You are on page 1of 11

NEURITIS VESTIBULARIS

PENDAHULUAN

Definisi neuritis vestibularis adalah defisit unilateral yang terjadi tiba-tiba
pada organ vestibular perifer tanpa disertai gangguan pendengaran dan tanda
disfungsi batang otak. (Amar A,et all, 2012). Istilah yang mirip dengan neuritis
vestibularis adalah : neurolabirintitis viral, vestibulopathi unilateral perifer akut,
vestibular neurolabitintitis, neuropati vestibularis, vertigo episodik, vertigo
epidemik. Jika nervus vestibularis terpotong maka input aferen dari satu sisi akan
hilang dan timbul gejala mual, muntah, vertigo berat, cenderung jatuh kesisi yang
sakit, sulit sekali berdiri dan berjalan, timbul nistagmus ke sisi yang sehat. (Amar
A,et all, 2012). Laporan kasus pertama kali pada tahun 1908 oleh Ruttin yang
menggambarkan penderitaan pasien Neuritis Vestibularis dengan serangan vertigo
mendadak, sulit berjaan, muntah, tidak ada tinitus, tidak ada ketulian, membran
timpani normal. Nistagmus rotatoar kekiri. Tidak ada reaksi dengan irigasi telinga
kanan, namun reaksi muncul setelah irigasi telinga kiri. (Jenie MH, 2002).Sementara
Dix dan hallpike pada tahun 1952 memperkenalkan neuritis vestibularis untuk
membedakan dengan penyakit meniere sebagai bentuk penyakit organik yang
terbatas pada aparatus vestibular , terlokalisir pada perjalanan saraf perifer ke atas
dan mencakup neuritis vestibular pada batang otak. Muncul vertigo dengan
spektrum luas , pandangan gelap dan ketidakseimbangan kronis. Disertai kelainan
tes kalori unilateral dan bilateral. (Jenie MH, 2002).

Perjalanan informasi fungsi alat keseimbangan tubuh melewati tahap transduksi (vestibular, visus,
propioseptik), transmisi menuju ke otak, medulasi oleh beberapa struktur diotak yang berpengaruh
disistem vestibular dan persepsi

ANATOMI

nervus vestibularis. maka aktivitas neuronal nukleus vestibularis ipsi lateral akan berhenti sementara sisi kontra lateral masih aktif. Paling sering mengenai usia 30-60 tahun. 2012). (Amar A.et all. 2012). 2012).000 populasi. Banyak ditemukan berkaitan dengan musim. b. a. . Rangsangan asimetri ini sesuai dengan rotasi kontinyu kepala dan kemiringan kepala menuju sisi yang sehat. termasuk utrikulus dan sebagian sakulus. Perubahan gerakan dan posisi kepala akan mengaktifkan salah satu labirin (meningkatkan input) dan menghambat (menurunkan input) pada sisi lainnya. Hal ini disebabkan vestibular neuritis hasil histopatologinya menyerupai hasil histopatologi pada herpes zooster di telinga. 2011). nukleus vestibularis di batang otak dan traktusnya ke atas sehingga informasi yang ditangkap oleh reseptor tidak sampai ke kortek pusat keseimbangan.et all. Tidak ada perbedaan signifikan antara laki-laki dan perempuan. Hal ini dijumpai pada gangguan aparatus vestibuler. Amar A. Selain itu hasil studi otopsi didapatkan gambaran (degenerasi inflamasi nervus vestibularis) menunjukkan kadar protein yang meningkat pada cairan serebrospinal serta adanya transkripsi laten DNA dan RNA virus herpes simplek pada ganglia vestibular. 2009.5 per 100. Gambaran neuritis vestibularis yang mengalami inflamasi pada nervus vestibularis.(Amar A. biasanya di dahului dengan infeksi saluran nafas. Kondisi diatas diduga mirip dengan mekanisme yang . (Kusumastuti K. Gejala yang berlangsung lama kadang membuat pasien takut bergerak dan akan berkembang menjadi stroke. hal ini diperkuat dengan munculnya yang bersamaan dengan musim endemik infeksi virus. Bila input dari satu sisi yang berhenti ini akibat neuritis vestibularis. ETIOLOGI Diduga disebabkan oleh virus. Gambaran neuritis vestibularis dan labirintitis. (Struppt M.et all. Pada neuritis vestibularis biasanya terjadi kerusakan pada bagian superior nervus vestibularis yang mempersarafi kanalis semisirkularis horisontal dan anterior. EPIDEMIOLOGI Neuritis vestibularis merupakan kelainan vestibularis perifer kedua terbanyak setelah BPPV dengan insiden 3. Kelainan neuritis vestibularis disebabkan otak tidak mendapat masukan afferen dari salah satu sisi labirin. Gambar 1. Aktivitas neuronal yang asimetri pada nukleus vestibularis menghasilkan gerakan mata kompensasi dan pengaturan postur sehingga kepala terasa berputar.

maka gejala mual dan muntahakan muncul. serta kortek vertigo. .et all. 2009) Anastomose dari nervus facio-vestibular mengenai ganglion vestibularis.mendasari penyebab penyakit Bells palsy karena penyebab virus. otot penggerak mata dan penyangga tubuh (ataksia. visus (retina) dan propioseptik (tendon. Rangsangan tersebut juga meningkatkan stres fisik dan atau psikis yang akan memacu pelepasan CRF (corticopontin releasing faktor). Hal ini juga didukung oleh karena beberapa faktor yang terjadi inflamasi dan edema menyebabkan kerusakan sel sekunder dari sel ganglion vestibular dan axon di tulang kanal. 2012). vestibular (canalis semisirkularis). ( Amar A. Selanjutnya ketika keseimbangan berubah kearah parasimpatik sebagai akibat hubungan “reciprocal inhibition” antar saraf simpatik dan parasimpatik. bersamaan dengan menyempitnya kanal Ca (kalsium) yang mempersulit masuknya ion Ca (Ca influk).et all. Bila rangsangan diulang-ulang maka jumlah ion Ca dalam sel pre sinap akan kian berkurang. Apabila masukan sensoris tidak seimbang antara sisi kiri dan kanan karena defisit vestibular unilateral akan menyebabkan ketidaksinkronan dan menimbulkan kebingungan alat keseimbangan tubuh dan membangkitkan respon dari saraf otonom. 2012). unsteadiness). 2009. Ganglia vestibularis menjadi bagian yang diduga terkena virus HSV-1 sebagaimana daerah ganglia lain di nervus kranialis yang terkena virus HSV-1. sendi dan sensibilitas dalam). dimana kanalis semisirkularis diinervasi oleh vaskularisasi tambahan berupa anastomose yang menjelaskan bagian posterior jarang terkena. PATOFISIOLOGI Sindroma vertigo muncul manakala ada disharmoni (discordance) masukan sensoris yang berasal dari ketiga reseptor. Hal ini disebabkan oleh nervus vestibular superior lebih panjang dan mempunyai banyak spekula. (Struppt M. CRF dapat mengubah keseimbangan kearah dominasi saraf simpatik terhadap parasimpatik sehingga muncul gejala vertigo.Amar A. (Struppt M.

apabila sudah didapatkan gejala seperti diatas maka pemeriksaan penunjang tidak diperlukan. Biasanya berlangsung sampai 2 minggu. Untuk mengetahui gangguan fungsi vestibular unilateral dan monitor perbaikan dengan ENG dan tes kalori. d. Vertigo rotatorik dan nause spontan yang berat. yang dapat dideteksi dengan tes VOR dan irigasi kalorik e. Nausea dan vomiting Gejala vertigo muncul mendadak sering terjadi waktu malam dan saat bangun tidur pagi. (Amar A. 2011) DIAGNOSIS KLINIS Diagnosis berdasarkan klinis diatas. Kusumastuti K. Dengan gejala berat ini pasien harus berbaring dengan mata tertutup serta posisi miring dengan sisi telinga yang terganggu di bawah. Nistagmus horisontal rotatorik spontan dengan arah ke non lesional dengan ilusi gerakan sekitarnya (oskilopsia). Pemeriksaan otoskopi dan pendengaran normal f. 2012. menetap lebih dari 24 jam.Pelepasan CRF dari hipothalamus akibat rangsangan vestibular merangsang kegiatan saraf simpatis di locus caeruleus. Tidak didapatkan defisit neurologis g.et all. GAMBARAN KLINIS Karakteristik sindrom klinis neuritis vestibularis adalah : a. hipokampus. kortek cerebri. b. Defisit fungsi kanalis horisontal unilateral . onset dalam beberapa jam. Untuk . Gangguan keseimbangan saat berdiri atau berjalan. c.

fistel perilimf atau infark labirin) dilakukan pemeriksaan audiometri. gejala atau indikasi klinis kelainan mendadak yang mengarah pada gangguan vestibular satu sisi atau keduanya. 2009) . cerebelum dan gangguan vaskular. B. head heave tes. 2009) Gambar A. 2. head shaking. Menunjukkan gerakan kepala pada sisi yang sehat. dengan fase kompensasi berlawanan arah dengan arah gerakan kepala. head shake dan vibration memberikan manfaat dalam menegakkan diagnosis pada awalnya dan membantu mengetahui prognosis dalam jangka panjang. head impuls. selama gerakan cepat menuju bagian kanan yang mengalami lesi. Apakah gejala klinis yang muncul murni sesuai dengan gangguan vestibular perifer ataukah ada gangguan neurologis sentral yang sesuai dengan neuritis vestibularis. C. Pada penderita dengan kehlangan fungsi kanalis semisirkularis kanan. (Struppt M. Sedangkan MRI dilakukan untuk kecurigaan gangguan di batang otak. (Amar A. Pemeriksaan sederhana dengan head impuls. (Mandala M. Beberapa tes rutin untuk mengevaluasi gagguan vestibular perifer antara lain kacamata frenzel. Ketika kepala di gerakkan secara cepat ke sisi lesi mata bergerak mengikuti kepala dan penderita kemudian menyesuaikan untuk kembali fase cepat ke tengah. (Struppt M. 2012). DIFFERENTIAL DIAGNOSIS Kalo berdasarkan anamnesa dan gambaran klinis dengan pemeriksaan yang seksama maka differential diagnosis biasanya didasaran pada dua pertanyaan dasar berikut : 1. Head Impuls Diagnosis neuritis vestibularis dapat di bantu dengan pemeriksaan yang menunjukkan kelainan satu sisi dari vestibulo ocular reflek yaitu tes head impuls. Hal ini menunjukkan gangguan satu sisi dari reflek vestibuloocular yang muncul jika fungsi vestibular perifer tidak melakukan penyesuaian. gerakan mata bersamaan dengan kepala ke kanan dan kemudian penderita menyesuaikan fase cepat kekiri. pada kasus gangguan satu sisi penderita tidak mampu untuk menggerakkan reflek vestibuloocular secara cepat dan membutuhkan penyesuaian untuk koreksi fase cepatnya. head thrust dan tandem-rhomberg. Apakah ada tanda. 2008).et all. ofthalmoskopi.mengevaluasi fungsi pendengaran dalam rangka mendifferensiasi dengan (Meniere.

Apabila tidak didapatkan maka memang sulit untuk membedakannya. (Struppt M. Pada pemeriksaan klinis tanda dan gejala gangguan lesi batang otak dan cerebelum banyak yang menyerupai kelainan pada vestibular neuritis yang disebut dengan (vestibular pseudoneuritis). saccadic pursuit. subjective visual vertical) lebih berkaitan dengan adanya lesi sentral. Meskipun diagnosis akhirnya membutuhkan neuro imaging untuk memastikannya. Tetapi pemeriksaan klinis dan tes pendengaran dapat membedakan . akan tetapi tidak adanya tanda vestibular seperti(headthrust test. akan tetapi pada kondisi ini lebih berhubungan dengan kehilangan pendengaran satu sisi ( karena iskemik nervus koklearis) dan tanda kelainan batang otak. 2009) Infark di serebelum bisa juga menyerupai neuritis vestibularis. 2009) Lesi sentral Ada daerah kecil di medula oblongata lateral meliputi daerah masuknya nervus vestibularis dan nukleus vestibularis bagian medial dan superior yang kelainannya kadang sulit di bedakan dengan nervus vestibularis perifer dan lesi di labirin. Infark di arteri serebelaris anterior inferior juga menyebabkan gambaran menyerupai neuritis vestibularis. Sehingga tanda dan gejala merupakan alat diagnosis yang penting untuk membedakan vestibular neuritis dan pseudo vestibularneuritis pada kondisi akut. Ditemukan beberapa pasien dengan multiple sklerosis yang didapatkan plak pada pontomedulary atau infark kecil di tempat masuknya nervus vestibulokoklearis (NC VIII). Hanya dalam kasus yang tertentu dan relatif jarang didapatkan penderita dengan penurunan fungsi vestibular perifer satu sisi diikuti dengan kelainan pada kanalis semisirkularis horisontal yang dapat didiagnosa dengan prosedur yang sesuai dengan penegakan diagnosis neuritis vestibularis yaitu metode head impuls tes dan tes irigasi kalori.(Struppt M. Kondisi ini juga bisa menyebabkan gangguan gerakan mata inkomplit terutama jika melibatkan nukleus dentatus yang akhirnya membuat differential diagnosisnya lebih sulit. Dengan kata lain hampir tidak ada gambaran patognomonis atau tanda klinis vestibular neuritis yang benar-benar utuh yang memudahkan untuk mendiagnosis neuritis vestibularis. Adanya deviasi atau kelainan neurologis tidak selalu menunjukkan gambaran psedovestibularneuritis. yaitu pada daerah vaskularisasi posterior inferior serebelar arteri (PICA). Membedakan antara penyebab sentral dan perifer yang menyebabkan kelainan vestibular perifer satu sisi cukup sederhana yaitu apabila kita mendapatkan pasien dengan tanda kelainan batang otak jelas. Pada semua lesi serebelum menyebabkan vertigo dan tanda patologis rhomberg. gaze-evoked nystagmus. Kondisi ini menyebabkan kelainan di fasikulus nervus vestibularis dan menimbulkan gejala mirip dengan neuritis vestibularis yang disebut dengan pseudoneuritis vestibularis.

Hal yang mengarahkan diagnosis herpes zoster telinga adalah apabila ditemukan gangguan vestibular perifer satu sisi terutama bagian superior dan inferior yang berbeda dengan neuritis vestibularis pada gambaran kontras enhanced N VIII. Sering mengenai anak muda dan dewasa dan berespon baik di awal pada pemberian kortikosteroid dosis tinggi (1000 mg per hari selama 5 hari.antara neuritis vestibularis dan pseudoneuritis vestibularis pada kebanyakan kasus.(Struppt M. Pada kondisi ini dapat disebabkan karena kelainan vaskular dan bukan virus. CT Scan dan MRI tidak selalu di kerjakan untuk menemukan diagnosis neuritis vestibularis. Selain itu seperti pada penyakit autoimun lainya di telinga bagian dalam dapat di berikan kombinasi steroid dan siklofosfamid. Gajala-gejala yang sering ditemui seperti serangan akut. Adanya gejala penyerta dan perjalanan penyakit membantu dalam menentukan perbedaan antara vestibular perifer dan sentral. Hal ini disebabkan diantaranya karena penyakit ini relatif jarang dan kalaupun ditemukan adanya gejala lain bisa merupakan penunjuk kemungkinan penyakit lain selain neuritis vestibularis. 2009) Serangan akut pasien yang datang ke IRD dengan klinis Meniere atau BPPV dapat sulit di bedakan dengan neuritis vestibularis. Pada kasus diatas pemberian aciclovir maupun valacyclovir dapat diberikan. (Struppt M. Diperlukan studi lebih lanjut untuk menemukan hubungan kaitan klinis vestibular dan okulomotor dengan MRI pada kelainan serebelum. (Struppt M. tinnitus dan rasa penuh ditelinga dapat menunjukkan kemungkinan diagnosis lain. Meskipun demikian pemeriksaan penunjang seperti laboratorium. 2009(Struppt M. kemudian perlahan tapp off). Gejala berupa rasa terbakar dan melepuh di telinga disertai gangguan pendengaran merupakan gejala khas dariherpes zoster oticus (Ramsay-Hunt syndrome). lumbal pungsi. 2009) Lesi Perifer Penyakit yang mempunyai gejala yang menyerupai neuritis vestibularis relatif jarang ditemukan. Selain itu juga dapat ditemukan kelainan kanalis semisirkularis posterior bersamaan dengan kelainan koklear. Serangan mendadak migrain vestibular juga menyerupai neuritis vestibular karena berkaitan dengan vertigo berputar dan nistagmus horisontal dan rotatoar. mendadak dengan pemulihan cepat dan dalam perjalanannya didapatkan hiperakusis. Vestibular schwannomas biasanya muncul dari selubung mielin di . 2009) Cogan syndrome (sering di abaikan) adalah penyakit autoimun yang berat yang di sertai dengan gejala keratitis dan gangguan pendengaran yang sangat menonjol (audiovestibular). Varian lain yang lebih jarang adalah neuritis vestibularis inferior dengan kelainan merupakan gabungan dari kanalis semisirkularis anterior dan lateral.

bagian saraf vestibular N VIII. serta vertigo akut. a. Ischemic 6 ( Marill KA. 2009). Dapat di temukan juga kehilangan pendengaran. Plak dan lesi vaskular menyerupai gambaran neuritis vestibularis TERAPI Pengelolaan neuritis vestibular melibatkan (1) pengobatan simtomatik dengan obatantivertigo (misalnya. Gejala utamanya adalah penurunan pendengaran satu sisi mendadak tanpa gangguan telinga dengan reaksi positif maupun negatif pada tes kalori. Differential Diagnosis Benign Positional Vertigo 1 Central Vertigo 2 Labyrinthitis 3 Migraine Headache 4 Stroke. b. Fasikular dan lesi nukleus nervus vestibularis karena multipel sklerosis.selain itu pada kasus dilatasi intracanalikular dapat di lihat dengan MRI dan diobati dengan bedah mikro maupun gamma knife. rasa ingin jatuh dan nistagmus akibat kompresi flocculus dan batang otak pontomedular. Gejala vestibular perifer meningkat dan tidak dapat di kompensasi dengan sentral. Hemorrhagi 5 Stroke. 2013) Gambar 2. Keluhan yang dirasakan adalah vertigo. dimenhydrinate. skopolamin) untuk . (Struppt M.

mengurangi vertigo. Demikian juga jika keluhan telah berkurang obat dapat dihentikan.pusing. Efek samping yang sering ditemui adalah sedasi umum. dan mual/muntah. Hasilnya menunjukkan bahwa monoterapi dengan steroid sudah cukup secara signifikan meningkatkan fungsi vestibular perifer pasien dengan vestibular neuritis. Untuk menghindarinya dapat diberikan sediaan transdermal jika tersedia. agen antivirus. Terapinya meliputi : (Struppt M. Tidak ada bukti bahwa sinergi antara methylprednisolone dan valacyclovir memberikan hasil yang bermakna. steroid dan bukan antivirus yang direkomendasikan sebagai pengobatan untuk neuritis vestibular akut. 1. Seperti pada Bell palsy. dan (3) terapi fisik (vestibularlatihan dan pelatihan keseimbangan) untuk meningkatkan pusat vestibularkompensasi. (2) pengobatan kausal dengan kortikosteroid untuk meningkatkan pemulihan perifer fungsi vestibular. 2012). 2. yang dapat mengurangi pembengkakan akibat kompresi mekanik vestibular saraf di dalam tulang temporal. metilprednisolon.Amar A. Umumnya penderita neuritis vestibularis mengalami perbaikan spontan dan sedikit mengalami gejala sisa. (Struppt M. Dengan demikian. karena terbukti secara signifikan menyebabkan perbaikan fungsional. Obat yang diberikan tidak boleh lebih dari tiga hari karena pasien membutuhkan waktu untuk kompensasi sentral.et all. Preparat lain prednison 2×20 mg selama 10-14 hari. tablet dimenhidrinat 100 mg atau obat anti vertigo lain untuk menekan mual dan muntah.et all. valacyclovir. 2012). manfaat steroid kemungkinan karena efek antiinflamasinya. 2009. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan antara plasebo. Steroid telah terbukti efektif melalui dua penelitian prospektif. Penggunaan terapi prednison . maka penelitian acak double-blind prospektif dilakukan untuk menentukan apakah steroid. Terapi simptomatik Pada 1-3 hari pertama. atau kombinasi dari keduanya mungkin memperbaiki hasil dari vestibular neuritis. Terapi kausal Berdasarkan asumsi bahwa neuritis vestibular disebabkan oleh reaktivasi dari infeksi laten HSV-1. selanjutnya diturunkan 20 mg tiap 3 hari). acak double-blind dan studi plasebo terkontrol pada Bell palsy yang penyebabnya juga diduga sebagai virus HSV-1. dan metilprednisolon ditambah kelompok valacyclovir pada 114 pasien. 2009. Kortikosteroid (metil prednisoslon) diberikan 3 hari pertama onset dan berlanjut hingga 3 minggu (awalnya 100 mg/hr. Amar A.

Amar A. Untuk meningkatkan kompensasi vestibular sentral dilakukan program latihan fisik yang dipandu petugas. 2009. Pedoman tatalaksana vertigo. Amar A. Pg 75-80. 2012) Terapi pemberian metil prednisolon sendiri memberikan hasil lebih baik daripada pemberian valacyclovir sendiri maupun kombinasi metilprednisolon dan valacyclovir. akan tetapi tidak meningkatkan prognosis jangka panjang neuritis vestibular . sebagian besar pasien sudah aktif dalam beberapa hari serta bebas gejala dalam beberapa minggu. baik dengan atau tanpa stabilisasi visual. Kurang dari 20% pasien dapat mengalami gejala kronis seperti disequilibrium kronik. 2012. 3.et all.et all. selanjutnya latihan dinamis untuk mengiontrol keseimbangan dan stabilisasi gerak mata selama gerakan mata kepala badan. PROGNOSIS Fungsi vestibular perifer membaik kembali pada 50% dalam beberapa minggu atau bulan. Latihan vestibular.(Amar A. pada penelitian yang lebih mungkin terbukti meningkatkan pemulihan dari keadaan sebelumnya. Manfaat latihan fisik dalam meningkatkan kompensasi pusat vestibulospinal pada pasien dengan neuritis vestibularis telah terbukti berdasarkan penelitian metaanalisis. (Struppt M. Gejala kecil meliputi oskolopsia dan gangguan keseimbangan selama gerakan kepala yang cepat kearah sisi telinga yang terganggu. Awalnya stabilisasi statis. inteleransi gerakan kepala dan kadang ansietas sekunder. Pemulihan secara klinis biasanya berkembang cepat dan sering tidak terkait dengan fungsi perifer yang utuh. Suryamihardja A.et all. Dewati E.Rehabilitasi vestibular juga dapat menggunakan metode Cawthorn-Cooksey exercise (Kusumastuti K. 2009. 2012). et all. 2012). . Neuritis Vestibularis. Tidak ditemukan serangan ulang pada sisi yang sama dengan serangan yang pertama. (Struppt M.2011). DAFTAR PUSTAKA 1. Amar A. Latihan fisik secara bertahap dengan derajat kesulitan yang bertahap akan meningkatkan kemampuan keseimbangan dibandingkan sebelumnya.

Vestibular Neuronitis Updated: Jun 27. Massachusetts General Hospital. Departemen of Neurology and institute of neuroscience University of Munich. Vestibular Neuritis. 2002. Buku ajar Ilmu Penyakit Saraf. Neuronitis Vestibularis. Broman AT et all. 2011. Kusumastuti K. Vestibular Neuronitis. Jenie MH. Marill KA. 5. 2013http://emedicine. Department of Emergency Medicine. Brandt T 2009. Pg 67-79. Mandala M. . 2013. 4. and Prognosis of Vestibular Neuritis. Jhon Hopkin University . Struppt M. Departemen Ilmu Penyakit Saraf Universitas Airlangga Surabaya. Pg 39-41. Pg 1-11.2. Diagnosis. Vertigo. Neuro-otologi klinis Vertigo. Pg 1-6.com/article/794489-overview 6. Maryland.medscape. 2008 Effectiveness of Careful Bedside Examination in Assessment. Nuti D. 3.