You are on page 1of 8

PUSKESMAS SUKASADA I

Jalan Jelantik Gingsir No. 51 singaraja Telp. ( 0362 ) 23135

ANALISIS PENDIRIAN PUSKESMAS
PEMBANTU SAMBANGAN
1. PENDAHULUAN
Pusat Kesehatan Masyarakat sebagai salah satu jenis
fasilitas pelayanan keehatan tingkat pertama memiliki peranan
penting dalam system kesehatan nasional, khususnya
subsitem upaya kesehatan. Penyelenggaraan Pusat Kesehatan
masyarakat perlu ditata ulang untuk meningkatkan
aksesibilitas, keterjangkauan dan kualitas pelayanan dalam
rangka meningkatkan derajat masyarakat serta menyukseskan
program jaminan social nasional.

2. LATAR BELAKANG
Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor : 75 tahun 2014, pada Bab III tentang
persyaratan pendirian puskesmas memuat :
a. Puskesmas harus didirikan pada setiap kecamatan
b. Dalam kondisi tertentu pada satu kecamatan dapat didirikan
lebih dari satu puskesmas
c. Kondisi tertentu ditetapkan berdasarkan pertimbangan
kebutuhan pelayanan, jumlah penduduk dan aksesibilitas
d. Pendirian Puskesmas harus memenuhi persyaratan lokasi,
bangunan, prasarana, peralatan kesehatan, ketenagaan,
kefarmasian dan laboratorium
e. Lokasi pendirian puskesmas harus memenuhi persyaratan
meliputi : geografis, aksesibilitas untuk jalur transportasi,
kontur tanah, fasilitas parkir, fasilitas keamanan,
ketersediaan utilitas public, pengelolaan kesehatan
lingkungan dan kondisi lainya
f. Selain persyaratan pendirian puskesmas harus
memperhatikan ketentuan teknis pembangunan gedung
Negara
Oleh karena Puskesmas Pembantu dan Poskesdes
merupakan jejaraing dari puskesmas untuk itu perlu dilakukan
adanya analisi pendirian bangunan Puskesmas Pembantu dan
Poskesdes dimasing-masing desa
Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan puskesmas,
masing-masing puskesmas wajib diakreditasi secara berkala
paling sedikit 3 (tiga) tahun sekali. Akreditasi dilakukan oleh
lembaga independen penyelenggara akreditasi yang
ditetapkan oleh Menteri

3. TUJUAN
a. Tujuan Umum

Tujuan Khusus 1. PERSYARATAN LOKASI PUSKESMAS PEMBANTU DAN POSKESDES 1. ANALISIS PENDIRIAN PUSKESMAS A. Kabupaten Buleleng yang mewilayahi 3 (tiga) dusun yaitu : NO LOKASI JARAK WAKTU . sungai atau badan air yang dapat mengkikis pondasi d. Tidak di daerah rawan banjir g. Kecamatan Sukasada .lain ANALISIS PUSKESMAS PEMBANTU SAMBANGAN Puskesmas Pembantu Sambangan terletak di dusun babakan daerah dengan ketinggian minimal 500 dpl. Desa Sambangan. AKSESIBILITAS UNTUK JALUR TRANSPORTASI Puskesmas didirikan di lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan dapat diakses dengan mudah menggunakan transportasi umum. 51 singaraja Telp. aman dari zona banjir aman dari zona gunung merapi dan aman dari zona angin topan serta badai lainya Wilayah puskesmas pembantu desa sambangan memiliki iklim laut tropis yang dipengaruhi oleh angin musim dan terdapat musim kemarau dan penghujan. wilayah Puskesmas pembantu sambangan merupakan daerah aman dari aliran sungai. Di wilayah puskesmas sambangan merupakan curah hujan sedang 2. Tidak dalam zona topan h. Tidak di daerah rawan tsunami f. GEOGRAFIS Puskesmas tidak didirikan di lokasi berbahaya yaitu a. Tidak dekat kaki gunung yang rawan terhadap tanah longsor c. Tidak dekat anak sungai. Tidak di atas atau dekat dengan jalur patahan aktif e. Mudah di akses dan dijangkau oleh seluruh lapisan masyarkat 2. b. Faktor ketinggian tempat menentukan besarnya curah hujan. Tersedianya jalur untuk pejalan kaki ANALISIS PUSKESMAS PEMBANTU SAMBANGAN Puskesmas Pembantu Sambangan terletak di Dusun Babakan . Aman dan nyaman 3. Terlaksananya akreditasi puskesmas tahun 2016 4. Tdiak ditepi lereng b. PUSKESMAS SUKASADA I Jalan Jelantik Gingsir No. Tidak di daerah rawan badai dan lain. ( 0362 ) 23135 Untuk meningkatkan penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan yang dapat diakses dan terjangkau oleh seluruh masyarakat di wilayah kerjanya.

15 menit – j kaki 2 Dusun sambangan 10 – 500 km 5 . Sehingga untuk lahan parkir untuk di areal Puskesmas Pembantu memadai. social. KONTUR TANAH Kontur tanah mempunyai pengaruh penting pada perencanaan struktur dan harus dipilih sebelum perencanaan awal dapat dimulai. Di wilyah Puskesmas Pembantu Sambangan 3. kabupaten dan provensi semuanya jalan sudah memakai aspal atau beton yang sangat mudah dilalui dengan jalan kaki.motor Masing –masing wilayah jalan antar. menyesuaikan dengan kondisi. FASILITAS PARKIR Perancangan dan perencanaan prasarana parkir cukup penting karena prasaran parkir kendaraan akan menyita banyak lahan. desa. merupakan golongan tanah perkebunan yang sangat mudah untuk merencanakan system drainase. FASILITAS KEMANAN . dusun. Kapasitas parkir harus memadai. 5. Untuk kontur tanah di Puskesmas pembantu sambangan. Selain itu kontur tanah juga berpengaruh terhadap perencanaan sitem dainase. 51 singaraja Telp.15 menit – j kaki 3 Dusun banjar anyar 1 km Mak 15 menit . ekonomi daerah setempat ANALISIS PUSKESMAS PEMBANTU SAMBANGAN Puskesmas Pembantu Sambangan luas tanahnya 400 m2 dengan luas bangunan 80 m2. kondisi jalan terhadap tapak bangunan yang tingkat penyerapan air kedalam tanah sangat tinggi 4. sisa lahan sebanyak 320 m2 yang dijadikan halaman. PUSKESMAS SUKASADA I Jalan Jelantik Gingsir No. sepeda motor dan mobil. lokasi. ( 0362 ) 23135 TEMPUH 1 Dusun babakan 10-500 mt 5 . kondisi jalan terhadap tapak bangunan dan lain-lain ANALISIS PUSKESMAS PEMBANTU SAMBANGAN Puskesmas Pembantu Sambangan terletak di tengah-tengah Desa Sambangan yang dilewati jalan provinasi.

ANALISIS PUSKESMAS PEMBANTU SAMBANGAN Sesuai dengan perancangan dan perencanaan prasarana keamanan Puskesmas Pembantu Desa Sambangan. Untuk pemakaian kebutuhan listrik setiap bulan sebanyak 63kwh/bulan d. Air bersih Sumber air bersih di Puskesmas Pembantu Sambangan memakai 1 (dua) sumber mata air dari pegunungan. ( 0362 ) 23135 Perancangan dan perencanaan prasarana keamanan sangat penting untuk mendukung pencegahan dan penanggulangan keamanan minimal menggunakan pagar puskesmas. 51 singaraja Telp. c. KETERSEDIAAN UTILITAS PUBLIK Puskesmas sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan membutuhkan air bersih. pembuangan air kotor/limbah. untuk sarana komunikasi jarak jauh . listrik. ANALISIS PUSKESMAS PEMBANTU SAMBANGAN Perancanangan dan perencanaan ketersediaan utilitas public di Puskesmas Pembantu meliputi : a. namun baik dengan 1 pintu keluar masuk halaman Puskesmas Pembantu yang berada di sebelah timur bangunan Puskesmas Pembantu. dan jalur telpon. Jalur telpon Perancangan dan perencanaan jalur telpon di Puskesmas Pembantu Desa Sambangan dari semenjak berdirinya pada tahun 1994 hingga sekarang belum ada telpon untuk Puskesmas Pembantu memakai hp. PUSKESMAS SUKASADA I Jalan Jelantik Gingsir No. Dan tidak pernah kekurangan air baik pada waktu musim hujan maupun musim kemarau. Pemerintah Daerah harus mengupayakan utilitas tersebut selalu tersedia untuk kebutuhan pelayanan dengan mempertimbangkan berbagai sumber daya yang ada pada daerahnya. jumlah rata-rata pemakaian kebutuhan air bersih setiap bulan sebanyak 10-20 m3 b. Daya listrik di bangunan Puskesmas Pembantu sebesar 900kwh. modem. telah terpagar keliling saat bangunan berdiri dengan panjang pagar kurang lebih 55 meter. Listrik Perancangan dan perencanaan listrik di Puskesmas Pembantu Desa Sambangan memakai listrik dari PLN cabang Sukasada . 6. Pembuangan air kotor Untuk pembuangan air kotor/limbah di Puskesmas Pembantu desa Sambangan memakai septic tenk yang dibuat sesuai dengan standar.

setelah itu baru dibawa ke Puskesmas banjar I. ( 0362 ) 23135 7. Limbah padat dan limbah cair yang bersifat infeksius Untuk pembuangan limbah cair yang bersifat infeksius di Puskesmas Pembantu Sambangan selama Puskesmas Pembantu berdiri sudah dikonsep/ dirancang agar air kotor/limbah masuk ke septic tenk yang dibuat sesuai dengan standar kesehatan lingkungan. Pemantauan limbah gas/genset Dari semenjak berdirinya Puskesmas Pembantu Sambangan sampai sekarang tida ada limbah gas dan limbah genset yang dipergunakan oleh puskesmas KONDISI LAINYA . limbah cair yang bersifat infeksius serta pemantauan limbah gas/udara dari eleminiasi incinerator dan genset ANALISIS PUSKESMAS PEMBANTU SAMBANGAN Perancangan dan perencanaan pegelolaan kesehatan lingkungan di Puskesmas Pembantu meliputi : a. jarum dan lainya waktu dulu penanganan yang dilakukan dengan mengumpulkan dulu di puskesmas sukasada I dengan tempat yang telah ditentukan selama 3 bulan. Seandainya tempat penampungan limbah cair yang bersifat infeksius penuh puskesmas mengontak pihak Dinas Kesehatan Kabupaten untuk agar sgera ditangani / dikuras sesuai dengan prosedur yang berlaku Untuk penanganan limbah padat di Puskemas Pembantu Sambangan. Air bersih Sumber air bersih di Puskesmas Pembantu Sambangan memakai 1 (satu) sumber mata air dari pegunungan. c. seperti spuit. PUSKESMAS SUKASADA I Jalan Jelantik Gingsir No. Penanganan limbah padat dari awal tahun 2016 sampai sekarang masih tertahan/terkumpul dipuskesmas sesuai dengan ketentuan penyimpanan yang berlaku. Dan untuk sekarang oleh karena ketatnya peraturan terlebih dahulu harus ada MOU yang dimediasi oleh Dinas Kesehatan baru bisa melakukan pengiriman limbah sesuai dengan ketentuan yang berlaku ketempat yang diajak membuat MOU. Upaya Puskesmas Sukasada I yang sudah dilakukan mengirim surat secara resmi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng untuk segera dimediasi tentang MOU penanganan limbah padat. 51 singaraja Telp. pengelolaan limbah B3 seperti limbah padat. PENGELOLAAN KESEHATAN LINGKUNGAN Puskesmas harus menyediakan fasilitas khusus untuk pengelolaan kesehatan lingkungan antara lain air bersih. Dan tidak pernah kekurangan air baik pada waktu musim hujan maupun musim kemarau b. botol.

PUSKESMAS SUKASADA I Jalan Jelantik Gingsir No.8. b. 51 singaraja Telp. TATA RUANG BANGUNAN a. Tata ruang Puskesmas mengikuti Peraturan Tata Ruang Daerah: 1) Ditetapkan nilai Koefisien Dasar Bangunan (KDB) maksimal untuk Puskesmas adalah 60%. c. Bangunan harus diselenggarakan sesuai dengan peruntukan lokasi yang diatur dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten/Kota dan/Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) yang bersangkutan. 4) Garis Sempadan Bangunan (GSB) dan Garis Sempadan Pagar (GSP). sangat jauh sekitar 100-120km berada dari areal sekitar Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Teggangan Ekstra Tinggi (SUTET) A. 3) Ditetapkan nilai Koefisien Daerah Hijau (KDH) minimal untuk Puskesmas adalah 15%. 2) Ditetapkan nilai Koefisien Lantai Bangunan (KLB) maksimal untuk Puskesmas adalah 1. ANALISIS PUSKESMAS PEMBANTU DESA SAMBANGAN Dilihat dari tata ruang bangunan Puskesmas Pembantu Sambangan memiliki ruangan sebagai berikut : N NAMA RUANGAN JUMLAH KET O 1 Ruang pendaftaran 1 Ruanga adminstrasi n 2 Ruang tunggu 1 Ruanga n 3 Ruang pemeriksaan umum 1 Ruanga n 4 Runang KIA=KB 1 Ruanga n 5 KM / WC petugas dan pasien 2 Ruanga n 6 Gudang 1 Ruanga n PENDUKUNG 1 Rumah Dinas Tenaga 1 Unit Kesehatan . Rancangan tata ruang/bangunan agar memperhatikan fungsi sebagai fasilitas pelayanan kesehatan. ( 0362 ) 23135 Puskesmas tidak didirikan di areal sekitar saluran udara tegangan tinggi (SUTT) dan saluran udara teggangan ekstra tinggi (SUTET) ANALISIS PUSKESMAS PEMBANTU SAMBANGAN Puskesmas Pembantu Sambangan sangat jauh berada dari Lapangan Udara. PERSYARATAN BAGUNAN PUSKESMAS ARSITEKTUR BANGUNAN PUSKESMAS 1.

Area publik. Tata ruang di Puskesmas Pembantu Sambangan sudah ada ruangan tunggu dan ruang pendaptaran terpisah. Zona pelayanan hanya menerima pasien rawat jalan . b. Area privat. Apabila terdapat perbedaan ketinggian permukaan pijakan. umumnya merupakan area yang menerima beban kerja dari area publik. yaitu area yang mempunyai akses langsung dengan lingkungan luar Puskesmas. Harus disediakan fasilitas pendingin untuk menyimpan obat-obatan khusus vaksin dengan suplai listrik yang tidak boleh terputus g. Tidak ada ruangan khusus laboratorium jika mengerjakan lab sederhana masih bergabung dengan ruangan pemeriksaan c. KLB 0. ( 0362 ) 23135 Untuk tata ruang Puskesmas Pembantu Sambangan mengikuti Peraturan Tata Ruang Daerah yaitu KDB 60%. Perwat pasca persalinan antara ibu dengan bayi dilakukan dengan sitem rawat gabung e. DESAIN a. Pencahayaan dan penghawaan yang nyaman dan aman untuk semua bagian bangunan f. 3. ruang rapat/diskusi. Zona privasi kegiatan yaitu ruangan sterilisasi dan ruangan rapat tidak ada d. Tata letak ruangan diatur dan dikelompokkan dengan memperhatikan zona infeksius dan non infeksius. c. Lebar koridor disarankan 2. yaitu area yang tidak berhubungan langsung dengan lingkungan luar Puskesmas. Tata letak ruang pelayanan pada bangunan Puskesmas harus diatur dengan memperhatikan zona Puskesmas sebagai bangunan fasilitas pelayanan kesehatan. Zona berdasarkan pelayanan Tata letak ruang diatur dengan memperhatikan kemudahan pencapaian antar ruang yang saling memiliki hubungan fungsi misalnya 1. ruangan lain sudah sesuai dengan tata ruang b. misalnya laboratorium. koridor sebaiknya lurus.5% dan GSB dan GSP sesuai dengan luas tanah d.40 m dengan tinggi langit- langit minimal 2. KDH 37. ruang rawat inap. d. yaitu area yang dibatasi bagi pengunjung Puskesmas. Zona berdasarkan privasi kegiatan: 1. PUSKESMAS SUKASADA I Jalan Jelantik Gingsir No. misalnya ruang pendaftaran. maka dapat menggunakan ram dengan kemintingan tidak melebihi 7 derajat ANALISA PUSKESMAS PEMBANTU DESA SAMBANGAN a.80 m. misalnya ruang sterilisasi. 2. Area semi publik. Ruang rawat inap pasien letaknya mudah terjangkau dari ruang jaga petugas 2. 51 singaraja Telp.70.

( 0362 ) 23135 e. PENUTUP a. . memakai ram biasa B. SARAN Diharapkan hal-hal yang belum terpenuhi yang sesuai dengan ketentuan Permenkes RI Nomor 75 Tahun 2014. Pencahayaan dan penghawaan cukup f. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis pendirian bangunan Puskesmas Pembantu dan Poskesdes di wilayah Puskesmas Sukasada I. 51 singaraja Telp. Ruangan penyimpanan vaksin tidak ada g.5 m dengan ketinggian langit-langit 2. PUSKESMAS SUKASADA I Jalan Jelantik Gingsir No.65 m. sehingga nantinya pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng bisa membahas atau mempertimbangkannya atau mengajukannya ke Pemerintah Kabupaten Buleleng atau memasukannya ke perencanaan tahun berikutnya sehingga komponen yang diperlukan di puskesmas bisa terpenuhi. mengacu ke Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 yanitu terdiri dari Pelayanan Kesehatan Masyarakat UKM Esensial. KETERSEDIAAN PELAYANAN KESEHATAN Ketersedian pelayanan dimasing-masing Puskesmas Pembantu dan Poskesdes di wilayah Puskesmas Sukasada I. RASIO JUMLAH PENDUDUK Jumlah penduduk laki laki 2807 jiwa dan jumlah penduduk perempuan 2496 jiwa jadi total keseluruhan jumlah penduduk di Desa Sambanga 5303 jiwa dan tediri dari 1167 kepala keluarga C. dari komponen yang tersedia di Permenkes RI Nomor 75 Tahun 2014 belum semuanya terpenuhi terutama dari segi pemagaran b. Lebar koridor 2. UKM. pihak Puskesmas Sukasada I dalam penentuan Perencanan Tingkat Puskesmas agar dimasukan dalam perencanaan. UKP dan upaya penunjang 5.