You are on page 1of 4

KASUS 1

Ruang rawat: Wijaya Kusuma Tanggal dirawat: 11 Desember 2012
I. IDENTITAS KLIEN
Inisial : Y (L) Tanggal Pengkajian :13 Desember 2012
Umur : 25 tahun RM No. : 0352xx
Informan :pasien, keluarga , dan status pasien
II. ALASAN MASUK
Keluarga mengungkapkan pasien dibawah ke RSJ Menur karena marah-marah tanpa
sebab kepada orang-orang di rumah, marah sambil keluarkan kata-kata kasar, sampai
memukul-mukul tembok dan membenturkan kepala ke lantai.
Keluhan Utama: Pasien mengungkapkan sering mendengar bisikan yang berkata
“ikuti…ikuti..” , ketika bisikan tersebut muncul pasien selalu marah-marah dan
membenturkan kepala ke lantai atau tembok agar suara tersebut hilang.

III. FAKTOR PREDISPOSISI
1. Pasien pernah masuk RSJ Menur satu kali bulan Mei tahun 2009
2. Akan tetapi pengobatannya kurang berhasil karena pasien malas untuk kontrol.
3. Keluarga mengungkapkan ketika pasien lulus SMA (18 tahun) pasien pernah di
tinggalkan pacarnya dan memilih untuk menikah dengan pria lain.
4. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan
Keluarga mengungkapkan bahwa pasien pernah ditinggal pacarnya karena menikah
dengan pria lain, sejak saat itu perilaku pasien berubah menjadi aneh.
Masalah Keperawatan: …………………???
1. Konsep Diri
a. Gambaran diri
Pasien mengungkapkan menyukai seluruh bagian tubuhnya kecuali rambutnya
yang sudah terlalu panjang dan ingin digunting
b. Identitas
Pasien mengungkapkan bahwa pasien berjenis kelamin laki-laki dan senang
menjadi anak laku-laki
c. Peran
Pasien mengungkapkan tidak mempunyai kedudukan dan tugas apapun di
keluarga maupun lingkungan masyarakat
d. Ideal diri
Pasien mengungkapkan ingin cepat sembuh dan cepat pulang ke rumah sehingga
bisa membantu adiknya bekerja
e. Harga diri
Pasien mengungkapkan sulit akrap dengan orang lain karena pasien bingung harus
berbicara apa dengan orang lain.
Masalah keperawatan: ………………???
2. Hubungan Sosial
a. Orang yang berarti bagi pasien adalah ayah, ibu, dan saudara-saudara kandung
b. Peran serta dalam kelompok atau masyarakat:

17
Pasien mengungkapkan tidak pernah mengikuti kegiatan di lingkuang atau
tetangga. Keluarga mengungkapkan ketika SMP pasien aktif di kegiatan
pengajian
c. Hambatan dalam hubungan dengan orang lain
Pasien mengungkapkan tidak menyukai keramaian dan sulit untuk berbicara
dengan orang lain. Keluarga mengungkapkan pasien lebih suka menyendiri.
Masalah keperawatan: ………………???
1. Persepsi
Pasien mengungkapkan sering mendengar bisikan yang berkata “ikuti-ikuti” suara
tersebut muncul setiap menjelang menjelang magrip. Suara itu muncul setiap hari
selasa dan Jum’at. Pasien mengungkapkan suara tersebut sering muncul ketika pasien
sedang duduk sendirian. Ketika suara tersebut muncul pasien sering berteriak-teriak
dan membenturkan kepala ke tembok atau lantai agar suara tersebut bisa hilang.
Pasien kadang terlihat berbicara sendiri ketika di dalam kamar sendiri, mata tampak
melihat sesuatu di di atasnya.
Masalah keperawatan: ……………………….???
IV. MEKANISME KOPING
Ketika menghadapi masalah pasien menggunakan koping maladaktif yaitu menghindar
dan mencederai diri
Masalah Keperawatan : ………………………..???

V. ASPEK MEDIK
Diagnose Medik : Schizophrenia Heberfrenik Episodik Berulang
Terapi medic :
1. CPZ : 2 x 100 mg
2. Haloperodol : 2 x 5 mg
3. THD : 2x 2 gr
4. Injeksi Valdineks 1 ampul (K/P)

PERTANYAAN

1. Tentukan data focus dari kasus Tn. Y tersebut…..!!
2. Tentukan masalah apa saja yang terjadi pada kasus Tn. Y……!!!
3. Buatlah pohon masalah tentukan Core Problem, Causa, dan Efek dari kasus Tn. Y…!!!
4. Buatlah diagnose keperawatan pada kasus Tn. Y tersebut..!
5. Apa saja rencana tindakan keperawatan berdasarkan masalah utama berdasarkan TUK
pada kasus Tn. Y tersebut….!

(Demonstrasikan cara berkomunikasi berdasarkan SPTK (strategi pelaksanaan tindakan
keperawatan) sesuai fase komunikasi….!!
JAWABAN KASUS 1

1). Data Focus
Data Subyektif:
- Keluarga pasien mengungkapkan pasien di bawah ke RSJ karena marah-marah terhadap anggota
keluarga
- Pasien mengungkapkan jika mendengarkan bisikan atau suara selalu ingin marah-marah.
- Pasien sering mendengar suara atau bisikan yang mengatakan “ikuti”

Data Objektif :
Pasien kadang terlihat berbicara sendiri ketika di dalam kamar sendiri, mata tampak melihat
sesuatu di di atasnya.

2). DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN
1) Respon pasca trauma
2) Koping indifidu tidak efektif
3) Harga diri rendah
4) Kerusakan/hambatan komunikasi verbal
5) Perubahan persepsi sensori
6) Resiko mencederai diri, oranglain, dan lingkungannya

3) Pohon Masalah

Effect Resiko mencederai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan

Core problem Perubahan Sensori- Perceptual: Halusinasi pendengaran

Causa Kerusakan Interaksi Sosial: menarik diri

Causa Gangguan Konsep Diri: Harga Diri Rendah

Causa Koping Individu Tidak Efektif
4) DIAGNOSA KEPERAWATAN
Diagnosa berhubungan dengan
1. Resiko tinggi mencederai diri, oranglain, dan lingkungan berhubungan dengan
halusinasi pendengaran
2. Perubahan persepsi – sensori: halusinasi pendengaran berhubungan dengan menarik
diri
Atau diagnosa tunggal
1. Perubahan sensori persepsi: Halusinasi pendengaran dan penglihatan

5) Intervensi berdasarkan TUK
TUK I : Klien dapat membina hubungan saling percaya
TUK II : Klien dapat mengenal halusinasinya
TUK III : Klien dapat mengontrol halusinasinya
TUK IV : Klien mendapat dukungan keluarga untuk mengendalikan halusinasi
TUK V : Klien dapat menggunakan obat untuk mengendalikan halusinasinya