You are on page 1of 9

X.

Implementasi Keperawatan

No. Dx Tgl / Jam Implementasi Ttd

1. 26-04-2014

09.10
1.1 Memonitor nyeri dada (durasi, intensitas dan

faktor-faktor presipitasi)

(Evaluasi : klien mengatakan tidak ada nyeri dada)
09.15 ¶

1.2 Mengbservasi perubahan EKG


(Evaluasi : Hasil EKG yaitu Gelombang Q

patologis pada lead V1 - V4, Abnormalitas
09.20
Gelombang ST Lead I – AVL) ¶

1.3 Menguskultasi suara jantung dan paru

(Evaluasi : terdengar suara jantung S3 yaitu

09.20 gallop, suara paru tidak ada ronchi, tidak ada ¶
wheezing)

09.25 1.4 Memonitor irama dan jumlah denyut jantung

(Irama jantung reguler, Nadi 88 x/menit)

09.30 1.5 Mengevaluasi edema perifer dan denyut nadi

(Evaluasi : tidak ada edema perifer, Nadi 92

x/menit)

12

8 Menjelaskan pembatasan intake kafein. 09.50 ¶ selama BAB ¶ (Evaluasi : klien mengerti dan akan melakukan 10. vasodilator dan diuretik ¶ (klien mendapat terapi ISDN 3 mg 3 x 1.00 sesuai dengan instruksi perawat) ¶ 1. 09. sodium.25 mg. Spirolacton 1-1-0.9 Mengelola pemberian obat-obat: analgesik. Syringe pump dopamin 2 meq.00 1. kolesterol dan lemak ¶ (Evaluasi : klien menerima penjelasan perawat) ¶ 12.10 datang saat jam besuk) 13 . Syringr pump lasix 5 mg/jam) ¶ 2. nitrogliserin. 26-04-2014 1.10Meningkatkan istirahat (batasi pengunjung.7 Menginstruksikan pada klien untuk tidak mengejan 09. anti koagulan.45 1.10 kontrol stimulasi lingkungan) ¶ (Evaluasi : klien tampak beristirahat dengan lingkungan tenang dan pengunjung hanya boleh 09.6 Memonitor peningkatan kelelahan dan kecemasan ¶ (Evaluasi : klien sesak saat melakukan aktivitas dan berhenti saat istirahat) ¶ 1. Captopril ¶ 3 x 1.

6 Menginformasikan pada klien dan keluarga ¶ tentang tehnik relaksasi untuk memperbaiki pola ¶ nafas (Evaluasi : klien menerima penjelasan perawat 12.00 2. terhadap aktivitas ¶ (Evaluasi : keadaan klien lemah.00 ¶ (Suara nafas vesikuler. ¶ 10. mencatat adanya suara tambahan 11. tidak ada suara nafas tambahan) 2.1 Mengkaji respon emosi.1 Mengatur posisi klien untuk memaksimalkan ¶ ventilasi (Evaluasi : klien dalam posisi semi fowler) 2. ¶ RR 30 x/menit.4 Memonitor respirasi dan status O2 ¶ (Evaluasi : RR 30x/menit.5 Memonitor vital sign 11. dan spiritual.10 sebanyak 3 lpm) ¶ 2.2 °C) 2. interaksi sosial 14 . sosial. Nadi 92 ×/menit.05 3.7 Memonitor pola nafas (Evaluasi : pola nafas cepat dan pendek) ¶ 3.2 Memberikan O2 melalui nasal kanul (Evaluasi : terpasang O2 melalui nasal kanul 10. SPO2 100 %) 2.3 Mengauskultasi suara nafas. Temp 36.00 ¶ dan akan melakukan tehnik relaksasi nafas dalam) 2. 26-04-2014 ¶ 12.10 (Evaluasi : TD 102/58 mmHg.

30 (Evaluasi : pemenuhan kebutuhan dan aktivitas dibantu oleh perawat) ¶ 3.00 3.20 ¶ 3. RR 30 x/menit) 12.4 Membantu klien dalam pemenuhan kebutuhan di tempat tidur 12. diaphoresis) ¶ (Evaluasi : Nadi 90 x/menit.25 yang diberikan) ¶ 3. kurang.50 (Evaluasi : aktivitas dilaksanakan bila sesak ¶ berkurang) 13. dyspneu.15 3.3 Mengajarkan tentang pengaturan aktivitas dan ¶ teknik manajemen waktu untuk mencegah kelelahan ¶ (Evaluasi : klien mengerti dan mengikuti anjuran ¶ 12.5 Merencanakan aktivitas pada periode klien mempunyai energi secara bertahap ¶ 12. melakukan ibadah ditempat tidur) 12.6 Melakukan kolaborasi pemberian nutrisi ¶ (Evaluasi : diet yang diberikan oleh ahli gizi adalah diet jantung RG) ¶ 15 .2 Memantau respon kardiorespiratori terhadap aktivitas (takikardi.

30 (Evaluasi : terdengar suara jantung S3 yaitu gallop. intensitas dan faktor-faktor presipitasi) ¶ (Evaluasi : klien mengatakan tidak ada nyeri dada) 08.00 1.15 1.00 (Evaluasi : oksigen diberikan sesuai kebutuhan yaitu 3 lpm) ¶ 08. Nadi 86 x/menit) 09. Nadi 86 16 .13Menguskultasi suara jantung dan paru 08.15Mengevaluasi edema perifer dan denyut nadi (Evaluasi : tidak ada edema perifer.10 1.7 Mempertahankan pemberian O2 08.12Mengbservasi perubahan EKG (Evaluasi : Hasil EKG yaitu Gelombang Q patologis pada lead V1 – V3.1. 27-04-2014 3.20 1.11Memonitor nyeri dada (durasi. Abnormalitas 08. tidak ada wheezing) 09.14Memonitor irama dan jumlah denyut jantung (Irama jantung reguler. suara paru tidak ada ronchi.25 Gelombang ST Lead I – Lead III) 1.

18Menjelaskan pembatasan intake kafein.25 mg. anti 2. Captopril 3 x 1. Syringr pump lasix 5 mg/jam) 1. nitrogliserin. 27-04-2014 koagulan.16Memonitor peningkatan kelelahan dan kecemasan (Evaluasi : klien sesak saat melakukan aktivitas 10.19Mengelola pemberian obat-obat: analgesik.50 sesuai dengan instruksi perawat) 1.30 1. vasodilator dan diuretik 09. Spirolacton 1-1-0.17Menginstruksikan pada klien untuk tidak mengejan selama BAB (Evaluasi : klien mengerti dan akan melakukan 11.00 (klien mendapat terapi ISDN 3 mg 3 x 1.30 (Evaluasi : klien tampak beristirahat dengan 17 . kolesterol dan lemak (Evaluasi : klien menerima penjelasan perawat) 1. sodium. Syringe pump 09.00 dan berhenti saat istirahat) 1.20 dopamin 2 meq. kontrol stimulasi lingkungan) 10.20Meningkatkan istirahat (batasi pengunjung. x/menit) 09.

Nadi 86 ×/menit. 18 .8 Mengatur posisi klien untuk memaksimalkan ventilasi (Evaluasi : klien dalam posisi semi fowler) 2.50 11.00 2.11Memonitor respirasi dan status O2 (Evaluasi : RR 28x/menit.9 Memberikan O2 melalui nasal kanul (Evaluasi : terpasang O2 melalui nasal kanul 11. tidak ada suara nafas tambahan) 2.14Memonitor pola nafas (Evaluasi : pola nafas cepat dan pendek) 13.2 °C) 2.15 3.10 nafas (Evaluasi : klien menerima penjelasan perawat dan akan melakukan tehnik relaksasi nafas dalam) 2. RR 28 x/menit.13Menginformasikan pada klien dan keluarga 3.00 2. 27-04-2014 tentang tehnik relaksasi untuk memperbaiki pola 13.10Mengauskultasi suara nafas.20 sebanyak 3 lpm) 2. SPO2 100 %) 13.8 Mengkaji respon emosi.12Memonitor vital sign (Evaluasi : TD 110/63 mmHg. mencatat adanya suara tambahan (Suara nafas vesikuler. lingkungan tenang dan pengunjung hanya boleh datang saat jam besuk) 10. Temp 36. dan spiritual. sosial.

10Mengajarkan tentang pengaturan aktivitas dan teknik manajemen waktu untuk mencegah kelelahan 14.10 (Evaluasi : klien mengerti dan mengikuti anjuran yang diberikan) 3.25 (Evaluasi : keadaan klien lemah.11Membantu klien dalam pemenuhan kebutuhan di 12.30 3.50 tempat tidur (Evaluasi : pemenuhan kebutuhan dan aktivitas dibantu oleh perawat) 14.12Merencanakan aktivitas pada periode klien mempunyai energi secara bertahap (Evaluasi : aktivitas dilaksanakan bila sesak berkurang) 19 . interaksi sosial kurang. diaphoresis) 14.9 Memantau respon kardiorespiratori terhadap aktivitas (takikardi.00 (Evaluasi : Nadi 86 x/menit. RR 28 x/menit) 3. dyspneu. melakukan ibadah ditempat tidur) 3. terhadap aktivitas 13.

3.13Melakukan kolaborasi pemberian nutrisi (Evaluasi : diet yang diberikan oleh ahli gizi adalah diet jantung RG) 3.14Mempertahankan pemberian O2 (Evaluasi : oksigen diberikan sesuai kebutuhan yaitu 3 lpm) 20 .