Lampiran 6.

Industri Deterjen

SABUN
SEJARAH

INDUSTRI SABUN DAN DETERJEN

PEMBUATAN

KELEMAHAN

PENGERTIAN

JENIS

MEKANISME

.
S EJARAH S AB U N
B ahan mentah ‡
‡

PEMBUATAN SABUN

Mi y k (d ri t mb
  ¡ ¡ ¢

)d
¥ ¤

lem k (d ri ew
¡ ¡ £

)

¢

£

¡

 

¡

 

¡

L r t
¤ ¥

O

t

L r t
¤

KO

§

¨

¤

¦

¤

¤

¤

¥

Tahun 1950

Tahun 1960

Tahun 1970

Tahun 1980

Tahun 1990

139

¦

¨

 

REAKSI SAPONIFIKASI

PEMBUATAN SABUN
Tiga Proses Pembuatan Sabun: 1. Proses dingin Minyak dicampur dengan larutan NaOH 2. Proses panas Minyak dipanaskan terlebih dahulu hingga 90°C kemudian ditambahkan larutan NaOH 3. Proses pendidihan Minyak dan larutan NaOH dididihkan kemudian ditambahkan larutan garam untuk memisahkan sabun dari gliserol serta NaOH berlebih

140

PEMBUATAN SABUN

MEMBUAT SABUN SENDIRI

+

141

BAHAN TAMBAHAN PEMBUATAN SABUN
Zat Tambahan Sodium tripolifosfat Sodium perborat dan sodium meta silikat Hidrogen peroksida Sodium hipoklorid Sodium piroborat Sodium sulfat Sodium karboksilmetil selulosa (CMC) Karbonat Fungsi melembutkan air dan meningkatkan sifat penghilang debu. menurunkan pH air. sebagai bahan pemutih dan pengurai yang membebaskan oksigen. sebagai bahan pemutih. bahan pemutih dan melepaskan oksigen dari bahan pemutih meningkatkan aktivitas permukaan mencegah dan menghentikan redeposisi debu pada pakaian yang dicuci. memberikan alkalinitas yang tinggi dan melembutkan air dengan endapan kalsium dan magnesium karbonat. menghentikan dan mencegah redeposisi debu pada pakaian yang dicuci.
©   

MEKAN SME KERJA A 
     © © #

N
$

‡J 
© 

, 
" 

R
% "    '           

!          

R
"  

f 
  '

±
!  %  &   "    

" !  

© 

#

$

$ 

©

f 
  

!   

%

"         

©

‡G 
 % 

(  

&  

%

"    

&

"   

! 

© 

©

© 

) 

f    

&    

!

%  

"

& 

& 

" 

Polypinyl pyrolidine (PVP)

KELE AHAN SABUN
Pada air sadah
2CH3 (CH2)18 COONa + sabun g2+ [CH3 (CH2)18 COO] 2 g + 2Na+ buih sabun
( ( 

SEJARAH

PEMBUATAN

PERBEDAAN

PENGERTIAN

DAMPAK

Pada air yang bersifat asam
2CH3(CH2)18COONa + H+ sabun asam CH3(CH2)18COOH + Na+ asam lemak bebas

JENIS

MEKANISME

142 

$

)

0

1

1

1

8

8

9

8

9

8

9

9

@

A

B

C

Detergen merupakan ormu as k m a yang dapat berbentuk ca r pasta atau bubuk yang mengandung kost tuen bahan akt pada permukaannya dan konst tuen tambahan bahan peng s pemut h pewang bahan pen mbu busa
1 1 2 1 ) 2 1 3 4 4 4 4 4 6 7 5 5 5

‡ Detergen pertama yang d has kan : natr um aur proses produks maha
A 8 9 D 9 9 A 9 9 E C 8 8 8 8 9 8

su at
9 @ A E

L
C D

‡ Detergen dengan menggunakan a ky benzena su onat B mo eku B n t dak dapat d pecahkan o eh m kroorgan sme
8 8 9 9 9 @ A E C D A 8 9

‡ L near a ky su onat membentuk eno
@ 9 F 8 D G @ 8 8 9 H

L
8 9

b odegradab e
I 8

tetap
9

8

dapat

‡ Tahun 1916 r tz unther muwan erman berhas menemukan sur aktan s ntet s da am detergen

2.

Berdasarkan senyawa organik yang dikandungnya
P

1. etergen anionik ( AI) Kelompok utama dari detergen anionic adalah : ‡ Rantai panjang (berlemak) alkohol sulfat ‡ Alkil aril sulfonat ‡ Olefin sulfat dan sulfonat

etergen kationik Kelompokutama dari detergen kationikadalah : ‡ Amina asetat (RNH3)OOCCH3 (R=8 sampai 12 atom C) ‡ Alkil trimetil ammonium klorida (RN(CH3))3+ (R=8 sampai 18 atom karbon) ‡ ialkil dimetil ammonium klorida (R2N(CH3)2)+Cl- (R=8 sampai 18 atom karbon) ‡ Lauril dimetil benzil ammonium klorida (R2N(CH3)2CH2C2H6)Cl 3. etergen non ionik Kelompok utama dari detergen non ioniK adalah : ‡ Etilen oksida atau propilenoksida ‡ Polimer polioksistilen HO(CH2CH2O)a(CHCH2O)b(CH2CH2O)cH CH3 ‡ Alkil amida HOCHCH3NH2-HOOCC17O38 R
P P

P

143

P

D

D

Q

T

V

4. De er e erik el k a a ari e er e i i a ala ‡ Sodi la ril sarkosila a 3 2 10 2 2 2 2 ‡ Sodi ira ol
R S U W X Q a a Q a W U Y W ` U R S S d e g h i g h p d g h q h g h g f h g h g r r s t t u q

Q

2

2
2

2

a

Berdasarkan kegunaan: ‡ Detergen pencuci kain, engandung alkohol etoksilat dan alkil fenoletoksilat ‡ Detergen pencuci piring mengandung zat seperti detergen pencuci tangan ‡ Detergen pembersih peralatan rumah tangga yang mengandung heksa dekiltrimetil ammonium klorida ‡ Detergen pembersih industri mengandung zat seperti detergen pembersih rumah tangga ‡ Detergen pembersih gigi yang mengandung sodium lauril sarkosionat ‡ Detergen pelembut kain yang mengandung diokta dekildimetil ammonium klorida
v

b

Bahan Mentah Detergen
‡

Detergen Anionik 

c

Alkohol sulfat diperoleh dari tubuh ikan paus alkohol sulfat +alkali jenuh alkohol berlemak jenuh dan tak 

Olefin sulfat dan sulfonat Diproses dengan tiga cara: Proses Oxo
w x

ko-katalis 1. R ± CH = CH 2 + CO + H 2 

Alkil aril sulfonat

100-250 atm 160-175 0C
Ni

RCH 2CH 2CHO aldehid CH 3 RCH2CHCHO

2. R ± CH2CH2CHO + H 2

R ± CH2CH2CH2O alkohol22

144

i

e

2. P A P Z R . 2 2H5)3A + A + 3/2 H 2 2. 3 (C 2H5)2A H + A + 3 CH 2=CH 2
y €  ‚  € y €  ‚  ‚ ‡ ˆ y ’  ‘ “ ” • – … — ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ

3. P R
ƒ ƒ

W.W nya :
“

g

h

“





ƒ

„

ƒ

…

†

‰

m

k

l

n

o

“

p

3. 3 (C 2H5)3A + A + R¶ 4. R A +O 2 R´
e d

CH 2 H 2O

3(C2H5)2A H 3(C2H5)3A R¶ RA R´ CnH2n+ OH + A (OH) 3
™ ƒ f e

HBr,

V

j

RCOOH 3

RCH = CH

RCH CH 2 Br 2
Hidro lisis, H2O R ¶C O O H
t

am halida

RCH CH 2 O O R¶ 2

q

r

˜

RCH2CH2O O R¶
‡ Detergen kationik

RCHCH 2 O H 2 

Amina astetat (RNH3)OOCCH3  Alkil trimetil ammonium klorida (RN(CH3))3+ClReaksi : 1. R-NH2 + 3 CH3Cl RN(CH )2Cl + HCl 2 R N(CH2)2Cl + HCl 2. R2NH + 2 CH2Cl 2

u

w

‡ Detergen 
x w y

on on k
z v

t en
{ y w 

ks da
w | w w y w w

150 220°C e ompok h dro ob k et en oks da d netra kan asam su ur dan asam asetat g as a
} y y | y ~ w y w z

w

w

Has
€  

m na
‚ ƒ

ks da
„ „ „ „ „

roses pembuatannya dengan mengoks das am na tetr ar
… †

w

‡ Detergen
ˆ ‡ ‰ ‹ Œ

m oter k
‡ ‰ ‡ ‡ ‰ ‡ ‰ ‡ ‰ ‡ ‰

‡

eaks : aur am na met akr at CH3 CH2 10CH2 H2 CH2=CHC CH3
 Š   ‘ ’ Ž ” 

sod um aur sarkos nat

CH3 CH2
•

10CH2
–

HCH2CH2 C
CH3 H
— – “

”

CH3

a H
 ‘ ’

”

”

CH3 CH2 10CH2 HCH2CH2C sod um aur sarkos nat
‡ ‰ ‡ ‰ ‡

’

‡

y

145

s

MEKANI ME KERJA DETERGEN
‡ Cara kerja detergen dipengaruhi oleh jenis kotoran dan air yang digunakan ‡ Struktur molekul detergen terdiri dari bagian kepala yang
˜

SURF KT N D N BUILD RS
SURF KT N
‡ Surface active agent ‡ Terdiri dari dua bagian yaitu bagian kepala yang bersifat polar dan bagian ekor yang bersifat non-polar ‡ Zat yang dapat menstabilkan atau mengikat suspensi molekul nonpolar dalam air ‡ Surfaktan terdiri dari * Surfaktan Kationik * Surfaktan Anionik * Surfaktan Non-ionik * Surfaktan Amfoterik

bersi at polar dan bagian ekor yang bersi at non polar.

‡ Detergen sebagai emulgator ‡ Detergen sebagai suspensi agent

SUR AK AN
Surf kt n k tionik
‡ Bil terioni
™ 

AN

˜

UI DERS

SURFA
Surfaktan Anionik

A

DA

BUILDERS

i

›

l

l rut n k n
™ ™ ™ ™ œ

e bentuk
œ

uatan po itif
š

š

™

š

™

™

œ

œ

œ

‡ Bila terioni asi alam larutan akan membentuk muatan negatif
¡

‡ Digunakan untuk pele but pakaian
‡ Conto : en awa A onium kuarterner
ž Ÿ  

‡ Daya pembersi nya bagus ‡ Umumnya meng asilkan busa yang banyak
¤ £

£

¢

‡ Conto nya: Alko ol etoksisulfat alkil sulfat
¥

146

¤

S
Surfaktan N n-i nik

AKTAN DAN B I DERS

SURFAKTAN DAN BUI DERS
Surfaktan Amph terik
‡ Mempunyai kemampuan untuk bermuatan p sitif negatif atau ti ak bermuatan alam larutan, bergantung pa a pH air
¨ ª ª § ª ©

‡ Ti ak teri ni asi alam larutan sehingga ti ak bermuatan listrik
‡ Resistan terha ap air sa ah an membersihkan k t ran engan baik
¦ ¦ ¦

‡ C nt h: imi az lin , betaines
« « «

‡ Busa yang ihasilkan se ikit
¦

‡ C nt h: alk h l et ksilat

¦

SURF
ilders
‡ Mer ‡F
¬ ®

D
°

UILDERS
No 1
² ®

Ba a Tam a a De er e
Zat Tambahan Sodium tripolifosfat Sodium perborat Sodium metasilikat Hidrogen peroksida Sodium hipoklorid Sodium sulfat Fungsi Melembutkan air Menurunkan pH air Menurunkan pH air Bahan pemutih Bahan pemutih pakaian Meningkatkan aktivitas permukaan

aka ka d a lai ya me i ka ka e isie si s r ak a
¬ ­ ® ® ¬ ® ¯ ® ® ° ± ± ® ® ¯ ® ® ¬ °

e i
®

ya

mam

®

¯

­

®

¯

®

¯

­

si

°

ama ya me
®

r

ka kesada a air
® ² ® ¬

¯

¬

®

¬

¬

®

®

¬

2 3 4

‡ Cara me ‡ e
­ ® ¯

r
°

ka kesada a air melal i
® ®

®

¬

¬

ika a
®

‡ e
­ ­

e da a
­ ® ¬

®

¯

®

®

‡ er kara io

5 6

°

®

147

ª

PER EDAAN A UN DAN DETERGEN
Ciri-ciri
³

Detergen
Dari petroleum murah

abun
Dari minyak tumbuhan atau lemak binatang
´

a. Akibat urfaktan

umber

(terurai C-C-C-C-C-C-C-C-C- (terurai cepat)

Gugus fungsi Dalam air sadah

Kepala ionic adalah kepala ionic ialah ± ±O- O 3- atau ± O 3 - COO ´

Tidak membentuk embentuk kekat kekat dengan ion- dengan ion-ion ion Ca2+ dan g2+ Ca2+ atau g2+ erbuih Kurang berbuih encuci lebih baik daripada sabun
µ µ ¶ µ

SO3N 3

·

µ

C
C-C-C-C-C-C-C-C-C- (terurai lambat)

·

·

C SO3 Na

148

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful