You are on page 1of 3

BAB IV

SIMPULAN DAN SARAN

4.1. Simpulan
Dari hasil analisis masalah yang dilakukan di Puskesmas Plumbon dapat
disimpulkan bahwa:
1. Program Puskesmas Plumbon serta masalah kesehatan yang ada di wilayah kerja
Puskesmas Pangenan.
2. Masalah kesehatan yang ada di Puskesmas Plumbonada 3 masalah. Yaitu cakupan
penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam gedung Puskesmas (-53,29 %) dan
penyuluhan kelompok oleh petugas di masyarakat (-80,87 %), cakupan pemberdayaan
individu/ keluarga melalui kujnungan rumah (-39,28%), cakupan penemuan pasien
baru TB BTA positif (-36,86%).
3. Yang menjadi prioritas masalah di Puskesmas Plumbon adalah belum tercapainya
target SPM dari indikator kerja cakupan penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam
gedung Puskesmas dan penyuluhan kelompok oleh petugas di masyarakat.
4. Berbagai faktor yang menjadi kendala belum tecapainya cakupan penyuluhan dai
dalam dan diluar gedung puskesmas antara lain kurangnya kesadaran masyarakat
terhadap kesehatan, kurangnya kegiatan penyuluhan, kurangnya partisipasi
masyarakat, kurangnya petugas promosi kesehatan.
5. Terdapat prioritas pemecahan masalah yaitu melaksanakan penyuluhan di dalam
dan di luar gedung secara kontinyu

4.2. Saran
5.2.1 Bagi Puskesmas Plumbon:
1. Diharapkan Puskesmas Plumbon bisa mempertimbangkan
rencana tindak lanjut yang telah dibuat dalam laporan ini.
2. Diharapkan Puskesmas Plumbon bisa menggali lebih dalam
tentang penyebab masalah dari tidak tercapainya target SPM dari indikator kerja
cakupan penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam gedung Puskesmas dan
penyuluhan kelompok oleh petugas di masyarakat.

53

Dengan dilaksanakannya kepaniteraan klinik bagian ilmu kesehatan masyarakat. institusi dapat mengukur seberapa jauh anak didiknya dalam memahami konsep manajemen organisasi dengan metode USG dan CARL dilapangan. Diharapkan meningkatkan ketersediaan inovasi dalam penyuluhan. 2. .2. Sebagai pengembangan ilmu pendidikan di Institusi.3 Bagi Institusi 1.2. 2.5.2 Bagi Dinas Kesehatan 1. 5. Diharapkan dinas kesehatan ikut serta dalam pengawasan dan membantu menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi di berbagai puskesmas.

PT. muhamad. Departemen Kesehatan RI. Depkes RI. 2004. Jakarta. Serpong Seto. Jakarta. 1992. Depkes RI. . Jakarta. Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan MasyarakatTahun 2004. Jakarta.Prinsip Dan Metode Riset Efidemiologi Edisi II Jilid I. suharsimi. Pedoman Kerja Puskesmas Jilid I. Depkes RI. Penyelenggaraan Puskesmas Unit SwadanaBuku I. 2004. 2003. Departemen Kesehatan RI. Departemen Kesehatan RI. Departemen Kesehatan RI. 2002. Depkes RI. Agus. Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta. Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktek). 2005.Jakarta. Bisma Murti. CV. DAFTAR PUSTAKA Arikunto. Rineka Cipta. Azwar.Manajemen Puskesmas (Berbasis Paradigma Sehat). Jakarta. 1996. Bina Rupa Aksara. Azrul. 2004. Jakarta. Nasir. Manajemen Puskesmas.