You are on page 1of 8

apa yang harus dilakukan

pilih lokasi -> minta ke bapak ahmad (download dari e-topo 5?)

->1 data batimetri, pasut, gelombang, langsung running di model

-> 2data sosial ekonomi, (bentuknya googling cari data penduduk, rasio
elektrifikasi (rasio jumlah penduduk yang punya akses terhadap listrik),
PDRB, kabupaten dalam angka (record dari jumlah penduduk).

Penjelasan mengenai record tsb: record jumlah penduduk disajikan dalam 5
tahun biasanya, lihat penambahan/pengurangan jumlah penduduk. PDRB
digunakan untuk melihat kemampuan penduduk untuk membayar listrik.

Proyeksi jumlah penduduk dari 20 sama 25 tahun kedepan.

‘-> 3teknis turbin apa yang harus dicari dari turbin (power curve/turbin
eff) googling EPRI harus dicari laporannya dari sana untuk jenis turbin
(technical assessment), bisa EMEC.

Power take off/cut in speed min kecepatan dia untuk bekerja.

Cost (installation, maintenance, dll harus sudah ada).

Harus diceritakan kenapa kita memilih suatu turbin!

Payback period bisa sampai 25 sd 50 tahun. Kalau kwh nya murah maka
ekstensinya panjang.

Kita buat solusi pemenuhan jumlah listrik untuk semua penduduk. Solusi
tersebut bisa tidak direkomendasikan, bisa juga suatu turbin tidak
direkomendasi.

Laporan

BAB 1Pendahuluan (Yoshua)

- Latar belakang
- Maksud dan tujuan
- Lingkup pekerjaan
- Sistematika laporan

BAB 2 Gambaran umum lokasi proyek (Arline)

- Kondisi geografis (kabupaten dalam angka)
- Kependudukan
- PDRB/sosial ekonomi

BAB 3 Turbin (Kak Om)

- Manufakturer
- Technology READIES LEVEL
- Technical data (power curve, cut in speed, dll)
- Cost/budget.price

di filenya di win32 . Data BAB 5 Power calculation dan Cost Estimation (Malik) . Tambahin kayak data potensinya Data per kecamatannya Data lautnya Kenapa memilih lokasi tadi? Presentasi selanjutnya pemilihan turbin. Instasl MCR -> kemudian instal delft 3 d. Berapa biaya overhaul Bab 6 Kesimpulan dan Rekomendasi (Yoshua) Langkah instal : MCR -> matlab compiler instal pertama DXFLEx – untuk license Catatan Tugas tambahan : Presentasi tadi -> Terlalu banyak tulisan! Lebih fokusin di bagan siapi api nya. Catatan kuliah tanggal : 7 April 2016 Revisi bab 1 dan 2 kemudian di presentasikan lagi! 2 minggu kemudian harus sudah ada. Power production and M cost . BC (boundary condition) .BAB 4 Hydrodinamic model (Maruf) .

Select working directory *ldb: land boundary *grd: grid .

*enc: enclosure Text editor yang digunakan textpad Koordinat xyz -> RGFgrid -> quickin (konversi xyz ke dalam bentuk matriks) (langkah di atas gak jadi) Klik grid -> rgfgrid .

Edit -> spline -> new Setting -> general Sumber: http://www.antarasultra.mysultra.com/teluk-kendari-berpotensi-hasilkan-listrik-10-mw/ .com/berita/279622/kendari-tertarik-kembangkan-listrik- tenaga-air-laut http://www.

Tin dams Cuma bagian kecil.14 April 2016 1 create grid 2 interpolate 3 boundary condition 4 run set up 5 interpolate hasil Data bathimetry -> xyz -> dishidros -> digitasi ke dalam bentuk matrik (dengan quickin) Grid cell averaging : data nya rapat Triangular : kalau data nya tidak rapat Internal diffusion : kalau datanya jarang Dry point (nutup satu cell ) -> buat sesuatu dimana air tkidak bisa masuk. .

Jadi perlu di tidal analysis dulu pake ERG TIDE buat mencari Time frame -> gmt berapa Processes yang diiginkan apa Initial condition Boundaries Positif : basah Negative : kering Cyclic -> tidak bisa keluar dari batasannya .Grid -> bathymetri Time frame Kalau punya time series saja buat 15 atau 30 hari maka yang bisa dimodelkan Cuma buat waktu itu.

Presentasi -> flowchart -> detail dan kesimpulan -> self assessment (23 mei 2016 23:59) 2. Report -> word. self assessment KLP1_PPT_155 KLP1_WORD_155 .Flood -> bisa overtopping (buat memodelkan strom surge atau tsunami) untuk mitigasi Discharge – apabila ada sungai/ menambahkan volume air Observasi -> dia mengeluarkan data time series Restart int nya dibuat dalam 1 hari -> cold start r = {(Pt /P0)(1/t)-1} x 100 r= Pt Po{( ) } ( 1t )−1 ×100 Keterangan: r : laju pertumbuhan penduduk Pt : jumlah penduduk tahun terakhir Po : jumlah penduduk pada tahun dasar t : selisih tahun terakhir dengan tahun dasar Catatan 23 mei 2016 1.