You are on page 1of 3

Karakteristik Asma Bronkial Asma Cardial

Definisi Sindrom yang disebabkan oleh kongesti akut dan edema pada paru
yang terjadi akibat kegagalan fungsi jantung kiri
Etiologi  Kongesti vaskular paru dan edema paru akibat gagal jantung kiri
 Fibrotic remodelling pada jantung dan jalan napas oleh
transforming growth factor (TGF)-β
Insidensi >65 tahun: 6.5 – 10.4 %
Non elderly patients with HF: 10-15%
Elderly patients with HF: 35%
Klinis Wheezing  Sesak napas yang timbul saat beraktivitas atau beristirahat
Batuk  Sesak napas timbul saat berbaring dan berkurang dengan posisi
Dyspnea duduk
Chest pain  Sesak yang terjadi malam hari, ketika pasien sedang tertidur
Precipitating factor: exercise, infeksi virus, kemudian terbangun karena sesak
alergen, perubahan cuaca, stres, emosi  Pucat
 Keringat dingin
 Sianosis
Pemeriksaan Fisik Batas jantung normal  Wheezing (fase ekspirasi lebih panjang)

Gejala-gejala gagal jantung kiri:
 Takikardia > 120 kali/menit
 Kardiomegali
 Gallop S3
 Ronki basah halus
 Edema paru
 Penurunan kapasitas vital paru
Pemeriksaan Inhalasi Short beta agonist Rontgen Thorax
Penunjang Spirometri ECG

PFT BNP Tatalaksana Tatalaksana yang utama pada asma kardial adalah memperbaiki fungsi pompa jantung:  ACE inhibitor/ARB dapat diberikan setelah stabilisasi inisial untuk efek anti remodelling  Digitalis memiliki efek inotropik positif terutama untukpasien dengan atrial fibrilasi  Beta blocker tidak direkomendasikan untuk tatalaksana acute cardiac asthma karena berperan dalam bronkospasme eksaserbasi dan efek inotropik negatif dapat memperberat gagal jantung Prognosis .