjadi pada sistem organ. evolusi dan implikasinya dengan sains. menentukan variabel. dan menarik kesimpulan sesuai dengan bukti yang diperoleh. fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor 5) Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi 6) Menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah dan produk teknologi Pendidikan Biologi 1) Merumuskan masalah. mengumpulkan. antara lain merumuskan masalah. merancang dan merakit instrumen. 3) Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem. serta mempunyai kemampuan bekerjasama Pendidikan Fisika 1) Melakukan percobaan. teliti. mengajukan dan menguji hipotesis. dan momentum 4) Mendeskripsikan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal. keterkaitan antara struktur dan fungsi organ. menggunakan berbagai peralatan untuk melakukan pengamatan dan pengukuran yang tepat dan teliti.

merancang dan merakit instrumen. meng-ajukan dan menguji hipotesis. Islam di Indonesia 2) Membandingkan perkembangan masyarakat Indonesia masa penjajahan Hindia-Belanda dan Pemerintahan Pendudukan Jepang 3) Menganalisis proses kelahiran dan pertumbuhan nasionalisme di Indonesia 4) Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan sampai dengan periode Demokrasi terpimpin 5) Merekonstruksi pergantian pemerintahan masa awal kemerde-kaan (1945 – 1955). kekekalan masa dan kekekalan energi 3) Memahami sifat berbagai larutan asam-basa. dan polimer serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari Pendidikan Sejarah Program IPA 1) Menganalisis perkembangan masa negara-negara tradisional yang meliputi masa Hindu-Buddha. ke masa pemerintahan Orde Baru (1967 – 1998) sampai periode Reformasi (sejak 1998 s/d sekarang) 6) Merekonstruksi perkembangan masyarakat pada masa Orde Baru 7) Menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesudah Perang Dunia II sampai dengan pertumbuhan teknologi mutahir Program IPS 1) Menganalisis kehidupan awal. larutan elektrolit non-elektrolit. meliputi perkembangan budaya. lingkungan. dan sistem 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . menarik kesimpulan. demokrasi terpimpin (1955-1967). agama. protein. karbohidrat. larutan koloid. kesetimbangan. antara lain merumuskan masalah. teknologi dan masyarakat Pendidikan Kimia 1) Melakukan percobaan. termasuk cara pengukuran & kegunaannya 4) Memahami konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam fenomena pembentukan energi listrik. lemak. menentukan variabel. cara perhitungan dan pengukuran. serta asal usul dan persebaran manusia di Indonesia 2) Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia pada masa negara tradisional. mengolah dan menafsirkan data. fenomena reaksi kimia yang terkait dengan kinetika. mengumpulkan. dan pemisahan bahan (elektrolisis) 5) Memahami struktur molekul dan reaksi senyawa organik yang meliputi benzena dan turunannya. korosi logam. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 6) Memahami prinsip-prinsip dasar bioteknologi serta implikasinya pada sains. peradaban manusia Indonesia dan bangsa- bangsa lain di dunia. serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis 2) Memahami hukum dasar dan penerapannya.

dan karya sastra Pendidikan Geograf 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . Inggris. terbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. masa Islam. karya sastra masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda 4) Menganalisis proses kelahiran dan perkembangan nasionalisme Indonesia 5) Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia periode Proklamasi (1945 – 1955). dan G-30-S/PKI 8) Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi sampai dengan masa Orde Baru. proses interaksi antara tradisi lokal. 1967-1998). 1945-1967). dan masa Reformasi. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar pemerintahan masa Hindu-Buddha. dan masa peralihan ke masa Reformasi(1998 –sekarang) Program Bahasa 1) Menganalisis kehidupan masyarakat Indonesia periode kerajaan-kerajaan tradisional. dan Islam di Indonesia 3) Menganalisis kesejarahan masa kolonial Hindia Belanda (pengaruh Barat) meliputi perubahan ekonomi. kerajaan-kerajaan Islam. pemberon-takan DI/TII. PRRI. meliputi politik (lahirnya gerakan pendidikan dan nasionalisme). yang meliputi masa kerajaan Hindu-Buddha dan Islam 2) Menganalisis perkembangan bahasa dan karya sastra masa kebudayaan Hindu-Buddha dan Islam 3) Menganalisis perkembangan masyarakat dan bahasa. masa Demokrasi Pancasila (Orde Baru. revolusi Amarika. Orde Lama (1955 – 1967). peristiwa PERMESTA. ekonomi. bahasa. bidang budaya. sosial. antara lain peristiwa Madiun 1948. dan politik di Indonesia 5) Menganalisis peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945. peristiwa Andi Azis. meliputi Masa Pemerintahan Demokrasi Terpimpin (Orde baru. demografi. Pemerintahan Pendudukan Jepang. serta politik dan masa kolonial Jepang yang meliputi perubahan sosial-ekonomi. HinduBuddha. dan lahirnya Undang-Undang Dasar 1945 6) Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia mulai masa kerajaan- kerajaan Hindu-Budha. dan Orde Reformasi (1998 . RMS. cita-cita terbentuknya Negara merdeka dan sebagainya 7) Menganalisis perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan dan persatuan NKRI dari ancaman disintegrasi bangsa. Orde Baru (1967 – 1998). ekonomi.sekarang) meliputi perkembangan politik. sosial. revolusi Rusia) terhadap perubahan sosial. peme-rintahan kolonial Belanda. politik 4) Menganalisis pengaruh berbagai revolusi politik dan sosial di dunia (Revolusi Perancis.

pedesaan dan perkotaan. uang dan perbankan 4) Memahami pembangunan ekonomi suatu negara dalam kaitannya dengan ketenagakerjaan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 1) Memahami hakikat. ruang lingkup. serta negara maju dan berkembang Pendidikan Ekonomi 1) Menganalisis permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia dan sistem ekonomi 2) Mendeskripsikan kegiatan ekonomi produsen. struktur. koperasi dan kewirausahaan. objek. konsumen. tabungan dan investasi. pasar modal dan ekonomi terbuka 5) Menyusun siklus akuntansi perusahaan jasa dan perusahaan dagang 6) Memahami fungsi-fungsi manajemen badan usaha. per-mintaan. Pendidikan Sosiologi 1) Memahami sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan 2) Memahami proses interaksi sosial di dalam masyarakat dan norma yang mengatur hubungan tersebut serta kaitannya dengan dinamika kehidupan sosial 3) Mengidentifikasi kegiatan bersosialisasi sebagai proses pembentuk-an kepribadian 4) Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan anti sosial dalam masyarakat 5) Menganalisis hubungan antara struktur dan mobilitas sosial dalam kaitannya dengan konflik sosial 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . konsumsi. penawaran dan harga keseimbangan melalui mekanisme pasar 3) Mendeskripsikan kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi dalam kaitannya dengan pendapatan nasional. APBN. dan pendekatan Geografi 2) Mempraktekkan keterampilan dasar peta dan memanfaatkannya dalam mengkaji geosfer 3) Memahami pemanfaatan citra dan SIG sebagai wahana visualisasi geosfer 4) Menganalisis dinamika dan kecenderungan perubahan unsur-unsur geosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi 5) Memahami pola dan aturan tata surya dan jagad raya dalam kaitannya dengan kehidupan di muka bumi 6) Memahami sumber daya alam dan pemanfaatannya secara arif 7) Menganalisis pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan 8) Menganalisis konsep wilayah dan pewilayahan dalam kaitannya dengan perencanaan pembangunan wilayah.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 6) Mendeskripsikan berbagai bentuk kelompok sosial dan perkem-bangannya dalam masyarakat yang multikutural 7) Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat 8) Menjelaskan hakikat dan tipe-tipe lembaga sosial dan fungsinya dalam masyarakat 9) Melakukan penelitian sosial secara sederhana dan meng-komunikasikan hasilnya dalam tulisan dan lisan Pendidikan Seni Budaya Seni Musik 1) Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam teknik. media. media. media. teknik. prosedur. dan materi musik Nusantara 3) Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam proses. prosedur. dan materi musik daerah setempat 2) Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam proses. corak dan teknik seni rupa nusantara Seni Rupa (Program IPS dan Bahasa) 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . teknik. dan materi musik mancanegara (non-Asia) Seni Tari 1) Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari kreasi bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat 2) Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari kreasi bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok dalam konteks budaya masyarakat nusantara 3) Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari kreasi bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok mancanegara (non-Asia) dalam konteks budaya masyarakatnya Seni Rupa (Program IPA) 1) Mengapresiasi & mengekspresikan karya senirupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat dan nusantara 2) Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni terapan dengan memanfaatkan teknik mistar dan proyeksi dengan mempertim-bangkan fungsi dan corak seni rupa terapan nusantara dan mancanegara 3) Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni dan terapan (modern/ kontemporer) yang dikembangkan dari beragam unsur.

dan lain-lain 7) Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat. Olahraga dan Kesehatan 1) Mempraktekkan keterampilan permainan dan olahraga dengan menggunakan peraturan 2) Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya 3) Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh. senam aerobik. berkomunikasi dan bertukar informasi Pendidikan Keterampilan Kerajinan 1) Mengapresiasi dan membuat benda kerajinan tenik tapestry dan teknik pembentukan manual untuk fungsi ekspresi/hias 2) Mengapresiasi dan membuat benda kerajinan dengan teknik celup ikat dan atau teknik batik untuk fungsi ekspresi/hias. mengenal berbagai penyakit dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi 1) Memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi yang ditopang oleh sikap cermat dan menghargai Hak Atas Kekayaan Intelektual 2) Menggunakan perangkat pengolah kata. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 1) Mengapresiasi & mengekspresikan karya senirupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat dan Nusantara 2) Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni kriya dengan memanfaatkan teknik dan corak Nusantara dan mancanegara 3) Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni dan terapan (modern dan kontemporer) yang dikembangkan dari beragam unsur. permainan di air dan keselamatan di air 6) Mempraktekkan kegiatan-kegiatan di luar kelas seperti melaku-kan perkemahan. gambar dan diagram untuk menghasilkan informasi 3) Memahami prinsip dasar Internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi. dan aktivitas lainnya 5) Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang. pembuat grafis dan pembuat presentasi dengan variasi tabel. 3) Mengapresiasi dan membuat benda kerajinan dengan mengguna-kan bahan keras alami dengan berbagai teknik untuk fungsi ekspresi/hias. grafik. pengolah angka. mendaki gunung. penjelajahan alam sekitar. kebugaran jasnani serta aktivitas lainnya 4) Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . corak dan teknik seni rupa Nusantara Pendidikan Jasmani.

kehidupan keluarga. dan cita-cita 2) Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri. 2) Mengapresiasi dan menerapkan teknologi budidaya tanaman hias dengan menggunakan berbagai media 3) Mengapresiasi dan menerapan teknologi budidaya ikan hias air tawar di dalam akuarium dan budidaya udang air tawar/laut Teknologi Pengolahan 1) Mengapresiasi dan menerapkan teknologi pengolahan produk pengawetan dengan pengapasan dan menggunakan uap dari bahan hewani 2) Mengapresiasi dan menerapkan teknologi pengolahan bahan padat dan bahan cair/kental dengan teknik fermentasi. kesehatan. kehidupan sehari-hari. wisata. 3) Mengapresiasi dan menerapkan teknologi pengolahan produk makanan dengan teknik daur ulang dan teknik pengolahan satu bahan menjadi berbagai produk makanan. Pendidikan Bahasa Asing Bahasa Jepang Program Bahasa 1) Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 4) Mengapresiasi dan membuat benda kerajinan dengan teknik potong sambung dan teknik potong konstruksi untuk fungsi ekspresi/hias. dan cita-cita 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . kehidupan sehari-hari. 5) Mengapresiasi dan membuat benda kerajinan dengan meng-gunakan bahan keras alami dan teknik sayat dan ukir yang menerapkan ragam hias tradisional. hobi. kehidupan keluarga. Teknologi Rekayasa 1) Mengapresiasi dan menciptakan karya teknologi rekayasa berbagai tempat hewan air dan hewan darat yang sehat 2) Mengapresiasi dan menciptakan karya teknologi rekayasa miniatur benda konstruksi sederhana dan kompleks 3) Mengapresiasi dan menciptakan karya teknologi rekayasa alat transportasi mainan dengan energi mekanik Teknologi Budidaya 1) Mengapresiasi dan menerapkan teknologi budidaya unggas potong dan hias. hobi. kesehatan. kehidupan sekolah. wisata. mancanegara maupun modifikasinya. kehidupan sekolah.

kehidupan sehari-hari. dan kanji sederhana. kehidupan keluarga. kesehatan. kehidupan sekolah. informasi. serta dampak dari hubungan tersebut 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . dan drama Pendidikan Antropologi Program Bahasa 1) Mengidentifikasi berbagai budaya lokal. dan hubungan di antara keduanya. genre sastra dan perkem-bangannya untuk mengapresiasi karya sastra berbentuk puisi. kehidupan sekolah. dan pengalaman dalam kegiatan apresiatif yang menghasilkan transformasi karya sastra. dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri. dan drama 3) Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk mengapresiasi karya sastra berbentuk novel. berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri. hobi. prosa. hobi. kesehatan. hikayat. budaya asing. perasaan. perasaan. wisata. dan cita-cita 4) Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dengan huruf hiragana. dan berbagai karya sastra berbentuk puisi. katakana dan kanji sederhana. cerita pendek. kritik dan esei. kehidupan sehari-hari. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 3) Membaca Memahami makna dalam wacana tertulis dengan huruf hiragana. katakana. informasi & membahas serta mengapresiasi berbagai karya sastra berbentuk puisi. drama. prosa. serta transliterasi/transkripsi naskah lama berhuruf Arab Melayu 5) Kesastraan Menguasai komponen kesastraan. dan drama 4) Menulis Menggunakan berbagai kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran. keluarga. dan cita-cita Pendidikan Sastra Indonesia Program Bahasa 1) Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan apresiasi terhadap pementasan drama dan pembacaan puisi 2) Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. wisata. cerita pendek.

sekolah menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) pada masing-masing mata pelajaran. 4) Memahami peran bahasa dan dialek dalam perkembangan budaya Indonesia. dan intake siswa. dan Indikator Pembelajaran oleh MGMP sekolah dengan mempertimbangkan kompleksitas. 1) Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Berdasarkan hasil analisis SK. serta pengaruhnya terhadap perkembangan budaya Indonesia 2. kelas XI dan XII sebagai berikut. Sastra dan Pertunjukan). KD. 6) Memahami keragaman agama/religi/kepercayaan di Indonesia serta dampaknya dalam perilaku penganutnya. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Peserta Didik Kelas XI dan XII IPA Tahun Pelajaran 2012/2013 NO MATA PELAJARAN Kelas XI Kelas XII Kog/Psi Afektif Kog/Psi Afektif 1 Pendidikan Agama 80 B 80 B 2 Pendidikan Kewarganegaraan 76 B 76 B 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . 7) Memahami peran dan penerapan IPTEK.  Intake untuk kelas X diambil dari rata-rata nilai UN dan rapor SMP kelas IX semester 2  Intake kelas XI diambil dari rata-rata nilai kelas X semester 2  Intake kelas XII diambil dari rata-rata nilai kelas XI semester 2  Kompleksitas ditentukan berdasarkan analisis tingkat kesukaran materi pembelajaran tiap mata pelajaran  Daya dukung ditentukan berdasarkan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran yang dimiliki sekolah. 5) Menganalisis keragaman dan perkembangan seni dalam budaya Indonesia (Seni Rupa. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 2) Menunjukkan sikap toleran dan empati terhadap keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional 3) Menganalisis proses dinamika budaya dalam kaitannya dengan integrasi nasional. daya dukung. serta menunjukkan sikap peduli terhadap bahasa dan dialek. Dari hasil analisis KKM selanjutnya sekolah menetapkan daftar KKM untuk kelas X (tercantum tersendiri pada Kurikulum 2013). Ketuntasan Belajar Peserta didik dianggap tuntas belajarnya apabila memenuhi syarat Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk setiap mata pelajaran.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Tahun Pelajaran 2012/2013 NO MATA PELAJARAN Kelas XI Kelas XII Kog/Psi Afektif Kog/Psi Afektif 3 Bahasa Indonesia 75 B 75 B 4 Bahasa Inggris 76 B 76 B 5 Matematika 78 B 79 B 6 Fisika 76 B 76 B 7 Kimia 76 B 76 B 8 Biologi 75 B 75 B 9 Sejarah 78 B 80 B 10 Seni Budaya 80 B 80 B 11 Penjas. Olahraga & Kesehatan 75 B 80 B 12 Teknologi Info-Komunikasi 80 B 80 B 13 Percakapan Bahasa Inggris 75 B 75 B 14 Bahasa Pekan Baru 80 B 80 B 15 Budi Pekerti 80 B 80 B Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Peserta Didik Kelas XI dan XII BAHASA 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . Olahraga & Kesehatan 75 B 75 B 12 Teknologi Info-Komunikasi 80 B 80 B 13 Percakapan Bahasa Inggris 75 B 75 B 14 Bahasa Pekan Baru 80 B 75 B 15 Budi Pekerti 80 B 80 B Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Peserta Didik Kelas XI dan XII IPS Tahun Pelajaran 2012/2013 NO MATA PELAJARAN Kelas XI Kelas XII Kog/Psi Afektif Kog/Psi Afektif 1 Pendidikan Agama 80 B 80 B 2 Pendidikan Kewarganegaraan 76 B 76 B 3 Bahasa Indonesia 75 B 75 B 4 Bahasa Inggris 76 B 77 B 5 Matematika 76 B 77 B 6 Sejarah 78 B 80 B 7 Geografi 75 B 75 B 8 Ekonomi 75 B 75 B 9 Sosiologi 76 B 76 B 10 Seni Budaya 80 B 80 B 11 Penjas.

Oleh karena itu diperlukan strategi pembelajaran yang memungkinkan tujuan/target pencapaian sekolah seperti tercapai KKM. 3. Olahraga & Kesehatan 75 B 75 B 12 Teknologi Info-Komunikasi 80 B 80 B 13 Percakapan Bahasa Inggris 75 B 75 B 14 Bahasa Pekan Baru 80 B 80 B 15 Budi Pekerti 80 B 80 B Upaya sekolah dalam meningkatkan KKM Sekolah mentargetkan agar angka ketuntasan belajar dan peningkatan kualitas kelulusan semakin meningkat setiap tahunnya. ikut berpartisipasi dalam kegiatan lomba akademik baik di tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi lebih-lebih lagi kalau bisa di tingkat nasional. Sebagai upaya tindak lanjut sekolah meningkatkan daya dukung dan pencapaian hasil belajar serta kualitas TPA untuk meningkatkan intake. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 2 . lulus UN seratus persen. Selain itu setiap warga sekolah diharapkan untuk lebih bekerja keras lagi agar mutu pendidikan sekolah dapat meningkat dari tahun ke tahun. Strategi Pembelajaran Analisis kondisi peserta didik di SMA Negeri 32 Tobar menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat kemampuan akademis dan motivasi belajar yang tergolong menengah ke bawah. khususnya dalam bidang olimpiade sains dan sebanyak mungkin peserta didik berhasil masuk ke perguruan tinggi yang dikehendaki. Upaya-upaya khusus yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan KKM dirancang dan dibahas dalam strategi pembelajaran berikut. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Tahun Pelajaran 2012/2013 NO MATA PELAJARAN Kelas XI Kelas XII Kog/Psi Afektif Kog/Psi Afektif 1 Pendidikan Agama 80 B 80 B 2 Pendidikan Kewarganegaraan 76 B 76 B 3 Bahasa Indonesia 75 B 75 B 4 Bahasa Inggris 75 B 75 B 5 Matematika 76 B 77 B 6 Sastra Indonesia 75 B 75 B 7 Bahasa Jepang 75 B 75 B 8 Antropologi 75 B 75 B 9 Sejarah 75 B 75 B 10 Seni Budaya 80 B 78 B 11 Penjas.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Pembelajaran setiap mata pelajaran dilaksanakan dalam suasana yang saling menerima dan menghargai. baik fisik maupun mental. Jumlah peserta didik di masing-masing tingkat didistribusikan ke dalam 8 kelompok pembinaan bidang mata pelajaran olimpiade. Guru sebagai fasilitator mendorong peserta didik agar mampu belajar secara aktif. kemampuan bekerja dan bermasyarakat. sekolah membentuk kelas unggulan sebagai upaya penjaringan potensi peserta didik. Penjabaran strategi pembelajaran sudah tersusun dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di masing-masing guru mata pelajaran. dan hangat antara peserta didik dan pendidik. Tuntutan untuk meningkatkan profesionalisme bagi guru bukan saja sekedar memenuhi amanat perundangan tetapi merupakan bagian yang terpenting dalam mengembangkan idealisme dan profesionalisme. (2)Remedial Teaching Dari hasil analisis kondisi peserta didik di SMA Negeri 32 Tobar menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat kemampuan akademik menengah ke bawah. kepribadian. Remedial teaching adalah salah satu bentuk tanggungjawab profesional pendidik adalah meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu diperlukan strategi pembelajaran untuk memaksimalkan proses dan hasil pembelajaran yaitu pelaksanaan remedial teaching. (1)Kelas Unggulan Khusus strategi sekolah dalam upaya mencapai target masuk sepuluh besar dalam event olimpiade tingkat kabupaten. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . Salah satu bukti bahwa guru berorientasi pada peningkatan kinerja adalah dengan senantiasa mencari solusi bagi persoalan pembelajaran. Metode pembelajaran diarahkan berpusat pada peserta didik.Dalam proses pembelajaran diharapkan semua pendidik menerapkan konsep berpikir kritis (critical thinking) sehingga terjadi proses pengembangan yang maksimal dalam bidang akademik. terbuka. akrab. Selain itu. Upaya untuk mengoptimalkan proses dan hasil pembelajaran merupakan tugas dan tanggung jawab yang pokok bagi seorang guru. Kelas unggulan terdiri dari kelas X satu kelas dan kelas XI satu kelas dimana jumlah peserta didik pada masing-masing kelas sebanyak 20 orang. dalam pencapaian setiap kompetensi pada masing-masing mata pelajaran diberikan secara kontekstual dengan memperhatikan perkembangan kekinian dari berbagai aspek kehidupan.

2) Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran. 6. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Remedial teaching adalah sistem pembelajaran dengan memberikan pembelajaran ulang terhadap materi tertentu pada peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami materi tersebut. 4) Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran. 3) Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih. Mengingat tidak semua peserta didik mengikuti kegiatan ini. maka pelaksanaan remedial teaching dilakukan secara kolektif dengan menggabung peserta didik dari beberapa kelas paralel yang mengalami kesulitan pada materi yang sama. melakukan perbaikan pembelajaran. 7) Ujian sekolah adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar dan merupakan salah satu persyaratan 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . Kenaikan Kelas dan Kelulusan Ketentuan Penilaian Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan KD pada semester tersebut. Kriteria Penilaian. pengertian penilaian adalah: 1) Penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. 5) Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. 6) Ulangan kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik di akhir semester genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester genap pada satuan pendidikan yang menggunakan sistem paket. dan menentukan keberhasilan belajar peserta didik. Pemberian remedial teaching dilakukan di luar jam tatap muka kelas. untuk memantau kemajuan. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut. Cakupan ulangan meliputi seluruh indicator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut.

dan jender. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar kelulusan dari satuan pendidikan. budaya. bahasa. yaitu bagian dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan untuk mengetahui pencapaian kompetensi peserta didik yang meliputi pengetahuan. hasil yang dicapai peserta didik dibandingkan dengan kriteria atau standar yang ditetapkan. penilaian tidak membedakan latar belakang sosial-ekonomi. Penilaian yang dilakukan harus memiliki asas keadilan yang tinggi. Penilaian dilakukan selama proses pembelajaran dan/atau pada akhir pembelajaran. Apabila peserta didik telah mencapai standar kompetensi yang ditetapkan. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. Mata pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan dalam ujian nasional dan aspek kognitif dan/atau psikomotorik kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian yang akan diatur dalam POS Ujian Sekolah. Untuk menentukan naik tidaknya atau lulus tidaknya peserta didik dalam menyerap hasil belajarnya. ia dinyatakan lulus pada mata pelajaran tertentu. peserta didik diperlakukan sama sehingga tidak merugikan salah satu atau sekelompok peserta didik yang dinilai. maka diperlukan perangkat penilaian keberhasilan. Penilaian merupakan rangkaian kegiatan untuk memperoleh. dan sikap. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Apabila peserta didik belum mencapai standar. Penilaian dalam KTSP menggunakan acuan kriteria. Penilaian dalam KTSP adalah penilaian berbasis kompetensi. Penilaian juga merupakan bagian dari proses pendidikan yang 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . ia harus mengikuti program remedial/perbaikan sehingga mencapai kompetensi minimal yang ditetapkan. menganalisis. keterampilan. 8) Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan. Maksudnya. Maksudnya. 9) Kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar (KKB) yang ditentukan oleh satuan pendidikan. Selain itu.

nilai sikap BAIK  Memiliki nilai mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan maksimal 3 (tiga) dalam satu tahun pelajaran  Mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan buka pada mata pelajaran Matematika.  Kehadiran peserta didik minimal 80% 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 .  Kehadiran peserta didik minimal 80% 5) Kenaikan kelas XI ke XII jurusan IPS Seorang peserta didik dinyatakan naik kelas apabila:  Nilai mata pelajaran agama dan akhlak mulia tuntas. Penilaian pada tengah semester yang dipergunakan sebagai gambaran prestasi siswa. Acuan tersebut dapat disampaikan berikut: 1) Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran atau pada akhir semester genap 2) Ketentuan kenaikan kelas didasarkan pada hasil penilaian yang dilakukan pada semester genap. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar dapat memacu dan memotivasi peserta didik untuk lebih berprestasi meraih tingkat yang setinggi-tingginya sesuai dengan kemampuannya. namun nilai yang belum tuntas pada semester ganjil harus sudah dituntaskan terlebih dahulu 3) Kenaikan kelas X ke kelas XI (diatur dalam Kurikulum 2013) 4) Kenaikan kelas XI ke XII jurusan IPA Seorang peserta didik dinyatakan naik kelas apabila:  Nilai mata pelajaran agama dan akhlak mulia tuntas. Sejarah dalam satu tahun pelajaran. Penilaian di SMA Negeri 32 Tobar terdiri dari Penilaian Harian (nilai masing-masing KD). Kimia. Ketentuan Kenaikan Kelas Dalam menentukan kenaikan kelas mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendiidkan dan Keputusan Dirjen Mandikdasmen Nomor 12/C/Kep/TU/2008 tentang Bentuk dan Tata Cara Penulisan Laporan Hasil Belajar (LHB) Peserta Didik Satuan Pendidikan Dsar dan Menengah. nilai sikap BAIK  Memiliki nilai mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan maksimal 3 (tiga) dalam satu tahun pelajaran  Mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan buka pada mata pelajaran Ekonomi. Biologi dalam satu tahun pelajaran. Fisika. Sosiologi. Geografi. Jika nailai pada tengah semester belum memadai (memenuhi persyaratan KKM) maka siswa tersebut akan diberi peringatan untuk menjadi lebih baik pada nilai akhir semester bila dianggap perlu orang tua siswa dipanggil untuk diajak berkonsultasi dalam mendapatkan upaya memperbaiki prestasi anaknya.

 Kehadiran peserta didik minimal 80% 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . nilai sikap BAIK  Memiliki nilai mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan maksimal 3 (tiga) dalam satu tahun pelajaran  Mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan buka pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Antropologi dalam satu tahun pelajaran. Bahasa Inggris. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 6) Kenaikan kelas XI ke XII jurusan BHS Seorang peserta didik dinyatakan naik kelas apabila:  Nilai mata pelajaran agama dan akhlak mulia tuntas. Bahasa Jepang.

XI dan XII 2) Mengikuti Ujian Teori dan Praktik 3) Memenuhi ketuntasan belajar sebagaimana diatur dalam ketentuan kenaikan kelas dan kelulusan Program-Program Sekolah sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Lulusan Adapun program yang dirancang sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan meliputi: 1) Kegiatan Pemantapan untuk siswa kelas XII 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar Ketentuan Kelulusan Ketentuan kelulusan mengacu pada pasal 72 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan yang selanjutnya ditetapkan oleh Rapat Dewab Pendidik. 5) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran 6) Memperoleh nilai minimal BAIK pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak Mulia meliputi:  Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan kepribadian  Kelompok mata pelajaran Estetika  Kelompok mata pelajaran jasmani. Kelulusan Ujian Nasional Peserta didik dinyatakan Iulus Ujian Nasional jika memenuhi standar kelulusan yang diatur dalam Peraturan Menteri yang tertuang dalam Prosedur Operasional Standar Ujian Nasional dan Ujian Sekolah yang berlaku dalam tahun pelajaran bersangkutan Kelulusan Ujian Sekolah Peserta didik dinyatakan Iulus Ujian Sekolah jika memenuhi standar kelulusan yang diatur dalam Peraturan Menteri yang tertuang dalam Prosedur Operasional Standar Ujian Nasional dan Ujian Sekolah (POS- UN/US) yang berlaku dalam tahun pelajaran bersangkutan dan kriteria kelulusan sekolah yaitu: 1) Memiliki rapor kelas X. 8) Lulus Ujian Nasional (UN) Kriteria dinyatakan lulus mengacu pada ketentuan mengenai penilaian akhir dan ujian sekolah yang diatur dengan peraturan Metmeri dan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Nasional yang berlaku dalam tahun pelajaran bersangkutan. olah raga dan kesehatan 7) Lulus Ujian Sekolah (US) untuk Kelompok Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Ketentuan kelulusan diatur sebagai berikut.

Laporan hasil belajar ini selanjutnya disampaikan kepada orang tua peserta didik melalui wali kelas. Bagi peserta didik yang telah mencapai nilai tuntas sesudah dilakukan remidi diberikan nilai maksimal sebatas KKM. dan nilai kenaikan kelas diserahkan oleh guru mata pelajaran kepada wali kelas. 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . Antara nilai tes ulangan harian dan nilai tugas memenuhi perbandingan 2UH : 1Tugas. 7. Bagi peserta didik yang belum tuntas harus dikumpulkan (berasal dari kelas parallel) untuk dilakukan kegiatan perbaikan atau remedial yang meliputi: (a) perbaikan pembelajaran. Pelaksanaan Program Remedial dan Pengayaan Setiap pendidik wajib melakukan analisis hasil ulangan harian (nilai tes ulangan harian dan tugas) pada satu atau beberapa KD. 2) Mensosialisasikan tentang prosedur mengikuti ujian Kejar Paket C 3) Memberi pencerahan agar peserta didik siap mental menerima hasil ujian Pelaporan Hasil Belajar Peserta Didik Nilai tengah semester. Kegiatan pengayaan dilakukan pada peserta didik yang sudah tuntas berdasarkan hasil analisis ulangan harian. akhir semester. dan (b) perbaikan nilai. Setiap pendidik wajib melaksanakan program pengayaan dengan perencanaan yang sudah diprogramkan. Kriteria Penjurusan Diatur dalam Kurikulum 2013. Setiap pendidik minimal melaksanakan 3 kali ulangan harian untuk setiap semester. Dari hasil analisis pendidik akan memperoleh data apakah peserta didik termasuk kriteria tuntas atau belum tuntas. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 2) Kegiatan Try Out Ujian Nasional 3) Melakukan kegiatan Bimbingan Akademik Program Pasca Ujian Nasional Adapun program yang dirancang pasca ujian nasional khususnya bagi peserta didik untuk mengantisipasi bila ada peserta didik yang tidak lulus: 1) Mensosialisasikan tentang prosedur menempuh ujian ulang. Selanjutnya wali kelas bertugas merekap seluruh nilai yang diserahkan oleh guru mata pelajaran untuk dilaporkan kepada rapat dewan guru untuk dijadikan dasar dalam penentuan laporan hasil belajar (LHB) atau kenaikan kelas.

Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . Pendidikan Kecakapan Hidup 9. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar 8.

kebutuhan peserta didik dan masyarakat. yaitu : Tabel Jadwal Kegiatan Pembelajaran 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 . Kegiatan Belajar Mengajar Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan mulai hari Kamis tanggal 18 Juli 2013. Guru sebagai pengelola proses belajar mengajar wajib mempersiapkan kegiatan-kegiatan. C.Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran adalah sebagi berikut: A. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 6 (enam) hari. dan penilaian serta bimbingan karir. Pengaturan waktu belajar mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Waktu Belajar Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). dan (2) mengkaji standar isi/SKKD  Menyusun silabus  Menyusun RPP  Berbagai kegiatan ekstra kurikuler. Pada permulaan semester guru berkewajiban membuat persiapan yang matang agar proses belajar mengajar dapat mencapai tujuan yang efektif. karakterisfik sekolah.1/4604/Disdikpora tentang Kalender Pendidikan bagi Sekolah dalam Lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Pekan Baru Tahun Pelajaran 2013/2014 dan disesuaikan setiap tahun oleh sekolah untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran.  Pemetaan standar kompetensi lulusan  Program semester meliputi (1) menentukan hari belajar efektif. pendekatan belajar mengajar. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar BAB IV KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan disusun berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Pekan Baru Nomor: 422. administrasi kurikuler. kokurikuler. Permulaan Tahun Pelajaran Permulaan tahun pembelajaran dimulai pada hari Senin tanggal 15 Juli 2013 dan berakhir hari Sabtu tanggal 14 Juni 2014. serta ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. Hari pertama masuk sekolah berlangsung selama 3 (tiga) hari dengan pengaturan sebagai berikut:  kelas X melaksanakan Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD)  kelas XI melaksanakan Tes Awal  kelas XII melakukan Tes Awal B.

d 11 April 2014 digunakan untuk kegiatan lomba pengembangan bakat dan prestasi siswa serta pelatihan untuk pendidik dan tenaga kependidikan. provinsi.de 28 September 2013 digunakan untuk kegiatan lomba pengembangan bakat dan prestasi siswa serta pelatihan untuk pendidik dan tenaga kependidikan.30 07.00 (Pembersihan) JUM’AT 08.00 – 12.00 D. Kegiatan Tengah Semester Kegiatan tengah semester di sekolah dihitung sebagai berikut:  Untuk semester 1 Selama 6 hari yaitu tanggal 23 s.00 – 13. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar HARI WAKTU BELAJAR SENIN 07.00 (Belajar) SABTU 07.30 SELASA 07. Jumlah hari efektif belajar di sekolah sebanyak 107 hari  Untuk semester 2 Waktu belajar dari tanggal 30 Desember 2013 sampai dengan 13 Juni 2014. pemerintah pusat.  Untuk semester 2 Selama 6 hari yaitu tanggal 7 s.00 – 13.30 RABU 07.00 – 13. Jumlah Hari Efektif Belajar Hari belajar di sekolah dihitung sebagai berikut:  Untuk semester 1 Waktu belajar dari tanggal 18 Juli 2013 sampai dengan 13 Desember 2013. Penentuan hari libur memperhatikan ketentuan 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 3 .00 – 12. Jumlah hari efektif belajar di sekolah sebanyak 116 hari E. dan kabupaten/kota untuk tidak diadakan proses pembelajaran di sekolah. F.30 KAMIS 07.00 – 08. Jadwal Waktu Libur Hari libur sekolah adalah hari yang ditetapkan oleh sekolah.00 – 13.

No KEGIATAN WAKTU 1 Libur Umum / Nasional  Hari Idul Fitri 8 dan 9 Agustus 2013  Hari Raya Saraswati 10 Agustus 2013  Hari Raya Pagerwesi 15 Agustus 2013  Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2013  Hari Raya Idul Adha 15 Oktober 2013  Hari Raya Galungan dan Kuningan 22 Okt s. 30 Mei 2014  Isra’ Mi’raj 25 Mei 2014  Kenaikan Isa Almasih (Yesus 29 Mei 2014 Kristus) 3 Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) 15 – 17 Juli 2013  Kegiatan Tengah Semester 1 23 – 28 September 2013  Pembagian Rapor Semester 1 14 Desember 2013  Kegiatan Tengah Semester 2 7 – 11 April 2014  Pembagian Rapor Semester 2 14 Juni 2014 4 Libur Sekolah 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 .d. Sekolah mengambil kebijakan hari libur sebagai berikut ini. 2) Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dalam hal penentuan hari libur umum nasional atau penetapan hari libur serentak untuk setiap jenjang dan jenis pendidikan.d 2 Nov 2013  Tahun Baru 1435 Hijriah 5 November 2013  HUT SMAN 32 Tobar 20 November 2013  Hari Raya Natal 25 Desember 2013 2 Tahun Baru Masehi 1 Januari 2014  Maulid Nabi Muhammad SAW 14 Januari 2014  Hari Siwa Ratri 29 Januari 2014  Tahun Baru Imlek 31 Januari 2014  Wafatnya Isa Almasih 18 Maret 2014  Waisak 14 Mei 2014  Galungan dan Kuningan 20 s. dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar berikut ini: 1) Keputusan Menteri Pendidikan Nasional.

d.3 Des 2013 15 Pembagian LHB Semester 1 15 Desember 2013 16 Libur Semester Ganjil 17 s. Jadwal Kegiatan Sekolah Rencana kegiatan sekolah tahun pelajaran 2013/2014 adalah sebagai mana tertera pada tabel berikut ini.d. 29 Des 2013 Libur 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 . 29 Sept 12 Ulangan Tengah Semester 2013 16 – 20 November 13 Kegiatan HUT Sekolah HUT Sekolah 2013 14 Ulangan Akhir Semester 26 Nov . JADWAL KEGIATAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 NO JENIS KEGIATAN PELAKSANAAN KETERANGAN 1 Rapat Persiapan PPDB April 2013 Penerimaan peserta didik baru : 2 Juni 2013 o Jalur NUNM Juni 2013 o Jalur Prestasi dan Miskin Rapat persiapan KBM 3 1 Juli 2013 semester ganjil 4 Hari pertama masuk sekolah 15 Juli 2013 Masa Orientasi Peserta didik 5 15 – 17 Juli 2013 Kelas X Setiap hari Senin 6 Rapat Koordinasi TU setiap bulan minggu kedua Setiap hari Jumat 7 Rapat Koordinasi Wali kelas setiap bulan minggu keempat Rapat Koordinasi Pembina Setiap hari Sabtu 8 setiap bulan OSIS minggu keempat Rapat Koordinasi Staf & Setiap hari Sabtu 9 setiap bulan Kepala Sek minggu keempat 1 Agst ‘13– 15 Mei 10 Remedial/Pengayaan ‘14 11 Peringatan Kermerdekaan Rl 17 Agustus 2013 Upacara 24 s. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar  Libur Semester 1 16 – 28 Desember 2013  Libur Semester 2 16 – 30 Juni 2014  Libur Akhir Tahun Pelajaran 1 – 13 Juli 2014  G.

d. 2 Jun ‘14 37 LiburLailat Al Mi’raj 5 Juni 2014 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 . 16 Maret ‘14 XII 32 Prakiraan Ujian Nasional 22 – 25 April 2014 Libur 33 Hari Raya Wafat Isa Al-Masih 29 April 2014 bersama Libur 34 Kenaikan Isa Al-Masih 9 Mei 2014 bersama 35 Libu Hari Raya Waisak 25 Mei 2014 36 Ulangan Kenaikan Kelas 27 Mei s. SAW 24 Januari 2014 bersama Libur 22 Libur Tahun Baru Imlek 10 Februari 2014 bersama Libur 23 Libur Saraswati 12 Januari 2014 bersama 24 Ujian Praktik Siswa Kelas XII 1 – 9 Maret 2014 25 Pengerupukan Nyepi 11 Maret 2014 Libur 26 Libur Hari Raya Nyepi 12 Maret 2014 bersama Libur 27 Libur Ngembak Geni 13 Maret 2014 bersama Kegiatan 28 Kegiatan Tengah Semester 2 18 – 23 Maret 2014 sekolah 29 Libur Hari Raya Galungan 26 – 30 Maret 2014 30 Libur Hari Raya Kuningan 1 – 6 April 2014 Ujian Sekolah (US) Siswa Kelas 31 8 s. Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar NO JENIS KEGIATAN PELAKSANAAN KETERANGAN bersama Libur 17 Libur Tahun Baru Masehi 1 Januari 2014 bersama Libur 18 Libur Siwa Ratri 10 Januari 2014 bersama Libur 19 Libur Saraswati 12 Januari 2014 bersama Libur 20 Libur Pagerwesi 16 Januari 2014 bersama Libur 21 Maulid Nabi Muhammad.d.

Tim Pengembang Kurikulum SMAN 32 Tobar NO JENIS KEGIATAN PELAKSANAAN KETERANGAN Pembagian LHB Semester 38 15 Juni 2014 Genap 39 Libur Akhir Semester 2 17 s. 29 Juni 2014 40 Pemantapan Kelas XII 3 bln sebelum UN Disesuaikan 41 Pelatihan pendidik & tendik 3 kali setahun Disesuaikan 42 Prakiraan rapat Kelulusan Mei 2014 Disesuaikan 43 Rapat Kenaikan Kelas Juni 2014 Disesuaikan Rapat Evaluasi Kinerja 44 Juni 2014 Disesuaikan Sekolah Penyempurnaan KTSP tahun 45 Juni 2014 Disesuaikan 2013/14 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1) Kalender Pendidikan (2 semester) 2) Jadwal Pengajaran (1 semester) 3) SK Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 4) SK Tim Pengembang Kurikulum SMA Negeri 32 Tobar Tahun 2013 1 KTSP SMA Negeri 32 Tobar 2014-2015 4 .d.