You are on page 1of 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)

Hari / Tanggal : 01, 02, 03 dan 04 Juni 2016

Waktu : Pukul 09.30 WIB s/d selesai

Pokok Bahasan : Keluarga Berencana

Sub Pokok Bahasan : Penggunaan alat kontrasepsi

Sasaran : PUS

Penyuluh : TIM

Tempat : Jorong Pasa Lamo, Rt Panjang, Pisang Hutan, Padang Halaban,

Pondok

I. Tujuan Instruksional Umum (TIU)

Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan tentang penggunaan alat kontrasepsi, keluarga
diharapkan memahami tentang berbagai macam alat kontasepsi dan menerapkan dalam
kehidupannya.

II. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, keluarga dapat:

1. Mengetahui pengertian alat kontrasepsi

2. Mempertimbangan pemakaian alat kontrasepsi

3. Mengetahui macam-macam alat kontrasepsi

III. Garis-garis Besar Materi

1. Pengertian alat kontrasepsi

2. Pertimbangan pemakaian alat kontrasepsi

3. Macam-macam alat kontrasepsi

IV. Metode

Leaflet 2. Demonstrasi V. Ceramah 2. Media dan Alat Peraga 1. Penutup :  Tanya jawab  Menyimpulkan hasil penyuluhan  Memberikan salam penutup  Menanyakan hal yang belum jelas . Proses Kegiatan Penyuluhan  Memberi salam pembuka dan perkenalan diri  Menjelaskan tujuan  Kontrak waktu  Ø Membalas salam  Ø Mendengarkan  Ø Memberi respon Penjelasan :  Pengertian alat kontrasepsi  Pertimbangan pemakaian alat kontrasepsi  Macam-macam alat kontrasepsi.1. Lembar Balik VI. Tanya Jawab 3.

. Alat kontrasepsi merupakan alat yang digunakan untuk mencegah terjadinya suatu kehamilan. dan kontrasepsi mantap. PERTIMBANGAN PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI Usia ibu < 20 tahun: kontrasepsi yang reversibilitasnya tinggi/kembali ke kesuburan tinggi Usia ibu > 35 tahun: kontrasepsi effektif/kegagalan rendah dan reversibel/ireversibel Usia reproduksi sehat: effektif. alamiah.  Respon/tingkah laku ibu saat diberi pertanyaan: apakah mereka diam atau menjawab (benar atau kurang tepat).  Ibu mengajukan pertanyaan atau tidak. Evaluasi 1. Observasi.  Aktif bersama menyimpulkan  Membalas salam VII. non hormonal. Terdiri dari KB hormonal. reversible dan tidak mengganggu ASI MACAM-MACAM ALAT KONTRASEPSI YANG BISA DIGUNAKAN Ada berbagai macam alat kontrasepsi di Indonesia. MATERI : ALAT-ALAT KONTRASEPSI PENGERTIAN ALAT-ALAT KONTRASEPSI Kontrasepsi merupakan pencegahan terjadinya kehamilan/konsepsi (bukan aborsi).  Ibu antusias atau tidak. Mengajukan pertanyaan lisan.  Tes awal. Apa pengertian alat kontrasepsi?  Tes akhir Apa saja jenis-jenis alat kontrasepsi? 1.

atau muntah Cara kerja: 1) Menekan ovulasi 2) Mencegah implantasi 3) Mengentalkan lendir servik. yaitu: a) Monofasik: pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif estrogen/progestin dalam dosis yang sama dengan 7 tablet tanpa hormon aktif. sehingga transportasi telur juga terganggu  Pil oral kombinasi a) Afektif dan reversible b) Harus diminum setiap hari c) Efek samping yang serius jarang terjadi d) Efek samping yang sering timbul yaitu mual dan bercak perdarahan atau spotting e) Tidak dianjurkan pada wanita yang sedang menyusui f) Dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi darurat Jenis-jenis pil oral kombinasi.  Suntik . pusing.Efek samping dari metode kontrasepsi hormonal ini adalah: 1) Menstruasi menjadi tidak teratur atau tidak mens sama sekali (kecuali pil) 2) Kenaikan berat badan 3) Muncul flek hitam pada wajah 4) Mual. sehingga sulit dilalui oleh sperma 4) Pergerakan tuba terganggu. b) Bifasik: pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif estrogen/progestin dengan dua dosis yang berbeda dengan 7 tablet tanpa hormon aktif. c) Trifasik: pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif estrogen/progestin dengan tiga dosis yang berbeda dengan 7 tablet tanpa hormon aktif.

apotting. dapat dipakai oleh semua WUS. yaitu: a) Sering ditemukan gangguan haid seperti spotting. aman. Kelebihan suntik progestin. nyeri payudara ringan c) Ketergantungan terhadap pelayanan kesehatan . sakit kepala. tidak mempengaruhi hubungan suami istri b) Tidak diperlukan pemeriksaan dalam dan metode jangka panjang c) Efek samping yang kecil d) Klien tidak perlu menyimpann obat suntik Kekurangan suntik kombinasi. yaitu: a) Sangat efektif untuk pencegahan kehamilan jangka panjang b) Tidak mempengaruhi hubungan suami istri c) Tidak mengandung estrogen sehingga tidak berdampak pada penyakit jantung d) Tidak berpengaruh terhadap ASI Kekurangan suntik progestin. perdarahan sela sampai 10 hari b) Mual.1) Suntik progestin Merupakan metoda kontrasepsi yang efektif. yaitu: a) Resiko terhadap kesehatan kecil. yaitu a) Terjadi perubahan pola haid. kembalinya ke kesuuburan lebih lambat (4 bulan). siklus memanjang dan memendek b) Klien bergantuung pelayanan kesehatan dan tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu c) Peningkatan BB dan terlambanya kembali ke kesuburan setelah penghentian pemakaian 2) Suntik kombinasi Merupakan jenis suntikan yang terdiri atas 25 mg Depo Medroksiprogesteron Asetat 5 mg Estradiol Sipionat yang diberikan injeksi IM 1 bulan sekali Kelebihan suntik kombinasi. cocok untuk masa laktasi karena tidak mempengaruhi ASI.

efek samping utama berupa perdarahan tidak teratur. yaitu: a) Perubahan pola haid b) Nyeri kepala dan nyeri dada c) Peningkatan/penurunan BB d) Memerlukan pembedahan minor untuk pemasangan dan pelepasan  KB non hormonal a) AKDR (IUD) Cara kerja: 1) Menghambat kemampuan sperma masuk tuba fallopi. dapat dipakai oleh semua ibu usia reproduksi. tidak mengganggu coitus dan tidak mempengaruhi ASI c) Klien kontrol ke klinik jika ada keluhan dan dapat dilakukan pencabutan setiap saat sesuai dengan kebutuhan Kekurangan . perlindungan jangka panjang (5 tahun).implant. bebas dari pengarus estrogen. kesuburan akan kembali setelah dicabut. bercak dan aminorhea dan aman dipakai saat menyusui. 2) Mencegah implantasi telur dalam uterus.d) Peningkatan BB dan terlambat kembali kesuburannya  Ø Implant Efektif 5 tahun untuk Norpalan (terdiri dari 6 batang ). b) Kondom Cara kerja: . pengembalian tingkat kesuburan yang cepat setelah pencabutan b) Tidak memerlukan pemeriksaan dalam. pemasangan dan pencabutan memerlukan pelatihan. yaitu: a) Daya guna tinggi. Keuntungan implant. klien merasa kenyamanan. 3 tahun untuk Indoplan/Implano. 3) Mencegah sperma dan ovum bertemu.

Keuntungannnya: efektifitas tinggi (98%) pada 6 bulan pertama setelah melahirkan. Keuntungan: 1) Efektif bila dilaksanakan dengan benar 2) Tidakk mengganggu produsi ASI 3) Dapat digunakan sebagai pendukung metoda KB lainnya 4) Tidak ada efek samping 5) Tidak memerlukan alat b. Ejakulasi terjadi jauh dari genitalia eksterna wanita. usia bayi kurang dari 6 bulan. Cara kerja: alat kelamin (penis) dikeluarkan sebelum ejakulasi sehingga sperma tidak masuk ke dalam vagina. lebih efektif jika pemberian belum haid. pengertian antar pasangan harus ditekankan. Efektifitasnya sampai 6 bulan dan harus dilanjutkan dengan pemakaian metode kontrasepsi lainnya. faktor kegagalan karena salah menghitung masa subur dan siklus haid yg tidak teratur Masa subur siklus terpanjang dikurangi 11 dan siklus terpendek dikurangi 18. Kalender Metode KS dengan tidak melakukan sanggama pada masa subur. MaL dapat dipakai sebagai kontraseepsi bila: menyusui secara penuh. segera efektif. c.1) Menghalangi bertemunya sperma dan sel telur. Dengan demikian tidak ada pertemuan antara apermatozoa dengan ovum sehingga kehamilan dapat dicegah.  KB yang tanpa memakai alat apapun (alamiah) a. effektivitasnya 75%-80%. MAL (metode amenorrea laktasi) Merupakan kontrasepsi yang mengandalkan pemberian ASI secara eksklusif. tidak mengganggu senggama. tidak perlu perawatan medis. tidak perlu obat atau alat dan tanpa biaya.  Kontrasepsi mantap terdiri dari: Tubektomi (MOW) . Cara kerjanya yaitu menunda atau menekan ovulasi. 2) Mencegah penularan mikroorganisme dari satu pasangan ke pasangan lain. Coitus interuptus (senggama terputus) Adalah suatu metode koontrasepsi dimana senggama diakhiri sebelum terjadi ejakulasi intravaginal. tidak ada eefek samping secara sistemik.

Saroha. 2009. Pinem. Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi. DNS dan sujiyatini.Vasektomi (MOP) DAFTAR PUSTAKA Hidayati. Arum. LEAFLET KB . Panduan Lengakap Pelayanan KB Terkini. Metode dan Tekhnik Penggunaan Alat Kontrasepsi. Salemba Medika:Jakarta. Mitra Cendikia Press: Yogyakarta. Ratna. Trans Info Media: Jakarta. 2009. 2009.