You are on page 1of 10

BAB 2

ASUHAN KEPERAWATAN

2.1 PENGKAJIAN
Tanggal Pengkajian 2 September 2016 Pukul 08.00 WIB
2.1.1 Identitas pasien
Nama Klien : An. A
TTL : 2 Sep Des 1999 (17 Tahun)
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Suku : Jawa
Pendidikan : Tidak Sekolah
Alamat : Surabaya
Diagnosa medis : Hiperaktivitas
Lama dirawat : ± 10 Tahun
2.1.2 Identitas penanggung jawab
Nama Klien : Nn. V
TTL : Surabaya
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Khatolik
Suku : Jawa
Pendidikan : SMAK. Bhakti Luhur
Pekerjaan : Pegawai Panti
Alamat : Jln. Kapuas No : 22
Hubungan keluarga : Penanggung Jawab
2.1.3 Keluhan utama
Pasien tidak mempunyai keluhan
2.1.4 Riwayat kesehatan
2.1.4.1 Riwayat kesehatan sekarang
An. A menderita penyakit hiperaktivitas dari kecil, Sebelum di rawat di
bhakti luhur An. A dirawat di rumah oleh keluarganya. Pada usia 6 tahun
An. A diantar kebhakti luhur oleh neneknya untuk dirawat.
2.1.4.2 Riwayat kesehatan lalu
1) Riwayat prenatal : Tidak ada data yang mendukung
2) Riwayat natal : Tidak ada data yang mendukung
3) Riwayat postnatal : Tidak ada data yang mendukung
4) Penyakit sebelumnya : Tidak ada data yang mendukung

Tabel 1.2 Imunisasi

Jenis BCG DPT Polio campak Hepatiti TT
s
Usia - - - - - -

20

5. keadaan tidak rontok.12 Dada Bentuk dada tidak simetris 2.5. conjungtiva merah muda. sklera kuning.5. keadaan cembung dan tidak ada kelainan. 2. peradangan tidak ada dan ketajaman pendengaran cukup jelas. tidak mudah di cabut dan tidak kusam. 2. 2.5. A juga kadang suka senyum .5. dia mengatakan ayah dan ibu An.1.5.1. 2.barang yang ada di panti. 2. peradangan tidak ada.1.1.5.14 Abdomen Bentuk abdomen simetris .5 Kepala Keadaan kulit kepala tampak kotor.5.1. tidak ada peradangan atau benjolan pada kepala.teman nya. serumen/secret tidak ada.7 Telinga Bentuk kedua telinga simetris.13 Punggung Bentuk punggung tidak simetris.senyum sendiri dan suka merusak barang .5.1.5.1.1.2.4 Rambut Rambut berwarna hitam.1 Keadaan umum : An.10 Gigi Ada caries gigi 2. peradangan tidak ada dan fungsi penciuman baik.1. tidak ada pembesaran tonsil. 2.4. 2. tidak ada benjolan dan tidak ada peradangan.5.1.1. A penderita Tunanetra.15 Ekstremitas 21 .1.1.1.3 Riwayat kesehatan keluarga Menurut data yang nenek pasien berikan pada saat mengantar cucu nya.4 Susunan genogram 3 (tiga) generasi Tidak ada data yang mendukung 2.8 Hidung Bentuk hidung simetris serumen/secret tidak ada.5. 2.9 Mulut Keadaan lembab 2.11 Leher dan tenggorokan Reflek menelan baik. peradangan tidak ada.1. 2.5.1.6 Mata Bentuk kedua mata simetris. 2.3 Kepala dan wajah Ubun . tidak ada odema palpebra dan ketejaman penglihatan cukup jelas.5.ubun menutup. An.5.1.2 Tanda .1.tanda vital 2. 2. A terlihat tidak dapat duduk tenang dikursi dia selalu mengganggu teman .5 Pemeriksaan fisik 2.4.

7 Pola Aktifitas sehari-hari Tabel 2.6.1.4 Motorik kasar An.5. Frekuensi 3x1 b.6. Nafsu makan / Baik selera c.1.1. 2.1.1. Malam/ jam 4 Personal hygiene a.A tidak mampu berbicara dengan jelas. Siang/ jam tidur mlm 7-8 jam b.1.1 Gizi Selera makan An.6. 2. M bisa bergaul dengan teman-temannya dengan bantuan perawat atau temannya 2. 2.1. dapat menghabiskan 1 porsi makanan yang diberikan dengan reflex menelan baik. A tidak mampu berinteraksi dengan orang lain.6.5 Kognitif dan bahasa An. BAB Frekuensi 1x1 Konsistensi Lunak b.4 N Pola kebiasaan Sebelum sakit Saat sakit o 1 Nutrisi a. 2.2 Kemandirian dalam bergaul An.1. A baik.3 Motorik halus An.6.1. kuning pekat 3 Istirahat/tidur tidur siang 1-2 jam a. Mandi 2x1 b. Pasien mampu berjalan dan berlari.6. BAK Frekuensi 3-4x1 Konsistensi Cair. 2.6 Psikososial An. Jenis makanan Nasi. A mampu menggenggam benda dengan kuat.16 Genetelia Tidak di kaji 2. Oral hygiene 2 x1 22 .6 Riwayat pertumbuhan dan perkembangan 2. Sayur 2 Eliminasi a. 2. A tmampu melakukan aktifitas seperti melempar. Ikan. berdiri dan berjalan.

 Klien suka menarik barang .  Klien terlihat tidak bisa duduk tenang saat duduk DS : Suster wisma vincent Psikologis Resiko cidera mengatakan An. ELVY 2. Surabaya.  Saat perawat mau menggunting kuku pasien.  Tangan pasien terlihat suka menganggu teman- temannya. pasien mau mengambil gunting kuku tersebut. 2 September 2016 Mahasiswa.barang yang ada diwisma contohnya memecahkan kaca. DO :  Klien terlihat sering menjatuhkan kursi kelantai.2 ANALISA DATA DATA SUBYEKTIF DAN KEMUNGKINAN MASALAH DATA OBYEKTIF PENYEBAB DS : Disabilitas Kerusakan DO : perkembangan Interaksi Sosial  Pasien terlihat dijauhi (hiperaktivitas) teman-teman nya.  Suka memecahkan kaca 23 . A suka (orientasi tidak efektif) merusak barang .barang yang ada disekitarnya.

d disabilitas perkembangan (hiperaktivitas).2.3 PRIORITAS MASALAH 1) Kerusakan Interaksi sosial b. 2) Resiko cidera b. 24 .d psikologis (orientasi tidak efektif).

diharapkan Pasien mampu menunjukan 2) Anjurkan pasien untuk bersikap jujur dalam (hiperaktivitas).d Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1 1) Kaji pola interaksi antara pasien dan orang lain disabilitas perkembangan x 5 jam. sensitivitas dan dapat berinteraksi dengan orang lain. interaksi sosial yang baik. 25 . berinteraksi dengan orang lain dan menghargai Kriteria Hasil : hak orang lain. kerja sama. kekuatan dan keterbatasan dalam berkomunikasi 2) Mendapatakan atau meningkatkan dengan orang lain.2. ketrampilan interaksi social (misalnya: 5) Berikan umpan balik yang positif jika pasien kedekatan. meningkatkan atau memperbaiki interaksi 4) Bantu pasien meningkatkan kesadaran akan social. 3) Mengungkapkan keinginan untuk berhubungan dengan orang lain.4 INTERVENSI KEPERAWATAN Diagnosa Nursing intervention classification (NOC) Nursing Outcome classification (NIC) Keperawatan Tujuan (Kriteria hasil ) Kerusakan Interaksi sosial b. 1) Menunjukan perilaku yang dapat 3) Identifikasi perubahan perilaku yang spesifik. sebagainya).

Resiko cidera b. 2) Pasien/keluarga akan mengidentifikasikan 3) Hindarkan benda-benda disekitar pasien yang resiko yang dapat meningkatkan dapat membahayakan dan menyebabkan cidera. 4) Ajarkan kepada pasien untuk berhati-hati dengan alat permainannya dan intruksikan kepada keluarga untuk memilih permainan yang sesuai dan tidak menimbulkan cedera. keletihan setelah beraktivitas. misalnya: perubahan status mental.d psikologis Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 1x5 Mencegah Jatuh. 1) Mengubah gaya hidup untuk mengurangii 2) Berikan informasi mengenai bahaya lingkungan resiko. dan karakteristiknya. aktivitas keperawatan : (orientasi tidak efektif). jam diharapkan klien terhindar dari resiko cedera 1) Identifikasikan faktor yang mempengaruhi Kriteria Hasil : kebutuhan keamanan. kerentanan terhadap cedera. 26 . dll.

kekuatan dan keterbatasan dalam berkomunikasi kasi dengan orang lain. lama kemudian posisi kembali menggangkat 3) Mengidentifikasi perubahan perilaku yang kaki keatas kursi. A jika disuruh duduk dengan posisi yang dalam berinteraksi dengan orang lain dan baik An.A menuruti namun tidak beberapa menghargai hak orang lain.  Memberikan umpan balik yang positif jika pasien dapat berinteraksi dengan orang lain 27 . Misalnya dengan mengingatkan pasien agar tidak mengganggu orang disekitarnya.2. P = Lajutkan Intervensi 5) Memberikan umpan balik yang positif jika  Bantu pasien meningkatkan kesadaran akan pasien dapat berinteraksi dengan orang lain. ELVY 4) Membantu pasien meningkatkan kesadaran A = Masalah teratasi sebagian akan kekuatan dan keterbatasan dalam berkomunikasi dengan orang lain. orang yang disekitarnya. 2) Menganjurkan pasien untuk bersikap jujur  An. A terlihat duduk ditengah teman-teman 1) Mengkaji pola interaksi antara pasien dan nya namun kadang-kadang suka mengganggu orang lain.5 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN Hari/Tanggal Tanda tangan dan Implementasi Evaluasi (SOAP) Jam Nama Perawat S= O=  An. spesifik.

disamping.  Ajarkan pada pasien untuk berhat i. A terlihat membanting kursi kosong yang bahaya lingkungan dan karakteristiknya. ELVY dan menyebabkan cidera. A tidak mempengaruhi kebutuhan keamanan. menimbulkan cedera.hati dengan alat permainannya.A mengenai  An. O = 2) Memberikan informasi pada an. beresiko memecahkan kaca yang dijendela. A = Masalah Belum Teratasi 4) Mengajarkan kepada pasien untuk berhati.benda disekitar pasien yang intruksikan kepada keluarga untuk memilih dapat membahayakan dan menyebabkan permainan yang sesuai dan tidak cidera. 28 .P = Lanjutkan intervensi hati dengan alat permainannya dan  Jauhkan benda . A suka mengambil barang-barang yang ada disekitar pasien yang dapat membahayakan disekitarnya untuK dimainkan. dll. 3) Menjauhkan atau menyimpan benda-benda  An.Hari/Tanggal Tanda tangan dan Implementasi Evaluasi (SOAP) Jam Nama Perawat 1) Mengidentifikasi faktor yang S = Suster yang bertugas mengatakan an. keletihan setelah beraktivitas. boleh disuruh duduk didekat jendela karena misalnya: perubahan status mental.

29 .